Bongkar Kebun di Musim Gugur | Balcony Garden Tour. Hai sobat berkebun dan pembaca setia blog emaknya Benjamin. Akhirnya di minggu ke 3 oktober lalu barulah mulai dingin suhunya, angin kencang disertai hujan membuatku malas beraktifitas 😀 . Si Benjamin masuk TK juga tidak setiap hari, bukannya saya malas mengantarnya, namun kalau sudah cuaca jelek begini, jagoanku nih gampang sekali tepar, dia kena batuk pilek bakalan nular ke orang serumah.
Bapaknya anak-anak sudah di suntik grippeimpfung (vaksin flu) untuk mencegah kena flu yang parah. Rencananya anak-anak juga mau divaksin, cuma belum tahu kapan sempatnya. Tahun lalu parah banget flunya, saya juga sempat kena, namun karena saya suka makan buah dan sayur ya tidak parah-parah banget sakitnya 😀 dan tidak berminat juga di vaksin.
Vaksin flu kalau tidak termasuk kategori beresiko, maka biayanya bayar sendiri. Bapaknya anak-anak karena termasuk yang beresiko, dia kerja ngurusin para lansia, maka asuransi menanggung biayanya.
Menurut merkur.de mereka yang termasuk beresiko kena flu parah dan biaya vaksinya akan ditanggung asuransi, antara lain:
Para lanjut usia (lebih dari 65 tahun)
Wanita hamil (dari trimester kedua kehamilan)
Terinfeksi HIV
Orang dengan kondisi kronis (diabetes, penyakit kardiovaskular)
Penderita multipel sklerosis dan penyakit neurologis lainnya
Penderita asma
Orang dengan defisiensi imun bawaan
Staf medis
Sesuai judul postingan ini, balik ke soal kebun ya hehe. Saya sudah menanam aneka bibit umbi bunga musim semi, namun mekarnya baru tahun depan mulai awal Maret bisa menikmati keindahan hasil yang saya tanam tahun 2018 ini.
Bunga dahlia sudah saya bongkar, umbinya saya angin-anginkan beberapa hari. Umbinya tidak perlu dicuci, hanya dikibaskan saya supaya tanahnya lepas. Setelah kering, lalu saya simpan digundang atap rumah.
Rasanya sayang melihat tanaman-tanaman yang masih bagus, dengan terpaksa saya bongkar, sebelum cuaca makin mendingin. Seperti tanaman tomat (yang tidak sengaja numbuh), ketimun mini, paprika dan cabe-cabe, nih segera saya tebas habis hehe. Terpaksa dibongkar karena tanaman ini butuh full sun, kalau sudah dingin begini, matahari tidak bersinar setiap hari. Saat malam hari suhunya sudah sampai 1 derajat C.
Benjamin dan Lisa ada 1-2 kali masih saya kasih ke balkon, itupun saat matahari bersinar cerah. Kalau lihat foto-fotoku 9 Oktober saat kedua anakku bermain dibalkon. Saat itu masih hangat seklai untuk ukuran musim gugur.
Hari lainnya saya beberes balkon sendiri, karena seringnya angin kencang, dan ya kalau sudah banyak yang ditanam bibit bunga, saya juga malas teriak-teriak saat anak-anak bongkar-bongkar yang sudah kutanam haha.
Tidak perlu lagi sering menyiram tanaman, cukup mengandalkan air gratis dari atas hehe, lagipula sudah dingin, makanya tanaman-tanaman tidak terlalu butuh air yang berlebih.
Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, maka tahun ini tanaman raspberry dan aneka bunga lily tidak saya repotting di musim gugur, hanya saya potong batangnya saja, sisakan 2-3 cm diatas tanah, jangan ada daunnya lagi tertinggal karena bisa mendatangkan jamur (penyakit).
Tidak saya repotting tanamannya karena sistem akarnya sudah bagus, kalau saya ganti media tanamannya dimusim gugur, tentunya saya menganggu akarnya, dan beresiko mati. Tanaman-tanaman berumbi seperti lily sudah saya taruh greenhouse atau taruh tempat tidak kena hujan, termasuk iris germanica, nih tidak bisa kena hujan terus-menerus, rimpangnya bisa busuk.
Pot-pot tanaman sudah banyak saya cuci, tapi ya tiap kali ke balkon ko masih ada aja yang tertinggal. Entahlah apakah kedua balkonku akan dalam keadaan bersih saat winter, karena kerjaan tidak ada habisnya, ada aja yang perlu diberesi di balkon, dan saya berpacu dengan waktu. Tiap hari saya cek prakiraan cuaca, kalau matahari bersinar bisalah beberes balkon, kalau hujan apalagi angin kencang ya cukup memandangi balkon dari balik pintu kaca, sambil mikir mau beresin apa lagi yaa 😀 .
Video Balcony Garden Tour |Bongkar Kebun di Musim Gugur
Kebunku di September Ceria Musim Gugur Belum Dingin. Hai sobat berkebun, kembali lagi dengan kebun emaknya Benjamin edisi Balcony Garden Tour. Saat ini sudah bulan September, masuk musim gugur, namun suhunya masih belum dingin. Tidak ada lagi panas membara, ah saya suka deh cuaca begini, summer nanggung gitu suhunya haha.
Kalau malam dan pagi hari dingin sekali, siangnya baru suhu musim panas. Tanaman-tanaman masih terpenuhi kebutuhannya akan cahaya matahari untuk proses fotosintesa. Sudah berakhir masa panen tomat, 4 tanaman tomat sudah saya bongkar.
Nah waktu masih banyak tomat yang bisa dipanen, tuh anak-anakku iseng melempar tomat-tomat. Ada yang nyasar mendarat di pot tanaman sempervivum eh malah numbuh bijinya, tanaman tomatnya sudah lumayan besar dan ada bakal bunganya, entah ya akan bisa matang tomatnya atau tidak sebelum musim dingin.
Tanaman cabe rawitku subur sekali, banyak buahnya. Kalau nantinya terlalu dingin, suhu hampir 5 derajat C saat malam, mungkin akan saya taruh rumah tanaman cabe-cabenya, supaya cepat matang cabenya.
Menanam cabe rawit di pot. Gambar kanan bawah cabe yg merah bukan jenis rawit. Menanam cabai di pot kecil ukuran 9×9 lalu pot-potnya saya taruh diatas polybag karung platisk. Didalam karung plastiknya saya timbun sampah dapur
Untuk tanaman tomat saya tidak berniat taruh rumah, karena tanaman ini butuh sinar matahari yang terik, percuma juga di taruh rumah. Karena keisengan anak-anakku melempar tomat-tomat kecil, kutemukan banyak tanaman tomat yang baru pada numbuh. Kalau cuaca mulai dingin, media tanam lembab, maka benih/biji apapun juga cepat sekali numbuhnya.
Hanya satu tanaman tomat baru yang saya coba merawatnya, lainnya saya cabut begitu saya lihat numbuh menumpang di tanaman lain. Nih benih tomat kalau dibiarkan numbuh, akan tumbuh besar, akarnya itu loh akan subur dan merebut nutrisi tanaman yang ditumpangi.
Waktu awal musim semi, saya menanam banyak benih bunga, salah satunya saya menanam lebih dari satu jenis bunga moss rose. Saya tunggu sebulan tidak numbuh, kesal saya bongkar potnya, nanam tanaman lain, eh ko malah numbuh moss rose di pot bawang bombay.
Awalnya sangat kecil tanamannya, sekarang OMG suburnyaa. Indah sekali saat mekar sempurna. Bunga moss rose ini butuh full sun, dan saat matahri bersinar cerah sekali, mekar sempurna bunga moss rose, kelopak bunganya mekar.
Bunga moss rose nya numbuh disatu pot dengan bawang bombay, tidak saya ganggu keduanya, terlihat numbuh bagus, jadi saya biarkan saja. Bawang bombay ini awalnya agak busuk, ukuran kecil. Niat mau saya buang, ya saya tanjapkan ke tanah, eh ko malah numbuh subur dan membelah jadi ada 3 bawang Bombay 😀 .
Moss Rose flower bloom. Yang ada warna merah mekar itu di satu pot, saya nanam dari benihnya.
Bunga dahlia sudah ada yang mekar sempurna, sudah beberapa kali dahlia pink ini mekar. Satu pot lagi sudah banyak bakal bunganya, yang pot lain, saya babat banyak sekali bakal bunganya, karena saya lihat bakal bunganya tumbuh jelek agak kehitaman, daripada dibiarkan juga tidak mekar dan akan membutuhkan nutrisi untuk si bakal bunga, jadi saya memilih membuangnya, supaya datang bakal bunga lainnya.
Dahlia pinelands princess nanam dari umbinya
Bunga dahlia ini kalau dingin akan semakin subur, namun kalau sudah hujan setiap hari (bulan November), harus waspada juga sih karena umbinya bisa saja menjadi busuk, itulah kenapa saya sering kehilangan bunga dahlia dari tahun ke tahun karena tidak sempat membongkar tanamannnya, umbinya terlalu banyak menyimpan air, jadinya busuk.
Video Balcony Garden Tour – Kebunku di September Ceria
Kebun dibalkon di Bulan Terakhir Musim Panas. Hai sobat berkebun dan pembaca setia blogku, update lagi keadaan balkon saya yaa. Sudah bulan terakhir dimusim panas nih., semoga awal September bulan depan suhunya mulai sejuk, entah juga sih karena 2 tahun lalu sampai pertengahan September saja, masih suhunya musim panas, sampai 30 derajat C gitu. Berharap sih boleh aja ya, hehe soalnya sudah mulai bosan dengan cuaca panas begini 😀 .
Sebenarnya sudah mulai ada tanaman-tanaman yang harus dibongkar, seperti tanaman bunga morning glory grandpa ott, bunga lili yang sudah selesai berbunga dll, namun saya belum punya waktu buat berlama-lama di balkon, malas sekali berpanas ria beberes balkon.
Pernah di malam hari saya hanya menyapu tanah yang berantakan karena ulah dua bocah, tidak sempat merapikan tanaman-tanaman. Ramalan cuaca sering sekali tepat, dan benar saja besoknya hujan deras, untung saya sudah bersihkan balkonnya, kalau tidak bisa becek dah tanah berantakan bercampur air hujan.
Tanaman cabai-cabai semakin banyak buahnya. Kebanyakan adalah tanaman cabai rawit merah. Waktu itu saya beli cabai ditoko asia, lalu satu atau dua cabai saya keluarin bijinya, angin-anginkan, lalu ditanam.
Tanaman Cabai ku banyak buah dan bunganya. Bibitnya saya ambil dari cabe pas mau bikin sambal.
Menanam bibit/biji cabainya di tray penyemaian atau wadah/pot kecil dahulu, kalau langsung sebar ke pot besar atau tanah, seringnya gagal. Paprikanya Benjamin proyek berkebun dari TK, mulai menguning buahnya, kalau nantinya sudah merah kita bisa bikin sayur atau buat campuran masak daging.
Tanaman-tanaman tomat sudah sekarat haha, kena hama spider mites. Tuh hama laba-laba warna merah yang ukurannya sangat kecil. Nyaris tidak bisa dilihat hamanya, kecuali kalau sudah parah, maka terlihat jelas sarang buatan hamanya.
Enek juga makan tomat hasil kebun, banyak sekali dikumpulin Benjamin. Karena tidak bisa sekaligus saya makan, maka saya cuci pakai campuran cuka dan air lalu dikeringkan pakai kain. Hal ini untuk menjaga tomat-tomat tetap baik kualitasnya, dan menghindari dihinggapi lalat buah. Lisa juga suka makan tomat, makanya bisa setiap hari Lisa dan saya ngemilin tomat 😀 .
Hasil Benjamin panen Tomat di Akhir Juli 2018
Saya punya greenhouse baru, karena yang lama sudah hancur plastik bagian atasnya, kalau hujan ya bocor deh. Namanya greenhouse murah ya bukan terbuat dari kaca, makanya bisa bertahan 3 tahun saja sudah bagus menurut saya. Kalau di balkon depan masih tahan greenhousenya, karena tidak terlalu kena sinar matahari terik sepanjang hari. Tonton juga: Greenhouse Ambruk – Bencana di Kebun Balkonku
Dua pot anggrek cattleya sejak bulan Mei tahun ini saya taruh diluar rumah. Ini cattleya sejak dibeli 3 tahun lalu belum pernah berbunga lagi. Selama 3 tahun tersebut saya salah naruh tanamannya, disamping anggrek bulan yang suka adem, alhasil anggrek bulan setiap tahun berbunga, eh cattleya nya beranak pinak melulu dan tidak berbunga.
Bunga Anggrek Cattleya suka tempat hangat
Setelah cattleya saya taruh luar rumah, kena matahari pagi, siram dengan air cucian beras dicampur bawang merah bawang putih (bmbp) yang dihancurkan, endapkan semalaman, saring, barulah siram ke anggrek cattleya nya seminggu dua kali, mulai terlihat perubahan drastis. Sudah terlihat dua amplop anggrek cattleya berisi, bulb nya juga gemuk, itu tandanya bakal keluar bunganya. Tidak sabar rasanya melihatnya berbunga kembali.
Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang. Hai pengunjung setia blogku, khususnya sobat berkebun, semoga tidak bosan ya, kalau saya bakalan sering update keadaan kebun balkonku. Mumpung cuaca bersahabat, kalau winter, kebun balkon bakalan tutup 3-4 bulan kan, nah mumpung cuacanya bagus jadi akan lebih sering pamerin keadaan kebun balkonku 🙂 .
Musim panas begini, kebun balkonku semakin hijau. Cuaca sudah panas harus makin rajin siram tanaman. Kedua anakku yang rajin mengingatkan untuk menyiram tanaman. Kita hanya sekali menyiram tanamannya, yakni siram disore hari saja.
Kenapa kedua bocah suka menyiram tanaman?, karena mereka senang berantakin kebunku haha. Kalau Benjamin sih sudah bisalah dikasih tahu mana yang sudah bisa dipetik buahnya, dan mana yang hanya boleh dipandangi saja.
Ada satu tanaman paprika hasil proyek berkebun Benjamin di TK, ditanam bibitnya di TK kan, begitu agak besar, kira-kira 10 cm deh baru dikasih ke murid TK, untuk lanjut dirawat dirumah masing-masing. Waktu Benjamin terima tuh tanaman paprika belum berbunga, lalu saya repotting/ganti media tanamnya, eh sekarang sudah banyak sekali bunga paprikanya, dan sudah kelihatan beberapa pentil buahnya, si Benjamin senang bangetlah!.
Jagoanku dengan tanaman paprika yg dia tanam dari bijinya. Proyek berkebun dari taman kanak kanak
Setiap hari dia ngocehin tuh tanaman, dipegang-pengang juga. Karena diajak ngobrol tiap hari kali ya makanya tuh paprika tumbuh subur haha. Apakah kamu yang hobi berkebun kadang berbicara dengan tanamanmu? 🙂 .
Tugas Benjamin menyiram tanaman-tanaman, saya kasih tahu mana yang boleh disiram dan mana yang menjadi bagian saya menyiram. Selesai menyiram tanaman, Benjamin suka memetik tomat-tomat yang sudah matang. Kita punya 4 pot tanaman tomat, ada 2 jenis tomatnya yakni tomat kecil lonjong ‘Dolly’ F1 (Lycopersicon esculentum) warna kuning dan tomat Cherry ‘Sakura’ F1 berwarna merah, keduanya beli di onlineshop baldur.de .
Video Balcony Garden Tour 2018 – Bulan Juli di Balkon Belakang
Sudah beberapa tahun terakhir saya puas belanja bibit tanaman (youngplants) di baldur.de . Tomat pasti saya beli deh, tahun lalu saya beli jenis yang lain. Pengennya tiap tahun coba nanam tomat yang berbeda. Tomat yang saya beli yang bentuknya unik, karena kalau tomat biasa yang bulan buat bikin sambal tuh, wah buanyak sekali di supermarket dan summer begini melimpah murah meriah, makanya saya lebih suka punya sesuatu yang berbeda.
Saya beli bibit/tanaman yang kecil youngplants istilahnya, karena kalau nanam sendiri dari bibit/biji kadang lama, belum sempat panen, atau baru sebentar panen eh sudah keburu winter. Beli berupa youngplants juga bukan gampang merawatnya loh. Ibaratnya merawat bayi nih tanaman youngplants ukurannya mini, kecil imut-imut, kalau tidak tahu merawatnya, bakalan mati!. Kalau mau lihat ukuran youngplants tanaman-tanaman yang kubeli tahun 2018 ini silakan dibawah ini:
Video Unboxing Bibit Bunga & Tomat Baldur Garten 2018
Bisa dilihat youngplants tomatnya kecil banget ya, begitu dirawat dengan tender love care (TLC), akhirnya mereka berbakti, memberikan banyak sekali tomat yang lezat. Lisa dan saya yang selalu menikmati kelezatan 2 jenit tomat tersebut, sedangkan abang Benjamin lebih suka jadi tukang petiknya saja haha, dia tidak suka makan tomat dan buah-buahan!, yang Benjamin mau makan hanya buah apel dan pir.
Cherrytomate ‘Sakura’ F1 dari satu ranting menghasilkan sampai 20 tomat, keren banget deh
Selain 2 jenis tomat, saya juga beli beberapa jenis bunga bentuk youngplants juga. Video keindahan bunganya akan menyusul kemudian ya, karena kalau bunga-bunga saya taruh di tangga mau masuk rumah. Kalau mau lihat hasil yang kutanam tahun lalu silakan di Video Young Plants From Baldur Garten 2017 .
Lisa belum bisa menyiram tanaman (yang disiram baju dan kaki dia haha), jadi dia saya kasih kesibukan tersendiri. Ada pot besar yang sudah tidak ada tanamannya, jadi buat mainannya Lisa. Saya sediakan beberapa pot kosong dan sekop kecil untuk digunakan dia.
Saya kasih kesibukan supaya saya leluasa menyiram tanaman, tanpa gangguan dan tanpa saya terus-menerus teriak „jangan petik itu, jangan dicabut name tag bungannya, Lisa jangan dimakan daunnya!“ haha cerewet banget saya deh!.
Si adik saya kasih kesibukan, ternyata si abang mau main tanah juga, padahal abang sudah saya kasih tugas siram tanaman. Alhasil, adik teriak-teriak karena mainan dia di garap abangnya juga. Abang adik bikin drama di balkon! Lalu saya teriak: „..selesai kerjaan hari ini, masuk dan mandi“! Haha.
Gile bener dah rusuh hampir setiap hari di balkon. Biarlah kedua anakku puas-puasin main dibalkon, kalau musim gugur dan winter bakalan 4 bulan tidak bisa main dibalkon. Paling ya saya jadi sering bawel saja. Berkebun dibalkon bukan seperti berkebun di lahan yang luas. Dibalkon tuh sempit, tanaman-tanaman juga rapat-rapat nanamnya, kebun dikunjungi 2 anak kecil, buat kedua bocah seperti melihat tempat bermain yang menyenangkan haha.
Kalau dirumah omanya, bebas mereka petik apapun yang mereka mau, karena kan lahannya luas, dan oma juga tidak melarang kedua abang adik ini kalau petik-petik daun. Seringkali saat saya melarang malah oma bilang biarin saja, itu bikin mereka senang.
Abang Adik Bebas Main di Taman Rumah Oma
Harapanku, semoga bibit-bibit dan tanaman yang kurawat banyak yang berbakti sampai menjelang musim dingin nanti.
Oh ya saya punya blog khusus buat cerita-cerita tentang tanaman, soalnya kalau cerita di blog utama ini, kalau yang tidak suka tanaman bakalan enek kali kalau saya cerita tanaman melulu hehe, jadi yang suka tanaman bisa follow atau sesekali mampir ke Blog Kebun Emaknya Benjamin .
Aneka Bibit Bunga Musim Panas Incaranku. Rasanya saya sudah mulai bosan dengan musim dingin ini. Saya tidak sabar menanti bunga-bunga musim semi yang saya tanam bermekaran. Tangan sudah mulai gatal mau bongkar-bongkar pot dan mau nanam-nanam lagi. Aneka bibit bunga seperti lily, dahlia, begonia, gladiol dan lain-lain bibit bunga musim panas sudah mulai bisa dipesan. Untuk pengiriman olshopnya sih akan mulai pengiriman saat cuaca memungkinkan, sekitar pertengahan Maret, sedangkan bibit dan tanaman yang agak tahan cuaca dingin biasanya sudah mulai bisa dikirim shopnya akhir Februari.
Bibit dalam bentuk tanaman kecil (Young plant) juga sudah mulai bisa dipesan, baca keterangan shopnya pengiriman akan mulai dilakukan minggu kedua Maret. Saya tidak melulu membeli bentuk bibit, ada juga bentuk youngplant yang saya beli, alasannya karena kalau nanam dari benih akan butuh waktu lama sekali baru tanamannya akan berbakti (berbunga atau berbuah). Tahun lalu saya beli youngplants antara lain: geranium, petunia mini, fuchsia biru, mint gantung dll. Pelihara 2 bulan tanaman-tanaman tersebut sebagian besar berbakti, bagus-bagus bunganya 🙂 . Postingan mengenai youngplants akan saya buat terpisah ya (semoga tidak malas hehe 😛 ).
Nah saya lagi galau nih mau beli bulan ini Young plants dan bibit-bibitnya atau setelah melahirkan. Youngplant tuh harus segera dipesan karena cepat habis, saya lagi kepengen beberapa jenis fuchsia unik (hanya tersedia di satu olshop), tahun lalu sukses berbunga. Due date lahiran 4 maret, tapi kan si dede bayi tidak bisa ditebak, kapan dia maunya keluar, bisa saja sesuai dengan waktu yang diperkirakan, bisa saja meleset kalau bayinya masih betah didalam rahim saya hehe.
Oh ya akhirnya dokter rs membolehkan saya akan lahiran normal karena si bayi tidak terlalu berat. Pada pemeriksaan terakhir usia kehamilan 36 minggu berat janinnya 2,5 kg. Saya sudah bolak balik bilang ke dede bayi supaya tepat waktu keluarnya ya haha soalnya kalau youngplants yang akan saya pesan datang diminggu kedua tuh harus segara dikeluarkan dari kemasannya dan tanam di pot lalu taruh greenhouse dulu 2 bulan. Nah saya tidak yakin kalau misal saya masih di rs nantinya lalu youngplantsnya datang lalu nyuruh suamiku kerjain bisa kacau balau deh haha. Aneka youngplants ukurannya sangat kecil dan rapuh sekali. Memberikan airnya saja tidak boleh dari atas, melainkan merendam potnya, jadi air akan meresap dari bawah.
Berikut ini aneka bibit tanaman yang akan saya beli setelah pulang dari rumah sakit nantinya: • Bibit (umbi) aneka bunga Lily. Melihat gambar bunganya saja sudah membuat saya bahagia 🙂 apalagi kalau bibit yang saya tanam nantinya sebagus gambar dari tokonya, senang bukan main . Ada 7 jenis bibit bunga Lily yang saya incar. Saya belum pernah punya kecuali yang stargazer, lalu ada 2 bunga yang jenisnya baru.
rothschildiana, Lilium lankongense, Tigrinum lancifolium splendens dan Lili Stargazer Pada gambar saya beri nomer
1. Gloriosa – Ruhmeskrone rothschildiana, dalam Bahasa inggris dikenal sebagai flame lily, climbing lily, creeping lily, glory lily, gloriosa lily, tiger claw, dan fire lily, sedangkan dalam bahasa Melayu dikenal sebagai Bunga Kembang Songsang. Tanaman ini termasuk keluarga Colchicaceae.
Spesies biasa ditanam adalah G. superba dan G. rothschildiana. Sebenarnya tanaman ini bukan termasuk bunga lily, karena bentuknya saja yang mirip lily jadi saya masukkan ke bahasan lily 😉 . Saya mau beli yang G. rothschildiana karena yang superba lebih mahal sih haha.
