Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu

loading...

Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu. Sahabat pecinta tanaman, apakah tanaman-tanaman hias Anda sering berdebu? Sudah disiram (disemprot) air, ketika kering malah meninggalkan bercak-bercak putih. Sungguh mengesalkan bukan kalau debu menempel pada tanaman akan merusak keindahan tanaman tersebut.

Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu. Tanaman Hias disiram malah jadi Muncul bercak Putih

Tanaman Hias disiram malah jadi Muncul bercak Putih

Saya semprot koleksi tanaman-tanaman hias saya dengan air keran, ya mungkin karena terlalu banyak kandungan kapurnya. Setelah kering muncul bercak-bercak putih pada daun-daun tanaman. Tanaman hiasnya jadi tidak cantik lagi kalau begini 🙁 .

Hey kini saya tahu rahasianya loh. 💡 Gunakan air suling (destilasi) untuk menyemprot daun-daun tanaman kita.

Gunakan Air Destilasi Untuk Menyemprot Tanaman Hias

Gunakan Air Destilasi Untuk Menyemprot Tanaman Hias

 

Beberapa waktu lalu, saya membaca tips merawat bunga anggrek, si penulis bilang supaya gunakan air kemasan dari supermarket, karena air keran banyak kapurnya. Saya mikir “ah mahal juga air minum dipakai untuk siram tanaman?” lalu saya mikir dan mikir lagi, ah yaa gunakan air suling saja :cool:.

Saya selalu gunakan air suling untuk setrika pakaian, dan selama hampir dua tahun ini, saya tidak pernah sekalipun membaca etiket pada botol air sulingnya. Ternyata air suling bisa digunakan untuk mengisi air setrikaan, air akuarium dan untuk menyemprot tanaman hias. Ada keteranganya di etiket air sulingnya :wink:.

1 Botol air suling isi 5 liter harganya 1,99 Euro sekitar Rp.25.500. Kalau ditempat Anda berapa harganya ya?.

Tanaman Hias Spider Plant ku setelah disemprot air destilasi. Segarr. Chlorophytum comosum

Tanaman Hias Spider Plant ku setelah disemprot air destilasi. Segarr. Chlorophytum comosum

Kini saya happy, tanaman-tanaman hias saya tentu saja juga happy dong ya :mrgreen:.

Oh ya ada yang bisa kasih tahu saya, bagaiamana membuat air suling sendiri?

 

Semoga tips Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu ini berguna buat kamu 🙂 .

 

Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

 

Baca juga:

Advertisements

47 thoughts on “Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu

  1. Pingback: Burung-burung Ramai Mampir di Pekaranganku | Pursuing My Dreams

  2. Pingback: Diskonan Bunga Tulip | Pursuing My Dreams

  3. Pingback: Membeli Bunga, Sekaligus Berdonasi | Pursuing My Dreams

  4. Nanya dong Mbak, air suling yang Mbak Nella maksud itu apa ya? Di sini koq rasanya aku belum pernah nemu selain air minum kemasan atau air aki 😕
    Memang kesel sih kalau daun tanaman jadi bercak-bercak putih gitu.

  5. Tapi saya pernah lihat di sebuah hotel, petugasnya me lap daun-daun pohon hiasnya dengan air susu (tapi bukan ASI lho)… 🙂

  6. kalo dirumah, jarang sih ngelapin taneman. kalo nyiram ya nyiram aja sih. soalnya Ibu sibuk jadi saya yang sering nyiramin.

    (masandank.com .blogspot.com linknya dihapus karena tidak aktif lagi. 04.10.2015)

      • Alhamdulilah mbak, bantu orang tua juga. soalnya orang tua. dua duanya kerja semua trus pulangnya jam 3an. otomatis kan capek jadi saya yang nyiramin aja. dulu pernah juga stek tanaman. percobaan dari mawar merah tak kawinkan dengan mawar kuning. eh malah mati xixixi. kayanya nggak bakat 😀 . nah setelah itu ngawini bogenvil, kalo yang ini berhasil :mrgreen:

        url tanbu.wordpress.com is no longer available.
        The authors have deleted this site. Update 09.01.2017

  7. Iya tu mba, emang kesel tuh kalo daunnya jadi bercak2 gitu.. Sama Mama dulu suka di suruh lap pake kain..zzzz… haha.. Tar kasih tau beliau deh :p

  8. Yang empunya cukup mandi air sumur…
    Tanaman mandi harus pake air Aqua… Biar cantik…cakep. Manis.. Keren..
    Itulah motivasi yg kuat.. Kalau pingin nanam dan bisa tumbuh sukses….

  9. kak nella, aku masih belum paham dengan tanaman hias ini. maksudnya tanaman hidup yang bisa taruh didalam rumah gitu? aku kok gak punya ya. hehe

    tapi bener ngeselin kalo sampe ada bercak putih gitu ya. jadi jelek ada bercak2 gitu. makanya kita mesti banyak baca ya, jadi bisa nemuin solusinya ya kak 🙂

    • Hai Renny, di Jerman banyak tanaman yg ditaruh dalam rumah, istilahnya house plants, contohnya ya seperti yg ku pajang. Tanaman2 tsb tidak bisa kena matahari langsung.

      Ya harus rajin baca2 majalah berkebun, klo ke toko bunga sering ngintip etiket cara perawatan tanaman2 ;).

  10. Disini gak ada air sulingan, tp kita bikin air saringan, jadi air sumur tanah yang biasanya kuning dan berkarat disaring dg pasir dan batu kerikil, trus jadi bening airnya dan waktu cek ke laboratorium hasilnya sukup sehat buat diminum langsung, mirip kayak air gunung…bisa saring air PAM yg ada kandungan kaporitnya juga…

    • Ooh gitu tipsnya, thanks sis Gita :).
      Oh ya aku sdh beli lily of the valley, tadi ada pohon wistetia loh, sayang ga ada bibitnya, bibit wisteria ntar ku cari di ol shop ya.

    • Kalau menurutku tanaman untuk penghilang polutan seperti peace liliy, spider plant (cantik kalau digantung). Kalau mau bunga, ya bunga angrek kan di Indonesia murah toh :D.

  11. Mbak, aku heran, waktu di Jerman itu intensitas debu itu sedikit banget ya. Ga “buluk” (istilah berdebu, kumuh dan kusam) seperti kebanyakan tempat di sini. Mulai dari perabotan, furniture dll sepertinya dibersihkan sepekan sekali tetap masih bersih, tidak seperti di kos saya yang kalo tidak dibersihkan 3 hari sekali udah pasti langsung berdebu tebal.

    • Iya Ardika, aku bersihkan rumah kadang seminggu atau dua minggu sekali, kalau debunya benar-benar terlihat ya baru bersihkan :D.
      Mungkin karena lokasi perumahan tidak pas dekat jalan raya kali ya, jadi tidak banyak sekali debu? saya tidak tahu juga hehehe.

  12. Mahal juga ya Mba Nella. Hihihi. Karena sampai sekarang tidak memperhatikan detail banget tanaman saya yang penting seger jadi ya saya semprot pake air keran aja Mba. 😀

  13. Kalau emang sudah cinta banget sama tanaman, beli air lebih mahal agar mereka cantik juga perlu di lakukan ya Mbak Nella..Saya tuh cuma punya tanaman seupil di rumah dan gak pernah memperhatikan apakah daunnya berbercak atau tidak. Malang nian nasib tanaman dirumah saya 🙂

Comments are closed.