Tag: tanaman hias

  • Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi | Day 11 Edisi Liburan ke Indonesia. 24 Januari 2019 hari ke 11 saya dan anak-anak berada di Indonesia. Hari itu kita ingin jalan-jalan sekitar kompleks, mau melihat aneka tanaman didepan rumah-rumah orang dan melihat kali aja ada tanaman hias unik yang belum pernah saya lihat di Jerman.

    Antusias Melihat Aneka Tanaman Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Baru keluar rumah, anak-anak heboh melihat kucing liar. Benjamin antuasias mengamati tanaman dipinggir jalan, tanaman liarpun heboh dia nunjukin ke saya 😀 .

    Kita melihat tanaman:

    • Belimbing, numbuh dipinggir jalan. Sepertinya tanaman liar, namun numbuh subur loh!. Lebih dari satu pohon kita lihat. Saya ko jadi kepengen bawa tanaman belimbingnya yang kecil ke Jerman. Saya suka deh melihat daun belimbing yang unik. Namun belimbing kan tanaman tropis, saya juga tidak tahu akan berbuah atau tidak kalau saya bawa ke Jerman 😀 .
    • Tanaman berbunga warna ungu (Video menit 1:25), namanya daun Pletekan (Ruellia Tuberosa L.). Merupakan tanaman semak yang rajin berbunga. Kalau diatur rapih penanamannya bisa jadi tanaman border di depan rumah, namun dibeberapa tempat yang kulihat hari itu daun pletekannya tumbuh liar dipinggir jalanan.

    Awalnya saya tidak tahu namanya, jadi tahu setelah di komen Haekal di video youtubeku 🙂 dan saya google lebih lanjut mengenai daun atau bunga pletekan.

    Ruellia populer dijadikan sebagai tanaman hias. Beberapa diantaranya sebagai tanaman obat, tetapi banyak di antaranya diketahui beracun. Daunnya dipergunakan sebagai makanan ulat dari beberapa Lepidoptera (kupu-kupu).

     

    • Pepaya, belum berbuah dan pohonnya masih kecil. Pepayanya numbuh di pot. Entahlah apa juga numbuh tidak disengaja, karena kita lihat ko, tidak terawat. Sebenarnya banyak tanaman yang kita lihat tidak terawat, numbuh sendiri sepertinya, namun numbuh besar.
    • Adenium, ada beberapa yang kita lihat berbunga. Batangnya panjang-panjang banget, padahal kalau dipotong, akan numbuh cabangnya lagi ko, tapi ya batang panjang meliuk jadi keliatan unik aja. Adenium ini kelihatannya juga dipelihara ala kadarnya, potnyapun dekil gitu hehe. Walau tak terawat eh berbunga loh, sedangkan, punyaku yang dirawat dengan cinta, malah belum pernah berbunga, sepertinya Adenium milikku harus disiksa dulu, tidak disiram beberapa minggu, lalu kasih pupuk npk supaya berbunga gitu 😀 .
    • Lidah mertua (sanseveria), nih juga kita lihat di beberapa tempat, ada lebih dari dua macam deh. Ada yang daunnya lebar sekali, ada yang bercorak. Sungguh cantiknya Sanseveria yang kulihat. Di Jerman saya punya satu pot kecil saja, kalau yang lumayan besar, mahal deh di Jerman.
    • Ketimun mini, unik bentuknya. Tahun lalu saya nanam yang lebih kecil lagi ketimunnya, enak buat ngemil saat lihat-lihat balkon. Nah tanaman ketimun yang kita lihat ini numbuh liar, dan sudah sampai menjalar ke tanaman sebelahnya.
    • Pohon ceri (kersen), beda ya dengan pohon cery seperti di negara 4 musim, bukan buah cerry yang biasa ditaruh sebagai pemanis kue tart. Nah pohon ceri di Indonesia ini yang buahnya sangat kecil, kalau matang warnanya merah. Pohonnya tinggi, bagus juga sih jadi pohon peneduh. Bunganyapun banyak sekali, jadi sumber makanan kupu-kupu sari bunganya. Kersen atau talok (Muntingia calabura L.) adalah sejenis pohon sekaligus buahnya yang kecil dan manis berwarna merah cerah. Di beberapa daerah, seperti di Jakarta, buah ini juga dinamai ceri.
    • Pohon pisang banyak juga kita lihat, namun belum ada buahnya, hanya daunnya yang sangat subur dan lebar-lebar. Wah saya jadi kepengen daun pisangnya buat bungkus bikin kue 😀 .
    • Dirumah adikku ada beberapa tanaman hias, namun yang saya tahu namanya hanya daun pandan. Wah daun pandannya subur sekali. Mamaku sering menggunakannya daun pandan tersebut saat memasak nasi. Niatku saya mau bawa sedikit tanaman pandan saat pulang ke Jerman, karena kulihat di Internet, lumayan mahal nih tanaman daun pandan di Jerman.

    Benjamin antusias sekali melihat aneka tanaman dijalanan Margamulya Bekasi, termasuk melihat banyak hal yang tidak pernah dia lihat di Jerman, demikian juga diriku senang melihat aneka tanaman. Lain hari kita akan pergi ke lokasi agak jauh, untuk melihat-melihat ada tanaman hias unik apa lagi di sekitar rumah adikku di Bekasi ini.

    Video Aneka Tanaman Hias Sekitar Rumah Adikku di Margamulya Bekasi

    Oh ya si Benjamin lihat got aja heran haha karena di Jerman kan got ditutupi jadi bisa buat jalanan, lalu si Benjamin nanya kenapa air gotnya hitam, dilokasi lain kita lihat kali, airnya berwarna coklat banget dan ditanyain lagi, kenapa begitu warnanya?. Benjamin juga heboh melihat cicak, karena dia tidak pernah lihat di Jerman, malah minta ditangkap cicaknya, iihh saya yang jadi geli haha.

    Banyak hal yang tanyain si Benjamin nanya, yang saya tidak tahu menjawabnya, asal aja bilangnya namun kadang dia tidak puas dengan jawaban saya, dan nanya lagi dan lagi haha.

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

    Baca juga: Cerita dari Jerman – Living in Germany

  • Kebunku di Musim Gugur

    Kebunku di Musim Gugur

    Kebunku di Musim Gugur. Sahabat berkebun, tak terasa di tempatku sini sudah masuk musim gugur. Cuaca sudah sangat dingin tidak bersahabat lagi untuk berkebun. Setiap hari suhunya sudah dibawah 15 derajat celcius, selalu mendung, hujan dan angin kencang 😥 .

    Ketika musim panas, matahari dikutuk-kutuk karena panas sekali, giliran sekarang, diminta datangpun sepertinya mataharinya ngumpet melulu 😀 . Disaat seperti ini, betapa saya ingin cuacanya tanah air tercinta, yang hangat sepanjang tahun. Bisa (puas) berkebun tanpa harus repot bongkar-bongkar tanaman karena cuaca dingin.

    Saya sudah mulai memasukkan tanaman-tanaman ke dalam rumah, seperti kaktus-kastus sudah dari pertengahan September taruh rumah dan tanahnya sudah diganti dengan yang baru.Tanaman Cabe Habanero kalau malam saya masukkan rumah, karena jadi layu kalau kedinginan. Habanero adalah cabe terpedas nomer 2 iya kan? 😀 .

    Baca juga: Kaktus dan Pemeliharaannya

    Beberapa pot bunga gladiol sudah saya bongkar (masih ada 3 pot lagi), bunga dahlia masih bisalah diluar sampai pertengahan November, baru akan saya bongkar. Tugas bongkar membongkar tanaman masih banyak. Saya malah belum sempat menanam bibit-bibit bunga musim semi seperti tulip, krokus, daffodil, alium dll pusinggg banyak nian kerjaanku 😆 .

    Berikut ini saya perlihatkan koleksi tanamanku:

    Dalam rumah dulu ya 😉

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Tanaman di Ruang tamu:

    Di depan jendela (Fensterbank), lokasi bagus untuk tanaman-tanamanku, karena matahari pagi bersinar ke bagian ini. Kemudian beberapa pot bergerombol adalah tiga jenis kaktus, lalu ada Zamio Palme dan pohon kecil itu Dracenbäume? Dikasih ibu mertuaku minggu lalu. Matahari pagi juga mengenai lokasi ini. Semua pot bagian ini sudah diganti tanahnya dengan yang baru, saya berikan juga pupuk bentuk batangan yang akan bertahan 3 bulan.

    Tanaman di Kamar tidur:

    Pada jendela kamar tidur ada 3 pot tanaman anggrek, yang satu pot berbunga lagi. Horee ini anggrek dendrobium, baru mulai membuka bunganya.

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Tanaman di Kamar Mandi:

    Disini ada satu anggrek, crasula, kaktus dan Tradescantia Zebrina. Semua pot sudah diganti tanahnya dengan yang baru, saya berikan juga pupuk bentuk batangan.

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Tanaman di dapur:

    Kebunku di Musim Gugur. Di Jendela dapur ini hanya ada kaktus dan tanaman mini ga tau mungkin palem
    Di Jendela dapur ini hanya ada kaktus dan tanaman mini ga tau mungkin palem

    Ruang tanaman:

    Saya punya ruang khusus untuk tanaman dong (Pflanzenzimmer), disini saya taruh rak bunga dan ada miniatur rumah kampung. Umbi-umbi bunga yang sudah saya bongkar saya taruh diruang ini dulu, kalau sudah kering akan saya bungkus Koran dan simpan di gudang, tahun depan akan ditanam lagi.

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Sekarang mari keluar rumah. Ke balkon depan dulu ya 😉 .

    Di balkon depan ini ada satu tanaman tomat coklat, bunga lili, fingerhut, sempervivum di depan jendela dan lain lain banyak banget tanamannya hehe.

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Sekarang kita lihat balkon belakang yukk. Balkon ini lebih luas, jadi tanamannya pasti lebih banyak dong 🙂 .

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Masih ada lagi, yang pedas-pedas nih ya 😀 .

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Sisi lain balkon belakang

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Bulan depan sepertinya masih bisa update sekali lagi cerita mengenai tamanku, setelah itu tutup kebun deh :mrgreen: .

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Update Kebun Musim Panas

    Update Kebun Musim Panas

    Update Kebun Musim Panas. Niat awalnya saya ingin membahas kebunku per jenis tanaman berikut tips-tips singkat, seperti tanaman tomat-tomatku yang mulai matang, lalu ada tanaman cabe-cabeku juga buah mulai menggemaskan, lalu mawar-mawar (saya punya dua jenis yang baru & wangi dong mawarnya *pamer :mrgreen: ), lalu gladiol, dahlia, bunga matahari dan lain lain, dan lain-lain banyak banget 😆 .

    Maunya dikumpulin dulu sampai per jenis tanaman tersebut berbunga atau matang buahnya. Tapii teman-teman pecinta berkebun nanyain terus dong, “kapan update seputar gardening lagi ..??”.

    Oke, memenuhi permintaan Wany di Medan dan sahabat pecinta berkebun lainnya, berikut ini saya hadirkan update kebun musim panasku 🙂 .

    Kita lihat hiasan bunga-bunga ditangga masuk kerumah saya.

    Tangga Ke rumahku berhiaskan Bunga-bunga Geranium. Foto 26.08.2013 . Update Kebun Musim Panas
    Tangga Ke rumahku berhiaskan Bunga-bunga Geranium. Foto 26.08.2013

    Sejak minggu lalu, cuaca panas sudah tidak ekstrim. Sepertinya tidak akan ada lagi panas yang sampai 38 derajat C seperti cerita yang lalu.

    Menurut BMG musim gugur akan mulai 1 September, sedangkan berdasakan kalender kalau tidak salah tanggal 21 September. Jadi musim panas hampir berakhir, dan biasanya kalau sudah sejuk, tanaman makin subur, dan akan bernasib tragis ketika datang musim dingin hiks 🙁 .

    Tahun lalu tutup kebunnya lewat tanggal 20 November, dalam semalam dilibas si dingin dan tamat kemudian bongkar umbi-umbi bunga, keringkan dan taruh gudang.

    Sudah ah jangan ngomongin yang sedih dulu. Balik ke soal kebunku ya, tetap semangat sampai November atau Desember nanti 😉 .

    Kita ke balkon depan rumah saya dulu yuk ..

    Balkon Depan Rumah. Beberapa Bunga masih ada yang belum Mekar
    Balkon Depan Rumah. Beberapa Bunga masih ada yang belum Mekar

    Pada sudut ini, ada 3 jenis bunga lili, yakni: Bunga Lili Oriental Red White, Asiatic Lili Orange, Pfauenlilien dan Lili Casablanca. Bunga lili yang sudah pernah mekar adalah Lili Oriental Red White, dan saya sedang nunggu kelopak berikutnya mekar. Asiatic Lili Orange, yang terlihat di foto adalah generasi berikutnya. Jadi lili ini sudah pernah berbunga, masa tenang kira-kira 1,5 bulan lalu bersihkan batang-batangnya dan tanam lagi umbinya tumbuh lagi dong. Detail cerita bunga lili dan tips penanamannya, nanti ya, kalau semua jenis sudah mekar.

    Kemudian ada 1 tanaman tomat coklat, tanamnya sudah telat sih, untungnya sudah ada bakal bunganya.

    Masih di balkon belakang, sudut satunya lagi.

    Sisi Lain Balkon Depan
    Sisi Lain Balkon Depan

    Di sudut ini ada dua bunga Hollyhocks, warna kuning sudah berbunga dan yg pink belum. Di foto tampak yang warna coklat kering, itu dalamnya benih bunga Hollyhocks. Ada Foxglove baru akan berbunga tahun depan, lalu bunga Gladiol sudah berbunga semua.

    Paling Kiri dua bunga Hollyhocks, warna kuning sudah Berbunga dan yg pink belum, lalu ada Foxglove Baru akan Berbunga tahun Depan, paling kanan Gladiol
    Paling Kiri dua bunga Hollyhocks, warna kuning sudah Berbunga dan yg pink belum, lalu ada Foxglove Baru akan Berbunga tahun Depan, paling kanan Gladiol

    Buncis saya mau keringkan untuk ambil bijinya sebagai bibit untuk tahun depan. Tomat cherry yang merah siap dipetik. Tanaman ketimun hanya satu buahnya, ukurannya lumayan besar. Terong ada 3 buahnya, kalau zucchini ada 2 pot, belum dipetik juga. Saya senang menanamnya, petiknya malas euy 😳 .

    Video Balkon Depan

    Tanaman dalam Rumah

    Beberapa kaktus sudah diganti tanah yang baru, ada yang muncul anakannya. Kalanchoe belum berbunga. Spiderplant sudah berbunga, anaknya makin panjang. Calla yang kuning, daunnya kering, malas ngurusnya. Calla jumbo makin lebat daunnya, dan muncul daun lagi, sudah pernah muncul 2 bunganya, sedangkan yang pink ko belum tumbuh juga yaa.

    Penasaran dengan dua karton terbuka?, isinya benih-benih bunga yang kering, nanti saya urus ketika musim dingin saja 😀 .

    Stephanotis. Madagascar Jasmine wanginya kuat sekali. Bunganya digunakan pada wedding bouquets. Kiri foto terbaru 26.08.2013. Kanan ketika Baru Beli 28.06.2013
    Stephanotis. Madagascar Jasmine wanginya kuat sekali. Bunganya digunakan pada wedding bouquets. Kiri foto terbaru 26.08.2013. Kanan ketika Baru Beli 28.06.2013

    Sekarang menuju balkon belakang..

    Pemandangan Balkon Belakang 26.08.2013
    Pemandangan Balkon Belakang 26.08.2013

    Detailnya

    Cabai dan Paprika

    Tomat

    Mawar terbaruku 🙂

    Lainnya dan penutup 🙂 .

    Video Kebun Balkon Belakang

    “Flowers always make people better, happier, and more helpful; they are sunshine, food and medicine for the soul.” – Luther Burbank-

    Artikel yang Mungkin Kamu tertarik Membacanya:

  • Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu. Sahabat pecinta tanaman, apakah tanaman-tanaman hias Anda sering berdebu? Sudah disiram (disemprot) air, ketika kering malah meninggalkan bercak-bercak putih. Sungguh mengesalkan bukan kalau debu menempel pada tanaman akan merusak keindahan tanaman tersebut.

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu. Tanaman Hias disiram malah jadi Muncul bercak Putih
    Tanaman Hias disiram malah jadi Muncul bercak Putih

    Saya semprot koleksi tanaman-tanaman hias saya dengan air keran, ya mungkin karena terlalu banyak kandungan kapurnya. Setelah kering muncul bercak-bercak putih pada daun-daun tanaman. Tanaman hiasnya jadi tidak cantik lagi kalau begini 🙁 .

    Hey kini saya tahu rahasianya loh. 💡 Gunakan air suling (destilasi) untuk menyemprot daun-daun tanaman kita.

    Gunakan Air Destilasi Untuk Menyemprot Tanaman Hias
    Gunakan Air Destilasi Untuk Menyemprot Tanaman Hias

    Beberapa waktu lalu, saya membaca tips merawat bunga anggrek, si penulis bilang supaya gunakan air kemasan dari supermarket, karena air keran banyak kapurnya. Saya mikir “ah mahal juga air minum dipakai untuk siram tanaman?” lalu saya mikir dan mikir lagi, ah yaa gunakan air suling saja :cool:.

    Saya selalu gunakan air suling untuk setrika pakaian, dan selama hampir dua tahun ini, saya tidak pernah sekalipun membaca etiket pada botol air sulingnya. Ternyata air suling bisa digunakan untuk mengisi air setrikaan, air akuarium dan untuk menyemprot tanaman hias. Ada keteranganya di etiket air sulingnya :wink:.

    1 Botol air suling isi 5 liter harganya 1,99 Euro sekitar Rp.25.500. Kalau ditempat Anda berapa harganya ya?.

    Tanaman Hias Spider Plant ku setelah disemprot air destilasi. Segarr. Chlorophytum comosum
    Tanaman Hias Spider Plant ku setelah disemprot air destilasi. Segarr. Chlorophytum comosum

    Kini saya happy, tanaman-tanaman hias saya tentu saja juga happy dong ya :mrgreen:.

    Oh ya ada yang bisa kasih tahu saya, bagaiamana membuat air suling sendiri?

     

    Semoga tips Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu ini berguna buat kamu 🙂 .

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

     

    Baca juga:

  • Edisi Bunga Musim Semi (Tamat)

    Edisi Bunga Musim Semi (Tamat)

    Edisi Bunga Musim Semi (Tamat). Sahabat blogger, ditulisan ini saya akan menuliskan cerita sisa koleksi bunga-bunga musim semi yang saya miliki. Mau disatukan saja semuanya disini, jadi judul berikutnya akan membahas mengenai menanam bibit-bibit bunga musim panas :mrgreen:.

    • Narcissus atau dikenal juga Dafodil. Adalah tumbuhan dengan bunga atraktif yang hidup di daerah beriklim sedang dan subtropis. Karena keindahan bunganya, beberapa jenisnya dikembangkan menjadi tanaman hias yang berbunga pada musim semi. Tumbuhan ini berasal dari Eropa, Afrika Utara, dan Asia.
    Pertumbuhan Bunga Narcissus aka Daffodil. Edisi Bunga Musim Semi (Tamat)
    Pertumbuhan Bunga Narcissus aka Daffodil
    Klasifikasi Ilmih :
    Kerajaan: Plantae
    Divisi: Magnoliophyta
    Kelas: Liliopsida
    Ordo: Asparagales
    Famili: Amaryllidaceae
    Genus: Narcissus
    Narcissus Kecil saya satukan dengan Grape Hyacinth. Belum Muncul Bunganya
    Narcissus Kecil saya satukan dengan Grape Hyacinth. Belum Muncul Bunganya

    Saya mempunya 2 jenis Narcissus, yang ukurannya besar 12/14 cm dan yang ukurannya kecil. Yang kecil hingga saat ini belum muncul bunganya. Kira-kira ada 16 spesies Narcissus dan yang saya miliki adalah yang jenis Narcissus pseudonarcissus.

     

    Narcissus Orangery. Tapi Warnanya ga Orange ah malah Kuning, tetap Cantik
    Narcissus Orangery. Tapi Warnanya ga Orange ah malah Kuning, tetap Cantik
    • Spesies Narcissus, mengandung racun alkaloid lycorine, terutama di umbinya dan juga pada daunnya. Oleh karena itu tidak boleh dimakan ya ;).
    • Di Jerman, bunga Narcissus dikenal sebagai Osterglöckchen (lonceng Paskah), karena bunga ini akan bermekaran menjelang Paskah, dan bentuk bunganya mirip lonceng.

     

    • Crocus

    Crocus adalah genus tanaman yang berasal dari wilayah besar dari pantai dan subalpin di Eropa Tengah dan Selatan (termasuk kepulauan di laut Aegea), Afrika Utara dan Timur Tengah, sampai Asia Tengah ke Tiongkok barat.

    Bunga Crocus milikku hanya satu yang Muncul Bunganya
    Bunga Crocus milikku hanya satu yang Muncul Bunganya
    Klasifikasi Ilmih :
    Kerajaan: Plantae
    Divisi: Magnoliophyta
    Kelas: Liliopsida
    Ordo: Asparagales
    Keluarga: Iridaceae
    Genus: Crocus

     

    Bunga Crocus milik saya hanya satu yang muncul bunganya. Warna bunga Crocus bermacam-macam, yang saya sering lihat dipasaran atau yang tumbuh di taman-taman adalah yang warna kuning, putih, ungu ataupun yang bergaris-garis misal bergaris ungu.

    • Camassia

    Camassia adalah genus dari enam spesies asli Kanada barat, dan barat Amerika Serikat.. Nama-nama umum termasuk Camas, Quamash, Indian hyacinth, dan hyacinth liar. Tanaman ini tumbuh di alam liar dalam jumlah besar di padang rumput yang lembab, mereka adalah tanaman abadi dengan daun linier basal berukuran 20 sampai 81 cm panjangnya, yang muncul pada awal musim semi. Warna bunganya bervariasi ada yang ungu pucat atau putih ungu atau biru-violet.

    Camassia Leichtlinii. Bunga Musim Semi yang Unik
    Camassia Leichtlinii. Bunga Musim Semi yang Unik

    Saya mempunyai dua jenis Camassia, yakni Camassia Leichtlinii dan Camasia Cusickii. Hingga saat ini yang Camasia Cusickii belum muncul bunganya.

    Klasifikasi Ilmih :

    Kerajaan: Plantae

    Divisi: Angiosperms

    Kelas: Monocots

    Ordo: Asparagales

    Keluarga: Asparagaceae

    Subkeluarga: Agavoideae

    Genus: Camassia

     

    Camasia Cusickii. Foto Paling Kanan per 28 Maret 2013
    Camasia Cusickii. Foto Paling Kanan per 28 Maret 2013
    • Schachbrettblum

    Saya sangat suka bunga yang satu ini, karena bentuknya yang sangat unik, kadang si bunga menghadap keatas, kadang menghadap kebawah. Oh ya selain yang ini ada juga yang warna putih, tapi tahun lalu bibitnya hanya ada yang warna campuran ungu saja.

    Schachbrettblum Bunga Musim Semi yang Cantik
    Schachbrettblum Bunga Musim Semi yang Cantik

     

    My Beautiful Schachbrettblum
    My Beautiful Schachbrettblum

    Masih ada beberapa tanaman-tanaman yang belum muncul bunganya. Entah salah dimana. Bulan depan terpaksa saya bongkar saja, lalu bersihkan umbinya.

    yang tidak muncul bunganya, antara lain:

    Bunga Lonceng. Schneeglöckchen

    Bibit Bunga Lonceng. Schneeglöckchen
    Bibit Bunga Lonceng. Schneeglöckchen

     

    Bunga Anemone Coronaria

    Bibit Bunga Anemone Coronaria. Bibitnya tanam 21 September 2012 Ternyata Cepat sekali Tumbuh
    Bibit Bunga Anemone Coronaria. Bibitnya tanam 21 September 2012 Ternyata Cepat sekali Tumbuh

    Bibitnya saya tanam 21 September 2012. Dalam beberapa hari, ternyata cepat sekali tumbuh. Begitu masuk winter ya saya taruh rumah, kemudian tanamannya malah jadi layu, disiram segar lagi. Tanamannya selalu mencari matahari, jadi hanya padat (bergerombol) dibagian depan. Jadi saya potong semua, dan bongkar umbinya, dan tanam lagi malah belum numbuh-numbuh hingga sekarang :cry:.

    Bunga Kaiserkronen

    Bibit Bunga Kaiserkronen. Umbinya Bau sekali
    Bibit Bunga Kaiserkronen. Umbinya Bau sekali

    Tanam dua bibit, tanamannya tambah tinggi, tapi ujung daunnya layu dan ada yang coklat, saya ganti tanah baru, sempat tumbuh sedikit, lalu hilang lagi. Bibitnya bau sekali (pahit) jadi tidak akan digigit tikus.

    Dibawah ini bunga-bunga musim semiku yang telah berbunga

     

    Cara penanaman bunga-bunga diatas, sama saja seperti menanam bibit bunga tulip atau bulb flower, yakni rendam dulu bibitnya 24 jam sebelum penanaman. Cukup disiram seminggu sekali. Jangan berlebihan disiram, karena umbinya bisa busuk. Jika tanaman sudah mulai tumbuh, bisa beri lebih banyak air.

    Bunga-bunga musim semi yang saya tanaman adalah bulb flower, jadi selesai berbunga, sisakan umbinya, keringkan dan simpan (dalam plastik berlubang) di tempat sejuk. Masuk musim gugur baru keluarkan lagi untuk ditanam kembali.

    Oh ya sering ada yang menanyakan kepada saya, „apakah bulb flower, setelah selesai berbunga, harus dibongkar dan di keringkan umbinya, apakah tidak bisa dibiarkan begitu saja di tanah?“. Sebenarnya bisa saja umbinya berada dalam tanah (pot), tinggal gunting daun-daun yang telah kering. Berhubung pot-pot saya terbatas jumlahnya, maka ya selesai berbunga saya bongkar semua, untuk tanam bibit-bibit bunga musim berikutnya. Kalau yang punya taman luas, ya biasanya dibiarkan saja umbi-umbi bunganya berada dalam tanah. Jadi dari tahun ketahun akan tumbuh lagi sesuai musimnya, malah beranak pinak. Tanamannya sadar diri loh, jadi kalau sudah musimnya mulai tumbuh deh.

     

    Sahabat blogger apakah kalian sudah pernah melihat bunga-bunga musim semi seperti yang saya posting disini? ;).

     

    When you face problems in life,

    don’t ask GOD to take them away.

    Ask Him to show His purpose,

    Ask ways how to live a day searching His purpose for you

    Happy Good Friday! :).

     

    Artikel terkait:

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Mengunjungi Pameran Flora

    Mengunjungi Pameran Flora

    Mengunjungi Pameran Flora. Sahabat blogger, kalian pasti sudah tahu kan ya, kalau saya penggila tanaman, khususnya bunga-bunga. Nah minggu lalu ada pameran Flora dikota tempat tinggal saya, tentu saja tidak akan saya lewatkan acaranya ;). Nama eventnya gartenfestivals, berlangsung dari tanggal 15-17 Maret 2013. Suami dan saya pergi di hari kedua, tadinya mau pergi hari minggu, tapi saya katakan ke suami, kalau ramalan cuaca hari minggu akan hujan. Ah untung saja kami pergi hari sabtu, cuaca sangat cerah, matahari bersinar dengan indahnya, dan hari minggunya hujan!.

    Akhirnya sampai juga ke Lokasi, capee Jalan kaki ke sini. Pintu Masuk ke Pameran Flora. Mengunjungi Pameran Flora
    Akhirnya sampai juga ke Lokasi, capee Jalan kaki ke sini. Pintu Masuk ke Pameran Flora

    Dari rumah, kami jalan kaki ke lokasi, capeee ada kali 45 menitan jalan kesana. Lelahnya hilang begitu sampai didalam gedung pameran. Tiket masuk 7 EUR/orang (sekitar Rp.88.000). Yang bawa mobil, biaya parkirnya 5 EUR, untung saja kami jalan kaki, hemat pengeluaran, uangnya bisa beli bunga ;).

    Hiasan didekat Loket Tiket. Lebih Banyak Bunga Primula. Gartenfestivals 2013
    Tanaman Hias didekat Loket Tiket. Lebih Banyak Bunga Primula. Gartenfestivals 2013

    Apa saja yang di pamerkan di event gartenfestivals?

    • House & Garden Handcrafted

    Jalan-jalan ke pameran semacam ini, bikin lapar mata pengen beli ini itu, sayang harga-harganya tidak bersahabat, lebih mahal dari yang di jual dipasaran. Sewa gedungnya pasti mahal, jadi harga produk-produk yang dijual juga jadi mahal. Jadi kita nikmati saja, tanpa beli macam-macam.

    • Perabotan Rumah

    Macam-macam perabotan rumah tangga di pamerkan di lokasi ini. Suami lebih tertarik perabotan yang dibuat dari kayu. Maklum dulunya dia tukang kayu, jadi nurani pengrajin kayu masih melekat kuat 😎 .

    Pas masuk agak bingung, boleh potret-potret tidak ya. Lihat kanan kiri, kok cuma saya saja yang nenteng kamera. Awalnya ngumpet-ngumpet motretnya, makanya maaf saja kalau ada beberapa foto yang burem, karena cepat-cepat potretnya. Ahh ternyata ada yang motret juga, asyikk lanjutkan!. Masah tiket masuk mahal, tidak ada kenangan-kenangan yang dibawa pulang, iya toh teman-teman 😆 .

    • Aneka ragam jenis Pepohonan

    Pohon-pohon juga banyak yang dipamerkan (dijual) di sini, mulai dari yang imut-imut pendeknya, hingga yang setinggi foto dibawah ini. Harganya ga sanggup deh, ribuan EUR.

    Macam-macam Pohon di Jual juga di Pameran Flora
    Macam-macam Pohon di Jual juga di Pameran Flora
    • Beraneka Ragam Bunga-bunga

    Semuanya bagus-bagus, cantik-cantik. Ditahan-tahan supaya tidak beli yang macam-macam, karena ada yang diincer mau dibeli 😉 .

    • Green House

    Pengen punya green house, seperti gambar dibawah ini. Harganya mulai 2590 EUR, dirupiahkan bisa beli rumah sendiri deh. Untungnya punya suami yang dulunya tukang kayu, jadi nanti kalau kami punya taman, mau dibikinin, asyikk :wink:.

    Contoh Green House
    Contoh Green House
    • Bibit-bibit Bunga

    Yang dijual khusus bibit-bibit bunga musim panas. Saya cari bibit tulip tidak ada. Adanya amarilys, calla, dahlia, gladiol, bunga lili dll. Pokoknya banyak sekali bulb yang dijual disana. Saya tidak beli satupun karena mahal saudara-saudara 🙁 .

    Walaupun tiket masuknya mahal, saya tidak menyesal datang ke pameran ini, karena saya bisa ikut nimbrung ketika seorang ahli bunga anggrek, menjelaskan bagaimana cara merawat bunga Anggrek. Bunga anggrek saya kan belum muncul juga bunganya sampai saat ini. Kini saya tahu sebabnya.

    Menurut si ahli anggrek, akar tanaman anggrek harus kena matahari, jadi ditaruh dalam pot transparant. Tanaman anggrek saya memang sudah saya taruh pot transparant, tapi saya masukkin lagi ke pot dari batu, jadi ya akarnya tidak bisa kena sinar matahari :mrgreen:.

    Stand Bunga Anggrek
    Stand Bunga Anggrek

    Sudah puas mengelilingi semua area pameran, sudah beli barang yang suami dan saya inginkan. Mari kita pulang ;).

    Beli apa ya tuuhhh. Di potret malah merem
    Beli apa ya tuuhhh. Di potret malah merem

    Di pintu keluar masih bisa melihat-lihat patung-patung hiasan untuk taman. Bentuk dan warnanya bagus-bagus. Harganya Mulai 70 an EUR per patung.

    Mau tahu apa yang kami beli dari pameran Flora?

    Unik ya Kotak surat handmade nih
    Unik ya Kotak surat handmade nih. Harganya kalau di rupiahkan hampir 600rb

    Yaaa kotak surat yang unik. Kami sudah ngincer sejak datang, untung belum ada yang beli. Harganya 37 EUR. Ehh bisa-bisanya suamiku nawar, minta kurangin 2 EUR, lumayan dikasih euy!.

    Yang mau melihat pameran Flora tahun lalu di kota lain (Bad Rappenau) klik disini.

    Sahabat blogger weekend lalu kalian kemana? atau apa rencana kalian weekend ini? tidak dirumah saja kan? :D.

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Berkebun di Musim Dingin (Bagian 2)

    Berkebun di Musim Dingin (Bagian 2)

    Berkebun di Musim Dingin (Bagian 2). Tulisan ini masih mengenai berkebun di musim dingin, dan saya lakukan didalam rumah. Cerita sebelumnya klik disini. Tulisan sengaja saya bagi beberapa bagian, supaya tidak bosan membacanya 😉 .

    Tanaman kedua saya operasi alias saya bongkar adalah Zamio Palme, nama latinnya Zamioculcas Zamiifolia.

    Berkebun di Musim Dingin (Bagian 2). Tanaman Hias Zamio atau Zamia Palme Siap di Bongkar. Berkebun di Musim Dingin (Bagian 2)
    Tanaman Hias Zamio atau Zamia Palme Siap di Bongkar

    Beberapa bulan lalu, saya mendapat tanaman ini dari mama mertua saya. Karena milik beliau sudah banyak sekali, jadi dipisahkan beberapa dan diberikan ke saya. Oh ya dulu saya juga pernah dikasih tanaman ketimun oleh mama mertua saya. Ceritanya klik disini.

    Saya penasaran dengan Zamio Palme milik saya, kalau punya orang lain atau sering lihat di supermarket ko cepat sekali beranak pinak, punya saya cuma 3 batang saja sejak beberapa bulan lalu. Maka saya sering siram, ternyata salah, coba taruh di tempat terang, tempat gelap, taruh di kamar mandi dll. Pokoknya macam-macam eksperimen sudah saya lakukan terhadap Zamio ini. Akhirnya setelah mencari informasinya melalui internet, jadi lebih paham mengenai sifat Zamio 😉 .

    Beginilah Rimpang Zamio Palme Bentuknya Seperti Kentang
    Beginilah Rimpang Zamio Palme Bentuknya Seperti Kentang

    Baca juga: Heboh Tanaman Dolar Penyebab Leukemia yang Mematikan

    Beberapa informasi mengenai Zamio Palme
    • Tanaman ini adalah jenis tanaman tropis dan cocoknya berada dalam rumah sebagai tanaman hias.
    • Perawatannya mudah sekali. Zamio Palme suka media kering, jadi cukup disiram seminggu sekali.
    • Berasal dari Afrika tepatnya dari Kenya Selatan. Pada tahun 1996 perdagangan secara komersial di pelopori negara Belanda.

    • Tinggi tanaman 45-60 cm, bentuk daunnya menyirip, warna daun hijau tua, daunnya mengkilap, ranting-ranting tanaman rata-rata mempunyai 6-8 pasang daun, panjang batang-batangnya antara 7-15 cm.
    • Zamio Palme tumbuh dengan baik pada suhu 18 hingga 26 derajat Celcius. Suhu panas akan meningkatan produksi daun.
    • Kelebihan air bisa merusak Zamio Palme, umbinya akan menjadi busuk.

    • Menurut informasi tanaman ini ada bunganya, akan keluar bunga ketika musim panas hingga musim gugur. Berhubung belum pernah melihat bunganya jadi penasaran tunggu tahun depan.
    • Suka cahaya matahari langsung, namun juga toleran terhadap suasana gelap.
    • Untuk pemisahan, dari umbinya, bentuknya seperti kentang jadi gampang dipisahkan
    PERHATIAN! semua bagian dari tanaman ini BERACUN, jadi jangan dimakan ya :D.

    Karena tanah Zamio Palme kering sekali maka saya bongkar dan kasih tanah baru, wah ternyata sudah ada 5 anaknya. Horeeee! 😉 .

    Ternyata Zamia Palme Milikku Sudah ada 5 Anakannya
    Ternyata Zamia Palme Milikku Sudah ada 5 Anakannya

    Oh ya, perlu hati-hati juga loh terhadap Zamio Palme, kalau potnya kekecilan bisa meledak hehehe alias pecah potnya, karena tanaman ini cepat sekali beranak pinaknya.

    Zamioculcas zamiifolia sudah selesai di permak
    Zamioculcas zamiifolia sudah selesai di permak

    Video Memisahkan Zamio Palme.

    Berikutnya bongkar tanaman hias yang namanya Spider Plant
    Spider Plant dalam bahasa Jerman dikenal sebagai die Grünlilie. Dalam bahasa Indonesia tanaman laba-laba gitu? Kenapa dinamakan Spider Plant ya? Apa mungkin karena bentuk daunnya yang memanjang dan bergaris-garis mirip kaki laba-laba? :D.

    Spider Plant atau die Grünlilie. Ujung daun-daunnya Kering dan Rusak alias Berwarna Coklat
    Spider Plant atau die Grünlilie. Ujung daun-daunnya Kering dan Rusak alias Berwarna Coklat

    Karena dalam satu pot sangat padat, maka beberapa waktu setelah membelinya saya pisahkan. Satu tanaman saya taruh pot yang besar dan satu dalam pot kecil. Nah yang dalam pot besar tumbuh subur dan daun-daunnya panjang-panjang, sedangkan yang di pot satunya lagi ko ujung daun-daunnya jadi berwarna coklat dan mengering. Jadi saya gunting ujung-ujungnya, lah malah warna coklatnya menjalar ke pangkalnya :(.

    Saya tanyalah ke teman saya Iluh yang juga memiliki spider plant, ternyata daun yang ujungnya mengering (warna kecoklatan) jangan digunting, tapi daun-daunnya harus dicabut sampai ke akarnya, nanti juga akan tumbuh yang baru.

    Spider Plant. Die Grünlilie kalau yang di Pot Besar tumbuh Subur dan sudah ada 3 anaknya Menggantung
    Spider Plant. Die Grünlilie kalau yang di Pot Besar tumbuh Subur dan sudah ada 3 anaknya Menggantung

    Beberapa informasi mengenai Spider Plant :
    • Spider plant berasal dari Afrika selatan. Nama latinnya Chlorophytum comosum.
    • Bentuk ujung daunnya menyempit, pada tengah daun berwarna (garis) putih, dan kiri kanannya hijau. Panjang daunnya antara 20-40 cm. Daun-daunnya tumbuh dari pusat, dalam jangka waktu tertentu akan menghasilkan anakan yang memanjang dan menggantung pada daun induknya.
    • Jangan terlalu banyak disiram, tanaman ini bisa menyimpan air, cukup dua atau seminggu sekali disiram, atau ketika tanahnya sangat kering.

    • Kalau daunnya timbul bintik-bintik hitam atau daunnya berwarna kuning, kemungkinan karena kebanyakan air. Kalau daun-daunnya merunduk berarti dia butuh air. Kalau daun-daunnya menjadi warna kecoklatan coba kasih air suling, karena tanaman ini peka akan zat-zat kimia dalam air.
    • Tanaman ini suka tempat terang, tapi jangan langsung terkena sinar matahari.
    • Merupakan tanaman yang populer sebagai tanaman hias, umumnya ditaruh dalam pot gantung di taruh ditempat yang tinggi, jadi kalau anakannya sudah panjang jadi cantik ;-).
    • Tanaman laba-laba ini dapat mengurangi polusi udara dalam ruangan khususnya mengurangi konsentrasi formaldehyde di dalam ruangan.

    Ketika membuat tulisan ini, saya baru menemukan jawaban kenapa spider plant ujung-ujung daunnyanya menjadi berwarna coklat. Sebab pertama adalah karena udara dalam ruangan terlalu kering, alasan kedua kemungkinan air (keran) yang saya kasih banyak mengandung kapur (kalk), sebab ketiga karena tanaman kurang cahaya. Iya sih sempat beberapa waktu saya taruh di tempat gelap :D.

    Tanaman Hias Spider Plant (di Indonesia namanya Lili Paris) milik saya sudah ada 3 anaknya menggantung pada induknya
    Tanaman Hias Spider Plant (di Indonesia namanya Lili Paris) milik saya sudah ada 3 anaknya menggantung pada induknya

    Setelah daun-daun yang berwarna coklat di cabut semua, kemudian saya ganti dengan tanah baru berpupuk, saya taruh Spider Plant pada pot yang menggantung di depan jendela. Yang di pot ini belum ada anaknya, dulu sempat muncul (kecil), sayangnya karena ada masalah pada beberapa daunnya, jadi anaknya juga kena masalah dan mati.

    Spider plant Cantik kalau di gantung seperti ini
    Spider plant Cantik kalau di gantung seperti ini

    Biasanya saya cari ide untuk berkebun dan hias menghias tanaman atau pot-pot dari pinterest. Mau tahu yang saya sukai di Pinterest klik disini.

    Kalau di Jerman bayak sekali tanaman hias dalam rumah. Nah sahabat blogger apakah kalian mempunyai tanaman hias?. Ada yang di taruh didalam rumah kah?.

    Bersambung ..

     

  • Pameran Flora ala Jerman

    Pameran Flora ala Jerman

    Pameran Flora ala Jerman. Pada tanggal 15 dan 16 September 2012 lalu, di dekat tempat tinggal saya berlangsung pameran Flora. Jauh-jauh hari papan atau plang informasi acara sudah dipasang diberbagai tempat. Sebagai pecinta tanaman dan bunga-bunga, tentu saja saya ingin sekali mengunjungi acara tersebut. Pameran ini adalah yang ke empat kalinya di adakan di Bad Rappenau.

    Lokasi pamerannya di Salinen Park, dari jam 10 pagi hingga jam 6 sore. Tiket masuknya 6 Euro (sekitar Rp.72.000). Namun kalau dipikir-pikir lagi, pergi berdua dengan suami berarti tiketnya 12 Euro, dengan nilai segitu saya bisa membeli 2 atau 3 pot bunga (Frank juga punya pikiran yang sama).

    Tiga hari sebelum acara berlangsung, ternyata Frank dapat dua tiket gratis loh! Wah saya senang sekali!. ;-). Kami pergi di hari kedua, minggu 16 September, kami pergi sekitar jam satu siang. Lokasinya dipadati pengunjung. Di pameran tersebut ada sekitar 170 stand yang menawarkan produk mereka.

    Pameran Flora ala Jerman
    Hamparan Bunga-bunga Nan Cantik di Pintu Masuk (Foto: dok. pribadi)

    Dari pintu masuk, pengunjung disuguhi hamparan bunga-bunga yang ditata begitu indahnya, dengan kombinasi warna yang menyegarkan mata. Di pameran tersebut, banyak stand yang menjual bunga-bunga, tanaman (pohon), dekorasi taman dan sebagainya untuk mempercantik taman Anda. Buat yang berkantong tebal, acara hari itu adalah surga belanja bagi pecinta tanaman.

    Pameran Flora ala Jerman. Kincir kayu
    Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora (Foto: dok. pribadi)

     

    Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora
    Hayooo Siapa Berminat Membeli Bunga (Foto: dok. pribadi)

     

    Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora
    Tanaman-tanaman Hias yang membuat Lapar Mata (Foto: dok. pribadi)

     

    Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora
    Dengan Melihat-lihat Produk-produk yang di Gelar Sudah Cukup Puas (Foto: dok. pribadi)

    Saya tidak belanja apapun di pameran, karena harga-harga produk yang dijual ko ya mahal-mahal sekali! Berbeda dengan harga di pasaran. Namun saya cukup senang hari itu walau hanya melihat-lihat saja, karena saya jadi mendapat banyak sekali ide untuk taman saya, bagaimana mendekorasi taman, membuat cantik pot bunga, atau ide-ide lainnya misal untuk mengatur atau mengkombinasikan bunga-bunga 😉 .

    Aneka hiasan taman
    Dekorasi Untuk Taman (Foto: dok. pribadi)

     

    Bed Cover dan Sarung Bantal unik. Barang-barang yang di Jual di Pameran Flora
    Cantik Sekali ya Motif Bed Cover dan Sarung Bantalnya (Foto: dok. pribadi)

    Video Pameran Flora di Bad Rappenau

     

    Tulisan Terkini

error: Content is protected !!