Tag: wisata alam Swiss

  • Liburan Swiss 2012 (Tamat)

    Liburan Swiss 2012 (Tamat)

    Liburan Swiss 2012 (Tamat). Satu hari sebelum liburan berakhir, kami habiskan waktu untuk shopping!! ;-). Suami masih punya voucher belanja 50 CHF, dari kantornya dulu ketika dia bekerja di Swiss. Nilai voucher segitu ga ada apa-apa sih, paling beli 2 potong baju :-(. Namun yang penting bisa cuci mata di pusat perbelanjaan he-he-he.

    Kami pergi ke kota Thun. Awalnya mau naik kereta, sampai di stasiun kereta dan cek di mesin ATM, tiket kereta untuk ke Thun sekitar 50 CHF, berdua berarti 100 an CHF; Padahal jaraknya tidak terlalu jauh. Kami urungkan naik kereta, dan kami pakai mobil dari penginapan, lebih murah isi bensin mobil daripada naik kereta :D. Naik mobil tidak sampai 30 menit.

    Video Perjalanan dari Interlaken ke Thun

     

    Swiss identik dengan banyaknya terowongan-terowongan dijalan raya, misalnya seperti dibawah ini sengaja saya rekam.

     

    Di pusat perbelanjaan, harus bayar kalau mau ke toilet. Gak tanggung-tanggung mahalnya 1 CHF. (kira-kira Rp.9500), masukkan uang logam ke kotak di pintu masuk. Harus masukkan pas 1 CHF; (ga boleh uang receh yang lebih kecil nilainya), pintu akan terbuka otomatis. Anehnya Cuma toilet wanita yang harus bayar!.

    Liburan Swiss 2012 (Tamat)
    Toilet Umum di Pusat Perbelanjaan Kota Thun (Foto: dok. pribadi)

     

    Mau siram toilet tinggal injak bulatan hitam ya, tidak ada petunjuk untuk penggunaannya loh, tapi dulu sudah pernah dikasih tahu ko ;-).

    Toilet unik
    Kalau ketemu Toilet Model Ini Jangan Bingung ya 😀 (Foto: dok. pribadi)

    Rangkuman Jalan-jalan Swiss

    Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich
    Hari kelima mengunjungi wisata tebing (jurang) Aareschlucht di Meiringen
    Hari keenam Shopping di kota Thun
    Hari ketujuh Liburan berakhir!. Karena searah jalan pulang, kami berniat mau mengunjungi kebun raya Bern (BOGA Bern), sayang sekali tidak ketemu lokasinya, tanya beberapa orang dijalan, mereka tidak tahu, tanya Peter si GPS, malah dibawah muter-muter. Jadi kami memutuskan langsung pulang ke Jerman.

    Selama di Swiss kami menginap di Apartemen Hapimag. Hanya yang jadi member bisa menginap di tempat tersebut. Eka yang punya chanel ke penginapan ini, so terima kasih banyak buat Eka ;-).

    Penginapan di Swiss
    Hapimag Swiss. Dapur, Ruang Tamu, Balkon (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Swiss
    Dua Kamar Tidur di Apartmen kami (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Swiss
    Kamar Mandi Penginapan. Ini Kamar Mandi Eka, punya saya berantakan, malu potretnya hehehe (Foto: dok. pribadi)

     

    Penginapan di Switzerland
    Pemandangan Bagian Belakang Penginapan dari Jendela Kamarku (Foto: dok. pribadi)

     

    Apartemen di Interlaken, tampak Gunung Es
    Dari Balkon Apartemen di Interlaken, tampak Gunung Es (Foto: dok. pribadi)

    Video pemandangan Interlaken dari Balkon Apartemen

     

    Frank dan saya sempatkan beberapa kali jalan-jalan disekitar penginapan. Di lokasi ini banyakkk sekali turis-turis Asia.

