Terima Paket dari Luar Negeri, Senang atau tidak?

Terima Paket dari Luar Negeri, Senang atau tidak?. Kamu yang lagi menjalin hubungan jarak jauh (pacaran), pastinya senang dong kalau di β€œsi dia” mengirimkankan kamu hadiah-hadiah dari negara dia bermukim?. Misalnya si pria di Eropa dan si cewe di Indonesia. Cewe mana sih yang tidak senang kalau punya pacar yang rajin kirim-kirim paket hadiah, apalagi dari luar negeri. Si cewe pasti bahagia luar biasa dan makin cinta sama pacarnya πŸ˜€ .

Saya bukanya sirik atau sok-sok mau melarang kamu terima paket. Kalau saya lebih baik minta mentahnya saja hehe πŸ˜€ . Jangan bilang saya matre, karena saya tidak rela duitnya buat bayar pajak. Biaya kirim paketnya mahal lalu pas kita terima barangnya kena pajak yang mencekik πŸ™ .

Cerita 1.
Kira-kira 5 tahun lalu, ada seorang mantan teman yang bersikeras mengirimkan saya hadiah dari negara dia bermukim. Dia bilang mau kasih hadiah buat saya berupa 2 buah tas. Saya sudah melarang dia untuk kirim, saya bilang pasti kena pajak yang besar. Eh dia nya tidak percaya, ya terserahlah ..

Teman saya kirim paketnya menggunakan jasa DH* katanya supaya cepat dan aman. Kira-kira 1-2 minggu kemudian ada seseorang yang menghubungi saya di hp. Dia bilang ada paket dari negara .. kemudian pajaknya Rp.1,5 juta. Kaget banget dong saya, β€žnga salah tuh pak?β€œ.

Kemudian saya telp teman saya, β€œTerima kasih ya paket hadiahnya sudah datang, pajaknya Rp.1,5 juta. Saya tidak mau bayar, kan sudah dibilang bakalan kena pajak yang mencekik, karena situ tidak percaya, jadi segera ditunggu transferan duitnya buat bayar pajaknya ke rekening nomer sekian .. ”.

β€œBagaimana kamu suka hadiahnya?, bahan tasnya kualitas bagus dan mereknya juga top deh” kata teman saya dengan bangganya. β€œSaya tidak suka, modelnya kok seperti model tas cowo, warnanya juga gitu” sahut saya. Saya menggerutu dalam hati, mending awalnya kasih duitnya aja, saya bisa beli tas merek terkena di mall πŸ˜› .

Wanita itu memang mahluk susah ditebak saudara-saudara. Dikasih hadiah bukannya berterima kasih malah menggerutu. Masih mending dikasih hadiah toh? Haha πŸ˜† .

Cerita 2.

Mantan pacar yang sekarang jadi suami tercinta, saat kami masih pacaran dia mau mengirimkan hadiah untuk ulang tahun saya. Saya bilang tidak mau terima, pasti kena pajak!. Tapi kalau hanya kirim cemilan seperti keripik-keripik, kue kering dan permen-permen, oh ya kartupos yang cantik-cantik juga mauuu dong. Model begituan pastinya aman ya πŸ˜‰ .

Tidak tanggung-tanggung dia kirim 2 paket secara bersamaan. 1 paket ukuran kecil dengan dus untuk kemasan 1 kg. Satunya lagi dus untuk kemasan 5 kg. Isinya seperti yang saya sebutkan diatas. Jadi isinya persediaan cemilan selama 1 tahun kali sangking banyaknya hihihi :mrgreen: .

Paket dia kirimkan melalui kantor pos atas permintaan saya (supaya murah). Kira-kira 2-3 minggu sampailah paket yang kecil. Bayar Rp.3.000 ke pak Pos, katanya biaya service. Ini biaya untuk bongkar dan rapikan paket, kenyataannya, habis bongkar tidak dirapikan, dusnya juga rusak parah πŸ™„ .

Terima Paket dari Luar Negeri, Senang atau tidak?. Box Paket Dalam Keadaan Rusak Parah, dan ditutup asal-asalan. Padahal isinya hanya seperti di Foto Kanan Cuma permen-permen dan kartupos

Box Paket Dalam Keadaan Rusak Parah, dan ditutup asal-asalan. Padahal isinya hanya seperti di Foto Kanan Cuma permen-permen dan kartupos

Padahal diatas paket sudah ada keterangan barangnya, tetap aja kena bongkar. Teman saya pernah cerita, setiap paket masuk pastinya dibandara sudah di endus ajing dulu, kalau dicurigai ada obat terlarang jadi ketahuan. Tetap aja petugas pos penasaran dengan isi paket. β€œSiapa tahu ada yang bisa ditilep kan?”.

Saya juga kurang tahu kenapa diatas box paketnya ada secarik kertas dari kantor kecamatan. Memang petugas kantor pos kirim ke kecamatan dulu?, disensor petugas kecamatan gitu?, ah saya bingung. Pokoknya diatas dus ada teks petugas kecamatan yang bilang kalau paket sampai dimereka dalam keadaan terbuka.

Paket kedua sampai setelah 33 hari. Kena biaya Rp.7.000 (Rp.4.000 adalah harga plastiknya).

Paket diterima dalam keadaan Rapih. Biaya yang ditangih pas pos Rp.7000

Paket diterima dalam keadaan Rapih. Biaya yang ditangih pas pos Rp.7000

Heran saya kenapa harus dimasukkin plastik tuh paket bikin keluar duit saja. Paket yang ini rusaknya tidak parah .

Itu cerita beberapa tahun lalu ya..

 

untuk ke halaman berikutnya klik β‡’ Next/Lanjut

Advertisements
Advertisements

181 Comments

  1. Theresia Pinasthi March 28, 2018
  2. caista October 17, 2017
  3. caista October 17, 2017
    • Emaknya Benjamin br. Silaen October 18, 2017

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: