Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas | Day 13 Edisi Liburan ke Indonesia. Cerita keseharian di Indonesia tidak berurutan saya posting di blogku ini, karena saya nulis berdasarkan suasana hati saja, kalau lagi ingat dan kepikiran cerita hari itu menarik buatku ya, baru saya tulis 😉 .

Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas
Sabtu 26 Januari 2019 hari ke 13 kami berada di Indonesia. Hari itu kita pergi ke Carrefour ITC Cempaka Mas untuk belanja. Awalnya mau naik taksi online gitu, semacam gocar, namun mama dan saya tidak tahu pakai app nya gaptek haha, akhirnya kita pergi naik bajaj 😀 . Untuk pertama kalinya Benjamin dan Lisa naik bajaj.

Benjamin suka banget naik bajaj, dia bilang besok kita naik bajaj lagi ya maa, sedangkan Lisa baru juga 10 menit sudah langsung ngantuk haha kena ac alam sih ya. Sepanjang jalan, seperti biasa Benjamin menanyakan banyak hal, yang kadang membuatku harus berpikir mencari jawaban buat jagoanku tersayang.

Jarak dari rumah ortuku ke ITC tidak terlalu jauh, sekitar 15 menitan. Bajaj yang kita naiki berwarna biru, lumayanlah agak luas tempat duduknya dibanding bajaj yang orange. Nah sepanjang jalan lagi kuperhatikan ko tidak ada bajaj yang warnanya orange 😀 ternyata mamaku bilang memang sekarang bajaj warna biru semua.

Saya suka deh ditepi jalan banyak tanaman hiasnya, ditaruh untuk pemisah jalan gitu. Dibeberapa tempat, pemisah jalan ini kuperhatikan lebih lebar dan lebih banyak tanamannya dibandingkan 8 tahun lalu sebelum saya pindah ke Jerman.

Kuperhatikan lagi, metromini sudah jauh lebih sedikit jumlahnya dibandingkan dulu, hal ini tentunya akibat munculnya beragam transportasi online, seperti ojek online atau taksi online. Orang-orang tinggal buka app pesan ojek atau mau naik mobil, nanti datang dijemput, tidak perlu ada tawar menawar seperti kalau kita naik bajaj nih haha.

Sampai di ITC Cempaka mas, kalau si Benjamin lihat tukang mainan, dia berhenti jalan dan mulai lihat-lihat nantinya minta ini itu 😀 . Mainan kereta yang warna putih yang ngotot dia minta, harganya 100rb bo!.

Si Ben bilang kereta putih itu kereta ICE, kereta cepatnya Jerman, pakai baterai bisa jalan dan ada lampunya. Saya tidak belikan karena pagi harinya kita pergi ke pasar dekat rumah, dia sudah minta mainan kereta Thomas. Beberapa hari kemudian saya lihat online harganya separuhnya aja, entahlah apa nantinya saya belikan kalau kita mau balik ke Jerman.

Baca juga: 5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman, No. 3 Jagoanku

Begitu sampai Carrefour, si Ben saya masukin ke trolley haha supaya anaknya tidak lari kemana-mana, nanti bisa hilang dia. Di Jermanpun kalau belanja sama saya, si bocah saya masukin trolley, supaya saya belanjanya tenang.

Pernah dong dia tidak mau masuk trolley, lari kencang kemana-mana, kedengaran teriakannya saja iihh bikin malu, anaknya entah dimana, tahu-tahu datang nangis-nangis dengan dagu berdarah-darah karena terjatuh. Kalau belanja bapaknya ikut, nih bocah caper (cari perhatian) tidak mau nurut, makanya pas di Carrefour, untungnya dia nurut, mau duduk di dalam trolley.

Video Naik Bajaj dan Belanja ke Carrefour ITC Cempaka Mas | Day 13 Edisi Liburan ke Indonesia

Yang menarik perhatianku di Carrefour:

• Aneka keripik atau cemilan semacam keripik kusuka tuh jauh lebih murah dibanding di Jerman. Kalau tidak pengen banget sih, jarang deh saya beli pas di Jerman.

• Micin, MSG, monosodium glutamat wah murahh banget dah. Di Jerman ynag kemasan 400 gram saja sekitar 4 euro Rp.66.000 di Carrefour harga yang 500 gram tidak sampai Rp.25.000. Nanti saya mau bawa 1 kg lah. Micin bukan saya gunakan buat bumbu masak yaa, melainkan buat pupuk tanaman hehe. Untuk takarannya beda orang beda pendapat, suka suka kali ya haha. Saya pakai 1 sdt untuk 5 L air saja sudah membuat aneka anggrekku subur, lalu ada yang bilang kasih 1 sdm untuk 1 L air, atau ada yang menaburkan sejumput micin disekeliling media tanam tanaman.

• Aneka bumbu masakan juga pastilah jauh lebih murah dibanding di Jerman, nanti saya mau bawa juga seperti bumbuh opor, soto, rendang dll. Kalau mie instan saya hanya mau bawa beberapa saja, soalnya saya bukan pengemar mie instan. Pernah beli sekardus pas ke Belanda, tuh tidak habis-habis, sampai saya kasih ke teman kursus, masih ada aja, akhirnya kubuang karena expired.

• Produk impor pasti lebih mahal ya iyalah haha, seperti Haribo, permen Jelly kesukaan Benjamin dan Lisa, wah lebih dari 2x lipat harganya dari di Jerman. Saya beli kemasan kecil saja, daripada si Ben bikin drama, tapi tetap ga rela kalau ingat di Jerman jauh lebih murah hehe, akhirnya ada merek lain „Yupi“ merek lokal kali ya, jauh lebih murah dibandingin Haribo, dan si Benjamin untungnya juga suka. Sayangnya Yupi kemasan besarnya, tiap permen diplastikin, gilaa permen sekecil itu dikemas satuan, bikin sampah plastik aja deh, saya jadinya ogah beli yang kemasan besar.

• Buah Naga banyak banget dan besar-besar, katanya yang warnanya kuning lebih mahal, cuma saya belum pernah lihat langsung warna kuning, kebanyakan buah naga warna merah dipasaran. Saya dan anak-anak belum pernah nyobain buah naga. Adikku sekeluarga dan mamaku, sering banget hampir tiap minggu makan buah naga. Nah suatu hari, ada mamaku taruh di wadah kecil tuh buah, si Lisa iseng naik bangku, dibuka dan makan, ternyata dia suka loh!. Makannya blepotan kemana-mana, pas pakai kaos putih pula, trus sepupunya lihat, dan bilang kalau si Lisa berdarah haha, waktu kapan juga saya lihat bercak merah dilantai, saya nanya nih darah siapa di lantai yaa haha.

Manfaat buah naga untuk kecantikan

Buah Naga pitahaya atau dragon fruit. Salah satu Manfaat buah naga dapat mempercantik penampilan, dengan kandungan vitamin C nya yang tinggi, buah naga merah membantu menjaga kesehatan kulit, bahkan buah dan kulitnya juga bisa digunakan sebagai bahan lulur.

• Musim durian, banyak banget kulihat di Carrefour, cuma harganya tidak menggodaku haha mahal ah, separuh sekitar Rp.300rb an, tapi bagus bangett sih isinya. Ada pula durian dibuat jadi juice. Apa rasanya ya durian yang harganya Rp.14 juta, banyak duit atau kelebihan duit yang sudah beli 😀 .

Selesai belanja di Carrefour, kita lanjut ke Pizza hut. Kalau kita keluar rumah si Benjamin hanya mau makan Pizza dan kentang goreng, sedangkan Lisa apa aja yang saya makan, dia suka.

Pulangnya kita naik bajaj lagi, karena belanjaan kita juga tidak terlalu banyak. Oh ya bajaj biru ini lebih luas tempat duduknya, dan saya bisa taruh kereta dorong (buggy) si lisa di bagian belangan tempat duduk, buggynya bisa dilipat.

 

PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

↑ Grab this Headline Animator

 

Baca juga: Cerita Seru Tinggal di Jerman

Advertisements

23 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: