How to Stay Young – Quote Awet Muda. Halo sahabat setia, siapa sih yang tidak ingin selalu tampil muda?. Usia boleh tua namun jiwa harus tetap muda dong. Nah berikut adalah macam-macam quote yang membuat kita banyak belajar untuk berjiwa muda.
Worry about nothing, pray about everything
Throw out nonessential numbers. This includes age, weight and height. Let the doctors worry about them. That is why you pay ‘them’
Keep only cheerful friends. The grouches pull you down.
Keep learning. Learn more about the computer, crafts, gardening, whatever. Never let the brain idle. ‘An idle mind is the devil’s workshop.’
Enjoy the simple things.
Laugh often, long and loud. Laugh until you gasp for breath.
The tears happen. Endure, grieve, and move on. The only person, who is with us our entire life, is ourselves. Be ALIVE while you are alive.
Surround yourself with what you love , whether it’s family, pets, keepsakes, music, plants, hobbies, whatever. Your home is your refuge.
Cherish your health: If it is good, preserve it. If it is unstable, improve it. If it is beyond what you can improve, get help.
Don’t take guilt trips. Take a trip to the mall, even to the next county; to a foreign country but NOT to where the guilt is.
Tell the people you love that you love them, at every opportunity. AND ALWAYS REMEMBER : Life is not measured by the number of breaths we take, but by the moments that take our breath away.
But do share this with someone. We all need to live life to its fullest each day.
Worry about nothing, pray about everything!!! 🙂
Sumber : milis RDI, postingan sdri. Elena Astrid Yunita
Natal Pertamaku di Jerman yang Berkesan . Saya mengetahui kalau Natal sudah lewat, namun rasannya ko sayang kalau foto-foto yang saya miliki hanya tersimpan di laptop saja, oleh karena itu izinkan saya untuk bercerita mengenai Natal pertama saya jauh dari tanah air.
Apa sih yang menarik ketika Natal menjelang? Natal dan Tahun baru merupakan salah satu ajang bagi para pebisnis, sejak awal November berbagai pusat perbelanjaan mulai sibuk menarik sebanyak mungkin orang untuk menggunakan uangnya alias berbelanja, lalu macam-macam kue-kue dengan bentuk bertema Natal, masakan khas Natal, pohon Natal (pohon cemara) mau yang asli atau tiruan tergantung selera Anda, kemudian pohon natal dihias semenarik mungkin, aneka lampu hias yang menghiasi pohon Natal, pusat kota, rumah-rumah termasuk lampu hias di jalan-jalan menambah semarak bulan desember ini.
Namun semua yang saya sebutkan diatas janganlah menjadi tujuan utama kita, Natal adalah saat kita merenung, sudahkah kita melakukan yang terbaik bagi sang Juruselamat, sudahkah kita instropeksi apakah hidup kita sudah berkenan dihadapan-NYA?.
Tahun ini adalah Natal pertama saya jauh dari tanah air, saya ingin menceritakan bagaimana suasana Natal di Jerman tempat saya bermukim kini.
1. Weinachtmarkt (christmas market) ini adalah pasar malam yang diadakan diberbagai kota di belahan dunia Eropa, pasar malam sangat menarik untuk dikunjungi, kalau saya tujuan pentingnya adalah melihat suasananya, melihat tenda-tenda para pedagang yang dihias dengan lampu-lampu yang berwarna-warni, melihat orang-orang yang ramai dengan busana-busana yang mereka kenakan, umumnya sih busana ya untuk musim dingin. Melihat macam kue-kue khas natal, ornamen-ornamen khas natal, dan juga glühwein sayang untuk dilewatkan. Glühwein adalah wine tapi harus dihangatkan dulu sebelum diminum.
Saya sendiri belum memiliki pohon Natal, kadang numpang mejeng saja pas ketemu pohon natal hehehe, klik disini untuk dekorasi pohon natal
4. Makanan dan kue-kue khas Natal
Awal Desember saya sangat bersemangat membuat kue-kue, seperti Almond Crescents, Cheese Sticks dan cheese snacks dengan selai strawberry, belum hari H (natal) sudah habis he-he-he karena malas bikin lagi jadi beli saja, banyak pilihan di supermarket 🙂 .
Suami saya seorang perawat, selama dua minggu menjelang natal hampir tiap hari dia mendapat hadiah-hadiah kecil dari pasien-pasien yang dikunjunginya. Sayapun dapat hadiah istimewa dari ayah mertua berupa panci-panci, hadiah dari suami seperti yang saya inginkan yakni bibit bunga, pot-pot bunga semua untuk berkebun.
Malam Natal saya beribadah ke Bergkirche di Heinsheim, hanya 10 menit naik mobil, gereja kecil ini terletak diatas gunung, dekat kastle Ehrenberg. Gereja ini berumur sekian ratus tahun. Pertama kali ke gereja ini ketika ada konser Natal 18 desember 2011, banyak sekali yang hadir ketika konser, tempat parkir penuh, bangku-bangku gerejapun terisi penuh hingga ke lantai atas. Namun ketika malam Natal yang hadir ada sekitar 25 orang, ibadah malam Natal berlangsung satu jam. Sama seperti yang lalu-lalu, ketika menyanyi pasti saya selalu ketinggalan he-he-he karena semua lagu dalam bahasa Jerman, sayapun kadang tengok kanan kiri sambil mendengar apakah teks saya ketinggalan atau tidak.
Oh ya menurut suami saya dulu didalam gereja ini sangat amat dingin, ya karena letaknya diatas gunung, kemudian pas musim juga toh. Tapi ketika saya ke sana, bangku gerejanya hangat, sayapun heran sambil tengok kebawah bangku, kebelakang liat kiri kanan bagaimana bangku kayu ini bisa jadi hangat sekali. Ketika malam Natal, akhirnya saya temukan kabel menuju bangku kayunya, kabelnya seperti kabel gas, penghangatnya mungkin menggunakan gas.
Saya sempat mengabadikan beberapa gambar dalam gereja, ketika konser Natal dan ibadah malam Natal.
Suasana lebih syahdu dengan musim dingin bersalju, namun desember ini salju hanya turun 3 hari, dan hanya satu hari saja dimana salju turun dengan lebat dari pagi hingga malam, yakni di tanggal 20 desember, diluar tanggal tersebut, kami hanya merasakan angin kencang yang menusuk tulang, udara dingin membuat banyak orang-orang disini menjadi sakit seperti batuk pilek, sebentar sembuh, sebentar kambuh lagi, begitulah terus menerus, Puji Tuhan selama hampir enam bulan saya disini belum pernah merasakan keluhan sakit apapun. Oh ya kemungkinan salju akan turun lagi di Jerman awal Januari nanti hingga Februari 2012.
Ladang Pertanian Kini Tertutup Salju Tebal. Bad Rappenau arah Zimmerhof 06.12.2012 Jam 17.19
"Mari di akhir tahun ini kita menghitung kembali berkat Tuhan satu per satu dan kita lihat betapa dasyatnya karya Tuhan dalam hidup kita"Jika Anda hanya melihat kepada kemalangan dan kesulitan yang telah lewat maka iman Anda makin lemah, pandanglah pada Tuhan yang setia menolong Anda. “Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Mazmur 16:8“.
Hari ini adalah hari terakhir di tahun 2011, sebuah hari yang sangat tepat untuk kita kembali melihat ke belakang bagaimana Tuhan berkarya dalam kehidupan kita. Tentu saja sepanjang tahun ini terlewati bukan tanpa badai ataupun pencobaan, namun jika kita bisa ada hingga akhir tahun ini maka semuanya itu adalah karena Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
Dengan mengingat kembali berkat-berkat Tuhan dan menghitung hari-hari yang telah kita lewati, maka kita dapat mensyukuri semua yang telah Tuhan berikan dalam hidup kita. Hal tersebut pun membuat diri kita menyadari bahwa tanpa pertolongan Tuhan, maka tidak satu haripun dapat kita jalani.
Menghitung berkat-berkat Tuhan juga menguatkan iman dan kepercayaan kita. Jika di hari-hari yang telah lalu Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, maka ditahun yang barupun Ia tidak akan pernah meninggalkan kita sendiri.
Mari di akhir tahun ini kita menghitung kembali berkat Tuhan satu per satu dan kita lihat betapa dasyatnya karya Tuhan dalam hidup kita seperti yang dikatakan sebuah syair pujian klasik ini:
Lagu Butet, lirik dan Video. Gara-gara tadi nonton si Tukul di empat mata, ketika Choky Sitohang akan mengucapkan terimah kasihnya untuk ibunya di hari ibu ini (22.12.2011), eh si Choky malah nyanyi bait awal lagu “Butet“, jadilah saya terinspirasi mampir ke youtube dan mencari versi full lagu tersebut.
Klik sana sini ke beberapa daftar yang tersedia akan lagu Butet ini, sampailah saya ke sesuatu yang menarik, karena lagu ini dinyanyikan seorang wanita asing (Bule) bernama Paulina Sinaga, dan yang menariknya lagi, si wanita ini menyanyi sambil diiringi alunan ukulele (wah calon penerus mang Udel ya 😉 ).
Oke kita dengarkan dulu si Paulina menyanyikan lagu Butet
Saya sendiri yang sejak kecil sering mendengar lagu ini (orangtua saya berasal dari Sumatra Utara (Batak), ayah Silaen, mama Panjaitan, tapi saya kelahiran Jakarta dan suami saya orang Jerman, hayooo pusing kan 😀 ), kalau disuruh menyanyikan boro-boro deh, hanya tahu satu katanya saja sambil setengah berteriak “Butettttt” :P. Si Paulina fasih sekali menyanyikan lagu ini, dan ada lagu Batak lainnya yang dia nyanyikan.
Konon lagu “Butet“ ini diciptakan di gua Nagar Timbul yang letaknya berada di tengah Hutan Naga Timbul, Kecamatan Sitahuis Kabupaten Tapanuli Tengah menjelang kemerdekaan, dan hingga kini tidak diketahui siapa penciptanya. (sumber : jasongultom.blogspot.com )
Lirik Lagu Butet
Butet dipangungsian do apangmu ale butet Damargurilla damardarurat ale butet Damargurilla damardarurat ale butet
Butet sotung ngolngolan ro hamuna ale butet Pai ma tona manang surat ale butet Pai ma tona manang surat ale butet
I doge doge doge hi dai doge doge doge I doge doge doge hi dai doge doge doge
Butet tibo do mulak au apangmu ale butet Masunta ingkon saut do talu ale butet Masunta ingkon saut do talu ale butet
Butet haru patibu ma magodang ale butet Asa adong da palang merah ale butet Da palang merah ni negara ale butet
I doge doge doge hi dai doge doge doge I doge doge doge hi dai doge doge doge
Rasanya kalau boru Bataknya sendiri yang menyanyi lebih menjiwai? Hehehe, entahnya kalau menurut saya alunan lagu-lagu Batak kebanyakan menyayat hati, apalagi alunan seruling Batak. Romyana Sihotang ini benar-benar mantap kali menyanyikannya ;-).
Saya membuat tulisan ini, supaya nantinya saya bisa menghafalkan lirik lagu-lagu Batak 😉 .
Pagi ini ketika saya buka jendela-jendela (sambil merem melek :D), terlihat pemandangan yang indah, Woww more snow today! :), ini hari ketiga turun salju, dua hari sebelumnya salju belum sebanyak hari ini. Kalau kemarin-kemarin saljunya akan mencair menjelang tengah hari (lewat jam 12 siang). Hari ini salju turun terus menerus, dari pagi hingga siang ini saya buat tulisan ini. Seperti biasa saya rajin pantau cuaca melalui alat yang ada diatas meja, hampir jam 12 siang, suhu diluar 0,1 derajat C. Kalau tadi pagi masih minus, ya tidak parah-parah bangetlah minusnya, antara minus 0,1 – 0,7 C.
Oh ya sambil membuat tulisan ini, sambil sering nengok ke sebelah kiri, ada pintu dan jendela kaca, indahhh saljunya terus menerus turun, eh sambil mendengarkan alunan musik instrumen yuk! klik disini atau instrumen musik ini boleh juga
Tadi sempat keluar rumah, ke pusat pertokoan, sekitar 20 menit-an, sekalian cari objek foto deh. Jadi ceritanya kemarin saya mau beli barang diskonan, berupa selimut berbentuk mantel buat nonton tv supaya hangat, nah mungkin karena harganya diskon gede-gedean dari harga normal 15 EUR, dijual hanya 3 EUR, maka kemarin ketika jam 10.30 sampai tokonya ya sudah habis diborong orang deh, kemudian no telp saya dicatat, eh siangnya ditelp penjaga tokonya, katanya sudah tersedia lagi, tadi sih saya agak sedikit kuatir kalau harganya mungkin sudah balik ke harga normal, eh ternyata masih 3 EUR loh! sipp bungkus ;-).
Jalanan sudah berselimut salju, dimana-mana warnanya putih, sesekali saya lihat truk pengeruk salju lewat, sesekali juga saya lihat orang yang menaburkan (garam ?) sesuatu untuk mencairkan saljunya di trotoar, lalu ada juga orang-orang yang laju lalang dengan berpayung. Emang hujan ya kok pakai payung ??? he-he-he.
Berikut slide foto-fotonya :
This slideshow requires JavaScript.
Karena dari dulu saya tinggal di negara yang beriklim tropis, jadi benar-benar excited banget melihat salju pertama kali turun. Hmm ternyata tidak semua orang di sini suka dengan musim dingin atau salju, buat sebagian kalangan, hal ini menyebalkan, kenapa? Ya karena musim ini jadi dingin sekali, superr dingin, jalanan jadi licin, sering lapar, kalau lapar ya makan supaya badan kembali hangat, akibat sering makan ya jadi pengeluaran untuk beli makanan juga bertambah deh :P.
Kejahatan Mengintai dimana saja. WASPADALAH. (Foto: gettyimages)
Tips Aman Naik Kendaraan. Entah kapan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, bisa merasa aman ketika naik kendaraan umum. Berbagai kejahatan kerap kali mengintai para pengguna angkutan umum ini. Masih segar diingatan kita, ketika seorang wanita pedagang sayur berusia 40 tahun, menjadi korban perkosaan di dalam angkutan umum M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi, pada Rabu (14/12/2011) lalu.
Selain memerkosa, pelaku juga menggasak harta korban sebesar Rp 500.000 serta anting. Korban lalu diturunkan di Jl Alternatif Cibubur. Polisi bergerak cepat mengejar para tersangkanya, pihak polisi juga sudah membuat sketsa wajah dua pelaku pemerkosaan.
Menurut saya, semoga kedepannya ada hukum mati bagi pelaku pemerkosaan, apa gak mikir kalau dia dilahirkan dari rahim seorang ibu, bagaimana kalau keluarga pelaku (yang wanita) jadi korban???. Iiihhh gregetan banget!.
Berikut ini tips yang diberikan polisi, seperti yang dilansir dari TMC Polda Metro Jaya.
• Hindari memakai dan memperlihatkan barang berharga di depan umum, seperti perhiasan dan handphone. • Pakailah baju yang sopan dan tertutup. • Selektif dalam memilih angkutan kota (angkot), pilihlah angkot dengan kaca bening, sopir berseragam, ada ID Card, dan ada lampu penerangan di dalamnya. • Pastikan Anda mengetahui nomor trayek dan tujuannya. • Hindari tidur di dalam angkot, hindari menerima makanan atau minuman dari orang lain yang baru Anda kenal, dan tetap waspada terhadap penumpang lain apabila ada tanda-tanda mencurigakan, lebih baik Anda segera turun di tempat yang aman. • Selalu ingat, bila perlu disimpan dalam kotak handphone atau dicatat nomor-nomor penting yang bisa dihubungi pada saat darurat. • Lebih baik ada seorang teman yang mendampingi Anda saat naik angkot, khususnya pada malam hari.
Jika penumpang mendapati kejadian/tindakan kejahatan (melanggar hukum/melakukan tindak pidana), segera melaporkan kepada kepolisian terdekat atau menghubungi TMC Polda Metro Jaya di nomor 021 5276001 dan SMS 1717.
Dulu ketika bekerja di Jakarta, selama hampir 5 tahun saya kerap kali menggunakan angkutan umum mikrolet M01 jurusan kampung Melayu, yang agak-agak serem kalau naik mikrolet ini di malam hari. Adakalanya saya kerja yang jam pulangnya 19.30, jalan dari kantor menuju perempatan Matraman sudah hampir jam 8 malam. Kadang bisa nunggu 15 – 20 menit untuk naik M01 yang sreg.
Ini Tips dari saya untuk naik mikrolet M01 dan sejenisnya :
• Tidak melulu kejahatan terjadi dimalam hari, perhatikan mikrolet yang hendak Anda naiki, kalau tidak ada penumpang sama sekali, sebaiknya duduk didepan, disamping si supir. • Banyak penumpang tapi isinya pria semua, apalagi tampang mereka sangar (seram), sebaiknya tunggu mikrolet berikutnya. • Biasanya mikrolet yang saya naiki, yang ada penumpang wanitanya, ada prianya juga. • Kalau mikroletnya ada penumpang di samping supir, tapi Anda sendirian di belakang, lalu setelah Anda naik ada segerombolan pria naik, dan perasaan Anda tidak nyaman, lebih baik turun!. • Kalau belum terlalu malam, kadang saya tunggu bus besar seperti P02, jadi tidak harus naik M01, sama rutenya menuju terminal Senen, menurut saya di bus bisa lebih banyak penumpangnya, dan tidak pakai ngetem seperti mikrolet ;-). • Siapkan ongkos sebelum naik, jadi Anda tidak harus buka-buka dompet atau tas ketika didalam angkot. Siapkan juga uang pas, kan bisa taruh dikantong baju. • Suara dering hp jangan terlalu keras, malah kalau bisa di silent, jangan pergunakan HP ketika di angkutan umum yang rawan. • HATI-HATI kalau didalam angkot mulai ada seseorang (atau beberapa orang) yang mulai bermain drama, misal muntah, pusing, ayan dan penyakit lainnya, biasanya gerombolan ini mengalihkan perhatian penumpang, dan mulai mengerayangi tas atau kantong celana Anda. Sebaiknya Anda segera minta turun.
Resep Almond Crescents. Sudah masuk bulan Desember, natalan tidak afdol kalau tidak ada kue kering dirumah. Mau beli sih bisa saja, tapi berhubung punya waktu luang, kenapa tidak buat sendiri toh ;-).
Resepnya saya cari dari internet, dengan subjeknya Christmas Cookies, akhirnya saya jatuhkan pilihan, untuk mencoba membuat resep dari Sandi Murray
Saya belum punya timbangan kue, jadi resep dari allrecipes ( http://allrecipes.com/recipe/almond-crescents ) bagus banget untuk saya, bisa gunakan ukuran cangkir untuk bahan-bahan kuenya ;-). Kalau Anda ingin ukuran yang dengan timbangan maka tinggal klik metric, maka ukuran akan muncul dalam gram.
Cara Membuat : • Campur butter dengan gula pasir (saya gunakan mixer) • Masukkan berselang seling terigu, almond dan garam (tanpa mixer) • Uleni adonan hingga semua bahan tercampur merata • Bentuk bulat, bungkus dengan aluminum foil atau plastik, kemudian masukkan ke kulkas selama 1 jam. (Tujuannya supaya adonan menjadi lebih keras sehingga mudah dibentuk). • Setelah 1 jam adonan bisa dibentuk sesuai yang Anda inginkan, atau bisa juga dengan cetakan kue. • Masukkan di oven dengan suhu 150-180 derajat C selama 10-15 menit atau hingga kue berwarna coklat. • Taburkan gula halus dan serbuk kayumanis diatas kuenya.
Cara Membuat : Kupas kentang dan iris tipis, cuci bersih, goreng, haluskan. Beri bawang goreng, lada dan garam, aduk rata. Bentuk bulat bundar atau bulat pipih, celupkan pada telur kocok, gulingkan pada tepung panir. Lakukan hingga adonan habis. Dinginkan dalam kulkas selama kurang lebih 30 menit. Goreng dalam minyak panas hingga kuning kecoklatan, angkat.
Apakah Anda pernah kebingungan karena lupa nomer HP sendiri ketika berada di lokasi pengisian pulsa? Atau ada rekan Anda yang menanyakan nomer Hp Anda tapi Anda sendiri tidak hapal?.
Tips telekomunikasi (Foto: gettyimages)
Nah dibawah ini cara untuk mengetahui nomer Hp sendiri. Pengecekannya gratis.
INDOSAT Ketik : 7778# lalu Yes / Call atau Ketik : 3636# lalu Yes / Call Anda akan mendapatkan pesan dengan isi “Nomor Hp km 08********** ***
XL Ketik : 1232211# lalu Yes / Call Anda akan mendapatkan pesan dengan isi “Nomor 08********** ***
TELKOMSEL ( SIMPATI / AS ) Ketik : *808# lalu Yes / Call Anda akan mendapatkan pesan dengan isi “Nomor kamu 08********** ***
AXIS Ketik : *2# lalu Yes / Call Anda akan mendapatkan pesan dengan isi “MSISDN 628********* ****
THREE (3) Ketik : *998# lalu Yes / Call Anda akan mendapatkan pesan dengan isi “MSISDN 628*********
FLEXI, ESIA, StarOne, SMART dan FREN yang ini bedan sendiri
Pasang simcard di ponsel Nokia, lalu ketik : *3001#kode pengaman# . Contoh : *3001#12345# Lalu tunggu sampai keluar Menu, pilih NAM1 kemudian geser kebawah pilih “Own number (MDN)“. Maka akan terlihat deh nomernya.
Lansia di Jerman. Status yang saya posting di salah satu media sosial yang saya ikuti : “30 November 2011, jam 8 pagi diluar masih gelap, dalam rumah aja tangan & kaki gemetaran karena dingin, apalagi diluar rumah :’( harus pergi sendiri pula, bagaimana ngomongnya nih wong masih blepotan, ah harus tetap SEMANGAT!! Demi sepotong roti. I’m sure God will help me 🙂 :)”
Tetap Bahagia di Masa Tua (Foto: gettyimages)
Saya ada kerjaan lagi, kali ini hanya tiga jam saja bekerjanya. Dilokasi yang baru, yang membuat saya jadi was-was. Apalagi kalau bukan kendala bahasa Jerman saya yang ala kadarnya. Suami saya (Frank) meyakinkan, tidak perlu bicara banyak, sedikit berbicara dan sedikit mengerti bahasa Jerman sudah lebih dari cukup untuk tugas ini.
Saya hanya perlu menemani seorang lansia (* wanita lanjut usia) selama tiga jam dirumahnya. Sebelum-sebelumnya saya sudah sering melakukannya. Ada dua lansia lain, pria dan wanita. Yang membuat saya sedikit kuatir kali ini adalah, saya belum mengetahui apa tugas yang harus saya lakukan, kalau dulu-dulu di rumah dua lansia lain, sebelum hari H, biasanya suami saya dan saya ke rumah lansianya dan kami diterangkan apa harus dilakukan pas hari H saya bekerja, harus buat sarapan, masak makan siang, kasih obat dan minum buat si lansia. Nah yang pagi ini tanpa pengarahan sehari sebelumnya.
Malam sebelum hari H, Frank menunjukkan rute menuju ketempat saya bekerja. Jaraknya tidak jauh rumah, saya bisa jalan kaki kira-kira 10 menit. Malam itu pulsa HP (handphone) saya-pun diisi 30 EUR (sebelumnya sisa 13 cent :P) jaga-jaga kalau saya ada kendala ketika bekerja, jadi Frank bisa datang.
Sebut saja nama si lansia ibu Anton. Saya tekan bel rumahnya, lalu pintu dibuka dan saya masuk, ada tangga marmer di samping kanan saya, “.. mana penghuninya ya..” disebelah kiri saya ada pintu lagi. Ooo saya mendengar suara dari atas, lalu saya melangkah naik, sudah lewat satu lingkaran tangga .. “.. lah mana pintunya nih ..” Hallo, Guten Morgen! sahut saya. Sambil terus melangkah menaiki tangga, wuihh banyak juga anak tangga yang saya lewati.
Seorang wanita paruh baya, didepan pintu terbuka menyambut saya, “.. Guten Morgen, Ich bin Nella” kemudian saya disuruh masuk. Saya lepaskan jaket tebal dan juga sepatu saya, lalu saya diberikan sandal rumah. Wanita yang menyambut saya, sebut saja namanya ibu Eliz dia adalah anaknya ibu Anton. Ibu Eliz adalah rekan kerja suami saya, namun Frank bilang dia belum pernah bertugas menanggani ibu Anton.
Kemudian saya diperkenalkan ke ibu Anton (sedang sarapan di meja makan dapur). Ibu Anton di kursi roda, setelah beberapa saat melihat, saya menduga ibu Anton pernah terkena stroke, karena beliau tidak bisa menggerakkan tangan dan kaki sebelah kanan.
Tugas saya adalah menemani ibu Anton selama ibu Eliz pergi untuk mengerjakan sesuatu. Ibu Eliz menginformasikan akan ada seorang terapis yang datang sekitar 9.30, saya disuruh buka pintu jika bel rumah berbunyi pada jam tersebut. Saya ditunjukkan bagaimana membuka pintunya. Di rumah-rumah disini (Jerman) ada seperti telepon dengan tombol untuk membuka pintu jika ada yang datang, dan kita juga bisa berbicara dengan orang diluar rumah, sebelum pintu dibuka melalui telepon tersebut. Ibu Eliz menunjukkan toilet dirumah tersebut, menunjukkan dua buah buku cerita berbahasa Jerman untuk saya berikan ke ibu Anton, jika dia ingin membacanya.
“Tiga jam tidak lama, waktu akan segera berlalu..” bisik saya dalam hati. Sebelum-sebelumnya saya bekerja 9 jam perhari menemani lansia. FYI (*for you information) ibu Anton hanya sedikit bisa berbahasa Jerman, fasihnya berbahasa Rusia. Gubrakkk.com saya juga hanya sedikit bisa berbahasa Jerman, tapi kalau Rusia angkat tangan deh he-he-he:P.
Sebelum Ibu Eliz pergi, beliau juga mengatakan kalau ibunya biasanya tidak banyak bicara, jadi saya tidak perlu kuatir. Namun ternyata itu tidak sepenuhnya benar loh! Ibu Anton ternyata banyak berbicara (saya tidak mengerti artinya) dan beberapa kali ibu ini menangis. Saya berikan tissue yang ada di tas saya, ibu Anton menghapus airmatanya, lalu beliau bercerita lagi dan lagi sambil tangan kirinya ikut digerak-gerakkan menemani ceritanya. Oohhh Tuhan ..dalam hati saya. Saya benar-benar tidak mengerti apa yang sedang diceritakan ibu Anton, kalau dia berbicara bahasa Jerman pasti telinga saya bisa menangkap satu dua kata, tapi saya sama sekali asing mendengarnya kalimat-kalimatnya, maka saya menduga beliau berbicara bahasa Rusia :’(.
Saya hanya bisa mengusap-usap lengan kanannya yang dibalut selendang wol, sambil mendengarkan ceritanya. Dua kali saya mengusap air matanya yang jatuh dari mata kanannya. Jam 9.40 bel rumah berbunyi, saya melangkah untuk menekan tombol supaya pintu depan rumah terbuka. Seorang lelaki kurus paruh baya dengan kepala hampir plontos, melangkah masuk dan mengucapkan salam. Saya menduga-duga ini petugas terapisnya atau teman ibu Anton ya? :D.
Ibu Anton dan si pria berbicara sangat akrab, dan ibu Anton banyak tersenyum. Oke setelah saya lihat beberapa saat ternyata si pria ini adalah petugas terapinya ibu Anton. Ibu Anton diangkat, dari sofa tempat dia duduk dipindahkan ke kursi kayu. Si petugas terapi mulai melakukan tugasnya, dia mengurut-urut telapak tangan bagian kanan ibu Anton, kemudian ibu Anton disuruh menggerakkan jari-jari tangan kanannya sendiri tanpa bantuan. Ibu Anton berusaha sekuat tenaga untuk menggerakkan jari-jari kanannnya, berkali-kali tangan kirinya mau memberi bantuan selalu ditepis oleh si terapi, maksudnya adalah jari-jari kanan harus bisa digerakkan sendiri tanpa bantuan sama sekali.
Karena seringkali tangan kiri ditepis si terapis, maka ibu Anton hanya bisa tersenyum-senyum simpul, sambil meledek si pria tersebut dengan menjulurkan lidahnya ketika si terapis menunduk, ibu Anton tersenyum menoleh kesaya, saya bisa melihat dengan jelas pola tingkahnya ketika meledek si terapis he-he-he
Sesekali juga si terapis berbicara dengan saya, menanyakan nama saya (Nella, nama yang indah puji dia), apa saya betah tinggal di Jerman, kalau bicara dengan suami pakai bahasa apa? “Inggris dong!”sahut saya :D.
Si terapis bilang dia harus bisa menguasai beberapa bahasa asing karena banyak pasiennya orang Turki, Polandia, Rusia, jadi dia bisa bahasa tersebut dan tentunya juga bisa berbahasa Jerman, tapi dia bilang belum bisa berbahasa Thailand dan Inggris. Dia berbicara bahasa Rusia dengan ibu Anton. Buat saya, hmm ketika si terapis dan ibu Anton saling berbicara dengan bahasa Rusia, kedengarannya seperti ketika saya mendengar orang-orang berdoa dengan bahasa lidah atau bahasa Roh. Sangat indah, walau saya tidak mengerti arti kalimatnya.
Kali ini Ibu Anton meringis-ringis menahan sakit, dia tetap berusaha sekuatnya. Jika sudah berhasil si terapis memberikan tepuk tangan sambil berkata “JA, PRIMA!!” lalu Pause (istirahat sebentar), lama-lama terapinya makin menanjak, jadi semakin berat, tangan kanan diangkat si terapis setinggi kepala, maka ibu Anton sesekali menangis, begitu pula ketika kaki kanannya diberikan terapi beberapa kali ibu ini menangis menahan sakitnya. Saya juga berikan tepuk tangan ketika ibu Anton berhasil menyelesaikan terapinya.
Jam 10.15 terapinya selesai, ibu Anton kembali dipindahkan ke sofa. Si terapis pamitan untuk pulang. Kembali saya lanjutkan membacakan cerita dari buku cerita berbahasa Jerman, bukunya bagus dengan gambar yang bagus pula, tapi jangan ditanya apa saya mengerti semua isi ceritanya, boro-boro deh! :D. Kemudian, saya menambahkan air minum ibu Anton ke gelasnya.
Sesekali saya berhenti membaca dan mengamati ruang tamu tempat kami berada, saya bilang ke bu Anton, rumahnya bagus, diatas lemari ada 11 bouquet bunga plastik warna merah dan pink, ditata apik disepanjang atas lemari, kemudian diatas kusen pintu ke dapur tertata rapi patung-patung kecil anak-anak, lalu saya melangkah melihat 4 frame besar foto di dinding, foto keluarga ibu Anton, lalu ada 6 pot tanaman di pojokan rumah. Wah ada satu piagam penghargaan dalam frame ditandatangi oleh minister-presidentBaden Württemberg semacam kepala pemerintahan. Isi piagamnya adalah ucapan selamat karena bapak dan ibu Anton sudah melewati 50 tahun pernikahan (golden wedding anniversary).
Menurut suami saya, di Jerman mereka yang melewati 50 dan 60 tahun pernikahan akan dapat piagam (penghargaan) dari pemerintah setempat, kalau baru melewati 25 tahun belum mendapat surat penghargaan. Oh ya oma dan opanya Frank juga sudah melewati 50 tahun pernikahan ;-).
Apakah saya akan menghabiskan masa tua di Jerman? Saya belum bisa jawab, dari pengamatan saya selama hampir lima bulan disini, kaum lansia tinggal sendiri dirumah, terpisah dengan anak mantu dan cucu. Kalau masih bisa beraktifitas, keluar rumah, sehat, bisa jalan dengan baik itu sangat luar biasa, jadi tidak bosan hanya dirumah saja, namun kalau si lansia sudah ditinggal pasangannya (suami atau istri wafat duluan), ko sepi ya dirumah sendirian, apalagi kalau si lansia sudah tidak bisa jalan, atau bahkan hanya bisa berbaring ditempat tidur, sendirian pula tanpa ada yang menemani dirumah, ya ko saya mikir jadi sedih ya? Hmm belum bisa jawab sekarang, tapi kalau Frank maunya tinggal di Indonesia, di Lombok tepatnya hahahaha, kenapa? Lain kali akan saya ceritakan ya.
Positifnya masa tua di Jerman adalah pelayanan kesehatan sangat amat diperhatikan, ada perawat-perawat yang datang tiap hari kerumah, mencek kesehatan, mengganti diapers (popok untuk orang dewasa) memandikan dll.
Cemilan Cheese Sticks. Suami tercinta saya tidak suka dengan cemilan (kudapan = snacks) yang manis-manis, maka saya coba cari resep-resep cemilan yang tidak manis, ketika asyik browsing saya temukan deh satu resep dari Diana Rattray. Cheese Sticksnya tidak bertahan sehari langsung habisss, suamiku sukaaa bangettt 🙂 :).
This is it Cheese Sticks by Nella
Resep Cheese Sticks
Bahan : • 1 cangkir tepung terigu • ½ sendok teh garam • 1/8 sendok teh cayenne pepper (serbuk cabe) • 1 ½ sendok teh baking powder • 4 sendok makan butter atau margarine • ½ cangkir Cheddar cheese parut • 3 sendok makan krim asam
Berhubung karena dirumah sedang tidak ada baking powder, maka saya gunakan 1 butir telur ayam, gunakan kuningnya saja. Pikir saya bisa juga sebagai pengembang?? ngarang.com ahh 😛 Berhubung kedua, dirumah belum punya timbangan kue, maka resep ini sangat tepat bagi saya ;-).
Cara Pembuatan :
1. Kuning telur dan butter dikocok dengan mixer sampai naik dan mengembang (kira-kira 2-3 menit) 2. Gabungkan bahan-bahan kering seperti tepung terigu, garam, cayenne pepper, aduk supaya tercampur. 3. Masukkan campuran bahan no.2 ke adonan no.1 aduk sampai tercampur sempurna (sebaiknya tidak gunakan mixer lagi, karena konsistensi adonan terlalu kering, mixer bisa rusak dipaksa kerja), uleni dengan tangan saja. 4. Masukkan cream asam ke campuran adonan no. 3 lalu masukkan keju parutnya, uleni hingga tercampur sempurna. 5. Bentuk adonan menjadi satu bulatan, bungkus dengan aluminium foil atau plastik kemudian masukkan kulkas selama 1 jam (supaya mengembang). 6. Bentuk adonan menjadi batangan sepanjang 10 cm, kalau masih ada sisa keju parut, bisa taburkan diatasnya, panggang di oven dengan temperature 200 derajat C selama 10 menit.
Hati-hati 22 Merek Kopi yang Mengandung Bahan Kimia. Jika Anda menjumpai atau malah mengkonsumsi nama-nama kopi dibawah ini, sebaiknya Anda hati-hati karena merek-merek kopi dibawah ini dilarang beredar di pasaran karena berbahaya bagi kesehatan:
Secangkir kopi baik untuk kesehatan, asal bukan kopi dengan BKO
39 Sa Kao 3 in 1 Kopi Mix Plus Ekstra Jahe.
39 Sa Kao Kopi Mix Ginseng Korea 3 in 1.
Bel-Bel Kopi Susu Extra produksi PT Mandala Cahaya Sentosa.
Black Borneo Platinum Coffee produksi PT Victoabel Food Industry.
Dream Coffee produksi PT Mandala Cahaya Sentosa, Sidoarjo dan PT International Green Natural.
Dynamic Coffee/Dynamic Coffee Nusantara/Dynamic Tribulus Coffee produksi PT Daya Dinamika Nusantara dan PT Aimfood Indonesia.
Golden Life.
Good Coffee Premium/Good Coffee produksi PT Putra Gudti Indonesia dan CV Bin Halim.
Herba Max Coffee distributor PT Solusky.
Jahe Mix Barokah SP.
Jamoon Isntan Coffee produksi PT Green Nirmala, Sidoarjo.
Joss-Fly Coffee Plus Panax Ginseng produksi PT Mandala Cahaya Sentosa.
Kopi Cleng Sehat, Nikmat, Berstamina produksi CV Jamu Moro Sehat, Banjarnegara.
Kopi KPH/Kopi Kuat.
Kopi Mahabbah produksi PT Mandala dan Mahabbah Group.
Kopi Pasutri produksi Al Jazira Herbal, Bekasi.
Kopi Strong 234 produksi PT Hamiegi, Bandung.
Maca-Tekh produksi PT Wootekh, Jakarta.
Matador Coffee.
Mawaddah Coffee.
On Coffee.
Premium Energy Coffee.
Masyarakat diminta untuk tidak membeli dan mengkonsumsi produk kopi di atas. Bila menemukan produksi dan atau peredaran kopi mengandung BKO tersebut agar melaporkan kepada unit pengaduan konsumen BPOM nomor telepon 0214263333 dan 02132199000 atau email ke [email protected] atau melalui layanan informasi konsumen di balai besar atau balai POM di seluruh Indonesia.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 22 produk kopi dalam kemasan yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) berupa sildenafil dan atau tadalafil. Hasil tersebut berdasarkan pengujian terhadap 56 produk kopi dalam kemasan selama dua hari.
Merek-merek tersebut ditemukan beredar di Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar. Pelaku mengicar masyarakat daerah yang notaben tidak terlalu waspada dengan kualitas produk.
Beberapa produk yang disita memiliki nomor register yang diberikan BPOM, tapi nomor tersebut disalahgunakan. “Pada prinsipnya penambahan BKO dalam pangan dilarang,” kata Kepala BPOM Kustantinah di kantornya, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2011).
Bahan kimia sildenafil dan atau tadalafil dapat membuat konsumen mengalami sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, nyeri dada, denyut cepat (palpitasi), kehilangan potensi seks secara permanen, infark myocard dan kematian. Khasiat yang ditawarkan kopi yang mengandung BKO yakni untuk meningkatkan vitalitas pria. “Ini yang membuat orang tertarik untuk membeli.