Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya

loading...

Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya. Salah satu kegiatan mengasyikkan ketika musim panas adalah beli stroberi petik langsung dari ladangnya πŸ™‚ . Kegiatan ini dalam bahasa Jerman disebut β€œerdbeere selber pflΓΌcken” . Dua kali saya mengajak Frank ke ladang stroberi, sayangnya doi tidak mau β€œngapain cape-cape petik sendiri, kalau pas musim panas begini stroberi banyak dijual dan murah” katanya πŸ˜› .

Ketika awal-awal stroberi keluar dipasaran harganya 2,5 euro setengah kilo (kalau dirupiahkan kira-kira Rp.40.000), harga tersebut masih mahal. Walau mahal ga nyesel deh karena rasanya manis sekali dan buahnya besar-besar.

Oh ya stroberi yang saya maksud ini bukan stroberi dari supermarket, melainkan dari ladang stroberinya lalu dijual di kios stroberi. Stroberi dari supermarket, umumnya stroberi yang dibudidaya di rumah kaca, rasanya tidak semantap (semanis) yang dari ladangnya langsung.

Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya. Sukaa banget kalau sudah musimnya stroberi. Manis banget, puas-puasin makan stroberi selama musim panas
Sukaa banget kalau sudah musimnya stroberi. Manis banget, puas-puasin makan stroberi selama musim panas

 

Sabtu 21 Juni minggu lalu, Frank dan saya mengunjungi seorang teman kuliahnya Frank di Besnheim. Sekitar 40 menitlah naik mobil dari rumah kami di Sinsheim. Kata Frank Bensheim dikenal sebagai tempat yang duluan hangat ketika musim semi (FrΓΌhling), nah mungkin salah satu alasan cuaca bagus tersebut makanya di Bensheim cocok berkebun Stroberi.

Saya pergi ke ladang stroberi bersama Layla, putri temannya Frank. Dari rumah Layla ga sampai 5 menit jalan kaki ke ladangnya. Ketika di jalan saya tanya Layla berapa harga setengah kilo stroberi, Layla bilang 90 cent petik sendiri. Walahhh beneran harga segitu ???. Murah sekali !!! πŸ˜€ teriak saya dengan hebohnya. Secara baru minggu lalu saya beli 2,20 euro (harga tersebut sudah turun nih, awalnya 2,5 euro).

Kami tiba di kios Stroberi, saya baca rincian harganya :
Stroberi Petik Sendiri 1 kg 1,8 euro (Rp.28.000)
Stroberi sudah dipetikkin 1 kg 2,3 euro (Rp. 36.800)

Layla mengambil keranjang yang disediakan kemudian kami pergi ke ladang stroberinya.

Ikuti tanda ini untuk Jalan Menuju Ladang Stroberi
Ikuti tanda ini untuk Jalan Menuju Ladang Stroberi

 

Bagi yang berminat membeli bibit Stroberi silakan klik Jual Bibit Strawberry

 

Sebelum sampai di ladang stroberi, kami melewati dahulu hamparan ladang gandum (Weizen). Di bagian pinggir jalan gandumnya sudah mengguning, sedangkan pada bagian tengah masih hijau.

 

Katanya Layla dibagian sini sudah habis stroberi yang matangnya, jadi lainnya masih kecil dan hijau, kita ke bagian sebelah yukk ➑

 

Nah kami tiba di bagian yang tepat, ada beberapa orang yang sedang asyik memetik stroberi.

Di bagian ini banyak yang gede-gede stroberinya
Di bagian ini banyak yang gede-gede stroberinya

 

Video Ladang Stroberi

 

Sebelum Layla dan saya pergi berburu stroberi, mamanya Layla bilang yang petik stroberi hanya boleh Layla, saya disuruh melihat-lihat saja, karena saya sedang hamil tua tidak bisa jongkong untuk petik stroberinya. Kebetulanlah saya jadi punya banyak waktu untuk potret sana sini dan buat video singkat, maklum ini kali pertama saya ke ladang stroberi :mrgreen: .

Orang-orang yang asyik Petik Stroberi. Kalau dari bahasa yang mereka pakai sptnya orang-orang Rusia
Orang-orang yang asyik Petik Stroberi. Kalau dari bahasa yang mereka pakai sptnya orang-orang Rusia

 

Eh padahal saya beberapa kali jongkok jugal oh buat cari stroberi dan langsung melahapanya πŸ˜€ . Kapan lagi bisa melakukan kegiatan asyik begini ya hanya bisa ketika musim panas saja. Layla bilang β€œmakan saja sepuasnya, lahap 1 stroberi satu stroberi lain taruh keranjang buat kita beli”. β€œhuahahaha dari tadi juga sudah saya lakukan ko” πŸ™„ <3 .

Walau ada beberapa stroberi bentuknya berantakan namun buahnya besarr dan manisnya mantapp
Walau ada beberapa stroberi bentuknya berantakan namun buahnya besarr dan manisnya mantapp

 

Beberapa kali Layla menyodorkan stroberi yang besar untuk saya lahap, padahal sih sambil potret sana sinipun saya nyambi ngemilin stroberinya yang saya petik sendiri πŸ˜‰ .

Asyiknya Petik Stroberi. Lahap satu, yang satu lagi masuk keranjang :D
Asyiknya Petik Stroberi. Lahap satu, yang satu lagi masuk keranjang πŸ˜€

 

Hasil Perburuan kami πŸ˜†

Keranjang Stoberinya hampir penuh
Keranjang Stoberinya hampir penuh

 

Video Stroberi hasil Perburuan kami

 

Ketika mau pulang kami berpapasan dengan 2 ibu bersama anak mereka yang masih kecil, asyik nih bikin anak kecil bergerak (olahraga) ngumpulin stroberi πŸ˜€ .

 

Petik Stroberi kegiatan mengasyikkan juga buat anak-anak
Petik Stroberi kegiatan mengasyikkan juga buat anak-anak

 

Ini yang kami beli. Berat total stroberi yang Layla Petik 2,4 kg kami bagi dua deh
Ini yang kami beli. Berat total stroberi yang Layla Petik 2,4 kg kami bagi dua deh

 

Musim panas begini asyiknya petik apa lagi yaaa πŸ’‘ :mrgreen:

 

Bagi yang berminat membeli bibit Stroberi silakan klik Jual Bibit Strawberry

 

Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

 

Baca juga :
β€’ Ladang Bunga di Jerman
β€’ Mengunjungi Pameran Flora
β€’ Jalan-jalan ke Taman Wilhelma Stuttgart
β€’ Bunga Peony Raksasa
β€’ Update Kebun Sayuranku
β€’ Mencari Inspirasi Berkebun
β€’ Daftar Tulisan “Kebunku”

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

72 thoughts on “Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya

  • February 12, 2015 at 8:46 am
    Permalink

    waahh….besar2 banget ya mbak stroberinya……jadi pengen…hehehe

  • July 19, 2014 at 6:10 am
    Permalink

    Hahaha lihat Strobei yang disini jadi ingat petik berry di berastagi
    tante Nella kapan pulang ke Medan πŸ™‚ yuk petik stroberi ke berastagi asyik loo
    xixixi πŸ˜†

    • July 23, 2014 at 10:14 am
      Permalink

      Banyak juga ya to kebun stroberi di Medan?. Iya kapan2 saya ke Indo kita kopdaranlah πŸ˜€ .

  • July 14, 2014 at 2:36 pm
    Permalink

    wah bagus ladangnya dibiarkan alami… luas lagi ladangnya. Terus ini bisa mengobati rindu kampung mbak…secara mirip mirip bentuknya dengan ladang yang ada di negeri kita.

  • July 14, 2014 at 5:31 am
    Permalink

    wow
    asli bikin slurp
    stroberi lokal sini kayaknya nggak sebagus itu

    • July 14, 2014 at 8:52 am
      Permalink

      Beda negara beda cara penanamannya juga jadi rasapun berbeda πŸ˜€ .

      • July 14, 2014 at 9:04 am
        Permalink

        kayaknya emang lebih cocok di eropah ini buah

  • July 1, 2014 at 6:58 am
    Permalink

    Whoaaaa…
    Asyik sekali Neeeeeel πŸ™‚

    Di Bandung pun ada sih Nel, di daerah Lembang dan di Cihanjuang juga ada, tapi tempatnya gak segede disonooooh…dan buah strawberry nya pun gak semua nya gede, jadi kita harus pinter2 metik nya jangan sampe yang belum mateng juga ke petik…

    Duh, perutmu udah gede banget dan udah gak bisa jongkok yah Neeeel…
    Kalo lihat jempol kaki sendiri masih bisa gak Neeeel….hihihi…
    malah ngeledek

    • July 1, 2014 at 9:10 pm
      Permalink

      Datangnya oagian kali Ry jd bisa dapat yg sdh merah πŸ˜€ .

      Hahaha masih bisa liat jempol kaki tp agak membungkuk πŸ˜† .

  • June 30, 2014 at 9:08 pm
    Permalink

    waaah keliatan seger banget Mbak, jadi pengen beli deutsche erdbeer besok ;p
    btw 2 minggu lalu aku juga ada rencana ke ladang stroberi, tapi hujan sepanjang hari. rencana gagal :((

    • July 1, 2014 at 9:07 pm
      Permalink

      Iya minggu ini mendung dan bbrp hari hujan ya. Semoga minggu depan cerah kembali πŸ˜‰ .

  • June 30, 2014 at 10:15 am
    Permalink

    Seger banget kak Nel, gede2 bgt lagi yah πŸ˜€ Eh iya tuh, lagi hamil gede ga boleh jongkok2 πŸ˜€ hehehe..

    • June 30, 2014 at 7:12 pm
      Permalink

      Iya Py klo ada yg gede kupetik πŸ˜€ . Kuatirnya si dedenya ke tekan kali ya makanya ga boleh sering/terlalu lama jongkok πŸ™‚ .

    • June 30, 2014 at 7:10 pm
      Permalink

      Klo asem dibikin milkshake aja Non pakai gula yg banyak πŸ˜€ .

  • June 30, 2014 at 5:13 am
    Permalink

    Jadi pengen stroberinya
    apa lagi dijadiin es buah wih… muantep banget buat buka puasa hahaha πŸ˜€

    • June 30, 2014 at 7:10 pm
      Permalink

      Eh iyaaa yaa enak juga dibikin es buah πŸ˜€ .
      Besok2 pas beli lagi kubikin deh, thanks Multi sdh kasih ide πŸ˜‰ .

  • June 29, 2014 at 6:31 pm
    Permalink

    Astaga mbak Nella…. pengen banget deh bisa metik strawberry di kebon, ini brp x ke bandung gagal melulu nih rencana metiknya…tapi disini punya tentu gak segendut dan manis bgt ky disana yah itu 1 kg 28rb mah murah bgt yah, kl beli di spm se pack gitu yg organic rasanya 22-25rb tergantung type2nya… kl punya korea bisa 70-80 per pack tp lbh gede packingnya kl yg us punya bisa 150rb kdg promo buy one get one tetep aja mahal hahha pasdi coba rasa juga gak sampe enak gmn yg harus bayar 150rb hahahaha

    tunben bisa dikomen, biasa tutup komentar hehe

    • June 30, 2014 at 7:09 pm
      Permalink

      Walah Fel mahal banget ya 150 rb, sudah spt mahalnya pepaya di Jerman sini .. untungnya mahal puas manis banget pepayanya. Maklumlah produk impor mahal.

      Load kerjaan lagi ga tinggi jadi komentar kubuka πŸ˜€ .

  • June 29, 2014 at 10:30 am
    Permalink

    luasnya hamparan ladang stroberinya…. kehebohan petiknya bikin sensasi indah…
    Sayang belum semua var stroberi yang di tanam di sekitar kami berasa manis Jeng Nella, rada dominan asemnya.
    Selamat menikmati stroberi

    • June 29, 2014 at 3:37 pm
      Permalink

      Iya bu Prih luas banget nih ladang stroberinya. Hahaha iyaaa hebohh klo yg baru pertama kali spt aku πŸ˜‰ .

  • June 29, 2014 at 6:46 am
    Permalink

    Stroberinya ga pake asem.kayak di indo ya ka nel….. aku juga suka banget yg namanya metik2 buah. Waktu petik apel dimalang aku kenyang makan pas petikinnya trus mereka sediain kran air buat cuci2 buah selama dikebun…. dikasih payung trus pas selesai petik bayar dan dikasih jus apel gratis….enyakkkkk! Eh strobeei yh di bdg jg gt sih tp suka abis buahnya kalo pas wiken rame soale

    • June 29, 2014 at 3:35 pm
      Permalink

      Manis yg disini Jo. Wah asyik juga tuh petik apel, pohonnya tinggi ga? πŸ˜€ .

  • June 29, 2014 at 5:47 am
    Permalink

    Asiiiik banget, indah ya ladangnya. Stroberi-nya juga ranum-ranum, menggiurkan *nahan puasa.

  • June 29, 2014 at 4:06 am
    Permalink

    Strawberry-nya gede-gede dan segar banget kelihatannya. Sama seperti banyak teman lain, di sini aku juga belum pernah ketemu strawberry yang betul-betul manis, kebanyakan dominan asemnya. By the way, itu metik sambil makan gak pa-pa, Mbak? Kalau banyakan yang dimakan bisa untung dong ya πŸ˜†

  • June 29, 2014 at 1:25 am
    Permalink

    Wahhh …. indahnya ladang stroberi dan kita jadi tahu abc nya stroberi πŸ™‚
    sayang saya tidak begitu suka rasa stroberi tetapi sangat suka rasa vanili or nano-nano, mau tau kenapa? sensor. Tidak boleh menyertakan link tambahan. Link blog sudah ada tempatnya

  • June 28, 2014 at 7:49 pm
    Permalink

    Iih seru banget. Aku pengen deh ngerasain makan strawberry hasil langsung metik gini. Di frisco sanaan dikit ada ladang buah gini juga tapi pas mau kesana ya kok tutup. Wiihh itu hasilnya di buat smoothies enakk segerrr ??

    • June 28, 2014 at 7:57 pm
      Permalink

      Mungkin bukanya ga setiap hari Nis? atau belum ada lagi yang matang πŸ˜€ .
      Iya enakk dibuat smoothies apalagi pas cuaca panas πŸ˜‰ .

  • June 28, 2014 at 6:00 pm
    Permalink

    Hello Nella, we really love the articles…kamu sangat menikmati topik2 kamu… Kebetulan kami juga memasukkan ide ttg home gardening sebagai bagian dari upaya ber-moneysmart. Sekalian kami mengundang Nella dan para bloggers untuk sumbang tulisan di Howmoneyindonesia ya… Salam sukses..

    • June 28, 2014 at 7:55 pm
      Permalink

      Hai HMI terima kasih untuk tawarannya. Sementara ini saya ngeblog di blog sendiri dulu πŸ™‚ .

  • June 28, 2014 at 5:17 pm
    Permalink

    waw strawberrynya besar dan merah tua. pasti maniiiiss

  • June 28, 2014 at 12:23 pm
    Permalink

    kayak di Bandung hahaha. Tapi strawberrynya kadang mungil dan keriput -_-

    • June 29, 2014 at 10:14 pm
      Permalink

      Aku belum pernah sih kalau di Bandung πŸ˜€ . Cuma lihat foto2nya di internet aja.

  • June 28, 2014 at 8:01 am
    Permalink

    Pengen banget metik sendiri strawberrynya… Memang beda rasanya mbak.. dulu pernah dibawain stroberi hasil metik sendiri sama sodara yang pulang liburan dari bandung, enakk banget banyak manisnya daripada asemnya.. ngga kaya yang dibeli di supermarket di sini udah kecil, benar-benar asemm pulak bagaikan menggigit jeruk nipis brrr… Kalau sampai diriku yang ada di ladang bersama mbak Nella barangkali bikin malu ya soalnya jalannya bakalan merangkak dan makan sepuasnya di antara semak stroberinya πŸ˜€

    • June 28, 2014 at 11:39 am
      Permalink

      Ngiluu dong gigi klo asem spt jeruk nipis πŸ˜€ .
      Hahaha iya yaa kita petik stroberi sepuasnya sampe kenyang baru pulang πŸ˜† .

  • June 28, 2014 at 3:14 am
    Permalink

    Seruuuu banget…..
    Suka strowberry
    Kalo disini mahal mbak, itupun masih asem πŸ™‚
    Mbk…minta alamatmu dung ke emailku wulan_118@yahoo.co.id
    Jd kapan nih hpl nya, moga lancar y

  • June 28, 2014 at 1:16 am
    Permalink

    wah kita belum pernah nih strawberry picking.. πŸ™‚

    • June 28, 2014 at 11:35 am
      Permalink

      Di L.A ada ga Man? Disana ga dingin2 amat kan spt nya cocok berkebun stroberi πŸ˜‰ .

  • June 27, 2014 at 4:51 pm
    Permalink

    This is a lot of work but certainly worth it. The strawberries in the basket look so fresh and delicious.

    • June 27, 2014 at 10:42 pm
      Permalink

      Indeed carol is a lot of work, and we paid cheaper for the strawberries πŸ˜‰ .

  • June 27, 2014 at 2:34 pm
    Permalink

    Wah, asyik banget Strawberrynya gede2 dan manis2. Strawberry di Indonesia gak ada yg manis, sis. Aku udah nyari dimana2, ada teman punya ladang Strawberry di Lembang, Strawberry nya juga asem, padahal ukurannya besar lho…heran. Di Indonesia yg aku tau dari jenis Strawberry Holland, Strawberry California dan Strawberry Earlybite. Tp gak ada yg manis…hik…hik…hik…aku juga ada tanam tp rasanya….asam juga. Udah dikasi pupuk KCL dan coba macam2 trik tp tetep gak bisa manis. Mungkin emang dari asal bibitnya rasanya begitu…hik…ada jual bibit bijinya gak?? Mau…

    • June 27, 2014 at 10:39 pm
      Permalink

      Aku pernah lihat (di Internet) ladang stroberi di Indonesia, ko nanamnya di plastik ya?, klo di Jerman sini langsung ke tanah/ladangnya, jadi akarnya bisa mencari makan kemana-mana.

      Aq lagi nanam dari biji/bibit iseng beli untuk proyek berkebun anak-anak, paling thn depan berbuah wong tanamannya masih kecilll, ga tau manis atau ga, klo bibit lainnya mahall isinya paling 10-15 biji harganya mulai 80rb an, ini merek yg bagus. Yg banyak dijual disini sdh bentuk tanaman jadi sis, nanam dari bijinya keburu datang musim dingin πŸ˜† ..

      • June 28, 2014 at 5:17 am
        Permalink

        Iya, banyak yg pake plastik/polibag/karung, tp ukuran plastiknya cukup besar. Pernah liat ada yg tanam perbatang di tanam di satu karung ukuran 30kg, setinggi 50cm bahkan lebih. Mungkin supaya tanahnya tetap gembur dan kalo hujan airnya cepat turun dan gak menggenang. Biasalah hujan di Indonesia kalau lagi musim, bisa tiap hari dan bikin banjir, kalo kelamaan di air menggenang, strawberry bisa busuk dan mati. Makanya tanamnya begitu. Pernah ada teman cerita beli root stawberry dari AS tp, begitu sampai rootnya mati. Wah, semoga strawberry yg sis tanem buahnya manis ya….^^
        Btw, kalo emang bibit bijinya yg buahnya manis, harga segitu mau kok, gpp…kalo disini gak kuatir winter hahaha..

        • June 28, 2014 at 5:23 am
          Permalink

          Aku suka strawberry tp tiap beli selalu asam, makan 1 sisanya kebuang (gak suka jus, selai, atau puding strawberry), sayang kan…tp tiap ada strawberry selalu beli…makanya pengen banget yg rasanya manis. Sebenernya bijinya bisa diambil dari buahnya pake jarum…

        • June 28, 2014 at 11:32 am
          Permalink

          Iya di Indo ga perlu kuatir kena winter πŸ˜€ .
          Ya udah klo aku ke toko ntar ku liat deh ya bibitnya, ga tau manis atau nga belum pernah nanam, liat gambar stroberinya aja gede2.

  • June 27, 2014 at 2:21 pm
    Permalink

    Termasuk murah tuh mbak, disini yang udh diskon aja 50rb/ stgh kg ?
    Aku juga pengen dunk jalan2 petik stroberi!!! Disini dimana yah?

    • June 27, 2014 at 10:34 pm
      Permalink

      Coba cari di google deh Cha πŸ˜€ . Disini juga jarang2 ko, paling tahu klo lihat iklannya di koran, atau pas rumah teman dekat ladangnya.

  • June 27, 2014 at 2:05 pm
    Permalink

    kalo hamil tua, jongkok2 gitu gpp koq kak… katanya nanti lahirannya bisa lancar hehehe…

    itu strawberrynya murah banget… bikin mupeng hahaha… disini kalo beli di supermarket uda ga gitu seger… tapi ga ada kebun strawberry yg bisa dipetik langsung hahaha.. eh, ada deh…tapi di bandung… itu juga aku belom pernah hehehe…

    • June 27, 2014 at 10:33 pm
      Permalink

      Hahahah gitu ya Mel πŸ˜€ . Ga seger mungkin krn impor ya.
      Iya klo ga salah petik stroberi ada di Ciwidey πŸ˜€ .

  • June 27, 2014 at 1:08 pm
    Permalink

    Ahahahah jongkok dikit gapapa lah, siapa tau jongkoknya gaya ngepel yang dianjurkan buat bumil kan ihihi ya ampun Nel, mupeeeeeeng ya ampuun stroberi lover di sini. Dan sampe skg cuma bisa ngolahnya dibikin jus, smoothies, sama es krim doang. Yg di sini kalo yg manis itu mahal Nel, jadi biasanya kalo buat dimakan sama krucils aku beli yg mahalan, yg murah dan asem buat orang gede dijus ihihi campur sama nanas jadi seger. Itu harganya buat yg ukuran gede mah murah ya. Di sini stroberi impor muahallnyoo, satu tempat isi 14 gede sih harga 96 rebu zzzzz

    • June 27, 2014 at 10:30 pm
      Permalink

      Iyaaa Ndang boleh kan ya jongkong asal ga sakit ko πŸ˜€ .

      Disini mnalah buah tropis yg mahal, spt Pepaya yg gede kmaren kubeli yg beratnya 900 gram klo dirupiahkan 112rb πŸ˜† Pengen bangett ya belilah untungnya sdh 2x beli walau mahal ga nyesel, maniss banget. Klo beli buah dari negara tropis tutup mata ga liat harganya hahaha.

  • June 27, 2014 at 11:21 am
    Permalink

    wuih.. ngiler liat stoberinya gede2.. kalo di Medan biasanya petik stoberi harus ke brastagi dulu. itupun kecil2 dan asemnya minta ampun. harganya sekilo Rp.80ribu pula.

    • June 27, 2014 at 9:22 pm
      Permalink

      Di Brastagi dingin kan ya? πŸ™‚ .
      Klo di bikin selai atau dibuat pudding bisa dikasih gula spy manis πŸ˜‰ .

  • June 27, 2014 at 11:02 am
    Permalink

    Wie geht’s nella…?

    Nella kok pas banget ya acara petik petik ma cuacanya, katanya sering hujan disana.

    iiih stroberinya bikin ngiler tp aku ngak begitu suka.
    tp kalau liat sebanyak itu ya tetap ngiler…

    • June 27, 2014 at 9:19 pm
      Permalink

      Mir geht gut πŸ˜€ .

      Belum hujan nih, bak penampung air hujan sdh kosong. Semoga lusa hujannn πŸ˜‰ .
      Klo selai Stroberi suka ga Ri? .

      • June 28, 2014 at 3:43 pm
        Permalink

        Gut nella…
        wah selai strobery aku jg ngak doyan tapi kalau es cream suka πŸ˜‰

  • June 27, 2014 at 10:58 am
    Permalink

    Waa mupeng ni mba nel liat strowberrynya πŸ˜€ *lemparin sinii donk 1 kerdus πŸ˜†

  • June 27, 2014 at 10:56 am
    Permalink

    wah besar2 ya strowberry nya… disini kecil kecil.. aku dulu mikir kalo strwberry itu pohonnya tinggi hahahha ternyata merambat di tanah gitu yaa….

      • June 29, 2014 at 3:00 pm
        Permalink

        ohh pendek ya…terakhir sy lihat tanamannya waktu ke Bandung tahun 2008 hahha… jadi udah lupa…

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: