Cerita Keseharian Mama 3 Bulan Bersamaku

loading...

Cerita Keseharian Mama 3 Bulan Bersamaku. Sungguh tidak terasa mama sudah hampir tiga bulan di Jerman, visa 90 hari mama akan berakhir awal Oktober nanti. Sedih banget mama akan segara kembali ke tanah air πŸ™ . Keluarga di tanah air tentunya kebalikan dari keadaan saya, mereka pasti tidak sabaran menanti kedatangan mama, apalagi kedua cucu mama lainnya (Kiarra dan Galen). Hiks tinggal Benjamin dan saya deh yang nantinya akan sedih bangettt. Bahkan saat saya menulis ini air mata tak terbendung lebay.com .

Bulan lalu saya iseng cari di google mengenai β€žmemperpanjang visa kunjunga 90 hariβ€œ . Saya mencari dengan kata kunci β€žvisum verlΓ€ngern, schengen visum auf 90 tage verlΓ€ngern, besuchervisum verlΓ€ngerung deutschlandβ€œ .

Pengen banget mama bisa tinggal lebih lama bersama saya. Nah saya temukan beberapa link mengenai perpanjangan visa. Saya langsung simpan link-link tersebut dan hanya membaca sekilas saja. Begitu ada Frank saya ajak diskusi dong.

Ternyata setelah artikel mengenai memperpanjang visa kami baca teliti, baru saya tahu mama tidak bisa memperpanjang visanya.

Visa kunjungan 90 hari dapat diperpanjang dengan kondisi :
β€’ Pemegang visa sakit keras, dirawat misalnya jadi ybs tidak bisa naik pesawat.
β€’ Alasan kemanusian, misal di negara ybs terjadi konflik, perang dsbnya.
β€’ Alasan pekerjaan atau sekolah yang sangat mendesak yang tidak diketahui sebelumnya ketika apply visa.

Kalau memenuhi kondisi diatas, maka visa dapat diperpanjang hingga 90 hari lagi, jadi total masa tinggalnya 180 hari.

Point kedua diatas untuk alasan kemanusiaan kan ya, jadi ibumertua pas kita ceritain mengenai hal ini komentar dong dia bilang β€žiya memang untuk alasan kemanusiaan ko, menjaga Benjamin ya tepat kan alasan kemanusianβ€œ hahaha.

Kalau mama ingin kembali berkunjung ke Jerman dan tinggal 90 hari juga, maka harus ada jeda 6 bulan dari kunjungan terakhir ini. Mama pengennya sih lihat salju, trus saya bilanglah kalau winter cuma dingin aja, tidak ada istimewanya tidak bisa kemana-mana dengan bebas dan nyaman. Jadi kalau mau berkunjung paling enak awal musim semi hingga musim panas, cuacanya bagus buat jalan-jalan.

Frank menyarankan supaya mama kursus bahasa Jerman dulu di Jakarta, ikut ujian A1 (ujian tingkat dasar bahasa Jerman) jadi nantinya bisa apply visa tinggal lebih dari 90 hari. Nah mama saya kan tidak muda lagi yaa, bagaimana mungkin belajar bahasa asing. Saya aja yang sudah 3 tahun di Jerman tidak pintar nih hahaha πŸ˜† .

Oh ya saya pernah email kedutaan Jerman di Jakarta loh, menanyakan bisa ga visa 90 hari diperpanjang, saya bilang kalau saya butuh mama buat menemani Benjamin, soalnya saya kan sekarang ikut kursus intesiv (B2) senin sampai Jumat selama 4 jam tiap harinya. Emailnya kaga dibalas saudara-saudara πŸ˜› .

Ya saya sadar diri saja kalau petugas-petugas Indonesia memang super sibuk buat membalas email yang tidak penting kan? Hehe. Beda loh kalau emailnya di tujukan ke petugas visa yang orang asingnya, besoknya langsung dibalas (pengalaman Frank nanya kapan visa mamaku selesai) di tulisan Cerita Mamaku Ngurus Visa Schengen Sendiri. Jadi intinya mama saya tidak bisa memperpanjang visa 90 hari.

Opung Boru dan cucunya
Opung Boru dan cucunya

 

3 bulan mama di Jerman apakah tidak bosan? Jawabannya tidakkk πŸ˜€ . malah mama kalau bisa pengen tinggal lebih lama. Mama bilang suka udara bersih di sini, serba teratur, lingkungan dan jalanannya bersih dll.

