Benjamin Jagoanku Usia 4 Bulan

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Benjamin Jagoanku Usia 4 Bulan. Mengamati perkembangan Benjamin setiap hari memberikan kebahagian tersendiri buat saya. Sekecil apapun kemampuan baru yang dapat dilakukan jagoanku ini membuat rasa lelah merawatnya terbayarkan πŸ™‚ .

Usia 3 bulan ke 4 bulan, pencapaian yang bisa dilakukan Benjamin:

β€’ Ngisap jempol. Hebattt euy akhirnya bisa masuk juga jempolnya ke mulut. Pada usia 3 bulanlah Ben berhasil memasukkan jempolnya ke mulut. Ben merasa tenang dan tidur pulas. Mama saya sih bilang jangan biarkan Ben mengisap jempol. Saya kan mamanya Ben jadi saya yang berhak membolehkan atau tidak hehe. Ngempeng tidak boleh, masah ngisap jempolpun dilarang? Kasihan banget dong ya. Sebelum saya bolehkan Benjamin mengisap jempolnya, saya cari-cari dulu informasi mengenai mengisap jempol di internet. Bayi mengisap jempol tidak masalah ko, wajar saja. Hal ini menandakan si bayi sudah bisa mencari cara untuk menenangkan dirinya tanpa bantuan orang lain.

Asal perlu diketahui mengisap jempol jangan sampai dilakukan sampai anak tumbuh besar, kalau sampai usia 3 – 4 tahun anak masih mengisap jempol coba konsul ke dokter gigi karena hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan gigi anak. Saya sih akan membolehkan Ben sampai dia usia 6 bulan saja ya, kita lihat saja nanti. Ben mengisap jempol hanya ketika akan tidur. Saat jagoanku ini sudah tertidur pulas, jempolnya lepas dari mulut πŸ˜‰ .

Video pertama kalinya Benjamin berhasil ngisap jempol 11.10.2014 (usia 3 bulan kurang 4 hari)

 

β€’ Tidur Sepanjang Malam (sleep through the night). Akhirnya penantian saya datang juga. Di usia Ben pas 3 bulan, akhirnya Ben tidur bablas hingga pagi hari. Jam tidur Ben dimulai antara jam 18-19.30 saya berikan susu diantara jam tersebut. Saat diberi susu Ben ngantuk, selesai minum saya taruh boksnya ga pakai rewel, ga ngamuk, anteng bisa tidur sendiri. Kalaupun belum tidur, Ben akan ngoceh sendiri, saya agak tutup pintu kamarnya, tinggalin sendiri, nanti dia akan tertidur dengan sendirinya. Jam 12 malam sebelum saya tidur saya berikan Ben minum untuk terakhir kalinya. Selesai minum, taruh Ben diboksnya, dia akan tertidur dengan sendirinya. Saya tutup pintu kamarnya (tidak dikunci, pintu dibuka sedikit). Paginya Ben bangun antara jam 7 sampai 8.30. Ben adalah alarm saya untuk bangun. Kalau saya dengar suara Ben mulai teriak, baru saya bangun.

 

Video Benjamin di tempat tidur barunya

 

Mulai 9 November 2014 kalau malam Ben tidur ditempat tidurnya yang besar. Kalau siang masih taruh boks, supaya bisa saya dorong ke dapur, ruang tamu, kamar tidur atau ruangan lainnya. 10 Nov saya coba taruh Ben di tempat tidurnya, untuk tidur siang eh dia mauuu senang banget. Saya jadi bisa mengerjakan banyak kerjaan upik abu: mulai mengisap debu, mengepel, masak, makan, nyetrika dll.

β€’ Ketika tengkurap Ben bisa mengangkat tinggi kepalanya, sudah bisa berguling juga.

Video Benjamin olahraga angkat kepala sambil gerak badan

 

β€’ Sudah bisa mengenali mama dan papa nya. Jadi si bocah akan mulai gelisah hingga menangis kalau digendong selain mama papanya.

β€’ Benjamin adalah anak yang ceriah banget, ga bisa diam, maunya diajak aktif melulu. Kalau tertawa heboh banget, ngoceh-ngoceh makin pintar. Menirukan suara orang ngorok, naik mobil jagolah dia. Main ludah ampunn deh. Sementara masih jago kandang, karena kalau kerumah omaopanya di Jerman sih, Ben jadi anak manis dan pendiam hehe.

Video lebih panjang. Benjamin olahraga angkat kepala sambil gerak badan

 

β€’ Kepalanya sudah kuat tegak tidak goyang-goyang lagi

β€’ Bisa meraih/mengambil mainan yang digantung. Bantal gulingnya pun sudah bisa diambil sendiri.

β€’ Kagetan banget. Kalau tidur trus ada bunyi misal saya buka pintu kaget an nih bocah.

β€’ Senang kalau ada orang lain /asing disekelilingnya, asal ada mama papa nya juga. Kalau Ben hanya dengan orang asing walaupun keluarga dan tidak melihat mama papanya disekitarnya mulai dia gelisah.

 

 

“A baby is something you carry inside you for nine months, in your arms for three years and in your heart till the day you die.” β€” Mary Mason

 

Jurnal Benjamin lainnya bisa dilihat pada Jurnal anak – Benjamin.

Advertisements

83 Comments

  1. Clara Ingewati
  2. windaelsa
  3. juwita
  4. Ira Voorjans
      • Ira Voorjans
  5. MS
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: