Baking Soda untuk Cuci Baju: Kenapa Bisa Bikin Gatal? (Pengalaman 2 Tahun Baru Sadar). Selama hampir dua tahun saya rutin menambahkan baking soda ke mesin cuci. Katanya alami, katanya aman, katanya bisa menghilangkan bau. Dan memang bau hilang. Saya dan anak-anak baik-baik saja. Tapi ada satu orang di rumah yang selalu mengeluh gatal setiap memakai baju yang baru dicuci, suami saya!. Anehnya, setelah dipakai 1–2 hari, rasa gatal itu justru berkurang. Butuh waktu hampir dua tahun sampai akhirnya saya sadar kemungkinan penyebabnya.

Awalnya saya tidak pernah menghubungkan rasa gatal itu dengan cucian. Saya pikir mungkin kulitnya kering, mungkin kurang minum, mungkin karena cuaca dingin. Saya bahkan sempat mengoleskan krim pelembap di punggung dan tangannya. Tapi keluhan itu terus muncul selalu setelah memakai baju yang baru dicuci.
Yang membuat saya bingung, selama lebih dari 10 tahun saya memakai deterjen yang sama tanpa masalah. Saya menggunakan Ecover universal dan colour sejak lama, dan tidak pernah ada keluhan sebelumnya. Jadi kalau ada yang berubah, berarti pasti ada variabel baru.
Dan memang ada satu hal yang berbeda dalam dua tahun terakhir: saya mulai rutin menambahkan baking soda ke mesin cuci.
Saya menaruhnya langsung ke dalam drum bersama pakaian, karena banyak yang mengatakan baking soda bisa membantu menghilangkan bau dan membuat cucian lebih segar. Hasilnya memang terasa lebih bersih. Bau keringat terutama pada baju suami berkurang.
Tulisan Terkini
- Kenapa Beras Bisa Berulat? Pengalaman di Dapur dan Penjelasan Tentang Larva Kutu Beras
- Nastar Keju Lumer yang Saya Buat Bersama Benjamin Saat Usianya 5 Tahun
- Baking Soda untuk Cuci Baju: Kenapa Bisa Bikin Gatal? (Pengalaman 2 Tahun Baru Sadar)
Tapi saya mulai bertanya-tanya: kalau deterjennya sama, mesinnya sama, suhu sama, lalu kenapa hanya suami yang gatal?
Akhirnya saya memutuskan melakukan eksperimen sederhana. Saya tidak mengganti deterjen. Saya tidak mengganti suhu. Saya hanya menghentikan penggunaan baking soda. Baju-baju yang pernah dicuci dengan baking soda saya pisahkan dari yang baru dicuci tanpa baking soda.
Setiap kali suami memakai pakaian, saya bertanya satu hal sederhana: “Gatal tidak?”
Dan jawabannya mulai memberi pola.
Kalau lebih suka mendengar ceritanya langsung dari saya (versi ngobrolnya), videonya ada di bawah ini
Mengapa Baking Soda Bisa Menyebabkan Iritasi?
Secara kimia, baking soda (natrium bikarbonat) memiliki pH sekitar 8–9, yang berarti bersifat basa. Sementara kulit manusia secara alami memiliki pH sekitar 4,5–5,5 dan bersifat sedikit asam. Lapisan pelindung alami ini dikenal sebagai acid mantle, yang berfungsi menjaga keseimbangan kulit dan melindunginya dari iritasi.
Apakah Suhu Air Berpengaruh?
Baking soda yang dimasukkan langsung ke dalam drum mesin cuci mungkin tidak selalu larut sempurna, terutama pada suhu rendah. Pada pencucian air dingin, kemungkinan residu tertinggal bisa lebih tinggi.
Perlu saya tambahkan, saya mencuci pakaian pada suhu 40°C untuk pakaian harian dan 60°C untuk handuk serta pakaian putih. Artinya saya tidak menggunakan air dingin. Jadi kemungkinan masalah ini bukan karena baking soda tidak larut akibat suhu rendah, melainkan lebih kepada reaksi kulit yang berbeda pada tiap orang
Hasilnya terlihat lebih cepat dari yang saya kira.
Baju-baju suami yang baru dicuci tanpa baking soda saya pisahkan dan saya letakkan di sofa ruang tamu. Saya bilang padanya, “Ambil yang ini dulu ya.”
Besoknya saya tanya seperti biasa, “Gatal tidak?”
Jawabannya singkat: tidak.
Saya ulangi lagi keesokan harinya. Tidak gatal.
Sementara itu, pakaian lama yang sebelumnya pernah dicuci dengan baking soda masih sesekali memicu keluhan ringan. Polanya menjadi semakin jelas. Masalahnya bukan pada deterjen yang kami pakai, bukan pada makanan, bukan pada cuaca. Variabel barunya adalah baking soda.
Setelah semua stok pakaian lama habis dan seluruh cucian dilakukan tanpa baking soda, keluhan gatal itu benar-benar berhenti.
Pengalaman ini membuat saya belajar satu hal sederhana: sesuatu yang dianggap alami dan aman belum tentu cocok untuk semua orang. Setiap kulit berbeda. Kadang kita tidak perlu menambah produk baru, tetapi justru berhenti dan melihat kembali apa yang berubah.
Eksperimen kecil di rumah bisa memberi jawaban yang tidak kita duga selama bertahun-tahun.
FAQ: Baking Soda dan Gatal Setelah Pakai Baju Bersih
1. Apakah baking soda aman untuk semua jenis kulit?
Tidak selalu. Baking soda bersifat basa (pH sekitar 8–9), sementara kulit manusia sedikit asam (pH 4,5–5,5). Pada sebagian orang, terutama yang kulitnya sensitif, residu basa yang tertinggal di serat kain bisa memicu rasa gatal atau iritasi ringan.
2. Kenapa hanya satu orang di rumah yang gatal, sementara yang lain tidak?
Respons kulit sangat individual. Perbedaan produksi keringat, kondisi barrier kulit, gesekan pakaian, dan tingkat sensitivitas bisa membuat reaksi tiap orang berbeda. Dalam kasus saya, hanya suami yang mengalami gatal meskipun seluruh keluarga memakai deterjen yang sama.
3. Apakah baking soda bisa meninggalkan residu di pakaian?
Jika tidak larut atau terbilas sempurna, kemungkinan residu tertinggal memang ada. Residu ini tidak terlihat, tetapi bisa bersentuhan langsung dengan kulit saat pakaian dipakai.
Pernah Mengalami Hal Serupa?
Saya menulis pengalaman ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk berbagi bahwa kadang penyebab masalah kecil di rumah bisa datang dari hal yang tidak kita duga.
Kalau kamu pernah mengalami gatal setelah memakai baju bersih, atau pernah bereksperimen dengan baking soda untuk laundry, saya penasaran dengan ceritanya.
Apakah di rumahmu ada yang lebih sensitif dibanding yang lain?
Atau justru tidak pernah ada masalah?
Silakan berbagi di kolom komentar. Siapa tahu pengalaman Anda bisa membantu pembaca lain juga.
Kalau kamu merasa artikel ini “eh iya ya…” banget, silakan share ke teman atau keluarga. Siapa tahu ada yang diam-diam juga sedang bertanya-tanya kenapa baju bersih malah bikin gatal.
Dan kalau kamu suka cerita-cerita keseharian, eksperimen kecil di rumah, dan kehidupan kami di Jerman, jangan lupa follow blog ini supaya tidak ketinggalan tulisan berikutnya.


Leave a Reply