Apa yang membuat mama tidak bosan?

1. Bisa tetap mengikuti sinetron dan tayangan favorit mama. Nonton melalui MIVO Tv melalui tablet saya. Sering banget si mama ketawa-tawa ngakak kalau nonton misalnya sinetron tukang bubur naik haji, lalu ada juga istri yang soleha judul lainnya saya lupa :mrgreen: . Saya yang dulu tidak tahu sinetron top saat ini jadi kadang ikutan nonton πŸ˜› . Selain sinetron mama juga mengikuti berita politik di Indonesia termasuk berita selebritis haha.

Benjamin dan Mamaku nonton Tv Indonesia bersama
Benjamin dan Mamaku nonton Tv Indonesia bersama

 

2. Bisa tetap sms an ke tanah air. Awalnya kan mama bawa no simpati dan axis, entah kenapa tiap kali ada yang telp ko menguras pulsa, padahal tidak di jawab loh, aneh banget!. Setahu saya kan roaming internasional sudah otomatis bukan ya? tanpa perlu daftar lagi ke provider?.

Hp jadi dimatikan supaya pulsanya tidak terkuras melulu, lalu si mama lupa menambah pulsa axisnya jadi mati deh tuh nomer. No axis sayapun bernasib sama, saya lupa kapan batas akhir harus isi ulang, hanguslah 150rb pulsanya hiks.

Jadi saya belikan no hp Jerman, pakai telekom. Untuk sms ke tanah air biayanya 19 cent (sekitar Rp. 3.000 ) . Oh ya kalau dari Indonesia mau sms ke no luar negeri, jangan lupa tambahkan tanda plus + di awalnya. Ayah saya berulang kali kirim sms ke no Jerman saya katanya tidak pernah terkirim, ya iyalah karena ayah lupa menambahkan tanda plus tersebut.

Jadi kalau mau sms no luar negeri ketik : +49 0160 452 380 49 adalah kode negara Jerman tapi kalau mau telp jangan langsung begitu nomernya, pulsa kamu bisa langsung terkuras loh !. Supaya murah telp ke LN bisa gunakan skype misalnya, atau gunakan kode voip. Bagi yang perlu silakan lihat Kode-kode Telepon Selular (Indonesia) Untuk Menelepon ke Luar Negeri.

3. Jalan-jalan melulu bersama Benjamin dan saya. Dirumah melulu bosan dong ya, nah jadi kami sering keluar rumah. Dari depan rumah ada bus yang selalu lewat setiap 30 menit sekali, kadang kami juga jalan kaki, atau pernah juga ke kota sebelah naik kereta.

Kali ini kami jalan kaki aja soalnya dekat toko tujuan kami
Kali ini kami jalan kaki aja soalnya dekat toko tujuan kami

Jalan-jalan ke pusat kota, ke supermarket cari diskonan, keliling melihat-lihat toko-toko cari diskonan juga hehe. Ke taman, saya ajak ke toko/retail tanaman ah pokoknya tiada hari tanpa keliling kota. Kalau pegel ya besoknya istirahat dulu dirumah πŸ˜› .

Mama lagi di Supermarket minta difoto katanya supaya ada kenangannya
Mama lagi di Supermarket minta difoto katanya supaya ada kenangannya

 

Di taman bermain di Bad Rappenau

 

Kemana lagi yaaa πŸ™‚

 

Mama was my greatest teacher, a teacher of compassion, love and fearlessness. If love is sweet as a flower, then my mother is that sweet flower of love.
-Stevie Wonder

Senyum tiga generasi
Senyum tiga generasi

 

Baca juga: Cerita Mama ke Jerman Tanpa Pendamping

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

73 thoughts on “Cerita Keseharian Mama 3 Bulan Bersamaku

  • November 6, 2014 at 5:26 pm
    Permalink

    Wah bahagianya keluarga mbak… pasti orang tua akan senang sekali diajak keluar negeri… Saya juga beberapa waktu lalu mencari informasi untuk perpanjangan izin tinggal. Mengingat izin tinggal sebagai aupair saya habis bulan Februari, takutnya sampai batas waktu itu saya belum dapat tempat di Uni untuk ngurus visa student.
    Tapi sudah dapat keterangan dari Auslanderbehoerde bahwa izin tinggal saya bisa diperpanjang dengan syarat harus mengantongi keterangan dari Sprachschule yang mana saya masih terdaftar sebagai peserta sprachschule. hehe. semoga semua berjalan lancar dan kiranya Tuhan berkenan bisa tinggal lebih lama di Jerman dan dapat tempat di Uni.

    Tuhan memberkati selalu mbak Nella sekeluarga… amin

    • November 6, 2014 at 8:45 pm
      Permalink

      Hai Liberty beruntunglah klo kamu ketemu petugas Auslanderbehoerde yang baik. Temanku ada juga yg ikutan auapir lalu mau ambil ausbildung, nah dpt petugas Auslanderbehoerde yg reseh, temanku disuruh pulang dan urus dari tanah air. Temanku sewa pengacara, akhirnya dikasih izin tinggalnya tp bayar pengacaranya sekitar 700 euro an krn kasusnya sempat kalah trus maju lagi, 2x pengacaranya maju.

  • October 25, 2014 at 12:37 pm
    Permalink

    Di foto terakhir Nella kelihatan hepi banget πŸ™‚

  • October 17, 2014 at 9:19 am
    Permalink

    Halo Ben, aku baru pertama lihat babynya mbak Nela…
    Ntar kalo omanya Ben pulang gimana mbak? orang tua suami ngga bisa bantu kah? Atau mau sewa nanny?

    • October 17, 2014 at 9:53 am
      Permalink

      Omanya Ben sdh pulang awal Oktober. Ngurus sendiri Jes, kaga sanggup gaji nanny di sini πŸ˜† .

  • October 7, 2014 at 1:42 am
    Permalink

    Hi mbk Nella

    Ternyata tinggal dan di bantu sama mama itu sangat menyenangkan ya..
    Dan giliran waktux mama harus balik ketanah air kitax yg hujan air mata dan sedih…
    Tp kan mama harus balik dan mbk Nella sudah mencoba melakukan yg terbaik agar mama bisa tinggal lama lagi di German tp kan gk bisa….kasihan
    Ya smga aja mbk dan suami sudah banyak belajar cara merawat Benjamin..oke

    Salam hangat
    Ira Voorjans

    • October 7, 2014 at 9:09 am
      Permalink

      Aminn aminn makasih mbak Ira.
      Semoga suami dan saya bisa ngurus Ben sebaik mama πŸ˜‰ .

  • October 6, 2014 at 10:47 pm
    Permalink

    ketat sekali ya mbak peraturannya, kl disini ada istilah visa nenek, bs tinggal selama setahunan

  • October 5, 2014 at 7:22 am
    Permalink

    Waww Baby Ben lucuuu bangettt … πŸ™‚
    semoga mamahnya mbak bisa berkumpul lagi di lain waktu ya πŸ™‚

  • October 2, 2014 at 7:11 am
    Permalink

    Ben manis banget senyumnya, jadi pengen mencetin pipinya XD

    Setujuu, semakin lama mama disamping kita semakin berat ditinggalkan beliau πŸ™ aku bacanya aja sampe mau mewek ngebayangin mamaku sendiri :'( tapi disisi lain kasian juga keluarga di tanah air ditinggal lama2, pasti kangen juga πŸ˜€

    Sehat terus yaa buat mama Nella πŸ˜€

    • October 2, 2014 at 4:15 pm
      Permalink

      Hai Princhesta iya makin lama jadi susah ngelepas mama balik ke tanah air πŸ˜€ .

  • September 30, 2014 at 8:26 pm
    Permalink

    Wah sayang ya nggak bisa diperpanjang. Mamaku kemarin baru dari Irlandia juga, tapi cuma tiga minggu aja. Btw, mama lihat Red Hydrangea, nggak nemu bijinya. Itu bunga pakai biji atau bulp ya mbak? Maaf jaka sembung.

    • September 30, 2014 at 10:48 pm
      Permalink

      Hydragea memperbanyaknnya pakai stek batang. Aku pernah potong batangnya pdhl agak panjang ternyata lam2 mati. Klo di toko anehnya batang ditanjapkan bisa hidup, mungkin harus pakai penumbuh akr dioleskan ke bekas potongan steknya πŸ˜€ .

