Update Kebun Sayuranku – Panen

loading...

Update Kebun Sayuranku – Panen. Sesuai judul diatas, maka saya ingin bercerita tentang kebun sayuranku, baik yang berhasil, maupun yang gagal. Rencananya kebun sayuran akan saya pelihara hingga cuaca benar-benar tidak memungkinkan lagi, mungkin di pertengahan November nanti akan saya sudahi dulu kalau suhunya mendekati nol derajat celcius πŸ˜‰ .

1. Ketimun
Saya memiliki dua tanaman ketimun, pertama dikasih mama mertua, ceritanya Horayy ketimunku berbuah. Hingga saat ini tanamannya masih dalam kondisi hidup segan matipun tak mau hehehe jadi masih saya biarkan hidup. Tanaman ini hanya menghasilkan lumayan banyak buah ketimun, saat ini masih ada satu ketimun yang sudah besar tergantung di tanamannya.

Tanaman Ketimun Pemberian Mama Mertua

 

Kedua tanaman ketimun yang saya tanam dari bibit (biji). Mulai ditanam akhir bulan Mei, ketika cuaca mulai hangat. Awal Juli mulai bermunculan banyak bunga (bakal buah). Tanaman ketimun membutuhkan banyak air karena harus memproduksi buah yang banyak kandungan airnya. Tanaman ketimun ini buahnya tidak sebesar yang dari mama mertua, kalau tanaman dari mama mertua, buah ketimunnya besar dan panjang.

Tanaman Ketimun Tanam dari Bibit

Tanaman ketimun saya tanam di pot besar bersama buncis, karena ketimun dan buncis adalah tetangga yang bersahabat. Ketika musim panas cocok sekali menikmati ketimun, bisa juga dibuat salad ;-). Kemarin tanaman ketimun ini sudah saya bongkar, karena daun-daunnya sudah mengering semua karena cuaca dingin, potnya saya gunakan untuk tanaman lain.

Video pertumbuhan tanaman Ketimun 20 Juni hingga 19 September 2012

 

2. Tanaman Tomat

Hingga saat ini tanaman tomat saya masih terus menghasilkan tomat-tomat. Tomat-tomat tersebut saya gunakan untuk membuat sambal dan campuran omelet atau dimakan langsung kasih sedikit taburan lada dan garam, sedappp!!!. Cerita detailnya baca padatnya kebun tomatku

Panen Tiga Jenis Tomat 29.09.2012

 

3. Ketumbar
Saya baru tahu kalau tanaman ketumbar ketika masih kecil mirip tanaman seledri, selain bijinya untuk bumbu (pengharum), daunnya juga digunakan pada campuran sup. Saya tanam ketumbar dari bibitnya, hingga sekarang tanaman ini masih tumbuh dengan baik. Ketumbar adalah tanaman semusim, artinya setelah buah (biji) ketumbar menjadi coklat (kering), maka tanaman akan mati. Cerita detailnya baca: tanaman ketumbar siap panen

Bulan Agustus Tanam Ketumbar lagi

 

4. Stroberi
Pada bulan Maret 2012, saya membeli dua tanaman stroberi dari supermarket khusus tanaman. Tanamannya masih kecil dan belum berbunga, maka harganya murah hanya 99 cent/tanaman.

Dalam dua bulan bunga-bunga (bakal buah) mulai bermunculan, sempat beberapa kali menikmati buah-buahnya ;-). Kemarin tanaman ini saya pindahkan ke pot kecil dan beri pupuk, kemungkinan akan saya taruh dalam rumah, karena cuaca malam kadang mulai dingin sekitar 5-9 derajat celcius.

Cerita detailnya baca: kebun stroberiku

Tanaman Stroberi 2012

 

5. Paprika dan Cabai

Ada yang saya tanam di tanah langsung, ada pula yang di pot. Jenis tanaman cabai (cabe) yang saya miliki, cabe bulat dan cabe Thailand. Paprika ada yang saya tanam dari bibit (beli) jenis Paprika Cayena dan ada biji paprika yang iseng saya tanam puluhan jumlahnya dalam satu pot hehehe.

Jadi ceritanya ketika masak, saya keluarkan biji-biji paprika kemudian saya buang ke pot tanpa tanaman, ternyata karena saat itu cuaca mulai hangat eh pada tumbuh, jadi saya pisahkan beberapa tanaman yang terbaik ;-).

Paprika dan Cabai 2012

Tahun ini cabe bulat belum keliatan hasilnya. Tahun lalu sebelum tanaman ini mati karena musim dingin, saya sempat pisahkan biji-bijinya untuk tanam tahun ini.

