Tag: Wisata Swiss

  • Liburan Swiss 2012 (Tamat)

    Liburan Swiss 2012 (Tamat)

    Liburan Swiss 2012 (Tamat). Satu hari sebelum liburan berakhir, kami habiskan waktu untuk shopping!! ;-). Suami masih punya voucher belanja 50 CHF, dari kantornya dulu ketika dia bekerja di Swiss. Nilai voucher segitu ga ada apa-apa sih, paling beli 2 potong baju :-(. Namun yang penting bisa cuci mata di pusat perbelanjaan he-he-he.

    Kami pergi ke kota Thun. Awalnya mau naik kereta, sampai di stasiun kereta dan cek di mesin ATM, tiket kereta untuk ke Thun sekitar 50 CHF, berdua berarti 100 an CHF; Padahal jaraknya tidak terlalu jauh. Kami urungkan naik kereta, dan kami pakai mobil dari penginapan, lebih murah isi bensin mobil daripada naik kereta :D. Naik mobil tidak sampai 30 menit.

    Video Perjalanan dari Interlaken ke Thun

     

    Swiss identik dengan banyaknya terowongan-terowongan dijalan raya, misalnya seperti dibawah ini sengaja saya rekam.

     

    Di pusat perbelanjaan, harus bayar kalau mau ke toilet. Gak tanggung-tanggung mahalnya 1 CHF. (kira-kira Rp.9500), masukkan uang logam ke kotak di pintu masuk. Harus masukkan pas 1 CHF; (ga boleh uang receh yang lebih kecil nilainya), pintu akan terbuka otomatis. Anehnya Cuma toilet wanita yang harus bayar!.

    Liburan Swiss 2012 (Tamat)
    Toilet Umum di Pusat Perbelanjaan Kota Thun (Foto: dok. pribadi)

     

    Mau siram toilet tinggal injak bulatan hitam ya, tidak ada petunjuk untuk penggunaannya loh, tapi dulu sudah pernah dikasih tahu ko ;-).

    Toilet unik
    Kalau ketemu Toilet Model Ini Jangan Bingung ya 😀 (Foto: dok. pribadi)

    Rangkuman Jalan-jalan Swiss

    Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich
    Hari kelima mengunjungi wisata tebing (jurang) Aareschlucht di Meiringen
    Hari keenam Shopping di kota Thun
    Hari ketujuh Liburan berakhir!. Karena searah jalan pulang, kami berniat mau mengunjungi kebun raya Bern (BOGA Bern), sayang sekali tidak ketemu lokasinya, tanya beberapa orang dijalan, mereka tidak tahu, tanya Peter si GPS, malah dibawah muter-muter. Jadi kami memutuskan langsung pulang ke Jerman.

    Selama di Swiss kami menginap di Apartemen Hapimag. Hanya yang jadi member bisa menginap di tempat tersebut. Eka yang punya chanel ke penginapan ini, so terima kasih banyak buat Eka ;-).

    Penginapan di Swiss
    Hapimag Swiss. Dapur, Ruang Tamu, Balkon (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Swiss
    Dua Kamar Tidur di Apartmen kami (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Swiss
    Kamar Mandi Penginapan. Ini Kamar Mandi Eka, punya saya berantakan, malu potretnya hehehe (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Switzerland
    Pemandangan Bagian Belakang Penginapan dari Jendela Kamarku (Foto: dok. pribadi)

     

    Apartemen di Interlaken, tampak Gunung Es
    Dari Balkon Apartemen di Interlaken, tampak Gunung Es (Foto: dok. pribadi)

    Video pemandangan Interlaken dari Balkon Apartemen

     

    Frank dan saya sempatkan beberapa kali jalan-jalan disekitar penginapan. Di lokasi ini banyakkk sekali turis-turis Asia.

    Interlaken Swiss. Lain kali Harus dicoba nih Naik Kereta Api Mendaki ke Gunung
    Interlaken Swiss. Lain kali Harus dicoba nih Naik Kereta Api Mendaki ke Gunung (Foto: dok. pribadi)

     

    Kasino di Swiss
    Sebelah Penginapan ada Kasino, Yang Berminat Semoga Beruntung yaa (Foto: dok. pribadi)

    Tahun-tahun mendatang kalau ada kesempatan lagi ke Interlaken ingin coba Paragliding dan pengen mengunjungi gunung salju abadi Jungfrau.

     

    Samping Penginapan di Interlaken, Tahun depan pengen mendaki ke Gunung salju Abadi Jungfrau
    Samping Penginapan di Interlaken, Tahun depan pengen mendaki ke Gunung salju Abadi Jungfrau (Foto: dok. pribadi)

    Berhubung keduanya mahal, jadi mulai menabung lagi ;-).

    Video kota Interlaken

     

    Sebelum berangkat liburan, saya cari informasi melalui banyak sumber di Internet, mengenai lokasi-lokasi apa saja yang patut dikunjungi di Swiss. Nah dibawah ini daftar yang saya buat. Dari 14 tempat hanya 5 tempat yang kami kunjungi. Dalam satu hari kami hanya pergi ke satu lokasi, sehingga kami benar-benar menikmatinya ;-).

    My Switzerland List

    1. Zürich zoo. Zürichbergstrasse 221 Zürich. The zoo is open 365 days a year. 9.00 – 18.00. (Masoala Rainforest 10.00 – 18.00). Fees: Adults 22 CHF. Children up to 6 years free.

    2. Toy Museum Zurich. Sammlung Franz Carl Weber Fortunagasse 15, 8001 Zürich. Telefon 044 211 9305. Monday to Friday 02.00 – 05.00 p.m. Saturday 01.00 – 04.00 p.m. Sunday closed. High days and holidays closed. Fees: 4 CHF. Description: A collection of Swiss toys from throughout history.

    3. UNOG – Palais des Nations . The buildings of the united nations in Geneva. 8 – 14 avenue de la Paix 1211 Geneva 10, Geneva, Switzerland. In July and August open non-stop from 10 a.m. to 4 p.m. (tours start at 10:30 a.m., last tour at 4 p.m.). Fees: Adults: CHF 12.- per person. School children and youths (aged 6 to 18): CHF 7.- * per person. Groups (minimum of 20 adutls): CHF 10.- per person.

    4. Botanischergarten. BOGA Bern. Altenbergrain 21 CH-3013 Bern. Tel. +41 31 631 4945. Öffnungszeiten. Mai bis Oktober 09.30 Uhr bis 17.30 Uhr. 365 Tage im Jahr geöffnet. Der Eintritt ist frei.

    5. Meiringen Aareschlucht. Aareschlucht AG CH-3860 Meiringen. Öffnungszeiten: 8.30 – 17.30 Uhr ; 8.30 – 22.00 Uhr während der Abendbeleuchtung ; ab 17.30 – 22.00 Uhr Eintritt nur beim Westeingang!. Admission: 7.50 CHF individuals, children under 6 free, free parking, no parking fees. The Haslital, one of the large valleys in the Alps region. It stretches from the Grimsel to the Brienz. The flat valley floor of the lower valley is called by an imposing rock, “Kirchet” separated from the upper valley. In tens of thousands of years, the Aare River through the limestone rock of “Kirchet” eroded a path and created a 1.4 km long, up to 200 m deep gorge, in parts only 1 – is 2 feet wide.

    6. Emmental AOC Show Dairy. Affoltern im Emmental. Emmentaler Schaukäserei AG | Schaukäsereistrasse 6 | 3416 Affoltern im Emmental | Schweiz. Telefon +41 (0)34 435 16 11. Die Schaukäserei ist jeden Tag geöffnet – auch an Sonn- und Feiertagen.

    7. Lake Lucerne – the scenic beauty of the lake can be discovered on the many different cruises offered by paddlewheel steamers and motor vessels. Pilatus, Rigi, Stanserhorn – excursion mountains made accessible by cableways, offering up picture-book panoramas of the regions around Lucerne.

    8. The World Heritage – Old City of Berne-. Canton of Berne N46 56 53.016 E7 27 1.008 Founded in the 12th century on a hill site surrounded by the Aare River, Berne developed over the centuries in line with a an exceptionally coherent planning concept. The buildings in the Old City, dating from a variety of periods, include 15th-century arcades and 16th-century fountains. Most of the medieval town was restored in the 18th century but it has retained its original character.

    9. Cruise of the Mermaid by Swissboat. 4, Quai du Mont-Blanc CH – 1201 Geneva. Duration : 1 hour to 1h15. Departures 11.15 am ; 13.30 pm ; 15.30 pm ; 16.30 pm* 17.15 pm * Only on Thursday, Friday, Saturday and Sunday . Price for the complete cruise (without any stop) Adults Sfr 15.- / 12.50€: Children Sfr 9.- / 7.50€: This 1 hour guided tour will make you discover the major attractions of the lake of Geneva : the stone of Niton, the Water Fountain, the Black Harbour, the Diodati house, The UN building, the castle of Bellerive, the Mermaid, and many more interesting sites. Don’t miss this unique opportunity to sightseeing one of Europa’s most beautiful lake on our comfortable cruising ships.

    10. Sattel Mostelberg . Fussgängerhängebrücke Raiffeisen Skywalk 374 m – Hängebrücke-Feeling! Sattel-Hochstuckli AG Postfach 36. 6417 Sattel. Arrival by car (Eumatt, 6417 Sattel). From Zurich via Hwy. Zurich-Chur, exit Schindellegi, direction Schwyz (approx. 40 min). From Zug via Aegerital (approx. 20 min). From Lucerne via Hwy. Zug-Schwyz, exit Schwyz, direction Pfäffikon-Sattel (approx. 40 min.)

    11. Gstaad. Romantic vacations in Switzerland are unthinkable, without paying a visit to Gstaad. This place is situated at the juncture of the Alpine valley, between the Bernese Oberland and the Vaud Alps. This is one such place, where you will find different fashionable accessories and is one of the best ski resorts. The hotels are small and cozy, with airy rooms, fireplaces etc, which are best suited for spending some quiet evenings, with your beloved, in your hotel room.

    12. A lovely little spot Aran. In Aran sur Villette, there’s a wonderful place for a picnic, with views of Lake Geneva and the vineyards. A top tip for a break amid the vineyards, with trees for shade.

    13. Val de Travers. Jura & Three-Lakes
    14. The World Heritage -Swiss Alps Jungfrau-Aletsch-. Or Mount.Titlis.

    -Tamat-

    Baca Juga:
    Liburan Swiss 2012
    Liburan Swiss 2012 (Part 2)
    Liburan Swiss (part 3)
    Liburan Swiss (Part 4)
    Liburan Swiss (Part 5)
    Liburan Swiss (Part 6)

  • Liburan Swiss Part 5 – Pusat kota Zürich

    Liburan Swiss Part 5 – Pusat kota Zürich

    Liburan Swiss (Part 5) – Pusat kota Zürich. Tulisan ini masih mengenai jalan-jalan di Zürich. Kami (Eka & keluarga dan saya) memutuskan untuk mengunjungi museum mainan (Toys museum), sedangkan Frank masih ingin berjalan-jalan di kebun binatang (KB) Zürich, karena menurutnya sayang kalau tidak mengunjungi semua area KB. Karena tiket masuknya mahal.

    Berbekal petunjuk Peter (si mesin GPS) maka kami mencoba mencari alamat Toys museumnya. Harap-harap cemas karena museum tutup jam 5 sore, berarti masih ada 20 menit lagi. Tanya sana sini, kemudian kami parkir mobil di gedung parkir. Kami lanjut berjalan kaki, karena menurut petunjuk seorang pejalan kaki lokasinya sudah dekat.

    Di Zürich tidak bisa parkir sembarangan di jalan, kalaupun parkir harus lihat warna lokasi garis parkirnya, ada yang parkiran milik pribadi atau perusahaan, salah parkir siap-siap dapat surat tilang!. Akhirnya tibalah kami di depan museum, museumnya ada di pusat perbelanjaan dan sedikit masuk gang, Toys museum alamatnya Sammlung Franz Carl Weber Fortunagasse 15, 8001 Zürich. Museum sudah tutup!! Telat 10 menit 🙁 .

    Liburan Swiss Part 5 - Pusat kota Zürich. Depan Museum Mainan Zürich. Toys Museum
    Depan Museum Mainan Zürich. Toys Museum (Foto: dok. pribadi)

     

    Tiket masuk museum 4 CHF (kurs Rp. 9.700, jadi tiket kira-kira Rp. 38.800), di museum ini kita bisa melihat koleksi mainan-mainan di Eropa dari jaman dahulu kala abad ke 18 hingga abad ke 20. Mungkin lain kali kami berkesempatan kesini lagi ;-). Informasi lebih lanjut silakan klik website Toys Museum.

    Zürich adalah kota terbesar dan salah satu pusat perdagangan di Swiss. Selain Jenewa, Zürich juga menjadi salah satu kota terpenting di dunia.

    Di Zürich ada Universitas atau institut terkenal di Swiss, yakni ETH Zürich . Institut Teknologi ini telah menghasilkan lebih dari 20 penerima penghargaan Nobel. Albert Einstein bersekolah dan kemudian menjadi profesor di sini. Selain ETH; terdapat pula Universitas Zürich. Di universitas ini pernah bersekolah Ernest Douwes Dekker, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia. (sumber wikipedia).

    Pusat Belanja kota Zürich
    Mejeng di Pusat Belanja kota Zürich (Foto: dok. pribadi)

     

    Berhubung museum mainan tutup, jadi kami berjalan-jalan di pusat kota. Takjub lihat bangunan-bangunannya yang unik, takjub lihat orang-orang yang berlalu lalang dengan pakaian-pakaiannya yang serba modis, berkelas dan banyak merek terkenal :D.

    Pusat Belanja di Zürich
    Pusat Belanja di Zürich (Foto: dok. pribadi)

     

    Saya pernah dua kali mendarat di bandara Zürich, pada Januari 2011 dan Juni 2011, bandaranya sangat amat besar, pertama kalinya disana pakai judul „Tersesat di Bandara!“ ceritanya klik disini ; belajar dari pengalaman, maka kali kedua, lancar tidak nyasar lagi untuk keluar bandara ;-).

    Model Bangunan Salah Satu Restoran di Pusat Kota Zürich
    Model Bangunan Salah Satu Restoran di Pusat Kota Zürich (Foto: dok. pribadi)

     

    Puas selama satu jam-an berjalan-jalan di pusat kota dan sempat mampir ke salah satu toko (cuci mata!), maka kami kembali ke gedung parkir, dan mau menjemput Frank di KB: Zürich. OMG!!! (Oh my God) Parkir hampir 1,5 jam kena 6.60 CHF (1 CHF = kira-kira Rp.9700 Kurs BI) Kalau dirupiahkan Rp. 64.000.

    Mahalnya parkir di Zurich swiss
    Tiket Parkir di Zürich yang amit-amit Mahalnya (Foto: dok. pribadi)

    Normalnya tuh parkir 1-2 CHF/jam, di Zürich amait-amit dah!, lain kali kalau bawa mobil mau jalan-jalan dipusat kota sebaiknya lihat dulu tarif parkirnya ya ;-).

    Baru ingat Zurich menempati posisi kedua untuk ukuran biaya hidup termahal di dunia. Pendapatan dan gaji rata-rata yang diperoleh warga Zurich adalah terbesar di dunia. Sebut saja misalnya gaji guru sekolah dasar sebesar US$84 ribu atau Rp750 juta per tahun atau tertinggi di dunia untuk ukuran seorang guru. Karena itu, wajar pula jika biaya hidup di kota ini sangat tinggi :D.

    Setelah menjemput Frank, kami langsung mau ke penginapan di Interlaken. Hikss jauh banget 3 jam-an perjalanan. Oh ya, mumpung masih di Zürich, mampir ke kantor FIFA yuk, buat berfoto 😉 .

    The Home of FIFA. FIFA-Strasse 20 Zürich Switzerland. Berfoto di depan kantor FIFA Swiss
    The Home of FIFA. FIFA-Strasse 20 Zürich Switzerland (Foto: dok. pribadi)

     

    Artkel terkait:
    • Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    • Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    • Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    • Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich

  • Liburan Swiss (Part 4) – Kebun Binatang

    Liburan Swiss (Part 4) – Kebun Binatang

    Apakah Anda suka berwisata ke kebun binatang?. Apakah kebun binatang menarik buat anak-anak saja? orang dewasa (belum punya anak) ataupun masih single suka juga kah berwisata ke tempat ini? He-he-he penasaran saja karena banyak sekali anak-anak di kebun binatang yang saya kunjungi hari itu.

    Oh ya saya baru kali ini berkesempatan mengunjungi kebun binatang di Luar negeri. Sebelum berangkat liburan saya coba cari di internet tempat-tempat apa saja yang bagus dan menarik dikunjungi di Swiss, nah kebun binatang Zürich adalah salah satunya ;-).

    Mejeng dulu ya disamping Empang, sambil menunggu Bebek-bebek Cantik lewat (Foto: dok. pribadi)

     

    Kebun binatang (KB) Zürich buka setiap hari sepanjang tahun, dari jam 09 pagi hingga jam 6 sore (Bulan November tutuap jam 5 sore.

    Tiket masuk 22 CHF (*dengan kurs + Rp.9000) kalau dirupiahkan Rp. 198.000. Anak-anak hingga usia 6 tahun GRATIS: Usia 6-16 separuh tiket dewasa.

    Sedikit penasaran dengan tiket masuk kebun binatang Ragunan, Jakarta (karena sudah lamaaa sekali tidak kesana 😀 ) . Ternyata hanya Rp.5000 kalau mau mengunjungi Pusat Primata Schmutzer tiketnya Rp. 6000 – Rp.7500 ya total tidak sampai Rp.15.000. Tiket masuk KB Bandung Rp.20.000. Hmmm kalau dibandingkan ke KB. Zürich berlipat kali lipat ya (Makin cinta tanah air deh, gak pakai mahal! 😎 .

    Kalau ada yang tahu websitenya KB. Ragunan dan Pusat Primata Schmutzer mau dong diinformasikan ke saya. Tempat wisata terkenal ko ya ga nemu websitenya, sudah bolak balik tanya mas google.com.

    Das Pipi eines Elefanten. Setiap hari Gajah minum 110 Liter dan kencingnya 80 Liter, bisa separuh bath up (Foto: dok. pribadi)

     

    Di KB. Zürich melihat:

    • Hewan-hewan yang hidupnya di Rainforest
    • Hewan-hewan asal Madagaskar
    • Kura-kura raksasa
    • Berang-berang Eopa
    • Hewan-hewan Ampibi, seperti katak dll. Kataknya juga bermacam-macam warna dan jenisnya, ada juga yang beracun.
    • Gajah Asia
    • Konservasi Kelelawar
    • Harimau, Badak dan Zebra, Macan Tutul Putih, kambing Arab, Singa asal India, Orang Utan asal Sumatera (Pongo pygmaeus abeli )dan Sulawesi, Pinguin biasa, Buaya asal Filipina.

     

    Toilet di Kebun Binatang Zürich Gratis, yang penting Bersih sekali (Foto: dok. pribadi)

     

    Slideshow Foto-foto di KB: Zürich

    This slideshow requires JavaScript.

     

    Setelah hari sebelumnya dengan berat hati menghapus beberapa video dan foto-foto, maka di kebun binatang bisa buat beberapa video singkat ;-).

    Video Berwisata ke Kebun Binatang di Zürich

     

    Artikle terkait:
    • Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    • Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    • Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    • Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich
    • Hari kelima mengunjungi wisata tebing (jurang) Aareschlucht di Meiringen
    • Hari keenam Shopping di kota Thun
    • Hari ketujuh Liburan berakhir!. Karena searah jalan pulang, kami berniat mau mengunjungi kebun raya Bern (BOGA Bern), sayang sekali tidak ketemu lokasinya, tanya beberapa orang dijalan, mereka tidak tahu, tanya Peter si GPS, malah dibawah muter-muter. Jadi kami memutuskan langsung pulang ke Jerman.

  • Liburan Swiss Part 3

    Liburan Swiss Part 3

    Liburan Swiss Part 3. Hari pertama mengunjungi Open air Museum Ballenberg
    Hari kedua mengunjungi Schangnau

    Sekarang cerita mengenai hari ketiganya, yakni mengunjungi Luzern. Di kota ini kami ditemani oleh Bpk & ibu pendeta Niesel yang sengaja datang dari Schangnau menemani kami berjalan-jalan. Bpk & ibu pendeta naik kereta dari Schangnau, sedangkan kami (Eka & keluarga, Frank dan saya) naik mobil dari Interlaken. Dibutuhkan waktu satu jam-an untuk tiba di kota Luzern.

    Selamat Datang di Luzern. The Gate of The Old Train Station in Lucerne. Liburan Swiss Part 3
    Selamat Datang di Luzern. The Gate of The Old Train Station in Lucerne (Foto: dok. pribadi)

    Luzern adalah ibukota Kanton Luzern dan pusat distrik dengan nama yang sama di Swiss. Luzern merupakan kota terpadat di Swiss bagian tengah dan merupakan titik fokus dikawasan ini. Luzern banyak dikunjungi wisatawan. Populasi penduduk 76.200 jiwa (Data Badan Statistik Swiss Badan tahun 2009) Sumber wikipedia.

    Di Luzern kita bisa melihat danau Luzern yang terkenal. Danau ini memiliki panjang kira-kira 30 km. Pengunjung bisa menikmati keindahan danau dengan naik kapal-kapal kecil, atau kalau mau berhemat bisa berjalan kaki menelusuri jalan setapak sepanjang danau, sambil menikmati bangunan-bangunan unik di kota Luzern.

    Model Bangunan di Pusat Kota Luzern
    Model Bangunan di Pusat Kota Luzern (Foto: dok. pribadi)

    Dari kota Luzern ini kita bisa melihat pemandangan Gunung Pilatus dan Rigi yang merupakan bagian dari pegunungan Alpen.

     

    Menara bunga di kota Luzern Swiss. Flower tower in Luzern Swiss
    Unik dan Cantik ya Dekorasi Bunganya, ini Bunga-bunga Asli loh. (Foto: dok. pribadi)

     

    Ciri khas kota Luzern yang terkenal adalah Jembatan Kapel (Kapellbrücke), yang terbuat dari kayu peninggalan abad ke -14.

