Wisata Kuliner di Belanda

loading...

Cerita di Belanda sebelumnya:

Di postingan kali ini, saya akan cerita mengenai wisata kuliner alias makan-makan di Belanda

  1. Hari pertama di Belanda, malam harinya, kami di traktir makan oleh kak Ephie, di restoran Indonesia di Belanda. Menu makanan yang disajikan dimasak oleh orang Indonesia, dan rasanya benar-benar enak sekali.

    Restoran Indonesia di Belanda

    Selamat Makan

    Rujak sebagai Makanan Penutup

  2. Ketika di Tong Tong Fair, saya pesan Es Shanghai rasanya ko aneh sekali, entah mungkin lidah saya yang sedang tidak berfungsi? Hehehe .. jadi es Shanghai nya rasa buahnya asam, dan buahnya terlalu lembek, padahal harganya, amit-amit deh 4 Euro semangkok. Nah pas saya cerita ke kak Ephie dan kak Rina, sepulangnya kami, dibuatkan deh Es Shanghai, enakkk bangetttt!!! ;-).

    Es Shanghai racikan ka Rina dan Ka Ephie

    3.  Jajajan Pasar di Tong Tong Fair bikin lapar mata, saya cukup puas membeli 4 potong Lumpia semarang, makan di tempat sambil menonton panggung musik. Pulangnya, ketika di rumah Ka Rina saya dikasih nyicipin bubur sum sum yang di beli si kakak, sedap!

    Wisata Kuliner

    Yumiee Indonesian Snacks

    Cemilan alias jajajan Pasar, Harga pakai Euro!

    Oleh-oleh dari Tong-tong Fair

    Kremes Ubi Indonesian snacks, 2 Euro perbungkus.

    Abon Sapi Asli Indonesia 5 Euro 3 bungkus

    Balik ke Jerman disangu, 2 plastik bubur ketan, Enakk banget, makannya sedikit-sedikit 😉

    Bubur Ketan Hitam (schwarzer reis)

    4. Dua Kali sarapan di penginapan

    Menu Sarapanku

    Minuman Saat Sarapan

    Sarapan Rendah Lemak

    Pilihan Menu Sarapan di Penginapan

    Pilihan Menu lainnya

    Menu Sarapan di Penginapan

    Anda sering Sarapan di tempat tidur? Baca Baik-baik Slogan ini 😛

    Breakfast Rule

    Baca juga:

Advertisements

6 thoughts on “Wisata Kuliner di Belanda

  1. Hi mbak Nella. Wah, hampir ketipu judulnya nih. Saya pikir kulinernya khas Belanda….eh ternyata Indonesian traditional food toh hehehe… ^^
    Itu jajanan yang mirip sarang burung, kalau saya sih bilangnya ya sarang burung haha, tapi sepertinya kremes ubi deh. Barangkali ada nama lainnya ya…btw, mahal amirrrr ya harganya kalo dikonversi ke Rupiah. Tapi demi melepas kangen pada jajanan negeri sendiri, gak apa juga sih… 🙂

Leave a Reply