Tanaman Cabe Bulat Tahun lalu November 2011

Video Tanaman Cabai dan Paprika 2012

 

6. Bawang Bombay

Siapa yang belum pernah melihat bibit bawang Bombay? Saya juga baru mengetahuinya kalau bibit bawang bombay berwarna hitam, seperti foto dibawah ini. Saya mulai tanam bibitnya tanggal 6 Juli 2012. Mungkin akan saya bongkar pertengahan November nanti.

Menanam Bawang Bombay dari Bibit

 

7. Buncis

Hasil kebunnya, bukan untuk disayur, tapi bijinya saya jemur, buat tanam lagi tahun depan, kalau sudah banyak baru dibuat sayur ;-).

Menanam Buncis dari Bibitnya

 

8. Jagung Manis

untuk ke halaman berikutnya klik β‡’ Next/Lanjut

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

61 thoughts on “Update Kebun Sayuranku – Panen

  • October 19, 2013 at 5:01 pm
    Permalink

    Ternyata menanam susah2 gampang ya, walaupun saya kurang berpengalaman tapi saya mau mencoba menanam, terima kasih atas petunjuknya.

    • October 19, 2013 at 5:35 pm
      Permalink

      Asal selalu semangat berkebunnya ga gampang putus asa, pasti kita bisa menikmatinya. Terima kasih mbak Elly sudah berkunjung πŸ™‚ .

  • September 7, 2013 at 6:04 am
    Permalink

    ma’af sebelumnya saya mau tanya mengenai budidaya peterseli atau parsley serta suhu dan pH tanah yang cocok mb, soalnya saya kesulitan buat mencari cara budidayanya.
    saya ingin menanam parsley sebagai penelitian saya mb.
    mohon bantuannya.
    Terima kasih

    • September 7, 2013 at 9:19 am
      Permalink

      Hai Iva, saya tidak gunakan metode khusus ko nanam parsley.
      Asal cuaca sdh hangat diatas 25 derajat c, cepat ko numbuhnya.
      Untuk benih tanaman yg kecil sot parsley, saya taruh satu lapis tissue duatas tanah lalu taburi benihnya semprot perlahan dg air lalu timbun tanah setinggih 1 cm.

  • Pingback: Menanam Sayuran Yuk | Pursuing My Dreams

  • March 15, 2013 at 6:06 pm
    Permalink

    Mbak saya juga pingin buat kebun…. saya udah beli bibitnya tapi bingung media tanamnya perbandingannya bagaimana dan pupuknya apa ya mbak…..

  • December 17, 2012 at 8:42 am
    Permalink

    Mba Nell, setelah melihat kebunnya mba Nell yang fress, akhirnya saya memutuskan untuk punya kebun sendiri. btw, makasi sudah menginspirasi

    url qhylofarm.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 29.01.2017

    • December 17, 2012 at 8:53 am
      Permalink

      Hai Qhylo salam kenal ya, terima kasih sudah berkunjung ke blog saya :). Tadi saya sempat ngintip bentar kebun Paremu subur yaa, ntar saya mau balik lagi lihat2 foto2 lainnya. Kadang saya ngiri dengan cuaca cerah sepanjang tahun di Indonesia bisa bercocok tanam. Di Jerman, seperti sekarang ini musim dingin harus tutup kebun dulu, bulan Februari thn depan baru mulai semai bibitnya tapi dalam rumah dulu, bulan April baru bisa di luar rumah.

      • December 19, 2012 at 8:00 am
        Permalink

        hahaha iyya sih, tapi mesti pinter-pinter milih tanaman juga mba Nella. bisanya banyak tamanan yang ga tahan kena ujan terus-terusan. Nanti kalo masuk kemarau saya mau tanam yang lebih banyak lagi….semangat!!

        Saya malah iri sama semangat mb Nella tuh, mau winter atau summer semangat berkebunnya tetap ada. coba kalo stay di Indonesia, bisa jadi penati pro tuh πŸ˜€

        • December 19, 2012 at 10:28 am
          Permalink

          Ya Qhylo harus pilih-pilih tanamannya, mana yang tahan hujan mana yang tidak, kalau tidak tahan hujan bisa tanama di pot, begitu hujan ya potnya dipindahin supaya aman :). Saya juga ga sabar mau nanam2 di luar rumah, harus nunggu sampai bulan Maret waktu suhunya mulai bagus.

  • December 17, 2012 at 8:37 am
    Permalink

    dua bulan lalu terdampar di blog ini, liat tanamannya kok fresh banget ya? akhirnya saya bikin kebun sendiri deh, buat mba Nella, terimakasih sudah menginspirasi. Ayo main ke kebun saya ^^

    url qhylofarm.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 29.01.2017

  • December 6, 2012 at 12:42 am
    Permalink

    Berkebun dlm pot tapi hasilnya bagus ya,jadi pengen juga…….:)

    • December 6, 2012 at 9:13 am
      Permalink

      Hai mbak Ariani, iya bisa ko dalam pot, silakan di coba :).

  • November 9, 2012 at 3:05 am
    Permalink

    whuaaaaa…tomatnyaaa….cakep 😎
    nanem brokoli juga ga mb? πŸ˜›

    • November 9, 2012 at 9:12 am
      Permalink

      Iya saya tanam Brokoli tapi saya cabut trus saya buang karena pas pindahan rumah, repot pindah2in brokolinya. Kol juga nanam :D.

  • October 30, 2012 at 3:58 pm
    Permalink

    Kompit banget sih mba taneman sayurnya!!! bikin pingin makan deh! ahaaayyyyy… πŸ˜€

    • October 30, 2012 at 5:04 pm
      Permalink

      Banyak makan sayur kan sehat ya Yu? jadi ayooo makan sayurrr :D.

  • October 18, 2012 at 8:43 am
    Permalink

    mba nella, sangat menghibur sekali nih kebunnya..
    ditunggu ya edisi kreasi “kebun sayur” di balkon.
    Supaya bisa ditiru untuk balkon apartment hehe..

    • October 18, 2012 at 9:17 am
      Permalink

      Siippp nantinya saya mau coba berkebun di balkon, akan saya ceritakan di blog :).

  • October 17, 2012 at 10:07 pm
    Permalink

    Wow…..baru sempat lihat. Ya ampiuuuun, asik banget sih tanaman2nya… Lihat tanaman2 itu pastinya si pemilik kebun ini orang yang telaten, detail dan sabar banget…….:) Jadi pengen nengok kebunnya Mba Nella nih…:)

    • October 17, 2012 at 10:10 pm
      Permalink

      Sayangnya bulan depan saya pindah kontrakan mba, rumah baru tidak ada kebunnya :(, hanya ada balkon. Saya mulai mikir untuk berkebun di balkon :D.

      • October 17, 2012 at 10:41 pm
        Permalink

        Pasti Mba Nella punya cara untuk tetap bisa berkebun…! semoga tempat yang baru nanti lebih nyaman dan menyenangkan yah Mba…:)

  • October 9, 2012 at 8:21 pm
    Permalink

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaw…….
    kebunnyaaaaaaaaaaa.
    pingin maneeen.

  • October 9, 2012 at 1:28 pm
    Permalink

    Wah mbak, ini tempat tinggal di jerman kan? Lah itu, disana semua mbak?
    *kalo ke blogmu ngiler mode on. Hehehe πŸ˜€

    • October 9, 2012 at 7:22 pm
      Permalink

      Iya saya tinggal di Jerman. Kebun sayur saya dipekarangan rumah dan di pot-pot :).

  • October 9, 2012 at 5:32 am
    Permalink

    wah,,mbak nella bikin bercocok tanam kelihatan mudah ya..hhaha
    saya aja berusaha mati-matian nanem ini itu,,gatot melulu..
    pasti karena pengaruh cuaca disana ya..

    • October 9, 2012 at 7:18 pm
      Permalink

      Di Indonesia juga banyak ko yg bercocok tanam. Yang harus diperhatikan kondisi si tanamannya,
      misal ada yg harus kena sinar matahari langsung, ada juga yg tidak boleh kena sinar matahari langsung,
      nah kalau kita perlakukan sebaliknya ya si tanaman gatot deh πŸ˜€

  • October 9, 2012 at 3:59 am
    Permalink

    Wow.. Artikel yang mantap. Kalau panen gitu ga perlu ke supermarket beli sayuran lagi donk ya?

  • October 8, 2012 at 1:02 am
    Permalink

    saya kasih alamat saya yg disini ya mbx,,,,saya menanti bagi hasil panenanya πŸ™‚

  • October 5, 2012 at 4:46 pm
    Permalink

    tomatnya gendut menggemaskan ihhh.. mau dooong.. enak banget memang kalau bisa nanam sendiri, panen sendiri, masak sendiri, makan sendiri, sehat bangetlah pokoke.. bentar lagi sibuk dong ya kak, udah masuk musim dingin.. btw, suplirku kering total, tak ada lagi daunnya, setelah kugugel katanya mesti dipotong kalau sudah kering. well, kita lihatlah bagaimana hasilnya πŸ™

    • October 6, 2012 at 8:30 am
      Permalink

      Kalau daun tanaman ada yg kering langsung dipotong saja. Suplirnya ko bisa kering total ya, apa tanaman tsb ga boleh kena sinar matahari langsung?.