    Pada 18 Agustus 1993, setelah tengah malam, sekitar dua pertiga dari Jembatan kayu ini terbakar. Dalam setahun, Jembatan selesai diperbaiki 😉 .

    Chapel Bridge Luzern
    Chapel Bridge Luzern 13.08.2012 (Foto: dok. pribadi)

     

    Saya buat video singkat kota Luzern dengan pemandangan danaunya.

     

    Dalam perjalanan kembali ke penginapan di Interlaken, kami melewati Lungern. Kami berhenti ditepi jalan yang ada plang “Selamat Datang di Lungern”. Dari atas ketinggian kita bisa melihat indahnya desa Lungern dan danau Obsee. Banyak mobil dan bus yang berhenti sejenak, sekedar mengabadikan keindahan Lungern dari atas. Untung ketika kami tiba masih sepi, langsung potret cekrak cekrek ;-). Beberapa saat kemudian datang bus besar dan beberapa mobil lain, maka kami segera melanjutkan perjalanan.

    Indahnya Desa Lungern Swiss Terlihat dari Ketinggian
    Indahnya Desa Lungern Swiss Terlihat dari Ketinggian (Foto: dok. pribadi)

     

    Video Desa Lungern dari Ketinggian

     

    Bagian I mengunjungi Open air Museum Ballenberg
    Bagian II mengunjungi Schangnau

     

  • Liburan Swiss 2012 (Part 2)

    Liburan Swiss 2012 (Part 2)

    Hari pertama liburan kami mengunjungi Ballenberg Open-Air Museum ; lanjut di hari kedua (minggu, 12 Agustus) full kami habiskan waktu di Schangnau.

    Kami mengunjungi sahabat Eka yang bernama Lusi. Lusi menikah dengan seorang pendeta asal Jerman dan mereka menetap di Swiss, so kami sebut saja, kami mengunjungi Bpk dan ibu pendeta Niesel ;-).

    Dari penginapan kami di Interlaken menuju Schangnau butuh waktu kira-kira satu jam-an dengan mobil. Sepanjang perjalanan kami coba perhatikan apakah lewat toko bunga ternyata tidak ketemu, mungkin karena pas hari minggu, toko-toko tutup ya.

    Nah begitu masuk Schangnau, kami melewati satu perkebunan bunga, putar balik mobil, berhenti sebentar, pilah pilih bunga yang Eka dan saya sepakati, petik sendiri, masukkin duitnya ke tempat yang telah disediakan, lanjut jalan lagi ke tempat tujuan. Disini (Eropa) kalau mengunjungi seseorang ko ya ga lengkap kalau tidak bawa bunga.

    Mampir ke Perkebunan Bunga. Mau beli Bunga dulu ya (Foto: dok. pribadi)

    Perjalanan ke Schangnau mengingatkan saya ketika beberapa kali mengunjungi Puncak (Jawa Barat). Jalanannya berkelok-kelok, turun naik gunung, kerap kali samping kiri kanan jalan adalah lembah yang dalam sekali, tapi indah sih, hamparan hijau dimana-mana.

    Berhubunga memori kamera penuh, dan belum sempat menghapus beberapa foto-foto, maka tidak bisa buat video singkat perjalanan ke Schangnau.

    Dibawah ini video yang diunggah OriginalBernie, saya temukan di youtube, bisa memperlihatkan betapa indahnya Schangnau. Lihat detik 1:47 mulai masuk Schangnau.

     

    Tiba di kediaman Bpk & ibu pendeta, kami disambut dengan ramah sekali. Langsung disuguhi minuman, segar rasanya. Lanjut menyantap makanan pembuka, yakni salat. Oh ya saya pernah cerita deh ya, kalau kaum pria di Jerman, Swiss dan atau Eropa khususnya jago masak. Nah hari itu bapak pendeta yang masak, kami suguhi Spaghetti Bolognese lezaattt sekali! ;-).

    Setelah puas menyantap Spaghetti rehat sebentar longgarkan pinggang supaya muat yang berikutnya :P. Kami ditawari wine, yang minum hanya ibu pendeta dan saya, karena kaum prianya nanti akan nyetir mobil, Eka juga tidak minum wine. Lanjuttt makanan penutup: pudding, es krim bersama potongan stroberi, nikmat!.

    Maaf tidak ada foto-foto ketika makan-makan, jaga image didepan bpk & ibu pendeta hehehe :D.

    Selesai santap bersama, kami mengunjungi gereja tempat bpk pendeta bertugas, dekat dari rumah ko, tinggal jalan kaki. Gerejanya mendaki bukit, untung ada besi di sebelah kanan untuk pegangan tangan sepanjang jalan. Pengangan tangannya berguna sekali toh buat kaum oma opa kalau pergi dan pulang beribadah ;-).

    Pak pendeta menjelaskan beberapa hal mengenai gereja yang kami kunjungi, maaf saya tidak tahu detail ceritanya karena saya menjelajah ke altar dan lokasi lain bersama Eka, putranya Eka dan ibu pendeta sambil foto-foto :D, jadi yang mendengarkan penjelasan pak pendeta hanya suamiku dan suaminya Eka.

    Foto Bersama di depan Gereja di Schangnau (Foto: dok. pribadi)
    Turun dari Gereja, lanjut Mau Mengunjungi Trubschachen (Foto: dok. pribadi)

    Acara selanjutnya adalah mengunjungi pabrik biskuit Kambly di Trubschachen. Asyik loh kita bisa sepuasnya mencicipi tester biskuitnya. Pengunjung bisa memilih biskuit yang mereka sukai setelah mencicipi terlebih dahulu. Rak-rak berjejer berisi biskuit-biskuit yang dikemas dalam kantong-kantong plastik yang cantik.

    Ini enak, itu enak, masuk keranjang, satu, dua, tiga, empat, lima, enam .. kantong biskuit. Hitung dulu harganya, alamakkk masah belanja biskuit hampir satu juta rupiah. Oke harus disortir ya, mana yang paling enak, jangan lapar mata!. Akhirnya dipilih-pilih ulang mana yang terenak dan untuk oleh-oleh. Total ada 8 kantong dan total harganya tidak bikin terkejut ;-).

    Pabrik bikuit Kambly sudah berusia 102 tahun. Didirikan pada tahun 1910. Hinga kini sudah tiga generasi mengembangkan pabrik ini. Kambly memiliki dua pabrik, di Lyss dan Trubschachen. Anda tertarik mengetahui sejarah pabrik Kambly silakan klik disini .

    Dilokasi yang kami kunjungi ini ada juga Coffe Shop nya, jadi pengunjung bisa ngopi sekaligus menikmati macam-macam biskuit. Mau melihat bagaimana pembuatan biskuit, bisa juga kita saksikan langsung disini.

    Pengunjung Bisa Menyaksikan Langsung Pembuatan Biskuit (Foto: dok. pribadi)

    Macam-macam biskuit yang di tersedia :
    •Suka biskuit yang manis pilihlah Fine Biscuits
    •Mau yang rasanya asin, silakan pilih Salted Biscuit
    •Mau yang macam-macam bentuk, silakan pilih Assorted Biscuits
    •Tertarik biskuit yang dikemas dalam wadah cantik silakan pilih Kambly art Collection

    Biskuit-biskuit Kambly Pilihan Suami dan saya (Foto: dok. pribadi)

     

    Jalan-jalan Swiss bagian 1 jalan-jalan swiss.
    Jalan-jalan Swiss bagian 3 wisata swiss.

     

    Tulisan Terkini:

  • Jungfraujoch Swiss Top of Europe

    Jungfraujoch Swiss Top of Europe

    Jungfraujoch Swiss Top of Europe. Berikut ini lanjutan pengalaman sdr. Stefanus A Wartono

    Judul sebelumnya Jungfraujoch, Mt. Pilatus, dan Mt. Titlis Swiss

    Jungfraujoch Swiss. Snow in Switzerland. Foto dari wikipedia. Jungfraujoch Swiss Top of Europe
    Jungfraujoch Swiss. Snow in Switzerland. Foto dari wikipedia

    Mengunjungi Jungfraujoch Swiss Top of Europe

    Jungfraujoch (3.454 meter) – salju abadi sepanjang tahun

    Untuk pergi ke Jungfraujoch kita naik kereta api dari setasiun Interlaken Ost di kota Interlaken. Kota Interlaken memiliki dua setasiun, West dan Ost sebagai setasiun utama.

    Untuk mencapai Jungfraujoch kita naik kereta dan harus berganti 2 kali, yaitu di Lauterbrunnen dan Kleine Scheidegg. Sebenarnya ada 2 jalur untuk menuju Jungfraujoch, sebagai berikut:

    1. Interlaken – Lauterbrunnen – Kleine Scheidegg – Jungfraujoch

    2. Interlaken – Lauterbrunnen – Grindelwald – Jungfraujoch

    Orang membeli tiket ke Jungfraujoch umumnya membeli tiket pulang pergi dan mereka akan mengambil jalur berangkat dan pulang yang berlainan sehingga bisa menikmati pemandangan yang berbeda:

     

    Jalur berangkat Interlaken – Lauterbrunnen – Kleine Scheidegg – Jungfraujoch, dan

    Jalur pulang Jungfraujoch – Kleine Scheidegg – Grindelwald – Interlaken Ost


    Contoh jadwal dan lama perjalanan (2 jam 17 menit) sbb.:

    06.35 Interlaken Ost – 06.55 Lauterbrunnen

    06.59 Lauterbrunnen – 07.39 Kleine Scheidegg

    08.00 Kleine Scheidegg – 08.52 Jungfraujoch

    Harga tiket CHF 186.20

    Website kereta api Swiss http://www.sbb. ch/en/home.html

    Bila kita ingin explore negara Swiss dengan melakukan perjalanan ke berbagai kota sebaiknya dipertimbangkan membeli Kartu Swisspass di mana kita akan mendapat potongan harga tiket mencapai 50%.

    Namun hendaknya diingat bahwa harga kartu Swisspass juga harus diperhitungkan. Misalnya harga kartu SwissPass CHF 160 dan kita bisa mendapatkan potongan 50% untuk setiap pembelian tiket kereta api, bus, ferry; maka titik impas kita adalah bila seluruh tiket yang kita beli selama bepergian mencapai CHF 320 pada harga normal. Kita mendapat potongan 50% berarti hanya membayar CHF 160 + biaya kartu Swisspass CHF 160 menjadi CHF 320.

    Apabila kita hanya ingin pergi ke Jungfraujoch maka tidak ada manfaatnya membeli kartu Swisspass CHF 160 karena harga tiket ke Jungfraujoch p.p.hanya CHF 186.20.

    Tanpa Swisspass biaya kita hanya CHF 186.20 dan dengan Swisspass biaya kita menjadi CHF 160 + CHF 93.10 = CHF 253.10

    Informasi tentang Swisspass dapat dilihat pada link berikut:

    http://www.swisspas ses.com/railpass /swiss-regional- rail-passes/ validity- maps/jungfrau- unlimited. htm?from= /packages/ jungfrau- unlimited/ &PHPSESSID= e80a060ddbd2f655 1880140e38db5a10

     

    Referensi untuk Lauterbrunnen dan sekitarnya bisa diperoleh dari link berikut:

    http://www.panorami cearth.com/ 449/Jungfrau/ Lauterbrunnen_ Railway_Station

    Berikut ini tambahan informasi dari teman saya Kei Shinta :

    1. Jika kamu di Swis cuma untuk 1 (satu) hari saja maka SWISS PASS TIDAK BERMANFAAT SAMA SEKALI krn SWISS PASS akan LEBIH HEMAT JIKA KAMU MEMAKAINYA LEBIH LAMA dan AKTIF mengunjungi SEMUA obyek wisata di Swiss bs di cek di http://www.sbb.ch utk pastinya.

    2. Dengan SWISS PASS maka keuntungan yg didapat bisa menggunakan semua jenis transportasi di Swis seperti kereta, tram, bus, perahu, bahkan masuk ke dalam banyak MUSEUM secara GRATIS selama kartu Swiss Pass berlaku,silakan baca http://keishinta.wordpress.com/2011/04/01/swiss-pass-in-swiss-travel-system

    Saya sudah membuktikannya manfaat gratisnya :
    Saya naik perahu ZURICHSEE SCHIFFFAHRT mengelilingi Lake of Zurich dan mampir ke Raperswil Jona, baca http://keishinta.wordpress.com/2011/08/14/zurichsee-schifffahrt Lalu saya juga naik perahu VIERWALDSTATTERSE mengelilingi Lake of Luzern, baca selengkapnya di http://keishinta.wordpress.com/2011/08/15/vierwaldstattersee-lake-luzern/

    Sedangkan utk Jungfraujoch jika TIDAK MEMPUNYAI Swiss Pass maka bisa dilakukan sesuai informasi dari Bung Stefanus dengan harga tiket sekali jalan CHF 186.20 dimulai dari INTERLAKEN OST dan saya akan akan membagikan pengalaman yang bisa di baca di http://keishinta.wordpress.com/2011/04/06/jungfraujoch-switzerland-top-of-europe

    Start saya dimulai dari ZURICH dan kembali ke ZURICH dengan SWISS PASS tiket pulang pergi HANYA CHF 112, dengan catatan tiket CHF 112 adalah harga tiket PP dari Kleine Scheidegg ke Jungfarujoch yang artinya tiket PP dari ZURICH ke Kleine Scheidegg GRATIS dengan SWISS PASS.

error: Content is protected !!