Category: Tinggal di Jerman (Living in Germany)

Cerita-cerita keseharian saya di Jerman

  • Random dibuang Sayang (Edisi Natal di Jerman)

    Random dibuang Sayang (Edisi Natal di Jerman)

    Random dibuang Sayang (Edisi Natal di Jerman). Halooo teman-temanku, buat yang sudah sering mampir ke blog saya dan tidak menemukan postingan baru, maafkan yaa soalnya yang punya blog lagi edisi malas luar biasa :mrgreen: . Saya sering blogwalking sih tapi lagi menikmati jadi silet reader hehe, kasih komentar paling di beberapa blog.

    Sudah menjelang tahun baru, malah saat ini saya mau cerita tentang Natal yang lalu, basi kali yaa hihi.

    Kami (Frank & saya) Natalan di rumah mama mertua (mamer). Kita menginap sejak malam Natal kemudian baru pulang Jumat siang tanggal 27 Desember. Selama di rumah mertua saya paling buka-buka tablet sesekali aja, paling cek email dan cek statistik blog tetep hihi. Ga bisa lama-lama internetan karena kalau lagi kumpul keluarga ga enak ya kita malah sibuk dengan gadget. Pernah kapan ya, lupa pas perayaan apa, anak-anak mudanya pada sibuk sama gadget, nah si mamer ngomel dong, untung saya ga ikut-ikutan.

    Baca juga: 7 Hal Mengenai Natal di Jerman

    1. Natalan ke Gereja
    Awalnya Frank dan saya niatnya mau ke gereja pas malam Natal, trus kita ubah jadi perginya pas hari Natalnya aja tanggal 25 Desember. Jadi malam Natal Frank bisa minum wine deh pas makan-makan.

    Frank dan saya mau ikut ibadah yang jam 10 pagi pada 25 Desember, kita mau ke gereja tua yang umurnya sudah 900 tahun an lokasinya di Heinsheim, namanya Bergkirche . 2 tahun lalu kita ikutan ibadah malam Natal pas tengah malam. Nah ternyata saudara-saudara pada 25 Desember 2013 tuh gereja tidak ada ibadah yaelahhh pengunjung kecewa 😥 . Ya salah kita juga sih kenapa tidak cek websitenya dulu, cek jadwal ibadah 😛 .

    Saya bilang ke Frank ya sudahlah ke gereja tempat pemberkatan kita dulu aja, kan masih ada waktu 15 menit sebelum jam 10. Kata Frank tidak sempat, pasti telat. Yaelah „.. ga apa-apalah yang penting niat ibadahnya kan“ haha. Jadinya kita ke gereja Katolik di dekat Bergkirche namanya St. Johannes der Baptist. 2 menit naik mobil sampai deh, tidak pakai telat. Hari itu adalah kali pertama saya ke gereja Katolik (saya Kristen Protestan, Frank Katolik dan kita menikah di gereja Protestan).

    Gereja Katolik St
    Gereja Katolik St. Johannes der Baptist di Heinsheim Jerman. Ini pas bubaran ibadah. 25 Desember 2013

     

    Selama ini saya hanya melihat di film-film aja mengenai tata acara di gereja Katolik. Ya ampunnn 🙁 lutut perih nyut-nyutan pas berlutut (cuma 2 kali berlutut sih), padahal pas dibangku saya ada bantal untuk berlutut, tapi bantalnya tipis hiks, trus Frank ga ada bantal hahah kesakitan dia. Ya namanya pertama kali ya jadi pasti sakit, padahal banyak anak kecil dan para lansia bisa lama loh berlututnya dan tidak pakai bantalan lutut. Lihat nih anak kecil di foto dibawah ini.

    Anak kecil disebelahku nih hebattt berlutut lama ga sakit lututnya ya hihi jadi malu saya. Gerja Katolik di Heinsheim
    Anak kecil disebelahku nih hebattt berlutut lama ga sakit lututnya ya hihi jadi malu saya. Gerja Katolik di Heinsheim

    Ibadah berlangsung selama 1,5 jam. Saya ingat banget kata pendetanya Natal bukan heboh atau sibuk cari kado dan membungkus seindah mungkin untuk keluarga, relasi dan teman, bukan pohon Natalnya, bukan hiasan-hiasannya, bukan makanannya, namun apakah Tuhan Yesus ada di hatimu?. Jleb untung saya ga minta kado dan ga ngasih kado juga sih hihihi.

    2. Makanannya

    Santap bersama ketika malam natal, menunya sosis dengan salad kentang, pencuci mulutnya es krim. Banyak kue-kue dan buah-buahan juga malas potret karena hasil foto malam hari jelek banget *minta kamera baruuu.

    Makan bersama pas hari Natalnya seperti foto-foto dibawah ini. Menunya daging dan mie, ada salad dan ditutup dengan es krim dan cemilan yang banyak bikin buncit hehe.

    Tanggal 27 siang Frank dan saya pulang, sebelumnya kita ke mall mampir ke toko elektronik lihat-lihat kulkas pengen beli akhir Januari 2014 jadi survey harga ke beberapa tempat, kemudian makan siang di mall.

    Baca juga: 4 Jenis Kue Natal Khas Jerman

    Frank dapat beberapa hadiah-hadiah dari pasien-pasiennya, tahun ini ga banyak dapat duit cuma 10 euro 😀 yang banyak ya kue-kue, wine dan coklat-coklat. Saya tidak berminat makan coklat-coklatnya, semua Frank yang makan.

    Coklat-coklat Natal bentuk Santaklaus
    Coklat-coklat Natal bentuk Santaklaus

    3. Lain-lainnya

    Tahun lalu saya masih sedikit rajin menghias rumah dengan hiasan-hiasan Natal. Nah tahun ini tidak sama sekali, padahal ada beberapa sudah beli, trus dari tahun lalu ya barang-barangnya tersimpan rapi di gudang. Malah sehabis natal nih saya berburu barang diskonan banyak bangett.

    Kursus Bahasa Jerman libur 2 minggu (5 kali pertemuan), jadi banyak santai-santainya dirumah dan nonton tv melulu 😎 .

    Nanam-nanam bibit-bibit bunga musim semi seperti tulip, krokus dan lain-lain, semuanya belum tumbuh, karena harus sabar sekitar 3-4 bulan melewati cuaca dingin baru bibit-bibitnya akan tumbuh.

    Antara lain bibit-bibit bunga musim semi yang sudah mulai kutanam dari bulan Oktober, tumbuh dan mekar setelah 3-4 bulan lagi
    Antara lain bibit-bibit bunga musim semi yang sudah mulai kutanam dari bulan Oktober, tumbuh dan mekar setelah 3-4 bulan lagi

    Saya kirim paket untuk ponakanku di Jakarta, buat Kiarra dan Galen. Paket kirim 6 Desember dalam 13 hari sudah sampai, padahal paket biasa ko. Berat paket 1,7 kg. Paket sampai maksimum 2 kg bisa dikirim sebagai jasa surat, jadi ongkos kirimnya lebih murah, kalau dirupiahkan sekitar Rp.288.000 harga belum termasuk kardusnya ya. Kalau kirim sebagai paket mahal 1 kg bisa 260rb.

    Isi paketnya cemilan doang hehe, ada kripik-kripik, biskuit-biskuit, stiker, kartu ulang tahun untuk Kiarra dan Galen dan kartu Natal tentunya.

    At least but not last, setiap kali Frank nanya saya mau hadiah Natal atau hadiah tahun baru apa? Saya bilang tidak butuh hadiah dan sambil mengelus perut, bilang “sudah ada hadiah terindahnya nih” hehe. Thanks God!. Pada musim panas 2014 akan hadir bayi kecil menemani hari-hari Frank dan saya. Saat ini usia kandungan saya 12 minggu. Cerita mengenai kehamilan dilain postingan saja yaa 😉 .

    Thanks God. Usia Kehamilanku 12 minggu.
    Thanks God. Usia Kehamilanku 12 minggu.

    Write it on your heart that every day is the best day in the year.” – Ralph Waldo Emerson

    Selamat Tahun Baru 2014.

     

    Edisi dibuang sayang:
    Random Story Dibuang Sayang Part 6 – Musim Panas Berlalu
    Random Dibuang Sayang – Musim Gugur
    Random Story Dibuang Sayang Part 5 – Cuaca Cerah Musim Semi
    Random Story dibuang Sayang Part 4 – Gak Penting kale

  • Random Dibuang Sayang (2)

    Random Dibuang Sayang (2)

    Random Dibuang Sayang (2). Berhubung belum ada cerita-cerita seputar tanaman (musim dinging tidak ada bunga atau tanaman diluar rumah), jadi harap maklum kalau saya jarang posting di blog ya 😐 . Bagi yang kangen dengan saya, iya deh saya mau cerita beberapa kegiatan harian yang saya lalui beberapa waktu lalu.

    1. Bahagia itu sederhana

    • Sesederhana bisa makan nasi pakai kecap dan bakwan udang bikinan sendiri. Udangnya mahal, tutup mata jangan lihat harganya :mrgreen: .

    Random Dibuang Sayang (2). Bikin Bakwan Udang. Nikmat Bangett
    Bikin Bakwan Udang. Nikmat Bangett

    • Sesederhana bisa ngemil kerupuk sepuasnya. Untung pas ke Belanda September lalu dianterin ka Ephie ke toko Asia, saya borong banyak kerupuk, mie instan dan sambel botolan. Belanja hampir sejuta rupiah kalau di kurskan, biarlah persediaan juga kan. Berapa banyakpun kerupuk digoreng tetap aja langsung habis, jadi belakangan saya goreng sedikit-sedikit saja 😀 .

    Bisa makan kerupuk di negri orang tuh sesuatu banget hehe. Kerupuk mie, kerupuk tempe, kerupuk udang, klo harga tutup mata pas mau beli
    Bisa makan kerupuk di negri orang tuh sesuatu banget hehe. Kerupuk mie, kerupuk tempe, kerupuk udang, klo harga tutup mata pas mau beli

    • Sesederhana makan nasi dengan ayam goreng dan sayuran.

    Sedap banget makan nasi entah dengan ayam goreng atau pangsit pokoknya harus ada sayurnya
    Sedap banget makan nasi entah dengan ayam goreng atau pangsit pokoknya harus ada sayurnya

    • Sesederhana bisa nyambel dan bikin bihun goreng.

    Nyambel sendiri, cabenya dari hasil kebunku. Kanan Bikin Bihun goreng pakai buncis sedapp
    Nyambel sendiri, cabenya dari hasil kebunku. Kanan Bikin Bihun goreng pakai buncis sedapp

    Cabenya hasil kebun sendiri dong 😉 . Cabe spanyol dapat 372 gram, kemudian ada cabe cherry, ya lumayanlah bisa buat 3 kali bikin sambel.

     

    2. Berburu Barang Bekas di Flohmarkt

    Flohmarkt atau Pasar loak adalah jenis pasar yang berisi lapak orang yang ingin menjual / barter berbagai barang mulai dari barang berkualitas rendah sampai barang berkualitas tinggi dengan potongan harga atau barang bekas pakai (wikipedia).

    Flea Market in Sinsheim Germany
    Flea Market in Sinsheim Germany

    Flohmarkt ini di adakan sekolahan di kota tempat tinggal saya. Berlangsung hanya dua hari, sabtu dan minggu 30 Nov dan 1 Desember lalu. Saya pergi ketika hari minggunya. Tahun ini saya pergi sendirian, karena Frank tidak mau ikut, pusing dia melihat orang-orang berdesakan berburu barang bekas hehe. Kalau musim panas biasanya pasar loak lainnya banyak diadakan di tempat terbuka.

    Di Pasar Loak ini Keramik-keramiknya banyak yang berupa barang antik peninggalan para oma tempo dulu
    Di Pasar Loak ini Keramik-keramiknya banyak yang berupa barang antik peninggalan para oma tempo dulu

    Kalau ke Flohmarkt yang disekolahan ini membuat lapar mata, terutama keramik untuk pajangan atau peralatan makan. Harganya sangat murah, asal jeli mengecek kita akan dapatkan barang-barang yang kualitasnya masih bagus, malah beberapa barang masih baru dalam kemasannya.

     

    3. Mengunjungi Pasar Natal

    Pasar Natal awalnya merupakan tradisi di Jerman dan Austria, namun sekarang meluas ke berbagai negara di dunia. Dalam bahasa Jerman, tradisi ini disebut Christkindlmarkt, Christkindlmarket, atau Weihnachtsmarkt. (wikipedia)

    Pasar Natal di Jerman. Christmas market 2013 in Bad Wimpfen Germany
    Christmas market 2013 in Bad Wimpfen Germany

    Lokasinya di kota tua Bad Wimpfen. Saya sudah tiga tahun berturut-turut ke pasar Natal ini. Sepertinya tahun depan malas kesini lagi, karena semuanya sama saja 🙄 . Lokasi stand-standnya sama, penjualnya sama, yang didagangkan sama, bahkan ramainya ampun deh sama!. Pengennya sih bisa ke pasar Natal di kota besar seperti di Berlin, Munchen, Stuttgart, Hamburg dll, pasti lebih meriah 😉 .

    Stan-stan di pasar Natal berbentuk kios kecil yang dibangun dari kayu. Selain makanan dan minuman, di stan-stan pasar malam tersebut juga dijual mainan, kerajinan tangan, dan hiasan Natal. Ada pula panggung hiburan, paduan suara dan dansa. Komidi putar dan kincir merupakan permainan di pasar Natal yang digemari anak-anak (wikipedia). Di Bad Wimpfen hanya ada komidi putar, ramai melulu, banyak anak-anak merengek ke orangtuanya untuk naik berulang kali.

    Saya keliling sendirian selama 2 jam, Frank turunin saya dilokasi jam 5 sore (sudah gelap gulita) lalu dia kerja mengunjungi pasien-pasiennya. Setelah lelah saya telp Frank untuk jemput saya. Tahun lalu saya juga jalan-jalan sendirian. Untung jugalah pergi sendirian, jadi tidak takut hilang atau saling mencari sangking ramainya lokasi.

    Ke pasar malam begini membuat lapar mata, baru sampai beli Bratwurst sosis pedas pakai roti, lanjut jalan beli gebrannte mandeln (kacang bersalut gula), lanjut lagi beli magenbrot (roti jahe) jajan melulu 😆 . *maaf tidak ada foto makanannya, jalan sambil makan ya tidak bisa leluasa memotret.

    Christmas Gift Suggestions:
    To your enemy, forgiveness.
    To an opponent, tolerance.
    To a friend, your heart.
    To a customer, service.
    To all, charity.
    To every child, a good example.
    To yourself, respect.”
    Oren Arnold

     

    You may also like:
    Random Dibuang Sayang bagian I
    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart
    Brezeln, salah satu kesukaan saya di Jerman
    Taman Mawar di Lottum, Belanda
    Orang Jerman itu

  • Menggigil di Musim Dingin

    Menggigil di Musim Dingin

    Menggigil di Musim Dingin. Hari ini saya bangun jam 6.50 pagi, tepatnya dibangunin jam weker :mrgreen: . Biasanya jam 9 pagi, bahkan lebih baru bangun hehe. Kalau bisa memilih maunya ditempat tidur yang hangat lebih lama deh, namun apa daya ada urusan ke luar rumah (ke kota sebelah) jadi dipaksain saja.

    Kalau bangun lebih awal dari biasanyan, saya tidak selera sarapan. Jadi tadi pagi hanya makan sepotong croissant yang beli kemarin sore.

    Menggigil di Musim Dingin. Pagi tadi 27 Nov 2013 jam 7.21 Suhunya minus 4,3 brrrr
    Pagi tadi 27 Nov 2013 jam 7.21 Suhunya minus 4,3 brrrr

    Saya lihat termometer, nyali langsung ciut. Di luar suhunya minus 4,3. Saya berpikir mana lebih baik, „naik bus dari depan rumah, tapi harus berdingin ria di stasiun kereta selama 25 menit, atau jalan kaki ke stasiun dan cuma nunggu 2-3 menit sampai kereta datang?“. Frank sampai saya bangunin dan minta pendapatnya, dan dia bilang jalan kaki saja pelan-pelan.

    Saya punya waktu 10 menit nonton berita pagi 🙂 .

    Waktunya berangkat, saya gunakan dua lapis kaos kaki (wol), baru kemarin coba (biasanya hanya satu lapis), ternyata nyaman banget. Untungnya boot saya masih longgar, jadi bisa pakai 2 lapis kaos kaki. Syal, penutup kepala, jaket, sarung tangan, sudah lengkap berani keluar rumah.

    Pemandangan depan Rumah. Genteng rumah-rumah putih karena salju semalam. 27 Nov 2013 Jam 7.42 pagi
    Pemandangan depan Rumah. Genteng rumah-rumah putih karena salju semalam. 27 Nov 2013 Jam 7.42 pagi

    Saya butuh kurang lebih 20 menit jalan kaki ke stasiun kereta, kalau jalan kan badan bergerak sehingga tidak terlalu terasa dingin. Udara sangat dingin membuat nafas yang keluar dari mulut berasap, seperti nafas naga 😎 hahaha.

    Turun dari kereta, saya masih harus berjalan kaki lagi sekitar 15 menit sampai di tempat tujuan. Dalam perjalanan saya potret bunga-bunga mawar yang masih terlihat keindahannya dan kekuatannya menghadapi udara dingin.

    Sampai di tempat bikin satu foto dulu ah 😉 .

    Pemandangan di Bad Wimpfen
    Pemandangan di Bad Wimpfen

    Jam 12 siang selesai urusannya, mari pulang. Jalan kaki cepat-cepat karena kereta balik jam12.21. Oh ya saya sudah pernah cerita belum ya, kalau pejalan kaki disini diutamakan loh. Pencet tombol lampu penyeberangan, maka semua mobil berhenti khusus untuk saya seorang haha. Sebenarnya kalau tidak sedang buru-buru, saya lebih suka menunggu jalanan sepi, baru pencet tombolnya, karena kasihan yang naik mobil mungkin banyak kepentingan toh.

    Mau Nyebrang jalan ga perlu kuatir deh bagi pejalan kaki, asal nyebrang ditempatnya. Wihhh Kabutnya Tebal di Bad Wimpfen
    Mau Nyebrang jalan ga perlu kuatir deh bagi pejalan kaki, asal nyebrang ditempatnya. Wihhh Kabutnya Tebal di Bad Wimpfen

    Sambil menunggu kereta sekitar 2 menit, saya potret pohon yang diatasnya banyak bentuk bulat-bulat seperti bola-bola dari jaring atau rumput. Nah itu adalah sarang-sarang burung, unik ya bentuknya 😀 .

    Bentuk bulat-bulat di pohon tsb adalah sarang burung loh
    Bentuk bulat-bulat di pohon tsb adalah sarang burung loh

    Sampai di sini dulu cerita musim dinginnya, akan saya sambung di lain hari 🙂 .

     

    I love the look of Winter, but hate the temperature. -Unknown quotes

     

    Baca juga:
    Musim Dingin 2012 di Jerman
    Beberapa Cara Mengatasi Rasa Dingin
    Indahnya Warna Musim Gugur
    Kota Tua Bad Wimpfen

  • Random Dibuang Sayang

    Random Dibuang Sayang

    Random Dibuang Sayang. Sahabat blogger, saya mau cerita beberapa hal yang sudah saya lalui bulan lalu, bahkan bisa 3 bulan lalu kali 😀 . Awalnya saya ingin cerita pas bulannya, apa daya saya lagi sok sibuk mengurusi kebun alias bongkar-bongkar tanaman.

    1. Ganti plat nomer mobil (03.09.2013)
    Setelah hampir setahun pindahan rumah, kita baru ganti plat mobil. Katanya kalau kena razia polisi bisa di denda, untungnya tidak pernah tuh di razia hehe. Mobil lebih banyak diparkir di kota tempat tinggal kita sebelumnya (Bad Rappenau), supaya dekat kerjaan Frank. Kalau Frank tidak ke kejar kereta pas pulang malam, jadi ya bisa naik mobil.

    Kota tempat tinggal sekarang dan sebelumnya padahal cuma jarak dekat ko, 30 menit naik mobil, naik kereta 18 menit. Berhubung kita pilih (ganti) nomer sendiri jadi nambah 10 Euro (kurleb Rp.150.000), yang baru jadi FN2004 ; F=Frank N=Nella ; kemudian 20-04 Hari dan bulan pemberkatan pernikahan Frank dan saya. Mengurus pergantian plat ini di Landratsamt. Total biaya ganti plat mobil 42 Euro. Prosesnya cepat sekitar 15 menit, karena Frank sudah mendaftar secara online dahulu beberapa hari sebelum kami datang.

    Berhubung Pindah kota Tempat Tinggal jadi Ganti Plat Mobil. Random Dibuang Sayang
    Berhubung Pindah kota Tempat Tinggal jadi Ganti Plat Mobil

    2. Tes kelayakan kendaraan (30.09.2013)

    Di Jerman kendaraan harus di tes kelayakannya setiap 2 tahun sekali. Mobil kita sekarang ini pemberian bapak mertua. Mobilnya sudah tua kira-kira 14 tahun, mereknya keren sih Audi. Berhubung mesinnya masih bagus, sayang juga di jual, lagipula Frank dan saya tidak banyak bepergian menggunakan mobil, paling belanja mingguan ke supermarket, jadi ya tidak boros bensin juga. Pas serah terima mobil dari bapak ke anak, 2,5 tahun lalu biaya benerinnya bikin jut jut terkejut iya kena 2.000 Euro (kurs Rp.15rb berarti sekitar 30 jeti rupiah) gile deh disini kalau mobil masuk bengkel. Oh ya itu biaya sudah termasuk pajak 19%.

    Ini tes pertama kali saat mobilnya jadi milik kita.

    Banyak yang dites, antara lain rem, mesin, lampu, ban, asap knalpot dll. Tesnya tuh seperti mobilnya di tonjokin rame-rame haha, beneran saya yang melihat aja tepok jidat. Mobil tua malah di banting-banting ngetesnya. Contohnya mobil di nyalakan di ban berjalan, kemudian dikendarai ngebut lalu tiba-tiba direm, kemudian gas setinggi-tingginya. Lalu bagian bawah mobil juga dicek, ban mobil digoyang-goyang keras sekali.

    Tes kelayakan biayanya 94,5 Euro (sekitar 1,4 juta rupiah), prosesnya sekitar 20 menit. Hasil tes GAGAL!. Mobil harus ada yang diperbaiki, yakni rem tangan dan lampunya. *gambar paman Gober langsung muncul dikepala saya haha. Siap-siap sport jantung kalau mobil masuk bengkel. Mobil diperbaiki di bengkel biayanya 194 euro sekian cent, Puji Tuhan cuma segitu ya.

    2 minggu kemudian kembali lagi ke tempat tesnya Dekra Automobil. Kali ini prosesnya cepat paling 5 menit, untungnya biayanya tidak seperti pertama tes. Biaya yang kedua ini 12,8 Euro (sekitar 192 ribu rupiah).

    3. Lanjut Kursus Bahasa Jerman
    Setelah hampir setahun nganggur kursus, akhirnya lanjut lagi. Sebenarnya saya tidak mau nganggur, tapi mau gimana kelasnya belum dibuka. Awalnya mau di tempat kursus sebelumnya, karena disana guru yang mengajar bagus. Teman-teman grup saya juga antusias mau lanjut ke level B2, begitu pula dari grup lain. Eh pas diundang rapat yang datang hanya 2 orang, saya dan 1 orang Korea atau Jepang.

    Alasan yang tidak datang mereka tidak mau lanjut karena biaya kursus mahal sekitar 1.000 euro untuk 400 jam pelajaran. Cape deh pada omdo (omong doang) nih teman-teman hehe. Duit segitu kan tidak dibayar 1 kali toh. Intinya kelas tidak jadi dibuka, karena minimal harus ada 10 orang.

    Akhirnya saya mendaftar di VHS sekolahan di kota tempat tinggal saya, 15 menit jalan kaki dari rumah, naik bus 5 menit doang. Awalnya katanya kelas dibuka bulan Mei, ternyata ditunda dengan alasan murid belum cukup. Menunggu 3 bulan (asyik nambah liburan 😆 ). 23 September 2013 lalu kelas dimulai.

    Buku Kursus Bahasa Jerman Level B2
    Buku Kursus Bahasa Jerman Level B2

    Kursus 2 kali dalam seminggu, hari Senin dan Rabu. Tidak seperti kursus Integrasi yang dulu (4 jam/hari Senin-Jumat), nah kursus B2 ini singkat deh hanya 1,5 jam/pertemuan. Jam kursusnya malam 20.10 sampai jam 21.40 serasa main ke tetangga sangking singkatnya :mrgreen: . Gurunya ada 2 orang, kalau senin yang mengajar pak guru asal Kroasia dan hari Rabu ibu guru yang mengajar. Kedua gurunya baik bangett, kalau ga ngerjain PR ya sudah ga apa-apa tuhh 😎 . Soalnya mereka (guru) mengerti kelas B2 nih siswanya tuh sebagian besar para pekerja kantoran yang mana pasti sibuk sekali kan.

    Kursus B2 ini yang pertama nanti ada lanjutannya B2-2 Per level 30 kali pelajaran. Biaya 174 Euro (sekitar 2,6 juta rupiah). Keseluruhan level B2 kalau saya hitung-hitung totalnya 72 jam, miriplah dengan durasi kursus di Goethe. Nah kenapa di tempat kursus Integrasi saya yang dulu, kelas B2 katanya 400 jam dan biayanya 1.000 Euro??? 🙄 mungkin karena privat kali ya. Untunglah tidak jadi kursus disana, irit duit kan hehe.

    Teman-temanku banyak sekitar 20 orang, yang grup cowo ada 6 orang yang kuingat ada asal Afganistan, dia pelajar, trus dari Turki (pemain bola, ganteng boo 😀 tapi pendek sih hehe), ada dari Spanyol, Itali dan dari Rusia, nah nih cowo asal Rusia (gantengg juga 😀 ), pas awal kelas ditanya guru dan teman-teman yang penasaran, tampang dia seperti orang Jerman ko ikutan kursus bahasa Jerman? Langsung seruangan tertawa dan si cowo jadi merah mukanya.

    Grup cewe ada asal Kosova, Au pair disini, gaya bicaranya mirp Cinta Laura haha, trus ada dari Spanyol, Itali, Rusia dan dari Amerika, nih cewe asal Amrik jago juga (otaknya), ikutan dua kelas sekaligus, ikutan B2 dan jam sebelumnya dia ambil tingkat C1 mabok ga tuh ya, tingkat B2 aja belum lulus sembari jalan level lebih tinggi. Kalau tidak salah tahun depan dia mau kuliah makanya harus dikebut kursus sampai tingkat paling tinggi C2.

    Terus…. Ternyata ada satu teman dong asal Indonesia horee 😉 . Nih cewe Batak, boru Tamba. Awal dia datang ke Jerman sebagai Au pair selama 1,5 tahun. Saat ini dia kerja sosial di panti Jompo, tapi sepertinya diharuskan pulang ke Indonesia dulu karena kerjaan dia sekarang sudah berbeda dengan awal dia ke Jerman, jadi disuruh buat visa kerja.

    Yang penasaran atau belum tahu apa itu Au Pair silakan baca tulisannya Astrid disini.

    4. Menang GA
    Tidak hanya satu, namun dua GA horeee 🙂 .
    Pertama GA yang diadakan oleh T3ph alias Nyonya kecil pada akhir Agustus lalu. Saya suka nih model GA yang dibuat T3ph, ga pakai ribet, gampang aja dong. Trus menang deh fyi pertama kalinya saya menang GA 🙂 . Hadiahnya berupa bandana anak, buat keponakan saya yang no.2 namanya Galen. Bandananya buatan T3ph sendiri Terima kasih T3ph 😉 . Maaf kalau fotonya tidak bagus, itu dadakan pas skype an, maksa nyokap pakaikan bandananya, karena nunggu mamanya Galen susah tidak dikirim-kirim fotonya.

    Bandana Menang GA buat Ponakanku yg imut Galen
    Bandana Menang GA buat Ponakanku yg imut Galen

    Kedua GA yang diadakan Messa pada akhir Oktober lalu. Hadiah yang saya peroleh adalah tas kalimantan. Horeee!! 🙂 Terima kasih Messa 😉 .