  • October 4, 2012 at 7:55 am
    Permalink

    Kak, aku ngefans dengan caramu bercocok tanaaam
    Aaaaaa

  • October 3, 2012 at 9:25 pm
    Permalink

    ya ampun kaaa.. kebon nya komplit banget =)))
    eh itu tomatnya bagus amat warna nya jadi ngileeerr~

    nyapurnama.com linknya dihapus karena domain tidak aktif lagi. 22.02.2016

  • October 2, 2012 at 8:55 am
    Permalink

    Kalo ada di Indonesia sini pasti udah jadi juara kelompecapir (zaman ORBA he he)

  • October 1, 2012 at 11:38 pm
    Permalink

    sama sama mba’ dan salam kenal dari blogger kampung hehehe…

  • October 1, 2012 at 11:31 pm
    Permalink

    numpang komen saja mbak,soalnya saya kurang ngerti mengenai sayur,entar kalau komen panjang2 malah gak nyambung hehe..

  • October 1, 2012 at 3:02 pm
    Permalink

    Baru pertama datang ke sini langsung disuguhi sayur-sayuran, jadi vegetarian nih… Salam kenal dari kota solo indonesia. Ngomong-ngomong tomat itu buah apa sayuran ya mbak?

  • October 1, 2012 at 9:35 am
    Permalink

    wah ternyata banyak juga ya jenis tanamanya, klo saya dikampung nyokap ada juga bercocok tanam, cuma nanam pohon pisang dan pohon duren aja.. itu pun pohon duren peninggalan nenek. jadi udah lama gitu.. πŸ˜€

    • October 1, 2012 at 10:04 am
      Permalink

      Saya suka makan duren :). Pengen juga punya pohon duren, tapi ga memungkinkan deh ya, pohon duren kan besar sekali, berarti harus punya pekarangan yang luas banget :D.

  • October 1, 2012 at 9:31 am
    Permalink

    duh ngiler mbak punya rumah dan bisa berkebun ini cita-cita gadisku dulu he he dan ini belum kesampaian. nanam srabery gatot (gagal total) juga tomat. memang daerah mbak mana ya ? kok kebunnya lengkap benar

    • October 1, 2012 at 10:02 am
      Permalink

      Hai mbak Mintarsih, saya di Jerman. Bibit-bibit tanaman banyak dijual mbak, saya jadi rajin deh bereksperimen :D.

  • October 1, 2012 at 9:01 am
    Permalink

    Wahh.. beneran salut deh sama mbak yang satu ini.. Semua perkembangan, hasil, serta mau diapakan taneman itu terus disorot secara khusus.. Pantes aja tanemannya pada subur semuaa.. πŸ˜€

    Blog/url kejarduit.com dihapus karena sudah tidak aktif lagi. Update 22.12.2015.

    • October 1, 2012 at 9:07 am
      Permalink

      Hai Kamil, iya di dokumentasikan karena ini tahun pertama saya berkebun. Tahun2 berikutnya perkembangannya tinggal mengacu ke tahun sebelumnya :).

  • October 1, 2012 at 7:49 am
    Permalink

    seneng nya…nyampe indonesia ga tuh produknya…

  • September 30, 2012 at 11:35 pm
    Permalink

    Mba Nel, subur-subur banget ya sayur mayurnya. Selain yang dimakan ulat hasil panennya bikin seneeeng banget ngeliatnya. Kalo di halaman belakang saya yang sekarang lagi tumbuh subur tomat, cabe, kacang ijo, pepaya ama kangkung. Hehehe.. πŸ˜€

    • October 1, 2012 at 8:30 am
      Permalink

      Hai Dani, wah punya kebun juga toh :D. Saya belum punya bibit kacang ijo. Pepaya mahal sekali disini 6 Euro/kg, tahun depan coba tanam deh. Kangkung hhmm harus berburu bibitnya di Indonesia nih. Terima kasih sudah bercerita ;-).

  • September 30, 2012 at 8:46 pm
    Permalink

    waaa sayang banged ama tanaman-tanamannya ya, sampe ada videonya. salut deh, kmaren ini aku juga kepengen tanem cabe. tomat, dan jeruk. Tapi gw cman tau buang biji cabe, gatau cara ngerawatnya hehehe. Mudah2an bisa jadi ya πŸ˜€

    • September 30, 2012 at 8:52 pm
      Permalink

      Hai T3ph iya saya suka banget dengan tanaman.
      Kalau biasanya orang-orang cari diskonan baju atau sepatu,
      saya malah cari diskonan tanaman :D.

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: