Author: Emaknya Benjamin br. Silaen

  • Fakta Mengenai Jerman

    Fakta Mengenai Jerman

    Salah Satu Taman di Jerman. (Foto: dok. pribadi)
     Cara Hidup

    Dalam masyarakat Jerman terdapat aneka bentuk kehidupan bersama, akan tetapi se­bagian besar orang – lebih dari 66 juta penduduk – hidup dalam rumah tangga yang mencakup beberapa orang. 16 juta orang tinggal sendiri. Lebih dari 41 juta orang hidup dalam rumah tangga orang tua-anak, di antaranya sekitar 20 juta anak. Hampir 23 juta orang hidup berpasangan, tanpa anak. Termasuk di antaranya mayoritas dari ke-46.000 laki-laki dan 23.000 perempuan yang tinggal bersama partner sejenis. Menurut perkiraan, secara keseluruhan terdapat 160.000 pasangan sejenis di Jerman.

    Orang Tua Tunggal

    Orang tua yang mengasuh anak dalam 1,6 juta lebih keluarga hanya seorang saja. Dalam lebih dari 90 persen kasus seperti itu, orang tua tunggal adalah ibu. Banyak di antara mereka tidak bekerja atau mendapat pekerjaan paruh waktu saja. Antara lain untuk memudahkan orang tua tunggal mendapat mata pencaharian tetap, pengasuhan anak sehari penuh, artinya di luar jam taman kanak-kanak dan sekolah, akan ditingkatkan, begitu juga fasilitas asuhan anak di bawah tiga tahun.

    Kenaikan Usia Harapan Hidup

    Pada awal abad ke-20, usia harapan hidup rata-rata masih berkisar sekitar 46 tahun. Sekarang, seorang anak laki-laki yang baru lahir dapat mengharapkan akan mencapai usia 77 tahun, seorang anak perempuan bahkan 82 tahun.

    Gaya Hidup Generasi Lanjut Usia

    Orang lanjut usia kini tidak hanya mencapai usia lebih tinggi, melainkan juga lebih sehat, lebih bugar dan lebih aktif daripada generasi-generasi sebelumnya. Mereka mapan secara ekonomi: Kelompok umur di atas 60 tahun memiliki hampir sepertiga dari daya beli total. Gaya hidup dari “generasi 50+” telah banyak berubah. Kira-kira setiap orang kedua memberi perhatian khusus kepada kebugaran, kesehatan dan kesegaran. Oleh karena itu kegiatan jasmani dan olahraga semakin dipentingkan: Setiap orang ketiga di kelompok usia 60 tahun ke atas berolahraga hampir setiap hari. Rasa segan untuk memakai internet pun telah hilang. Kalau kelompok usia 66–70 tahun dahulu masih merupakan minoritas sebagai pemesan barang lewat internet, kini mereka merupakan kelompok terbesar di antara pengguna internet – demikian hasil sebuah studi Universitas Osnabrück.

    Hak Asasi Manusia

    Pemerintah Federal Jerman sangat mementingkan penghargaan hak asasi manusia dan perluasannya di seluruh dunia. Bersama mitranya di UE diusahakannya secara konsekuen agar standar hak asasi dilindungi dan dikembangkan secara kontinu. Hal itu dilakukan dalam kerja sama erat dengan lembaga-lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya kantor Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia di Jenewa. Dalam menjalankan kebijakan hak asasi, Jerman didorong oleh kewajiban konkret: Melindungi manusia terhadap pelanggaran hak dan kebebasan pokok mere-ka, dan menciptakan prasyarat yang menjamin bahwa penindasan, kesewenang-wenangan dan eksploitasi tidak mungkin dilakukan lagi. Tekad tersebut bersumber pada konstitusi: Ayat 1 Grundgesetz menyebut hak asasi manusia sebagai dasar bagi setiap masyarakat serta perdamaian dan keadilan di dunia.

    Kegiatan Sosial

    Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kemasyarakatan cukup tinggi di Jerman: 36 persen dari pemuda-pemudi berumur 14 -24 tahun menjadi sukarelawan. Mereka turut aktif khususnya di bidang olahraga, pengisian waktu luang dan penyelenggaraan acara, di lingkungan sekolah, budaya atau gereja, serta dalam regu pemadam kebakaran dan penyelamatan. Ada bidang tertentu yang bahkan tergantung dari peranserta anak muda, karena andil mereka begitu besar – hal itu misalnya terjadi di banyak perkumpulan olahraga. Separuh di antara para remaja aktif di perkumpulan, seperempat menjadi sukarelawan di organisasi kemasyarakatan besar, khususnya di gereja-gereja.

    Taraf Hidup

    Republik Federal Jerman tergolong negara bertaraf hidup paling tinggi di dunia. Menurut Indeks HDI Perserikatan Bangsa- Bangsa, Jerman termasuk negara paling maju menurut kriteria usia harapan hidup, taraf keberaksaraan, dan pendapatan per kapita. Sistem kesehatan memungkinkan pelayanan medis yang lengkap, sistem-sistem jaminan sosial berupa asuransi wajib di bidang kesehatan, perawatan, kecelakaan, purnakarya/hari tua dan pengangguran melindungi warga dari dampak keuangan yang ditimbulkan risiko kehidupan.

     

    Bantuan sosial

    Jaringan jaminan sosial dilengkapi oleh uang bantuan sosial yang dibiayai oleh pajak. Tunjangan itu diberikan kepada warga yang tidak sanggup mengatasi keadaan susahnya dengan tenaga dan sarana sendiri atau dengan bantuan keluarganya. Di samping itu terdapat bantuan sosial pokok untuk orang lanjut usia atau orang invalid, begitu juga bantuan dari pihak negara untuk biaya hidup dan dalam situasi khusus.

     

    Sumber:  tatsachen-ueber

    Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:

    Orang Jerman itu
    Aturan Internetan di Jerman
    Musim Dingin di Jerman
    Kuliner Indonesia yang Nganggenin
    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati
    Istilah Masakan Jerman – Indonesia
    Kamar Mandi di Jerman
    101 Tips Kuliah ke Jerman

  • Nge-teh yuk!

    Nge-teh yuk!

    Minum Teh Baik untuk Menjaga Kesehatan
    Saya jarang-jarang minum teh, namun hari ini sedang kangen harumnya teh asli Indonesia. Saya lebih suka teh yang bubuk, bukan dalam bentuk kantong celup, menurut saya yang bubuk atau daun kering, harumnya lebih bertahan lama. Teh sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, supaya kualitas dan harumnya teh tetap terjaga.

    Saya masih punya  12 bungkus (kecil) teh dari Indonesia, bawa saringan tehnya dari Indonesia. Walau kadang memang agak ribet ya kalau buat teh non celup, harus di seduh dulu dengan air panas, tunggu beberapa saat, lalu disaring, dikasih gula, baru di seruput slurrrppp. Namun disitulah asyik dan seninya ;-).

    Kali ini gula yang saya gunakan adalah brown sugar yang ada stick kayunya (bisa buat ngaduk juga kan ), kadang kalau tidak suka pakai gula, ya saya gunakan madu.

    Para ahli dari Singapura melaporkan bahwa minuman dari pucuk daun teh alami ini juga sangat bermanfaat bagi otak yakni dapat memperlambat proses degenerasi sel-sel serta menjaga pikiran Anda tetap tajam menjelang usia senja.

    Professor Ng Tze Pin dari Departemen Kedokteran Psikologi Universitas Nasional Singapura, seperti dilaporkan The Sunday Times telah merampungkan penelitian selama empat tahun untuk mengungkap manfaat dan kebaikan teh bagi otak.

    Bersama timnya, Ng menemukan bahwa senyawa alami dalam teh yang disebut catechins, dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat  akumulasi protein yang berlangsung selama bertahun-tahun. Dampak proteksi yang dihasilkan dari kebisaaan meminum teh ini diyakini mampu memelihara kemampuan kognitif otak.

    Peneliti menambahkan, kandungan kafein dalam teh, tidak seperti dalam kopi, mengandung sejenis protein alami yang disebut theanine.  Zat in dapat meredam efek samping yang normal dari kafein seperti peningkatan tensi darah, sakit kepala dan kelelahan.

    Dr Mahmoud Zureik dan koleganya dari Riset Medis Institut Nasional Prancis, melaporkan temuan bahwa wanita dewasa yang meminum teh akan memperoleh proteksi dari risiko pembentukan plak dalam pembuluh arteri pada leher, sehingga kecil kemungkinannya mengidap penyakit stroke dan jantung.

     

    Sumber:

    nasional.kompas.com/teh.juga.baik.untuk.sel.otak

    nasional.kompas.com/ Teh.Cegah.Plak.di.Pembuluh.Darah

     

    Tulisan Terkini

  • Macam-macam Asuransi di Jerman

    Asuransi Kesehatan

    Hampir semua penduduk Jerman menjadi anggota asuransi kesehatan, atau yang wajib (89 persen) atau yang privat (hampir 11 persen). Asuransi kesehatan menanggung biaya perawatan oleh dokter, obat-obatan, perawatan di rumah sakit dan tindakan preventif. Iuran asuransi kesehatan dibayar oleh pekerja dan majikan. Peserta asuransi kesehatan wajib tidak harus membayar iuran untuk anggota keluarganya yang tidak mempunyai pendapatan.

     

    Asuransi Kecelakaan

    Asuransi kecelakaan kerja yang diwajibkan oleh undang-undang merupakan asuransi tanggung wajib yang dibayar oleh pengusaha untuk pekerjanya. Dengan demikian para pekerja mempunyai jaminan terhadap akibat kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan.

     

    Asuransi Perawatan

    Asuransi wajib terhadap risiko ketergantungan dari perawatan mulai dilaksanakan pada tahun 1995 sebagai “tiang kelima” asuransi jaminan sosial. Untuk pembiayaannya ditarik iuran yang sama tingginya dari pekerja dan majikan menurut pola pembagian antarpeserta. Menurut rencana, cara pembiayaan tersebut akan dilengkapi dengan unsur-unsur pendanaan yang terjamin oleh modal.

     

    Asuransi Pengangguran

    Penganggur di Jerman berhak atas tunjangan. Penganggur yang selama dua tahun sebelumnya paling sedikit selama 12 bulan membayar iuran asuransi pengangguran berhak menerima uang pengangguran (60 sampai 67 persen dari gaji neto terakhir). Uang pengangguran dibiayai dari iuran yang disetor oleh pekerja dan majikan, masing-masing separuh. Jangka waktu penerimaan uang pengangguran paling lama enam sampai 24 bulan. Setelah itu dapat diterima tunjangan untuk menutupi kebutuhan pokok pencari kerja (“Uang pengang­guran”) yang jumlahnya tergantung dari harta yang dimiliki. Instrumen yang ternyata berguna dalam krisis ekonomi ialah “uang untuk jam kerja tidak penuh”. Berkat tunjangan yang dibiayai oleh pajak itu, perusahaan dapat bertahan dalam keadaan sulit tanpa harus memutuskan hubungan kerja.

     

    Asuransi Purnakarya

    Asuransi purnakarya yang diwajibkan oleh undang-undang adalah sokoguru terpenting bagi jaminan hari tua. Pembiayaannya didasarkan atas pola pembagian antarpeserta: Iuran yang dibayar setiap bulan oleh para pekerja dan majikan dipakai untuk membayar uang purnakarya secara teratur kepada peserta asuransi yang sudah mencapai usia pensiun. Dengan menyetor iuran selama masa kerja aktif, peserta asuransi memperoleh hak penerimaan uang purnakarya atas nama sendiri. Dana untuk membayar uang purnakarya itu di masa depan harus dikumpulkan dari iuran generasi berikutnya lagi (“perjanjian antargenerasi”). Di samping itu sistem jaminan hari tua didukung oleh tiang kedua dan ketiga berupa dana persiapan hari tua yang disediakan oleh perusahaan atau yang dikumpulkan secara perseorangan. Dengan persyaratan tertentu jenis dana itu mendapat subsidi dari negara.

     

    Perjanjian antargenerasi

    Pengertian itu dipakai untuk menyebutkan sistem pembiayaan dari asuransi-wajib purnakarya: Berdasarkan pola pembagian di antara peserta asuransi, orangorang yang bekerja sekarang membayar uang purnakarya bagi generasi pensiunan melalui iuran yang mereka setor, dengan mengharapkan bahwa generasi penerus nantinya akan membayar uang purnakarya bagi mereka pula. Undang-undang pertama mengenai asuransi wajib untuk jaminan hari tua telah dikeluarkan pada tahun 1889. Sementara ini sekitar 80 persen penduduk yang bekerja adalah anggota asuransi-wajib purnakarya. Di samping iuran yang dibayar oleh pekerja dan majikan, sistem ini dibiayai pula oleh subsidi dari Federasi. Sejak tahun 2002, uang purnakarya dari asuransi wajib dilengkapi dengan asuransi hari tua privat yang terjamin oleh modal dan didukung oleh negara.Jaminan hari tua untuk pegawai negeri dan penyandang profesi bebas ditanggung oleh dana pensiun dan asuransi lain.

    Sumber: tatsachen-ueber 

  • error: Content is protected !!