Category: Liburan Indonesia

Indonesia mempunyai begitu banyak daerah tujuan wisata, semoga pihak-pihak terkait semakin bisa melihat peluang wisata di negeri tercinta ini dan mengelolanya dengan arif 🙂

  • Cerita Pulang Ke Jerman Naik Pesawat Emirates Sebelum Pandemi dulu

    Cerita Pulang Ke Jerman Naik Pesawat Emirates Sebelum Pandemi dulu

    Cerita Pulang Ke Jerman Naik Pesawat Emirates Sebelum Pandemi dulu. Saya buka postingan lama di blog, ternyata belum ada cerita ini mengenai kepulangan kita ke Jerman setelah liburan 3 bulan di tanah air.

    Cerita Pulang Ke Jerman Naik Pesawat Emirates Sebelum Pandemi dulu

    Untuk pertama kalinya setelah 8 tahun menetap di Jerman, saya berlibur ke tanah air. Saya berlibur dengan dua anak kecil, jagoanku Benjamin usia 4,5 tahun dan Lisa Marie 21 bulan. Untuk pertama kalinya kedua anakku keluar negeri dan juga pertama kalinya kedua anak kecil ini naik pesawat terbang 🙂 .

    Kita liburan 3 bulan di Indonesia. Dari 13 Januari 2019 sampai 7 April 2019. Mumpung Benjamin belum masuk SD jadi bisa lama liburannya, bisa bolos dari taman kanak-kanak (tetap bayar uang sekolah), kalau nantinya sudah masuk sekolah dasar, liburan sekolah paling sebulan. Kalau bisa lama kan supaya tidak sayang duit tiketnya haha, dan kalau sudah SD tidak boleh BOLOS!.

    Tulisan Terkini

     

    Pengalaman naik pesawat Emirates

    Puji Tuhan kedua anakku sangat baik saat di pesawat, tidak ada rewel banget yang bikin saya emaknya senewen.

    Waktu pesawat emirates take off saya memberikan cemilan (permen) untuk kedua anakku, supaya telinga mereka tidak sakit. Sayapun ikut ngemil permen jelly.

    Pesawat emirates yang kami tumpangi adalah yang kelas ekonomi. Kedua anakku membayar biaya tiket 75% harga dewasa. Lisa juga bayar tiket karena saat kembali ke Jerman 7 April 2019 Lisa berumur 2 tahun.

    Kedua anakku punya paspor Jerman dan paspor Indonesia. Anak-anak keturunan Jerman bisa punya 2 paspor sampai usia 18 tahun, kalau pada usia tersebut belum bisa memutuskan mau punya papsor mana, ditambah waktunya 3 tahun lagi buat mikir 😀 .

     

    Menu makanan di pesawat Emirates enak semuanya!. Sayangnya kedua bocah sama sekali tidak mau makan pas perginya. Saat pulang baru mereka mau makan (tidak banyak sih). Benjamin dan Lisa mendapat menu makanan anak.

    Video Pulang Terbang ke Jerman Setelah Liburan 3 Bulan di Indonesia

    Durasi mentah videonya 46 menit, akhirnya jadi 32 menitan termasuk intro dan bagian akhir video sekitar 20 detik lah totalnya. Mau disingkat lagi, saya tidak yakin bagian mana yang mau dibuang, memang membosankan buat yang nonton, namun karena saya pengen buat kenangan saya dan anak.-anak kita lihat lagi tahun tahun mendatang, jadi biarlah durasi lama supaya saya puas nontonnya 🙂 .

     

    Anak-anak mendapat makanan lebih dahulu dari orang dewasa. Selain makanan enak, anak-anak juga mendapat aneka gimmick seperti tas ransel, tas selempang yang berisi aneka pernak pernik untuk menghabiskan waktu di udara.

    Staff pramugari/ra Emirates sangat membantu sekali, dan ramah. Pulangnya kita naik Emirates Boeing 777 ini pesawat berisik banget! bikin video juga kedengaran suaranya seperti naik bajaj Haha, beda seperti pas pergi naik Airbus A380 Frankfurt ke Dubai wah sunyi sekali pas di udara.

    Ibu dan anak anak kompak pakai Batik
    Kompak kita pakai Batik. Mau Pulang ke Jerman. April 2019

    Ada untungnya sih dengan naik Boeing 777 ini si Lisa jadi tidak sering pencet tombol panggilan ke petugas. Kalau lagi pergi kan itu di Airbus A380 tombol pas di layar, didepan bangku Lisa, duuuhhh malu saya petugas pramugari bolak balik datang nanya apa saya butuh bantuan.

    Saya kasih tampang muka tembok aja bilang bukan saya yang pencet, karena si Lisa yang pencet itu tombol panggilan, trus pas pulang tombol tersebut tidak dilayar lagi, tapi di gagang telepon gitu jadi si bocah tidak lihat langsung.

    Saya bawa kereta dorong (buggy) Lisa ukuran kecil, ringkas deh tinggal lipat. Dari Frankfurt kereta dorong bisa pakai sampai mau masuk pesawat. Buggy nya diberikan ke petugas Emirates, dimasukin ke kantong plastik besar, begitu juga saat pulang ke Jerman, dari Jakarta bisa bawa buggy hampir dekat masuk pintu pesawatnya.

    Tiba di Dubai, transit 5 jam, kereta dorong pakai yang disediakan Emirates. Banyak ko tersedia di bandarannya. Bisa dipakai sampai kita mau terbang lagi, bisa dibawa sampai ke depan pintu masuk pesawat.

    Tonton juga: TIPS Naik Pesawat Terbang Bawa 2 Anak Kecil dari Jerman ke Indonesia Transit di Dubai

    Jakarta Dubai beda berapa jam?. Beda 3 jam. Terbang dari Jakarta dan tiba di Dubai jam 11:30 waktu Dubai dan 2.30 WIB, waktu Dubai mundur 3 jam dari waktu WIB. Kita melek 5 jam padahal waktu di Indo itu jam tidur hehe.

    Kereta dorong Lisa kita ambil saat di bandara kedatangan. Tempatnya berbeda dengan koper dibagasi ya, jadi ambil dibagian terpisah. Bisa tanya petugas saja, dimana mau ambil kereta dorong anak.

    Semoga pandemi ini segera berlalu, kangen liburan lagi haha..

     

    Baca juga: Kumpulan Cerita Liburan ke Indonesia Bersama 2 Anak Kecil

     

    Demikianlah cerita saya mengenai Cerita Pulang Ke Jerman Naik Pesawat Emirates Sebelum Pandemi dulu | Edisi Liburan ke Indonesia. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

  • 5 Hal Perbedaan Antara di Jerman dan Indonesia | Edisi Liburan ke Indonesia

    5 Hal Perbedaan Antara di Jerman dan Indonesia | Edisi Liburan ke Indonesia

    5 Hal Perbedaan Antara di Jerman dan Indonesia | Edisi liburan ke Indonesia. Hari itu 23 Maret 2019 kita jalan-jalan ke Bandung. Berangkat dari rumah jam 7.30 tiba Bandung jam 12.30 parah banget macetnya. Nah dari pada bengong di dalam mobil, saya iseng bikin video ngomongin 5 Hal Perbedaan Antara di Jerman dan Indonesia.

    5 Hal Perbedaan Antara di Jerman dan Indonesia | Edisi Liburan ke Indonesia

    Berhubung tidak pakai persiapan, tidak ada draft apa saja yang mau dibicarakan di video, jadi random aja, apa yang terlintas dipikiranku langsung diomongin. Lain kali bisalah dibuat bagian keduanya 😀 .

    Tulisan Terkini

    1.Penggunaan carseat anak antara di Indonesia dan Jerman. Di Indonesia saat berkendara anak-anak tidak diwajibkan duduk di bangku khusus bayi dan anak. Tidak ada peraturan yang mewajibkan kalau anak harus duduk ditempat khusus, tidak ada dendanya juga, jadi terserah orangtuanya mau menyediakan carseat atau tidak. (Tolong koreksi kalau saya salah, soalnya sudah 8 tahun baru ke Indonesia lagi, kali aja ada peraturan mengenai keselamatan anak saat ikut berkendara?)

    Anak bisa dipangku orangtua atau siapapun orang dewasa didekatnya. Akibatnya anak-anak tidak tertib duduk. Berdiri di jok mobil, loncat-loncat, berantem adu jotos haha dan mengganggu konsentrasi yang nyupir.

    Tetap ada positifnya sih yang bisa diambil dengan kondisi di tanah air ini. Saat masih bayi, dimana si bayi merasa tidak nyaman, nangis atau rewel melulu, saat dalam dekapan ibu maka si bayi akan tenang. Giliran di Jerman, bayi atau anak nangis ya biarin aja, ntar kalau cape berhenti sendiri dan tidur, keselamatan yang UTAMA tidak boleh anak dipangku! 😀 .

    Manfaat Penggunaan Carseat
    Di Jerman, sejak bayi pulang dari rumah sakit HARUS ada tempat khususnya Auto-babysitz Kindersitz alias child car seat, kalau tidak akan didenda. Anak punya tempat khusus tujuannya demi keselamatan. Benjamin dan Lisa anteng kan duduk manis 🙂

    Tonton juga: TIPS Naik Pesawat Terbang Bawa 2 Anak Kecil dari Jerman ke Indonesia Transit di Dubai

    Manfaat Penggunaan Carseat tujuannya (hasil mikir sendiri):

    • Untuk menjaga keselamatan bayi dan anak. Untuk bayi dan anak masih kecil 1-3 tahun posisi carseat membelakangi pengemudi (posisi kepala bayi/anak kearah bangku pengemudi/ tempat duduk bagian depan). Tujuannya adalah saat ngerem mendadak bayi atau anak aman di tempatnya, kalau tidak ditaruh demikian, anak bisa terlempar dari tempatnya.
    • Membuat anak duduk tertib.
    • Membuat orangtua apalagi pengemudi bisa tenang berkendara, coba kalau hanya ibu atau ayah saja pergi bersama dua anak kecil, dimana kedua anak berada dibelakang, wah bisa main trampolin atau main bola di jok mereka macam si Benjamin dan Lisa haha.
    • Membuat anak tenang dan akhirnya tertidur kalau perjalanan jauh, beda nih saat kita di tanah air, mana bisa tidur si Lisa, justru bergaya kenek metromini melulu dia.
    • Mencegah anak-anak bertengkar/adu fisik kan ada jarak carseatnya.

    Di Jerman, sejak bayi pulang dari rumah sakit HARUS ada tempat khususnya Auto-babysitz /Kindersitz = child car seat. Kalau tidak akan didenda!.

    Kalau si Lisa sebagai anak kedua, sama sekali dia tidak pernah berontak saat duduk dibangkunya, karena dia melihat abangnya juga duduk dibangku dengan model yang sama, dan diikat sama juga seperti dia 😀 .

    Baca juga: Orang Jerman, Etika dan Kebiasaannya

    Nah yang pernah drama adalah saat Benjamin masih dibawah 1,5 tahun. Kalau bayi sih anteng aja deh ya kan kalau mobil jalan serasa digoyang mirip di ayunan. Waktu Benjamin usia 9 bulan kita berlibur ke Belanda, harusnya 3 jam perjalanan menuju ke Belanda bisa bablas aja maunya suami, eh jadi berhenti beberapa kali.

    Di Belandapun pas ada acara naik mobil, ada kalanya si bocah rewel tidak mau duduk dibangkunya, kalau saya kekeuh mau mengendong, yang punya mobil (temanku) tidak membolehkan hal tersebut, selain faktor keselamatan, kalau ada polisi bakalan kena tilang, ya sudahlah jadi dibiarin aja rewel gitu si Ben.

    Pas kami kembali dari Belanda ke Jerman, si Benjamin kembali lagi rewel, ya maklum sih anak kecil mana yang bisa diam duduk aja lebih dari 1 jam kan. Akhirnya saya pindah duduk ke samping Benjamin. Ditemani duduk disampingnya, juga tidak menyelesaikan masalah.

    Akhirnya saya pangku dia, dan ditutupi kain panjang, eh si bocah tidur. Untung sih bapaknya anak-anak masih bisa diminta kelonggaran sedikit yaa, untuk hal lain jangan harap deh kalau menyangkut peraturan, orang Jerman tidak bisa diminta kompromi 😀 .

    Baca juga: 7 Kelakuan Unik Suami Jermanku yang Bikin Makin Cinta

    Sudah cuma sekali itu aja drama carseat dengan Benjamin, semakin besar anaknya akhirnya sudah paham, malah kalau naik mobil, dia sendiri yang narik seat beltnya, nanti bapaknya yang mengencangkan.

    2. Jalan tol di Jerman gratis, sedangkan di Indonesia harus bayar. Di Jerman motor bisa masuk jalan tol, sedangkan di Indonesia tidak bisa. Bisa dimaklumi sih motor di Jerman sangat sedikit, orang naik motor paling saat cuaca bagus (tidak dingin selain musim dingin kali yaa), sedangkan kalau di Indonesia tuh motor gilaaa deh banyaknya, bukan jalan bebas hambatan lagi kalau motor bisa masuk tol di Indonesia.

    • Pajak pekerja di Jerman tuh bisa sampai 40%, namun uangnya dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat juga. Ada uang anak yang diberikan sejak anak lahir sampai usia 18 tahun atau sampai 21 tahun kalau kuliah, kalau anaknya kerja ya sampai 18 tahun aja. Besarnya uang anak kindergeld 192 Euro/anak, kira-kira Rp.3,1 juta dapat tiap bulan. Coba kalau di Indonesia pajak gaji sampai 40% bisa didemo dah pemerintah yaa hehe.
    • Jalur tol paling kiri kalau tidak ada rambu batas kecepatan, tuh bisa ngebutt! Bisa 300 km melaju atau lebih loh, tapi kalau kecelakaan tanggung sendiri, karena asuransi tidak nanggung (saya pernah nanya suami).

    Suami pernah saya minta melaju di kecepataan 250 km (waktu belum punya anak), maklum baru datang ke Jerman, kan sudah baca atau dengar, katanya di Jerman begini begitu.. “Eh coba dong sayang melaju sampai 250 km saya pengen tahu rasanya haha”, doi nurut aja. Kita waktu itu pakai mobil baru ya dari leasing, tengah hari bolong waktu perjalanan dari Swiss ke Jerman.

    3. Tidak boleh berhandphone ria saat menyetir. Saat berkendara tidak boleh pegang hp, kalau di Jerman bisa didenda atau bahkan sim bisa ditarik, kalau di Indonesia? cincalah asal tidak ketahuan yaa haha.

    Kalau ada yang penting sekali terima telepon, biasanya bapaknya anak-anak akan berhenti menepi dulu untuk menjawab panggilan telepon, namun lebih seringnya hp dia taruh tas atau ditinggal aja dirumah.

    4. Mengisi bensin antara di Indonesia dan di Jerman. Isi bensin kalau di Jerman self-service, keluar dari mobil ngisi bensin sendiri, bayar sendiri di mesin pembayaran, atau kadang ada kios dijaga orang untuk kita lakukan pembayaran.

    Kalau self service ngisi bensin tengah malampun jadi bisa kan. Biaya bahan bakar kendaraan di Jerman sering banget berganti harga, kalau menjelang hari raya atau hari minggu bakalan lebih tinggi. Kalau mau lebih murah isi agak malam sekitar jam 9 atau jam 10 an di hari kerja.

    Ada yang tipu-tipu langsung kabur ga kalau di pom bensin Jerman?, oh pasti ada, tapi kecil angka pelangarannya. Di pom bensin ada beberapa kamera yang merekam plat nomer mobil, dan beberapa kamera lain ditempatkan di posisi tersembunyi.

    Baca juga: Menjadi Ibu Rumah Tangga di Jerman

    Video 5 Hal Perbedaan Antara di Jerman dan Indonesia

    5. Penggunaan Zebra cross antara di Jerman dan di Indonesia. Untuk pejalan kaki di Indonesia zebra cross hanya sebagai hiasan saja. Pengendara motor atau mobil tidak peduli dengan pejalan kaki, mereka terus melaju tanpa memikirkan kalau ada yang mau menyebrang, sedangkan di Jerman pejalan kaki adalah yang utama saat mau menyebrang.

    Semua kendaraan akan berhenti saat ada pejalan kaki menyebrang di Zebra cross di Jerman, ditungguin sampai pejalan kakinya lewat ke seberang, barulah pengendara melaju kembali.

    Walaupun yang nyeberang hanya satu orang saja, tetap mobil dan motor akan berhenti, kalau saya tidak buru-buru, biasanya saya tunggu jalanan sepi, baru saya nyeberang.

    Pada video diatas, saya dan anak-anak mau nyeberang jalan. Duilehh saya ngeri lihat mobil dan motor banyak sekali yang melaju kencang. Itu saat kita di Jakarta, jalan-jalan sore ke minimarket. Untung ada seorang bapak yang nolongin.

    Mungkin si bapak ngeliat saya ko lama bener tidak nyebarang haha, takut ketabrak gile!. Akhirnya dibantuin disebrangin si bapak, dia angkat tangan kanan tinggi-tinggi tanda supaya kendaraan berhenti sejenak.

    Baca juga: Kumpulan Cerita Liburan ke Indonesia Bersama 2 Anak Kecil

     

    Demikianlah cerita saya mengenai 5 Hal Perbedaan Antara di Jerman dan Indonesia | Edisi Liburan ke Indonesia. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

  • Pengalaman Naik MRT Bersama Anak Kecil

    Pengalaman Naik MRT Bersama Anak Kecil

    Pengalaman Naik MRT Bersama Anak Kecil | Day 66 Edisi Liburan ke Indonesia. 20 Maret 2019 pengalaman naik mrt untuk pertama kalinya saya bersama anak-anak dan mamaku. Kami naik MRT dari stasiun Bunderan Hotel Indonesia dengan tujuan akhir stasiun Lebak Bulus. Untuk bisa naik MRT gratis kita harus daftar online melalui situs ayocobamrtj.com nanti akan terhubung ke halaman Bukalapak sebagai e-commerce yang bekerjasama untuk uji coba MRT Jakarta.

    Pengalaman Naik MRT Bersama Anak Kecil

    Uji coba MRT (Mass Rapid Transit) berlangsung dari 12 Maret sampai 24 Maret, para peminat yang mau naik MRT sudah bisa daftar online sejak 5 Maret 2019.

    Saya daftar seminggu sebelum keberangkatan, karena ingin dapat tempat keberangkatan dari stasiun Bunderan Hotel Indonesia. Sta. Bunderan HI ini paling favorit, makanya kalau daftar mepet 1 hari sebelumnya tidak dapat jatah. Saya pilih sta. Bunderan HI karena paling dekat dicapai dari rumah.

    1 tiket berlaku untuk 2 orang, saya pesan 2 tiket namun satu tidak terpakai karena Lisa putriku yang masih usia 2 tahun masih gratis, tidak butuh tiket.

    Waktu uji coba berlaku dari jam 08 pagi sampai jam 16, saya bersama anak-anak dan mama kita naik MRT jam 12 siang. Kereta berhenti sekitar 10 menit di Lebak Bulus sebelum kembali ke bunderan HI.

    Dalam sehari ada 98 perjalanan MRT, semoga dengan adanya MRT ini bisa mengurangi macetnya ibukota. Moga-moga juga pemilik mobil atau motor nantinya memilih MRT sebagai alternatif kendaraan, supaya Jakarta tidak macet melulu! 😀 .

    Presiden Jokowi meresmikan pengoperasian kereta moda raya terpadu (MRT) Jakarta pada 24 Maret 2019. Peresmiannya berlangsung di sta. Bunderan HI.

    Video Senangnya Ikutan Uji Coba MRT Gratis | Bunderan HI ke Lebak Bulus

    Awalnya ku baca di berita internet kalau Pemprov DKI mengusulkan tarif MRT Rp. 10.000, ternyata jadinya tiket MRT Rp.14.000 (untuk jarak terjauh), menurutku murah banget! Kalau dibanding dengan tiket kereta di Jerman wah mahal banget dah! 😀 .

    Jadwal komersial MRT per 1 April 2019, sebelum tanggal tersebut berarti penumpang masih digratiskan dong ya, lumayan tuh kalau ada karyawan atau mahasiswa, atau siapapun kalian yang beraktifitas setiap hari, dimana lokasi tujuan (misal kantor) dilewati MRT.

    Kalau biasanya dari bunderan HI ke Lebak Bulus butuh waktu 1,5 jam, dengan naik MRT hanya butuh 30 menit saja. Bagi kalian yang biasanya habis waktu kena macet, beralih aja naik MRT 😀 .

    MRT kali ini adalah fase 1, fase 2 masih dalam pembangunan dan akan selesai tahun 2024, yang nantinya fase 2 MRT akan melintas dari Sarina sampah stasiun Kota. Kalau fase 2 selesai, nah tuh tambah dekat dengan rumah ortuku di Kemayoran.

    Fase 1 rute Lebak Bulus ke Bunderan HI, ada 13 stasiun, dimana 7 stasiun perlintasan atas / layang dan 6 stasiun bawah tanah (underground).

    Di sta. mrt Lebak Bulus
    Di sta. mrt Lebak Bulus. Kalau biasanya dari bunderan HI ke Lebak Bulus butuh waktu 1,5 jam, dengan naik MRT hanya butuh 30 menit saja.

     

    Nama stasiun MRT Lebak bulus sampai Bunderan HI:

    7 sta. Perlintasan atas, struktur layang (Elevated) yang membentang ±10 km:

    • Lebak Bulus
    • Fatmawati
    • Cipete Raya
    • Haji Nawi
    • Blok A
    • Blok M
    • Sisingamangaraja

     

    Perlintasan MRT bawah tanah (underground) 6 stasiun membentang ±6 km:

    • Senayan
    • Istora
    • Bendungan Hilir
    • Setiabudi
    • Dukuh Atas
    • Bunderan Hotel Indonesia

     

    Membawa dua anak kecil naik MRT ribet tidak?, bagaimana penyandang disabilitas apakah bisa naik MRT juga?.

    Awalnya saya tidak tahu kalau ada lokasi prioritas/tempat khusus untuk buggy (kereta dorong) yang saya bawa, lalu pak petugasnya nunjukin tempatnya. Ditempat ini untuk yang pakai kursi roda, atau tempat kereta dorong, lalu kita duduk di seberangnya (kalau kosong).

    Informasi Tempat duduk prioritas dalam MRT
    Informasi Tempat duduk prioritas dalam MRT

    Ada tanda khusus tempat bangku tersebut dikhususkan untuk orangtua membawa anak kecil, lansia, wanita hamil, dan orang sakit. Pas saya naruh buggy, lalu yang pada duduk sadar diri, langsung berdiri, jadi saya, anak-anak dan mama dapat duduk deh.

    Kalau sudah resmi beroperasi, ada yang tidak sadar diri duduk, pura-pura tidur ditempat khusus tersebut, jangan ragu ditegor aja, semoga sih masyarakat Indonesia masih tinggi ya kepedulian sosialnya 🙂 .

    Fasilitas dalam MRT dan di stasiun keberangkatan dan kedatangan:

    • Didalam MRT dingin banget, untung saya bawa jaket untuk Lisa dan Benjamin. Entahlah apa karena baru, jadi ac nya masih dingin banget.
    • Lift berfungsi di sta. Bunderan HI, namun lift ini hanya tersedia di satu tempat, jadi kita nyebrang dari depan plaza Indonesia. Di sta. Lebak Bulus tidak ada satupun lift berfungsi, pas mau turun pak petugasnya yang angkat Lisa didalam buggynya, tadinya Lisa mau saya gendong. Supaya tidak lama kali ya, jadi pak petugas langsung gotong buggy dan Lisa sekaligus hehe. Kalau saya gendong Lisa sambil turun gempor juga sih, karena tangganya lumayan tinggi. Pas mau naik sebenarnya bisa pakai tangga berjalan, cuma ko di sta. mrt ini tangga jalannya cepat banget!, saya jadi takut kan. Daripada terjadi kecelakaan haha lalu saya minta tolong pak petugas lagi.
    • Toilet lumayan bersih, ada petugasnya yang siap selalu membersihkan. Toilet gratis.
    • Eskalator alias tangga jalan tersedia, cuma agak ngeri kalau bawa kereta dorong, karena cepat jalannya.
    • Pemberitahuan berupa audio visual, jadi kita tahu sudah sampai stasiun mana.
    • Ruang pertolongan pertama.
    • Ruang menyusui.

    Selain Fase 2 MRT lagi dalam pembangunan, LRT juga masih dalam tahap pengerjaan, nah saya penasaran apa sih Bedanya MRT dan LRT:

    MRT = Mass Rapid Transit

    • Jumlah gerbong/kereta rata-rata 6 kereta
    • Kapasitas penumpang sekitar 1.800 penumpang
    • Perlintasan MRT Layang dan bawah tanah.

     

    LRT = Light Rail Transit masih dalam tahap pembangunan.

    • Jumlah gerbong/kereta 2 sampai 4 kereta
    • Kapasitas penumpang sekitar 600 penumpang
    • Perlintasan LRT: Layang

     

    Video Akhirnya Indonesia punya MRT| Ikutan Uji Coba MRT Gratis | Bunderan HI ke Lebak Bulus

    Demikianlah cerita saya mengenai Pengalaman Naik MRT Bersama Anak Kecil | Edisi Liburan ke Indonesia. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga: Kumpulan Cerita Liburan ke Indonesia Bersama 2 Anak Kecil

     

    Sumber:
    https://www.idntimes.com/news/indonesia/helmi/catat-ini-6-fasilitas-mrt-jakarta-yang-ramah-disabilitas/full
    https://web.facebook.com/jakartamrt/posts/beberapa-fasilitas-di-stasiun-mrt-jakarta-sedang-diuji-coba-bukan-hanya-fasilita/1935903816490151/?_rdc=1&_rdr
    https://id.wikipedia.org/wiki/MRT_Jakarta

  • Suka Bunga Anggrek Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

    Suka Bunga Anggrek Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

    Suka Bunga Anggrek Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan | Day 22 Edisi Liburan ke Indonesia. Taman Anggrek Ragunan (Anggrek Park Ragunan) di pasar minggu adalah salah satu lokasi yang saya masukkan ke dalam daftar jalan-jalan dalam edisi liburan ke Indonesia.

    Buat kamu pecinta bunga anggrek, sungguh tidak akan menyesal mengunjungi taman bunga anggrek Ragunan yang lokasinya 5 menit dari pintu utama kebun binatang Ragunan.

    Suka Bunga Anggrek Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

    Alamat Taman Anggrek Ragunan: Jalan Kebagusan Raya Rt.01 Rw. 07. Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan. (500 meter dari pintu utama gerbang Kebun Binatang Ragunan).

    Saya dan keluarga pergi ke taman anggrek Ragunan ini sehari sebelum Imlek, yakni senin 04 Februari 2019. 1-2 minggu sebelum pergi, saya sudah bilang ke mama dan adikku, pengen dianterin ke tempat yang ada bunga anggreknya, karena saya sukaa anggrek 🙂 .

    Mamaku bilang kalau dekat perayaan Imlek nanti bakalan kehujanan bagaimana?, iya sih hampir seminggu belakangan kala itu hujan melulu. Pagi, siang atau sampai tengah malam turun hujan. Puji Tuhan eh pas hari H 04 Februari 2019 kita pergi ke taman anggrek cuaca cerah sekali!.

    Sebelum jam 2 siang kita sampai di lokasi, jam 3 sore saya masih asyik mendokumentasikan yang saya lihat 😀 .

    Tulisan Terkini

    Hanya saya sendiri di keluarga yang suka bunga anggrek, jadi saya keliling sendirian, sementara dua adik cowo, mama dan dua anakku asyik berteduh dibawah kanopi tepi jalan. Awalnya keluarga mengikuti saya, lama-lama mereka minggir dan memilih kumpul lalu jalan bareng dan saya ditinggal sendirian.

    Video Cuci Mata atau Beli Anggrek Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

    Jadi puas sih bisa leluasa keliling sendiri. Jadi bisa melihat detail media tanam aneka anggrek, melihat cara menanam atau membentuk anggrek di pohon, melihat keindahan anggrek-anggrek Indonesia sungguh menghibur hatiku. Wajahku sampai gosong haha karena saya asyik muter-muter sendirian ke banyak tempat nursery anggrek dan tanaman hias.

    Aneka Bunga Anggrek yang saya lihat hari itu di Taman Anggrek Ragunan antara lain:

    • Aneka anggrek dendrobium banyak sekali warna dan ukurannya. Ada dendro yang bunganya warna hijau, putih, warna kecoklatan atau nyaris gelap lalu ada denrobium bercorak. Paling banyak anggrek dendrobium yang sedang berbunga.
    • Anggrek cattleya tidak satupun saya lihat dalam keadaan berbunga, padahal dilokasi panas cetar loh, cocok sih menurutku untuk merawat anggrek cattleya.
    • Anggrek Vanda banyak yang bermekaran, warnanya juga ada yang unik-unik. Ada ukuran besar, seperti umumnya anggrek vanda, ada juga ukuran kecil yang sudah berbunga. Sering kulihat anggrek vanda di garden center di Jerman, ditaruh di vas bening ukuran tinggi (tanpa media, akarnya terlhat seksi 😀 ), sering hatiku tergoda pengen beli, namun berpikir lagi dan lagi kalau di dalam rumahku tidak ada tempat terang sekali.
    • Anggrek bulan Phalaenopsis banyak yang berbunga, dan banyak juga yang warnanya unik. Cantik sekali anggrek bulan warna putih yang menjuntai panjang bunganya, disanggah kawat lentur.
    • Anggrek grammatophyllum, untuk pertama kalinya saya lihat anggrek ukuran sangat besar bulbnya. Jenis anggrek gramma ini adalah anggrek yang lagi ngehits, naik naik daun dia haha.

    IG Emaknya Benjamin: https://www.instagram.com/emaknyabenjamin isinya tema gardening 🙂 .

    Saya suka sekali cuci mata di taman anggrek Ragunan, karena tidak ada satupun pemilik atau pekerja nursery anggrek dan tanaman hias yang mengikuti saya haha.. iih saya kadang risih plus agak kesal kalau ke toko-toko diikuti pegawainya, padahal kalau saya niat beli pasti akan saya cari karyawan tokonya kan.

    Selain aneka anggrek yang dijual di Taman anggrek Ragunan, ada pula dijual media tanam anggrek, pot, pupuk, dan anti hama anggrek.

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Suka Bunga Anggrek Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan. Grammatophyllum scriptum
    Grammatophyllum scriptum. Pas pertama lihat kaget dah, gede banget bulbnya 😀 At Anggrek Park – Ragunan, Indonesia. Lokasi di Taman Anggrek Ragunan (TAR). 4 Feb 2019.

    Di taman anggrek Ragunan ini, tidak hanya tersedia anggrek, melainkan banyak juga aneka tanaman hias selain anggrek seperti:

    • Tanaman Paku Tanduk Rusa (tanaman gantung) bahasa Inggris staghorn atau elkhorn ferns (Platycerium)
    • Tanaman saberna/sabrina mini yang sering disebut juga bunga melati Jepang.
    • Aneka Bromelia. Ukuran besar belum ada yang berbunga, kalau yang bromelia kecil banyak yang berbunga. Warna bunganya ada yang merah dan orange.
    • Adenium. Bentuk bonggolnya unik-unik deh, besar dan meliuk. Adenium yang saya lihat belum ada yang berbunga.
    • Tanaman hias Anthurium. Ternyata Anthurium banyak jenisnya, saya jadi kepengen punya. Namun mikir lagi dan lagi, tanaman tropis kalau ditempatku negara 4 musim, nanti pas winter taruh mana? Hehe.

    Video Aneka Tanaman Hias Unik Menarik (selain Anggrek) di Taman Anggrek Ragunan

     

     

    • Aneka Kaktus baik yang besar maupun yang kecil.
    • Tanaman Hias Yellow Mandevilla
    • Mirip bunga Medinilla Magnifica. Asal Filipina dikenal juga dengan nama anggrek Malaysia, Bunga Mutiara dan Asian Grape plant.
    • Adenium. Bentuk bonggolnya unik-unik deh, besar dan meliuk. Adenium yang saya lihat belum ada yang berbunga.
    • Tanaman Air Bunga Lotus.
    Aneka Tanaman Hias selain Anggrek di Taman Anggrek Ragunan Bagian 2

    Tidak ada tiket masuk dan parkir mobil juga gratis. Buka 24 jam, selagi nursery anggreknya dibuka pemiliknya 😀 . Di taman Anggrek Ragunan, kita bisa menyewa aneka anggrek dan tanaman hias untuk acara pernikahan, kantor dsbnya

    Cara menuju ke Taman Anggrek Ragunan:

    • Kalau pergi sendiri gampangnya naik ojek online saja.
    • Pergi rame-rame saya dan keluarga naik mobil pribadi. Lebih baik buka https://www.google.com/maps/ masukin alamatnya Taman Anggrek Ragunan (anggrek park ragunan): Jalan Kebagusan Raya Rt.01 Rw. 07. Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan.
    • Cek pakai taksi online bisa juga, saya cek dari Kemayoran ada yang kena 100rb, eh ada pula car online yang kasih harga hanya 50rb saja. Tergantung jam sibuk juga kali ya, karena harga taksi onlinenya bisa berubah sewaktu-waktu.
    • Saya sudah catat cara ke taman anggrek Ragunan naik bus transjakarta, yaelah setelah saya baca ulang ko rutenyanya malah ke mall taman anggrek Jakarta barat haha parahh.

    Taman bunga anggrek Ragunan tempat yang bagus dikunjungi untuk pecinta anggrek. Sekedar cuci mata atau membeli anggrek. Di sini terdapat anggrek Dendrobium, Cattleya, Phalaenopsis, Vanda dan spesies anggrek lainnya. Ada juga media tanam anggrek, pot, pupuk, dan hama anggrek. Taman anggrek ini terletak 5 menit dari pintu utama Kebun Binatang Ragunan.

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

     

    Demikianlah cerita saya mengenai Suka Bunga Anggrek Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini suka anggrek juga jadi kepengen mengunjungi TAR juga yaa.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

     

    Baca juga: Kumpulan Cerita Liburan ke Indonesia Bersama 2 Anak Kecil

  • Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas

    Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas

    Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas | Day 13 Edisi Liburan ke Indonesia. Cerita keseharian di Indonesia tidak berurutan saya posting di blogku ini, karena saya nulis berdasarkan suasana hati saja, kalau lagi ingat dan kepikiran cerita hari itu menarik buatku ya, baru saya tulis 😉 .

    Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas
    Sabtu 26 Januari 2019 hari ke 13 kami berada di Indonesia. Hari itu kita pergi ke Carrefour ITC Cempaka Mas untuk belanja. Awalnya mau naik taksi online gitu, semacam gocar, namun mama dan saya tidak tahu pakai app nya gaptek haha, akhirnya kita pergi naik bajaj 😀 . Untuk pertama kalinya Benjamin dan Lisa naik bajaj.

    Benjamin suka banget naik bajaj, dia bilang besok kita naik bajaj lagi ya maa, sedangkan Lisa baru juga 10 menit sudah langsung ngantuk haha kena ac alam sih ya. Sepanjang jalan, seperti biasa Benjamin menanyakan banyak hal, yang kadang membuatku harus berpikir mencari jawaban buat jagoanku tersayang.

    Jarak dari rumah ortuku ke ITC tidak terlalu jauh, sekitar 15 menitan. Bajaj yang kita naiki berwarna biru, lumayanlah agak luas tempat duduknya dibanding bajaj yang orange. Nah sepanjang jalan lagi kuperhatikan ko tidak ada bajaj yang warnanya orange 😀 ternyata mamaku bilang memang sekarang bajaj warna biru semua.

    Saya suka deh ditepi jalan banyak tanaman hiasnya, ditaruh untuk pemisah jalan gitu. Dibeberapa tempat, pemisah jalan ini kuperhatikan lebih lebar dan lebih banyak tanamannya dibandingkan 8 tahun lalu sebelum saya pindah ke Jerman.

    Baca juga: Cerita Seru Tinggal di Jerman

    Kuperhatikan lagi, metromini sudah jauh lebih sedikit jumlahnya dibandingkan dulu, hal ini tentunya akibat munculnya beragam transportasi online, seperti ojek online atau taksi online. Orang-orang tinggal buka app pesan ojek atau mau naik mobil, nanti datang dijemput, tidak perlu ada tawar menawar seperti kalau kita naik bajaj nih haha.

    Sampai di ITC Cempaka mas, kalau si Benjamin lihat tukang mainan, dia berhenti jalan dan mulai lihat-lihat nantinya minta ini itu 😀 . Mainan kereta yang warna putih yang ngotot dia minta, harganya 100rb bo!.

    Si Ben bilang kereta putih itu kereta ICE, kereta cepatnya Jerman, pakai baterai bisa jalan dan ada lampunya. Saya tidak belikan karena pagi harinya kita pergi ke pasar dekat rumah, dia sudah minta mainan kereta Thomas. Beberapa hari kemudian saya lihat online harganya separuhnya aja, entahlah apa nantinya saya belikan kalau kita mau balik ke Jerman.

    Baca juga: 5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman, No. 3 Jagoanku

    Begitu sampai Carrefour, si Ben saya masukin ke trolley haha supaya anaknya tidak lari kemana-mana, nanti bisa hilang dia. Di Jermanpun kalau belanja sama saya, si bocah saya masukin trolley, supaya saya belanjanya tenang.

    Pernah dong dia tidak mau masuk trolley, lari kencang kemana-mana, kedengaran teriakannya saja iihh bikin malu, anaknya entah dimana, tahu-tahu datang nangis-nangis dengan dagu berdarah-darah karena terjatuh. Kalau belanja bapaknya ikut, nih bocah caper (cari perhatian) tidak mau nurut, makanya pas di Carrefour, untungnya dia nurut, mau duduk di dalam trolley.

    Video Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas | Day 13 Edisi Liburan ke Indonesia

    Yang menarik perhatianku di Carrefour:

    • Aneka keripik atau cemilan semacam keripik kusuka tuh jauh lebih murah dibanding di Jerman. Kalau tidak pengen banget sih, jarang deh saya beli pas di Jerman.