    Menang GA lagi hadiahnya Tas Kalimantan. Foto pinjam dari blog Messa
    Menang GA lagi hadiahnya Tas Kalimantan. Foto pinjam dari blog Messa

    Teman-temanku sampai disini dulu ya cerita-ceritanya. Kalau nanti ada cerita yang baru, saya sambung lagi. Terima kasih sudah membaca sampai selesai, ceritanya pajang sekali ya 🙂 .

     

    Baca juga::
    Ladang Bunga di Jerman
    Orang Jerman itu ..
    Indahnya Kota Tua Bad Wimpfen
    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart
    Aturan Internetan di Jerman

  • Indahnya Warna Musim Gugur

    Indahnya Warna Musim Gugur

    Indahnya Warna Musim Gugur. Niatnya mau posting di bulan Oktober, apa daya sok sibuk, jadi tidak apa-apa ya gambar-gambarnya disajikan di November ceriah yang melow ini. Iya November saya sebut bulan yang melow, karena dingin, mendung, gerimis dan mataharinya sering ngumpet 😀 .

    Bulan Oktober lalu disebut Golden Oktober karena banyak warna dedaunan mirip warna emas, di awal November ini dedaunannya sudah mulai rontok.

    Indahnya warna musim gugur. Salah satu taman di Bad Rappenau, Jerman. Foto minggu terakhir Oktober 2013
    Indahnya warna musim gugur. Salah satu taman di Bad Rappenau, Jerman. Foto minggu terakhir Oktober 2013

    Foto-foto saya diambil di tiga kota: Bad Rappenau (tahun lalu saya tinggal di kota ini. Frank masih kerja disini) Bad Wimpfen dan Sinsheim (kota tempat tinggal saat ini).

    1. Taman di Bad Rappenau

    Perubahan warna dedaunan ketika musim gugur adalah fenomena yang menyebabkan daun yang awalnya berwarna hijau menjadi warna-warna lain yang cantik. Ada yang dari hijau berubah menjadi merah, kuning, ungu dan coklat. Setelah dedaunan berubah warna banyak yang berguguran, namun ada juga yang masih bertahan menempel di pepohonan. Fenomena perubahan warna dedaunan tersebut disebut „warna musim gugur

    Kalau cape jalan-jalan di Taman, istirahat dulu, ada beberapa bangku di taman ini
    Kalau cape jalan-jalan di Taman, istirahat dulu, ada beberapa bangku di taman ini

     

    Daun berwarna hijau karena adanya pigmen yang dikenal sebagai klorofil, yang ada didalam organel yang disebut kloroplas. Selama musim tanam, klorofil berlimpah dalam sel-sel daun. Ciri khasnya musim panas adalah daun-daun berwarna hijau cerah.
    Klorofil memiliki fungsi penting: menangkap sinar matahari dan memanfaatkan energi yang dihasilkan dalam pembuatan gula sederhana tanaman yang dihasilkan dari air dan karbon dioksida.

    This slideshow requires JavaScript.

    Masih ada foto-fotonya ya, masih banyak 😆

     

    Pada akhir musim panas, siang hari menjadi singkat dan suhu dingin. Pembuluh darah (tanaman) yang membawa cairan ke dalam dan keluar daun secara bertahap menutup. Asupan air dan mineral berkurang secara perlahan, pada masa tersebut jumlah klorofil mulai menurun.

    Beberapa pohon (tanaman) yang menarik perhatianku:

     

    Video Awal Musim Gugur di Taman di Bad Rappenau

     

    2. Pohon di Bad Wimpfen

     

    2 Minggu kemudian saya ke lokasi yang sama, daun-daun pohonnya sudah rontok.

     

    Video salah satu pohon besar pada awal musim gugur di Bad Wimpfen

     

    3. Sekarang kota tempat tinggal saya, Sinsheim

    Autumn is the mellower season, and what we lose in flowers we more than gain in fruits.” -Samuel Butler-

    Tulisan Terkini

  • 101 Tips Kuliah ke Jerman

    101 Tips Kuliah ke Jerman

    101 Tips Kuliah ke Jerman. Sahabat blogger kalau membaca judul diatas, mungkin agak berlebihan ya 😀 . Disini saya mencoba memberikan rangkuman gado-gado dari yang saya baca dari forum kaskus mengenai kuliah ke Jerman. Kenapa saya buat tulisan ini, karena jujur saya pusing sering sekali ditanya seputar sekolah dan melanjutkan kuliah ke Jerman. Padahal saya ke Jerman dan menetap disini bukan untuk sekolah (otak ga sanggup hehe).

    Fyi kalau mau sekolah atau kuliah ke Jerman HARUS punya deposit 8.040 Euro (*dengan kurs Rp.15.000 kalau dirupiahkan Rp. 120.600.000) di transfer ke Deutsche Bank Jerman. Kenapa harus punya deposit supaya mahasiswa benar-benar yakin punya duit selama kuliah dan tidak luntang lantung di Jerman. Uang tersebut digunakan sebagai biaya hidup syukur-syukur cukup sampai lulus.

    101 Tips Kuliah ke Jerman. Bahasa Jerman Penting dipelajari (Foto: gettyimages)
    Bahasa Jerman Penting dipelajari (Foto: gettyimages)

     

    Teman bloger saya sebelum kuliah di Jerman dia pakai jalur jadi au pair dulu, karena kalau langsung kuliah harus sediakan dana yang sangat besar kan ya. Baca kisahnya di Ke Jerman Modal Nekat? Bisa! .

    1. Kursus Bahasa

    • Paling optimal kursus dulu di Indonesia sampai B1/B2, kemudian lanjut di Jerman, tapi jangan lama-lama, misal 3 bulan lanjut kursusnya. Sebenarnya bagusnya sih sampai level C1, karena level B1 baru cukup buat nanya jalan hehe.
    • Sudah mulai baca buku/literature yang sesuai dengan bidang kamu, sambil pahami istilah-istilah khususnya.
    • Dalam 3 bulan tersebut sebanyak mungkin kontak dengan bahasa Jerman (baca, tulis bicara, mendengar).
    • Jangan kebanyakan bicara bahasa Indonesia, apalagi kalau sudah bertemu rombongan orang Indonesia *rumpi deh ya haha.
    • Kalau sudah B1 di Indonesia kemudian ditambah kursus (intensiv) 3 bulan, harusnya cukup buat kuliah, namun kursus bahasa tersebut hanya belajar bahasa secara umum, sedangkan istilah-istilah khusus (Fachsprache) pasti dapatnya baru setelah di Uni, dan itu normal kalau awal semester 1 tidak mengerti apa-apa. Kamu harus rajin mencari tahu sendiri istilah-istilah yang kamu tidak mengerti.
    • Kalau penguasaan bahasa Jerman masih dirasa kurang, sambil kuliah bisa kursus bahasa lagi di Uni nya.

    2. Studienkolleg

    • Studienkolleg Indonesia bekerja sama Uni Hannover, jadi lulusan studkol Indonesia sama statusnya dengan lulusan studkol mana saja di Jerman, tidak ada bedanya.
    • Bisa diterimanya kamu atau tidak di satu Uni/fh/jurusan tergantung Uni/fh/jurusan dan kamu sendiri bukan faktor studkol.
    • Keuntungan kalau studkol di Jerman bisa langsung mempraktekkan bahasa Jerman kamu dalam kehidupan sehari-hari dan bisa dipakai untuk beradaptasi dengan situasu di Jerman. Studkol itu masih nyantai di banding kalau sudah di Uni.
    • Bagi yang sudah punya ijasah S1 di Indonesia, tidak perlu ikut Studienkolleg lagi. Ijasah S1 nya bisa dilampirkan buat pendaftaran dengan catatan Uninya diakui dan sudah tercatat di website http://anabin.kmk.org .

    3. Biaya hidup mahasiswa di Jerman

    Biaya hidup tergantung gaya hidup kamu, bisa kecil bisa tinggi, tergantung juga kota tempat tinggal kamu. Rata-ratanya 500-700 Euro (*dengan kurs Rp.15.000 kalau dirupiahkan Rp. 7,5 juta sampai 10 juta). Contoh ada yang bilang biaya hidup dia 620 Euro sebulan, rinciannya: Biaya kos 290 Euro Asuransi 33 Biaya transportasi 56 Biaya lain-lain

    • Makan kalau mau masak sendiri bisa lebih murah, atau makan yang super simpel, ya tergantung gaya hidup juga, bisa murah bisa juga mahal. Kalau malas masak dan makan diluar, jangan berharap seperti di Indonesia, makan di warung modal 8 ribu, tidak akan nemu di Jerman tuh. Kalau malas masak siapkan modal lebih.
    • Dengan kartu pelajar kalau makan di Mensa harga makannya lebih murah, contohnya 2-3 Euro (Rp. 30.000-45.0000) (Hauptgericht pakai Beilage) sudah kenyang. Mensa hanya buka pada jam-jam tertentu atau di jam makan siang saja. Di luar Uni untuk harga makan/biaya hidup sehari-hari kebanyakan sama saja. Jika tidak masak sendiri Hauptgericht sekitar 5 Euro).
    • Untuk transport mahasiswa cukup membayar semester tiket yang jauh lebih murah daripada harga normal. Semester tiket tidak di semua Uni ada. Hanya berlaku di daerah/wilayah tertentu, jadi terbatas ruang geraknya. Misal dari Berlin mau ke München, harus beli tiket kereta normal, antara punya kartu mahasiswa dan tidak, harganya tidak beda jauh.

    Perhitungan tidak jauh beda klik https://www.study-in.de/en/plan-your-stay/money-and-costs/cost-of-living_28220.php

    4. Kerja Part Time untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Ladang Bunga di Jerman

    Ladang Bunga di Jerman

    Ladang Bunga di Jerman. “Flowers always make people better, happier, and more helpful; they are sunshine, food and medicine for the soul.” – Luther Burbank-

    Saya sangat suka quote diatas. Benar bunga-bunga dan tanaman membuat saya lebih bahagia. Berkebun membuat saya bisa mengisi hari-hari saya di Jerman. Walau terkadang frustasi ketika tanamannya tidak tumbuh seperti yang saya inginkan, atau banyak yang layu bahkan mati karena cuaca panas ekstrim, saya tetap senang berkebun 🙂 .

    Saya ingin mengajak sahabat pecinta bunga, kembali melihat ladang bunga di Jerman. Disini kita bisa membeli bunga yang kita sukai, petik sendiri dan jangan lupa, harus jujur bayar ke tong tempat pembayaran. Di ladang bunga ini tidak ada penjaganya.

    Dimusim panas ini, bunga-bunga yang tumbuh subur, contohnya: bunga matahari, bunga dahlia dan bunga gladiol. Walau panas ekstrim mendera, bunga-bunga tersebut mampu bertahan.

    Bunga-bunga musim panas ya memang sukanya suasana panas, makin subur kalau panas, asal airnya juga diperhatikan pemberiannya. Penyiraman di ladang bunga sih mengandalkan hujan saja, karena ladangnya luas sekali, atau yang punya mungkin ada penampungan air hujan, kalau hujan tidak turun-turun ya disiram manual.

    1. Bunga Matahari

    Ladang Bunga di Jerman. Bagian Kebun Bunga Matahari. Tanamannya Jumbo euy
    Bagian Kebun Bunga Matahari. Tanamannya Jumbo euy

    Biasanya saya melihat bunga matahari yang besar-besar (jumbo) ya di TV dan majalah. Baru kali ini melihat langsung, jadi maklum kalau nanti kalian melihat foto dan video saya agak norak hihi 😀 . 1 tangkai bunga matahari harganya 60 cent dirupiahkan Rp.7.800 (kurs Rp.13.000 gilee kurs euro tambah naik euy)

    Satu tanaman bunga matahari bisa terdiri dari lebih satu kelopak bunga. Selain sebagai bunga potong, ada kebun lain yang khusus ditanami bunga matahari untuk diambil bijinya dan dibuat minyak. Kalau dikebun tersebut bunganya ya tidak dijual.

    Dibawah ini foto terbaik, yang saya paling suka dari bunga matahari.

    Best pic Sun flowers mau cetak buat kartupos ah
    Best pic Sun flowers mau cetak buat kartupos ah

     

    Video Bunga Matahari

     

    2. Bunga Gladiol
    Scheiße shit kurang asem duuhhh gatal bangett makk 😯 . Frank heran melihat saya “.. kenapa kamu?“. Saran nih ya, kalau ke ladang bunga jangan pakai rok, lebih baik pakai celana panjang. Selama disana saya menggumpat melulu gara-gara banyak serangga beterbangan dan kadang lewat atau hinggap di kaki saya, atau kaki tertusuk rerumputan 😳 .

    Ini Bagian khusus Bunga Gladiol
    Ini Bagian khusus Bunga Gladiol

    Oke sekarang lanjut ke bagian bunga Gladiol. Warna bunga-bunganya bermacam-macam. Kali ini saya khusus hanya ingin membeli gladiol yang warnanya tidak pasaran (selain merah dan kuning).

    Warna kesukaan saya yang dibawah ini. Warna Gladiolnya lembut dan ada yang tepi bunganya bergelombang.

     

    Melihat banyak objek foto yang bagus-bagus, maka saya menyerahkan tanggung jawab memilih bunga ke Frank tercinta 😎 hehe. Dia yang mencari bunga-bunga, sedangkan saya asyik potretin bunga-bunga :mrgreen: .

    1 tangkai bunga gladiol harganya 60 cent dirupiahkan Rp.7.800 (kurs Rp.13.000). 1 tangkai terdapat sampai 10 helai bunga bahkan ada yang lebih.

    Video Bunga Gladiol.

     

    3. Bunga Dahlia

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati

    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati

    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati. Dibanding musim panas, saya lebih suka musim dingin. Ketika musim dingin bisa gunakan baju tebal dengan segala perlengkapannya supaya tetap hangat, sedangkan di musim panas duuuhh biar telanjang tidak pakai baju tetap panas! 😥 .

    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati. 18 Juni suhunya 35,5 derajat C. 27 Juli 2013 suhunya 36,5 derajat C. 2 Agustus 2013 Suhunya 35,2 C sudah sepanas ini mulai jam 11 pagi hingga jam 8 malam
    18 Juni suhunya 35,5 derajat C. 27 Juli 2013 suhunya 36,5 derajat C. 2 Agustus 2013 Suhunya 35,2 C sudah sepanas ini mulai jam 11 pagi hingga jam 8 malam

    1. Rumah

    Dibuat gelap supaya panas tidak masuk. Rolladen (Blind jendela) semuanya diturunkan. Pintu dan jendela jangan dibuka, karena hawa panas membuat ruangan tambah panas.

    Mencegah Panas masuk Rumah Rolladen (Blind jendela) semuanya diturunkan. Itu Jemuran mau dikeluarin lalu pintu ditutup
    Mencegah Panas masuk Rumah Rolladen (Blind jendela) semuanya diturunkan. Itu Jemuran mau dikeluarin lalu pintu ditutup

    Video Model Rumah di Jerman Agar Sejuk tanpa AC

     

    2. Makanan dan Minuman
    Malas banget lama-lama dekat kompor karena bikin tambah panas. Masak yang cepat jadi saja, seperti nasi dan sup atau nasi dan telur dadar. Nasi kan tinggal masak pakai rice cooker. Sup cepat 15 menit juga jadi. Bisa juga masak mie dengan keju (käsespätzle) atau bikin spageti. Hindari daging merah karena setelah makan jadi tambah berasa panas.

    Menu Masakanku ketika Musim Panas. Simpel dan dan ga lama dekat kompor soalnya panass
    Menu Masakanku ketika Musim Panas. Simpel dan dan ga lama dekat kompor soalnya panass

    Saya senang makan buah-buahan. Apel, nanas, papaya, pir dll, masukin kulkas dulu supaya enak disantap.

    Minuman enaknya yang dingin. Jadi botol-botol air minum kita masukin kulkas dulu. Belakangan ini kalau malam pas Frank pulang kerja, dia suka minum bir dingin. Biasanya dia cuma beli 1 atau 2 botol pas pengen saja, eh minggu lalu dia beli satu krat bir.

    Ketika malam sehabis pulang kerja Frank suka minum bir dingin
    Ketika malam sehabis pulang kerja Frank suka minum bir dingin

    3. Baju
    Pakai yang paling tipis. Dirumah saya paling suka pakai daster. Untung bawa beberapa dari Indonesia. Si Frank si cuma pakai kolor item. Biar cuma pakai kolor tetap aja dia ngeluh terus bilang panas, sambil ngipas-ngipas pakai kipas punya saya :mrgreen: .

    Musim Panas dirumah enak pakai daster begini, ademm
    Musim Panas dirumah enak pakai daster begini, ademm

    4. Tanaman
    Sengsara koleksi tanaman dan bunga-bungaku. Kasihan kepanasan, banyak yang mati hiks 😥 .

    Beberapa Tanamanku yang mati karena cuaca Panas
    Beberapa Tanamanku yang mati karena cuaca Panas

    Karena banyak yang keadaannya menggenaskan, tidak mampu melawan panas yang sampai 38 derajat C, jadi saya coba putar otak untuk membuat pelindung tanaman terhadap teriknya matahari. Saya coba melindungi tanaman tersebut ketika mataharinya pas bersinar ketanamannya.

    Contoh di balkon belakang lebih dulu panasnya. Mulai jam 10 pagi tanaman sudah harus diberi pelindung. Tanaman tomat saya tutupi koran. Bikin sendiri, koran-korannya disambung-sambung lalu tutupi mengelilingi tanamannya. Ditutupi seperti difoto mulai jam 10 hingga jam 3 sore.

    Tanaman tomat-tomatku kututupi koran selama panas terik, mulai jam 10 hingga jam 3 sore
    Tanaman tomat-tomatku kututupi koran selama panas terik, mulai jam 10 hingga jam 3 sore

    Saya mau tutupi Dahlia Park Princess. Aslinya warna bunganya pink muda, karena terkena dasyatnya terik matahari jadi pucat sekali dan jelek warnanya, padahal daunnya baik-baik saja tidak layu. Sambungan koran-koran terlalu panjang saya buat, jadi sekalian bisa menutupi Pompom merah. Sebenarnya kalau tidak ditutupi dahlia pom pom ini tahan panas ko.

    Bunga dahlia yang pink kalau kena panas jadi pucat sekali warnanya, jadi saya tutupi selama panas terik beberapa jam
    Bunga dahlia yang pink kalau kena panas jadi pucat sekali warnanya, jadi saya tutupi selama panas terik beberapa jam

    2 pot lain, begini cara saya melindungi tanaman dari sinar matahari.:

    Balkon depan ini, kalau pagi sejuk sekali, suka banget kalau duduk-duduk di balkon ini. Matahari bersinar dengan dahsyatnya ke balkon ini mulai jam 2 siang hingga jam 6 sore, lebih panas dari balkon belakang. Frank bilang pindahkan saja pot-potnya, lah kalau tanaman menjalar seperti ketimun bagaiman pindahinnya?, kalau potnya berat bagaimana pindahinnya?, malah bikin repot tiap hari, jadi saya tutupi saja seperti foto dibawah ini.

    Balkon Depan, panas sekali mulai jam 2 siang hingga jam 6 sore, jadi saya beri pelindung seperti di foto
    Balkon Depan, panas sekali mulai jam 2 siang hingga jam 6 sore, jadi saya beri pelindung seperti di foto

    Panas begini jemuran setengah jam taruh luar langsung kering! 😀 . Nyetrika juga ampunn deh sampai cucian numpuk di bangku, soalnya hawanya panas loh kalau nyetrika. Baju-baju pergi saja yang saya setrika, kalau baju rumah dan pakaian dalam tidak saya setrika, hemat listrik! 😀 hehe.

    Setrikaanku numpuk nih, ada yang mau bantuin? :D
    Setrikaanku numpuk nih, ada yang mau bantuin? 😀

    Jika tidak ada urusan mendesak, saya lebih memilih tinggal dirumah, tidak tahan jalan-jalan pas panas begini. Paling kalau mau jalan sore mulai jam 6 sore. Kalaupun terpaksa keluar ya pakai pelindung kepala seperti topi, kalau pakai payung maluu euy 😳 diketawain orang-orang, kalau di Indonesia sih saya cuek bebek berpayung 😆 .

    Baru-baru ini baca koran, banyak hewan peliharaan seperti anjing dan kucing yang mati. Orang disini senang bawa hewan peliharaan kemana-mana, sayangnya tidak semua gedung (lokasi) memperbolehkan hewan peliharaan dibawah masuk. Jadi oleh pemiliknya ditaruh mobil. Biar kaca jendela dibuka, tapi didalam mobil panas bangett loh. Bayangin aja kalau suhu 38 derajat hewan peliharaan pas didalam mobil, kasihan mati deh.

    Kemarin dengar berita di radio, ada ibu yang tinggalin anaknya setengah didalam mobil. Heran ko bisa tega ya, pas cuaca panas si anak ditaruh di mobil. Biar kaca mobil di buka, atau dipasang ac. Setengah jam kemudian si ibu balik ke mobil, anaknya tidak bereaksi, tragis!.

    Teman bagi tips dong, bagaimana cara kamu menghadapi musim (cuaca) panas? 😉 .

    Buat yang mudik selamat mudik, hati-hati di jalan. Saya nonton Tv Indonesia ko banyak terjadi kecelakaan, kalau ngantuk istirahat dulu, jangan dipaksa nyetir. Buat yang tidak pulang kampung Happy Holiday! 🙂 .

     

    Demikianlah ceritaku mengenai Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati Kalau suka tulisan saya ini, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan tentang Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:
    Orang Jerman itu
    Aturan Internetan di Jerman
    Musim Dingin di Jerman
    Kuliner Indonesia yang Nganggenin
    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati
    Istilah Masakan Jerman – Indonesia
    Kamar Mandi di Jerman

  • Akhir Pekanku yang Ceria

    Akhir Pekanku yang Ceria

    Akhir Pekanku yang Ceria. Akhir pekan sejatinya adalah hari kebersamaan. Bersama keluarga menikmati hari tersebut. Ada yang bisa pergi berlibur bersama atau hanya sekedar di rumah saja, yang penting bisa kumpul-kumpul, bisa happy happy bersama keluarga tercinta 🙂 .

    Nah apa jadinya kalau pasangan kita, justru bekerja pada akhir pekan. Contohnya Frank, dia dapat libur setelah bekerja 14 hari. Apakah saya kesal, apakah bete, apakah saya bermuram durja sendirian?. No way! deh ya 😀 . Daripada kesal, lebih baik baik lakukan kegiatan yang bisa bikin diri sendiri happy.

    Edisi akhir pekan ceria minggu lalu ala saya adalah:

    1. Bikin kue yukk. Kita bisa mencoba resep-resep baru atau bikin kue yang sudah pernah kita bikin dan hasilnya dipuji-puji pasangan kita. Untuk resep-resep baru bisa cari dari internet, lihat majalah atau dari acara masak-masak di TV. Berhubung saya hanya tinggal berduaan, jadi biasanya cari resep yang simpel atau kalau hasilnya banyak ya resep saya bagi dua.

    Beberapa contoh kue yang resepnya sudah diluar kepala alias sudah hapal karena sering banget tiap weekend bikin antara lain: Schinken Schneke, Apfelkuchen (bolu apel), Marmorkuchen (bolu Marmer). Weekend lalu saya bikin bolu Marmer lagi dong, soalnya Frank dan saya suka banget bolu ini.

    Seandainya Hp saya adalah hp canggih pastinya bisa masak sambil seru-seruan kali yaa.. Sayangnya hp saya fiturnya minim, mau potret-potret malas ah. Pengennya sih punya Samsung Galaxy S4 yang ada fitur drama shot, yang bisa mengambil gambar berturut-turut selama lima detik lalu menggabungkannya menjadi 1 sehingga objek utama seakan-akan bergerak, sedangkan latar belakangnya tetap diam. Kayanya fitur tersebut lucu juga yaa untuk edisi bikin-bikin kue? :D. Saat berjalan dari sudut dapur sambil bawa Loyang kue ke arah oven, kalau pakai drama shot jadi hasilnya bisa menjadi foto yang lucu ;).

    2. Santai-santai di Taman Kota. Selesai bikin kue, saatnya jalan-jalan keluar rumah. Ya mari kita ke taman. Menuju taman saya potretin bunga-bunga yang sudah bermekaran disepanjang jalan. Sampai taman, sambil duduk-duduk di tepi kali, saya mengamati bebek-bebek yang asyik berenang. Sesekali saya lemparkan remah-remah roti yang saya bawa dari rumah. Segerombolan bebek lain lainpun tidak mau kalah, berdatangan berebut remah-remah roti.

    Remah-remah roti yang saya bawa sudah habis, saya mulai ngitungin orang lewat hihihi. Tahu ga sih mengamati orang-orang berlalu lalang itu mengasyikan loh!. Saya memperhatikan gaya berbusana mereka. Ada yang muda tapi tidak modis, eh ada yang sudah tua malah keren-keren pakaiannya.

    Kadang saya usil, potretin orang-orang lewat, disatukan hasil fotonya sepertinya lucu deh. Saya mau buat tema “Gaya berbusana Musim Panas 2013” :mrgreen: . Eh eh teman-teman sepertinya seru ya kalau gunakan salah satu fitur Samsung Galaxy S4. Itu loh fitur Story album, dimana kita bisa mengatur foto-foto kita dan bikin album sendiri. Bisa pilih tema dan layout yang kita sukai, kemudian bisa kita cetak deh. Selain tema gaya berbusana yang saya sebut sebelumnya, saya maunya bisa bikin album foto tema bunga-bunga juga.

     

    Puas setengah hari dengan “Me time” saya melangkahkan kaki ke stasiun kereta. “Ngapain Nel“?. Jemput suami tercinta pulang kerja (romantis banget ga sih? Hehe 😆 ). Pas sekali jamnya dengan jadwal kedatangan kereta dia. Kemudian pulangnya saya ajak yayang saya ini lewat toko handphone, kali aja kalau saya lirik-lirik etalase toko dia sadar yang saya inginkan hehe 😀 .

    Nah itu cerita akhir pekanku yang ceriah, yang bikin saya happy tentunya. Bagaimana dengan akhir pekan sahabat blogger?. Oh ya belakangan ini saya blog walking, makin banyak saja yang sudah beli Samsung Galaxy S4 bikin ngiri sungguh deh saya juga pengen loh 😎 .

     

  • Orang Jerman itu (bagian IV)

    Orang Jerman itu (bagian IV)

    Orang Jerman itu (bagian IV). Pembaca setia, selamat hari sabtu dan selamat berakhir pekan. Saya masih punya beberapa hal mengenai kehidupan di Jerman yang mau saya informasikan 😉 .

    Orang Jerman itu (bagian IV). Kamera Pengintai di Jalan di Jerman. (Foto: dok. pribadi)
    Kamera Pengintai di Jalan di Jerman. (Foto: dok. pribadi)
    1. Kalau lagi nyetir tidak boleh menggunakan hp, ketahuan polisi dendanya 30 Euro (Rp.387.000 *kurs Rp.12.900). Sering loh polisinya ngumpet jadi sebaiknya patuhi peraturan berlalulintas kalau tidak mau kena tilang 😉 .
    2. Naik sepeda juga harus taat peraturan lalu lintas. Gunakan jalan khusus sepeda, kalau tidak ada jalur khusus bisa gunakan jalur mobil. Pengendara sepeda juga bisa kena denda, misal jalan di jalur yang salah, pakai walkman sambil bersepeda. Dendanya 20 Euro saja. *mending jalan kaki deh aman hehe 😆 .
    3. Naik kereta harus beli tiket, kalau kena razia dendanya 40 euro (Rp.516.000 *kurs Rp.12.900) untuk jarak dekat. Di kota besar contohnya saya pernah lihat Berlin, umumnya petugasnya tidak berpakaian selayaknya petugas. Petugas berbaur dan perpakaian seperti orang umum. Kadang duduk bersama penumpang trus kereta mulai jalan, petugas mulai merazia penumpang yang tidak beli tiket. Bayar dendanya tidak ke petugas. Petugas membawa seperti mesin kecil untuk memasukkan data penumpang yang kena razia. Nanti dikirim surat tagihan ke rumah, dan kita bayar dengan Bank transfer.

    Berhubung ada pertanyaan menarik dari Omnduut : Kalau orang asing (turis) naik kereta di Jerman dan tidak beli tiket eh pas ketemu petugas kontrol, kemana tagihannya dikirim?.

    Setelah tanya suamiku nih, dia bilang dendanya bayar ditempat, bisa cash atau bisa dengan gesek kartu kredit.

    Nah berhubung cuma jawaban dari satu orang tidak puas ah. Saya tanya ke forum. Jawabannya:
    • Ternyata ada yang pernah berpengalaman kena denda denda 150 Euro bayar di tempat.
    • Bayarnya langsung ke petugas, kalau petugasnya baik di suruh turun di stasiun berikutnya dan beli tiket kereta berikutnya.
    • Bisa bayar cash atau gesek kartu kredit. Petugasnya ada bawa mesin geseknya.

    Tulisan Terkini

    Ternyata dapat info dari negara lain juga, yakni:
    • Di Yunani bayar di tempat, dendanya 60x harga tiket.
    • Di Perancis dendanya 300€ lebih (Rp. 3.870.000 *kurs rp.12.900)
    • Di Swiss naik Tram tanpa ticket, denda Sfr 100 (Rp. 1.050.000 *kurs rp.10.500). Plus bayar tiket penuh. Pengumuman ini ditulis didalam Tram. Jika kejadiannya di Kereta Api, selain denda juga plus masuk criminal record yang link dengan semua akses.
    • Di Italia denda 100 Euro.

    Harap jangan berpikir seperti di Indonesia (tepatnya kereta Jabotabek kali ya 😆 ), jangan coba-coba tidak beli tiket kereta ketika kamu menggunakan kereta di Eropa.

    4. Guru les saya bilang, kalau ada orang awam masuk ke gedung pertemuan (gedung pesta) dia mungkin akan bingung, tidak tahu itu acara pesta pernikahan atau acara pemakaman? Karena pesta pernikahan disini tidak ada heboh-hebohnya seperti di Indonesia. Disini hanya makan-makan, ngobrol, makan lagi sambil ngobrol sampai lewat tengah malam.

    5. Orang-orangnya mulai anak-anak hingga orangtua kebanyakan pakai sepatu kets kemana-mana. Kadang aneh saja sih, pakaian sudah oke banget, lihat kebawah ketawa deh, sepatunya sepatu kets :mrgreen: . Saya sering nonton TV lihat reporter TV meliput berita. Baju atasannya keren berjas, sepatunya yaelah ok sepatu kets hehe.

    6. Jika bertamu ke rumah orang Jerman totok biasanya tidak perlu lepas sepatu. Kalaupun kita mau lepas sepatu, karena ga enak kuatir rumah jadi kotor, terkadang yang punya rumah agak maksa, “gak usah lepas sepatu, pakai saja!”. Saya baru tahu alasannya, pas kurus Integrasi, ternyata kalau kita lepas sepatu, kebanyakan bau kaki boo 😛 . Makanya diminta tidak usah lepas sepatu. Kalau bertamunya ke bukan orang Jerman, ya kita tanya dulu lepas sepatu ga?, biasanya yang punya rumah ada sandal rumah buat tamunya. Kalau tidak ada ya berkaos kaki saja, asal pastikan kaos kaki kamu tidak bau yaa :D. Kalau kedatangan tamu orang Jerman ya pasrah aja rumahmu kalau kotor, karena mereka ga mau lepas sepatu, kecuali kalau pasangan kawin campur seperti Frank nih, dia sih sudah tahu kalau di rumah ya jangan pakai sepatu. Kan cape ya nyapu ngepelnya.

    7. Makanannya paling banyak aneka macam roti, keju dan daging. Menurut saya daging tuh bisa ada 1001 jenis, enek juga kalau tiap hari makanannya pakai daging.

    8. Malam cenderung tidak makanan hangat, jadi hanya makan roti dengan keju dll disebutnya „kaltessen“. Untung nih ibu rumah tangga ga harus masak.

    9. Ada yang bersin kita bilang “gesundheit!” artinya “bless you”.

    10. Kalau makan kita bilang “Guten Appetit” artinya “Selamat Makan” kalau yang makan sendirian, yang makan paling bilang “Danke” “Terima Kasih”.

    Video Kebiasaan Orang Jerman Bertamu Tidak Lepas Sepatu ke Dalam Rumah

    Ich wünsche euch ein schönes wochenende!. Happy weekend! 🙂 .

    Bagian I klik disini
    Bagian II klik disini
    Bagian III klik disini
    Bagian V klik disini
    Bagian VI klik disini

    Demikianlah cerita saya mengenai Orang Jerman itu (bagian IV). Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

  • Orang Jerman itu (bagian III)

    Orang Jerman itu (bagian III)

    Orang Jerman itu (bagian III). Guten Morgen Indonesia, selamat hari sabtu. Saya kembali lagi mau ngomongin mengenai Jerman, etika dan masyarakatnya ya 😉 .

    Orang Jerman itu (bagian III)
    Pemandangan Kota Tua di Jerman
    1. Kalau terima kado harus dibuka didepan pemberinya, jadi yang ngasih bisa tahu, kamu suka kadonya atau tidak. (*Padahal kalau di Indonesia pas sepi baru buka kado ya hehe 😀 ).
    2. Sampah harus dipisah-pisahkan, antara sampah dapur, sampah organik, kertas, plastik, kaleng dan botol. Ada kota-kota tertentu, dimana pembuangan botol juga dibedakan berdasarkan warna botolnya, ada botol warna hijau, putih dan coklat. Ceritanya disini.

    3. Disini orang tidak kepo (mau tau aja urusan orang). Kalau tidak dekat sekali pamali nanya umur berapa, agama apa, sudah kawin apa belum, sudah punya anak apa belum, gajinya berapa. Kalau ada yang nanya paling di jutekin “..Bukan urusan elo kali”.

    4. Tidak boleh berbisik-bisik didepan orang lain, tidak sopan. Kamu dianggap sedang ngomingin orang tersebut.

    5. Kamu jalan kaki ketika hujan deras, pas pakai baju bagus lagi, mau kerumah teman atau ke pesta. Gilee tuh mobil sembarangan ngebut dan nyimpratin kamu, kotor semua. Kamu hapal no plat mobilnya, punya bukti merasa dirugikan?. Kasih bon dari laundri ke yang punya mobil. Dibayarin ko.

    6. Lewat jam 10 malam tayangan TV bukan untuk anak-anak. Tayangannya banyak yang hot ..hot.. hot 😯 . Pokoknya mengerikan!. Yang punya anak-anak sepertinya TVnya dikunci dengan pin atau saluran TV tertentu saja yang bisa dibuka bebas.

    7. Telp rumah flat rate jadi yang rajin pakai telp (nomer lokal) silakan puas-puasin telp.

    8. Beli baju, alat rumah tangga dan lain-lain tapi tidak puas?. Boleh dikembalikan ke tokonya asal masih ada bonnya. Maksimal 2 minggu hingga 1 bulan dari pembelian.

    9. Beli barang-barang eh rusak, masih garansi, masih ada bonnya. Balikin barangnya, uang kembali 100% (*Pengalaman beli timbangan badan, rusak setelah 3 bulan).

    10. Masyarakatnya banyak yang baik *jujur. Frank pernah kehilangan paspor dan beberapa surat-suratnya, tidak sadar jatuh dijalan. Ternyata ada yang menemukan dan mengantarkan ke Rathaus (kelurahan) setempat. Teman saya Maria, waktu kami jalan-jalan ke München, dia coba celana jeans di kamar pas. Ternyata dia lupa meningglakan HP (BB) nya di kamar pas. Keesoka harinya kami balik lagi, ditanyain beberapa hal untuk membuktikan itu hp Maria, dan Hp kembali ke pemiliknya.

    11. Kamu diundang makan, ingat jangan makan dulu dari rumah yaa. Karena yang ngundang sudah masak banyak sekali. Adalah tidak sopan kalau kamu hanya makan sedikit.

    12. Potong rambut pria 18 EUR (sekitar Rp.232.000), wanita 28-30 Eur (Rp.360.000 an) belum termasuk tip. Kalau lihat ada iklan ko murah 10 EUR, harus ditanya detail karena ada buntutnya tuh, ujungnya akan ada tambahan biaya lain-lainnya, misal biaya cuci rambutnya, biaya pakai hairdryernya dll. Untungnya teman kursus saya tukang potong rambut, jadi Frank dan saya selalu kerumah dia. Biayanya 10 EUR/orang .