    Interlaken Swiss. Lain kali Harus dicoba nih Naik Kereta Api Mendaki ke Gunung
    Interlaken Swiss. Lain kali Harus dicoba nih Naik Kereta Api Mendaki ke Gunung (Foto: dok. pribadi)

     

    Kasino di Swiss
    Sebelah Penginapan ada Kasino, Yang Berminat Semoga Beruntung yaa (Foto: dok. pribadi)

    Tahun-tahun mendatang kalau ada kesempatan lagi ke Interlaken ingin coba Paragliding dan pengen mengunjungi gunung salju abadi Jungfrau.

     

    Samping Penginapan di Interlaken, Tahun depan pengen mendaki ke Gunung salju Abadi Jungfrau
    Samping Penginapan di Interlaken, Tahun depan pengen mendaki ke Gunung salju Abadi Jungfrau (Foto: dok. pribadi)

    Berhubung keduanya mahal, jadi mulai menabung lagi ;-).

    Video kota Interlaken

     

    Sebelum berangkat liburan, saya cari informasi melalui banyak sumber di Internet, mengenai lokasi-lokasi apa saja yang patut dikunjungi di Swiss. Nah dibawah ini daftar yang saya buat. Dari 14 tempat hanya 5 tempat yang kami kunjungi. Dalam satu hari kami hanya pergi ke satu lokasi, sehingga kami benar-benar menikmatinya ;-).

    My Switzerland List

    1. Zürich zoo. Zürichbergstrasse 221 Zürich. The zoo is open 365 days a year. 9.00 – 18.00. (Masoala Rainforest 10.00 – 18.00). Fees: Adults 22 CHF. Children up to 6 years free.

    2. Toy Museum Zurich. Sammlung Franz Carl Weber Fortunagasse 15, 8001 Zürich. Telefon 044 211 9305. Monday to Friday 02.00 – 05.00 p.m. Saturday 01.00 – 04.00 p.m. Sunday closed. High days and holidays closed. Fees: 4 CHF. Description: A collection of Swiss toys from throughout history.

    3. UNOG – Palais des Nations . The buildings of the united nations in Geneva. 8 – 14 avenue de la Paix 1211 Geneva 10, Geneva, Switzerland. In July and August open non-stop from 10 a.m. to 4 p.m. (tours start at 10:30 a.m., last tour at 4 p.m.). Fees: Adults: CHF 12.- per person. School children and youths (aged 6 to 18): CHF 7.- * per person. Groups (minimum of 20 adutls): CHF 10.- per person.

    4. Botanischergarten. BOGA Bern. Altenbergrain 21 CH-3013 Bern. Tel. +41 31 631 4945. Öffnungszeiten. Mai bis Oktober 09.30 Uhr bis 17.30 Uhr. 365 Tage im Jahr geöffnet. Der Eintritt ist frei.

    5. Meiringen Aareschlucht. Aareschlucht AG CH-3860 Meiringen. Öffnungszeiten: 8.30 – 17.30 Uhr ; 8.30 – 22.00 Uhr während der Abendbeleuchtung ; ab 17.30 – 22.00 Uhr Eintritt nur beim Westeingang!. Admission: 7.50 CHF individuals, children under 6 free, free parking, no parking fees. The Haslital, one of the large valleys in the Alps region. It stretches from the Grimsel to the Brienz. The flat valley floor of the lower valley is called by an imposing rock, “Kirchet” separated from the upper valley. In tens of thousands of years, the Aare River through the limestone rock of “Kirchet” eroded a path and created a 1.4 km long, up to 200 m deep gorge, in parts only 1 – is 2 feet wide.

    6. Emmental AOC Show Dairy. Affoltern im Emmental. Emmentaler Schaukäserei AG | Schaukäsereistrasse 6 | 3416 Affoltern im Emmental | Schweiz. Telefon +41 (0)34 435 16 11. Die Schaukäserei ist jeden Tag geöffnet – auch an Sonn- und Feiertagen.

    7. Lake Lucerne – the scenic beauty of the lake can be discovered on the many different cruises offered by paddlewheel steamers and motor vessels. Pilatus, Rigi, Stanserhorn – excursion mountains made accessible by cableways, offering up picture-book panoramas of the regions around Lucerne.

    8. The World Heritage – Old City of Berne-. Canton of Berne N46 56 53.016 E7 27 1.008 Founded in the 12th century on a hill site surrounded by the Aare River, Berne developed over the centuries in line with a an exceptionally coherent planning concept. The buildings in the Old City, dating from a variety of periods, include 15th-century arcades and 16th-century fountains. Most of the medieval town was restored in the 18th century but it has retained its original character.

    9. Cruise of the Mermaid by Swissboat. 4, Quai du Mont-Blanc CH – 1201 Geneva. Duration : 1 hour to 1h15. Departures 11.15 am ; 13.30 pm ; 15.30 pm ; 16.30 pm* 17.15 pm * Only on Thursday, Friday, Saturday and Sunday . Price for the complete cruise (without any stop) Adults Sfr 15.- / 12.50€: Children Sfr 9.- / 7.50€: This 1 hour guided tour will make you discover the major attractions of the lake of Geneva : the stone of Niton, the Water Fountain, the Black Harbour, the Diodati house, The UN building, the castle of Bellerive, the Mermaid, and many more interesting sites. Don’t miss this unique opportunity to sightseeing one of Europa’s most beautiful lake on our comfortable cruising ships.

    10. Sattel Mostelberg . Fussgängerhängebrücke Raiffeisen Skywalk 374 m – Hängebrücke-Feeling! Sattel-Hochstuckli AG Postfach 36. 6417 Sattel. Arrival by car (Eumatt, 6417 Sattel). From Zurich via Hwy. Zurich-Chur, exit Schindellegi, direction Schwyz (approx. 40 min). From Zug via Aegerital (approx. 20 min). From Lucerne via Hwy. Zug-Schwyz, exit Schwyz, direction Pfäffikon-Sattel (approx. 40 min.)

    11. Gstaad. Romantic vacations in Switzerland are unthinkable, without paying a visit to Gstaad. This place is situated at the juncture of the Alpine valley, between the Bernese Oberland and the Vaud Alps. This is one such place, where you will find different fashionable accessories and is one of the best ski resorts. The hotels are small and cozy, with airy rooms, fireplaces etc, which are best suited for spending some quiet evenings, with your beloved, in your hotel room.

    12. A lovely little spot Aran. In Aran sur Villette, there’s a wonderful place for a picnic, with views of Lake Geneva and the vineyards. A top tip for a break amid the vineyards, with trees for shade.

    13. Val de Travers. Jura & Three-Lakes
    14. The World Heritage -Swiss Alps Jungfrau-Aletsch-. Or Mount.Titlis.

    -Tamat-

    Baca Juga:
    Liburan Swiss 2012
    Liburan Swiss 2012 (Part 2)
    Liburan Swiss (part 3)
    Liburan Swiss (Part 4)
    Liburan Swiss (Part 5)
    Liburan Swiss (Part 6)

  • Liburan Swiss Part 6 – Wisata Tebing Aareschlucht

    Liburan Swiss Part 6 – Wisata Tebing Aareschlucht

    Liburan Swiss Part 6 – Wisata Tebing Aareschlucht. Saya diprotes salah satu pembaca setia blogku, “mana cerita barunya, tiap hari dibuka masih yang itu-itu saja, nanti saya tulis komentar “JANGAN MALAS!” cuma bisa nyengir didepan suami tercinta, ya dia adalah salah satu pembaca setia blogku 😉 .

    Kalau saya menulis atau bercerita, saya ingin tulisan saya punya beberapa (banyak) informasi (sumber), kemudian tidak hanya sekedar tulisan saja, namun dilengkapi foto dan video. Untuk foto dan videopun harus di edit dulu, misal dikecilkan ukurannya, dibuat lebih terang, utak atik sana sini baru upload ke youtube (kalau dalam bentuk video).

    Buat saya, menulis butuh konsentrasi, butuh “mood”, dan harus berpikir! Jadi kalau judul baru tidak terbit di blog, maka saya lagi malas mikir yang ribet-ribet 😀 . Nah paling saya browsing sana sini, baca berita sana sini, komentar di blog teman-teman, atau sekedar nge “like” tulisan mereka yang berarti saya sudah membacanya.

    Oke, kembali ke judul tulisan diatas “Liburan Swiss’. Hari itu Rabu, 15 Agustus 2012, suami tercinta dan saya, kami mengunjungi wisata tebing (jurang), nama lokasinya Aareschlucht di Meiringen.

    Aareschlucht Meiringen. Liburan Swiss Part 6 - Wisata Tebing Aareschlucht
    Aareschlucht Meiringen 15.08.2012 (Foto: dok. pribadi)

    Walau hari itu cuaca agak hangat, dari penginapan saya sudah berpakaian tertutup (lengan pajang, celana panjang) dan membawa jaket. Saya berpikir mungkin saja sangat dingin, karena kami akan sesekali menelusuri terowongan batu yang lembab dan berair.

    Tiket masuk Aareschlucht 7.5 CHF kira-kira Rp. 71.250
    Tiket masuk Aareschlucht 7.5 CHF kira-kira Rp. 71.250 (Foto: dok. pribadi)

    Tiket masuk 7,5 CHF per orang (kurs Rp.9500, berarti tiketnya Rp.71.250), buat saya harganya tersebut murah ;-). Lokasi ini buka jam 8.30 dan tutup jam 17.30, mungkin saja ada waktu-waktu tertentu hingga malam hari, namun harus ditemani pemandu wisata, dan ada biaya tambahan lagi. Karena lokasinya berbahaya dilalui pada bulan-bulan tertentu (misal musim dingin) maka Aareschlucht ini tutup mulai 1 November dan akan buka kembali awal bulan April.

    Di Aareschlucht ini kita bisa menelusuri jurang sepanjang 1,4 kilometer dengan kedalaman 180 meter. Selama lebih dari 100 tahun wisata jurang ini dapat di akses pengunjung dengan jalur yang aman. Pengunjung dapat berjalan diatas panggung (kayu) dan sesekali harus melalui terowongan. Berjalan melalui jurang adalah cara yang sangat istimewa untuk menikmati alam.

    Wisata Tebing (Jurang) Aareschlucht
    Wisata Tebing (Jurang) Aareschlucht (Foto: dok. pribadi)

    Ketika melalui terowongan harus hati-hati berjalan karena jalannya licin. Air menetes dari bagian atas dan dinding kanan kiri kita. Jangan kuatir, terowongannya dilengkapi lampu ko jadi amanlah buat pengunjung. Beruntung buat orang pendek seperti saya, tidak perlu kuatir kepala akan kena atap goa, nah buat orang yang tinggi hati-hati deh atap goanya yang tajam 😉 .

    Wisata Tebing (Jurang) Aareschlucht
    Berjalan melalui jurang adalah cara yang sangat istimewa untuk menikmati alam (Foto: dok. pribadi)

     

    Buat suami dan saya wisata Aareschlucht sangat indah. Diantara dua tebing tajam yang terbentang luas, ditengahnya dilalui sungai, airnya berwarna biru.

    Wisata Jurang Aareschlucht Meiringen
    Wisata Jurang Aareschlucht Meiringen (Foto: dok. pribadi)

    Tertarik mengetahui sejarah Aareschlucht silakan klik sejarah Aareschlucht dan legenda Aareschlucht

    Wisata Jurang Aareschlucht Meiringen. Lake of Brienz
    Lake of Brienz (Foto: dok. pribadi)

     

    Pemandangan Luar Aareschlucht, Kami keluar di Pintu Timur
    Pemandangan Luar Aareschlucht, Kami keluar di Pintu Timur (Foto: dok. pribadi)

     

    Pemandangan Luar Aareschlucht, Kami keluar di Pintu Timur Innertkirchen
    Pemandangan Luar Aareschlucht, Kami keluar di Pintu Timur Innertkirchen (Foto: dok. pribadi)

     

    Pengunjung bisa masuk melalui pintu barat atau pintu timur. Dan kami bisa naik kereta untuk kembali ke pintu masuk awal, jadi tidak perlu menelusuri kembali wisata jurang. Oh ya tiket masuk sudah termasuk tiket kereta, kereta akan datang setiap setengah jam 😉 .

