Category: Mixed Marriage

  • Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

    Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

    Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya. Saya ingat sekali seorang teman yang mengajak saya untuk menemani dia ikut kursus bahasa Turki di jakarta timur, waktu itu saya tanya alasannya ikut kursus bahasa Turki apa? dia bilang karena impiannya bisa menikah dengan pria Turki. Wow, dalam hati saya.Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

     

    Jujur saja saya kurang tahu banyak tentang negara Turki, selain baca-baca cerita tentang İstanbul, dan pemimpin Turki yang banyak dikagumi orang di indonesia, hanya sebatas itu. Awalnya saya juga mengira kalau Turki itu berbahasa arab hehe, karena kedekatan kultur dengan timur tengah.

    Dari si teman ini lah saya baru tahu kalau Turki memiliki bahasa sendiri yakni bahasa Turki. Si teman yang memiliki impian untuk menikah dengan WNA asal Turki dengan alasan karena seagama dan tinggal di luar negeri, di kota cantik İstanbul.

    Baca juga: Agama Nikmatul Rosidah dan Suaminya yang Orang Kanada

    Teman saya ini banyak sekali memiliki teman facebook berasal dari Turki (niat banget demi impiannya) sementara saya berharap bertemu jodoh yang alim, soleh, anak masjid. Sederhana sekali, menikah dengan bule atau WNA dari negara asing tidak masuk dalam impian hidup saya.

    Jauh dari orang tua dan kendala bahasa. Cukuplah saya menjadi penikmat cerita-cerita wanita indonesia yang bersuamikan orang asing, saya pengunjung setia blog-blog wanita yang bersuamikan WNA. Seru aja baca cerita keseharian mereka.

    Tetapi kadang Tuhan punya rencana lain yang tidak terduga!. Lewat mutual friend dari si teman pengagum pria Turki ini di sosial media, ada satu nama pria Turki yang akhirnya datang dalam kehidupan saya. Singkat kata, kami berteman dan lalu memulai percakapan via messenger.

    Menanyakan apakah saya mau membantunya belajar bahasa indonesia. Sebatas teman chat, ngajarin bahasa indonesia, kadang saya suka iseng nanya aneh-aneh, karena mikir ga bakal ketemu sama orangnya, jadi lebih banyak saya kerjain selama ngajarin dia bahasa indonesia.

    Hingga tidak terasa pertemanan sudah berjalan beberapa bulan, sampai ujungnya dia ‘nembak‘ saya, karena emang iseng, saya jawab: iya saja!, tanpa pikir panjang dan saya jadikan lelucon dengan teman di kantor. Tapi ternyata dia serius menanggapi jawaban saya dan resmi ‘mengakui‘ kalau saya pacarnya, lho apa-apaan ini.

    Tulisan Terkini

    Dari perkenalan awal sampai menikah berjalan 1 tahun. Saya yang diawal ragu dan dia yang terus meyakinkan. saya bukan pejuang LDR yang tangguh. Males juga ngarep-ngarep gitu ketemu jodoh di internet, efek banyak baca tentang scammer cinta.

    Apalagi saya juga tidak begitu mengenal tentang Turki, sekilas tentang Turki negara sekuler, yang ngaku beragama tapi juga hidupnya bebas. Lebih mendominasi dibanding sisi Turki yang reliji. Terus tiba-tiba diajak nikah sama pria Turki lewat internet pula, waduh saya gak tahu bakal jadi nyata.

    Waktu dia ngajak serius, saya dengan tegas memberi waktu, sampai kapan hubungan LDR. Apa serius, apa cuma butuh teman ngobrol saja?. Waktu itu dia bilang serius dan beri waktu 3 tahun, kalau tidak ada perkembangan, pisah!. Ok, saya tipikal orang yang realistis juga, ngapain buang-buang waktu tanpa kejelasan dalam hubungan.

    Dan waktu 3 tahun jadi dipersingkat 1 tahun, proses yang tidak bisa saya nalar kenapa bisa berjodoh dan akhirnya menikah haha. Buat saya ini tetap campur tangan Tuhan, kalau jodoh pasti bertemu. Lebih detail tentang cerita saya dan suami bisa baca di : Awal cerita kami .

     

    Akhirnya saya ‘makan‘ omongan sendiri, karena saya tidak terpikir akan hidup di negara asing dan menikah juga dengan pria asing. Satu hal yang membuat saya bisa mantap menikah dengan pria Turki ini, karena keseriusannya.

    Saya melihat orang ini punya tekad kuat. Dan alasan dari sisi suami waktu itu dia bilang: karena pertama kalinya dia menangis didepan perempuan 😀 . Waktu itu dia gagal ujian tes PNS di negaranya, hampir frustasi. Saya membesarkan hatinya untuk bangkit dari kegagalan.

    Berbagi beban, sampai akhirnya dia bekerja apa aja yang bisa dia lakukan setelah gagal ujian. Kerja jadi security pun dia jalani, dan saya tidak menganggap itu pekerjaan rendah, kami tetap berkomunikasi seperti biasa. Mau dia security, pengusaha, buat saya selagi pekerjaannya halal tidak masalah. Selepas menikah dengan dia, saya diboyong ke Turki. Tinggal di kota kecil, bukan kota secantik İstanbul, tapi sebuah desa yang senyap, jauh dari keramaian, penduduknya pun bisa dihitung jari.

    Cerita tentang awal saya di Turki dan cerita desanya bisa baca: cerita dari desa Turki

    Dari hiruk pikuk ibukota Jakarta lalu tinggal di kota kecil di Turki, apa saya mengalami culture shock? iya banget dan itu luar biasa. Hari pertama tinggal di desa, saya menangis, waduh mimpi apa saya tinggal jauh di luar negri tapi di kampung, sepi!.

    Belum ditambah saya harus adaftasi makanan, adaptasi terberat. Pernah saya makan sup yoghurt untuk pertama kali nya, hampir saya muntahkan tapi harus saya tahan karena itu acara makan malam keluarga besar untuk mengenalkan saya sebagai menantu baru di keluarga suami.

    Rasa plain yoghurt dengan taburan daun mint kering, yang saya rasakan di mulut: seperti makan pasta gigi beraroma mint yang di encerkan. Hiks, mau muntah malu. Akhirnya kepaksa ditahan dan saya telan. Kalau dipikir menu makan orang Turki sehari-hari kebab ya engga juga.

    Menu rumahan orang Turki juga beragam, uniknya mereka memang memiliki perpaduan kultur di meja makan, saya menemukan makanan Turki yang dipengaruhi eropa seperti spagheti. Mereka menyebutnya makarna, dan menu-menu khas balkan. Atau makanan hasil perpaduan dengan budaya cina yakni Mantı, mirip dengan dimsum atau siomay tapi beda dicara penyajian saja, tidak ketinggalan perpaduan makanan timur tengah tentu saja, aneka kebab, menu serba daging, makanan serba manis seperti kunefe, baklava. Tak heran kalau negara ini mendapat julukan negeri transbenua, ada perpaduan kultur di meja makan. Dan benang merah dari semua kuliner Turki itu satu: salca-alias pasta tomat.

    Baca juga: Bahan Masakan Turki yang Sering di Pakai

    Apa pria Turki itu termasuk Bule?

    Tergantung juga, dia keturunan dari ras mana. Lagi-lagi ini tentang perpaduan kultur dari negara transbenua, ada 6 suku besar di Turki, tiap suku juga memiliki karakteristik tersendiri, ada yang memang mereka (orang Turki) berkulit lebih putih dan cenderung bule seperti orang eropa umumnya, itu karena mereka memiliki kedekatan ras terutama dengan daerah Balkan di eropa timur. Lalu sebelas-dua belas dengan orang arab, itu juga hasil kawin campur orang Turki di zaman dulunya dengan bangsa arab. Ada yang mirip cina, mata sipit. Balik lagi ke sejarah awal bangsa Turki asli datang dari asia tengah.

    Karena Turki bukan negara impian saya, tentu saya harus mulai belajar mengenal negara yang sekarang jadi rumah ke dua. Saya belajar tentang kultur Turki dengan banyak baca, banyak cari informasi dengan teman-teman yang sudah menikah duluan dengan pria Turki.

    Ada sisi negatif maupun positif, kalau dari grup-grup perkumpulan perempuan Indonesia yang menikah dengan WNA, banyak juga cerita negatif tentang orang Turki terutama di Eropa. Iya saya tidak menutup mata tentang itu. Tidak semua juga orang Turki baik, yang bermasalah juga banyak. Terkenal kasar, ringan tangan itu juga banyak, KDRT, sistem patriarkinya kuat. Lalu saya tegaskan, kalau TİDAK semua orang Turki juga seperti itu, selalu ada dua sisi ya kan!.

    Apa saya menyesal menikah dengan Pria Turki?

    Udahlah bukan bule eropa, ga banyak duit, pernah diajak susah juga tinggal di desa. Ga sesuai impian kebanyakan perempuan indonesia yang punya mimpi nikah sama bule. Tentang tinggal dan hidup terjamin, apalagi tinggal di kota terkenal seperti İstanbul.

    Ehm saya tetap bersyukur, saya tidak pernah menyesal dinikahi pria Turki yang awalnya kere. Waktu ngajak nikah aja dia malah resign dari kerjaannya, nekad banget gitu. Jadi saya nikahin pengangguran waktu itu hehe. Ya buat saya rezeki itu sudah di atur, masa sih Tuhan ngebiarin kita susah terus, padahal katanya salah satu pintu rezeki itu terbuka juga lewat pernikahan.

    Tuhan itu Maha baik asal kita yakin dan tetap positif menjalani kehidupan. Tidak butuh waktu lama setelah menikah, tepatnya 3 bulan usai menikah, suami saya justru keterima jadi PNS. Beberapa kali tes ketika masih single, selalu gagal dites terakhir. Nasib baiknya baru terbuka ketika menikah (sampai dia mikir, beruntungnya dia nekad jauh-jauh nikahin perempuan indonesia, bawa rezeki) padahal menurut saya itu sih emang udah rezeki nya dia selepas menikah.

    Kehidupan kami pun berubah. 8 bulan tinggal di desa jadi pengalaman berharga awal hidup di Turki, kemudian saya dan suami pindah ke İstanbul, memulai hidup baru dan mandiri. Karena pekerjaannya kami bisa tinggal di İstanbul, kota impian teman saya yang dulu terobsesi menikah sama pria Turki, tapi malah saya yang menikah.

    Bahagia kah menikah dengan pria Turki?

    Suami sangat menghargai masukan dari saya, bukan tipe yang keras kepala layaknya label yang dicap kan ke pria Turki umumnya, jadi selepas menikah kita sudah membuat planning bagaimana menjalani rumah tangga, baik dari pekerjaan, rencana besar lainnya, kita rangkai satu persatu.

    Meski orang Turki rata rata patriarkinya kuat, hal ini tidak berlaku buat saya dan suami, kami berdua sepakat menanggalkan kultur bawaan masing masing, mana yang lebih dominan, mana yang lebih baik tentang Indonesia atau Turki.

    Buat saya dan suami, konsep rumah tangga yang kami bangun berdua, kamilah yang bertanggung jawab, aturan juga kita sepakati berdua. Mau seperti apa rumah tangga di jalani, hal apapun kami diskusikan terlebih dahulu.

    Saya hargai kalau suami saya memang tidak seromantis pria Turki versi drama Turki yang banyak tayang di İndonesia. Bulan september ini kami 7 tahun menikah, belum pernah saya dikasih sebuket bunga yang cantik ala-ala drama romantis, yang ada dia pernah minta bunga dari kebun tetangga rumah ibunya.

    Banyak bunga Tulip di pekarangan rumah itu, dia petik satu lalu memberikan ke saya, tanpa modal. kemudian pernah juga ketika saya ulang tahun, dia kasih satu pot tanaman, katanya mending sama pot tanaman aja, biar kamu siram tiap hari, daripada bunga potong terus nanti mati, ya udahlah terserah, sayangnya nasip tragis terjadi, pot tanaman itu jatuh dari balkon apartemen kami.

    Dia punya cara tersendiri menunjukan perhatiannya. Kehadiran dia dan perhatiannya yang cukup besar untuk keluarga cukuplah mencover semua kekurangannya. Melihat dia bersihin rumah, nyuci baju, mandiin anak, berbagi tugas rumah tangga, cukup membuat saya bahagia bersuamikan pria Turki jenis yang langka ini (karena rata-rata emang kultur Turki yang sangat dominan patriarki nya-sudah jadi hal umum,kalau pria Turki lebih suka dilayani).

    Saya tidak memasukan list menikah dengan pria asing dalam impian hidup saya, karena pernah kecewa dengan pria Indonesia, engga!. Terobsesi tinggal di luar negeri juga tidak terpikir, saya cuma pernah berkhayal solo traveling ke negara-negara cantik tanpa berpikir tinggal di sana.

    İndonesia bagaimanapun kondisinya adalah rumah saya sebenarnya. Nasib membawa saya tinggal di Turki karena ikatan pernikahan, saya jalani segala konsekuensinya sebagai bagian cerita hidup saya. Mungkin sisi positifnya lewat pernikahan ini, bisa mengenalkan İndonesia sebenarnya.

