Tag: cuma pengen curhat

  • Random dibuang Sayang (Edisi Natal di Jerman)

    Random dibuang Sayang (Edisi Natal di Jerman)

    Random dibuang Sayang (Edisi Natal di Jerman). Halooo teman-temanku, buat yang sudah sering mampir ke blog saya dan tidak menemukan postingan baru, maafkan yaa soalnya yang punya blog lagi edisi malas luar biasa :mrgreen: . Saya sering blogwalking sih tapi lagi menikmati jadi silet reader hehe, kasih komentar paling di beberapa blog.

    Sudah menjelang tahun baru, malah saat ini saya mau cerita tentang Natal yang lalu, basi kali yaa hihi.

    Kami (Frank & saya) Natalan di rumah mama mertua (mamer). Kita menginap sejak malam Natal kemudian baru pulang Jumat siang tanggal 27 Desember. Selama di rumah mertua saya paling buka-buka tablet sesekali aja, paling cek email dan cek statistik blog tetep hihi. Ga bisa lama-lama internetan karena kalau lagi kumpul keluarga ga enak ya kita malah sibuk dengan gadget. Pernah kapan ya, lupa pas perayaan apa, anak-anak mudanya pada sibuk sama gadget, nah si mamer ngomel dong, untung saya ga ikut-ikutan.

    Baca juga: 7 Hal Mengenai Natal di Jerman

    1. Natalan ke Gereja
    Awalnya Frank dan saya niatnya mau ke gereja pas malam Natal, trus kita ubah jadi perginya pas hari Natalnya aja tanggal 25 Desember. Jadi malam Natal Frank bisa minum wine deh pas makan-makan.

    Frank dan saya mau ikut ibadah yang jam 10 pagi pada 25 Desember, kita mau ke gereja tua yang umurnya sudah 900 tahun an lokasinya di Heinsheim, namanya Bergkirche . 2 tahun lalu kita ikutan ibadah malam Natal pas tengah malam. Nah ternyata saudara-saudara pada 25 Desember 2013 tuh gereja tidak ada ibadah yaelahhh pengunjung kecewa 😥 . Ya salah kita juga sih kenapa tidak cek websitenya dulu, cek jadwal ibadah 😛 .

    Saya bilang ke Frank ya sudahlah ke gereja tempat pemberkatan kita dulu aja, kan masih ada waktu 15 menit sebelum jam 10. Kata Frank tidak sempat, pasti telat. Yaelah „.. ga apa-apalah yang penting niat ibadahnya kan“ haha. Jadinya kita ke gereja Katolik di dekat Bergkirche namanya St. Johannes der Baptist. 2 menit naik mobil sampai deh, tidak pakai telat. Hari itu adalah kali pertama saya ke gereja Katolik (saya Kristen Protestan, Frank Katolik dan kita menikah di gereja Protestan).

    Gereja Katolik St
    Gereja Katolik St. Johannes der Baptist di Heinsheim Jerman. Ini pas bubaran ibadah. 25 Desember 2013

     

    Selama ini saya hanya melihat di film-film aja mengenai tata acara di gereja Katolik. Ya ampunnn 🙁 lutut perih nyut-nyutan pas berlutut (cuma 2 kali berlutut sih), padahal pas dibangku saya ada bantal untuk berlutut, tapi bantalnya tipis hiks, trus Frank ga ada bantal hahah kesakitan dia. Ya namanya pertama kali ya jadi pasti sakit, padahal banyak anak kecil dan para lansia bisa lama loh berlututnya dan tidak pakai bantalan lutut. Lihat nih anak kecil di foto dibawah ini.

    Anak kecil disebelahku nih hebattt berlutut lama ga sakit lututnya ya hihi jadi malu saya. Gerja Katolik di Heinsheim
    Anak kecil disebelahku nih hebattt berlutut lama ga sakit lututnya ya hihi jadi malu saya. Gerja Katolik di Heinsheim

    Ibadah berlangsung selama 1,5 jam. Saya ingat banget kata pendetanya Natal bukan heboh atau sibuk cari kado dan membungkus seindah mungkin untuk keluarga, relasi dan teman, bukan pohon Natalnya, bukan hiasan-hiasannya, bukan makanannya, namun apakah Tuhan Yesus ada di hatimu?. Jleb untung saya ga minta kado dan ga ngasih kado juga sih hihihi.

    2. Makanannya

    Santap bersama ketika malam natal, menunya sosis dengan salad kentang, pencuci mulutnya es krim. Banyak kue-kue dan buah-buahan juga malas potret karena hasil foto malam hari jelek banget *minta kamera baruuu.

    Makan bersama pas hari Natalnya seperti foto-foto dibawah ini. Menunya daging dan mie, ada salad dan ditutup dengan es krim dan cemilan yang banyak bikin buncit hehe.

    Tanggal 27 siang Frank dan saya pulang, sebelumnya kita ke mall mampir ke toko elektronik lihat-lihat kulkas pengen beli akhir Januari 2014 jadi survey harga ke beberapa tempat, kemudian makan siang di mall.

    Baca juga: 4 Jenis Kue Natal Khas Jerman

    Frank dapat beberapa hadiah-hadiah dari pasien-pasiennya, tahun ini ga banyak dapat duit cuma 10 euro 😀 yang banyak ya kue-kue, wine dan coklat-coklat. Saya tidak berminat makan coklat-coklatnya, semua Frank yang makan.

    Coklat-coklat Natal bentuk Santaklaus
    Coklat-coklat Natal bentuk Santaklaus

    3. Lain-lainnya

    Tahun lalu saya masih sedikit rajin menghias rumah dengan hiasan-hiasan Natal. Nah tahun ini tidak sama sekali, padahal ada beberapa sudah beli, trus dari tahun lalu ya barang-barangnya tersimpan rapi di gudang. Malah sehabis natal nih saya berburu barang diskonan banyak bangett.

    Kursus Bahasa Jerman libur 2 minggu (5 kali pertemuan), jadi banyak santai-santainya dirumah dan nonton tv melulu 😎 .

    Nanam-nanam bibit-bibit bunga musim semi seperti tulip, krokus dan lain-lain, semuanya belum tumbuh, karena harus sabar sekitar 3-4 bulan melewati cuaca dingin baru bibit-bibitnya akan tumbuh.

    Antara lain bibit-bibit bunga musim semi yang sudah mulai kutanam dari bulan Oktober, tumbuh dan mekar setelah 3-4 bulan lagi
    Antara lain bibit-bibit bunga musim semi yang sudah mulai kutanam dari bulan Oktober, tumbuh dan mekar setelah 3-4 bulan lagi

    Saya kirim paket untuk ponakanku di Jakarta, buat Kiarra dan Galen. Paket kirim 6 Desember dalam 13 hari sudah sampai, padahal paket biasa ko. Berat paket 1,7 kg. Paket sampai maksimum 2 kg bisa dikirim sebagai jasa surat, jadi ongkos kirimnya lebih murah, kalau dirupiahkan sekitar Rp.288.000 harga belum termasuk kardusnya ya. Kalau kirim sebagai paket mahal 1 kg bisa 260rb.

    Isi paketnya cemilan doang hehe, ada kripik-kripik, biskuit-biskuit, stiker, kartu ulang tahun untuk Kiarra dan Galen dan kartu Natal tentunya.

    At least but not last, setiap kali Frank nanya saya mau hadiah Natal atau hadiah tahun baru apa? Saya bilang tidak butuh hadiah dan sambil mengelus perut, bilang “sudah ada hadiah terindahnya nih” hehe. Thanks God!. Pada musim panas 2014 akan hadir bayi kecil menemani hari-hari Frank dan saya. Saat ini usia kandungan saya 12 minggu. Cerita mengenai kehamilan dilain postingan saja yaa 😉 .

    Thanks God. Usia Kehamilanku 12 minggu.
    Thanks God. Usia Kehamilanku 12 minggu.

    Write it on your heart that every day is the best day in the year.” – Ralph Waldo Emerson

    Selamat Tahun Baru 2014.

     

    Edisi dibuang sayang:
    Random Story Dibuang Sayang Part 6 – Musim Panas Berlalu
    Random Dibuang Sayang – Musim Gugur
    Random Story Dibuang Sayang Part 5 – Cuaca Cerah Musim Semi
    Random Story dibuang Sayang Part 4 – Gak Penting kale

  • Random Dibuang Sayang

    Random Dibuang Sayang

    Random Dibuang Sayang. Sahabat blogger, saya mau cerita beberapa hal yang sudah saya lalui bulan lalu, bahkan bisa 3 bulan lalu kali 😀 . Awalnya saya ingin cerita pas bulannya, apa daya saya lagi sok sibuk mengurusi kebun alias bongkar-bongkar tanaman.

    1. Ganti plat nomer mobil (03.09.2013)
    Setelah hampir setahun pindahan rumah, kita baru ganti plat mobil. Katanya kalau kena razia polisi bisa di denda, untungnya tidak pernah tuh di razia hehe. Mobil lebih banyak diparkir di kota tempat tinggal kita sebelumnya (Bad Rappenau), supaya dekat kerjaan Frank. Kalau Frank tidak ke kejar kereta pas pulang malam, jadi ya bisa naik mobil.

    Kota tempat tinggal sekarang dan sebelumnya padahal cuma jarak dekat ko, 30 menit naik mobil, naik kereta 18 menit. Berhubung kita pilih (ganti) nomer sendiri jadi nambah 10 Euro (kurleb Rp.150.000), yang baru jadi FN2004 ; F=Frank N=Nella ; kemudian 20-04 Hari dan bulan pemberkatan pernikahan Frank dan saya. Mengurus pergantian plat ini di Landratsamt. Total biaya ganti plat mobil 42 Euro. Prosesnya cepat sekitar 15 menit, karena Frank sudah mendaftar secara online dahulu beberapa hari sebelum kami datang.

    Berhubung Pindah kota Tempat Tinggal jadi Ganti Plat Mobil. Random Dibuang Sayang
    Berhubung Pindah kota Tempat Tinggal jadi Ganti Plat Mobil

    2. Tes kelayakan kendaraan (30.09.2013)

    Di Jerman kendaraan harus di tes kelayakannya setiap 2 tahun sekali. Mobil kita sekarang ini pemberian bapak mertua. Mobilnya sudah tua kira-kira 14 tahun, mereknya keren sih Audi. Berhubung mesinnya masih bagus, sayang juga di jual, lagipula Frank dan saya tidak banyak bepergian menggunakan mobil, paling belanja mingguan ke supermarket, jadi ya tidak boros bensin juga. Pas serah terima mobil dari bapak ke anak, 2,5 tahun lalu biaya benerinnya bikin jut jut terkejut iya kena 2.000 Euro (kurs Rp.15rb berarti sekitar 30 jeti rupiah) gile deh disini kalau mobil masuk bengkel. Oh ya itu biaya sudah termasuk pajak 19%.

    Ini tes pertama kali saat mobilnya jadi milik kita.

    Banyak yang dites, antara lain rem, mesin, lampu, ban, asap knalpot dll. Tesnya tuh seperti mobilnya di tonjokin rame-rame haha, beneran saya yang melihat aja tepok jidat. Mobil tua malah di banting-banting ngetesnya. Contohnya mobil di nyalakan di ban berjalan, kemudian dikendarai ngebut lalu tiba-tiba direm, kemudian gas setinggi-tingginya. Lalu bagian bawah mobil juga dicek, ban mobil digoyang-goyang keras sekali.

    Tes kelayakan biayanya 94,5 Euro (sekitar 1,4 juta rupiah), prosesnya sekitar 20 menit. Hasil tes GAGAL!. Mobil harus ada yang diperbaiki, yakni rem tangan dan lampunya. *gambar paman Gober langsung muncul dikepala saya haha. Siap-siap sport jantung kalau mobil masuk bengkel. Mobil diperbaiki di bengkel biayanya 194 euro sekian cent, Puji Tuhan cuma segitu ya.

    2 minggu kemudian kembali lagi ke tempat tesnya Dekra Automobil. Kali ini prosesnya cepat paling 5 menit, untungnya biayanya tidak seperti pertama tes. Biaya yang kedua ini 12,8 Euro (sekitar 192 ribu rupiah).

    3. Lanjut Kursus Bahasa Jerman
    Setelah hampir setahun nganggur kursus, akhirnya lanjut lagi. Sebenarnya saya tidak mau nganggur, tapi mau gimana kelasnya belum dibuka. Awalnya mau di tempat kursus sebelumnya, karena disana guru yang mengajar bagus. Teman-teman grup saya juga antusias mau lanjut ke level B2, begitu pula dari grup lain. Eh pas diundang rapat yang datang hanya 2 orang, saya dan 1 orang Korea atau Jepang.

    Alasan yang tidak datang mereka tidak mau lanjut karena biaya kursus mahal sekitar 1.000 euro untuk 400 jam pelajaran. Cape deh pada omdo (omong doang) nih teman-teman hehe. Duit segitu kan tidak dibayar 1 kali toh. Intinya kelas tidak jadi dibuka, karena minimal harus ada 10 orang.

    Akhirnya saya mendaftar di VHS sekolahan di kota tempat tinggal saya, 15 menit jalan kaki dari rumah, naik bus 5 menit doang. Awalnya katanya kelas dibuka bulan Mei, ternyata ditunda dengan alasan murid belum cukup. Menunggu 3 bulan (asyik nambah liburan 😆 ). 23 September 2013 lalu kelas dimulai.

    Buku Kursus Bahasa Jerman Level B2
    Buku Kursus Bahasa Jerman Level B2

    Kursus 2 kali dalam seminggu, hari Senin dan Rabu. Tidak seperti kursus Integrasi yang dulu (4 jam/hari Senin-Jumat), nah kursus B2 ini singkat deh hanya 1,5 jam/pertemuan. Jam kursusnya malam 20.10 sampai jam 21.40 serasa main ke tetangga sangking singkatnya :mrgreen: . Gurunya ada 2 orang, kalau senin yang mengajar pak guru asal Kroasia dan hari Rabu ibu guru yang mengajar. Kedua gurunya baik bangett, kalau ga ngerjain PR ya sudah ga apa-apa tuhh 😎 . Soalnya mereka (guru) mengerti kelas B2 nih siswanya tuh sebagian besar para pekerja kantoran yang mana pasti sibuk sekali kan.

    Kursus B2 ini yang pertama nanti ada lanjutannya B2-2 Per level 30 kali pelajaran. Biaya 174 Euro (sekitar 2,6 juta rupiah). Keseluruhan level B2 kalau saya hitung-hitung totalnya 72 jam, miriplah dengan durasi kursus di Goethe. Nah kenapa di tempat kursus Integrasi saya yang dulu, kelas B2 katanya 400 jam dan biayanya 1.000 Euro??? 🙄 mungkin karena privat kali ya. Untunglah tidak jadi kursus disana, irit duit kan hehe.

    Teman-temanku banyak sekitar 20 orang, yang grup cowo ada 6 orang yang kuingat ada asal Afganistan, dia pelajar, trus dari Turki (pemain bola, ganteng boo 😀 tapi pendek sih hehe), ada dari Spanyol, Itali dan dari Rusia, nah nih cowo asal Rusia (gantengg juga 😀 ), pas awal kelas ditanya guru dan teman-teman yang penasaran, tampang dia seperti orang Jerman ko ikutan kursus bahasa Jerman? Langsung seruangan tertawa dan si cowo jadi merah mukanya.

    Grup cewe ada asal Kosova, Au pair disini, gaya bicaranya mirp Cinta Laura haha, trus ada dari Spanyol, Itali, Rusia dan dari Amerika, nih cewe asal Amrik jago juga (otaknya), ikutan dua kelas sekaligus, ikutan B2 dan jam sebelumnya dia ambil tingkat C1 mabok ga tuh ya, tingkat B2 aja belum lulus sembari jalan level lebih tinggi. Kalau tidak salah tahun depan dia mau kuliah makanya harus dikebut kursus sampai tingkat paling tinggi C2.

    Terus…. Ternyata ada satu teman dong asal Indonesia horee 😉 . Nih cewe Batak, boru Tamba. Awal dia datang ke Jerman sebagai Au pair selama 1,5 tahun. Saat ini dia kerja sosial di panti Jompo, tapi sepertinya diharuskan pulang ke Indonesia dulu karena kerjaan dia sekarang sudah berbeda dengan awal dia ke Jerman, jadi disuruh buat visa kerja.

    Yang penasaran atau belum tahu apa itu Au Pair silakan baca tulisannya Astrid disini.

    4. Menang GA
    Tidak hanya satu, namun dua GA horeee 🙂 .
    Pertama GA yang diadakan oleh T3ph alias Nyonya kecil pada akhir Agustus lalu. Saya suka nih model GA yang dibuat T3ph, ga pakai ribet, gampang aja dong. Trus menang deh fyi pertama kalinya saya menang GA 🙂 . Hadiahnya berupa bandana anak, buat keponakan saya yang no.2 namanya Galen. Bandananya buatan T3ph sendiri Terima kasih T3ph 😉 . Maaf kalau fotonya tidak bagus, itu dadakan pas skype an, maksa nyokap pakaikan bandananya, karena nunggu mamanya Galen susah tidak dikirim-kirim fotonya.

    Bandana Menang GA buat Ponakanku yg imut Galen
    Bandana Menang GA buat Ponakanku yg imut Galen

    Kedua GA yang diadakan Messa pada akhir Oktober lalu. Hadiah yang saya peroleh adalah tas kalimantan. Horeee!! 🙂 Terima kasih Messa 😉 .

    Menang GA lagi hadiahnya Tas Kalimantan. Foto pinjam dari blog Messa
    Menang GA lagi hadiahnya Tas Kalimantan. Foto pinjam dari blog Messa

    Teman-temanku sampai disini dulu ya cerita-ceritanya. Kalau nanti ada cerita yang baru, saya sambung lagi. Terima kasih sudah membaca sampai selesai, ceritanya pajang sekali ya 🙂 .

     

    Baca juga::
    Ladang Bunga di Jerman
    Orang Jerman itu ..
    Indahnya Kota Tua Bad Wimpfen
    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart
    Aturan Internetan di Jerman

  • Kekasih Online Bule Bagian 2

    Kekasih Online Bule Bagian 2

    Kekasih Online Bule Bagian 2. Mau cuap-cuap lagi seputar kekasih online. Bagian 1 klik disini ya.

    Kekasih Online Bagian 2 . “Love may be harder to find in some people, but when they do love you know it must be something marvelous.” ― Criss Jami
    “Love may be harder to find in some people, but when they do love you know it must be something marvelous.”
    ― Criss Jami

    Beberapa tips buat para single / status pacaran dengan orang asing. Sepenuhnya berdasarkan pemikiran saya, atau hasil obrolan saya dengan teman. Di ikuti syukur, kalau dianggap tidak penting terserah pembaca hehe 🙂 .

    Temanku Mita (nama disamarin saja ya) Mita sama seperti saya boru Batak, dia nikah dengan pria Jerman, belum setahun di Jerman, kita belum pernah kopi darat. Mita sering telp saya, kalau kita ngobrol pasti sampai baterai telp kita habis, dan kita ngobrolnya sekitar 4 jam an, gile lamanya yaa haha. Berdasarkan obrolan kita seperti dibawah ini:

    Status masih pacaran, tidak usahlah terlalu sering upload-upload foto kamu dan pacar (bule) ke media social. Beda ya kalau sudah resmi, sudah jadi suami istri, mau ngapain juga terserah.

    Mita cerita ada temannya (cewe) sebut saja namanya Cantik, si cantik sering sekali upload-upload foto bersama pacar (bule) nya, trus mereka putus, ganti pacar baru dan pajang lagi foto-foto mereka, eh putus lagi, ganti lagi yang baru begitu seterusnya. Aktifitas si Cantik sering sekali di update melalui media social, termasuk status “check in” di hotel ABC dengan si Mr. B (misalnya) penting banget ya aktifitas seperti itu sampai di update di media social, apalagi masih status pacaran?.

    Ngamuklah keluarga (ortu dan abang) si Cantik di Indonesia, si Cantik disuruh pulang ke Indonesia (Cantik entah kerja atau kuliah di luar negeri/LN) kata keluarganya sudah lama pula tinggal di LN belum juga dapat jodoh. Si Cantik sih tenang-tenang saja tinggal di LN, tidak ada yang usil, tidak ada yang kepo dengan kehidupan dia. Nah keluarga di Indonesia lama-lama panaslah, malu dong kalau sering di gunjingin tetangga, keluarga dan teman-teman yang membaca status atau melihat foto-foto Cantik di media social.

    Tidak perlu berkoar-koar kemana-mana, sampai seluruh dunia harus tahu kalau kamu punya pacar bule. Di media social sampai di tulis “in relationship” with .. trus putus ntar teman-teman kamu penasaran “ko putus?”. Tidak lama kemudian eh “in relationship” lagi “sama bule mana lagi nih?” teman-teman penasaran lagi. Kalau saya ko lebih sreg nulis “single” dan setelah resmi, setelah pasti punya suami baru profile di ganti “menikah”.

    Jangan terpesona melihat “wajah ganteng”. Seandainya orang ganteng bisa dapat diskonan ketika berbelanja, asyik sekali ya haha. Saya tidak merendahkan pekerjaan seseorang, namun di LN banyak loh pria-pria ganteng, mulai tukang sapu jalan, pelayan restoran, supir dan penggangguran sekalipun banyak yang berwajah ganteng.

    Teman Mita lagi nih, wanita Indonesia di LN, punya kerjaan bagus, namun berpacaran dengan brondong pengganguran, „ .. yang penting ganteng“ tapi lama-lama si cowo jadi parasit, tahu kan maksud saya, jadi apa-apa si cowo tinggal minta ke cewenya dong.

    Si dia tiba-tiba menghilang. Iya tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba hilang. Di telp ga pernah angkat, di telp ulang hp nya mati. Sms, email, surat tidak pernah dibalas. “Duuhh jangan-jangan si pacar online sakit?, kesusahan?, tabrakan? masuk rumah sakit?, pasti apa ada apa-apa deh”. Harus ke negara si dia nih untuk tahu kepastiannya, tapi tidak punya duit, bagaimana dong, duuhh s.o.s / h.e.l.p / status darurat. Percaya sama saya, si pria hanya tidak menemukan kata-kata yang tepat untuk minta putus!.

    Pengalamanku: si cowo bilang kalau nikah nanti ga akan bisa punya anak lagi, beberapa waktu kemudian di vonis dokter kena kanker, saya disuruh cari pria lainnya yang lebih baik (sehat). Saya heran kemoterapi ko cuma sebulan?. Ternyata main gila ke Filipin sama cewe yg 30 tahun lebih muda. Ketahuan belangnya minta-minta maaf sambil nangis. Cape deh!. Detailnya disini.

    Ada lagi ngaku dipenjara. Saya sudah tahu kartunya. Minta putus!. Cape deh lagi. Sorry saya ga akan nangis ko kehilangan kamu 😆 .

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

    5 Ciri Bule Scammer Penipu Cinta (Pengalamanku yg nikah dengan Bule)

    Cek kerjaan dan isi dompetnya (tidak di kencan pertama ya!). Bule yang mendapat bantuan (tunjangan) dari pemerintah setiap bulannya tidak bisa menjadi sponsor untuk mendatangkan kamu ke negara si bule. Jangan berpikiran „ah siapa tahu nantinya, dia akan mendapat pekerjaan yang baik“ . Termasuk kalau pekerjaan si pria bukan kerja tetap ga bisa ya. Cek lagi minimal gaji yang disyaratkan kedutaan untuk si pria bisa jadi sponsor.

    Kalau kamu bilang “ya gak apa deh, yang penting cinta” .. ya silakan saja toh kamu yang akan menjalaninya 😉 .

    • Kalau kamu diundang datang ke negara si bule untuk dikenalkan dengan keluarganya, minta dia untuk membiayai keberangkatanmu (paling tidak separuhnya), itu artinya dia bertanggung jawab dan tidak pelit.

    Pikirkan status si dia diawal hubungan kamu, bukan setelah terjadi pernikahan.
    Apakah dia pernah menikah?.
    Apakah dia punya anak?. Orangtua pasti akan memikirkan kebahagian anak, bahkan membiayai juga. Jadi jangan komplain kalau calonmu membiayai anak-anaknya.
    Apakah dia 10, 20, 30 tahun lebih tua dari usia kamu bahkan lebih?. Kalau jalan ketemu teman atau keluarga lalu suami dikira bapak atau parahnya kakek kamu ya jangan marah.
    Apakah dia berbeda keyakinan dengan kamu?.
    Apakah pekerjaan dia sesuai dengan yang kamu mau? jangan setelah nikah menggerutu ah supir, tukang tembok, tukang ledeng, tukang listrik dll. Eh di LN pekerjaan ada ahli-ahlinya loh dan gajinya juga baik plus ada asuransi. (Jangan lihat status pekerjaan, lihat penghasilannya)
    Apakah dia perokok?
    Apakah dia tukang „dugem“?
    Apakah dia “peminum” yang saat sedang tinggi tidak bisa mengontrol diri (emosi)?
    Apakah dia benar-benar mencintaimu?.

    Cerita dari temanku Mita lagi nih: Ada teman dia cewe Indonesia. Sudah coba 5 kali proses bayi tabung masih gagal. Suami si wanita adalah bule UK yang punya 2 anak dewasa. Si wanita bersikeras harus punya anak, supaya kalau terjadi apa-apa dengan pernikahan, dia bisa dapat bagian dari suami. Pokoknya mati-matian harus punya anak supaya anak dapat bagian juga. Anak-anak suaminya sepertinya tipe reseh (soal materi), bisa dibayangkan berapa duit sudah habis untuk proses bayi tabung. Ga mau konflik mulu dengan anak-anak suami, jadi si wanita menetap di Indonesia. Nah lohh dulu sebenarnya nikah intinya karena cinta atau karena duit ..?

    Ada lagi: bulenya tinggal di Indonesia, ternyata menikahi wanita Indonesia hanya untuk mendapatkan visa menetap di Indonesia. Pasangan tersebut tinggal terpisah, aneh ya si wanita mau saja. Eh ketahuan bulenya bawa pelacur ke rumah. Duuhh dulu pas pacaran ga tahu kalau prianya suka main cewe?. Mereka lagi proses cerai.

    Masih ada lagi. Wanita ambil S2 di Jerman, kecantol pria Jerman. Tapi setelah nikah wanitanya jadi serba ga puas dengan keadaan mereka. Suami kerjaannya ga bagus, pendidikan jelas lebih hebat si wanita, gaji lebih besar si wanita. Tampang prianya jelek ga cakep juga tidak. Mau pisah, kasihan anak. Mungkin benar ya kata nenek, kalau pacaran sebaiknya ditempat terang, jadi terlihat jelas calon kita 😉 .

    Jika ada yang aneh dengan calonmu, coba tanya ke pihak lain, misal teman atau keluarga. Misal ya ada temanku pernah cerita. Temannya temanku lagi ada hubungan dengan pria Jerman, nah si pria bilang ke wanita (calonnya) harus punya pekerjaan begitu sampai di Jerman gubrakk.com bagaimana bisa dapat kerja kalau si wanita masih di Indonesia, oke sudah sampai Jerman mana bisa kerja kalau tidak lancar berbahasa Jerman?.

    Alasan si pria, nanti si pria harus bayar pajak lebih tinggi kalau si wanita tidak bekerja. Padahal kenyataannya pajak orang single itu lebih tinggi dari yang status menikah. Contohnya suamiku, setelah kami nikah, dia melapor kalau dia sudah menikah jadi status pajak dia turun satu level dari level 2 menjadi level 3 . Saya punya no pajak namun karena saya tidak bekerja, maka saya tidak bayar pajak, status saya di level 5. Kalau nantinya saya bekerja maka status pajak saya akan berubah dan Frank juga ikutan berubah.

    Sepertinya enak banget ya mereka yang mendapat bantuan (tunjangan) setiap bulan dari pemerintah. Saya pernah tanya ke Frank, bisa ga nih saya minta bantuan, kan ga kerja. Ya berapa euro kek buat duit jajan gitu loh 😆 . Ternyata ga bisa kakakk karena gajinya Frank diatas rata-rata.

    Tunjangan begini jadi banyak dimanfaatin orang asing (yang bebas visa masuk Jerman) mereka bekerja setahun, tahun berikutnya mengganggur dan mendapat tunjangan pemerintah.

    • Hati-hati curhat dengan teman (sahabat) mengenai hubungan kamu dengan pacar bulemu. Ada teman yang memang tulus akan memberikan nasehat baik, namun ada juga teman yang sirik (sinis) dengan hubungan kamu dan akan memberikan nasehat yang salah (menjerumuskan). Ada teman yang bahagia melihat kamu bahagia, namun ada juga teman yang TIDAK bahagia kalau kamu bahagia.

    Pokoknya jangan sampai salah pilih, jangan sampai menyesal dengan pilihanmu. Pikirkan baik-baik segala sesuatunya karena kamu yang akan menjalaninya.

    Sepertinya hampir semua ceritanya tidak enak ya, apa pasangan beda bangsa tidak ada yang berbahagia? Banyakk ko, makanya jangan sampai salah pilih. Nah Beberapa teman-temanku yang juga menikah beda bangsa seperti Noni di Medan dengan WN. Amerika, mbak Siti di Makassar dengan WN. Amerika, ada Fascha di Stockholm, Bebe di Helsingborg, Swedia, Atik di Islandia sepertinya mbak Atik akan menetap di Indonesia, lanjut ada mbak Kayka di Jerman, Nisa di Bulgaria, segitu dulu yang saya ingat. Yang ingin mengetahui cerita-cerita mereka silakan berkunjung ke blog mereka.

     

     

    Baca juga:
    Mejeng di Majalah
    Setelah Online, Saatnya Kopi Darat
    Kisah Cintaku
    Cinta via Biro Jodoh Online
    101 Romantic Ideas
    Wanita Ciptaan Terindah
    Cinta vs Uang Hati-hati Love Scam
    Kisah-kisah Kawin Campur yang Tragis

  • Kekasih Online Kapan Kita Kopi Daratnya?

    Kekasih Online Kapan Kita Kopi Daratnya?

    Kekasih Online Kapan Kita Kopi Daratnya?. Lucu deh kalau dengar teman yang bilang punya “pacar” tapi belum ketemu secara langsung. Pernah dengar istilah “pacar online“? iya jadi jadiannya baru secara online. Tolong jangan nyinyir atau sinis ke saya kalau kamu adalah salah satunya 😛 .

    Kekasih Online Kapan Kita Kopi Daratnya?
    Kekasih Online, Kapan Kita Kopi Daratnya?

    Saya sebagai salah satu wanita yang sudah malang melintang di dunia persilatan internet sejak tahun 1997 (ketahuan banget ya tuanya saya 😀 ) mau cerita lah sedikit aktivitas saya di dunia per chattingan (bukan blogging, baru ngeblog tahun 2009). Tahun 1997 saya mulai kuliah, dan saat itu baru mulai ada lab komputer dimana mahasiwa bisa gunakan internet secara gratis, itupun koneksinya ampun lemotnya (gratis tidak boleh komplen!) dan kita maksimal bisa gunakan internet selama 2 jam, karena sudah ada yang antri mau pakai juga. Bisa sih ke warnet cuma mahal. Kalau lab komputer lagi penuh, sampai bela-belain ke warnet di Fisip (saya di Mipa). Hp ketika itu belum secanggih sekarang, kalau ada fitur chatting pastinya masih mahal lah.

    Apakah saya berinternet-ria untuk mencari atau ada hubungan dengan perkuliahan? engga dong! hahaha. Teman saya dan saya yang punya hobi sama, kita asyik cari gebetan. Hmm salah satu alasannya chatting adalah memperlancar bahasa Inggris?. Sangking banyaknya teman chatting (mostly bule) sampai nulis data singkat mereka, malu dong kalau ketemu (chat) dilain hari nanya lagi dari awal asl please? masih pada ingat dengan istilah asl tersebut? hahaha.

    Apakah setelah melakukan pencarian (gebetan), setelah menghabiskan waktu di depan komputer (internet) selama berjam-jam, setelah menghabiskan begitu banyak duit untuk ke warnet, setelah membuang-buang waktu dengan teman-teman online saya tersebut, apakah saya mendapat pacar atau calon suami?. Jawabannya tidakkk!! 😥 .

    Selama 10 tahun lebih saya dibuai dengan asyiknya dunia perchattingan, dibuai dengan gombalan cowo-cowo sinting . Saya katakan sekarang kalau semua itu hanya buang-buang waktu. Teman-teman online hilang satu persatu. Kalau yang meninggalkan kesan tertentu (mungkin karena sering chat ya) bisa loh membuat saya melow “kemana ya si doi, ko ga online lagi?” sedih berhari-hari, malas makan, ngapa-ngapain tidak bersemangat, gilaa yaa? 😆 .

    Yang masih sedikit ku ingat tentang teman online:
    • Dulu saya punya teman, namanya Beni asal Kosova tinggal di Amrik. Kita ngobrol ngalur ngidul tentang banyak hal (lebih banyak ngomongin hal rohani), sama sekali dia tidak pernah nembak saya. Setelah sekian tahun tidak chat lagi, ternyata dia sudah menikah dan punya 3 anak. Dulu kan saya masih single, lalu saya minta si Beni mengenalkan (nyomblangin) dengan teman dia. Temannya bilang saya sudah banyak umur gile ga sopan!, padahal saat itu saya belum 30 tahun 😳 . Entah bagaimana ceritanya, akhirnya Beni dan saya curhat kalau kita dulunya saling suka, saya tuh nunggu kamu menyatakan cinta loh, ngengsi dong cewe duluan hahaha. Ya sudah kita tidak berjodoh. Beni dan saya hanya teman online, tidak pernah kopi darat.

    • Matthew tinggal di Amrik (Cincinnati Ohio), dengan cowo ini sudah menjurus ke pacar online, hampir jadian. Saya kalah bersaing dengan cewe Brazil, jadi Matt pilih tuh cewe. Gilanya si cewe Brazil juga nyamar, chat dengan saya, mencari tahu saya. Matt cowo pertama yang mengirimkan saya bunga di hari ultah saya ke 25. Dia menggirimkan surat ke adik saya dan bilang ke adik saya untuk memberikan kejutan di hari ultah saya. Nih cowo mengirimkan uang ke adik saya, untuk membelikan saya hadiah ultah dan buket bunga. Tapii kejutan rahasinya ketahuan saya duluan 😆 karena saya kaget waktu lihat sepucuk surat ditujukan ke adik saya dari Matt, dan saya penasaran, saya buka suratnya haha ga surprised lagi deh. Matt berasal dari keluarga broken home, adiknya punya anak diluar nikah, kerjaannya juga tidak jelas. Semua hal negative saya cari supaya saya bisa puas tidak lanjut dengan dia. Sempat ada drama dulu dengan si cowo ini, sampai saya berhasil mencari kata kunci password email dia, dari situ kebongkar kalau dia lagi pdkt juga dengan cewe Brazil, klo nga gitu pasti saya akan terus tergila-gila dengan dia. Hanya teman online, tidak pernah kopi darat.

    • Eric, cowo Belanda, tinggal di Maastricht, punya saudara kembar (cowo). Dia berhasil membuat saya tergila-gila, mabuk kepayang. Begonya saya tidak sadar, kalau saya hanya dianggap pelipur lara, pengungsir kesepian dia sepulang kerja. Bisa dibilang saya yang ngejar-ngejar dia. Pernah beberapa kali video chat. Dia bilang tidak akan mau ke Indonesia. Saya sempat beberapa kali menghilang, dan dia mencari saya. Selalu panggil saya baby, honey dan malangnya banyak wanita (termasuk saya) klepek-klepek kalau dipanggil begitu. Saya yang beberapa kali telp dia (dia tidak pernah, atau pernah 1 kali?, ah lupa) intinya saya yang selalu keluar modal. Dulu kan telp ke LN mahal ya. Girang bukan kepalang kalau dia balas sms. Disaat kita berdua hanya terpisah kota, ya saya pernah ke Belanda. Eric bahkan tidak bersedia ke kota saya berada (mahal tiket kereta), dan dia meminta kita bertemu di titik tengah. Kamu bukan tipe saya, kamu tidak tergila-gila dengan saya, jadi maaf saya sudah tidak mau jadi wanita bego selamanya. Hanya teman online, tidak pernah kopi darat.

    • Maarten, cowo Belanda lagi. Pernah nikah, punya anak 1. Kita kopi darat, dia jadi guide saya selama saya di Belanda. Saya ke Belanda pakai duit sendiri, bukan untuk kopi darat namun untuk mewujudkan impian saya melihat LN. Untung juga bisa ke Belanda, jadi bisa melihat tempat tinggal cowo ini. Tempat tinggalnya hanya 1 ruangan (sempit), dapur, ruang tamu, tempat tidur jadi satu. Kerjaannya tidak jelas, saya hanya diajak melihat tempat kerja dia dari jalanan. Punya sepeda doang (penting dikasih tahu? hehe). Merokok (ini yang bikin saya berat terima dia). Waktu beberapa minggu dengan dia, ko saya malah kasihan melihat dia (hidup seadanya/dibawah garis kemakmuran). Pas saya kembali ke Indonesia, dia mulai bikin drama, katanya dia penjara bla bla ..bla .. . Saya sudah tahu kartu cowo yang suka bikin drama, intinya minta putus!. Hey kapan kita jadian? Haha.

    • A.T, cowo Belgia, duda dengan dua anak (Dewasa). Cerita detailnya pernah saya ceritakan, klik disini.

    Kalau saya mulai dekat dengan pria-pria online, biasanya saya menyamar dan mencari tahu sebanyak-banyak tentang si pria. Saya mencari tahu, apakah semua yang si pria tersebut katakan sama persis kalau berbicara dengan orang lain.

    Berhubung sudah panjang cuap-cuap, jadi saya berikan kesimpulan saja

    Cowo bule itu benar-benar suka (jatuh cinta) dengan kamu:
    Kalau dia tidak gombal. Baru kenal seminggu sudah panggil baby, honey, sayang. Hati-hati jangan langsung percaya, jangan mabuk kepayang.
    Mau keluar modal. Jangan kamu dong (cewe) yang terus-terusan telp dia, sms dia, menggirimkan hadiah-hadiah.
    Jangan cepat percaya. Baru kenal 1 – 2 bulan sudah bilang serius mau melamar, padahal ketemu langsung (kopi darat) saja belum pernah.
    Tidak sabar untuk segera bertemu langsung denganmu. Jangan mau berlama-lama berhubungan hanya secara online hingga 1 tahun, 2 tahun bahkan lebih. Setelah 6 bulan, kalau dia bilang suka, minta dia mengunjungi kamu ke Indonesia (karena lebih aman buat si wanita). Tatap muka secara langsung sangat penting. Karena bisa saja kalian asyik berkomunikasi secara online, namun pas bertemu secara fisik lain rasanya. Ada yang bisa langsung tidak suka saat kopi darat (walaupun dulu-dulunya sudah jatuh cinta). Jadi lebih baik cepat bertemu, supaya bisa tahu perasaan masing-masing.
    Jangan pernah jatuh cinta 100%, jangan berharap banyak, jangan kasih kepercayaan kalau belum bertemu fisik.
    Jangan pernah menggirimkan uang kalau belum pernah bertemu secara langsung. Dengan alasan apapun!, sekalipun si pria/wanita bilang sudah dalam perjalanan ke Indonesia, namun tidak bisa keluar dari imigrasi (atau 1001 alasan lain) dan minta dikirimkan duit, walau bilang nanti akan diganti. Percaya saya, bule tidak pernah minta duit. Sayangnya banyak wanita yang bisa terperdaya, bisa memberikan duit ke kekasih online yang belum pernah ditemuinya langsung.
    Buat wanita, pakai otak mu, matikan perasaanmu sebelum kamu bertemu si pria secara langsung. Jangan berpikiran „.. perasaanku mengatakan dia baik“, „.. perasaanku dia jujur“, „.. perasaanku dia punya kerjaan bagus. ” .. perasaaku dia pasti akan melamarku, karena dia sudah menggirimkan hadiah-hadiah“. Haloo wanita jadilah wanita pintar, bukan wanita bodoh! Oke 😉 .

    At some point, in your life someone will love you more than you ever expected. Be patient, and learn to wait, because sometimes a patient person receives the best love story“. Source unkown.

    Klik kekasih online bagian 2

    5 Ciri Bule Scammer Penipu Cinta (Pengalamanku yg nikah dengan Bule)

    Baca juga:
    Cinta via Biro Jodoh Online
    Kisah Cintaku
    101 Romantic Ideas
    Wanita Ciptaan Terindah
    Cinta vs Uang Hati-hati Love Scam
    Being Single and Happy
    Mereka yang Nyasar ke Blog Saya – Tema Bule

  • Du Bist so Suss adalah

    Du Bist so Suss adalah

    Du Bist so Suss adalah. Hal-hal simpel yang membuat kami selalu berbahagia. Tindakan sederhana yang diberikan Frank tercinta, namun bisa membuat saya bahagia banget. Saya coba mencatatnya begitu peristiwanya terjadi (kalau ingat). Sebenarnya saya agak-agak bagaimana gitu deh cerita yang beginian gak pede aja, kuatir dibilang lebay haha, mungkin banyak yang penasaran bagaimana sih rumah tangga beda bangsa. Nah kalau saya lagi mood saya kumpulin ya cerita-ceritanya :mrgreen: . Saya sering bilang ke Frank “Du bist so suss” = you so sweet :

    1. Jam 10 malam Frank pulang kerja, sudah naik keatas menjumpai saya, lalu turun lagi mengambil sesuatu dari tas kerjanya. Saya penasaran “bawa apaan sih”, teriak saya. “Suprise, coba tebak..” kata Frank.

    Apaan? Hadiah? Tapi saya tidak berulang tahun ko, bukan tanggal istimewa juga” sahutku. Frank menyembunyikan hadiah tersebut di belakang badan dia, dan saya disuruh tebak barangnya.

    Kata kuncinya dong??” Tanya saya. “Buku” sahut Frank, “tentang tanaman & bunga??” Jawabku. “Iyaaa bunganya ada dirumah kita ini” sahut Frank. Huaha dahlia yaa? Mawar?, kaktus?”. Buku tentang kaktus sih saya sudah punya“. Hmm semua tebakanku salah semua.

    Anggrek bukan ya?” Tanya saya lagi. “Iyaaa benar” jawab Frank. Lalu dia tunjukkan bukunya. Wahh saya senang sekali sambil tanya macam-macam beli dimana bukunya, ko tahu sih saya lagi pengen buku tentang anggrek, cuma ogah beli mahal ah 😆 .

    Frank cerita, tadi dia ke ruang kerja bos nya. Dia lihat buku tentang anggrek tergeletak di meja. Frank ambil bukunya, sambil buka-buka (sok ngerti anggrek hehe). Lalu bos nya bilang kalau suka ambi aja bukunya. Frank bilang istrinya sukaa anggrek. Dapat deh bukunya.

    2. Hari sebelumnya saya tanya Frank, besok apa dia mau belikan tanah kemasan, karena persediaan dirumah habis dan saya butuh. Saya tahu sih kalau hari Sabtu dia kerja pagi, dan biasanya kerja pagi lebih berat. Dia harus memandikan beberapa pasien dan tugas lainnya.

    Frank bilang tidak mau. Ya sudah deh tidak apa-apa ko. Cuma saya kan jadi tidak bisa kerja dengan tanaman-tanaman, butuh tanah baruu loh. Keesokan harinya, bel berbunyi, ting tong. Saya buka pintu dan Frank maggul tanah kemasan 80 liter. “Iiihhh katanya tidak mau belikan tanah, ko dibeli juga??”. “Suprise suprise ..” kata Frank.

    Lalu saya melingkarkan kedua lengan saya di leher Frank dan memberikan kecupan manis sebagai hadiah. Oh ya saya berdiri ditangga karena saya pendek banget 😀 . 24.08.2013.

    Saya Selalu Gunakan Pupuk Merek Compo Sana Untuk Berkebun. Du Bist so Suss adalah
    Saya Selalu Gunakan Pupuk Merek Compo Sana Untuk Berkebun.

    3. Pagi-pagi buta sakit perut (mules), ternyata “datang tamu”. Saya oleskan minyak kayu putih ke perut. Ternyata bau minyaknya kuat sekali bikin Frank “mabok” langsung bangun dia mendengar saya meringis-ringis menahan sakit. Saya tarik selimut mau lanjut tidur.

    Frank malah bangun dan pergi ke dapur. Saya mendengar suara dari teko listrik pemasak air. “Sakit perutnya cuma sedikit ko, ga perlu air panas” teriak saya dari kamar tidur. Frank datang bawa Novalgin cair untuk dikasih ke saya untuk mengobati sakit perut saya. “Biasanya 10 tetes ya buat kamu” tanya Frank. “Ga tau, lupa” sahutku.

    Setelah selesai. Dia kembali ke dapur, dan menuangkan air panas ke botol alat kompres. Alat kompres dibungkus kain supaya tidak terlalu panas. Kemudian saya taruh di perut, ah nyaman, berkurang sakitnya. “Vielen Dank (terima kasih) my love” kataku, lalu kita lanjut tidur. 31.08.2013.

    Botol Karet buat kompres pas sakit perut, tinggal isi air panas
    Botol Karet buat kompres pas sakit perut, tinggal isi air panas

    4. Beranjak dari tempat tidur, saya menuju meja makan. Kopi sebagai menu sarapan seperti biasa sudah disiapkan Frank untuk saya. “Kamu bisa selesai dandan dalam 1,5 jam?” Tanya Frank. “Mau kemana? Hari minggu kan pusat perbelanjaan tutup semua” sahut saya. “Ikut saja, nanti juga tahu. Kejutan kamu pasti suka” kata Frank. Kalau saya suka berarti ada hubungannya dengan bunga yaaa??” Tebak saya 😀 .

    Ladang bunga sudah kami lewati, trus mau kemana sih?? Tanya saya penasaran. “Lihat saja nanti, kamu pasti suka” kata Frank. Iiihhh jadi tambah penasaran deh saya. Setelah sempat salah jalan, akhirnya sampai juga.

    Tulisan besar terpampang di dinding parkiran mobil “nursery Koi dan Anggrek“. Huaaaaa ternyata ada toh tidak jauh dari rumah kita. Saya memang jadi suka bunga-bunga Anggrek, cuma kalau beli tunggu diskonan, soalnya mahal amit-amit masah anggrek warna biru harganya kalau dirupiahkan sekitar rp.400rb. Kalau di Indonesia sih anggrek tidak mahal kan?.

    Kita masuk keruangan, dengan hati saya yang berbunga-bunga sangking bahagianya. Wahhh green house besarr isinya bermacam-macam anggrek dan Palem. Saya tertarik hanya dengan bagian Anggrek.

    Lapar mata lihat Anggrek-anggrek yang cantik-cantik begini
    Lapar mata lihat Anggrek-anggrek yang cantik-cantik begini

    Wah harga-harganya tidak mahal, warna-warna anggreknya cantik-cantik ada yang orange, pink, kuning. “Saya kan belum ulang tahun lohh” kata saya. Akhirnya saya pilih anggrek yang bunganya besar, lalu satu pot anggrek sepatu wanita (belum muncul bunganya), lalu satu tanaman mini, vas bunga bening bentuk kotak dan pupuk cair untuk anggrek.

    Nursery penjual anggrek di kota tempat tinggalku Sinsheim Jerman
    Nursery penjual anggrek di kota tempat tinggalku Sinsheim Jerman

    “Kalau saya ulang tahun, jangan kasih saya hadiah lagi ya, ini sudah cukup. Banyak sekali, aku senang bangett loh” kata saya ke Frank. 01.09.2013.

    Kapan-kapan mau balik kesini lagi cari anggrek baru ah. Nursery penjual Anggrek di kota tempat tinggalku
    Kapan-kapan mau balik kesini lagi cari anggrek baru ah. Nursery penjual Anggrek di kota tempat tinggalku

    5. Berhubung Frank sudah membelikan saya bunga anggrek 2 jenis dan pritilan tanaman lainnya, jadi saya katakan kedia pokoknya pas saya ultah tidak mau di kadoin lagi. Nah pas ultah kita makan di resto dekat rumah, di restoran Itali. Frank pesan pizza ya ampunn gede banget. Saya ko malah jadi ngiler pizzanya. Menu saya habis, saya ngeliatin Frank berharap dia sadar kalau saya pengen juga. Eh dikasih 3 potong 🙂 .

    Selesai makan, ya bubar jalan mau langsung pulang. Saya ngajak lewat toko sepatu, hanya mau lihat-lihat saja dari luar karena hari minggu semua toko dan pusat perbelanjaan tutup. Si Frank ko aneh, mau pulang ngajak lewat jalan tidak biasa, padahal kalau lurus melewati toko kan bisa, ya sudah saya nurut saja. Ehh ko lewat bioskop, eh ko masukkk sih 😀 .

    Telat banget kan nonton Despicable Me 2 sudah dari kapan tayang, kita baru nonton bulan September. Frank tahu kalau saya pengen banget nonton tuh film dan kita tidak pernah ada waktu yang cocok, akhirnya kesampean juga nontonnya.

    Untuk film ini ruangannya kecil isi 35 bangku dan sebagian besar anak-anak, ada yang ditemani orangtua ada juga yang anak-anak hanya dengan teman-teman mereka, seperti anak-anaknya tinggal dekat bioskop diantar ortu jadi nonton sendiri. Karena anak-anak maka mereka dapat pengganjal bangku, jadi tinggi deh dan nyaman melihat ke layar, kalau di Indonesia ada pengganjal bangku juga ga sih buat anak?. 22.09.2013.

    Minggu ke 4 September 2013 kita baru nonton Despicable Me 2 Telat bangett ga sih hehe
    Minggu ke 4 September 2013 kita baru nonton Despicable Me 2 Telat bangett ga sih hehe

    Rules for a happy marriage: 1. Never both be angry at the same time. 2. Never yell at each other unless the house is on fire. 3. If one of you has to win an argument, let it be your spouse. 4. If you have to criticize, do it lovingly. 5. Never bring up mistakes from the past. 6. Neglect the whole world rather than each other. 7. Never go to sleep with an argument unsettled. 8. At least once a day say a kind word or pay a compliment to your partner. 9. When you have done something wrong, admit it and ask for forgiveness. 10. It takes two to make a quarrel, and the one in the wrong is usually the one who does the most talking.”
    -Source Unknown

     

    Teman-temanku terima kasih ya buat jempol manis kalian 😉 .

    Happy Sunday all! 🙂 .

     

    Tulisan Terkini

  • Cerita Kondangan Minggu Lalu

    Cerita Kondangan Minggu Lalu

    Cerita Kondangan Minggu Lalu. Sahabat blogger, saya ingin bercerita mengenai jalan-jalan saya minggu lalu. Seperti sekilas info yang saya sampaikan sebelumnya disini, kalau Frank dan saya pergi ke pesta nikahan teman saya di Belanda.

    1. Perjalanan

    Kita punya mobil pribadi tapi sudah tua usianya 13 tahun. Daripada kenapa-napa misal mogok dijalan (padahal tidak pernah), atau kuatir mobil bermasalah pas pulang, repot kalau masuk bengkel seperti sebelumnya, hiks sekali masuk bengkel habis 300-500 Euro (4,5 – 7,5 juta rupiah) jadi lebih baik sewa mobil saja. Biayanya hampir 2 juta rupiah untuk 4 hari, bisa pakai hingga 2000 km, kalau lebih ada perhitungannya lagi. Kita sih pakai sekitar 1100 an km.

    Ketika Frank mau ambil mobil ditawarin macam-macam asuransi, petugasnya bilang kalau nabrak dan mobilnya rusak nanti bisa kena 500 Euro an. Frank bilang „ya jangan nabrak dong..“, jadi dia tidak beli asuransi lagi, karena sudah beli asuransi tertentu ketika apply di website sewa mobilnya.

    Kita berangkat kamis sore 5 September karena pagi Frank dan saya kerja dulu. Berangkat jam 3 sore dan persiapan belum maksimal. Ada aja yang belum beres pokoknya hectic. Namanya ibu-ibu ya, pikir saya, ini butuh itu butuh. Bawa majalah, bawa macem-macem padahal tidak digunakan dong haha.

    Jerman ke Belanda jaraknya sekitar 387 km, kita tidak berhenti sama sekali di jalan untuk istirahat. Huhh bosan sekali sekitar 3,5 jam perjalanan hanya melihat jalanan dan beberapa kali kena macet. Beberapa kali juga saya nyindirnih mobil keren banget apa tidak ada ac nya ya gilee panas banget“. Saat itu memang sedang panas sekali 35 derajat C. Setelah tahu utak atik ac mobil saya bikin dingin deh 😀 .

    2. Tempat Penginapan

    Kami menginap di “Bed & Breakfast Jonkershoevelokasinya di: Loon 51 Liessel, Belanda. Tarif 75 Euro per kamar per malam, harganya masih sama dengan tahun lalu. Tahun lalu kami menginap disitu karena ada teman kita di Liessel juga, nah tahun ini ternyata teman kita sudah ada acara lain dan kita tidak sempat bertemu.

    Dari Liessel ke tempat pesta sekitar 1,5 jam, saya sudah menyarankan cari hotel di dekat tempat acara, eh Frank maunya di Liessel, dia bilang kangen mau dengar suara kodok di kolam taman penginapannya. Padahal sama sekali kita tidak sempat duduk-duduk di depan kolam, sama sekali tidak ada waktu jalan-jalan menikmati keindahan taman penginapan karena jadwal jalan-jalan kita padat.

    Lokasi penginapannya jauh dari kebisingan, hanya yang punya kendaraan pribadi baru bisa kesini karena tidak ada angkutan umum ke lokasi ini. Dari Jerman kita berangkat jam 3 sore, hampir jam 7 malam kita baru sampai. Setelah beres mengisi formulir untuk menginap Frank langsung ambil 2 botol bir dingin. Sejak diperjalanan dia sudah pengen banget minum bir dingin, untuk melepas rasa lelah. Habis dua botol ambil 2 botol lagi, kalau saya minum coca cola sajalah. Haha ternyata Frank bawa pajangan teddy bear dari kamar mandi rumah kita 🙂 .

    Cerita Kondangan Minggu Lalu. Sampai Penginapan Langsung cari minuman Dingin
    Sampai Penginapan Langsung cari minuman Dingin

    3. Pesta Pernikahan

    Acaranya berlangsung dengan baik. Hari itu pemberkatan pernikahan teman saya Eva. Catatan sipilnya sudah berlangsung 2 hari sebelumnya. Awalnya kita sudah dikasih tahu supaya ke gereja saja, malam harinya saya terima email dari Eva, kalau kita sebaiknya ke rumah Eva dulu saja. Pas Frank dan saya sampai mereka sudah pada di jalanan dong mau berangkat. Hehe jadi malu kita ditungguin serasa tamu istimewa :mrgreen: .

    Acara gereja berlangsung jam 2 siang, jadi kami punya waktu 1,5 jam an untuk foto-foto dan menyantap makanan kecil dan minum kopi. Diakhir acara pemberkatan pernikahan, mamanya Eva menyematkan ulos ke Eva dan pasangannya. Pemberian ulos di iringi lagu Borhat Ma Dainang. Saya kan sudah lihat buku acara, wah ada lagu Batak siap-siap berlinang air mata nih pikir saya. Kejadian deh, ga tahu kenapa lagu Batak selalu bisa membuat yang mendengarnya menangis hiks. Bahkan teman Eva yang asli Jawa duduk di belakang saya banjir air mata. Dia sama sekali tidak mengerti lirik lagunya, tapi musiknya bisa membuat dia menangis.

    Pemberkatan Pernikahan Temanku
    Pemberkatan Pernikahan Temanku

    Acara digereja berlangsung kurang lebih satu jam. Setelah selesai ibadah, jemaat yang hadir memberikan selamat kepada kedua mempelai. Banyak sekali yang hadir, termasuk teman-teman kursus integrasi Eva. Saya melihat lumayan banyak lah wajah-wajah asia, saya pikir mereka orang Indonesia. Mau negor sungkan, tapi ko mereka tidak menyapa saya sih 😆 .

    Ternyata setelah dikenalin Eva, teman-temannya tersebut asal Thailand dan satu asal dari Vietnam. Kalau melihat sekilas beneran mirip wajah wanita-wanita Indonesia loh. Teman Eva yang asli Indonesia ada 3 orang, dan yang 1 tersebut ikut hingga ke acara makan malam, jadi kita bisa mengobrol lebih banyak.

    Di Eropa, umumnya untuk pesta pernikahan tamunya tidak banyak. Maksud saya yang ikut sampai acara makan malam biasanya hanya keluarga dan teman dekat. Tidak bisa semua diundang hingga jamuan makan, karena muahal sekali. Biasanya yang ikutan hingga jamuan makan sekitar 20-30 orang (plus minus). Bayangin saja menu makan misal satu orang minimal 60-70 euro (900rb rupiah – 1 juta rupiah per orang) bisa lebih tinggi lagi, kalau 100 orang yang diundang ngegoyang pohon duit dulu deh sampai rontok semua daunnya 😀 .

    Beberapa hari sebelum hari H, saya dikirimi email oleh temannya Eva yang mengkoordinir acara, saya ditanya mau makan apa. Jadi sudah ada daftar makanannya kita tinggal pilih.

    Vorspeise
    Lachs/Garnele mit Curry Mayonnaise
    oder
    Carpacio

     

    Hauptspeise
    Meerbarsch mit Hummersosse
    oder
    Tournedos mit Rotweinjus order Bernaissosse

    Terima kasih ke canggihnya teknologi, Frank google ketemu deh foto-foto menu makanannya, jadi kita tahu nama yang aneh itu isinya apa dan kita jadi tidak salah pilih 😉 .

    Dari keluarga Eva yang datang adalah mama dan pamannya. Ayahnya Eva sudah wafat. Nah saya membayangkan ketika mama saya datang ke pernikahan saya tahun lalu. Mamaku bilang makanan di pestaku tidak enak, lebih enak curry wurst (kentang goreng dan sosis berbumbu) di Berlin. Jadi makanan di pesta yang mahal tidak enak di lidah mamaku dan makanan yang murah meriah cuma sekitar Rp.50.000 paling enak buat si mama haha.

    Karena sama-sama orang Batak, jadi saya mengira-ngira mama temanku Eva bakalan seperti mamaku. Benerrr bangettt, ga enak katanya, kasihan juga sih kalau lidah Asia ketemu makanan Eropa tidak selera menyantap walaupun makanannya sudah dihias sedemikian menariknya.

    Kalau saya sih sukaa dongg. Frank juga suka dan dia kasih nilai 9 untuk jamuan makan malam hari itu 😎 .

    Kado umumnya bentuk barang, ada juga yang memberikan duit tapi jarang sih. Saya ko malu kalau mau kasih duit, soalnya ke banting sama harga makanannya hehe. Frank bilang kalau kasih duit, pengantennya isi bensin ya menguap begitu saja tidak ada kesan yang tertinggal dari kado pernikahan. Seperti tradisi di Jerman kado di buka di depan yang memberikan 🙂 .

    4. Acara Sabtu

    Tadinya mau ke Den Haag ada pesta rakyat di KBRI, sudah janjian dengan teman kita di Eindhoven, kak Ephie namanya. Tapi capee banget 😐 Setelah pesta di hari jumat itu dari lokasi jamuan makan malam kita masih ke rumah Eva dan ngobrol-ngobrol hingga jam 1 dini hari.

    Ketika pulang maklum bukan di negara sendiri, jadi nyasar dong di jalan tol butuh waktu 2 jam lebih sampai penginapan padahal pakai gps. Peter si gps tercinta membawa kita melalui hutan berantara dekat penginapan, pokoknya serem banget sudah membayangkan kalau di Indonesia bisa ada perampok kali deh kalau masuk hutan atau berkendara tengah malam. Jam 3 dini hari sampai di penginapan dan kita cape berat.

    Besok paginya pas saya cek hp, untung kak Ephie bilang tidak usah ke Den Haag, jadi kita disuruh datang ke rumah dia jam 12 siang dan Kak Ephie hari sebelumnya pas bikin lontong sayur, lalu saya disuguhi dong, enakkk banget dan sambelnya pedasnya mantap!. Sudah 3 tahun tidak menyantap lontong sayur begini.

    Lontong Sayur buatan kak Ephie enakkk bangett
    Lontong Sayur buatan kak Ephie enakkk bangett

    Kita belanja ke Toko asia didekat rumahnya kak Ephie. Saya borong kerupuk mentah, mie instan dan sambal botolan karena di Jerman mahal.

     

    Hari minggu 8 September, pagi jam 10 setelah sarapan Frank dan saya kembali ke Jerman. Cape deh kalau jalan-jalan singkat sekali hanya 3 malam. Nah pulangnya lewat taman mawar di Lottum. Tahun lalu saya membeli 3 tanaman disana. Tahun lalu saya hanya buat video singkat tamannya, dan tahun lalu saya belum terlalu suka tanaman jadi belum terlalu banyak potret tanaman-tanamannya, dan tahun ini banyak sekali mawar-mawar yang saya potretin. Tunggu ceritanya di postingan berikutnya, teman-teman pecinta gardening pasti suka :).

     

    Baca juga:

  • Kondangan ke Negara Tetangga

    Kondangan ke Negara Tetangga

    Kondangan ke Negara Tetangga. Halo sahabat blogger ada yang kangen dengan saya? 😀 . Saat ini saya sedang di luar negeri, ga jauh ko cuma hampir 4 jam perjalanan dari Jerman.

    Besok (Jumat) teman saya Eva akan melaksanakan pemberkatan pernikahan, catatan sipilnya kalau tidak salah dua hari lalu.

    Ketika kuliah saya punya 4 teman baik: GK, Tari, Indggrid dan
    Eva. Kita berlima sama-sama boru Batak, satu angkatan Ektensi Farmasi UI, dan kita sama-sama nambah kuliah satu semester lagi gara-gara ada 1 atau 2 mata kuliah yang nyangkut (ngulang) 😳 . Karena ngumpulnya selalu dengan teman-teman ini, termasuk pas kuliah kita sering duduk sederet, pokoknya kompak deh. Maka ada yang menjuluki kita “Penta girls” .

    Dari jamannya kuliah, obrolan Eva dan saya pasti di dominasi tentang “pengen tinggal di luar negeri (LN) dan punya pasangan bule”. Seringkali kita berdua curhatin bule mana yang sedang kita taksir atau naksir kita. Kita sering ke warnet kampus supaya bisa chattingan gratis atau bayar murah. Jaman dulu internet mahal, boro-boro punya gadget dengan koneksi internet 😀 .

    Sebenarnya yang Eva dan saya lakukan mungkin saat itu hanya hayalan tingkat tinggi abg kuliahan. Namun siapa sangka dari sekedar hayalan, kalau kamu berusaha untuk mewujudkannya bisa ko . Thanks God 🙂 .

    Dulu ketika tahu saya akan tinggal di LN, ada satu teman yang saya doain sungguh-sungguh supaya dia berjodoh dengan bule juga, maksudnya supaya saya punya teman dekat kalau tidak di Jerman ya di negara tetangga. Ternyata teman saya tersebut berjodoh dengan pria Indonesia.

    Pada akhirnya Tuhan tempatkan temanku satunya lagi ya si Eva, di negara tetangganya Jerman. Senang deh doa saya terkabul 🙂 .

    Dulu saya pikir Eva akan nikah duluan, secara dia punya kesempatan lebih banyak ketimbang saya. Speaking English Eva top markotop deh, sedangkan saya mungkin cuma level ala kadarnya 😆 .

    Ternyata oo ternyata malah saya yang nikah duluan. Eva nanya dimana dan bagaimana saya ketemu Frank. Nah saya kan orangnya baik hati dan tidak sombong haha 😆 . Jadi saya kasih tahu Eva dating online yang saya ikuti.

    Kalau kamu pada nitip minta dicarikan bule, beneran saya tidak punya “stoknya” (barang kali) 😀 . Pusing deh kalau ada teman ; temannya teman trus sodara ; sodaranya sodara minta dicarikan bule, masah iya kalau dijalan ketemu cowo bule ganteng atau cewe cantik trus saya tanya dia single atau tidak? Mau ga punya istri atau suami asal Indonesia 😆 . Pokoknya saya sudah kasih tahu caranya termasuk tips kopi darat silakan cari dan coba peruntungan kalian sendiri.

    Gk, Tari, Indggrid dan saya sudah menikah. Kemudian Eva menyusul. Siapa menyangka dulu yang sekedar “hayalan tingkat tinggi” Eva dan saya, setelah 7-8 tahun kemudian kami bisa meraih impian kami.

    Maaf ya seminggu belakangan ini intensitas blogwalking saya menurun dratis, maklum sibuk ngurusin persiapan buat ke kondangan, saya juga harus melakukan sesuatu supaya semua tanaman-tanaman saya tidak dehidrasi selama 3 malam saya tinggal!.

    Kolom komentar tulisan ini saya tutup ya, karena saya bakalan sibuk selama beberapa hari dan saya merasa bersalah kalau komentar teman-teman tidak segera saya balas. Jika berkenan, minta jempol “like” saja 😉 .

     

    Untuk sahabat berkebun, saya sudah siapkan satu postingan, artikel tersebut akan bisa dikomentari karena saya sudah akan dalam perjalanan pulang.

    Baca juga:
    Mengunjungi Keukenhof Kebun Dapurnya Belanda
    Penasaranku akan Red Light District Amsterdam

  • Terima Paket dari Luar Negeri, Senang atau tidak?

    Terima Paket dari Luar Negeri, Senang atau tidak?

    Terima Paket dari Luar Negeri, Senang atau tidak?. Kamu yang lagi menjalin hubungan jarak jauh (pacaran), pastinya senang dong kalau di “si dia” mengirimkankan kamu hadiah-hadiah dari negara dia bermukim?. Misalnya si pria di Eropa dan si cewe di Indonesia. Cewe mana sih yang tidak senang kalau punya pacar yang rajin kirim-kirim paket hadiah, apalagi dari luar negeri. Si cewe pasti bahagia luar biasa dan makin cinta sama pacarnya 😀 .

    Saya bukanya sirik atau sok-sok mau melarang kamu terima paket. Kalau saya lebih baik minta mentahnya saja hehe 😀 . Jangan bilang saya matre, karena saya tidak rela duitnya buat bayar pajak. Biaya kirim paketnya mahal lalu pas kita terima barangnya kena pajak yang mencekik 🙁 .

    Cerita 1.
    Kira-kira 5 tahun lalu, ada seorang mantan teman yang bersikeras mengirimkan saya hadiah dari negara dia bermukim. Dia bilang mau kasih hadiah buat saya berupa 2 buah tas. Saya sudah melarang dia untuk kirim, saya bilang pasti kena pajak yang besar. Eh dia nya tidak percaya, ya terserahlah ..

    Teman saya kirim paketnya menggunakan jasa DH* katanya supaya cepat dan aman. Kira-kira 1-2 minggu kemudian ada seseorang yang menghubungi saya di hp. Dia bilang ada paket dari negara .. kemudian pajaknya Rp.1,5 juta. Kaget banget dong saya, „nga salah tuh pak?“.

    Kemudian saya telp teman saya, “Terima kasih ya paket hadiahnya sudah datang, pajaknya Rp.1,5 juta. Saya tidak mau bayar, kan sudah dibilang bakalan kena pajak yang mencekik, karena situ tidak percaya, jadi segera ditunggu transferan duitnya buat bayar pajaknya ke rekening nomer sekian .. ”.

    Bagaimana kamu suka hadiahnya?, bahan tasnya kualitas bagus dan mereknya juga top deh” kata teman saya dengan bangganya. “Saya tidak suka, modelnya kok seperti model tas cowo, warnanya juga gitu” sahut saya. Saya menggerutu dalam hati, mending awalnya kasih duitnya aja, saya bisa beli tas merek terkena di mall 😛 .

    Wanita itu memang mahluk susah ditebak saudara-saudara. Dikasih hadiah bukannya berterima kasih malah menggerutu. Masih mending dikasih hadiah toh? Haha 😆 .

    Tulisan Terkini

    Cerita 2.

    Mantan pacar yang sekarang jadi suami tercinta, saat kami masih pacaran dia mau mengirimkan hadiah untuk ulang tahun saya. Saya bilang tidak mau terima, pasti kena pajak!. Tapi kalau hanya kirim cemilan seperti keripik-keripik, kue kering dan permen-permen, oh ya kartupos yang cantik-cantik juga mauuu dong. Model begituan pastinya aman ya 😉 .

    Tidak tanggung-tanggung dia kirim 2 paket secara bersamaan. 1 paket ukuran kecil dengan dus untuk kemasan 1 kg. Satunya lagi dus untuk kemasan 5 kg. Isinya seperti yang saya sebutkan diatas. Jadi isinya persediaan cemilan selama 1 tahun kali sangking banyaknya hihihi :mrgreen: .

    Paket dia kirimkan melalui kantor pos atas permintaan saya (supaya murah). Kira-kira 2-3 minggu sampailah paket yang kecil. Bayar Rp.3.000 ke pak Pos, katanya biaya service. Ini biaya untuk bongkar dan rapikan paket, kenyataannya, habis bongkar tidak dirapikan, dusnya juga rusak parah 🙄 .

    Terima Paket dari Luar Negeri, Senang atau tidak?. Box Paket Dalam Keadaan Rusak Parah, dan ditutup asal-asalan. Padahal isinya hanya seperti di Foto Kanan Cuma permen-permen dan kartupos
    Box Paket Dalam Keadaan Rusak Parah, dan ditutup asal-asalan. Padahal isinya hanya seperti di Foto Kanan Cuma permen-permen dan kartupos

    Padahal diatas paket sudah ada keterangan barangnya, tetap aja kena bongkar. Teman saya pernah cerita, setiap paket masuk pastinya dibandara sudah di endus ajing dulu, kalau dicurigai ada obat terlarang jadi ketahuan. Tetap aja petugas pos penasaran dengan isi paket. “Siapa tahu ada yang bisa ditilep kan?”.

    Saya juga kurang tahu kenapa diatas box paketnya ada secarik kertas dari kantor kecamatan. Memang petugas kantor pos kirim ke kecamatan dulu?, disensor petugas kecamatan gitu?, ah saya bingung. Pokoknya diatas dus ada teks petugas kecamatan yang bilang kalau paket sampai dimereka dalam keadaan terbuka.

    Paket kedua sampai setelah 33 hari. Kena biaya Rp.7.000 (Rp.4.000 adalah harga plastiknya).

    Paket diterima dalam keadaan Rapih. Biaya yang ditangih pas pos Rp.7000
    Paket diterima dalam keadaan Rapih. Biaya yang ditangih pas pos Rp.7000

    Heran saya kenapa harus dimasukkin plastik tuh paket bikin keluar duit saja. Paket yang ini rusaknya tidak parah .

    Itu cerita beberapa tahun lalu ya..

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Mejeng di Majalah

    Mejeng di Majalah

    Mejeng di Majalah. Apakah kamu pernah masuk majalah?, bukan majalah dewasa ya hehe 😆 . Beberapa waktu lalu saya diwawancarai untuk suatu rubrik majalah. Bukan majalah seputar gardening seperti hobi saya, melainkan seputar cari jodoh melalui media online.

    Berhubung saya sudah sering ditanya-tanya baik secara langsung atau per email, jadi pertanyaannya itu lagi itu lagi 🙄 . Jadi kali ini saya simpan, kalau ada yang tanya seputar cari jodoh lagi, *sstt jangan bilang-bilang, saya akan pakai jawabannya lagi 😉 .

    Berikut wawancaranya:

    1. Kapan Anda bertemu pertama kali dengan pasangan Anda? Jika ingat, boleh dengan tanggal dan bulan dan tahunnya, atau momen yang terjadi saat itu?. Ini maksudnya pertama kenalannya di online dating atau ketemuannya ya? kalau pertama kali bertemu langsung (copy darat) pada 26 Juni 2010.
    2. Bagaimana pandangan Anda tentang mendapatkan jodoh lewat website?. Saat ini banyak hal bisa dilakukan secara online. Termasuk mencari jodoh, jadi menurut saya sah-sah saja buat mereka yang mencari jodoh secara online. Rutinitas kesibukan sehari-hari mengurangi kesempatan kita untuk bergaul apalagi mencari jodoh, jadi dengan ada online dating sangat membantu mereka mencari pasangan yang cocok.
    3. Mengapa Anda memilih berusaha mencari jodoh lewat website?. Alasan karena saya mencari pasangan western alias bule. Berhubung di Jakarta saya tidak berada di lingkungan yang banyak orang asingnya, ya satu-satunya cara buat saya adalah mengikuti situs biro jodoh online.

    *besok-besok kalau ada pertanyaan ini lagi, akan saya sedikit revisi. “Berhubung wajah saya jauh dari kriteria CANTIK bagi pria Indonesia, tidak pernah ditembak (ha mati dong 😛 ), iyaa tidak pernah ada pria Indonesia yang mengajak saya pacaran, iihh kasihan banget ga sih?. Kemudian umur saya sudah lampu merah bagi pria Indonesia”.

    1. Mengapa Anda memilih website tersebut? Saya mengikuti 2-3 website serupa. Beruntung bertemu suaminya di asiandating.com. *sepertinya jawaban saya tidak nyambung haha.
    2. Dari mana Anda mengetahui website tersebut? Dari internet, lupa tepatnya dari mana. Iklan-iklan online dating semacam ini biasanya bisa muncul dihalaman depan website tertentu, atau iklan disisi kanan kiri email kita.
    3. Awalnya, apa harapan Anda dalam bergabung dengan website tersebut? Harapannya ya dapat jodoh yang cocok dong hehe.
    4. Sebelum dengan pasangan yang sekarang, apakah Anda sempat menjalin hubungan dengan orang dari website yang sama? Tidak.
    5. Siapa yang pertama kali menyatakan ketertarikannya? Si pria.
    6. Berapa lama sejak ‘berkenalan’ lewat website sampai akhirnya jadian? 4 bulan. Setelah pertemuan pertama kali di Jakarta kita saling suka, trus jadian deh.
    7. Setelah itu, bagaimana proses pendekatan yang terjalin antara Anda dan pasangan? Karena LDRS jadi pendekatannya melalui komunikasi melalui media online, misal email, ym, skype atau berkirim surat.
    8. Apa yang paling Anda suka dari pasangan Anda? Saya paling suka sifat dia yang sangat perhatian ke saya, dia romantis, termasuk dia membantu urusan rumah tangga seperti masak, cuci piring dll.
    9. Bagaimana Anda menyesuaikan diri dengan karakter pasangan Anda? Saya tidak kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan karakternya. Sejalannya waktu saya tambah mengenal sifat si dia.
    10. Apa trigger yang membuat Anda berujar, “Ya, saya menerimanya sebagai jodoh saya.” ketika bertemu dia secara langsung, saya merasa nyaman, kita nyambung komunikasinya. Itu yang menjadi triggernya.
    11. Setelah itu, apakah jalan menuju pernikahan berlangsung mulus? Apakah ada hambatan-hambatan tertentu? Apa saja? Puji Tuhan jalannya lancar hingga pernikahan.
    12. Bagaimana mengatasi hambatan tersebut? Tidak ada hambatan.
    13. Peristiwa atau momen apa yang paling berkesan selama Anda menjalin relationship? Momen paling berkesan bagi saya ketika si dia bisa berbaur dengan keluarga saya.
    14. Sekarang, bila menoleh ke belakang, apa yang Anda rasakan dengan kisah ‘berjodoh’ lewat website yang Anda alami?. Yang saya rasakan, saya sangat beruntung akhirnya bertemu jodoh saya melalui online dating.
    15. Apakah Anda menyarankan menggunakan media ini untuk wanita lain?. Iya saya sangat menyarankan untuk bergabung dengan online dating seperti yang saya ikuti. Asal kita tahu rambu-rambunya, misal kalau ada yang bilang suka (cinta) jangan langsung percaya 100%, harus gali informasi si calon dulu hingga bertemu keluarga si dia. Banyak scammer cinta, jadi kita harus hati-hati juga jangan langsung termakan rayuan gombal.

    Saya tidak tahu kapan majalah tersebut sudah beredar, karena saya kan di Jerman, jadi tidak bisa beli. Saya minta yang mewawancarai saya kirim soft copy nya ke email saya. Untung dia baik hati :smile:. Kemarin saya sms adikku minta belikan majalahnya, cihuyy adikku bilang sudah dibeli :mrgreen: .

    Mejeng di Majalah. Kami Mejeng di Majalah ini, Jarang-jarang kan bisa eksis begini hehe
    Kami Mejeng di Majalah ini, Jarang-jarang kan bisa eksis begini hehe

    Di wawancara tersebut saya menyebut situs dimana saya bertemu Frank, hmm seharusnya saya dapat bonus dong ya dari situs tersebut, karena belakangan jadi banyak yang nanya-nanya dan saya promosiin situs tersebut melulu.

    Saya telp mamaku di Indonesia, minta kirim majalahnya minggu kedua September bulan depan. Terjadilah percakapan singkat:

    Anak: “Ma, sudah lihat fotoku mejeng dimajalah ga?, sudah dibeli Roy majalahnya kan?” (*Roy adikku).
    Mama: “Iya sudah, kok bisa, kapan diwawancara, dapat honor berapa?”.
    Anak: “Eh busyett pertanyaannya borongan. Bisalah ma diwawancara lewat email, anakmu kan eksis lewat blog :D, ga dapat honor, biar tenar aja”.
    “Mak, cakep ga aku terlihat di majalah itu???” hahaha.
    Mama: “Cakep lah, cuma pendek banget”.
    Anak: “Yaelah iya lah pendek. Mamaku pendek bagaimana aku bisa tinggi?, dikira anak tetangga nanti, itu si Frank aja yang jangkung”.

    Teman-teman, maaf ya kolom komentar judul ini saya nonaktifkan, tolong berikan jempol “like” kalian saja sudah membuat saya senang sekali 😀 . Oh ya kalau mau memberikan komentar, silakan ditunggu di tulisan saya yang ada bunga-bunganya.

    Haha kamu masih pada nunggu link majalah yang ada nama saya dimuat? Penasaran melihat saya? *mulainarsis lagi 😛 . Oke daripada saya dibilang ngoceh tanpa bukti, silakang disini ya → Akhirnya Bertemu Jodoh setelah masuk klik lagi linknya, cerita bagian saya di halaman paling terakhir.

    Ecclesiastes 4: Two are better than one, because they have a good return for their work: If one falls down, his friend can help him up. But pity the man who falls and has no one to help him up!.

     

    Artikel Terkait:
    Setelah Online, Saatnya Kopi Darat
    Kisah Cintaku
    Cinta via Biro Jodoh Online
    101 Romantic Ideas
    Wanita Ciptaan Terindah
    Cinta vs Uang Hati-hati Love Scam
    Kekasih Online, Kapan Kita Kopi Daratnya?
    Mejeng di majalah, trafik blog melejit

  • Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati

    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati

    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati. Dibanding musim panas, saya lebih suka musim dingin. Ketika musim dingin bisa gunakan baju tebal dengan segala perlengkapannya supaya tetap hangat, sedangkan di musim panas duuuhh biar telanjang tidak pakai baju tetap panas! 😥 .

    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati. 18 Juni suhunya 35,5 derajat C. 27 Juli 2013 suhunya 36,5 derajat C. 2 Agustus 2013 Suhunya 35,2 C sudah sepanas ini mulai jam 11 pagi hingga jam 8 malam
    18 Juni suhunya 35,5 derajat C. 27 Juli 2013 suhunya 36,5 derajat C. 2 Agustus 2013 Suhunya 35,2 C sudah sepanas ini mulai jam 11 pagi hingga jam 8 malam

    1. Rumah

    Dibuat gelap supaya panas tidak masuk. Rolladen (Blind jendela) semuanya diturunkan. Pintu dan jendela jangan dibuka, karena hawa panas membuat ruangan tambah panas.

    Mencegah Panas masuk Rumah Rolladen (Blind jendela) semuanya diturunkan. Itu Jemuran mau dikeluarin lalu pintu ditutup
    Mencegah Panas masuk Rumah Rolladen (Blind jendela) semuanya diturunkan. Itu Jemuran mau dikeluarin lalu pintu ditutup

    Video Model Rumah di Jerman Agar Sejuk tanpa AC

     

    2. Makanan dan Minuman
    Malas banget lama-lama dekat kompor karena bikin tambah panas. Masak yang cepat jadi saja, seperti nasi dan sup atau nasi dan telur dadar. Nasi kan tinggal masak pakai rice cooker. Sup cepat 15 menit juga jadi. Bisa juga masak mie dengan keju (käsespätzle) atau bikin spageti. Hindari daging merah karena setelah makan jadi tambah berasa panas.

    Menu Masakanku ketika Musim Panas. Simpel dan dan ga lama dekat kompor soalnya panass
    Menu Masakanku ketika Musim Panas. Simpel dan dan ga lama dekat kompor soalnya panass

    Saya senang makan buah-buahan. Apel, nanas, papaya, pir dll, masukin kulkas dulu supaya enak disantap.

    Minuman enaknya yang dingin. Jadi botol-botol air minum kita masukin kulkas dulu. Belakangan ini kalau malam pas Frank pulang kerja, dia suka minum bir dingin. Biasanya dia cuma beli 1 atau 2 botol pas pengen saja, eh minggu lalu dia beli satu krat bir.

    Ketika malam sehabis pulang kerja Frank suka minum bir dingin
    Ketika malam sehabis pulang kerja Frank suka minum bir dingin

    3. Baju
    Pakai yang paling tipis. Dirumah saya paling suka pakai daster. Untung bawa beberapa dari Indonesia. Si Frank si cuma pakai kolor item. Biar cuma pakai kolor tetap aja dia ngeluh terus bilang panas, sambil ngipas-ngipas pakai kipas punya saya :mrgreen: .

    Musim Panas dirumah enak pakai daster begini, ademm
    Musim Panas dirumah enak pakai daster begini, ademm

    4. Tanaman
    Sengsara koleksi tanaman dan bunga-bungaku. Kasihan kepanasan, banyak yang mati hiks 😥 .

    Beberapa Tanamanku yang mati karena cuaca Panas
    Beberapa Tanamanku yang mati karena cuaca Panas

    Karena banyak yang keadaannya menggenaskan, tidak mampu melawan panas yang sampai 38 derajat C, jadi saya coba putar otak untuk membuat pelindung tanaman terhadap teriknya matahari. Saya coba melindungi tanaman tersebut ketika mataharinya pas bersinar ketanamannya.

    Contoh di balkon belakang lebih dulu panasnya. Mulai jam 10 pagi tanaman sudah harus diberi pelindung. Tanaman tomat saya tutupi koran. Bikin sendiri, koran-korannya disambung-sambung lalu tutupi mengelilingi tanamannya. Ditutupi seperti difoto mulai jam 10 hingga jam 3 sore.

    Tanaman tomat-tomatku kututupi koran selama panas terik, mulai jam 10 hingga jam 3 sore
    Tanaman tomat-tomatku kututupi koran selama panas terik, mulai jam 10 hingga jam 3 sore

    Saya mau tutupi Dahlia Park Princess. Aslinya warna bunganya pink muda, karena terkena dasyatnya terik matahari jadi pucat sekali dan jelek warnanya, padahal daunnya baik-baik saja tidak layu. Sambungan koran-koran terlalu panjang saya buat, jadi sekalian bisa menutupi Pompom merah. Sebenarnya kalau tidak ditutupi dahlia pom pom ini tahan panas ko.

    Bunga dahlia yang pink kalau kena panas jadi pucat sekali warnanya, jadi saya tutupi selama panas terik beberapa jam
    Bunga dahlia yang pink kalau kena panas jadi pucat sekali warnanya, jadi saya tutupi selama panas terik beberapa jam

    2 pot lain, begini cara saya melindungi tanaman dari sinar matahari.:

    Balkon depan ini, kalau pagi sejuk sekali, suka banget kalau duduk-duduk di balkon ini. Matahari bersinar dengan dahsyatnya ke balkon ini mulai jam 2 siang hingga jam 6 sore, lebih panas dari balkon belakang. Frank bilang pindahkan saja pot-potnya, lah kalau tanaman menjalar seperti ketimun bagaiman pindahinnya?, kalau potnya berat bagaimana pindahinnya?, malah bikin repot tiap hari, jadi saya tutupi saja seperti foto dibawah ini.

    Balkon Depan, panas sekali mulai jam 2 siang hingga jam 6 sore, jadi saya beri pelindung seperti di foto
    Balkon Depan, panas sekali mulai jam 2 siang hingga jam 6 sore, jadi saya beri pelindung seperti di foto

    Panas begini jemuran setengah jam taruh luar langsung kering! 😀 . Nyetrika juga ampunn deh sampai cucian numpuk di bangku, soalnya hawanya panas loh kalau nyetrika. Baju-baju pergi saja yang saya setrika, kalau baju rumah dan pakaian dalam tidak saya setrika, hemat listrik! 😀 hehe.

    Setrikaanku numpuk nih, ada yang mau bantuin? :D
    Setrikaanku numpuk nih, ada yang mau bantuin? 😀

    Jika tidak ada urusan mendesak, saya lebih memilih tinggal dirumah, tidak tahan jalan-jalan pas panas begini. Paling kalau mau jalan sore mulai jam 6 sore. Kalaupun terpaksa keluar ya pakai pelindung kepala seperti topi, kalau pakai payung maluu euy 😳 diketawain orang-orang, kalau di Indonesia sih saya cuek bebek berpayung 😆 .

    Baru-baru ini baca koran, banyak hewan peliharaan seperti anjing dan kucing yang mati. Orang disini senang bawa hewan peliharaan kemana-mana, sayangnya tidak semua gedung (lokasi) memperbolehkan hewan peliharaan dibawah masuk. Jadi oleh pemiliknya ditaruh mobil. Biar kaca jendela dibuka, tapi didalam mobil panas bangett loh. Bayangin aja kalau suhu 38 derajat hewan peliharaan pas didalam mobil, kasihan mati deh.

    Kemarin dengar berita di radio, ada ibu yang tinggalin anaknya setengah didalam mobil. Heran ko bisa tega ya, pas cuaca panas si anak ditaruh di mobil. Biar kaca mobil di buka, atau dipasang ac. Setengah jam kemudian si ibu balik ke mobil, anaknya tidak bereaksi, tragis!.

    Teman bagi tips dong, bagaimana cara kamu menghadapi musim (cuaca) panas? 😉 .

    Buat yang mudik selamat mudik, hati-hati di jalan. Saya nonton Tv Indonesia ko banyak terjadi kecelakaan, kalau ngantuk istirahat dulu, jangan dipaksa nyetir. Buat yang tidak pulang kampung Happy Holiday! 🙂 .

     

    Demikianlah ceritaku mengenai Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati Kalau suka tulisan saya ini, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan tentang Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:
    Orang Jerman itu
    Aturan Internetan di Jerman
    Musim Dingin di Jerman
    Kuliner Indonesia yang Nganggenin
    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati
    Istilah Masakan Jerman – Indonesia
    Kamar Mandi di Jerman

  • Akhir Pekanku yang Ceria

    Akhir Pekanku yang Ceria

    Akhir Pekanku yang Ceria. Akhir pekan sejatinya adalah hari kebersamaan. Bersama keluarga menikmati hari tersebut. Ada yang bisa pergi berlibur bersama atau hanya sekedar di rumah saja, yang penting bisa kumpul-kumpul, bisa happy happy bersama keluarga tercinta 🙂 .

    Nah apa jadinya kalau pasangan kita, justru bekerja pada akhir pekan. Contohnya Frank, dia dapat libur setelah bekerja 14 hari. Apakah saya kesal, apakah bete, apakah saya bermuram durja sendirian?. No way! deh ya 😀 . Daripada kesal, lebih baik baik lakukan kegiatan yang bisa bikin diri sendiri happy.

    Edisi akhir pekan ceria minggu lalu ala saya adalah:

    1. Bikin kue yukk. Kita bisa mencoba resep-resep baru atau bikin kue yang sudah pernah kita bikin dan hasilnya dipuji-puji pasangan kita. Untuk resep-resep baru bisa cari dari internet, lihat majalah atau dari acara masak-masak di TV. Berhubung saya hanya tinggal berduaan, jadi biasanya cari resep yang simpel atau kalau hasilnya banyak ya resep saya bagi dua.

    Beberapa contoh kue yang resepnya sudah diluar kepala alias sudah hapal karena sering banget tiap weekend bikin antara lain: Schinken Schneke, Apfelkuchen (bolu apel), Marmorkuchen (bolu Marmer). Weekend lalu saya bikin bolu Marmer lagi dong, soalnya Frank dan saya suka banget bolu ini.

    Seandainya Hp saya adalah hp canggih pastinya bisa masak sambil seru-seruan kali yaa.. Sayangnya hp saya fiturnya minim, mau potret-potret malas ah. Pengennya sih punya Samsung Galaxy S4 yang ada fitur drama shot, yang bisa mengambil gambar berturut-turut selama lima detik lalu menggabungkannya menjadi 1 sehingga objek utama seakan-akan bergerak, sedangkan latar belakangnya tetap diam. Kayanya fitur tersebut lucu juga yaa untuk edisi bikin-bikin kue? :D. Saat berjalan dari sudut dapur sambil bawa Loyang kue ke arah oven, kalau pakai drama shot jadi hasilnya bisa menjadi foto yang lucu ;).

    2. Santai-santai di Taman Kota. Selesai bikin kue, saatnya jalan-jalan keluar rumah. Ya mari kita ke taman. Menuju taman saya potretin bunga-bunga yang sudah bermekaran disepanjang jalan. Sampai taman, sambil duduk-duduk di tepi kali, saya mengamati bebek-bebek yang asyik berenang. Sesekali saya lemparkan remah-remah roti yang saya bawa dari rumah. Segerombolan bebek lain lainpun tidak mau kalah, berdatangan berebut remah-remah roti.

    Remah-remah roti yang saya bawa sudah habis, saya mulai ngitungin orang lewat hihihi. Tahu ga sih mengamati orang-orang berlalu lalang itu mengasyikan loh!. Saya memperhatikan gaya berbusana mereka. Ada yang muda tapi tidak modis, eh ada yang sudah tua malah keren-keren pakaiannya.

    Kadang saya usil, potretin orang-orang lewat, disatukan hasil fotonya sepertinya lucu deh. Saya mau buat tema “Gaya berbusana Musim Panas 2013” :mrgreen: . Eh eh teman-teman sepertinya seru ya kalau gunakan salah satu fitur Samsung Galaxy S4. Itu loh fitur Story album, dimana kita bisa mengatur foto-foto kita dan bikin album sendiri. Bisa pilih tema dan layout yang kita sukai, kemudian bisa kita cetak deh. Selain tema gaya berbusana yang saya sebut sebelumnya, saya maunya bisa bikin album foto tema bunga-bunga juga.

     

    Puas setengah hari dengan “Me time” saya melangkahkan kaki ke stasiun kereta. “Ngapain Nel“?. Jemput suami tercinta pulang kerja (romantis banget ga sih? Hehe 😆 ). Pas sekali jamnya dengan jadwal kedatangan kereta dia. Kemudian pulangnya saya ajak yayang saya ini lewat toko handphone, kali aja kalau saya lirik-lirik etalase toko dia sadar yang saya inginkan hehe 😀 .

    Nah itu cerita akhir pekanku yang ceriah, yang bikin saya happy tentunya. Bagaimana dengan akhir pekan sahabat blogger?. Oh ya belakangan ini saya blog walking, makin banyak saja yang sudah beli Samsung Galaxy S4 bikin ngiri sungguh deh saya juga pengen loh 😎 .

     

  • Cerita Akhir Pekan lalu

    Cerita Akhir Pekan lalu

    Cerita Akhir Pekan lalu. Ada yang merasa ga ya kalau saya tidak beredar di dunia persilatan blogger akhir pekan lalu, hingga Senin kemarin? :lol:. Serasa saya orang penting gitu ya hehe. Terima kasih ya buat kalian yang sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya, mohon maaf belum sempat berkunjung balik ke blog para sahabat :oops:.

    Saya mau cerita nih ngapain saja dari Sabtu minggu lalu hingga hari Senin kemarin.

    Hari Sabtu

    Jam 10 pagi sudah cabut dari rumah. Frank dan saya ke Bad Rappenau, kami ada janji dengan orang yang akan bersihkan parkiran mobil kita. Jadi ceritanya selama setahun belakangan ini Frank sewa tempat parkir. Kenapa sewa tempat parkir, karena kalau musim dingin supaya mobil tidak kedinginan kena salju, hujan ga kehujanan, panas tidak kepanasan. Paling penting kalau pulang kerja Frank tidak dapat kereta ya bisa naik mobil pulang kerumah (tempat kerja Frank dan rumah beda kota dan Frank selalu kerja malam).

    Nah kira-kira 2 minggu sebelumnya, mobil kita bocor olinya, jadi tempat parkirnya ya blepotan oli di beberapa tempat. Mobil sudah dibawa ke bengkel biayanya amit-amit deh 500 Eur (sekitar 6,4 juta rupiah). Pemilik parkiran reseh banget, itu parkiran sudah Frank bersihkan, disikat pakai sabun dan cairan pembersih lantai, eh yang punya tidak puas. Padahal ya tempat parkiran yang lain digedung itu juga banyak blepotan oli ko, resehnya si pemilik parkiran cuma komplen yang punya kita saja 😮 .

    Jadi kita sewa orang yang benar-benar ahli dibidang bersih membersihkan.

    Sebelum dibersihkan begini lantainya

    Lantai Parkiran Mobil yang kena Bocoran Oli
    Lantai Parkiran Mobil yang kena Bocoran Oli

    2 orang bersihkan tuh parkiran mobil kita selama 2 jam dengan menggunakan alat khusus dan hasilnya ..

    Jrengggg Hasilnya Setelah di Bersihkan oleh Tenaga Ahli
    Jrengggg Hasilnya Setelah di Bersihkan oleh Tenaga Ahli

    Kita puas banget dengan hasilnya. Sebelumnya ditanyain nih, bayarnya mau resmi pakai pajak (19%) atau tidak?. Frank maunya yang resmi, karena mau kasih bukti ke yang punya parkiran. Kalau bayar tidak pakai pajak ya tidak pakai kertas tagihan. Kalau yang punya parkiran masih cerewet ya komplen langsung aja ke perusahaan pembersihnya. Biaya bersih-bersih ini 238 Eur (sekitar 3 juta rupiah).

    Jasa pembersihnya:

    Aciner Gebäudereinigung
    Am Römerturm 7
    74177 Bad Friedrichshall
    Telefon: +49 (0) 7136 830 38 38
    Fax: +49 (0) 711 96 992 695
    E-Mail: [email protected]

    Kami putusin tidak mau sewa tempat parkir disitu lagi. Sementara ini parkir di tempat gratisan saja, mungkin sampai awal musim dingin nanti.

    Hari Minggunya

    Frank dan saya berkunjung ke rumah teman kuliah Frank, ke arah Mannheim. Sekitar 45 menit naik mobil. Saya sudah wanti-wanti Frank, jangan lama-lama ngobrol-ngobrolnya ya, maksimal 2 jam bertamu. Ternyata kita disana 5 jam! dari 17.30 sampai jam 22.30 an. Untungnya saya sudah ngerti bahasa Jerman ya, kalau nga bisa bosan tingkat dewa deh! :mrgreen: .

    Teman kuliahnya Frank yang wanita, si ibu ini orang Turki. Sejak umur 12 tahun sudah menetap di Jerman, ikut ayahnya yang kerja di Jerman kala itu. Si wanita ini sudah berkeluarga, menikah dengan orang Turki juga dan memiliki 3 orang anak. Ini pertama kali saya berkunjung ke keluarga orang Turki. Bayangan saya sudah kemana-mana aja :grin:, ternyata mereka modern ko.

    Keluarga ini berbicara 99% dengan bahasa Jerman ke anak-anaknya, begitu pula anak-anak ke orangtua. Paling ada 1-2 kali si ibu bicara bahasa Turki kalau si anak ga nurut yang disuruh, misal disuruh kecilin suara TV kalau orang dewasa lagi bicara, eh si anak ngeyel, keluar tuh bahasa non Jerman si ibu.

    Kami makan malam bersama, bersama anak-anak mereka juga tentunya. Kami duduk semeja. makanan yang disajikan enak. Sayang sekali, ketika makanan pembuka (sup) saya terlalu banyak makan bersama roti gandum, alhasil pas makanan utama perut tidak kuat nampung 🙁 . Frank nambah supnya 2 kali haha doyan nih bocah, walaupun dia bilang supnya agak pedas rasanya enak sekali.

    Anak yang tertua perempuan usia 13 tahun, anak kedua si ibu tersebut mungkin umur 7 tahun dan paling kecil sekitar 3 atau 4 tahun. Anak paling besar yang mengerjakan hampir semua urusan beres-beres makanan dan pengaturan meja, selama orangtua bicara dengan kami. (Miriplah ya dengan keluarga di Indonesia dimana anak-anak juga bisa membantu dirumah).

    Ada salah satu kebiasaan makan orang Turki yang pernah saya baca di forum, yang waktu di rumah ibu ini saya perhatikan. Jadi salat yang disajikan di piring besar, diambil masing-masing kita menggunakan sendok garpu kita juga. Sendok garpu sudah masuk mulut, dipakai untuk ambil salat berikutnya. Saya belum terbiasa dengan hal ini, berhubung sudah kenyang juga saya tidak makan salatnya.

    Asyikk Pulang Bertamu dikasih Stroberi dan Cherry
    Asyikk Pulang Bertamu dikasih Stroberi dan Cherry

    Hari Senin 1 Juli 2013.

    Oh ya hari Minggu pulang bertamu kami di kasih sekantong buah cherry dan stroberi. Cherrynya dari pohon di taman keluarga orang Turki yang kami kunjungi, sedangkan stroberinya sepertinya beli dari ladang stroberi deh.

    Nah berhubung Frank berulang tahun, pas banget ada stroberi dan cherry sebagai hiasan kue ultah. Saya tidak beli kado, yang ultah ditanyain mau kado apa, dia bilang ga mau kado. Kalau saya beli kado juga pakai uang dia sih :lol:, jadi ya ga usah deh. Mau beli kue tart ogah ah, siapa yang makan nantinya. Niatnya mau bikin kue tart sendiri saja, mau cari resepnya dari internet eh ribet cara bikinnya 😐 . Jadi saya beli tepung kue saja, sudah ada cetakan kuenya juga. Saya pikir kan lebih simpel ya bikin dari tepung jadi, ternyata pakai acara adu mulut didapur buat bikin kuenya 🙄 haha.

    Orang Jermannya saja bilang bingung padahal resepnya bahasa Jerman, maksud resepnya bagaimana sih, diambil sesendok lalu dicampur ke cream, lalu tepung yang lainnya dibegini kan dibegitukan dll. Lah dia saja bingung bagaimana saya toh 😆 . Ya udah coba-coba sendiri aja. Saya sendirian deh didapur ngelanjutin bikin kuenya.

    Coba-coba Bikin Kue Tart Sendiri. Cerita Akhir Pekan lalu
    Coba-coba Bikin Kue Tart Sendiri

    Kue tartnya ukuran 18 cm, jadi ya tidak terlalu banyak buat kami makan berdua. Mengikuti resep penyajian, taruh kuenya dalam kulkas selama 2 jam.

     

    Seperti tahun-tahun sebelumnya. Pas Frank ulang tahun, kita selalu pergi ke Talmarkt di Bad Wimpfen. Ini seperti pasar malam gitu deh. Ada banyak permainan buat anak-anak, stand-stand makanan dan stand jualan segala macam barang. Kali ini saya tidak banyak potret-potret karena ya begitu suasanannya sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Malah letak stand-standnya sama loh seperti tahun lalu 😀 .

    Ke pasar malam begini, selain cuci mata, sudah pasti banyak jajannya deh. Untungnya kita masih berduaan ya, belum ada anak-anak hehe.

    Menuju ke parkiran mobil, kita lewat kota tua Bad Wimpfen. Saya tidak pernah bosan ke tempat ini. Selain rumah-rumah tuanya yang sedap dipandang mata, tiap musim beda-beda bunga-bunga yang bermekaran.

    Beberapa foto rumah-rumah di kota tua Bad Wimpfen:

    Bunga-bunga musim panas yang sudah bermekaran

    Nah sampai disini dulu cerita akhir pekan dan awal minggu saya. Bagaimana dengan cerita akhir pekan kamu?🙂

    Baca juga: Catatan Tinggal di Jerman

error: Content is protected !!