Category: Tinggal di Jerman (Living in Germany)

Cerita-cerita keseharian saya di Jerman

  • Taman di Jerman, Tempat Wisata Gratis Sekaligus Mengasyikan

    Taman di Jerman, Tempat Wisata Gratis Sekaligus Mengasyikan

    Taman di Jerman, Tempat Wisata Gratis Sekaligus Mengasyikan. Di Bad Rappenau tempat tinggal saya, ada beberapa taman yang asri yang bisa menjadi salah satu tempat untuk melepaskan kepenatan, apalagi kalau pas sedang tongpes (kantong kempes, alias tidak punya uang :P).

    1. Kurpark. Saya pertama kali kesini bersama sahabat saya Eka dan putranya Samuel pada bulan Oktober 2011, tepatnya tanggal 21, sampai tahu detail tanggalnya, karena saya simpan foto-fotonya juga bersama tanggalnya ;-). Oh ya hari itu ada teman kami juga Thea bersama putrinya, Amy.

    Taman ini diciptakan ditempatnya sekarang pada tahun 1960-an. Renovasi dan transformasi dilakukan tahun 2008 saat itu berlangsung pameran pertamanan Negara. Ditaman ini kita bisa melihat pohon-pohon tua, dan bunga-bunga yang terawat. Di jantung taman terdapat danau dengan permukaan air sekitar 6000 m2. Diatas danau terdapat beberapa pasang angsa yang setia menanti pengunjung yang memberikan remah-remah kue atau melemparkan biskuit agak jauh sehingga si angsa akan berenang kedasar danau untuk menggapai makanannya., Terdapat pula tangga yang mudah di akses dengan pegangan besi, supaya pengunjung bisa melangkah hingga ke bibir danau.

    Kalau Anda lelah setelah berjalan-jalan ditaman, tidak perlu kuatir, tersedia bangku-bangku taman, sehingga obrolan Anda bersama sahabat Anda bisa dilanjutkan ;-). Di sini ada juga panggung permanent, seringkali diadakan acara-acara tertentu di lokasi ini. Masih di lokasi yang sama, ada satu bangunan namanya Kurhaus, semacam bangunan serba guna, seringkali di gunakan untuk acara-acara seperti pernikahan atau acara dansa para lansia (lanjut usia) diakhir pekan. (*info dari Eka).

    Taman di Jerman, Tempat Wisata Gratis Sekaligus Mengasyikan
    Beginilah Penampilan Pohon-pohon di Musim gugur. Kurpark, Bad Rappenau, Jerman
    Tampak Depan Danau di Kurpark, Bad Rappenau
    Tampak Depan Danau di Kurpark, Bad Rappenau.
    Tampak Samping, Danau di Kurpark, Bad Rappenau
    Tampak Samping, Danau di Kurpark, Bad Rappenau
    Amy dan Samuel sedang Beraksi di atas Panggung
    Sebelah kiri teman baru saya Thea bersama putrinya (Amy), sebelah kanan, Eka dengan putranya, Samuel
    1. Spielplatz. Ini adalah taman bermain untuk anak, lokasinya di jalan Ulmenstraße. Saya pertama kali ke sini pada 26 Oktober 2011. Saya ke taman ini bersama Eka dan putranya Samuel, dan juga sahabat saya yang asal Bali, namanya Ni Luh bersama putrinya Poppy.

    Biasanya kalau hari cerah, alias sang mentari bersinar (walau udara dingin!), nah bisanya kami keluar rumah deh, untuk melonggarkan otot-otot, sekaligus bertukar cerita dengan sahabat-sahabat ;-).

    Apa saja yang bisa kita lihat ditaman ini?. Yang utama sih ini adalah taman bermain anak, jadi disini dilengkapi alat permainan seperti jungkat-jungkit, arena untuk bermain pasir, arena panjat tebing khusus anak, perosotan (papan seluncur), sepeda-sepedaan, ayunan, kereta-keretaan yang terbuat dari kayu, anak-anak balita bisa masuk kedalamnya, (kalau anak diatas 5 tahun sudah tidak bisa masuk karena akan kebentur atap keretanya he-he-he).

    Biarkan anak-anak bermain dengan teman-temannya, untuk para ibu mari mengobrol-ria, duduk di bangku tamannya. Tidak perlu kuatir, alat-alat permainan disini aman, contohnya, untuk ayunan, tidak perlu kuatir kalau si anak jatuh dan terluka, karena lantainya terbuat dari karet jadi empuk ;-).

    Taman bermain anak di Jerman
    Sampai di Taman Bermain
    Jungkat-Jungkit
    Taman Bermain Anak di Jerman
    Taman Bermain Anak di Bad Rappenau, Jerman
    Ni Luh bersama putrinya dan Eka dengan putranya, saya jadi tukang potret aja ah
    Samuel and Poppy
    Samuel dan Poppy ngapain tuh yaaa
    Ayunan Untuk Batita
    Ayunan Untuk Batita (Bawah Tiga Tahun)
    Sebelah Kiri Eka, Kanan Adalah Ni Luh Bersama putrinya Poppy, Baru Kali Ini ya Kita Berhasil Ketemuan Barengan
    kereta kayu di taman bermain anak di Jerman
    Masuk yok Kedalam Kereta Kayu 🙂
    Bermain Dalam Kereta Kayu, (khusus balita)

    Berikut ini, video 17 detik kedua sahabat saya Eka dan Ni Luh bersama putra putri mereka.

    3. Schlosspark. Saya ke tempat ini bersama Eka dan putranya Samuel. Ketika itu, hari kamis, 3 November 2011. Saat itu musim gugur, jadi daun-daun sudah berubah warna dan rontok, menurut saya justru indah loh! Liat deh foto Samuel yang bermain diatas hamparan dedaunan berwarna kuning, bagus kan! ;-).

    Taman mempunyai peran penting dalam kehidupan perkotaan seperti di Bad Rappenau. Di taman ini kita bisa melihat kastel yang dikelilingi danau (Gemmingensches Castle), dengan beberapa pasang bebek berwarna gelap diatas danau, pohon-pohon tua di taman ini berusia lebih dari 160 tahun, menambah keindahan taman ini. Terdapat pula bangku-bangku taman jika Anda ingin beristirahat sejenak. Di bagian utara dan Selatan, taman dibingkai oleh dinding batu pasir kuno. Dari Schlosspark ini kita bisa menuju Spielplatz.

    Tampak Depan Gemmingensches Wasserschloss
    Schlosspark di Musim Gugur
    Sisi Lain Schlosspark
    Samuel senang bermain di hamparan daun-daun
    Patung di taman
    Hati-hati Samuel!
    Eka dan Sameul dengan Latar Belakang Gemmingensches Castle
    Bebek berwarna gelap menanti makanan dari Pengunjung
    Di tengah jalan, kami bertemu teman lain (Thea)
    Arah Menuju taman Berikutnya

    Saya tidak sabar Menanti Penampilan Schlosspark pada Musim Panas klik disini dan juga klik disini

    4. Salinen Park. Bisa diartikan sebagai Taman garam. Dahulunya disini berdiri bangunan untuk memproduksi garam, namun bangunan tersebut sudah ditutup tahun 1972. Pada tahun 2008 area ini dibersihkan dan dirancang ulang, dan di disain sebagai taman. Saya ke taman ini, beberapa waktu yang lalu pada 8 Januari 2012.

    Taman ini bisa juga di capai dari Kurpark. Kita bisa menggunakan lift didalam menara kaca setinggi 15 meter, keluar dari lift kita akan melalui jembatan kecil menuju ke Salinen park, ditengah jembatan bila kita melihat ke bawah, terdapat rel kereta dua arah. Jika Anda beruntung bisa melihat kereta melalui tempat ini. Pemandangannya sungguh indah, dengan hamparan pohon-pohon tinggi menjulang. Walau saat ini musim dingin, namun masih terdapat pohon tinggi yang rimbun daunnya.

    Kebun mawar adalah atraksi lainnya, bersama dengan bangunan bersejarah untuk pengobatan terdapat di lokasi Salinen Park ini. Di lereng selatan Salinen Park, terdapat labirin lavender. Terdapat juga Gradierwerk (The Salt Water park), jenis inhalasi outdoor berguna untuk perawatan pernafasan. Mata air asin menetes melalui ranting-ranting yang dikemas sedemikian rupa menyerupai dinding dengan struktur lapisan kayu belukar tebal. Bangunan ini mengandung Air mineral lokal, kaya natrium klorida, dipompa ke atas, air asin yang menetes melalui semak belukar tersebut diubah menjadi uap, sehingga uap asin ini mirip dengan air laut segar dan sangat berguna dalam proses penyembuhan penyakit paru-paru dan keluhan pernafasan lainnya. Kita bisa menghirup udara segarnya dengan duduk didepan Gradierwek ini atau berjalan mengelilinginya

    Samuel Dengan Latar Belakang Dua Angsa, OTW Salinen Park

    Berikut ini, video singkat sahabat saya Eka dan Samuel.

    Salinenpark in Bad Rappenau
    Salinenpark in Bad Rappenau
    Melemaskan Otot-otot Dengan Jalan-jalan Ke Taman
    Eka dengan Latar Belakang Salinenpark
    Lavendel labyrinth in Salinenpark
    Lavendel labyrinth in Salinenpark
    Orang-orang Sedang Menikmati Udara Segar dari Gradierwerk
    Orang-orang Sedang Menikmati Udara Segar dari Gradierwerk

    Tertarik melihat Pembangunan Gradierwerk? Klik disini

    Semua taman yang saya ceritakan diatas, adalah taman yang bisa kami capai (kunjungi) hanya dengan berjalan kaki dari rumah kami masing-masing di Bad Rappenau, lokasinya tidak jauh sekitar 10-15 menit dari rumah. Rekreasi ke taman bagus untuk tubuh, pikiran dan jiwa ;-).

    Sumber:
    • Terjemahan bebas dari badrappenau.de
    • Pengalaman pribadi

    Catatan : Tulisan ini juga saya posting di wisata.kompasiana.com

     

    Baca juga:
    Orang Jerman, Etika dan Kebiasaannya (Bagian VI)
    Wisata Gratis di Bad Rappenau Jerman
    Perhatikan Banyak Larangan Memotret di Jerman
    Beberapa Lokasi Membeli Bunga di Jerman
    Ladang Bunga di Jerman
    Ucapan Selamat dalam Bahasa Jerman
    Aturan Internetan di Jerman
    Tinggal di Jerman

  • 30 Universitas Terbaik di Jerman

    30 Universitas Terbaik di Jerman

    30 Universitas Terbaik di Jerman. Inilah 30 Universitas Terbaik DI Jerman :

    1. Freie Universität Berlin
    2. Ludwig Maximilians Universität München * merupakan Universitas terbesar, dengan 44.400 mahasiswa.
    3. Humboldt Universität zu Berlin
    4. Universität Münster
    5. Universität Regensburg
    30 Universitas Terbaik di Jerman
    Salah Satu Universitas di Jerman. Foto. (DPA)
    1. Ruprecht Karls Universität Heidelberg merupakan Universitas tertua, didirikan tahun 1386.
    2. Universität zu Köln
    3. Universität Stuttgart
    4. Universität Hamburg
    5. Universität Trier **

    6. Rheinische Friedrich Wilhelms Universität Bonn

    7. Technische Universität München * Universitas paling menarik bagi peneliti internasional, untuk bidang ilmu alam ialah Universitas Teknik München, (menurut pemeringkatan universitas oleh Alexander-von-Humboldt-Stiftung)

    8. Technische Universität Darmstadt

    9. Karlsruhe Institute of Technology (Universität Karlsruhe) *
    10. Johann Wolfgang Goethe Universität Frankfurt am Main

    11. Universität Freiburg

    12. Rheinisch Westfalische Technische Hochschule Aachen ** RWTH Aachen, menurut pemeringkatan DFG perihal proyek. DFG mengelola proyek penelitian RWTH senilai 257 juta Euro yang dibiayai oleh pihak ketiga.

    13. Technische Universität Berlin

    14. Universität Bielefeld
    15. Technische Universität Dresden

    16. Universität Leipzig

    17. Universität Tubingen
    18. Friedrich Alexander Universität Erlangen Nürnberg
    19. Georg-August-Universität Göttingen
    20. Universität Bremen

    21. Heinrich Heine Universität Düsseldorf

    22. Christian Albrechts Universität zu Kiel
    23. Technische Universität Dortmund *
    24. Universität Hannover
    25. Johannes Gutenberg Universität Mainz

    Anda berminat? 😉

    Untuk info Beasiswa bisa klik www.daadjkt.org

    Sumber: Kedutaan Besar Republik Federal Jerman

    Informasi lebih lanjut mengenai kuliah di Jerman bisa ditanyakan ke: https://www.facebook.com/Study.in.Germany dan ke forum Kaskus: http://www.kaskus.co.id/forum/82/germany

     

    Baca juga:
    101 Tips Kuliah ke Jerman
    Peringkat Universitas di Jerman
    Orang Jerman itu
    Kuliah di Jerman, Mahalkah?

  • Gerimis, hujan deras, angin badai. Bosan ah, kapan dong saljunya??

    Gerimis, hujan deras, angin badai. Bosan ah, kapan dong saljunya??

    Sejak awal desember 2011, bulan lalu hingga hari ini 5 Januari 2012, tiada hari tanpa gerimis dan angin kencang. Berharap “white christmas” ternyata tidak kesampean. Saljunya hanya datang 3 hari saja! yang paling tebal salju di tanggal 20 desember 2011, diluar itu setiap hari hanya gerimis dan angin kencang yang dinginnya menusuk tulang-tulang, hiks!.

    Sejak semalam hingga sore ini angin bertiup sangat amat kencang, rolling door jendela terpaksa diturunkan (ditutup) karena hujan anginnya sangat parah, mengotori jendela-jendela (saya malas membersihkannya, belum ada waktu he-he-he).

    Jam 3 sore lewat 5 menit, sudah tidak terdengar lagi suara ribut-ribut karena angin dan hujan, saya coba naikkan rolling door jendela, supaya matahari menerangi dalam rumah. Eeiittss!!! Apa ya tuh di halaman depan, warna putih bening, bulat-bulat, ahhh masah sih sinterklas datang taburin berlian di taman saya? Ha-ha-ha (Hiperbola!):D.

    Saya coba mendekati …

    Ooo Ternyata tadi itu, suara gemuruh hujan es toh. Lembaga cuaca Amerika Serikat menyebut fenomena ini sebagai Ice pellets. Hujan es atau Ice pellets terjadi karena curah hujan yang terdiri dari hujan dan salju sebagian meleleh. Curah hujan ini dapat terjadi di mana suhu di bagian bawah atmosfer sedikit di atas titik beku (0 ° C atau 32 ° F).

    Es pelet (juga disebut hujan es) adalah bentuk curah hujan yang terdiri dari bola kecil tembus pandang. Es pelet biasanya lebih kecil daripada batu. sering bouncing ketika jatuh ke tanah, dan umumnya tidak membeku kecuali dicampur dengan pembekuan hujan. Kode METAR untuk es pelet adalah PL.

    Sumber:
    –en.wikipedia.org http://en.wikipedia.org/wiki/Ice_pellets
    –Foto dan video dok. pribadi

  • Natal Pertamaku di Jerman yang Berkesan

    Natal Pertamaku di Jerman yang Berkesan

    Natal Pertamaku di Jerman yang Berkesan . Saya mengetahui kalau Natal sudah lewat, namun rasannya ko sayang kalau foto-foto yang saya miliki hanya tersimpan di laptop saja, oleh karena itu izinkan saya untuk bercerita mengenai Natal pertama saya jauh dari tanah air.

    Apa sih yang menarik ketika Natal menjelang? Natal dan Tahun baru merupakan salah satu ajang bagi para pebisnis, sejak awal November berbagai pusat perbelanjaan mulai sibuk menarik sebanyak mungkin orang untuk menggunakan uangnya alias berbelanja, lalu macam-macam kue-kue dengan bentuk bertema Natal, masakan khas Natal, pohon Natal (pohon cemara) mau yang asli atau tiruan tergantung selera Anda, kemudian pohon natal dihias semenarik mungkin, aneka lampu hias yang menghiasi pohon Natal, pusat kota, rumah-rumah termasuk lampu hias di jalan-jalan menambah semarak bulan desember ini.

    Namun semua yang saya sebutkan diatas janganlah menjadi tujuan utama kita, Natal adalah saat kita merenung, sudahkah kita melakukan yang terbaik bagi sang Juruselamat, sudahkah kita instropeksi apakah hidup kita sudah berkenan dihadapan-NYA?.

    Baca juga: 12 Ucapan Selamat Hari Natal Bahasa Jerman Mudah dan Pendek

    Tahun ini adalah Natal pertama saya jauh dari tanah air, saya ingin menceritakan bagaimana suasana Natal di Jerman tempat saya bermukim kini.

    1. Weinachtmarkt (christmas market) ini adalah pasar malam yang diadakan diberbagai kota di belahan dunia Eropa, pasar malam sangat menarik untuk dikunjungi, kalau saya tujuan pentingnya adalah melihat suasananya, melihat tenda-tenda para pedagang yang dihias dengan lampu-lampu yang berwarna-warni, melihat orang-orang yang ramai dengan busana-busana yang mereka kenakan, umumnya sih busana ya untuk musim dingin. Melihat macam kue-kue khas natal, ornamen-ornamen khas natal, dan juga glühwein sayang untuk dilewatkan. Glühwein adalah wine tapi harus dihangatkan dulu sebelum diminum.

    Foto-foto ketika saya mengunjungi salah satu christmas market di Bad Wimpfen pada 26 Nov 2011. Klik link disamping ini: Christmas Market di Bad Wimpfen pada 26 Nov 2011.

    2. Dekorasi lampu hias ketika malam hari

    Dekorasi Natal lengkap dengan lampu penuh warna yang menambah kental suasana Natal di Eropa

    Video lampu hias lainnya, klik disini

    3. Dekorasi pohon Natal

    Saya sendiri belum memiliki pohon Natal, kadang numpang mejeng saja pas ketemu pohon natal hehehe, klik disini untuk dekorasi pohon natal

    4. Makanan dan kue-kue khas Natal

    Awal Desember saya sangat bersemangat membuat kue-kue, seperti Almond Crescents, Cheese Sticks dan cheese snacks dengan selai strawberry, belum hari H (natal) sudah habis he-he-he karena malas bikin lagi jadi beli saja, banyak pilihan di supermarket 🙂 .

    Foto klik link disamping ini : Christmas Food 2011

    5. Hadiah-hadiah Natal

    Suami saya seorang perawat, selama dua minggu menjelang natal hampir tiap hari dia mendapat hadiah-hadiah kecil dari pasien-pasien yang dikunjunginya. Sayapun dapat hadiah istimewa dari ayah mertua berupa panci-panci, hadiah dari suami seperti yang saya inginkan yakni bibit bunga, pot-pot bunga semua untuk berkebun.

    Foto klik link disamping ini : Christmas Presents 2011

    6. Ibadah Malam Natal

    Malam Natal saya beribadah ke Bergkirche di Heinsheim, hanya 10 menit naik mobil, gereja kecil ini terletak diatas gunung, dekat kastle Ehrenberg. Gereja ini berumur sekian ratus tahun. Pertama kali ke gereja ini ketika ada konser Natal 18 desember 2011, banyak sekali yang hadir ketika konser, tempat parkir penuh, bangku-bangku gerejapun terisi penuh hingga ke lantai atas. Namun ketika malam Natal yang hadir ada sekitar 25 orang, ibadah malam Natal berlangsung satu jam. Sama seperti yang lalu-lalu, ketika menyanyi pasti saya selalu ketinggalan he-he-he karena semua lagu dalam bahasa Jerman, sayapun kadang tengok kanan kiri sambil mendengar apakah teks saya ketinggalan atau tidak.

    Oh ya menurut suami saya dulu didalam gereja ini sangat amat dingin, ya karena letaknya diatas gunung, kemudian pas musim juga toh. Tapi ketika saya ke sana, bangku gerejanya hangat, sayapun heran sambil tengok kebawah bangku, kebelakang liat kiri kanan bagaimana bangku kayu ini bisa jadi hangat sekali. Ketika malam Natal, akhirnya saya temukan kabel menuju bangku kayunya, kabelnya seperti kabel gas, penghangatnya mungkin menggunakan gas.

    Saya sempat mengabadikan beberapa gambar dalam gereja, ketika konser Natal dan ibadah malam Natal.

    Foto klik link disamping ini : Malam Natal di Bergkirche Heinsheim.

    Video gerejanya saya temukan di youtube

    7. Salju

    Suasana lebih syahdu dengan musim dingin bersalju, namun desember ini salju hanya turun 3 hari, dan hanya satu hari saja dimana salju turun dengan lebat dari pagi hingga malam, yakni di tanggal 20 desember, diluar tanggal tersebut, kami hanya merasakan angin kencang yang menusuk tulang, udara dingin membuat banyak orang-orang disini menjadi sakit seperti batuk pilek, sebentar sembuh, sebentar kambuh lagi, begitulah terus menerus, Puji Tuhan selama hampir enam bulan saya disini belum pernah merasakan keluhan sakit apapun. Oh ya kemungkinan salju akan turun lagi di Jerman awal Januari nanti hingga Februari 2012.

    Natal Pertamaku di Jerman yang Berkesan
    Ladang Pertanian Kini Tertutup Salju Tebal. Bad Rappenau arah Zimmerhof 06.12.2012 Jam 17.19

    Foto klik link disamping ini : Let it snow 2011

    Frohe Weihnachten 2011! 🙂 .

     

    Artikel terkait:
    7 Hal mengenai Natal di Jerman
    5 Bunga Penyemarak Suasana Natal di Jerman
    Ucapan Selamat Natal & Tahun Baru dalam Bahasa Jerman
    Random dibuang Sayang (Edisi Natal)
    Pasar Natal di Kota Tua Bad Wimpfen

  • Let it Snow, let it snow, let it snow :)

    Let it Snow, let it snow, let it snow 🙂

    Pagi ini ketika saya buka jendela-jendela (sambil merem melek :D), terlihat pemandangan yang indah, Woww more snow today! :), ini hari ketiga turun salju, dua hari sebelumnya salju belum sebanyak hari ini. Kalau kemarin-kemarin saljunya akan mencair menjelang tengah hari (lewat jam 12 siang). Hari ini salju turun terus menerus, dari pagi hingga siang ini saya buat tulisan ini. Seperti biasa saya rajin pantau cuaca melalui alat yang ada diatas meja, hampir jam 12 siang, suhu diluar 0,1 derajat C. Kalau tadi pagi masih minus, ya tidak parah-parah bangetlah minusnya, antara minus 0,1 – 0,7 C.

    Oh ya sambil membuat tulisan ini, sambil sering nengok ke sebelah kiri, ada pintu dan jendela kaca, indahhh saljunya terus menerus turun, eh sambil mendengarkan alunan musik instrumen yuk! klik disini atau instrumen musik ini boleh juga

    Tadi sempat keluar rumah, ke pusat pertokoan, sekitar 20 menit-an, sekalian cari objek foto deh. Jadi ceritanya kemarin saya mau beli barang diskonan, berupa selimut berbentuk mantel buat nonton tv supaya hangat, nah mungkin karena harganya diskon gede-gedean dari harga normal 15 EUR, dijual hanya 3 EUR, maka kemarin ketika jam 10.30 sampai tokonya ya sudah habis diborong orang deh, kemudian no telp saya dicatat, eh siangnya ditelp penjaga tokonya, katanya sudah tersedia lagi, tadi sih saya agak sedikit kuatir kalau harganya mungkin sudah balik ke harga normal, eh ternyata masih 3 EUR loh! sipp bungkus ;-).

    Jalanan sudah berselimut salju, dimana-mana warnanya putih, sesekali saya lihat truk pengeruk salju lewat, sesekali juga saya lihat orang yang menaburkan (garam ?) sesuatu untuk mencairkan saljunya di trotoar, lalu ada juga orang-orang yang laju lalang dengan berpayung. Emang hujan ya kok pakai payung ??? he-he-he.

    Berikut slide foto-fotonya :

    This slideshow requires JavaScript.

    Karena dari dulu saya tinggal di negara yang beriklim tropis, jadi benar-benar excited banget melihat salju pertama kali turun. Hmm ternyata tidak semua orang di sini suka dengan musim dingin atau salju, buat sebagian kalangan, hal ini menyebalkan, kenapa? Ya karena musim ini jadi dingin sekali, superr dingin, jalanan jadi licin, sering lapar, kalau lapar ya makan supaya badan kembali hangat, akibat sering makan ya jadi pengeluaran untuk beli makanan juga bertambah deh :P.

    Pulang dari toko, saya buat video singkat

     

    Tulisan Terkini

  • Lansia di Jerman

    Lansia di Jerman

    Lansia di Jerman. Status yang saya posting di salah satu media sosial yang saya ikuti : “30 November 2011, jam 8 pagi diluar masih gelap, dalam rumah aja tangan & kaki gemetaran karena dingin, apalagi diluar rumah :’( harus pergi sendiri pula, bagaimana ngomongnya nih wong masih blepotan, ah harus tetap SEMANGAT!! Demi sepotong roti. I’m sure God will help me 🙂 :)”

    Lansia di Jerman
    Tetap Bahagia di Masa Tua (Foto: gettyimages)

    Saya ada kerjaan lagi, kali ini hanya tiga jam saja bekerjanya. Dilokasi yang baru, yang membuat saya jadi was-was. Apalagi kalau bukan kendala bahasa Jerman saya yang ala kadarnya. Suami saya (Frank) meyakinkan, tidak perlu bicara banyak, sedikit berbicara dan sedikit mengerti bahasa Jerman sudah lebih dari cukup untuk tugas ini.

    Saya hanya perlu menemani seorang lansia (* wanita lanjut usia) selama tiga jam dirumahnya. Sebelum-sebelumnya saya sudah sering melakukannya. Ada dua lansia lain, pria dan wanita. Yang membuat saya sedikit kuatir kali ini adalah, saya belum mengetahui apa tugas yang harus saya lakukan, kalau dulu-dulu di rumah dua lansia lain, sebelum hari H, biasanya suami saya dan saya ke rumah lansianya dan kami diterangkan apa harus dilakukan pas hari H saya bekerja, harus buat sarapan, masak makan siang, kasih obat dan minum buat si lansia. Nah yang pagi ini tanpa pengarahan sehari sebelumnya.

    Malam sebelum hari H, Frank menunjukkan rute menuju ketempat saya bekerja. Jaraknya tidak jauh rumah, saya bisa jalan kaki kira-kira 10 menit. Malam itu pulsa HP (handphone) saya-pun diisi 30 EUR (sebelumnya sisa 13 cent :P) jaga-jaga kalau saya ada kendala ketika bekerja, jadi Frank bisa datang.

    Sebut saja nama si lansia ibu Anton. Saya tekan bel rumahnya, lalu pintu dibuka dan saya masuk, ada tangga marmer di samping kanan saya, “.. mana penghuninya ya..” disebelah kiri saya ada pintu lagi. Ooo saya mendengar suara dari atas, lalu saya melangkah naik, sudah lewat satu lingkaran tangga .. “.. lah mana pintunya nih ..” Hallo, Guten Morgen! sahut saya. Sambil terus melangkah menaiki tangga, wuihh banyak juga anak tangga yang saya lewati.

    Seorang wanita paruh baya, didepan pintu terbuka menyambut saya, “.. Guten Morgen, Ich bin Nella” kemudian saya disuruh masuk. Saya lepaskan jaket tebal dan juga sepatu saya, lalu saya diberikan sandal rumah. Wanita yang menyambut saya, sebut saja namanya ibu Eliz dia adalah anaknya ibu Anton. Ibu Eliz adalah rekan kerja suami saya, namun Frank bilang dia belum pernah bertugas menanggani ibu Anton.

    Kemudian saya diperkenalkan ke ibu Anton (sedang sarapan di meja makan dapur). Ibu Anton di kursi roda, setelah beberapa saat melihat, saya menduga ibu Anton pernah terkena stroke, karena beliau tidak bisa menggerakkan tangan dan kaki sebelah kanan.

    Tugas saya adalah menemani ibu Anton selama ibu Eliz pergi untuk mengerjakan sesuatu. Ibu Eliz menginformasikan akan ada seorang terapis yang datang sekitar 9.30, saya disuruh buka pintu jika bel rumah berbunyi pada jam tersebut. Saya ditunjukkan bagaimana membuka pintunya. Di rumah-rumah disini (Jerman) ada seperti telepon dengan tombol untuk membuka pintu jika ada yang datang, dan kita juga bisa berbicara dengan orang diluar rumah, sebelum pintu dibuka melalui telepon tersebut. Ibu Eliz menunjukkan toilet dirumah tersebut, menunjukkan dua buah buku cerita berbahasa Jerman untuk saya berikan ke ibu Anton, jika dia ingin membacanya.

    Tiga jam tidak lama, waktu akan segera berlalu..” bisik saya dalam hati. Sebelum-sebelumnya saya bekerja 9 jam perhari menemani lansia. FYI (*for you information) ibu Anton hanya sedikit bisa berbahasa Jerman, fasihnya berbahasa Rusia. Gubrakkk.com saya juga hanya sedikit bisa berbahasa Jerman, tapi kalau Rusia angkat tangan deh he-he-he:P.

    Sebelum Ibu Eliz pergi, beliau juga mengatakan kalau ibunya biasanya tidak banyak bicara, jadi saya tidak perlu kuatir. Namun ternyata itu tidak sepenuhnya benar loh! Ibu Anton ternyata banyak berbicara (saya tidak mengerti artinya) dan beberapa kali ibu ini menangis. Saya berikan tissue yang ada di tas saya, ibu Anton menghapus airmatanya, lalu beliau bercerita lagi dan lagi sambil tangan kirinya ikut digerak-gerakkan menemani ceritanya. Oohhh Tuhan ..dalam hati saya. Saya benar-benar tidak mengerti apa yang sedang diceritakan ibu Anton, kalau dia berbicara bahasa Jerman pasti telinga saya bisa menangkap satu dua kata, tapi saya sama sekali asing mendengarnya kalimat-kalimatnya, maka saya menduga beliau berbicara bahasa Rusia :’(.

    Saya hanya bisa mengusap-usap lengan kanannya yang dibalut selendang wol, sambil mendengarkan ceritanya. Dua kali saya mengusap air matanya yang jatuh dari mata kanannya. Jam 9.40 bel rumah berbunyi, saya melangkah untuk menekan tombol supaya pintu depan rumah terbuka. Seorang lelaki kurus paruh baya dengan kepala hampir plontos, melangkah masuk dan mengucapkan salam. Saya menduga-duga ini petugas terapisnya atau teman ibu Anton ya? :D.

    Ibu Anton dan si pria berbicara sangat akrab, dan ibu Anton banyak tersenyum. Oke setelah saya lihat beberapa saat ternyata si pria ini adalah petugas terapinya ibu Anton. Ibu Anton diangkat, dari sofa tempat dia duduk dipindahkan ke kursi kayu. Si petugas terapi mulai melakukan tugasnya, dia mengurut-urut telapak tangan bagian kanan ibu Anton, kemudian ibu Anton disuruh menggerakkan jari-jari tangan kanannya sendiri tanpa bantuan. Ibu Anton berusaha sekuat tenaga untuk menggerakkan jari-jari kanannnya, berkali-kali tangan kirinya mau memberi bantuan selalu ditepis oleh si terapi, maksudnya adalah jari-jari kanan harus bisa digerakkan sendiri tanpa bantuan sama sekali.

    Karena seringkali tangan kiri ditepis si terapis, maka ibu Anton hanya bisa tersenyum-senyum simpul, sambil meledek si pria tersebut dengan menjulurkan lidahnya ketika si terapis menunduk, ibu Anton tersenyum menoleh kesaya, saya bisa melihat dengan jelas pola tingkahnya ketika meledek si terapis he-he-he

    Sesekali juga si terapis berbicara dengan saya, menanyakan nama saya (Nella, nama yang indah puji dia), apa saya betah tinggal di Jerman, kalau bicara dengan suami pakai bahasa apa? “Inggris dong!”sahut saya :D.

    Si terapis bilang dia harus bisa menguasai beberapa bahasa asing karena banyak pasiennya orang Turki, Polandia, Rusia, jadi dia bisa bahasa tersebut dan tentunya juga bisa berbahasa Jerman, tapi dia bilang belum bisa berbahasa Thailand dan Inggris. Dia berbicara bahasa Rusia dengan ibu Anton. Buat saya, hmm ketika si terapis dan ibu Anton saling berbicara dengan bahasa Rusia, kedengarannya seperti ketika saya mendengar orang-orang berdoa dengan bahasa lidah atau bahasa Roh. Sangat indah, walau saya tidak mengerti arti kalimatnya.

    Kali ini Ibu Anton meringis-ringis menahan sakit, dia tetap berusaha sekuatnya. Jika sudah berhasil si terapis memberikan tepuk tangan sambil berkata “JA, PRIMA!!” lalu Pause (istirahat sebentar), lama-lama terapinya makin menanjak, jadi semakin berat, tangan kanan diangkat si terapis setinggi kepala, maka ibu Anton sesekali menangis, begitu pula ketika kaki kanannya diberikan terapi beberapa kali ibu ini menangis menahan sakitnya. Saya juga berikan tepuk tangan ketika ibu Anton berhasil menyelesaikan terapinya.

    Jam 10.15 terapinya selesai, ibu Anton kembali dipindahkan ke sofa. Si terapis pamitan untuk pulang. Kembali saya lanjutkan membacakan cerita dari buku cerita berbahasa Jerman, bukunya bagus dengan gambar yang bagus pula, tapi jangan ditanya apa saya mengerti semua isi ceritanya, boro-boro deh! :D. Kemudian, saya menambahkan air minum ibu Anton ke gelasnya.

    Sesekali saya berhenti membaca dan mengamati ruang tamu tempat kami berada, saya bilang ke bu Anton, rumahnya bagus, diatas lemari ada 11 bouquet bunga plastik warna merah dan pink, ditata apik disepanjang atas lemari, kemudian diatas kusen pintu ke dapur tertata rapi patung-patung kecil anak-anak, lalu saya melangkah melihat 4 frame besar foto di dinding, foto keluarga ibu Anton, lalu ada 6 pot tanaman di pojokan rumah. Wah ada satu piagam penghargaan dalam frame ditandatangi oleh minister-president Baden Württemberg semacam kepala pemerintahan. Isi piagamnya adalah ucapan selamat karena bapak dan ibu Anton sudah melewati 50 tahun pernikahan (golden wedding anniversary).

    Menurut suami saya, di Jerman mereka yang melewati 50 dan 60 tahun pernikahan akan dapat piagam (penghargaan) dari pemerintah setempat, kalau baru melewati 25 tahun belum mendapat surat penghargaan. Oh ya oma dan opanya Frank juga sudah melewati 50 tahun pernikahan ;-).

    Apakah saya akan menghabiskan masa tua di Jerman? Saya belum bisa jawab, dari pengamatan saya selama hampir lima bulan disini, kaum lansia tinggal sendiri dirumah, terpisah dengan anak mantu dan cucu. Kalau masih bisa beraktifitas, keluar rumah, sehat, bisa jalan dengan baik itu sangat luar biasa, jadi tidak bosan hanya dirumah saja, namun kalau si lansia sudah ditinggal pasangannya (suami atau istri wafat duluan), ko sepi ya dirumah sendirian, apalagi kalau si lansia sudah tidak bisa jalan, atau bahkan hanya bisa berbaring ditempat tidur, sendirian pula tanpa ada yang menemani dirumah, ya ko saya mikir jadi sedih ya? Hmm belum bisa jawab sekarang, tapi kalau Frank maunya tinggal di Indonesia, di Lombok tepatnya hahahaha, kenapa? Lain kali akan saya ceritakan ya.

    Positifnya masa tua di Jerman adalah pelayanan kesehatan sangat amat diperhatikan, ada perawat-perawat yang datang tiap hari kerumah, mencek kesehatan, mengganti diapers (popok untuk orang dewasa) memandikan dll.

     

    Baca juga: Catatan Tinggal di Jerman

  • Walau Jauh dari Tanah Air Tetap Cinta TV Indonesia

    Walau Jauh dari Tanah Air Tetap Cinta TV Indonesia. Berhubung jauh dari tanah air, terkadang kangen juga nonton acara-acara dari stasiun TV Indonesia. Untung ada Streaming Tv, jadi bisa nonton tv via internet deh ;-).
    Kalau sinetron tinggal dua yang saya ikuti, keduanya di RCTI, lainnya sudah judul baru semua, jadi males ngikutin dari awal.

    Saya menikmati tv Indonesia melalui mivo.tv tinggal klik saja http://mivo.tv/home.php, kemudian lihat bagian agak bawah, tersedia mulai dari Rcti, Sctv, TvOne, TransTV, Trans7, Indosiar, GlobalTV, Anteve siap menemani Anda. Dobel klik saluran tv mana yang Anda mau pilih untuk di tonton.

    Katanya sih diestimasi kurang lebih ada 58% pengunjung setia Mivo TV berada di Indonesia. Tagline Streaming Tv ini : Mivo.TV – Situs TV Online No. 1 di Indonesia

     

    Tulisan Terkini

  • Bersepeda di Jerman

    Bersepeda di Jerman

    Bersepeda di Jerman. Bersepeda atau bagaimana menggunakan sepeda menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah-sekolah di Jerman. Pagi itu saya coba meng-abadikan momen anak-anak sekolah belajar naik sepeda. Berhasil ambil dua foto dari dalam rumah 😉 .

    Bersepeda di Jerman
    Anak-anak sekolah belajar naik sepeda. (Foto: dok. pribadi)

    Pelajaran bersepeda diberikan oleh guru sekolah dan ada hari-hari tertentu, bapak / ibu polisi juga memberikan pengetahuannya. Beberapa kali saya sempat lihat juga, para orangtua membimbing putra putrinya bersepeda di sore hari.

    Bersepeda di Jerman HARUS mematuhi aturan lalu lintas, harus lewat di jalur khusus untuk sepeda. HARUS menggunakan peralatan untuk pengaman diri sendiri, antara lain yang penting adalah helm. Jangan coba-coba bersepeda tanpa helm, alih-alih Anda akan kena tilang kalau pas bertemu pak polisi. Sepeda kita juga harus dilengkapi lampu penerang, gunanya kalau kita bersepeda di waktu gelap.

    Kalau mau bersepeda di sore atau malam hari, dimana matahari sudah tidak nampak lagi, maka Anda sebaiknya (HARUS) menggunakan jaket berwarna atau memancarkan cahaya. Hal ini untuk menghindari Anda tertabrak atau disenggol kendaraan. Saya pernah baca berita, ada artis Hollywood hobi olahraga “lari“ di malam hari dan ditempat sepi pula seperti hutan, kemudian tertabrak mobil, lalu sahabat si artis menghadiahinya jaket yang mengeluarkan cahaya ketika gelap.

    Bersepeda di Jerman. Belajar Bersepeda di jalanan
    Belajar Bersepeda di jalanan

    Seperti ditulis Ensiklopedia Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Perancis. Menurut kabar sejarah, negeri itu sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede.

    Adalah seorang Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn yang pantas dicatat sebagai salah seorang penyempurna velocipede. Tahun 1818, von Sauerbronn membuat alat transportasi roda dua untuk menunjang efisiensi kerjanya Sebagai kepala pengawas hutan Baden, ia memang butuh sarana transportasi bermobilitas tinggi. Tapi, model yang dikembangkan tampaknya masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki ciptaan sang Baron sebagai dandy horse.

    Ketika cuaca cerah, banyak orang-orang menggunakan sepeda untuk bepergian. Rata-rata negara di Eropa, seperti Belanda, Jerman dan Swiss (berdasarkan pengalaman penulis) warganya senang bersepeda. Menurut saya jalur bersepeda-pun harus mendukung, artinya kita bisa merasa aman di jalan raya.

    Jenis-jenis sepeda

    Kini sepeda mempunyai beragam nama dan model. Pengelompokan biasanya berdasarkan fungsi dan ukurannya.

    • Sepeda gunung-digunakan untuk lintasan off-road dengan rangka yang kuat, memiliki suspensi, dan kombinasi kecepatan sampai 27.
    • Sepeda jalan raya-digunakan untuk balap jalan raya, bobot keseluruhan yang ringan, ban halus untuk mengurangi gesekan dengan jalan, kombinasi kecepatan sampai 27
    • Sepeda BMX-BMX merupakan kependekan dari bicycle moto-cross, banyak digunakan untuk atraksi
    • Sepeda mini-termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda anak-anak, baik beroda dua maupun beroda tiga
    • Sepeda angkut-termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda kumbang, sepeda pos
    • Sepeda lipat-merupakan jenis sepeda yang bisa dilipat dalam hitungan detik sehingga bisa dibawa ke mana-mana dengan mudah
    • Sepeda Balap – Sepeda yang model handlernya setengah lingkaran dan digunakan untuk balapan.
    • Sepeda Fixie – Sepeda minimalis dengan rangka dan ban beraneka warna, setang pendek dan tidak banyak memiliki kabel-kabel sebagai pengatur tali rem

    Kenapa bersepeda? Pertama : mengurangi penggotoran udara akibat penggunaan bahan bakar kendaraan (mobil atau motor), kedua : lebih sehat bersepeda, ketiga : pemandangan di negara-negara Eropa sangat indah, hamparan hijau dimana-mana. Keempat : hemat uang untuk beli bahan bakar kali ya he-he-he

    Menurut website turunberatbadan.com, bersepeda memberikan manfaat, antara lain :

    1. Bersepeda dapat membuat tubuh menjadi berenergi dan menjaga bentuk tubuh. Hal ini dikarenakan ketika kita bersepeda, kita melakukan beberapa gerakan yang dapat membentuk, mengencangkan, dan menguatkan serta mengurangi lemak pada otot paha, betis, serta panggul.
    2. Manfaat bersepeda selanjutnya adalah dapat mengurangi selulit pada paha. Bahkan gerakan bersepeda juga dapat menghilangkan stress di daerah lutut hingga pergelangan kaki seperti halnya ketika kita berjalan atau melakukan senam aerobik.
    3. Bersepeda dapat memperlancar proses sirkulasi darah kaya oksigen serta nutrisi menuju seluruh bagian otot di seluruh tubuh.
    4. Manfaat bersepeda selanjutnya adalah dapat menghindarkan kita dari berbagai serangan penyakit. Misalnya diabetes, sebab bersepeda dapat menghindarkan kita dari tekanan darah tinggi dan menurunkan berat badan.
    5. Bersepeda dapat mengurangi stress dan menjaga kesehatan jantung.

    Diolah dari berbagai sumber seperti :
    – turunberatbadan.com/2463/manfaat-olahraga-bersepeda
    – wikipedia.org/wiki/Sepeda
    – pengalaman penulis

     

    Baca juga:
    Orang Jerman, Etika dan Kebiasaannya (Bagian VI)
    Perhatikan Banyak Larangan Memotret di Jerman
    Tinggal di Jerman

  • Peringkat Universitas di Jerman

    Peringkat Universitas di Jerman

    Peringkat Universitas di Jerman

    Universitas tertua:

    Ruprecht-Karls-Universität, Heidelberg, didirikan 1386

    Website Kampus : www.uni-heidelberg.de

    Peringkat Universitas di Jerman
    Bebelplatz (Foto: gettyimages)

    Universitas terbesar:

    Ludwig-Maximilians-Universität, München, dengan 44.400 mahasiswa

    Website Kampus : www.en.uni-muenchen.de

    Universitas paling menarik bagi peneliti internasional terkemuka:

    Untuk bidang ilmu alam ialah Universitas Teknik München, menurut pemeringkatan universitas oleh Alexander-von-Humboldt-Stiftung

    Website Kampus : TU München

    Perguruan Tinggi yang unggul di bidang penelitian:

    RWTH Aachen, menurut pemeringkatan DFG perihal proyek. DFG mengelola proyek penelitian RWTH senilai 257 juta Ero yang dibiayai oleh pihak ketiga.

    Website Kampus : RWTH Aachen

    ********************

    Universitas swasta

    Di samping universitas milik lembaga keagamaan, sejak tahun 1970-an didirikan juga sejumlah perguruan tinggi swasta yang diakui oleh negara. Dewasa ini di Jerman terdapat sekitar 130 perguruan tinggi swasta, kebanyakan di antaranya kecil, termasuk 10 universitas swasta seperti European Business School di Oestrich-Winkel dan Private Universität Witten/Herdecke, serta 12 perguruan tinggi teologi.

    Universitas Teknik

    Universitas yang kegiatannya terfokus pada ilmu teknik menamakan dirinya Technische Universität (TU) atau Technische Hochschule (TH). Dibandingkan dengan perguruan tinggi ilmu terapan, universitas teknik lebih mengutamakan riset dasar. Kesembilan TU terkemuka telah bergabung dalam Prakarsa TU9. Anggotanya berorientasi internasional dan melakukan sejumlah besar kegiatan pendidikan tinggi di mancanegara yang dikoordinasikan oleh badan prakarsa tersebut.

    Alexander-von-Humboldt-Stiftung

    Yayasan Alexander von Humboldt (AvH), didirikan pada tahun 1860, kini mendukung kerja sama ilmiah antara peneliti asing terkemuka dan koleganya di Jerman. Setiap tahun Yayasan AvH memberi kesempatan kepada lebih dari 1.900 peneliti internasional untuk tinggal dan melakukan riset di Jerman. Di samping itu dipeliharanya jaringan yang mencakup sekitar 23.000 alumni program yayasan di segala bidang ilmu yang tinggal di 130 negara, di antaranya 43 pemenang Hadiah Nobel.

    Iuran kuliah

    Sejak tahun 2007, negara bagian Baden- Württemberg, Bayern, Hamburg, Hessen, Niedersachsen, Nordrhein-Westfalen dan Saarland mengenakan iuran kuliah mulai semester pertama. Dalam kebanyakan hal, jumlahnya 500 Ero per semester. Ketujuh negara bagian ini menyediakan kredit pembiayaan studi yang dijamin negara.

    Jerman sebagai negara studi

    Dewasa ini sekitar dua juta orang berkuliah di perguruan tinggi, hampir separuhnya perempuan (48 persen). Terdapat sekitar 370 perguruan tinggi, di antaranya 140 universitas dan perguruan tinggi dengan kewenangan promosi. Perguruan tinggi negeri merupakan institusi negara bagian. Di dunia internasional, Jerman termasuk di antara negara studi yang paling disukai di samping Amerika Serikat dan Inggris.

    Penginternasionalan

    Dewasa ini sekitar 240.000 mahasiswa asing berkuliah di perguruan tinggi di Jerman; setiap orang keempat di antara- nya sebelumnya meraih ijazah yang memberi hak masuk perguruan tinggi di Jerman pula. Di lain pihak 85.000 warga Jerman berkuliah di mancanegara. Negara studi yang paling disukai mereka ialah Belanda, Inggris, Austria dan Swis.

     

    Sumber: tatsachen-ueber

     

    Baca juga:

  • 30 Universitas Terbaik di Jerman
  • Kuliah di Jerman, Mahalkah?
  • 101 Tips Kuliah ke Jerman
  • Orang Jerman itu
  • Fakta Mengenai Jerman

    Fakta Mengenai Jerman

    Salah Satu Taman di Jerman. (Foto: dok. pribadi)
     Cara Hidup

    Dalam masyarakat Jerman terdapat aneka bentuk kehidupan bersama, akan tetapi se­bagian besar orang – lebih dari 66 juta penduduk – hidup dalam rumah tangga yang mencakup beberapa orang. 16 juta orang tinggal sendiri. Lebih dari 41 juta orang hidup dalam rumah tangga orang tua-anak, di antaranya sekitar 20 juta anak. Hampir 23 juta orang hidup berpasangan, tanpa anak. Termasuk di antaranya mayoritas dari ke-46.000 laki-laki dan 23.000 perempuan yang tinggal bersama partner sejenis. Menurut perkiraan, secara keseluruhan terdapat 160.000 pasangan sejenis di Jerman.

