Category: Benjamin

  • Anak Mimisan Saat Tidur Malam Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Anak Mimisan Saat Tidur Malam Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Anak Mimisan Saat Tidur Malam Penyebab dan Cara Mengatasinya. 22 Juli 2020, kali pertam Benjamin mimisan banyak sekali. Sekitar seminggu sebelumnya ada darah kering pada seprainya. Pagi itu dia heboh panggil saya. Saya segera ke kamarnya dan mendapati si bocah berdarah-darah di lengan, hidung dan darah melekat di bantal, seprai juga tembus hingga ke kasur.

    Anak Mimisan Saat Tidur Malam Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Apa itu mimisan?. Ketika darah keluar dari hidung disebut epistaksis atau mimisan.

    Mimisan ada dua jenis yakni mimisan anterior dan mimisan posterior. Mimisan anterior merupakan perdarahan yang berasal dari pembuluh darah di bagian paling depan. Mimisan anterior lebih mudah dikontrol dan paling umum terjadi.

    Mimisan anterior lebih sering terjadi pada nak kecil usia 2 sampai 10 tahun, dan biasanya bukan menjadi tanda serius.

     

    Tulisan Terkini

     

    Penyebab anak mimisan saat tidur, antara lain:

    • Udara kering menyebabkan membran hidung menjadi kering. Bagian dalam hidung yang kering lebih rentan terhadap pendarahan. Jika anak sering mimisan karena rumah atau kamar anak terlalu kering udaranya, kita dapat mencegahnya dengan memasang alat pelembab udara (humidifier). Jalankan pelembap kabut dingin di kamar anak di malam hari.
    • Kebiasaan mengorek hidung (ngupil) terlalu dalam. Ujung kuku bisa melukai pembuluh darah kecil yng terletak didalam hidung. Setelah mandi saya gunting pendek kuku anak. Pada Benjamin darah hanya keluar dari hidung kanan, setelah saya tanya mungkin saja si bocah ngupil saat tidur, tidak sadar ngorek hidung karena ada yang mengganjal.
    • Membuang ingus sangat keras/kasar, kalau hal ini sering dilakukan saya dan suami. Kalau saya saat mandi lakukan hal ini, sering keluar kotoran hidung beserta darah saat sekuat tenaga buang ingus haha.
    • Hidung tersumbat
    • Kelelahan

     

    Baca juga: Cerita Makanan Anak dan Alerginya

    Video Anak Mimisan Saat Tidur Malam Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Cara Menangani Mimisan Pada Anak:

    • Suruh anak duduk, jangan berbaring. Darah mimisan adalah darah kotor, kalau anak berbaring darah bisa masuk ke saluran pernapasan.
    • Condongkan tubuh ke depan, agar darah yang keluar tidak masuk ke tenggorokan.
    • Pencet hidung selama 10-15 menit, suruh anak bernafas melalui mulut..
    • Kalau anak lebih kecil mungkin belum ngerti yaa disuruh nafas lewat mulut.
    • Kalau darah terus keluar sebaiknya kompres dingin pangkal hidung untuk memperlambat pendarahan.

     

    Baca juga: Teka Teki Antara Keracunan Jamur Liar atau Keracunan Kerupuk Udang

    Saya baca dari sehatq.com mimisan saat tidur juga dapat menjadi pertanda adanya gangguan dalam proses pembekuan darah. Kalau anak mudah mengalami pendarahan akibat trauma ringan, seerti berdarah saat mengosok gigi sebaiknya bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

     

    Demikianlah cerita saya mengenai Anak Mimisan Saat Tidur Malam Penyebab dan Cara Mengatasinya. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

     

    Sumber bacaan:

     

  • Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar

    Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar

    Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar. Pada video dibawah ini saya ingin share keadaan kebun di balkon saat musim panas 2020, panasnya sampai hampir akhir Juli ini menurutku menyenangkan, tidak terlalu panas, semoga tidak sampai ada panas lewat 35 an derajat C supaya bisa lihat-lihat kebun saat matahari menyinari balkon.

    Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar

    Selain menyiram tanaman, dua anak kecil Benjamin dan Lisa yang juga asisten berkebunku saya ajari merapikan tanaman. Mencabut dedaunan yang sudah kering dan saya kasih tahu abang Ben untuk cabut tanaman liar juga.

    Kalau Lisa lebih suka memetik apa aja yang terlihat mulai merah dan bisa dimakan haha, disuruh cabut daun kering, daun yang hijau dan bunga ikutan dia cabut juga.

    Namanya anak kecil biasalah suka ngeyel kalau diajari, ada tanaman yang tidak perlu digunting, melainkan hanya dicabut pelan saja sudah akan lepas itu daun kering dari tanamannya, eh si Ben maunya gunting daun keringnya haha.

    Benjamin suka berkebun, ini anak tidak bisa lihat buah ada bijinya, apa-apa mau minta ditanam. Saya makan apel, pir dia minta bijinya, adiknya makan plum dan cherry dia bilang „bijinya buat aku yaa“ ; padahal kalau nanam buah dari bijinya paling tidak butuh waktu 10 tahun lihat bakal buah pertamanya.

    Baca juga: Pohon Buah Depan Rumah yang Umumnya ditanam di Jerman

    Si bocah sih tidak terlalu peduli hasil akhir (buah), dia suka lihat prosesnya. Mulai dari nanam benih/bijinya, trus disiram, kalau numbuh dia girang banget, trus setiap hari ada 1 cm numbuh daun baru aja dia pamerin itu hasil tanamnya ke bapaknya haha.

    Saya kasih tahu juga si bocah, kalau bibit baru numbuh kecil begitu taruh ditempat teduh, kalau kena sinar matahari terik akan mati kepanasan. Sejauh ini ada sih nasehat ku yang dia ikuti, tapi kalau menurut dia tidak masuk akal, tidak diikuti anjuranku haha, misalnya kalau panas terik tanaman disiram kan tidak ada gunanya, itu tanaman lagi kerja melakukan proses fotosintesa, percuma mau disiram akarnya tidak bisa menyerap air dengan baik, lebih baik siram tanaman pagi sekali atau sore setelah sinar matahari tidak mengenai tanamannya lagi, eh dia malah rajin siram tanamannya siang saat panas terik.

    Tulisan Terkini

    Saya kadang puyeng si bocah banyak maunya, mau nanam macem-macem ya bagaiman tempatnya terbatas, trus bagaimana merawatnya kann semakin besar tanamannya harus dipindah ke pot besar, kita hanya punya lahan sempit, berkebun di balkon rumah saja guys.

    Sejauh ini yang berhasil Benjamin tanam dan numbuh seperti biji bunga matahari, biji bunga wisteria, biji tomat hitam dan lainnya bibit bunga-bunga yang saya lupa karena tidak diberi nama.

    Video Ngajarin Anak Kecil Berkebun Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar

    Saya suka sekali berkebun, tergila-gila pokoknya 🙂 . Walau cuma berkebun di balkon, berkebun di lahan sempit begini tetap bisa ko tanaman yang saya rawat berbakti alias bibit yang saya tanam berbunga, sayuran yang saya tanam dari bibit menghasilkan.

    Rumah saya ada 2 balkon nya. Balkon depan ukuran kecil saja, ditempat ini kena matahari sore, yang kalau summer ampuun deh panasnya bisa sampai 40 derajat C. Makanya saya pilih aneka tanaman yang tahan garangnya sinar matahari sore di balkon ini.

    Baca juga: kumpulan merawat bunga anggrek agar subur berbunga

    Balkon belakang ukurannya 2 kalinya balkon depan. Di balkon ini kena matahari pagi dan siang. Kalau summer saya juga menaruh koleksi bunga anggrek saya di balkon. seperti anggrek Dendrobium, Cattleya dan Vanda tahan panas.

    Demikianlah cerita saya mengenai Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

     

  • Teka Teki Antara Keracunan Jamur Liar atau Keracunan Kerupuk Udang

    Teka Teki Antara Keracunan Jamur Liar atau Keracunan Kerupuk Udang

    Teka Teki Antara Keracunan Jamur Liar atau Keracunan Kerupuk Udang. Tahun lalu saat musim gugur, saya pernah cerita mengenai jamur liar yang Benjamin dan saya jumpai, waktu itu saya tulis kan kalau saya pengen deh masak jamur liar. Penasaran pengen coba aja hehe. Ceritanya yang ini Cerita Musim Gugur Menjelang Musim Dingin di Jerman.

    Teka Teki Antara Keracunan Jamur Liar atau Keracunan Kerupuk Udang

    Saya kira hanya saat musim hujan di musim gugur aja banyak muncul jamur liar, ternyata sudah sampai bulan Juni begini panas, masih ada aja ketemu jamur liar di dua tempat. Kalau hujan beberapa hari, lalu matahari tidak terlalu terik bersinar, oh ya apalagi ada pohon rimbun gitu, tempat bagus jamur liar pada numbuh.

    Jamur liar yang saya lihat tahun lalu, ternyata tidak numbuh lagi, malah yang saya lihat belum lama ini, tahun lalu tidak ada. Aneh aja deh masah pindah-pindah numbuh jamur liarnya, saya penasaran itu bibitnya siapa yang nanam, apa dibawa hewan liar gitu haha.

    Tulisan Terkini

    Tahun lalu saya lihat beberapa kali numbuh jamur liar yang warna coklat, tahun ini jamurnya ada yang putih bersih, dan baru pertama kali lihat yang ukuran jamur liarnya besar sekali. Jamur liar ukuran besar ini hanya satu, ada 2 atau 3 jamur warna putih juga tidak jauh dari yang jamur liar besar tersebut.

    Niat awal sih, saya hanya ingin bikin video dan potret jamur liarnya, eh si Benjamin malah cabut jamurnya, karena dia mau nunjukin ke bapaknya. Jamurnya sudah keburu dicabut Benjamin, ya sudahlah kita bawa pulang.

    Di Jerman boleh berburu jamur liar dihutan atau mencari jamur liar ditempat biasa tumbuh, asal jamur liar yang diambil maksimal 1 kg, kalau ngambil kebanyakan ada sanksinya seperti kisah pada artikel Gaganawati di Kompasiana.

    Ada 2 orang kakek usia 67 dan 69 tahun ngumpulin/mengambil jamur liar dihutan sampai 19 kg, mereka harus membayar denda yang kalau dirupiahkan 29 juta, lalu jamur liar yang 19 kg tersebut ikutan disita!.. Kalau tertarik ceritanya silakan disini ya Gara-gara Ngumpulin 19 Kg Jamur di Hutan, 2 Kakek Didenda 29 Juta.

    Balik ke cerita jamur yang diambil Benjamin, beratnya jauhlah dari 1 kg, makanya saya tidak pikir panjang lagi, langsung masukin ketas kresek. Lokasi ambil jamur liar ini disamping sekolah SD, ada pohon tinggi menjulang disini, dan numpuh rerumputan hijau subur karena tidak kena matahari terik, cocok kan tempat tumbuhnya jamur liar.

    Tiba dirumah, baru juga di depan gerbang, si Benjamin minta jamur liarnya. Dia mau pegang dan bawa masuk kerumah, saya bilang kalau bapaknya belum pulang, nanti saja pas dirumah baru dikeluarin jamurnya dari tas, kalau kena sinar matahari bakalan layu, saya mau simpan dikulkas supaya tetap segar.

    Benjamin bersikeras mau pegang jamurnya, ya sudahlah daripada adu mulut sama bocah 5 tahun, saya kasih itu jamur liar. Eh patah sedikit dong jamurnya pas Benjamin pegang-pegang, saya mulai nyerocos dah, nanti tambah patah-patah kalau Ben yang pegang.

    Sambil saya ngoceh, sambil saya keluarin Lisa dari Buggynya, lalu Benjamin bilang dan nunjukki kalau ada serbuk putih dari patahan jamur liar menempel ditangan kanannya. Setelah berada didalam rumah, seperti biasa, saya suruh Benjamin pipis dan cuci tangan, nanti saya lanjut gantiin baju dia.

    Saya kedapur mau siapin makanan, lalu sambil ngemil kerupuk udang ukuran kecil. Si Benjamin sudah selesai mengerjakan yang saya suruh, lalu dia minta beberapa kerupuk, saya kasih dong, karena dia sudah sering makan kerupuk ini juga.

    Saya lanjut nyiapin ini itu buat anak-anak dan saya makan, eh si Benjamin datang sambil nangis, katanya dia sakit perut. Saya kaget kan, baru 5 menit lalu dia minta dan makan kerupuk, apa tuh kerupuk beracun??. Haha..

    Saya suruh dia minum air putih yang banyak, saya tanya “tadi sudah cuci tangan kan?”. “Sudah“, kata dia. Hmm saya mikir lagi dan lagi, kenapa si Benjamin sakit perut, wong dia sudah sering makan itu kerupuk.

    Saya ambil Fenistil obat alergi si Benjamin, saya teteskan beberapa tes ke gelas kecil campur air. Si Benjamin lalu pergi ke ruang tamu nonton bersama adiknya. Orang sakit perut mana bisa duduk diam menikmati yang dia tonton kan, eh dia balik lagi ke dapur, ngeluh dan nangis duduk di samping kaki saya, Benjamin bilang sakit perutnya ko belum hilang juga padahal sudah banyak minum air putih.

    Trus bapaknya anak-anak datang, mulailah si Benjamin curhat panjang lebar. Benjamin puas ngomong, gantian saya yang ngomong. Saya ceritalah ke bapaknya anak-anak, sebenarnya belum tahu pasti, si Benjamin sakit perut karena kerupuk atau karena pegang jamur liar.

    Entahlah apakah minyak yang saya pakai goreng kerupuk tersebut, apakah bekas goreng peyek kacang waktu itu, atau bekas pakai goreng bawang goreng lalu saya satukan bekas minyak goreng peyek. Pelajaran buat diriku, berikutnya kalau simpan minyak bekas, akan kukasih label 🙂 .

    Benjamin punya alergi kacang tanah. Makan sedikit aja kacang kacang atau apapun yang ada kandungan sedikitt kacang tanah, bisa menimbulkan alergi, bahkan sampai sesak nafas.

    Minyak bekas saya simpan kalau hanya baru sekali pakai saja dan masih bening, jadi berikutnya bisa pakai goreng ikan lalu dibuang.

    Baca juga: Cerita Makanan Anak dan Alerginya

    Lanjut cerita ke bapaknya anak-anak, kalau kita tadi melihat jamur liar yang ukurannya besar, lalu Benjamin cabut jamurnya karena mau ditunjukin ke bapaknya. Saya keluarin tuh jamur liarnya dari kulkas.

    Suamiku bilang jangan ambil jamur liar, walau kelihatan bentuknya sangat mirip seperti jamur disupermarket, kadang ada aja yang beracun. Tidak boleh ngumpulin jamur liar, kalau bukan ahlinya/pengumpul jamur, karena orang awam seperti saya tidak tahu bedanya jamur beracun dan tidak beracun.

    Suami memberikan lagi obat alergi buat Benjamin, kali ini dikasih 20 tetes Fenistil tanpa dicampur air. Di wajah Benjamin sebelah kiri agak kemerahan. Mirip tanda pas dulu dia kena alergi setelah makan cemilan ada kandungan kacangnya.

    Suami nanya apakah setelah cabut jamur liar, Benjamin makan biskuit di bus?. Si bocah biasanya selalu makan biskuit ketika kita di bus dalam perjalanan pulang. 6 jam dia di TK, Tiba dirumah sekitar 14.30 ya kelaparan dia, namun hari itu, tumben Benjamin tidak makan biskuit.

    Kalau makan kan bisa diduga keracunan habis pegang jamur, tangannya kotor, lalu makan biskuit. Nah nih dia tidak makan, pas tiba dirumahpun Ben langsung cuci tangan, setelah kena serbuk patahan jamurnya.

    2 jam kemudian selesailah drama sakit perut si Benjamin. Saya katakan ke suami, kalau besok saya mau tes lagi, penasaran si Benjamin alergi karena pegang jamur liar atau karena kerupuk.

    Keesokan harinya, saat makan malam, saya ngemil kerupuk udang yang sama, si Benjamin lihat dan minta. Saya bilang dulu ke bapaknya. “Nih saya kasih kerupuk ya, kalau langsung sakit perut, berarti kerupuk ini, waktu itu saya goreng pakai minyak bekas goreng peyek kacang tanah”.

    10 menit berlalu, 30 menit berlalu sambil harap-harap cemas melihat Benjamin haha, anaknya tetap pecicilan lari kesana kemari seperti biasa. 1 jam berlalu, lalu saya bilang ke bapaknya, berarti jamurnya dong ya penyebab Benjamin sakit perut kemaren, berarti jamurnya beracun!. Atau Benjamin alergi dengan jenis jamur yang kita temukan.

    Huhu padahal saya mau masak tumis-tumis itu jamur liar loh, jadinya gagal deh. Tentu saja say jadi kuatir, kalau jamurnya memang beracun! haha.

    Sudah 2 hari jamurnya berada dikulkas, dibagian bawah tempat sayuran. Lagi kosong sih bagian sayur tersebut, dasar iseng aja bapaknya anak-anak, buka-buka melulu lihat itu jamur dan nanya kapan jamurnya mau dibuang.

    Saya bilang, iyaaa belum sempat kuvideoin mau cerita haha, lalu suami bilang, kalau besok masih dia lihat itu jamur, bakalan dia lempar dari balkon hahahaha …

    Berikut ini Pertolongan pertama pada keracunan jamur:

    • Banyak minum air putih.
    • Makan tablet karbon aktif.
    • Minum susu murni.
    • Minum air kelapa.

     

    Kalau si Benjamin saya kasih banyak minum air putih, dan berikan obat alerginya. Tablet karbon aktif saya punya sih, namun berhubung Benjamin sudah punya obat alergi sendiri, jadi saya tidak berikan karbon aktif.

    Video Anakku Cabut Jamur Liar Besar Pengen Ku Masak Drama Terjadi

     

    Tablet karbon ini saya beli waktu liburan 3 bulan di Indonesia, saat makan diluar rumah dan tidak sreg yang kumakan bersih atau tidak ya, daripada kepikiran dan tidak tenang makannya, ya kumakan 4-5 tablet karbonnya, supaya aman tidak sakit perut. Tablet karbonnya dimakan setelah menyantap makanan.

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga: Tanaman Beracun Jauhkan dari Anak-anak

  • Benjamin Ulang Tahun ke 4

    Benjamin Ulang Tahun ke 4

    Benjamin Ulang Tahun ke 4. Sebenarnya ultahnya sudah lewat 2 minggu lalu, tepatnya Benjamin ultah pada 15 Juli. Supaya ada ceritanya di blog saya ini, biarin deh ya di posting, mumpung ada videonya juga 🙂 . Ultah tahun Benjamin ke 4 seperti tahun lalu dirayakan di rumah omanya Ben, tidak ada perayaan juga sih, wong hanya oma opa buyut yang diminta datang oleh mak mertuaku. Oma opa buyut adalah ortunya mak mertuaku, sedangkan oma opa buyut dari bapak mertua sudah lama sekali meninggal, jauh sebelum saya di Jerman.

    Ultahnya hari minggu dan Benjamin sejak dua hari sebelumnya, di hari Jumat sudah menginap dirumah omanya. Kalau Benjamin menginap, si Lisa biasa saja dirumah, tidak ada merasa kehilangan, atau tidak nyariin abangnya juga, malah bebas bisa main mainan abangnya 🙂 . Omanya Ben masih aktif bekerja hingga sekarang, jadi si bocah bisa menginap kalau oma libur beberapa hari, kalau cuma libur sehari ya dipakai buat istirahat.

    Benjamin Ulang Tahun ke 4

    Pas kita datang, si Benjamin lagi main sepeda, langsung berhenti main dan kabur ke pangkuan oma, sedangkan Lisa turun dari mobil ngumpet di kaki bapaknya haha.

    Tidak seperti tahun lalu (2017) yang cerah, tahun 2018 malam hujan bo!, jadi tidak ada acara main permainan air deh seperti tahun lalu. Main-main airnya pas ultah bapaknya anak-anak di tanggal 1 Juli. Bisa lihat videonya di Ultah Bapaknya Anak anak Pergi ke Rumah Opa dan Oma.

    Dari oma dan opa buyut Benjamin mendapat mainan mirip ular tangga kalau saya bilang, saya lupa potret hiks, lalu dari omanya Benjamin mendapat hadiah mobil yang ada remote. Tuh hadiah tertulis untuk anak 8 tahun, namun Benjamin diajarin bentaran sudah langsung bisa. Hadiah ultahnya ini ditaruh dirumah oma, karena si Benjamin maunya begitu, bagus jugalah soalnya rumah kita sudah seperti kapal pecah kalau mainan dimainkan semuanya sekaligus.

    Soal mainan anak nih beberapa waktu lalu mak mertuaku pernah nanya, berapa kali saya beresin mainan anak-anak dalam sehari?, lalu saya bilang, saya beresin saat anak-anak sudah tidur dimalam hari, kalau siang ya saya suruh yang punya mainan buat beresin mainan mereka, kalau mereka menolak beresin, apalagi si abang tuh, saya ancam bakalan saya buang semua mainannya ke tempat sampah, atau saya bilang saya mau bersihkan rumah pakai pengisap debu, nanti semuanya saya bersihkan isap pakai isapan debu. Si Benjamin langsung ngibrit bilang tunggu sambil beresin mainannya, dia pikir tuh mainan bisa keisap ke isapan debu haha, untunglah trik saya ini masin mempan sampai sekarang.

    Balik ke cerita di rumah omanya Benjamin. Benjamin dan Lisa asyik bermain bersama. Kali ini kita bawa bobby car buat Lisa, sudah lancar dia main dan mulai ngebut deh. Kalau sebelumnya Lisa saya kasih main bobby car dirumah hanya saat abangnya sekolah, kalau dilihat bakalan Benjamin naikin tuh mobil-mobilan, wah bakalan ribut deh dirumah (rumah kita diatas, pemilik rumahnya dibawah).

    Baca juga: Nyetir Bobby Car Calon Pembalap Wanita Nih

    Ini pertama kalinya Lisa main diluar saat hujan, dan persis seperti abangnya, ampun dah tidak bisa lihat genangan air, langsung di obok-obok. Mobilnyapun sengaja dilewati ke kubangan. Abang Benjamin ya tidak heran, emang sejak usia setahunan juga kalau lihat kubangan langsung loncat.

    Pas hari itu selain mobilnya Benjamin yang dilewati ke tempat becek, dia juga lewati kubangan pakai sepedanya. Sudahlah saya malas cerewet lagi, toh tidak didengerin anak-anak, daripada hati kesel dihari bahagia, ya sesekali biarkan anak-anak bermain apa yang mereka suka. Pas pulang juga pada mandi.

    Tonton juga: Setelah Setahun Naik Laufrad Sepeda Anak Tanpa Pedal.

    Kala itu si Benjamin ngaku-ngaku kalau air kubangan adalah milik dan wilyah dia. Sempat ada adengan dia mendorong adiknya, karena Lisa juga mau main dikubangan air tersebut, dan si abang teriak itu kubangan milik dia. Omanya yang mendengar ketawa dong haha.

    Lisa saya pakaikan baju terusan, biar kala hari istimewa begini agak berbeda dari keseharian dia. Yaelah ternyata kirain akan jadi putri manis gitu, ternyata dia sukanya main becek-becekan haha, jadilah omanya bilang kalau Lisa tidak jadi kleine prinzessin (tuan putri) lagi haha.

    Video Ulang Tahun Benjamin ke 4

    Benjamin nih kalau nginep terlalu lama bakalan sedih deh, termasuk omanya juga sedih sih (pernah bilang gitu). Hari itu aja 15 Juli 2018 si Ben bingung memutuskan mau pulang atau menginap satu malam lagi di rumah oma. Akhirnya setelah pergumulan lama haha si Benjamin memilih pulang tapi dengan rasa kesal, lalu dia bilang „tidak mau bilang sampai jumpa ke oma“ jadi ya bye begitu aja pulang masuk mobil si bocah. Bapaknya si Ben yang menyampaikan ke si oma kalau si Ben tidak akan bilang pamitan dan cium ya, kita sih senyum-senyum lebar aja melihat tingkah si Benjamin haha.

     

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga: 5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman, No. 3 Jagoanku

     

  • Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang. Hai pengunjung setia blogku, khususnya sobat berkebun, semoga tidak bosan ya, kalau saya bakalan sering update keadaan kebun balkonku. Mumpung cuaca bersahabat, kalau winter, kebun balkon bakalan tutup 3-4 bulan kan, nah mumpung cuacanya bagus jadi akan lebih sering pamerin keadaan kebun balkonku 🙂 .

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Musim panas begini, kebun balkonku semakin hijau. Cuaca sudah panas harus makin rajin siram tanaman. Kedua anakku yang rajin mengingatkan untuk menyiram tanaman. Kita hanya sekali menyiram tanamannya, yakni siram disore hari saja.

    Kenapa kedua bocah suka menyiram tanaman?, karena mereka senang berantakin kebunku haha. Kalau Benjamin sih sudah bisalah dikasih tahu mana yang sudah bisa dipetik buahnya, dan mana yang hanya boleh dipandangi saja.

    Ada satu tanaman paprika hasil proyek berkebun Benjamin di TK, ditanam bibitnya di TK kan, begitu agak besar, kira-kira 10 cm deh baru dikasih ke murid TK, untuk lanjut dirawat dirumah masing-masing. Waktu Benjamin terima tuh tanaman paprika belum berbunga, lalu saya repotting/ganti media tanamnya, eh sekarang sudah banyak sekali bunga paprikanya, dan sudah kelihatan beberapa pentil buahnya, si Benjamin senang bangetlah!.

    Menanam Paprika di pot
    Jagoanku dengan tanaman paprika yg dia tanam dari bijinya. Proyek berkebun dari taman kanak kanak

    Setiap hari dia ngocehin tuh tanaman, dipegang-pengang juga. Karena diajak ngobrol tiap hari kali ya makanya tuh paprika tumbuh subur haha. Apakah kamu yang hobi berkebun kadang berbicara dengan tanamanmu? 🙂 .

    Tugas Benjamin menyiram tanaman-tanaman, saya kasih tahu mana yang boleh disiram dan mana yang menjadi bagian saya menyiram. Selesai menyiram tanaman, Benjamin suka memetik tomat-tomat yang sudah matang. Kita punya 4 pot tanaman tomat, ada 2 jenis tomatnya yakni tomat kecil lonjong ‘Dolly’ F1 (Lycopersicon esculentum) warna kuning dan tomat Cherry ‘Sakura’ F1 berwarna merah, keduanya beli di onlineshop baldur.de .

     

    Video Balcony Garden Tour 2018 – Bulan Juli di Balkon Belakang

     

    Sudah beberapa tahun terakhir saya puas belanja bibit tanaman (youngplants) di baldur.de . Tomat pasti saya beli deh, tahun lalu saya beli jenis yang lain. Pengennya tiap tahun coba nanam tomat yang berbeda. Tomat yang saya beli yang bentuknya unik, karena kalau tomat biasa yang bulan buat bikin sambal tuh, wah buanyak sekali di supermarket dan summer begini melimpah murah meriah, makanya saya lebih suka punya sesuatu yang berbeda.

    Saya beli bibit/tanaman yang kecil youngplants istilahnya, karena kalau nanam sendiri dari bibit/biji kadang lama, belum sempat panen, atau baru sebentar panen eh sudah keburu winter. Beli berupa youngplants juga bukan gampang merawatnya loh. Ibaratnya merawat bayi nih tanaman youngplants ukurannya mini, kecil imut-imut, kalau tidak tahu merawatnya, bakalan mati!. Kalau mau lihat ukuran youngplants tanaman-tanaman yang kubeli tahun 2018 ini silakan dibawah ini:

    Video Unboxing Bibit Bunga & Tomat Baldur Garten 2018

     

    Bisa dilihat youngplants tomatnya kecil banget ya, begitu dirawat dengan tender love care (TLC), akhirnya mereka berbakti, memberikan banyak sekali tomat yang lezat. Lisa dan saya yang selalu menikmati kelezatan 2 jenit tomat tersebut, sedangkan abang Benjamin lebih suka jadi tukang petiknya saja haha, dia tidak suka makan tomat dan buah-buahan!, yang Benjamin mau makan hanya buah apel dan pir.

    Cherrytomate 'Sakura' F1 dari satu ranting menghasilkan sampai 20 tomat, keren banget deh
    Cherrytomate ‘Sakura’ F1 dari satu ranting menghasilkan sampai 20 tomat, keren banget deh

    Selain 2 jenis tomat, saya juga beli beberapa jenis bunga bentuk youngplants juga. Video keindahan bunganya akan menyusul kemudian ya, karena kalau bunga-bunga saya taruh di tangga mau masuk rumah. Kalau mau lihat hasil yang kutanam tahun lalu silakan di Video Young Plants From Baldur Garten 2017 .

    Lisa belum bisa menyiram tanaman (yang disiram baju dan kaki dia haha), jadi dia saya kasih kesibukan tersendiri. Ada pot besar yang sudah tidak ada tanamannya, jadi buat mainannya Lisa. Saya sediakan beberapa pot kosong dan sekop kecil untuk digunakan dia.

    Saya kasih kesibukan supaya saya leluasa menyiram tanaman, tanpa gangguan dan tanpa saya terus-menerus teriak „jangan petik itu, jangan dicabut name tag bungannya, Lisa jangan dimakan daunnya!“ haha cerewet banget saya deh!.

    Baca juga: Lisa Marie Anak Kecil yang Suka Berkebun

    Si adik saya kasih kesibukan, ternyata si abang mau main tanah juga, padahal abang sudah saya kasih tugas siram tanaman. Alhasil, adik teriak-teriak karena mainan dia di garap abangnya juga. Abang adik bikin drama di balkon! Lalu saya teriak: „..selesai kerjaan hari ini, masuk dan mandi“! Haha.

    Gile bener dah rusuh hampir setiap hari di balkon. Biarlah kedua anakku puas-puasin main dibalkon, kalau musim gugur dan winter bakalan 4 bulan tidak bisa main dibalkon. Paling ya saya jadi sering bawel saja. Berkebun dibalkon bukan seperti berkebun di lahan yang luas. Dibalkon tuh sempit, tanaman-tanaman juga rapat-rapat nanamnya, kebun dikunjungi 2 anak kecil, buat kedua bocah seperti melihat tempat bermain yang menyenangkan haha.

    Kalau dirumah omanya, bebas mereka petik apapun yang mereka mau, karena kan lahannya luas, dan oma juga tidak melarang kedua abang adik ini kalau petik-petik daun. Seringkali saat saya melarang malah oma bilang biarin saja, itu bikin mereka senang.

    Abang Adik Bebas Main di Taman Rumah Oma

    Harapanku, semoga bibit-bibit dan tanaman yang kurawat banyak yang berbakti sampai menjelang musim dingin nanti.

    Video seri balkon tour 2018:

     

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Oh ya saya punya blog khusus buat cerita-cerita tentang tanaman, soalnya kalau cerita di blog utama ini, kalau yang tidak suka tanaman bakalan enek kali kalau saya cerita tanaman melulu hehe, jadi yang suka tanaman bisa follow atau sesekali mampir ke Blog Kebun Emaknya Benjamin .

     

  • Serunya Membuat Blueberry Cake Bersama Anak

    Serunya Membuat Blueberry Cake Bersama Anak

    Serunya Membuat Blueberry Cake Bersama Anak. kali ini saya bersama jagoanku membuat bolu blueberry yang sederhana. Bahannya mudah saya temukan. Terutama buah blueberry yang berlimpah alias sedang musimnya, jadi yang saya belipun diskonan 🙂 .

    Serunya Membuat Blueberry Cake Bersama Anak

    Ini adalah video kedua saya dimana memasak bersama anak ternyata menyenangkan juga, ya walau kadang ada hal-hal kecil yang bikin saya rada cerewet haha, seperti saat Benjamin menuang susu ada sedikit yang tumpah, masukkin tepungnya terlalu kepinggir baskom, jadinya tepungnya tumpah. Video pertama kali bikin bolu Bersama anak silakan kalau mau nonton Video Membuat Bolu Marmer Panggang Bersama Anakku.

    Benjamin mau pegang mixer sendiri, ko saya rada kuatir, dia pegangnya tidak benar, karena mixernya lumayan berat, dan saat adonan agak kental maka mau mengaduknyapun akan lebih berat. Saya kasih tahu bagaimana cara pegang mixernya yang benar, awalnya saya pegangi dulu tangan jagoanku, lama-lama saya lepas perlahan, eh dia bisa juga ko. Saya kasih tahu juga, tangan kanan pegang mixer, tangan kiri pegang wadah baskomnya, supaya wadahnya tidak terbalik.

    Buah blueberry enak juga ya, sepertinya baru kali ini saya mencicipi buah blueberry haha norak. Sayapun akhirnya punya tanaman/pohon kecil blueberry di balkonku, tidak sabar melihat saat tanamannya berbakti alias menghasilkan buah 🙂 .

    Saat saya mencari resep bolu blueberry ini rada susah, karena yang ketemu kebanyakan resep orang Amrik, tidak sreg dihatiku, karena ya hampir semua resep yang saya temukan menggunakan ukuran cup 🙁 . Saya cari konversi ke gram itu ko pada beda-beda hasilnya, lalu saya carilah resep Bahasa Jerman, nah nih juga tidak mudah, karena yang saya cari resep bolu sederhana, ketemunya yang pakai bahan macam-macam, seperti ada resep pakai quark, ah masah harus beli bahan lagi kan, jadilah urusan mencari resep yang tepat ini agak memakan waktu.

    Hore ketemu resepnya yang cocok dihati, dari saluran youtube HappyFoods Tube. Ada 2 resep bolu blueberry di saluran tersebut, satunya yang pakai ukuran gram, inilah yang saya praktekkan, dan hasilnya memuaskan 🙂 .

    Tanpa banyak basa-basi lagi, berikut bahan yang dibutuhkan untuk membuat bolu blueberry Sederhana (simple blueberry cake):

    • Tepung terigu serba guna 280 gram (kalau di Jerman pakai yang Weizenmehl type 405).
    • Gula pasir 200 gram
    • Minyak sayur 125 ml. Saya pakai minyak bunga matahari.
    • Susu cair 250 ml (ini susu tanpa rasa ya).
    • 2 butir telur.
    • 2 sdm baking powder (di Jerman namanya Backpulver)
    • Blueberry (saya pakai 200 gram).

    Cara Membuat Blueberry Cake:

    • Telur dan gula kocok dengan mixer sampai mengembang.
    • Masukkan terigu dan baking powder.
    • Masukkan minyak sayur dan susu, aduk rata. Saat saya memasukkan cairan, saya matikan mixernya, aduk sebentar, lalu nyalain mixer, karena kalau cairan dimasukkan sambil mixer diputar, pengalaman saya adonan muncrat kemana-mana.
    • Olesi Loyang dengan butter dan terigu, nih supaya nantinya bolu tidak lengket, jadinya gampang lepas dari loyangnya.
    • Panggang pada suhu 180-200 derajat C selama 30-45 menit. Lama memanggang tergantung oven kalian ya. Setelah 30 menit cek saja bolunya apa sudah matang. Caranya tusuk bagian tengah bolu dengan tusuk gigi, kalau tidak ada adonan yang menempel pada tusuk gigi, berarti bolu sudah matang, dan bisa dikeluarkan dari oven.
    • Selamat mencoba 🙂 .

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Video Membuat Bolu Blueberry Panggang Bersama Jagoanku

     

    Baca juga: Jalan-jalan Menikmati Suasana Musim Semi Bersama Benjamin

  • Serunya Petik Bunga Liar Dandelion di Pinggir Jalan

    Serunya Petik Bunga Liar Dandelion di Pinggir Jalan

    Serunya Petik Bunga Liar Dandelion di Pinggir Jalan. Saya bersama jagoanku Benjamin, kita senang sekali petik bunga liar di pinggir jalan. Kegiatan mengasyikan ini kita lakukan dalam perjalanan pulang dari Taman kanak-kanak, atau kalau Ben tidak sekolah dan kita jalan-jalan saja ke pusat kota, sering kali kita menemukan aneka bunga liar yang menarik di pinggir jalan.

    Serunya Petik Bunga Liar Dandelion di Pinggir Jalan

    Bunga liar yang saya paling tahu namanya adalah Dandelion. Saat jagoanku melihat bunga liar ini dia akan bilang „Puste mama!“ (tiup mama!), itulah kenapa dandelion disebut juga Pusteblume (bunga tiup). Benjamin suka sekali meniup dandelion yang kemudian benihnya beterbangan dengan indahnya dibawa angin 🙂 .

    Baca juga: Cerita Benjamin Masuk Taman Kanak-kanak

    Saya baru tahu loh kalau yang putih abu-abu ditiup anakku dan beterbangan itu adalah bakal bibit/benih dari bunga dandelionnya yang disebut Taraxacum. Oh ya dalam bahasa Indonesia dandelion disebut bunga Randa Tapak .

    Tulisan Terkini

    Bunga dandelion sendiri berwarana kuning, dan saat masa berbunga sudah selesai, bunganya rontok berganti warna menjadi putih abu-abu seperti bentuk jarum-jarum tipis. Bentuk inilah yang menarik saat ditiup atau saat angin kencang, benihnya beterbangan kemana-mana dibawa angin.

    Bunga Dandelion, benihnya, dan benihnya yang sudah rontok diterbangkan angin
    Bunga Dandelion, benihnya, dan benihnya yang sudah rontok diterbangkan angin

    Ada banyak bunga liar lainnya dari keluarga Asteraceae (suku kenikir-kenikiran) yang mirip dengan dandelion, nah yang mirip-mirip ini disebut dandelion palsu (False dandelions). Bunga dandelion ini banyak saya jumpai tumbuh liar di pinggir jalan, di depan rumah-rumah orang, atau dilahan liar.

    Asal usul nama bunga dandelion: nama Bahasa Inggris dandelion (/ˈdændɪlaɪ.ən/ DAN-di-ly-ən awalnya adalah dari bahasa Perancis dent-de-lion yang berarti gigi singa, mengacu pada gerigi kasar daun. Pantas saja dalam bahasa Jerman disebut Löwenzahn. Dulu saya aneh kalau mendengar nama Jermannya Löwenzahn kedengaran lucu, artinya ya gigi singa 🙂 .

    Ternyata ya keberadaan bunga liar dandelion ini dan benihnya Taraxacum penting sekali buat sekitarnya:

    • Benih Taraxacum adalah sumber makanan yang penting bagi burung-burung tertentu.
    • Dandelion adalah juga tanaman yang penting untuk lebah karena tanaman ini sumber nektar dan serbuk sari di awal musim semi.
    • Dandelion digunakan sebagai makanan oleh larva beberapa spesies Lepidoptera (kupu-kupu dan ngengat).
    • Dandelion juga digunakan sebagai sumber nektar kupu-kupu Pearl-bordered fritillary (Boloria euphrosyne), salah satu kupu-kupu yang paling awal muncul di musim semi.

    Serbuk sari dandelion dapat menyebabkan reaksi alergi ketika tidak sengaja termakan, atau bisa terjadi reaksi alergi pada kulit yang sensitif. Sampai saat ini Benjamin baik-baik saja saat memegang aneka bunga liar.

    Selain melihat aneka bunga liar seperti dandelion, yang bermekaran di akhir April ini ada pula bunga lilac (Syringa vulgaris) dan bunga Iris Germanica. Kalau bunga lilac wangi sekali, sedangkan iris German tidak ada wanginya. Kedua bunga tersebut saya punya di kebun balkonku, yang Iris Germanku belum pada berbunga 😉 .

    Video Petik Bunga Liar di Pinggir Jalan Bersama Benjamin

     

    Karena cuaca hangatnya datang lebih awal, padahal masih musim semi, maka aneka bunga yang biasanya bermekaran di awal musim panas, eh di bulan April ini sudah bermekaran.

    Apakah bunga liar dandelion ini banyak juga kalian jumpai di Indonesia? 😀 .

     

    Demikianlah cerita saya mengenai Serunya Petik Bunga Liar Dandelion di Pinggir Jalan. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

  • Mainan Anak Mancing Ikan Seru Bikin Lupa Waktu

    Mainan Anak Mancing Ikan Seru Bikin Lupa Waktu

    Mainan Anak Mancing Ikan Seru Bikin Lupa Waktu. Kalau jagoanku menginap dirumah omanya, ada saja deh mainan baru yang dibeli mama mertuaku tercinta. Kali ini Benjamin mendapat permainan mancing ikan anak. Ada tiga warna jenis ikannya, yakni merah, biru dan kuning. Ada dua alat pancing, warna merah kata anakku buat saya, sedangkan pancingan biru buat jagoanku. Nah karena alat pancing saya berwarna merah, jadi kata Benjamin saya hanya boleh memancing ikan-ikan yang warnanya merah, sedangkan Benjamin mancing ikan yang warna biru dan kuning.

    Mainan Anak Mancing Ikan Seru Bikin Lupa Waktu
    Benjamin menirukan mulut ikannya saat terbuka

    Saya bisa cepat dong mancingnya haha. Ehtah kenapa malah di amazon Jerman rating mainan pancing ikan ini jelek nilainya deh. Jadi ada beberapa review yang saya baca, katanya buat orang dewasa saja susah, apalagi buat anak kecil, komen berikutnya ikannya tidak menggigit alat pancing dengan kencang, lalu langsung bergerak. Mainnya memang harus cepat sih kalau menurut saya. Begitu mulut ikan manggap, langsung masukkin alat pancingnya, perlu konsentrasi juga si anaknya, harus tentuin ikan mana yang mau dipancing, jangan mau mancing banyak dalam waktu yang sama.

    Lalu saya mau bantuin anakku mancingin ikan bagian dia, yaelah ga boleh bo! Haha. Seru juga loh main mancing ikan begini, saya sambil mancing sambil pikiran melayang kemana-mana, ingat aneka tanamanku kek, atau ingat mau nulis apa ya di blogku, atau mau bikin topik apa di beberapa saluran youtubeku, ah pokoknya mainan begini menurut saya bikin rileks diri haha. Emak mertuaku sampai nyeletuk ke bapaknya anak-anak, kalau besok mungkin saya akan lupa masak, gara-gara asyik mancing ikan haha.

    Di kotak kardus mainannya ditulis manan mancing ikan ini untuk usia tiga tahun, namun Lisa Marie antusias juga mau main. Cuma ya karena masih anak bawang umur 1 tahun ya dia mancing tidak sesuai aturan, harusnya pakai alat pancing, nah si bocah malah langsung nangkap, ngambilin ikan-ikannya pakai tanan, trus ada pula yang dimasukkin mulut haha. Untung tidak dilihat si oma, kalau Lisa ambil ikannya tidak pakai pancingannya, trus kadang ditekan-tekan pula kolam ikannya, padahal tuh kolam sambil bergerak mutar, kalau ditahan kolamnya tersendat tidak bergerak ya bisa rusak dong mainannya, termasuk mungkin magnetnya akan rusak.

    mainan pancing ikan magnet, permainan memancing, Fishing Games for Kids, magnetic fishing toy
    Awalnya pegang pancing, namun Lisa belum mengerti mainnya, jadi dia tangkap langsung ikannya pakai tangan haha

     

    Jadi kalau ada Lisa, dimatikan sajalah kolamnya supaya tidak bergerak. Cari amannya saja, suapaya minannya lebh awet kan hehe. Mainan mancing ikannya ditinggalin dirumah mama mertuaku. Awalnya mau dibawa pulang, lalu kubilang dirumah kami mainan sudah buanyak sekali. Kalau punya rumah gedongan sih, saya oke saja loh anak-anak punya mainan banyak, kan bisa punya kamar khusus buat mainan anak yaa, nah rumah kita nih kecil bo!.

    Kotak penyimpan mainan ada diruang tamu, kamar tidur Benjamin dan didapur. Kadang saya enek banget lihat mainan yang berantakan. Iya sih jagoanku kalau disuruh mau kadang dipaksa harus merapihkan mainannya, ya dia nurut, soalnya saya ancam kalau tidak dirapikan saya buang semuanya haha. Ada pula yang saya umpetin mainannya digudang, seperti lego kayu, tuh dulu dilempar-lempar, gilee berisik bo, kuatir dikomplain orang bawah kan.

     

    Video Permainan Mancing Ikan Anak Seru Bikin Lupa Waktu – Fishing Games for Kids

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga: Cerita Benjamin Masuk Taman Kanak-kanak

  • Benjamin dan Oma Mewarnai Telur Paskah dengan Cat Air

    Benjamin dan Oma Mewarnai Telur Paskah dengan Cat Air

    Benjamin dan Oma Mewarnai Telur Paskah dengan Cat Air. Mewarnai telur rebus merupakan tradisi Paskah. Kegiatan mewarnai telur Paskah ini adalah saat yang menyenangkan untuk anak-anak. Anak-anak bersama orang tua atau kakek neneknya menghabiskan waktu bersama, bersenang-senang disaat Paskah. Kita bisa memakan telur ini, memberikan sebagai hadiah, atau bisa juga sebagai dekorasi Paskah.

    Benjamin dan Oma Mewarnai Telur Paskah dengan Cat Air

    Pada hari Jumat Agung 30 Maret 2018, pertama kalinya jagoanku Benjamin menghias atau mewarnai telur paskah bersama omanya. Anaknya sangat antusias dari sehari sebelumnya 😎 .

    Oma sudah membeli paket warna telurnya, ada 5 warna dan sudah termasuk wadah plastik untuk proses pewarnaannya. Pewarna telurnya tentu saja untuk pewarna makanan ya.

    Baca juga: 9 Lagu Anak-anak Bahasa Jerman

    Proses mewarnai telur paskah:

    • Tempat atau meja untuk proses pewarnaan berikan alas koran atau kain bekas, kalau ada cat menetes supaya tidak mengotori meja.
    • Telur direbus dahulu sampai matang (airnya mendidih), diamkan beberapa saat sekitar 10 menit, lalu keluarkan telur dan didinginkan (taruh disuhu ruang saja).
    • Siapkan wadah plastik untuk proses pewarnaan.
    • Masukkan cat warna telur ke wadah.
    • Tambahkan 2 sendok makan cuka (di Jerman disebut essig). Semakin banyak cuka yang dimasukkan ke pewarna, warna telur akan semakin menyolok.
    • Tambahkan air sampah separuh wadah, atau lebih sedikit juga bisa.
    • Setelah telur tidak panas lagi, masukkan ke wadah yang sudah berisi campuran warna.
    • Diamkan 5-7 menit sampai warna melekat sempurna.
    • Angkat telur dan taruh diatas kertas.

    Tulisan Terkini

    Video Benjamin dan Oma Mewarnai Telur Paskah

    Mama mertuaku bilang tahun ini warna hijaunya jelek (pucat), ternyata setelah saya browsing di internet, harus tambahkan cuka lebih banyak supaya mencolok warna telurnya. Tahun depan kita buat ngejreng warnanya 😉 .

    Kalau telur belum mau dimakan, sebaiknya disimpan dikulkas. Telur matang ini bisa bertahan sampai 4 hari.

    Coloring Easter eggs
    Coloring Easter eggs

    Benjamin tidak makan telurnya karena dia punya alergi terhadap telur. Waktu umur 18 bulan drama bangetlah waktu saya coba berikan telur rebus dicampur makanannya. Seperti makan cabai, tidak sampai setengah jam sekeliling bibirnya merah. Saya juga tidak ngeh, nih anak alergi, semakin lama makin parah sampai bentol-bentol badannya, lalu muntah juga. Kita bawa ke rumah sakit deh. Ceritanya bisa baca Benjamin yang alergi telur dan kacang.

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Frohe Ostern!

    Baca juga: Aneka Aneka Ucapan Selamat dalam Bahasa Jerman

  • 5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman No. 3 Jagoanku

    5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman No. 3 Jagoanku

    5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman No. 3 Jagoanku. Pernahkah kamu menjumpai tingkah laku unik orang-orang yang berbelanja di supermarket?. Kalau punya banyak waktu luang sepertinya kita asyik-asyik saja melihat tingkah unik orang-orang yang akan saya ceritakan ini:

    5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman, No. 3 Jagoanku

    1. Seorang bapak pengungsi sedang berdebat dengan ibu kasir. Saya bisa tahu si bapak ini pengungsi dari bahasa tubuhnya, tidak bisa bahasa Jerman dan ngotot permintaannya dipenuhi.

    Jadi ceritanya si bapak paruh baya ini mau membeli bir 1 paket (isi 6 kaleng), pas sampai dikasir mungkin dia lihat di mesin kasir ko harganya beda dengan yang tertera di raknya. Ibu kasir sudah memberitahukan harganya dan memperlihatkan layar monitor ke si bapak. Nah si bapak ini ngotot minta supaya di cetak dulu struk belanjannya. Ibu kasir bilang kalau tidak mau beli tidak bisa dicetak struk belanjanya, kalau dicetak/diprint ya berarti harus bayar.

    Si bapak nyerocos pakai Bahasa Inggris sedangkan bu kasirnya pakai Bahasa Jerman. Sepertinya bu kasirnya juga tidak terlalu paham Bahasa Inggris. Saya dan suami ngantri di belakang si bapak. Bu kasir memanggil kepala supermarketnya dan menceritakan keadaannya. Pak bos mengatakan hal yang sama bahwa tidak bisa struk belanja dicetak dulu dan nantinya tidak jadi beli. Si bapak pengungsi bertanya apakah pak bos bisa berbahasa Inggris, pak bos bilang tidak bisa, kita kan di Jerman jadi harus berbahasa Jerman.

    Tulisan Terkini

    Si bapak lalu meninggalkan semua barang-barang yang sudah dia ambil, pergi begitu saja tanpa penjelasan lagi 😯 . Aneh kan mana bisa struk belanja di cetak dulu?, lalu kalau nantinya tidak niat beli bagaimana?, padahal harga barang-barang sudah tertera di monitor dan kita bisa melihat juga, kalau memang harganya tidak cocok, toh bisa bilang tidak jadi mau beli barang yang itu, sebelum dicetak struknya bisa dikeluarkan barang yang sudah discan barcodenya.

    Tadinya saya mau ikut menjelaskan ke si bapak ini namun saya urungkan niatku, karena saya lihat si bapak ini nyebelin ngototnya.

    2. Seorang ibu sedang berdebat dengan ibu kasir. Si ibu yang belanja ini beli roti agak banyak mungkin 10 buah ditaruh dalam 2 kantong coklat. Bu kasir marah karena si ibu selain membeli roti mengambil segepok kantong roti. Si ibu bersikeras karena dia sudah beli banyak roti jadi dia merasa berhak boleh mengambil banyak kantong roti sebanyak yang dia mau, nah bu kasir mengambil segepok kantong rotinya kembali dan bilang tidak boleh melakukan hal tersebut. Kalau mau beli banyak butuh dimasukkan ke kantong ya silakan saja, tapi tidak boleh mengambil hanya kantong rotinya saja buat dibawa pulang. Itu kantong roti memang gratis karena kan kita beli rotinya.

    Kalau beli di toko roti mana bisa ambil kantong seenaknya, justru karena di supermarket karena kita sendiri yang ambil roti yang kita inginkan jadi bisa ambil kantongnya juga, mungkin begitu pikir ibu tersebut.

    Si ibu yang beli roti tetap ngotot mau kantongnya, saya kira dia mau bayarin eh kaga tuh. Bu kasir bilang dia harus bicara langsung sama kepala supermarketnya. Datangnya bos nya. Nih bos sama seperti cerita no.1 diatas. Bu kasir menceritakan kejadiannya, pak pos bilang tidak boleh mengambil hanya kantong rotinya saja, lalu pak bos pergi karena masih banyak kerjaan kan ya. Nah si ibu yang beli roti tidak terima dia teriak „Hey saya beli roti nya loh!“.

    Pak bos sudah berlalu pergi, si ibu bilang ke bu kasir „saya punya 6 anak, harus kasih kantongnya masing-masing kan!“. OMG 😀 gileee saya pengennya menghilang dari tempat tersebut, kuatir dikira bu kasir saya dari negara yang saya seperti ibu yang ngotot ini. Si ibu selain pakai kerudung, ada titik emas dihidungnya. Kalau piercing kan agak besar ya, ini cuma titik seperti anting model mata satu gitu. Entahlah mungkin asalnya dari India atau negara sekitar sana deh.

    Saya kadang tidak habis pikir, gara-gara kantong roti yang harga 1 paketnya tuh paling 1-2 euro (Rp.15-30rb) ko bisa mempermalukan diri sendiri. Kalau tinggal disekitar supermarket tersebut apa tidak malu ketemu pak bos dan bu kasir tersebut.

    Lebih gile lagi ibu ini pakai ngaku anaknya 6 bo!. Saya jadi ngomong sama diri sendiri aja. Bagaimana nasib Jerman ini 20-30 tahun kedepan kalau orang asli Jermannya banyak yang tidak mau punya anak, sedangkan para pendatang atau pengungsi berlomba-lomba punya anak di Jerman?. Trus orang-orang ini kalau belanjapun maunya memanfaatkan/mengambil yang bisa gratisan.

    3. Cerita mengenai anak sendiri.
    • Siapa lagi kalau bukan jagoanku Benjamin. Nih cerita lagi umurnya 2 tahun. Setiap kali kita ke supermarket si bocah cabutin stiker buah-buahan lalu ditempelin dilantai. Kalau kita ke supermarket dia langsung pergi semaunya, ya masih disekitar saya juga sih. Ini supermarketnya kecil. Saya mengambil macam-macam barang yang ada dicatatan belanjaan, nah di Benjamin sudah menghilang aja. Pas saya temukan dia lagi jongkok sambil nempelin stiker buah dilantai. Pas kita belanja sih memang seringnya bukan di jam sibuk, jadi memang tidak ada karyawan yang melihat kan. Karena sudah sering dilarang tapi anaknya tidak dengar juga. Saya biarin ajalah, terserah … Pas kita pergi sama bapaknya, si bocah melakukan hal itu lagi, saya ceritain saja bukan hal aneh dan bukan kejadian pertama haha.

    • Label harga di rak didorong-dorong, dirapatkan satu dengan lain. Lah nanti kalau ada yang mau cek harga bagaimana dong?. Sudah dibilangi tidak dengar, ya saya biarin aja. Belum pernah ketahuan karayawan supermarket sih kelakuan jagoanku ini. Umur 3 tahun sudah jarang sekali melakukan hal ini, kalau lagi 2 tahun tuh setiap kali ke supermarket dia begitu.

    Baca juga: Di Jerman itu (Edisi Belanja)

    • Sampai di meja kasir, tangan si Benjamin pasti iseng mau nutup pagar kasirnya. Dilarang kaga bisa!. Pengen pites nanti dia teriak/nangis malu-maluin. Pernah sekali akhirnya pintunya beneran dilurusin ke jalan antrian, dan untuk balikin lagi harus pakai kunci. Sialnya ketemu bu kasir yang model reseh dan dia komplain. Kaga tahu apa nih bocah memang gatel tanganya, saya bukanya tidak melarang.

    • Saya antri dikasir, si bocah ngeluyur ke tempat aneka bunga potong. Saya bisa pantau dia. Ada beberapa bunga ditaruh diember dilantai. Nah si bocah pokoknya iseng deh pegangin tuh aneka bunga. Saya sudah kesel aja mau kupites nih anak, tapi saya lagi ngantri. Untungnya bu kasir tidak melihat yang dilakukan Benjamin. Pas sampai rumah saya tanyalah bapaknya. Nih bocah kalau iseng disupermarket terus kena marah bagaimana, disuruh ganti ga, atau bagaimana hukumnya sih?. Bapaknya bilang karena masih kecil dibawah 7 tahun, dia belum tahu yang dilakukannya. Oohh ya sudah saya tenang dong dijelasin begitu.

    • Masih cerita saat Benjamin usia 2 tahun. Saat itu dia sama bapaknya lagi ditempat makanan dilemari pendingin. Dasar bocah aktif dia buka tutup pintu lemarinya bolak balik. Datangnya seorang ibu menghampiri Benjamin. Saya ngintip dari tempat agak jauh aja, toh pikir saya ada bapaknya. Selesai saya mengambil kebutuhan belanja, saya tanyalah ngapain si ibu tadi?. Eh ternyata si ibu tersebut marah karena Benjamin bolak balik buka tutup pintu lemari pendingin, nanti rusak isinya, terus bapaknya ikut diomelin juga karena tidak melarang anaknya haha. Dasar suamiku ya paling jago berdebat dah, dia bilang biairn aja, toh dibagian sana tuh, lemari pendinginnya tidak ada pintunya kan, ya berarti tidak akan rusak isinya. Si ibu belum puas, dia mengadu ke karyawan supermarket didekatnya dan kita bisa melihat dari jauh haha. “Kita tunggu aja nih bakalan ditegor petugas kita loh” kata saya ke suami. Kita tunggu-tunggu ko tidak ada seorang petugaspun ynag menghampiri kita loh haha. Kita tuh sudah langganan di supermarket tiu, bisa hampir tiap hari kita kesana. Tapi kita ko beneran lupa wajah ibu yang komplain ini, kali aja kan ketemu dilain hari.

    Saluran Dapur Emak Benjamin

    • Akhirnya si bocah mau disuruh duduk di trolley kalau kita ke supermarket. Ya saya kan jadi agak santai belanja, tidak cerewetin Benjamin melulu tidak boleh ini itu. Sampai suia 3,5 tahun ini si bocah masih mau disuruh duduk didalam trolley. Kalau pas kita belanja sama bapaknya kadang maunya lari-larian.

    • Kadang kumat caper (cari perhatian) kalau pas belanja bareng sama bapaknya. Sudah dilarang jangan lari-lari tidak dengar. Anaknya ngos-ngos an lari tidak karuan. Dari kejauhan saya mendengar anak menangis. Kenal suara anak sendiri dong. Si bocah jatuh, mungkin pas ditempat ada benda tajam atau pasir entahlah. Pas bapaknya dan saya lihat, dagunya Benjamin sudah berlumuran darah. Bapaknya mengambil tisu basah dan plester. Bayar belakangan deh. Hari itu kapok lari-lari, berikutnya ke supermarket sudah lupa kejadian sebelumnya haha.

    4. Seorang lansia pakai motor yang jalannya pelan sekali, apa sih namanya?. Kendaraan ini bisa dibawa saat belanja di dalam supermarket. Jadi si ibu tidak perlu jalan kaki. Nah kita memang pernah beberapa kali bertemu diluar supermarket atau pas dijalanan. Kesan saya sih si ibu tipe tidak ramah, soalnya saya pernah lihat lagi komplain apa gitu ke kasir. Eh hari itu saya lihat dia turun dari motornya untuk mengikat tali sepatu Benjamin. Perasaan saya jadi hangat, “eh si ibu itu baik ya, padahal dia kan jalan pakai alat bantu, tapi rela turun buat benerin tali sepatu Benjamin”. Saya jadi malu hati pernah membalas sapaan ibu ini dengan garing gitu hehe. Soalnya saya bukan tipe yang suka say helo lah kalau tidak kenal banget. Jalan lempeng aja tidak say helo sana sini seperti anakku Benjamin. Bapaknya Benjamin yang melihat saya ceritakan kalau kita pernah beberapa kali ketemu ibu ini. Saat saya menerbitkan tulisan ini, saya jadi mikir “kapan terakhir kali melihat ibu lansia ini ya, rasanya sudah lama deh”.

    5. Seorang ibu Jerman yang cerewet banget minta ini itu kupon promosi, sudah gitu belanjaan dia masih berantakan saat dia minta macem-macem kupon. Di Jerman, saat kita belanja harus memasukkan sendiri barang-barang kita. Supaya cepat ya masukkan ke trolley dulu. Ada meja khusus kalau mau masukin barang-barang ke tas yang kita bawa. Kalau kamu berlama-lama masukkin belanjaan di meja kasir, akan dilihatin sama kasir dan pandangan jutek dari yang ngantri dibelakangmu.

    Video 5 FAKTA Belanja di Supermarket Jerman

    Oh ya waktu mencari keyword untuk tulisan ini, ada keyword nama supermarket di Jerman. Seingat saya nih ya:

        • Yang dekat rumah, sering dikunjungi: REWE (selalu kesini, langganan deh), DM (selalu kesini juga buat beli kebutuhan anak seperti susu, diaper, tisu basah, sabun pencuci botol dll), Lidl (ngincer bibit/umbi bunga saat musim semi dan musim gugur), Müller (kalau mau beli parfum dan alat tulis), Media markt (untuk elektronik).
        • hanya sesekali, atau nyaris belum tentu setahun sekali: Aldi, Netto, Rossman, Penny, Edeka.

     

    Baca juga: Cerita Seru Tinggal di Jerman

     

    Demikianlah cerita saya mengenai 5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman No. 3 Jagoanku. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

  • Cerita Benjamin Masuk Taman Kanak-kanak

    Cerita Benjamin Masuk Taman Kanak-kanak

    Cerita Benjamin Masuk Taman Kanak-kanak. Halo pembaca setia, kali ini saya mau cerita tentang abang Benjamin yang sudah masuk Taman Kanan-kanak sejak 4 Oktober 2017. Sebenarnya dari si bocah umur hampir 2 tahun mak mertua dan oma buyut Ben dari omongannya sudah seperti nyuruh kita masukin Benjamin sekolah. Namun berhubung saya ibu rumah tanga yang kerjanya dirumah, menurut suami dan saya belum waktunya Benjamin masuk sekolah. Kalaupun anaknya mau dimasukin, ya saya harus cari kerja supaya bisa bayar penitipan anak.

    Eh ternyata saya hamil anak kedua, dan sekarang lanjut mengurus Lisa Marie. Jadi lupakan dulu tentang mencari duitlah, paling kalau ada rejeki dapat duit dari blog, eh sayangnya kalau duit dari wordads tuh baru setahun kekumpul 100 usd untuk minimal pencairan 😀 . Sedangkan Google Adsense nanti akan saya ceritakan kalau sudah cair ya 😉 .

    Tulisan Terkini

    Di Jerman seorang anak bisa masuk Taman kanan-kanak/TK (Der Kindergarten) mulai usia 3 tahun. Ada juga yang namanya Krippe dan Kita.

    Anak 3 tahun pulang dari taman kanak-kanan
    Tiap pulang TK pasti minta jatah Haribo. 17.10.2017

    Apakah Perbedaan antara Krippe, Kita dan Kindergarten?

    • Daycare (krippe) mulai usia 0 sampai 3 tahun (umumnya). Grup kecil 8-10 anak. Lebih banyak yang menjaga. Di tempat ini anak belajar merangkak dan berjalan. Konon katanya Krippe ini jarang ditemukan, jadi anak biasanya dimasukkan ke Kita.
    • Preschool (Kita) mulai usia tiga tahun, terkadang bisa juga mulai anak 2 tahun kalau disekitar rumah tidak ada Krippe.
    • Taman Kanak-kanak (Kindergarten) dari usia 3-6 tahun. 25 anak per grup/kelas. 2 guru kelas.

    Sejak ultah Ben dibulan Juli bapaknya anak-anak sudah saya suruh bawa Benjamin untuk daftarin TK, datang langsung atau telp tempatnya lah. Nah ditunda melulu, malah saya yang disuruh ke TK nya nanyain. Iiihh kalau kita tinggal di Indonesia bakalan saya urus semua deh, nah ini kan kita di Jerman, suami dong yang sebaiknya ngurus kan hehe.

    Akhirnya di minggu terakhir bulan September suami telp TK nya (Städtischer Kindergarten) kalau di tanah air nih TK negeri punya pemerintah kota setempat, eh rasanya di Indonesia tidak ada TK negeri deh ya? 😀 Adanya mulai SD negeri.

    Pas telp tersebut ternyata ada bangku kosong buat anak 3 tahun. Nih suami sampai ditanya apa beneran Ben usianya sudah pas 3 tahun. Karena kalau dibawah usia 3 tahun masuknya Kita. Kita dikasih tanggal buat ketemuan dan lihat ruang kelasnya.

    Cerita Benjamin Masuk Taman Kanak-kanak
    Si bocah suka ngumpulin daun yang unik. Nih rute jalan pulang kita ke terminal bus. Minggu ini cuaca lagi kembali hangat jadinya tidak perlu pakai jaket 20.10.2017

    Pertemuan pertama dengan bakal guru kelasnya Benjamin. Kita ngobrol di kelas grup 3 tahun. Saat itu sudah bubaran kelasnya karena kita disuruh datang jam 2 siang. Nah si Benjamin langsung suka tempatnya, suka bakal ruang kelas dia. Gurunya nyuruh Benjamin main main-mainan yang ada disitu saat suami dan saya ngobrol sama guru kelasnya. Si bocah langsung ngincer main kereta api dari bahan kayu.

    Pertemuan pertama ini baru sebatas dikasih tahu kalau ada bangku buat Benjamin, lalu ditanya-tanya mengenai perkembangan Benjamin, sepertinya mau dinilai apa anaknya sudah siap masuk TK atau belum. Paling penting kalau mau masuk TK harus ada surat pengantar dari dokter anak.

    Si Benjamin punya alergi terhadap telur dan kacang. Jadi sama sekali tidak boleh terima makanan kalau tidak tahu isinya. Gurunya bilang TK tersebut memang tidak menyediakan makanan siang. Paling makan salad panen dari kebun.

    Besoknya suami telp dokter anak untuk bikin janji. Sudah datang hanya 30 menit saja, disuruh datang besoknya karena katanya pak dokter banyak yang mau ditanyain/diskusi sama suami buat bikin surat pengantar TK nya.

    Obat-obatan yang dirumah sudah hampir semuanya lewat expired datenya. Banyak sekali obat-obatan tidak digunakan karena memang tidak ada kejadian gawat gitu. Pernah beberapa kali pakai obat buat dihirup saja, saat Benjamin sesak. Sedangkan suntikan untuk Syok anafilaktik tidak pernah digunakan.

    Baca juga: Cerita Benjamin dan alerginya

    Pak dokter nulis resep untuk 2 paket. 1 untuk ditinggal di TK dan 1 nya lagi buat dirumah. Kalau pergi-pergi misal kerumah omanya Benjamin selalu dibawa tas obat ini buat jaga-jaga saja sih.

    Pulang dari dokter, suami langsung nebus obatnya. Untuk suntikan Syok anafilaktik disuruh ambil sore hari atau keesokan harinya. Nah suami bilang petugas apoteknya ramah sekali, „pak punya 2 anak ya?“, lalu dikasih 2 bungkus permen Haribo, dikasih koin untuk ngumpulin poin (padahal kalau pakai resep biasanya tidak dikasih). Lainnya dikasih apa lagi lupa, ya souvenir kecil gitu deh. Petugasnya jadi ramah karena suntikan untuk Syok anafilaktik itu satunya hampir 100 euro harganya (Rp.1,5 juta), dan dokternya minta disedikan 2. Belum termasuk obat lainnya. Kita tidak keluar biaya sepeserpun karena ditanggung asuransi.

    Emergency plan school dari dokter anak. Isinya cara memberikan suntikan Anafilaksis
    Emergency plan school dari dokter anak. Isinya cara memberikan suntikan Anafilaksis. (Gambar bisa di klik untuk memperbesar)

    Jam belajar di TK nya ada yang 32 jam per minggu dan ada yang 35 jam per minggu. Kita pilih yang 32 jam. Senin sampai Jumat. Jam mulai masuk 7.30 hingga 13.45 kalau Jumat lebih cepat pulangnya sampai jam 13.

    Biaya TK tergantung jumlah anak dalam keluarga. Semakin banyak anak (dibawah 18 tahun) semakin kecil biaya yang harus dibayar. Dibawah ini tabel biaya TK nya:

    Harga iuran dayily care dan taman kanak-kanan di Jerman
    Tabel daftar Harga Daily Care dan Taman Kanak-kanan di kota tempat tinggalku di Jerman

     

    Buat Benjamin kita membayar 100 euro (Rp.1,5 juta) setiap bulannya, mak mertuaku bayarin separuhnya. Ada biaya tambahan 2x 20 euro (Rp.300rb) setiap tahunnya, uang tersebut digunakan untuk TK nya membeli air minum, sari buah, kado buat anak saat Paskah, Natal dan hari raya lain. Kado buat orang tua kalau hari ibu, hari ayah, bikin foto-foto dan keperluan lainnya.

    Untuk biaya mungkin berbeda di setiap wilayah di Jerman

    Daycare (krippe) biaya per bulannya 560€ Frankfurt.

    Privaten Kinderkrippe 450 Euro Mannheim.

    Städtischen Krippe, 316 Euro keluarga dengan 2 anak, Mannheim.

    Privaten Kita 400€ (7-9h) Berlin.

    340€ (plus 50€ makan siang) München.

    Ada juga yang mahal sekali 1150€ (Rp.17,2 juta) (9 jam penitipan) biaya tersebut sudah untuk semuanya, mulai diaper, makan (organik), jalan-jalan, kegiatan belajar, cuci baju dll. Suasana seperti dirumah. Per grup 7 anak dengan 3 penjaga. Lokasi München.

    Informasi lainnya mengenai biaya di kota-kota lain di Jerman silakan kalau ada yang butuh disini Krippenplatz kosten.

    Benar dong keputusan memasukkan Benjamin ke TK pas usia 3 tahun, setelah lihat table biaya diatas kalau dibawah 3 tahun (kelas Kita) yang 35 jam biaya bulanannya 400 euro! (Rp.6 juta). Kalau misal saya kerja part time (minijob) yang gaji 500 euro (bebas pajak) sungguh tidak rela 400 euronya buat sekolah yang cuma main-main doang, dirumah juga bisa main ko haha 😆 .

    Namun kalau kamu kerja full time ya pasti nutuplah biayanya kan. Oh ya banyak juga keluarga yang anak kecilnya supaya tidak masuk Krippe, seperti misalnya dijaga oma opanya, seperti keluarga yang tinggal di lantai bawah rumahku nih, kalau suami istri kerja, omanya datang jagain anak nya (2 thn).

    Pertemuan kedua, kita menyerahkan berkas formulir yang sudah diisi, termasuk tas obat-obatannya Benjamin. Menyerahkan beberapa foto-foto untuk foldernya Benjamin. Foto-foto keluarga yang tujuannya kalau suatu kali anaknya keliatan murung/sedih nah gurunya akan kasih lihat foto-foto tersebut.

    Mengenai Privacy anak. Nih ada formulirnya khusus yang harus ditanda tangan. Gurunya bilang akan ada jadwal jalan-jalan ke luar TK, mungkin ketemu orang pemerintahan, mungkin rekreasi ke suatu tempat. Nah pasti ada acara potret-potretnya dong, akan ada juga publikasi di majalah kota atau koran umum. Jadi orangtua harus pilih apakah bersedia atau tidak bersedia wajah anaknya dipublikasikan. Pernah ada keluarga yang pindahan dari Amerika, ketawa disodoroin formulir tersebut, si ibu bilang di Amrik setiap anak punya akun facebook 😀 .

    Suasana musim gugur di Jerman
    Jam 7 pagi naik bus masih gelap, setengah jam kemudian mulai terang. Gila banget dinginnya padahal belum winter. 15.11.2017

    Di Jerman memang begitu, hak privacy dihargai. Kalau ortunya tidak mau wajah anaknya di publikasikan. Terpaksa pas fotonya sudah dicetak, dilihat dulu apakah ada wajah anak tersebut, kalau ada ya diganti foto lain, ribet yak haha.

    Bapaknya Benjamin nanya ke saya mengenai hal ini, tentu saja saya bilang ya bolehlah wajah anakku di publikasikan. Eh si suami pakai bilang saya seorang bloger lagi iihhh apaan sih pikirku hahaha.

    Antar jemput TK. Kalau suami kerja pagi yang mana dia sudah pergi jam 5.10 tentu saja jadi saya yang mengantar Benjamin. Kalau suami kerja siang, dia yang antar dan saya yang jemput. Lisa saya bawa hanya hari pertama saja, hari berikutnya selalu saya tinggal di rumah.

    Kasihan cuaca sudah dingin sekali. Jadi sebelum pergi saya kasih susu dulu supaya tidurnya berlanjut. Kamar tidur juga gelap karena roller door (Rollladen) baru saya gulung sepulang saya mengantar Benjamin. Mau jemput Benjamin jamnya Lisa tidur siang. Setelah dikasih susu langsung tertidur dia.

    Pas Benjamin bayi ninggalin sendirian dirumah buat 1 jam rasanya kuatir, pas cerita ke suami ternyata dulu dia juga sering ditinggal sama ortunya ya, sudah berarti di Jerman memang biasa ninggalin anak dirumah.

    Pas cerita ke mama mertua juga sama, mertuaku bilang dulu bapaknya Benjamin tidak pernah rewel, sering ditinggal. Pas saya ke pusat kota, lagi nunggu bus eh ada seorang lansia kenalanku, trus ditanya bayiku dimana?, kubilang kutinggal dirumah. Si oma bilang dia juga melakukan hal yang sama, saat jemput anaknya yang pertama dari TK.

    Ninggalin bayi dirumah?.

    • Asal anaknya punya jam tidur teratur yang sama setiap harinya,
    • Anaknya belum bisa jalan, atau dibawah 2 tahun.
    • Jangan lupa kunci rumah selalu dibawa ya! Haha. Drama banget kan kalau tidak bisa masuk, anaknya didalam rumah sendirian. Kunci saya ada 2, selalu ada di tas. Setiap mau pergi selalu cek ulang apakah kuncinya ada ditas.
    • Ada jendela yang saya buka. Jendela di Jerman bisa dibuka sedikit saja. Tujuannya kalau apes lupa bawa kunci masih bisa buka ngakalin dari jendela. Kita tinggal di atas (bagian atap) Dachwohnung, jadi sepertinya tidak perlu kuatir banget ada maling nekat manjat haha.
    • Di Jerman alat transportasi ada jadwalnya, jadi saya tahu jam saya akan ada dirumah lagi. Bus ada jam datangnya yang pasti.

    Minggu pertama di TK gurunya bilang Benjamin hanya 30 menit saja dulu, kuatir si anak belum bisa beradaptasi. Saat anaknya sudah didalam, saya bilang mau pulang nanti balik lagi. Ternyata anaknya protes karena sebentar sekali, dia tidak mau pulang 😯 .

    Hari kedua ditambah setengah jam lagi. Si bocah protes lagi haha. Hari ketiga jadinya 2 jam, hari ke 4 sama 2 jam dan hari ke kelima 3 jam sekolahnya. Luar biasa semangat Benjamin untuk sekolah 😎 . Pagi hari dibangunin tidak pernah ada bantahan, dikasih susu langsung minum, lalu ganti baju. Untuk sarapan di TK nya ada jam makan bersama, bawa bekal dari rumah. Pulang sekolah tidak pernah tidur siang. Jam 20 atau paling telat 20.30 sudah tidur pulas si bocah.

     

    Dedaunan berguguran di musim gugur. Musim gugur di Jerman
    Kelakuan si bocah. Emaknya sudah males cerewet bilang sepatunya jadi kotor karena nyepak-nyepak dedaunan. 20.11.2017

     

    Sampai disini dulu ya cerita mengenai Benjamin masuk TK. Awalnya niat mau bikin video seperti postingan anak lainnya. Ceritanya mama mertuaku ternyata subscribe ke saluranku, nah pikirku supaya bisa mengerti juga, saya maunya bikin teks (subtitles) bahasa Jermannya, atau Inggris, eh ternyata ko malah bakalan lama ya ngeditnya, makanya youtube cerita Benjamin dan Lisa sudah 4 bulan tidak ada yang baru haha 😆 .

     

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Sumber bacaan:
    magazine/wissen/alter kindergarten kind geeignet
    urbia.de/archiv/forum/unterschied zwischen krippe platz und kita platz
    kindergarten-vergleich.de/betreuungsformen
    rund-ums-baby.de/Krippenplatz kosten

  • Cerita Benyamin Ulang Tahun ke 3

    Cerita Benyamin Ulang Tahun ke 3

    Guten Morgen pembaca setia blogku, emaknya Benjamin datang lagi mau cerita mengenai ultahnya Benjamin 15 Juli lalu. Sebenarnya saya agak malas mau cerita, pengennya kasih link video saja ke postingan sebelumnya ( baca: Milestone Jagoanku Benjamin 3 Tahun) karena saya ko maunya cerita liburan musim panas saja, yang juga sebenarnya sudah basi sih haha 😆 .

    Lanjut jadi cerita ultahnya Benjamin karena kemarin pas ada waktu juga, Benjamin pergi sama bapaknya ke rumah oma nya dan si cantik Lisa Marie lagi tidur tumben agak lamaan, mungkin karena sudah dua hari ini hujan melulu jadi dingin enak tidur berlama-lama 😉 . Setrikaanku sudah selesai, bikin sambal sudah, masak sudah, makan sudah, ya daripada nonton tv saja lebih baik saya cerita di blog kan ya, daripada kedua yang mampir ke blog saya kecewa belum ada cerita baru, trus blog saya juga makin tinggi bounce ratenya karena yang datang begitu lihat belum ada tulisan baru langsung kabur dan tidak berminat buka halaman lain haha 😀 .

    15 Juli lalu jagoanku berusia 3 tahun. Dia belum mengerti apa itu ulang tahun, dia pikir semua hari ya sama saja seperti hari-hari rutin yang kita lalui. Sama seperti tahun lalu, di ultahnya Benjamin ke 3 ini kita ngumpul dirumah omanya Benjamin. Kita tidak bikin perayaan ulang tahun mengundang anak-anak seperti yang umum dilakukan para orangtua di Jerman sini.

    Berdasarkan pengalamanku kalau ada anak ultah di Jerman, ortu hanya mengantarkan si anak ke tempat ultah, ditinggal lalu si anak akan dijemput pada jam yang sudah diberitahukan di undangan. Namanya yang ultah anak kali ya ngapain pula ortunya ikut acara, perlu dana juga buat jatah makanan ortu kan ya hehe. Eh tapi saya pernah sih diundang ultah anak, ya saya tidak pulang kan tujuanku mau ngobrol-ngobrol sama mama si anak yang ultah hehe. Trus ternyata Benjamin tuh cowo satu-satunya dan paling kecil pula haha.

    Si bocah sih senang banget ngeliat para gadis, pakai menyambut ke pagar pas ada yang datang dan bilang halo. Tapi para gadis tidak ada yang mau main sama dia, OMG untung masih kecil sih jadi dia tidak ada perasaan sedih. Ya sudah dia main sendiri saja, terkadang masih mau ikutan main sama para gadis tapi ya dianggap anak bawang 😆 .

    Balik ke ultahnya Benjamin. Bapaknya Benyamin bilang ke mamanya kalau kami akan datang 15 Juli itu sekitar jam 10.00 pagi. Oma dan opa buyut datang sore hari sekitar jam 3, tidak lama datang opanya Benjamin. Pada hari yang sama sebenarnya ada ultah cucu lain oma buyut, namun kali ini oma buyut bilang dia maunya hadir ke ultah Benjamin saja. Pikirku mungkin karena tahun lalu oma buyut sudah datang ke ultah cucunya yang lain tersebut.

    Untung banget cuaca bersahabat alias tidak panas. Minggu sebelumnya panas sekali belum sampai 40 derajat baru mentok 38 derajat C. Ya namanya musim panas pasti cuaca panas suka atau tidak suka. Thanks God pas ultahnya Benjamin sejuk, saya dan Benjamin malah sampai pakai sweater tebal beberapa waktu karena tidak tahan anginnya.

    • Main bola

    Karena masih pagi, mainan air Aquaplay belum dikeluarkan. Masih dingin kalau Benjamin bermain air. Jadinya dia main bola sama bapaknya, lalu oma ikutan main. Si bocah semakin pintar main bolanya. Sepertinya 1-2 tahun lagi bisa kita masukin klub sepakbola anak kali deh supaya makin terasah permainannya  😉 .

    • Laufrad (balance bike) sepeda tanpa pedal

    Sepeda ini hadiah ultahnya Benjamin dari bapaknya. 2 hari sebelum ultahnya Benjamin kita ke dokter anak untuk pemeriksaan rutin ( Benjamin U7a dan Lisa U4 ). Nah sama pak dokter dibilangin kalau sebaiknya Benjamin jangan main mobil bobby car lagi karena kakinya jadi aneh. Usia Ben sudah tidak cocok lagi main mobil tersebut. Itu bobby car cocok buat anak 1 tahunan saja. Kaki Benjamin panjang deh kalau main bobby car ketekuk sampai kena jalanan. Pak dokter nyuruh kasih Laufrad saja.

    Dengan Laufrad (balance bike) ini anak belajar keseimbangan badan dan koordinasi. Kalau sudah lancar naik sepeda Laufrad cepat bisa kayuh sepeda sebenarnya yang ada pedalnya. Sepeda Laufrad ini ada yang pakai rem ada pula yang tidak. Sepeda ini sudah bisa dinaiki mulai anak usia 1,5 tahunan, kalau anak sudah mantap berdirinya sudah bisa lari sudah cocok pakai sepeda ini.

    Waktu kita ditoko mainan si Benjamin tidak antusias sama sepeda, dia malah masuk ke mobil lego, bahkan pas ultahnya hanya 2 kali dimainkan, itupun karena disuruh bapaknya, dan dipegangi jalannya. Bobby car sudah diumpetin jauh digudangnya rumah oma, jadi nantinya buat Lisa saja semoga tidak direbut Benjamin nantinya haha.

    Benjamin anak pintar, sekali diajarin naik sepeda langsung bisa. Pas mau pulang dari rumah oma, dia naiki sendiri sepedanya dan muter-muter malah ketagihan, padahal awalnya sangat tidak antusias. Hari-hari berikutnya dirumah pakai sepeda melulu. Saya cuci ban sepedanya supaya lantai tetap bersih karena si Lisa sudah mulai ngesot mau merangkak 😀 .

    Video Laufrad Sepeda Anak Tanpa Pedal

     

    • Mainan Air Aquaplay

    Main AquaPlay ini bisa tahan berjam-jam si Benjamin. AquaPlay set ini dibelikan oma dan ditaruh di rumah omanya Ben. Mudah dibawa kemana saja karena bentuknya koper. Didalamnya ada 19 bagian yang mudah disusun saat anak mau bermain. Asesorisnya mulai dari kapal, boneka orang/figure, pompa air, jembatan, alat angkat dll.

    Omanya Ben taruh AquaPlay ini diatas meja jadi nyaman bermainnya setinggi dengan badan anakku. Saat selesai bermain, siram airnya ke tanaman ya supaya tidak terbuang percuma airnya 🙂 .

    Mobil-mobilan dari besipun dimasukkan si Ben ke air, ampun dah bakalan karatan kali nantinya:shock: . Banyak banget mobil-mobilan si Ben dirumah omanya adalah mainan bapaknya saat seusia Ben, bayangin aja bapaknya sudah 40 tahun, si oma simpan tuh mainan di satu tas besar.

    Video Mainan Anak AquaPlay Serunya Bermain Air

     

    Selamat ulang tahun jagoan mama. Semoga selalu nurut orang tua, sayang adik. Kurangi loncat-loncat di sofa dan tidak sering teriak-teriak ala monster lagi yaa 😉 .

    Cerita Benyamin Ulang Tahun ke 3
    Bangganya yang sudah jago naik sepeda

     

    Video ultah Benjamin – Alles Gute zum Geburtstag

error: Content is protected !!