Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat. Halo para pembaca setia apakah kalian setuju kalau yang gratisan tuh memang paling nikmat ? 😀 . Musim panas adalah musim buah cherry, stroberi, plum, persik dll. Saya paling suka cherry dan stroberi. Saya menunggu-nunggu sekian lama, ko tidak ada yang ngasih saya cherry gratisan ya hiks 😳 ya pasrahlah kalau sampai lewat musimnya ya udahlah.
Memang dasar saya pelit kenapa tidak beli aja toh? 😛 . Eittss kalau ada gratisan kenapa harus beli?. Ketika musimnya cherry berbuah biasanya yang punya pohon pada bersedekah ko hahaha. Iya mereka akan membagi-bagikan buah cherry dari pohon yang mereka punya.
Sebelum pohonnya berbuah, banyak bunganya dulu dong. Nah begini pemandangan bunga pohon cherry ketika berbunga pada musim semi.
Pohon cherry tidak berbuah setiap tahun, ya suka-suka si pohon untuk berbuah, contohnya pohon cherry milik mertua saya tahun ini sama sekali tidak berbuah padahal tahun-tahun sebelumnya sampai beberapa kali panen. Pohon cherry tetangga yang tahun lalu tidak berbuah dengan bagus & lebat, eh tahun ini ampunn ngiler banget lihat buahnya tiap kali saya pandangi dari balkon rumah saya. Mau minta ke tetangga malu, kalau dikasih ya saya tidak nolak hehe.
Pohon Cherry milik ibu mertuaku. Berbuah lebat sekali sampai pohonnya hampir patah. Foto tahun 6 Juli 2011
Suatu sore, bel rumah saya berbunyi. Saya sendirian sedang asyik nonton TV. Biasanya kalau Frank dan saya tidak ada janji dengan seseorang atau tidak ada pesan barang online ya kita tidak buka pintu, soalnya sering ada yang nawarin barang dagangan (sales) males banget kan nolaknya. Bel berbunyi dua kali, saya tidak buka pintu, saya mengendap-ngendap ke dapur, dan ngintip dari kaca yang mengarah ke jalanan “eh itu kan ibu tetangga yang punya pohon cherry, ngapain dia nenteng seember kecil buah cherry. Buat saya atau buat ibu yang punya rumah kontrakan ya?”.
Banyak sekali buah cherry tetanggaku ini, jadi mupeng pengen minta
Halahhh pengen nanya “masih ada cheery nya ga bu??” maluuu. Soalnya kan tetangga belakang rumah, sama sekali ga pernah tegoran, masah pas negor minta cherry ? 😀 .
Prunus avium (sweet cherry). Pohon Cherry Tetanggaku sedikit lagi merah matang. Foto 9 Juni 2014
Jadi daripada ileran pengen cherry saya belilah sedikit di supermarket. Saya beli cuma 160 gram 1,26 euro (sekitar Rp.20.000) kalau sekilo Cherry manis harganya 7,90 euro dirupiahkan sekitar Rp. 126.000. Diluar musim panas bisa dua kali lipat harganya. Oh ya cherry ini cherry asal Jerman ya, kalau yang impor misal dari Turki malah harganya separuh lebih murah. “Heran produk impor ko bisa lebih murah ya?”. Berhubung saya pecinta produk lokal, jadi saya beli yang lokal saja sekalian mendukung petani lokal toh hehehe 😉 .
Cherry Manis Beli di supermarket. Cuma Beli sedikit 160 gram aja dapat 15 biji.
Menurut data FAO tahun 2011negara Turki adalah penghasil buah cherry terbanyak didunia, no. 2 nya adalah Amerika, sedangkan Jerman sendiri ada di urutan 16.
Nah tiga hari kemudian …
Pak suami pulang kerja bawa bungkusan agak berat, ternyata buah cherry! . Makanya sabar ntar juga ada yang ngasih kan hahaha. Seorang ibu pasiennya suami, yang pernah memberikan saya bibit salat, dia yang memberikan Frank sekantong buah cherry dari kebunnya.
Dikasih sekilo cherry manis dari pasiennya Frank. Horeee Puas deh ngemil cherry
Bakalan puaslah saya menyantap buah cherry nih, saya timbang sekitar 1,1 kg. Buah cherrynya simpan dikulkas, dalam kantong kertas supaya tidak busuk. Kalau mau dimakan baru dicuci, kalau dicuci dulu baru masuk kulkas akan busuk.
Kalau sedang musimnya Buah Cherry banyak yang bikin selai atau buah kue. Bijinya dikeluarkan dengan alat khusus
Jika sedang musimnya buah cherry, banyak yang membuat selai dan kue (bolu). Biji cherrynya dikeluarkan dengan alat khusus seperti terlihat pada gambar berikut :
Mengeluarkan Biji buah Cherry dengan alat ini
Alat mengeluarkan biji Cherry ini dibagian bawahnya bolong, biji akan jatuh kalau kita tekan alatnya
Kalau buah cherrynya lebih dari sekilo cape juga ya mengeluarkan bijinya satu persatu hehe 😆 . Saya belum berminat membuat selai atau kue, cherrynya saya santap begitu saja tiap hari 😉 .
Buah Cherry ada yang manis dan asam
• Cherry Manis nama latinnya Prunus avium dikenal sebagai sweet cherry, wild cherry atau bird cherry dalam bahasa Jerman disebut Süßkirschen. Keluarganya Rosaceace. • Cherry Asam nama latinnya Prunus cerasus dikenal sour cherry, tart cherry atau wild cherry dalam bahasa Jerman disebut Sauerkirschen. Keluarganya Rosaceace.
Oh ya kapan saya pernah baca katanya buah cherry bagus untuk penderita asam urat, bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah . Jadi selagi musimnya mari kita santap aneka macam buah-buahan.
Benjamin Jagoanku Usia 4 Bulan. Mengamati perkembangan Benjamin setiap hari memberikan kebahagian tersendiri buat saya. Sekecil apapun kemampuan baru yang dapat dilakukan jagoanku ini membuat rasa lelah merawatnya terbayarkan 🙂 .
Usia 3 bulan ke 4 bulan, pencapaian yang bisa dilakukan Benjamin:
• Ngisap jempol. Hebattt euy akhirnya bisa masuk juga jempolnya ke mulut. Pada usia 3 bulanlah Ben berhasil memasukkan jempolnya ke mulut. Ben merasa tenang dan tidur pulas. Mama saya sih bilang jangan biarkan Ben mengisap jempol. Saya kan mamanya Ben jadi saya yang berhak membolehkan atau tidak hehe. Ngempeng tidak boleh, masah ngisap jempolpun dilarang? Kasihan banget dong ya. Sebelum saya bolehkan Benjamin mengisap jempolnya, saya cari-cari dulu informasi mengenai mengisap jempol di internet. Bayi mengisap jempol tidak masalah ko, wajar saja. Hal ini menandakan si bayi sudah bisa mencari cara untuk menenangkan dirinya tanpa bantuan orang lain.
Asal perlu diketahui mengisap jempol jangan sampai dilakukan sampai anak tumbuh besar, kalau sampai usia 3 – 4 tahun anak masih mengisap jempol coba konsul ke dokter gigi karena hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan gigi anak. Saya sih akan membolehkan Ben sampai dia usia 6 bulan saja ya, kita lihat saja nanti. Ben mengisap jempol hanya ketika akan tidur. Saat jagoanku ini sudah tertidur pulas, jempolnya lepas dari mulut 😉 .
Video pertama kalinya Benjamin berhasil ngisap jempol 11.10.2014 (usia 3 bulan kurang 4 hari)
• Tidur Sepanjang Malam (sleep through the night). Akhirnya penantian saya datang juga. Di usia Ben pas 3 bulan, akhirnya Ben tidur bablas hingga pagi hari. Jam tidur Ben dimulai antara jam 18-19.30 saya berikan susu diantara jam tersebut. Saat diberi susu Ben ngantuk, selesai minum saya taruh boksnya ga pakai rewel, ga ngamuk, anteng bisa tidur sendiri. Kalaupun belum tidur, Ben akan ngoceh sendiri, saya agak tutup pintu kamarnya, tinggalin sendiri, nanti dia akan tertidur dengan sendirinya. Jam 12 malam sebelum saya tidur saya berikan Ben minum untuk terakhir kalinya. Selesai minum, taruh Ben diboksnya, dia akan tertidur dengan sendirinya. Saya tutup pintu kamarnya (tidak dikunci, pintu dibuka sedikit). Paginya Ben bangun antara jam 7 sampai 8.30. Ben adalah alarm saya untuk bangun. Kalau saya dengar suara Ben mulai teriak, baru saya bangun.
Benjamin senang di tempat tidur barunya, bisa mandang-mandang langit biru, kalau malam kadang ada bulan dan bintang-bintang
Setiap pagi saya ke kamar Benjamin pastinya beginilah gaya tidurnya
kuckuck ich sehe dich
Video Benjamin di tempat tidur barunya
Mulai 9 November 2014 kalau malam Ben tidur ditempat tidurnya yang besar. Kalau siang masih taruh boks, supaya bisa saya dorong ke dapur, ruang tamu, kamar tidur atau ruangan lainnya. 10 Nov saya coba taruh Ben di tempat tidurnya, untuk tidur siang eh dia mauuu senang banget. Saya jadi bisa mengerjakan banyak kerjaan upik abu: mulai mengisap debu, mengepel, masak, makan, nyetrika dll.
• Ketika tengkurap Ben bisa mengangkat tinggi kepalanya, sudah bisa berguling juga.
Video Benjamin olahraga angkat kepala sambil gerak badan
• Sudah bisa mengenali mama dan papa nya. Jadi si bocah akan mulai gelisah hingga menangis kalau digendong selain mama papanya.
• Benjamin adalah anak yang ceriah banget, ga bisa diam, maunya diajak aktif melulu. Kalau tertawa heboh banget, ngoceh-ngoceh makin pintar. Menirukan suara orang ngorok, naik mobil jagolah dia. Main ludah ampunn deh. Sementara masih jago kandang, karena kalau kerumah omaopanya di Jerman sih, Ben jadi anak manis dan pendiam hehe.
Video lebih panjang. Benjamin olahraga angkat kepala sambil gerak badan
• Kepalanya sudah kuat tegak tidak goyang-goyang lagi
• Bisa meraih/mengambil mainan yang digantung. Bantal gulingnya pun sudah bisa diambil sendiri.
• Kagetan banget. Kalau tidur trus ada bunyi misal saya buka pintu kaget an nih bocah.
• Senang kalau ada orang lain /asing disekelilingnya, asal ada mama papa nya juga. Kalau Ben hanya dengan orang asing walaupun keluarga dan tidak melihat mama papanya disekitarnya mulai dia gelisah.
Benjamin 3 bulan 3 minggu 5 hari
Kerjaannya papa nih dibuat gaya duduk begini
Benjamin senang kalau duduk begini. Di ujung atas dan bawah boks dihanjel kain krn sudah mentok badan Ben. 5 November 2014
Pegang bola
“A baby is something you carry inside you for nine months, in your arms for three years and in your heart till the day you die.” — Mary Mason
Cara Mengatasi Komentar Blog Tidak muncul. Saya suka sekali blogwalking, mengunjungi blog teman-teman blogger dan meninggalkan komentar di blog mereka. Apalagi blog yang temanya saya sukai, rajinlah saya komentari.
Keesokan harinya saya coba berkomentar kembali, namun saya kopi dulu komentar saya, jadi kalau tidak muncul bisa tinggal di paste. Ternyata tidak bisa selalu muncul dobel komen. “Duplicate comment detected; it looks as though you’ve already said that!”
Menurut saya kalau minta semua blog yang saya komentari untuk cek kotak spam mereka, ko ya bikin repot para blogger. Saya juga lupa di blog mana saja saya berkomentar dan bikin ribet kalau menghubungi mereka satu persatu. Saya ikuti saran Arman untuk buat postingan khusus, minta tolong supaya teman-teman blogger cek kotak spam mereka, mungkin komentar saya masuk kesana.
Ada beberapa yang mengecek dan mengeluarkan komentar saya dari spam, namun ada juga yang mungkin tidak tahu dimana letak kotak spam. Parahnya mungkin seperti saya, kalau mengecek kotak spam gileeee ya banyak sekali, kadang kalau satu hari tidak cek bisa dapat 10 halaman spam. Saya malas dong cek semua halaman baca satu persatu komen disitu 😳 . Paling yang saya cek halaman 1, 2 dan halaman terakhir lalu langsung klik kosongkan kotak spam, beres !.
Beberapa blogger bilang mereka pernah mengalami hal serupa, nantinya beres sendiri ko. Diamkan saja seminggu. 3 hari komen saya tidak muncul bikin kesel apalagi seminggu, kesel kuadrat dong haha.
Setelah baca-baca forum wordpress bahasa Inggris, saya mencoba menghubungi admin Askimet melalui email di [email protected] .
Saya coba ganti nama dari pursuingmydream menjadi Emaknya Benjamin, ternyata sama saja komen saya tidak muncul. Coba ganti email kali ya, sampai 3 kali buat email baru tidak bisa. Kata sandi diminta huruf awal huruf besar lalu gabungan huruf dan angka. Ampun deh bikin email yahoo ko sekarang ribet ya.
Setiap hari saya coba komen ke satu sampai tiga blog, karena komen saya tetap tidak muncul dan saya jadi frustasi bo! Maka setiap kali berkomentar saya gunakan id google plus atau sosial media. Sayangnya kalau komen tidak dengan id WP maka komentar yang dibalas pemilik blog tidak ada notifnya di WP 🙁 .
18 Oktober pertama kali saya email admin Askimet, tanggal 31 oktober saya tanya ulang lagi, udah kesel banget, pengen marah tapi nanti kalau ngemailnya marah-marah, malah ga ditolongin hehe, jadi nanya baik-baik lah ke adminnya.
Senang banget langsung dijawab sama admin yang lain yang namanya Nick Hamze dan langsung diberesin masalahnnya. Saya coba komentar di satu blog. Komen saya harus dimoderasi dulu. Nah kalau dimoderasi berarti komen saya masuk dong. Coba lagi komen di beberapa blog lain, semua kena moderasi, ga masalah lah. Berarti komen saya tidak masuk kotak spam lagi. Horeeee .
Senangnya akhirnya id wp saya dibebaskan dari penjara kotak spam
Jadi saudara-saudara sebangsa setanah air, triknya nih kalau mau terhindar ditangkap askimet :
• kalau blogwalking dan berkomentar jangan terlalu sering, sebaiknya ada jedanya, misalnya 5 menit sekali. Kalau kebut kejar tayang pengen komentar keroyokkan di buanyakk blog sekaligus, akibatnya id kita beresiko ditandai sebagai spam ketika berkomentar. • Jangan memasukkan link dalam satu waktu terlalu banyak, beresiko ditandai sebagai spam. • Jangan menerima link komentar yang berlebihan, kan ada tuh blogger tertentu yang sering kasih link tambahan (promosi blog/artikel) padahal jelas-jelas saat ngisi form komentar sudah ada bagian untuk masukkan nama blog, kenapa sih di akhir komentar harus disisipi link promosi lagi ?. • Jangan sering menerima komentar sampah yang cuma komen : “ top, keren, nice post, artikel bagus” . Blog kita akan ditandai juga sebagai penampung spam.
Setelah 2 minggu akhirnya id wp saya keluar dari rumah sakit, plong deh hehe. Nama Emaknya Benjamin sepertinya oke juga, jadi saya tetap pakai ini ya kalau mau berkomentar 😉 .
Tiga Bulan di Jerman, Saatnya Mama Kembali ke Tanah Air. Kamis 2 Oktober 2014 hari itu merupakan hari terakhir mama saya di Jerman. 90 hari sungguh tidak terasa berlalu begitu cepat. Mama menemani saya sebelum melahirkan hingga mengajari saya bagaimana mengurus Benjamin. Tiba saatnya mama harus kembali ke tanah air tercinta bertemu keluarga tercinta, keluarga di Jakarta senang sedangkan saya sedih hiks 🙁 .
Sebenarnya sejak awal mama berada di Jerman, dan saya membayangkan kalau mama hanya tiga bulan saja bersama saya, wah saya langsung sedih dan akan nangis tersedu-sedu. Maka setiap kali pikiran tersebut lewat, saya alihkan dengan membayangkan hal lain yang membuat hati saya bahagia, toh tahun depan mama bisa datang kembali kan yaa. Kalau si mama datang lagi nanti, Benjamin pastinya sudah bisa lari-lari 😀 .
Pada 2 Oktober tersebut saya masuk kursus, saya minta babenya Benjamin beli timbangan koper yang saat itu sedang dijual disalah satu supermarket. Mama sms saya :, “setelah pulang kursus langsung pulang ya jangan ngelayap ke toko-toko. Koper mama kelebihan 3 kg nih, jadi harus dibongkar atau dikeluarkan beberapa barang, pulanglah cepat supaya ada yang gendong Benjamin dulu”.
“Yaelah maaakk suruh babenya si Ben aja yang jaga kenapa? pasti main komputer deh dia ya” jawab saya dalam hati saja. Nyatanya saya masih sempat berlari ke salah satu toko tanaman, membeli sesuatu yang saya butuhkan, toh bus saya datangnya 10 menit lagi.
Tiba di rumah, mama bilang, mama sedih sekali, tidak tahu kenapa ketika mengganti bajunya Benjamin jadi sedih dan menangis. “Wajarlah ma, aku aja sudah berhari-hari ini melow melulu, mewek melululah kalau kubayangkan mama akan kembali ke tanah air. Makanya udahlah kita pikirkan yang senang dan bahagia saja yaa, tahun depan mama kan bisa datang lagi” sahutku.
Ketika kami makan siang saya yang berdoa hari itu, dan suara saya tersendat ditenggorakkan dan tidak bisa keluar sangking sedihnya. Bukan hanya saya, mama juga menangis. Hahaha kalau saat ini kami berdua sudah bisa tertawa-tawa 😆 . Makanya saya baru bisa membuat tulisan ini. 1-2 minggu setelah mama kembali ke tanah air, baru saya menuliskan satu dua kalimat langsung menetes air mata saya, lebih baik saya pending ceritanya hingga perasaan saya sudah normal kembali.
Di hari terakhir tersebut, mama memandikan Benjamin untuk terakhir kali. “Mak mandikanlah Benjamin, terakhir kali mak, nanti kangen loh ma dengan cucu mama tercinta ini” hehehe gaya bujuk rayu saya supaya mama mau memandikan Benjamin.
Sejak Benjamin lahir hingga hari itu 02 Oktober, tidak pernah saya memandikan Ben. Saya selalu jadi asisten mama atau babenya Benjamin saat Ben dimandikan. Kalau ada mereka berdua kenapa saya harus turun tangan toh hehe. Sejak mama di tanah air, sayalah yang paling sering memandikan Ben.
Slideshow foto-foto Opung dan Benjamin
Pesawat mama LH782 berangkat 21:30 ; boarding time 20:45 . Saya sudah lakukan online check-in 24 jam sebelum keberangkatan, jadi boarding pass sudah keluar dan saya print lalu berikan ke mama.
Benjamin sudah siap Mengantar opung ke Bandara
Niatnya kami akan berangkat jam 17.30 dan molor hingga hampir jam 18.30 salahkan saya hehe babenya Ben sih sudah mulai ngomel 😳 . Saya PD saja dua jam lebih cukuplah sampai ke bandara Frankfurt, toh biasanya butuh waktu tidak sampai 1,5 jam.
Ternyata di beberapa tempat macet gilaa, mobil tidak benar-benar berhenti sih, tapi kalau cuma bisa melaju di kecepatan 50 km di jalan tol, ya jadi ketar-ketir juga, takut telatt. Awalnya kami masih ngobrol-ngobrol, lalu jadi hening karena deg-deg an mikirin bisa sampai tepat waktu ga ya 😥 .
Puji Tuhan! tiba di bandara jam 8 malam. Boarding time 20 :45 dan jadwal pesawatnya berangkat 21:30. Saya deg-deg an lagi tuh, “jangan-jangan counter chek-in buat serahkan koper antriannya panjang” . Puji Tuhan lagi, ternyata counter check-in nya banyak ko, jadi penumpang tidak perlu antri lama.
Diparkiran Bandara Frankfurt. 02 Oktober 2014 jam 8 malam
Model baru nih, jadi tidak ada petugasnya. Penumpang tinggal mendatangi mesin check-in, taruh koper diatas timbangan/ban berjalan, scan tiketnya ke mesin. Kalau berat koper tidak lebih beratnya akan keluar kertas laporan bagasi. Koper kecil untuk dibawa ke kabin tidak perlu ditimbang, karena pas babenya Benjamin taruh koper besar dan kecil, mesinnya tidak bereaksi ya artinya bawaan mama melewati berat yang diizinkan.
Counter Check in otomatis tanpa petugas, tinggal taruh kopernya kalau berat tidak lebih akan keluar struk informasi, koper akan berjalan masuk
Malam hari sebelum keberangkatan, ketika saya lakukan online check-in, saya coba minta (apply) supaya ada petugas yang menemani mama istilahnya special service. Soalnya mama saya kan hanya bisa bahasa Indonesia, saya kuatir mama nyasar menuju ke pesawatnya. Jadi ada beberapa pilihan, saya pilih option mama tidak bisa berjalan jauh sekali. Ujung-ujungnya keluar informasi supaya bawa kursi roda sendiri hahaha. Saya pikir ya sudahlah, saya toh cuma butuh petugasnya untuk menemani mama sampai ke pesawat.
Pas mau masuk, ternyata kata petugasnya disuruh tanyain di lantai bawah. Babenya Ben lambreta pula, dan balik membawa kabar tidak baik. Katanya special service begitu harus bayar dan harus daftar ulang lagi. Yaelah beneran bikin kesal deh, wong di email yang saya terima tidak ada informasi yang menyatakan harus bayar ko.
Daripada berdebat lagi, waktu semakin mepet untuk boarding, maka mama sudah mantap masuk tanpa pengawal. Saya bilang ke mama “setelah lewat pemeriksaan imigrasi lalu cari pintu Z52 ya maaa”. Kami masih bisa melihat mama sudah melalui loket imigrasi. Tahu ga sih si Mama loket imigrasinya pilih yang buat warga EU (Uni Eropa) hahaha. Mama pastinya tidak mengerti sih, yang penting sudah lolos dan petugas sudah cap paspor mama 😉 . Saya pesan ke mama kalau sudah diruang tunggu sms atau miss call saya, nanti saya telp mama buat ngobrol dulu sebelum masuk pesawat.
Bandara Frankfut 02 Oktober 2014 jam 20.11
Kompaknya opungnya Ben dan babenya Ben pakai kaos putih. Menuju counter check in otomatis
Benjamin tidur pulas ga lihat opung berangkat deh
Hikss mama siap-siap pergi deh
Sebelum mama lewat gerbang perpisahan, gerbang dimana mama menuju ke loket imigrasi dan kami hanya bisa memandangi saja. Saat itu saya melihat ternyata ada seorang ibu asia juga yang akan pergi seorang diri. Si ibu diantar anak perempuannya dan menantunya bule. Saya curi-curi pandang sambil mikir apakah dia orang Indonesia?.
Setelah mama saya berlalu, si wanita menghampiri saya dan bertanya apakah saya dari Filipin?. Heran setiap kali bertemu orang asia tidak ada satupun yang menebak saya orang Indonesia, apakah orang Indonesia sangat sedikit ya di Jerman sini ? 😀 . Saya selalu dikira orang Filipina atau dari Thailand.
Kameranya pasti rusak deh, ko saya ndut banget ya atau salah posisi dirinya deh hahaha
Kami nanti kedatanganmu kembali ma 1 atau 2 tahun lagi ya
02 Okt 2014 Hari terakhir opung bersama Benjamin. Tahun depan datang lagi ya opung, pastinya Benjamin sudah bisa lari-lari deh
Mama berjaket kulit hitam menuju loket imigrasi. Mama pilih loketnya yang untuk warga Uni Eropa hahaha yang penting lolos ya ma
Mama sudah diruang tunggu (saya telp mama) : Mama : “kamu gimana sih Linnnn katanya pintu Z5, capeee mama jalan jauhhh sekali, tanya-tanya petugas dimana Z5, ditunjukin jauhh sekali. Lalu karena tidak ketemu, mama tunjukkinlah tiket mama, dibilang petugas pintunya Z52 dan petugasnya sambil nunjuk-nunjuk jam ”. (Pasti maksud petugasnya cepat sudah harus masuk ruang tunggu) .
Saya : “Mamiii aku kan bilangnya pintu Z52, bukan Z5. Aku bilang dua kali loh!” sahut saya dengan nada pengen nangis dan ketawa ”.
Jadi pelajaran nih, berikutnya mama harus diajarin baca tiket, kalau perlu digaris bawahi no pintu dan no bangku pesawat.
Mama sudah dalam pesawat (saya telp mama): Mama (bicara sambil ngos-ngos an) : “kamu gimana sih Linnnn* bangkunya ko dipilih paling ujung pesawat, paling belakang ini, jauuhh masuknya. Mentok tidak ada bangku lainnya dibelakang. Ampunnn dah di ekor pesawat”.
Saya (bengong sesaat) : “Maaa semalam kan mama disampingku waktu kita pilih no bangku pesawat mama. 26C tuh 1 bangku dekat pintu pesawat. Pintu tengah. Mama masuk dari pintu mana??? ”.
Mama : “masuk lewat pintu depan, ngikutin orang-orang”.
Saya: “yaelahhh makkk, kan sudah dikasih tahu masuk lewat pintu tengah”.
Mama : “eh tunggu, ternyata masih banyak bangku dibelakang mama ko. Kirain paling ujung di ekor pesawat ”. (Mungkin ada semacam tembok pemisah jadi mama kira dia paling belakang)
Saya : “Ya iyalah kan semalam kita sudah lihat denah bangku pesawatnya. Bangku mama di bagian tengah pesawat ko, dekat pintu tengah. Duduk di pinggir jalan, supaya mudah kalau mau ke luar, misalnya ke toilet kan tidak perlu permisi ke orang disebelah. Pokoknya sudah aku pilihkan yang terbaiklah ”.
Mama : “duuuuhh mandi keringat nih Linnnn*, jaket kulit si Andre** mama pakai kan karena berat sekali tidak bisa masuk koper lagi. Trus tadi mama minum air setengah liter. Mama lupa minum air yang bawa dari rumahmu, tadinya mau minum dijalan. Lupaaa, eh pas pemeriksaan, ditahan petugas, dikeluarkan botol minum tupperware. Disuruh buang, mama ga mau, rugi bener, mahal tupperware!. Trus disuruh minum airnya, karena tidak boleh buang airnya saja ”.
Saya : membayangkan petugas bicara dalam bahasa Jerman atau Inggris dan mama jawabnya bagaimana? Ini bikin saya ngakak makkk.
Mama : “trus itu lagi, hp jadul mama, ampunn dah! tadi mama dibawa ke kantor petugas karena hp jadul tersebut kan tidak ada sim cardnya ”.
Saya : mungkin dianggap sebagai alat pematik bom kali ya hehehe. Makanya lain kali kalau ada hp tanpa sim card, masukkan ke koper besar saja.
Mama : “sudah dululah telpnya ya, mama cape banget, mandi keringat nih. Pulanglah kalian, nanti mahal bayar parkir bandara” .
Saya : “Yaelah mama, masih sempatnya mikirin mahal parkiran hahaha. Yang penting mama sudah duduk dalam pesawat ya, aku tenang ma, bisa pulang”.
*Nama saya Nella, tapi dikeluarga, nama panggilan saya Linang. **Andre adik saya paling kecil.
Benjamin bingung sekaligus senang lihat suasana baru, jadi dia sama sekali ga mau minum susu. Ben bangun setelah mamaku masuk ruang tunggu
Selamat Terbang ma ke tanah air tercinta
Ketika mama transit di KL, mama telp saya. Hanya hampir 1,5 menit telp dengan no. Jerman ke hp saya kena 6 euro (sekitar rp.96.000) ya iyalah roaming memang mahal sekali. No hp Jerman mama hingga saat ini sudah sebulan lebih masih aktif. Lumayan saya bisa ngirit sms an ke mama, kena Rp.800 kalau dirupiahkan. Kalau mama sms saya dari simpati ke no Jerman, mama kena Rp.600.
“Grandmother — a wonderful mother with lots of practice”. ~Author Unknown
Cerita Mama ke Jerman Tanpa Pendamping ini sebenarnya sudah basi, karena mama saya sudah berada di tanah air kembali. Saya berpikir ulang walau basi, mungkin saja ada yang memerlukan pengalaman mama saya kan yaa 😀 .
Mama saya usia 58 tahun, pergi tanpa pendamping. Tujuan Jerman (bandara Frankfurt Am Main). Hanya bisa Bahasa Indonesia.
Tiket mama sudah dibeli sejak akhir Januari 2014, rencana keberangkatan 5 Juli 2014. Mama datang dalam rangka saya mau lahiran, jadi supaya ada yang bantuin saya. Sebenarnya nekad ya beli tiket padahal visa belum diurus, kalau visa ditolak bagaimana? 😛 .
Bulan Januari sedang ada promo tiket Lufthansa, saya bilang ke Frank nanti dululah saya pikir-pikir dulu. Nah tuh kelamaan mikir seminggu, pas sudah mantap harganya mahal jadi naik. Hari itu tidak pikir panjang lagi langsung beli tiketnya (secara online di web Lufthansa, bayar pakai kartu kredit).
Berangkat 5 Juli 2014 dari bandara Sukarno Hatta, jam 19 :35 . Terminal 2 untuk keberangkatan luar negeri. Kelas ekonomi bagasi yang diperbolehkan 23 kg, bawaan ke kabin 7 kg. Transit di Kuala Lumpur sekitar 1,5 jam.
Biasanya Lufthansa transitnya di Singapur, nah sepertinya ada rute baru, jadi tidak lagi transit di Singapura, melainkan di Kuala Lumpur (KL) entahlah kalau sekarang ya. Beruntung juga sih transit di KL kan masih rumpun melayu jadi kalau mama butuh bantuan mungkin masih ada orang yang bisa bahasa Indonesia, ketimbang kalau di Singapur, mama tidak bisa bahasa Inggris.
Visa mama saya akhirnya keluar juga lap keringat baca Cerita Mamaku Ngurus Visa Schengen Sendiri. Saya sempat tidak bisa tidur mikirin tuh visa ko lama keluarnya. Akhirnya 9 hari sebelum keberangkatan visa diambil mama. Soalnya tiket sudah dibeli 6 bulan sebelumnya, kalau ditolak bagaimana nasib tiketnya? kalau disetujui kira-kira apakah 90 hari yang diminta disetujui? hanya punya waktu kurang dari 2 minggu untuk ubah tanggal keberangkatan kalau misal durasi tinggal di Jerman tidak sesuai permintaan. Puji Tuhan lancar, sesuai tanggal yang kami minta masa berlaku visa 90 hari (5 Juli sampai 2 Oktober 2014).
24 jam sebelum keberangkatan saya lakukan online check-in jadi boarding pass mama sudah keluar, lalu saya email ke adik saya di Jakarta minta diprint dan kasih mama. Online check-in begini bisa menyingkat waktu, jadi tidak harus 2 jam sebelumnya check-in di bandara. Saya juga pilihkan (ubah) nomer bangku mama. Sebenarnya di tiket sudah tertera nomer bangku, namun kalau kita mau ganti masih bisa ketika online check-in. Saya pilih bangku yang dipinggir jalan, jadi mama mudah kalau mau keluar (misal ke toilet), kalau pas dapat bangku di tengah, repot minta permisi ke penumpang disebelah, apalagi kalau disampingnya bule halahh mama hanya bisa bahasa Indonesia.
Hari H mama diantar kedua adik saya Roy dan Andre. Andre pakai baju seragam kantor (BUMN) karena dia minta izin petugas, akan masuk bantuin mama angkat koper sampai counter check-in. Sebenarnya pengantar dilarang ikut masuk, tapi coba pikir bagaimana mamaku harus angkat koper 25 kg dua kali? 🙁 .
Repot ya bandara di Jakarta ini, masa pengantar tidak bisa ikut sampai meja check-in?. Bayangkan mereka yang sepuh (lanjut usia) kalau pergi seorang diri. Harus 2 kali angkat koper yang berat. Pertama pas masuk ruangan check-in, angkat koper ke ban berjalan, lalu angkat koper kedua kali di counter check in.
Saya saja yang masih muda (ceilehh muda 😛 ) waktu pertama kali ke LN rasanya tulang remuk mengangkat koper lebih dari 20 kg seorang diri. Mau berlibur ko malah remuk tulang 😥 .
Semoga kalau ada petugas bandara Soetta bandara tulisan saya ini. Mohon diubah sistem dibandara dong, supaya penumpang bisa diantar hingga ke counter check-in, atau paling tidak ada petugas yang bertugas angkat-angkat koper penumpang hingga ke meja check-in. Buat apa itu pajak Bandara Rp. 150.000??? kalau kenyataannya pelayanannya mengecewakan?.
Di Eropa (Swiss, Belanda, Jerman saya baru pengalaman di sini) semua orang bebas berlalu lalang hingga ke counter check in. Toh nantinya ada loket/bagian imigrasi yang harus dilalui penumpang. Nah pengantar stop sampai di situ.
Perlu diketahui ya, maskapai Lufthansa ini super ketat mengenai berat bawaan penumpang. Di tiket ditulis 23 kg (ekonomi) harus 23 kg tidak boleh lebih dan harus 1 koper. Bawaan ke kabin 7 kg. Kalau ada tentengan lain ke kabin silakan saja boleh ko, asal siap-siap repot nenteng 😛 .
Koper mama 25 kg, setahu saya kalau dari Jakarta masih agak longgar, dikasih lebih, namun kalau berangkat dari Jerman jangan harap dikasih lebih, tidak boleh lebih sedikitpun. Pengalaman kedua sahabatku Maria dan Gini Oktober 2012 mau kembali ke tanah air, total kelebihan koper mereka berdua 24 kg. Jadi mereka 3 kali bongkar koper di bandara, mengeluarkan banyak barang supaya koper benar-benar pas 23 kg per orang. Makanya kalau jalan-jalan belanjanya jangan kalap ye 😛 . Hari itu Frank dan saya pulang dari bandara membawa banyak sekali barang-barang Maria dan Gini.
Lanjut ke ceritanya mama (masih panjang nih, ambil kopi dulu gih atau cemilan hehe).
Mama transit di KL selama 1,5 jam. Pesawat dari Jakarta hinga ke Jerman sama LH783 . Mama cerita, penumpang harus keluar dari pesawar dan membawa semua barang bawan dari kabin. Pengalaman saya dulu terbang dengan Malaysia air, transit di KL tidak turun ko. Ada penumpang turun ya silakan turun, ada yang naik ya ditunggui naik, yang mau lanjut ya tidak perlu turun, santai saja didalam pesawat.
Ribet ya si Lufthansa, ngerepotin orang saja. Katanya sih pesawatnya mau dibersihkan. Lah memang pas di Jakarta tidak dibersihkan tuh pesawat?.
Di jadwal mama tertera akan sampai bandara Frankfurt jam 06 :40 waktu Jerman tanggal 6 Juli. Jadi sehari ya naik pesawat hehe. Berangkat 5 Juli tibanya 6 Juli. Tepatnya terbang 14 jam, tepos dah pantat, panass 😛 . Kalau bisa bahasa Inggris asyik bisa nonton tv di depan bangku. Lah mama manyun deh, mikirin yang indah-indah aja kali ya pas sampai Jerman mau ngapain 😉 .
6 Juli 2014 mama melangkahkan kaki di bandara Frankfurt untuk kedua kalinya. Pertama kali tahun 2012 mama datang ketika pemberkatan pernikahan saya datang bersama bapak dan adik saya Roy. Waktu itu bersama bapak dan adik saya datang menggunakan maskapai Qatar, jadi transitnya di timur tengah. Berhubung 2014 ini mama datang seorang diri saya tidak berani pilih maskapai timur tengah karena transitnya sangat amat merepotkan. Turun dari pesawat harus naik bus dan mencari counter check-in berikutnya pusing 🙁 . Selain itu biasannya transit dengan maskapai timur tengah tuh lama sekali, saya dulu pernah 5 jam transitnya.
Saya sudah pesan ke mama “begitu orang-orang mulai keluar pesawat, harus ikutan ya, jangan pakai tunggu-tunggu. Pokoknya ikutan orang satu pesawat sampai lewat imigrasi dan ambil koper. Jangan ke toilet, jalan harus cepat ya. Coba kenali beberapa orang, syukur-syukur ada orang Indonesia jadi kan ada temannya”.
Mama bilang tidak ada orang Indonesia, bule semua. Ah mama masah sih? 😛 . Pramugari pramugara Lufthansa bule juga bisa bahasa Indonesia.
Mama tercinta saya bekali surat sakti dalam bahasa Jerman dan Inggris.
Catatan kecil ini berguna buat mama ketika di Bandara, karena mama hanya bisa Bahasa Indonesia, kalau ada yg tanya-tanya tinggal sodori kertas ini
Setiap ada penumpang yang keluar saya perhatikan “ini si mama nyasar kemana yaa ko tidak juga keluar?”.