    Dulu karena tinggal di kota kecil, banyak juga orang Turki yang tidak begitu mengenal İndonesia, sampai dengan pede nya ada yang bilang: kalau indonesia salah satu provinsi di China, waduh, dengan sabar saya jelaskan ke si nenek yang mengira İndonesia masuk wilayah china-ya maklum orang tua – Kadang secara tidak sadar pernikahan beda bangsa membuat saya atau teman-teman lainnya juga, menjadi duta bangsa mengenalkan indonesia lebih dekat, dengan catatan: yang menikah dengan orang Asing tetap menunjukan ke indonesiaannya, bukan yang sampe beneran lupa bahasa dan asal usulnya, soalnya ada aja yang seperti itu ya kan 🙂 .

    Marriage its not some Fairytale. İt is love. Seftlessness. Patience, Tolerance and Enduring the Hard Times together–darusalamquotes-

     


    Tentang Penulis:

    Rahma Balci seorang ibu rumah tangga, menikah dengan pria turki sejak 2011. Aktif menulis di Blog. Saat ini tinggal di İstanbul. Menulis keseharian hidup di Turki apa adanya.

    web/blog: http://keluargapanda.com/

     

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga: Ke Jerman Modal Nekat? Bisa!

  • 7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta Bagian 2

    7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta Bagian 2

    7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta Bagian 2. Saya membuat postingan ini supaya hati saya plong bisa curhat di blog saya ini, syukur-syukur ada yang baca hehe. Kalau disimpan di hati saya tambah kesel kan, ya kadang saya ngomong langsung sih ke orangnya, yakni suami tercinta. Eh terkadang begitu lagi, begitu lagi, ah cape ngomong diulang-ulang lebih baik kutumpahkan isi hatiku melalui tulisan 😎 .

    1. Cari sesuatu yang dia butuhkan, misalnya surat, atau folder dia nah seringkali ngacak-ngacak ga jelas. Mending kalau setelah dapat yang dicari diberesin, nga dong 🙁 . Asal aja ditaruh kain penutup kardusnya, asal aja ditumpuk kertas-kertas yang dia acak-acak. Baru kemaren saya rapikan kardus dan map-map dia, saya tutupi taplak meja supaya rapih dan tidak ditarik Lisa, nah besok siangnya saya kaget, ko kainnya berantakan tidak karuan, ada ada map hitam diatas taplaknya. Iiihhh sebel banget! 😡 .

    Kalau pas saya lihat dia kelimpungan cari sesuatu (misal surat) lalu saya lihat dia mulai buka laci yang khusus barang-barang saya, saya omelin dong “cari apaan?, tidak ada disitu, di laci itu semua barangku” . Soalnya dia pinter ngacak-ngacak dan tidak merapikan kembali 😛 .

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

     

    1. Mau mengambil baju yang dibagian tengah, tidak diangkat dan dipindah dulu yang atasnya, asal ditarik aja. Alhasil berantakan tidak karuan 😥 .
    7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta Bagian 2. suami orang jerman
    Kelakuan suamiku kalau ambil baju bagian tengah, asal ditarik saja, kan bisa bagian diatas diangkat dulu yaa

     

    1. Terkadang (eh sering malah) kumat malasnya merapikan bekas makan. Contoh habis makan roti di ruang tamu, talenan tempat roti atau pizza tidak langsung dikembalikan ke dapur. Makan keripik, coklat, permen tidak habis asal taruh diruang tamu, atau taruh didapur tidak langsung ditaruh tempat asalnya.

    Gelas atau botol minum ditaruh disamping komputer. Hari kedua jadi 2 botol. Saya biarkan saya sampai ybs sadar, eh ternyata dia pergi kerja 5 hari (yang waktu kerja 5 hari tidak pulang, libur 5 hari). Mau tidak mau saya rapikan karena mata sakit ngeliat yang tidak pada tempatnya haha.

    1. Talenan atau pisau habis sarapan tidak langsung dicuci atau dikembalikan ketempatnya. Ya oke deh tidak perlu dicuci, kalau ditaruh ditempat piring kotorpun saya sudah senang. Nah ini ditaruh dimeja makan, langsung ngabur pergi kerja. Duluuu pernah dong saya sindir aja mengenai peralatan bekas makan diruang tamu. “besok babunya datang lagi buat beres-beres” haha dia langsung merapikan bekas dia semalam. Eh sambil ngoceh-ngoceh baru sekali kejadian katanya, nah saya tambah kesel dong, mana mungkin saya komen gitu kalau baru sekali. Ah dasar mirip anak kecil nih bocah 😆 .

    2. Taruh baju dia diatas meja ganti baju anak. Saya risih kalau baju luar rumah pas balik atau mau tidur asal ditaruh (dibikin rapih sih) di meja ganti anak-anak, padahal kita berdua sudah punya gantungan baju masing-masing dibelakang pintu. Heran kan apa susahnya langsung digantung disitu.

    Baca juga: 8 Good Things About My German Husband

    Video 7 SIFAT COWO JERMAN SEBELUM KAMU PATAH HATI!

    1. Merapikan tempat tidur cuma bagian dia saja yang dirapikan. OMG tega amat ya haha 😯 ; padahal kalau saya bangun belakangan, bagian dia tentu saja saya rapikan juga dong. Nih pernah beberapa kali saya komplain dong, eh dia langsung rapikan bagian saya haha..

    2. Ini sih tidak aneh nih .. klo merasa yang diyakini benar, bisa aja berdebat panjang lebar. Contoh habis belanja ada sales stand salah satu perush listrik mencegat kita, mau menawarkan jasa dia tentunya. Di Jerman kan air, listrik dan telp tidak dimonopoli, ada banyak pilihannya.

    Nah sales perusahaan listrik ini nanya kita pakai apa. Sebelumnya kita memang pakai jasa listrik stand tersebut sih tapi sudah 5 tahun pakai yang baru karena stand listrik ini, listriknya pakai pembakaran batubara buat sumber energinya dan itu mengotori udara. Walaupun harganya tentu saja jauh lebih murah. Listrik yang kita pakai 5 tahun belakangan ini, energinya dari angin dan sinar matahari. Harganya memang lebih mahal, tapi kan paling tidak sudah turut andil menjaga lingkungan buat anak cucu kita di masa depan puluhan tahun kedepan.

    Si bapak penjaga stand nyerocos melulu menjelaskan keunggulan produk dia, bapaknya Ben bilang tuh salah satu taktik jangan kasih kesempatan calon pelanggan ngomong haha. Akhirnya pas dapat kesempatan bicara, suamiku jabarin lah keburukan sumber energi listrik si bapak tersebut. Pas sampai rumah langsung suami buka website jasa listrik ini dan memang benar yang suami omongin ke salesnya tadi kalau sumber energinya pakai batubara.

    Baca juga: Menjadi Ibu Rumah Tangga di Jerman

    Sebagai penutup, nih sedikit balik ke 7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta Bagian pertama. Bagian yang saya cerita anehnya suamiku saat mencuci piring, dimana dia suka sekali menyisahkan kerjaan untuk saya. Belum lama ini saya penasaran saya tanya langsung dong. “Eh kenapa sih kamu tuh sisain sendok, garpu pisau doang berantakan begitu? Kenapa tidak langsung semuanya dicuci semua?“.

    Kamu nih persis suami temanku. Mamanya Aaron suaminya orang Jerman juga, katanya kalau cuci piring suka meninggalkan/sisain kerjaan buat istri. Apa nih memang typisch Deutsch (khas pria Jerman) ya?“. Haha beneran saya ngomong begitu.

    Punya suami orang Jerman
    Mamanya Aaron nih suaminya orang Jerman juga, ko bisa sama ya spt bapaknya Benjamin sama-sama suka nyisain kerjaan cuci piring buat istri. Apa ini typisch Deutsch yaa

    Lalu dia melihat jari-jari tangannya. Jarinya lagi gatal-gatal gitu berair dan kulitnya pecah. Saya mikirnya dia kali mau bilang tanganya sakit. Kalau dia ngomong begitu tadinya saya mau bilang kan sudah dari tadi kamu cuci piring loh, masah tinggal lanjutin sisanya bikin sakit tanganmu? Huaha. Untungnya dia tidak jawab apapun. Nyengir aja dan seperti mau cari jawaban yang tepat tapi tidak ketemu kali ya dan dia langsung melanjutkan mencuci sendok, garpu pisau duuuhh ilehh suami Jerman 🙂 .

    Kelakuan atau hal-hal kecil yang saya ceritakan diatas, kadang membuat suasana hati saya jelek loh, atau kalau saya lagi kesel karena blog saya bermasalah misalnya, nah kelakuan unik suamiku bakalan membuat saya bete beberapa jam, ditambah mainan anak-anakku yang berantakan tidak karuan, dobel deh bad mood saya haha.

    Mau melepaskan kekesalan dengan melakukan hobi saya, ya tidak bisa karena lagi musim dingin begini tidak bisa berkebun. Mau internetan, suami ayik main game online di komputer dan laptop dipakai Benjamin nonton youtube. Terkadang status full-time stay at home mommy & wife membuat saya gila! Haha.

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

     

    Demikianlah ceritaku mengenai 7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta Bagian 2 Kalau suka tulisan saya ini, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan tentang Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga Postinganku kategori Mixed Marriage

  • 8 Good Things About My German Husband

    8 Good Things About My German Husband

    8 Good Things About My German Husband. Kalau sebelumnya saya buat postingan dimana isinya adalah hal-hal unik yang kadang menjengkelkan tentang bapaknya anak-anak. (Baca: 7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta). Maka kali ini adalah kebalikannya.

    1. Kalau saya pegel-pegel punggung atau tulang ekor sakittt 😥 . Misal salah angkat sesuatu yang berat (seringnya salah angkat pot tanaman! Haha bandel) nah dia yang kuminta mengolesi Counterpain. Kadang tanpa saya minta, dia lihat saya meringis, maka dia segera menawarkan apakah mau diolesi krem dan dipijat. Ngolesin krem nya pakai sarung tangan karena dia tidak mau tangannya bau krem. Kan bahan aktif krem ada mentol yang membuat hangat dan agak bau gitu ya. Kalau menurutku bau Counterpain enak ko. Namun namanya selera ya beda-beda. Nyium minyak telon aja dia mabok dikira minyak si nyongyong kali ya haha. Kalau Lisa lagi kedinginan, atau masuk angin saya olesi minyak telon. Kalau Benjamin karena sudah agak besar saya olesi dengan kayuputih.

    2. Kalau belanja ke supermarket, tas belanjaan kita selalu berat banget!. Nyampe rumah ya saya nungguin dimobil sampai semua tas belanjaan diangkat kerumah. Termasuk krat minuman, kosongpun tidak bisa saya angkat sangking beratnya. Kalau bapaknya anak-anak tuh krat minuman bisa diangkat 2 sekaligus. Coba kalau di Indonesia ada istri nyantai-nyantai begini saat suami beberes belanjaan, bisa dibilang istri tidak tahu diri kali ya hehe. Dari sebelum punya anak juga biasanya suami tercinta yang angkat semua belanjaan.

    Tulisan Terkini

    1. Pernah bikinin saya rak tanaman dan greenhouse mini. Dulu kan dia sekolah tukang kayu jadi bisa bikin perabotan gitu deh. Tapi profesi pengrajin kayu tidak berlanjut karena penghasilannya sangat minim. Pindah profesi (sekolah dulu) sampai saat ini menjadi perawat. Tidak pernah bekerja di rumah sakit. Saat ini jadi perawat/petugas yang mengurusi cuci darah dan per Desember akan pindah kerja lagi. Heran pindah kerja melulu seperti kutu loncat yaa 😀 .
    1. Pernah bikinin rak gantung tanaman. Model raknya saya lihat dari pinterest. Niatku buat menggantung anggrek dan atau aneka tanaman hias gantung dalam rumah. Rak gantungnya dipasang dikamar mandi. Pernah saya pakai sebentar buat menggantung 2 jenis tanaman, akhirnya tanamannya saya buang karena jelek kena kutu haha. Kalau anggrek-anggrek sampai saat ini bagus dan sehat semuanya. Anggrek-anggrek saya taruh Window sill belum digantung. Nah sampai saat ini rak tersebut belum dipakai lagi, malah 2 pot gantung isinya barang-barang keperluan mandi haha.
    8 Good Things About My German Husband
    Rak tanaman hias gantung, malah dipakai buat ngegantung peralatan mandi dan pembersih kamar mandi haha
    1. Sering mencuci piring, tambah rajin kalau saya lagi bete bisa berkali-kali dalam sehari itu dia kerjanya haha. Tapi ya begitu deh seperti di postingan sebelumnya, untuk urusan cuci piring ini pasti ada aja sisa kerjaan dia kasih buatku! 😛 .

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

    1. Kalau saya membersihkan rumah dengan pengisap debu dan dia lihat, dia akan ambil alih. Mumpung dibantuin ya saya bilang supaya semua ruangan dibersihkan, jadi saya bisa lanjut mengepel. Kalau dia asyik sudah berjam-jam main game melulu, nah saya bersihkan rumah dong, ambil pengisap debu, nyalain dekat dia. Nih suara mesinnya berisik bangett 😀 supaya dia berhenti sebentar bantuin saya gitu!, sayapun pengen dong nyantai di depan komputer kan hehe.

    2. Jago sekali mengganti sprei dan selimut. Cepat dan rapih kerjanya. Biasanya saya mengganti sprei dan sarung bantal kalau lagi ada suami, karena menyelipkan ujung seprai ke bawah kasur susah. Kasurnya berat. Uniknya di Jerman selimut ada sarungnya!. Ini yang paling saya benci. 5 tahun pertama selalu suami yang mengerjakan. Sudah saya lihat caranya tetap tidak bisa 😳 .

