Masakan Serba Wortel. Wortel banyak sekali dikulkas kami. Suami tercinta di minta beli wortel beberapa buah, dia malah beli sekilo. Alasannya sih, di supermarket sedang tidak ada wortel yang satuan. Nah daripada wortelnya layu karena kalamaan di kulkas, maka dalam satu hari wortel saya masak semua deh!.
1. Wortel bikin bakwan. Hari sebelumnya, pas ada tauge di supermarket. Bakwan ini saya buat dari campuran wortel diparut kasar (kalau dipotong-potong lama bo! 😛 ), jagung, tauge, tepung terigu, satu butir telur, garam dan bumbu-bumbu secukupnya, seperti lada, serbuk cabe, bumbu-bumbu lain yang ada didapur, saya tuang-tuang aja sedikit-sedikit hehehe. Mantap deh makan bakwan dengan sambal pedas botolan.
Wadah Bekas Sebagai Pot. Tidak seperti di Indonesia, kalau beli telur wadahnya kantong plastik kan?, nah di Jerman selalu menggunakan wadah seperti gambar dibawah ini:
Wadah (Bekas) Telur (Foto: dok. pribadi)
Wadah telurnya saya manfaatkan sebagai pot untuk menanam peterseli (seperti seledri). Tidak perlu kuatir dengan wadah ini, karena ramah lingkungan, terbuat dari bahan untuk membuat kertas (dus).
Murah Meriah Mendekorasi Bunga. Sepulang kursus saya mampir ke supermarket didepan lokasi kursus, namanya Kaufland (supermarket besar, semacam Carrefour di Indonesia).
Hari itu saya membeli tanaman (bunga) Sempervivum Hauswurz. Harganya 1 Euro, murah ya! ;-). Ada juga yang sudah dihias berikut potnya, harganya hamper 5 Euro. Saya cukup puas membeli yang 1 Euro.
Tiba dirumah, saya cari pot yang belum saya pernah gunakan, disamping rumah ada pohon besar, yang sering menjatuhkan biji-biji. Nah biji dari pohon itu saya gunakan untuk mendekorasi Sempervivum Hauswurz.
Jadinya seperti dibawah ini deh:
Sempervivum Hauswurz in deko (Foto: dok. pribadi)Tanaman Bunga Unik di Jerman (Foto: dok. pribadi)Biji Pohon ini Bisa digunakan untuk Bahan dekorasi (Foto: dok. pribadi)
Mau Diet dan sehat?, Sering Makan Salad ya. Anda ingin mengurangi berat badan? kurangi makan berlemak dan coba beralih ke sayur-sayuran. Disini (Jerman), saya sering makan salad, karena di supermarket banyak pilihan jenis salad (sayuran) nya.
Suatu hari suami dikasih salad dari salah seorang pasiennya, petik langsung dari kebun si pasien. Begitu sampai rumah, langsung saya bersihkan, dan kami santap sebagai pembuka makan siang ;-).
Dikasih Salad, baru petik dari kebunnya pasien suami (Foto: dok. pribadi)
Berhubung salad dari kebun kami belum cukup besar untuk dipetik, maka lain waktu kami beli salad dari supermarket. Cara mempersiapkan salad yang mau disantap, sangat mudah ko.
Salad (Sayur) dicuci dengan bersih.
Siapkan bahan campuran untuk salad: yakni cairan asam, disini saya gunakan kühne salatwürze dan bumbu saladnya saya gunakan keluaran produk knorr, salatkrönung knorr, lalu satu sampai dua sendok teh gula pasir (mengurangi rasa asam) si cairan asam (cuka) tadi, aduk-aduk di mangkok (wadah) besar.
Potong-potong (tanpa pisau) salad yang sudah dicuci bersih kedalam bumbu salad yang sudah dipersiapkan.
Aduk-aduk, hingga salad terkena bumbunya.
Selamat menikmati.
Kalau Anda suka, bisa juga membuat salad ketimun dan tomat, caranya sama seperti diatas ;-).
Taman Bunga nan Indah di Jerman. Senin hingga Jumat setelah saya pulang kursus, saya selalu melewati dua taman bunga. Pertama taman dekat Wasserschloss, kedua arah yang ke Spielplazt.
Jarak dari lokasi kursus ke rumah sekitar 30 menit berjalan kaki. Pulang kursus saya selalu menikmati jalan kaki menuju rumah, tidak mau dijemput suami.
Berikut ini slideshow bunga-bunga di kedua taman yang saya lalui
Hampir dua minggu kemudian, dibawah rintik gerimis, saya kembali memotret kedua taman bunga yang saya lalui. Berikut ini slideshownya diiringi alunan saxophon Kenny G.
Tanggal 16 dan 17 Juni 2012 di daerah tempat tinggal saya di Bad Rappenau berlangsung city Festival. Festival tersebut adalah yang 36 kalinya diadakan di kota ini.
Acaranya berlangsung di sekitar balai kota di pusat kota. Sayang suami dan saya hanya bisa hadir pada hari pertama saja. Beberapa rute jalan ke pusat kota ditutup, maka kami berjalan kaki dari rumah. Kami tiba di lokasi hampir jam 4 sore. Saat itu lokasinya belum terlalu ramai, karena memang acaranya baru dimulai jam 3 sore. Pada hari kedua acara berlangsung sejak jam 10 pagi.
Macam-macam stand bisa kita jumpai, antara lain: stand makanan dan minuman, kerajinan tangan, baju-baju, pernak pernik untuk mempercantik taman dan stand lainnya. Selain stand-stand tersebut, ada juga hiburannya seperti: panggung musik, olahraga dan pertunjukan tari.
Tips Bunga Potong Tetap Segar. Anda suka menata rumah dengan bunga-bunga segar?. Berikut ini ada tips yang bisa Anda praktekkan ketika Anda membeli bunga potong dan menatanya dirumah.
Fairtrade-Rose (Foto: dok. pribadi)
Pada saat membeli bunga potong, perhatikan beberapa hal berikut ini: • Lihat apakah kondisi keseluruhan tanaman bunga terlihat segar, baik dari bunga, tangkai dan daunnya. Pilihlah bunga yang masih kuncup (sedikit terbuka). Lihat apakah batang bunga terendam baik didalam air. • Setelah Anda membeli bunga potong pilihan Anda, persiapkanlah vas bunga yang akan digunakan. Vas bunga harus dalam keadaan bersih, Anda bisa membersihkan dengan air panas, deterjen dan sikat nilon untuk mencegah perkembangbiakan kuman.
• Tuang air bersih kedalam vas bunga, masukkan bunga potong. Perhatikan jangan sampai ada daun yang menyentuh air di vas bunga, karena daun akan segera membusuk dan membuat air menjadi kotor. Sebaiknya potong daun-daun dibagian bawah tangkai sehingga tidak menyentuh permukaan air. • Potong ujung batang bunga potong Anda dengan pisau tajam kira-kira 2-3 cm. JANGAN gunakan gunting untuk memotong batang bunga!, karena gunting akan menghancurkan jalur air pada tangkai tanaman bunga tersebut. Bunga yang sudah selesai dipotong ujungnya, harus segera dimasukkan kedalam air, jangan sampai kotor.
• Kalau Anda menggunakan obat penguat bunga potong, perhatikan dosis pengunaannya. • Jangan biarkan bunga potong terkena sinar matahari langsung, asap rokok juga buruk untuk bunga. • Jauhkan bunga potong dari buah dan sayuran, karena kandungan ethylene yang ada pada buah dan sayuran. (Ethylene adalah zat yang bisa memperpendek usia bunga potong). • Jika tidak ada cairan penguat bunga potong, bisa teteskan cairan pencuci piring ke dalam vas bunga yang telah berisi air secukupnya. Tips ini saya baca dari papan bunga matahari di Ladang Bunga.
Pemanfaatan Botol Wine di Kebun. Sejak bulan lalu, saya join salah satu media social yang namanya pinterest. Setiap hari saya hanya tertarik melihat kategori “Gardening” silakan klik disini
Pemanfaatan Botol Beling Bekas. Great use of wine bottles
Foto-foto yang ter-upload setiap harinya sangat beragam, menarik, penuh warna, kreasi bahkan banyak sekali ide-ide yang bisa kita terapkan di taman atau kebun kita sendiri.
Kali ini saya ingin mengulas mengenai pemanfaatan botol (beling) bekas wine. Saya tertarik mengulasnya diblog saya ini, karena baru-baru ini saya melihat di pinterest bahwa botol beling bisa digunakan sebagai “self watering” tanaman. Di youtube banyak di ulas juga sih mengenai “self watering tanaman”, namun untuk botol beling ya baru sekali ini saya lihat.
Kenapa menggunakan botol wine? Ya karena sebagian besar negara-negara Eropa atau negara yang mempunyai musim dingin, pasti banyak mengkonsumsi wine. Biasanya setelah wine habis dikonsumsi ya dibuang ke tempat pembuangan khusus.
Pertama stiker botol belingnya kita buang dulu. Caranya?
Siapkan ember atau wadah berisi air sabun
Masukkan botol wine (beling) kedalam ember
Diamkan 30 menit hingga satu jam
Lepaskan stiker yang tertempel atau gunakan sikat sambil sesekali dicelupkan kedalam air
Setelah botol bersih dari stiker yang menempel maka botol bisa segera kita gunakan untuk „self watering tanaman“, oh ya jangan lupa bersihkan juga bagian dalam botol dari sisa-sisa isi botol.
Self Watering botol bekas wine sebagai berikut:
Isi penuh botol dengan air keran atau air untuk menyiram tanaman
Lalu tanjapkan ujung mulut botolnya kedalam tanah dimana „self watering“ kita inginkan
Awalnya saya pikir, air pasti akan langsung keluar semua, ternyata tidak loh! Air hanya akan keluar sedikit demi sedikit membasahi tanah dibagian tengah. Karena saya kuatir air akan langsung keluar, saya masukkan beberapa helai jerami keujung mulut botol.
Sampai hari ke empat, air keluar sedikit demi sedikit sesuai dengan tingkat kekeringan tanah si tanaman.
Berhubung botol-botol wine sudah dibuang semua, saat ini baru punya dua botol, maka saya praktekkan pada dua pot yang ada pohon ketimun. Oh ya semua botol beling bisa dicoba dimanfaatkan untuk „self watering“ ini.
(Foto: dok. pribadi)
Persiapan Melepaskan Stiker Botol
Botol Telah bersih dari StikerBotol Mulai diletakkan 8 Juni 2012
Hari Pertama air semakin berkurang 9 Juni 2012Air dibotol Pada Hari ke empat 12 Juni 2012
Saya Letakkan Botol Self Watering lain Pada Pohon Ketimun satunya
Satu buah Ketimun Siap di Panen 🙂
Selamat Mencoba! ;-).
Kalau Anda tertarik melihat apa saja yang saya sukai di pinterest silakan klik disini
Sebelum pulang dari Belanda, kami (suami tercinta dan saya) singgah ke salah satu taman mawar di Lottum. Tempatnya luas sekali kira-kira 70.000 m2. Di taman ini kita akan menemukan ribuan mawar lebih dari 500 varietas yang berbeda dalam pot-pot.
Ternyata di dekat pintu keluar masuk, ada dua meja yang terdapat tanaman-tanaman yang dijual selain mawar. Harganya tidak mahal. Kami membeli 3 jenis bunga. Senang banget!, bunganya indah 😉 . Rosarium Lottum buka setiap hari senin hingga minggu, tidak ada biaya masuk!.
Kalau ada yang suka dengan tanaman dan bunga-bunga, silakan berkunjung ke:
Close-up Digitalis purpurea or Lady’s Glove (Foto: dok. pribadi)
Digitalis purpurea (umumnya dikenal sebagai: Foxglove, Foxglove Ungu atau Lady’s Glove), adalah tanaman berbunga termasuk keluarga Plantaginaceae. Sebagian besar asli Eropa.
• Digitalis purpurea merupakan tanaman herba dua tahunan, daunya berbentuk spiral sederhana beraturan, tinggi 10-35 cm. Bunganya berbentuk tabung dan independen. • Bunganya biasanya ungu tapi beberapa tanaman yang khususnya di bawah budidaya, mungkin berwarna pink, mawar, kuning, atau putih. • Periode berbunga adalah awal musim panas, kadang-kadang dengan bunga tambahan dimusim selanjutnya.
• Tanaman ini mengandung digitoxin glikosida jantung pada daun, bunga dan biji, sehingga beracun bagi manusia dan beberapa hewan dan bisa berakibat fatal jika dimakan. • Namun ekstrak dari daunnya secara klinis pengolahannya di rintis oleh William Withering, digunakan sebagai obat untuk gagal jantung, meningkatkan aliran urin dan memiliki pengaruh kuat pada jantung. • Gejala keracunan digitalis: denyut nadi rendah, mual, muntah, dan tidak terkoordinasinya kontraksi dari berbagai bagian jantung menyebabkan serangan jantung dan akhirnya kematian.
2. Mawar Favorite Hit
Favorite Hit Rosen (Foto: dok. pribadi)
3. Lupinus Perennis
Lupinus Perennis (Foto: dok. pribadi)
• Keluarga: Pea (Fabaceae) • Habitat: hutan terbuka kering • Tinggi: 1-2 kaki • Ukuran Bunga : 1/2 sampai 3/4 inci • Warna Bunga: biru atau ungu • Waktu Berbunga: Mei-Juli
Lupinus perennis merupakan tanaman obat dalam keluarga Fabaceae, tersebar luas di bagian timur Amerika Serikat (dari Florida ke Maine), Kanada (selatan Ontario). Tumbuh di bukit-bukit pasir. Perbungaan panjang. Bunga dapat berkisar dari biru menjadi merah muda, tetapi yang paling sering biru atau ungu kebiruan.
Jadi selesailah cerita saya mengenai jalan-jalan di Belanda, jika Anda tertarik membaca kisah sebelumnya, silakan klik judul berikut:
Di postingan kali ini, saya akan cerita mengenai wisata kuliner alias makan-makan di Belanda
Hari pertama di Belanda, malam harinya, kami di traktir makan oleh kak Ephie, di restoran Indonesia di Belanda. Menu makanan yang disajikan dimasak oleh orang Indonesia, dan rasanya benar-benar enak sekali.Restoran Indonesia di BelandaSelamat Makan
Rujak sebagai Makanan Penutup
Ketika di Tong Tong Fair, saya pesan Es Shanghai rasanya ko aneh sekali, entah mungkin lidah saya yang sedang tidak berfungsi? Hehehe .. jadi es Shanghai nya rasa buahnya asam, dan buahnya terlalu lembek, padahal harganya, amit-amit deh 4 Euro semangkok. Nah pas saya cerita ke kak Ephie dan kak Rina, sepulangnya kami, dibuatkan deh Es Shanghai, enakkk bangetttt!!! 😉 .Es Shanghai racikan ka Rina dan Ka Ephie
3. Jajajan Pasar di Tong Tong Fair bikin lapar mata, saya cukup puas membeli empat potong Lumpia semarang, makan di tempat sambil menonton panggung musik. Pulangnya ketika di rumah Ka Rina saya dikasih nyicipin bubur sum sum yang di beli si kakak, sedap banget! 😉 .
Wisata KulinerYumiee Indonesian SnacksCemilan alias jajajan Pasar, Harga pakai Euro!
Oleh-oleh dari Tong-tong Fair antara lain kremes ubi. Di tanah air saya sering beli cemilan ini. Nih cemilan nyampe Belanda jadi harga euro naik derjata ya haha 😛 .
Kremes Ubi Indonesian snacks, 2 Euro perbungkus.Abon Sapi Asli Indonesia 5 Euro 3 bungkus
Balik ke Jerman disangu, 2 plastik bubur ketan, Enakk banget, makannya sedikit-sedikit 😉
Bubur Ketan Hitam (schwarzer reis)
4. Dua Kali sarapan di penginapan
Menu SarapankuMinuman Saat SarapanSarapan Rendah LemakPilihan Menu Sarapan di PenginapanPilihan Menu lainnyaMenu Sarapan di PenginapanAnda sering Sarapan di tempat tidur? Baca Baik-baik Slogan ini 😛Breakfast Rule
10 Agustus 2012 kami akan liburan ke Switzerland, bersama Eka dan keluarganya. 2 bulan lagi, semoga tabungan semakin banyak he-he-he. Kami akan berlibur selama seminggu.
Kursus saya pas liburan juga, yakni liburan musim panas. Masa liburnya selama 3 minggu (Asyik ya!) :D. Frank sudah ajukan cuti ke kantornya, sudah disetujui.
Penginapan Kami di Belanda. Selama tiga hari dua malam suami dan saya di Belanda, kami menginap di penginapan yang terletak di daerah pertanian dan peternakan. Nama penginapannya “Bed & Breakfast ‘Jonkershoeve’ lokasinya di: Loon 51 Liessel, Belanda. Tarif menginapanya 75 Euro per kamar per malam.
Suka banget pemandangan begini. hampir sampai Penginapan
Dibawah ini foto-foto tempat kami menginap
*Klik gambar untuk melihat ukuran penuh (Foto-foto: dok. pribadi)