    • Micin, MSG, monosodium glutamat wah murahh banget dah. Di Jerman ynag kemasan 400 gram saja sekitar 4 euro Rp.66.000 di Carrefour harga yang 500 gram tidak sampai Rp.25.000. Nanti saya mau bawa 1 kg lah. Micin bukan saya gunakan buat bumbu masak yaa, melainkan buat pupuk tanaman hehe. Untuk takarannya beda orang beda pendapat, suka suka kali ya haha. Saya pakai 1 sdt untuk 5 L air saja sudah membuat aneka anggrekku subur, lalu ada yang bilang kasih 1 sdm untuk 1 L air, atau ada yang menaburkan sejumput micin disekeliling media tanam tanaman.

    • Aneka bumbu masakan juga pastilah jauh lebih murah dibanding di Jerman, nanti saya mau bawa juga seperti bumbuh opor, soto, rendang dll. Kalau mie instan saya hanya mau bawa beberapa saja, soalnya saya bukan pengemar mie instan. Pernah beli sekardus pas ke Belanda, tuh tidak habis-habis, sampai saya kasih ke teman kursus, masih ada aja, akhirnya kubuang karena expired.

    • Produk impor pasti lebih mahal ya iyalah haha, seperti Haribo, permen Jelly kesukaan Benjamin dan Lisa, wah lebih dari 2x lipat harganya dari di Jerman. Saya beli kemasan kecil saja, daripada si Ben bikin drama, tapi tetap ga rela kalau ingat di Jerman jauh lebih murah hehe, akhirnya ada merek lain „Yupi“ merek lokal kali ya, jauh lebih murah dibandingin Haribo, dan si Benjamin untungnya juga suka. Sayangnya Yupi kemasan besarnya, tiap permen diplastikin, gilaa permen sekecil itu dikemas satuan, bikin sampah plastik aja deh, saya jadinya ogah beli yang kemasan besar.

    • Buah Naga banyak banget dan besar-besar, katanya yang warnanya kuning lebih mahal, cuma saya belum pernah lihat langsung warna kuning, kebanyakan buah naga warna merah dipasaran. Saya dan anak-anak belum pernah nyobain buah naga. Adikku sekeluarga dan mamaku, sering banget hampir tiap minggu makan buah naga. Nah suatu hari, ada mamaku taruh di wadah kecil tuh buah, si Lisa iseng naik bangku, dibuka dan makan, ternyata dia suka loh!. Makannya blepotan kemana-mana, pas pakai kaos putih pula, trus sepupunya lihat, dan bilang kalau si Lisa berdarah haha, waktu kapan juga saya lihat bercak merah dilantai, saya nanya nih darah siapa di lantai yaa haha.

    Manfaat buah naga untuk kecantikan
    Buah Naga pitahaya atau dragon fruit. Salah satu Manfaat buah naga dapat mempercantik penampilan, dengan kandungan vitamin C nya yang tinggi, buah naga merah membantu menjaga kesehatan kulit, bahkan buah dan kulitnya juga bisa digunakan sebagai bahan lulur.

    • Musim durian, banyak banget kulihat di Carrefour, cuma harganya tidak menggodaku haha mahal ah, separuh sekitar Rp.300rb an, tapi bagus bangett sih isinya. Ada pula durian dibuat jadi juice. Apa rasanya ya durian yang harganya Rp.14 juta, banyak duit atau kelebihan duit yang sudah beli 😀 .

    Selesai belanja di Carrefour, kita lanjut ke Pizza hut. Kalau kita keluar rumah si Benjamin hanya mau makan Pizza dan kentang goreng, sedangkan Lisa apa aja yang saya makan, dia suka.

    Pulangnya kita naik bajaj lagi, karena belanjaan kita juga tidak terlalu banyak. Oh ya bajaj biru ini lebih luas tempat duduknya, dan saya bisa taruh kereta dorong (buggy) si lisa di bagian belangan tempat duduk, buggynya bisa dilipat.

    Demikianlah cerita saya mengenai Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas | Day 13 Edisi Liburan ke Indonesia. . Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga: Kumpulan Cerita Liburan ke Indonesia Bersama 2 Anak Kecil

  • Ke Mall Summarecon Bekasi Belanja dan Makan Pizza | Day 2 Edisi Liburan ke Indonesia

    Ke Mall Summarecon Bekasi Belanja dan Makan Pizza | Day 2 Edisi Liburan ke Indonesia

    Ke Mall Summarecon Bekasi Belanja dan Makan Pizza | Day 2 Edisi Liburan ke Indonesia. Sudah sebulan saya dan anak-anak berada di Indonesia. Awalnya saya ingin posting di blog cerita mulai dari hari pertama di tanah air, namun seiring berjalannya waktu, ternyata tidak mudah yaa, alias tidak banyak waktu buat ngeblog, karena saya sambil ngedit-ngedit video mengisi konten saluran youtubeku yang ada 5 (hanya 3 saluran yang bisa di isi kontennya, kaga sempet!) haha.

    Ceritanya keseharian di Indonesia juga tidak berurutan saya posting di blogku ini, karena saya nulis berdasarkan suasana hati saja, kalau lagi ingat dan kepikiran cerita hari itu menarik buatku ya, baru saya tulis.

    **********

    Tulisan Terkini

    15 Januari 2019 hari ke dua di tanah air. Indonesia sebagai negara yang banyak mall nya, tidak afdol kalau tidak ke mall haha. Di hari kedua di Indonesia, kita pergi mall dimalam hari, dekat rumah adikku tentunya, masih di wilayah Margamulya, Bekasi sekitar.

    Setelah ngider-ngider di mall summarecon Bekasi, kita ke Diamond supermarket di mall yang sama, setelahnya makan di Pizza Hut. Di Diamond saya melihat aneka jajanan, aneka olahan berbahan kerupuk membuat pengen borong semuanya 😀 .

    Baca juga: Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Saya beli diaper buat persediaan, kalau yang saya bawa dari Jerman habis stoknya, bawa cuma sedikit untuk Lisa, mau bawa banyak bapaknya si Benjamin ngomel, ngapain berat-berat bawa toh di Indonesia banyak dijual katanya, nah saya mikirnya, ngapain juga beli kalau banyak stok dirumah 😛 .

    Saya beli kripik singkong pedas 😀 enak banget rasanya, mengobati kangen cemilan tanah air dan beli orange juice kemasan, karena Benjamin dan Lisa hanya mau minum orange juice. Air putih di Indonesia beda dengan di Jerman, kalau di Jerman airnya yang ada sodanya, nyelekit gitu kalau kena lidah 😀

    Namun setelah hampir sebulan di tanah air, akhirnya Ben dan Lisa mulai terbiasa dengan air putih di Indonesia. Mereka akhirnya mau setelah saya belikan botol minum baru, masing-masing saya belikan 2 botol. Terkadang lihat botol minum omanya, mereka minta air putih dari botol tersebut, atau si Lisa lihat botol-botol minum kedua sepupunya, dia iseng mau minum dari botol-botol itu juga, kalau saya lihat tentu saja saya larang. Entahlah mungkin rasa airnya berbeda kalau botolnya menarik buat anak kecil haha.

    Baca juga: 5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman, No. 3 Jagoanku

    Selesai belanja, kita makan di Pizza Hut, begitu Benjamin lihat gambar pizza di daftar menu bagian depan, dia langsung nunjuk mau pizza seperti di gambar, yaitu pizza super supreme, dia hanya mau yang biasa saja, tidak pakai pinggiran isi macem-macem.

    Hari sebelumnya adikku Andre pesan online Pizza khusus untuk jagoanku yang tidak mau makan, eh si Benjamin tidak suka, hanya dimakan sedikitt banget, Ben kasih jempol kebawah alias pizzanya kata dia tidak enak 😀 ; sedangkan pizza di pizza Hut dia kasih jempol keatas, ya maklum dia kelaparan kali deh karena cape setelah lari-lari di mall.

    Video Ke Supermarket dan Makan Pizza | Day 2 Edisi Liburan ke Indonesia

    Demikianlah cerita saya mengenai Ke Mall Summarecon Bekasi Belanja dan Makan Pizza | Day 2 Edisi Liburan ke Indonesia. . Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga: Kumpulan Cerita Liburan ke Indonesia Bersama 2 Anak Kecil

  • Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi | Day 11 Edisi Liburan ke Indonesia. 24 Januari 2019 hari ke 11 saya dan anak-anak berada di Indonesia. Hari itu kita ingin jalan-jalan sekitar kompleks, mau melihat aneka tanaman didepan rumah-rumah orang dan melihat kali aja ada tanaman hias unik yang belum pernah saya lihat di Jerman.

    Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Baru keluar rumah, anak-anak heboh melihat kucing liar. Benjamin antuasias mengamati tanaman dipinggir jalan, tanaman liarpun heboh dia nunjukin ke saya 😀 .

    Kita melihat tanaman:

    • Belimbing, numbuh dipinggir jalan. Sepertinya tanaman liar, namun numbuh subur loh!. Lebih dari satu pohon kita lihat. Saya ko jadi kepengen bawa tanaman belimbingnya yang kecil ke Jerman. Saya suka deh melihat daun belimbing yang unik. Namun belimbing kan tanaman tropis, saya juga tidak tahu akan berbuah atau tidak kalau saya bawa ke Jerman 😀 .
    • Tanaman berbunga warna ungu (Video menit 1:25), namanya daun Pletekan (Ruellia Tuberosa L.). Merupakan tanaman semak yang rajin berbunga. Kalau diatur rapih penanamannya bisa jadi tanaman border di depan rumah, namun dibeberapa tempat yang kulihat hari itu daun pletekannya tumbuh liar dipinggir jalanan.

    Awalnya saya tidak tahu namanya, jadi tahu setelah di komen Haekal di video youtubeku 🙂 dan saya google lebih lanjut mengenai daun atau bunga pletekan.

    Ruellia populer dijadikan sebagai tanaman hias. Beberapa diantaranya sebagai tanaman obat, tetapi banyak di antaranya diketahui beracun. Daunnya dipergunakan sebagai makanan ulat dari beberapa Lepidoptera (kupu-kupu).

     

    • Pepaya, belum berbuah dan pohonnya masih kecil. Pepayanya numbuh di pot. Entahlah apa juga numbuh tidak disengaja, karena kita lihat ko, tidak terawat. Sebenarnya banyak tanaman yang kita lihat tidak terawat, numbuh sendiri sepertinya, namun numbuh besar.
    • Adenium, ada beberapa yang kita lihat berbunga. Batangnya panjang-panjang banget, padahal kalau dipotong, akan numbuh cabangnya lagi ko, tapi ya batang panjang meliuk jadi keliatan unik aja. Adenium ini kelihatannya juga dipelihara ala kadarnya, potnyapun dekil gitu hehe. Walau tak terawat eh berbunga loh, sedangkan, punyaku yang dirawat dengan cinta, malah belum pernah berbunga, sepertinya Adenium milikku harus disiksa dulu, tidak disiram beberapa minggu, lalu kasih pupuk npk supaya berbunga gitu 😀 .
    • Lidah mertua (sanseveria), nih juga kita lihat di beberapa tempat, ada lebih dari dua macam deh. Ada yang daunnya lebar sekali, ada yang bercorak. Sungguh cantiknya Sanseveria yang kulihat. Di Jerman saya punya satu pot kecil saja, kalau yang lumayan besar, mahal deh di Jerman.
    • Ketimun mini, unik bentuknya. Tahun lalu saya nanam yang lebih kecil lagi ketimunnya, enak buat ngemil saat lihat-lihat balkon. Nah tanaman ketimun yang kita lihat ini numbuh liar, dan sudah sampai menjalar ke tanaman sebelahnya.
    • Pohon ceri (kersen), beda ya dengan pohon cery seperti di negara 4 musim, bukan buah cerry yang biasa ditaruh sebagai pemanis kue tart. Nah pohon ceri di Indonesia ini yang buahnya sangat kecil, kalau matang warnanya merah. Pohonnya tinggi, bagus juga sih jadi pohon peneduh. Bunganyapun banyak sekali, jadi sumber makanan kupu-kupu sari bunganya. Kersen atau talok (Muntingia calabura L.) adalah sejenis pohon sekaligus buahnya yang kecil dan manis berwarna merah cerah. Di beberapa daerah, seperti di Jakarta, buah ini juga dinamai ceri.
    • Pohon pisang banyak juga kita lihat, namun belum ada buahnya, hanya daunnya yang sangat subur dan lebar-lebar. Wah saya jadi kepengen daun pisangnya buat bungkus bikin kue 😀 .
    • Dirumah adikku ada beberapa tanaman hias, namun yang saya tahu namanya hanya daun pandan. Wah daun pandannya subur sekali. Mamaku sering menggunakannya daun pandan tersebut saat memasak nasi. Niatku saya mau bawa sedikit tanaman pandan saat pulang ke Jerman, karena kulihat di Internet, lumayan mahal nih tanaman daun pandan di Jerman.

    Benjamin antusias sekali melihat aneka tanaman dijalanan Margamulya Bekasi, termasuk melihat banyak hal yang tidak pernah dia lihat di Jerman, demikian juga diriku senang melihat aneka tanaman. Lain hari kita akan pergi ke lokasi agak jauh, untuk melihat-melihat ada tanaman hias unik apa lagi di sekitar rumah adikku di Bekasi ini.

    Video Aneka Tanaman Hias Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Oh ya si Benjamin lihat got aja heran haha karena di Jerman kan got ditutupi jadi bisa buat jalanan, lalu si Benjamin nanya kenapa air gotnya hitam, dilokasi lain kita lihat kali, airnya berwarna coklat banget dan ditanyain lagi, kenapa begitu warnanya?. Benjamin juga heboh melihat cicak, karena dia tidak pernah lihat di Jerman, malah minta ditangkap cicaknya, iihh saya yang jadi geli haha.

    Banyak hal yang tanyain si Benjamin nanya, yang saya tidak tahu menjawabnya, asal aja bilangnya namun kadang dia tidak puas dengan jawaban saya, dan nanya lagi dan lagi haha.

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

    Baca juga: Cerita dari Jerman – Living in Germany

  • Halo dari Indonesia | Edisi Liburan ke Tanah Air

    Halo dari Indonesia | Edisi Liburan ke Tanah Air

    Halo dari Indonesia | Edisi Liburan ke Tanah Air. Sudah 10 hari saya dan anak-anak berada di Indonesia. Setelah hampir 8 tahun di Jerman, untuk pertama kalinya saya mengunjungi tanah air tercinta. Selama 5 tahun terakhir di Jerman, entahlah saya ko tidak ada keinginan menggebu untuk ke Indonesia.

    Halo dari Indonesia | Edisi Liburan ke Tanah Air

    Setahun terakhir mulai timbul keinginan ke Indonesia, saya mikirnya juga mumpung Benjamin belum masuk SD, jadi kita bisa tinggal agak lama di Indonesia. Kalau si Ben sudah SD nanti, libur sekolah paling lama sebulan.

    6 bulan sebelumnya, saya sudah bilang bapaknya anak-anak kalau saya pengen banget liburan ke Indonesia bersama Ben dan Lisa, namun yaa cari tiketnya ditunda melulu 😀 . Saya cari tiket, ngecek hampir semua maskapai yang terbang ke Jakarta haha, saya catatin harga tiketnya dan banding-bandingkan.

    Saya mikir kelamaan dah, seminggu kemudian harga tiketnya sudah pada naik. Niatnya untuk terbang awal Januari 2019 dan kembali Maret 2019. Lah ternyata minggu pertama Januari tiketnya mahal sekali!. Ya iya sih karena saya nyarinya juga sebulan keberangkatan, makanya harga tiketnya selangit.

    Baca juga: Menjadi Ibu Rumah Tangga di Jerman

    Kita sempat pergi ke salah satu travel agent dekat rumah, berharapnya dapat tiket lebih murah, lah ko malah lebih mahal 400 euro an, cape deh!. Dua hari saya fokus bener-bener cari tiketnya, mau beli! daripada keburu naik lagi. Akhirnya awal Desember 2018 kita beli tiketnya. Maskapai penerbangan Emirates yang paling bersahabat harganya, walau transitnya lama sih 5 jam di Dubai.

    Benjamin dan Lisa dapat bangku sendiri. Benjamin usia 4,5 tahun, Lisa 21 bulan. Sebenarnya, saat kita pergi Lisa masih bisa masuk kategori bayi sih, namun pas kita balik ke Jerman, Lisa akan berusia lebih dari 2 tahun, jadi harus bayar 75%nya seperti Benjamin.

    Tulisan Terkini

    Pas perginya Lisa sudah dapat bangku sendiri, karena kalau mau dapat diskonan (untuk tiket bayi) harus ngurus ke kantor pusat di Frankfurt, walah jauh banget dari rumah kita. Jadi ya beli tiket anak juga untuk Lisa.

    Tiket sudah beli langsung di website Emiratesnya, langsung bayar ditarik dananya dari rekening kita keesokan harinya. Agak tenang setelah beli tiket. Packing ngurus kopernya yang rasanya malas sekali! Tar sok (nanti besok) melulu haha, paling saya tulis daftar di kertas, apa saja yang harus kita bawa.

    Dua hari sebelum berangkat baru saya mabok ngurus barang-barang masukin ke kopernya haha!. Bapaknya anak-anak ceramah sedikit, harusnya saya ngurusin koper jauh-jauh hari. Pemikiran saya, kalau jauh hari diberesin, nanti juga bakalan di bongkar pasang lagi masukin barang-barang, makanya saya lebih memilih dekat hari H beresin bawaan.

    Saya dan anak-anak dapat jatah total bagasi 90 kg. Ke kabin dapat jatah 7 kg per orang, cuma saya malas bawa berat-berat ke kabin karena kita bakalan transit lama di Dubai.

    Dapat jatah bagasi 90 kg, mau bawa apaan aja?. Sayang dong dibiarkan begitu saja, kan duit tuh. Nah saya pernah dengar temanku di Belanda, yang menjual bagasi dia ke orang lain, jadi dia nerima titipan. Kalau dia sih nawarin di PPI Belanda, lah facebook ku sudah saya matikan 2 tahun lalu, kalau saya bikin akun baru, trus daftar PPI Jerman, ntar kuatir tidak di setujui bergabung. Temanku tersebut menjual bagasinya 10 euor/kg (Rp. 160.000/kg). Kalau kelebihan bagasi harus bayar 4x lipatnya! Makanya harus benar-benar diperkirakan barang bawaan kita dan barang titipan 😀 .

    Saya ingat pernah bikin akun di bistip.com, ternyata saya bikinnya tahun 2013, dan baru pas mau ke Indonesia ini saya gunakan 😀 . Saya isi profile saya, foto dan cantumkan url blog supaya orang yang mau nitip percaya sama saya.

    Soalnya kali itu pertama kali saya akan pakai bistip.com. Orang-orang yang mau nitip kan biasanya lihat track record travelernya, apakah bisa dipercaya, apakah barang yang dititipi aman dan bakalan diberikan ke si pemesan.

    3 minggu sebelum keberangkatan saya mulai promosi, lalu dua minggu sebelum keberangkatan dan waktu seminggu lagi mau berangkat saya promosi dua kali. Saya dapat 8 orang yang mau pakai jastip saya.

    2 orang minta dibawain baju Zara anak 5 dan 10 kg. 1 orang produk lotion 10 kg, lalu ada 2 nitip sepatu, kaset Nintendo, topi dan satu nitip onderdil mobil 16 buah, ukuran kecil banget, hanya 1 kg.

    Dua orang pertama saya kasih harga 10 euro/kg (Rp. 160.000/kg), selanjutanya 12 an euro. Selain jastip dari 8 orang, saya juga bawa jualan saya, yakni umbi bunga amaryllis kira-kira 15 kg! 😀 . Akhir tahun 2018 saya order umbi bunga amaryllisnya dari Belanda.

    Umbi bunga Amaryllis. amaryllis bulbs from holland
    Umbi amaryllisnya gede-gede banget sekitar 400-500 gram per umbi. Bawa 39 biji beratnya sekitar 15 kg 😀

    Besar ukuran umbinya, sampai 400 – 500 gram per bijinya. Kalau ditotal ada 39 umbi yang saya bawa. Waktu saya nulis postingan ini umbinya sudah tingal 2 biji saja, laris manis terjual, malah sebenarnya kurang sih, masih banyak peminatnya cuma stoknya sudah tidak ada 🙂 .

    Baca juga: Tips Perawatan Bunga Amaryllis

    Nanti saya buat postingan tersendiri mengenai jastip via Bistip.com karena menarik aja buat diceritakan, siapa tahu ada yang mau ikutan juga, jadi saya mau berbagi pengalamanku.

    Video 2 Anak Kecil Pertama Kali Terbang Naik Pesawat Emirates Terbesar Airbus A380

    Segini dulu ya ceritanya, saya juga bingung sih mau mulai dari mana haha. Kalau misal ada yang kenal wajahku, lihat di mall atau di jalan atau dimana kek, jangan sungkan negor yaa. Saya tinggal di rumah ortu di Kemayoran sabtu dan minggu. Senin sampai Jumat malam di rumah adikku di Margamulya, Bekasi. Saya dan anak-anak hampir 3 bulan berada di Indonesia, baliknya minggu kedua April 2019.

    ►Aircraft: Boeing 777-300er
    ►Airline: Emirates (EK)
    ►From: Dubai, UAE (DXB)
    ►To: Jakarta, Indonesia (CGK)
    ►Flight-number: EK358
    ► Flight Date: 13 January 2019

    Demikianlah cerita saya mengenai Halo dari Indonesia | Edisi Liburan ke Tanah Air. . Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga: Kumpulan Cerita Liburan ke Indonesia Bersama 2 Anak Kecil

  • 4 Santapan Khas Bukittinggi Sayang Dilewatkan

    4 Santapan Khas Bukittinggi Sayang Dilewatkan

    4 Santapan Khas Bukittinggi Sayang Dilewatkan. Siapa yang dari Anda orang asli Bukittinggi?. Pastilah Anda tahu makanan apa saja yang menjadi ciri khas Kota Bukittinggi. Untuk Anda yang belum mengetahuinya, berikut ini informasi mengenai santapan yang ada di Bukittinggi 🙂 .

    Bukittinggi merupakan kota terbesar kedua di Provinsi Sumatera Barat. Dulunya, kota ini pernah menjabat sebagai ibu Kota dari Negara Indonesia, Provinsi Sumatera dan Provinsi Sumatera Tengah. Kota Bukittinggi juga mempunyai julukan sebagai Parijs Van Sumatera.

    Di Kota Bukittinggi ada banyak tempat wisata yang bisa menghiasi hari-hari liburan Anda. Dijamin membuat liburan Anda semakin berwarna. Mulai dari wisata alamnya Kebun Binatang Bukittinggi, wisata sejarahnya seperti Benteng Fort de Kock, Jam Gadang dan Janjang Koto Gadang, wisata pendidikannya seperti Museum Kebudayaan Minangkabau, wisata belanja sampai wisata kulinernya.

    Soal urusan perut, Anda jangan khawatir jika sedang berlibur ke Kota Bukittinggi. Ada banyak makanan khas Kota Bukittinggi yang unik dan memiliki cita rasa yang tinggi seperti namanya. Berikut ini beberapa makanan khas Kota Bukittinggi yang bisa menggoyangkan lidah Anda dan memuaskan perut Anda.

    1. Nasi Kapau Uni Lis

    Jika Anda sedang berkunjung ke objek wisata Jam Gadang, jangan lupa untuk terlebih dahulu mampir ke warung Uni Lis untuk mencicipi santapan khas Kota Bukittinggi yaitu Nasi Kapau. Isi dari Nasi Kapau adalah nasi putih, sayuran kol kuning yang merupakan wajib ada dalam makanan ini, daun singkong, dadak rendang yang merupakan potongan singkong kering dilumuri dengan bumbu rendang, ayam rendang dan terakhir dendeng batokok. Nasi Kapau berbeda dengan nasi padang. Bedanya apa? Terletak pada penyajiannya.

    Jika Anda lihat, nasi padang menyajikan makanan nasi putih yang terpisah dengan lauk pauknya, sedangkan nasi kapau semua dicampur dalam satu piring. Nasi Kapau Uni Lis ini bisa Anda temukan di Pasar Atas atau Los Lambuang Pasa Ateh. Warung Uni Lis ini dibuka pada jam 7 pagi hingga setengah 6 sore. Harga yang harus Anda bayar untuk satu porsi nasi kapau adalah Rp. 25.000.

    Nasi Kapau Uni Lis. Sumber: kulinerbangsakoe.blogspot.com 4 Santapan Khas Bukittinggi Sayang Dilewatkan
    Nasi Kapau Uni Lis. Sumber: kulinerbangsakoe.blogspot.com

     

    2. Picai Sikai dan Lamang Tapai

    Makanan khas Bukittinggi ini mempunyai presentase makanan favorit yang ada. Picai Sikai merupakan makanan yang hampir mirip dengan pecal sayuran khas Jawa. Namun bedanya adalah di Picai Sikai terdapat sayuran yang berbeda seperti jantung pisang dan rebung sebagai tambahan sayurannya. Kemudian sayuran-sayuran tersebut pun disiram dengan bumbu kacangnya yang membuat rasanya sangat nikmat. Bumbu ini pun tidak terlalu pedas dan tidak terlalu manis sehingga cocok untuk Anda yang tidak terlalu suka pedas.

    Sedangkan makanan khas Bukittinggi yang disebut dengan Lamang Tapai adalah seperti tape dengan ketannya. Kedua makanan ini bisa Anda temukan di Jalan Panorama 19c. Setelah Anda puas menyantap kedua makanan ini, Anda bisa lanjut mengunjungi Objek Wisata Taman Panorama dan Lobang Jepang.

    Picai Sikai dan Lamang Tapai. Sumber: jurnaltransformasiku.wordpress.com
    Picai Sikai dan Lamang Tapai. Sumber: jurnaltransformasiku.wordpress.com

     

    3. Kerupuk Siram

    Apakah Anda salah satu penggemar dari makanan ringan yang disebut kerupuk? Kalau begitu, jika Anda berada di Kota Bukittinggi, ada salah satu jajanan yang rasanya enak yaitu Kerupuk Siram. Makanan yang mempunyai nama yang unik ini merupakan kerupuk yang di atasnya disiram dengan mie dan bumbu kari atau bumbu sate. Rasanya seperti sedang memakan mie dengan bumbu kari atau sate namun bedanya gurih. Kerupuknya cukup lebar. Lumayan cukup mengganjal apabila Anda belum makan besar. Kerupuk Siram ini sangat cocok menjadi cemilan yang siap menemani Anda ketika sedang menunggu sunset di sekitar Objek Wisata Jam Gadang. Kerupuk Siram ini memang sangat banyak akan ditemukan di sekitaran lokasi Jam Gadang.

    Kerupuk Siram. Sumber: eviindrawanto.com
    Kerupuk Siram. Sumber: eviindrawanto.com

     

    4. Pical Ayang

    Jika Anda sedang berada di lokasi Simpang Ngarai Sianok, jangan lupa untuk ke Jalan Ateh Ngarai, karena di sana berjajar warung-warung yang menjual makanan jajanan terutama Pical Ayang. Makanan khas Bukittinggi ini merupakan Bubur Kamiun. Bubur ini merupakan bubur manis yang di dalamnya terdiri dari lupis, bubur lemu, dan bubur kacang hijau yang kemudian disiram dengan gula merah dan santan. Kalau dilihat sekilas, bubur ini mirip dengan bubur sumsum yang sama-sama disiram dengan gula merah dan santan. Selain itu, di sana disediakan menu lain seperti lontong sayur dan beberapa gorengan seperti martabak mini dan bakwan atau bala-bala.

    Untuk satu porsi Pical Ayang, Anda bisa membayarnya dengan harga Rp. 6.000, untuk lontong sayur, Anda bisa membayar dengan harga Rp. 5.000 dan satu gorengan akan dikenakan Rp. 1.000. Harga yang cukup bersahabat, bukan? 😀 .

    Pical Ayang. Sumber: twitter.com
    Pical Ayang. Sumber: twitter.com

     

    Itulah beberapa makanan khas Bukittinggi yang bisa menggoyangkan lidah dan memanjakan perut Anda. Sesudah berwisata kuliner dan jalan-jalan ke tempat wisata yang terkenal, kamu bisa menginap di hotel untuk beristirahan sejenak. Di Bukittinggi ada banyak tempat penginapan seperti hotel-hotel berbintang yang menyediakan fasilitas yang beragam dan harga yang bisa Anda pilih sesuai dengan isi kantong Anda. Kamu bisa cek di Traveloka. Selamat berlibur dan have fun!.

    Kalau Anda punya informasi kuliner favorit lainnya yang pernah Anda coba di Bukittinggi share dong di kolom komentar 🙂 .

  • Jembatan Gantung Terpanjang di Indonesia

    Jembatan Gantung Terpanjang di Indonesia

    Jembatan Gantung Terpanjang di Indonesia. Berhubung saya ingin mengikuti Turnamen Foto Perjalanan Ronde 27, jadi saya sibuk bongkar-bongkar file penyimpanan foto-foto. Tema turnamen kali ini adalah „Jembatan“. File foto saya seabrek banyaknya 😳 . Saya mencoba mengingat-ingat apakah saya pernah berfoto diatas jembatan?, didalam atau diluar Indonesia?. Apakah saya pernah memotret jembatan yang istimewa?. Bahkan saya mencoba mencari di blog saya ini dengan kata kunci „Jembatan“. Hasilnya nihil haha.

    Untungnya saya menyimpan foto-foto secara online di photobucket.com. Saya menyimpan foto-fotonya berdasarkan teman-tema tertentu.

    Horee ketemu. Ternyata saya pernah berfoto dengan mama tercinta dan adik saya Andre diatas jembatan Barito di Banjarmasin. Saya buka media sosial ternyata saya punya juga foto yang sama. Informasi yang saya ingin ketahui kapan tepatnya saya berada di Banjarmasin.

    Mama tercinta dan saya liburan ke Banjarmasin pada 14 – 16 Feb 2011.

    Saat itu adik saya bekerja di Banjarmasin, dan dia mengabarkan kalau dia diterima bekerja di tempat baru di Jakarta. Mamaku ingin sekali sebelum adikku pindah ke Jakarta, kita bisa mengunjungi adik dulu di Banjarmasin, intinya pengen jalan-jalan. Adik saya tersebut bekerja di bidang perkapalan, seperti mengawasi pembuatan kapal gitu deh. Saat ini adikku ini bekerja di salah satu BUMN.

    Adik-adikku hebat-hebat, adik no. 1 kerja di bank ternama di Jakarta, no.3 si bontot di BUMN, adik no.2 kadang tidak jelas nih, ntar dia kerja di kantor A misalnya, bulan depan sudah dikantor lain, tahun depan beda lagi :D. Sedangkan saya hiks apa kerjaan saya? *pengganguran ongkang-ongkang kaki di Jerman. Mulai Senin ini 23 September saya lanjut kursus B2 doain saya bisa jadi orang sukses juga ya 😉 .

    Oke balik ke cerita Jembatan dan liburan ke Banjarmasin.

    Yang dipotret pas di jalanan

     

    Jalan-jalan tanpa belanja, tidak mungkin dong ya. Kami mampir Martapura, pusat perdagangan dan cinderamata, sepertinya ini lokasi terkenal untuk belanja oleh-oleh kan?.

    Setelah puas belanja, lalu kami makan siang di tenda biru. Pokoknya cari yang murah meriah dan tetap rasanya enak, seperti Slogan resto apa tuh? „Harga kaki lima, rasa bintang lima“.

     

    Kami mengunjungi pendulangan emas dan Intan. Entahlah ini legal atau ilegal karena yang saya ingat peralatan yang digunakan sangat sederhana. Bekas pendulangan meninggalkan lubang besar dan merusak lingkungan.

    Pemandangan pendulangannya seperti ini:

     

    Liburan kami sangat singkat hanya dua hari. Hari berikutnya kami ke jembatan Barito

    Barito Bridge. Banjarmasin. Tercatat dalam rekor Muri sebagai jembatan gantung terpanjang di Indonesia
    Barito Bridge. Banjarmasin. Tercatat dalam rekor Muri sebagai jembatan gantung terpanjang di Indonesia

    Jembatan Barito adalah jembatan yang menghubungkan tepi barat sungai Barito (Kecamatan Anjir Muara) dan tepi timur Sungai Barito di (Kecamatan Alalak dekat Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia. Jembatan Barito terletak 15 km dari Kota Banjarmasin dan 50 km dari Marabahan, Ibukota Kabupaten Barito Kuala.

    Jembatan ini memiliki panjang 1.082 meter yang melintasi Sungai Barito selebar 800 meter dan Pulau Bakut selebar 200 meter. Jembatan ini terdiri dari jembatan utama sepanjang 902 meter, dan jembatan pendekat 180 meter, dengan lebar 10,37 meter. Merupakan akses jalan Trans Kalimantan dari Banjarmasin menuju ke Palangkaraya dan sebaliknya. Ketinggian ruang bebas jembatan utama 15 – 18 meter, sehingga bisa digunakan untuk lalu lintas perairan seperti Kapal Tongkang.

     

    Jembatan Barito sering disebut pula jembatan Pulau Bakut, sesuai nama delta (pulau kecil) yang ada di bawahnya atau jembatan pulau Bakut, sesuai nama daerah tepi barat sungai Barito (sungai Banjar).

    Jembatan ini pertama kali diresmikan pada tanggal 23 April 1997 oleh Presiden Soeharto. Jembatan, yang tercatat dalam rekor Muri sebagai jembatan gantung terpanjang di Indonesia ini, menghubungkan jalan trans Kalimantan. Jalan ini merupakan jalan poros yang menghubungkan dua provinsi bertetangga yaitu provinsi Kalimantan Tengah, sebelum ada jembata ini masyarakat sangat mengandalkan jalur transportasi seperti sungai menggunakan alat transpor seperti boat atau kapal bermotor untuk menuju ke Banajarmasin atau sebaliknya . (sumber Wikipedia)

    Foto yang saya ikutkan ke Turnamen Foto Perjalanan Ronde 27 dengan tema „Jembatan“ adalah foto dibawah ini:

    Mama tercinta dan saya diatas Jembatan Barito Jembatan Gantung Terpanjang di Indonesia. Foto 16 Februari 2011
    Mama tercinta dan saya diatas Jembatan Barito Jembatan Gantung Terpanjang di Indonesia. Foto 16 Februari 2011

     

    Nah sahabat blogger yang belum ikutan, ayo kita meramaikan turnamen foto perjalanan 😉 .

     

    Baca juga: Foto Perjalanan yang sebelumnya saya ikuti Culture/heritage

  • Diskon 50% dan 30% di Waterboom dan SnowBay

    Diskon 50% dan 30% di Waterboom dan SnowBay

    Bagi kalian pengguna provider selular Telkomsel (KartuHALO, simPATI dan Kartu As) coba cek poin, kalau cukup bisa ditukar diskon renang di Waterboom dan SnowBay loh! ;-).

    Untuk cek poin Telkomsel, caranya ; kirim sms, ketik : POIN kirim ke 777

    Waterboom, Snowbay

    Waterboom

    Harga Tiket Reguler

    Senin – Jumat (hari kerja) : Rp. 45.000,-

    Sabtu, Minggu & Libur Nasional : Rp. 60.000,-

    Jam Operasional : 7 hari dalam seminggu

    Jam : 09.00 – 18.00 Wib

    Promo / Discount
    Waterboom

    30% tiket masuk
    20% makan di Bebek Bali Resto
    30% juice di Pool Bar
    Periode promo : 26 Maret – 30 Juni 2011

    Mekanisme

    Dengan tukar poin, caranya ;
    • Ketik WBC sms ke 777
    • Reply sms dari 777 harus ditunjukan saat pembelian tiket

    # Point yg ditukarkan : 50 poin

    *********************

    SnowBay

    Harga Tiket Reguler

    Senin – Jumat (hari kerja)
    • Dewasa : Rp. 100.000,-
    • Anak (2 – 5 th) : Rp. 85.000

    Sabtu, Minggu & Libur Nasional
    • Dewasa : Rp 120.000
    • Anak (2 – 5 th) : Rp.100.000
    • Jam Operasional : 7 hari dalam seminggu

    Jam : 09.00 – 18.00 Wib

    Promo / Discount : 50% tiket masuk, Max 4 tiket / pelanggan

    Periode promo : 1 April – 31 Mei 2011

    Mekanisme

    Dengan tukar poin, caranya ;
    • Ketik SBAY sms ke 777
    • Reply sms dari 777 harus ditunjukan saat pembelian tiket

    # Point yg ditukarkan : 100 poin

    Informasi lebih lanjut : hubungi 111 (KartuHALO) atau 116 (simPATI)

    Sumber : telkomsel.com

     

    Tulisan Terkini

  • Traveling with mother, siapa takut????

    Traveling with mother, siapa takut????

    Traveling with mother, siapa takut???? :D. Jetlag rasanya belum hilang, masih sering terkantuk-kantuk disiang hari dan tidurpun baru bisa dini hari lewat jam 2 ..

    Siang ini tiba-tiba saja mamaku bilang sudah beli tiket bulan jalan-jalan ke Banjarmasin ketempat adik (pria) yang paling kecil. Beberapa kali memang si mama pernah bilang ingin sekali berkunjung ketempat adik saya tersebut.

    Adik saya tersebut bekerja di bidang perkapalan, seperti mengawasi pembuatan kapal gitu deh.. dia sudah dua tahun bekerja di Banjarmasin. Sekali-sekali memang pulang ke Jakarta atau ketika Natal atau kalau ada libur panjang seperti Lebaran pasti pulang.

    nah ceritanya lagi adik saya tersebut diterima bekerja di tempat yang baru di Jakarta dan kebetulan juga hanya 10 menit dari rumah jarak ke kantor barunya nanti, wah si mama senang sekali mendengar kabar baik tersebut :-).

    Si mama bilang pokoknya harus sekali dulu melihat tempat adik saja di Banjarmasin dan jalan-jalan disana.

    Wah saya harus mulai googling lokasi wisata menarik di Banjarmasin, makanan khas sana termasuk oleh-oleh khas dari sana.

    Banjarmasin here we come! 😉 .

     

error: Content is protected !!