    3. Kalau dia lihat saya keluarkan cucian dari mesin cuci, maka dia akan ambil alih untuk menjemurkannya. Gaya (cara) menjemur pakaian antar orang Jerman dan Indonesia menurutku berbeda. Kalau saya lagi banyak kerjaan ya dengan senang hati urusan jemuran ini saya berikan ke suami.

    Namun seringnya hasil kerja suamiku tidak memuaskanku. Iya saya tahu kalau sudah dibantuin sebaiknya tidak cerewet. Saya maunya menggantung yang hemat tempat, menggantung yang rapih, yang tebal dibagian paling depan dan belakang. Ah susah menjelaskan, mungkin suatu kali nanti saya buat videonya ya.

    Menjemur cucian
    Bapak dan anak setelah menjemur cucian. Benjamin kala itu usia 14 bulan. 26.09.2015

    Belum lama ini dia komentar „apakah hasil kerjaku sudah sesuai dengan standarmu?“ OMG saya tertawa ngakak luar biasa sambil memperhatikan pakaian-pakaian yang telah tergantung. Hmm sebenarnya belum 100% memuaskanku, namun ya sudahlah toh dia sudah membuat saya tertawa saat itu.

    Jadi saya jawab „sudah. Terima kasih!“ . Kata terima kasih ini sering kali saya dengar diucapkan sejak saya tinggal di Jerman. Bahkan dalam hubungan suami istri, anak dan orangtua merupakan kata/kalimat yang kerap didengar setiap hari. Berbeda dengan saat saya masih di tanah air.

    Rasanya saya tidak ingat kapan saya pernah mengatakan „terima kasih mak masakannya enak, lusa masakin lagi dong yang begini“. Atau tidak pernah kudengar bapakku mengatakan terima kasih ke mamakku saat kita makan bersama. Bukan mau membandingkan mana yang baik dan tidak ko 😉 .

    Hanya saja beda negara ya beda juga kebiasaannya ya. Benjamin pun sejak dia lancar bicara, „Danke mama (terima kasih)“ ini royal sekali dia ucapkan. Bahkan saat saya ngomel panjang lebar, ujungnya dia memeluk saya dan mengatakan “Danke mama”! Haha. Oh iya satu kata lagi yang Benjamin ucapkan. Kata ini bisa dia katakan setelah sebulan di taman kanak-kanak. Bitte (please). Kalau dalam bahasa Indonesia kata halus untuk meminta sesuatu. Si bocah minta susu disiang hari. Ngapain minum susu? Belum 1 jam makan siang. Ntar malam saja sebelum tidur, seperti biasa. „Bitte mama, susu“ kata Benjamin untuk kedua kalinya. Tuh siapa yang tidak terenyuh kalau di kasih kata bitte sama anak kan haha.

     

    Demikianlah cerita saya mengenai 8 Good Things About My German Husband. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
    Baca juga: Kisah-kisah Kawin Campur yang Tragis

  • Vlog Nikah Sama Bule

    Vlog Nikah Sama Bule

    Vlog Nikah Sama Bule. Hai pembaca setia blogku. Ceritanya saya ingin bisa konsisten posting tulisan seminggu sekali. Ini untuk ketiga kalinya bisa posting di hari Selasa. Saya banyak mau nya, pengen nulis ini itu, riset sana sini, alhasil ada 69 draft yang tidak kelar juga haha. Belum termasuk draft setahun lalu yang pas mau pindahan blog tuh ada sekitar 40 an, jadi sudah ada seratus draft bahan tulisannya yaa.

    Saya lagi pengen ngomongin yang santai saja, sambil nunggu mata beneran ngantuk. Eh tapi kalau nulis ko malah jadi segar ya hehe, padahal besok saya harus antar Benjamin ke TK. Jam 7 pagi jadwal bus kita, haltenya 200 Meter dari rumah. Jam 7 pagi keluar rumah masih gelap bo!. Pas lihat layar informasi suhu di pusat kota 2 derajat C kemaren loh!. Namun Benjamin setiap hari semangat 45 pergi TK.

    Vlog Nikah Sama Bule

     

    Saya kalau lagi nonton youtube kan sukanya tema tanaman. Entah bagaimana ceritanya kadang sering nyasar ke vlog gitu. Vlog orang Indonesia yang nikah sama bule cepat ngehits nya ya? Haha. Banyak penontonnya, subscribernya bejibun!. Komennya lebih banyak lagi ..

    Tapi ..

    Kebanyakan komen yang kepo ..

    Suaminya bule mba? ..

    Ko lebih tua? ..

    Itu anaknya sudah besar, anak tiri ya? ..

    Suaminya ko tua banget ya ..

    Ko lebih muda mba suaminya ..(padahal si mba Indonesia ini sudah ga usia muda loh!)

    Sering berantem ga sama anak tirimu mba? ..

    Nikah beda agama ya mba?, ga takut dosa? ..

    Suaminya sudah disunat belum mba?.

    Mbk pindah agama atau gak waktu nikah….tolong di jawab ya… itu emailku mbk.

    Kenapa nikah sama bule? ..

    Ga takut dihianati sama bule?.

    Ko anak-anakmu ga ada yang mirip bapaknya sih ..

    perempuan kampung dapet suami bule jadi kaget.

    Hati-hati dijadiin babu sama suami. Bule kan nyari wanita asia karena konon katanya wanita asia rajin.

    Baca juga: Kisah-kisah Kawin Campur yang Tragis

    Video Pengen Jadi Youtuber Cepat Terkenal? Bikin VLOG NIKAH Sama Bule Tema Aneh Bikin Penasaran

    Bahkan ada yang nuduh pamer, padahal saya lihat biasa aja ko, namanya vlog kalau tidak menarik siapa yang mau nonton kan?.

    Eh akhirnya nemu video pertemuan mereka berdua. Again .. banyak hate commentsnya, ada juga yang sok ngajarin dengan bilang ybs sudah sekian puluh tahun di eropa..

    Ada yang tidak suka, kenapa pertemuan dengan suami diumbar ke publik (video). Padahal kalau saluranmu sudah punya 100k subscriber pasti banyak yang kepo pengen tahu awal ketemunya sama suami bule kan .. eh salah juga ..

    Intinya sih kalau sudah terkenal, mau bikin apapun tetap bakalan dilihat jeleknya dimana ..dimana bisa dihinanya, dimana bisa di katain. Pasti ada pro dan kontranya.

    You know what, ko malah jadi lebih asyik baca-baca yang pada komen loh! Haha..

    Pernah sampai tengah malam saya baca komen sampai tidak ada hentinya (baca aja tidak ikutan komen!), karena yang saling komen malah jadi perang kata-kata saling menghina ..

    Mereka yang beranten di kolom komen tersebut padahal tidak saling kenal ..

    Ajaib ..

    Tulisan Terkini

    Sampai gaya bule yang tidak cebok, cuma lap pakai tisu aja selesai bab jadi bahan beratem haha Gilaaa bener!!!!.

    Itulah mengapa saya tidak berminat membuat vlog pribadi. Maksudku vlog keluarga yang ceritain kehidupan keseharian saya, suami dan anak-anak.

    Saya suka sekali merekam tingkah laku anak-anakku sejak bayi. Saya upload juga ke youtube. Video jalan-jalan ya sesekali. Tapi vlog suami dan saya ogahhh bener dah!.

    Wong saya malu lihat wajah sendiri nonggol di video ..

    Lihat wajah suami juga malu, tidak nyaman aja gitu haha emang tidak berbakat jadi artis ya..

    Tapi saya sukaaa lihat video anak-anakku.

    Kalau sudah lama tidak melihat, eh 2 tahun kemudian lihat kembali video-video Benjamin saya bisa senyum-senyum sendiri.

    Bapaknya anak-anak juga gitu, ketemu bapaknya mereka jadi asyik ngeliat video-video saat anak-anak kita masih bayi.

    Balik lagi ke vlog..

    Bayangin aja dong, baik banget yang punya saluran balesin komen-komen yang ratusan banyaknya. Yang dijawab juga itu itu lagi seeperti pertanyaan kepo diatas.

    Saranku sih kalau memang sudah banyak sering ditanyakan, lebih baik bikin video tanya jawab. Dibuat playlistnya. Jadi kalau ada yang nanya itu lagi ya suruh nonton videonya. Atau buat Q & A di halaman About saluran kamu.

    Oh iya komen hate begitu kebanyakan yang anonim alias, akunnya kosong tidak ada videonya. Ada juga yang pakai foto tapi tidak ada isi akunnya.

    Kalau begitu kan bisa ya bikin akun baru melulu cuma buat komen jahat sana sini. Lebih baik tidak perlu diladeni. Misal komen hate yang kuingat nih kalau lihat nama belakangannya nama Jerman, tapi siapa yang tahu si haters ini benar nikah sama orang Jerman atau tidak.

    Yang nikah sama bule banyak juga yang sombong loh, saya menilai dari gaya komennya. Padahal siapa yang tahu kalau di Jerman hidupnya susah, atau suaminya bulenya dapat bantuan dari pemerintah?.

    Banyak juga orang Indonesia yang nikah sama bule gaya hidupnya, tutur katanya sederhana. Emang kalau nikah dengan bule naik level kehidupan gitu? Haha tidak kan ya..

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

     

    Nah itu kan vlog Bahasa Indonesia ya, yang banyak kepo dan komen jahatnya.

    Beberapa waktu lalu saya nyasar ke vlog Bahasa Jerman. 53 juta views salurannya. Orang asia yang nikah sama bule Jerman. Asia bukan Indonesia ko. Rumahnya di Berlin. Anaknya ada 3. Tapi semua mukanya anaknya di blur (disamarkan), “Lah piye toh pikiriku, bikin vlog ko malah mukanya disembunyikan!”. Awalnya saya subs karena videonya bagus dan jernih, klise banget ya alasan saya haha.

    Hanya wajah anak-anak saja sih yang disembunyikan. Di Jerman memang kebanyakan anak-anak tidak ditampilkan wajahnya. Katanya sih salah satu yang ditakutkan adalah penculikan anak. Misal anak-anak artis biasanya disamarkan saat muncul di majalah dan TV. Di Jerman privacy memang penting, kalau ortu si anak tidak mau wajah anaknya ditampilkan maka harus dituruti, daripada dituntut kan.

    Nah yang aneh buatku wajah disamarkan tapi ko memberikan alamat rumah dengan jelas dan lengkap di halaman aboutnya. Hal ini tentu saja buat kepentingan youtube endorsements yaa.

    Kalau saya malah takut kalau ada fans yang penasaran lihat wajah anak-anak, atau pengen ketemu langsung dan datang langsung ke rumah. Emang sih saya banyak takutnya, wong tidak berbakat jadi artis sih haha.

    Saya yang ngeblog aja ada yang penasaran rumah saya loh. Nih buktinya dibawah. Pencarian 3 bulan terakhir. Tahun lalu ada pencarian yang sama juga. Positif thinking mungkin mau lihat kebun balkonku kali yaa hehe.

    kata pencari masuk ke blog
    ada yang penasaran alias kepo sama rumahku hehe

    Paling nyaman buat saya adalah bikin video tema berkebun saja. Tidak perlu nongolin wajah, cukup cuap-cuap mengenai tanaman-tanamanku.

    Baca juga: 8 Good Things About My German Husband

    Kembali ke vlog Jerman, saya penasaran lihat beberapa video-videonya. Sebenarnya yang saya perhatikan adalah para komentatornya. Saya mau cari apa ada komen kepo dan haters nya?. Iiihh ko tidak ada loh!. Padahal komennya banyak banget dan saya baca satu persatu sangking penasaran nyari komen jahat kenapa tidak ada?.

    Beda ya vlog Indonesia dengan Jerman. Penonton orang Indonesia banyak repotnya. Repot ngurusin agama yang punya video dia tonton, repot pula mau tahu umur si bule, beda umurnya berapa tahun si wanita dan bulenya, kerjaan si bule apa. Padahal kalau kita tidak suka tinggal tutup kan yaa.

    Baca juga: Agama Nikmatul Rosidah dan Suaminya yang Orang Kanada

    Kalau kamu belum pernah lihat vlog yang nikah sama bule dan penasaran seperti apa sih. Cari aja dengan kata kunci vlog orang indonesia nikah sama bule atau vlog nikah sama bule. Kalau saya suka sama vlognya (klik) Nikmatul Rosidah ibu ini sederhana dan beneran baik hati balesin komen-komen video dia. kalau vlog bule cewe yang nikah sama pria Indonesia saya suka Sacha Stevenson Pada vlog keduanya banyak komen jahatnya. Semoga mereka tidak ambil hati tetap buat video terus.

    Terima kasih yang sudah membaca sampai selesai postingan saya ini 😉 .

     

    Comments are closed.

  • 7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta

    7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta

    7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta. Hubungan suami istri spt roller coaster, naik turun. Ada mesra, banyak berantemnya (eh kami jarangggg bangett berantem dalam 6 tahun jadi pasangan. Hanya 1x pernah ribut, saat 2 tahun pertama pernikahan. Karena dia pengen nunda punya anak, sedangkan saya pengen cepat mengingat usiaku sudah hampir 35 kala itu).

    7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta
    Benjamin menikmati buah plum, di foto ini saat usia setahunan. Dibelakang Ben tuh bapake lagi cuci piring

     

    Berikut ini cerita-cerita lucu punya suami orang jerman yang kucoba kumpulkan draftnya. Kali ini temanya lucu-lucu nyebelin sih, nanti saya akan buat postingan khusus kebalikannya buat muji-muji hehe.

    • kalau mencuci piring seringnya tidak tuntas. Kadang ada sendok, garpu dan pisau saja yang ditinggalin berantakan tidak ikut dicuci. Lain waktu cuma 1 gelas kecil tidak dicuci (bayangin dong ngapain cuma 1 gelas itu tidak sekalian dicuci???).

    Pernah juga satu penggorengan, atau satu panci kecil. Lain waktu lagi ada satu botol bekas makan anak ditinggalin. Saya tidak pernah negor, belum pernah cerewetin dia nanya mengenai dia suka ninggalin sedikit kerjaan buat saya. Paling saya komen sama diri sendiri atau senyum sendiri aja sambil bilang mungkin dia lagi error haha.

    Kelakuan suami orang Jerman
    Suamiku kalau nyuci piring jarang tuntas. Kali ini tuh sendok, garpu, pisau tidak ikut dicuci. Baik dia ya kasih kerjaan buatku haha

     

    Ya saya biarin aja, kalau saya semangat ya saya kerjain sisa kerjaan dia, kalau saya pas malas saya kumpulin sampai banyak dulu hehe. Kalau lagi rajin bisa dia bolak balik cuci piring dalam sehari, kalau kumat malasnya, kadang saya kasih pilihan “mau mandiin anak-anak atau pilih cuci piring?”. Nah pasti dia pilih yang paling cepat kerjanya yakni pilih cuci piring haha.

    • Bapaknya anak-anakku ini kerja 5 hari, libur 5 hari. Kalau pulang isi kopernya baju-baju bersih dan kotor termasuk pakaian dalam bersih dan kotor dicampur bersama. Saya tidak pernah komen cuma dalam hati aja bilang orang aneh hehe. Kan ada istri yang menyiapkan koper/bawaan suami kalau mau bertugas ya, nah kalau saya tidak pernah disuruh dan tidak menawarkan diri juga haha, jadi dia sendiri yang menyiapkan kebutuhan dia. Tugas saya adalah masukkin baju-baju kotor ke mesin cuci dan menyetrikanya. (Sudah sebulan ini ada kerjaan baru, setiap hari pulang kerumah).

    • Selesai mandi lalu handukkan tuh handuk sekalian buat ngepel lantai. Masa bersihkan kaki dilantai. Handuk digelar lebar lalu ngelap kaki, padahal saya tidak mengepel lantai setiap hari. Kalau saya handukkan mau ngelap bagian kaki ya angkat tinggi kaki saya atau taruh ditaruh pemanas ruang.

    • Selesai menggunakan cutton buds buat membersihkan kuping jarangg banget langsung dibuang ketempat sampah (dikamar mandi kita tidak ada tempat sampah, adanya di dapur dan balkon). Beneran nyebelin. Jorok!. Saya sudah pernah beberapa kali negor karena Benjamin ambil tuh bekas cutton buds lalu dicolok kehidung. Hanya sekali dilakukan permintaan saya, hari-hari berikutnya bekas cutton buds asal ditaruh aja di atas mesin cuci!.

    • Makan keripik tidak habis, asal aja melipat bungkusnya tidak rapih tidak diikat. Kadang saya menemukan bungkusnya terbuka dan kadang asal taruh sembarangan didapur.

    • Saat summer pernah dia tidak mandi tiap hari. Tidak bau sih cuma saya risih kalau dia habis pergi jalan-jalan sama anak-anak, kan kotor ya. Anak-anak saja saya rajin mandikan, supaya enak dan nyenyak tidurnya, masah bapaknya mau dimaniin juga nih haha.

    Saya bilang dong “mandi sono! masa summer tidak mandi tiap hari, kamu tadi kan keluar rumah“. Ini juga persis anak kecil nanya balik “memang saya bau ya?”. Saya diam menatap layar laptop saya namun kuping saya mendengar yang dia bilang. Kalau saya bilang tidak bau, nanti dia malah tidak mandi, jadi saya diamlah.
    Akhirnya si bocah mandi 😛 . Nah pas selesai mandi dengan hanya pakai celana dalam aja dia menghampiriku didapur, berhenti didepan pintu lalu dia bergaya hormat bendera sama saya sambil tangan kiri pegang pinggang “lapor mandi sudah selesai” katanya, sambil si doi senyum-senyum minta dijitak haha.

    Jadi benar tuh ya katanya kalau punya 1 anak sebenarnya kamu punya 2 anak, dan kalau punya 2 anak sebenarnya ada 3 anaknya, karena suami juga terkadang persis anak-anak gayanya kudu disuruh ini itu, perlu dikasih tahu harus begini begitu dong, lakukan ini itu.

    • Kalau manggang roti sering sekali ditinggal. Padahal toaster kita cepat banget panasnya, cuma 1 menit matikan nanti cukup panasnya ko. Kalau saya sedang berbaik hati saya matikan toasternya. Namun karena sudah sering terjadi kadang saya biarkan saja sampai yang punya roti datang sendiri.

    Saya panggil sekali .. tidak ada jawaban terdengar, panggil lagi tidak ada jawaban. Saya suruh Benjamin nyamperin bapaknya, eh si Ben cuma teriak aja beberapa kali, “ga bakal didengar Ben, kuping si papa disumpel didepan komputer, pasti main game atau nonton youtube tutorial game, sono samperin” ujarku.

    Datang tersangkanya sambil bilang Oooo. “iyaaa ooo kebiasaan manggang roti ditinggal” kataku dengan judes. Rotinya diambil dibuang ketong sampah karena sudah keras seperti batu sangking kelamaan didalam toaster. Kemudian dia bikin yang baru. “Tungguin disitu jangan pergi” kataku dengan wajah datar. Tersangkanya cengegesan aja mesem-mesem.

    Baca juga: 7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta Bagian 2

    Video CURHAT Beda Suami Jerman Kerja dan Istri Kerja

    Bersamaan dengan manggang roti ada kasus lain juga. Dia keluarin keju dan sosis lapis dari kulkas buat isi roti bakarnya. Dikeluarin semuanya satu tempat!. Heran saya, kan bisa ya cuma dikeluarin satu saja yang dia butuh. Nanti roti selesai dibakar tidak dimasukkan lagi tuh keju dan sosinya ke kulkas. Sampai selesai beberapa kali dia bakar roti, sampai dia kenyang dan selesai makan barulah sosis dan keju dia masukin ke kulkas. Kalau sudah beberapa hari bolak balik begitu keluar masuk kulkas sosis dan keju kan jadi rusak. Ujung-ujung bakalan dibuang lagi.

    Keju dan sosis ini juga tidak satu bungkus dihabiskan dulu. Baru beberapa lembar diambil bisa buka yang baru. Pernah sampai 3 tempat keju sudah kebuka. Saya lupa awalnya membicarakan apa deh. Trus saja jawab jutek “kalau baru diambil sekali trus buka yang baru melulu, trus siapa yang makan sisanya???. Tuh makanan dibeli pakai duit kan bukan pakai daun?. YA memang sih duitnya dia, cuma kan bener toh tuh makanan dibeli pakai duit 😛 masah makanan sedikit-sedkit langsung dibuang. Sok gaya horang kaya banget! 😛 .

    Baca juga:
    Postinganku kategori Mixed Marriage
    Aku Cinta Kamu Bahasa Jerman

     


    Drama komentar blog tidak muncul masih ada lanjutannya (baca: Akismet Forever Goodbye, Biang Keladi Komen Tidak Muncul) Akismet saya hapus ganti dengan Antispam Bee, nah ternyata plugin tersebut konflik dengan plugin Jetpack. Saya balik lagi ke Akismet eh tetap dong ada masalah lain. Terakhir kali saya disuruh support wp untuk melakukan debug.

    Senang akhirnya jetpack berjalan dengan baik. Nanti akan saya buat postingan khususnya, karena panjang lagi ceritanya dan saat ini saya belum bersemangat ngomongin tema komen tersebut. Semoga yang mau komen di postingan saya tidak bermasalah lagi ya. Kalau misal ada masalah tolong kasih tahu saya melalui form kontak 😉 .

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

  • yang Bikin Meleleh..

    yang Bikin Meleleh..

    yang Bikin Meleleh... Buat para cewe, menurut kalian kalau ada cowo yang membukakan pintu masih bisa bikin hati kamu meleleh ga sih? 😀 . Saya bukan ingin membicarakan tema Valentine ko hehe, jadi ceritanya pertengahan Desember lalu saya baca postingan terbarunya Okke Sepatumerah. Temanya adalah: http://blog.sepatumerah.net/2014/12/yang-bikin-meleleh/perlakuan cowok yang bikin kamu meleleh. (sumber url blog.sepatumerah.net sudah tidak aktif lagi, update 07.01.2017)

    Menurut saya isi postingannya bagus, dan Okke juga mengajak pembacanya untuk membuat postingan tema serupa di blog masing-masing. Saat itu saya bersemangat ingin membuat juga, tumbalnya siapa lagi kalau bukan babenya Benjamin :mrgreen: . Setelah sempat beberapa kali nyasar ke blog lain yang membahas tema serupa, lalu saya baca beberapa kali lagi postingan Okke tersebut, saya ko jadi seperti diingatkan kembali untuk segera buat postingannya, sebelum basi haha.

    Saya senyum-senyum sendiri sama kalimat Okke yang begini bunyinya: “Buat yang lagi berantem sama pasangan, konon kalau kita ingat hal-hal manis tentang dia, sebelnya jad berkurang. Terus baikan deh.” Hahah iya Okke kamu benar, makanya saya buat deh postingan ini supaya sebel saya sama suami terkikis habis. Saat ini sudah happy lagi ko! 😛 .

    yang Bikin Meleleh ..
    “Any man can be a father, but it takes someone special to be a dad.” —Anne Geddes

     

    Panjang amat palagraf pembukaannya. Yuk mari ini yang bikin meleleh versi saya:

    1. Mau nonton tayangan tv tema cewe.

    Tahun lalu saya suka banget nonton reality show traumhochzeit (pernikahan impian). Seringkali babenya Ben nonton bareng saya, padahal saya sudah bilang kalau mau ganti saluran lain boleh aja ko karena saya kan rekam tontonan tersebut jadi bisa kapan aja lihat sendiri, eh dia bilang gak apa-apa ikut nonton. Jadilah kita seru-seruan komentari para pesertanya. Ada lagi tayangan tema pencarian model seperti Germany next top model bersama Heidi Klum gitu kadang dia mau nemamin saya 🙂 .

    2. Empatinya tinggi. Langsung ke contohnya saja ya.

    • Tiap kali kami di kasir supermarket, pasti dia akan lihat ada orang ga dibelakang kami yang belanjaannya sedikit. Kalau ada pasti dia akan nanya mau maju duluan gak, pasti orangnya mauu dong 😀 . Sekalipun dibelakang kita ada 2 sampai 3 orang yang belanja nya sedikit, pasti akan disuruh duluan, soalnya belanjaan kita selalu segambreng bo (banyak bener dah hehe). Kasihan kan kalau orang hanya belanja sedikit misal 3 barang harus lama ngantri karena nunggu kami. Lain waktu ketika saya pergi belanja sendiri, hanya beli sedikit barang, seringkali saya disuruh maju duluan. Pernah suatu malam saya disuruh maju duluan dan akhirnya saya masih bisa naik bus terakhir ke rumah, kalau jalan kaki 30 menit, naik bus sekitar 7 menit, jam 8 malam akhirnya sudah sampai rumah.

    • Seorang bapak tua bawa sepeda jatuh, belum naik sepedanya sudah jatuh. Entah si bapak mabuk atau bawaannya terlalu berat. Suamiku langsung singgap nolong, lalu ada orang lain juga nolongin. Saya nonton aja hehe.
    • Seringkali bantuin lansia untuk berbagai hal. Misal benerin rooling door, benerin tv, benerin pintu yang macet, bantuin packing barang yang mau pindahan. Kalau kelamaan pulangnya ya saya ngomel haha. Sampai akhir tahun lalu kerjaan babenya Ben mengunjungi pasien (lansia) kerumah-rumah. Memberikan pengobatan sesuai yang ditugaskan kantornya. Awal tahun ini sudah pindah kerja, kerja kantoran sekarang.

    • Contohnya 3 aja ya, nanti kepanjangan mengarang indahnya 😛 .

    3. Membiarkan pasangan melakukan yang dia mau.

    • Membolehkan saya melakukan hobi berkebun sepuas yang saya mau. Kalau musim panas matahari tenggelamnya hampir jam 10 malam, puas deh berkebun. Seringkali Babenya Ben pulang kerja (kerjaan lama) bawain lampu (Floor lamp) ke balkon supaya saya tetap bisa selesaikan kerjaan saya. Lagi awal-awal kita bersama boros belanja untuk hobi ini karena dia yang menyarankan beli ini itu yang bagus. Berhubung saya makin tahu harga-harga jadi saya yang mengatur sendiri apa yang saya mau dan saya butuh, soalnya saya selalu mau yang serba ngirit buat hobi ini. Saya juga biasanya pergi sendiri ke toko atau retail tanaman supaya puas berjam-jam disana haha.

    • Dulu kadang saya main ke rumah teman Indonesia saya bisa seharian. Babenya Ben bilang gak apa-apa puas-puasin maen mumpung bisa ketemu. Soal makanan ya dia masak sendiri. Sejak ada Ben saya sudah males maen, cape kerja di rumah. Entahlah nanti kalau cuaca sudah ga dingin mungkin saya mau ngider-ngider dengan Benjamin deh.
    • Kalau saya lagi pengen window shopping sendiri tinggal bilang aja mau pulang jam berapa. Dia ga akan reseh ngatur-ngatur berapa lama saya boleh pergi, ga reseh periksa belajaan saya. Termasuk soal duit dia ga reseh. Beberapa kali ada kata kunci masuk ke blog saya apakah cowo Jerman pelit?. Ga tau kalau yang lain, kalau suamiku royal orangnya, ga pelit, ga perhitungan. Kalau kasih kado ga pernah yang murahan..

    4. Mau melakukan kerjaan yang umumnya dilakukan wanita

    • Kalau saya masak, dia yang cuci piring. Kalau saya lagi ada urusan (berkebun), dia nawarin diri buat masak. Tinggal kasih tahu harus masak apa, nanti saya tinggal duduk manis santap masakan setelah jadi.
    • Kasih daftar belanjaan, suruh dia baca ulang, nanti dia yang belanja ke supermarket. Saat cuaca bagus, pas belanja dia sukanya jalan kaki.
    • Sudah rapih pakai baju kerja (putih-putih, kerjaan lama) saya suruh ganti diaper Ben. Waktu nyokap disini saya diomelin bo sama nyokap. “Suami sudah siap berangkat, bajunya putih pula, kalau kotor bagaimana tuh!”. Hahah dia ga nolak toh 😀 .
    • Baru pulang kerja, belum ganti baju langsung jemurin cucian. Istrinya cape istirahat dulu.

    5. Kecupan sayang

    Tiap pergi kerja, dia pasti kecup saya. Waktu belum ada anak, saya pasti masih molor (tidur) saat dia pergi kerja. Dia sarapan sendiri, bikin kopi buat saya, pamit dan kecup saya lalu pergi deh cari duit. Kalau masih ada sedikit waktu lebih dia akan kecup-kecup pipi saya. Manis banget deh dia haha. Sudah ada Ben saya bangun mengikuti jam bangunnya Ben. Sudah beberapa minggu ini Ben selalu bangun pagi sebelum babenya pergi sudah bangun (sebelum jam 6 pagi).

    Minggu lalu saya lagi bete sama babenya Benjamin, ngambek.com pokoknya. Saya ga bisa tidur sampai dini hari, lalu saya pindah ke kamarnya Benjamin, berharap bisa tertidur pulas nyatanya tetap ga bisa tidur.

    Suami: “sayang, saya pergi kerja dulu ya, sampai nanti malam”.
    Istri: tidur menghadap tembok dan pura-pura budek (ga dengar).
    Suami: karena ga bisa kecup ditempat biasa, dia kecup pundak saya, lalu benerin selimut saya. Bikin meleleh hati saya kan yang dilakukannya hehe.
    Istri: dengar pintu ditutup, sudah pergi dia. Lalu si istri lari ke dapur, naiikin rooling door balkon depan. Dari balik kaca pintu si istri nungguin sampai bus yang dinaiki suaminya lewat di pertigaan jalan. Saya bisa lihat dengan jelas ke dalam bus.

    man are from mars woman are from venus. Suami begitu, si istri begono

    6. Say it flowers.

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

     

    Tiap kali saya ultah, anniversary pernikahan, tahun baru dan perayaan lainnya babenya Ben selalu kasih buket bunga. Kami dua kali menikah. Pertama nikah catatan sipil di Swiss 20.07.2011 dan pemberkatan pernikahan di Jerman 20.04.2012 pasti pada dua tanggal penting tersebut dia kasih saya bunga. Bahkan saat tidak ada hari penting untuk dirayakan, bisa saja dia memberikan saya bunga dan hadiah.

    Misalnya beberapa hari setelah usia Benjamin 6 bulan. Terjadi percakapan singkat berikut:
    Istri:bawa bungkusan apa? . Dapat kado dari kantor?. Kamu kan tidak ultah. Saya juga ga ultah tuh“.
    Suami: buka bungkusan gede, ternyata buket bunga. „..untuk Benjamin ulang bulan“.
    Istri: „yaelah bocahnya ga ngerti juga kali. Cakep bunganya bentuk menara, saya baru pertama kali lihat bentuk seperti ini loh“.
    Suami: „buat kamu ko bunganya. Terima kasih sudah merawat Benjamin sampai usia 6 bulan ini“.
    Istri: jleb melting lagi kan. „terima kasih ya“ sambil kecup suami. Dikecup aja suaminya sudah seneng bukan kepalang hehe.

    Dikasih buket bunga dalam rangka Benjamin 6 bulan
    Dikasih buket bunga dalam rangka Benjamin 6 bulan

     

    Dua hari kemudian si istri menemukan bon toko bunga di Heidelberg, tertulis 22 euro. “mahal euy, tapi bunganya bagus sih, kalau saya beli ga mau pakai rumput-rumput supaya lebih murah dikit” si istri ngoceh sendiri hahaha. Tolong ya kalau mau kasih hadiah, bon nya tuh langsung dibuang jauh-jauh dong 😛 .

    Saya pengen nyari-nyari lagi hal-hal manis yang babenya Benjamin lakukan, sudahlah ga usah ya. Kuatirnya yang baca postingan saya ini muntah lagi kalau kebanyakan haha 😆 . Apakah babenya Ben ga ada celahnya? Selalu manis gitu? selalu romantis begitu?. Ada doong, namanya manusia bukan malaikat pasti banyak hal yang bikin pasangan kesel juga ko. Berhubung ini postingan muji-muji jadi saya ceritakan semua yang baik. Kapan-kapan ada waktu akan saya ceritakan kebalikannya ya 😉 .

    6 point diatas adalah versi saya. Nah bagaimana dengan kamu. Apa sih yang pasangan bikin sampai kamu meleleh? sampai merasa dan bilang “duuuhh manis banget sih kamu ..” .

     

    Baca Juga:
    10 Pertanyaan Mengenai Emaknya Benjamin
    Babenya Benjamin Manis Banget kalau Begini. Du Bist so Suss adalah ..
    Cerita ketemu sama suami di online dating

  • Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule. Mumpung Benjamin sedang tidur pulas, asyikkk jadi saya bisa internetan nih 😀 . Jadi bisa menceritakan satu hal kalau saya mejeng lagi di media cetak & online.

    Jadi ada wartawan yang mengirim email ke saya, bilang kalau dia mau buat liputan dengan tema orang-orang yang mendapat jodoh melalui dating service (biro jodoh online). Pak wartawan bilang agak sulit mencari narasumber yang mau berkisah tentang hal tersebut, dan ybs membaca postingan saya yang berjudul Cinta via Biro Jodoh Online . Pada postingan tersebut saya panjang lebar membahas mengenai bagaimana saya bertemu Frank melalui media online.

    Nah pak wartawan ingin mengutip postingan saya dan mewawancarai saya melalui email, telp bahkan ingin bertemu langsung. Email pak wartawan saya balas 3 hari kemudian, saya bilanglah kalau wawancara via email saya tidak bisa, ribet ada si bocah (Benjamin) yang setiap saat bisa saja rewel jadi tidak bisa berlama-lama di depan komputer, kalau mau telp silakan, tapi kalau bertemu langsung ya silakan datang kerumah saya hihi tapi kan jauhhh ya 😆 . Jadi saya katakan “..jika ingin mengutip tulisan saya silakan saja, asal menyebutkan sumbernya dari blog saya”.

    Baca juga: Pengalaman Mejeng di Majalah

    Senin, 15 September lalu bangun tidur seperti biasa online sebentar dari tablet. Cek ricek email, sosmed dll. Ketika cek blog saya bingung sudah jam 8 ini trafik blog tumben cuma diangka 600. Ternyata oo ternyata 6.000 an saudara-saudara hahah maklum mata masih 5 watt bangun tidur. Kaget ada apa gerangan yaaa? . Arsip blog saya sudah dibuka 3 ribu kali sekitar jam 8 tersebut.

    Eh ada komentar dari ito Nandito di postingan Peran Ayah Dalam Keseharian Bayi katanya saya mejeng di tribunnews.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule
    Saya diberitahu salah satu blogger, kalau nama saya mejeng di koran online

     

    Saya klik link yang diberikan ito Nandito, lalu tablet saya berikan ke mama dulu karena saya lagi sibuk beres-beresin botol susu. Mama ngakak aja pas baca koran online tersebut.

    Mama : Huaahaha
    Saya : Napa ma? Ada yang lucu ? kenapa ???
    Mama : Masah nih namanya Frank ko ditulis Frank Benjamin hahaha
    Saya : (langsung ambil tablet dari mama dan membaca). Huahaha

    Kalian yang setia mengikuti blog saya ini tahu dong. Frank nama suami saya, Benjamin adalah nama anak saya.

    Pak wartawan tidak konfirmasi ke saya dulu sih, email sayapun tidak dibalas lagi, eh langsung tayang tulisannya di koran online hasil kutipan dari blog saya.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media. Mejeng di koran online
    Mejeng di koran online

     

    Bagi yang tertarik membaca tulisan di koran online tersebut silakan lewat biro jodoh mimpi …

    Efek dari masuk koran online tersebut, trafik blog saya melonjak luar biasa. Kalau biasanya sekitar 2.500-3.000 an perhari, nah pada 15 september tersebut blog saya page viewnya 12.900 . Entah kapan lagi best ever trafic akan tercapai, karena angka tersebut sangat fantastis buat saya :mrgreen: .

    12.900 Trafik terbaik yang dicapai dalam sehari selama 6 tahun ini ngeblog
    12.900 Trafik terbaik yang dicapai dalam sehari selama 6 tahun ini ngeblog

     

    Keesokan harinya (16 Sept), satu blogger lainnya bernama akang Gilang berkomentar di postingan saya. Akang membaca koran kalau ada tulisan mengenai saya 😀 . Ternyata turun versi cetaknya juga toh.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule
    Diberitahu salah satu blogger kalau nama saya nonggol di koran

     

    Masih mantap trafik blog karena nama saya muncul di koran cetak.

    Hari kedua trafik masih mantapp. Page view hingga 7.500 an. Efek nonggol di koran hehe
    Hari kedua trafik masih mantapp. Page view hingga 7.500 an. Efek nonggol di koran hehe

     

    Karena mejeng di koran online dan cetak, saya jadi mendapat banyak email. Ada yang curhat mengenai pencarian jodoh, punya impian lihat luar negeri, pernah ikutan biro jodoh online namun belum beruntung dan curhat lainnya. Blog saya jadi mendapat banyak follower baru juga 😀 .

    Seperti best ever trafic sebelumnya, kalau naik dratis begini 1-2 hari. Hari-hari berikutnya langsung terjun bebas dan nyungsep hahaha.

    Trafik blog sudah normal kembali. Eh naik sedikitlah sekarang sudah di page view 3500 an perharinya
    Trafik blog sudah normal kembali. Eh naik sedikitlah sekarang sudah di page view 3500 an perharinya

     

    Apakah kamu pernah mejeng juga di media ? kalau boleh tahu karena apa ya ?😀 .

    Baca Juga :
    Mereka yang Nyasar ke Blog Saya – Tema Bule
    yang Bikin Meleleh
    10 Pertanyaan Mengenai Emaknya Benjamin
    Babenya Benjamin Manis Banget kalau Begini. Du Bist so Suss adalah ..
    Our wedding – Pernikahan Kami
    Orang Jerman itu ..
    Aturan Internetan di Jerman
    Cerita ketemu sama suami di online dating

  • Pernikahan Beda Agama di Indonesia

    Pernikahan Beda Agama di Indonesia

    Pernikahan Beda Agama di Indonesia. Semoga saya tidak berdosa nih 😳 menerbitkan tulisan kontra semacam ini. Temanya pernikahan beda agama. Sepasang manusia yang seagama saja banyak permasalahannya, apalagi yang berbeda. Mungkin di luar negeri hal ini biasa saja, namun di tanah air pernikahan beda agama tidak diperbolehkan (belum bisa dilakukan).

    Pernikahan Beda Agama di Indonesia.
    “The greatest marriages are built on teamwork. A mutual respect, a healthy dose of admiration, and a never-ending portion of love and grace.” –Fawn Weaver.

    Kalau ada teman atau saudara yang saya kenal, tentu akan saya larang supaya jangan nekad. Apakah kamu memikirkan perasaan orangtua dan keluarga?, lalu anak-anak kamu akan ikut siapa?, apa sanggup jika di perggunjingkan lingkungan?. Apa iya pernikahan beda agama akan langgeng?, contohnya pernikahan Lidya Kandau dan Jamal Mirdad kandas, kemudian Dedy Korbuzier dan Kalina kandas juga (Dedy dan Kalina dinikahkan oleh tokoh Paramadina). Oke kamu bilang mereka artis, kalau kamu nekad juga maka saya no comment karena setiap orang selalu mempunyai pilihannya masing-masing dan kamu sendiri yang menjalaninya.

    Lalu mengapa saya menerbitkan tulisan dengan tema pernikahan beda agama?. Kalau dulu-dulu biasanya saya malas menanggapi hal ini, paling saya jawab „tidak tahu, cari saja di google“. Kali ini saya buat tulisan, supaya saya punya contekannya, kalau ditanya ulang hehe 😀 .

    Baca juga:

    Saya pusing kalau sering ada yang bertanya ke email mengenai tema sensitif ini. Seperti halnya mereka yang menanyakan bagaimana cara sekolah atau kuliah atau kerja ke Jerman. Bagaimana caranya dapat pacar bule, bagaimana cara bisa tinggal di Luar negeri. Para pembaca beneran nih, untuk topik-topik tersebut jawabannya saya akan samar-samar (jadi jangan sering bertanya hal tersebut oke 😆 ), kecuali kalau kamu bertanya mengenai hobi berkebun saya, nah tuh baru saya tidak pusing dan akan sangat antusias menjawab, dan kita bisa tuker-tukeran foto koleksi kebun kita deh 😉 .

    Apakah bisa melakukan pernikahan beda agama di Indonesia?. Bisa (silakan baca tulisan ini hingga selesai).

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

     

    Saya pernah mendengar mengenai Yayasan Paramadina, yang bisa menikahkan pasangan beda agama. Perlu diketahui juga kalau Yayasan Paramadina bukan lembaga pernikahan.

    Yayasan Wakaf Paramadina adalah sebuah lembaga keagamaan (Islam) yang berkecimpung dalam kajian keagamaan dan sosial. Didirikan oleh Prof. Dr. Nurcholish Madjid pada tahun 1986 di Jakarta, lembaga ini bertujuan sebagai lembaga pendidikan dan pencerahan umat dan bangsa. (Sumber wikipedia).

    Nikah dengan bantuan Paramadina (ada penghulunya). Pernikahan secara Islam karena memang Yayasan Paramadina adalah yayasan Islam, mendapat surat nikah yang sah secara Agama Islam dan Hukum. Kemudian pasangan akan melangsungkan lagi pernikahan ditempat ibadah calon satunya lagi. Pasangan akan tetap memeluk agama masing-masing setelah menikah. Paramadina bisa juga menguruskan administrasinya di kantor catatan sipil.

    Ada yang bilang tidak maulah dinikahkan secara agama pasangan, sama juga mengakui agama dia dong?.

    Nah kalau begitu ya solusinya harus nikah di luar negeri, bisa ke Australia, Singapura atau Hongkong. Pasangan yang menikah di luar negeri tunduk pada hukum di luar negeri. Pasangan tersebut mendapat akte dari negara itu, kemudian akte dibawa pulang untuk di catatkan saja. Artinya tidak memperoleh akte lagi dari Indonesia.

    Saya coba cari tahu apakah yayasan Paramadina masih bisa menikahkan pasangan beda agama, ternyata yayasan Paramadina tersebut sudah tidak menerima lagi pernikahan beda agama. Gubrakk alamakk sudah panjang saya tulis-tulis di blog ini mengenai Paramadina, edit lagi besar-besaran 😥 .

    Tapi kalau kamu penasaran bisa tanya langsung saja.

    Yayasan Paramadina
    Pondok Indah Plaza 3, Blok F 4-6
    Jl. TB. Simatupang, Jakarta 12310
    Telp: +62 21 765 1611
    Fax: +62 21 765 2015

    Jl. Metro Pondok Indah
    Pondok Indah Plaza I Kav. UA 20-21
    Jakarta Selatan
    Telp: +62 21 750 1969

    Email: [email protected]
    Web: www.paramadina.or.id

    Loncat lagi ke sumber lain, saya temukan yang bisa memfasilitasi (membantu pernikahan beda agama), namanya pak Asnawi Ihsan, dari yayasan Indonesia bahagia. Dari beberapa sumber saya temukan nama pak Asnawi juga.

    Lembaga beliau bisa membantu pernikahan beda agama, baik untuk legalitasnya maupun ritualnya untuk semua pasangam beda agama. Beliau juga bisa membantu untuk pencatatan sipilnya hingga pernikahan kamu sah secara negara. Pak Asnawi Ihsan adalah konsultan perkawinan yang sudah membantu banyak pasangan yang menikah beda agama. (sumber: discussion.weddingku.com/discussionclass) per 23.01.2017 link Forum weddingku.com mengenai beda agam sudah tidak ada lagi

    Silakan bertanya di yayasan tersebut websitenya: http://www.indonesiabahagia.com per 23.01.2017 link web indonesiabahagia.com sudah tidak aktif lagi 🙁 . Untuk dapat pencerahan silakan baca sumber dibagian bawah artikel ini saja ya.

    Kalau kamu punya budget lebih bisa menikah di luar negeri. Sumber yang saya ketahui hanya untuk menikah di Singapura.

    Cara melakukan Pernikahan beda agama di Singapura:

    • Daftar 2 bulan sebelum hari H.
    • Tinggal di Singapura minimal 15 hari.
    • Setelah menikah akan mendapat surat nikah, dibawa ke catatan sipil di Indonesia untuk didaftarkan.
    • Informasi lebih detail silakan di : http://app.rom.gov.sg per 23.01.2017 link app.rom.gov.sg mengenai beda agama sudah tidak aktif lagi

    Kalau kamu masih ada banyak pertanyaan, alangkah baiknya bergabung di yahoou group, karena saya yakin disana banyak yang akan bisa bantu. Alamatnya: http://groups.yahoo.com/neo/groups/kawinbedaagama/info

    Fyi: Saya TIDAK melakukan pernikahan beda agama. Suami dan saya sama-sama beragama Kristen. Tulisan ini saya buat untuk menjawab beberapa email yang masuk, atau buat contekan kalau ada pertanyaan serupa.

    The greatest marriages are built on teamwork. A mutual respect, a healthy dose of admiration, and a never-ending portion of love and grace.” –Fawn Weaver.

     

    Berhubung tema sensitif jadi kolom komentar saya nonaktifkan, saya tidak ingin seperti di blog sebelah yang jadi ramai dengan debat kusir.

     

    Sumber:

    Semua Indah pada Waktu-Nya
    4 Cara penyelundupan hokum bagi pasangan beda agama
    wiki/Yayasan Paramadina
    yang berhasil menikah beda agama – forum kaskus
    Perkawinan beda agama

  • Kekasih Online Bule Bagian 2

    Kekasih Online Bule Bagian 2

    Kekasih Online Bule Bagian 2. Mau cuap-cuap lagi seputar kekasih online. Bagian 1 klik disini ya.

    Kekasih Online Bagian 2 . “Love may be harder to find in some people, but when they do love you know it must be something marvelous.” ― Criss Jami
    “Love may be harder to find in some people, but when they do love you know it must be something marvelous.”
    ― Criss Jami

    Beberapa tips buat para single / status pacaran dengan orang asing. Sepenuhnya berdasarkan pemikiran saya, atau hasil obrolan saya dengan teman. Di ikuti syukur, kalau dianggap tidak penting terserah pembaca hehe 🙂 .

    Temanku Mita (nama disamarin saja ya) Mita sama seperti saya boru Batak, dia nikah dengan pria Jerman, belum setahun di Jerman, kita belum pernah kopi darat. Mita sering telp saya, kalau kita ngobrol pasti sampai baterai telp kita habis, dan kita ngobrolnya sekitar 4 jam an, gile lamanya yaa haha. Berdasarkan obrolan kita seperti dibawah ini:

    Status masih pacaran, tidak usahlah terlalu sering upload-upload foto kamu dan pacar (bule) ke media social. Beda ya kalau sudah resmi, sudah jadi suami istri, mau ngapain juga terserah.

    Mita cerita ada temannya (cewe) sebut saja namanya Cantik, si cantik sering sekali upload-upload foto bersama pacar (bule) nya, trus mereka putus, ganti pacar baru dan pajang lagi foto-foto mereka, eh putus lagi, ganti lagi yang baru begitu seterusnya. Aktifitas si Cantik sering sekali di update melalui media social, termasuk status “check in” di hotel ABC dengan si Mr. B (misalnya) penting banget ya aktifitas seperti itu sampai di update di media social, apalagi masih status pacaran?.

    Ngamuklah keluarga (ortu dan abang) si Cantik di Indonesia, si Cantik disuruh pulang ke Indonesia (Cantik entah kerja atau kuliah di luar negeri/LN) kata keluarganya sudah lama pula tinggal di LN belum juga dapat jodoh. Si Cantik sih tenang-tenang saja tinggal di LN, tidak ada yang usil, tidak ada yang kepo dengan kehidupan dia. Nah keluarga di Indonesia lama-lama panaslah, malu dong kalau sering di gunjingin tetangga, keluarga dan teman-teman yang membaca status atau melihat foto-foto Cantik di media social.

    Tidak perlu berkoar-koar kemana-mana, sampai seluruh dunia harus tahu kalau kamu punya pacar bule. Di media social sampai di tulis “in relationship” with .. trus putus ntar teman-teman kamu penasaran “ko putus?”. Tidak lama kemudian eh “in relationship” lagi “sama bule mana lagi nih?” teman-teman penasaran lagi. Kalau saya ko lebih sreg nulis “single” dan setelah resmi, setelah pasti punya suami baru profile di ganti “menikah”.

    Jangan terpesona melihat “wajah ganteng”. Seandainya orang ganteng bisa dapat diskonan ketika berbelanja, asyik sekali ya haha. Saya tidak merendahkan pekerjaan seseorang, namun di LN banyak loh pria-pria ganteng, mulai tukang sapu jalan, pelayan restoran, supir dan penggangguran sekalipun banyak yang berwajah ganteng.

    Teman Mita lagi nih, wanita Indonesia di LN, punya kerjaan bagus, namun berpacaran dengan brondong pengganguran, „ .. yang penting ganteng“ tapi lama-lama si cowo jadi parasit, tahu kan maksud saya, jadi apa-apa si cowo tinggal minta ke cewenya dong.

    Si dia tiba-tiba menghilang. Iya tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba hilang. Di telp ga pernah angkat, di telp ulang hp nya mati. Sms, email, surat tidak pernah dibalas. “Duuhh jangan-jangan si pacar online sakit?, kesusahan?, tabrakan? masuk rumah sakit?, pasti apa ada apa-apa deh”. Harus ke negara si dia nih untuk tahu kepastiannya, tapi tidak punya duit, bagaimana dong, duuhh s.o.s / h.e.l.p / status darurat. Percaya sama saya, si pria hanya tidak menemukan kata-kata yang tepat untuk minta putus!.

    Pengalamanku: si cowo bilang kalau nikah nanti ga akan bisa punya anak lagi, beberapa waktu kemudian di vonis dokter kena kanker, saya disuruh cari pria lainnya yang lebih baik (sehat). Saya heran kemoterapi ko cuma sebulan?. Ternyata main gila ke Filipin sama cewe yg 30 tahun lebih muda. Ketahuan belangnya minta-minta maaf sambil nangis. Cape deh!. Detailnya disini.

    Ada lagi ngaku dipenjara. Saya sudah tahu kartunya. Minta putus!. Cape deh lagi. Sorry saya ga akan nangis ko kehilangan kamu 😆 .

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

    5 Ciri Bule Scammer Penipu Cinta (Pengalamanku yg nikah dengan Bule)

    Cek kerjaan dan isi dompetnya (tidak di kencan pertama ya!). Bule yang mendapat bantuan (tunjangan) dari pemerintah setiap bulannya tidak bisa menjadi sponsor untuk mendatangkan kamu ke negara si bule. Jangan berpikiran „ah siapa tahu nantinya, dia akan mendapat pekerjaan yang baik“ . Termasuk kalau pekerjaan si pria bukan kerja tetap ga bisa ya. Cek lagi minimal gaji yang disyaratkan kedutaan untuk si pria bisa jadi sponsor.

    Kalau kamu bilang “ya gak apa deh, yang penting cinta” .. ya silakan saja toh kamu yang akan menjalaninya 😉 .

    • Kalau kamu diundang datang ke negara si bule untuk dikenalkan dengan keluarganya, minta dia untuk membiayai keberangkatanmu (paling tidak separuhnya), itu artinya dia bertanggung jawab dan tidak pelit.

    Pikirkan status si dia diawal hubungan kamu, bukan setelah terjadi pernikahan.
    Apakah dia pernah menikah?.
    Apakah dia punya anak?. Orangtua pasti akan memikirkan kebahagian anak, bahkan membiayai juga. Jadi jangan komplain kalau calonmu membiayai anak-anaknya.
    Apakah dia 10, 20, 30 tahun lebih tua dari usia kamu bahkan lebih?. Kalau jalan ketemu teman atau keluarga lalu suami dikira bapak atau parahnya kakek kamu ya jangan marah.
    Apakah dia berbeda keyakinan dengan kamu?.
    Apakah pekerjaan dia sesuai dengan yang kamu mau? jangan setelah nikah menggerutu ah supir, tukang tembok, tukang ledeng, tukang listrik dll. Eh di LN pekerjaan ada ahli-ahlinya loh dan gajinya juga baik plus ada asuransi. (Jangan lihat status pekerjaan, lihat penghasilannya)
    Apakah dia perokok?
    Apakah dia tukang „dugem“?
    Apakah dia “peminum” yang saat sedang tinggi tidak bisa mengontrol diri (emosi)?
    Apakah dia benar-benar mencintaimu?.

    Cerita dari temanku Mita lagi nih: Ada teman dia cewe Indonesia. Sudah coba 5 kali proses bayi tabung masih gagal. Suami si wanita adalah bule UK yang punya 2 anak dewasa. Si wanita bersikeras harus punya anak, supaya kalau terjadi apa-apa dengan pernikahan, dia bisa dapat bagian dari suami. Pokoknya mati-matian harus punya anak supaya anak dapat bagian juga. Anak-anak suaminya sepertinya tipe reseh (soal materi), bisa dibayangkan berapa duit sudah habis untuk proses bayi tabung. Ga mau konflik mulu dengan anak-anak suami, jadi si wanita menetap di Indonesia. Nah lohh dulu sebenarnya nikah intinya karena cinta atau karena duit ..?

    Ada lagi: bulenya tinggal di Indonesia, ternyata menikahi wanita Indonesia hanya untuk mendapatkan visa menetap di Indonesia. Pasangan tersebut tinggal terpisah, aneh ya si wanita mau saja. Eh ketahuan bulenya bawa pelacur ke rumah. Duuhh dulu pas pacaran ga tahu kalau prianya suka main cewe?. Mereka lagi proses cerai.

    Masih ada lagi. Wanita ambil S2 di Jerman, kecantol pria Jerman. Tapi setelah nikah wanitanya jadi serba ga puas dengan keadaan mereka. Suami kerjaannya ga bagus, pendidikan jelas lebih hebat si wanita, gaji lebih besar si wanita. Tampang prianya jelek ga cakep juga tidak. Mau pisah, kasihan anak. Mungkin benar ya kata nenek, kalau pacaran sebaiknya ditempat terang, jadi terlihat jelas calon kita 😉 .

    Jika ada yang aneh dengan calonmu, coba tanya ke pihak lain, misal teman atau keluarga. Misal ya ada temanku pernah cerita. Temannya temanku lagi ada hubungan dengan pria Jerman, nah si pria bilang ke wanita (calonnya) harus punya pekerjaan begitu sampai di Jerman gubrakk.com bagaimana bisa dapat kerja kalau si wanita masih di Indonesia, oke sudah sampai Jerman mana bisa kerja kalau tidak lancar berbahasa Jerman?.

    Alasan si pria, nanti si pria harus bayar pajak lebih tinggi kalau si wanita tidak bekerja. Padahal kenyataannya pajak orang single itu lebih tinggi dari yang status menikah. Contohnya suamiku, setelah kami nikah, dia melapor kalau dia sudah menikah jadi status pajak dia turun satu level dari level 2 menjadi level 3 . Saya punya no pajak namun karena saya tidak bekerja, maka saya tidak bayar pajak, status saya di level 5. Kalau nantinya saya bekerja maka status pajak saya akan berubah dan Frank juga ikutan berubah.

    Sepertinya enak banget ya mereka yang mendapat bantuan (tunjangan) setiap bulan dari pemerintah. Saya pernah tanya ke Frank, bisa ga nih saya minta bantuan, kan ga kerja. Ya berapa euro kek buat duit jajan gitu loh 😆 . Ternyata ga bisa kakakk karena gajinya Frank diatas rata-rata.

    Tunjangan begini jadi banyak dimanfaatin orang asing (yang bebas visa masuk Jerman) mereka bekerja setahun, tahun berikutnya mengganggur dan mendapat tunjangan pemerintah.

    • Hati-hati curhat dengan teman (sahabat) mengenai hubungan kamu dengan pacar bulemu. Ada teman yang memang tulus akan memberikan nasehat baik, namun ada juga teman yang sirik (sinis) dengan hubungan kamu dan akan memberikan nasehat yang salah (menjerumuskan). Ada teman yang bahagia melihat kamu bahagia, namun ada juga teman yang TIDAK bahagia kalau kamu bahagia.

    Pokoknya jangan sampai salah pilih, jangan sampai menyesal dengan pilihanmu. Pikirkan baik-baik segala sesuatunya karena kamu yang akan menjalaninya.

    Sepertinya hampir semua ceritanya tidak enak ya, apa pasangan beda bangsa tidak ada yang berbahagia? Banyakk ko, makanya jangan sampai salah pilih. Nah Beberapa teman-temanku yang juga menikah beda bangsa seperti Noni di Medan dengan WN. Amerika, mbak Siti di Makassar dengan WN. Amerika, ada Fascha di Stockholm, Bebe di Helsingborg, Swedia, Atik di Islandia sepertinya mbak Atik akan menetap di Indonesia, lanjut ada mbak Kayka di Jerman, Nisa di Bulgaria, segitu dulu yang saya ingat. Yang ingin mengetahui cerita-cerita mereka silakan berkunjung ke blog mereka.

     

     

    Baca juga:
    Mejeng di Majalah
    Setelah Online, Saatnya Kopi Darat
    Kisah Cintaku
    Cinta via Biro Jodoh Online
    101 Romantic Ideas
    Wanita Ciptaan Terindah
    Cinta vs Uang Hati-hati Love Scam
    Kisah-kisah Kawin Campur yang Tragis

  • Du Bist so Suss adalah

    Du Bist so Suss adalah

    Du Bist so Suss adalah. Hal-hal simpel yang membuat kami selalu berbahagia. Tindakan sederhana yang diberikan Frank tercinta, namun bisa membuat saya bahagia banget. Saya coba mencatatnya begitu peristiwanya terjadi (kalau ingat). Sebenarnya saya agak-agak bagaimana gitu deh cerita yang beginian gak pede aja, kuatir dibilang lebay haha, mungkin banyak yang penasaran bagaimana sih rumah tangga beda bangsa. Nah kalau saya lagi mood saya kumpulin ya cerita-ceritanya :mrgreen: . Saya sering bilang ke Frank “Du bist so suss” = you so sweet :

    1. Jam 10 malam Frank pulang kerja, sudah naik keatas menjumpai saya, lalu turun lagi mengambil sesuatu dari tas kerjanya. Saya penasaran “bawa apaan sih”, teriak saya. “Suprise, coba tebak..” kata Frank.

    Apaan? Hadiah? Tapi saya tidak berulang tahun ko, bukan tanggal istimewa juga” sahutku. Frank menyembunyikan hadiah tersebut di belakang badan dia, dan saya disuruh tebak barangnya.

    Kata kuncinya dong??” Tanya saya. “Buku” sahut Frank, “tentang tanaman & bunga??” Jawabku. “Iyaaa bunganya ada dirumah kita ini” sahut Frank. Huaha dahlia yaa? Mawar?, kaktus?”. Buku tentang kaktus sih saya sudah punya“. Hmm semua tebakanku salah semua.

    Anggrek bukan ya?” Tanya saya lagi. “Iyaaa benar” jawab Frank. Lalu dia tunjukkan bukunya. Wahh saya senang sekali sambil tanya macam-macam beli dimana bukunya, ko tahu sih saya lagi pengen buku tentang anggrek, cuma ogah beli mahal ah 😆 .

    Frank cerita, tadi dia ke ruang kerja bos nya. Dia lihat buku tentang anggrek tergeletak di meja. Frank ambil bukunya, sambil buka-buka (sok ngerti anggrek hehe). Lalu bos nya bilang kalau suka ambi aja bukunya. Frank bilang istrinya sukaa anggrek. Dapat deh bukunya.

    2. Hari sebelumnya saya tanya Frank, besok apa dia mau belikan tanah kemasan, karena persediaan dirumah habis dan saya butuh. Saya tahu sih kalau hari Sabtu dia kerja pagi, dan biasanya kerja pagi lebih berat. Dia harus memandikan beberapa pasien dan tugas lainnya.

    Frank bilang tidak mau. Ya sudah deh tidak apa-apa ko. Cuma saya kan jadi tidak bisa kerja dengan tanaman-tanaman, butuh tanah baruu loh. Keesokan harinya, bel berbunyi, ting tong. Saya buka pintu dan Frank maggul tanah kemasan 80 liter. “Iiihhh katanya tidak mau belikan tanah, ko dibeli juga??”. “Suprise suprise ..” kata Frank.

    Lalu saya melingkarkan kedua lengan saya di leher Frank dan memberikan kecupan manis sebagai hadiah. Oh ya saya berdiri ditangga karena saya pendek banget 😀 . 24.08.2013.

    Saya Selalu Gunakan Pupuk Merek Compo Sana Untuk Berkebun. Du Bist so Suss adalah
    Saya Selalu Gunakan Pupuk Merek Compo Sana Untuk Berkebun.

    3. Pagi-pagi buta sakit perut (mules), ternyata “datang tamu”. Saya oleskan minyak kayu putih ke perut. Ternyata bau minyaknya kuat sekali bikin Frank “mabok” langsung bangun dia mendengar saya meringis-ringis menahan sakit. Saya tarik selimut mau lanjut tidur.

    Frank malah bangun dan pergi ke dapur. Saya mendengar suara dari teko listrik pemasak air. “Sakit perutnya cuma sedikit ko, ga perlu air panas” teriak saya dari kamar tidur. Frank datang bawa Novalgin cair untuk dikasih ke saya untuk mengobati sakit perut saya. “Biasanya 10 tetes ya buat kamu” tanya Frank. “Ga tau, lupa” sahutku.

    Setelah selesai. Dia kembali ke dapur, dan menuangkan air panas ke botol alat kompres. Alat kompres dibungkus kain supaya tidak terlalu panas. Kemudian saya taruh di perut, ah nyaman, berkurang sakitnya. “Vielen Dank (terima kasih) my love” kataku, lalu kita lanjut tidur. 31.08.2013.

    Botol Karet buat kompres pas sakit perut, tinggal isi air panas
    Botol Karet buat kompres pas sakit perut, tinggal isi air panas

    4. Beranjak dari tempat tidur, saya menuju meja makan. Kopi sebagai menu sarapan seperti biasa sudah disiapkan Frank untuk saya. “Kamu bisa selesai dandan dalam 1,5 jam?” Tanya Frank. “Mau kemana? Hari minggu kan pusat perbelanjaan tutup semua” sahut saya. “Ikut saja, nanti juga tahu. Kejutan kamu pasti suka” kata Frank. Kalau saya suka berarti ada hubungannya dengan bunga yaaa??” Tebak saya 😀 .

    Ladang bunga sudah kami lewati, trus mau kemana sih?? Tanya saya penasaran. “Lihat saja nanti, kamu pasti suka” kata Frank. Iiihhh jadi tambah penasaran deh saya. Setelah sempat salah jalan, akhirnya sampai juga.

    Tulisan besar terpampang di dinding parkiran mobil “nursery Koi dan Anggrek“. Huaaaaa ternyata ada toh tidak jauh dari rumah kita. Saya memang jadi suka bunga-bunga Anggrek, cuma kalau beli tunggu diskonan, soalnya mahal amit-amit masah anggrek warna biru harganya kalau dirupiahkan sekitar rp.400rb. Kalau di Indonesia sih anggrek tidak mahal kan?.

    Kita masuk keruangan, dengan hati saya yang berbunga-bunga sangking bahagianya. Wahhh green house besarr isinya bermacam-macam anggrek dan Palem. Saya tertarik hanya dengan bagian Anggrek.

    Lapar mata lihat Anggrek-anggrek yang cantik-cantik begini
    Lapar mata lihat Anggrek-anggrek yang cantik-cantik begini

    Wah harga-harganya tidak mahal, warna-warna anggreknya cantik-cantik ada yang orange, pink, kuning. “Saya kan belum ulang tahun lohh” kata saya. Akhirnya saya pilih anggrek yang bunganya besar, lalu satu pot anggrek sepatu wanita (belum muncul bunganya), lalu satu tanaman mini, vas bunga bening bentuk kotak dan pupuk cair untuk anggrek.

    Nursery penjual anggrek di kota tempat tinggalku Sinsheim Jerman
    Nursery penjual anggrek di kota tempat tinggalku Sinsheim Jerman

    “Kalau saya ulang tahun, jangan kasih saya hadiah lagi ya, ini sudah cukup. Banyak sekali, aku senang bangett loh” kata saya ke Frank. 01.09.2013.

    Kapan-kapan mau balik kesini lagi cari anggrek baru ah. Nursery penjual Anggrek di kota tempat tinggalku
    Kapan-kapan mau balik kesini lagi cari anggrek baru ah. Nursery penjual Anggrek di kota tempat tinggalku

    5. Berhubung Frank sudah membelikan saya bunga anggrek 2 jenis dan pritilan tanaman lainnya, jadi saya katakan kedia pokoknya pas saya ultah tidak mau di kadoin lagi. Nah pas ultah kita makan di resto dekat rumah, di restoran Itali. Frank pesan pizza ya ampunn gede banget. Saya ko malah jadi ngiler pizzanya. Menu saya habis, saya ngeliatin Frank berharap dia sadar kalau saya pengen juga. Eh dikasih 3 potong 🙂 .

    Selesai makan, ya bubar jalan mau langsung pulang. Saya ngajak lewat toko sepatu, hanya mau lihat-lihat saja dari luar karena hari minggu semua toko dan pusat perbelanjaan tutup. Si Frank ko aneh, mau pulang ngajak lewat jalan tidak biasa, padahal kalau lurus melewati toko kan bisa, ya sudah saya nurut saja. Ehh ko lewat bioskop, eh ko masukkk sih 😀 .

    Telat banget kan nonton Despicable Me 2 sudah dari kapan tayang, kita baru nonton bulan September. Frank tahu kalau saya pengen banget nonton tuh film dan kita tidak pernah ada waktu yang cocok, akhirnya kesampean juga nontonnya.

    Untuk film ini ruangannya kecil isi 35 bangku dan sebagian besar anak-anak, ada yang ditemani orangtua ada juga yang anak-anak hanya dengan teman-teman mereka, seperti anak-anaknya tinggal dekat bioskop diantar ortu jadi nonton sendiri. Karena anak-anak maka mereka dapat pengganjal bangku, jadi tinggi deh dan nyaman melihat ke layar, kalau di Indonesia ada pengganjal bangku juga ga sih buat anak?. 22.09.2013.

    Minggu ke 4 September 2013 kita baru nonton Despicable Me 2 Telat bangett ga sih hehe
    Minggu ke 4 September 2013 kita baru nonton Despicable Me 2 Telat bangett ga sih hehe

    Rules for a happy marriage: 1. Never both be angry at the same time. 2. Never yell at each other unless the house is on fire. 3. If one of you has to win an argument, let it be your spouse. 4. If you have to criticize, do it lovingly. 5. Never bring up mistakes from the past. 6. Neglect the whole world rather than each other. 7. Never go to sleep with an argument unsettled. 8. At least once a day say a kind word or pay a compliment to your partner. 9. When you have done something wrong, admit it and ask for forgiveness. 10. It takes two to make a quarrel, and the one in the wrong is usually the one who does the most talking.”
    -Source Unknown

     

    Teman-temanku terima kasih ya buat jempol manis kalian 😉 .

    Happy Sunday all! 🙂 .

     

    Tulisan Terkini

  • Kondangan ke Negara Tetangga

    Kondangan ke Negara Tetangga

    Kondangan ke Negara Tetangga. Halo sahabat blogger ada yang kangen dengan saya? 😀 . Saat ini saya sedang di luar negeri, ga jauh ko cuma hampir 4 jam perjalanan dari Jerman.

    Besok (Jumat) teman saya Eva akan melaksanakan pemberkatan pernikahan, catatan sipilnya kalau tidak salah dua hari lalu.

    Ketika kuliah saya punya 4 teman baik: GK, Tari, Indggrid dan
    Eva. Kita berlima sama-sama boru Batak, satu angkatan Ektensi Farmasi UI, dan kita sama-sama nambah kuliah satu semester lagi gara-gara ada 1 atau 2 mata kuliah yang nyangkut (ngulang) 😳 . Karena ngumpulnya selalu dengan teman-teman ini, termasuk pas kuliah kita sering duduk sederet, pokoknya kompak deh. Maka ada yang menjuluki kita “Penta girls” .

    Dari jamannya kuliah, obrolan Eva dan saya pasti di dominasi tentang “pengen tinggal di luar negeri (LN) dan punya pasangan bule”. Seringkali kita berdua curhatin bule mana yang sedang kita taksir atau naksir kita. Kita sering ke warnet kampus supaya bisa chattingan gratis atau bayar murah. Jaman dulu internet mahal, boro-boro punya gadget dengan koneksi internet 😀 .

    Sebenarnya yang Eva dan saya lakukan mungkin saat itu hanya hayalan tingkat tinggi abg kuliahan. Namun siapa sangka dari sekedar hayalan, kalau kamu berusaha untuk mewujudkannya bisa ko . Thanks God 🙂 .

    Dulu ketika tahu saya akan tinggal di LN, ada satu teman yang saya doain sungguh-sungguh supaya dia berjodoh dengan bule juga, maksudnya supaya saya punya teman dekat kalau tidak di Jerman ya di negara tetangga. Ternyata teman saya tersebut berjodoh dengan pria Indonesia.

    Pada akhirnya Tuhan tempatkan temanku satunya lagi ya si Eva, di negara tetangganya Jerman. Senang deh doa saya terkabul 🙂 .

    Dulu saya pikir Eva akan nikah duluan, secara dia punya kesempatan lebih banyak ketimbang saya. Speaking English Eva top markotop deh, sedangkan saya mungkin cuma level ala kadarnya 😆 .

    Ternyata oo ternyata malah saya yang nikah duluan. Eva nanya dimana dan bagaimana saya ketemu Frank. Nah saya kan orangnya baik hati dan tidak sombong haha 😆 . Jadi saya kasih tahu Eva dating online yang saya ikuti.

    Kalau kamu pada nitip minta dicarikan bule, beneran saya tidak punya “stoknya” (barang kali) 😀 . Pusing deh kalau ada teman ; temannya teman trus sodara ; sodaranya sodara minta dicarikan bule, masah iya kalau dijalan ketemu cowo bule ganteng atau cewe cantik trus saya tanya dia single atau tidak? Mau ga punya istri atau suami asal Indonesia 😆 . Pokoknya saya sudah kasih tahu caranya termasuk tips kopi darat silakan cari dan coba peruntungan kalian sendiri.

    Gk, Tari, Indggrid dan saya sudah menikah. Kemudian Eva menyusul. Siapa menyangka dulu yang sekedar “hayalan tingkat tinggi” Eva dan saya, setelah 7-8 tahun kemudian kami bisa meraih impian kami.

    Maaf ya seminggu belakangan ini intensitas blogwalking saya menurun dratis, maklum sibuk ngurusin persiapan buat ke kondangan, saya juga harus melakukan sesuatu supaya semua tanaman-tanaman saya tidak dehidrasi selama 3 malam saya tinggal!.

    Kolom komentar tulisan ini saya tutup ya, karena saya bakalan sibuk selama beberapa hari dan saya merasa bersalah kalau komentar teman-teman tidak segera saya balas. Jika berkenan, minta jempol “like” saja 😉 .

     

    Untuk sahabat berkebun, saya sudah siapkan satu postingan, artikel tersebut akan bisa dikomentari karena saya sudah akan dalam perjalanan pulang.

    Baca juga:
    Mengunjungi Keukenhof Kebun Dapurnya Belanda
    Penasaranku akan Red Light District Amsterdam

  • Mejeng di Majalah

    Mejeng di Majalah

    Mejeng di Majalah. Apakah kamu pernah masuk majalah?, bukan majalah dewasa ya hehe 😆 . Beberapa waktu lalu saya diwawancarai untuk suatu rubrik majalah. Bukan majalah seputar gardening seperti hobi saya, melainkan seputar cari jodoh melalui media online.

    Berhubung saya sudah sering ditanya-tanya baik secara langsung atau per email, jadi pertanyaannya itu lagi itu lagi 🙄 . Jadi kali ini saya simpan, kalau ada yang tanya seputar cari jodoh lagi, *sstt jangan bilang-bilang, saya akan pakai jawabannya lagi 😉 .

    Berikut wawancaranya:

    1. Kapan Anda bertemu pertama kali dengan pasangan Anda? Jika ingat, boleh dengan tanggal dan bulan dan tahunnya, atau momen yang terjadi saat itu?. Ini maksudnya pertama kenalannya di online dating atau ketemuannya ya? kalau pertama kali bertemu langsung (copy darat) pada 26 Juni 2010.
    2. Bagaimana pandangan Anda tentang mendapatkan jodoh lewat website?. Saat ini banyak hal bisa dilakukan secara online. Termasuk mencari jodoh, jadi menurut saya sah-sah saja buat mereka yang mencari jodoh secara online. Rutinitas kesibukan sehari-hari mengurangi kesempatan kita untuk bergaul apalagi mencari jodoh, jadi dengan ada online dating sangat membantu mereka mencari pasangan yang cocok.
    3. Mengapa Anda memilih berusaha mencari jodoh lewat website?. Alasan karena saya mencari pasangan western alias bule. Berhubung di Jakarta saya tidak berada di lingkungan yang banyak orang asingnya, ya satu-satunya cara buat saya adalah mengikuti situs biro jodoh online.

    *besok-besok kalau ada pertanyaan ini lagi, akan saya sedikit revisi. “Berhubung wajah saya jauh dari kriteria CANTIK bagi pria Indonesia, tidak pernah ditembak (ha mati dong 😛 ), iyaa tidak pernah ada pria Indonesia yang mengajak saya pacaran, iihh kasihan banget ga sih?. Kemudian umur saya sudah lampu merah bagi pria Indonesia”.

    1. Mengapa Anda memilih website tersebut? Saya mengikuti 2-3 website serupa. Beruntung bertemu suaminya di asiandating.com. *sepertinya jawaban saya tidak nyambung haha.
    2. Dari mana Anda mengetahui website tersebut? Dari internet, lupa tepatnya dari mana. Iklan-iklan online dating semacam ini biasanya bisa muncul dihalaman depan website tertentu, atau iklan disisi kanan kiri email kita.
    3. Awalnya, apa harapan Anda dalam bergabung dengan website tersebut? Harapannya ya dapat jodoh yang cocok dong hehe.
    4. Sebelum dengan pasangan yang sekarang, apakah Anda sempat menjalin hubungan dengan orang dari website yang sama? Tidak.
    5. Siapa yang pertama kali menyatakan ketertarikannya? Si pria.
    6. Berapa lama sejak ‘berkenalan’ lewat website sampai akhirnya jadian? 4 bulan. Setelah pertemuan pertama kali di Jakarta kita saling suka, trus jadian deh.
    7. Setelah itu, bagaimana proses pendekatan yang terjalin antara Anda dan pasangan? Karena LDRS jadi pendekatannya melalui komunikasi melalui media online, misal email, ym, skype atau berkirim surat.
    8. Apa yang paling Anda suka dari pasangan Anda? Saya paling suka sifat dia yang sangat perhatian ke saya, dia romantis, termasuk dia membantu urusan rumah tangga seperti masak, cuci piring dll.
    9. Bagaimana Anda menyesuaikan diri dengan karakter pasangan Anda? Saya tidak kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan karakternya. Sejalannya waktu saya tambah mengenal sifat si dia.
    10. Apa trigger yang membuat Anda berujar, “Ya, saya menerimanya sebagai jodoh saya.” ketika bertemu dia secara langsung, saya merasa nyaman, kita nyambung komunikasinya. Itu yang menjadi triggernya.
    11. Setelah itu, apakah jalan menuju pernikahan berlangsung mulus? Apakah ada hambatan-hambatan tertentu? Apa saja? Puji Tuhan jalannya lancar hingga pernikahan.
    12. Bagaimana mengatasi hambatan tersebut? Tidak ada hambatan.
    13. Peristiwa atau momen apa yang paling berkesan selama Anda menjalin relationship? Momen paling berkesan bagi saya ketika si dia bisa berbaur dengan keluarga saya.
    14. Sekarang, bila menoleh ke belakang, apa yang Anda rasakan dengan kisah ‘berjodoh’ lewat website yang Anda alami?. Yang saya rasakan, saya sangat beruntung akhirnya bertemu jodoh saya melalui online dating.
    15. Apakah Anda menyarankan menggunakan media ini untuk wanita lain?. Iya saya sangat menyarankan untuk bergabung dengan online dating seperti yang saya ikuti. Asal kita tahu rambu-rambunya, misal kalau ada yang bilang suka (cinta) jangan langsung percaya 100%, harus gali informasi si calon dulu hingga bertemu keluarga si dia. Banyak scammer cinta, jadi kita harus hati-hati juga jangan langsung termakan rayuan gombal.

    Saya tidak tahu kapan majalah tersebut sudah beredar, karena saya kan di Jerman, jadi tidak bisa beli. Saya minta yang mewawancarai saya kirim soft copy nya ke email saya. Untung dia baik hati :smile:. Kemarin saya sms adikku minta belikan majalahnya, cihuyy adikku bilang sudah dibeli :mrgreen: .

    Mejeng di Majalah. Kami Mejeng di Majalah ini, Jarang-jarang kan bisa eksis begini hehe
    Kami Mejeng di Majalah ini, Jarang-jarang kan bisa eksis begini hehe

    Di wawancara tersebut saya menyebut situs dimana saya bertemu Frank, hmm seharusnya saya dapat bonus dong ya dari situs tersebut, karena belakangan jadi banyak yang nanya-nanya dan saya promosiin situs tersebut melulu.

    Saya telp mamaku di Indonesia, minta kirim majalahnya minggu kedua September bulan depan. Terjadilah percakapan singkat:

    Anak: “Ma, sudah lihat fotoku mejeng dimajalah ga?, sudah dibeli Roy majalahnya kan?” (*Roy adikku).
    Mama: “Iya sudah, kok bisa, kapan diwawancara, dapat honor berapa?”.
    Anak: “Eh busyett pertanyaannya borongan. Bisalah ma diwawancara lewat email, anakmu kan eksis lewat blog :D, ga dapat honor, biar tenar aja”.
    “Mak, cakep ga aku terlihat di majalah itu???” hahaha.
    Mama: “Cakep lah, cuma pendek banget”.
    Anak: “Yaelah iya lah pendek. Mamaku pendek bagaimana aku bisa tinggi?, dikira anak tetangga nanti, itu si Frank aja yang jangkung”.

    Teman-teman, maaf ya kolom komentar judul ini saya nonaktifkan, tolong berikan jempol “like” kalian saja sudah membuat saya senang sekali 😀 . Oh ya kalau mau memberikan komentar, silakan ditunggu di tulisan saya yang ada bunga-bunganya.

    Haha kamu masih pada nunggu link majalah yang ada nama saya dimuat? Penasaran melihat saya? *mulainarsis lagi 😛 . Oke daripada saya dibilang ngoceh tanpa bukti, silakang disini ya → Akhirnya Bertemu Jodoh setelah masuk klik lagi linknya, cerita bagian saya di halaman paling terakhir.

    Ecclesiastes 4: Two are better than one, because they have a good return for their work: If one falls down, his friend can help him up. But pity the man who falls and has no one to help him up!.

     

    Artikel Terkait:
    Setelah Online, Saatnya Kopi Darat
    Kisah Cintaku
    Cinta via Biro Jodoh Online
    101 Romantic Ideas
    Wanita Ciptaan Terindah
    Cinta vs Uang Hati-hati Love Scam
    Kekasih Online, Kapan Kita Kopi Daratnya?
    Mejeng di majalah, trafik blog melejit

error: Content is protected !!