    Tiket Masuk Aareschlucht Sudah Termasuk Tiket Kereta
    Baliknya Naik Kereta, Tiket Masuk Aareschlucht Sudah Termasuk Tiket Kereta (Foto: dok. pribadi)

     

    Video Aareschlucht.

     

    Berikut ini Video yang di unggah oleh Enerstomovie, dengan kualitas video yang lebih baik

     

    Tidak terasa sebentar lagi hari liburan akan segera berakhir 🙁

    Artkel terkait:
    • Hari pertama mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz
    • Hari kedua mengunjungi Bpk dan ibu Pendeta di Schangnau dan jalan-jalan ke pabrik biskuit Kambly
    • Hari ketiga jalan-jalan di salah satu kota terpadat di Swiss, yakni Luzern
    • Hari keempat berwisata ke kebun binatang Zürich lanjut jalan-jalan di pusat kota Zürich

  • Liburan Swiss 2012 (Part 2)

    Liburan Swiss 2012 (Part 2)

    Hari pertama liburan kami mengunjungi Ballenberg Open-Air Museum ; lanjut di hari kedua (minggu, 12 Agustus) full kami habiskan waktu di Schangnau.

    Kami mengunjungi sahabat Eka yang bernama Lusi. Lusi menikah dengan seorang pendeta asal Jerman dan mereka menetap di Swiss, so kami sebut saja, kami mengunjungi Bpk dan ibu pendeta Niesel ;-).

    Dari penginapan kami di Interlaken menuju Schangnau butuh waktu kira-kira satu jam-an dengan mobil. Sepanjang perjalanan kami coba perhatikan apakah lewat toko bunga ternyata tidak ketemu, mungkin karena pas hari minggu, toko-toko tutup ya.

    Nah begitu masuk Schangnau, kami melewati satu perkebunan bunga, putar balik mobil, berhenti sebentar, pilah pilih bunga yang Eka dan saya sepakati, petik sendiri, masukkin duitnya ke tempat yang telah disediakan, lanjut jalan lagi ke tempat tujuan. Disini (Eropa) kalau mengunjungi seseorang ko ya ga lengkap kalau tidak bawa bunga.

    Mampir ke Perkebunan Bunga. Mau beli Bunga dulu ya (Foto: dok. pribadi)

    Perjalanan ke Schangnau mengingatkan saya ketika beberapa kali mengunjungi Puncak (Jawa Barat). Jalanannya berkelok-kelok, turun naik gunung, kerap kali samping kiri kanan jalan adalah lembah yang dalam sekali, tapi indah sih, hamparan hijau dimana-mana.

    Berhubunga memori kamera penuh, dan belum sempat menghapus beberapa foto-foto, maka tidak bisa buat video singkat perjalanan ke Schangnau.

    Dibawah ini video yang diunggah OriginalBernie, saya temukan di youtube, bisa memperlihatkan betapa indahnya Schangnau. Lihat detik 1:47 mulai masuk Schangnau.

     

    Tiba di kediaman Bpk & ibu pendeta, kami disambut dengan ramah sekali. Langsung disuguhi minuman, segar rasanya. Lanjut menyantap makanan pembuka, yakni salat. Oh ya saya pernah cerita deh ya, kalau kaum pria di Jerman, Swiss dan atau Eropa khususnya jago masak. Nah hari itu bapak pendeta yang masak, kami suguhi Spaghetti Bolognese lezaattt sekali! ;-).

    Setelah puas menyantap Spaghetti rehat sebentar longgarkan pinggang supaya muat yang berikutnya :P. Kami ditawari wine, yang minum hanya ibu pendeta dan saya, karena kaum prianya nanti akan nyetir mobil, Eka juga tidak minum wine. Lanjuttt makanan penutup: pudding, es krim bersama potongan stroberi, nikmat!.

    Maaf tidak ada foto-foto ketika makan-makan, jaga image didepan bpk & ibu pendeta hehehe :D.

    Selesai santap bersama, kami mengunjungi gereja tempat bpk pendeta bertugas, dekat dari rumah ko, tinggal jalan kaki. Gerejanya mendaki bukit, untung ada besi di sebelah kanan untuk pegangan tangan sepanjang jalan. Pengangan tangannya berguna sekali toh buat kaum oma opa kalau pergi dan pulang beribadah ;-).

    Pak pendeta menjelaskan beberapa hal mengenai gereja yang kami kunjungi, maaf saya tidak tahu detail ceritanya karena saya menjelajah ke altar dan lokasi lain bersama Eka, putranya Eka dan ibu pendeta sambil foto-foto :D, jadi yang mendengarkan penjelasan pak pendeta hanya suamiku dan suaminya Eka.

    Foto Bersama di depan Gereja di Schangnau (Foto: dok. pribadi)
    Turun dari Gereja, lanjut Mau Mengunjungi Trubschachen (Foto: dok. pribadi)

    Acara selanjutnya adalah mengunjungi pabrik biskuit Kambly di Trubschachen. Asyik loh kita bisa sepuasnya mencicipi tester biskuitnya. Pengunjung bisa memilih biskuit yang mereka sukai setelah mencicipi terlebih dahulu. Rak-rak berjejer berisi biskuit-biskuit yang dikemas dalam kantong-kantong plastik yang cantik.

    Ini enak, itu enak, masuk keranjang, satu, dua, tiga, empat, lima, enam .. kantong biskuit. Hitung dulu harganya, alamakkk masah belanja biskuit hampir satu juta rupiah. Oke harus disortir ya, mana yang paling enak, jangan lapar mata!. Akhirnya dipilih-pilih ulang mana yang terenak dan untuk oleh-oleh. Total ada 8 kantong dan total harganya tidak bikin terkejut ;-).

    Pabrik bikuit Kambly sudah berusia 102 tahun. Didirikan pada tahun 1910. Hinga kini sudah tiga generasi mengembangkan pabrik ini. Kambly memiliki dua pabrik, di Lyss dan Trubschachen. Anda tertarik mengetahui sejarah pabrik Kambly silakan klik disini .

    Dilokasi yang kami kunjungi ini ada juga Coffe Shop nya, jadi pengunjung bisa ngopi sekaligus menikmati macam-macam biskuit. Mau melihat bagaimana pembuatan biskuit, bisa juga kita saksikan langsung disini.

    Pengunjung Bisa Menyaksikan Langsung Pembuatan Biskuit (Foto: dok. pribadi)

    Macam-macam biskuit yang di tersedia :
    •Suka biskuit yang manis pilihlah Fine Biscuits
    •Mau yang rasanya asin, silakan pilih Salted Biscuit
    •Mau yang macam-macam bentuk, silakan pilih Assorted Biscuits
    •Tertarik biskuit yang dikemas dalam wadah cantik silakan pilih Kambly art Collection

    Biskuit-biskuit Kambly Pilihan Suami dan saya (Foto: dok. pribadi)

     

    Jalan-jalan Swiss bagian 1 jalan-jalan swiss.
    Jalan-jalan Swiss bagian 3 wisata swiss.

     

    Tulisan Terkini:

  • Liburan Swiss 2012

    Liburan Swiss 2012

    Liburan Swiss 2012. Pulang liburan disambut setumpuk tugas-tugas rumah tangga yang harus dikerjakan:
    1. Sekoper baju-baju kotor yang harus dicuci. Untung ada mesin cuci, tinggal tekan tombol-tombol si mesin langsung kerja, satu jam kemudian tinggal jemur deh. Kasihan juga tuh mesin dalam sehari bisa dua kali kerja, dalam dua hari berhenti dulu ya.
    2. Baju-baju yang sudah kering menumpuk di sofa ruang tamu. Cuaca panas begini (sampai 36 derajat C) makin malaslah buat setrika pakain. Pengennya makan es krim atau tidur aja.
    3. Tanaman dan bunga-bunga dilihat satu persatu, mana yang sekarat, mana yang butuh pertolongan sesegera mungkin hehehe. Untungnya ada temanku Ni Luh yang baik hati bersedia datang dua kali ke rumahku untuk menyiram tanamanku. Kalau Tanaman dan Bunga-bunga dalam rumah amanlah sehat dan segar, paling tanaman yang diluar rumah agak-agak layu, setelah disiram besoknya segar lagi.

    Memang cuaca minggu ini sedang panas banget, melebihi panasnya kota Jakarta. Untung kedua nih, kursus saya sedang libur, baru mulai lagi 3 September bulan depan. Tidak terbayang deh dengan panas 36 derajat C harus jalan kaki, mau pakai payung malu dilihatin orang, kalau di Jakarta banyak orang berpayung-ria, disini orang-orang malah ingin kulit mereka terbakar matahari. Manusia tidak ada puasnya ya, yang kulit putih ingin jadi coklat, yang sudah ireng seperti saya pengen agak sedikit putih :P.

    Curhat kerjaan rumah tangga disudahi dulu ;-). Kali ini, saya ingin cerita mengenai liburan kami (suami dan saya) bersama teman kami Eka, suami dan putra mereka. Kami berangkat 10 Agustus dan kembali 17 Agustus. Kembalinya bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, bertepatan pula dengan ulang tahun adik ipar saya.

    Aktivitas hari pertama liburan kami.

    1. Tanggal 11 Agustus 2012, kami mengunjungi Open-air museum Ballenberg di Brienz.

    Di lokasi ini kita bisa melihat bangunan rumah-rumah orang Swiss jaman dahulu kala, pertanian dan peternakan, tamannya, termasuk alat-alat atau mesin-mesin yang orang-orang Swiss gunakan sehari-hari, misal untuk membuat keju, wine dan lain-lain.

    Ballenberg Open-Air Museum berada di jantung Swiss antara daerah Haslital Meiringen-Hasliberg dan Interlaken. Letak museum ini di daerah berbukit dan berhutan di Brienz dikelilingi oleh pemandangan pegunungan yang indah.

    Tiket masuk 20 CHF (dewasa), anak sampai umur 6 tahun gratis, anak 6-16 thn 10 CHF. Rombongan minimal 10 orang, per orangnya 18 CHF. 1 CHF = kira-kira Rp. 9600.

    Jam buka museum jam 10 hingga jam 5 sore. Harus kuat jalan kalau mau ke lokasi ini karena kita harus berjalan kaki. Kadang mendaki bukit kadang turun, untung datang masih pagi jadi cuaca belum panas sekali, tapi pulangnya cape, malas jalannya, mau naik delman harus bayar 12 CHF perorang, kami pilih jalan kaki! :P. Kami berada di museum ini 5 jam-an.

    Apa saja yang bisa kita lihat di museum ini:
    1. Lanskap arsitektur Bangunan atau rumah-rumah kuno orang Swiss jaman dahulu kala.

    Bangunannya dibedakan menjadi 13, berbeda gaya rumah dan karakteristiknya. Disini kita bisa melihat bentuk rumah dari hampir setiah wilayah Swiss, berdasarkan lokasinya, antara lain
    • Jura, rumah petani dari La Chaux-de-Fonds NE tahun 1617.
    • Bernese Midlands, rumah petani dari Madiswil BE tahun 1709.
    • Central Midlands Rumah dari Villnachern AG tahun1630.
    • Central Switzerland Rumah dari Sachseln OW tahun1600 dan pertengahan abad 19.
    • East Midlands
    • Eastern Switzerland
    • West Midlands
    • Bernese Oberland
    • Valais
    • Grisons
    • Alpine
    • Ticino

    Bangunan-bangunan rumahnya masih komplit dengan nomer rumahnya, kita bisa masuk kedalamnya dan melihat perabotan kuno, berikut foto-foto pemilik rumahnya.

    Liburan Swiss 2012. Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Rumahnya Besar Sekali ya (Foto: dok. pribadi)

     

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Peralatan Dapur dan Meja Makan Orang Swiss Tempo Dulu (Foto: dok. pribadi)

     

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Perabotan Orang Swiss Tempo Dulu (Foto: dok. pribadi)

     

    2. Peternakan

    Ada yang unik di museum ini, yakni kita bisa melihat hampir 250 hewan ternak asli, antara lain: lebah, merpati, burung, ayam, bebek, angsa, kelinci, kambing, domba, babi, sapi dan lembu, kuda dan keledai.

    Saya baru pertama kali lihat keledai raksasa, awalnya saya kira kuda, eh ternyata beneran keledai ;-).

    Video Katalanischer grossesel ; Giant Donkey

     

    Di Museum Ballenberg ini kita juga akan menjumpai hewan peternakan yang berada dalam bahaya kepunahan.

    Karena hewan-hewan tersebut hidup di tanah lapang yang sangat luas, jadi pengelola museum memasang pagar listrik, yang mencegah hewan-hewan melarikan diri.

    Hati-hati kalau bercengkrama dengan hewan-hewan ya, suami tercinta ngelus-elus kambing kecil kemudian Frank membiarkan jempolnya di isap-isap si kambing, eh lama-lama digigit, berdarah deh, untungnya pas saya ada bawa antiseptik tangan. Trus ada kambing yang lama-lama agresif gigit-gigit ujung bawah blazer dan tas saya. Anak-anak yang main-main dengan hewan-hewan tersebut sih baik-baik saja ko, karena mereka didampingin orangtua mereka.

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Kita Bisa Bercengkrama dengan Hewan-hewan (Foto: dok. pribadi)

     

    3. Kerajinan Tangan

    Kita bisa melihat para pengrajin menunjukkan keahlian mereka, seperti membuat roti, kue, keju, kayu-ukiran, pembakaran kapur, membuat kain tenun, produksi cokelat, tembikar dan lain-lain. Barang, makanan atau kerajinan tangannya juga diperdangangan, silakan membeli sebagai oleh-oleh.

    Di museum ini kita bisa melihat kerajinan tangan yang berbeda dan hidup setiap harinya.
    Kalau Anda tertarik mengikuti kursusnya silakan cek infonya di http://www.ballenbergkurse.ch .

     

    4. Taman dan Ladang

    Rasanya tidak lengkap ya rumah tanpa taman. Nah disini kita bisa menikmati keindahan bunga-bunga yang terdapat di kebun-kebun. Kalau di pagar, buka pagarnya, silakan masuk, jangan lupa tutup kembali begitu keluar ;-).

    Selain bunga-bunga indah ditaman, kita bisa juga menjumpai kebun-kebun sayur.

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    Baru lihat pohon tembakau, memang sebesar ini ya? (Foto: dok. pribadi)

     

    Open-air museum Ballenberg di Brienz Swiss
    We Really Love Garden (Foto: dok. pribadi)

     

    Slideshow Foto-foto Wisata ke Open-Air Museum Ballenberg

     

    Dengan kamera saku yang saya punya, saya buat video-video singkat dan kemudian saya satukan, sayangnya memori kamera cepat penuh, sehingga tidak bisa buat foto lagi atau video lainnya.

    Video durasi 5:05 Wisata ke Open-Air Museum Ballenberg

     

    *semua foto-foto dan video adalah koleksi pribadi

    Bagian II mengunjungi Schangnau
    Bagian III mengunjungi kota Luzern.

error: Content is protected !!