Menunggu dan menunggu .. terus menunggu mama tercinta …
Dari kejauhan saya melihat mama keluar, mendorong troley besar. Walahh dan bawaannya banyak banget. “.. makkk makkk” saya panggil-panggil tidak mendengar, terus saja si mama berjalan cepat mendorong troleynya. Akhirnya Frank yang mengejar, saya berdiri dan ikutan berlari kecil (saat itu saya hamil besar, sudah hari-hari menjelang lahiran). Langsung kupeluk si mama. Mata saya berkaca-kaca, antara kangen dua tahun tidak bertemu dan kasihan sekaligus pengen marah “maaakkk bawaannya ko banyak sekali. Bagaimana bawa seorang diri?. Sudah dibilang jangan bawa tentengan banyak!”. Gilee yaa ngomel-ngomellah saya dibandara hahaha.
Jadi mama saya membawa satu koper besar, satu koper kecil yang dibawa ke kabin lalu tas punggung, masih ada plastik isi satu set bantal bayi untuk Benjamin dan jaket mama.
Kalau koper besar pastinya masuk bagasi, jadi yang tentengan kecil-kecil itu yang bikin repot. Mana pas transit harus dibawa keluar pesawat. Mama bilang dia tidak berani naik tangga jalan karena tentengannya banyak takut jatuh, jadi naik tanggalah dia. Padahal tangga di bandara tuh tinggi banget 🙁 .
Berfoto dululah mak ya supaya ada kenang-kenangan, sudah 2 kali mendarat di Jerman. 5 Juli 2014
Sambil mencari jalan keluar, ngobrol-ngobrolah saya dengan mama. Frank yang mendorong troley mama. Mulailah saya introgasi si mama hahaha saya tanya-tanya bagaimana perjalanan mulai dari Jakarta, pas transit dan pas mendarat di Jerman.
Mama cerita: • Di bandara Frankfurt, mama bilang nyasarlah dia. Katanya “mama sudah ngikutin orang-orang sepesawat keluar pesawat. Lah ko orang-orangnya kocar kacir ke segala arah” hahaha. Nanya ke orang dibilang kesana, nanya ke orang lain lagi ditunjukkin ke sana tuh. • Akhirnya ketemu loket imigrasi. tepok jidat dulu petugasnya menghambat langkah mama, coba yaa itu surat sakti dari saya pakai diteliti dulu, diperiksa kalimat-kalimatnya dan di koreksi penulisan huruf besar kecilnya. Ampuuunn dah bapak imigrasinya lagi tidak ada kerjaan kali ya?. Wong yang teks Jerman sudah dikoreksi Frank loh. Frank bilang “kenapa yang teks Englishnya tidak dikoreksi sekalian?” 😛 . Sayangnya kertasnya entah keselip dimana, tadinya saya mau scan hahaha.
• Begitu mama keluar loket imigrasi jadi sekelilingnya sudah sepi, sudah sunyi senyap tidak ada lagi penumpang dilihat mama. Anehnya kenapa pula sih mama tidak sms saya, sms sayapun tidak dibalas. Padahal Frank dan saya sudah lama menunggu diluar “ko mama tidak keluar juga, banyak sekali penumpang sudah pada lewat”. Penumpang Lufthansa punya pintu keluar khusus. • Mama mau cari tempat ambil koper. Dia tanya-tanya orang (petugas) dengan menyodorkan surat sakti dari saya. Mama tiba di bagian pemeriksaan. Lah ini saya bingung dengan cerita mama, kalau lewat pemeriksaan kan yang mau berangkat ke LN ya, klo mau keluar sih tidak ada pemeriksaan lagi. Bawaan di taruh di ban berjalan, mama melewati metal detektor, tuh alat bunyi-bunyi melulu, ternyata mama ngantongin logam 2 euro 😛 . Sama petugas mama diminta keluarkan isi money belt, petugasnya sambil ketawa-ketawa bilang “mone .. money .. money”. Mama tidak bawa banyak uang cash ko, kalau tidak salah hanya sekitar 800 euro. Petugasnya tidak menghitung jumlah duitnya mama hanya dilihat saja. Ada aturannya sih kalau bawa banyak cash harus lapor.
• Setelah tanya-tanya orang lagi, akhirnya mama sampai di tempat ambil koper, yang mana karena sih mama sudah lama sekali dalam bandara, jadi tuh koper mama sudah dipinggirin, jadi mama tinggal ambil sambil tunjukkin tiket ke petugasnya. Kata mama ada satu koper lain yang sudah dipinggirin, jangan-jangan pemiliknya nyasar juga 😛 . • Mama tidak mungkin angkat koper besar dong ya. Mama sudah tahu harus sewa troley. Jadi sebelum berangkat sudah saya bilang “jangan lupa bawa logam 2 euro untuk ambil troley”. Nah mata mama sudah tidak jelas lagi. Didepan mesin mau masukkan logam 2 euro, mama tidak jelas lihat lobang di mesinnya. Pas ada seorang bapak mau ambil troley juga, si mama kasih uang logamnya sambil tunjuk ke mesin, jadi si bapak mengerti mama mau ambil troley. Jadi ya body language berguna ko kalau bepergian kita tidak tahu bahasa setempat 😉 .
Setelah bertemu Frank dan saya, dan kami sudah dekat parkiran maka troley akan kami kembalikan. Dorong troleynya ke tempatnya, nanti logam 2 euronya akan keluar dari mesin, kita ambil deh.
Peminjaman troley di Bandara Frankfurt. 1 troley masukkan logam 2 euro
Setelah itu bayar parkir. Tarif parkir bandara tuh emang gila-gilaan deh. Hampir 2 jam nih kena 9 euro (sekitar rp. 139.000 ) .
Cerita baliknya ke tanah air bagaimana? tidak kalah serunya 😆 Huahaha. Misalnya sudah tahu kan bepergian dengan pesawat dilarang membawa cairan. Nah mama lupa minum air putih bawa dari rumah saya. Ketika di bagian pemeriksaan, mama tidak rela botol minum tupperwarenya disuruh petugas buang ke tong sampah “mahal bo” 😀 . Tidak boleh hanya buang isinya. Jadi di depan petugas mama minum hampir setengah liter air putih 😛 .
Arman bilang komen saya masuk spam, berarti semua komen saya lainnya mengalami hal yang sama.
Sudah coba log out, log in Wp beberapa kali sama saja tidak bisa.
Minta tolong ya cek spam box kamu dong, apa ada komen saya ( Pursuingmydreams ) . Semoga kalau teman-teman blogger mengeluarkan saya dari spam box, maka komen saya tidak dianggap spam lagi 😉 .
Tadinya mau hubungi satu persatu blog yang saya komentari, tapi ko ya ribet karena banyak BW ya ga semuanya saya ingat.
Barusan juga sudah hubungi supportnya Askimet, tuh yg nangkepin spam di blog. Kadang yang ditangkep salah ye 😛 . Tinggal nunggu jawaban orang Askimet.
Postingan ini saya tutup saja kolom komentarnya ya. Sampai hari ke 4 ini id wp saya masih belum bisa juga. 2 hari lalu saya dihub. admin Askimet, disuruh isi beberapa data belum ada balasannya.
Email dari support Askimet
Segini saja pengumuman nya. Terima kasih sebelumnya ya 😉 .
Sebel Banget Komentar Blog tidak Muncul. Kemarin saya BW (blog walking) ke banyak blog sobat blogger saya. Biasanya sih saya tidak perhatikan komen saya muncul atau tidak, komen ya komen aja kan ya.
Nah kemarin memang lagi punya waktu, jadi saya sambil melihat komen-komen lainnya di blog yang saya kunjungi tersebut. Eh ko komen saya tidak masuk sih gggrrrhh. Oke saya menuliskan lagi komentar saya, dan sebelum tekan “enter” saya kopi dulu, siapa tahu hilang lagi saya pegel dong ya ngetik ulang 🙁 .
Kemarin saya berjam-jam BW dari tablet.
Tetap saja komen saya tidak muncul. Saya kopi pastelah komen saya sebelumnya eh munculnya begini: “Duplicate comment detected; it looks as though you’ve already said that!”
Kalau dobel komen kenapa komen saya tidak tayang???, WP tolong dijawab! 😥 .
Dari satu blog ke blog lain, lainnya lagi dan lagi, sama saja. Saya cek dasbor “komentar yang saya buat” memang tidak ada datanya komen yang saya buat. Sudahlah saya malas melanjutkan BW lagi, jadi hanya baca-baca saja.
Pagi ini saya online dari komputer, saya mencoba lagi berkomentar di dua blog sambil berpikir “kemarin kan BW dari tablet sekarang dari komputer mungkin bisa ya” (padahal i.p address saya kan sama saja, dasar dudungggnya 😛 ) . Eh sama saja komen saja tidak muncul! .
Saya cek lagi dasbor “komentar yang saya buat”. Ada jawaban dari Arman, katanya komentar saya masuk spam. Waduuhh pantesan semua komen saya pas BW kaga masuk.
Menghapus cookies, oke berarti dari settingan komputer ya. Halahhh ini komputer pakai Bahasa Jerman, bagaimana dan dimana mencari “si cookies”???.
Mau komentar di blog aja ribet amat sih! Udahlah matikan saja komputernya. Piring-piring sudah numpuk yang harus dicuci, botol-botol susu Ben juga harus dicuci, baju-baju harus dimasukkin ke mesin cuci, setrikaan numpuk, lalu harus ambil resep pompa asi ke dokter, lapaar tapi harus masak nasi dulu trus harus ke supermarket pula. Iiiihh sebel ah dunia saya memang lagi hectic begini, giliran pengen cari sedikit hiburan dari blog malah bikin kesel 🙁 .
Semoga kekesalan saya tidak menular ke kamu yang baca ya hihi .
Ketawanya Benjamin sedikit menghilangkan kekesalan saya. Senyum mamaku juga menyejukkan hati uhuy. Benjamin girang bangettt
Postingan ini saya tutup saja kolom komentarnya ya. Sampai hari ke 4 ini id wp saya masih belum bisa juga. 2 hari lalu saya dihub. admin Askimet, disuruh isi beberapa data belum ada balasannya.
Ucapan Selamat dalam Bahasa Jerman. Siapa tahu ada yang membutuhkan ya, karena saya lihat dari mesin pencari yang masuk ke blog saya ini, ada saja yang mencari ucapan-ucapan dalam bahasa Jerman. Jadi saya kumpulin beberapa ucapan yang sering kali dipergunakan sehari-hari.
Bagi yang akan berkunjung ke Jerman, mempunyai kenalan, kerabat, saudara atau lagi ada gebetan orang Jerman 😀 silakan dihapalkan.
Ketika awal-awal di Jerman, saya pernah setengah mati ngapalin ucapan selamat buat pernikahan, ceritanya mau kasih selamat ke pengantennya di altar, kok yang melintas di kepala malah ucapan „selamat ulang tahun“ hahaha 😛 untung saat itu sebelum saya di depan orangnya, saya sempat konfirmasi ulang kalimat saya ke suami, kalau salah malu banget kan. Mau sok keren tapi salah ucap kan tengsin ya bo! 😆 .
Gesegnete Weihnachten und ein glückliches neues Jahr! (A blessed Christmas and a Happy New Year)
Kalimat berikut diberikan jika kamu punya usaha, perusahaan, menjual jasa dan sebagainya dan ingin mengucapkan selamat Natal untuk para customer:
Wir wünschen Ihnen Frohe Weihnachten und bedanken uns für Ihr Vertrauen in 2015 (kami mengucapkan selamat Natal dan kami berterima kasih atas kepercayaan Anda di tahun 2015 tahunnya tersebut bisa diganti sesuai tahun yang berjalan).
Wir wünschen Ihnen besinnliche Feiertage im Kreise Ihrer Familie und Freunde (We wish you happy holidays with your family and friends).
Frohes neues Jahr! (Selamat Tahun Baru! – Happy New Year!) .
Ich wünsche einen guten Rutsch ins neue Jahr. (Saya mengucapkan selamat tahu baru – I wish you a happy new year) .
Wir wünschen einen guten Rutsch ins neue Jahr ( Kami mengucapkan selamat tahun baru – We wish you a happy new year) .
Rutsch itu kalau diartikan: licin tergelincir, jadi bisa diartikan semoga tahun baru akan mulus, lancar semua yang kita jalani.
Mau kalimat agak panjang:
Endlich ist das alte vorbei, das Neue kommt, ich bleib dabei. I wünsch dir ein frohes neues Jahr! (Finally the old has passed, the new is coming and I’m standing by. Happy New Year).
Sonne, Mond und Sterne, alles liegt in weiter Ferne, doch das Gute das ist ganz nah – ein glückliches und schönes neues Jahr! (Matahari, bulan dan bintang-bintang begitu jauh, namun yang terbaik begitu dekat – Selamat Tahun Baru! – Sun, moon and stars, all located in the distant future, but the good that is very close – a happy and happy new year).
ein glückliches und schönes neues Jahr kalau diartikan terpisah:
Glücklich artinya bahagia, beruntung, mendapat berkat. Schönes neues Jahr artinya selamat tahun baru
Glück und Erfolg im neuen Jahr. Selamat Tahun Baru Bahasa Jerman. Prost Neujahr. Good luck. Foto from pixabay.com
Selamat Ulang Tahun Bahasa Jerman. Ulang tahun (Geburtstag)
Herzlichen Glückwunsch zum Geburtstag (Happy Birthday!). Alles Gute zum Geburtstag (Many happy returns). Ich gratuliere Ihnen zu Ihrem 40/50/60 usw. (Selamat atas ulang tahun Anda ke 40/50/ 60) .
Ini untuk formal ya, jadi gunaan Ihnen
Kalau mau lebih panjang lagi dan sok keren hahaha asal pinter aja menghapalnya 😎 :
alles gute zum geburtstag viel glück und gesundheit (selamat ulang tahun semoga berbahagia dan sehat selalu).
alles gute zum geburtstag viel erfolg (selamat ulang tahun, semoga sukses selalu)
Ich wünsche dir zu deinem Geburtstag alles Liebe und Gute – verbringe einen wunderschönen Tag im Kreise deiner Lieben. (I wish you all the best on your birthday. May you spend a wonderful day surrounded by those you love.)
kalau mau di nyanyiin selamat ultah
Zum Geburtstag viel Glück, Zum Geburtstag viel Glück, Zum Geburtstag alles Gute, Zum Geburtstag viel Glück.
Kalau mau disebutin nama yang ultah
Zum Geburtstag viel Glück, Zum Geburtstag viel Glück, Zum Geburtstag liebe Nadya, Zum Geburtstag viel Glück.
Lirik diatas sama saja seperti „Happy Birthday to you“ nadanya pun sama ko 😉 .
Oh ya kalau mau mengucapkan selamat ultah ke orang Jerman, penting diketahui jangan kasih selamatnya sebelum hari H nya karena dianggap “sial” (bad luck), jadi harus benar-benar di hari ultahnya atau kalau kelewat ya gak apa-apa lah, asal jangan sebelumnya yaa.
Trus kalau orang Jerman atau mereka yang sudah lama tinggal di Jerman pasti tahulah, kalau kado-kado ultah kudu, sebaiknya, ah HARUS deh dibuka di depan orang yang ngasih kadonya. Kalau kamu yang ultah dan ga buka, ntar ditunggu-tungguin loh sampai kadonya kamu buka hehe. Kalau budaya di tanah air kan ga dibuka di depan orang yang ngasih dong ya. Kenapa begitu harus buka didepan yang kasih kado? Katanya sih kalau yang nerima kado tidak suka kadonya, jadi yang ngasih bisa tahu, trus minta tukar aja kale 😛 .Begitulah beda negara, beda budaya juga.
********
Ucapan Hari Valentine dalam Bahasa Jerman
Ich wünsche dir einen wunderschönen Valentinstag! (selamat hari Valentin. I wish you a wonderful Valentine’s day).
Du machst mich so glücklich! (kamu membuatku begitu berbahagia).
Liebesgrüße und tausend Küsse zum Valentinstag! (Love greetings and a thousand kisses for Valentine’s day).
Du bist nicht nur an diesem Tag, sondern jeden Tag in meinen Gedanken (tidak hanya dihari ini, melainkan setiap hari ku memikirkanmu) uhuyyy dah 🙂 .
Bunga Dahlia Rame Mekar Begini Kebun di Balkon Rumah Akhir Musim Panas (Bagian 2). Berdasarkan perhitungan kalender musim panas akan berakhir pada bulan Oktober ini. Musim gugur akan dimulai pada tanggal 26 Oktober. Belakangan ini cuacanya sudah tidak bagus lagi, ya namanya menjelang musim gugur, jadi sudah sering hujan dan angin kencang. Apalagi bulan November nanti angin kencang biasanya gila-gilaan, makanya saya sudah mulai beberes kebun mulai awal Oktober 😉 .
Sebelum musim panasnya berakhir, saya abadikan dulu keindahan kebun saya di dua balkon yang dihiasi bunga-bunga yang bermekaran sebelum game over alias musim dingin mnghancurkan semua tanamanku.
Maaf saya tidak bisa bercerita banyak karena Benjamin sungguh menyita perhatian saya, ini dia lagi tidur jadi saya bisa didepan komputer sebentarrr.
Balkon belakang
Indahnya Bunga-bunga di akhir Musim Panas
Pingsan deh lihat besar dan cantiknya Dahlia xxl convoitise
Membagi keindahan si cantik dahlia xxl convoitise ke tetangga sebelah. Gilee sampai keluar pagar
Sisi lain kebun Balkon Belakang
Deretan bunga-bunga Dahlia
Senang banget lihat bermacam bunga dahlia aneka bentuk dan warna
Dahlia-dahlia nan cantik jelita
Schmuck-Dahlie Noordwijks Glorie
Dahlia Fire and Ice
Tampak dekat si pinky Pompom Franz Kafka
Dahlia Pompom Franz Kafka
dahlia pompon golden scepter
Pot besar belakang isi Gladiol, kecewaaa ga berbunga. Depan pot coklat panjang adalah stroberi yg suburrr
Ga tahu nama bunganya. Ini nanam bibit bunga campuran
Gileee nemu Wisteria harga 50 cent dirupiahkan cuma 8000 perak
Pot kiri dan tengah sempervivum, tengah tuh di bongkarin burung huhu. Pot kanan anakan lili casablanca
Masih lanjutttt
Tanaman tomat yang masih saya pertahanan sampai menjelang winter
Si ungu bunga Malve yang cantik
Walau kadang stress ngurus Benjamin, kalau saya sebentar aja di balkon ini lihat bunga-bunga, hati jd ademmm
Walah potretin tanaman di balkon belakang saja sudah banyak sekali. Supaya tidak bosan macam-macam tanaman di balkon depan menyusul di lain hari ya 😉 .
2 minggu sebelum mama ku kembali ke tanah air
I grow plants for many reasons: to please my eye or to please my soul, to challenge the elements or to challenge my patience, for novelty or for nostalgia, but mostly for the joy in seeing them grow. -David Hobson-
Selfi dulu ah. Senyum pasta gigi tiga generasi
Benjamin dan opung boru. Kalau Benjamin sudah bisa jalan bantuin mama berkebun yaa.
Demikianlah cerita saya mengenai Bunga Dahlia Rame Mekar Begini Kebun di Balkon Rumah Akhir Musim Panas (Bagian 2). Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Benjamin 2 Bulan 3 Minggu. Hai para fansnya Benjamin akhirnya saya punya waktu menuliskan kembali perkembangan Benjamin hingga saat ini usia 2 bulan 3 minggu. Postingannya panjang nih karena milestone Ben mulai usia 1,5 bulan hingga hampir 3 bulan dirangkum disini 🙂 .
• Bisa mengontrol kepala dengan baik. Kepalanya sudah kuat tegak, tidak goyang lagi ketika digendong. • Kalau dipangku tidak mau posisi berbaring lagi, langsung uring-uringan dan berusaha bangun sampai dikasih posisi duduk. • Bisa membalikkan badan, tapi kalau sudah tengkurap tidak bisa balik lagi hahaha. • Bisa berdiri (masih goyang-goyang), kakinya sudah napak. Senang sekali kalau diberdirikan. Wajahnya langsung berseri-seri kita pegangi kedua tanganya dan Ben langsung melangkahkan kakinya.
Benjamin Bersama Opung Boru
Video Benjamin Pengen Jalan
• Senang posisi tidur tengkurap. Sejak hampir 2 bulan sebenarnya sudah di tidurkan tengkurap, cuma ya tidak lama-lama. Kalau ada babenya, kita (nyokap dan saya) tidak bikin begitu karena kata babenya Ben, dadanya belum kuat, padahal anaknya suka posisi tidur tengkurap. • Tengah malam masih bangun 2 kali untuk minum susu (saya menantikan saat-saat nih anak tidur bablas sampai pagi, kapan yaa? 😀 . Saya capee loh jadi seperti zombie tidur 3 jam an bangun, tidur lagi bangun lagi).
• Waktu tidur pulasnya jadi lebih lama, sudah sering tidur 3 sampai 4 jam, tapi kalau lagi “Bad day” nih anak akan rewel melulu, tidurnya tidak lama, setengah jam doang eh bangun, main-main, tidur lagi cuma setengah jam. Kata mama tidur begini seperti „tidur ayam“ sebentar-bentar bangun. • Tidur sudah tidak pakai ayunan (sarung) lagi, karena Ben mulai lasak ketika tidur. Miring ke kanan dan kiri, ayunan jadi goyang-goyang, saya yang kuatir dia jatuh. Ayunan dari sarung berguna banget dipakai sejak baru lahir hingga usia Ben hampir 2 bulan. Mama saya yang buatin karena mama bingung si Ben susah sekali tidurnya saat itu. Setiap di taruh diboksnya langsung bangun. Ketika di taruh ayunan bisa lama tidurnya, mungkin serasa digendong kali ya 😉 .
Salah Satu gaya Tidur Favoritnya Ben
Ayunan sarung berhasil membuat Ben tidur lebih lama
• Olahraga/gerak badan melulu. Sangking hebohnya bergerak, jadi kalau mau tidur terpaksa dibedong. Kalau bergerak melulu nih anak jadi tidak bisa tidur dan uring-uringan berjam-jam. Walau Benjamin sudah ngantuk berat tetap tidak bisa diam, tetap bergerak melulu kakinya seperti genjot sepeda. Gerakan tangannya tidak kalah heboh, dibedong anteng deh tidur pulas. Kalau si bocah bergerak-gerak heboh pusing saya kalau ganti diapernya jadi ga bisa bener 🙁 . • Mau tidur pengennya digendong pakai kain panjang, kepala diumpetin ke ketek yang ngegendong. Maunya kepalanya diumpetin dalammm sekali ke ketek, kalau belum nemu posisi pas bakalan terus didorong-dorong kepalanya sambil uring-uringan. Sama mama kadang tidak dikasih ngumpetin kepala, karena nih anak jadi keringatan. • BAB (buang air besar) lancar setiap hari, malah kadang sampai 2-3 kali. Bersihin pup Ben dulu sih tugasnya mama dan Frank nih. Hiks mama sudah kembali ke tanah air, Frank ada kerja praktek sampai desember. Cuma setengah jam di rumah, langsung pergi lagi kerja sampai tengah malam. Alhasil jadi saya kebagian bersihkan pup Ben, ampunn tobatt pingsan deh bauuu.
dibedong baru si bocah bisa tidur pulas
Gaya opung boru ngegendong Ben
Pada 21 agustus 2014 ketika cek ke dokter anak, berat badan Ben 5 kg. Berhubung ogah beli timbangan anak (mahal), jadi Ben ditimbang pakai timbangan koper hehe. Ben ditaruh di baby car seat. Nah 2 oktober lalu kita timbang sudah 6,38 kg, makanya kalau gendong kelamaan mulai encok dah.
Berat Benjamin 6,38 kg di usia 2 bulan 2 minggu. Ditimbang pakai timbangan koper hahaha
• Merespon ketika diajak bicara. Maunya ngobrol melulu. Lagi ada mama, saya dan mama ngobrol seru, eh Ben jadi bete karena dicuekin. Setiap hari saya jelaskan benda-benda apa saja yang ada didalam rumah, saya bacakan buku cerita, bermain dengan mainan-mainannya. Pokoknya yang penting harus banyak ngobrolnya.
Sejak Benjamin lahir, saya hanya bicara bahasa Indonesia ke dia, daripada saya sok-sok pakai bahasa Jerman padahal salah-salah, lebih baik ajarin satu bahasa yang benar kan 😉 . Nanti kalau Ben sudah bisa bicara, lalu kita punya rahasia, kan asyik tuh bicara pakai bahasa Indonesia, babenya ga tahu deh yang Ben dan saya bicarakan.
• Tertawa-tawa nya heboh banget, sayangnya setiap kali mau di videoin Benjaminnya langsung diam seribu bahasa dan serius menatap kamera, jadi ga punya banyak dokumentasinya.
Video Benjamin ngoceh
• Sudah bisa memegang mainan. Kalau mainan digantung Ben berusaha meraihnya. • Membuat gelembung dengan air liurnya. Awalnya saya pikir nakal nih anak main ludah, eh pas baca web anak ternyata memang begitu kemampuan/perkembangan anak usia 3 bulan (seminggu lagi Ben usia 3 bulan). • Per hari ini ada lagi kemampuan baru Benjamin, mengeluarkan lidahnya sambil senyum-senyum. Saya mau tertawa lihatnya karena lucu lidahnya Ben kecil imut-imut, tapi muka saya lempeng aja sambil bilang, “..jangan begitu ya nak, ga bagus keluarin lidah begitu!” (dengan wajah emak galak, tapi dalam hati ngikik 😆 ).
Cerita Keseharian Mama 3 Bulan Bersamaku. Sungguh tidak terasa mama sudah hampir tiga bulan di Jerman, visa 90 hari mama akan berakhir awal Oktober nanti. Sedih banget mama akan segara kembali ke tanah air 🙁 . Keluarga di tanah air tentunya kebalikan dari keadaan saya, mereka pasti tidak sabaran menanti kedatangan mama, apalagi kedua cucu mama lainnya (Kiarra dan Galen). Hiks tinggal Benjamin dan saya deh yang nantinya akan sedih bangettt. Bahkan saat saya menulis ini air mata tak terbendung lebay.com .
Bulan lalu saya iseng cari di google mengenai „memperpanjang visa kunjunga 90 hari“ . Saya mencari dengan kata kunci „visum verlängern, schengen visum auf 90 tage verlängern, besuchervisum verlängerung deutschland“ .
Pengen banget mama bisa tinggal lebih lama bersama saya. Nah saya temukan beberapa link mengenai perpanjangan visa. Saya langsung simpan link-link tersebut dan hanya membaca sekilas saja. Begitu ada Frank saya ajak diskusi dong.
Ternyata setelah artikel mengenai memperpanjang visa kami baca teliti, baru saya tahu mama tidak bisa memperpanjang visanya.
Visa kunjungan 90 hari dapat diperpanjang dengan kondisi : • Pemegang visa sakit keras, dirawat misalnya jadi ybs tidak bisa naik pesawat. • Alasan kemanusian, misal di negara ybs terjadi konflik, perang dsbnya. • Alasan pekerjaan atau sekolah yang sangat mendesak yang tidak diketahui sebelumnya ketika apply visa.
Kalau memenuhi kondisi diatas, maka visa dapat diperpanjang hingga 90 hari lagi, jadi total masa tinggalnya 180 hari.
Point kedua diatas untuk alasan kemanusiaan kan ya, jadi ibumertua pas kita ceritain mengenai hal ini komentar dong dia bilang „iya memang untuk alasan kemanusiaan ko, menjaga Benjamin ya tepat kan alasan kemanusian“ hahaha.
Kalau mama ingin kembali berkunjung ke Jerman dan tinggal 90 hari juga, maka harus ada jeda 6 bulan dari kunjungan terakhir ini. Mama pengennya sih lihat salju, trus saya bilanglah kalau winter cuma dingin aja, tidak ada istimewanya tidak bisa kemana-mana dengan bebas dan nyaman. Jadi kalau mau berkunjung paling enak awal musim semi hingga musim panas, cuacanya bagus buat jalan-jalan.
Frank menyarankan supaya mama kursus bahasa Jerman dulu di Jakarta, ikut ujian A1 (ujian tingkat dasar bahasa Jerman) jadi nantinya bisa apply visa tinggal lebih dari 90 hari. Nah mama saya kan tidak muda lagi yaa, bagaimana mungkin belajar bahasa asing. Saya aja yang sudah 3 tahun di Jerman tidak pintar nih hahaha 😆 .
Oh ya saya pernah email kedutaan Jerman di Jakarta loh, menanyakan bisa ga visa 90 hari diperpanjang, saya bilang kalau saya butuh mama buat menemani Benjamin, soalnya saya kan sekarang ikut kursus intesiv (B2) senin sampai Jumat selama 4 jam tiap harinya. Emailnya kaga dibalas saudara-saudara 😛 .
Ya saya sadar diri saja kalau petugas-petugas Indonesia memang super sibuk buat membalas email yang tidak penting kan? Hehe. Beda loh kalau emailnya di tujukan ke petugas visa yang orang asingnya, besoknya langsung dibalas (pengalaman Frank nanya kapan visa mamaku selesai) di tulisan Cerita Mamaku Ngurus Visa Schengen Sendiri. Jadi intinya mama saya tidak bisa memperpanjang visa 90 hari.
Opung Boru dan cucunya
3 bulan mama di Jerman apakah tidak bosan? Jawabannya tidakkk 😀 . malah mama kalau bisa pengen tinggal lebih lama. Mama bilang suka udara bersih di sini, serba teratur, lingkungan dan jalanannya bersih dll.
Apa yang membuat mama tidak bosan?
1. Bisa tetap mengikuti sinetron dan tayangan favorit mama. Nonton melalui MIVO Tv melalui tablet saya. Sering banget si mama ketawa-tawa ngakak kalau nonton misalnya sinetron tukang bubur naik haji, lalu ada juga istri yang soleha judul lainnya saya lupa . Saya yang dulu tidak tahu sinetron top saat ini jadi kadang ikutan nonton 😛 . Selain sinetron mama juga mengikuti berita politik di Indonesia termasuk berita selebritis haha.
Benjamin dan Mamaku nonton Tv Indonesia bersama
2. Bisa tetap sms an ke tanah air. Awalnya kan mama bawa no simpati dan axis, entah kenapa tiap kali ada yang telp ko menguras pulsa, padahal tidak di jawab loh, aneh banget!. Setahu saya kan roaming internasional sudah otomatis bukan ya? tanpa perlu daftar lagi ke provider?.
Hp jadi dimatikan supaya pulsanya tidak terkuras melulu, lalu si mama lupa menambah pulsa axisnya jadi mati deh tuh nomer. No axis sayapun bernasib sama, saya lupa kapan batas akhir harus isi ulang, hanguslah 150rb pulsanya hiks.
Jadi saya belikan no hp Jerman, pakai telekom. Untuk sms ke tanah air biayanya 19 cent (sekitar Rp. 3.000 ) . Oh ya kalau dari Indonesia mau sms ke no luar negeri, jangan lupa tambahkan tanda plus + di awalnya. Ayah saya berulang kali kirim sms ke no Jerman saya katanya tidak pernah terkirim, ya iyalah karena ayah lupa menambahkan tanda plus tersebut.
Jadi kalau mau sms no luar negeri ketik : +49 0160 452 380 49 adalah kode negara Jerman tapi kalau mau telp jangan langsung begitu nomernya, pulsa kamu bisa langsung terkuras loh !. Supaya murah telp ke LN bisa gunakan skype misalnya, atau gunakan kode voip. Bagi yang perlu silakan lihat Kode-kode Telepon Selular (Indonesia) Untuk Menelepon ke Luar Negeri.
3. Jalan-jalan melulu bersama Benjamin dan saya. Dirumah melulu bosan dong ya, nah jadi kami sering keluar rumah. Dari depan rumah ada bus yang selalu lewat setiap 30 menit sekali, kadang kami juga jalan kaki, atau pernah juga ke kota sebelah naik kereta.
Kali ini kami jalan kaki aja soalnya dekat toko tujuan kami
Jalan-jalan ke pusat kota, ke supermarket cari diskonan, keliling melihat-lihat toko-toko cari diskonan juga hehe. Ke taman, saya ajak ke toko/retail tanaman ah pokoknya tiada hari tanpa keliling kota. Kalau pegel ya besoknya istirahat dulu dirumah 😛 .
Mama lagi di Supermarket minta difoto katanya supaya ada kenangannya
Di taman bermain di Bad Rappenau
Benjamin dan Omanya
Di taman Bad Rappenau
Ketawanya Benjamin sedikit menghilangkan kekesalan saya. Senyum mamaku juga menyejukkan hati uhuy. Benjamin girang bangettt
Kemana lagi yaaa 🙂
Jalan-jalan ya Benjamin dalam kereta dorongnya yaa soalnya berat boo digendong
Jalan-jalan ke kastle di Sinheim. Burg Steinsberg in Sinsheim
Makan sepuasnya di Restoran
Beli susu sekakligus cuci mata ke DM
Mama was my greatest teacher, a teacher of compassion, love and fearlessness. If love is sweet as a flower, then my mother is that sweet flower of love. -Stevie Wonder
Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule. Mumpung Benjamin sedang tidur pulas, asyikkk jadi saya bisa internetan nih 😀 . Jadi bisa menceritakan satu hal kalau saya mejeng lagi di media cetak & online.
Jadi ada wartawan yang mengirim email ke saya, bilang kalau dia mau buat liputan dengan tema orang-orang yang mendapat jodoh melalui dating service (biro jodoh online). Pak wartawan bilang agak sulit mencari narasumber yang mau berkisah tentang hal tersebut, dan ybs membaca postingan saya yang berjudul Cinta via Biro Jodoh Online . Pada postingan tersebut saya panjang lebar membahas mengenai bagaimana saya bertemu Frank melalui media online.
Nah pak wartawan ingin mengutip postingan saya dan mewawancarai saya melalui email, telp bahkan ingin bertemu langsung. Email pak wartawan saya balas 3 hari kemudian, saya bilanglah kalau wawancara via email saya tidak bisa, ribet ada si bocah (Benjamin) yang setiap saat bisa saja rewel jadi tidak bisa berlama-lama di depan komputer, kalau mau telp silakan, tapi kalau bertemu langsung ya silakan datang kerumah saya hihi tapi kan jauhhh ya 😆 . Jadi saya katakan “..jika ingin mengutip tulisan saya silakan saja, asal menyebutkan sumbernya dari blog saya”.
Senin, 15 September lalu bangun tidur seperti biasa online sebentar dari tablet. Cek ricek email, sosmed dll. Ketika cek blog saya bingung sudah jam 8 ini trafik blog tumben cuma diangka 600. Ternyata oo ternyata 6.000 an saudara-saudara hahah maklum mata masih 5 watt bangun tidur. Kaget ada apa gerangan yaaa? . Arsip blog saya sudah dibuka 3 ribu kali sekitar jam 8 tersebut.
Saya diberitahu salah satu blogger, kalau nama saya mejeng di koran online
Saya klik link yang diberikan ito Nandito, lalu tablet saya berikan ke mama dulu karena saya lagi sibuk beres-beresin botol susu. Mama ngakak aja pas baca koran online tersebut.
Mama : Huaahaha Saya : Napa ma? Ada yang lucu ? kenapa ??? Mama : Masah nih namanya Frank ko ditulis Frank Benjamin hahaha Saya : (langsung ambil tablet dari mama dan membaca). Huahaha
Kalian yang setia mengikuti blog saya ini tahu dong. Frank nama suami saya, Benjamin adalah nama anak saya.
Pak wartawan tidak konfirmasi ke saya dulu sih, email sayapun tidak dibalas lagi, eh langsung tayang tulisannya di koran online hasil kutipan dari blog saya.
Efek dari masuk koran online tersebut, trafik blog saya melonjak luar biasa. Kalau biasanya sekitar 2.500-3.000 an perhari, nah pada 15 september tersebut blog saya page viewnya 12.900 . Entah kapan lagi best ever trafic akan tercapai, karena angka tersebut sangat fantastis buat saya .
12.900 Trafik terbaik yang dicapai dalam sehari selama 6 tahun ini ngeblog
Keesokan harinya (16 Sept), satu blogger lainnya bernama akang Gilang berkomentar di postingan saya. Akang membaca koran kalau ada tulisan mengenai saya 😀 . Ternyata turun versi cetaknya juga toh.
Diberitahu salah satu blogger kalau nama saya nonggol di koran
Masih mantap trafik blog karena nama saya muncul di koran cetak.
Hari kedua trafik masih mantapp. Page view hingga 7.500 an. Efek nonggol di koran hehe
Karena mejeng di koran online dan cetak, saya jadi mendapat banyak email. Ada yang curhat mengenai pencarian jodoh, punya impian lihat luar negeri, pernah ikutan biro jodoh online namun belum beruntung dan curhat lainnya. Blog saya jadi mendapat banyak follower baru juga 😀 .
Seperti best ever trafic sebelumnya, kalau naik dratis begini 1-2 hari. Hari-hari berikutnya langsung terjun bebas dan nyungsep hahaha.
Trafik blog sudah normal kembali. Eh naik sedikitlah sekarang sudah di page view 3500 an perharinya
Apakah kamu pernah mejeng juga di media ? kalau boleh tahu karena apa ya ?😀 .