Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati. Dibanding musim panas, saya lebih suka musim dingin. Ketika musim dingin bisa gunakan baju tebal dengan segala perlengkapannya supaya tetap hangat, sedangkan di musim panas duuuhh biar telanjang tidak pakai baju tetap panas! 😥 .

1. Rumah
Dibuat gelap supaya panas tidak masuk. Rolladen (Blind jendela) semuanya diturunkan. Pintu dan jendela jangan dibuka, karena hawa panas membuat ruangan tambah panas.

Video Model Rumah di Jerman Agar Sejuk tanpa AC
2. Makanan dan Minuman
Malas banget lama-lama dekat kompor karena bikin tambah panas. Masak yang cepat jadi saja, seperti nasi dan sup atau nasi dan telur dadar. Nasi kan tinggal masak pakai rice cooker. Sup cepat 15 menit juga jadi. Bisa juga masak mie dengan keju (käsespätzle) atau bikin spageti. Hindari daging merah karena setelah makan jadi tambah berasa panas.

Saya senang makan buah-buahan. Apel, nanas, papaya, pir dll, masukin kulkas dulu supaya enak disantap.
Minuman enaknya yang dingin. Jadi botol-botol air minum kita masukin kulkas dulu. Belakangan ini kalau malam pas Frank pulang kerja, dia suka minum bir dingin. Biasanya dia cuma beli 1 atau 2 botol pas pengen saja, eh minggu lalu dia beli satu krat bir.

3. Baju
Pakai yang paling tipis. Dirumah saya paling suka pakai daster. Untung bawa beberapa dari Indonesia. Si Frank si cuma pakai kolor item. Biar cuma pakai kolor tetap aja dia ngeluh terus bilang panas, sambil ngipas-ngipas pakai kipas punya saya
.

4. Tanaman
Sengsara koleksi tanaman dan bunga-bungaku. Kasihan kepanasan, banyak yang mati hiks 😥 .

Karena banyak yang keadaannya menggenaskan, tidak mampu melawan panas yang sampai 38 derajat C, jadi saya coba putar otak untuk membuat pelindung tanaman terhadap teriknya matahari. Saya coba melindungi tanaman tersebut ketika mataharinya pas bersinar ketanamannya.
Contoh di balkon belakang lebih dulu panasnya. Mulai jam 10 pagi tanaman sudah harus diberi pelindung. Tanaman tomat saya tutupi koran. Bikin sendiri, koran-korannya disambung-sambung lalu tutupi mengelilingi tanamannya. Ditutupi seperti difoto mulai jam 10 hingga jam 3 sore.

Saya mau tutupi Dahlia Park Princess. Aslinya warna bunganya pink muda, karena terkena dasyatnya terik matahari jadi pucat sekali dan jelek warnanya, padahal daunnya baik-baik saja tidak layu. Sambungan koran-koran terlalu panjang saya buat, jadi sekalian bisa menutupi Pompom merah. Sebenarnya kalau tidak ditutupi dahlia pom pom ini tahan panas ko.

2 pot lain, begini cara saya melindungi tanaman dari sinar matahari.:
Balkon depan ini, kalau pagi sejuk sekali, suka banget kalau duduk-duduk di balkon ini. Matahari bersinar dengan dahsyatnya ke balkon ini mulai jam 2 siang hingga jam 6 sore, lebih panas dari balkon belakang. Frank bilang pindahkan saja pot-potnya, lah kalau tanaman menjalar seperti ketimun bagaiman pindahinnya?, kalau potnya berat bagaimana pindahinnya?, malah bikin repot tiap hari, jadi saya tutupi saja seperti foto dibawah ini.

Panas begini jemuran setengah jam taruh luar langsung kering! 😀 . Nyetrika juga ampunn deh sampai cucian numpuk di bangku, soalnya hawanya panas loh kalau nyetrika. Baju-baju pergi saja yang saya setrika, kalau baju rumah dan pakaian dalam tidak saya setrika, hemat listrik! 😀 hehe.

Jika tidak ada urusan mendesak, saya lebih memilih tinggal dirumah, tidak tahan jalan-jalan pas panas begini. Paling kalau mau jalan sore mulai jam 6 sore. Kalaupun terpaksa keluar ya pakai pelindung kepala seperti topi, kalau pakai payung maluu euy 😳 diketawain orang-orang, kalau di Indonesia sih saya cuek bebek berpayung 😆 .
Baru-baru ini baca koran, banyak hewan peliharaan seperti anjing dan kucing yang mati. Orang disini senang bawa hewan peliharaan kemana-mana, sayangnya tidak semua gedung (lokasi) memperbolehkan hewan peliharaan dibawah masuk. Jadi oleh pemiliknya ditaruh mobil. Biar kaca jendela dibuka, tapi didalam mobil panas bangett loh. Bayangin aja kalau suhu 38 derajat hewan peliharaan pas didalam mobil, kasihan mati deh.
Kemarin dengar berita di radio, ada ibu yang tinggalin anaknya setengah didalam mobil. Heran ko bisa tega ya, pas cuaca panas si anak ditaruh di mobil. Biar kaca mobil di buka, atau dipasang ac. Setengah jam kemudian si ibu balik ke mobil, anaknya tidak bereaksi, tragis!.
Teman bagi tips dong, bagaimana cara kamu menghadapi musim (cuaca) panas? 😉 .
Buat yang mudik selamat mudik, hati-hati di jalan. Saya nonton Tv Indonesia ko banyak terjadi kecelakaan, kalau ngantuk istirahat dulu, jangan dipaksa nyetir. Buat yang tidak pulang kampung Happy Holiday! 🙂 .
Demikianlah ceritaku mengenai Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati Kalau suka tulisan saya ini, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .
Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan tentang Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:
• Orang Jerman itu
• Aturan Internetan di Jerman
• Musim Dingin di Jerman
• Kuliner Indonesia yang Nganggenin
• Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati
• Istilah Masakan Jerman – Indonesia
• Kamar Mandi di Jerman























































