Author: Emaknya Benjamin br. Silaen

  • 4 Tahun Bersama WordPress

    4 Tahun Bersama WordPress

    4 Tahun Bersama WordPress. Dua hari yang lalu blog ini mendapat ucapan selamat dari WordPress. Tak terasa telah 4 tahun saya menggunakan WordPress sebagai sarana ngeblog. Ini kali pertama dapat ucapan selamat. Dulu-dulu sih tidak ada loh diselamatin WP, atau saya yang tidak baca pemberitahuan nya ya 😀 .

    4 Tahun Bersama WordPress. Ucapan Selamat 4 Tahun Bersama WordPress
    Ucapan Selamat 4 Tahun Bersama WordPress

    Pertama kali ngeblog Mei 2009, ketika akan bepergian ke luar negeri (Belanda). Saat itu saya menulis “panduan mengurus visa Schengen“. Hingga saat ini tulisan tersebut berada diperingkat teratas pencarian di google. Komentar dan jawaban dari saya pada tulisan tentang visa ini mencapai 269 komentar, dengan terpaksa kolom komentar saya tutup, alasannya klise pegel jawab pertanyaan yang masuk :(.

    Rata-rata viewer tahun 2009 cuma satu kunjungan, tahun 2010 rata-rata 23 kunjungan, tahun 2011 rata-rata 96, tahun 2012 rata-ratanya 319 dan tahun 2013 ini berhubung belum akhir tahun sementara diangka rata-rata 915.

    Pertengahan Februari 2013 lalu, saya memutuskan punya domain sendiri. Tetap menggunakan wordpress sebagai hostnya. Thanks God, sejak punya domain trafiknya naik 30%. Setiap hari sudah diatas 1000 an viewers.

    Dari Mei 2009 hingga saat ini, blog ini sudah menerbitkan 394 judul, ada beberapa judul yang saya hapus, supaya kapasitas penyimpanan blog bertambah, maklum deh saya rajin upload foto-foto dan video. Hingga saat ini saya sudah menggunakan 18% kapasitas blog, masih tersedia 3 MB ;).

    Sejak Mei 2009 hingga saat ini 5 teratas pencariaan ke blog ini:
    1. Panduan Apply Schengen Visa di Kedutaan Belanda.
    2. Kode-kode Telepon Selular (Indonesia) Untuk Menelepon ke Luar Negeri.
    3. Panduan Pengajuan Visa di Kedutaan Switzerland (Jakarta).
    4. Tips Mengatasi Memory Penuh di Nokia N73
    5. 30 Universitas terbaik di Jerman.

    Kolom komentar pada ke lima tulisan tsb diatas dengan berat hati akhirnya saya tutup.

     

    Happy Anniversary, happy blogging, happy weekend! ;).

    Ps. Suami asyik main game online di komputer, jadi pertama kali ngeblog dari android nih, amit-amit deh susah ngedit-editnya, susah masukin foto & ngeditnya :(.

  • Update Bunga Musim Panas

    Update Bunga Musim Panas

    Update Bunga Musim Panas. Memenuhi permintaan Wany di Medan, maka saya turunkan tulisan ini. Saya akan memperlihatkan perkembangan bunga-bunga musim panas yang sudah saya tanam :smile:.

    •Calla Lili

    Calla kuning

    Bunganya belum muncul, mungkin 1-2 bulan lagi. Daun-daunya saja sudah sudah mulai banyak bermunculan dan mulai membuka. Daun-daunnya unik deh, daunnya berbentuk gulungan, menempel pada batang di depannya, perlahan akan menarik dan gulungannya akan membuka sempurna. Daun-daunnya berintik-bintik putih, kalau diperhatikan lebih dekat bintik putihnya transparan. Jadi seperti kehilangan pigmen makanya bercak-bercak putih :cool:.

    Calla Merah .

    Calla yang ini saya satukan penanamannya dengan semanggi berdaun empat namanya Glücksklee (Oxalis Tetraphylla).

    Calla jenis ini bintik-bintik pada daunnya hanya sedikit. Tanaman Calla jangan disiram berlebihan, batangnya bisa busuk. Punya saya ada satu yang ketika saya tarik pelan ternyata lepas, busuk :cry:. Air yang dipakai buat menyiram terlalu banyak kapur, jadi seringkali saya kira tanahnya kering karena berwarna putih, sering disiram eh kebanyakan.

    Calla aka Zantedeschia Merah pada 9 Mei 2013. Update Bunga Musim Panas
    Calla aka Zantedeschia Merah pada 9 Mei 2013

    Calla dua umbi kuning dan Pink

    Jenis yang ini jumbo loh, saya baru tanam tahun ini, kalau dua Calla sebelumnya bibit dari tahun lalu, yang saya tanam kembali.

    Foto kiri: Rendam umbinya sebelum penanaman. Tanam 7 April. Foto Tengah, daun pertama mulai membuka pada 27 April 2013. Foto Kanan pada 9 Mei 2013, tingginya sudah 85 cm.
    Foto kiri: Rendam umbinya sebelum penanaman. Tanam 7 April. Foto Tengah, daun pertama mulai membuka pada 27 April 2013. Foto Kanan pada 9 Mei 2013, tingginya sudah 85 cm.

    Bibit ukuran 14+. Perkiraan Tinggi tanaman 50 cm. Tanam 7 April 2013 dan dalam waktu sebulan pada 7 Mei tinginya sudah 85 cm (pindahkan ke pot lebih besar). Daun-daunya juga lebar. Ukuran diameter tengah daun 12 cm, Panjang daun 23 cm. Jumbo deh! :mrgreen:. Sebelum dipindahkan ke pot besar, akarnya ada yang muncul ke permukaan tanah. Entahlah apa karena ditaruh pas dibawah jendela jadi Calla mencari Matahari makanya jangkung.

    Oh ya tips nih, kalau kamu punya tanaman Calla (Zantedeschia) jangan siram Calla berlebihan karena tanaman ini akan mengeluarkan kelebihan airnya melalui ujung-ujung daunnya. Seandainya si Calla bisa bicara “Woiii cukup airnya, nih ku kembalikan airnya ya, tampung yaa” :grin:. Lihat pada video dibawah ini, saya buat pada 8 Juli 2012.

    Video Calla yang kebanyakan disiram

    Inilah Tiga Calla Koleksi saya. Tidak Sabar Melihat Bunganya. Foto 9 Mei 2013
    Inilah Tiga Calla Koleksi saya. Tidak Sabar Melihat Bunganya. Foto 9 Mei 2013

    •Bunga Dahlia

    Hingga saat ini saya mempunyai 5 pot bunga dahlia. Satu pot besar saya tanam dua jenis dahlia, yakni Dahlia Park Princess dan dahlia pemberian mama mertua tahun lalu. Berhubung potnya besar jadi, selain bunga dahlia saya tanam juga bibit-bibit bunga yang ukurannya pendek, niatnya sebagai pengisi bagian pojok pot yang kosong. Eh ada numbuh satu bibit bunga matahari, sering begini deh karena burung-burung seenaknya saja nyampah :roll:.

    Bunga dahlia membutuhkan sinar matahari sedikitnya 6 jam setiap harinya. Saya berharap banget kalau cuaca segera cerah suhu diatas 25 derajat dong!, supaya bunga dahliaku cepat keluar bunganya.

    Bibit bunga dahlia yang baru-baru ini saya tanam, ada 3 jenis:

    •Bunga Lili

    Bunga Lili asiatic sudah berbunga, ternyata warnanya sama semua, yakni orange :wink:.

    Pertumbuhan Bunga Lili dari Bibit. Tanam 2 Maret 2013 Lili Asiatic
    Pertumbuhan Bunga Lili dari Bibit. Tanam 2 Maret 2013 Lili Asiatic

    Tanam bibitnya 2 Maret 2013, kelihatan bakal bunganya pada 27 Maret dan mulai ada yang mekar sempurna pada 21 April. Termasuk cepat ya, kira-kira 1,5 bulan ditanam mekar deh ;).

    Cantiknya si Orange Bunga Lili. Asiatic Lilien
    Cantiknya si Orange Bunga Lili. Asiatic Lilien

    Kalau ada yang bertanya-tanya mengapa bunga lili saya ini jangkung? Karena saya taruh dalam rumah, pada bulan Maret suhu diluar masih dingin sekitar 10 an derajat Celcius, kuatir rusak jadi saya taruh dalam rumah dulu.

