Author: Emaknya Benjamin br. Silaen

  • Mau Body Cream Gratis?

    Mau Body Cream Gratis?

    Siapa mau Body Cream Scrub Strawberry GRATIS? Pasti mauuuu dong! ;-).

    Produknya keluaran mypourvous.com (url mypourvous.com dihapus karena sudah tidak aktif lagi. Update 25.11.2015.)

    Jangan sampai ketinggalan ya, silakan meluncur ke halaman blog teman saya Nelda „Produk halal alami gratis

    Sedikit informasi, Nelda dan saya pernah bergabung dan aktif menjadi member produk kecantikan yang mendunia, sayang karena kami saat ini bermukim jauh dari Indonesia (Nelda di Norway dan saya di Jerman), maka kami vakum dulu dari kegiatan menjadi konsultan brand tersebut :D.

    Jangan ragu-ragu deh pada langsung ke blog nya Nelda yaaa ..

     

    Tulisan Terkini

  • Liburan Swiss (Part 4) – Kebun Binatang

    Liburan Swiss (Part 4) – Kebun Binatang

    Apakah Anda suka berwisata ke kebun binatang?. Apakah kebun binatang menarik buat anak-anak saja? orang dewasa (belum punya anak) ataupun masih single suka juga kah berwisata ke tempat ini? He-he-he penasaran saja karena banyak sekali anak-anak di kebun binatang yang saya kunjungi hari itu.

    Oh ya saya baru kali ini berkesempatan mengunjungi kebun binatang di Luar negeri. Sebelum berangkat liburan saya coba cari di internet tempat-tempat apa saja yang bagus dan menarik dikunjungi di Swiss, nah kebun binatang Zürich adalah salah satunya ;-).

    Mejeng dulu ya disamping Empang, sambil menunggu Bebek-bebek Cantik lewat (Foto: dok. pribadi)

     

    Kebun binatang (KB) Zürich buka setiap hari sepanjang tahun, dari jam 09 pagi hingga jam 6 sore (Bulan November tutuap jam 5 sore.

    Tiket masuk 22 CHF (*dengan kurs + Rp.9000) kalau dirupiahkan Rp. 198.000. Anak-anak hingga usia 6 tahun GRATIS: Usia 6-16 separuh tiket dewasa.

    Sedikit penasaran dengan tiket masuk kebun binatang Ragunan, Jakarta (karena sudah lamaaa sekali tidak kesana 😀 ) . Ternyata hanya Rp.5000 kalau mau mengunjungi Pusat Primata Schmutzer tiketnya Rp. 6000 – Rp.7500 ya total tidak sampai Rp.15.000. Tiket masuk KB Bandung Rp.20.000. Hmmm kalau dibandingkan ke KB. Zürich berlipat kali lipat ya (Makin cinta tanah air deh, gak pakai mahal! 😎 .

    Kalau ada yang tahu websitenya KB. Ragunan dan Pusat Primata Schmutzer mau dong diinformasikan ke saya. Tempat wisata terkenal ko ya ga nemu websitenya, sudah bolak balik tanya mas google.com.

    Das Pipi eines Elefanten. Setiap hari Gajah minum 110 Liter dan kencingnya 80 Liter, bisa separuh bath up (Foto: dok. pribadi)

     

    Di KB. Zürich melihat:

    • Hewan-hewan yang hidupnya di Rainforest
    • Hewan-hewan asal Madagaskar
    • Kura-kura raksasa
    • Berang-berang Eopa
    • Hewan-hewan Ampibi, seperti katak dll. Kataknya juga bermacam-macam warna dan jenisnya, ada juga yang beracun.
    • Gajah Asia
    • Konservasi Kelelawar
    • Harimau, Badak dan Zebra, Macan Tutul Putih, kambing Arab, Singa asal India, Orang Utan asal Sumatera (Pongo pygmaeus abeli )dan Sulawesi, Pinguin biasa, Buaya asal Filipina.

     

    Toilet di Kebun Binatang Zürich Gratis, yang penting Bersih sekali (Foto: dok. pribadi)

     

    Slideshow Foto-foto di KB: Zürich

    This slideshow requires JavaScript.

     

    Setelah hari sebelumnya dengan berat hati menghapus beberapa video dan foto-foto, maka di kebun binatang bisa buat beberapa video singkat ;-).

    Video Berwisata ke Kebun Binatang di Zürich

     

    Artikle terkait:
    • Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    • Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    • Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    • Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich
    • Hari kelima mengunjungi wisata tebing (jurang) Aareschlucht di Meiringen
    • Hari keenam Shopping di kota Thun
    • Hari ketujuh Liburan berakhir!. Karena searah jalan pulang, kami berniat mau mengunjungi kebun raya Bern (BOGA Bern), sayang sekali tidak ketemu lokasinya, tanya beberapa orang dijalan, mereka tidak tahu, tanya Peter si GPS, malah dibawah muter-muter. Jadi kami memutuskan langsung pulang ke Jerman.

  • Liburan Swiss Part 3

    Liburan Swiss Part 3

    Liburan Swiss Part 3. Hari pertama mengunjungi Open air Museum Ballenberg
    Hari kedua mengunjungi Schangnau

    Sekarang cerita mengenai hari ketiganya, yakni mengunjungi Luzern. Di kota ini kami ditemani oleh Bpk & ibu pendeta Niesel yang sengaja datang dari Schangnau menemani kami berjalan-jalan. Bpk & ibu pendeta naik kereta dari Schangnau, sedangkan kami (Eka & keluarga, Frank dan saya) naik mobil dari Interlaken. Dibutuhkan waktu satu jam-an untuk tiba di kota Luzern.

    Selamat Datang di Luzern. The Gate of The Old Train Station in Lucerne. Liburan Swiss Part 3
    Selamat Datang di Luzern. The Gate of The Old Train Station in Lucerne (Foto: dok. pribadi)

    Luzern adalah ibukota Kanton Luzern dan pusat distrik dengan nama yang sama di Swiss. Luzern merupakan kota terpadat di Swiss bagian tengah dan merupakan titik fokus dikawasan ini. Luzern banyak dikunjungi wisatawan. Populasi penduduk 76.200 jiwa (Data Badan Statistik Swiss Badan tahun 2009) Sumber wikipedia.

    Di Luzern kita bisa melihat danau Luzern yang terkenal. Danau ini memiliki panjang kira-kira 30 km. Pengunjung bisa menikmati keindahan danau dengan naik kapal-kapal kecil, atau kalau mau berhemat bisa berjalan kaki menelusuri jalan setapak sepanjang danau, sambil menikmati bangunan-bangunan unik di kota Luzern.

    Model Bangunan di Pusat Kota Luzern
    Model Bangunan di Pusat Kota Luzern (Foto: dok. pribadi)

    Dari kota Luzern ini kita bisa melihat pemandangan Gunung Pilatus dan Rigi yang merupakan bagian dari pegunungan Alpen.

     

    Menara bunga di kota Luzern Swiss. Flower tower in Luzern Swiss
    Unik dan Cantik ya Dekorasi Bunganya, ini Bunga-bunga Asli loh. (Foto: dok. pribadi)

     

    Ciri khas kota Luzern yang terkenal adalah Jembatan Kapel (Kapellbrücke), yang terbuat dari kayu peninggalan abad ke -14.

    Pada 18 Agustus 1993, setelah tengah malam, sekitar dua pertiga dari Jembatan kayu ini terbakar. Dalam setahun, Jembatan selesai diperbaiki 😉 .

    Chapel Bridge Luzern
    Chapel Bridge Luzern 13.08.2012 (Foto: dok. pribadi)

     

    Saya buat video singkat kota Luzern dengan pemandangan danaunya.

     

    Dalam perjalanan kembali ke penginapan di Interlaken, kami melewati Lungern. Kami berhenti ditepi jalan yang ada plang “Selamat Datang di Lungern”. Dari atas ketinggian kita bisa melihat indahnya desa Lungern dan danau Obsee. Banyak mobil dan bus yang berhenti sejenak, sekedar mengabadikan keindahan Lungern dari atas. Untung ketika kami tiba masih sepi, langsung potret cekrak cekrek ;-). Beberapa saat kemudian datang bus besar dan beberapa mobil lain, maka kami segera melanjutkan perjalanan.

    Indahnya Desa Lungern Swiss Terlihat dari Ketinggian
    Indahnya Desa Lungern Swiss Terlihat dari Ketinggian (Foto: dok. pribadi)

     

    Video Desa Lungern dari Ketinggian

     

    Bagian I mengunjungi Open air Museum Ballenberg
    Bagian II mengunjungi Schangnau

     

  • Liburan Swiss 2012 (Part 2)

    Liburan Swiss 2012 (Part 2)

    Hari pertama liburan kami mengunjungi Ballenberg Open-Air Museum ; lanjut di hari kedua (minggu, 12 Agustus) full kami habiskan waktu di Schangnau.

    Kami mengunjungi sahabat Eka yang bernama Lusi. Lusi menikah dengan seorang pendeta asal Jerman dan mereka menetap di Swiss, so kami sebut saja, kami mengunjungi Bpk dan ibu pendeta Niesel ;-).

    Dari penginapan kami di Interlaken menuju Schangnau butuh waktu kira-kira satu jam-an dengan mobil. Sepanjang perjalanan kami coba perhatikan apakah lewat toko bunga ternyata tidak ketemu, mungkin karena pas hari minggu, toko-toko tutup ya.

    Nah begitu masuk Schangnau, kami melewati satu perkebunan bunga, putar balik mobil, berhenti sebentar, pilah pilih bunga yang Eka dan saya sepakati, petik sendiri, masukkin duitnya ke tempat yang telah disediakan, lanjut jalan lagi ke tempat tujuan. Disini (Eropa) kalau mengunjungi seseorang ko ya ga lengkap kalau tidak bawa bunga.

    Mampir ke Perkebunan Bunga. Mau beli Bunga dulu ya (Foto: dok. pribadi)

    Perjalanan ke Schangnau mengingatkan saya ketika beberapa kali mengunjungi Puncak (Jawa Barat). Jalanannya berkelok-kelok, turun naik gunung, kerap kali samping kiri kanan jalan adalah lembah yang dalam sekali, tapi indah sih, hamparan hijau dimana-mana.

    Berhubunga memori kamera penuh, dan belum sempat menghapus beberapa foto-foto, maka tidak bisa buat video singkat perjalanan ke Schangnau.

    Dibawah ini video yang diunggah OriginalBernie, saya temukan di youtube, bisa memperlihatkan betapa indahnya Schangnau. Lihat detik 1:47 mulai masuk Schangnau.

     

    Tiba di kediaman Bpk & ibu pendeta, kami disambut dengan ramah sekali. Langsung disuguhi minuman, segar rasanya. Lanjut menyantap makanan pembuka, yakni salat. Oh ya saya pernah cerita deh ya, kalau kaum pria di Jerman, Swiss dan atau Eropa khususnya jago masak. Nah hari itu bapak pendeta yang masak, kami suguhi Spaghetti Bolognese lezaattt sekali! ;-).

    Setelah puas menyantap Spaghetti rehat sebentar longgarkan pinggang supaya muat yang berikutnya :P. Kami ditawari wine, yang minum hanya ibu pendeta dan saya, karena kaum prianya nanti akan nyetir mobil, Eka juga tidak minum wine. Lanjuttt makanan penutup: pudding, es krim bersama potongan stroberi, nikmat!.

    Maaf tidak ada foto-foto ketika makan-makan, jaga image didepan bpk & ibu pendeta hehehe :D.

    Selesai santap bersama, kami mengunjungi gereja tempat bpk pendeta bertugas, dekat dari rumah ko, tinggal jalan kaki. Gerejanya mendaki bukit, untung ada besi di sebelah kanan untuk pegangan tangan sepanjang jalan. Pengangan tangannya berguna sekali toh buat kaum oma opa kalau pergi dan pulang beribadah ;-).

    Pak pendeta menjelaskan beberapa hal mengenai gereja yang kami kunjungi, maaf saya tidak tahu detail ceritanya karena saya menjelajah ke altar dan lokasi lain bersama Eka, putranya Eka dan ibu pendeta sambil foto-foto :D, jadi yang mendengarkan penjelasan pak pendeta hanya suamiku dan suaminya Eka.

    Foto Bersama di depan Gereja di Schangnau (Foto: dok. pribadi)
    Turun dari Gereja, lanjut Mau Mengunjungi Trubschachen (Foto: dok. pribadi)

    Acara selanjutnya adalah mengunjungi pabrik biskuit Kambly di Trubschachen. Asyik loh kita bisa sepuasnya mencicipi tester biskuitnya. Pengunjung bisa memilih biskuit yang mereka sukai setelah mencicipi terlebih dahulu. Rak-rak berjejer berisi biskuit-biskuit yang dikemas dalam kantong-kantong plastik yang cantik.

    Ini enak, itu enak, masuk keranjang, satu, dua, tiga, empat, lima, enam .. kantong biskuit. Hitung dulu harganya, alamakkk masah belanja biskuit hampir satu juta rupiah. Oke harus disortir ya, mana yang paling enak, jangan lapar mata!. Akhirnya dipilih-pilih ulang mana yang terenak dan untuk oleh-oleh. Total ada 8 kantong dan total harganya tidak bikin terkejut ;-).

    Pabrik bikuit Kambly sudah berusia 102 tahun. Didirikan pada tahun 1910. Hinga kini sudah tiga generasi mengembangkan pabrik ini. Kambly memiliki dua pabrik, di Lyss dan Trubschachen. Anda tertarik mengetahui sejarah pabrik Kambly silakan klik disini .

    Dilokasi yang kami kunjungi ini ada juga Coffe Shop nya, jadi pengunjung bisa ngopi sekaligus menikmati macam-macam biskuit. Mau melihat bagaimana pembuatan biskuit, bisa juga kita saksikan langsung disini.

    Pengunjung Bisa Menyaksikan Langsung Pembuatan Biskuit (Foto: dok. pribadi)

    Macam-macam biskuit yang di tersedia :
    •Suka biskuit yang manis pilihlah Fine Biscuits
    •Mau yang rasanya asin, silakan pilih Salted Biscuit
    •Mau yang macam-macam bentuk, silakan pilih Assorted Biscuits
    •Tertarik biskuit yang dikemas dalam wadah cantik silakan pilih Kambly art Collection

    Biskuit-biskuit Kambly Pilihan Suami dan saya (Foto: dok. pribadi)

     

    Jalan-jalan Swiss bagian 1 jalan-jalan swiss.
    Jalan-jalan Swiss bagian 3 wisata swiss.

     

    Tulisan Terkini:

  • Blogger Award

    Blogger Award

    Thank you so much to thebowtiebutterfly.com (the blog is no longer active ) that nominating my blog as one of ten beautiful and wonderful blog.

    I enjoy it when I writing, no matter I will get award or not.

    Happy blogging everyone! ;-).

     

    TRecent Post:

  • Liburan Swiss 2012

    Liburan Swiss 2012

    Liburan Swiss 2012. Pulang liburan disambut setumpuk tugas-tugas rumah tangga yang harus dikerjakan:
    1. Sekoper baju-baju kotor yang harus dicuci. Untung ada mesin cuci, tinggal tekan tombol-tombol si mesin langsung kerja, satu jam kemudian tinggal jemur deh. Kasihan juga tuh mesin dalam sehari bisa dua kali kerja, dalam dua hari berhenti dulu ya.
    2. Baju-baju yang sudah kering menumpuk di sofa ruang tamu. Cuaca panas begini (sampai 36 derajat C) makin malaslah buat setrika pakain. Pengennya makan es krim atau tidur aja.
    3. Tanaman dan bunga-bunga dilihat satu persatu, mana yang sekarat, mana yang butuh pertolongan sesegera mungkin hehehe. Untungnya ada temanku Ni Luh yang baik hati bersedia datang dua kali ke rumahku untuk menyiram tanamanku. Kalau Tanaman dan Bunga-bunga dalam rumah amanlah sehat dan segar, paling tanaman yang diluar rumah agak-agak layu, setelah disiram besoknya segar lagi.

    Memang cuaca minggu ini sedang panas banget, melebihi panasnya kota Jakarta. Untung kedua nih, kursus saya sedang libur, baru mulai lagi 3 September bulan depan. Tidak terbayang deh dengan panas 36 derajat C harus jalan kaki, mau pakai payung malu dilihatin orang, kalau di Jakarta banyak orang berpayung-ria, disini orang-orang malah ingin kulit mereka terbakar matahari. Manusia tidak ada puasnya ya, yang kulit putih ingin jadi coklat, yang sudah ireng seperti saya pengen agak sedikit putih :P.

    Curhat kerjaan rumah tangga disudahi dulu ;-). Kali ini, saya ingin cerita mengenai liburan kami (suami dan saya) bersama teman kami Eka, suami dan putra mereka. Kami berangkat 10 Agustus dan kembali 17 Agustus. Kembalinya bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, bertepatan pula dengan ulang tahun adik ipar saya.

    Aktivitas hari pertama liburan kami.

    1. Tanggal 11 Agustus 2012, kami mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz.

    Di lokasi ini kita bisa melihat bangunan rumah-rumah orang Swiss jaman dahulu kala, pertanian dan peternakan, tamannya, termasuk alat-alat atau mesin-mesin yang orang-orang Swiss gunakan sehari-hari, misal untuk membuat keju, wine dan lain-lain.

    Ballenberg Open-Air Museum berada di jantung Swiss antara daerah Haslital Meiringen-Hasliberg dan Interlaken. Letak museum ini di daerah berbukit dan berhutan di Brienz dikelilingi oleh pemandangan pegunungan yang indah.

    Tiket masuk 20 CHF (dewasa), anak sampai umur 6 tahun gratis, anak 6-16 thn 10 CHF. Rombongan minimal 10 orang, per orangnya 18 CHF. 1 CHF = kira-kira Rp. 9600.

    Jam buka museum jam 10 hingga jam 5 sore. Harus kuat jalan kalau mau ke lokasi ini karena kita harus berjalan kaki. Kadang mendaki bukit kadang turun, untung datang masih pagi jadi cuaca belum panas sekali, tapi pulangnya cape, malas jalannya, mau naik delman harus bayar 12 CHF perorang, kami pilih jalan kaki! :P. Kami berada di museum ini 5 jam-an.

    Apa saja yang bisa kita lihat di museum ini:
    1. Lanskap arsitektur Bangunan atau rumah-rumah kuno orang Swiss jaman dahulu kala.

    Bangunannya dibedakan menjadi 13, berbeda gaya rumah dan karakteristiknya. Disini kita bisa melihat bentuk rumah dari hampir setiah wilayah Swiss, berdasarkan lokasinya, antara lain
    • Jura, rumah petani dari La Chaux-de-Fonds NE tahun 1617.
    • Bernese Midlands, rumah petani dari Madiswil BE tahun 1709.
    • Central Midlands Rumah dari Villnachern AG tahun1630.
    • Central Switzerland Rumah dari Sachseln OW tahun1600 dan pertengahan abad 19.
    • East Midlands
    • Eastern Switzerland
    • West Midlands
    • Bernese Oberland
    • Valais
    • Grisons
    • Alpine
    • Ticino

    Bangunan-bangunan rumahnya masih komplit dengan nomer rumahnya, kita bisa masuk kedalamnya dan melihat perabotan kuno, berikut foto-foto pemilik rumahnya.

    Liburan Swiss 2012. Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Rumahnya Besar Sekali ya (Foto: dok. pribadi)

     

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Peralatan Dapur dan Meja Makan Orang Swiss Tempo Dulu (Foto: dok. pribadi)

     

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Perabotan Orang Swiss Tempo Dulu (Foto: dok. pribadi)

     

    2. Peternakan

    Ada yang unik di museum ini, yakni kita bisa melihat hampir 250 hewan ternak asli, antara lain: lebah, merpati, burung, ayam, bebek, angsa, kelinci, kambing, domba, babi, sapi dan lembu, kuda dan keledai.

    Saya baru pertama kali lihat keledai raksasa, awalnya saya kira kuda, eh ternyata beneran keledai ;-).

    Video Katalanischer grossesel ; Giant Donkey

     

    Di Museum Ballenberg ini kita juga akan menjumpai hewan peternakan yang berada dalam bahaya kepunahan.

    Karena hewan-hewan tersebut hidup di tanah lapang yang sangat luas, jadi pengelola museum memasang pagar listrik, yang mencegah hewan-hewan melarikan diri.

    Hati-hati kalau bercengkrama dengan hewan-hewan ya, suami tercinta ngelus-elus kambing kecil kemudian Frank membiarkan jempolnya di isap-isap si kambing, eh lama-lama digigit, berdarah deh, untungnya pas saya ada bawa antiseptik tangan. Trus ada kambing yang lama-lama agresif gigit-gigit ujung bawah blazer dan tas saya. Anak-anak yang main-main dengan hewan-hewan tersebut sih baik-baik saja ko, karena mereka didampingin orangtua mereka.

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Kita Bisa Bercengkrama dengan Hewan-hewan (Foto: dok. pribadi)

     

    3. Kerajinan Tangan

    Kita bisa melihat para pengrajin menunjukkan keahlian mereka, seperti membuat roti, kue, keju, kayu-ukiran, pembakaran kapur, membuat kain tenun, produksi cokelat, tembikar dan lain-lain. Barang, makanan atau kerajinan tangannya juga diperdangangan, silakan membeli sebagai oleh-oleh.

    Di museum ini kita bisa melihat kerajinan tangan yang berbeda dan hidup setiap harinya.
    Kalau Anda tertarik mengikuti kursusnya silakan cek infonya di http://www.ballenbergkurse.ch .

     

    4. Taman dan Ladang

    Rasanya tidak lengkap ya rumah tanpa taman. Nah disini kita bisa menikmati keindahan bunga-bunga yang terdapat di kebun-kebun. Kalau di pagar, buka pagarnya, silakan masuk, jangan lupa tutup kembali begitu keluar ;-).

    Selain bunga-bunga indah ditaman, kita bisa juga menjumpai kebun-kebun sayur.

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Baru lihat pohon tembakau, memang sebesar ini ya? (Foto: dok. pribadi)

     

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    We Really Love Garden (Foto: dok. pribadi)

     

    Slideshow Foto-foto Wisata ke Open-Air Museum Ballenberg

     

    Dengan kamera saku yang saya punya, saya buat video-video singkat dan kemudian saya satukan, sayangnya memori kamera cepat penuh, sehingga tidak bisa buat foto lagi atau video lainnya.

    Video durasi 5:05 Wisata ke Open-Air Museum Ballenberg

     

    *semua foto-foto dan video adalah koleksi pribadi

    Bagian II mengunjungi Schangnau
    Bagian III mengunjungi kota Luzern.

  • Jendela Rumahku dan Dekorasinya

    Jendela Rumahku dan Dekorasinya

    Jendela Rumahku dan Dekorasinya. Jendela-jendela di Jerman selalu ada tatakannya, disini namanya “Fernsterbank”. Saya letakkan pot-pot ukuran kecil berikut beberapa pajangan di atas Fernsterbank.

    Beginilah saya menghiasnya:

    Jendela Rumahku dan Dekorasinya
    Jendela di Dapur

     

    Dekorasi di Jendela Dapur
    Dekorasi di Jendela Dapur

     

    Jendela di Kamar Tidur
    Jendela di Kamar Tidur

     

    Jendela Ruang Makan
    Jendela Ruang Makan

     

    Dua Putri dipayungi supaya tidak kena panas hehehe
    Dua Putri dipayungi supaya tidak kena panas hehehe

     

    Jendela di Ruang Tamu
    Jendela di Ruang Tamu

     

    Kaca jendela polos aja, gak asyik ah di hias yukk, pakai cetakan sablon.

    Alat sablon Untuk Menghias Jendela
    Peralatan Untuk Menghias Jendela

     

    Window Style Rumahku
    Window Style Rumahku

     

    Berhubung di foto tidak tampak jelas hiasannya, maka saya buat video singkatnya.

     

    Baca juga: Artikel Berkebunku lainnya

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess. Memasuki bulan Mei 2012 dimana cuaca mulai hangat, saya mulai menanam bibit (umbi) bunga dahlia, nama lengkapnya Dahlia ‘Park Princess‘ – Cactus Dahlia. Saya membeli bibitnya di salah satu supermarket di daerah saya tinggal (Bad Rappenau).

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess
    Kemasan Bunga Park Kaktusdahlie

     

    Pada kemasan bibit bunganya tertera, kalau tanaman (bunga) akan setinggi 60 cm. Maka pada awal bulan Mei lalu saya tanam bibit umbinya di pot, ternyata lama-lama tanamannya semakin tinggi dan lebat, melebihi 60 cm. Saya pindahkanlah ke taman (tanah langsung), semakin tinggi dan tinggi, kini mencapai 133 cm.

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess
    Dahlia Park ‘Park Princess’ Pada 9 dan 15 Juni, Mulai Bermunculan Bakal Bunga

     

    Kuncup (bakal bunga) mulai bermunculan di bulan Juni, dan bunga pertama yang mekar penuh di tanggal 2 Juli 2012, cantik sekali!.

    Baca juga: Tips Penanaman dan Perawatan Bunga Dahlia

     

    Dahlia Park Princess merupakan tipe kaktus dahlia yang cantik, bunganya berwarna merah muda sangat eye-catching, kelopak bunga runcing, bunga-bunga ini terlihat seperti kembang api!.

    • Dahlia adalah bunga abadi yang tumbuh kuat dan cepat.
    • Tanaman perdu berumbi yang sifatnya tahunan (perenial).
    • Dahlia menyukai lokasi yang cerah dan terbuka dengan paparan matahari yang banyak (Full sun).
    • Berbunga di musim panas sampai musim gugur bahkan hingga awal musim dingin.

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess
    Dahlia Park ‘Park Princess’ – Cactus Dahlia

     

    • Bunga: Merah mudah terang (Pink), diameter bunga 10 – 15 cm. Jika mekar penuh seukuran telapak tangan (milik saya diameter 15-17 cm) ; Daun : Hijau lebar.
    • Tinggi tanaman bunga dahlia saya ini 133 cm.
    • Kalau bunga sudah mulai layu, segera potong, supaya muncul bakal bunga baru.
    • Kalau di tanam di luar rumah, harus di musim semi, dimana cuaca mulai agak hangat.

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess
    Tinggi Tanaman Bunga Dahlia Saya ini 133 cm

     

    • Memasuki musim dingin, dan masa tanam selesai, jangan dibuang, potong semua daun-daun dan batangnya, sisakan umbinya saja. Bersihkan umbinya, simpan di tempat kering.
    • Penyimpanan umbinya pada 5-8 derajat Celcius. Jika suhu penyimpanan 10 derajat Celsius, dapat mengeringkan umbi dahlia, untuk menghindarinya, umbi disimpan dalam kantong plastik yang diberi lubang-lubang.
    • Umbinya Kita bisa tanam lagi di tahun depan. Kalau beruntung kita bisa dapat umbi lebih banyak dari sebelumnya, dan bisa kita pisahkan deh ;-).

    Baca juga: Memangkas Bunga Dahlia

     

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess
    Bunga Dahlia ‘Park Princess’ Terlihat Seperti Kembang Api

    • Bunga Dahlia dinamakan untuk menghormati ahli botani berkebangsaan Swedia dari abad ke-18 yang bernama Anders Dahl.
    • Dahlia adalah bunga nasional negara Meksiko yang juga merupakan negara asal bunga ini.
    • Dahlia juga merupakan bunga resmi kota Seattle, negara bagian Washington, Amerika Serikat. (Sumber: wikipedia)

    Video Bunga Dahlia Park ‘Park Princess’ – Cactus Dahlia 21 Juni hingga 3 Agustus 2012

     

    Informasi lebih lanjut mengenai bunga dahlia silakan baca di http://en.wikipedia.org/wiki/Dahlia atau designsbysusan.com

     

    Baca juga:
    Tips Penanaman dan Perawatan Bunga Dahlia
    Memangkas Bunga Dahlia
    Beli Bunga Dahlia Petik Sendiri

    Demikianlah cerita saya mengenai Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

  • Resep Brownies yang Simpel

    Resep Brownies yang Simpel

    Resep Brownies yang Simpel. Waktu telah menunjukkan 22.30 malam, acara di Tv tidak ada yang menarik. Koran, tabloid, iklan-iklan supermarket sudah habis dilahap (dibaca).

    Resep Brownies yang Simpel
    Brownies yang Simpel. (Foto: dok. pribadi)

    Tadi siang print out tiga macam resep, jadi pengen makan Brownies. Ku tanyalah Frank: „Eh, kamu suka Brownies?“ Frank: „suka..“. Ku tanya lagi: „.. suka gak kalau browniesnya di kasih campuran-campuran seperti kismis, kacang, almond“. Frank: „.. yang original saja tanpa campuran macam-macam!“.

    Harus di tanya detail nih, karena terakhir kali bikin bolu apel, saya kasih kismis ke adonannya. Ternyata Frank gak makan sepotongpun kuenya. Hiks seloyang terpaksa saya habiskan sendirian, sampai bosan tiap hari pulang kursus makan kue apel 🙁 .

    Berhubung di sini kalau sudah jam 10 malam tidak boleh bikin berisik, maka saya lihatlah apa ada resep brownies yang dibuat tanpa mikser. Ehhh ada loh!. Langsung ke bongkar-bongkar di dapur. Beberapa saat kemudian Frank menghampiriku ke dapur dan bertanya : “.. mana browniesnya?.. ditunggu-tunggu gak datang-datang“. “..Yaelahhh ini baru mau dibuat tau” sahutku :P. Hahahha dikirain Frank saya habis beli brownies gitu he-he-he.

    Udah ah, langsung saja ke resepnya.

    Better Brownies

    Bahan yang dibutuhkan:

    • 120 ml minyak sayur
    • 200 g gula pasir
    • 2 butir telur ayam
    • 60 g tepung terigu
    • 30 g bubuk coklat (tawar)
    • 2 g garam
    • 1 g Baking Powder
    • Vanili
    • 4 sendok makan susu cair (saya gunakan karena adonan terlalu kental)
    • 60 g kenari (optional, tidak saya gunakan)

     

    Cara Membuat:

    • Siapkan Oven (panaskan 175 derajat C), loyang olesi mentega dan taburi tepung terigu. Saya gunakan Loyang anti lengket (mempersingkat waktu ;-)).
    • Tuang gula ke dalam mangkok ukuran sedang (untuk pencampuran bahan-bahan), masukkan minyak sayur, masukkan telur, vanili aduk hingga tercampur.
    • Masukkan tepung terigu ke adonan diatas, kemudian tambahkan bubuk coklat, Baking Powder dan garam.
    • Aduk hingga tercampur merata, masukkan susu cair (kalau adonan terlalu kental saja ya).
    • Panggang selama 20 hingga 30 menit.
    • Selamat mencoba ;-).

    Minyak sayur saya gunakan minyak bunga matahari (dalam kemasan), bubuk coklat (kakao) saya gunakan dari Dr.Oetker. Sebaiknya gunakan bubuk coklat (kakao) yang bagus, supaya Browniesnya wangi dan enak.

    Tengah malam kami santap browniesnya, gimana mau langsing coba? makan enak mulu :P. Browniesnya saya masukkan lemari es, besoknya kami santap buat sarapan. Wah kalau dingin tanpa lezat!.

     

    Brownies Panggang Buatan Tengah Malam
    Brownies Panggang Buatan Tengah Malam

    Resep saya ambil dari allrecipes.com
    Daftar Food & Cooking lainnya silakan disini.

  • Selamat Ulang Tahun Mamaku Tercinta

    Selamat Ulang Tahun Mamaku Tercinta

    Selamat Ulang Tahun Mamaku Tercinta . Hari ini 4 Agustus 2012 mama tercinta berulang tahun, saat ini mamaku sedang di Medan, beliau mengunjungi opung boru (nenek) dan baru akan kembali ke Jakarta senin depan (6 Agustus).

    Selamat Ulang Tahun Mamaku Tercinta . Mama Tercinta ketika kami jalan-jalan ke TECHNIK MUSEUM SPEYER (Foto: dok. pribadi)
    Mama Tercinta ketika kami jalan-jalan ke TECHNIK MUSEUM SPEYER (Foto: dok. pribadi)

     

    Ku ingin dunia mengetahui…

    Hari ini adalah HARI ULANG TAHUN Mama…

    “Semoga Kebahagiaan Kedamaian Kesehatan dan Keindahan Selalu Berpihak pada mamaku

    – I LOVE U MOM…”

    Selamat Ulang Tahun Mamaku Tercinta . Mama Tercinta naik kereta ICE menuju Berlin (Foto: dok. pribadi)
    Mama Tercinta naik kereta ICE menuju Berlin (Foto: dok. pribadi)

     

    Mama tersayang, kami semua berkumpul
    Untuk merayakan, untuk bernyanyi dan berterima kasih
    Begitu banyak tahun kebahagian kami lalui berkat cinta kasihmu
    Dari lubuk hati kami anak-anakmu mengucapkan selamat ulang tahun mama tercinta .

    Mamaku dalam berbagai Suasana Ketika Jalan-jalan di Berlin April 2012 (Foto: dok. pribadi)

     

    Terimakasih Bunda, dengan kasih sayangmu kini aku mengerti semua

    Segala yang kau berikan kini akan selalu kuingat

    Di hari yang berbahagia ini ku do’akan

    Agar kau selalu di beri kesehatan dan panjang umur

    Happy B’day Ibu. I LOVE U MOM…”

    Mama Tercinta ketika Jalan-jalan ke Botanischer Garten Berlin April 2012 (Foto: dok. pribadi)

     

    Setiap hari mama ada untuk kami.
    Memberikan cinta kasih, tahun demi tahun.
    Memberikan yang terbaik tanpa pernah hentinya,
    Memberikan rasa aman untuk anak-anakmu.
    Karena itu ingin kami saat ini mengatakan
    dari lubuk hati kami anak-anakmu „terima kasih“ mama
    dan selamat ulang tahun yang bahagia.

     

    Kedua mama tercinta, sebelah kiri mama mertuaku, sebelah kanan mama tercinta (Foto: dok. pribadi)

    Tulisan Terkini

    Setahun telah berlalu,
    Saatnya untuk memulai yang baru.
    Mama tersayang, kami anak-anakmu berada disini
    mengucapkan selamat ulang tahun untukmu.

    Baca juga: 7 Ucapan Selamat Ulang Tahun Bahasa Jerman – Inggris untuk Ibu Mertua

    Sebelum Kembali Ke Indonesia, mamaku masukin uang logam untuk Arme Sau (celengan Babi) (Foto: dok. pribadi)

     

    Baca juga :
    Tiga Bulan di Jerman, Saatnya Mama Kembali ke Tanah Air
    Cerita Mama ke Jerman Tanpa Pendamping
    Cerita Keseharian Mama 3 Bulan Bersamaku
    Cerita Mamaku Ngurus Visa Schengen Sendiri

  • Si Kuning Nan Cantik

    Si Kuning Nan Cantik

    Si Kuning Nan Cantik. Bunga Matahari, Si Kuning Nan Cantik. Di taman saya tumbuh satu tanaman bunga matahari, mungkin bijinya di bawa burung liar yang sering mampir. Untung tidak saya cabut ketika tanaman ini mulai tumbuh. Biasanya saya rajin cabutin rumput atau tanaman liar yang cuma tanaman hijau tanpa bunga.

    Si Kuning Nan Cantik. Bakal Bunga Matahari 13 Juli 2012 Jam 16:58 (Foto: dok. pribadi)
    Bakal Bunga Matahari 13 Juli 2012 Jam 16:58 (Foto: dok. pribadi)

    Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae). Populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak.

    Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30cm). Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol.

    Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Perancis menyebutnya tournesol atau “pengelana Matahari”.

    Bunga Matahari merupakan bunga nasional RRC dan bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat.

    Bunga matahari yang ada di taman saya tingginya 129 cm, diameternya 10 cm, kecil yaa, kalau ada kesempatan saya akan potret satu bunga matahari yang ada di jalanan arah ke Bad Wimpfen, bunganya besarrr sekali!.

    Bunga matahari ini Tinggi 129 cm, diameternya 10 cm (Foto: dok. pribadi)

    Bunga Matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Di daerah beriklim sedang seperti Eropa tumbuhan ini hanya bisa ditanam pada musim semi hingga musim gugur.

    Bunga Matahari Mekar Sempurna 26 Juli 2012 Jam 17:08 (Foto: dok. pribadi)

    Bunga matahari digunakan, antara lain:
    • Kelompok penghasil minyak, dimanfaatkan minyak bijinya. Biji kelompok ini memiliki cangkang biji yang tipis. Kandungan minyaknya berkisar 48% hingga 52%. Untuk menghasilkan satu liter minyak diperlukan biji dari kira-kira 60 tandan bunga majemuk.
    • Kelompok pakan ternak, dipanen daunnya sebagai pakan atau pupuk hijau.
    • Kelompok tanaman hias, yang memiliki warna kelopak yang bervariasi dan memiliki banyak cabang berbunga,
    • Kelompok kuaci, untuk dipanen bijinya sebagai bahan pangan. (Sumber: Wikipedia)

     

    Saya buat video singkat si bunga matahari pada 13,19, 25 dan 26 Juli.

     

    Kalau bunganya sudah selesai berkembang, akan saya simpan bijinya, buat tanam tahun depan ;-).

    Beautiful sunflower
    SunFlower Collage. (Foto: dok. pribadi)

    Bca juga: Ladang Bunga di Jerman

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Ternyata Namanya Malva Sylvestris

    Ternyata Namanya Malva Sylvestris

    Ternyata Namanya Malva Sylvestris. Memasukin awal musim panas saya membeli satu kaleng kecil bibit-bibit bunga. Di kemasan tertera ada sekitar 22 jenis tanaman dan bunga. Jenisnya tanaman liar yang bisa kita jumpai di tanah lapang, pinggir jalan atau padang rumput.

    Ternyata Namanya Malva Sylvestris
    Bibit Tanaman (Bunga) Liar. (Foto: dok. pribadi)

    Nah saya tanamlah bibit-bibit bunga ini, saya sebar melingkar, niatnya supaya membentuk pagar indah. Ternyata dalam waktu sebulan taman saya malah jadi berantakan dengan rerumputan!. Saya tunggu 1-2 minggu tidak muncul-muncul juga bunga-bunga yang diharapkan, malah tanaman hijau makin tinggi semrawut :-(.

    Bibit Bunga-Bunga Liar

    Terpaksa saya babat semua, karena tanaman atau rerumputan tersebut merusak pemandangan. Saya hanya tertarik dengan satu jenis tanaman, karena daunnya unik dan melebar, beda dengan rerumputan sekitarnya.

    Maka saya pisahkan yang unik ini dan saya satukan di lokasi yang sama. Beberapa waktu kemudian mulai muncul bunga-bunga ungu, semakin banyak dan banyak. Wah Indah!.

    Ada teman yang pernah tanya nama tanaman (bunga) ungu ini. Saya katakan: „.. tidak tahu namanya, saya beli bibit bunga campuran, ternyata tanaman (bunga liar), saya pisahkan si ungu saja eh malah bagus“.

    Gak asyik juga ah kalau tidak tahu nama si tanaman ini. Maka saya cari di google nama-nama tanaman yang tertera di kemasan (kaleng) bibit. Ada 22 nama, saya cari satu persatu, lihat bentuk tanaman, lihat bentuk dan warna bunganya. Ketemu!!! Namanya Malve ;-).

    Bunga liar Malva sylvestris L.
    Malva sylvestris L.

    Malva sylvestris adalah spesies dari genus Malva Mallow keluarga Malvaceae. Tanaman dengan bunga-bunga indah cerah berwarna ungu muda hingga ungu tua, memiliki urat gelap. Bunga Malve ini menarik kupu-kupu dan lebah berkumpul sekitarnya. Tinggi tanaman ini mencapai 1 meter.

    Malva sylvestris yang di taman saya tingginya 131 cm
    Malva sylvestris yang di taman saya tingginya 131 cm

     

    Bakal bibit atau Biji Malva sylvestris yang Mengering
    Buah atau Biji Malva sylvestris yang Mengering

    Biji yang telah mengering saya rontokan dan saya jemur. Mau coba apakah dari bijinya tersebut bisa tumbuh tanaman Malve juga.

     

    Video singkat Malva sylvestris

     

    Baca juga:

  • Pupuk dan Nutrisi untuk Tanaman
  • Jendela Rumahku dan Dekorasinya
  • Beberapa Lokasi Membeli Bunga di Jerman
  • Padatnya Kebun Tomatku
  • Bunga Mawar Koleksiku

 

Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

error: Content is protected !!