    Orang Tua Tunggal

    Orang tua yang mengasuh anak dalam 1,6 juta lebih keluarga hanya seorang saja. Dalam lebih dari 90 persen kasus seperti itu, orang tua tunggal adalah ibu. Banyak di antara mereka tidak bekerja atau mendapat pekerjaan paruh waktu saja. Antara lain untuk memudahkan orang tua tunggal mendapat mata pencaharian tetap, pengasuhan anak sehari penuh, artinya di luar jam taman kanak-kanak dan sekolah, akan ditingkatkan, begitu juga fasilitas asuhan anak di bawah tiga tahun.

    Kenaikan Usia Harapan Hidup

    Pada awal abad ke-20, usia harapan hidup rata-rata masih berkisar sekitar 46 tahun. Sekarang, seorang anak laki-laki yang baru lahir dapat mengharapkan akan mencapai usia 77 tahun, seorang anak perempuan bahkan 82 tahun.

    Gaya Hidup Generasi Lanjut Usia

    Orang lanjut usia kini tidak hanya mencapai usia lebih tinggi, melainkan juga lebih sehat, lebih bugar dan lebih aktif daripada generasi-generasi sebelumnya. Mereka mapan secara ekonomi: Kelompok umur di atas 60 tahun memiliki hampir sepertiga dari daya beli total. Gaya hidup dari “generasi 50+” telah banyak berubah. Kira-kira setiap orang kedua memberi perhatian khusus kepada kebugaran, kesehatan dan kesegaran. Oleh karena itu kegiatan jasmani dan olahraga semakin dipentingkan: Setiap orang ketiga di kelompok usia 60 tahun ke atas berolahraga hampir setiap hari. Rasa segan untuk memakai internet pun telah hilang. Kalau kelompok usia 66–70 tahun dahulu masih merupakan minoritas sebagai pemesan barang lewat internet, kini mereka merupakan kelompok terbesar di antara pengguna internet – demikian hasil sebuah studi Universitas Osnabrück.

    Hak Asasi Manusia

    Pemerintah Federal Jerman sangat mementingkan penghargaan hak asasi manusia dan perluasannya di seluruh dunia. Bersama mitranya di UE diusahakannya secara konsekuen agar standar hak asasi dilindungi dan dikembangkan secara kontinu. Hal itu dilakukan dalam kerja sama erat dengan lembaga-lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya kantor Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia di Jenewa. Dalam menjalankan kebijakan hak asasi, Jerman didorong oleh kewajiban konkret: Melindungi manusia terhadap pelanggaran hak dan kebebasan pokok mere-ka, dan menciptakan prasyarat yang menjamin bahwa penindasan, kesewenang-wenangan dan eksploitasi tidak mungkin dilakukan lagi. Tekad tersebut bersumber pada konstitusi: Ayat 1 Grundgesetz menyebut hak asasi manusia sebagai dasar bagi setiap masyarakat serta perdamaian dan keadilan di dunia.

    Kegiatan Sosial

    Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kemasyarakatan cukup tinggi di Jerman: 36 persen dari pemuda-pemudi berumur 14 -24 tahun menjadi sukarelawan. Mereka turut aktif khususnya di bidang olahraga, pengisian waktu luang dan penyelenggaraan acara, di lingkungan sekolah, budaya atau gereja, serta dalam regu pemadam kebakaran dan penyelamatan. Ada bidang tertentu yang bahkan tergantung dari peranserta anak muda, karena andil mereka begitu besar – hal itu misalnya terjadi di banyak perkumpulan olahraga. Separuh di antara para remaja aktif di perkumpulan, seperempat menjadi sukarelawan di organisasi kemasyarakatan besar, khususnya di gereja-gereja.

    Taraf Hidup

    Republik Federal Jerman tergolong negara bertaraf hidup paling tinggi di dunia. Menurut Indeks HDI Perserikatan Bangsa- Bangsa, Jerman termasuk negara paling maju menurut kriteria usia harapan hidup, taraf keberaksaraan, dan pendapatan per kapita. Sistem kesehatan memungkinkan pelayanan medis yang lengkap, sistem-sistem jaminan sosial berupa asuransi wajib di bidang kesehatan, perawatan, kecelakaan, purnakarya/hari tua dan pengangguran melindungi warga dari dampak keuangan yang ditimbulkan risiko kehidupan.

     

    Bantuan sosial

    Jaringan jaminan sosial dilengkapi oleh uang bantuan sosial yang dibiayai oleh pajak. Tunjangan itu diberikan kepada warga yang tidak sanggup mengatasi keadaan susahnya dengan tenaga dan sarana sendiri atau dengan bantuan keluarganya. Di samping itu terdapat bantuan sosial pokok untuk orang lanjut usia atau orang invalid, begitu juga bantuan dari pihak negara untuk biaya hidup dan dalam situasi khusus.

     

    Sumber:  tatsachen-ueber

    Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:

    Orang Jerman itu
    Aturan Internetan di Jerman
    Musim Dingin di Jerman
    Kuliner Indonesia yang Nganggenin
    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati
    Istilah Masakan Jerman – Indonesia
    Kamar Mandi di Jerman
    101 Tips Kuliah ke Jerman

  • Macam-macam Asuransi di Jerman

    Asuransi Kesehatan

    Hampir semua penduduk Jerman menjadi anggota asuransi kesehatan, atau yang wajib (89 persen) atau yang privat (hampir 11 persen). Asuransi kesehatan menanggung biaya perawatan oleh dokter, obat-obatan, perawatan di rumah sakit dan tindakan preventif. Iuran asuransi kesehatan dibayar oleh pekerja dan majikan. Peserta asuransi kesehatan wajib tidak harus membayar iuran untuk anggota keluarganya yang tidak mempunyai pendapatan.

     

    Asuransi Kecelakaan

    Asuransi kecelakaan kerja yang diwajibkan oleh undang-undang merupakan asuransi tanggung wajib yang dibayar oleh pengusaha untuk pekerjanya. Dengan demikian para pekerja mempunyai jaminan terhadap akibat kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan.

     

    Asuransi Perawatan

    Asuransi wajib terhadap risiko ketergantungan dari perawatan mulai dilaksanakan pada tahun 1995 sebagai “tiang kelima” asuransi jaminan sosial. Untuk pembiayaannya ditarik iuran yang sama tingginya dari pekerja dan majikan menurut pola pembagian antarpeserta. Menurut rencana, cara pembiayaan tersebut akan dilengkapi dengan unsur-unsur pendanaan yang terjamin oleh modal.

     

    Asuransi Pengangguran

    Penganggur di Jerman berhak atas tunjangan. Penganggur yang selama dua tahun sebelumnya paling sedikit selama 12 bulan membayar iuran asuransi pengangguran berhak menerima uang pengangguran (60 sampai 67 persen dari gaji neto terakhir). Uang pengangguran dibiayai dari iuran yang disetor oleh pekerja dan majikan, masing-masing separuh. Jangka waktu penerimaan uang pengangguran paling lama enam sampai 24 bulan. Setelah itu dapat diterima tunjangan untuk menutupi kebutuhan pokok pencari kerja (“Uang pengang­guran”) yang jumlahnya tergantung dari harta yang dimiliki. Instrumen yang ternyata berguna dalam krisis ekonomi ialah “uang untuk jam kerja tidak penuh”. Berkat tunjangan yang dibiayai oleh pajak itu, perusahaan dapat bertahan dalam keadaan sulit tanpa harus memutuskan hubungan kerja.

     

    Asuransi Purnakarya

    Asuransi purnakarya yang diwajibkan oleh undang-undang adalah sokoguru terpenting bagi jaminan hari tua. Pembiayaannya didasarkan atas pola pembagian antarpeserta: Iuran yang dibayar setiap bulan oleh para pekerja dan majikan dipakai untuk membayar uang purnakarya secara teratur kepada peserta asuransi yang sudah mencapai usia pensiun. Dengan menyetor iuran selama masa kerja aktif, peserta asuransi memperoleh hak penerimaan uang purnakarya atas nama sendiri. Dana untuk membayar uang purnakarya itu di masa depan harus dikumpulkan dari iuran generasi berikutnya lagi (“perjanjian antargenerasi”). Di samping itu sistem jaminan hari tua didukung oleh tiang kedua dan ketiga berupa dana persiapan hari tua yang disediakan oleh perusahaan atau yang dikumpulkan secara perseorangan. Dengan persyaratan tertentu jenis dana itu mendapat subsidi dari negara.

     

    Perjanjian antargenerasi

    Pengertian itu dipakai untuk menyebutkan sistem pembiayaan dari asuransi-wajib purnakarya: Berdasarkan pola pembagian di antara peserta asuransi, orangorang yang bekerja sekarang membayar uang purnakarya bagi generasi pensiunan melalui iuran yang mereka setor, dengan mengharapkan bahwa generasi penerus nantinya akan membayar uang purnakarya bagi mereka pula. Undang-undang pertama mengenai asuransi wajib untuk jaminan hari tua telah dikeluarkan pada tahun 1889. Sementara ini sekitar 80 persen penduduk yang bekerja adalah anggota asuransi-wajib purnakarya. Di samping iuran yang dibayar oleh pekerja dan majikan, sistem ini dibiayai pula oleh subsidi dari Federasi. Sejak tahun 2002, uang purnakarya dari asuransi wajib dilengkapi dengan asuransi hari tua privat yang terjamin oleh modal dan didukung oleh negara.Jaminan hari tua untuk pegawai negeri dan penyandang profesi bebas ditanggung oleh dana pensiun dan asuransi lain.

    Sumber: tatsachen-ueber 

  • Jalan Sehat untuk Robin

    Jalan Sehat untuk Robin

    Jalan Sehat untuk Robin. Sebenarnya sudah dua minggu lalu kegiatannya berlangsung, namun rasanya ko sayang kalau ceritanya tidak di luncurkan di halaman blog, mengingat kami (suami & saya) sudah foto-foto saat itu dan juga kegiatan ini menarik untuk diceritakan ;-).

    Pada 08.10.2011 lalu kami (suami & saya) mengikuti acara Jalan Sehat yang diselenggarakan Klinik Vulpius Sebulan sebelumnya, pendaftaran sudah mulai dibuka. Ketika awal-awal suami bilang dia ikutnya yang “lari”, sedangkan saya yang “Jalan Sehat” saja. Saya mikir, ko ya agak-agak malas ah kalau jalan dengan orang-orang tidak dikenal, maksudnya tidak ada teman ngobrol sepanjang jalan hehehe, apalagi 6 KM, pikiran saya busyettt jauhh bangett, cape!. Saya bilang suami, “..saya belum katakan “ya” mau ikut, saya pikir-pikir dulu ya 😉“.

    Singkat cerita katanya sih ayah mertua saya berminat ikut, makanya saya katakan okelah saya ikut program Jalan Sehat, apalagi ini untuk program amal, untuk menolong seorang anak kecil yang butuh dana. Pas hari H, ternyata ayah mertua tidak jadi ikut, dan suami akhirnya ikut program yang sama dengan saya, yakni Jalan Sehat bukan lari, Hoorraayy :D.

    Acara semacam ini (Jalan Sehat) untuk penggalangan dana diselenggarakan setiap tahun oleh Vulpius Klinik, yang pertama kali diadakan pada tahun 2006.

    Acaranya diikuti kalangan orang dewasa, anak-anak pun tidak mau kalah, termasuk anak-anak yang di kursi roda, dan banyak para lansia (*red. lanjut usia) bersemangat juga mengikutinya. Foto anak-anak klik disini Foto lansia klik disini

    Hampir 1.300 peserta mengikuti acara pada sabtu, 08.10.2011. Motto tahun ini, 2011 : “Wir laufen für Robin” artinya kami berjalan untuk Robin. Setiap peserta dihargai 8 Euro, dari kantor suami ada 10 orang peserta termasuk saya, peserta dari kantor suami mengenakan seragam berwarna merah ;-).

    Robin adalah seorang anak berusia 7 tahun, menderita Cerebral Palsy sejak lahir. Melalui acara ini berhasil terkumpul 13.000 Euro untuk pengobatan Robin. Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian peralatan dan pengobatan untuk melonggarkan otot-otot Robin.

    Lokasi untuk acara lari dan jalan sehatnya adalah di hutan, dekat klinik Vulpius. Walau semalamnya sempat hujan, untungnya lokasi tidak becek. Walaupun jalannya sudah super santai, 6 KM ternyata bikin gempor juga, hiks! Kami berdua ada di barisan-barisan peserta terakhir he-he-he, karena kalau ada objek menarik saya minta berhenti dulu untuk mengabadikannya. Oh ya untungnya suami bawa satu buah apel (besar banget dan manis sekali) dikasih salah satu pasiennya (sebelum kami pergi ke acara), jadi apel tersebut yang kami berdua makan untuk menghilangkan rasa haus sekaligus menyegarkan diri ;-).

    Jalan tanpa henti, ditengah cuaca dingin, pasti membuat kita mau buang air kecil dong. Mau berhenti, ya ko kuatir benar-benar jadi peserta terakhir yang sampai finish, mau berhenti agak malu juga, buang air di tengah hutan he-he-he. Kalau pria sih gampang, tinggal berdiri, bisa pantau kanan kiri, ternyata ada beberapa pria melakukannya ha-ha-ha.

    Untunglah ada satu peserta (wanita), ibu ini duluan buang air, setelah dia selesai, beberapa meter di depan, saya gantian deh, cari pohon besar yang rimbun sekelilingnya … plooonggg!!! :D. Setelah saya selesai ada juga ibu lain yang datang, melakukan seperti saya ;-).

    Ada satu ibu-ibu berhenti dan bertanya dengan petugas yang kebetulan berjaga, wanita ini bertanya “.. boleh merokok ga?”, ya pasti dijawab “tidak boleh!”. Ditengah hutan mau mengotori udara, kasihan pohon-pohonnya dong, kalau yang saya lakukan diatas termasuk ga ya? Semoga bikin subur tanamannya he-he-he. Ternyata setelah beberapa meter di depan si wanita ini sudah tidak tahan, dia berhenti sejenak dan menikmati mengisap rokok, ehh datang satu wanita lain, melakukan hal yang sama. Olahraga ko sekaligus mengotori tubuh sih, saya cuma bisa *tepok jidat deh! :P.

    Saya sempat dua kali minta berhenti, sekitar 1 sampai 2 menit tarik nafas panjangg, benar-benar tidak tahan, nafas rasanya mau putus. Senangnya suamiku baik hati, mau mengikuti ritme jalanku yang sangat santai :D. Akhirnya sampai garis finish, 6 KM ditempuh dalam waktu 1 jam 28 menit, pakai di umumin segala lewat penggeras suara ketika suami dan saya tiba :P. Setelah sampai garis finish, nomer peserta yang ditempel di dada, di arahkan alat sensor petugas, untuk memasukkan data kalau kami sudah tiba di garis finish. Beberapa hari kemudian kami dapat sertifikat sudah mengikuti acara jalan sehat, tertera juga durasi jalan kami.

    Acaranya ada yang upload di youtube

     

    *Frank and Nella menit ke 04:10, sedangkan Robin 07:01

    It was a great day for Robin and for all of us!
    Semoga lekas sembuh Robin 🙂

    Sumber:
    • Terjemahan bebas dari vulpiusklinik.de
    • Terjemahan bebas dari Rhein-Neckar-Zeitung

    Baca juga :
    Museum Farmasi Jerman di kastil Heidelberg
    Mengelola Sampah ala Jerman
    Tinta di Sendok‏ (Rahasia Hidup Bahagia)
    Aktivitas Makan di Jerman
    Goslar Kota Abad Pertengahan di Jerman

  • error: Content is protected !!