    Pertengahan April baru saya keluarkan. Selama dalam rumah saya taruh di dekat jendela. Posisi jendela ada di bagian atas. Bunga lili selalu mencari arah cahaya matahari, makanya tanamannya jadi jangkung. Saya putar potnya setiap beberapa hari sekali, supaya semua bagian terkena matahari. Karena sering diputar jadi batang lilinya meliuk-liuk :D.

    Best Photo of Asiatic Lilien. 27 April 2013
    Best Photo of Asiatic Lilien. 27 April 2013

    Saya kasih jaring penyangga juga, kalau pas ada angin kencang supaya tidak rubuh. Itu jaring-jaring bikin sendiri, kalau beli mahal ah 💡 hehehe.

    Lili jenis lain yang saya tanam baru-baru ini pada 25 April 2013 namanya Pfauenlilien dikenal sebagai The Tiger Flowers atau Shell Flowers.

    Pfauenlilien (genus Trigidia)Tanam 25 April 2013. Sudah mulai tumbuh bibitnya. Foto 9 Mei 2013
    Pfauenlilien (genus Trigidia)Tanam 25 April 2013. Sudah mulai tumbuh bibitnya. Foto 9 Mei 2013

    Bunga Lili yang akan saya tanam berikutnya (minggu depan), soalnya tanah kemasan lagi habis, harus ke toko dulu nih beli :D. Mau tanam 4 jenis bunga Lili lainnya yang warna merah tua, pink kombinasi, dan warna putih.

    4 Jenis Bunga Lili yang akan saya tanam. Ooo my God Cantik-cantik nya
    4 Jenis Bunga Lili yang akan saya tanam. Ooo my God Cantik-cantik nya

    Setelah bunga lili selesai berbunga, jangan dibuang ya, umbinya akan tumbuh lagi. Cukup potong bunganya yang telah layu, berikut batangnya potong, lalu ganti tanahnya dengan yang baru. Kalau beruntung kamu akan temukan anakan lilinya ;).

    •Bunga Gladiol

    Masih sama, belum ada perubahan. Yang kelihatan ada anakannya loh, asyikk deh :lol:.

    1. Gladiol Warna Campuran
    2. Gladiol Blue Isle
    3. Gladiol Far West
    4. Gladiol Green Star

    •Bunga lain-lainya adalah:

    “Flowers always make people better, happier, and more helpful; they are sunshine, food and medicine for the soul.” – Luther Burbank-

    Baca juga:
    Menanam Bibit Bunga Musim Panas
    Menanam Bibit Bunga Musim Panas Bagian II

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Curhat Ngeblog Wordads dll Bagian 2

    Curhat Ngeblog Wordads dll Bagian 2

    Curhat Ngeblog Wordads dll Bagian 2. Saya mau curhat mengenai blog saya ini dulu ya, boleh kan yaa, mau cerita pencapaian atau kemajuan apa saja yang sudah dicapai :mrgreen: .

    1. Wordads. Setelah blog saya punya domain sendiri http://pursuingmydreams.com pada 17 Februari 2013, berbekal pede dan coba-coba saya daftar ke wordads, ya siapa tahu sambil ngeblog bisa dapat dollar, walaupun hanya recehannya 😳 .

    Nah pas pertengahan Maret dapat informasi mengenai pendapatan bulan Februari (hanya setengah bulan) dapat $0.90 dengan jumlah tayangan iklan sebanyak 9601, yang bikin shock tulisan diatas halaman laporan wordads nya begini isinya: Outstanding amount of $0.90 does not exceed the minimum $100 needed to make the payment. Payment will be made as soon as the total outstanding amount has reached $100 .

    Hahaha ternyata dolarnya bisa cair ke rekening paypal kita setelah minimal jumlahnya $100, trus suamiku komentar dong “iya nanti setelah 10 tahun baru terkumpul dan baru bisa cair”. Jadi tuh ya suamiku selama minggu pertama dan kedua Maret sebelum laporan wordads muncul di blogku, bolak balik dia cek account paypalnya sambil nanya “mana hasil wordadsnya ko ga masuk-masuk sih” 🙄 .

    Baca juga: 7 Fakta Menarik Mengenai Wordads

    Ya sudah pasrah sajalah, memang benar kali setelah 10 tahun baru bisa terkumpul segitu. Nah bulan Maret berlalu, saya penasaran lagi, kalau full satu bulan, kira-kira dapat berapa ya, mungkin dua kali lipat sebelumnya. Pertengahan April keluarlah laporan wordadsnya, Cihuuyy ternyata lebih banyak dari bayangan saya. Bulan Maret penghasilan blog saya $3.98 dengan jumlah tayangan iklan 34.013 kali.

    Kalau di hitung-hitung, ambil kasarnya tiap bulan dapat hampir $4 berarti dalam 2 tahun 2 bulan bisalah terkumpul $100. Om Frank salah dong ya, bilang setelah 10 tahun baru terkumpul :lol:.

    Screenshot Penghasilan dari Wordads Bulan Feb dan Maret 2013. Curhat Ngeblog Wordads dll Bagian 2
    Screenshot Penghasilan dari Wordads Bulan Feb dan Maret 2013

     

    2. Trafik blog. Sebelum punya domaian sendiri, trafik blog saya setiap harinya, berada diangka rata-rata 750-800 views. Setelah punya domaian sendiri naik drastis loh!. Rata-rata view tiap hari menjadi 1000. Domain & host saya sih masih di wordpress.com juga. Dulu sempat mikir, apa mau ke .org saja, supaya lebih bebas ngutak-atik blog kita, lah ternyata .org harus ngurus semuanya sendiri termasuk bahaya kena hack harus atasi sendiri, jadi serem kan, makanya saya coba yang aman-aman dulu dengan wp.com.

    Screenshot Trafik Blog Pursuingmydreams.com 02.05.2013
    Screenshot Trafik Blog Pursuingmydreams.com 02.05.2013

    3. Follower blog saya semakin banyak. Senang ya pasti banyak fansnya hehehe :cool:. Bersyukur buat teman-teman yang sudah setia berkunjung ke blog saya ini. Saya juga rajin blog walking (BW) makanya jadi buanyak teman-teman ;). Walaupun sekarang intensitas BW mulai berkurang, karena saya ingin fokus ke teman-teman yang sudah saya miliki. Total follower blog saya yang blogger juga 589 dan yang berlangganan melalui email 89 orang. Kalau kalian lihat total yang join ada diangka 1300 an itu karena saya juga menghubungkan blog saya ini ke dua media social yang saya ikuti yang jumlah teman-teman saya disana total sekitar 650.

    Blog Follower wordpress
    Blog Followers

    4. Makin banyak komentar. Blog saya semakin ramai dengan teman-teman yang memberikan komentar. Biasanya sebisa mungkin saya kunjungi balik yang telah memberikan komentar dan berkomentar juga di blog mereka. Namun kalau buanyak sekali, kadang mabok juga, ga sanggup mengunjungi balik dengan cepat :sad:, makanya kadang ada yang 2-5 hari baru blognya saya kunjungi, malah kadang ada yang tidak saya kunjungi balik, mohon maaf yaa teman-teman.

    Kadang yang bikin agak sewot, kalau ada yang baru berkomentar sekali aja, ehh diakhir komentarnya dia nulis “..ditunggu kunjungan balik dan komentarnya di blog xxxx”. “Serasa saya punya utang gitu karena kamu sudah komentar di blog saya?“. 👿 .

    Baca juga: 5 Tips Etika Berkomentar di Blog

     

    5. Kekuatan Blogwalking (BW). Coba lihat tulisan-tulisan saya 2 tahun lalu, atau 1,5 tahun lalu. Sepi tidak ada satupun komentar, tidak ada satupun yang “ngelike”. Saya mulai berkunjung ke rumah para blogger, dulu sih berawal dari mengunjungi http://blogs.indonesiamatters.com disana ada daftar 100 blog yang top versi bahasa Indonesia atau yang menggunakan bahasa Inggris untuk nge-blog. Dari situs tersebutlah saya mengenal para blogger hebat.

    Baca juga: Blogwalking Salah Satu Cara Bikin Blog Terkenal

    Salah satu blogger namanya Bunda Mun, pernah menanyakan bagaimana supaya blog jadi ramai. Bunda tanya itu bulan Januari, nah sekarang coba masuk deh ke blog bunda Mun rameee dengan teman-teman yang berkomentar. Rahasia apa? Silakan bertanya ke bunda Mun langsung yaa ;).

    Screenshot Bunda Mun tanya Bagaimana Blog biar Rame
    Screenshot Bunda Mun tanya Bagaimana Blog biar Rame

    6. Daftar Sahabat Blogger. Daftarnya saya ubah formatnya, yang baru ini jadi berdasarkan Abjad silakan lihat Sahabat bloggerku. Buat blog kamu-kamu yang masih sepi, mau dikunjungi juga, mau punya banyak sahabat, ayo kenalan dengan para blogger. Berkomentar yang baik dan jangan asal-asalan ya. Tiap hari bisa coba kunjungi 3-5 blog, berkomentar yang baik. Semoga blog kamu akan dikunjungi juga, ya anggap saja 50:50 kamu kunjungi 5/hari, 2 akan berkunjung balik ke blog kamu ;).

    7. Unread Message wp. Bermasalah. Apakah pernah unread message kalian bermasalah?. Kalau BW kan kita selalu berkomentar ke banyak blog, nah kita bisa baca balasannya dari unread message tersebut. Nyebelin banget, setiap kali di klik hanya loading, sudah di refresh eh loading lagi. Cape nungguinnya, bisa berhari-hari, bisa lebih dari sebulan tidak bisa dibuka :cry:. Begitu aktif lagi hasilnya buanyak sekali unread messagenya, bisa ratusan, mabok balasnya. Jadi mohon maklum ya, kalau ada balasan dari saya setelah 1 tahun kemudian hahaha.

    Screenshot unread messages wp akhirnya bisa 10.04.2013
    Screenshot unread messages wp akhirnya bisa 10.04.2013

    8. Hati-hati dengan scammer. Jadi ceritanya ada yang add aku di fesbuk namanya Marianqqy Love, aku terima karena ada pertemanan dengan temanku juga. Trus nih orang kirim pesan (lihat foto ya). Berhubung saya sudah lama malang melintang di dunia persilatan internet ini, jadi ya agak familiar dengan gaya tulisan yang mengaku Marianqqy Love. Temannya baru 12 dan 90% nya orang Indonesia. Saya cek lah email orang ini melalui google. Keluar banyak informasinya yang intinya dia adalah Lah ternyata scammer cinta!. Heran saya kan perempuan tauu, ngapain jeruk makan jeruk :P. Langsung saya block orang ini. Orang ini scammer dari Ghana infonya dari sini.

    Baca juga: Kisah dijadikan “Kaki Tangan” Scammer

     

    Hati-hati Scammer Cinta di Facebook Namanya Marianqqy Love
    Hati-hati Scammer Cinta di Facebook Namanya Marianqqy Love

     

    9. Kosakata baru. Mau tanya dong, belakangan ini, ketika blog walking, saya sering membaca kata „Tetiba ; gegara. Itu eyd bukan ya? Asyik juga sih lumayan menyingkat kalimat. Tiba-tiba = tetiba. Gara-gara = gegara. Apa lagi yang bisa dibuat seperti contoh??. Bisa ga ya lari-lari=lelari *maksa.com 😆

    Udahan dulu ya curhatnya, lain kali disambung. Curhat ngeblog I yang ga penting banget silakan disini.

  • Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart Bagian 3

    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart Bagian 3

    Beruntung sekali, suami dan saya mengunjungi Wilhelma Stuttgart ketika musim semi, jadi kami (terutama saya) tentunya senang sekali melihat pohon-pohon bermunculan bunganya, banyak sekali bunganya, bahkan nyaris saya tidak melihat dedaunan di pohon-pohon tersebut, hanya bunga-bunga nan indah yang menyelimuti pohonnya/big> ;).

    Pohon Magnolia × soulangeana warna pink. Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart Bagian 3
    Pohon Magnolia × soulangeana warna pink

    Magnolia Soulangeana (saucer magnolia) adalah tanaman hibrida keluarga Magnoliaceae. Bunganya muncul (bermekaran) ketika musim semi dengan berbagai nuansa putih, pink, dan ungu. Setelah bunganya rontok, baru akan muncul daun-daunnya, unik ya, selama ini saya tahunya daun-daun yang lebih dahulu bermunculan, baru bunganya, lah pohon ini malah kebalikannya :grin:.

    Magnolia soulangeana di Jerman di kenal dengan nama Tulpen Magnolie, tidak tahu juga kenapa di namakan tulpen (tulip) apa mungkin akan bentuk bunganya yang agak mirip bunga tulip ya.

    Magnolia × soulangeana, April 2013. Wilhelma Stuttgart
    Magnolia × soulangeana, April 2013. Wilhelma Stuttgart

    Magnolia Denudata, dikenal sebagai Yulan magnolia (asalnya dari timur Cina. Bunganya dianggap sebagai simbol kemurnian di Dinasti Tang. Bunga Magnolia denudata adalah juga bunga resmi kota Shanghai. (sumber: Wikipedia)

    Wilhelma memiliki luas 30 hektar, setara dengan 40 lapangan sepak bola :mrgreen:. Sebelah selatan berbatasan langsung dengan Rosenstein Park, sebelah timur berbatasan dengan sungai Neckar, daerah pemukiman disebelah barat dan bagian utaranya berbatasan dengan Stuttgart- Bad Cannstatt.

    Pemandangan Taman Wilhelma

    Setelah puas melihat tanaman-tanaman, lihat apa lagi di Wilhelma?. ➡

    Burung

    Ada sekitar 9.500 spesies burung yang dikenal berada di kebun binatang Wilhelma. Bangga deh melihat beberapa jenis burung asal Indonesia ada di kebun binatang Wilhelma ;).

    Nah melihat burung-burung berikut ini, pengunjung bisa masuk ke kandangnya, asal jangan lupa langsung tutup pintunya, supaya burungnya tidak keluar.

    Monyet

    Ruang Serangga

    PERHATIAN yang geli dengan serangga, yang lagi makan jangan lihat foto-foto berikut, ga nurut tanggung sendiri kalau muntah :lol:.

    Lainnya

    Ada 9000 hewan dengan 1000 spesies berada di kebun binatang Wilhelma ini.

    Sudah 5 jam keliling Wilhelma. Lelah & puas. “..Lah belum lihat gajah, harimau, macan, beruang, zebra dll” .. ahh sudah sering melihatnya, paling gitu-gitu saja kan. Pulang aja yukkk :cool:.

    Video Kebun Binatang Wilhelma Stuttgart

    Yang ingin melihat taman Wilhelma 360-panorama http://www.wilhelma.de/de/besuch/360-panorama.html silakan atur sesuai yang kamu inginkan, gerakkan kursornya.

    Nah sahabat blogger setelah melihat taman sekaligus kebun binatang Wilhelma, adakah yang tertarik megunjungi lokasi seperti ini? untuk berlibur, dibanding hanya ke mall saja toh, lebih baik ke lokasi seperti Wilhelma, kita bisa banyak belajar dan mengenal alam.

    -Tamat-

    Jalan-jalan ke Wilhelma Bagian I klik disini.
    Jalan-jalan ke Wilhelma Bagian II klik disini.

  • Kisah Kawin Campur (Bagian 6 – Tamat)

    Kisah Kawin Campur (Bagian 6 – Tamat)

    Kisah Kawin Campur (Bagian 6 – Tamat). Sisi Gelap Perkawinan Timur-Barat (10)

    Kisah Kawin Campur (Bagian 6 - Tamat). freecodesource.com
    Broken Heart

    “Koelkast” Itu Selalu Digembok

    Oleh : Yuyu A.N. Krisna Mandagie

    MARIAHOEVE, DEN HAAG – Acara Dharma Wanita di Kedutaan Besar RI (KBRI) di Den Haag setiap Kamis kedua tiap bulan, baru saja bubar. Aku bergegas keluar karena masih ada keperluan ke pusat kota Den Haag. Tiba-tiba ibu Sari, yang dikenal sebagai aktivis di kalangan perempuan Islam, mendekatiku. “Mbak, mau minta tolong nih,” kata Sari.

    “Memang ada apa?” aku balik bertanya. Tanpa menjawab pertanyaanku, ibu Sari malah langsung mengajakku ke rumahnya yang terletak di Mariahoeve, masih di kota Den Haag, tak jauh dari KBRI. Aku ikut saja masuk ke mobilnya. Rencanaku ke pusat kota Den Haag pun terlupakan.

    Lalu kami tiba di rumah ibu Sari, di sebuah flat yang terletak di lantai 8. Di ruang tamu sudah ada seorang perempuan dan beberapa pemuda. Tamu perempuan itu memperkenalkan diri sebagai Sri. Aku belum sempat menyeruput kopi yang dihidangkan, Sri sudah terisak. Perempuan muda ini berasal dari gudang beras di Jawa Barat, Karawang.

    Lalu Sri bercerita tentang kehidupannya. Begini penuturannya: Setamat SMA aku dikawinkan orang tuaku dengan pemuda sekampung. Aku tidak mencintai suamiku itu, tetapi sebagai gadis desa aku tak berani membantah. Perkawinan itu membuahkan seorang putri yang manis. Karena suami tidak mempunyai pekerjaan tetap, aku terpaksa harus bekerja. Untung aku pernah les mengetik dan bahasa Inggris.

    Aku bekerja di perusahaan milik Belanda di Karawang. Itulah sebabnya selain bahasa Inggris aku bisa sedikit-sedikit berbahasa Belanda. Aku adalah karyawan yang rajin. Hasil pekerjaanku disukai atasanku. Di kantor aku adalah perempuan aktif dan penggembira. Mungkin ini akibat pergaulanku setiap hari dengan laki-laki yang sebagian besar adalah orang asing yang kreatif dan penuh inisiatif.

    Ternyata situasi ini memberikan dampak yang negatif terhadap kehidupan pribadiku. Karena begitu pulang ke rumah, aku segera akan berhadapan dengan situasi yang jauh berbeda. Suami tidak bekerja, kurang inisiatif, mudah cemburu. Aku goyah. Aku mulai membuka diri dengan laki-laki asing di kantor. Ajakan makan siang berdua mulai aku ladeni. Dari makan siang meningkat ke makan malam. Aku mulai pulang ke rumah sedikit terlambat.

    Alasan kerja lembur. Suamiku mulai curiga. Pertengkaran tak dapat dihindari. Hari demi hari makin menjadi-jadi. Puncaknya aku tidak pulang-pulang ke rumah. Aku kos di tempat lain. Mungkin perbuatan ini akan dikutuk oleh pembaca, karena aku istri yang tidak setia. Tetapi aku punya pandangan lain, seorang istri harus berani menjadi dirinya sendiri. Perkawinan bukan ikatan yang membatasi gerak istri untuk berubah. Mungkin karena perubahanku ini dinilai sangat negatif.

    Tetapi kalau Anda berada di pihakku, maka penilaian itu akan menjadi lain. Apakah Anda sebagai istri akan bisa bertahan hidup bersama suami yang pemalas, yang tidak punya usaha dan inisiatif untuk mencari pekerjaan, bahkan selalu marah-marah, curiga dan cemburu?. Perbuatanku menjadi buah bibir para tetangga. Aku malu. Kami pun kemudian bercerai. Aku pindah ke kantor pusat di Jakarta. Nadia aku bawa.

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

     

    “Diusir” ke Indonesia

    Hubunganku dengan laki-laki asing yang nota bene adalah bosku terputus. Dia harus kembali ke tanah airnya. Aku pun mengisi kekosongan itu dengan laki-laki asing lainnya, Leo, seorang Belanda. Tetapi hubungan yang hanya just for fun ini kemudian berubah serius. Singkat ceritera, kami menikah secara Islam di catatan sipil. Kemudian kami sekeluarga pindah ke Belanda.

    Karena keadaan perekonomian dunia terpuruk, perusahaan tempat kami bekerja bangkrut. Leo dan aku kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Kami hidup dari jaminan sosial yang diterima Leo. Jumlahnya sedikit sekali. Kami harus membayar sewa rumah, listrik, telepon dll. Kemewahan yang kami alami di Jakarta berubah menjadi hari-hari penuh perhitungan. Saat itu Leo berubah.

    Sifat aslinya mulai kelihatan. Dia tidak pernah manis lagi pada diriku. Nadia selalu menjadi tumpuan kemarahannya. Leo menjadi peminum. Aku tidak pernah mendapat uang. Belanja sangat dibatasi. Leo mengatur segala-galanya. Belanja mingguan kami lakukan bersama tetapi sesuai dengan selera Leo. Isi lemari es hanya Leo yang tahu. Setiap hari lemari es digembok dan hanya dibuka oleh Leo pada jam-jam tertentu. Pada jam 08.00 pagi lemari es dibuka untuk mengambil mentega, selai atau daging asap untuk isi roti, atau susu buat sarapan.

    Selesai sarapan, semua bahan dimasukkan lagi lalu lemari es digembok. Lemari es dibuka pada jam 12.00 saat makan siang dan jam 18.00 saat makan malam. Nadia sering dibentak karena meminta es krim yang ada dalam lemari es. Adakah istri yang hidup seperti aku? Kehidupan rumah tangga kami bagaikan neraka. Aku tidak tahan. Beberapa hari yang lalu aku dan Nadia lari dari rumah. Untung ketemu ibu Sari di Den Haag Central Station.

    “Mereka sudah seminggu di sini,” ujar ibu Sari yang juga bersuamikan seorang Belanda tetapi nasibnya sangat bagus, karena Rob, suaminya, adalah seorang suami dan ayah yang baik. Hal itu terlihat dari banyaknya pemuda Indonesia yang sering datang di tempat ini. Mendengar semua ceritera Sri, aku trenyuh. Aku menasihatinya supaya tidak kembali ke Indonesia, bertahan sampai mendapat izin tinggal. Sri sampai saat itu masih tetap memegang paspor Indonesia.

    Aku berpendirian demikian setelah mendengar kehidupan Sri yang serba susah di Karawang. Walaupun bagaimana, hidup materi di Belanda jauh lebih baik daripada di Indonesia. Tapi menurut ibu Sari, besok Leo akan menjemput Sri dan Nadia. Beberapa bulan aku tidak mendengar berita tentang Sri, hingga pada perayaan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus di Wisma Indonesia, Wassenaar, aku bertemu dengan ibu Sari. Dia bergegas menemuiku. “Sri dan Nadia sudah kembali ke Indonesia.

    Leo membohongi mereka, diajak jalan-jalan ke Amsterdam tetapi mereka dibawa ke Schiphol dan langsung diurus terbang kembali ke Indonesia,” kata ibu Sari. Aku terpaku. Mungkin ini lebih baik bagi Sri dan Nadia. Aku berharap Sri membaca tulisan ini. Itulah permintaan Sri agar pengalamannya tidak terulang pada perempuan Indonesia lain. Dan aku sudah memenuhi janjiku pada Sri.

    *****

    Sisi Gelap Perkawinan Timur-Barat (11)

    Hati-hati dengan Janji Juleha

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart (Bagian 2)

    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart (Bagian 2)

    Bagian I klik disini.

    Keluar dari ruang kaktus, sekarang menuju yang berwarna-warni, yakni ruangan yang penuh bunga warna-warni. Kami masuk ke ruangan tanaman tropis. Ada Bromelia, anggrek berbagai macam warna dan beragam jenisnya, bahkan ada anggrek asal Malaysia yang namanya Medinilla Magnifica, yang hasil nguping saya dari dua pengunjung katanya harganya mahal. Kantung semar, lalu tanaman apa lagi ya, silakan lihat langsung foto-foto yang saya buat deh 😉 .

    Perhatian buat sahabat pecinta Anggrek, apakah kalian mempunyai anggrek cantik dibawah ini :?::

    Medinilla Magnifica. Asal Filipina dikenal juga dengan nama anggrek Malaysia, Bunga Mutiara dan Asian Grape plant. @Wilhelma Stuttgart
    Medinilla Magnifica. Asal Filipina dikenal juga dengan nama anggrek Malaysia, Bunga Mutiara dan Asian Grape plant. @Wilhelma Stuttgart

    Namanya Medinilla Magnifica, kira-kira dimana saya bisa mendapatkannya, dan berapa harganya?, kalau ada yang punya, bolehkah saya minta anaknnya :mrgreen: .

    Foto-foto berikut ini saya dedikasikan untuk Chitra di Medan yang menceritakan kalau tanaman hydrageanya hingga saat ini belum berbunga.

    Foto-foto berikut saya dedikasikan untuk pak Roy di Salatiga.
    Musim semi di rumah Azalea

    Foto-foto berikut saya dedikasikan untuk Wany di Medan

    Ruang Bunga Kamelia

    Foto Campuran

    “All gardeners live in beautiful places because they make them so” -Joseph Joubert-

    Video Bunga-bunga di Wilhelma Stuttgart

    Sahabat pecinta tanaman, berhubung banyak foto-foto yang ingin saya perlihatkan, ceritanya bersambung lagi aja yaa 😆

    Oh iya dari semua foto-foto diatas adakah tanaman yang kalian punyai juga? Kalau iya yang mana?. Bunga favorit saya adalah Medinilla Magnifica & bunga Azalea, semoga bibit Azalea yang ku semai akan seindah yang di Wilhelma. Favorit kalian yang mana?.

     

    Lanjut Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart Bagian 3

  • Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart

    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart

    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart. Akhir pekan lalu suami tercinta dan saya mengunjungi kebun raya sekaligus kebun binatang Wilhelma di Stuttgart. Kebun Binatang Wilhelma di Stuttgart adalah satu-satunya kebun binatang di Jerman dan kebun raya yang lokasinya berada disatu tempat.

    Wilhelma adalah lokasi rekreasi paling populer di Stuttgart. Setiap tahun lebih dari 2 juta pengunjung mendatangi lokasi ini. Taman ini buka setiap hari sepanjang tahun dari jam 8.15. Jam tutupnya tergantung musim, misal pada musim dingin, dimana gelap datang lebih cepat, maka akan tutup lebih awal. Untuk bulan April ini pintu utama dibuka dari jam 8:15 hingga jam 17:30. Pintu masuk dari Taman Mawar buka mulai jam 9:00 hingga jam 16:30.

    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart. Gambar di Sebelah Loket Tiket. Sayang lupa potret gambar lainnya
    Gambar di Sebelah Loket Tiket. Sayang lupa potret gambar lainnya

     

    Tiket masuk 14 Euro/orang (sekitar Rp.175.000)
    Tiket anak 7 Euro (mulai usia 6 hingga 17 tahun, pelajar & mahasiswa hingga usia 28 tahun)
    Tiket keluarga 21 Euro (untuk 1 orang tua dan anak-anak) dan ada 35 Euro untuk orangtua dan anak-anak.
    Biaya parkir 1 Euro/jam.

    Berhubung suami malas nyetir dengan alasan di Stuttgart macet, jadi kami naik kereta menuju lokasi. Kami gunakan tiket Baden Württemberg seharga 26 Euro. Tiket berlaku untuk 4 orang untuk penggunaan dari jam 9 pagi hingga 3 dini hari hari berikutnya, tiket kami hanya gunakan berdua saja. Tiket bisa dibeli dan digunakan hanya di hari Sabtu atau Minggu.

    Sudah pada tahu belum ya kalau tiket kereta di Jerman amit-amit mahalnya. Contohnya kalau pergi hari biasa ke Wilhelma tiket satu kali naik kereta perorang adalah 18,60 EURO (Rp.232.000) kalau pergi dan pulang tinggal kali dua, pergi berdua tinggal kali lagi, bikin tongpes! (kantong kempes) :neutral:. Padahal jarak dekat loh 86 KM. Makanya kalau akhir pekan puas-puasinlah jalan-jalan naik kereta, mumpung ada promo.

    Balik lagi ke cerita Wilhelma ya. Ada sekitar 9.000 hewan di lebih dari 1.000 spesies berada di kebun binatang Wilhelma, dan sekitar 6.000 spesies tanaman berada di taman dan rumah kaca Wilhema, menjadikannya taman yang unik, tidak hanya di Jerman, namun juga di dunia.

    Setelah Beli Tiket Nyetor dulu ya ke Toilet
    Setelah Beli Tiket Nyetor dulu ya ke Toilet

     

    Pertama kali kami memasuki ruangan tempat koleksi kaktus, sekaligus menghangatkan badan karena di luar dingin lagi dan gerimis, suhunya hari itu 10 derajat C.

    Ada dua ruangan koleksi kaktus. Yang pertama lebih banyak jenis kaktus dan juga sukkulen. Ruang kedua lebih kecil. Saya berdecak kagum, karena banyak kaktus-kaktus raksasa :lol:.

     

    Di rumah saya juga punya banyak kaktus, jadi saya coba cari seperti yang saya punya. Saya juga bisa belajar lebih banyak nama-nama dan jenis kaktus di lokasi ini ;).

     

    Video koleksi Kaktus Wilhelma Stuttgart

     

    Keluar dari ruang kaktus, sekarang menuju yang berwarna-warni, yakni ruangan yang penuh bunga warna-warni. Kami masuk ke ruangan tanaman tropis. Ada Bromelia, anggrek berbagai macam warna dan beragam jenisnya, bahkan ada anggrek asal Malysia yang namanya Medinilla Magnifica, yang hasil nguping saya dari dua pengunjung katanya harganya mahal, kantung semar lalu tanaman apa lagi ya agak lupa hehehe.

    Nah sahabat pecinta tanaman, setelah melihat foto-foto dan video koleksi kaktus Wilhelma Suttgart, adakah kalian lihat jenis kaktus yang sama yang kalian punyai?.

    Lanjutannya berikut ini:
    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart (Bagian 2)
    Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart Bagian 3

  • My 1st Wedding Anniversary

    My 1st Wedding Anniversary

    My 1st Wedding Anniversary. Horayy! today is my 1st Wedding Anniversary 🙂 . I always thanks my Lord Jesus that finally I have someone who loved me so much. I thanks to God for every tears in the past, and I thanks God for happiness with my love one.

    Met online April 1st 2010
    Met in Real Life June 26th 2010
    Official Proposal November 26th 2010
    Civil Marriage July 20th 2011
    Holy-matrimonial April 20th 2012
    We made it Frank.
    I love you,
    -Nella-

     

    Two are better than one, because they have a good return for their work: If one falls down, his friend can help him up. But pity the man who falls and has no one to help him up!. Ecclesiastes 4

    Thank you for being my husband, my partner, my lover and my best friend. Happy Anniversary!.

    Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

    Baca juga:
    Kumpulan Postingan Mixed Marriage – Pernikahan beda bangsa
    8 Good Things About My German Husband

  • Beberapa Kisah Kawin Campur (Bagian 5)

    Beberapa Kisah Kawin Campur (Bagian 5)

    Beberapa Kisah Kawin Campur (Bagian 5). Sisi Gelap Perkawinan Timur-Barat (7)

    Aku Hanya Alat Reproduksi

    Oleh: Yuyu A.N. Krisna Mandagie

    Beberapa Kisah Kawin Campur (Bagian 5). freecodesource.com
    Broken Heart

    LOOSDRECHT – Belanda adalah sebuah negeri yang terletak di bawah permukaan laut. Contohnya, Bandara Internasional Schiphol terletak 4,5 meter di bawah permukaan laut. Di bidang pengaturan air, tak ada negara yang dapat menandingi Belanda. Di Belanda, air mempunyai fungsi sosial yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Rekreasi air berkembang dengan baik.

    Loosdrecht adalah salah satu kota yang terkenal dengan wisata air. Kota ini terletak di pinggir Danau Loosdrecht yang cukup besar untuk ukuran Belanda. Walaupun tidak sebesar Danau Toba di Sumatera Utara atau Danau Tondano di Minahasa, Sulawesi Utara, Danau Loosdrecht sangat terkenal di Belanda. Di kota ini terdapat vila-vila dari aktor dan aktris dunia. Aktor Marlon Brando, Telly Savalas, semasa hidupnya sering berminggu-minggu berlibur di vila mereka di kota ini. Aktris Jean Seymour “Medicine Woman” yang keturunan Belanda sering nampak di kota ini. Vila-vila di kota ini dibangun dengan arsitektur yang menyatu dengan alam sekeliling danau.

    Pada musim panas (Juni-Agustus) danau ini dipenuhi oleh perahu-perahu bermotor yang berseliweran dengan penumpangnya perempuan-perempuan bule berbikini yang mencari panasnya matahari. Tetapi bagi Ningsih, ibu muda beranak satu, semua keindahan yang ditawarkan oleh kota Danau Loosdrecht adalah semu. Beberapa tahun lalu perempuan ini disunting oleh Jansen, duda setengah baya. Dari luar saja, kita sudah dapat melihat bahwa pasangan ini “jomplang”.

    Tulisan Terkini

    Jansen seperti layaknya pria-pria asing berkulit putih dengan wajah mirip bintang film Harrison Ford. Sementara Ningsih masih polos seperti ABG kampung, tidak bermake-up, rambut lurus sebatas bahu. Rumah bagus di daerah yang berkelas di kota Loosdrecht adalah ukuran kesuksesan materi keluarga ini. Tetapi ada apa di balik itu?.

    Suatu sore aku kedatangan tamu seorang ibu kenalan keluarga kami. Ibu ini membawa kiriman dari Indonesia buat Ningsih. Dia memintaku supaya mengantarnya ke rumah Ningsih di Loosdrecht yang letaknya dekat dengan Hilversum. Rumah Ningsih dengan rumahku hanya dipisahkan oleh lapangan bola.

    Berdua kami berjalan kaki ke rumah Ningsih. Pagar besi rumah bagus itu tertutup rapat. Bel rumah beberapa kali kami tekan tapi tidak ada tanda-tanda kehidupan dari dalam rumah. Kemudian seorang ibu tetangga Ningsih keluar dan menemui kami. “Mungkin keluarga Jansen sedang keluar,” ujarnya.

    Menurut ibu (mevrouw) itu, keluarga Jansen agak lain dibandingkan keluarga-keluarga di wijk (lingkungan) itu. Mereka tidak bergaul dengan para tetangga. Ada kesan hidupnya eksklusif, atau sebenarnya ada sesuatu yang disembunyikan. Kehidupan orang Belanda terkesan individualistis.

    Tetapi untuk bertegur sapa, itu hal yang lazim di kalangan mereka. Namun keluarga Jansen tidak pernah bertegur sapa dengan tetangganya. Bagaikan Pembantu Sore itu kami kembali lagi ke rumah Ningsih. Kali ini kami beruntung. Bel rumah yang kami tekan mendapat reaksi. Pintu rumah terbuka, sosok laki-laki Belanda berjalan ke luar dan menuju pagar. Pintu pagar dibuka dan lelaki itu dengan ramah mempersilakan kami berdua masuk.

    Baca juga: Nikah Sama Bule Bukan Impian Saya

     

    Memasuki rumah menuju ke ruang tamu kami harus melewati dapur. Di ruang tamu, seperti layaknya keluarga-keluarga Belanda, pasti ada kursi “raja”, yang ukurannya lebih besar dari kursi-kursi lainnya. Kursi itu dikhususkan untuk sang suami. Jansen, suami Ningsih, langsung duduk di kursi “raja”, menunjukkan dialah kepala rumah tangga di keluarga itu.

    Keadaan di Indonesia mendominasi percakapan sore hari itu. Jansen mengutak-atik kebobrokan Indonesia. Dia mengemukakan argumen dan analisis sebagai orang Barat. Arogan, sok tahu dan menggurui. Kepalaku menjadi pening. Percakapan kami berubah menjadi debat. Adu argumentasi.

    Ningsih tidak mengikuti percakapan kami. Dia sibuk di dapur membuka kiriman yang dibawa oleh ibu temanku itu. Tak lama Ningsih muncul dengan nampan membawa cangkir-cangkir kopi. Ada penganan khas Belanda kue speculaas, kue kering cokelat berbumbu. Ningsih berjalan terbungkuk-bungkuk seperti gaya seorang batur (pembantu). Dia kelihatan gugup ketika meletakkan mangkuk besar milik Jansen di atas meja, kemudian mempersilakan mengambil cangkir berisi teh.

    Ningsih kemudian masuk ke dapur. Lama dia tidak ke ruang tamu untuk bergabung bersama kami. Setelah Jansen memanggil, barulah Ningsih keluar dari dapur dan duduk di pojok ruang tamu sambil mengawasi bayinya. Dari seluruh pembicaraan kami mengenai masalah yang terjadi di Indonesia, Jansen selalu mengaitkan sosok Ningsih di dalamnya. Seolah Ningsih adalah Indonesia yang patut dikasihani. Dia dibawa ke Belanda supaya lebih maju dan modern.

    Ningsih diam tidak bereaksi atau berkomentar atas ucapan-ucapan Jansen. Ada kesan Ningsih takut pada Jansen. Ketakutan seorang pembantu pada tuannya. Ningsih berasal dari keluarga kurang mampu di pinggiran kota Bogor. Bisa lulus SMA saja sudah suatu berkat yang harus disyukuri. Lewat sebuah biro jodoh amatir Ningsih berkenalan dengan Jansen. Jansen kemudian datang ke Bogor, ingin melihat Ningsih secara langsung.

    “Setelah Thailand, aku ke Indonesia. Aku punya banyak koleksi foto dan riwayat hidup perempuan-perempuan Asia,” ujar Jansen dengan gaya arogan, menceriterakan pada kami kisah perjumpaannya dengan Ningsih. Dari segi materi Jansen beruntung. Pekerjaannya sebagai akuntan di perusahaan jasa yang besar di Belanda, menyebabkan dia dapat memiliki mobil BMW seri terbaru, rumah bagus di kawasan elite di kota Loosdrecht, pakaiannya bermerek. Dengan gaji yang bagus Jansen bisa berlibur tiap tahun.

    Hanya karena Iba

    Jansen berjumpa dengan Ningsih di Bogor. Menurut Jansen, Ningsih bukan tipenya. Tetapi setelah melihat keadaan keluarga Ningsih timbul rasa ibanya, ingin mengangkat kehidupan ABG kampung ini. Tetapi sebenarnya keluarga Ningsih kurang berkenan anaknya kawin dengan Jansen. Ada beberapa kejadian yang membuat keluarga ini tawar hati.

    Pernah kejadian, ice cream yang dibeli oleh Jansen dimakan oleh salah seorang keponakan Ningsih yang berusia 7 tahun. Jansen marah luar biasa. Ada juga beberapa peristiwa lain yang menunjukkan Jansen adalah manusia yang penuh perhitungan. Ningsih belum lagi berusia 20 tahun ketika dia harus menerima lamaran Jansen yang berusia 54 tahun. Mereka akhirnya menikah. Ningsih pun diboyong ke Negeri Belanda. Negeri yang rata dan selalu dingin.

    Ningsih menjadi warga negara Belanda. Waktu itu siapa pun yang menikah dengan warga Belanda boleh menjadi warga negara Belanda. Namun akibat berbagai ulah teroris, Pemerintah Belanda memperketat peraturan menyangkut izin tinggal dan kewarganegaraan.

    Beberapa hari setelah bertamu ke rumah Ningsih, aku bertemu dengan Ningsih bersama bayinya di winkel centrum (pusat pertokoan) Kerkelanden dekat rumah. Usai berbelanja, Ningsih dengan setengah memaksa ingin mampir ke rumahku. Kami berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang kiri kanannya dirimbuni pokok mawar hutan berwarna merah muda. Pemandangan yang indah. Tetapi seindah itukah perasaan Ningsih? Karena aku melihat “pelangi” di bola matanya. Tiba di rumah, tangis Ningsih pecah.

    “Mbak, ada hal yang ingin aku ceriterakan”, Ningsih membuka percakapan. Perkawinanku sebenarnya adalah sebuah perbudakan dalam bentuk lain. Aku setiap malam harus melayani permintaan Jansen. Dia ingin punya anak banyak dari rahimku. Tetapi Mbak sendiri tahu kehidupan di Belanda kan sulit. Semua harus dikerjakan sendiri. Menggaji pembantu? Kita bisa bangkrut.

    Bayiku belum lagi setahun, Jansen sudah ingin aku hamil lagi. Jansen memang cinta anak-anak, tetapi dia tidak mencintaiku. Aku hanya dipakai sebagai alat reproduksi untuk menghasilkan anak baginya. Dia mengharuskan aku makan makanan yang bergizi tinggi agar melahirkan bayi yang sehat. Tetapi lihatlah, Mbak, tubuhku tetap saja kurus. Sebab biarpun aku makan tiap hari tetapi kalau hatiku selalu terluka, tidak tenang, tetap saja kurus. Jansen orangnya kasar, suka menghina dan menekan harga diriku sebagai seorang perempuan yang hidup miskin yang berasal dari Indonesia.

    Hatiku berontak tetapi aku harus menerima keadaan ini karena di kandunganku saat ini sudah ada janin. Aku harus menunggu hingga anakku lahir dan cukup besar, barulah aku akan mengambil langkah-langkah yang tegas. Kekasaran Jansen tidak saja di dalam rumah, tetapi juga saat bertamu ke rumah orang lain. Pernah dia mengempiskan ban mobil suami temanku sesama orang Indonesia. Aku dipermalukan saat itu. Dan kejadian lain yang memalukan sering terjadi. Jansen sering membentak aku di muka teman-teman.

    Dan yang paling tidak aku sukai bila dia sudah mulai membicarakan masalah yang terjadi di Indonesia. Walaupun sekarang aku sudah warga negara Belanda, tetapi jiwaku masih Indonesia. Aku tetap merah putih. Sore itu aku hanya bisa menasihati Ningsih supaya jangan terlalu memikirkan hal-hal yang bisa mengganggu kandungannya. Tak lama sesudah pertemuan itu aku dengar Ningsih keguguran.

    *****

    Sisi Gelap Perkawinan Timur-Barat (8)

    Jadi Objek Jiwa yang Sakit

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Menanam Bibit Bunga Musim Panas (Bagian 2)

    Menanam Bibit Bunga Musim Panas (Bagian 2)

    Menanam Bibit Bunga Musim Panas (Bagian 2). Hai sobat berkebun, saya akan melanjutkan cerita saya mengenai menanam aneka bibit bunga musim panas, kalau kamu mau lihat bagian 1 nya apa saja yang saya tanaman silakan klik disini.

    4. Menanam Bunga Gladiol

    Tulisan Terkini

    Tahun lalu saya sudah menanam bibit bunga-bunga gladiol, sayang bunganya belum keluar, hanya daun-daunnya saja yang banyak. Sepertinya karena tanahnya terlalu kering dan kurang maksimal terkena sinar matahari, jadi tahun ini saya coba tanam kembali dan akan berikan air lebih banyak ke tanaman ini.

    Hingga saat ini saya menanam 4 macam warna bunga gladiol:

    • Gladiol Warna Campuran

    Ukuran 10/12 cm

    Perkiraan tinggi tanaman 110 cm.

    • Gladiol Blue Isle

    Ukuran bibit 10/12 cm

    Perkiraan tinggi tanaman 110 cm

    Di etiketnya ditulis namanya “Blue Isle” lihat gambar pada etiket, bunganya berwarna ungu tua. Kita lihat saja nantinya :wink:.

    • Gladiol Far West

    Ukuran bibit 12/14 cm

    Perkiraan tinggi tanaman 110 cm

    Saya suka lihat gambarnya, cantik ya nantinya duo color.

    • Gladiol Green Star
    Menanam Bibit Bunga Musim Panas (Bagian 2). Gladiol Green Star
    Gladiol Green Star

    Ukuran bibit 12/14 cm

    Perkiraan tinggi tanaman 110 cm

    Warna hijauu 🙂 . Hingga saat ini, belum tumbuh, mungkin karena saya tanam agak dalam.

    Tips Menanam umbi bunga gladiol:

    • Rendam bibitnya 24 jam sebelum penanaman.
    • Kedalaman penanaman disarankan 8-10 cm.
    • Bunga gladiol menyukai tanah yang lembab jadi jangan sampai tanahnya kering, jangan juga berlebihan karena umbi bisa busuk.
    • Gladiol suka matahari langsung panas terik. Siram lebih banyak ketika cuaca panas.
    • Jika daun sudah berjumlah 7 akan muncul bunga nya.

    5. Bunga Liatris Spicata

    Liatris Spicata. Warna Ungu
    Nanam umbi bunga Liatris Spicata. Warna Ungu

    Liatris spicata atau Blazing Star, merupakan tumbuhan perdu abadi asli dari Amerika Utara bagian timur. Umumnya tumbuh di kebun dengan warna bunga mencolok ungu (merah muda atau putih dan beberapa kultivar lainnya). Rendam umbinya beberapa jam sebelum penanaman.

    Tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh. Tanaman ini menarik datangnya burung Hummingbird dan kupu-kupu.

    Hingga saat ini belum tumbuh 😐 kasih lihat foto tahun lalu lah :).

    Liatris spicata milik saya tahun lalu 19 Juli 2012
    Liatris spicata milik saya tahun lalu 19 Juli 2012

    Dua hari lalu ke retail tanaman, wahhh ada yang warna putih, sudah berupa tanaman, jadi tidak susah menumbuhkan umbinya.

    Liatris spicata warna Putih. Bunga ini menarik datangnya burung Hummingbird dan kupu-kupu
    Liatris spicata warna Putih. Bunga ini menarik datangnya burung Hummingbird dan kupu-kupu

    6. Macam-macam Tanaman Bunga Berumbi

    • Gypsophila Paniculata
    Gypsophila Paniculata. Foto Kiri kemasan umbinya, dalamnya ada tanahnya. Lihat Gambarnya Bunganya Cantik
    Gypsophila Paniculata. Foto Kiri kemasan umbinya, dalamnya ada tanahnya. Lihat Gambarnya Bunganya Cantik

    Gypsophila paniculata (baby’s breath) adalah spesies tanaman berbunga dalam keluarga Caryophyllaceae, asli Eropa Tengah dan Timur. Tinggi tanaman kira-kira hingga 100 cm. Warna bunga putih. Bunganya biasanya digunakan untu kombinasi buket bunga.

    Video Menanam Bunga Baby Breath dari Bare Root | Gypsophila Paniculata

    Umbinya unik seperti bentuk wortel. Satu kemasan isi 3 umbi, saya tanam pada 23 Maret 2013. Saat itu umbinya sudah mulai tumbuh. Hari ini bentuknya sudah seperti dibawah ini:

    Gypsophila Paniculata 18 April 2013
    Gypsophila Paniculata 18 April 2013
    • Hosta
    Hosta
    Hosta

    Hosta adalah genus dari sekitar 23–40 spesies tanaman yang mirip dengan lili dan merupakan tanaman asli wilayah Asia Timur Laut. Hosta dulu diklasifikasikan ke dalam keluarga Liliaceae namun sekarang dimasukkan ke dalam keluarga Agavaceae.

    Nama Hosta diberikan untuk menghormati ahli botani Austria Nicholas Thomas Host. Nama Jepangnya adalah Giboshi

    Satu kemasan isi 2 umbi, saya tanam pada 23 Maret 2013. Saat itu umbinya sudah tumbuh besar, tanaman tetap terjaga baik, karena dalam kemasannya bercampur tanah berpupuk. Hari ini bentuknya sudah seperti dibawah ini:

    Hosta makin besar pada 18 April 2013
    Hosta makin besar pada 18 April 2013
    • Kniphofia Tritoma
    Umbi Kniphofia Tritoma. Gambar Bunganya Cantik ya
    Umbi Kniphofia Tritoma. Gambar Bunganya Cantik ya

    Satu kemasan isi 2 umbi, saya tanam pada 15 April 2013. Ketika akan tanam umbinya sudah mulai tumbuh, namun tanaman tetap terjaga baik.

    Genus Kniphofia diambil dari nama Johann Hieronymus Kniphof seorang dokter dan ahli botani asal Jerman. Sumber wikipedia.

    Kniphofia Tritoma 18 April 2013
    Kniphofia Tritoma 18 April 2013

    Tanaman ini menarik lebah, burung Kolibri dan burung Icterus. Tinggi tanaman mencapai 160 cm.

    “Flowers always make people better, happier, and more helpful; they are sunshine, food and medicine for the soul.” – Luther Burbank-

     

    Baca juga: Klik disini semua postingan kebun emaknya Benjamin

    Demikianlah cerita saya mengenai Menanam Bibit Bunga Musim Panas (Bagian 2). Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

     

  • Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu. Sahabat pecinta tanaman, apakah tanaman-tanaman hias Anda sering berdebu? Sudah disiram (disemprot) air, ketika kering malah meninggalkan bercak-bercak putih. Sungguh mengesalkan bukan kalau debu menempel pada tanaman akan merusak keindahan tanaman tersebut.

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu. Tanaman Hias disiram malah jadi Muncul bercak Putih
    Tanaman Hias disiram malah jadi Muncul bercak Putih

    Saya semprot koleksi tanaman-tanaman hias saya dengan air keran, ya mungkin karena terlalu banyak kandungan kapurnya. Setelah kering muncul bercak-bercak putih pada daun-daun tanaman. Tanaman hiasnya jadi tidak cantik lagi kalau begini 🙁 .

    Hey kini saya tahu rahasianya loh. 💡 Gunakan air suling (destilasi) untuk menyemprot daun-daun tanaman kita.

    Gunakan Air Destilasi Untuk Menyemprot Tanaman Hias
    Gunakan Air Destilasi Untuk Menyemprot Tanaman Hias

    Beberapa waktu lalu, saya membaca tips merawat bunga anggrek, si penulis bilang supaya gunakan air kemasan dari supermarket, karena air keran banyak kapurnya. Saya mikir “ah mahal juga air minum dipakai untuk siram tanaman?” lalu saya mikir dan mikir lagi, ah yaa gunakan air suling saja :cool:.

    Saya selalu gunakan air suling untuk setrika pakaian, dan selama hampir dua tahun ini, saya tidak pernah sekalipun membaca etiket pada botol air sulingnya. Ternyata air suling bisa digunakan untuk mengisi air setrikaan, air akuarium dan untuk menyemprot tanaman hias. Ada keteranganya di etiket air sulingnya :wink:.

    1 Botol air suling isi 5 liter harganya 1,99 Euro sekitar Rp.25.500. Kalau ditempat Anda berapa harganya ya?.

    Tanaman Hias Spider Plant ku setelah disemprot air destilasi. Segarr. Chlorophytum comosum
    Tanaman Hias Spider Plant ku setelah disemprot air destilasi. Segarr. Chlorophytum comosum

    Kini saya happy, tanaman-tanaman hias saya tentu saja juga happy dong ya :mrgreen:.

    Oh ya ada yang bisa kasih tahu saya, bagaiamana membuat air suling sendiri?

     

    Semoga tips Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu ini berguna buat kamu 🙂 .

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

     

    Baca juga:

  • Kisah Kawin Campur yang Berakhir Tragis (Bagian 4)

    Kisah Kawin Campur yang Berakhir Tragis (Bagian 4)

    Kisah Kawin Campur (Bagian 4).

    Sisi Gelap Perkawinan Timur-Barat (5)

    Aku Jadi Bank “ATM” Simon

    Oleh: Yuyu A.N. Krisna Mandagie

    freecodesource.com
    Broken Heart

    HILVERSUM – Sekitar 30 kilometer dari Amsterdam ke arah tenggara kita akan jumpai kota kecil Hilversum. Kota ini mendapat julukan “Media Stad”-Kota Media, sebab di sini terdapat sekitar 11 studio televisi dan Pusat Siaran Radio Internasional Belanda atau Radio Nederland Wereldomroep. Salah satu bagian dari Radio Nederland Wereldomroep adalah seksi Siaran Bahasa Indonesia yang sudah ada sejak lembaga radio ini didirikan tahun 1947.

    Orang Indonesia tidak terlalu banyak di kota ini, tidak seperti di Den Haag atau Amsterdam. Hubungan antar sesama orang Indonesia cukup terpelihara dengan baik. Orang Indonesia saling kenal satu dengan yang lain. Hari itu secara tidak sengaja aku bertemu dengan Naning, perempuan Indonesia asal Tangerang, ketika kami sedang menawar barang yang sama di pasar loak di Loosdrecht, kota wisata danau tak jauh dari Hilversum.

    “Eh, Mbak dari Indonesia ya,” kata Naning. “Ya, ya aku dari Indonesia”, jawabku. “Aduh senang ketemu orang setanah air”, sambung Naning. Dia kemudian memperkenalkan Simon, laki-laki indo berbadan tinggi besar. Pokoknya, pada kesan pertama semua orang akan mengatakan Simon ini laki-laki ganteng.

    Dari perkenalan di pasar loak itu, hubungan kekeluargaan kami bersambung. Naning sering datang ke rumahku untuk membantu bila aku mengadakan acara rame-rame. Sebulan sekali dia juga datang untuk menggunting rambutku dan anak-anakku. Menurut Naning, perkenalannya dengan Simon lewat budi baik salah seorang keluarga Simon yang berkunjung ke Indonesia. Selang setahun setelah mereka berhubungan lewat surat, Simon datang ke Indonesia, tepatnya di Tangerang, untuk melamar Naning. Mereka kemudian menikah di Jakarta.

    Setelah itu karena harus pindah ke Belanda, Naning menjual salonnya yang selama ini menghidupinya. Naning mengatakan sangat mencintai Simon, walaupun selama perkawinan mereka yang belum satu tahun Naning sering mendapat perlakuan kurang menyenangkan. Dia pernah ditempeleng oleh Simon dan sering dimaki, dihina dan selalu dipojokkan dengan kalimat-kalimat yang menekan. Simon selalu membanggakan diri dengan mengatakan kalau bukan karena dirinya, Naning tidak dapat ke Belanda untuk mengubah nasib.

    Tetapi setelah hampir tiap hari mendapat perlakuan kurang menyenangkan, akhirnya Naning mulai goyah. Rasa cintanya kepada Simon mulai pupus. “Aku sadar sekarang, Mbak, bahwa aku saat ini sudah tidak punya apa-apa lagi. Harga diri dan harta bendaku habis karena ulah laki-laki ini. Aku adalah bank hidup Simon. Aku harus bekerja dan penghasilan seluruhnya harus kuserahkan pada Simon. Sudah kepalang basah, aku harus pintar-pintar membawa diri. Aku coba menunggu hingga tiga tahun tinggal di Belanda sampai izin tinggalku keluar,” kata Naning.

    Bisa dibayangkan, penderitaan perempuan ini. Dia bekerja tiga shift dalam satu hari. Jam 08.00-10.00 menjadi petugas cleaning service di sebuah rumah jompo di Laren, kota kecil dekat Hilversum. Jam 11.00-12.00 ia menghabiskan waktu untuk makan siang dimana saja karena tidak sempat pulang ke rumah. Jam 13.00-18.00 Naning berkeliling kota Hilversum dan sekitarnya untuk menjual jasa sebagai penggunting rambut, cream bath, facial, manicure/pedicure kepada pelanggannya yang kebanyakan orang Indonesia. Dalam sehari Naning bisa melayani empat pelanggan.

    Usai istirahat makan malam, dia melanjutkan mencari nafkah di sebuah afhal centrum (toko makanan) untuk menggulung lumpia atau risoles. Naning baru bisa pulang ke rumah pada pukul 23.00. Di musim dingin Naning akan lebih menderita lagi. Udara dingin menggigit, atau salju yang turun tebal, bukan alasan bagi Naning untuk tidak bekerja. Bila udara sudah 10 derajat di bawah titik beku, dimana salju dan air sudah berubah menjadi es batu, Naning harus ekstra hati-hati setiap kali berjalan keluar rumah, karena bisa-bisa dia akan meluncur jatuh seperti orang bermain ice skatting.

    Naning menguras tenaganya bukan untuk dirinya semata, tetapi untuk membayar utang mantan istri Simon yang gemar berjudi. Kalau Naning bermalas-malasan, maka tangan Simon akan mendarat di tubuhnya. “Apa kamu sudah lapor polisi?” aku bertanya pada Naning. “Enggak berani, Mbak. Nanti aku disuruh pulang ke Indonesia. Izin tinggalku kan dijamin oleh Simon. Aku baru bisa menjadi warga negara Belanda dua tahun lagi”, jawabnya. Kala itu, seseorang baru boleh mendapat izin tinggal tetap bila sudah tiga tahun tinggal di Belanda. Sedangkan untuk menjadi warga negara Belanda, seseorang harus lima tahun menjadi penduduk tetap Belanda.

     

    Kalung Terputus Tiga

    Pagi itu, bel rumah kami berbunyi. Pintu dibuka dan Naning berdiri di depan pintu. Matanya sembab. Pipinya biru kehijau-hijau. “Aku sudah tidak tahan, Mbak. Aku harus pergi dari rumah itu. Simon memukul aku lagi. Bank pasku diambil,” tangis Naning pecah sambil memelukku. Di genggaman tangannya ada seuntai kalung yang sudah terputus menjadi tiga. Menurut Naning, pagi itu terjadi “perang”. Simon meminjam bank pas (kartu ATM) milik Naning untuk mengambil uang di bank, namun Naning menyembunyikannya. Simon marah besar. Dia merusak sepeda bekas yang baru saja dibeli Naning. Kursi dan meja makan diobrak-abrik. Naning juga ditampar dan didorong hingga jatuh. Kalung emas di lehernya ditarik Simon hingga putus tiga.

    Walaupun sudah mendapat perlakuan demikian, Naning tetap saja tidak mau melapor ke polisi. Dia takut, polisi akan mengirimnya pulang ke Indonesia. Kemudian aku berusaha menemui Simon sekadar untuk memberi nasihat bahwa Naning adalah istrinya yang harus disayangi dan dicintai. Simon menjawab dengan sikap arogan, “Seharusnya Naning bersyukur aku kawini, karena dengan demikian dia bisa tinggal di Belanda”.

    Saat itu batinku berontak, aku tidak dapat menerima kaumku diperlakukan demikian. Kasus Naning bak buah simalakama, yaitu menerima siksaan Simon atau harus mau dipulangkan ke Indonesia padahal Naning sudah tidak punya apa-apa lagi. Harta dan harga dirinya telah digadaikan untuk seteguk cinta bagi laki-laki ganteng bernama Simon dan sekadar mencari hidup yang lebih baik di tanah orang.

    Aku tak dapat berbuat apa-apa, karena di Belanda hukum dan hak asasi manusia saling berkaitan, tetapi mereka memperlakukan hak seseorang berdasarkan hukum yang berlaku. Dalam kasus Naning, haknya akan dibela, tetapi keputusan hukum, dia harus kembali ke Indonesia. Naning bersikap teguh, apapun yang terjadi tidak mau pulang ke Indonesia.

    *****

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

error: Content is protected !!