Random Dibuang Sayang

loading...

Random Dibuang Sayang. Sahabat blogger, saya mau cerita beberapa hal yang sudah saya lalui bulan lalu, bahkan bisa 3 bulan lalu kali πŸ˜€ . Awalnya saya ingin cerita pas bulannya, apa daya saya lagi sok sibuk mengurusi kebun alias bongkar-bongkar tanaman.

1. Ganti plat nomer mobil (03.09.2013)
Setelah hampir setahun pindahan rumah, kita baru ganti plat mobil. Katanya kalau kena razia polisi bisa di denda, untungnya tidak pernah tuh di razia hehe. Mobil lebih banyak diparkir di kota tempat tinggal kita sebelumnya (Bad Rappenau), supaya dekat kerjaan Frank. Kalau Frank tidak ke kejar kereta pas pulang malam, jadi ya bisa naik mobil.

Kota tempat tinggal sekarang dan sebelumnya padahal cuma jarak dekat ko, 30 menit naik mobil, naik kereta 18 menit. Berhubung kita pilih (ganti) nomer sendiri jadi nambah 10 Euro (kurleb Rp.150.000), yang baru jadi FN2004 ; F=Frank N=Nella ; kemudian 20-04 Hari dan bulan pemberkatan pernikahan Frank dan saya. Mengurus pergantian plat ini di Landratsamt. Total biaya ganti plat mobil 42 Euro. Prosesnya cepat sekitar 15 menit, karena Frank sudah mendaftar secara online dahulu beberapa hari sebelum kami datang.

Berhubung Pindah kota Tempat Tinggal jadi Ganti Plat Mobil. Random Dibuang Sayang

Berhubung Pindah kota Tempat Tinggal jadi Ganti Plat Mobil

2. Tes kelayakan kendaraan (30.09.2013)

Di Jerman kendaraan harus di tes kelayakannya setiap 2 tahun sekali. Mobil kita sekarang ini pemberian bapak mertua. Mobilnya sudah tua kira-kira 14 tahun, mereknya keren sih Audi. Berhubung mesinnya masih bagus, sayang juga di jual, lagipula Frank dan saya tidak banyak bepergian menggunakan mobil, paling belanja mingguan ke supermarket, jadi ya tidak boros bensin juga. Pas serah terima mobil dari bapak ke anak, 2,5 tahun lalu biaya benerinnya bikin jut jut terkejut iya kena 2.000 Euro (kurs Rp.15rb berarti sekitar 30 jeti rupiah) gile deh disini kalau mobil masuk bengkel. Oh ya itu biaya sudah termasuk pajak 19%.

Ini tes pertama kali saat mobilnya jadi milik kita.

Banyak yang dites, antara lain rem, mesin, lampu, ban, asap knalpot dll. Tesnya tuh seperti mobilnya di tonjokin rame-rame haha, beneran saya yang melihat aja tepok jidat. Mobil tua malah di banting-banting ngetesnya. Contohnya mobil di nyalakan di ban berjalan, kemudian dikendarai ngebut lalu tiba-tiba direm, kemudian gas setinggi-tingginya. Lalu bagian bawah mobil juga dicek, ban mobil digoyang-goyang keras sekali.

Tes kelayakan biayanya 94,5 Euro (sekitar 1,4 juta rupiah), prosesnya sekitar 20 menit. Hasil tes GAGAL!. Mobil harus ada yang diperbaiki, yakni rem tangan dan lampunya. *gambar paman Gober langsung muncul dikepala saya haha. Siap-siap sport jantung kalau mobil masuk bengkel. Mobil diperbaiki di bengkel biayanya 194 euro sekian cent, Puji Tuhan cuma segitu ya.

2 minggu kemudian kembali lagi ke tempat tesnya Dekra Automobil. Kali ini prosesnya cepat paling 5 menit, untungnya biayanya tidak seperti pertama tes. Biaya yang kedua ini 12,8 Euro (sekitar 192 ribu rupiah).

3. Lanjut Kursus Bahasa Jerman
Setelah hampir setahun nganggur kursus, akhirnya lanjut lagi. Sebenarnya saya tidak mau nganggur, tapi mau gimana kelasnya belum dibuka. Awalnya mau di tempat kursus sebelumnya, karena disana guru yang mengajar bagus. Teman-teman grup saya juga antusias mau lanjut ke level B2, begitu pula dari grup lain. Eh pas diundang rapat yang datang hanya 2 orang, saya dan 1 orang Korea atau Jepang.

Alasan yang tidak datang mereka tidak mau lanjut karena biaya kursus mahal sekitar 1.000 euro untuk 400 jam pelajaran. Cape deh pada omdo (omong doang) nih teman-teman hehe. Duit segitu kan tidak dibayar 1 kali toh. Intinya kelas tidak jadi dibuka, karena minimal harus ada 10 orang.

Akhirnya saya mendaftar di VHS sekolahan di kota tempat tinggal saya, 15 menit jalan kaki dari rumah, naik bus 5 menit doang. Awalnya katanya kelas dibuka bulan Mei, ternyata ditunda dengan alasan murid belum cukup. Menunggu 3 bulan (asyik nambah liburan πŸ˜† ). 23 September 2013 lalu kelas dimulai.

Buku Kursus Bahasa Jerman Level B2

Buku Kursus Bahasa Jerman Level B2

Kursus 2 kali dalam seminggu, hari Senin dan Rabu. Tidak seperti kursus Integrasi yang dulu (4 jam/hari Senin-Jumat), nah kursus B2 ini singkat deh hanya 1,5 jam/pertemuan. Jam kursusnya malam 20.10 sampai jam 21.40 serasa main ke tetangga sangking singkatnya :mrgreen: . Gurunya ada 2 orang, kalau senin yang mengajar pak guru asal Kroasia dan hari Rabu ibu guru yang mengajar. Kedua gurunya baik bangett, kalau ga ngerjain PR ya sudah ga apa-apa tuhh 😎 . Soalnya mereka (guru) mengerti kelas B2 nih siswanya tuh sebagian besar para pekerja kantoran yang mana pasti sibuk sekali kan.

Kursus B2 ini yang pertama nanti ada lanjutannya B2-2 Per level 30 kali pelajaran. Biaya 174 Euro (sekitar 2,6 juta rupiah). Keseluruhan level B2 kalau saya hitung-hitung totalnya 72 jam, miriplah dengan durasi kursus di Goethe. Nah kenapa di tempat kursus Integrasi saya yang dulu, kelas B2 katanya 400 jam dan biayanya 1.000 Euro??? πŸ™„ mungkin karena privat kali ya. Untunglah tidak jadi kursus disana, irit duit kan hehe.

Teman-temanku banyak sekitar 20 orang, yang grup cowo ada 6 orang yang kuingat ada asal Afganistan, dia pelajar, trus dari Turki (pemain bola, ganteng boo πŸ˜€ tapi pendek sih hehe), ada dari Spanyol, Itali dan dari Rusia, nah nih cowo asal Rusia (gantengg juga πŸ˜€ ), pas awal kelas ditanya guru dan teman-teman yang penasaran, tampang dia seperti orang Jerman ko ikutan kursus bahasa Jerman? Langsung seruangan tertawa dan si cowo jadi merah mukanya.

Grup cewe ada asal Kosova, Au pair disini, gaya bicaranya mirp Cinta Laura haha, trus ada dari Spanyol, Itali, Rusia dan dari Amerika, nih cewe asal Amrik jago juga (otaknya), ikutan dua kelas sekaligus, ikutan B2 dan jam sebelumnya dia ambil tingkat C1 mabok ga tuh ya, tingkat B2 aja belum lulus sembari jalan level lebih tinggi. Kalau tidak salah tahun depan dia mau kuliah makanya harus dikebut kursus sampai tingkat paling tinggi C2.

Terus…. Ternyata ada satu teman dong asal Indonesia horee πŸ˜‰ . Nih cewe Batak, boru Tamba. Awal dia datang ke Jerman sebagai Au pair selama 1,5 tahun. Saat ini dia kerja sosial di panti Jompo, tapi sepertinya diharuskan pulang ke Indonesia dulu karena kerjaan dia sekarang sudah berbeda dengan awal dia ke Jerman, jadi disuruh buat visa kerja.

Yang penasaran atau belum tahu apa itu Au Pair silakan baca tulisannya Astrid disini.

4. Menang GA
Tidak hanya satu, namun dua GA horeee πŸ™‚ .
β€’ Pertama GA yang diadakan oleh T3ph alias Nyonya kecil pada akhir Agustus lalu. Saya suka nih model GA yang dibuat T3ph, ga pakai ribet, gampang aja dong. Trus menang deh fyi pertama kalinya saya menang GA πŸ™‚ . Hadiahnya berupa bandana anak, buat keponakan saya yang no.2 namanya Galen. Bandananya buatan T3ph sendiri Terima kasih T3ph πŸ˜‰ . Maaf kalau fotonya tidak bagus, itu dadakan pas skype an, maksa nyokap pakaikan bandananya, karena nunggu mamanya Galen susah tidak dikirim-kirim fotonya.

Bandana Menang GA buat Ponakanku yg imut Galen

Bandana Menang GA buat Ponakanku yg imut Galen

β€’ Kedua GA yang diadakan Messa pada akhir Oktober lalu. Hadiah yang saya peroleh adalah tas kalimantan. Horeee!! πŸ™‚ Terima kasih Messa πŸ˜‰ .

Menang GA lagi hadiahnya Tas Kalimantan. Foto pinjam dari blog Messa

Menang GA lagi hadiahnya Tas Kalimantan. Foto pinjam dari blog Messa

Teman-temanku sampai disini dulu ya cerita-ceritanya. Kalau nanti ada cerita yang baru, saya sambung lagi. Terima kasih sudah membaca sampai selesai, ceritanya pajang sekali ya πŸ™‚ .

 

Baca juga::
β€’ Ladang Bunga di Jerman
β€’ Orang Jerman itu ..
β€’ Indahnya Kota Tua Bad Wimpfen
β€’ Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart
β€’ Aturan Internetan di Jerman

Advertisements

91 thoughts on “Random Dibuang Sayang

  1. hiaaa baru sempet baca nih soalnya abis lairan wakakkaka.
    thank u yaaa. aduh terharu deh sampe repot2 difoto pas skype. ponakanmu lucu bangeddd, gemes deh πŸ˜€

    • Thanks juga T3ph buat hadiah GA nya. Aku belum pernah ktemu langsung keponakanku cuma lewat skype nih. Aku ingat belum selesai baca postingan terakhirmu, balik lagi ahh πŸ˜‰ .

  2. sis nela, request donk, kupass tuntas mobilnya. sekilas dr buntut mirip mazda vantrend disni.

    jerman emng cck jd panutan dlm kedisiplnan n keselamatan brkndara.

    url kasamago.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 17.01.2017

  3. di indo juga ada kak, tp sperti biasa ada kata”SEHARUSNYA” dilaksanakan…hahaha
    buktinya nomer cantik mobil kakakku msh tetp walau udah ganti2 mobil…
    btw, mnurutku ttg kawin beda agama cm ada satu quotes dr papaku yg paling pas menututku “Pssionated love will find a way”
    tp pesannya terdalamnya ttp satu, terang dan gelap tidak akan dapat bersatu, it’s a matter of choice…….

  4. Wah rajin jg ikut ga ya mbak.. Aku pengen menang ga, tp baru dua kali ikutan hahahahaha… Penge jg ngadain ga, tp kok blm pede ya hahaahaha.. Asik mbak kursus jerman lg, smoga makin lancar jaya yaa

  5. guten tag, meine liebe Nella! πŸ™‚ I like that cute babe… who is she? πŸ™‚ my very best and have a pleasant evening with your darlin’… cheers! πŸ™‚ MΓ©lanie
    myvirtualplayground.wordpress.com

    url balauru.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 08.01.2017

  6. salamin buat Bang Frank Mbak! hehee
    Hmmm memang parkir di Bad Rappenau itu di tanah sendiri Mbak? kalo di tempat umum biayanya perjam berapa ya?, wah1 ternyata tes kendaraan lumayan mahal ya? kalo di sini sih nggak adaa.. πŸ˜€ hahahahaha *jadi gila saking senengnya!
    semangat kursusnya Mbak, makin banyak tuh temennya, dari abganistan, kosovo dll. πŸ™‚

  7. Plat nomernya sengaja “cantik” apa ga sengaja mbak, klo kami kan kebetulaaaan bgt bisa cantik tuk, sama ga ky di indo klo sengaja gitu biayanya lebih mahal
    Aaah pengen menang GA lg, dulu pernah menang GA mbak ika n mbak lies, menang pulsa 10rb hihihi

  8. Aku jadi senyum baca tulisan Mbak Nella yang soal cowok Rusia itu. Mukanya kaya orang Jerman. Memang orang Jerman punya karakter muka sendiri ya Mbak? πŸ™‚

    • Saya ga ngerti Chris πŸ˜€ . Suamiku aja bisa nebak2 asal seseorang, mungkin spt kita orang Asia kali ya bisa nebak orang asia juga lihat dari wajahnya, bisa nebak yg dari Malaysia, Filipin, Thailand dll.

  9. ribet juga ya mbak, ganti rumah harus ganti plat jg, tapi so sweet banget dah no platnya,hehe… tapi ya ampun itu mobil tua pake acara dibanting2, nggak apa2 tuh mbak?

  10. Dan aku pun berharap si angkutan kota di Jakarta ini dicek juga seperti disana..huuhu.. Sakit dada tiap hari nyium asepnya..hahaha πŸ˜€

  11. btw itu teknologi bener bener mendekatkan ya hihihi *towel pipi ponakanmu*. Yang ngadain kuis di mana, yg peseratnya dan pemenangnya di mana, hadiahnya bisa diterima di mana. ihihi

    • Hahaha soalnya mahal ya kirim2 hadiah ke tempatku sini, biasanya pra blogger juga mensyaratkan pengiriman ke alamat Indonesia, jadi ya ku kasih ajalah hadiah2 yg kudapat πŸ™‚ .

  12. itu kursusnya jauuh lebih mahal di Indonesia yak (ya eyalah) di Goethe kan kalo di sini. Nel kalo peraturan itu dibikin di Indonesia gakpapa asal pemerintahnya bisa bikin agkutan umum yang oke. Aku bayanginnya kalo di LN malah ke mana mana emang tranportasi umum karena nyaman Nel, jalan kaki juga enak, jadi mobil cuma buat jalan jalan ke tempat jauh doang

    • Iya lebih mahal sedikitlah dibanding di Goethe Jakarta. Bener bangett transportasi umum disini bagus dan tepat waktu, jalan kakipun udaranya bersih πŸ™‚ . Coba ya di Indonesia bisa juga transportasi umum sebaik disini, ku yakin masyarakat akan parkir mobil pribadi mereka di rumah πŸ˜‰ .

  13. Mbak sekolahnya deket gak? Tips ya, kl ketemu temen indonesia di sekolah tetep pake bhs Jerman mbak, biar makin yahut Jermannya, aku dl pas pertama masuk juga ketemu org indo kl diajakin ngobrol indonesia di sekolah nolak dianya, tp ternyata beneran masuk akal sih. Tp kl diluar sekolah pake bhs nasional lg πŸ˜‰

    Enaknyaaaaa yg menang GA,,,, aku juga mauuuu!

    • Sekolahnya deket 20 menit, naik bus 5 menit. Tergantung mood aku, klo mood ya kujawab bhs Jerman lg ga mood ya aku balas bhs Indonesia. Bosan soalnya dirumah bhs Jerman, ke luar rumah bhs Jerman berkunjung ke keluarga bs Jerman sampai enek πŸ˜† .

  14. Iiihhhh, aku tuh kemaren nggak dpt hadiah GAnya Messa…. *manyun ke messa* πŸ˜†
    Mbak, ribet juga ya test kelayakan mobil tua disana. Eh, penasaran aja.. kalo mobil baru, harganya mahal nggak sih? Yah, yg merk audi gitu deh, contohnya..,

  15. Halo mba, apa kabar?

    Saya terpesona dg test kelayakan kendaraan diatas. Biaya yg tidak sedikit dan dijalankan sesuai rule. Saya pikir, luar biasa upaya mereka dalam menjamin safety ya mba…

    Salam,

  16. mba klo dijerman tes kelayakan mobil gitu misalkan klupaan apa kena denda juga? mahal bangettt yaa.klo punya mobil2 antik lah piyee biayane :p katanya sie diindo juga ada tes kelayakan gini tapi yaa namanya juga kita sebodo amat sing penting mobil masih jalan, ac idup, bensin cukup hehehehe.

    waahh senengnya menang GA, selamat mbaaa πŸ™‚

    Blog/url nisadanchicco.blogspot.com dihapus karena blog tidak aktif lagi. Update 13.01.2016.

  17. nyesek ya biaya bengkelnya…jadi inget adekku, abis benerin AC mahal banget, dan katanya pas dia balik ke Indo nanti dia mau belajar mesin AC ama tetangga nyokap yang tehnisi AC…hihihii

    • Adikmu bener sekali, mending kita belajar sendiri jadi kalau ada yang rusak bisa benerin sendiri. Oh ya termasuk biaya potong rambut mahal bener apa aku harus kursus juga ya πŸ˜€ Permak pakaian juga mahal, ahh memang dsini serba mahal πŸ˜† .

  18. Tas Kalimantannya mau dooong hehhee…dulu waktu Papaku sering bolak-balik Kalimantan, aku belum ngeh ttg kecantikan tas ini eh pas udah gede baru “melek” πŸ™‚

  19. Wah, disana emang bener2 diperhatiin kelayakan dan safety si penumpangnya ya Mba, yg begini harusnya ditiru sama indonesia (harganya tapi jangannn :P) Oia, makasih ya Mba sudah ngelink-in mengenai aupair πŸ™‚

    • Hahha iya kalau soal harga semoga ga berlaku di Indonesia ya, bisa menjerit warga deh πŸ˜€ . Untung Astrid sudah pernah membahas tuntas mengenai Au pair, jadi saya ga pusing kalau ada yang tanya langsung suruh ke blog kamu saja πŸ˜‰ .

  20. wah mba nella jd skrg da jago bahasa jerman dong ya heee….kalo nga gmn bs komunikasi dengan suami ya heee lagian kata org kl uda berada dilingkungan seperti itu gmn pun bisa sendiri ya mba…:) karena sehari2 pasti la ketemunya juga dengan org jerman dan harus bisa bahasa jerman kan br bs berbaur… ( tidak bisa membayangkan pertama kali mba nel ke jerman gmn ya komunikasinya hahahaha ) mungkin pake bahasa inggris kali ya?? soalnya tulisan nya aja da buat pusing gmn mau berbahasa jerman ya xixixixixi ( *plok..plok…plok… ( aplause ) buat mba nella πŸ™‚ salam semangat buat mba nella….

    • Hai Cudi, kalau mau menetap di Jerman (Belanda juga) sebelum mengurus visa menetap, harus sudah mengantongi sertifikat kelulusan bahasa Jerman tingkat dasar, jadi paling tidak mengerti sedikitlah πŸ˜‰ .

  21. wah kalo Mr Big les bahasa indonesia kemarin karena kebetulan yang ngajar teman jadi 1 level dari harga 1,6 juta jadi 1 juta saja, kayaknya cuma 25x pertemuan deh… ya dari pada sama professor dikasih 700 ribu/ jam hahha bisa bangkrut deh..kami..seru deh baca postingan yang random kayak gini kayak baca diary…

  22. wah nel kalau di jerman kondonium, apartemen, flat, house apa bedanya, aku pernah debat ama temanku soal ini.
    kadang apa yang aku bayangkan ternyata beda?

  23. Haaaaa…. 30 juta cuma buat bengkelin mobil. Kalau di sini sudah dapat mobil bekas, hahaha….
    Berarti mobil-mobil yang berseliweran di sana bagus-bagus dan teruji ya, Mbak…. Dampaknya bagus, jadi lebih aman….

  24. hahay.. topik baru neh.. πŸ™‚

    url angkringankusir.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 08.01.2017

  25. mba.. yang 2,6 juta buat 30 kali pertemuan per level ya? Ngga terlalu mahal dong yaa

    Daaannn… kayanya kalo ada cowo ganteng yang sekelas jadi makin bersemangat ya mbaaa…hehehe

Comments are closed.