  • September 30, 2014 at 12:33 pm
    Permalink

    kayaknya satu baju opung ditinggalin buat Ben, biar dia nggak kecarian
    semangat ya Nella, pasti bisa mengurus Ben sendiri

    • September 30, 2014 at 10:43 pm
      Permalink

      Kak Monda makasih yaa sudah diingatkan .. tadi langsung kubilang mama satu baju jangan dicuci πŸ˜€ .

  • September 29, 2014 at 11:55 pm
    Permalink

    Aahh how lovely to see that! Si mama seneng banget ya kak, btw beliau ga kangen makanan Indo tuh? Xixixi biasanya kan homesick ya kangen masakan Indo…
    Benyamin mukanya bulet banget kayak opungnya, pas deh bagi sahamnya Jerman-Indo πŸ˜†

    • September 30, 2014 at 10:43 pm
      Permalink

      Mama dan aku tiap hari masak makanan Indonesia ko πŸ˜€ makan nasi tiap hari πŸ˜† .

  • September 27, 2014 at 7:07 pm
    Permalink

    hai kak nella, lama gak main kesini..

    baby benjamin ini lucu bangetttttt kak aduhhh foto terakhir itu lho senyumnyaaaa… pasti seneng bgt ya bisa bareng2 sama mama, dan mamanya kak nella juga seneng pasti bisa jagain cucunya.. semoga mamanya bisa berkunjung kesana lg ya kak nel πŸ™‚

    • September 28, 2014 at 12:18 am
      Permalink

      Iya Re mama ku seneng banget nih jagain Ben, klo mama datang lagi pastinya Ben sudah bisa lari-lari πŸ˜€ .

  • September 27, 2014 at 4:53 pm
    Permalink

    Wah tak terasa ya……………btw kalau mama nanti pergi nanti ajak mami mertua lagi buat jagain ben..he he

    • September 28, 2014 at 12:16 am
      Permalink

      mami mertua ga bisa bhs Indonesia πŸ˜€ . Sama bpknya aja klo Ben diajak ngobrol ga respon amat, tp pas mama dan aku ngajak ngobrol hebohh dehh πŸ˜† .

      • September 28, 2014 at 6:12 pm
        Permalink

        Wah ribet juga ya………saya aja mami yang native english dan saya yg kadang capek dengar semua orang bahasa Inggris selama 3 minggu otak mulai puyeng apalagi di negara non english yaa……..kerja otak lebih keras

        • October 3, 2014 at 9:43 pm
          Permalink

          Mbak Siti, makasih ya kartuposnya sudah sampai 2 hari lalu πŸ™‚ .

          • October 6, 2014 at 7:43 am
            Permalink

            wah alhamdulilah ya..semoga suatu saat nanti pengirim kartu pos nya juga injakkan kaki disana ya….

          • October 7, 2014 at 9:05 am
            Permalink

            Aminn, semoga aku yg terima kartuposnya bisa menginjakan kaki juga di Amrik πŸ˜€ .

  • September 27, 2014 at 9:52 am
    Permalink

    Benjamin gemesin bangetttt… Semoga mamanya bisa cepet jengukin mbak nella n benjamin lg ya πŸ˜€

    • September 28, 2014 at 12:03 am
      Permalink

      iya Shin semoga mamaku bisa segera berkunjung lagi πŸ˜€ .

  • September 27, 2014 at 8:35 am
    Permalink

    Ben lucu banget. Terharu bacanya, gimana kalo gantian ka, kaka yang pulang ke indo biar deket mama terus πŸ˜€

  • September 27, 2014 at 8:33 am
    Permalink

    Ben lucu banget…
    Terharu baca ceritanya, gimana kl gantian aja ka…
    Kaka yang berkunjung ke indo πŸ˜€

  • September 27, 2014 at 2:14 am
    Permalink

    kebayang sedihnya Mba Nel. Pasti kerasa sepi nanti kalo mamanya sudah pulang. Benjamin pasti kangen juga nanti sama eyangnya..
    Semoga sehat selalu dan 6 bulan lagi bisa dateng lagi Mba.

      • September 28, 2014 at 12:09 am
        Permalink

        Hihihi. sama kok dengan semua orang tua baru Mba Nel. Hahaha. inget pusingnya dulu pas Aaqil rewel waktu berdua aja setelah ortu pada pulang. πŸ˜€

  • September 26, 2014 at 6:42 pm
    Permalink

    Gak sabar kak menunggu tahun depan! Seru kali mendengar cerita kakak πŸ˜€

    • September 27, 2014 at 12:09 am
      Permalink

      Hai Denny terima ya sudah berkunjung, semoga ga bosan baca curhatan emak2 spt aku πŸ˜† .

  • September 26, 2014 at 6:23 pm
    Permalink

    Ikut sedih kak Nella bacanya hikss..
    Aku kebayang lah kira2 soalnya aku jg deket bngt sm mamaku, dan apa2 aku masih andelin dia..
    Moga secepetnya mamanya kak Nel bs berkunjung ke Jerman lagi yah.. Foto2 mamanya terlihat jelas wajah khas org batak yah, aku pny sahabat keturunan batak, garis mukanya slalu jd ciri khas hehehe
    Benjamin cute banget!!

    • September 27, 2014 at 12:08 am
      Permalink

      Mama banyak bangett bantuin aku selama 3 bulan ini, apalagi pas baru lahiran mama yg sering ngurusin Ben klo rewel seharian. Hahaha muka batak langsung bisa ditebak ya πŸ˜€ .

  • September 26, 2014 at 4:41 pm
    Permalink

    Untunglah aku tinggal deket mama sekarang.. waktu dulu jauh sama mama pas anak sakit itu nelangsa sekali aku.. sampe pernah nangis di belakang pintu UGD di RS di kelapa gading hahaha…
    Semoga ompung boru bisa cepet datang lagi yaa main sama benjamin

    • September 27, 2014 at 12:06 am
      Permalink

      Senang ya mbak Dhira skrg bisa dekat mama πŸ™‚ . Ah seandainya aku bisa bisa begitu hehe.

  • September 26, 2014 at 10:03 am
    Permalink

    Neeeel I feel you aku cuma mau ngelepas Mamak yang dua bulan nemenin pas Ephraim itu aku mewek loh padahal udah jelas bulan 6 mau dtg lagi trus natalan juga tapi teteeeup aja. Rasanya makin dekeeeet banget sama mamak abis lahiran ya. Semoga cepet ketemu lagi dan Benjamin cakep banget Neeeeeel ahahah sini gantengnta bou siniiii

    • September 27, 2014 at 12:05 am
      Permalink

      Mama dan aku terpisah benua, jauhh bangett Ndang, walau terpisah pulau sptmu sama aja ya sedihnya klo berpisah sementara dengan mamak. Iya abis lahiran makin dekat dg mamak, mamak banyak banget bantuin aku, ahhh jd pengen nangis lagi deh πŸ™ .

  • September 26, 2014 at 9:10 am
    Permalink

    jadi terharu,,tiba2 kangen mamaku juga,,hiks

    • September 27, 2014 at 12:02 am
      Permalink

      Hai Adhya sudah berapa lama ga ketemu mama mu?. Telp mama aja klo kangen πŸ˜€ .

  • September 26, 2014 at 8:59 am
    Permalink

    aduh kakak… benjamin ganteng banget sih cubit cubit hehehehe… mudah2an nanti mamanya bisa balik ya tanpa harus nunggu 6 bulan…

    • September 26, 2014 at 11:59 pm
      Permalink

      Jangan dicubit dong, nanti pipi Ben tambah tembem aja hehe πŸ˜€ .

  • September 26, 2014 at 8:49 am
    Permalink

    Duh foto Benjamin terakhir, tatapannya bikin galau hati cewek tuh Nel πŸ˜€
    Tenang tant, ntar berkunjung lagi, tetap semangat.

  • September 26, 2014 at 5:12 am
    Permalink

    Senangnya bisa menghabiskan waktu bersama oma πŸ™‚

    • September 26, 2014 at 11:59 pm
      Permalink

      Cucu bakalan nyari oma nya nih, saya deh yg bakalan repot πŸ˜€ .

