Author: Emaknya Benjamin br. Silaen

  • Penghujung Oktober 2012 Kedatangan Teman Indonesia dan Kebun

    Penghujung Oktober 2012 Kedatangan Teman Indonesia dan Kebun

    Sesuai judulnya, jadi saya mau cerita apa saja yang terjadi di bulan Oktober ini.

    1. 3-16 Oktober kedua sahabatku (Gini & Maria) dari Jakarta, mengunjungiku. Kurang lengkap sih, ada satu lagi sahabatku. Pengennya mereka datang bersamaan, bertiga, sayangnya Gini & Maria tidak sabar mengunjungiku :D.

    Oh ya mereka tiba tanggal 3 Oktober. Tanggal tersebut adalah hari nasionalnya Jerman, dikenal sebagai hari penyatuan Jerman. Detailnya klik disini. Berhubung hari libur, jadi semua toko dan pusat perbelanjaan tutup. Hari itu kami hanya jalan-jalan di kota tua Bad Wimpfen, karena lokasinya juga dekat dengan rumah saya.

    Jalan-jalan di Kota Tua Bad Wimpfen

    Kamis paginya 4 Oktober, kami menuju München, naik kereta. Di München hanya satu malam. Detail ceritanya klik disini.

    11-13 Oktobernya kami jalan-jalan ke Paris, akhirnya kesampean juga lihat menara Eiffel, namun ternyata saya merasa lebih terkesan dengan indahnya museum Louvre :). Detail ceritanya klik disini.

    Hari-hari lainnya kedua sahabat saya berpetualang berdua di Eropa karena saya harus pergi kursus dari Senin hingga kamis.

    Ketika keduanya kembali ke Jerman, kami menghabiskan waktu bersama. Belanja ke supermarket, lalu ke toko sebelah keduanya belanja baju. Sampai di rumah saya bikin cemilan Schinken-Schnecken. Resepnya klik disini lalu kami main congklak (khusus minta Maria bawa dari Jakarta), eh biji congklaknya kurang dua :(, pakai batu deh supaya pas!. Kemudian kami melihat-lihat foto-foto lama di media sosial yang kami ikuti, tertawa-tawa lepas melihat foto-foto kami. Ada hari dimana Gini panen tomat di kebun saya.

    Kebersamaan Kami. Satu hari sebelum sahabatku Kembali ke Jakarta

    Dan hari terakhir, masih sempat saja kedua sahabat saya ingin belanja. Oh salah satu sahabat saya di Jerman, Ni luh namanya, katanya dia bosan dirumah, jadi saya ajak sekalian menemani Maria dan Gini belanja. Kata pak supir bangku belakang kan bisa tiga penumpang, pas deh :).

    Kalau jalan-jalan, beres-beres koper mendingan hari terakhir, cape bongkar lagi, bongkar lagi :D. Akhirnya semua bisa masuk ke dalam koper. Hasil jalan-jalan, Gini beli tujuh tas ber-merek, Maria beli tiga atau empat ya (lupa), dari Belanda mereka beli keramik-keramik, beli baju-baju, di Jerman beli 3 atau 4 botol (plastik) bir, sari buah. Busyetttt …

    Hiks hiks Sedih Sahabatku Kembali ke Jakarta

    Kita coba dong angkat koper, masih keangkat ko, belum 25 kg deh nih!. Frank suruh kami coba angkat botol air minum 24 liter, kami bilang wah berat sekali!. Koper Gini & Maria tidak seberat itu ko. Ternyata ..

    Tiba di counter check in bandara Frankfurt, total kelebihan bagasi Maria dan Gini adalah 24 kg. Terbang dengan Lufthansa (ekonomi) hanya boleh membawa 23 kg bagasi, tidak boleh lebih 1 kg pun!. Kalau penerbangan timur tengah kan masih agak longgar aturannya. Bagasi perorang 25 kg dan lebih 2-3 kg tidak masalah.

    Setelah tiga kali mengeluarkan isi koper dan tiga kali balik timbang ke counter check in, akhirnya berhasil deh, kedua koper masing-masing 23 kg, dan lainnya dimasukkan jadi tentengan ke kabin. Perorang bawa 3 sampai 4 tentengan yang berat, untungnya lolos bisa bawa sampai ke dalam pesawat dan tidak dipermasalahkan petugas, untung kedua cuma transit 1 jam di Singapur, jadi Maria dan Gini tidak repot-repot amat dengan tentengan kanan kiri, dan yang dipunggung.

    Mereka pilih Lufthansa, dengan pertimbangan tiket sedikit lebih murah. Besok-besok lebih baik bayar sedikit lebih mahal, asal bagasi bisa bawa banyak (khusus yang hobby belanja) ;-).

    2. Waktu musim dingin dimulai pada 28 Oktober jam 3 pagi. Jam dimundurkan 1 jam. Jadi sekarang perbedaan waktu antara Indonesia bagian barat dan Jerman adalah 6 jam. Pergantian waktu ini selalu dilakukan pada akhir bulan Oktober (pergantian waktu ke waktu musim dingin) dan pada akhir Maret (pergantian waktu ke waktu musim panas).

    Selain di Islandia, negara-negara di Eropa menerapkan sistem pergantian waktu ini. Dan selain di Eropa. pergantian waktu juga diterapkan di sebagian besar negara bagian di Kanada dan Amerika Serikat serta di beberapa negara di Asia dan Afrika.

    Penerapan dua waktu musim ini pertama kalinya digagas oleh Benjamin Franklin, yang idenya adalah agar waktu untuk menikmati sinar matahari lebih panjang pada saat musim panas. Kala itu gagasan Franklin adalah penggunaan waktu musim panas. (dikutip dari DWIndonesia).

    Suamiku, Frank sudah bilang pas hari minggunya, supaya jam dinding dan jam tangan disesuaikan waktunya. Kalau jam digital dan komputer sih secara otomatis berubah sendiri. Buat pendatang di Eropa yang tidak mengetahui aturan ini, cukup merepotkan. Yang enaknya tidur bisa satu jam lebih lama euy! ;-).

    3. Kebunku resmi ditutup!. Tahun ini salju datang lebih awal (walaupun belum tebal). Kalau tahun lalu, bulan Nov saya masih bisa asyik berkebun, ya walau berdingin-ria :D. Salju pertama turun pada sabtu 27 Oktober. Untungnya kebunku masih baik-baik saja. Saya juga sudah sempat memindahkan rak bunga berikut beberapa tanaman kedalam rumah.

    Video salju pertama 2012

    Sabtu dan minggu setelah berpakaian lengkap untuk melawan ganasnya udara dingin. Tanaman cabai yang berada di tanah langsung, saya pindahkan ke pot supaya bisa taruh didalam rumah (tidak semua saya taruh di pot). Tanaman tomat, saya bungkus beberapa bagian buahnya yang masih tampak bagus, yang menurut saya masih bisa diselamatkan.

    Perlengkapan Tempur Sudah Lengkap, Siap Melawan Cuaca Dingin

    Baju lengan panjang dobel, pakai sarung tangan, lalu dilapis sarung tangan plastik, kaos kaki dan sandal tertutup. Tetap saja tangan rasanya tebal sangking dinginnya, padahal masih minus 1,2 loh!. Bagaimana rasannya di Siberia (Rusia) yang sampai minus 30 derajatnya ya? bbbrrrrr…

    Karena suhu minus pada malam 28 Oktober telah merusak seluruh taman saya maka senin sore (29 Okt) saya membongkar seluruh taman.

    Tamanku 29 Okt. 2012 Jam 4.55 Sore. Taman Siap di Bongkar dan Bersihkan

    Berikut ini keadaan tanaman dan kebun saya :
    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess, saya sangat suka tanaman ini, karena bunganya besar dan bentuknya seperti kembang api. Dibawah ini foto terakhir, sebelum salju merusaknya.

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess Foto Terbaik terakhir pada 21 Oktober 2012.
    Dahsyatnya Suhu Minus malam 28 Oktober 2012, menamatkan riwayat Bunga Dahlia. Foto kanan, tanaman dibersihkan dari Ranting dan Daunnya lalu disimpan untuk Tanam Tahun Depan

    Tanamannya saya bersihkan dari daun-daun dan rantingnya, semua saya gunting, hingga menyisakan umbinya saja. Wah senangnya, ternyata ada beberapa umbi baru (warna agak putih), tahun depan saya bisa pisahkan untuk tanam di beberapa tempat ;-). Saya pernah menulis cerita mengenai bunga ini, detailnya klik disini.

    Bunga Dahlia Schmuck

    Kiri Schmuck Dahlia Pada 21 Okt. Kanan Sesudah Tanaman di Bongkar dan dibersihkan

    • Malva Sylvestris

    Kiri Malva sylvestris L. pada 21 Okt. Kanan setelah terkena serangan suhu dingin 28 Okt. Terpaksa dibongkar

    Saya sudah simpan bibit-bibit bunga ini.

    Saya pernah menulis cerita mengenai bunga ini, detailnya klik disini

    • Beberapa jenis bunga Gladiol
    Tahun ini belum muncul bunganya, karena bunga baru akan muncul di tahun kedua atau ketiga setelah penanaman. Setelah tanaman saya bersihkan, maka umbinya saya simpan untuk ditanam lagi tahun depan.

    Tanaman Bunga Gladiol. Foto Kanan Setelah dibersihkan

    • Tanaman Tomat

    Tanaman Tomatku Masih Sehat 21 Oktober
    29 Okt. 2012 KebunTomatku Tamat Riwayatnya

    Tanaman tomat tidak ada yang bisa diselamatkan, karena ukurannya yang sekitar 2 meter, terpaksa saya babat habis. Tomat yang kecil (cerry tomat) tidak bisa diselamatkan juga, tanamannya sudah layu daunnya, saya bongkar juga.

    Kalau Tomat Masih Mentah Seperti ini bisa diapakan ya. Paling buat hiasan saja 😀

    Untungnya saya sudah menyimpan bibit-bibit dari beberapa jenis tanaman tomat yang saya miliki ;-).

    Video terakhir kebun tomat 21 Okt. 2012

    Saya pernah menulis cerita mengenai kebun tomat saya, detailnya klik disini.

    • Tanaman Cabai & Paprika

    Kebun Cabai dan Paprika 21 Okt. 2012

    Tahun ini saya belum panen tanaman cabai & paprika, sayang sekali yang ditanam di tanah langsung (taman) sudah tamat riwayatnya.

    29 Okt 2012 Tamat Riwayatnya Kebun Cabai & Paprika
    Kayu dan Spiral Penyangga Tanaman di Bersihkan dan Bisa diGunakan Lagi Tahun Depan

    Yang berhasil diselamatkan:

    Tanaman Cabai dan Paprika, satu minggu sebelumnya sudah saya taruh didalam rumah, ada juga yang mulai ditaruh rumah 28 Okt. Siang.

    Beberapa Tanaman Cabai & Paprika yang Sempat diselamatkan
    Kebun Dalam Rumah hehehe
    Tamanku 29 Okt. 2012 Jam 6.29 Sore. Tanaman sudah dibersihkan. Mulai Minggu ini Cepat Sekali gelap

    Tulisan lain mengenai tamanku silakan lihat daftar isi my garden

    4. Statistik Blog. Page Rank masih tetap di angka 1. Susah ya naikkinnya, kalau mau ke posisi no. 2 konon folower blog harus diatas 500, sedangkan saya saat ini masih di angka 383. Kalau terlihat banyak itu karena dari sosial media, tidak masuk hitungan wordpress. Atau ada cara lain untuk menaikkan peringkatnya?


    Page Rank Check

    Alexa sekarang makin bagus angkanya, dulu malu pasangnya karena berjuta-juta. Sejak Oktober 2012 semakin sering menulis, semakin baik peringkatnya. Terakhir cek 29 Oktober sudah diperingkat 852.132 ;-).

    Alexa Blog pursuingmydream di Bulan Oktober 2012

    Page View blog juga semakin baik. Untuk bulan Oktober, rata-rata per hari sudah 512 pageview.

    Site Stats Blogku Semakin Bagus Hingga Per Oktober 2012

    5. Tema Blog. Saya paling sering sekali gonta ganti tema blog. Tiap kali ada new release dari WordPress pasti iseng saya coba. Yang terakhir sudah mantap dengan tema Lovebirds. Latar belakangnya baru saya ganti dengan tema musim gugur yang serba nuasa orange.

    Tema Baru Blogku Sesuai Musim Gugur

    Oh ya belakangan kepikiran mau hilangkan embel-embel belakangnya alamat blog (dot WP), jadi ceritanya pengen gunakan yang berbayar, menjadi pursuingmydream.com sayangnya yang dotcom tersebut sudah ada yang punya :(.

    6. Suami dan saya, kami akan pindahan kontrakan per 1 November nanti. Tidak jauh dari rumah yang sekarang, kalau naik kereta sekitar 10 menit. Jadi rumah lagi seperti kapal pecah deh, banyak karton, kotor, berantakan..

    Kenapa pindah rumah? Karena kontrakan yang sekarang mau dijual pemiliknya, sedangkan kami setelah pikir panjang, tidak jadi membelinya karena terlalu mahal dan ukurannya juga terlalu kecil, kecuali kalau mau dikontrakin lagi.

    Mungkin Anda tertarik? ukuran rumahnya 60 Meter. Jangan kanget dengan harganya banyak angka nolnya. Harganya 80.000 Euro, mau tahu berapa rupiah, tinggal kali Rp.12.000 ; kalau di Jakarta bisa dapat yang luas berapa ya dengan nominal tersebut :D.

     

    Oh ya di Indonesia musim apa ya saat ini? Berita yang lagi hangat apa sih? Soalnya saya sudah jarang baca berita seputar tanah air

    .

    Sampai disini dulu ya curhatnya. Selamat pagi Indonesia, selamat malam Jerman. Saat ini di Indonesia bagian Barat jam 7.35 pagi dan di Jerman jam 1.35 dini hari. Saya mau tidur dulu ya ;-).

    Tulisan Terkini:

  • Blog Award ke 5

    Blog Award ke 5

    Saya tidak menyangka, ternyata banyak teman-teman sesama blogger yang memberikan perhatian buat blog saya ini. Untuk yang kelima kalinya saya mendapat nominasi award.

    Yang terbaru saya menjadi salah satu nominasi “One Lovely Blog Award”. Diberikan oleh Krishna’s Pictures and Notes pada 19 Oktober 2012 lalu. Sebelumnya saya sudah pernah juga mendapatkan One Lovely Blog Award yang diberikan Thebowtiebutterfly . *Blog/url thebowtiebutterfly.com dihapus karena blog tidak aktif lagi. Update 22.01.2016.

    Krishna memberikan PR untuk award kali ini, padahal saya termasuk yang malas ngerjain PR :D.

    Oke deh ini jawaban PR nya :

    Seven things about me:

    1. I am a proud wife of a great husband.
    2. Menggilai bunga-bunga dan tanaman, ga tahan kalau lihat bibit bunga, bunga atau tanaman, pengen semuanya dibeli :D.
    3. Suka ber-eksperimen (kata suami saya!) dengan bunga dan tanaman, pokoknya mencoba banyak hal, contohnya kadang eksperimen untuk memotong tanaman supaya mendapatkan anakannya.
    4. Suka memasak, suka bikin kue-kue, tambah rajin masak kalau dipuji suami hehehe.
    5. Suka nonton tv yang topiknya “mencari rumah baru” ; “kontes menyanyi” ; “Drama rumah tangga” ; “Dokter, manusia dan hewan”. Untung sudah mulai bisa bahasa Jerman, jadi enak nontonnya sudah tambah ngerti, jadi ga cuma lihat gambarnya di tv :P.
    6. Saya seorang sarjana Farmasi, namun pekerjaan impian saya adalah menjadi Floristin karena saya suka bunga-bunga. Walau dirayu-rayu suami kalau jadi seorang Farmasi banyak duitnya :D, tetep ah, pengen pekerjaan saya nantinya memberikan kesenangan buat saya, doakan terwujud ya ;-).
    7. Sesuai dengan alamat blog saya pursuingmydream saya tidak menyangka, yang dulunya hanya mimpi bisa tinggal di luar negeri dan menikah dengan wna, ternyata terwujud. Ya saya berhasil mengejar mimpi saya, Thanks God! ;-).

    Award-award yang saya dapatkan dari teman-teman blogger:

      1. One Lovely Blog Award pada 19 Oktober 2012

     

      1. Reality Blog Award pada 15 Oktober 2012.

     

    1. thebowtiebutterfly.com pada 9 Oktober 2012. *Blog/url thebowtiebutterfly.com dihapus karena blog tidak aktif lagi. Update 22.01.2016.

     

     

    • thebowtiebutterfly.com pada 22 Agustus 2012. *Blog/url thebowtiebutterfly.com dihapus karena blog tidak aktif lagi. Update 22.01.2016.

    I enjoy it when I writing no matter I will get award or not.

    Happy blogging everyone! ;-).

    Tulisan Terkini:

  • Paris je t’aime

    Paris je t’aime

    Paris je t’aime. Tahun 2009 adalah pertama kalinya saya jalan-jalan ke Eropa, namun saat itu belum kesampaian untuk jalan-jalan ke Paris. Hingga satu tahun saya menetap di Jerman, belum juga impian tersebut terwujudkan.

    Nah baru Oktober 2012 ini, bersama kedua sahabat saya Maria dan Gini (dari Jakarta), kami bertiga berpetualang di Paris 😉 .

    1. Transportasi
    Awalnya kami ingin berangkat tgl 4-6 Oktober, ternyata tidak ada bus lagi karena sudah mempet kepergian kami. Mau naik kereta mahal sekali, pergi pulang bertiga sekitar 500 Euro.

    Akhirnya kami mundurkan satu minggu kepergian ke Paris, sehingga kami bisa booking tiket untuk naik bus. Kami berangkat tgl 11 Oktober malam (jam 11.10) tiba di Paris pagi hari 12 Oktober sekitar jam 6 pagi, dan kembali ke Jerman tgl 13 oktober jam 4 sore, sampai di Jerman tanggal yang sama.

    Bus yang kami gunakan Eurolines. Pergi ke Paris dan kembali ke Jerman, untuk tiga orang biayanya 241 Euro. Harga tersebut sudah termasuk biaya service 4 Euro untuk 3 orang, jadi perorang membayar 80 Euro sekian cent, murah kan, dibandingkan naik kereta bisa dua kali lipatnya ;-).

    Tiket bus kami beli secara online, bayar dengan kartu kredit, lalu kami mendapat tiketnya melalui email, dan kami print out.

    Terminal Bus nya kami pilih di Heidelberg (Heidelberg, Hbf. Europa Bus Haltestelle) supaya mudah dicapai dari tempat tinggal saya di Bad Rappenau. Halte busnya ada di depan Mc. Donald Heidelberg. Sedangkan terminal bus di Paris yakni Gallieni-gare routiere international.

    Stasiun Bus Euroline di Paris yakni Gallieni-gare Routiere International
    Jam 6 Pagi kami tiba di Stasiun Bus Euroline di Paris yakni Gallieni-gare Routiere International (Foto: dok. pribadi)

    Baca juga: Ramainya Bulan Oktober di München

    2. Tempat Menginap di Paris
    Seperti ketika di München, maka yang di Paris ini, kami juga memilih yang tidak mahal, cukup bintang**. Nama hotelnya Misterbed alamatnya 2 Avenue Du General De Gaulle, 93170 Bagnolet Paris. Pokoknya asal bersih, ada air panas untuk mandi dan bisa tidur, sudah cukup.
    Sarapan di Hotel 8 Euro/orang. Parkir mobil 10 Euro/hari. Kami memilih untuk tidak sarapan hotel, beli makanan sendiri lebih murah.

    Paris je t'aime. Penginapan Murah di Paris. Mister Bed City Bagnolet
    Penginapan Murah di Paris. Mister Bed City Bagnolet (Foto: dok. pribadi)

    Kamar kami pilih triple room, tarifnya 71 Euro/kamar/malam. Ditambah pajak dll, maka total yang kami bayar 74 Euro. Dibagi 3, berarti perorang membayar sekitar Rp. 25 Euro.

    Tarif Kamar Hotel Mister Bed Paris
    Tarif Kamar Hotel Mister Bed Paris (Foto: dok. pribadi)

    Hotel kami booking melalui booking.com kartu kredit tidak langsung dipotong untuk pembayaran, kami membayar ketika sudah tiba di hotelnya.

    Kamar Mandi Hotel Mister Bed City Bagnolet Paris
    Kamar Mandi Hotel Mister Bed City Bagnolet Paris (Foto: dok. pribadi)

    Hotel ini kami pilih karena dekat dengan terminal bus Eurolines (Gallieni-gare routiere international). Kami bisa jalan kaki 10 menit ke hotelnya, dan paling penting hotelnya dekat dengan stasiun kereta bawah tanah (metro) Gallieni station. Bisa jalan kaki paling 3 menit. Naik metro dari stasiun Gallieni (line 3) dalam waktu 15 menit kita sudah sampai di pusat kota Paris ;-).

    Bus kami tiba di terminal Gallieni-gare routiere international Paris pagi hari jam 6 : 15, sedangkan menurut lembaran booking hotel, kami baru bisa check-in di jam 2 siang. Kami coba ke hotelnya siapa tahu boleh titip barang-barang kami, kemudian kami kan bisa jalan-jalan sambil menunggu waktu check-in hotel. Ternyata resepsionis hotelnya baik sekali loh! dengan senang hati dia menerima titipan barang-barang kami. Namun di luar masih gelap, si resepsionis bilang kalau tempat-tempat wisata dan toko-toko baru buka lewat jam 8. Jadi kami duduk-duduk di hotel, sambil menunggu sang mentari menampakkkan diri.

    Saya biasanya cari referensi hotel melalui tripadvisor.com; kalau sudah dapat nama hotel yang diinginkan, saya baca komentar dari orang-orang yang sudah pernah menginap dihotel tersebut. Tentu kita tidak mau dong, begitu sampai di kamar hotel, ternyata kamarnya kotor, kasurnya ada kutu busuknya, atau air panas tidak keluar dll, makanya penting untuk mencari referensi, salah satunya melalui tripadvisor.com. Setelah yakin dengan hotel yang kita pilih, maka saya booking melalui booking.com.

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Ramainya Bulan Oktober di München

    Ramainya Bulan Oktober di München

    Ramainya Bulan Oktober di München. Dari tanggal 3 hingga 16 Oktober lalu saya kedatangan tamu, yakni dua sahabat saya dari Jakarta. Visa sudah diurus 3 bulan sebelum keberangkatan mereka, semuanya berjalan lancar, tanpa kendala. Kedatangan mereka bertepatan dengan liburan kursus saya (tanggal 1 sampai 7 Oktober), maka beberapa hari saya bisa jalan-jalan dengan mereka ;-).

    Niat kedua sahabat saya, dalam waktu 13 hari mau mengunjungi beberapa negara-negara Eropa (negara-negara Schengen) seperti Jerman, Belanda, Itali, Swiss dan Paris, ternyata Itali dan Swiss tidak bisa dikunjungi karena keterbatasan waktu.

    Rasanya sayang sekali kalau pergi ke suatu negara, hanya singgah sebentar foto-foto di lokasi wisata terkenal, lalu berangkat lagi ke negara lain. Buat saya hal tersebut menguras tenaga dan juga butuh uang yang tidak sedikit, kalau mau naik bus bisa saja sedikit murah, namun waktu akan terbuang di jalan. Misal ketika kami pergi dari Jerman ke Paris menggunakan bus malam, butuh waktu 7 jam. Pergi dan kembali ke Jerman berarti sudah 14 jam waktu kami habiskan di jalan.

    Baca juga: jalan-jalan ke Paris – Paris je taime

     

    Liburan di Jerman pada bulan Oktober, tentu saja sayang dilewatkan untuk melihat perayaan Oktoberfest di München (Munich). Tahun 2012 ini acaranya berlangsung dari 22 September hingga 7 Oktober. Sejak tanggal 20 September saya mencoba mencari-cari hostel di München melalui internet, ternyata banyak sekali yang sudah penuh.

    1. Transportasi
    Kami pergi ke München menggunakan kereta api. Tiket untuk tiga orang 417 Euro, kami langsung beli tiket untuk pergi dan kembali ke tempat tinggal saya (Bad Rappenau). Tiket seharga 417 Euro, berarti perorang 139 Euro, mahal??? Kata suami saya „selamat datang di Jerman!“. Disini serba mahal hehehe, tidak ada bus menuju München. Jarak Bad Rappenau ke München sekitar 313 Km. Naik kereta butuh waktu sekitar 3,5 jam, dua kali ganti kereta.

    Ramainya Bulan Oktober di München. Jadwal Kereta Bisa Print Out di Mesin Pembelian Tiket atau dari Internet (Foto: dok. pribadi)
    Jadwal Kereta Bisa Print Out di Mesin Pembelian Tiket atau dari Internet (Foto: dok. pribadi)

    Ini kali pertama saya jalan-jalan sendiri tanpa suami, biasanya mengandalkan suami untuk membaca peta perjalanan, lihat jadwal kereta, harus ganti kereta dimana. Pokoknya, sebelumnya sepenuhnya mengandalkan suami, saya terima beres saja jalan-jalan dengan tenang :D.

    Bukti Pembayaran Tiket Kereta ke München (Foto: dok. pribadi)

    Hari itu saya harus benar-benar teliti membaca jadwal kereta, harus pindah distasiun mana, peron berapa, kereta nomer berapa, harus sigap mendengar informasi dalam kereta dan di stasiun, untung deh sudah sedikit menguasai Bahasa Jerman, jangan harap ada informasi dalam bahasa Inggris (kecuali di stasiun besar seperti Berlin, München, Stuttgart dll).

    Mau tiket kereta yang lebih murah? Bisa pergi di hari sabtu atau hari minggu. Beli tiket akhir pekan namanya Weekend Ticket tiket seharga 40 Euro, kamu bisa pergi kemana saja di Jerman, tiket berlaku untuk 5 orang.

    Murah sekali yaa, tapi siap-siap dengan waktu tempuh yang lama sekali dan ganti kereta lebih dari 5 kali hehehe, misalnya setelah balik dari München kami jalan-jalan ke Melsungen, jaraknya kurang lebih sama seperti ke München yakni 300 km an, waktu tempuhnya 6 jam, total pergi dan kembali 12 jam.

    Setelah sampai di München, kami membeli tiket kereta harian yang berlaku untuk kelompok, jadi lebih murah, bisa puas keliling naik kereta dalam kota. Bisa pilih zona 1-3 atau zona 1-6. Harga tiket zona 1-3 10,2 Euro. Kalau mau mengunjungi stadion bola Bayern München pilih yang zona 1-6, tiketnya lebih mahal sedikit ko.

    Tiba di Stasiun München Hauptbahnhof (Foto: dok. pribadi)

    2. Tempat Menginap di München

    Akhirnya satu hari sebelum berangkat berhasil dapat hostel, yang saya booking melalui booking.com. Namanya guenstigschlafen24 alamatnya Verdistraße 21 81247 München. Awalnya saya coba cek ke website hostelnya langsung ternyata sudah penuh hingga tanggal 7 Oktober, sedangkan kalau booking melalui booking.com masih ada kamarnya.

    Guenstig Schlafen24 Tempat Menginap di München (Foto: dok. pribadi)

    Kami pilih kamar yang Triple room harganya 140 Euro/kamar. Sarapan biayanya beda lagi, yakni 7 Euro (Kami pilih tidak sarapan, karena bawa sendiri). Lumayanlah kalau bayar bertiga jadi murah kan ;-). Booking hostel melalui booking.com kartu kredit tidak langsung dipotong untuk pembayaran, namun kami bayar ketika tiba di hostelnya, kami pilih pembayaran secara cash.

    *Kalau tidak ada perayaan apapun, tarif hostel lebih murah, dan sudah termasuk sarapan.

    Kamar Mandi Guenstig Schlafen24 München (Foto: dok. pribadi)

    Dari stasiun München Hbf naik kereta lagi selama kira-kira 10 menit, lalu turun di stasiun Obermenzing S-Bahn, dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Günstig Schlafen 24 memiliki 55 kamar yang berada pada 5 gedung yang berbeda.

    Fasilitas hostelnya : Free Wi-Fi, parkir gratis, didekat hostel ada beberapa restoran seperti Mc. Donald, dan juga supermarket. Penginapan ini tidak menyediakan toiletries, hanya handuk yang mereka sediakan, jadi kalian harus membawa sendiri perlengkapan mandi.

    Untuk ukuran penginapan murah, jangan berharap ruang kamar yang mewah, pokoknya bisa bermalam dikamar yang bersih dan bisa mandi sudah cukup ;-).

    3. Kemana saja di München?

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Menanam Bibit Bunga Musim Semi

    Menanam Bibit Bunga Musim Semi

    Menanam Bibit Bunga Musim Semi. Memasuki bulan September, hampir semua supermarket mulai menjual bibit-bibit bunga untuk musim semi. Saya tentu tidak mau ketinggalan, maka pada hari pertama bibit-bibit bunga tersebut di jual, langsung saya ke supermarket, sehingga saya bisa leluasa memilih bibit bunga yang saya sukai ;-).

    Bibit-bibit bunga ini ditanam bulan September, baru akan mekar mulai di bulan April tahun depan (2013). Wah kalau dipikir-pikir lama sekali ya, namun mau bagaimana lagi, ya begitu prosesnya :D. Yang saya tanam adalah bibit-bibit bunga yang seperti bawang, dikenal sebagai bulbs flower, atau bahasa Jermannya blumenzwiebeln.

    Saya suka bibit bunga jenis ini karena setelah selesai berbunga, umbinya bisa kita bersihkan dan simpan untuk ditanam lagi tahun depannya, kalau beruntung kita bisa mendapat banyak tunas-tunasnya.

    Bagaimana menanam bibit bunganya, begini proses yang saya lakukan :
    1. Rendam bibit-bibit bunga didalam air selama 24 jam.

    Menanam Bibit Bunga Musim Semi
    Rendam Bibit-bibit Bunga dalam Air Selama 24 jam
    1. Siapkan pot untuk menanam bibit bunga, isi dengan tanah yang telah dicampur pupuk. Perhatikan petunjuk penanaman pada etiket bibit bunga, karena setiap bibit bunga berbeda kedalaman penanamannya.

    Ada yang harus ditanam dalam sekali, ada pula yang tidak. Misal untuk bibit bunga Tulip (jenis tertentu) dan Hyacinthus kedalaman penanaman 10 cm sedangkan untuk bibit bunga muscari cukup 5 cm. Bisa juga bibit-bibit bunga tersebut ditanam di tanah langsung.

    Berhubung bulan depan saya akan pindahan rumah, dan rumah baru saya tidak ada tamannya (hanya punya balkon yang lumayan luas), maka bibit-bibit bunga ini saya tanam di pot-pot.

    Petunjuk Penanaman Bibit Bunga
    Petunjuk Penanaman Bibit Bunga
    1. Beri Etiket Tanaman, jadi nantinya ketika tanaman bunga tumbuh kita tidak akan bertanya-tanya, bunga apa yang kita tanam.
    Beri Etiket atau Nama Bibt Bunga yang Ditanam
    Beri Etiket atau Nama Bunga yang Ditanam
    1. Taruh pot-pot tanaman di tempat gelap dan sejuk. Saya taruh pot-pot tersebut didalam garasi mobil, karena disana lebih dingin. Kalau punya lemari pendingin bisa juga potnya dibungkus kantong plastik dulu kemudian ditaruh di kulkas (lemari pendingin). Proses ini untuk merangsang bibit bunga segera tumbuh.

    2. Bibit-bibit bunga diatas cukup disiram seminggu sekali saja.

    3. Kalau bibit bunganya sudah mulai tumbuh, bisa taruh di tempat terbuka, supaya mendapat sinar matahari.

    Bibit Bunga Anemone Coronaria sudah Mulai Tumbuh. Bibitnya saya tanam 21 September 2012
    Bibit Bunga Anemone Coronaria sudah Mulai Tumbuh. Bibitnya saya tanam 21 September 2012

    Video Persiapan Menanam Bibit Bunga Musim Semi

    Bibit-bibit bunga yang saya miliki antara lain:

    Bibit Bunga Hyacinthus. Bunga ini Nantinya Harum Sekali
    Bibit Bunga Hyacinthus. Bunga ini Nantinya Harum Sekali
    Bibit Bunga Muscari dan Camasia
    Bibit Bunga Muscari dan Camasia
    Bibit Umbi Bunga Narcissus
    Bibit Umbi Bunga Narcissus
    Dua Macam Bibit Bunga Allium
    Dua Macam Bibit Bunga Allium
    Empat Macam Bibit Bunga Musim Semi
    Empat Macam Bibit Bunga Musim Semi

    Oh ya dulu saya pernah cerita, ketika jalan-jalan ke Volendam, Belanda, saya membeli tiga macam bibit bunga tulip. Ceritanya klik disini. Bibit bunganya dikemas sangat bagus, dalam kantong coklat (isi tiap kantong 10 bibit) dengan tampilan luarnya sangat meyakinkan deh.

    Ternyata semua bibit bunganya busuk :(, pantas saja bibit bunganya di bungkus kertas coklat jadi pembeli tidak bisa melihat isinya. Beberapa kali saya membeli bibit bunga tulip selalu dibungkus plastik transparan, jadi pembeli bisa melihat kualitas bibit bunganya. Saya kapok ah membeli bibit bunga di lokasi wisata yang ramai, lebih baik membeli langsung ke toko bunga.

    Bibit Bunga Tulip Beli di Volendam Belanda Ternyata Busuk semua, Bibitnya Jelek
    Bibit Bunga Tulip Beli di Volendam Belanda Ternyata Busuk semua, Bibitnya Jelek

    Oh ya untungnya sih, bibit-bit tulip tersebut masih bisa diselamatkan, bongkolnya saya bersihkan, lalu ada banyak tunas-tunas tulipnya yang kecil-kecil. Saya penasaran nih, apakah warna bunga-bunga tulip nantinya akan sama seperti pada kemasannya, yakni Pink, hitam dan biru. Atau saya kena tipu lagi? Hehehe, tunggu sampai tahun depan deh ketika bibitnya sudah tumbuh.

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • 2nd Blogger Award

    2nd Blogger Award

    What a wonderful day!. I got again blogger award. Wow I’m so happy! :).

    Terima Kasih .. Vielen Dank .. Thank you so much to Mrs Penny in Iceland that nominating me as one of “So Sweet Blog

    So Sweet Blog

    For detail, please visit http://icelandpenny.wordpress.com

    I enjoy it when I writing, no matter get award or not.

    Happy blogging everyone! ;-).

     

    Tulisan Terkini:

  • Update Kebun Sayuranku – Panen

    Update Kebun Sayuranku – Panen

    Update Kebun Sayuranku – Panen. Sesuai judul diatas, maka saya ingin bercerita tentang kebun sayuranku, baik yang berhasil, maupun yang gagal. Rencananya kebun sayuran akan saya pelihara hingga cuaca benar-benar tidak memungkinkan lagi, mungkin di pertengahan November nanti akan saya sudahi dulu kalau suhunya mendekati nol derajat celcius 😉 .

    1. Ketimun
    Saya memiliki dua tanaman ketimun, pertama dikasih mama mertua, ceritanya Horayy ketimunku berbuah. Hingga saat ini tanamannya masih dalam kondisi hidup segan matipun tak mau hehehe jadi masih saya biarkan hidup. Tanaman ini hanya menghasilkan lumayan banyak buah ketimun, saat ini masih ada satu ketimun yang sudah besar tergantung di tanamannya.

    Tanaman Ketimun Pemberian Mama Mertua

     

    Kedua tanaman ketimun yang saya tanam dari bibit (biji). Mulai ditanam akhir bulan Mei, ketika cuaca mulai hangat. Awal Juli mulai bermunculan banyak bunga (bakal buah). Tanaman ketimun membutuhkan banyak air karena harus memproduksi buah yang banyak kandungan airnya. Tanaman ketimun ini buahnya tidak sebesar yang dari mama mertua, kalau tanaman dari mama mertua, buah ketimunnya besar dan panjang.

    Tanaman Ketimun Tanam dari Bibit

    Tanaman ketimun saya tanam di pot besar bersama buncis, karena ketimun dan buncis adalah tetangga yang bersahabat. Ketika musim panas cocok sekali menikmati ketimun, bisa juga dibuat salad ;-). Kemarin tanaman ketimun ini sudah saya bongkar, karena daun-daunnya sudah mengering semua karena cuaca dingin, potnya saya gunakan untuk tanaman lain.

    Video pertumbuhan tanaman Ketimun 20 Juni hingga 19 September 2012

    2. Tanaman Tomat

    Hingga saat ini tanaman tomat saya masih terus menghasilkan tomat-tomat. Tomat-tomat tersebut saya gunakan untuk membuat sambal dan campuran omelet atau dimakan langsung kasih sedikit taburan lada dan garam, sedappp!!!. Cerita detailnya baca padatnya kebun tomatku

    Panen Tiga Jenis Tomat 29.09.2012

     

    3. Ketumbar
    Saya baru tahu kalau tanaman ketumbar ketika masih kecil mirip tanaman seledri, selain bijinya untuk bumbu (pengharum), daunnya juga digunakan pada campuran sup. Saya tanam ketumbar dari bibitnya, hingga sekarang tanaman ini masih tumbuh dengan baik. Ketumbar adalah tanaman semusim, artinya setelah buah (biji) ketumbar menjadi coklat (kering), maka tanaman akan mati. Cerita detailnya baca: tanaman ketumbar siap panen

    Bulan Agustus Tanam Ketumbar lagi
    Bulan Agustus Tanam Ketumbar lagi

    4. Stroberi
    Pada bulan Maret 2012, saya membeli dua tanaman stroberi dari supermarket khusus tanaman. Tanamannya masih kecil dan belum berbunga, maka harganya murah hanya 99 cent/tanaman.

    Dalam dua bulan bunga-bunga (bakal buah) mulai bermunculan, sempat beberapa kali menikmati buah-buahnya ;-). Kemarin tanaman ini saya pindahkan ke pot kecil dan beri pupuk, kemungkinan akan saya taruh dalam rumah, karena cuaca malam kadang mulai dingin sekitar 5-9 derajat celcius.

    Cerita detailnya baca: kebun stroberiku

    Tanaman Stroberi 2012

     

    5. Paprika dan Cabai

    Ada yang saya tanam di tanah langsung, ada pula yang di pot. Jenis tanaman cabai (cabe) yang saya miliki, cabe bulat dan cabe Thailand. Paprika ada yang saya tanam dari bibit (beli) jenis Paprika Cayena dan ada biji paprika yang iseng saya tanam puluhan jumlahnya dalam satu pot hehehe.

    Jadi ceritanya ketika masak, saya keluarkan biji-biji paprika kemudian saya buang ke pot tanpa tanaman, ternyata karena saat itu cuaca mulai hangat eh pada tumbuh, jadi saya pisahkan beberapa tanaman yang terbaik ;-).

    Paprika dan Cabai 2012

    Tahun ini cabe bulat belum keliatan hasilnya. Tahun lalu sebelum tanaman ini mati karena musim dingin, saya sempat pisahkan biji-bijinya untuk tanam tahun ini.

    Tanaman Cabe Bulat Tahun lalu November 2011

    Video Tanaman Cabai dan Paprika 2012

     

    6. Bawang Bombay

    Siapa yang belum pernah melihat bibit bawang Bombay? Saya juga baru mengetahuinya kalau bibit bawang bombay berwarna hitam, seperti foto dibawah ini. Saya mulai tanam bibitnya tanggal 6 Juli 2012. Mungkin akan saya bongkar pertengahan November nanti.

    Menanam Bawang Bombay dari Bibit

     

    7. Buncis

    Hasil kebunnya, bukan untuk disayur, tapi bijinya saya jemur, buat tanam lagi tahun depan, kalau sudah banyak baru dibuat sayur ;-).

    Menanam Buncis dari Bibitnya

     

    8. Jagung Manis

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Padatnya Kebun Tomatku

    Padatnya Kebun Tomatku

    Padatnya Kebun Tomatku. Pada kesempatan ini, saya ingin cerita mengenai bermacam-macam pohon tomat yang saya punya. Buat yang suka tanaman, boleh menyimak cerita saya :mrgreen: .

    1. Tomat Cerry
    Penghujung Juli 2011 saya beli pohon tomat Cerry. Saat itu pohon tomatnya berbuah sangat lebat. Nah masuk musim dingin, mulai deh kedinginan kali ya, trus kena penyakit (terkena serangan serangga putih dan layu daun) lama-lama rontok daunnya. Sebelum tamat riwayatnya, saya pernah ambil beberapa buah terbaik, untuk disimpan bijinya, jadi bisa tanam lagi tahun berikutnya

    Video Induk Tomat Cerry 2011

    Padatnya Kebun Tomatku. Induk Tomat Cerry Juli 2011
    Induk Tomat Cerry Juli 2011

     

    Tulisan Terkini

    Bulan November 2011 hingga Januari 2012, saya coba menanam bibit tomat Cerry yang saya peroleh dari induknya. Sempat numbuh beberapa pohon, namun tidak bertahan lama, ya mungkin karena masih dingin, dan pohonnya juga selalu saya pelihara didalam rumah, karena tidak mendapat cahaya matahari langsung, jadi pohonnya tidak tumbuh dengan baik. Masuk musim semi, akhir Februari 2012 mulai tanam lagi, berusaha terus dan terus :D.

    Induk Tomat Cerry Juli 2011
    Tomat Cerry 2 Nov 2011

    Cuaca makin hangat hingga masuk musim panas, pohon tomatku tumbuh dengan suburnya. Kalau musim panas harus sering disiram, dan pada saat panas-panasnya hingga 35 an derajat celcius, pohon tomatnya saya letakkan dibalik pohon cemara, jadi terlindung dari sinar matahari.

    Dibawah ini Tomat Cerry tahun 2012 yang saya tanam dari biji tomat tahun 2011.

    Tomat Cherry, Cherry Tomatoes, Zwerg Tomaten 2012
    Tomat Cherry, Cherry Tomatoes, Zwerg Tomaten 2012

    Pohon tomat cerry ini pendek dan tidak menjalar alias ranting-rantingnya pendek, cocok ditanam di pot.

    Video Tomat Cerry 2012

    2. Tomat Koktail

    Saya beli pohonnya di supermarket khusus tanaman. Ketika itu pohonnya masih kecil, kira-kira 20 cm, harganya sekitar 1 sampai 3 Euro (saya lupa tepatnya). Pohonnya belum berbunga, jadi harganya masih murah. Saya tidak menyangka, pohonnya semakin menjulang tingi dan tinggi. Awalnya saya gunakan spiral penyangga ukuran 1,5 meter, ternyata pohonnya semakin tinggi, jadi saya beli lagi penyangga yang ukuran 2 meter. Karena mau menghambat pertumbuhannya, saya potong ujung pangkalnya, karena sudah melebihi tinggi badan saya, kuatir sudah mengurusnya hehehe

    Buah-buah dari satu pohon tomat 15 Juli 2012
    Buah-buah dari satu pohon tomat 15 Juli 2012

    Pohon Tomat Koktail ini tumbuh dengan suburnya dan berbuah sangat lebat.

    Cocktail Tomat Awal hingga akhir Agustus 2012
    Cocktail Tomat Awal hingga akhir Agustus 2012

    Sejauh ini, saya sudah 4 kali panen tomat Cerry dan tomat koktail. Saya panen sesuai kebutuhan, artinya kalau saya lagi pengen sekali bikin sambal, baru saya petik buah-buah tomatnya. Kadang saya gunakan juga sebagai campuran untuk omelet.

    Sungguh Menyenangkan Panen Tomat dari Kebun Sendiri. 27 Agustus 2012

     

    Panen Cherry dan Koktail Tomat

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Pameran Flora ala Jerman

    Pameran Flora ala Jerman

    Pameran Flora ala Jerman. Pada tanggal 15 dan 16 September 2012 lalu, di dekat tempat tinggal saya berlangsung pameran Flora. Jauh-jauh hari papan atau plang informasi acara sudah dipasang diberbagai tempat. Sebagai pecinta tanaman dan bunga-bunga, tentu saja saya ingin sekali mengunjungi acara tersebut. Pameran ini adalah yang ke empat kalinya di adakan di Bad Rappenau.

    Lokasi pamerannya di Salinen Park, dari jam 10 pagi hingga jam 6 sore. Tiket masuknya 6 Euro (sekitar Rp.72.000). Namun kalau dipikir-pikir lagi, pergi berdua dengan suami berarti tiketnya 12 Euro, dengan nilai segitu saya bisa membeli 2 atau 3 pot bunga (Frank juga punya pikiran yang sama).

    Tiga hari sebelum acara berlangsung, ternyata Frank dapat dua tiket gratis loh! Wah saya senang sekali!. ;-). Kami pergi di hari kedua, minggu 16 September, kami pergi sekitar jam satu siang. Lokasinya dipadati pengunjung. Di pameran tersebut ada sekitar 170 stand yang menawarkan produk mereka.

    Pameran Flora ala Jerman
    Hamparan Bunga-bunga Nan Cantik di Pintu Masuk (Foto: dok. pribadi)

    Dari pintu masuk, pengunjung disuguhi hamparan bunga-bunga yang ditata begitu indahnya, dengan kombinasi warna yang menyegarkan mata. Di pameran tersebut, banyak stand yang menjual bunga-bunga, tanaman (pohon), dekorasi taman dan sebagainya untuk mempercantik taman Anda. Buat yang berkantong tebal, acara hari itu adalah surga belanja bagi pecinta tanaman.

    Pameran Flora ala Jerman. Kincir kayu
    Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora (Foto: dok. pribadi)

     

    Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora
    Hayooo Siapa Berminat Membeli Bunga (Foto: dok. pribadi)

     

    Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora
    Tanaman-tanaman Hias yang membuat Lapar Mata (Foto: dok. pribadi)

     

    Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora
    Dengan Melihat-lihat Produk-produk yang di Gelar Sudah Cukup Puas (Foto: dok. pribadi)

    Saya tidak belanja apapun di pameran, karena harga-harga produk yang dijual ko ya mahal-mahal sekali! Berbeda dengan harga di pasaran. Namun saya cukup senang hari itu walau hanya melihat-lihat saja, karena saya jadi mendapat banyak sekali ide untuk taman saya, bagaimana mendekorasi taman, membuat cantik pot bunga, atau ide-ide lainnya misal untuk mengatur atau mengkombinasikan bunga-bunga 😉 .

    Aneka hiasan taman
    Dekorasi Untuk Taman (Foto: dok. pribadi)

     

    Bed Cover dan Sarung Bantal unik. Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora
    Cantik Sekali ya Motif Bed Cover dan Sarung Bantalnya (Foto: dok. pribadi)

    Video Pameran Flora di Bad Rappenau

     

    Tulisan Terkini

  • Liburan Swiss 2012 (Tamat)

    Liburan Swiss 2012 (Tamat)

    Liburan Swiss 2012 (Tamat). Satu hari sebelum liburan berakhir, kami habiskan waktu untuk shopping!! ;-). Suami masih punya voucher belanja 50 CHF, dari kantornya dulu ketika dia bekerja di Swiss. Nilai voucher segitu ga ada apa-apa sih, paling beli 2 potong baju :-(. Namun yang penting bisa cuci mata di pusat perbelanjaan he-he-he.

    Kami pergi ke kota Thun. Awalnya mau naik kereta, sampai di stasiun kereta dan cek di mesin ATM, tiket kereta untuk ke Thun sekitar 50 CHF, berdua berarti 100 an CHF; Padahal jaraknya tidak terlalu jauh. Kami urungkan naik kereta, dan kami pakai mobil dari penginapan, lebih murah isi bensin mobil daripada naik kereta :D. Naik mobil tidak sampai 30 menit.

    Video Perjalanan dari Interlaken ke Thun

     

    Swiss identik dengan banyaknya terowongan-terowongan dijalan raya, misalnya seperti dibawah ini sengaja saya rekam.

     

    Di pusat perbelanjaan, harus bayar kalau mau ke toilet. Gak tanggung-tanggung mahalnya 1 CHF. (kira-kira Rp.9500), masukkan uang logam ke kotak di pintu masuk. Harus masukkan pas 1 CHF; (ga boleh uang receh yang lebih kecil nilainya), pintu akan terbuka otomatis. Anehnya Cuma toilet wanita yang harus bayar!.

    Liburan Swiss 2012 (Tamat)
    Toilet Umum di Pusat Perbelanjaan Kota Thun (Foto: dok. pribadi)

     

    Mau siram toilet tinggal injak bulatan hitam ya, tidak ada petunjuk untuk penggunaannya loh, tapi dulu sudah pernah dikasih tahu ko ;-).

    Toilet unik
    Kalau ketemu Toilet Model Ini Jangan Bingung ya 😀 (Foto: dok. pribadi)

    Rangkuman Jalan-jalan Swiss

    Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich
    Hari kelima mengunjungi wisata tebing (jurang) Aareschlucht di Meiringen
    Hari keenam Shopping di kota Thun
    Hari ketujuh Liburan berakhir!. Karena searah jalan pulang, kami berniat mau mengunjungi kebun raya Bern (BOGA Bern), sayang sekali tidak ketemu lokasinya, tanya beberapa orang dijalan, mereka tidak tahu, tanya Peter si GPS, malah dibawah muter-muter. Jadi kami memutuskan langsung pulang ke Jerman.

    Selama di Swiss kami menginap di Apartemen Hapimag. Hanya yang jadi member bisa menginap di tempat tersebut. Eka yang punya chanel ke penginapan ini, so terima kasih banyak buat Eka ;-).

    Penginapan di Swiss
    Hapimag Swiss. Dapur, Ruang Tamu, Balkon (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Swiss
    Dua Kamar Tidur di Apartmen kami (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Swiss
    Kamar Mandi Penginapan. Ini Kamar Mandi Eka, punya saya berantakan, malu potretnya hehehe (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Switzerland
    Pemandangan Bagian Belakang Penginapan dari Jendela Kamarku (Foto: dok. pribadi)

     

    Apartemen di Interlaken, tampak Gunung Es
    Dari Balkon Apartemen di Interlaken, tampak Gunung Es (Foto: dok. pribadi)

    Video pemandangan Interlaken dari Balkon Apartemen

     

    Frank dan saya sempatkan beberapa kali jalan-jalan disekitar penginapan. Di lokasi ini banyakkk sekali turis-turis Asia.

    Interlaken Swiss. Lain kali Harus dicoba nih Naik Kereta Api Mendaki ke Gunung
    Interlaken Swiss. Lain kali Harus dicoba nih Naik Kereta Api Mendaki ke Gunung (Foto: dok. pribadi)

     

    Kasino di Swiss
    Sebelah Penginapan ada Kasino, Yang Berminat Semoga Beruntung yaa (Foto: dok. pribadi)

    Tahun-tahun mendatang kalau ada kesempatan lagi ke Interlaken ingin coba Paragliding dan pengen mengunjungi gunung salju abadi Jungfrau.

     

    Samping Penginapan di Interlaken, Tahun depan pengen mendaki ke Gunung salju Abadi Jungfrau
    Samping Penginapan di Interlaken, Tahun depan pengen mendaki ke Gunung salju Abadi Jungfrau (Foto: dok. pribadi)

    Berhubung keduanya mahal, jadi mulai menabung lagi ;-).

    Video kota Interlaken

     

    Sebelum berangkat liburan, saya cari informasi melalui banyak sumber di Internet, mengenai lokasi-lokasi apa saja yang patut dikunjungi di Swiss. Nah dibawah ini daftar yang saya buat. Dari 14 tempat hanya 5 tempat yang kami kunjungi. Dalam satu hari kami hanya pergi ke satu lokasi, sehingga kami benar-benar menikmatinya ;-).

    My Switzerland List

    1. Zürich zoo. Zürichbergstrasse 221 Zürich. The zoo is open 365 days a year. 9.00 – 18.00. (Masoala Rainforest 10.00 – 18.00). Fees: Adults 22 CHF. Children up to 6 years free.

    2. Toy Museum Zurich. Sammlung Franz Carl Weber Fortunagasse 15, 8001 Zürich. Telefon 044 211 9305. Monday to Friday 02.00 – 05.00 p.m. Saturday 01.00 – 04.00 p.m. Sunday closed. High days and holidays closed. Fees: 4 CHF. Description: A collection of Swiss toys from throughout history.

    3. UNOG – Palais des Nations . The buildings of the united nations in Geneva. 8 – 14 avenue de la Paix 1211 Geneva 10, Geneva, Switzerland. In July and August open non-stop from 10 a.m. to 4 p.m. (tours start at 10:30 a.m., last tour at 4 p.m.). Fees: Adults: CHF 12.- per person. School children and youths (aged 6 to 18): CHF 7.- * per person. Groups (minimum of 20 adutls): CHF 10.- per person.

    4. Botanischergarten. BOGA Bern. Altenbergrain 21 CH-3013 Bern. Tel. +41 31 631 4945. Öffnungszeiten. Mai bis Oktober 09.30 Uhr bis 17.30 Uhr. 365 Tage im Jahr geöffnet. Der Eintritt ist frei.

    5. Meiringen Aareschlucht. Aareschlucht AG CH-3860 Meiringen. Öffnungszeiten: 8.30 – 17.30 Uhr ; 8.30 – 22.00 Uhr während der Abendbeleuchtung ; ab 17.30 – 22.00 Uhr Eintritt nur beim Westeingang!. Admission: 7.50 CHF individuals, children under 6 free, free parking, no parking fees. The Haslital, one of the large valleys in the Alps region. It stretches from the Grimsel to the Brienz. The flat valley floor of the lower valley is called by an imposing rock, “Kirchet” separated from the upper valley. In tens of thousands of years, the Aare River through the limestone rock of “Kirchet” eroded a path and created a 1.4 km long, up to 200 m deep gorge, in parts only 1 – is 2 feet wide.

    6. Emmental AOC Show Dairy. Affoltern im Emmental. Emmentaler Schaukäserei AG | Schaukäsereistrasse 6 | 3416 Affoltern im Emmental | Schweiz. Telefon +41 (0)34 435 16 11. Die Schaukäserei ist jeden Tag geöffnet – auch an Sonn- und Feiertagen.

    7. Lake Lucerne – the scenic beauty of the lake can be discovered on the many different cruises offered by paddlewheel steamers and motor vessels. Pilatus, Rigi, Stanserhorn – excursion mountains made accessible by cableways, offering up picture-book panoramas of the regions around Lucerne.

    8. The World Heritage – Old City of Berne-. Canton of Berne N46 56 53.016 E7 27 1.008 Founded in the 12th century on a hill site surrounded by the Aare River, Berne developed over the centuries in line with a an exceptionally coherent planning concept. The buildings in the Old City, dating from a variety of periods, include 15th-century arcades and 16th-century fountains. Most of the medieval town was restored in the 18th century but it has retained its original character.

    9. Cruise of the Mermaid by Swissboat. 4, Quai du Mont-Blanc CH – 1201 Geneva. Duration : 1 hour to 1h15. Departures 11.15 am ; 13.30 pm ; 15.30 pm ; 16.30 pm* 17.15 pm * Only on Thursday, Friday, Saturday and Sunday . Price for the complete cruise (without any stop) Adults Sfr 15.- / 12.50€: Children Sfr 9.- / 7.50€: This 1 hour guided tour will make you discover the major attractions of the lake of Geneva : the stone of Niton, the Water Fountain, the Black Harbour, the Diodati house, The UN building, the castle of Bellerive, the Mermaid, and many more interesting sites. Don’t miss this unique opportunity to sightseeing one of Europa’s most beautiful lake on our comfortable cruising ships.

    10. Sattel Mostelberg . Fussgängerhängebrücke Raiffeisen Skywalk 374 m – Hängebrücke-Feeling! Sattel-Hochstuckli AG Postfach 36. 6417 Sattel. Arrival by car (Eumatt, 6417 Sattel). From Zurich via Hwy. Zurich-Chur, exit Schindellegi, direction Schwyz (approx. 40 min). From Zug via Aegerital (approx. 20 min). From Lucerne via Hwy. Zug-Schwyz, exit Schwyz, direction Pfäffikon-Sattel (approx. 40 min.)

    11. Gstaad. Romantic vacations in Switzerland are unthinkable, without paying a visit to Gstaad. This place is situated at the juncture of the Alpine valley, between the Bernese Oberland and the Vaud Alps. This is one such place, where you will find different fashionable accessories and is one of the best ski resorts. The hotels are small and cozy, with airy rooms, fireplaces etc, which are best suited for spending some quiet evenings, with your beloved, in your hotel room.

    12. A lovely little spot Aran. In Aran sur Villette, there’s a wonderful place for a picnic, with views of Lake Geneva and the vineyards. A top tip for a break amid the vineyards, with trees for shade.

    13. Val de Travers. Jura & Three-Lakes
    14. The World Heritage -Swiss Alps Jungfrau-Aletsch-. Or Mount.Titlis.

    -Tamat-

    Baca Juga:
    Liburan Swiss 2012
    Liburan Swiss 2012 (Part 2)
    Liburan Swiss (part 3)
    Liburan Swiss (Part 4)
    Liburan Swiss (Part 5)
    Liburan Swiss (Part 6)

  • Liburan Swiss Part 6 – Wisata Tebing Aareschlucht

    Liburan Swiss Part 6 – Wisata Tebing Aareschlucht

    Liburan Swiss Part 6 – Wisata Tebing Aareschlucht. Saya diprotes salah satu pembaca setia blogku, “mana cerita barunya, tiap hari dibuka masih yang itu-itu saja, nanti saya tulis komentar “JANGAN MALAS!” cuma bisa nyengir didepan suami tercinta, ya dia adalah salah satu pembaca setia blogku 😉 .

    Kalau saya menulis atau bercerita, saya ingin tulisan saya punya beberapa (banyak) informasi (sumber), kemudian tidak hanya sekedar tulisan saja, namun dilengkapi foto dan video. Untuk foto dan videopun harus di edit dulu, misal dikecilkan ukurannya, dibuat lebih terang, utak atik sana sini baru upload ke youtube (kalau dalam bentuk video).

    Buat saya, menulis butuh konsentrasi, butuh “mood”, dan harus berpikir! Jadi kalau judul baru tidak terbit di blog, maka saya lagi malas mikir yang ribet-ribet 😀 . Nah paling saya browsing sana sini, baca berita sana sini, komentar di blog teman-teman, atau sekedar nge “like” tulisan mereka yang berarti saya sudah membacanya.

    Oke, kembali ke judul tulisan diatas “Liburan Swiss’. Hari itu Rabu, 15 Agustus 2012, suami tercinta dan saya, kami mengunjungi wisata tebing (jurang), nama lokasinya Aareschlucht di Meiringen.

    Aareschlucht Meiringen. Liburan Swiss Part 6 - Wisata Tebing Aareschlucht
    Aareschlucht Meiringen 15.08.2012 (Foto: dok. pribadi)

    Walau hari itu cuaca agak hangat, dari penginapan saya sudah berpakaian tertutup (lengan pajang, celana panjang) dan membawa jaket. Saya berpikir mungkin saja sangat dingin, karena kami akan sesekali menelusuri terowongan batu yang lembab dan berair.

    Tiket masuk Aareschlucht 7.5 CHF kira-kira Rp. 71.250
    Tiket masuk Aareschlucht 7.5 CHF kira-kira Rp. 71.250 (Foto: dok. pribadi)

    Tiket masuk 7,5 CHF per orang (kurs Rp.9500, berarti tiketnya Rp.71.250), buat saya harganya tersebut murah ;-). Lokasi ini buka jam 8.30 dan tutup jam 17.30, mungkin saja ada waktu-waktu tertentu hingga malam hari, namun harus ditemani pemandu wisata, dan ada biaya tambahan lagi. Karena lokasinya berbahaya dilalui pada bulan-bulan tertentu (misal musim dingin) maka Aareschlucht ini tutup mulai 1 November dan akan buka kembali awal bulan April.

    Di Aareschlucht ini kita bisa menelusuri jurang sepanjang 1,4 kilometer dengan kedalaman 180 meter. Selama lebih dari 100 tahun wisata jurang ini dapat di akses pengunjung dengan jalur yang aman. Pengunjung dapat berjalan diatas panggung (kayu) dan sesekali harus melalui terowongan. Berjalan melalui jurang adalah cara yang sangat istimewa untuk menikmati alam.

    Wisata Tebing (Jurang) Aareschlucht
    Wisata Tebing (Jurang) Aareschlucht (Foto: dok. pribadi)

    Ketika melalui terowongan harus hati-hati berjalan karena jalannya licin. Air menetes dari bagian atas dan dinding kanan kiri kita. Jangan kuatir, terowongannya dilengkapi lampu ko jadi amanlah buat pengunjung. Beruntung buat orang pendek seperti saya, tidak perlu kuatir kepala akan kena atap goa, nah buat orang yang tinggi hati-hati deh atap goanya yang tajam 😉 .

    Wisata Tebing (Jurang) Aareschlucht
    Berjalan melalui jurang adalah cara yang sangat istimewa untuk menikmati alam (Foto: dok. pribadi)

     

    Buat suami dan saya wisata Aareschlucht sangat indah. Diantara dua tebing tajam yang terbentang luas, ditengahnya dilalui sungai, airnya berwarna biru.

    Wisata Jurang Aareschlucht Meiringen
    Wisata Jurang Aareschlucht Meiringen (Foto: dok. pribadi)

    Tertarik mengetahui sejarah Aareschlucht silakan klik sejarah Aareschlucht dan legenda Aareschlucht

    Wisata Jurang Aareschlucht Meiringen. Lake of Brienz
    Lake of Brienz (Foto: dok. pribadi)

     

    Pemandangan Luar Aareschlucht, Kami keluar di Pintu Timur
    Pemandangan Luar Aareschlucht, Kami keluar di Pintu Timur (Foto: dok. pribadi)

     

    Pemandangan Luar Aareschlucht, Kami keluar di Pintu Timur Innertkirchen
    Pemandangan Luar Aareschlucht, Kami keluar di Pintu Timur Innertkirchen (Foto: dok. pribadi)

     

    Pengunjung bisa masuk melalui pintu barat atau pintu timur. Dan kami bisa naik kereta untuk kembali ke pintu masuk awal, jadi tidak perlu menelusuri kembali wisata jurang. Oh ya tiket masuk sudah termasuk tiket kereta, kereta akan datang setiap setengah jam 😉 .

    Tiket Masuk Aareschlucht Sudah Termasuk Tiket Kereta
    Baliknya Naik Kereta, Tiket Masuk Aareschlucht Sudah Termasuk Tiket Kereta (Foto: dok. pribadi)

     

    Video Aareschlucht.

     

    Berikut ini Video yang di unggah oleh Enerstomovie, dengan kualitas video yang lebih baik

     

    Tidak terasa sebentar lagi hari liburan akan segera berakhir 🙁

    Artkel terkait:
    • Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    • Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    • Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    • Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich

  • Liburan Swiss Part 5 – Pusat kota Zürich

    Liburan Swiss Part 5 – Pusat kota Zürich

    Liburan Swiss (Part 5) – Pusat kota Zürich. Tulisan ini masih mengenai jalan-jalan di Zürich. Kami (Eka & keluarga dan saya) memutuskan untuk mengunjungi museum mainan (Toys museum), sedangkan Frank masih ingin berjalan-jalan di kebun binatang (KB) Zürich, karena menurutnya sayang kalau tidak mengunjungi semua area KB. Karena tiket masuknya mahal.

    Berbekal petunjuk Peter (si mesin GPS) maka kami mencoba mencari alamat Toys museumnya. Harap-harap cemas karena museum tutup jam 5 sore, berarti masih ada 20 menit lagi. Tanya sana sini, kemudian kami parkir mobil di gedung parkir. Kami lanjut berjalan kaki, karena menurut petunjuk seorang pejalan kaki lokasinya sudah dekat.

    Di Zürich tidak bisa parkir sembarangan di jalan, kalaupun parkir harus lihat warna lokasi garis parkirnya, ada yang parkiran milik pribadi atau perusahaan, salah parkir siap-siap dapat surat tilang!. Akhirnya tibalah kami di depan museum, museumnya ada di pusat perbelanjaan dan sedikit masuk gang, Toys museum alamatnya Sammlung Franz Carl Weber Fortunagasse 15, 8001 Zürich. Museum sudah tutup!! Telat 10 menit 🙁 .

    Liburan Swiss Part 5 - Pusat kota Zürich. Depan Museum Mainan Zürich. Toys Museum
    Depan Museum Mainan Zürich. Toys Museum (Foto: dok. pribadi)

     

    Tiket masuk museum 4 CHF (kurs Rp. 9.700, jadi tiket kira-kira Rp. 38.800), di museum ini kita bisa melihat koleksi mainan-mainan di Eropa dari jaman dahulu kala abad ke 18 hingga abad ke 20. Mungkin lain kali kami berkesempatan kesini lagi ;-). Informasi lebih lanjut silakan klik website Toys Museum.

    Zürich adalah kota terbesar dan salah satu pusat perdagangan di Swiss. Selain Jenewa, Zürich juga menjadi salah satu kota terpenting di dunia.

    Di Zürich ada Universitas atau institut terkenal di Swiss, yakni ETH Zürich . Institut Teknologi ini telah menghasilkan lebih dari 20 penerima penghargaan Nobel. Albert Einstein bersekolah dan kemudian menjadi profesor di sini. Selain ETH; terdapat pula Universitas Zürich. Di universitas ini pernah bersekolah Ernest Douwes Dekker, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia. (sumber wikipedia).

    Pusat Belanja kota Zürich
    Mejeng di Pusat Belanja kota Zürich (Foto: dok. pribadi)

     

    Berhubung museum mainan tutup, jadi kami berjalan-jalan di pusat kota. Takjub lihat bangunan-bangunannya yang unik, takjub lihat orang-orang yang berlalu lalang dengan pakaian-pakaiannya yang serba modis, berkelas dan banyak merek terkenal :D.

    Pusat Belanja di Zürich
    Pusat Belanja di Zürich (Foto: dok. pribadi)

     

    Saya pernah dua kali mendarat di bandara Zürich, pada Januari 2011 dan Juni 2011, bandaranya sangat amat besar, pertama kalinya disana pakai judul „Tersesat di Bandara!“ ceritanya klik disini ; belajar dari pengalaman, maka kali kedua, lancar tidak nyasar lagi untuk keluar bandara ;-).

    Model Bangunan Salah Satu Restoran di Pusat Kota Zürich
    Model Bangunan Salah Satu Restoran di Pusat Kota Zürich (Foto: dok. pribadi)

     

    Puas selama satu jam-an berjalan-jalan di pusat kota dan sempat mampir ke salah satu toko (cuci mata!), maka kami kembali ke gedung parkir, dan mau menjemput Frank di KB: Zürich. OMG!!! (Oh my God) Parkir hampir 1,5 jam kena 6.60 CHF (1 CHF = kira-kira Rp.9700 Kurs BI) Kalau dirupiahkan Rp. 64.000.

    Mahalnya parkir di Zurich swiss
    Tiket Parkir di Zürich yang amit-amit Mahalnya (Foto: dok. pribadi)

    Normalnya tuh parkir 1-2 CHF/jam, di Zürich amait-amit dah!, lain kali kalau bawa mobil mau jalan-jalan dipusat kota sebaiknya lihat dulu tarif parkirnya ya ;-).

    Baru ingat Zurich menempati posisi kedua untuk ukuran biaya hidup termahal di dunia. Pendapatan dan gaji rata-rata yang diperoleh warga Zurich adalah terbesar di dunia. Sebut saja misalnya gaji guru sekolah dasar sebesar US$84 ribu atau Rp750 juta per tahun atau tertinggi di dunia untuk ukuran seorang guru. Karena itu, wajar pula jika biaya hidup di kota ini sangat tinggi :D.

    Setelah menjemput Frank, kami langsung mau ke penginapan di Interlaken. Hikss jauh banget 3 jam-an perjalanan. Oh ya, mumpung masih di Zürich, mampir ke kantor FIFA yuk, buat berfoto 😉 .

    The Home of FIFA. FIFA-Strasse 20 Zürich Switzerland. Berfoto di depan kantor FIFA Swiss
    The Home of FIFA. FIFA-Strasse 20 Zürich Switzerland (Foto: dok. pribadi)

     

    Artkel terkait:
    • Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    • Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    • Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    • Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich

error: Content is protected !!