Tag: buah musim panas

  • Random Story Dibuang Sayang Part 6 – Musim Panas Berlalu

    Random Story Dibuang Sayang Part 6 – Musim Panas Berlalu

    Random Story Dibuang Sayang Part 6 – Musim Panas Berlalu. Sebenarnya musim panasnya sudah berlalu, namun saya sedang ingin kilas balik, karena saat melihat-lihat foto-foto dan video di kamera, saya jadi senyum-senyum sendiri, banyak kisah menarik yang sayang kalau tidak di ceritakan, walau hanya cerita di blog semoga ada yang tertarik membacanya. Kalau mama tercinta di tanah air pasti menjadi salah satu pembaca setia blog saya ini 😉 .

    7 Kegiatan Mengasyikan Saat Musim Panas:

    1. Sering buat sambal pedas

    Tomat melimpah dan murah, cape melimpah tapi harganya menggigit alias pedas (mahal Rp. 175.000/kg). Cabe yang biasa disantap orang Jerman tidak terasa pedasnya, mereka bilang paprika aja sudah pedas. Untung di salah satu supermarket ada yang jual cabe Habanero. Sekali racik sambal bisa untuk dua minggu, saya simpan dalam 2 botol. Tomat dari kebun saya cocoknya di makan langsung (cemilan) saat inspeksi kebun :mrgreen: .

    Random Story Dibuang Sayang Part 6 - Musim Panas Berlalu. Tomat dan cabe unik
    Tomat dan cabe unik

     

    Kalau mau mengolah cabe super pedas seperti habanero, saya sarankan pakai sarung tangan, kena biji atau atau daging dalamnya saja dan kamu tidak sengaja gosok wajah bakalan terjadi drama seperti yang saya alami 😥 .

    Saya menggumpulkan biji habanero buat nanam tahun depan. Biji-biji cabe saya taruh wadah kecil, diangin-anginkan seminggu. Saat mau disimpan (masukkan plastik) saya tidak pakai sarung tangan, saya masukkan semua ke plastik. Sudah beres saya tidak langsung cuci tangan, saya gosok pinggiran mata, jidat, dan dekat bibir karena gatal. Tidak sampai setengah jam langsung terasa pedasnya, rasa panas luar biasa. Saya cuci muka ternyata tambah parah.

    Hemat bikin sambal sendiri
    Hemat bikin sambal sendiri

     

    Untuk mengurangi panasnya kena cabe, saya tempelkan botol beling dari kulkas ke bagian wajah yang terasa panas, lumayan mengurangi panasnya. Jangan dicuci bagian tubuh yang kena sambal karena akan menyebar kebagian lain. Kalau ada es batu bisa juga digunakan.

    Saya sempat tidak bisa membuka mata, air mata menetes (padahal tidak sedih haha). Akhirnya beneran jadi nangis tidak tahan nahan pedasnya. Bapaknya Benjamin cuma bisa prihatin 😎 . Sejak kejadian itu kalau mau ngulek cabe saya pakai sarung tangan sekali pakai. Pernah kejadian juga waktu ngulek sambel jidat gatal, saya garuk ya gitu panas luar biasa. Untung saya lagi tidak pegang Benjamin, kasihan deh kalau sampai kena pedasnya.

     

    2. Jalan-jalan keliling kota

    Keliling kota tempat tinggal saja ko, bersama Benjamin jagoanku tersayang. Tiap hari keluar rumah, naik bus dari seberang rumah. Tiap weekend biasanya saya sudah punya rencana seminggu ke depan mau kemana saja, mau ke toko tanaman mana, yang dekat atau yang jauh. Mau ke supermarket mana, apa yang lagi diskon dan sayang dilewatkan.

    *klik gambar untuk melihat ukuran besar

     

    Video menunggu bus pulang

     

    Video gaya Benjamin

     

    3. Puas-puasin berkebun

    Paling bahagia saat musim panas bisa berkebun lebih lama karena matahari baru terbenam hampir jam 10 malam. Jam 5 pagipun sudah terang. Musim gugur ini kebalikannya, matahari terbit semakin malas munculnya, tiap hari telat melulu hehe dan terbenamnya makin cepat, jam 8 malam sudah mulai gelap dan juga dingin.

     

    4. Menikmati berbagai buah musim panas

    Buah-buahan musim panas
    Buah-buahan musim panas

     

    5. Benjamin Bahagia

    Bahagialah si bocah karena puas bermain, terang lebih lama, jalan-jalan melulu kita ke pusat kota walau seringnya cuma cuci mata saat tanggal tua haha.

    Benjamin in action
    Benjamin in action

     

    Videonya Benjamin lainnya bisa dilihat disini dan disini.

     

    6. Makan es krim dan berenang

    Benjamin senang sekali makan es yang rasanya asam, seperti rasa raspberry, kalau manis si Ben tidak suka. Entah apa ada kaitannya saat hamil saya sama sekali tidak suka makan yang manis.

    Beberapa kali saat weekend kami pergi makan es krim, lalu ketaman bermain anak supaya Benjamin bisa lari-lari. Sayangnya tamanya tidak terawat, jadi kami bawa Ben ke lapangan bola saja karena tanahnya rata. Puas si Benjamin lari-lari 🙂 .

    Benjamin ogah naik mainan pappp maunya lari-lari aja :P
    Benjamin ogah naik mainan pappp maunya lari-lari aja 😛

     

    Berenang kami pergi seminggu sekali. Benjamin dan saya pergi ke stasiun kereta, nunggu bapaknya Ben pulang kerja, lalu kami naik bus ke kolam renang. Busnya pas lewat di depan lokasi kolam renang. Kami pulang naik bus terakhir, jam 8 malam sampai rumah.

    Pertama kali bawa Benjamin berenang saat usia dia 6 bulan
    Pertama kali bawa Benjamin berenang saat usia dia 6 bulan

     

    Di kolam renang tidak boleh mengambil foto. Diatas adalah foto saat diruang ganti, pas dikolamnya tidak boleh memotret. Ada papan larangannya. Kapan-kapan saya ceritakan mengenai larangan potret memotret di Jerman, dibanyak tempat contoh lainnya seperti garden center, elektonik center tuh dilarang memotret, di toko (baju/sepatu) dilarang juga.

     

    7. Ke kebun binatang

    Kami dua kali ke kebun binatang, pertama ketaman hewan, ini skala kecil

     Jalan.jalan ke Taman Satwa
    Jalan.jalan ke Taman Satwa

     

    Kedua ke kebun binatang di Heidelberg. Lokasinya luas sekali.

     Jalan-jalan ke kebun binatang Heidelberg
    Jalan-jalan ke kebun binatang Heidelberg

     

    Saya ingin sekali cerita kedua tempat tersebut, sayang belum punya waktu, padahal ditagih ceritanya sama mak mertue 😀 .

     

    Sampai jumpa lagi musim panas, semoga tahun depan sedikit ramah ya panasnya :mrgreen: .

    Dibuang sayang bagian 1 klik disini, bagian 2 klik disini bagian 3 klik disini bagian 4 klik disini dan bagian 5 klik disini .

     

    Kesalahan bukan pada layar komputer kalian, dan jangan bingung ya hehe, memang blog saya ini sementara ditutup kolom komentarnya, saya lagi sibuk bongkar kebun dan nanam bibit bunga musim semi. Kolom komentar akan dibuka kembali mulai Januari 2016.

  • Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat

    Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat

    Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat. Halo para pembaca setia apakah kalian setuju kalau yang gratisan tuh memang paling nikmat ? 😀 . Musim panas adalah musim buah cherry, stroberi, plum, persik dll. Saya paling suka cherry dan stroberi. Saya menunggu-nunggu sekian lama, ko tidak ada yang ngasih saya cherry gratisan ya hiks 😳 ya pasrahlah kalau sampai lewat musimnya ya udahlah.

    Memang dasar saya pelit kenapa tidak beli aja toh? 😛 . Eittss kalau ada gratisan kenapa harus beli?. Ketika musimnya cherry berbuah biasanya yang punya pohon pada bersedekah ko hahaha. Iya mereka akan membagi-bagikan buah cherry dari pohon yang mereka punya.

    Sebelum pohonnya berbuah, banyak bunganya dulu dong. Nah begini pemandangan bunga pohon cherry ketika berbunga pada musim semi.

    Tulisan Terkini

    Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat. Setiap pagi semakin cantik saja pohon ceri tetanggaku ini. 5 April 2014 jam 8.18 Pagi
    Setiap pagi semakin cantik saja pohon ceri tetanggaku ini. 5 April 2014 jam 8.18 Pagi

     

    Bagi yang tertarik melihat lebih banyak bunga pohon cherry (Baca : Indahnya Pohon Cherry ketika Berbunga).

    Pohon cherry tidak berbuah setiap tahun, ya suka-suka si pohon untuk berbuah, contohnya pohon cherry milik mertua saya tahun ini sama sekali tidak berbuah padahal tahun-tahun sebelumnya sampai beberapa kali panen. Pohon cherry tetangga yang tahun lalu tidak berbuah dengan bagus & lebat, eh tahun ini ampunn ngiler banget lihat buahnya tiap kali saya pandangi dari balkon rumah saya. Mau minta ke tetangga malu, kalau dikasih ya saya tidak nolak hehe.

    Pohon Cherry milik ibu mertuaku. Berbuah lebat sekali sampai pohonnya hampir patah. Foto tahun 6 Juli 2011
    Pohon Cherry milik ibu mertuaku. Berbuah lebat sekali sampai pohonnya hampir patah. Foto tahun 6 Juli 2011

     

    Suatu sore, bel rumah saya berbunyi. Saya sendirian sedang asyik nonton TV. Biasanya kalau Frank dan saya tidak ada janji dengan seseorang atau tidak ada pesan barang online ya kita tidak buka pintu, soalnya sering ada yang nawarin barang dagangan (sales) males banget kan nolaknya. Bel berbunyi dua kali, saya tidak buka pintu, saya mengendap-ngendap ke dapur, dan ngintip dari kaca yang mengarah ke jalanan “eh itu kan ibu tetangga yang punya pohon cherry, ngapain dia nenteng seember kecil buah cherry. Buat saya atau buat ibu yang punya rumah kontrakan ya?”.

    Banyak sekali buah cherry tetanggaku ini, jadi mupeng pengen minta
    Banyak sekali buah cherry tetanggaku ini, jadi mupeng pengen minta

     

    Halahhh pengen nanya “masih ada cheery nya ga bu??” maluuu. Soalnya kan tetangga belakang rumah, sama sekali ga pernah tegoran, masah pas negor minta cherry ? 😀 .

    Prunus avium (sweet cherry). Pohon Cherry Tetanggaku sedikit lagi merah matang. Foto 9 Juni 2014
    Prunus avium (sweet cherry). Pohon Cherry Tetanggaku sedikit lagi merah matang. Foto 9 Juni 2014

     

    Jadi daripada ileran pengen cherry saya belilah sedikit di supermarket. Saya beli cuma 160 gram 1,26 euro (sekitar Rp.20.000) kalau sekilo Cherry manis harganya 7,90 euro dirupiahkan sekitar Rp. 126.000. Diluar musim panas bisa dua kali lipat harganya. Oh ya cherry ini cherry asal Jerman ya, kalau yang impor misal dari Turki malah harganya separuh lebih murah. “Heran produk impor ko bisa lebih murah ya?”. Berhubung saya pecinta produk lokal, jadi saya beli yang lokal saja sekalian mendukung petani lokal toh hehehe 😉 .

    Cherry Manis Beli di supermarket. Cuma Beli sedikit 160 gram aja dapat 15 biji.
    Cherry Manis Beli di supermarket. Cuma Beli sedikit 160 gram aja dapat 15 biji.

     

    Menurut data FAO tahun 2011 negara Turki adalah penghasil buah cherry terbanyak didunia, no. 2 nya adalah Amerika, sedangkan Jerman sendiri ada di urutan 16.

    Nah tiga hari kemudian …

    Pak suami pulang kerja bawa bungkusan agak berat, ternyata buah cherry! :mrgreen: . Makanya sabar ntar juga ada yang ngasih kan hahaha. Seorang ibu pasiennya suami, yang pernah memberikan saya bibit salat, dia yang memberikan Frank sekantong buah cherry dari kebunnya.

    Dikasih sekilo cherry manis dari pasiennya Frank. Horeee Puas deh ngemil cherry
    Dikasih sekilo cherry manis dari pasiennya Frank. Horeee Puas deh ngemil cherry

     

    Bakalan puaslah saya menyantap buah cherry nih, saya timbang sekitar 1,1 kg. Buah cherrynya simpan dikulkas, dalam kantong kertas supaya tidak busuk. Kalau mau dimakan baru dicuci, kalau dicuci dulu baru masuk kulkas akan busuk.

    Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat
    Kalau sedang musimnya Buah Cherry banyak yang bikin selai atau buah kue. Bijinya dikeluarkan dengan alat khusus

     

    Jika sedang musimnya buah cherry, banyak yang membuat selai dan kue (bolu). Biji cherrynya dikeluarkan dengan alat khusus seperti terlihat pada gambar berikut :

    Mengeluarkan Biji buah Cherry dengan alat ini
    Mengeluarkan Biji buah Cherry dengan alat ini

     

    Alat mengeluarkan biji Cherry ini dibagian bawahnya bolong, biji akan jatuh kalau kita tekan alatnya
    Alat mengeluarkan biji Cherry ini dibagian bawahnya bolong, biji akan jatuh kalau kita tekan alatnya

     

    Kalau buah cherrynya lebih dari sekilo cape juga ya mengeluarkan bijinya satu persatu hehe 😆 . Saya belum berminat membuat selai atau kue, cherrynya saya santap begitu saja tiap hari 😉 .

     

    Buah Cherry ada yang manis dan asam

    Cherry Manis nama latinnya Prunus avium dikenal sebagai sweet cherry, wild cherry atau bird cherry dalam bahasa Jerman disebut Süßkirschen. Keluarganya Rosaceace.
    Cherry Asam nama latinnya Prunus cerasus dikenal sour cherry, tart cherry atau wild cherry dalam bahasa Jerman disebut Sauerkirschen. Keluarganya Rosaceace.

    Oh ya kapan saya pernah baca katanya buah cherry bagus untuk penderita asam urat, bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah . Jadi selagi musimnya mari kita santap aneka macam buah-buahan.

    Video Anakku Suka Makan Buah Cherry

    Baca juga: My Garden

     

    Sumber : wikipedia dan pengalaman penulis

     

    Komentar ditutup.

  • Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya

    Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya

    Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya. Salah satu kegiatan mengasyikkan ketika musim panas adalah beli stroberi petik langsung dari ladangnya 🙂 . Kegiatan ini dalam bahasa Jerman disebut “erdbeere selber pflücken” . Dua kali saya mengajak suami ke ladang stroberi, sayangnya doi tidak mau “ngapain cape-cape petik sendiri, kalau pas musim panas begini stroberi banyak dijual dan murah” katanya 😛 .

    Ketika awal-awal stroberi keluar dipasaran harganya 2,5 euro setengah kilo (kalau dirupiahkan kira-kira Rp.40.000), harga tersebut masih mahal. Walau mahal ga nyesel deh karena rasanya manis sekali dan buahnya besar-besar.

    Oh ya strawberry yang saya maksud ini bukan stroberi dari supermarket, melainkan dari ladang stroberinya lalu dijual di kios stroberi. Stroberi dari supermarket, umumnya stroberi yang dibudidaya di rumah kaca, rasanya tidak semantap (semanis) yang dari ladangnya langsung.

    Tulisan Terkini

    Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya. Sukaa banget kalau sudah musimnya stroberi. Manis banget, puas-puasin makan stroberi selama musim panas
    Sukaa banget kalau sudah musimnya stroberi. Manis banget, puas-puasin makan stroberi selama musim panas

    Sabtu 21 Juni minggu lalu, suami dan saya mengunjungi seorang teman kuliahnya pak suami di Besnheim. Sekitar 40 menitlah naik mobil dari rumah kami di Sinsheim. Kata suami, kota Bensheim dikenal sebagai tempat yang duluan hangat ketika musim semi (Frühling), nah mungkin salah satu alasan cuaca bagus tersebut makanya di Bensheim cocok berkebun Stroberi.

    Saya pergi ke ladang stroberi bersama Layla, putri temannya suami. Dari rumah Layla ga sampai 5 menit jalan kaki ke ladangnya. Ketika di jalan saya tanya Layla berapa harga setengah kilo stroberi, Layla bilang 90 cent petik sendiri. Walahhh beneran harga segitu ???. Murah sekali !!! 😀 teriak saya dengan hebohnya. Secara baru minggu lalu saya beli 2,20 euro (harga tersebut sudah turun nih, awalnya 2,5 euro).

    Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

    Kami tiba di kios Stroberi, saya baca rincian harganya :
    Stroberi Petik Sendiri 1 kg 1,8 euro (Rp.28.000)
    Stroberi sudah dipetikkin 1 kg 2,3 euro (Rp. 36.800)

    Layla mengambil keranjang yang disediakan kemudian kami pergi ke ladang stroberinya.

    Ikuti tanda ini untuk Jalan Menuju Ladang Stroberi
    Ikuti tanda ini untuk Jalan Menuju Ladang Stroberi

     

    Sebelum sampai di ladang stroberi, kami melewati dahulu hamparan ladang gandum (Weizen). Di bagian pinggir jalan gandumnya sudah mengguning, sedangkan pada bagian tengah masih hijau.

     

    Katanya Layla dibagian sini sudah habis stroberi yang matangnya, jadi lainnya masih kecil dan hijau, kita ke bagian sebelah yukk ➡

     

    Nah kami tiba di bagian yang tepat, ada beberapa orang yang sedang asyik memetik stroberi.

    Di bagian ini banyak yang gede-gede stroberinya
    Di bagian ini banyak yang gede-gede stroberinya

     

    Video Beli Strawberry petik langsung di ladangnya

    Sebelum Layla dan saya pergi berburu stroberi, mamanya Layla bilang yang petik stroberi hanya boleh Layla, saya disuruh melihat-lihat saja, karena saya sedang hamil tua tidak bisa jongkong untuk petik stroberinya. Kebetulanlah saya jadi punya banyak waktu untuk potret sana sini dan buat video singkat, maklum ini kali pertama saya ke ladang stroberi :mrgreen: .

    Orang-orang yang asyik Petik Stroberi. Kalau dari bahasa yang mereka pakai sptnya orang-orang Rusia
    Orang-orang yang asyik Petik Stroberi. Kalau dari bahasa yang mereka pakai sptnya orang-orang Rusia

     

    Eh padahal saya beberapa kali jongkok jugal oh buat cari stroberi dan langsung melahapanya 😀 . Kapan lagi bisa melakukan kegiatan asyik begini ya hanya bisa ketika musim panas saja. Layla bilang “makan saja sepuasnya, lahap 1 stroberi satu stroberi lain taruh keranjang buat kita beli”. “huahahaha dari tadi juga sudah saya lakukan ko” .

    Walau ada beberapa stroberi bentuknya berantakan namun buahnya besarr dan manisnya mantapp
    Walau ada beberapa stroberi bentuknya berantakan namun buahnya besarr dan manisnya mantapp

     

    Beberapa kali Layla menyodorkan stroberi yang besar untuk saya lahap, padahal sih sambil potret sana sinipun saya nyambi ngemilin stroberinya yang saya petik sendiri 😉 .

    Asyiknya Petik Stroberi. Lahap satu, yang satu lagi masuk keranjang :D
    Asyiknya Petik Stroberi. Lahap satu, yang satu lagi masuk keranjang 😀

     

    Hasil Perburuan kami 😆

    Keranjang Stoberinya hampir penuh
    Keranjang Stoberinya hampir penuh

     

    Video Stroberi hasil Perburuan kami

    Ketika mau pulang kami berpapasan dengan 2 ibu bersama anak mereka yang masih kecil, asyik nih bikin anak kecil bergerak (olahraga) ngumpulin stroberi 😀 .

     

    Petik Stroberi kegiatan mengasyikkan juga buat anak-anak
    Petik Stroberi kegiatan mengasyikkan juga buat anak-anak

     

    Ini yang kami beli. Berat total stroberi yang Layla Petik 2,4 kg kami bagi dua deh
    Ini yang kami beli. Berat total stroberi yang Layla Petik 2,4 kg kami bagi dua deh

     

    Musim panas begini asyiknya petik apa lagi yaaa 💡 :mrgreen:

    Demikianlah cerita saya mengenai Beli Stroberi Petik Langsung dari Ladangnya, Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta berkebun lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga :
    Ladang Bunga di Jerman
    Mengunjungi Pameran Flora di Jerman
    Jalan-jalan ke Taman Wilhelma Stuttgart
    Bunga Peony Raksasa di Jerman
    Update Kebun Sayuranku
    Petik Buah Strawberry Putih Pineberry | Berkebun di Balkon Rumah

  • Akhirnya Setelah 2 Tahun

    Akhirnya Setelah 2 Tahun

    Akhirnya Setelah 2 Tahun. Judulnya agak lebay ya? :D. Setelah 2 tahun akhirnya saya makan ubi merah lagi dong 😆 . Cuma mau pamer *ting ting kedip mata* :mrgreen: .

    1. Ubi Merah
    Saya hanya beli 1 buah berat kira-kira 300 g. Harganya 1 kg = 2.49 € (Rp.32.000). Pas di supermarket pengen banget makan ubi. Keesokan harinya hilang selera masak itu ubi. Selama 2 minggu di letakkin saja di dapur, akhirnya ubinya numbuh.

    Akhirnya Setelah 2 Tahun. Ubi 2 minggu ga dimasak, malah jadi numbuh, tanam apa dimasak yaa
    Ubi 2 minggu ga dimasak, malah jadi numbuh, tanam apa dimasak yaa

    Setelah niat masak kembali hadir, saya kukus ubinya di rice cooker. Bawahnya masak nasi, bagian atas taruh ubi yang telah di potong-potong. Bagian yang numbuhnya saya potong, niatnya mau ditanam, kali aja bisa numbuh dan saya dapat ubi lagi kan 😀 .

    Ubi di Jerman. Masak Nasi sambil ngukus ubi. Süßkartoffel
    Ubi di Jerman. Masak Nasi sambil ngukus ubi. Süßkartoffel

     

    Di Jerman Ubi disebut Süßkartoffel (kentang manis). Ini ubi ko setelah dimasak tidak manis ya, apa mungkin karena sudah tumbuh, jadi hilang rasa manisnya?. Tanya dong berapa harga ubi per kgnya di kota kamu? 🙂 .

    2. Pepaya
    Selain ubi yang akhirnya saya nikmati kembali adalah buah pepaya. 2 tahun di tahan-tahan tidak beli pepaya, ga rela harganya yaa 😕 .

    Pepaya asal brazil Berat 485 gram harganya superr mahal Rp. 32.000
    Pepaya asal brazil Berat 485 gram harganya superr mahal Rp. 32.000

    Harga pepaya 2,49 Eur satunya (Rp. 32.000). Ini pepaya kecil banget, berat 485 gram asal dari Brazil.

    Sudah dua kali saya beli papaya. Beli masih hijau, begitu dirumah saya bungkus koran dulu supaya lekas matang. Dalam 2-3 hari jadi kuning kulitnya. Setelah bersih dikupas dan di potong-potong, saya masukkan kulkas dulu. Nikmati ketika cuaca panas sedap sekali. Ga nyesel belinya karena rasanya manis sekali.

    Pepaya asal brazil gpp deh mahal yg penting puass manisnya, masukin kulkas dulu disantap ketika cuaca panas sedapp
    Pepaya asal brazil gpp deh mahal yg penting puass manisnya, masukin kulkas dulu disantap ketika cuaca panas sedapp

    3. Nanas
    Sudah beberapa kali beli nanas, rasa manisnya mantap. Nanas ini asal Costa Rica harga 1,59 Eur/biji (Rp.20.500). Di etiketnya dikasih tahu bagaimana menyantap nanas. Dikupas dan di buang bagian tengahnya. Saya malah paling suka bagian tengahnya yang keras loh! Lebih manis menurutku. Mamaku di Jakarta sih setelah ngupas nanas lalu nanasnya dicuci bersih trus ditaburi garam, katanya supaya tidak gatal? Saya ngikutin juga cara si mama.

    Nanas asal Costa Rica Rp.20.500 Maniss deh
    Nanas asal Costa Rica Rp.20.500 Maniss deh

     

    Buah-buahan lainnya yang sering saya santap, seperti: apel, pisang, jeruk, pir, stoberi, mangga, kiwi, anggur. Penasaran dengan harga buah-buah tersebut? :wink:.

    • Apel (der Apfel) ada banyak jenisnya , harga mulai 2,49 Eur/kg hingga 2,99 eur/kg (Rp. 32.000- 38.000), apel sih banyak tumbuh subur di Jerman, jadi mending beli yang non impor.
    • Pir (die Birne) 1,99 Eur /kg (Rp.25.600).
    • Stroberi (die Erdbeere) waktu belum musim mahal 6,98 Eur/kg (Rp.90.000), kalau lagi musim harganya sekitar 2,98 eur/kg (Rp.38.000).
    • Pisang (die Banane) 1,99 Eur/kg (Rp.25.600).
    • Kiwi (die kiwi) 0,25 Eur/biji (Rp.3200).
    • Alpokat (Die Avocado 1,69 Eur /biji (Rp.21.800).
    • Mangga (die Mango) mulai 1,99 Eur sampai 2,49 Eur/biji (Rp.25.600-32.000).

    ´.

    Frank tidak terlalu suka makan sayur dan buah aneh kan? 😐 . Sedangkan saya suka sekali sayur dan buah. Di Indonesia surganya buah dan sayuran. Harganya juga tidak mahal di Indonesia yaa, mudah didapatkan disekitar kita.

    Nah buah-buahan yang dulu saya jarang sekali lihat di tanah air tercinta seperti: Buah Persik, Buah Aprikot, Blackberry, Raspberry, Johannisbeeren, cherry, stroberi di Indonesia seringnya asam, di Jerman maniss. Buah-buahan tersebut banyak sekali di Jerman, malah ada yang tumbuh sebagai pohon peneduh di pinggir jalan.

    This slideshow requires JavaScript.

     

    Menurut aid.de swasembada buah-buahan di Jerman hanya diangka 10-14% alasannya karena faktor cuaca. Siapa yang mau buka kebun jeruk dan pisang kalau selalu merugi karena cuaca yang tidak mendukung?.

    Mayoritas buah-buahan seperti anggur, kiwi, ceri, dan buah persik diimpor dari Spanyol, Italia dan Perancis. Buah-buahan tropis seperti pisang, nanas atau mangga berasal dari Amerika Selatan dan Tengah. Buah-buahan lain di impor dari negara Uni Eropa.

    Mengapa buah-buahan di Jerman mahal?. Ya karena buah-buahan tersebut di import. Transportasi dan penyimpanannya sangat mahal. Buah import juga tidak bagus loh bagi lingkungan, karena banyak CO2 yang dilepaskan selama penggangkutannya. Jadi selama kita bisa menikmati buah dari sekitar kita mengapa kita harus membeli buah impor toh?. Seandainya saya punya tanah luas saya mau tanam sendiri pohon buah-buahan ah 🙂 .

    Buah-buahan yang belum pernah saya lihat di Jerman adalah salak, rambutan, durian, nangka, jambu air, duku, markisa. Pengen semuanya deh :mrgreen: . Sahabat blogger yang di Eropa yang mau pada mudik ke tanah air, saya mau oleh-oleh buah-buahan tersebut dong ngarep.com 😆 .

    Buah-buahan ini Belum Pernah saya Lihat di Jerman
    Buah-buahan ini Belum Pernah saya Lihat di Jerman

    Nama Buah-buahan dalam Bahasa Jerman dan Indonesia sebagai berikut:

    Dulu saya paling tidak suka buah pir dan melon, karena baunya yang tidak enak saja menurutku :D. Saat ini sih kalau pir ya agak suka, untuk melon masih agak musuhan hehe. Sahabat blogger adakah buah-buahan tertentu yang kalian tidak suka?.

     

    Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:

    Orang Jerman itu
    Kuliner Indonesia yang Nganggenin
    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati
    Istilah Masakan Jerman – Indonesia

  • Sedapnya Buah Ceri

    Sedapnya Buah Ceri

    Sedapnya Buah Ceri. Waktu tiba di Jerman pertengahan Juni lalu, di kamar saya ada sekantong bungkusan isi buah Ceri, tiap hari ngemil dua tiga buah tidak terasa lama-lama habis juga.

    Awalnya saya tidak terlalu suka buah Ceri ini karena rasanya yang asam. Namun lama kelamaan jadi enak juga, rasanya asam-asam manis ;-).

    Cherry ( Ceri) adalah buah dari tanaman yang berasal dari genus Prunus dan merupakan buah batu berdaging. Kelas: Tumbuhan berkeping biji tunggal. Termasuk keluarga atau Suku mawar-mawaran (Rosaceae). Ada berbagai spesies ceri, di antaranya P. cerasus, P. avium, P. emarginata, dan lain-lain.

    Buah ceri perdagangan biasanya diperoleh dari sejumlah spesies, termasuk terutama kultivar dari ceri liar, Prunus avium.

    Di Australia ceri biasanya matang sekitar waktu Natal, di Amerika dan Eropa selatan bulan Juni. Produksi di seluruh dunia saat ini 3 juta ton per tahun. Selain itu bunga ceri juga dijadikan hiasan.

    Buah ceri mengandung anthocyanin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan.

     

    [ source: wikipedia ]

    Kemarin sore kakek neneknya kekasih saya datang berkunjung dan mereka membawa seember buah Ceri dari kebun mereka. Saya sudah ambil semangkuk kecil dan menaruhnya di kamar 😉 .

     

    Buah Ceri yang saya maksud ditulisan ini berbeda dengan buah Kersen.

     

    Baca juga :
    Ladang Bunga di Jerman
    Mengunjungi Pameran Flora
    Jalan-jalan ke Taman Wilhelma Stuttgart
    Bunga Peony Raksasa
    Update Kebun Sayuranku
    Mencari Inspirasi Berkebun
    Daftar Tulisan “Kebunku”

error: Content is protected !!