2. Lilium lankongense. Saya tertarik lily ini karena lihat bentuknya yang unik, dan katanya ada wanginya. 3. Tigrinum lancifolium splendens. 2 tahun terakhir saya sudah pernah nanam lily tiger yang berbeda warnanya. Warna orange ini ingin saya lihat kembali di kebun saya. 4. Lili Stargazer. Ingin punya lagi karena suka jenis ini ada wanginya. Tahun lalu beli paketan lily mix eh salah satunya Lili Stargazer. Bunganya juga besar.
Lilium speciosum Uchida, Lilium Hybride Fusion dan Lily Black Beauty
1. Lilium speciosum Uchida. Lily jenis baru, ada wanginya, saya suka bentuk bunganya yang unik. 2. Lilium Hybride Fusion. Lily jenis baru, merupakan persilangan antara Lilium pardalinum asal Amerika dengan Lilium longiflorum asal Jepang. 3. Black Beauty. Entah kenapa lily ini dinamakan Black Beauty padahal kalau lihat gambarnya tidak ada unsur hitamnya.
Bunga dahlia ada lebih dari 57.000 varietas yang secara resmi terdaftar melalui Royal Horticultural Society (RHS). Menurut tipe bunganya dibagi 14 grup, misalnya yang pernah saya tanam yang tipe ball, pompon, dekoratif, kaktus, bentuk bunga menyerupai anggrek, bentuk bunga menyerupai anemone. (Sumber: en.wikipedia.org/wiki/Dahlia )
Dahlia Tartan dan Rebecca World sudah pernah saya tanam tahun lalu namun belum sempat melihat bunganya karena telat nanam keburu datang musim dingin. Saya punya beberapa jenis dahlia yang umbinya saya simpan di gudang atap, nah belum tahu apakah masih bagus atau tidak, kalau umbinya tidak keras lagi (kopong) berarti sudah hancur dan tidak bisa ditanam. Umbi bunga dahlia seperti umbi singkong hanya ukurannya lebih kecil. Kalau mengikuti keinginan mata pengennya punya banyak bunga dahlia, sayangnya tempat nanamnya terbatas hehe 😀 .
• Zephyranthes. Baru sebatas tahu namannya dan mau coba nanam tahun ini. Lihat gambarnya mirip bunga krokus. Nama Zephyranthes berasal dari Zephyrus, ia adalah dewa angin barat dalam mitologi Yunani. Nama umum yang dikenal Rainflower, Rain Lily or Zephyr Lily. Ada kata hujannya karena tanaman ini muncul bunganya biasanya setelah musim hujan datang atau hujan deras, itulah sebabnya bunga ini mendapat julukan lili hujan. Warna bunga yang paling sering ditemukan adalah merah jambu, kuning dan putih, nah saya mau beli yang warna pink saja.
Zephyranthes pink – Zephirblume. Sudah lama dengar namanya, saya baru mau coba nanam tahun ini semoga sukses berbunga
• Bleeding heart (Dicentra spectabilis). Saya sudah punya kedua warnanya yang pink dan putih. Warna pink beli pot kecil, waktu datang tidak keliatan tanamannya karena belum tumbuh. Saya pindah ke pot lebih besar saat musim semi tahun lalu mulai tumbuh besar tanamannya.
Dicentra spectabilis pink. Kanan sudah hampir berakhir masa berbunganya. Tanamannya akan menghilang hancur saat musim panas. Musim semi akan numbuh kembali
Nah kalau Bleeding heart putih belinya bentuk bagian tanaman (akar/rimpang) besar loh akarnya ini ada 3 mata tunasnya. Akar ini saya rendam semalaman lalu tanam dan cepat numbuhnya kalau cuaca sudah mulai bagus (musim semi).
Bagian tanaman Dicentra spectabilis putih, Rendam semalaman baru ditanam
Bunganya ramai sekali, kalau yang pink sedikit bunganya. Makanya saya mau beli lagi bentuk akar yang warna pink siapa tahu bunganya banyak seperti yang putih 😉 . Oh ya yang Bleeding heart putih setelah bunga rontok terbentuk polong (bakal bibit). Bijinya sempat saya kumpulkan saat polongnya hampir pecah, cuma saya lupa simpan dimana tuh bijinya hehe.
Bunga Bleeding heart putih. Dicentra spectabilis alba saat bermekaran. Foto 12 Mei 2016
• Iris Germanica Black. Saya sudah punya beberapa warna lain, termasuk iris-iris hasil ngambil dari kebun emak mertuaku saat beliau pindahan rumah tahun lalu. Nah senang sekali pas tahu di olshop ini ada yang warna hitam, soalnya saya ingin punya koleksi bunga-bunga warna hitam. Sebenarnya saya lebih suka rimpang iris yang sudah ada akarnya Karena lebih mudah numbuhnya, kalau rimpang kering ya entahlah semoga berhasil numbuh 🙂 .
Iris germanica black. schwarzpurpur Iris
• Alocasia Taro ( Alocasia esculenta syn. Colocasia). Saya masih galau mau beli atau tidak karena harga umbinya mahal haha 😆 . Ukuran umbinya 28/+ . Bentuk daunnya mirip tanaman kuping gajah, kalau di Indonesia dikenal namanya talas atau keladi, dalam Bahasa inggris disebut taro . Buka Wikipedia tanaman talas bogor tuh nama botaninya Colocasia esculenta berarti sama dong dengan bibit umbi yang saya mau beli ini, tidak mungkin kan harga satu bonggol umbi talas bogor rp.135.000? 😀 .
Jadi umbi tanaman yang mau saya beli ini tanaman hias atau talas yang bisa dimakan itu sih?. Kamu yang hobi berkebun dan punya tanaman Alocasia esculenta jelasin dong tanaman hias Colocasia itu sama juga talas? .
Gambar tanaman dari olshopnya seperti dibawah ini:
Alocasia Colocasia. esculenta Coco
Saya ingin punya tanaman kuping gajah seperti yang saya lihat di kota tua waktu jalan-jalan akhir musim panas tahun lalu, nah gambarnya seperti dibawah ini.
Pengen punya tanaman kuping gajah ini. Kalau punya halaman luas bagus ya pelihara kuping gajah begitu
Kalau mahal umbi atau tanamannya saya minta mamaku bawain bonggol (umbi talas bogor) ajalah haha kan daunnya mirip tanaman kuping gajah juga toh 😉 .
Sebagai penutup berikut ini video aneka bunga cantik dan tanaman-tanaman di kota tua tidak jauh dari kota tempat tinggal saya. Video saya buat tahun lalu saat awal musim gugur yang rasa masih musim panas 😀 .
Video Aneka Bunga Cantik di Salah Satu Kota Tua di Jerman
Cerita Musim Gugur 2016 – Benjamin Panen Tomat. Halo pembaca setia blogku, kali ini cerita musim gugurnya mengenai kebunku di balkon ya. Berhubung cuaca sudah semakin dingin saya sudah nyicil bongkar-bongkar tanaman yang tidak tahan dingin. Semua bunga dahlia akhirnya beres dibongkar bibit (umbinya), akan ditanam lagi tahun depan saat musim semi atau menjelang musim panas.
Semua tanaman bunga gladiol gatot (gagal total) tidak ada yang berbunga karena saya telat nanam. Umbinya banyak saya buang sangking kesal, tahun depan beli lagi aja gaya horang kaya kan haha 😀 .
Kalau sudah dingin makin subur loh tanamannya. Seperti dahlia subur sekali daun-daunnya, sayang sekali yang berbunga cantik tahun ini hanya 2, yakni dahlia mammoth kuning dan dahlia Bora-bora. Dahlia lainnya hanya daunnya yang subur, ya gara-gara lagi-lagi telat nanam haha.
Petunia biru dobel flower saya pangkas lalu saya taruh dalam rumah, dekat pintu masuk rumah jadi tetap dingin dan terlindung saat winter nanti. Biasanya tiap tahun saya buang tanam petuniaku, nah tahun ini ko sayang dibuang karenanya bunga berlapis-lapis cakep deh.
Video Dahlia-dahliaku dan petunia saat musim gugur
Saya sudah nanam kalau tidak salah 8 pot bunga-bunga musim semi seperti tulip, dafodil dan krokus. Masih ingin nanam lebih banyak bibit bunga musim semi lainnya, kalau sempat minggu depan mau mengunjungi satu garden center yang sudah lamaa sekali tidak saya kunjungi, siapa tahu ada diskon besar-besar akhir tahun hehe. Belum lama ini saya bertemu salah satu pegawai garden centernya, ditanyain ko lama tidak keliatan, dikira saya pindah kota.
Aneka bibit bunga musim semi. Ada tulip, dafodil dan muscari. Semua umbi direndam air 24 jam baru ditanam, klo nanam di pot sukses numbuh dan berbunga dengan cara ini, akar bibitnya jadi cepat numbuh kalau direndam dulu sebelum ditanamAneka bibit bunga musim semi. Semuanya akan mekar tahun depan mulai bulan Maret – Juni 2017
Bolak balik nanam bawang putih selalu gagal, busuk melulu 🙁 . Paling saya nanam bawang putih bersama tanaman bunga-bunga atau sayuran, tujuannya untuk menghalau hama. Tidak hanya drakula yang tidak suka bau bawang putih, beberapa jenis hama tanaman juga tidak suka bau bawang putih 🙂 .
Nah bawang yang sukses panen yang ukurannya kecil.
Video Panen bawang
Benjamin senang sekali kalau saya bolehin ke balkon karena bisa berantakin kebun saya haha 😆 . Kalau mau bongkar kebun di musim gugur atau akhir musim semi bolehlah Benjamin ke balkon, saya biarkan dia berantakin kebun saya karena memang pas mau bongkar-bongkaran kan 🙂 . Berikut ini video kita panen tomat waktu bulan Oktober, saat itu belum tertalu dingin makanya kita belum pakai jaket pas dibalkon.
Bulan November ini kita panen tomat terakhir kali. Cuacanya sudah tidak mendukung lagi (dingin), walau tanaman tomat-tomat tersebut saya tutupi plastik supaya tidak kena hujan dan angin tetap saja tidak mungkin tomat-tomat tersebut akan menjadi merah sempurna karena matahari sudah jarang bersinar, lebih banyak mendung dan hujan setiap harinya.
Tanaman tomat-tomatku waktu bulan Oktober 2016. Subur sekali kan
Saya tutupi tomat-tomatnya dengan plastik supaya tidak kena hujan dan angin kencang
Benjamin mulai berantakin kebun saya haha
Video Benjamin panen tomat
Tomat yang kecil-kecil buat mainan Ben dan yang besar saya taruh dapur beberapa hari sehingga berubah warnanya dan bisa dimakan. Tomat yang bergaris-garis namanya tomat zebra, bibitnya dari tomat supermarket yang saya beli tahun lalu.
Ga bisa lihat air tergenang langsung di kobok-kobok padahal dingin banget airnya seperti air es
Benjamin senang boleh main dikebun mamaknya
Jagoanku panen tomat
Nih hasil Ben petik tomat
Ngapain Benjamin dengan tomat-tomat yang dia panen? 😀 .
Video Juragan tomat
Setelah Benjamin puas panen tomat, saya kasih tomat-tomat yang ukuran kecil buat dia main. Ceritanya jadi juragan tomat, dia mau kirim hasil kebunnya nih hehe 😀 .
Hasil Panen tomat buat mainanJuragan tomat lagi sibuk hahaSelama masih hijau masih bisa dimainin tomat-tomatnya, kalau sudah jadi merah saya buang
Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:
Sampai jumpa dicerita kebun saya berikutnya 🙂 .
Selamat berakhir pekan dengan keluarga tercinta dan Salam hijau selalu .
Curhat Berkebun Mawar Lily Hollyhock Lainnya yang Berbunga. Halo sahabat berkebun, sudah lama ya saya tidak cerita-cerita kebun saya. Jadi kali ini mau cerita agak panjang mengenai kebun balkoni dai tahun 2015 ini (pamer foto-fotonya saja lebih banyak hehe) .
Yang sudah berbunga, nanam dari bibit (umbi atau berupa benih), antara lain:
Hollyhocks pink dalam bahasa Jerman disebut Stokrose. Ini dari tahun lalu, tahan winter. Thn ini warna pinknya pucat
• Malva sylvestris
Malva sylvestris, si ungu nan cantik selalu menghiasi kebunku setiap tahun. Kalau bunganya rontok bisa kumpulin benihnya buat tahun depan, atau potong batangnya beberapa cm, akan tumbuh daun baru
• Petunia bicolor
Tumbuh ditempat tidak seharusnya. Kemungkinan besar saya nanam benih petunia, eh tidak tumbuh sudah lama, jadi pot saya bongkar dan gunakan tanahnya untuk tanaman lain.
Fackellilie. Kniphofia Tritoma. 2 tahun lalu beli berupa root, tahun lalu 2 bunganya tahun 2015 ini setelah dipisah menjadi 2 pot muncul 6 bunga
Genus Kniphofia berasal dari dokter dan ahli Botani Jerman yang bernama Johann Hieronymus Kniphof.
Wisteria Amethyst.
Trosroos Rumba. Bakal bunga pertama disebut ratu bunganya dibuang, nanti muncul lebih banyak bunga muncul. Mawar beli dari Belanda Mei 2015 lalu
Mawar Bicolor yang namanya Patio Rose merek dari Tantau roses
Kurfürstin sophie. Bunga terakhir karena saat ini mawarnya sudah mati huhu padahal sdh dipelihara 2 tahun
Untuk jenis bunga dahlia belum ada hasilnya, karena semua dahlia saya terserang jamur, jadi beberapa kali saya babat habis daun-daunnya 😥 .
Kalau diatas sudah saya perlihatkan foto masing-masing tanaman (bunganya), walau tidak semua bisa dipotret hehe, paling tidak diatas sudah cukup mewakili yang sudah pada mekar. Sekarang lihat balkon saya yuk 😉 .
Dimulai dulu dari tangga luar mau masuk rumah
Ditempat ini buat tanaman-tanaman yang tidak tahan panas terik matahari. Saya sering rotasi tanaman-tanamannya supaya tahu daya tahan di beberapa tempat. Ada petunia, moss ross, 3 buah berry yakni: stroberi, raspberry, Ribes black (Ger: Johannisbeere), Lili dan Hedera.
Di tangga masuk rumah. Tempat ini cocok untuk berbagai tanaman tidak tahan panas terik
Efeu (Hedera) lihat dari pinterst cara bikin cantik, kebetulan saya ada besi melengkung, jadi hedera yang sudah gondrong saya rapikan
Petunia diskonan cuma 50 cent, pas beli bunganya rontok, rawat bbrp hari wahhh ramee bunganya. Sebelahnya moss rose flower
Gunakan Pot gantung untuk lahan sempit
Balkon Belakang
Pemandangan balkon belakang di pagi hari yang cerah
tanaman-tanamanku di balkon belakang
Sisi lain balkon belakang. Foto 21.07.2015
Balkon Depan
Pojok balkon depan
*klik gambar untuk melihat ukuran besar
Buncis dan kacang kapri. Tanaman buncisnya sudah berbunga, sebentar lagi muncul polongnya
Tanaman tomatku, ada 4 jenis, yakni tomat daging, tomat kuning, tomat lonjong dan tomat cherry. Rame bunga dan buahnya
Video My Balcony Garden
Flowers always make people better, happier, and more helpful; they are sunshine, food and medicine for the soul. – Luther Burbank
Demikianlah Curhat Berkebun Mawar Lily Hollyhock Lainnya yang Berbunga . Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Curhat Berkebun 2015 – Goodbye Winter. Cuaca sudah mulai bersahabat untuk saya mulai kembali berkebun. Tanaman-tanaman yang tahun lalu saya tutupi kain untuk melawan dinginnya winter sudah saya buka semua. Ternyata geranium tidak tahan dingin, hasilnya mati semua hiks 😥 . Geranium 2 pot mati, 2 pot lagi yang berupa geranium gantung mati juga. Tanamannya jadi hitam dan kering, padahal sudah saya pelihara 2 tahunan. 2 tahun lalu tidak turun salju sih jadi baik-baik saja. Hanya satu yang selamat warnanya pink, karena potnya saya taruh dalam rumah, saat ini sudah mulai tumbuh tunas baru bakal daun.
Dibawah ini foto tahun lalu saat mulai salju, sampai bulan Februari lalu salju terkadang masih turun.
Semoga tanaman-tanaman yang dibungkus tidak mati karena cuaca dingin yang ektrim ini
Mawar tahan dingin, ga ditutupi kain juga tahan ko. Hollyhocks (Stockrose) winterhart tahan dingin, deg-deg an pas buka kain penutupnya. Hahaha saya senang banget hidup daunnya hijau segar .
Hollyhocks (Stockrose) yang kiri sudah pernah berbunga pink yang kanan tahun ini akan berbunga warna hitam
Pot pertama yang saya bongkar dan ganti tanahnya adalah stroberi. Selama musim dingin tidak saya siram. Potnya hanya saya tutupi kain.
Bongkar pot stroberi. Ganti tanahnya, berikan sampah dapur sebagai pupuk. Foto 2 Maret 2015
Saya senang sekali, tanamannya tetap hijau. Saya pangkas daun-daunnya supaya numbuh yang baru begitu pula akarnya saya pangkas sedikit.
Tanahnya saya ganti yang baru. Saya berikan sampah dapur di lapisan bawahnya. Sampah dapur berupa kulit telur, bekas potongan sayuran, kupasan bawang, kulit pisang, kulit jeruk dan lain-lain (hanya yang kering). Saya rajin mengumpulkan sampah dapur, lumayan kan buat pupuk (gratis) hehe.
10 hari kemudian sudah mulai subur dan numbuh daun-daun bahkan bakal buah sudah mulai tumbuh.
Tanaman Stroberiku makin subur, sudah numbuh bakal buahnya
Tanaman lain yang sudah saya ganti tanahnya juga adalah 3 pot mawar (warna pink, kuning dan ungu), kalau pohon mawar sudah mati 🙁 . Tahun lalu dipindah ke pot baru malah mati, sebel !. Kniphofia Tritoma (torch lily) juga sudah saya ganti tanahnya, saya pisahkan jadi dua pot karena pertumbuhannya pesat banget, di satu pot sesak.
2 pot kiri adalah Kniphofia Tritoma. 3 pot lainnya adalah mawar
Penasaran lihat bunga Kniphofia Tritoma (torch lily) seperti foto dibawah ini (tahun 2014) :
Fackellilie, Kniphofia Tritoma. Tanam rootnya tahun lalu akhirnya tahun ini keluar bunganya. Belum mekar sempurna
Benjamin ngintip. Berhubung belum bisa jalan jadi belum bisa ke balkon kalau ga digendoong
Tanpa banyak kata-kata, lihat langsung foto-fotonya aja yuk 😉
Pemandangan balkon belakang
Pemandangan balkon belakang yang berantakan. Kerjain sedikit-sedikit setiap hari
Krokus bunga pertama yang muncul di balkonku
Semangat Musim Semi, bibit-bibit sudah mulai tumbuh
Kebanyakan adalah anakan tulip yang saya lagi ingin besarkan
Tulip. Yang lebat itu anakan tulip, 2 pot depan bibitnya baru jadi bakalan berbunga nantinya
Muscari alias grape hyacint, bakal bunga sudah nongol. Ini jenis changing color
Lanjuttt … 😆
Nanam 2 biji alium gladiator yang numbuh baru 1
Wisteria. Saya penasaran nih bakalan berbunga ga ya
Mawarnya mati. Saya buang tanaman Liastra Spicata eh malah pada numbuh tuh
Baru beli bibit Fuchsia Biru, katanya tahan dingin nih
Biarin dulu berantakan karena saya hampir tiap hari bongkar pot ganti tanah, kalau sudah beres baru akan dirapikan
Green house mini ini selama musim dingin berguna untuk menyimpan semua umbi bunga lili
Bibit bunga musim semia sudah pada numbuh, saya penasaran lihat bunga tulipnya apakah akan seperti gambar kemasan
Pot kiri adalah dafodil dari tahun lalu, sudah pernah berbunga dan kini akan berbunga kembali. Pot kanan tulip
Tulips pada numbuh
Lebat banget daunnya, kebanyakan adalah anakan tulip yang saya lagi besarkan umbinya.
Ke balkon depan yuk, eh minta permisi numpang lewat dulu sama bos kicik 😎 .
Silau makkkkk
Pemandangan balkon depan
Pemandangan balkon depan. Tahun ini akan saya buat lebih rame dengan berbagai tanaman. Pot pink tuh diskon 50 persen 😀
Pemandangan balkon depan. Tahun ini akan saya buat lebih rame dengan berbagai tanaman. Pot pink tuh diskon 50 persen 😀
Tulips pada numbuh
Tulip, dafodil dan lain-lain disatu pot
Video berikut ini sebagai penutup postingan saya kali ini
Kebunku di awal musim semi 2015
Mari kita berkebun yukk 🙂 .
Kumpulan artikel berkebun lainnya silakan klik disini.
Comments off Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:
My Balcony Garden Gone But Not Forgotten. Here in Germany is winter, but in my area is not yet snowing. I miss my lovely garten. I miss my beautiful flowers and plants.
Yes my lovely garden is “Gone, But Not Forgotten“. That’s also theme Weekly photo challenge this week.
Oktober 2014
Indahnya Bunga-bunga di akhir Musim Panas
Oktober 2014
Walau kadang stress ngurus Benjamin, kalau saya sebentar aja di balkon ini lihat bunga-bunga, hati jd ademmm
Slideshow 2014
This slideshow requires JavaScript.
Hier in Deutschland ist Winter, aber der Schnee kommt noch nicht. Ich vermisse meinen schönen Garten. Ich vermisse meine hübschen Blumen und Pflanzen und ich vermisse es im Garten zu arbeiten.
Oktober 2013
Kebunku di Balkon belakang
Oktober 2013
Dahlia Foto terbaru 16.10.2013. Ini yang paling telat ditanam, untungnya dalam sebulanan sudah berbunga. Bunganya ramai, karena bakal bunga pertama saya potong dulu
Bibit-bibit yang disemai mulai tumbuh
Coctailtomaten Radana. Tanamannya subur sekali. Dari 5 bibit 1 berhasil tumbuh
Slideshow 2013
This slideshow requires JavaScript.
Saat ini di Jerman sudah musim dingin, namun salju belum turun di kota tempat tinggal saya. Entahlah mungkin si putih tidak datang seperti tahun lalu. Dingin menusuk tulang, bermain dirumah bersama jagoanku, berdua kami memandangi balkon dari balik jendela antara lain kegiatan kami sepanjang hari. Balkon yang sepi tanpa keindahan bunga warna-warni. Semoga musim semi segera datang. Sudah bosan kami dengan cauaca dingin beberapa bulan belakangan ini. Tak sabar rasanya ingin mulai berkebun kembali. Menyemai bibit bisa mulai saya lakukan didalam rumah.
Bunga Dahlia Rame Mekar Begini Kebun di Balkon Rumah Akhir Musim Panas (Bagian 2). Berdasarkan perhitungan kalender musim panas akan berakhir pada bulan Oktober ini. Musim gugur akan dimulai pada tanggal 26 Oktober. Belakangan ini cuacanya sudah tidak bagus lagi, ya namanya menjelang musim gugur, jadi sudah sering hujan dan angin kencang. Apalagi bulan November nanti angin kencang biasanya gila-gilaan, makanya saya sudah mulai beberes kebun mulai awal Oktober 😉 .
Sebelum musim panasnya berakhir, saya abadikan dulu keindahan kebun saya di dua balkon yang dihiasi bunga-bunga yang bermekaran sebelum game over alias musim dingin mnghancurkan semua tanamanku.
Maaf saya tidak bisa bercerita banyak karena Benjamin sungguh menyita perhatian saya, ini dia lagi tidur jadi saya bisa didepan komputer sebentarrr.
Balkon belakang
Indahnya Bunga-bunga di akhir Musim Panas
Pingsan deh lihat besar dan cantiknya Dahlia xxl convoitise
Membagi keindahan si cantik dahlia xxl convoitise ke tetangga sebelah. Gilee sampai keluar pagar
Sisi lain kebun Balkon Belakang
Deretan bunga-bunga Dahlia
Senang banget lihat bermacam bunga dahlia aneka bentuk dan warna
Dahlia-dahlia nan cantik jelita
Schmuck-Dahlie Noordwijks Glorie
Dahlia Fire and Ice
Tampak dekat si pinky Pompom Franz Kafka
Dahlia Pompom Franz Kafka
dahlia pompon golden scepter
Pot besar belakang isi Gladiol, kecewaaa ga berbunga. Depan pot coklat panjang adalah stroberi yg suburrr
Ga tahu nama bunganya. Ini nanam bibit bunga campuran
Gileee nemu Wisteria harga 50 cent dirupiahkan cuma 8000 perak
Pot kiri dan tengah sempervivum, tengah tuh di bongkarin burung huhu. Pot kanan anakan lili casablanca
Masih lanjutttt
Tanaman tomat yang masih saya pertahanan sampai menjelang winter
Si ungu bunga Malve yang cantik
Walau kadang stress ngurus Benjamin, kalau saya sebentar aja di balkon ini lihat bunga-bunga, hati jd ademmm
Walah potretin tanaman di balkon belakang saja sudah banyak sekali. Supaya tidak bosan macam-macam tanaman di balkon depan menyusul di lain hari ya 😉 .
2 minggu sebelum mama ku kembali ke tanah air
I grow plants for many reasons: to please my eye or to please my soul, to challenge the elements or to challenge my patience, for novelty or for nostalgia, but mostly for the joy in seeing them grow. -David Hobson-
Selfi dulu ah. Senyum pasta gigi tiga generasi
Benjamin dan opung boru. Kalau Benjamin sudah bisa jalan bantuin mama berkebun yaa.
Demikianlah cerita saya mengenai Bunga Dahlia Rame Mekar Begini Kebun di Balkon Rumah Akhir Musim Panas (Bagian 2). Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Balkon Depan Mulai Menghijau. Sobat berkebun, kalau kemarin-kemarin saya selalu memperlihatkan balkon belakang saya (Baca: Pagi yang Sejuk di Balkonku ; Menanam Tomat dari Bibitnya ; Menanam Bibit-bibit Bunga Musim Panas ) . Nah kali ini saya ajak kamu melihat balkon depan rumah saya. Balkon ini lebih kecil, kalau pagi sejukk sekali, serasa di puncak deh sangking ademnya <3 .
Dua hari lalu, jam 8 pagi bangun tidur saya semangat 45 buat berkebun . Melanjutkan kerjaan sehari sebelumnya, nyatuin mawar-mawar yang „bikin kesel“ karena jelek banget. Huhuhu saran saya nih ya, JANGAN beli root mawar yang di wax (dilapisi lilin). Murah sih (kalau dirupiahkan sekitar 25rb – 60rb) sebel murah harganya, murahan pula kualitasnya alias jelek! 😮 .
JANGAN beli root mawar yang dilapisi lili, kualitasnya jelek. Sumber gardeningknowhow.com
Ada 3 root yang saya beli tahun lalu, dan 2 tahun ini. Awal musim semi lalu saya pindahkan ke pot baru (terakota), saya kasih pupuk jangka panjang (langzeitdunger) yang bisa bertahan 6 bulan, kalau obat mirip-mirip lepas lambat istilahnya hehehe. Pupuknya ini bisa bertahan 6 bulan, melepaskan zat aktifnya sedikit-sedikit, jadi tidak perlu bolak-balik dipupuk.
Selain dipupuk saya berikan pula tanah (blumenerde) khusus untuk tanaman mawar. Coba kurang baik apalagi saya ke tanaman mawar-mawarnya? 🙄 . Bukannya tumbuh subur, malah batangnya mulai menghitam. Oke mungkin tidak tahan panas karena baru dipindahkan ke pot baru, lalu saya taruhlah pot-potnya di tempat teduh. Tidak berhasil juga! 😥 .
Jadi daripada banyak pot sia-sia, maka saya ingin menyatukan semua mawar jelek tersebut di satu pot.
5 jenis root mawar yang bikin kesel karena tidak tumbuh juga huhuhu
„Terserah kalianlah mawar-mawarku, mau tumbuh kek, mau nga kek, saya sudah melakukan yang terbaik untuk kalian!“ 😛 .
Saya punya beberapa mawar lain yang bagus-bagus, karena memang ketika beli ya jenis mawar yang bagus, daun-daunnya banyak dan subur, bunganya bagus. Mahal dong? Iyaaa harga normal kalau dirupiahkan 150-200rb, tapi saya nunggu akhir musim penjualannya jadi diskon 50% donggg.
Ini contoh bunga mawar-mawarku yang cantik
Bunga Mawarku Mekar Sempurna
Mawar Pomponella Ketika mekar
Berbunga kedua kalinya dengan lebat 11.08.2013
Nah saya lagi ngincer mawar warna lain, termasuk mawar David Austin. Tiap minggu saya ke retail tanamannya belum di diskon juga kakkk 😆 . Saya kalau ngider-ngider ke toko selalu sendirian (naik bus) supaya puas berlama-lama di lokasinya. Nanti begitu mawar-mawarnya diskon 50%, saya mau ajak Frank supaya bisa kesana naik mobil 😀 . Ga mungkin saya nenteng sendiri, berat boo! Hehe.
Oh ya saya belanja online, eh dapat bonus root mawar ungu. Pas paketnya datang kaget dong karena ko banyak root mawarnya. Wah ternyata dikasih 3 root. Rootnya tidak di lapisi lilin. Lihat sekilas kualitas bagus, banyak sekali mata tunasnya.
Panjang akarnya 25 cm, saya lagi mau cari pot yang bagus, jadi sementara ditanam di pot plastik dulu.
Rosen Sterling Silver. Dapat bonus root mawar pas belanja online, semoga nantinya berbunga cantik seperti digambar
Lanjut ngomongin balkon depan ya ..
Beginilah kalau lagi berantakan pas saya kerja
Berkebun membuat hati senang
Tanamannya Masih Berantakan yaa
Setelah root mawar-mawar beres, saya mengerjakan yang lainnya. Bongkar pot yang dibawah ini.
Mau Bongkar pot ini karena bunga-bunganya sudah mati
Yang bagian kiri tidak saya bongkar, karena bunga kosmosnya sedang bagus-bagusnya. Itu bibitnya saya tanam tahun lalu (sudah telat nanam dekat winter), pasrah aja numbuh atau tidak. Eh ternyata tahun ini malah tumbuh subur.
Cantik ya warna bunga Kosmosnya
Bagian kanan sudah kosong, bunga-bunganya sudah selesai berbunga, jadi saya pengen nanam jenis lain. Ada sample benih bunga campuran dari toko (lumayan gratis 😀 itu benih bunga sudah bercampur pupuk), pengen juga nanam zinnia, azalea, dan mohn (mohn Turki dan Swiss).
Mau tanam bibit bunga baru
Mau nanam bibit bunga Azalea, Zinia, mohn
Benih bunga ukurannya kan sangat kecil, seperti pasir. Jadi kalau hanya disebar begitu saja ditanah, sering tidak tumbuh, karena akarnya tidak kuat. Makanya saya gunakan Coconut coir alias Quelltabs atau tanahnya saya lapisi tissu lalu saya sebar benih bunganya.
Untuk benih bunga yang ukurannya super kecil saya tanam di Coconut coir alias Quelltabs. Sebelah kiri belum direndam air, kanan media Coconut coir siap ditaburi benih bunga
Jangan lupa kasih name tag tanaman ya, supaya kita tahu benih bunga apa yang kita tanam 😉 .
Pot siap di tanam dengan benih bunga yang baru
Kerjaan kedua selesai, masih tetap semangat 45, saya lanjut lagi. Menambahkan tanah baru dan pupuk jangka panjang ke bunga Geranium gantung. Saya punya 2 pot, satu pot besar isi 2 warna Geranium, 1 pot kecil hanya 1 warna. Senang banget kedua pot sudah banyak bakal bunganya.
Geranium Gantung, ada 2 pot. Sudah banyak bakal bunganya
Geraniumnya tersebut dari tahun lalu loh. Pas musim dingin, pangkas daun-daunnya, supaya mudah merawatnya. Taruh dalam rumah, tanam di pot kecil supaya tidak makan tempat.
Lanjut lagi, pindahin Petunia Mini ke pot baru (pot gantung). Saya dikasih bunga tersebut dari oma nya Frank. Makin lama ko subur menggila bunganya. Di taruh dekat jendela, bunganya jadi kegencet. Makanya saya pindahkan saja ke pot gantung.
Petunia Mini, lebih cantik kalau digantung kan
Petunia haus melulu. Bunga ini akan sangat layu kalau airnya tidak cukup. Kalau panas siram beberapa kali. Bunga ini tahan panas, asal airnya cukup.
Lanjut lagi dong yaa..
Baru pertama kali coba nanam bunga pukul 4 (Mirabilis Jalapa), ga nyangka ternyata ..
Semangat Musim Semi Update kebunku. Sahabat berkebun, saya ingin memperlihatkan pertumbuhan bibit-bibit bunga musim semi yang telah saya tanam dari musim gugur tahun lalu (eh ada tanaman lain juga sih ga apa-apa ya). Iyaa saya tahu kalau banyak yang penasaran kan mau tahu bagaimana kebunku saat ini? Makanya saya kasih tahu update nya nih 😀 .
Sebenarnya saat ini belum masuk musim semi, namun suhunya sudah menunjukkan suhu musim semi. Kalau siang sudah lebih dari 10 derajat, belum lewat 15 derajat C. Kalau malam terkadang masih dingin antara 2-7 derajat, makanya saya ragu-ragu mau membuka bungkusan tanaman mawar-mawar.
Suhunya sudah hangatt padahal belum masuk musim semi loh. Jam 12 siang suhunya 14,8 derajat C
Pertama mau kasih lihat balkon dulu ya. Balkon belakang saja, karena kalau di balkon depan hanya pot-pot kosong saja 😳 .
Balkon Belakang. Rumah Burung itu untuk taruh makanan buat burung liar, berhubung musim dinginya tidak parah jadi ga ada burung yg datang cari makan
Masih Balkon Belakang, ini sudut lainnya. Saya bahagia banget kalau matahari bersinar cerah
Beberapa macam Bunga-bunga Musim semi seperti Tulip, Allium mulai tumbuh. Yang dibungkus itu mawar-mawarku, yang paling tinggi itu pohon mawar, lebih tinggi dari saya hehe. Lalu ada Wisteria yang sudah rontok daunnya
Berikut ini greenhouse kecil, dibuatin Frank dua tahun lalu. Lumayanlah buat naruh pot-pot yang kecil atau buat penyemaiaan. Sayangnya tutup plastik penutupnya tidak rapat, salahkan yang potong, mau beli lagi ogah hehe.
Greenhouse Mini bikinan suami. Lumayan buat naruh pot-pot kecil
Tulip kanan yang daunnya lebat itu bibit dari 2 thn lalu saya tanam lagi, ga akan bebrunga krn umbinya ciutt, jadi mau besarin dulu
Kalau bibit tulip ditanam dipot kecil maka ukurannya juga kecil, bandingkan deh yg saya tanam dipot besar
Kiri Hyacint umbinya dari 2 thn lalu, jelek jadi mau besarin umbinya dulu. Kanan Grape Hyacint masih segitu-gitu aja ukurannya
Yang bukan tanaman (bunga musim semi) :
Bawang merah
Bawang Merah yang tahan suhu dingin
Taruh diluar tetap hidup, hebatt. Sebelah kiri dikasih temanku Iluh lalu kutanam, yang kanan beli di toko India. Kalau nanam bawang putih tidak pernah berhasil.
Digitalis Purpurea, Foxglove, Fingerhut. Saya tanam dari bibitnya
Saya nanam dari benih bunganya. Ukuran benihnya kecil sekali seperti pasir. 2 tahun mencoba nanam benihnya namun gagal tidak berhasil tumbuh 😥 . Tahun lalu sukses besar banyak yang numbuh ada beberapa saya kasih ke teman (malah mati). Berhubung terlalu banyak saya pilih 5-6 yang terbaik, lainnya saya buang. Ketika musim gugur, bulan November saya satukan semuanya ke satu pot agak besar. Dibagian dasar pot saya kasih banyak sekali kompos (cincangan kasar daun-daun dan sayuran berikut kulit telur/sampah dapur).
Karena taruh dibalkon, untuk menghadapi musim dingin maka saya bungkus potnya dengan kain dua lapis. Tidak disiram sama sekali sejak November tahun lalu, karena malas buka tutup pembungkusnya 😳 . Baru 19 Feb 2014 lalu saya buka, senang sekali ternyata tanamannya hiduppp 😎 .
Fingerhut ini akan berbunga ditahun kedua. Beberapa tahun lalu saya beli jadi tanamannya ketika jalan-jalan ke Belanda.
Saya penasaran lihat bunganya, hasil dari yang saya tanam sendiri.
Bunganya seperti dibawah ini (Foto tahun 2012)
Close-up Digitalis purpurea or Lady’s Glove (Foto: dok. pribadi)
Buat pengemar bunga berikut ini, tahan nafas kalian hehe 😀 . Inilah si cantik si imut Maiglöckchen (Convallaria majalis) atau Lily of the Valley.
Berhubung tahun lalu saya beli bibitnya tidak tumbuh sudah setahun saya tanam, tuh potnya belum saya bongkar masih berharap akan tumbuh haha 😆 . Jadi bulan lalu saya beli tanaman jadinya saja, walau mahal, biarinlah yang penting hati senang 😉 . Ketika beli saya pilih yang bunganya masih banyak yang kuncup.
Maiglöckchen (Convallaria majalis). Lily of the Valley
Oh ya balik lagi ke foto-foto tulip saya di balkon ya
(klik gambar untuk melihat ukuran besar)
Bunga-bunga Musim semi yang saya tanam mulai pada tumbuh semakin besar. Senangnya hati ini
Senang deh bibit-bibit bunga musim semi makin besarr
Tulip-tulipku makin besar, tidak sabar lihat bentuk bunganya pas mekar
Ini bibit-bibit tulip yang saya tanam di pot besar
Jadi segitu saja tulip-tulipnya ? tidaakk masih banyakk, ada yang di loteng rumah 😆 .
Tulip-tulipku yang masih di loteng rumah, supaya tidak kena hujan taruh sini dulu, kalau sudah tumbuh lebih tinggi baru taruh luar rumah
Berhubung cuaca masih mendukung alias masih dingin, jadi saya nanam lagi bibit-bibit tulip dan Hyacint. Sudah pada numbuh sendiri bibit-bibitnya (bulb) jadi harus cepat ditanam deh, supaya tidak kempes umbinya.
Karena cuaca masih mendukung (dingin) jadi saya nanam lagi Tulip-tulip
Mau ngomongin bunga Hyacint lagi ya
Bunga Hyacinth nanam lagi yukk
Foto 1. Hyacint orange yang saya tanam dengan media air saja (mau coba-coba nih, orang-orang pada pamerin model begini di internet ko bisa tumbuh bagus ?). Ternyata punya saya jelek sekali 😥 ya iyalah cuma pakai air saja sih hehe. Atas saran teman berkebun saya Gita, airnya saya berikan mecin. Tidak terlalu berpengaruh karena bibitnya sudah terlanjur tumbuh dan berbunga.
Foto 2. Setelah patah semangat saya sirna, jadi saya mau coba tanam lagi dengan metode pakai air juga. Sejak awal airnya sudah saya berikan mecin. Mecin disini berguna sebagai pupuk ya. Kalau pakai pupuk cair dari toko kuatir air jadi keruh, karena pupuknya berwarna. Kalau sudah berhasil akan saya update lagi di blog ya.
Foto 3. Itu dua anakan hyacint orange yang no.1. Saya pisahkan dan tanam di pot terpisah. Indukannya sudah saya potong daun-daunnya.
Foto 4. Saya mau coba-coba (ngikutin orang, lihat dari internet) tanamnya dalam pot kaca, potnya ga bolong, jadi nyiramnya pakai botol semprot, atau dari tepi pot kacanya, semoga tumbuh baik.
Sampai disini dulu update kebun saya. Jika ada perkembangan lebih lanjut akan saya ceritakan lagi. Oh ya saya masih menyusun tips penanaman tulip yang dilakukan Steven di Jakarta. Ada beberapa tulipnya Steven sudah mekar, yang gagal juga banyakkk. Kalau sudah rapih akan saya posting di blog ya.