Ramainya Bulan Oktober di München

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Ramainya Bulan Oktober di München. Dari tanggal 3 hingga 16 Oktober lalu saya kedatangan tamu, yakni dua sahabat saya dari Jakarta. Visa sudah diurus 3 bulan sebelum keberangkatan mereka, semuanya berjalan lancar, tanpa kendala. Kedatangan mereka bertepatan dengan liburan kursus saya (tanggal 1 sampai 7 Oktober), maka beberapa hari saya bisa jalan-jalan dengan mereka ;-).

Niat kedua sahabat saya, dalam waktu 13 hari mau mengunjungi beberapa negara-negara Eropa (negara-negara Schengen) seperti Jerman, Belanda, Itali, Swiss dan Paris, ternyata Itali dan Swiss tidak bisa dikunjungi karena keterbatasan waktu.

Rasanya sayang sekali kalau pergi ke suatu negara, hanya singgah sebentar foto-foto di lokasi wisata terkenal, lalu berangkat lagi ke negara lain. Buat saya hal tersebut menguras tenaga dan juga butuh uang yang tidak sedikit, kalau mau naik bus bisa saja sedikit murah, namun waktu akan terbuang di jalan. Misal ketika kami pergi dari Jerman ke Paris menggunakan bus malam, butuh waktu 7 jam. Pergi dan kembali ke Jerman berarti sudah 14 jam waktu kami habiskan di jalan.

Baca juga: jalan-jalan ke Paris – Paris je taime

 

Liburan di Jerman pada bulan Oktober, tentu saja sayang dilewatkan untuk melihat perayaan Oktoberfest di München (Munich). Tahun 2012 ini acaranya berlangsung dari 22 September hingga 7 Oktober. Sejak tanggal 20 September saya mencoba mencari-cari hostel di München melalui internet, ternyata banyak sekali yang sudah penuh.

1. Transportasi
Kami pergi ke München menggunakan kereta api. Tiket untuk tiga orang 417 Euro, kami langsung beli tiket untuk pergi dan kembali ke tempat tinggal saya (Bad Rappenau). Tiket seharga 417 Euro, berarti perorang 139 Euro, mahal??? Kata suami saya „selamat datang di Jerman!“. Disini serba mahal hehehe, tidak ada bus menuju München. Jarak Bad Rappenau ke München sekitar 313 Km. Naik kereta butuh waktu sekitar 3,5 jam, dua kali ganti kereta.

Ramainya Bulan Oktober di München. Jadwal Kereta Bisa Print Out di Mesin Pembelian Tiket atau dari Internet (Foto: dok. pribadi)

Jadwal Kereta Bisa Print Out di Mesin Pembelian Tiket atau dari Internet (Foto: dok. pribadi)

Ini kali pertama saya jalan-jalan sendiri tanpa suami, biasanya mengandalkan suami untuk membaca peta perjalanan, lihat jadwal kereta, harus ganti kereta dimana. Pokoknya, sebelumnya sepenuhnya mengandalkan suami, saya terima beres saja jalan-jalan dengan tenang :D.

Bukti Pembayaran Tiket Kereta ke München (Foto: dok. pribadi)

Hari itu saya harus benar-benar teliti membaca jadwal kereta, harus pindah distasiun mana, peron berapa, kereta nomer berapa, harus sigap mendengar informasi dalam kereta dan di stasiun, untung deh sudah sedikit menguasai Bahasa Jerman, jangan harap ada informasi dalam bahasa Inggris (kecuali di stasiun besar seperti Berlin, München, Stuttgart dll).

Mau tiket kereta yang lebih murah? Bisa pergi di hari sabtu atau hari minggu. Beli tiket akhir pekan namanya Weekend Ticket tiket seharga 40 Euro, kamu bisa pergi kemana saja di Jerman, tiket berlaku untuk 5 orang.

Murah sekali yaa, tapi siap-siap dengan waktu tempuh yang lama sekali dan ganti kereta lebih dari 5 kali hehehe, misalnya setelah balik dari München kami jalan-jalan ke Melsungen, jaraknya kurang lebih sama seperti ke München yakni 300 km an, waktu tempuhnya 6 jam, total pergi dan kembali 12 jam.

Setelah sampai di München, kami membeli tiket kereta harian yang berlaku untuk kelompok, jadi lebih murah, bisa puas keliling naik kereta dalam kota. Bisa pilih zona 1-3 atau zona 1-6. Harga tiket zona 1-3 10,2 Euro. Kalau mau mengunjungi stadion bola Bayern München pilih yang zona 1-6, tiketnya lebih mahal sedikit ko.

Tiba di Stasiun München Hauptbahnhof (Foto: dok. pribadi)

2. Tempat Menginap di München

Akhirnya satu hari sebelum berangkat berhasil dapat hostel, yang saya booking melalui booking.com. Namanya guenstigschlafen24 alamatnya Verdistraße 21 81247 München. Awalnya saya coba cek ke website hostelnya langsung ternyata sudah penuh hingga tanggal 7 Oktober, sedangkan kalau booking melalui booking.com masih ada kamarnya.

Guenstig Schlafen24 Tempat Menginap di München (Foto: dok. pribadi)

Kami pilih kamar yang Triple room harganya 140 Euro/kamar. Sarapan biayanya beda lagi, yakni 7 Euro (Kami pilih tidak sarapan, karena bawa sendiri). Lumayanlah kalau bayar bertiga jadi murah kan ;-). Booking hostel melalui booking.com kartu kredit tidak langsung dipotong untuk pembayaran, namun kami bayar ketika tiba di hostelnya, kami pilih pembayaran secara cash.

*Kalau tidak ada perayaan apapun, tarif hostel lebih murah, dan sudah termasuk sarapan.

Kamar Mandi Guenstig Schlafen24 München (Foto: dok. pribadi)

Dari stasiun München Hbf naik kereta lagi selama kira-kira 10 menit, lalu turun di stasiun Obermenzing S-Bahn, dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Günstig Schlafen 24 memiliki 55 kamar yang berada pada 5 gedung yang berbeda.

Fasilitas hostelnya : Free Wi-Fi, parkir gratis, didekat hostel ada beberapa restoran seperti Mc. Donald, dan juga supermarket. Penginapan ini tidak menyediakan toiletries, hanya handuk yang mereka sediakan, jadi kalian harus membawa sendiri perlengkapan mandi.

Untuk ukuran penginapan murah, jangan berharap ruang kamar yang mewah, pokoknya bisa bermalam dikamar yang bersih dan bisa mandi sudah cukup ;-).

3. Kemana saja di München?

 

untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

Advertisements

101 Comments

  1. October 26, 2012
  2. ALI MAHBUB
  3. Nisa
  4. ALI MAHBUB
      • ALI MAHBUB
          • ALI MAHBUB
          • ALI MAHBUB
          • ALI MAHBUB
          • ALI MAHBUB
  5. Larasati
  6. 'Ne
  7. Gogo
  8. Gmc Paradise
  9. z1rider
  10. ded
  11. ALI MAHBUB
      • ALI MAHBUB
  12. hensamfamily
      • hensamfamily
  13. randompeps
      • kayka
  14. solehan hans
  15. solehan hans

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: