Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule. Mumpung Benjamin sedang tidur pulas, asyikkk jadi saya bisa internetan nih 😀 . Jadi bisa menceritakan satu hal kalau saya mejeng lagi di media cetak & online.
Jadi ada wartawan yang mengirim email ke saya, bilang kalau dia mau buat liputan dengan tema orang-orang yang mendapat jodoh melalui dating service (biro jodoh online). Pak wartawan bilang agak sulit mencari narasumber yang mau berkisah tentang hal tersebut, dan ybs membaca postingan saya yang berjudul Cinta via Biro Jodoh Online . Pada postingan tersebut saya panjang lebar membahas mengenai bagaimana saya bertemu Frank melalui media online.
Nah pak wartawan ingin mengutip postingan saya dan mewawancarai saya melalui email, telp bahkan ingin bertemu langsung. Email pak wartawan saya balas 3 hari kemudian, saya bilanglah kalau wawancara via email saya tidak bisa, ribet ada si bocah (Benjamin) yang setiap saat bisa saja rewel jadi tidak bisa berlama-lama di depan komputer, kalau mau telp silakan, tapi kalau bertemu langsung ya silakan datang kerumah saya hihi tapi kan jauhhh ya 😆 . Jadi saya katakan “..jika ingin mengutip tulisan saya silakan saja, asal menyebutkan sumbernya dari blog saya”.
Senin, 15 September lalu bangun tidur seperti biasa online sebentar dari tablet. Cek ricek email, sosmed dll. Ketika cek blog saya bingung sudah jam 8 ini trafik blog tumben cuma diangka 600. Ternyata oo ternyata 6.000 an saudara-saudara hahah maklum mata masih 5 watt bangun tidur. Kaget ada apa gerangan yaaa? . Arsip blog saya sudah dibuka 3 ribu kali sekitar jam 8 tersebut.
Saya diberitahu salah satu blogger, kalau nama saya mejeng di koran online
Saya klik link yang diberikan ito Nandito, lalu tablet saya berikan ke mama dulu karena saya lagi sibuk beres-beresin botol susu. Mama ngakak aja pas baca koran online tersebut.
Mama : Huaahaha Saya : Napa ma? Ada yang lucu ? kenapa ??? Mama : Masah nih namanya Frank ko ditulis Frank Benjamin hahaha Saya : (langsung ambil tablet dari mama dan membaca). Huahaha
Kalian yang setia mengikuti blog saya ini tahu dong. Frank nama suami saya, Benjamin adalah nama anak saya.
Pak wartawan tidak konfirmasi ke saya dulu sih, email sayapun tidak dibalas lagi, eh langsung tayang tulisannya di koran online hasil kutipan dari blog saya.
Efek dari masuk koran online tersebut, trafik blog saya melonjak luar biasa. Kalau biasanya sekitar 2.500-3.000 an perhari, nah pada 15 september tersebut blog saya page viewnya 12.900 . Entah kapan lagi best ever trafic akan tercapai, karena angka tersebut sangat fantastis buat saya .
12.900 Trafik terbaik yang dicapai dalam sehari selama 6 tahun ini ngeblog
Keesokan harinya (16 Sept), satu blogger lainnya bernama akang Gilang berkomentar di postingan saya. Akang membaca koran kalau ada tulisan mengenai saya 😀 . Ternyata turun versi cetaknya juga toh.
Diberitahu salah satu blogger kalau nama saya nonggol di koran
Masih mantap trafik blog karena nama saya muncul di koran cetak.
Hari kedua trafik masih mantapp. Page view hingga 7.500 an. Efek nonggol di koran hehe
Karena mejeng di koran online dan cetak, saya jadi mendapat banyak email. Ada yang curhat mengenai pencarian jodoh, punya impian lihat luar negeri, pernah ikutan biro jodoh online namun belum beruntung dan curhat lainnya. Blog saya jadi mendapat banyak follower baru juga 😀 .
Seperti best ever trafic sebelumnya, kalau naik dratis begini 1-2 hari. Hari-hari berikutnya langsung terjun bebas dan nyungsep hahaha.
Trafik blog sudah normal kembali. Eh naik sedikitlah sekarang sudah di page view 3500 an perharinya
Apakah kamu pernah mejeng juga di media ? kalau boleh tahu karena apa ya ?😀 .
Peran Ayah Dalam Keseharian Bayi Mana yang Paling Susah buat Ayah?. Sama seperti ibu, peran ayah dalam keseharian bayi tidak kalah pentingnya. Peran ayah dalam membantu ibu mengurus bayi dapat membuat ibu jadi lebih tenang, senang dan lebih rileks. Jika seorang ibu senang, tidak stress maka pengeluaran asi juga lancar dong (kata nyokap 😀 ) alias pabrik asi terus berproduksi.
“Any man can be a Father, but it takes someone special to be a dad.” – Photographer Anne Geddes
Asi saya tidak mencukupi untuk Benjamin, walaupun tidak cukup, tidak membuat saya putus asa untuk tetap berusaha memberikannya bersama sufor (susu formula). Cerita pemberian asi akan saya ulas di tulisan lain waktu ya.
Sejak Benjamin lahir hingga saat ini mamaku sangat membantu sekali. Awal Oktober nanti mama akan kembali ke tanah air. Semoga Frank dan saya bisa telaten mengurus buah hati kami. Berikut ini saya mau cerita peran suami tercinta, dalam membantu saya mengurus Benjamin.
Sebagai seorang ayah, ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk lebih dekat dengan bayi Anda. Ini berdasarkan pengamatan saya selama hampir 2 bulan ini yaa 😀 .
15 Juli lalu saya melahirkan melalui operasi sesar. Awalnya saya bersikeras menolak melahirkan secara sesar, maunya normal supaya cepat pulih dan dapat langsung dapat mengurus bayi. Takdir berkata lain, dokter di RS. Kekeuh banget supaya saya lahirannya di operasi. Untung juga sih coba kalau normal dan lehernya anakku kelilit tali pusarnya apa bisa keluar normal?. Masa tidak terlihat ya pas di USG kalau bayi terlilit tali pusarnya?. Oh ya saya belum cerita mengenai hal ini kan yaa 😀 .
Selesai operasi, bayi dibersihkan, ditimbang dan diukur panjangnya. Saya dan Benjamin di bawa ke ruang ibu dan anak. Frank menemani kami tentunya. Nah saat itu bayi kami belum pakai baju, jadi sampai diruang ibu dan anak, adalah tugas seorang ayah untuk memakaikan baju pertama kalinya ke bayi. Tenang saja untuk ayah baru tidak usah stress karena ada suster yang mengajari bagaimana menanggani bayi tersebut.
Saya hanya menggamati dari tempat tidur ketika Frank memakaikan baju untuk Benjamin. So sweet banget kan, jadi tidak perlu ibu yang turun tangan 😆 . Di lain waktu ketika saya berada di ruang ibu dan anak lagi, saya lihat para ayah lain melakukan hal yang sama seperti Frank.
Ruang ibu dan anak di rumah sakit. Ayah dong ya yang mengganti baju untuk si kecil supaya ibu bisa istirahat.
Coba tebak sejak Benjamin lahir hingga hampir 2 bulan ini, berapa kali saya sudah mengganti popok Benjamin? kaga lebih dari 5 kali bo! Hehehe. Serahkan tugasnya ke ayah saja boleh kan yaa, ibu kan banyak kerjaannya loh 😀 .
Ketika di Rumah sakit, juga si ayah ko yang selalu sigap mengganti popok, kalau ayah lagi tidak ada, serahkan tugas ke suster rumah sakit hehe. Dirumah nih, berhubung masih ada mama, ya sih mama tercinta yang baik hatilah yang mengganti popok Benjamin. Kalau tidak mama ya, Frank yang mengganti popok Benjamin.
Oh ya popoknya tidak pakai popok kain yaa, pakai pampers sebutmerekdeh begitu penuh atau si kecil pup tinggal buang saja. Kalau pakai popok kain, akan habis waktu buat membersihkan dan nyuci. Air mahal, listirk mahal buat mesin cuci dan nyetrika, kalau pakai popok kain bayinya kencing melulu perlu berapa lusin?. Nah pakai pampers praktis dong yaa 😀 .
Boros? Mahal pampers nya? Tenang aja di Jerman sini bayi dan ibu dapat duit ko dari pemerintah 😀 . Bayi dapat 184 euro/bulan kindergeld (kalau dirupiahkan sekitar 2,9 juta ) hingga anak usia 18 tahun. Orangtuanya nya dapat 350 euro/bulan elterngeld (kalau dirupiahkan sekitar 5,4 juta ) selama 1 tahun dapatnya.
Jadi si mama akan bawa pulang selusin popok kain yang sudah dibawa, katanya nanti kalau kedua adikku yang cowo nikah dan punya anak mau dikasih. Hahaha masih lama bangett! 😆 . Si mama komentar katanya tuh popok kain yang paling bagus, soalnya dibilang adikku yang punya anak, belilah yang bagusan kan mau dibawa ke Jerman, ternyata di mari bayi tidak pakai popok kain, eh si mama ngomel, katanya kenapa saya tidak survey dulu ke rumah sakit, “.. lihat dong bayi di Jerman pakai apa, bagaimana pakaiannya, berat-beratin aja sudah bawa popok“. Yaelah mama maklum baru pertama kali, kan belum tahu apa-apa ngeles😀 .
3. Memandikan Bayi
Sambil memandikan si kecil, ayah jangan lupa ajak ngobrol si kecil ya. Jelaskan tahapan apa saja yang dilakukan ketika mandi. Mulai siapkan tempat mandi, taruh airnya, ukur suhu airnya 37 derajat (ada termometernya). Basahi badan bayi perlahan, lap badannya dan seterusnya.
Mandi adalah saat Menyenangkan bagi bayi
Bayi tidak perlu dimandikan setiap hari. Suster dan dokter bilang cukup seminggu sekali (ini di Jerman ya, saya tidak tahu di negara lainnya), kata dokter tidak perlu gunakan sabun dan sampo, kata suster airnya cukup campurkan dengan minyak zaitun, namun Frank dan saya gunakan sabun cair dan sampo bayi dong kan biar Benjamin wangi 😀 .
4. Bermain
Ayah peranmu masih sangat diperlukan dong ya, yakni ajak si kecil bermain. Benjamin paling suka diajak main, dan paling penting harus banyak ngobrolnya, kalau yang ngajak main tidak aktif ajak ngobrol cepet banget nih bocah bosannya.
Bermain sambil Belajar Bersama ayah saat Menyenangkan buat Bayi
5. Memberi Minum Susu
Ibu yang menyusui, si ayah yang berikan susu melalui botol susu, kerjasama team yang baik kan 😉 .
Benjamin dan opung boru. Duuuhh nak rambutmu ko gaya metal sih. Foto pagi ini 12.09.2014
Buat para ayah ada tambahan lagi kah? Para ibu juga boleh kasih komentar ko 🙂 .
Menanam Bunga Petunia dari Bibitnya. Sobat berkebun, saya ingin berbagi pengalaman saya menanam bunga Petunia dari bibit (benih) nya. Sebenarnya saya paling tidak suka menanam bunga atau sayuran dari bibit yang berupa benih. Kenapa .. ?. Kesel .. sebel .. frustasi 70% GAGAL melulu 🙁 .
Saya pernah beberapa kali sebar beberapa bungkus benih bunga tidak ada satupun yang tumbuh, makan ati kan! 😛 . Benih tanaman (bunga) susah tumbuh karena ukurannya yang super kecil seperti butiran pasir di laut. Beneran saya tidak lebay ko, coba saja lihat benih bunga Petunia.
Benih Petunianya saya peroleh tahun lalu, dari rumah ibu mertua saya. Di balkonya mertuaku khusus ditanam beberapa warna Petunia duo color. Ibu mertuaku senang aja setiap kali saya merapikan tanaman koleksinya. Kadang kalau saya berkunjung saya mengunting daun-daun tanaman yang menguning, atau membuang bagian bunga yang telah kering, atau batang tanaman yang mati saya buang.
Petunia duo Color cantik sekali ya. Ini jenis Petunia yang bunganya besar
Nah sembari merapikan, saya buka mata lebar-lebar dong, kalau tanaman beliau ada bibit (benihnya), kan saya bisa dapat gratisan hehehe . Biasanya menjelang musim dingin ibu mertuaku membantai semua tanamannya, taman dirapikan dan dibongkar.
Petunia ibu mertuaku. Ini foto tahun lalu 18 Agustus 2013 sudah bisa dikumpulkan benih bunganya
Tanaman (bunga) seperti Petunia akan mati karena tidak tahan dingin. Tanaman berumbi seperti dahlia dibongkar dan umbinya disimpan digudang. Sebelum Petunia ikutan dibabat habis, saya sudah duluan ngumpulin benihnya dong 😀 .
Dari bagian mana bunga Petunia bisa kita dapatkan benihnya? Kalau bunga-bunganya sudah kering, cabutin yang keringnya. Cabut bunganya dengan tangan. Nah biarkan bongkolnya pada tanamannya, karena bongkol bunganya ketika kering akan pecah, dan benih/biji Petunia akan keluar dengan sendirinya.
Kita bisa gunting batang bongkol bunganya, karena kalau mau kumpulan biji Petunianya saja agak susah karena lengket. Perlu diperhatikan, ketika kamu menggumpulkan benih Petunia kan ada daunnya ikut menempel, maka simpannya menggunakan tisu supaya daunnya kering sendiri dan tidak busuk.
Benih atau Bibit Petunia bisa kita jumpai ketika bunga sudah kering, bongkol bunga akan pecah dan bijinya terlihat seperti pasir
Saya sudah menggumpulkan banyak sekali benih Petunia, saya simpan (kumpulinnya) dalam plastik. Saya lupa selama 2 hari plastinya berada di tas, setelah saya keluarkan ya sudah lembab sekali dan daun-daunnya busuk 😥 . Benih Petunia memang masih menempel, cuma saya tidak bisa pisahkan karena benihnya berwarna hitam dan daun-daun Petunia busuk juga menjadi hitam. Jadi saya coba jemur, dengan harapan ada beberapa benih yang tetap bagus kualitasnya.
Lebih menarik kalau bisa lihat video bunga Petunianya kan yaa 😉
Berkebun di Balkon Rumah Begini Keadaannya Akhir Musim Panas. Hai sobat berkebun, maaf ya kalau belakangan saya jarang posting mengenai berkebun, karena sejak ada bos kecil Benjamin tidak bisa lagi leluasa semaunya internetan sepanjang hari. Baru nyalain komputer tuh anak bangun, lagi asyik-asyik potretin tanaman, waktunya pompa asi. Sedang semangat pengen cerita bunga dahlia yang baru mekar eh si bocah ngamuk minta susu ampunnn deh jambak-jambak rambut sendiri kapan me time aku dongg??? 😥 .
Nah mumpung si bocah tuh lagi tidur siang, saya sempatin utak-atik foto-foto kebunku dan berikan sedikit komentar buat foto-fotonya ya 😉 .
Pemandangan Balkon Depan *klik gambar untuk melihat ukuran besar
Tanaman di Balkon depan. Geranium gantung warna merah di turunin dulu karena hujan deras dan angin kencang
Tahun depan pengen nanam lebih banyak lagi, masih ada tempat luas kan tuh
Tanaman bunga-bunga di balkon depan ada dahlia, gladiol, hollylock dll
Stockrose Nigra (Alcea Rosea) Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Hollyhocks
Petunia duocolor, disemai baik-baik tidak tumbuh. Ngasal aja nyebarnya malah tumbuh bagus bibitnya
Musim panas malah hujan melulu, tanaman berumbi pada rusak dehhh
Pemandangan Balkon Belakang
Pemandangan Balkon Belakang. Berhubung hujan melulu tanaman tomat jadi ditutupi supaya tidak busuk
Dahlia-dahliaku bukan lalu kupkangkas habis daun-daunnya karena diserang laba-laba merah. Sekarang sudah lebatt lagi
5 Pot dahlia ku. Kalau berbunganya barengan bakalan ramai nih warna warni bunganya
Tanaman di balkon belakang
Tahun ini semua gladiol mengecewakan, tidak ada yang berbunga huhuhu daunnya coklat begitu
Tanaman-tanaman yang gagal tidak tumbuh ataupun pada rusak. Hancur hatiku hahaha
yokk lanjut yaa
Stoberi yang ditanam dari bibitnya, sudah berbuah aja loh. No. 4 foto baru-baru ini, itu setelah 4 bulan penanaman bibitnya
Bunga-bunga di Balkon belakang bulan Agustus ini
Saya baru beresin bongkar-bongkar pot tanaman nih
Lihat kebunku penuh dengan Bunga
Horeee Ranunculus bicolor pada numbuh. Sempat ragu waktu mau nanam bibitnya. Potnya saya taruh diantara tanaman tomat supaya terhindar dari matahari terik
Mama lagi asyik memanen tomat-tomatku
Terakhir mau kasih lihat dahlia xxl. Baru coba nanam tahun ini, ternyata cantik sekali. Tidak nyesel deh biar kata lebih mahal dari dahlia yang biasanya, sesuai namanya maka ukurannyapun besarr alias xxl. Tahun depan jadi pengen berburu bentuk dan warna lainnya 😉 .
dahlia xxl convoitise tanam 8 Mei 2014, tgl 26 Mei foto kanan tumbuhnya segitu
Sudah banyak bakal bunga lainnya. Cantik banget warna dahlianya
Dahlia xxl convoitise. Dahlia pink besar sekali. 1 tangkai 2 bunga
Gemes lihat warnanya yang lembut. Dahlia xxl convoitise
I grow plants for many reasons: to please my eye or to please my soul, to challenge the elements or to challenge my patience, for novelty or for nostalgia, but mostly for the joy in seeing them grow. -David Hobson-
Bagi yang tertarik melihat tulisan berkebun lainnya silakan klikdaftar isi kebunku
Demikianlah cerita saya mengenai Berkebun di Balkon Rumah Begini Keadaannya Akhir Musim Panas. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Benjamin Usia 5 Minggu. Hai para pembaca setia blog saya 🙂 apa kabar kalian?. Di tempat saya sini sudah mulai dingin bbbrrr padahal masih musim panas loh!. Jangan-jangan winter akan datang lebih cepat kali ya.
Awalnya sih saya ingin bercerita di blog ini mengenai Benjamin setiap bertambah umurnya sebulan, apa daya saya sibuk tingkat tinggi ngurusin si bocah, jadi sudah kelewat deh usia sebulannya.
Tanggal 21 Agustus lalu untuk pertama kalinya kontrol ke dokter anak. Para ibu yang menetap di Jerman pasti sudah mengenal ya istilah U1 sampai U11, paling akhir J2. Jadi itu adalah tahapan pemeriksaan/jadwal kapan anak harus kontrol ke dokter.
U1 dan U2 sudah dilakukan ketika Benjamin masih di rumah sakit, lalu U3 nya baru tanggal 21 Agustus lalu. U3 ini pemeriksaan saat anak/bayi berusia 4 hingga 5 minggu.
Pada gambar dibawah ini bisa dilihat jadwal pemeriksaan yang harus dilalui seorang anak mulai lahir hingga berusia 18 tahun. Pas kedokter sempat heran juga ada ibu dengan anak sekitar usia 10 tahun ke dokter, saya pikir kontrol ke dokter bayi aja hehe.
Buku Pemeriksaan Anak
Pemeriksaan U3. Usia 4 – 5 minggu
Berat Benjamin saat kontrol ke dokter 21 agustus lalu sudah hampir 5,2 kg sama susternya ditulis 4,8 kg karena pas nimbang Benjaminnya kan pakai baju. Nah sampai rumah saya timbanglah tuh baju dan pampers, ternyata beratnya 152 gram, jadi tahulah kita kalau si bocah beratnya sudah 5 kg. Berat ketika keluar dari rumah sakit 3,5 kg (21 Juli 2014) jadi dalam sebulan bertambah 1,5 kg beratnya 🙂 .
Panjang ketika lahir 54 cm, sekarang sudah 57 cm. Ukuran lingkar kepala saat lahir 36 cm, sekarang sudah 38 cm.
Pas diruang dokter, Benjaminnya di telanjangin 😀 kan mau diperiksa dokter. Saat itu saya tidak kaget lagi cara dokter memeriksa seorang bayi, karena sudah 2 kali lihat ketika di rumah sakit. Mungkin Frank yang agak shock kali ya hehe karena bayinya diperiksanya seperti mainin boneka 😆 . Pertama tangan kiri dokter memegang dada bayi, diangkat setinggi dada dokter. Dokter pegang satu tangan loh, lalu di pindahkan ke tangan kanan, Benjamin di tengkurapkan, pantantnya di pegang-pegang, jadi anaknya kegelian dan bergerak-gerak. Kepalanya oglek-oglek dong apa sih bahasa pasnya 😛 . Dilakukan begitu supaya tahu geraknya si anak bagus ga, respon kah kalau di sentuh.
Malah pas di rumah sakit anakku sudah diberdirikan dan di dudukkan, padahal belum ada seminggu!, pas diberdirikan dokternya bilang seminggu lagi sudah bisa lari nih kalau dilantai di taruh handphone haha.
Semua bagian tubuh diperiksa, mulai mata, telingga, hidung, alat kelamin. Berhubung saat diperiksa Benjamin lagi tidur pulas, ngamuklah dia diganggu. Dokter bilang semuanya bagus, Benjamin tumbuh kembangnya sesuai usianya. Kita disuruh datang seminggu lagi untuk pemeriksaan bagian dalam tubuh menggunakan alat USG. Susternya bilang ada juga pemeriksaan khusus ginjal, tapi nih tidak ditanggung asuransi. Pas dirumah Frank bilang tidak usahlah cek ginjal, wong anaknya sehat banget ko, soalnya bayar 25 euro, kalau gratis ya mauu 😆 .
Cakepp banget deh kalau lagi anteng begini
Usia 5 minggu sudah bisa ngapain aja? : • Gerak-gerakin kepala ke kanan kiri sudah jago banget, kalau digendong malah kepalanya di goyang-goyang melulu, saya kuatirnya kebentok gigi atau mulut saya dong 😀 . • Sudah bisa memiringkan badan, sudah mau tengkurap. • Diajak ngomong sudah ngoceh-ngoceh. Saya selalu bicara Bahasa Indonesia, sedangkan Frank Bahasa Jerman. Frank bilang dia seperti Ausländer (orang asing) karena saya, mama dan Benjamin bicara bahasa Indonesia sedangkan Frank kaga ngerti 😛 . • Mengamati sekeliling sangat serius, apalagi kalau dibawa keluar rumah, kita naik bus semuanya diperhatikan yang ada di jalanan kaga ngedip matanya hehe.
Kalau dibawa jalan-jalan seringnya molor melulu, bisa tahan 3 jam an. Pas nyampe rumah malah bangun
Gaya bener anak bayi nonton tv sama opung boru
Santai dulu yaaa. Foto 14.08.2014
Benjamin Usia 5 Minggu
Lain-lain : • Mau tidur rewel banget, harus dapat posisi benar-benar nyaman baru tidur pulas. Awal-awal pusing deh niduran si bocah, mulai di kasih susu, di nenenin, digendong pakai kain panjang, dibedong sampai dibikinin ayunan dari sarung. Untung ada mama yang siap membantu 24 jam. • Sudah tidur bukan berarti saya bisa santai!. Digendong sudah tidur, malah ngorok, pas di taruh di boxnya busyettt langsung bangun, padahal sudah ditaruh pelan-pelan. • Kalau lapar minta susu langsung ngamuk, Mariah Carey kalah deh dengan suara 7 oktafnya. Bapaknya Benjamin sampai tutup kuping loh pas awal-awal hehehe. • Tidak mau pakai empeng. Suster di rs. Juga tidak menyarankan bayi di kasih empeng. Pernah saya coba kasih pas di RS. malah anaknya tambah ngamuk, minta susu ko malah ditipu dikasih empeng 😛 jadi ya nganggur empengnya di lemari. • Minumnya lahap banget 500-750 ml setiap harinya. Separuh asi separuh sufor. Tidak bisa asi 100% karena tidak cukup. Boro-boro mau nabung asi, malah tekor melulu 😳 . Padahal botol buat simpan asi sudah banyak dibeli hiks. • Minumnya tiap 2-3 jam sekali. Kalau di kasih asi tidurnya lebih lama, kalau sering dikasih sufor beser melulu pampersnya cepat penuh. • Jam tidur sudah mulai berkurang, jadi ada waktu tertentu pagi dan sore buat main-main. • Senang kalau di ajak jalan-jalan. Lebih banyak tidur pas jalan-jalan naik mobil atau kereta dorong. Pas berhenti bangun deh, cari 1001 cara supaya si bocah tidak ngamuk.
Asyikk dapat banyak kado
Say Cheese
Suka nih bocah kalau di dudukin begini. Foto 22.08.2014
Segitu dulu ya, kalau ada yang saya ingat akan saya tambahin lagi. Selamat bermalam minggu 😉 .
Cerita Melahirkan Melalui Operasi Caesar. Hai pembaca setia blogku, akhirnya saya bisa menyelesaikan menceritakan pengalaman saya melahirkan (melalui operasi). Ini saya nyicil draftnya selama sebulan 😳 habisnya sibuk ngurusin si kecil dan ngurus rumah, padahal ada mama loh yang bantuin, ga kebayang kalau ga ada mama puyeng kali cuma berdua Frank ngurus si kecil, trus kalau Frank kerja ya saya bakal kelimpungan deh 😛 .
Postingannya panjang, jadi yang tidak berminat membaca, skip saja lihat foto-fotonya 😀 .
Senin 14 Juli 2014 saya melakukan periksaan terakhir kali ke dokter kandungan, 3 hari sebelumnya sudah dikasih tahu dulu, kalau pada 14 Juli tersebut jika berat anakku sudah cukup, saya akan dirujuk ke rumah sakit supaya di cek lebih detail lagi, apakah sudah bisa melahirkan. Pada hari tersebut dilakukan pemeriksaan usg. Dokter bilang anakku kira-kira beratnya 3,6 kg. Sempat kaget juga karena sebulan sebelumnya masih 2,8 kg, ko cepat banget naiknya, sampai mikir apa saya kebanyakan makan? padahal badan biasa aja tidak gemuk loh cuma perut saya saja yang buncittt 😆 . Saya juga tidak mengidap diabetes ko, pokoknya saya sehat, bayinya juga sehat. Dede dalam perut aja nih yang makannya lahap hehe.
Surat rujukan dari dokter kandungan buat ke rumah sakit
Selesai pemeriksaan dari dokter, Frank dan saya langsung meluncur ke rumah sakit. Urus administrasi lalu masuk ke bagian bersalin. Di kamar pemeriksaan tersebut khusus untuk saya dan Frank, lalu masuklah seorang bidan yang ramah sekali mempersiapkan tes yang harus saya jalani. Pertama dilakukan pemeriksaan detak jantung bayi, saya duduk dibangku yang nyaman sambil kaki bisa diselonjorin lalu dipasangi kabel alat tesnya. Pemeriksaan ini berlangsung kira-kira 30 menit. Selama pemeriksaan terkadang bidannya meninggalkan ruangan dan masuk lagi sambil ngobrol dengan Frank.
Setelah tes jantung bayi dilakukan, datanglah direktur medisnya Dr. Rosmarie untuk memeriksa posisi janin. Pertama dengan alat usg, lalu diperiksa melalui alat kelamin. Sakitt banget waktu tangan dokternya masuk hiks sampai dipegangin bidan 😥 . Setelah melalui dua pemeriksaan tersebut dokternya bilang bayi saya besar sekitar 4 kg jadi sebaiknya di operasi. Saya terdiam sesaat, wong maunya lahiran normal (pengen metode waterbirth, sudah lihat bak/kolamnya loh 😀 ). Dokter keluar ruangan, saya dikasih kesempatan berdiskusi dulu dengan Frank, saya kekeuh pengen normal.
Nah si bidan datang lagi, lalu pegang perut saya, seperti ngukur-ngukur “apakah bisa lahir normal atau tidak”. Bidannya bilang bisa ko lahir normal, tapi dokternya tetap menyarankan saya operasi. Dokternya ngomongnya sih menyarankan tapi kalimat gaya bahasanya seperti menekankan “Harus Operasi”. Ya sudahlah daripada galau saya bilang saya mau diskusi dengan mama saya dulu di rumah. Jadilah Frank dan saya pulang dulu, ntar balik lagi ke rs. nya.
Mama bilang kalau bisa normal, normal ajalah. Melahirkan secara normal sakitnya di awal (mules-mules), kalau dioperasi, sakitnya setelahnya. Mama bilang adikku paling kecil ketika lahir beratnya 3,7 kg lahirannya bisa normal ko. Sore itu saya masih sempat tuh skype an sama adikku di Jakarta nanya-nanya baiknya bagaimana. Adikku sudah punya 2 anak (usia 5 dan hampir 2 thn). Adikku sama seperti mama, saranin lahiran normal. Sempat-sempatnya saya diajarin latihan pernapasan buat melahirkan 😀 .
Saya sudah mantap “pengen lahiran normal”. Cihuuyy akhirnya dokternya mengizinkan. Nah supaya bayinya tidak semakin besar, maka besoknya saya akan di diberikan obat supaya dirangsang mules-mules dan segera melahirkan. Saya akan diberikan obat setiap 4 jam supaya mules. Saya nanya ke Frank, kalau pada pemberian obat pertama kali belum mules, nunggu pemberian obat kedua bisa pulang dulu ga? ogah banget kan nginep di rs. malah bisa stres dong 😀 . Oh ya rs. tempat saya melahirkan dekat rumah, sekitar 10 menitlah naik mobil. Eh ternyata boleh pulang sampai mulesnya datang. Ke rs. lagi tiap kali mau dikasih obat. Tgl 14 Juli itu sampai 2 kali bolak balik ke rs. seperti tamasya aja 😀 .
Selasa 15 Juli 2014 pagi-pagi sekitar jam 9 sudah berada di rs. saya sudah kenyang sarapan seperti disarankan dokter hari sebelumnya. Saya kembali menjalani tes pemeriksaan detak jantung bayi selama 30 menit. Masuklah seorang bidan bernama Susanne, bidannya beda dengan yang kemarin. Bidan Susanne fasih berbahasa Indonesia 😀 . Kata bidan yang kemaren bidan Susanne pernah kerja di Indonesia, jadi bidan Susanne kursus bahasa Indonesia di Jerman sini loh,. Eh pas saya tanya langsung ke bidan Susanne dia bilang hanya liburan di Indonesia, entahlah mana yang benar 😛 .
Setelah tes pemeriksaan detak jantung bayi selesai, masuklah Dr. Rosmarie beserta Dr. Schumacher (bosnya para dokter) sepertinya pada ngadu gitu deh ya kalau saya tidak mau di operasi, masah sampai kepala dokter mendatangi saya 😛 . Dr. Schumacher memeriksa saya dari alat kelamin halahhh tadinya mau nolak dokter cowo nih, selama ini kan saya ditangani dokter cewe. Eh ko diperiksa dokter cowo tidak sakit ya hehe padahal sama dokter yang cewe sehari sebelumnya sakittt amat!.
Saya masih sempat berargumen tuh dengan Dr. Schumacher saya bilang kalau mama saya melahirkan adik saya yang beratnya 3,7 kg bisa dengan normal. Trus dokternya nanya tinggi badan ayah saya berapa?, sedangkan Frank kan tinggi besar, jadi ya menurut si dokter ga bisa bandingin saya dengan mama. Saya bilang lagi, kalau dioperasi tuh sakitnya setelahnya kan??, bahkan kadang ada yang luka bekas operasinya lamaaa baru kering. Eh dokternya bilang “dioperasi tidak sakit, malah setelah dioperasi langsung bisa beraktiftas”. Saya kira oohh berarti beda kali ya di Indonesia dan di Jerman, mungkin sudah canggihlah cara dioperasi di Jerman kalau tidak sakit.
Dokter keluar ruangan, sekarang bidannya yang berusaha meyakinkan saya kalau “jalan terbaik adalah operasi” katanya kalau saya lahiran normal, kepala anak bisa saja keluar dan yang dikuatirkan badannya nyangkut karena berat anak yang besar, nantinya akan lahir cacat.
Sebel banget sih, saya kira datang hari itu bisa lahiran normal seperti yang sudah disepakati sebelumnya, ternyata dua dokternya kekeuh banget supaya saya melahirkan dengan cara operasi. Sangking sebelnya, yang tadinya pengen tanggal 20 Juli aja di operasinya supaya bertepatan dengan perkawinan Frank dan saya (nikah di catatan cipil) saya bilang “ya udahlah kalau sama aja memang harus dioperasi juga, sekarang aja langsung dibelekkkk nih perut saya” ngapain di lama-lamain lagi.
Saya pengen hari itu juga 15 Juli karena seminggu itu jadwal Frank sekolah jadi ya dia bisa bolos untuk nemanin saya, kalau nunggu minggu depannya lagi Frank harus kerja, masah saya sendirian di rumah sakit, males banget deh 🙁 .
Mama kan ikut nganter (diruang tunggu) saya keluar sebentar bilang kalau mama akan diantar pulang oleh Frank soalnya saya akan dioperasinya sore.
Frank dan saya harus mengisi banyak formulir dan menandatangi lembaran pernyataan resiko dari proses operasi. “tuh kan dioperasi lebih berisko dong sampai kita disuruh tanda tangan segala?” . Ada satu formulir yg lucu loh, Frank kan bisa nemanin saya di ruang operasi nah kalau Frank pingsan atau ada kejadian yang tidak diharapkan maka semuanya akan diluar tanggungan rumah sakit dan asuransi 😀 .
Sambil mengisi formulir masuklah seorang dokter yang memasang alat untuk persiapan alat infus. Dari alat tersebut dia mengambil darah saya 3 tabung kecil.
Persiapan mau dioperasi. Darah diambil dari tabung kecil tsb jadi tidak perlu bolak balik di ambil melalui jarum suntik
Selesai mengisi formulir-formulir, Frank dan saya menghadap dokter anestesi, kita diwawancarai apakah ada riwayat penyakit dari kita berdua dan keluarga. Selesai wawancara kita tanda tangan surat pernyataan lagi. Halahhh ko jadi serem banget ya, seumur-umur saya belum pernah dioperasi,bahkan dirawat dirumahsakitpun belum pernah. Operasi akan dilakukan sore hari sekitar jam 3. Saya tidak boleh makan dan minum kira-kira 5-6 jam sebelumnya. Laperr lihat Frank akan siang 😀 .
Menunggu Waktu Operasi rasanya lama betul, ditambah rasa lapar komplitlah
Setelah Frank selesai makan siang, kami bertemu bidan Susanne lagi dan diantar ke satu ruangan dimana sudah ada tempat tidur untuk saya masuk ruang operasi nanti. Saya disuruh lepas pakaian dan pakai baju operasi (yang belakangnya terbuka dari atas sampai bawah hanya ada tali pengikat), lalu Frank pakaikan stoking amat super ketat ke saya. Saya lepas jam tangan dan anting, taruh ditas. Tas digeletakin saja di ruangan, untungnya sih aman-aman saja ya 😀 .
Kata mama sms yaaa pas mau operasi. Ini lagi nunggu detik-detik ke ruang Operasi
Sudah rapih pakai baju operasi, saya diajak ke kamar sebelah oleh bidan ..
Selamat Datang Bayi Kecilku. Halo pembaca setia blogku, selama lebih dari seminggu saya menghilang dari peredaran dunia blogger, alasannya karena saya melahirkan 🙂 . Perkiraan lahirannya 18 Juli 2014, pas cek terakhir kali ke dokter kandungan pada 14 Juli kata dokternya anakku beratnya 3,6 kg, jadi saya langsung dirujuk hari itu juga ke RS. Untuk di cek dokter apakah bisa lahiran normal seperti keinginan saya.
Saya kekeh pengen normal, besoknya tanggal 15 Juli datang lagi ke RS, dokternya cuma mau operasi karena anakku katanya besar 4 kg (klinik dan RS beda-beda yaa hasil usgnya). Ternyata dioperasi huhuhu trus nginep 6 hari di RS. Di RS tidak ada WLAN ga bisa internetan, ga tahu kabar kabari dunia luar 😥 .
16 Juli 2014 Sehari setelah melahirkan
Ya udah, ini saya sekilas info dulu ya, siapa tahu kalian nyari-nyari saya kan hehe 😀 . Bagi yang merasa mengirim email, pesan di media sosial dll kalau belum atau tidak dibalas ya harap maklum saya masih repot.
21 Juli 2014 nanti papaku akan jemput, mama dan saya akan pulang horeeee
Eh satu email yang bisa saya baca secara offline (kebetulan mamaku bawa tablet), langsung saya sms adikku minta tolong balasin, soalnya saya menang GA di blognya Arman, dapat duit doongg 😎 . Thanks ya Man hadiahnya belum dioper ke yang lain, padahal saya telat banget responnya.
Seat belt sudah dipasang siap Terbanggg, eh salah siap naik mobil deh mau pulang
Berhubung masih rempong di rumah, jadi nanti saya akan lanjut cerita-cerita lagi ya, termasuk cerita mengenai operasi melahirkannya.
Lihat Kebunku Penuh dengan Bunga. Hai sobat berkebun, sudah hampir sebulan ya saya tidak bercerita mengenai tanaman atau bunga-bunga koleksi saya. Nah buat kalian yang sudah kangen dengan postingan bertema gardening sekarang cuci mata yuk lihat bunga warna-warni .
Cerita bertema pengalaman mamaku naik pesawat sampai Jerman tanpa pengawalan keluarga atau teman saya skip dulu yaaa 😀 .
Sudah seminggu ini hujan turun sepanjang hari, air hujannya sampai turun dan menggenangi tatakan pot tanaman-tanaman. Saya sih pasrah sajalah 🙁 . Paling untuk tanaman dan bunga tidak tahan banyak air saya akali supaya tidak lebih dari 2 hari terkena air hujan.
Misal tanaman tomat saya tutupi dengan plastik dan tidak saya siram lagi. Bunga-bunga Lili saya pindahkan potnya ke tepi (nempel ke tembok) kadang masih kena hujan juga, tidak banyaklah. Begonia juga saya pindahkan.
Berbagai macam Mawar, gladiol, dahlia tidak masalah kena hujan asal bagian bawah potnya bolong, jadi air berlebih akan keluar, Tong penampung air hujan buat nyiram tanaman dalam semalam langsung penuh, seandainya pemilik kontrakan saya ini punya tong besar lagi, kesempatan baik nih kalau hujan deras untuk nampung air 😉 .
Pertama saya perlihatkan tanaman-tanaman di tangga masuk rumah
Beberapa tanaman di Tangga masuk rumah. Bunga lilinya sudah mekar
Bunga Lili Oriental Ungu
Tanam bulan Februari 2014 baru mekar bulan Juli 2014. Nanam 2 umbi, keduanya keluar bunganya. Bunganya besar dan wangi. Oh ya saya tanam bibit/umbi yang tertulis dikemasannya akan warna ungu, ternyata pas berbunga ko pink. Harumnya mirip Lili Casablanca, atau memang semua bunga Lili harumnya sama ya ? 😀 . Tangga masuk rumah jadi harum semerbak <3 .
Nanam Bunga Lili Oriental Ungu ternyata pas mekar bunganya Pink. Bunganya besar dan harum
Sekarang lihat penataan pojok tanaman di ruang tamu yukk
Tanaman dalam rumah, supaya cantik lantainya alasi saja dengan kain berwarna. Bosan suasana ini paling ubah letak pot-potnya
Saya suka mengkombinasi tanaman dengan hiasan (pajangan) seperti contohnya souvenir dari Rusia Boneka 3 itu disebut Matroschka, nah kalau paling kiri miniatur rumah Batak
Tanaman dalam rumah, dijendela ruang tamu. Kalau bosan 2 bulan lagi ganti tanaman di ruang lain ke ruang tamu ini
Dari ruang tamu, kita ke balkon depan dulu ya 😎
Balkon Belakang Rumah. Sudah Seminggu ini hujan melulu
Ada bunga apa saja di balkon depan?
Bunga pukul empat sudah ramai banget bunganya. Kalau sore baru mekar, trus bunganya akan kuncup lagi.
Cantiknya Bunga Pukul Empat. Wunderblume, four o’clock flower (Mirabilis jalapa)
Saya nanam dari umbinya pada bulan April 2014, subur banget . Berdasarkan pengamatanku tanaman ini tidak tahan kena matahari terik. Taruh dibalkon depan deh, dipojokan begini suka deh si pukul 4 tersebut 😀 .
Disebut sebagai bunga pukul empat karena biasanya mekar saat pukul empat sore, dikarenakan adanya rangsangan cahaya, gerakan ini dinamakan dengan fotonasti (sumber : wikipedia).
Pot kiri Hollyhocks dalam bahasa Jerman disebut Stockrose, bahasa Latinnya Alcea Rosea. Kanan Tanaman Ketumbar nanam dari biji bibit
Pemandangan Balkon Depan. Foto 12 Juli 2014
Ada apa lagi? 2 pot terong, sudah berbunga, siap-siap keluar bakal buahnya. Ada kencur, tanaman ketumbar sudah pada numbuh, resehh deh hujan kan ketumbar ku jadi patah-patah daunnya hiks. Pot-pot kecil yang tampak pada gambar, itu penyemaian benih-benih bunga, belum sempat dipindahkan ke pot lebih besar.
Sisi lain Balkon depan
Apa yang istimewa di sisi balkon ini? 😎
Dahlia Feuervogel kalau dalam bahasa Indonesia artinya dahlia burung api. Dahlia ini termasuk jenis kaktus dahlia.
Dahlia Feuervogel
Masih ada lagi yang istimewa
Hollyhocks pink (Alcea Rosea) dalam bahasa Jerman disebut Stockrose. Tahun lalu beli tanamannya masih kecil imut-imut, akhirnya tahun ini berbunga. Bunganya berlapis (dobel flowered) sukaaa deh <3 .
Hollyhocks pink (Alcea Rosea). Foto 12 Juli 2014
Semoga belum bosan ya hehehe. Saya ajak kamu sekarang melihat tanaman-tanaman di balkon belakang. Disini lebih rame karena balkonnya lebih besar.
Pemandangan balkon belakang
Balkon Belakangku di Musim panas
Sudah rame bunga warna warni di Balkon belakang
Sisi lain balkon belakang
Masih di balkon belakang
Macam-macam tanaman tomat yang sudah banyak buahnya
Balkon Belakang rumahku
Tanaman di balkon Belakang
Begonia Gantung Pendula Cascade
Nanam 2 umbi, keduanya keluar bunganya. Daunnya besar, bunganya berlapis (dobel flower). Saya baru tahun ini coba-coba tanam bunga ini. Ternyata cantik juga 🙂 . Ada satu jenis begonia lagi yang saya tanam nanti kalau tumbuh akan saya update ya.
Bagian mana umbi begonia menghadap ke dalam tanah?. Dulu saya bingung nih, sudah pas mau nanam masah online dulu sih cari tahu di internet? 😛 . Jadi ya yang menghadap ke dalam tanah adalah bagian umbi yang rata, sedangkan bagian umbi yang ada celah (agak bolong) nya menghadap ke atas, karena dari celah tersebut akan tumbuh tunasnya. Namun menurut saya walaupun salah tanam posisi umbinya, tunasnya akan tumbuh menembus tanah dan mencari matahari ko, jadi ya tidak masalah.
Bibit saya tanam bulan Februari 2014, bunganya baru mekar awal Juli 2014 ini.
Begonia Gantung Pendula Cascade. Nanam 20.02.2014 Bunganya baru mekar pada bulan Juli
Tanam stroberi dari bibitnya sudah rimbun nih
Macam-macam Gladiol tapi belum berbunga
Kiri Easter lily alias Lilium longiflorum. Kanan Asiatic Lili Lolipop
Bunga-bunga Dahlia akan saya pangkas daun-daunnya, karena bentuk daunnya tidak bagus, ada yang kekeringan lalu ada juga yang daunnya kecoklatan sepertinya diserang laba-laba merah yang ukurannya super kecil 😥 .
Berbagai macam Dahlia. Paling kiri sudah dipangkas dahliannya, tinggal 3 pot lagi
4 macam Bunga dahlia
No. 1 Dahlia Pompom Franz Kafka. Saya baru tanam tahun ini, setelah berbunga, saya pangkas daun-daunnya karena banyak yang kering, lalu berikan tanah yang baru
No.2 dahlia Fire & Ice. Umbinya dari tahun lalu. Tahun lalu nanam 2 umbi gileee rimbunnya, jadi tahun ini cukup tanam satu umbi, sama aja ko rimbun juga.
No.3 dahlia Seerosenblütige Onesta, Umbinya dari tahun lalu. Bunganya belum mekar sempurna.
No.4 dahlia Schmuck-Dahlie Noordwijks Glorie. Umbinya dari 3 tahun lalu, tiap tahun saya tanam.
Bunga dahlia tidak tahan winter, jadi pas musim gugur, saya bongkar potnya dan umbinya saya angin-anginkan, setelah kering bungkus koran atau taruh wadah terbuka (JANGAN dari plastik karena akan busuk) kemudian simpan di gudang. Musim semi ditanam lagi deh.
Foto terakhir 😀
Kaktus Golden Barrel dan Sempervivum
I grow plants for many reasons: to please my eye or to please my soul, to challenge the elements or to challenge my patience, for novelty or for nostalgia, but mostly for the joy in seeing them grow. -David Hobson-
Bagi yang tertarik melihat tulisan berkebun lainnya silakan klikdaftar isi kebunku
Panduan Mengurus Visa Schengen Kedutaan Jerman. Pada postingan sebelumnya saya menceritakan pengalaman mama mengurus visa schengen sendiri (Baca : Cerita Mamaku Ngurus Visa Schengen Sendiri) maka kali ini saya ingin menjelaskan mengenai berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mengurus visa schengen (melalui kedutaan Jerman). Jenis visa kunjungan masa tinggal hingga 90 hari.
Visa kunjungan bisa kunjungan teman atau keluarga jadi yang apply visa menyertakan Verpflichtungserklärung / Declaration of Commitment / Surat undangan atau jaminan dari Jerman.
Walau tidak ada surat undangan, saat ini urus visa turispun tidak susah ko, asal berkas yang dibutukan disiapkan dengan lengkap. Syarat Visa Turis tujuan Jerman klik : Visa Schengen Jerman – Turis .
Berkas yang dibutuhkan untuk mengurus visa schengen melalui kedubes Jerman:
Yang disiapkan mamaku:
• Paspor. Minimal masa berlakunya 6 bulan. Kalau punya paspor lama harap dibawa juga karena petugas akan melihat riwayat perjalanan sebelumnya. • Kopi KTP • Foto Biometris berwarna dengan latar belakang putih atau abu-abu muda, ukuran 3,5cm x 4,5 cm. Wajah harus sebesar 80% dari ukuran foto. 1 foto ditempel di formulir permohonan visa sebelah kanan atas dan 1 foto disisipkan.
Mama bikin foto biometris di Jalan Haji Agus Salim, Menteng Jakarta Pusat. Pokoknya dekat Gondangdia dan Sarinah. Di lokasi tersebut banyak studio foto untuk berbagai kedutaan.
• Asuransi Perjalanan (Asuransi kesehatan perjalanan). Jumlah pertanggungan harus minimal 30.000,- Euro berlaku di wilayah Schengen. Polis berlaku selama ybs melakukan perjalanan. Mama saya akan tinggal di Jerman selama 90 hari, kami beli polis asuransi AXA. Travel tempat beli asuransi menyarankan lebih baik beli polis yang berlaku 1 tahun karena harganya lebih murah, yakni 135 USD, sedangkan asuransi yang berlaku 90 hari saja harganya 160 USD. Hanya kopiannya yang disertakan di berkas apply visa, aslinya pegang dan diperlihatkan saja ketika wawancara.
• Tujuan perjalanan. Keterangan mengenai tujuan perjalanan harus ditunjukkan dengan berkas-berkas yang sesuai, terutama: I. Untuk kunjungan keluarga atau saudara: Bukti hubungan keluarga : Akte lahir, akte nikah atau buku nikah, kartu keluarga. II. Untuk kunjungan kerabat / teman: Petunjuk mengenai hubungan kekerabatan atau pertemanan: Surat menyurat antara pemohon dengan pengundang Keterangan mengenai lamanya atau jenis pertemanan (melalui telefon, keterangan mengenai pertemuan dll).
Baca juga: Cerita Seru Tinggal di Jerman Untuk hal ini saya memberikan kopi akte nikah saya untuk mama sertakan dalam berkas visanya. Sebagai pengundang adalah Frank suamiku. Mama kalau tidak salah bawa kartu keluarga juga, jadi tertera saya sebagai anaknya yang menikah dengan wn. Jerman.
• Reservasi tiket pesawat yang belum dibayar. Sudah beli tiket dari Januari 2014 padahal berangkatnya Juli. Riskan banget kan kalau visa tidak disetujui, repott ngurus tuh tiket, Puji Tuhan sih visa mama disetujui. Soalnya kalau beli tiket dekat tanggal keberangkatan ya mahal banget! 😀 . • Foto kopian rekening tabungan 3 bulan terakhir. Sebenarnya kalau sudah ada surat jaminan dari Jerman (Verpflichtungserklärung) tidak butuh lagi rek tabungan mama, ya disiapkan saja daripada di tanya petugas “mau ke luar negeri ko tidak punya duit???” saya pernah nguping ada petugas nyindir begitu . • Surat keterangan kerja dengan keterangan gaji (asli dan fotokopi). Mama tidak menyertakan ini karena statusnya ibu rumah tangga. • Bukti aset tidak bergerak (sertifikat rumah). Kalau punya bawa saja sebaga bukti pendukung finansial. • Mengisi formulir Visa Schengen Jermanhttp://www.jakarta.diplo.de/contentblob/4004566/Daten/3547935/C0__Formulir_Pemohonan.pdf
Jika linknya patah/tidak berfungsi. Silakan masuk ke : • http://www.jakarta.diplo.de • Pilih bahasa Indonesia (lihat bagian atas tengah) • Ketentuan-ketentuan Visa (lihat sisi kiri) • Pilih visa yang Anda inginkan (lihat sisi kiri)
Berkas yang disiapkan pihak pengundang di Jerman (jenis visa kunjungan):
Cerita Mamaku Ngurus Visa Schengen Sendiri. Mengurus visa selalu membuat saya ketar-ketir, baik mengurus visa anggota keluarga maupun saya sendiri. Ketakutan sendiri kalau visanya tidak disetujui 😀 jadi sering de javu ingat pengalaman buruk pertama kali apply visa Belanda tahun 2009 (Baca: Panduan Apply Schengen Visa di Kedutaan Belanda). Bukan hanya sekali namun dua kali pengalaman deg-deg an menunggu kepastian apakah visa saya disetujui atau ditolak.
Pertama kali yang visa Belanda tersebut tahun 2009 pengalaman buruk kedua ketika mengurus long stay visa Jerman melalui kedutaan Jerman di Swiss. Saat itu saya kan ogah harus pulang ke Indonesia untuk mengurus visa Jerman (mahal tiket PP Indonesia – Jerman nya). Ketika itu izin tinggal di Swiss hampir berakhir mepet banget (izin tinggal saya sisa 2 minggu an). Petugasnya judes bilang untuk long stay visa butuh waktu 2-3 bulan memang benar sih kalau urus dari Jakarta ya butuh waktu tersebut 🙁 .
Puji Tuhan, ajaib dalam waktu seminggu atau 10 hari kerja, pokoknya sebelum izin tinggal di Swiss saya berakhir tuh visa Jerman keluar 😉 .
Jadi saya sudah 3 tahun belum pernah mudik ke tanah air 😳 .
Segitu ya sedikit cerita pembukaan mengenai mengurus visa. Kali ini saya mau menceritakan pengalaman mama saya mengurus visa schengen melalui kedutaan Jerman di Jakarta. Status mamaku ibu rumah tangga, sehari-hari mengurus (mengawasi 2 cucu yang usianya 5 dan hampir 2 tahun). Jadi walau hanya ibu rumah tangga bukan pegawai kantoran bisa tembus ko tembus visa schengennya. Tidak pakai surat keterangan kerja, wong ibu rumah tangga 🙂 .
Seperti yang kalian tahu saya akan melahirkan pertengahan Juli ini. Nah pengen dong mama tercinta ada disampingku, menemani saya selama saya lahiran dan mengurus si kecil. Jadi mama akan tinggal selama 90 hari Jerman. Waktu 90 hari tersebut batas maksimum visa schengen. Kalau mau tinggal lebih dari 90 hari ribet tetek bengeknya harus ada sertifikat lulus ujian A1 Bahasa Jerman, pusing deh mamaku kalau harus kursus bahasa asing. Jadi ya 90 hari juga sudah bagus lah ya.
Nah mengurus visa yang baru ini yang pengen tinggal 90 di Jerman pakai sedikit drama. Saya heran dong biasanya kan hanya butuh 3 hari, lah ko si mama disuruh datang ambil visanya setelah 4 hari kerja.
Datanglah mama di tanggal yang disuruh 18 Juni 2014, mamaku menunggu selama 2 jam dengan berpanas ria di depan kedutaan. Petugas bilang visanya belum selesai gubrakk.com . Saya beneran ketar-ketir selama beberapa hari karena sudah beli tiket dan 2 minggu lagi tanggal keberangkatan.
Malamnya saya minta Frank email ke kedutaan, pakai bahasa Jerman intinya supaya cepat gitu hehe. Kali aja kalau orang Jermannya (pengundang) yang nanyain status visa akan dapat jawaban.
Isi emailnya seperti dibawah ini. Oh ya form buat kirim email petugas visa ada di website kedutaan Jerman http://www.jakarta.diplo.de
Surat Cinta untuk nanyain visa mamaku
Isi emailnya bilang kalau mama saya datang di tanggal yang ditentukan untuk ambil visa, ternyata visanya belum selesai. Padahal mama saya sudah bawa semua berkas yang dibutuhkan, termasuk Verpflichtungserklärung / Declaration of Commitment / Surat undangan atau jaminan yang kami buat di Rathaus tempat tinggal pengundang.
Besoknya kami dapat jawaban emailnya, yang jawab orang Jerman (ketahuan dari namanya). Intinya mama harus menunggu karena kedutaan Jerman belum dapat jawaban dari Berlin apakah visa disetujui atau tidak. Belakangan banyak sekali yang apply visa ke Eropa dan harus di diperiksa dahulu apakah visa layak dikeluarkan bagi ybs atau tidak.
Jawaban Email dari Kedutaan Jerman. Disuruh Nunggu visanya
Catatan dari kedutaan: Dokumen yang sudah lengkap tidak memberikan jaminan diperolehnya Visa Schengen
Waktu kan tidak bisa menunggu, makin mepet ke tanggal keberangkatan 5 Juli. Saya makin senewen ketika mama nanyain „bagaimana sudah dapat jawaban belum dari kedutaan?“. Koper mama sudah penuh dengan titipan-titipan saya hehe sayang banget kan kalau gagal terbang, termasuk bingung ngurus tiket yang sudah dibeli, entah di potong separuh atau hangus belum cari tahu pasrah.com .
Frank mengirim email pertanyaan ke kedutaan tanggal 19 Juni 2014. 2 atau 3 hari kemudian saya minta email lagi nanyain, eh doi tidak mau “sudahlah nunggu aja, kata petugasnya tunggu jawaban dari Berlin” . Ada satu hari saya tidak bisa tidur semalaman. Mana ada di kamus petugas di Indonesia akan baik hati menghubungi kita? Ada juga kita yang harus aktif ngejar-ngejar jawabannya, iya kan??? 😀 Ya kalaupun ada petugas (baik hati) yang telp berapa persenlah.
Daripada stres melulu tidak bisa tidur nyenyak, saya kirim emaillah (pakai bahasa Indonesia) pilih form bahasa Indonesia. Kalau sudah dapat status misal visa ditolak, kalau ada waktu 2-3 hari kan bisa cancel pesawat dengan harapan tiket tidak hangus. Pikiran positif negatif, saya usahakan lebh besar pikiran positifnya ya doong 😀 .
Surat Cinta kedua untuk nanyain status Visa mama. isinya agak lebay gpp yang penting tenang kalau sudah dijawab
Kenapa mepet ngurus visa dengan tanggal keberangkatan?. Sebenarnya ga mepet loh, saya sudah perkirakan waktunya ko. Bisa mulai mengurus visa 3 bulan sebelumnya. Saya pikir dua bulan sebelumnya ngurus cukuplah.
• Frank urus surat Verpflichtungserklärung / Declaration of Commitment / Surat undangan atau jaminan yang kami buat di Rathaus tanggal 17 April 2014. Bayar 25 Euro.
• 22 April 2014 kirim dokumennya ke Jakarta (ke alamat mama) bersama kopi paspor Frank, slip gaji doi 3 bulan terakhir, surat kontrak rumah kita. Dokumen kirim menggunakan pos tercatat (einschreiben) jadi kalau hilang/berkas tidak sampai tujuan bisa komplain dan dapat penggantian uang. Soalnya tuh surat Verpflichtungserklärung bikin 25 euro kalau hilang apes dong 😛 . Gile baru sampai 2 minggu kemudian. Sebelum berkas sampai saya belum berani daftarin mamaku secara online untuk bikin visa. Ntar sudah dapat tanggal repot kalau berkas dibutuhkan belum ditangan.
• Kangettt waktu lihat jadwal bikin janji online bulan Mei hingga awal Juni sudah penuh tanggalnya. Orang-orang banyak duit ya pada mau jalan-jalan ke Jerman ? hahaha atau yang mau sekolah ?. Akhirnya ada satu tanggal nyempil masih kosong, yakni 12 Juni 2014 jam 9 pagi. Puji Tuhan dapat daftarin mamaku.
• Mama datang/ngurus visa sendiri ke kedutaan, diantar adikku Andre yang sekalian pergi kerja. Kata mama petugasnya tidak banyak nanya. Cuma ditanya tujuan ke Jerman, ada siapa di Jerman?. Petugas bilang visa bisa diambil tanggal 18 Juni 2014.
• Rencana keberangkatan 5 Juli 2014, kembali ke tanah air 2 Oktober 2014. Tanggal 18 Juni belum keluar visanya stres lah saya 😥 .
Beberapa hari kerjaan saya google mengenai pengalaman orang-orang yang mengurus visa Jerman : • Walaupun ada Verpflichtungserklärung / Declaration of Commitment / Surat undangan atau jaminan. Surat sakti tersebut tidak menjamin visa disetujui. • Ada yang minta masa berlaku visa 14 hari, cuma disetujui 7 hari. Padahal ybs sudah booking tiket dan penginapan di Eropa.
• Ada wanita yang apply visa stay 90 hari. Ditanya petugas „memang bisa cuti kerja 3 bulan?“. Di Indonesia jatah cuti cuma 2 minggu kan?. Nah ybs bilang dia kerja sama abangnya, jadi bisa dong. Jujur itu menyakitkan yaaa hehe ternyata visa ybs di tolak. Eh ada pacarnya (orang Jerman) nunggu di luar kedutaan, pengen ngomong langsung dengan petugas. Awalnya kaga boleh masuk. Biar kata ada pacar orang Jerman ga jaminan loh visa disetujui. Yang dikuatirkan petugas yg bikin visa kaga balik lagi bo ke tanah air klo blang status pengundang pacar. Tapi ada juga yang lolos sih, entahlah tergantung mood petugasnya kali yaa. • Ada yang apply visa 90 hari ditolak alasannya “alasan kedatangan ke Jerman tidak jelas”. Padahal ybs sudah pegang surat sakti Verpflichtungserklärung dari keluarga di Jerman.
• Kalau ada pengalaman kalian boleh ditambahkan ya.
Dalam kasus penolakan visa, pemohon akan diberitahu alasan dasar penolakan visanya. Pemohon bisa mengajukan keberatan secara hukum atas keputusan penolakan dari Kedutaan tersebut. Capee ngurus lagi dari awal.
Visa ditolak
Penolakan – apa yang harus dilakukan? silakan baca http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/01_20Visa/04ablehnung/ablehnung.html
Jadi saudara-saudara visa mama saya sudah disetujui. Puji Tuhan! Tanggalnya persis seperti yang kami inginkan (masa tinggal di Jerman 90 hari) jadi tidak perlu ubah tiket. Senangg bangettt!. Email lebay saya ke petugas visa dijawab keesokkan harinya, dibilang visa sudah bisa diambil. Baru bisa tenang dengan sempurna pas mamaku sudah pegang paspornya dan visanya tertempel manis 🙂 . Mamaku dikasih jenis visa multiple entry, artinya kalau mau keluar wilayah schengen misal mau jalan-jalan ke London nah bisa masuk lagi ke negara schengen. Tidak sempat lagi mengurus visa selain schengen, udah dapat ini saja sudah senang deh.
Visa Schengen Jerman. Mama Tercinta kunanti kedatanganmu hehe
sorry fotonya burem, adikku potret pakai hp
Mengenai syarat-syarat membuat visa Schengen melalui kedutaan Jerman, nanti akan saya susul postingannya ya. Sebenarnya bisa juga baca di website kedutaan sudah jelas sih disana http://www.jakarta.diplo.de
Oh ya beberapa hari lalu saya baca ketentuan baru pengurusan visa schengen. Awalnya hanya butuh 3 hari kerja, mulai akhir Juni 2014 untuk pengurusan visa schengen membutuhkan waktu 10 hari kerja. Entahlah hanya berlaku di kedutaan Jerman atau juga di kedutaan negara lain. Untuk musim panas begini jadwal bikin janji (online) padat sekali, jadi yang mau urus visa usahakan urus jauh-jauh hari.
Mengurus Visa Schengen Jerman Butuh 10 hari kerja. Ketentuan baru per akhir Juni 2014
Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya. Salah satu kegiatan mengasyikkan ketika musim panas adalah beli stroberi petik langsung dari ladangnya 🙂 . Kegiatan ini dalam bahasa Jerman disebut “erdbeere selber pflücken” . Dua kali saya mengajak suami ke ladang stroberi, sayangnya doi tidak mau “ngapain cape-cape petik sendiri, kalau pas musim panas begini stroberi banyak dijual dan murah” katanya 😛 .
Ketika awal-awal stroberi keluar dipasaran harganya 2,5 euro setengah kilo (kalau dirupiahkan kira-kira Rp.40.000), harga tersebut masih mahal. Walau mahal ga nyesel deh karena rasanya manis sekali dan buahnya besar-besar.
Oh ya strawberry yang saya maksud ini bukan stroberi dari supermarket, melainkan dari ladang stroberinya lalu dijual di kios stroberi. Stroberi dari supermarket, umumnya stroberi yang dibudidaya di rumah kaca, rasanya tidak semantap (semanis) yang dari ladangnya langsung.
Sukaa banget kalau sudah musimnya stroberi. Manis banget, puas-puasin makan stroberi selama musim panas
Sabtu 21 Juni minggu lalu, suami dan saya mengunjungi seorang teman kuliahnya pak suami di Besnheim. Sekitar 40 menitlah naik mobil dari rumah kami di Sinsheim. Kata suami, kota Bensheim dikenal sebagai tempat yang duluan hangat ketika musim semi (Frühling), nah mungkin salah satu alasan cuaca bagus tersebut makanya di Bensheim cocok berkebun Stroberi.
Saya pergi ke ladang stroberi bersama Layla, putri temannya suami. Dari rumah Layla ga sampai 5 menit jalan kaki ke ladangnya. Ketika di jalan saya tanya Layla berapa harga setengah kilo stroberi, Layla bilang 90 cent petik sendiri. Walahhh beneran harga segitu ???. Murah sekali !!! 😀 teriak saya dengan hebohnya. Secara baru minggu lalu saya beli 2,20 euro (harga tersebut sudah turun nih, awalnya 2,5 euro).
Kami tiba di kios Stroberi, saya baca rincian harganya : Stroberi Petik Sendiri 1 kg 1,8 euro (Rp.28.000) Stroberi sudah dipetikkin 1 kg 2,3 euro (Rp. 36.800)
Layla mengambil keranjang yang disediakan kemudian kami pergi ke ladang stroberinya.
Ikuti tanda ini untuk Jalan Menuju Ladang Stroberi
Sebelum sampai di ladang stroberi, kami melewati dahulu hamparan ladang gandum (Weizen). Di bagian pinggir jalan gandumnya sudah mengguning, sedangkan pada bagian tengah masih hijau.
Ladang Gandum di Bensheim Jerman
Orang Jerman Banyak makan roti, makanya disini banyak ladang Gandum
Gandum di bagian ini sudah Mengguning siap dipanen nih
Katanya Layla dibagian sini sudah habis stroberi yang matangnya, jadi lainnya masih kecil dan hijau, kita ke bagian sebelah yukk ➡
Layla bilang Stroberi dibagian ini sudah habis yang matangnya, jadi kami menuju ke bagian sebelah
Layla cepatttt bangett jalannya, bumil jalan pelan-pelan kaya ondel-ondel hahaha
Nah kami tiba di bagian yang tepat, ada beberapa orang yang sedang asyik memetik stroberi.
Di bagian ini banyak yang gede-gede stroberinya
Video Beli Strawberry petik langsung di ladangnya
Sebelum Layla dan saya pergi berburu stroberi, mamanya Layla bilang yang petik stroberi hanya boleh Layla, saya disuruh melihat-lihat saja, karena saya sedang hamil tua tidak bisa jongkong untuk petik stroberinya. Kebetulanlah saya jadi punya banyak waktu untuk potret sana sini dan buat video singkat, maklum ini kali pertama saya ke ladang stroberi .
Orang-orang yang asyik Petik Stroberi. Kalau dari bahasa yang mereka pakai sptnya orang-orang Rusia
Eh padahal saya beberapa kali jongkok jugal oh buat cari stroberi dan langsung melahapanya 😀 . Kapan lagi bisa melakukan kegiatan asyik begini ya hanya bisa ketika musim panas saja. Layla bilang “makan saja sepuasnya, lahap 1 stroberi satu stroberi lain taruh keranjang buat kita beli”. “huahahaha dari tadi juga sudah saya lakukan ko” .
Walau ada beberapa stroberi bentuknya berantakan namun buahnya besarr dan manisnya mantapp
Beberapa kali Layla menyodorkan stroberi yang besar untuk saya lahap, padahal sih sambil potret sana sinipun saya nyambi ngemilin stroberinya yang saya petik sendiri 😉 .
Asyiknya Petik Stroberi. Lahap satu, yang satu lagi masuk keranjang 😀
Hasil Perburuan kami 😆
Keranjang Stoberinya hampir penuh
Video Stroberi hasil Perburuan kami
Ketika mau pulang kami berpapasan dengan 2 ibu bersama anak mereka yang masih kecil, asyik nih bikin anak kecil bergerak (olahraga) ngumpulin stroberi 😀 .
Petik Stroberi kegiatan mengasyikkan juga buat anak-anak
Ini yang kami beli. Berat total stroberi yang Layla Petik 2,4 kg kami bagi dua deh
Musim panas begini asyiknya petik apa lagi yaaa 💡
Demikianlah cerita saya mengenai Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya, Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta berkebun lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .
Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Cerita Trafik Blog dan Piala Dunia. Saya ingin bercerita random mengenai dua hal yang dijadikan judul postingan kali ini 😀 .
Hmmm postingan ini bisa dikomentarin deh yaaa .
Cerita Trafik Blog
• Sebelumnya saya kan cerita kalau blog saya ini trafiknya tiba-tiba melonjak ke angka 3.000 (Baca : Best Ever Trafik lagi Cihuuyyy), hari pertama (13 Juni) 3.117 dan hari kedua (14 Juni) 3.480. Dua hari tersebut best ever trafik blog saya, semoga bisa merasakan best ever lagi karena angka 3.000 tinggi sekali. Begitu normal ke angka biasanya, serasa jatuh dari langit ke bumi sakittttbabakbelur 😛 .
Judul postingan “Kisah dijadikan Kaki Tangan Scammer” menjadi postingan terbanyak dibaca selama dua hari tersebut, 13 Juni nya sekitar 500 an dan 14 Juni nya 700 an. Kalau dari mesin pencari setiap harinya (bukan akhir pekan) bisa 1.000 sisanya dari teman-teman blogger yang berkunjung.
Sangking penasarannya, saya cari di google judul postingan saya. Eh ketemu dong. Ooo ada yang posting tulisan saya ke grup Fb.
Nge Google Tulisan sendiri karena penasaran trafiknya 2 hari melejit
Bunda Fey yang selalu terdepan untuk menggingatkan jangan terjebak scammer cinta, nah beliau berkomentar di tulisan yang trafiknya melejit tersebut. Saya rasa bunda lah yang memposting ke grup Wasapada scammer Cinta. Ada sekitar 6.000 membernya (nge-like). Bagi yang ingin bergabung Fb nya www.facebook.com/WaspadaPenipu .
Jadi di grup tersebut kita bisa share mengenai seluk beluk para scammer. Duuhh banyak loh kesaksian yang pernah ketipu atau hampir ke tipu. Baguslah ada grup semacam ini jadi kita bisa mendapat informasi kan. Para penipu yang dulunya kebanyakan orang kulit hitam yang ngaku-ngaku bule, sekarang mulai banyak modusnya di tiru oleh orang Indonesia sendiri. Tidak hanya pria yang menipu wanita namun banyak juga wanita yang jadi scammer. Amit-amit deh nyari duit tidak halal! .
Ternyata tulisanku di posting seseorang ke FB grup Waspada Scammer Cinta
Saya sempat baca-baca beberapa komentar di grup tersebut, belakangan target para scammer jahat tersebut adalah para TKW. Mungkin dikira para scammer tersebut TKW bisa dikibulin kali ya.
Trussss 😀 .
• Blogku sudah tembus 1 juta page view (pertama kali ngeblog tahun 2009). Tahun pertama sampai ketiga sepi (minim banget pengunjungnya). Tahun ke empat dan kelima ini baru ramai. Sangking ramainya, email pribadi terpaksa saya hapus dari “About me“.
Blogku tembus Total 1 juta page view
Terima kasih untuk teman-teman blogger dan kalian semua yang sudah follow blog saya tentunya termasuk para silent reader yang sering mampir dan ada dari mereka yang curhat melalui form kontak 🙂 . Maaf kalau saya tidak bisa membalas semua pesan yang masuk melalui form kontak.
Cerita Piala Dunia
Team Sepak Bola Jerman di Piala Dunia 2014
• Jangan tanya saya mengenai nama-nama pemain (team Jerman), saya cuma hapal wajah pelatih team nasionalnya saja si Joachim Löw karena Löw sering banget muncul di TV, jadi saya hapal bangett mukanya hehe.
Joachim Löw pelatih sepak bola team nasional Jerman. Löw jaranggg bangett senyum, mukanya ga ramah ya hehe. Sumber foto wikipedia
Nah si Löw tuh lagi tidak boleh nyetir selama 6 bulan. Kenapa ?? Gara-garanya doi ngebuttt plus pakai hp ketika nyetir parah kannn dobel kesalahannya :D. Di Jerman kalau kena tilang ya siap-siap ada yang bayar denda, atau parahnya kamu tidak boleh nyetir selamanya (kehilangan sim) tergantung berat ringan kesalahan yang dilakukan. Tidak hanya karena ngebut, contoh lain kalau nyetir dalam keadaan mabuk, atau ketika di tes ada kandungan alkohol lewat batas ya siap-siap kena sanksi.
• Jerman melawan Portugal 16 Juni lalu (4 : 0 ) efeknya buat saya ? emang saya ngerti gitu ? hahaha kaga ngerti sepak bola. Paling perhatikan wajah pemainnya yang ganteng, komentarin gaya rambut para pemain bolanya, atau gosipin pasangan atau pacar pemain bolanya. Kalau team Jerman menang saya dapat kecupan dari Frank. Kalau tidak ada piala dunia dan team favorit Frank (Bayern München) menang ketika bertanding saya dapat kecupan manis <3 .
• Frank ngajakin nonton sepak bola di cafe bersama bapaknya (seperti beberapa tahun lalu). Saya bilang supaya dia pergi sendiri aja, dan saya gpp dirumah. Soalnya sodara-sodara, bukan saya malas ya, tapi .. anakku diperut nih kalau di tempat ramai, atau dengar suara ribut, ampunnn dah kaga bisa diam, heboh luar biasa nih anak. Mending kalau hebohnya kalem, kaga dong, dia ikutan maen bola, ikutan nendang-nendang, alhasil saya aduh .. aduh melulu sakittt 🙁 . Cukup terakhir kali pas ada acara pertemuan di rumah sakit. Pembicara berbicara dengan pengeras suara, nah nih anak selama beberapa jam heboh, parah deh saya kesakitan karena anakku aktif, mungkin kalau dirumah kan tidak terlalu ribut, paling ya suara tv atau radio, makanya pas di tempat umum atau ditempat banyak orang, nih anak mau ikutan nimbrung, oh ya termasuk kalau saya ditempat kursus (bahasa Jerman) ampuunn deh nih anak ga bisa diam.
• Adik saya yang cowo minta dicarikan kaos sepak bola pemain Jerman. Pengennya yang asli (yang KW katanya sudah punya). Nah saya kira sih kalau dirupiahkan sekitar 200 sampai 300 rb gitu ya. Hehe salah besar. Kaos ori ternyata 80 euro (hampir 1,3 juta rupiah). Awalnya saya bilang ya udah ntar kirim lewat pos 1-2 minggu nyampe Jakarta. Setelah tahu harga diatas 1 juta, kaga jadi kirimlah. Tahu sendiri kan kalau barang nilainya diatas 50 usd masuk Indonesia bakalan kena pajak barang masuk. Mending kalau pajaknya bener dihitung petugas pos kita. Tahu sendirilah suka-suka mereka. So daripada bayar pajak, yang bisa lebih mahal dari harga tuh kaos jadi dipending belinya sampai mamaku datang, tapi nyokap pulangnya masih Oktober nanti hahaha.
• Bunga yang warnanya seperti benderanya Jerman
Warna Bunga yang seperti Bendera Jerman hitam, merah, emas. Saya hanya tahu yang hitam bunga Petunia
Saya beli bunga tersebut bulan Mei lalu. Di tokonya dibilang tuh bunga untuk menyemarakkan piala dunia. Sebenarnya saya beli bukan karena ikutan demam piala dunia, tapi saya kepengen bunga petunia warna hitamnya hehe 😀 .