    13. Punya hewan peliharaan (anjing) ada pajaknya 100 Eur/tahun. Kucing bebas pajak.
      Ternyata ada penjelasan khusus loh buat pajak anjing ini. Lain kali bahas khusus deh. Singkatnya begini:

    Pajak anjing :
    • Pajak hanya diberlakukan untuk anjing tidak hewan lainnya. Hal ini sebagai tambahan peluang pendapatan fiskal dalam menyeimbangkan anggaran daerah.
    • Pajaknya per rumah tangga bukan per jumlah anjing yang di miliki (kalau punya lebih dari 1 tetap bayar 100 Eur/tahun).
    • Pajak anjing dikenakan untuk mengatasi jumlah anjing (maklum deh di Jerman sini orang-orang lebih senang pelihara anjing dan kucing daripada punya anak. Bagi mereka anjing dan kucing anak-anak mereka).
    • Pajak anjing adalah salah satu pajak barang mewah (The dog tax is one of the luxury taxes).
    • Untuk anjing dengan tujuan komersil (untuk peternakan anjing komersial atau perdagangan anjing, penggumpulan anjing) tidak dikenakan pajak.
    • Undang-undang kota sering membebaskan pajak atau mengurangi jumlah pajak untuk: anjing pemandu orang buta, anjing yang dikumpulkan untuk selanjutnya bisa diadopsi, anjing pekerja, anjing yang sudah lulus ujian ketaatan, dan atau untuk peternak anjing pribadi.
    • Pajak lebih tinggi untuk anjing-anjing tertentu yang dianggap berbahaya seperti jenis Bulldong, pitbull, Rottweiler dan 20 jenis lainnya.
    Terjemahan bebas dari http://de.wikipedia.org/wiki/Hundesteuer

    1. Biaya permak permak baju mahal. Misal pernah potong celana panjang biayanya 7 Eur (Rp.90.000). Biaya tambal celana yang bolong, bolongnya kecil paling 3 cm kena 7 EUR. Coba ke tempat lain busyett niat cari yang murah mahal dobel harganya 15 EUR satu celana. Hari itu saya ambil 2 celana kerja Frank kena 30 Eur (Rp.387.000) 🙄 .

    2. Kalau mau survive disini harus bisa bahasa Jerman, kecuali di kota-kota besar seperti Berlin, München dll mungkin masih ada orang-orangnya mau berbahasa Inggris. Paling tidak kita tahu level dasar, percakapan untuk ke supermarket, naik bus, kereta dan lingkungan sekitar rumah. Jadi kalau nyasar kan, misal salah naik bus atau kereta bisa bertanya orang, ga kaya orang hilang hehe. Papan informasi (petunjuk) di jalan-jalan dalam bahasa Jerman.

    Ich wünsche euch ein schönes wochenende!. Happy weekend! 🙂 .

    Bagian I klik disini.
    Bagian II klik disini.
    Bagian IV klik disini.

  • Akhirnya Setelah 2 Tahun

    Akhirnya Setelah 2 Tahun

    Akhirnya Setelah 2 Tahun. Judulnya agak lebay ya? :D. Setelah 2 tahun akhirnya saya makan ubi merah lagi dong 😆 . Cuma mau pamer *ting ting kedip mata* :mrgreen: .

    1. Ubi Merah
    Saya hanya beli 1 buah berat kira-kira 300 g. Harganya 1 kg = 2.49 € (Rp.32.000). Pas di supermarket pengen banget makan ubi. Keesokan harinya hilang selera masak itu ubi. Selama 2 minggu di letakkin saja di dapur, akhirnya ubinya numbuh.

    Akhirnya Setelah 2 Tahun. Ubi 2 minggu ga dimasak, malah jadi numbuh, tanam apa dimasak yaa
    Ubi 2 minggu ga dimasak, malah jadi numbuh, tanam apa dimasak yaa

    Setelah niat masak kembali hadir, saya kukus ubinya di rice cooker. Bawahnya masak nasi, bagian atas taruh ubi yang telah di potong-potong. Bagian yang numbuhnya saya potong, niatnya mau ditanam, kali aja bisa numbuh dan saya dapat ubi lagi kan 😀 .

    Ubi di Jerman. Masak Nasi sambil ngukus ubi. Süßkartoffel
    Ubi di Jerman. Masak Nasi sambil ngukus ubi. Süßkartoffel

     

    Di Jerman Ubi disebut Süßkartoffel (kentang manis). Ini ubi ko setelah dimasak tidak manis ya, apa mungkin karena sudah tumbuh, jadi hilang rasa manisnya?. Tanya dong berapa harga ubi per kgnya di kota kamu? 🙂 .

    2. Pepaya
    Selain ubi yang akhirnya saya nikmati kembali adalah buah pepaya. 2 tahun di tahan-tahan tidak beli pepaya, ga rela harganya yaa 😕 .

    Pepaya asal brazil Berat 485 gram harganya superr mahal Rp. 32.000
    Pepaya asal brazil Berat 485 gram harganya superr mahal Rp. 32.000

    Harga pepaya 2,49 Eur satunya (Rp. 32.000). Ini pepaya kecil banget, berat 485 gram asal dari Brazil.

    Sudah dua kali saya beli papaya. Beli masih hijau, begitu dirumah saya bungkus koran dulu supaya lekas matang. Dalam 2-3 hari jadi kuning kulitnya. Setelah bersih dikupas dan di potong-potong, saya masukkan kulkas dulu. Nikmati ketika cuaca panas sedap sekali. Ga nyesel belinya karena rasanya manis sekali.

    Pepaya asal brazil gpp deh mahal yg penting puass manisnya, masukin kulkas dulu disantap ketika cuaca panas sedapp
    Pepaya asal brazil gpp deh mahal yg penting puass manisnya, masukin kulkas dulu disantap ketika cuaca panas sedapp

    3. Nanas
    Sudah beberapa kali beli nanas, rasa manisnya mantap. Nanas ini asal Costa Rica harga 1,59 Eur/biji (Rp.20.500). Di etiketnya dikasih tahu bagaimana menyantap nanas. Dikupas dan di buang bagian tengahnya. Saya malah paling suka bagian tengahnya yang keras loh! Lebih manis menurutku. Mamaku di Jakarta sih setelah ngupas nanas lalu nanasnya dicuci bersih trus ditaburi garam, katanya supaya tidak gatal? Saya ngikutin juga cara si mama.

    Nanas asal Costa Rica Rp.20.500 Maniss deh
    Nanas asal Costa Rica Rp.20.500 Maniss deh

     

    Buah-buahan lainnya yang sering saya santap, seperti: apel, pisang, jeruk, pir, stoberi, mangga, kiwi, anggur. Penasaran dengan harga buah-buah tersebut? :wink:.

    • Apel (der Apfel) ada banyak jenisnya , harga mulai 2,49 Eur/kg hingga 2,99 eur/kg (Rp. 32.000- 38.000), apel sih banyak tumbuh subur di Jerman, jadi mending beli yang non impor.
    • Pir (die Birne) 1,99 Eur /kg (Rp.25.600).
    • Stroberi (die Erdbeere) waktu belum musim mahal 6,98 Eur/kg (Rp.90.000), kalau lagi musim harganya sekitar 2,98 eur/kg (Rp.38.000).
    • Pisang (die Banane) 1,99 Eur/kg (Rp.25.600).
    • Kiwi (die kiwi) 0,25 Eur/biji (Rp.3200).
    • Alpokat (Die Avocado 1,69 Eur /biji (Rp.21.800).
    • Mangga (die Mango) mulai 1,99 Eur sampai 2,49 Eur/biji (Rp.25.600-32.000).

    ´.

    Frank tidak terlalu suka makan sayur dan buah aneh kan? 😐 . Sedangkan saya suka sekali sayur dan buah. Di Indonesia surganya buah dan sayuran. Harganya juga tidak mahal di Indonesia yaa, mudah didapatkan disekitar kita.

    Nah buah-buahan yang dulu saya jarang sekali lihat di tanah air tercinta seperti: Buah Persik, Buah Aprikot, Blackberry, Raspberry, Johannisbeeren, cherry, stroberi di Indonesia seringnya asam, di Jerman maniss. Buah-buahan tersebut banyak sekali di Jerman, malah ada yang tumbuh sebagai pohon peneduh di pinggir jalan.

    This slideshow requires JavaScript.

     

    Menurut aid.de swasembada buah-buahan di Jerman hanya diangka 10-14% alasannya karena faktor cuaca. Siapa yang mau buka kebun jeruk dan pisang kalau selalu merugi karena cuaca yang tidak mendukung?.

    Mayoritas buah-buahan seperti anggur, kiwi, ceri, dan buah persik diimpor dari Spanyol, Italia dan Perancis. Buah-buahan tropis seperti pisang, nanas atau mangga berasal dari Amerika Selatan dan Tengah. Buah-buahan lain di impor dari negara Uni Eropa.

    Mengapa buah-buahan di Jerman mahal?. Ya karena buah-buahan tersebut di import. Transportasi dan penyimpanannya sangat mahal. Buah import juga tidak bagus loh bagi lingkungan, karena banyak CO2 yang dilepaskan selama penggangkutannya. Jadi selama kita bisa menikmati buah dari sekitar kita mengapa kita harus membeli buah impor toh?. Seandainya saya punya tanah luas saya mau tanam sendiri pohon buah-buahan ah 🙂 .

    Buah-buahan yang belum pernah saya lihat di Jerman adalah salak, rambutan, durian, nangka, jambu air, duku, markisa. Pengen semuanya deh :mrgreen: . Sahabat blogger yang di Eropa yang mau pada mudik ke tanah air, saya mau oleh-oleh buah-buahan tersebut dong ngarep.com 😆 .

    Buah-buahan ini Belum Pernah saya Lihat di Jerman
    Buah-buahan ini Belum Pernah saya Lihat di Jerman

    Nama Buah-buahan dalam Bahasa Jerman dan Indonesia sebagai berikut:

    Dulu saya paling tidak suka buah pir dan melon, karena baunya yang tidak enak saja menurutku :D. Saat ini sih kalau pir ya agak suka, untuk melon masih agak musuhan hehe. Sahabat blogger adakah buah-buahan tertentu yang kalian tidak suka?.

     

    Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:

    Orang Jerman itu
    Kuliner Indonesia yang Nganggenin
    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati
    Istilah Masakan Jerman – Indonesia

error: Content is protected !!