      • September 27, 2014 at 12:05 am
        Permalink

        ah semoga oma bisa balik lagi ya setelah jeda 6 bulan itu. eh bener kan ya aku bacanya? harus balik ke indo dulu 6 bulan, baru bisa apply visa lagi ke jerman? πŸ™‚

  • September 26, 2014 at 4:22 am
    Permalink

    Kadang suka ngebayangin mba, setelah menikah, ikut suami pindah hihihi, hamil dan melahirkan. Trus aku undang mama di tempat kami tinggal, trus mama bisa lihat deh begini loh LN hihihi. memang asik kalau ada mama dimanapun kita berada apalagi kalau urusan momong cucu hihihi. bisa jalan bareng2, becanda bareng2, ngobrol bareng2 dllnya πŸ™‚

    3 bulan terasa cepat yaa mba, tambah 3 bulan lagi nggak bisa yaaa hehehe. knp mama2 kita kalau pergi kemana2 gitu pasti pengen minta di foto hehehe. mamaku juga sering begitu πŸ™‚

    • September 26, 2014 at 11:57 pm
      Permalink

      Seneng akhirnya mamaku bisa lihat luar negeri, dulu banget ga kebayang deh. Nah ternyata sedih juga kalau berjauhan πŸ˜€ . Hahaha iya nih para mama narsis juga minta dipotretin ya πŸ˜€ .

  • September 26, 2014 at 4:19 am
    Permalink

    Ben udah gedee… Senyum dan tatapannya di foto terakhir keren bangeut…

  • September 26, 2014 at 4:11 am
    Permalink

    Cakeppp bener sih baby Ben inii.. Lucuu lagii, pengen gendong deh..hihih πŸ˜€

    Seru yah kak 3 bulan bisa sama2 sama Mama nya kak Nella.. Dijalani dgn penuh sukacita pasti berasanya waktu berjalan cepat sekali πŸ˜€ Semoga 6 bulan lagi Mama nya bisa balik lagi yah kak πŸ™‚

    • September 26, 2014 at 11:54 pm
      Permalink

      Aminn iya didoakan supaya mama bisa datang berkunjung lagi πŸ˜€ .

  • September 26, 2014 at 2:35 am
    Permalink

    Senengnya mbak kalau ortu bisa nengok cucunya, tapi rasanya gimana gitu ketika ortu mau balik lagi, perasaan yang sama dirasakan keluarga keluarga yang merantau, seperti saya juga…

    • September 26, 2014 at 11:53 pm
      Permalink

      Begitulah anak perantauan ya, sedih ketika jauh dari keluarga tercinta πŸ™ .

  • September 26, 2014 at 1:30 am
    Permalink

    Ya ampuuun si baby bule ganteng bener siih πŸ™‚ dan aku suka foto yang di gendong pake kain gendongan khas indonesia hehe

    • September 26, 2014 at 11:51 pm
      Permalink

      Suka bangett Benjamin digendong pakai kain panjang gitu, iya khas Indonesia banget ya πŸ˜€ .

  • September 26, 2014 at 1:21 am
    Permalink

    Cepet ya nel tak terasa udah 3 bulan mama kamu fisana oh iya nel kamu lupa cerita pengalaman mama kamu wsktu di airport looo…
    Buat tante hati hati di jalan.
    (Hehe soooook kenal ya )

    • September 26, 2014 at 11:51 pm
      Permalink

      Hahaha kabur ah ditagih utang cerita πŸ˜† belum sempat Ri πŸ˜€ .

  • September 26, 2014 at 12:56 am
    Permalink

    hiks.. pasti berat banget mau pisahan ya setelah 3 bulan sama2… πŸ™

    • September 26, 2014 at 11:50 pm
      Permalink

      2 thn lalu nyokap cuma stay 2 minggu gw ga sedih2 amat, nih krn sdh 3 bulan jd sedihhh bangett πŸ˜₯ .

  • September 26, 2014 at 12:51 am
    Permalink

    yahhh… ngggak bisa diperpanjang yah. masa enam bulan lagi, kelamaan dong.
    mudah2an aturannya bisa diubah, seperti di sini, biar mama bisa nemenin benjamin lagi

    • September 26, 2014 at 11:45 pm
      Permalink

      Sayangnya ga bisa diperpanjang bang. 1 – 2 tahun lagi mama akan datang kembali πŸ˜€ .

  • September 26, 2014 at 12:35 am
    Permalink

    Mbk….
    Aku ikut sedih pas baca ini….
    Jadi ingat dulu pas ibuku mau pulang, setelah setahun bantuin jagain lintang….gak enak makan gak enak tidur πŸ™
    Moga mama bisa lekas berkunjung lagi y mbk

    • September 26, 2014 at 11:44 pm
      Permalink

      Wah bahagianya bisa ditemani ibu selama setahun πŸ™‚ . Kalau sudah lama begitu makin mewek deh pas berpisah dg ibu ya πŸ™ .

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: