Best Ever Trafik lagi Cihuuyyy. Bersama ini saya ingin berterima kasih kepada siapapun kamu yang pada tanggal 13 Juni 2014 (kemarin ya) telah menyumbangkan sekitar 529 trafik (page views) hingga per jam 23.51 (waktu Jerman).
Ada Seseorang Baik hati menyumbang 529 page View pada 13 Juni 2014
Jam 9 malam saat ku sendiri nyantai nonton tv (serial detektif CSI) sambil makan (kaki bengkak diatas meja, punggung senderan dengan ganjal 2 bantal) sedapp bangett deh, maklum bumil jadi ya sesekali boleh posisi nyantai begitu ya 😀 .
Itu judul pertama postingan lawas Januari 2012, postingan tidak penting banget deh hahaha mau saya hapus ko sayang karena sebagai penyumbang trafik terbesar setiap harinya, bisa 100-300 an page view.
Best ever sebelumnya diangka 2.684 saya lupa kapan dapatnya. Entah akhir tahun 2013 atau awal tahun 2014 ( Feb – Mei 2014).
Best Ever sebelumnya diangka 2.684 tapi lupa kapan tepatnya kapan hehe
Setelahnya boro-boro bisa best ever lagi, pernah hampir sebulan (April 2014) merosot diangka 1.800 an. Dulu-dulu saya sering pamer ke Frank kalau blogku dapat best ever . Beberapa bulan belakangan absen deh pamernya hahaha. Frank yang bayarin domain blog saya setiap tahun, jadi ya saya sering kasih laporan.
Statistik Blogku Per Bulan dan Tahun, dan rata-rata Hariannya
Oh ya balik ke topik judul postingan kali ini, saya coba cek tulisan apa yang kemarin begitu istimewa tinggi statistiknya. Ternyata tulisan yang berjudul Kisah dijadikan “Kaki Tangan” Scammer.
Jadi orang yang baik hati ini memposting link tulisan saya tersebut ke Facebook, ybs berarti banyak temannya yaa 😉 . Semoga ybs, teman atau keluarganya tidak ada yang kena jerat scammer, semoga ybs hanya ingin berbagi informasi dan memperingatkan seseorang supaya tidak tertipu.
Saya cek negara pengunjung blog saya di hari istimewa best trafik tersebut, ternyata pengunjung dari Amrik naik 2 kali lipat. Lah berarti yang menshare tulisan saya berada di Amrik? dan teman-teman FB nya juga dong? bukan bule kan? soalnya blog saya adalah blog bahasa Indonesia 🙂 .
Jangan-jangan Si Penyumbang trafik berada di Amerika ya karena hari ini dapat 2 kali lipat trafiknya
Ko saya jadinya deg-deg an best evernya hampir diangka 3.000 lebay ya 😛 . kuatir aja kalau tidak bisa mengejarnya lagi, karena terlalu tinggi.
Puji Tuhan ternyata blogku tembus 3.000 page view pada 13 Juni 2014 (best ever view/halaman di buka).
Bulan ini bakalan total 1 juta page view terpecahkan
Musim Panas Enaknya Ngapain?. Hai sobat blogger, ditempatku sini panasnya gila-gilaan. Jam 9.30 saja panasnya sudah 32 derajat C. Musim panas berdasarkan kalender akan dimulai tanggal 21 Juni nanti. Kemarin dengar siaran berita di radio, katanya cuaca pas libur Pfingsten (Pentakosta) kali ini terpanas terpanas sejak 50 tahun terakhir.
Temperatur Musim Panas 2014. Foto Kiri hampir jam 1 siang, suhu sedikit lagi nembus 26 derajat C. Kanan suhu pagi ini jam 9.30 pagi aja sudah 32 derajat ampunn dehh
Suhu dalam rumah kalau siang antara 27- 28 derajat C, suhu segitu aja rasanya sudah gerah sekali. Termometer luar rumah saya pindahkan supaya tidak kena matahari langsung, ternyata sama saja ya itu siang hari hampir 36 derajat C. Kemarin pas keluar rumah mau berkunjung ke rumah mertuaku, saya lihat di pusat kota suhunya 41 derajat C, kata Frank sih termometernya pas kena sinar matahari, makanya angkanya gila begitu.
Pagi tadi begitu bangun tidur jam 6.30 langsung saya siram semua tanaman-tanaman, kemudian nyetrika selama 2 jam. Mumpung masih pagi masih adem, saya babat semua baju-baju buat di setrika. Kemarin (malam) mau nyetrika ga sanggup, karena ruangan rasanya panas banget, badan juga gerahhh, bawaannya sudah malaslah melakukan kegiatan yang tambah bikin panas.
Antara jam 9 atau Jam 10 pagi Rolladen di ruang tamu dan kamar tidur saya turunin, karena dibalkon bagian belakang ini sang mentari ganas banget. Sekitar jam 4 atau jam 5 sore baru saya naikin rolladennya.
Kiri Ruang tamu, kanan kamar tidur. Mencegah Panas masuk Rumah Rolladen (Blind jendela) sudah diturunkan sejak pagi jam 9
Begini di Jerman Cara Agar Rumah Tidak Panas Saat Summer ☀🏘
Pintu balkon depan, saya buka lebar-lebar, karena disitu masih sejuk sekali, angin yang masuk membuat adem ruangan. Matahari akan bersinar dengan garangnya ke bagian depan ini mulai jam 2 siang sampai jam 6 – 7 sore.
Kalau lagi masak saya nyambi ngadem ke balkon depan. Dapur ini nembusnya ke balkon depan, bisa cuci mata lihat tanaman atau ngitungin orang lewat 😀 .
Dapur dan Ruang Makan yang tembus ke Balkon Depan Rumah
Kompornya dibagian kanan, tidak terpotret.
Tanaman-tanamanku untungnya hingga saat ini masih baik-baik saja, tidak seperti tahun lalu banyak yang mati 🙁 .
Tips melindungi tanaman saat musim panas: • Siram tanamannya saat pagi-pagi sekali, ketika mataharinya belum bersinar terik. Jadi tanamannya bisa menyerap air dan menyimpannya menghadapi garangnya mentari. Kemudian saat matahari menjelang terbenam siram lagi kalau dirasa butuh. Kalau ditempatku sini masih terang hingga hampir jam 10 malam, jadi kadang saya siram sekitar jam 8 malam.
• Kalau bisa jangan gunakan pot-pot plastik, karena plastik membuat tanaman semakin panas. Sayangnya pot tanah liat (terakota) mahal ya hahaha 😆 😛 . Jadi ya terpaksa tetap ada tanaman-tanaman menggunakan pot plastik, walau kadang saya di cerewetin Frank katanya “kasihan tanaman-tanamannya kepanasan pakai pot plastik” .
• Kalau menggunakan pot plastik, jangan gunakan yang warna hitam karena warna hitam membuat makin panas. Coba deh ketika panas banget kamu pakai baju warna hitam, pasti rasanya lebih panas kan ??? 😀 . Penjelasannya karena warna hitam tersebut memiliki penyerapan yang sempurna, menyerap radiasi dari tubuh kita atau sinar matahari dan tidak memantulkannya kembali,sehingga apabila kita memakai pakaian hitam badan kita akan cepat merasakan panas (penjelasan dari yahoo answer).
Kebun Tomatku jam 9.15 pagi ini mau ditutupi koran menghindari sengatan matahari
Beginilah setelah ditutupi koran ..
Saat Musim Panas beginilah saya melindungi tanaman tomat-tomat saya dari sengatan matahari. Foto Kanan, tanamannya tetap terlihat segar kan
Sebenarnya dari bulan lalu saya sudah cari-cari alat untuk menghindari sinar matahari di balkon. Semacam terpal, apa sih namanya dalam bahasa Indonesia? payung penahan matahari gitu deh ya 😀 dalam bahasa Jerman ada yang jenisnya Sonnenschirm, Ampelschirm, sonnensegel banyaklah modelnya, intinya untuk menutupi balkon.
Nah harganya tidak ada yang masuk dalam budgetku doong hahaha paling murah 20 an Euro (sekitar 320 rb rupiah). Saya mau beli yang harga segitu, kata Frank ambil yang ukurannya 2-3 meter aja jadi seluruh balkon tertutupi dan bisa taruh bangku buat duduk-duduk di balkon.
Ide dia sih bagus banget ya, cuma kalau dananya ga masuk saya ga mau ah masah cuma buat melindungi beberapa tanaman tomat harus keluar banyak duit, kalau begitu ya lebih baik beli tomatnya aja di supermarket, malah lebih murah, lagi melimpah ruah musim panas begini hehehe 😆 . Pengennya kan berkebun dengan dana seminimal mungkin 😛 . Jadi sementara ya ditutupi saja tanaman tomat-tomatnya dengan koran.
Beginilah pemandangan balkon belakang pagi tadi ..
Pemandangan Balkon Belakang. Pagi aja panasnya sudaha pool banget disini
Sisi lain Balkon belakang. Walau suhunya 36 derajat C untungnya semua tanaman masih baik-baik saja
Pohon Cerry Tetangga, semakin merah aja buahnya. Untunglah tuh Pohon tinggi besar bisa melindungi sedikit tanamanku
Pemandangan Balkon depan, yang adem kalau masih pagi hingga jam 12 siang
Pemandangan Balkon Depan, kalau pagi adem banget disini
Sisi lain Balkon Depan. Geranium yang digantung tahan panas loh asal disiram pagi dan sore
Balkon Depan Mulai Menghijau. Sobat berkebun, kalau kemarin-kemarin saya selalu memperlihatkan balkon belakang saya (Baca: Pagi yang Sejuk di Balkonku ; Menanam Tomat dari Bibitnya ; Menanam Bibit-bibit Bunga Musim Panas ) . Nah kali ini saya ajak kamu melihat balkon depan rumah saya. Balkon ini lebih kecil, kalau pagi sejukk sekali, serasa di puncak deh sangking ademnya <3 .
Dua hari lalu, jam 8 pagi bangun tidur saya semangat 45 buat berkebun . Melanjutkan kerjaan sehari sebelumnya, nyatuin mawar-mawar yang „bikin kesel“ karena jelek banget. Huhuhu saran saya nih ya, JANGAN beli root mawar yang di wax (dilapisi lilin). Murah sih (kalau dirupiahkan sekitar 25rb – 60rb) sebel murah harganya, murahan pula kualitasnya alias jelek! 😮 .
JANGAN beli root mawar yang dilapisi lili, kualitasnya jelek. Sumber gardeningknowhow.com
Ada 3 root yang saya beli tahun lalu, dan 2 tahun ini. Awal musim semi lalu saya pindahkan ke pot baru (terakota), saya kasih pupuk jangka panjang (langzeitdunger) yang bisa bertahan 6 bulan, kalau obat mirip-mirip lepas lambat istilahnya hehehe. Pupuknya ini bisa bertahan 6 bulan, melepaskan zat aktifnya sedikit-sedikit, jadi tidak perlu bolak-balik dipupuk.
Selain dipupuk saya berikan pula tanah (blumenerde) khusus untuk tanaman mawar. Coba kurang baik apalagi saya ke tanaman mawar-mawarnya? 🙄 . Bukannya tumbuh subur, malah batangnya mulai menghitam. Oke mungkin tidak tahan panas karena baru dipindahkan ke pot baru, lalu saya taruhlah pot-potnya di tempat teduh. Tidak berhasil juga! 😥 .
Jadi daripada banyak pot sia-sia, maka saya ingin menyatukan semua mawar jelek tersebut di satu pot.
5 jenis root mawar yang bikin kesel karena tidak tumbuh juga huhuhu
„Terserah kalianlah mawar-mawarku, mau tumbuh kek, mau nga kek, saya sudah melakukan yang terbaik untuk kalian!“ 😛 .
Saya punya beberapa mawar lain yang bagus-bagus, karena memang ketika beli ya jenis mawar yang bagus, daun-daunnya banyak dan subur, bunganya bagus. Mahal dong? Iyaaa harga normal kalau dirupiahkan 150-200rb, tapi saya nunggu akhir musim penjualannya jadi diskon 50% donggg.
Ini contoh bunga mawar-mawarku yang cantik
Bunga Mawarku Mekar Sempurna
Mawar Pomponella Ketika mekar
Berbunga kedua kalinya dengan lebat 11.08.2013
Nah saya lagi ngincer mawar warna lain, termasuk mawar David Austin. Tiap minggu saya ke retail tanamannya belum di diskon juga kakkk 😆 . Saya kalau ngider-ngider ke toko selalu sendirian (naik bus) supaya puas berlama-lama di lokasinya. Nanti begitu mawar-mawarnya diskon 50%, saya mau ajak Frank supaya bisa kesana naik mobil 😀 . Ga mungkin saya nenteng sendiri, berat boo! Hehe.
Oh ya saya belanja online, eh dapat bonus root mawar ungu. Pas paketnya datang kaget dong karena ko banyak root mawarnya. Wah ternyata dikasih 3 root. Rootnya tidak di lapisi lilin. Lihat sekilas kualitas bagus, banyak sekali mata tunasnya.
Panjang akarnya 25 cm, saya lagi mau cari pot yang bagus, jadi sementara ditanam di pot plastik dulu.
Rosen Sterling Silver. Dapat bonus root mawar pas belanja online, semoga nantinya berbunga cantik seperti digambar
Lanjut ngomongin balkon depan ya ..
Beginilah kalau lagi berantakan pas saya kerja
Berkebun membuat hati senang
Tanamannya Masih Berantakan yaa
Setelah root mawar-mawar beres, saya mengerjakan yang lainnya. Bongkar pot yang dibawah ini.
Mau Bongkar pot ini karena bunga-bunganya sudah mati
Yang bagian kiri tidak saya bongkar, karena bunga kosmosnya sedang bagus-bagusnya. Itu bibitnya saya tanam tahun lalu (sudah telat nanam dekat winter), pasrah aja numbuh atau tidak. Eh ternyata tahun ini malah tumbuh subur.
Cantik ya warna bunga Kosmosnya
Bagian kanan sudah kosong, bunga-bunganya sudah selesai berbunga, jadi saya pengen nanam jenis lain. Ada sample benih bunga campuran dari toko (lumayan gratis 😀 itu benih bunga sudah bercampur pupuk), pengen juga nanam zinnia, azalea, dan mohn (mohn Turki dan Swiss).
Mau tanam bibit bunga baru
Mau nanam bibit bunga Azalea, Zinia, mohn
Benih bunga ukurannya kan sangat kecil, seperti pasir. Jadi kalau hanya disebar begitu saja ditanah, sering tidak tumbuh, karena akarnya tidak kuat. Makanya saya gunakan Coconut coir alias Quelltabs atau tanahnya saya lapisi tissu lalu saya sebar benih bunganya.
Untuk benih bunga yang ukurannya super kecil saya tanam di Coconut coir alias Quelltabs. Sebelah kiri belum direndam air, kanan media Coconut coir siap ditaburi benih bunga
Jangan lupa kasih name tag tanaman ya, supaya kita tahu benih bunga apa yang kita tanam 😉 .
Pot siap di tanam dengan benih bunga yang baru
Kerjaan kedua selesai, masih tetap semangat 45, saya lanjut lagi. Menambahkan tanah baru dan pupuk jangka panjang ke bunga Geranium gantung. Saya punya 2 pot, satu pot besar isi 2 warna Geranium, 1 pot kecil hanya 1 warna. Senang banget kedua pot sudah banyak bakal bunganya.
Geranium Gantung, ada 2 pot. Sudah banyak bakal bunganya
Geraniumnya tersebut dari tahun lalu loh. Pas musim dingin, pangkas daun-daunnya, supaya mudah merawatnya. Taruh dalam rumah, tanam di pot kecil supaya tidak makan tempat.
Lanjut lagi, pindahin Petunia Mini ke pot baru (pot gantung). Saya dikasih bunga tersebut dari oma nya Frank. Makin lama ko subur menggila bunganya. Di taruh dekat jendela, bunganya jadi kegencet. Makanya saya pindahkan saja ke pot gantung.
Petunia Mini, lebih cantik kalau digantung kan
Petunia haus melulu. Bunga ini akan sangat layu kalau airnya tidak cukup. Kalau panas siram beberapa kali. Bunga ini tahan panas, asal airnya cukup.
Lanjut lagi dong yaa..
Baru pertama kali coba nanam bunga pukul 4 (Mirabilis Jalapa), ga nyangka ternyata ..
Terkagum-kagum Melihat Bunga Peony Raksasa. Judulnya ko hiperbola ya hehe 😀 . Beneran deh untuk pertama kalinya saya melihat langsung bunga peony yang jumbo (besar sekali), padahal tinggi tanamannya biasa saja ko. Diameter bunganya sejengkal telapak tangan saya, kira-kira 18 cm.
Senang hati deh kalau ke Taman Begini, serba hijau dimana-mana, ademmm rasanya. Taman di Bad Rappenau, Jerman
Sebelum saya perlihatkan Peony yang jumbonya, lihat Bunga Peony yang ukurannya biasa dulu ya. Karena saya juga melalui hamparan Peony yang ukuran biasa dulu, baru di ujung taman ketemu yang besar sekali 😉 .
Mencari Objek Foto di Taman
Oh ya lokasi tamannya masih sama seperti Peony yang sebelumnya saya potret, yakni di Taman Bad Rappenau, Jerman Saya berkunjung minggu pertama Mei 2014.
Dibagian ini Peonynya masih kuncup
Peony masih Kuncup semua
Ini sepertinya kalau Mekar Peony Putih
3 minggu kemudian (27 Mei 2014) wahhhh peony di lokasi ini, sudah pada bermekaran. Bunganya besar dan cantik ada 3 warna <3 .
Peony di taman Bad Rappenau bermekaran. Foto 27.05.2014
Cantik ya warna pink Peony nya
Peony Merah dan Putih
Video Bunga Peony Bermekaran (27.05.2014)
Balik lagi ke pemotretan awal Mei 2014
Di bagian ini Peonynya sudah mekar
Ada Beberapa Peony yang sudah Mekar
Sayang Peonynya Lusuh karena kena hujan hari sebelumnya
Peony yang ini kecil dan bunganya hanya satu lapis
Tetap Cantik kan yaa walau Peony nya kecil dan bunganya hanya satu lapis
Peony Ungu
Eh ada bunga Allium yang ikutan nimbrung di hamparan Peony .
Bunga Allium Ungu
Hamparan Bunga Allium
Video Bunga Allium
Nah kalau dibagian ini, sebelumnya sudah pernah saya posting bunga-bunganya (Baca : Bunga Peony yang Mempesona)
Jadi kali ini yang baru pada bermekaran yaa 🙂 .
Taman di Bad Rappenau, saya datang khusus untuk memotret Bunga Peony
Peonies king of flowers A symbol of spring, it is also used as a metaphor for female beauty and reproduction
Peonies are known as the flower of riches and honor
Peony Pink Masih agak kuncup
Bagian ini Peonynya sudah pada rontok. Tampak banyak buah (didalamnya ada biji/bakal bibit). Bisa diambil kalau sudah menghitam atau kalau sudah pecah buahnya. Tahun depan 2015, awal musim semi bisa diambil bijinya.
Bunga-bunga Peonynya sudah rontok, terlihat banyak buahnya, didalamnya adalah bijinya
Buah Bunga Peony, kalau mau ambil bijinya tunggu buahnya hitam
Fruit of Paeonia
Buah Peonya sudah pecah. Bijinya sudah jatuh semua. Ini yang mekar tahun lalu
Rangkuman Pengalaman Kehamilan Trimester 1 – 3. Pembaca setia, cuaca pagi ini di tempat saya cerah sekali. Matahari bersinar cerah, udaranya sejuk sekali, sesejuk hati saya hehe, makanya jadi ingat kalau saya sudah lama tidak curhat mengenai kehamilan saya (apa hubungannya coba udara sejuk dan kehamilan 😛 ) .
Terakhir cerita kehamilan mengenai Posisi Tidur Terbaik Ibu Hamil. Postingan tersebut 11 April lalu, sudah lama bangett dong ya, secara besok sudah bulan Juni aja, trus bulan depannya tahu-tahu Juli halahhh deg-deg an sudah dekat due date brojol (melahirkan) benar-benar waktu berjalan cepat sekali.
Pregnancy Calendar bikin screenshootnya aja supaya pas dengan tanggal ketika postingan dibuat
Awal-awal kehamilan banyak yang bertanya apakah saya mual, pusing, muntah-muntah, ngidam? … engga semua lohh. Bahkan saya bertanya-tanya morning sick seperti apa rasanya ya? Hehe..
Puji Tuhan saya tidak merasakan yang tidak enak pada awal-awal kehamilan. Kalau kata orang “hamil kebo” tuh ya karena lancar jaya begitu, pokoknya sehat dan selalu happy 🙂 .
Pada awal kehamilan saya beli buku diari untuk menuliskan pengalaman selama hamil. Buku/album diari tersebut apakah sudah penuh diisi?. Masih polos donggg bersih dan rapih deh! 😆 . Belum ada satu kalimatpun saya tulis di diarinya bangga hahaha.
Buku diari buat curhat kehamilan
Nah pada curhatan kali ini saya mau cerita mengenai pengalaman sejak trimester 1 hingga 3. Saya sebenarnya ada bikin draft coret-coretan gitu di buku tulis, dan kalau sudah komplit baru mau pindahin ke album diari yang beli itu. Bikin diari begitu karena saya mikir ko sayang ya, kalau baru kehamilan pertama saja dilewatkan tanpa ada diarinya sama sekali.
Trimester 1 dan 2 sedikit coret-coretannya, karena seperti yang saya bilang diatas, 90% baik-baik saja, lancar jaya tanpa keluhan yang berarti sehingga saya bisa melakukan aktifitas normal sehari-hari.
Buku diari kehamilan masih bagus tanpa recek secara belum diisi hahaha padahal sudah beli saat awal kehamilan
Trimester 1 kehamilan (minggu 1 hingga 12)
Pertama kali ke dokter 22 Nov 2013, usia kandungan 7 minggu + 2. Berat badan saat itu 68,1 kg.
• Sering sekali haus, nafsu banget minum air putih. Dalam sehari bisa minum 2 – 3 liter. • Saliva (air liur) banyak. • Kalau jalan pergelangan kaki kadang terasa sakit • Sering berplek, makanya ogah deh pakai celana dalam warna putih. • Payudara sakit kalau posisi tidur tidak tepat. • Pas tidur (malam) merasakan gatal pada perut bagian bawah. Istilahnya pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPP). Saya berusaha tidak menggaruk hanya mengusap-usap dan kasih minyak khusus untuk ibu hamil. Kalau ada kesempatan mau cerita lagi mengenai PUPP ini karena ternyata ada bekasnya dibagian bawah perut secara perut makain besar pas trimester 3 makanya ada bekasnya huhuhuhu 😥 walau cuma sedikit sih tetap aja gimana gitu kalau dilihat di kaca. Kalau ada rejeki pengen ke Indonesia ke dokter kecantikan deh 😉 .
Sisi postifnya pada kehamilanku: • Wajah jadi mulus bo!, kalau dulu-dulu selalu rajin pakai krim wajah supaya wajah mulus. Pas tahu hamil saya berhenti pakai segala macam krim wajah, kuatir kandungan krimnya berefek negatif ke janin. Apalagi krim yang ada zat pemutih bahaya deh buat janin. • Rambut bagus!. Sebelum hamil paling bete kalau lihat lantai kamar mandi banyak rambut rontok, berantakan dimana-mana. Nah pas hamil dari trimester 1 hingga 3 ini, rambut tidak rontok sama sekali. Tukang potong rambutku juga bilang “tumben rambutmu ga rontok Nel”. Karena biasanya pas dipegangpun ada aja rambut yang lepas/rontok. • Badan biasa aja, malah pada trimester 1 ini turun setengah kg. Di Jerman tidak ada susu ibu hamil, dokter juga tidak menyuruh saya minum susu ko.
Trimester 2 kehamilan (minggu 13 hingga 24) • Mulut rasanya asem. Saya coba beli permen Jelly Haribo. Eh ternyata enakkk loh. Sebelum hamil saya tidak suka Haribo karena asem banget!. Permennya cepat habis karena Frank yang lebih banyak ngemilin, heran yang hamil siapa ya 😛 .
Minggu ke 14 berat badan turun 1 kg Minggu 18 berat badan naik 1,5 kg Minggu 20 berat badan naik 2 kg
Saran saya nih ya buat para wanita yang baru aja hamil, pada awal kehamilan jangan terlalu banyak makan. Berat badan jangan naik terlalu banyak, karena nanti pas perpindahan dari trimester 2 ke 3 perut makin besar, nafsu makan bisa gede bangett, sering bangettt laparrr. Baru makan, 2-3 jam kemudian lapar lagi tepokjidat.
Kalau baru-baru hamil lalu sering lapar, makannya jangan lari ke produk karbohidrat, makanlah banyak buah-buahan dan sayuran.
• Takjub pas merasakan ada yang gerak-gerak didalam perut (kalau tidak salah, saya merasakannya pada minggu ke 18, tiap wanita beda-beda ya pada minggu ke berapa mulai merasakan gerakan si anak).
Trimester 3 kehamilan (minggu 25 hingga 40)
Pada trimester 1 dan 2 lancar jaya tanpa merasakan keluhan (sakit/nyeri) berarti, nah pada trimester 3 ini, penderitaan di mulai hahahah dinikmatilah 🙄 .
Pagi yang Sejuk di Balkonku. Sahabat berkebun, balkon saya makin berwarna karena tanaman-tanaman semakin subur dan semakin banyak yang berbunga .
Senangnya saya tanaman-tanaman makin suburrr
Semalam hujan, jadi pagi ini keliatan segar (sejuk) sekali di balkon.
Pemandangan Balkon Belakang Pagi 26 Mei 2014 jam 9 pagi
Lebih detail tanaman-tanaman yang ada balkon belakang:
Mawar Kurfürstin sophie
Mawar Kurfürstin sophie (harum namun lemah), senangnya bakal bunganya banyakkk sekali, sangking banyaknya, rantingnya tidak kuat menahan. Bentuknya pas mekar sempurna (Baca: Bunga Mawar koleksiku 2013) .
Pohon Mawar Mc Cartney Belum menunjukkan tanda-tanda berbunga
Pohon Mawar Mc Cartney, hampir setiap hari saya mengecek, belum ada tanda-tanda muncul bakal bunga. Saya rajin siram dengan air cucian beras, sudah dikasih pupuk buat jangka panjang (6 bulan). Pasrah sajalah menunggu si mawar berbunga saat dia ingin hehehe . Bunganya ada harum agak kuat. Bentuknya pas mekar sempurna (Baca: Mawar dari Lottum Belanda).
si kuning Friesia Rose yang menawan hati
Mawar Friesia Rose, si mawar kuning ini yang paling duluan berbunga diantara mawarku lainnya. Wanginya kuatt sekali. Bunganyapun besar dan banyak.
Lanjut …
Foxglove, Digitalis Purpurea Finger Hut. Akhirnya mekar sempurna. Lebah Tertarik dengan Bunga ini
Foxglove, awalnya saya kira warnanya kuning ternyata mula-mula kuning mudah, akhirnya setelah mekar sempurna jadi pink. Kalau ingin mengundang serangga baik (lebah) datang ke kebunmu, salah satunya bisa coba tanam bunga Foxglove ini.
Saya tanam dari benihnya (ukurannya seperti pasir), susahhh, setelah 2 tahun mencoba akhirnya bisa tumbuh 🙂 .
Dahlia-dahlia makin subur, ada 3 pot sudah banyak bakal bunganya
Begonia Gantung Pendula Cascade yang belum digantung potnya. Ga nyangka ternyata tanamannya besar sekali, saya tanam 2 umbi. Nanti akan saya pindahin ke pot besar. Begonianya Belum berbunga
Lanjut teruss …
Kebun Tomatku, yang kunin itu bunga Marigold, di Indo dikenal sebagai Bunga Tai Ayam, guna Marigold mengusir serangga pengganggu alias hama
Fackellilie, Kniphofia Tritoma. Tanam rootnya tahun lalu akhirnya tahun ini keluar bunganya. Belum mekar sempurna
Kalau ingin mengundang serangga baik, Malve juga bisa jadi pilihan
Bunga Malve sudah banyak sekali bakal bunganya
Saya punya 3 pot Malve, ketika musim dingin yang lalu saya potong hingga tanamannya kira-kira 20 cm, sehingga mudah ditutupi/diselimuti. Kalau bunganya sudah rontok, di bongkolnya banyak sekali bijinya/bakal bibit. Nah biasanya saya malas ngumpulin bijinya, jadi berjatuhan dan pada numbuh deh 😀 .
Bunga Malve ini menarik kupu-kupu dan lebah berkumpul sekitarnya. Tinggi tanaman ini mencapai 1 meter
Saya terkadang malas ngecek https://wordpress.com/notifications padahal seru kan jadi bisa komunikasi dengan para blogger yang meninggalkan komentar 😀 . Sekalinya ada waktu ngecek notif blog, saya merasa terhibur membaca komentar para blogger <3 .
Iya terhibur karena banyak komentar yang membuat saya senyum-senyum ketika membacanya. Kalau sudah banyak notifnya jadi hiburan tersendiri selama beberapa saat. Buat para blogger, maaf ya kalau misal setelah 1 atau 2 minggu kalian berkomentar, atau saya berkomentar di blog kalian, eh baru datang balasan berikutnya dari saya hihihi *udahbasikaliyaaa* 😆 .
Nah kemarin, ada satu notif dari wordpress yang nyempil. Ucapan selamat ultah buat blogku. Tidak terasa saya sudah 5 tahun ngeblog bersama WP.
Ucapan Selamat dari WordPress. Tidak terasa sudah 5 tahun saya bersama WP
Masih terbayang di ingatan saya, 5 tahun lalu di pertengahan Mei 2009. Postingan pertama saya adalah mengenai “Berburu tiket promo”. Iya saat itu saya ingin mewujudkan impian saya melihat LN untuk pertama kalinya, tujuan saya ke Belanda. Saya berangkat sendiri, ngumpulin duit sendiri selama 1,5 tahun.
Siapa yang menyangka juga, langkah pertama yang saya lakukan saat itu, membuat saya membuat impian berikutnya yakni “pengen seterusnya tinggal di luar negeri dan mencari jodoh”.
Pada Juni 2011, 2 tahun sejak langkah pertama saya tersebut, akhirnya saya dipertemukan dengan pria impian saya, dan pada tahun tersebut kami menikah di Switzerland, lalu pindah (menetap di Jerman). Tuhan Yesus menjawab doa-doaku, mewujudkan impianku jadi kenyataan.
..kemudian saat ini saya lagi menantikan kelahiran anakku. Due datenya pertengahan Juli 2014.
Jadi intinya, jangan pernah ragu dan takut untuk bermimpi, sekalipun impianmu kamu rasa tidak mungkin, atau mungkin ditertawakan sekelilingmu (seperti pengalaman saya), percayalah ada yang Maha Kuasa diatas sana yang mendengar doa dan impianmu.
Hiks hiks jadi melow ingat jalan hidupku tersebut. Melow karena bahagia ko, tangis bahagia hehehe. Udah ah ceritanya, ntar malah banjir air mata hahaha.
Menanam Tomat dari Bibitnya. Sobat berkebun, seperti tahun-tahun sebelumnya, maka tahun ini saya juga menanam beberapa jenis tomat. Saya tanam dari bibit/bijinya. Ada satu tanaman tomat yang saya beli jadi (ketika beli masih kecil sekali), namanya tomat botol (flaschentomaten), penasaran pengen lihat bentuknya 😀 .
Cuaca tahun ini bagus sekali, jadi sejak bulan Maret sudah mulai hangat, kalau tahun lalu bulan Mei saja masih dingin. Kalau dingin bibit tomat lama sekali tumbuhnya, malah sama sekali tidak tumbuh.
Menanam bibit tomatnya menggunakan wadah kecil dulu, supaya lebih mudah tumbuh.
Wadah atau media tanam bibit yang pernah saya gunakan : 1. Tray Penyemaian (isi tanah separuhnya, taruh bibit tomatnya, taburi tanah lagi kira-kira setengah cm, semprot air dengan perlahan) 2. Coconut coir (blok media tanam ini dari sabuk kelapa yang dihancurkan, media ini bagus menyerap dan menyimpan air). Blok tersebut rendam air hingga mengembang, lalu kasih lubang dibagian tengah, masukkin bibitnya dan rapatkan. 3. Wadah bekas air mineral (bentuk gelas) (wadah kecil ini paling mudah ditemukan, lubangin bawahnya).
Tray Penyemaian untuk menanam Bibit Tanaman
Coconut coir. Quelltabs. Media Tanam untuk bibit tanaman yang kecil sperti untuk bibit cabe, tomat, stroberi dll
Saya tanam bibit/biji tomatnya pada awal Maret 2014. Ketika malam hari, saya taruh didalam rumah karena kuatir kalau tengah malam suhunya ngedrop dingin sekali, maka akan menghambat si bibit tumbuh.
Nanam Bibit Tomatnya di wadah kecil dulu, setelah tumbuh beberap daun baru pindah ke wadah lebih besar
Wadah Penyemaian Tomat dan lainnya kalau siang taruh luar rumah
Dalam rumah pot-pot kecilnya saya taruh dibawah lampu tanaman (growing lamp), supaya cepat tumbuh 😉 . Setelah 1 hingga 2 minggu mulai tumbuh deh bibit-bibit tomatnya.
Bibit yang disemai kalau malam taruh rumah, dibawah growing lamp
Bibit tomatnya makin besar nih. Foto 2 April 2014
Tiap bulan ganti media tanamnya, supaya nutrisi buat si tanaman tetap terpenuhi. Ganti wadah juga nya karena bibitnya semakin tumbuh besar.
Setelah tanaman tomatnya agak besar berikan tanah baru dan pindahkan ke wadah lebih besar. Foto 25 April 2014
Keterangan Foto: No.1 tiga pot tomat bentuk buah pir No.2 satu tomat coklat, satu lagi tomat lonjong No.3 tomat botol yang saya beli jadi, cepat besarnya si tomat ini.
Hampir sebulan kemudian, setelah tanamannya dipindahkan ke wadah lebih besar, cuaca juga semakin hangat, maka tanaman tomat-tomatku sudah makin subur seperti dibawah ini:
Tanaman Tomat-tomatku Semakin suburr. Siap dipindah ke Wadah besar nih. Foto 17 April 2014
Foto No.1 tomat bentuk buah pir, no.2 satu tomat coklat, satu lagi tomat lonjong, no.3 tomat botol
Karena tanaman tomat-tomatnya sudah cukup besar, maka akan saya satukan semuanya di wadah besar. Saya gunakan green house mini, tutup green house akan saya lepas nantinya.
Di bagian bawah green house saya taruh umbi bunga-bunga musim semi, dan bagian atasnya akan saya tanam tomat-tomat
Dibagian bawah green house saya taruh banyak sekali umbi-umbi musim semi yang sudah selesai berbunganya. Saya bongkar bunga-bunga musim seminya, bersihkan umbi-umbinya dari daun dan batangnya. Jangan lupa name tag tanaman tetap disertakan, supaya tahu umbi bunga apa yang disimpan.
Umbi-umbi Bunga musim semi yang sudah saya bersihkan saya tanam dibagian bawah tanaman tomat
Saya baru lakukan metode begini, karena biasanya kalau umbi bunga-bunga musim semi saya simpan digudang, pas musim tanam lagi, saya malas mencari (mengeluarkan) dari gudang. Dengan metode ini, kalau tomat-tomat sudah selesai masa tanamnya (pada musim dingin), green house akan saya bongkar, dan umbi bunga musim semi saya pindahkan ke bagian atas green housenya.
Bisakah metode penyimpanana begini dilakukan di negara tropis?. Menurut saya bisa saja, asal pas umbi-umbinya akan ditumbuhkan lagi, umbi-umbinya harus didinginkan (cold treatment) simpan dikulkas. Jadi metode penyimpan yang saya lakukan ini istilahnya dormat ya (umbi-umbinya istirahat/tidur sekitar 5 bulan).
Oke kembali ke tanaman tomat lagi
Media tanam Tomat
Selain gunakan kompos (bikin sendiri), saya gunakan juga media tanam atau tanah (blumenerde) yang saya gunakan adalah tanah kemasan. Saya gunakan dua merek, yakni compo sana (khusus tomat dan sayuran) dan tanah keluaran supermarket REWE. Kedua merek ini adalah merek yang bagus di Jerman (berdasarkan penelitian majalah stiftung warentest blumenerde 2014) merek tersebut terbaik no 2 dan 3, yang bagus no.1 adalah tanah kemasan keluaran Pflanzen-koelle, sayangnya retail tanaman pflanzen-koelle jauh dari rumah saya.
Kenapa menggunakan tanah kemasan? karena rumah saya di lantai satu, tidak punya taman, tidak ada tanahnya jadi berkebunnya di balkon, semua tanaman tanam di pot.
Tanah Kemasan atau Media Tanam yang selalu saya gunakan untuk berkebun. 2 merek ini yang bagus di Jerman
Sejak dulu saya biasanya gunakan Compo sana, nah karena tuh merek mahal ya bo, dan saya butuh banyak tanah untuk membuat penuh green house, jadi saya kombinasi dengan tanah keluaran supermarket deh. Bukan iklan ya, saya hanya berbagi pengalaman saya 😉 .
Merek lain yang murah banyak banget (Frank biasanya bawel kalau saya beli yang murah dan hasilnya jelek, buat dia mending beli yang lebih mahal tapi hasil tanamnya memuaskan). Saran saya jangan lihat harga murahnya, tapi lihat kandungan apa saja yang ada di tanah kemasan tersebut, kamu tentunya ingin dong tanaman yang kamu tanam subur .
Cantiknya si Kuning Bunga Peoni Ludlowii. Sobat berkebun, akhirnya Peoni Ludlowii ditaman sudah berbunga. Awalnya saya ke taman Bad Rappenau, Peoni tersebut belum berbunga (hanya banyak sekali bakal bunganya) (Baca : Pohon Bunga Peony Ludlowii).
Kira-kira hampir sebulan kemudian saya ketamannya lagi (awal Mei 2014), bunga-bunganya sudah pada mekar, wah cantik sekali 🙂 .
Tanaman Bunga Peoni Ludlowii, seperti semak belukar ketimbang Pohon
Paeonia ludlowii (Ludlow’s Tree Peony) adalah semak tinggi sedang yang endemik di tenggara Tibet. (Tanaman endemik apabila keberadaannya unik di suatu wilayah dan tidak ditemukan di wilayah lain secara alami).
Di Tibet dikenal sebagai lumaidao yang berarti “Bunga Tuhan”. Nama daerah dalam bahasa Cina adalah 大 花 黄 牡丹 (da hua huang mu dan) yang berarti “bunga peony kuning besar”. Dalam bahasa Inggris kadang disebut peony pohon Tibet atau pohon peony Ludlow. Ini memiliki kuning murni, sedikit mengangguk, bunga berbentuk mangkuk, dan daun hijau muda besar, dua kali majemuk.
Seperti yang saya baca di Wikipedia kalau Peoni Ludlowii bunganya berwarna kuning, dan memang setelah saya lihat langsung warnanya kuning. Bunganya hanya satu lapis.
Plang Nama Bunga Peony. Taman Bad Rappenau
Cantik ya Kuningnya Bunga Peoni Ludlowii
Banyak juga kelopak bunganya yang sudah rontok, dan tampak buah/bakal biji/bibit pada bagian bunga yang telah rontok. Namun bakal biji tersebut masih hijau.
Bakal Biji Peoni Ludlowii ada dibagian dalam, bisa lihat bijinya kalau buahnya sudah hitam
Harus tunggu musim gugur hingga awal musim semi, dimana warnanya hitam dan bongkol bunganya terbuka sendiri, barulah kita bisa ambil biji bunga Peonynya.
Kalau punya taman rumah yang luas silakan deh tanam Bunga Peoni Ludlowii
Paeonia ludlowii, Strauch-Pfingstrose
Penanaman
Paeonia ludlowii kadang-kadang ditanam sebagai tanaman hias, kebanyakan karena dedaunannya yang halus. Dalam budidaya, ia tumbuh paling baik di tanah yang subur, netral hingga agak basa, dengan drainase yang baik. Spesimen lebih suka ditanam dalam dan tidak menyukai terlalu banyak air.
Di awal musim semi dan selama musim panas, pemberian kalium tinggi merangsang pembungaan yang lebih subur. Saat menumbuhkan spesies dari biji, sebaiknya pertama-tama direndam, dicampur dengan vermikulit lembab, dan disimpan pada suhu kamar sampai akar muncul setelah satu sampai tiga bulan.
Ludlow’s Tree Peony Species tanaman berkayu Peoni Ludlowii
Bagi yang ingin melihat biji/bibit Bunga Peoni Ludlowii ketika siap diambil silakan baca Pohon Bunga Peony Ludlowii. Pada halaman tersebut kamu juga bisa mengetahui bagaimana Cara Menumbuhkan Biji Peony (peony seed germination).
Pemandangan Taman Bad Rappenau pada Musim Semi. Awal Mei 2014
Demikianlah cerita saya mengenai Cantiknya si Kuning Bunga Peoni Ludlowii. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Suasana Musim Semi Salah Satu Kota di Jerman. Sahabat blogger, ini postingan terakhir mengenai suasana musim semi sekitarku. Berdasarkan perhitungan kalender memang masih musim semi, namun kenyataan di lapangan, cuacanya sudah terlalu panas untuk musim semi, tanaman-tanaman musim semipun sudah berakhir masanya.
Tanaman musim panas seperti mawar, dahlia, gladiol dll malah semakin lebat saja tumbuhnya. Mawar-mawar malah sudah banyak yang berbunga. Hebatt bangett deh belum musimnya sudah mekar 😉 .
Oh ya suasana musim semi postingan saya kali ini, berada di salah satu taman di Bad Rappenau. Kalau dari tempat tinggal saya sekitar 15 menitan naik kereta. Dulu saya tinggal di Bad Rappenau, dua sahabat Indonesia saya tinggal disana, suami juga kerja di Bad Rappenau, jadi ya saya masih seringlah jalan-jalan kesana.
Taman Kota di Bad Rappenau, Jerman. Mobil yang didepan tersebut adalah Petugas Taman yang akan menyiram Tanaman. Selain Petugas tidak boleh mobil lewat sini
Ada bunga apa saja di taman ini?
Tulip dimana-mana
Tulip-tulip di Taman Bad RappenauCantik-cantik perpaduan Warna tulipnya
Tamannya luas sekali, jadi bunga-bunganya buanyak banget. Masih tulip nih yaaa
Yang Mana Tulip Favoritmu
Indah sekali tulip Orange berikut
Kombinasi tulip orange dan Daffodil dobel flower
Hampir Pingsan sangking TERPESONA dengan Warna Orange tulipnya
Sudah separuh taman saya jalani
Pemandangan di Taman Bad Rappenau
Video Suasana Musim Semi di Taman Bad Rappenau
Di depan sana masih banyak tulip dan tanaman lainnya, tapi ada hyacinth dan daffodil yang tak kalah cantiknya. Jadi kita lihat dulu ya 😉 .
Hyacint kuning Pucat. Penanamannya dikombinasi dengan tulip dan daffodil
Cantik ya Bentuk bunga Daffodil nya
Senangnya Melihat Banyak bunga-bunga Indah begini. Ada Daffodil, Hyacint, tulip dll
Cape, ya udah duduk dulu yukkk 😀
Yang cape silakan duduk dulu, saya lanjut potret tanaman yaa. 14.04.2014 jam 11.35
Walau tulip putih bukan favorit saya, tetap suka memandanginya 😉 .
Menanam Bibit-bibit Bunga Musim Panas (Bagian II). Sahabat berkebun, saya lanjutkan ya cerita tanaman-tanaman musim panas milik saya 🙂 . Bagian I nya (Baca: Menanam Bibit-bibit Bunga Musim Panas)
Masih tanaman dibalkon belakang
• Hollyhocks dalam Bahasa Jerman disebut Stockrose (Alcea Rosea Nigra) dan Mirabilis jalapa (the four o’clock flower) Bunga pukul 4
Stockrose Hitam (Alcea Rosea Nigra) dan Mirabilis jalapa (the four o’clock flower) Bunga pukul 4
Terkadang saya kagum kalau lihat warna bunga yang hitam 😀 (tidak ada 100% hitam, hanya mendekati), jadi tahun ini saya coba tanam dari benih bunganya. Saya tanam di pot kecil dulu 3 benih, horeee tumbuh. Saya pernah nanam bunga warna hitam juga (Baca : Black Parrot – Tulip Kakatua Hitam 2014 dan Tulip Queen of Night 2013).
Penasaran pengen nanam bunga pukul 4 karena katanya bunga ini hanya mekar pas jam 4 sore. Jadi saya mau membuktikannya 😀 . Bibitnya ada bentuk umbi/root, baguslah jadi tidak perlu susah payah nanam dari benih. Mirabilis jalapa atau Bunga pukul 4 dalam bahasa Jerman di sebut Wunderblumen.
• Mawar-mawarku yang cantik
Mawar-mawarku, yang lainnya lain kali dipotret ini yang terbaik
Ketika musim dingin saya bungkus tanamannya, daun-daunnya tetap rontok. Nah musim semi mulai tumbuh kembali, dan saya sudah ganti media tanamnya dengan yang baru, termasuk memberikan pupuk yang tahan 6 bulan.
Di balkon belakang ini ada 1 pot besar sekali, sebelumnya saya tanam tulip-tulip, daffodil kecil dan Peony. Nah tulip-tulip dkk sudah selesai berbunga, saya bongkar potnya dan musim semi ini saya ganti dengan menanam bibit-bibit bunga Gladiol. Semua bibitnya dari tahun lalu. Dalam 1 pot besar ini, dibagian tengah saya tanam bibit dahlia, lalu di keempat tepi pot saya tanam bibit/umbi gladiol.
Umbi gladiol saya rendam air dulu 12 jam sebelum penanaman (untuk merangsang pertumbuhan akar), sebenarnya kalau direndam 24 jam bisa saja, cuma kadang saya males lanjutinnya atau pas tidak mood , jadi 12 jam saja direndamnya.
Hore bibit-bibit Gladiolnya mulai pada tumbuh
Saya nanam bibit-bibitnya 25 april 2014, setelah 2 minggu mulai pada tumbuh umbi gladiolnya, sedangkan dahlia belum tumbuh. Bibit-bibitnya makin cepat besar karena sudah seminggu an ini hujan sering turun. Terkadang matahari cerah, lalu tiba-tiba hujan deras.
• Bibit-bibit yang disemai, mulai pada tumbuh
Bibit-bibit yang mulai tumbuh dan masih kecil jangan terkena sinar matahari langsung
Ada tanaman tomat bentuk buah pir, stroberi, cabe (sudah 2 kali nanam, baru 1 aja yang tumbuh 🙁 ) dan terong.
Lebih detail foto yang diatas dan penyemaian lain :
Bibit-bibit yang disemai mulai tumbuh
No.1 tomat bentuk botol, saya beli tanaman jadi. Ketika beli masih kecil sekali. No.2 tomat lonjong dan tomat coklat, saya tanam dari bibitnya No.3 tomat bentuk buah pir No.4 terong, saya tanam dari bibitnya No.5 stroberi saya tanam dari bibitnya. Di toko pas ada proyek berkebun buat anak kecil, jadi saya iseng beli, eh ternyata numbuh .
• Sempervivum
Di Green house mini ada beberapa jenis sempervivum
Green housenya akan saya rapihkan, karena disitu akan saya tanam beberapa macam jenis tanaman tomat.
Dibawah ini foto tahun lalu penggunaan Green house mini (saya lepas tutupnya), jadi tahun ini mau bikin yang sama lagi 😉 .
Tidak punya halaman, tidak punya taman, tidak punya kebun, ehh kita bisa ko berkebun diatas balkon. Foto Okt 2013
Beberapa Sempervivum yang kecil-kecil saya satukan di satu pot. Saya gunakan media tanam khusus untuk kaktus, sukulen dan Sempervivum. Media tanam tersebut lebih banyak pasirnya. Setelah saya satukan seperti dibawah ini :
Beberapa jenis sempervivum saya satukan di satu pot
Sekarang mari melihat beberapa tanaman di tangga masuk rumah 🙂 :
Beberapa tanaman di tangga masuk rumah
Tanaman apa saja di tangga tersebut :
No.1 Lavender stoechas (French lavender, Spanish lavender, atau topped lavender), saya beli tanaman jadi (ditoko tidak ada benihnya). Awalnya saya taruh tempat kena matahari, ternyata semua bunganya layu, lalu saya pindahkan ke tangga masuk rumah (tidak kena matahari langsung) senangnya semua bunganya tegak lagi dan semakin banyak. Lavender jenis ini tidak wangi, cukup memandangi bentuk bunganya yang cantik <3 .
No.2 Iris air, saya beli tahun lalu sudah berupa tanaman jadi (ditoko tidak ada umbinya). Belum berbunga. Pot sudah sangat padat jadi saya pindah menjadi 3 pot (banyak anakannya).
No.3 dan 4 Sempervivum dari tahun lalu masih subur jadi biarkan saja di pot tersebut.
Tanaman-tanaman di Tangga masuk rumah. Ada Spanish lavender, Iris air, Sempervivum. Cemara kecil sudah hampir mati tidak perlu dipotret
Ada yang Coba Ngehack Akun Googleku. Pagi ini saya dapat pemberitahuan di email saya kalau ada seseorang yang mencoba menembus/masuk ke akun google saya.
Pada hari ini : Sabtu, 10.05.2014 Lokasi si hacker : di Palembang, Indonesia Alamat i.p nya : 114.79.32.215
Ada yang coba-coba ngehack akun google saya
Langsung saya coba cari alamat i.pnya di kolom komentar blogku, kali saja salah satu fans yang penasaran dengan saya ya? 😆 ternyata tidak saya temukan alamat i.p si hacker.
Sebenarnya saya tidak banyak menggunakan akun google ko, lagipula buat apa sih ngehack googleku? mau lihat isi email (gmail) saya ? Kaga ada isinya tauuu hehehe. Beneran deh, saya bikin akun google karena pada bulan Desember 2013 saya pernah kirim email 5 kali ke kantor pemerintah (lembaga akreditas penguruan tinggi Indonesia) melalui yahoo ko tidak dibalas, saya pikir yahoo error, jadilah saya buat Gmail.
Setelah itu Gmail tidak pernah saya buka lagi (eh kadang-kadang masih dibuka sih, berharap kalau ada jawaban email dari lembaga akreditas penguruan tinggi Indonesia), kemudian saya sadar dirilah kalau lembaga pemerintahan tidak bisa diandalkan untuk balas-balas email sibuk kale yaa, wong saya telp saja kaga ada yang bener semua nomernya 🙁 .
Balik lagi ke si om google. Nah Gmail, Google, youtube semuanya saling terhubung. Ribet kalau satu diganti passwordnya, semuanya harus ikutan di update.
Aktifitas internet selalu dari Jerman, nah pas di akses dari tempat lain ada pemberitahuannya
Biasanya selalu di buka dari Jerman, nah pas akun google dibuka dari tempat tidak biasa, maka saya dikirimi pemberitahuannya.
Informasi dimana posisi si hacker nya
Saya ikuti petunjuk si Google untuk verifikasi data saya, berikut menambah pengaman akun yakni dengan konfirmasi sms. Jadi kalau ada yang buka lagi bukan dari lokasi biasanya, maka harus konfirmasi melalui sms (ada kode yang di kirim ke hp saya).
Saya memperketat akun google dengan menambahkan verifikasi melalui sms
Model verifikasi kode dari sms seperti google tersebut juga berlaku di wordpress, WP malah saya ikuti duluan. Sebenarnya buat saya agak ngeselin, karena tiap kali saya login ke WP selalu ditanyain kode, dan saya harus cek kodenya di hp melalui sms (sms yang diterima gratis ko). Frank memang membuat komputer kami sama sekali tidak menyimpan cookies untuk alasan keamanan, misal kalau buka online bangking, paypal dll yang berhubungan dengan uang supaya aman.
Hayooo ngaku jadi siapa yang mau ngehack akun google saya??? .