Selain berkebun, hobby baru saya sejak menetap di Jerman adalah mencoba masakan-masakan baru dan tentunya mencoba makan setiap makanan enak maupun yang tidak cocok di lidah (tidak enak :D) yang saya temukan disini 😉
Cara Ampuh Membasmi Belatung Sampah di Rumah: Pengalaman Ibu Rumah Tangga di Jerman. Pernah buka tempat sampah rumah dan… eh, banyak belatungnya! 😱 Jangan panik, kamu tidak sendirian! Setiap musim panas, belatung larva lalat sering muncul dan bikin repot siapa saja yang ingin rumah tetap bersih. Aku sendiri sempat bingung dulu sampai akhirnya menemukan cara sederhana dan efektif untuk membasmi belatung di tempat sampah pakai cuka dan garam.
Pernah buka tempat sampah, eh… belatung semua?! 😳 Aku juga pernah, sampai akhirnya ketemu trik sederhana pakai cuka dan garam yang efektif. Yuk tonton biar rumah bebas belatung! #belatungsampah #tipsibu #rumahbersih
Di artikel ini, aku akan berbagi pengalaman pribadi, tips praktis, dan trik aman supaya tempat sampah bebas belatung tanpa repot, sekaligus cara mencegah belatung datang lagi di musim panas. Cocok banget buat ibu rumah tangga, mahasiswa kost, atau siapa saja yang ingin rumah bersih dan nyaman meski cuaca panas sepanjang tahun!
Step-by-Step Cara Membasmi Belatung di Tempat Sampah
1. Siapkan Bahan yang Aman dan Mudah
Untuk membasmi belatung, kamu cuma butuh cuka putih dan garam dapur. Cara ini aman untuk rumah tangga dan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya.
2. Buat Ramuan Basmi Belatung
Semprot atau tuang cuka putih ke permukaan tempat sampah yang banyak belatung.
Taburi garam secukupnya untuk meningkatkan efek basmi larva.
Biarkan beberapa menit agar larva benar-benar terpengaruh.
3. Semprot atau Siram Secara Merata
Pastikan larva terkena ramuan cuka dan garam secara merata. Jangan hanya ditabur di satu sisi saja, karena larva bisa bergerak dan tetap hidup di sisi lain.
4. Hindari Metode Berbahaya
Jangan bakar belatung langsung atau gunakan api!.
Hindari air panas berlebihan kalau tempat sampah berbahan plastik, karena bisa meleleh atau berair.
Penggunaan bahan kimia antihama bisa efektif, tapi hati-hati dengan residu dan keamanan rumah.
5. Pencegahan Supaya Tidak Kembali
Mencegah lebih mudah daripada mengobati! Beberapa tips:
Buang sampah makanan sisa dengan rapat di kantong plastik.
Bersihkan tempat sampah rutin setiap beberapa hari.
Simpan sisa makanan di tempat tertutup atau kulkas kalau memungkinkan.
Kalau ingin lebih lengkap, aku sudah bikin video YouTube tentang cara membasmi belatung di tempat sampah yang bisa ditonton di sini:
Video Cara Mematikan BELATUNG SAMPAH Pakai Cuka dan Garam
Kesimpulan
Belatung di tempat sampah memang menjijikkan, tapi dengan metode sederhana seperti cuka dan garam, masalah bisa diatasi dengan cepat, aman, dan tanpa repot. Artikel ini cocok buat siapa saja yang ingin rumah tetap bersih meski musim panas. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi jangan lupa rutin bersihkan tempat sampah!
Semoga pengalaman aku ini bisa bantu kamu juga. Kalau punya trik lain buat ngusir belatung, tulis di kolom komentar blog ya biar kita bisa saling bantu!
Jangan lupa follow blog ini supaya dapet update tips-tips rumah tangga di Jerman.
Kenapa Beras Bisa Berulat? Pengalaman di Dapur dan Penjelasan Tentang Larva Kutu Beras. Suatu hari di dapurku di Jerman, aku melakukan hal yang sangat biasa: menyiapkan beras untuk dimasak. Kemasan beras itu masih tersegel rapi ketika kubuka. Tidak ada tanda-tanda aneh dari luar. Seperti biasa, beras kutuangkan ke dalam mangkuk sebelum dicuci. Namun beberapa detik kemudian aku berhenti. Di antara butiran beras putih itu, ada sesuatu yang bergerak.
Awalnya aku mengira hanya butiran beras yang bergeser atau mungkin bayangan air. Tetapi ketika kuperhatikan lagi dengan lebih teliti, terlihat jelas ulat kecil berwarna putih bergerak di sela-sela beras. Selain itu, di dalam beras juga terlihat serpihan halus seperti tepung beras dan beberapa serabut tipis berwarna putih yang mirip jaring laba-laba.
Jujur saja, saat itu aku cukup kaget.
Kalau penasaran seperti apa kondisi beras yang kutemukan saat itu, aku juga merekamnya di dapur. Di video ini terlihat larva kecil di antara butiran beras yang baru saja dibuka dari kemasannya.
Yang membuatku semakin bingung, kemasan beras itu baru saja dibuka dan sebelumnya masih tersegel. Jadi muncul pertanyaan yang mungkin juga pernah terlintas di pikiran banyak orang: Bagaimana mungkin beras yang belum dibuka bisa berulat?
Ulat Kecil Itu Ternyata Larva Kutu Beras
Setelah mencari tahu, aku baru mengetahui bahwa ulat kecil yang terlihat di beras kemungkinan besar adalah larva kutu beras.
Kutu beras dikenal dalam bahasa Inggris sebagai rice weevil, yaitu serangga kecil yang sering menyerang bahan makanan kering seperti:
beras
gandum
jagung
biji-bijian
Serangga ini termasuk hama gudang yang memang sering ditemukan pada bahan makanan yang disimpan dalam jumlah besar. Yang menarik, telur kutu beras sering kali sudah ada sejak beras masih berada di gudang penyimpanan atau selama proses distribusi.
Telur tersebut sangat kecil dan hampir tidak terlihat oleh mata manusia. Ketika kondisi lingkungan mendukung, telur itu akan menetas menjadi larva kecil berwarna putih, yaitu ulat yang akhirnya terlihat di antara butiran beras.
Itulah sebabnya kadang kita bisa menemukan larva di dalam beras meskipun kemasannya masih tersegel.
Selain larva kecil, di dalam kemasan beras juga terlihat serpihan beras halus seperti tepung.
Hal ini sebenarnya juga merupakan tanda yang cukup umum ketika beras mulai diserang serangga gudang. Larva kutu beras memakan bagian dalam butiran beras sehingga:
butiran beras menjadi rapuh
sebagian beras hancur menjadi serpihan halus
muncul serbuk seperti tepung beras
Serabut putih yang terlihat seperti jaring laba-laba biasanya merupakan campuran dari serpihan beras, sisa aktivitas larva, dan bahan halus dari butiran beras yang rusak.
Jika infestasi berlangsung cukup lama, tanda-tanda seperti ini biasanya akan semakin terlihat.
Tanda-Tanda Beras Mulai Terinfeksi Hama
Sebelum kita benar-benar melihat ulat, biasanya ada beberapa tanda awal yang bisa diperhatikan.
Beberapa di antaranya adalah:
muncul serpihan beras halus seperti tepung
terlihat serabut putih tipis di antara butiran beras
ada lubang kecil pada butiran beras
muncul ulat kecil berwarna putih
Jika sudah terlihat beberapa tanda ini, biasanya beras memang sudah mulai terinfeksi oleh hama gudang.
Larva kecil yang ditemukan di antara butiran beras yang baru dibuka dari kemasan.
Apakah Beras Berkutu Aman Dimakan?
Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang menemukan kutu atau larva di beras.
Secara umum, kutu beras sebenarnya tidak beracun dan tidak berbahaya bagi manusia. Namun jika jumlahnya sudah cukup banyak, biasanya kualitas beras sudah menurun.
Beras yang sudah lama diserang serangga biasanya:
memiliki bau agak apek
teksturnya lebih rapuh
rasanya bisa sedikit berubah
Karena itu banyak orang memilih tidak menggunakan beras yang sudah terinfeksi parah.
Fakta Menarik: Padi Ini Berasal dari Bulgaria
Saat memperhatikan kemasan beras itu lebih teliti, aku menemukan sesuatu yang cukup menarik. Di kemasan tertulis bahwa padi yang digunakan berasal dari Bulgaria.
Awalnya aku sempat heran, karena selama ini kita lebih sering mendengar padi berasal dari negara-negara Asia seperti Indonesia, Thailand, atau Vietnam.
Ternyata beberapa negara Eropa juga memiliki lahan persawahan, termasuk Bulgaria. Padi ditanam di beberapa wilayah yang memiliki iklim lebih hangat dan sistem irigasi yang baik.
Selain Bulgaria, beberapa negara Eropa lain yang juga menanam padi antara lain:
Italia
Spanyol
Portugal
Yunani
Prancis
Produksinya memang tidak sebesar negara Asia, tetapi cukup untuk memasok sebagian kebutuhan beras di Eropa.
Pengalaman kecil di dapur ini ternyata membuatku belajar sesuatu yang baru.
Kadang kita mengira kalau ada masalah pada bahan makanan pasti karena cara menyimpannya di rumah. Padahal bisa saja penyebabnya sudah terjadi jauh sebelumnya, misalnya saat beras masih disimpan di gudang atau selama proses distribusi.
Sejak kejadian itu, aku jadi lebih teliti saat membeli dan menyimpan beras.
Hal kecil di dapur ternyata bisa membuka wawasan baru juga.
Kalau kamu sendiri, pernah tidak menemukan ulat kecil atau kutu di dalam beras yang baru dibuka?
Kalau pernah, boleh cerita juga di kolom komentar. Menarik juga mendengar pengalaman orang lain, karena ternyata kejadian seperti ini cukup sering terjadi di dapur.
Dan kalau kamu suka membaca cerita keseharian, pengalaman kecil di dapur, atau kehidupan kami di Jerman, kamu juga bisa follow blog ini supaya tidak ketinggalan tulisan berikutnya.
Nastar Keju Lumer yang Saya Buat Bersama Benjamin Saat Usianya 5 Tahun. Ada resep yang bukan hanya soal rasa, tapi juga soal kenangan. Video nastar keju dibawah saya rekam pada 9 Juni 2019, saat Benjamin masih berusia 5 tahun. Waktu itu dapur kecil kami di Jerman terasa ramai dan hangat, bukan hanya karena oven menyala, tetapi karena ada tangan kecil yang dengan semangat membantu mengaduk adonan.
Nastar keju lembut yang kami buat bersama saat Benjamin masih 5 tahun
Saya masih ingat bagaimana ia begitu serius menuang maizena, lalu tiba-tiba bernyanyi sendiri sambil mengaduk. Adonannya belum tentu rapi, tapi momen kebersamaannya jauh lebih berharga dari sekadar bentuk nastar yang bulat sempurna.
Resep ini sebenarnya saya recook dari Nikmatul Rosidah, salah satu diaspora Indonesia yang sangat terkenal di Hongkong pada masa itu. Banyak ibu-ibu Indonesia di luar negeri mengenal resep nastarnya yang lembut dan lumer. Versi beliau menggunakan selai nanas, sedangkan saya mencoba mengganti isinya dengan keju, karena keluarga saya memang lebih menyukai rasa gurih dibanding manis.
Sejak pertama kali mencoba resep ini, saya beberapa kali bereksperimen. Pernah juga nastarnya melebar di oven karena saya tidak menyangrai tepung. Dari situ saya belajar bahwa detail kecil seperti kelembapan tepung dan kualitas butter sangat memengaruhi hasil akhir.
Bagi saya, resep ini bukan sekadar kue kering untuk Lebaran atau Natal. Ia adalah potongan waktu yang tersimpan. Saat menonton ulang videonya sekarang, yang saya lihat bukan hanya nastar keju yang mengkilap, tetapi juga Benjamin kecil yang begitu antusias membantu di dapur.
Menariknya, setiap menjelang Lebaran maupun Natal, video lama ini selalu kembali ramai. View perlahan naik, notifikasi YouTube muncul lagi. Rasanya sederhana, tapi menghangatkan resep yang direkam bertahun-tahun lalu ternyata masih dicari orang.
Berikut video yang saya rekam saat itu:
Di tahun 2026 ini saya pun memutuskan untuk merapikannya. Saya menambahkan chapter agar lebih mudah diikuti, dan memindahkan cerita panjangnya ke tulisan ini supaya lebih nyaman dibaca.
Setiap musim hari raya memang hanya menambah sedikit penghasilan dari video tersebut. Tidak besar. Namun yang membuat saya bahagia bukanlah angkanya, melainkan kenyataan bahwa resep sederhana dari dapur kecil kami masih menemukan jalannya ke rumah-rumah orang lain
300 g tepung terigu protein rendah (di Jerman: Weizenmehl Type 405, sangrai 5–10 menit agar lebih stabil dan tidak mudah melebar)
50 g maizena / cornstarch
25 g susu bubuk
½ sdt garam
250 g butter (lebih baik butter berkualitas)
50 g gula halus
2 kuning telur
½ sdt vanili
Bahan Isian
Keju potong kotak kecil (jangan gunakan keju parut)
Bahan Olesan
2 kuning telur
Sedikit gula pasir
1 sdt susu cair
Cara Membuat Nastar Keju
Sangrai tepung dengan api kecil selama 5–10 menit, lalu dinginkan.
Kocok butter dan gula halus hingga lembut.
Masukkan kuning telur satu per satu, aduk rata.
Tambahkan vanili dan susu bubuk.
Masukkan maizena dan tepung sedikit demi sedikit hingga adonan lembut dan bisa dibentuk.
Ambil sedikit adonan, pipihkan, isi dengan potongan keju, lalu bulatkan.
Susun di loyang yang sudah dialasi baking paper.
Panggang 10 menit pada suhu 200°C.
Keluarkan, oles dengan campuran kuning telur.
Panggang kembali 20 menit pada suhu 150°C hingga matang dan keemasan.
Bahan Nastar Keju dan Fungsinya
Untuk mendapatkan nastar yang lembut dan lumer di mulut, pemilihan bahan sangat berpengaruh. Saya menggunakan tepung protein rendah, maizena, butter berkualitas, serta kuning telur sebagai pengikat. Kombinasi ini membantu menghasilkan tekstur yang rapuh tetapi tidak mudah hancur.
Butter yang digunakan sebaiknya memiliki aroma yang enak karena rasa butter akan sangat terasa pada kue kering. Maizena ditambahkan untuk membantu adonan menjadi lebih ringan dan tidak keras.
Kenapa Menggunakan Tepung Protein Rendah?
Tepung protein rendah menghasilkan tekstur yang lebih lembut karena kandungan glutennya lebih sedikit. Jika menggunakan tepung protein tinggi, adonan bisa menjadi terlalu elastis dan hasil akhirnya lebih padat.
Di Jerman saya menggunakan Weizenmehl Type 405 yang setara dengan tepung protein rendah di Indonesia. Jenis tepung ini sangat cocok untuk kue kering seperti nastar agar hasilnya tidak keras.
Penyebab Nastar Melebar Saat Dipanggang
Saya pernah mengalami nastar melebar di oven karena tidak menyangrai tepung terlebih dahulu. Tepung yang masih mengandung kelembapan bisa membuat adonan kurang stabil saat butter mulai meleleh.
Dengan menyangrai tepung selama 5–10 menit menggunakan api kecil, kelembapannya berkurang dan adonan lebih kokoh saat dipanggang. Selain itu, suhu oven juga harus sudah benar-benar panas sebelum loyang dimasukkan.
Tips Agar Nastar Tidak Retak dan Tetap Mengkilap
Retakan kecil sebenarnya wajar pada nastar yang sangat lembut. Namun jika retaknya berlebihan, biasanya adonan terlalu kering atau suhu oven terlalu tinggi.
Beberapa tips yang bisa membantu: – Jangan overmix adonan – Gunakan butter suhu ruang, tidak terlalu cair – Panggang dua tahap: suhu lebih tinggi di awal, lalu turunkan – Oles kuning telur setelah 10 menit pertama agar warna lebih cantik dan tidak pecah
Dengan memperhatikan detail kecil ini, nastar akan tetap bulat rapi, lembut, dan mengkilap.
Saya menulis pengalaman ini bukan karena merasa sudah paling benar, tetapi karena saya sendiri pernah gagal. Pernah melihat nastar melebar di oven, pernah juga melihat permukaannya retak lebih dari yang saya harapkan.
Kadang penyebabnya bukan hal besar, melainkan detail kecil yang luput kita perhatikan rasio butter dan tepung, suhu oven, atau adonan yang terlalu lembek.
Kalau kamu pernah mengalami nastar melebar saat dipanggang, atau justru punya trik sendiri supaya tetap bulat dan mengkilap, saya penasaran dengan ceritamu.
Apakah kamu selalu menyangrai tepung? Atau justru tidak pernah, tapi hasilnya tetap bagus?
Silakan berbagi pengalaman di kolom komentar. Siapa tahu cerita kamu bisa membantu pembaca lain yang sedang bereksperimen di dapur menjelang Lebaran atau Natal.
Dan kalau artikel ini terasa “eh iya ya…” atau mengingatkan kamu pada momen masak bersama anak di rumah, silakan bagikan ke teman atau keluarga. Siapa tahu ada yang sedang mencari resep nastar lembut tapi diam-diam takut gagal.
Kalau kamu suka cerita-cerita keseharian, eksperimen kecil di dapur, dan potongan kehidupan kami di Jerman, jangan lupa follow blog ini supaya tidak ketinggalan tulisan berikutnya.
Setiap Hari Minum Energy Drink? Ini Bahayanya untuk Ginjal yang Jarang Diketahui!?. Minuman energi sering dianggap penolong saat capek, kurang tidur, atau butuh “tenaga ekstra”. Tapi tahukah kamu, minuman berenergi yang diminum setiap hari bisa merusak ginjal perlahan tanpa disadari?
Banyak minuman berenergi di supermarket terlihat menarik, tapi kandungan gula & kafeinnya bisa membebani ginjal.
Sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di Jerman, aku sering melihat rak supermarket penuh dengan energy drink warna-warni yang terlihat segar dan menarik. Tapi di balik tampilannya, ada risiko kesehatan yang sering diabaikan.
Artikel ini membahas tentang: ✔️ Bahaya minuman energi untuk ginjal ✔️ Efek minuman berenergi jika diminum setiap hari ✔️ Kandungan gula & kafein yang membebani tubuh ✔️ Pengamatan langsung kehidupan di Jerman ✔️ Pesan untuk para orang tua
Energy Drink di Supermarket Jerman & Kebiasaan Minum Sehari-hari
Di supermarket Jerman, energy drink sangat mudah ditemukan dan harganya relatif murah. Banyak orang mengonsumsinya untuk kerja shift, perjalanan jauh, atau aktivitas padat. Namun di sisi lain, masyarakat Jerman juga dikenal cukup disiplin soal label nutrisi.
Di Indonesia pun konsumsi minuman manis dan berenergi semakin meningkat, terutama di kalangan remaja dan pekerja muda. Masalahnya, tidak semua orang terbiasa membaca kandungan gula dan kafein di kemasan.
Padahal baik di Jerman maupun Indonesia, penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan ginjal terus meningkat, dan pola konsumsi minuman manis berkafein ikut berperan.
Aku juga membahas ini langsung saat belanja di supermarket Jerman di video berikut:
Tinggi Kafein & Gula = Beban Berat untuk Ginjal
Minuman energi mengandung kafein tinggi, yang dapat menyebabkan:
dehidrasi
berkurangnya aliran darah ke ginjal
peningkatan risiko batu ginjal
Sementara itu, kandungan gula berlebih bisa memicu:
resistensi insulin
diabetes tipe 2
yang merupakan salah satu penyebab utama gagal ginjal
Jadi kalau kamu bertanya, “apakah minuman berenergi merusak ginjal?” Jawabannya: bisa, terutama jika dikonsumsi rutin setiap hari.
Taurin & Bahan Kimia yang Jarang Diperhatikan
Selain gula dan kafein, energy drink juga sering mengandung:
Taurin dosis tinggi → dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani ginjal
Pewarna & pengawet → jika dikonsumsi terus-menerus, bisa mempercepat kerusakan organ
Itulah sebabnya energy drink seharusnya bukan minuman harian, melainkan hanya sesekali.
Risiko Penyakit Ginjal Kronis (CKD)
Konsumsi minuman energi berlebihan dikaitkan dengan risiko:
proteinuria (kebocoran protein dalam urine)
tanda awal gangguan fungsi ginjal
Jika kondisi ini dibiarkan, bisa berkembang menjadi penyakit ginjal kronis hingga gagal ginjal. Yang membuat berbahaya, kerusakan ginjal sering terjadi perlahan tanpa gejala.
Minuman energi vs air putih manfaat kesehatan
Pengamatan di Jerman: Anak Sekolah Sudah Minum Energy Drink Pagi-pagi
Sebagai ibu yang tinggal di Jerman, ada satu hal yang sering membuatku prihatin. Beberapa kali pagi sekitar jam 7, aku melihat anak sekolah dan remaja membeli minuman berenergi sebelum masuk kelas.
Mereka masih sangat muda, tapi sudah terbiasa minum minuman tinggi gula dan kafein seperti orang dewasa yang lembur kerja.
Aku tahu itu bukan anakku dan bukan keluargaku, jadi tentu aku tidak dalam posisi untuk menegur. Tapi sebagai orang tua, hati kecilku sering bertanya:
Apakah orang tua mereka tahu apa yang diminum anaknya setiap pagi?
Ini bukan hanya terjadi di Jerman. Di Indonesia pun, minuman manis dan berenergi makin mudah didapat anak-anak.
Pesan untuk Para Orang Tua Di Negara Mana Pun Kita Tinggal
Kadang kita fokus pada makanan berat, tapi lupa bahwa minuman juga punya dampak besar pada kesehatan jangka panjang.
Minuman berenergi, soda, dan minuman tinggi gula + kafein bisa memberi efek instan seperti segar atau melek. Tapi dampak jangka panjangnya bisa muncul di usia 20–30 tahun:
tekanan darah tinggi
gangguan metabolik
diabetes
kerusakan ginjal perlahan
hingga harus cuci darah di usia muda
Banyak kasus gagal ginjal tidak muncul tiba-tiba. Itu akumulasi kebiasaan kecil setiap hari.
Sebagai orang tua, mungkin kita tidak bisa mengawasi 24 jam. Tapi kita bisa:
✔️ sering ngobrol dengan anak tentang apa yang mereka minum ✔️ jelaskan bahwa “energi instan” bisa punya harga mahal di masa depan ✔️ biasakan air putih di rumah ✔️ jadikan minuman manis dan energy drink hanya sesekali, bukan kebiasaan
Ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk mengingatkan dengan kasih ?
Tips Aman untuk Lindungi Ginjal
✔️ Anak-anak jangan minum energy drink ✔️ Dewasa pilih air putih, teh, atau kopi ✔️ Kurangi konsumsi minuman energi sebelum ginjal rusak tanpa disadari
Gula tinggi + kafein tinggi = risiko ginjal, hipertensi, dan obesitas
Aku juga membahas ini lewat pengalaman belanja di supermarket Jerman di video ini:
Cuma 1 Kaleng Sehari? Gula & Kafein Energy Drink Bisa Bebani Ginjal‼️
Kesimpulan
Minuman berenergi memang terlihat praktis dan memberi efek segar sesaat, tapi jika dikonsumsi setiap hari, dampaknya pada tubuh bisa jauh lebih besar dari yang kita kira. Kandungan gula tinggi, kafein, serta bahan tambahan lain dapat membebani ginjal secara perlahan tanpa gejala yang langsung terasa.
Baik di Jerman maupun di Indonesia, minuman jenis ini semakin mudah didapat, bahkan oleh anak-anak dan remaja. Karena itu, penting bagi kita sebagai orang tua dan keluarga untuk lebih sadar bahwa kebiasaan kecil hari ini bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang.
Menjaga ginjal tidak harus rumit cukup mulai dari pilihan minuman sehari-hari. Air putih tetap yang terbaik.
Semoga pengalaman dan pengamatanku ini bisa jadi pengingat kecil buat kita semua ? Kalau kamu punya kebiasaan atau tips lain untuk mengurangi minuman manis di rumah, tulis di kolom komentar ya, siapa tahu bisa membantu pembaca lain juga.
Jangan lupa share artikel ini ke teman atau keluarga yang sering minum energy drink, supaya makin banyak yang sadar lebih awal.
Dan kalau kamu suka konten seputar kehidupan sehari-hari di Jerman, tips rumah tangga, dan kesehatan keluarga, follow blog ini supaya nggak ketinggalan artikel berikutnya ?
3 Cara Menyimpan Cabe Agar Tidak Cepat Busuk Awet 6 Bulan. Hai pecinta makanan pedas, buat kamu yang sering nyetok cabai dalam jumlah banyak, atau yang suka berkebun lalu ingin kan cabe hasil panen bisa tahan lama dalam penyimpanan. Saya ingin berbagi 3 cara menyimpan cabe supaya awet dan tetap segar.
Berikut ini 3 cara menyimpan cabe yang saya lakukan dirumah:
1. Simpan cabe di suhu ruang saja jika ingin dikonsumsi atau diolah dalam beberapa hari. Misal seperti yang saya lakukan, saya simpan cabe di dalam kantong kertas, dengan cara begini berdasarkan pengalamanku cabe tahan 1-2 minggu, asal tidak ditaruh dekat kompor ya. Taruhlah cabe ditempat sejuk tidak kena sinar matahari.
2. Menyimpan cabe di kulkas. Tidak asal masukin ke kulkas, namun ada tipsnya agar cabai tetap segar saat dismpan dikulkas. Jika hanya ditaruh dikantong plastic lalu masukkan ke kulkas maka suhu dingin akan membuat cabe cepat kering. Begini menyimpan cabe di kulkas agar tidak cepat busuk:
Tanpa dicuci, taruh cabe di wadah tertutup rapat. Alasi wadah dengan tisu tebal (paper towel), jangan terlalu banyak menaruh cabe disatu tempat supaya tidak bonyok dan rusak. Taruh 1 siung bawang putih kupas diatas cabe. Dengan cara ini cabe awet hingga 3 bulan.
Bungkus cabe dengan paper towel lalu masukkan ke plastik ziplock, simpan di kulkas bagian menyimpan sayur.
3. Menyimpan cabe di Freezer.
Bisa cabe sudah digiling.
Cabe disimpan utuh.. baik cabe merah dan cabe rawit bisa disimpan di freezer.
Cabe yang disimpan di freezer bisa tahan hingga 6 bulan kesegarannya. Sebaiknya cabe dikonsumsi/diolah dalam waktu 6 bulan ya, hal ini untuk menjaga terbaik., lewat 6 bulan cabe utuh dalam freezer mulai kehilangan kualitasnnya dan terbakar karena suhu beku.
Bisa pula cabe sudah dipotong atau diiris saat mau disimpan di freezer.
Demikianlah pengalaman saya mengenai 3 Cara Menyimpan Cabe Agar Tidak Cepat Busuk Awet 6 Bulan, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini tips dapur ini berguna yaa.
Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan teman mu, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .
Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan tips dapur emak Benjamin berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Tips Menyimpan Timun Tetap Segar Awet. Di supermarket, timun termasuk sayuran yang di taruh di bagian rak tanpa pendingin, nah begitu pula di rumah kalau ketimun mau di konsumsi dalam waktu seminggu, tetap segar kalau di taruh di suhu ruang saja tanpa perlu masuk kulkas.
Menyimpan mentimun di dapur jangan dekat kompor supaya tidak kena hawa panas kompor. Bisa taruh timun nya di meja makan dan jangan kena sinar matahari, atau pojokan dapur yang agak gelap dan sejuk, cocok untuk menyimpan timun agar awet.
Namun kalau timun nya belum ada rencana mau di makan dalam seminggu, maka bisa simpan di kulkas supaya bisa tahan timun segar sampai 2 minggu an. Timun nya jangan di cuci saat masuk kulkas.
Cara menyimpan timun yang sudah di kupas atau di potong, taruh dalam plastik ziplock atau bungkus paper towel dulu, masukkan plastik ziplock dan simpan di kulkas.
Video Cara Menyimpan Timun Agar Tetap Segar dan Awet
Cara menyimpan timun yang sudah dipotong tetap segar dengan silikon penutup makanan
Food cover adalah penutup makanan elastis dari bahan food grade silicone, tidak berbau, aman untuk makanan.
Tudung menjaga silikon yang dapat diregangkan memastikan penyimpanan yang kedap udara dan higienis. Potong sayur dan buah tetap segar lebih lama.
Alat Food cover ini sangat elastis, ditarik akan melar, kesegaran makanan tetap terjaga berkat food cover. Pemakaian sangat mudah dan praktis, bahan mudah dicuci dan disimpan.
Saya beli di DM (Jerman), untuk di Indonesia banyak di jual online seperti di Shopee, Tokopedia dan online shop lainnya cari saja dengan kata kunci “silikon penutup makanan, silikon cover sayur dan buah-buahan, Silikon Stretch Lids, dan penutup makanan”.
FOOD COVER SILICON – silikon penutup makanan yang saya beli satu paket kalau dirupiahkan Rp. 39.000 dapat dua ukuran:
Ukuran M, hijau: Ø 55 mm (dapat direnggangkan 45 hingga 65 mm)
Ukuran L, transparan: Ø 80 mm (dapat direnggangkan 65 hingga 90 mm)
Alat silicon besar saya gunakan untuk menutup tomat yang dipotong, buah seperti apel, pir atau jeruk lemon. Kalau lihat di web online shop Indonesia ada pula cover silicon untuk buah naga, semangka dan buah ukuran besar lainnya.
Video Cara Menyimpan Timun yang Sudah Dipotong Tetap Segar
Baca juga: Wowww Pertama Kali nemu Telur Ayam Kembar Demikianlah share saya mengenai Tips Menyimpan Timun Tetap Segar Awet, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini tipds dapur ini berguna yaa. Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan teman mu, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 ; Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan tips dapur emak Benjamin berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Cara Menyimpan Seledri Tahan Lama dan Cara Menanam Seledri dari Sisa Dapur. Bentuk seledri di Jerman berbeda dengan di Indonesia, kalau di Jerman namanya Stangensellerie atau Staudensellerie Apium graveolens var. Graveolens, selain batang seledri ada pula umbi seledri Knollensellerie Apium graveolens var. rapaceum ini yang dipakai bagian umbi nya.
Awalnya seledri batang (Stangensellerie) dipasaran ada daunnya panjang dan rimbun, entah mengapa beberapa bulan terakhir seledri batang tanpa daun yang tersedia. Mungkin banyak yang hanya butuh batangnya, dan bagian daun dibuang, jadi pemasok seledri meninggalkan bagian daunnya sebelum dikirim, entahlah.
Padahal daun seledri nya juga saya gunakan untuk masak sop atau buat di sayur. Cara menyimpan seledri batang, kalau dulu ada daunnya, saya pisahkan bagian daun dan batang.
Bagian daun saya bungkus terpisah dengan batang seledri nya. Saya bungkus dengan paper towel (tisu dapur yang tebal), lalu saya masukkan ke plastik ziplock taruh dikulkas..
Batang seledri saya potong dua atau tiga lalu saya bungkus paper towel dan simpan di plastik ziplock lalu taruh dikulkas.
Seledri jangan dicuci saat mau disimpan supaya tidak busuk.
Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan.
Tiga jenis seledri yang berbeda bentuk dan penggunaannya: di Jerman lebih umum seledri batang dan umbi, sementara di Indonesia seledri daun lebih sering dipakai untuk masakan.
Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan.
Seledri daun atau seledri iris (A. graveolens Kelompok secalinum) yang biasa diambil daunnya dan banyak dipakai di masakan Indonesia.
Seledri tangkai (A. graveolens Kelompok dulce) yang tangkai daunnya membesar dan beraroma segar, biasanya dipakai sebagai komponen salad.
Seledri umbi (A. graveolens Kelompok rapaceum), yang membentuk umbi di permukaan tanah; biasanya digunakan dalam sup, dibuat semur, atau schnitzel. Umbi ini kaya provitamin A dan K.
Cara menanam seledri dari sisa adalah sisakan beberapa cm batang dekat akar, taruh di wadah kecil isi air. Biarkan seminggu sampai tumbuh akarnya, lalu seledri siap ditanam di tanah. Kita bisa ambil seledri saat kita butuh.
Demikianlah pengalaman saya mengenai Cara Menyimpan Seledri Tahan Lama dan Cara Menanam Seledri dari Sisa Dapur, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini tips dapur ini berguna yaa.
Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan teman mu, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .
Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan tips dapur emak Benjamin berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Masak Sayur kangkung yang Enak dengan Saus Tiram. Waktu ke toko asia saya lihat ada sayuran yang khas banget banyak di Indonesia, yakni sayur kangkung. Sayur Kangkung di Jerman di sebut Chinese morning glory. Kemasan 200 gram harga 2,60 eruro kalau di rupiahkan Rp.40.000. Jadi nih yaa sekilo sayur kangkung di Jerman harganya Rp.200.000 gilee kalau di tanah air dapat sekarung kali ya haha.
Sayur kangkong mengandung vit. A dalam bentuk Beta-karoten. β-Karoten adalah pigmen berwarna dominan merah-jingga yang ditemukan secara alami pada tumbuhan dan buah-buahan. Beta-karoten dikonversi dalam tubuh menjadi vitamin A, antioksidan kuat yang memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan mata, kulit dan fungsi neurologis.
Selain mengandung vit. A, sayur kangkung mengandung:
vitamin C. 100 gram kangkung memenuhi setengah kebutuhan harian vit. C tubuh.
Zat Vitokimia LSA (memberikan efek relaksasi seperti morfin, dalam skala yang jauh lebih kecil). Asam lisergat amida (LSA).
Magnesium.
Zat Purin (bila berlebihan akan menyebabkan iritasi sistem pencernaan).
Kandungan Magnesium yang bertemu dengan zat LSA itulah yang memberikan efek menenangkan setelah mengkonsumsi kangkung.
Jangan termakan isu ya kalau kangkung beracun. Ada 2 jenis kangkung:
Kangkung air yang berpotensi menimbulkan penyakit karena kangkung ini tumbuh di rawa atau selokan. Bisa saja ada cacing, telur cacing atau mikroorganisme lainnya yang menempel pada kangkung air tersebut. Isu ini ramai pada tahun 2010.
Kangkung darat aman di konsumsi.
Bagaimana cara mencuci sayur kangkung yang benar adalah dengan mencuci kangkung di bawah air mengalir, karena tekanan air mengalir bagus membersihkan sayur kangkung. Setelah kangkung di cuci barulah dipisahkan daun dan batangnya.
Sebaiknya tidak memotong kangkung lalu di cuci karena vitamin yang terdapat di kangkung akan terlarut didalam air.
Di dalam sayur kangkung ada vit. A dalam bentuk Beta-karoten yang akan keluar kalau ada lemak, makanya sayur kangkung bagus kalau di tumis. Beta-karoten bisa diserap dengan bantuan minyak.
Video Enaknya Masak Sayur Kangkung Saus Tiram
Tips masak sayur kangkung:
Taruh sedikit minyak untuk menumis. Masukkan bumbu jika minyak sudah panas.
Masukkan saos tiramnya, kalau mau bikin kangkung bening skip saus tiramnya. Tambahkan sedikit air, tunggu air mendidih lebih dari 100 derajat C. baru kangkung di masukkan.
Tutup penggorengan setelah semua kangkung dimasukkan, tujuannya supaya panasnya merata, dan jika ada mikroorganisme akan mati pada suhu sekitar 100 derajat C tersebut.
Buka tutup penggorengan jika kangkung sudah agak layu, jangan sampai kematangan karena zat gizi sudah larut didalam air.
Menu Diet Salad Sayur Bayam Campur Buah Enak Bikin Nagih. Beberapa sayuran bisa kehilangan nutrisi saat dimasak, terutama sayuran yang mengandung grup vitamin B dan C yang bisa larut dalam air. Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas vitamin C pada bayam segar bisa hilang saat dimasak di temperatur tinggi.
Dilansir dari Daily Mail, Rabu (26/12), peneliti dari Linköping University di Swedia menguji berbagai cara memasak bayam yang dibeli di supermarket untuk melihat bagaimana kandungan nutrisinya berubah.
Mereka mengukur kadar lutein secara teratur dan menyimpulkan bahwa sayur bayam daunnya paling baik dicincang dan dikonsumsi mentah bersama susu.
Ketika bayam dipotong-potong kecil, lebih banyak lutein dilepaskan dari daun dan lemak meningkatkan kelarutan lutein dalam cairan. “Yang terbaik adalah tidak memanaskan bayam sama sekali,” kata peneliti dan penulis Rosanna Chung.
Kandungan Lutein pada bayam mentah telah terbukti membantu mengurangi pembengkakan kronis pada pembuluh darah orang dengan penyakit arteri koroner, yang dapat menurunkan risiko serangan jantung.
Bayam disebut sebagai ‘vitamin mata’ karena lutein dianggap melindungi terhadap kerusakan dari sinar matahari.
Lutein adalah antioksidan yang termasuk dalam kelompok karotenoid, ditemukan dalam jumlah tinggi pada sayuran berdaun hijau dan sayuran berwarna oranye-kuning serta suplemen makanan. Lutein penting untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko katarak.
Sayuran yang bagus di makan mentah:
Bawang bombai:
Sayuran hijau seperti selada, arugula, kale, dan bayam.
Kandungan serat yang tinggi pada bayam dapat menyebabkan kenyang yang lebih cepat dan lebih lama. Sehingga jika kamu ingin melakukan diet, kamu bisa mengkonsumsi bayam setiap hari agar mempercepat proses diet. Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada bayam juga dapat memperlancar pencernaan.
Video Bikin Salad Sayur Bayam Campur Buah Enak Sebagai Menu Diet
Sayur bayam memang bagus untuk tubuh, namun orang dengan kondisi berikut ini sebaiknya mengurangi konsumsi bayam (beberapa penyakit yang tidak boleh makan sayur bayam) karena bisa memperparah keadaan:
Penderita Asam urat. Bayam tinggi kandungan purin yang setelah metabolisme tubuh akan meningkatkan jumlah asam urat.
Batu ginjal. Bayam mengandung sejumlah besar purin, ketika masuk ke dalam tubuh dalam jumlah berlebih, purin akan diubah menjadi asam urat. Hal ini akan memperburuk kesehatan ginjal karena keberadaan asam urat yang berlebihan dapat meningkatkan pengendapan kalsium di ginjal yang dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.
Gangguan pencernaan. Bayam adalah sumber serat makanan yang kaya. Meskipun konsumsi serat baik untuk pencernaan yang sehat, namun jika dimakan berlebihan bisa menyebabkan sejumlah gangguan perut, seperti pembentukan gas di perut, kembung, kram dan bahkan sembelit.
Demikianlah pengalaman saya Menu Diet Salad Sayur Bayam Campur Buah Enak Bikin Nagih, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini tertarik membuat salad bayam juga 🙂 .
Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan temanmu lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .
Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan masakan emak Benjamin berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Cara Membuat Bolu Apel Panggang Ala Jerman | Resep Apfelkuchen. Bolu Apel Tenggelam dalam bahasa Jerman disebut versunkener apfelkuchen ini adalah salah satu variasi kue apel paling sederhana dan tercepat dibuatnya makanya saya suka resep ini 🙂 . Pada resep ini potongan buah apelnya dibuat dibagian dalam bolu makanya disebut bolu apel tenggelam.
Ada banyak variasi membuat kue atau bolu apel dan beberapa negara seperti Amerika, Inggris Belanda, Swedia dan negara lainnya punya ciri khasnya tersendiri, kalau tertarik silakan baca di wiki/Apple_pie.
Kue apel yang saya buat ini mudah dibuatnya, masukkan adonan bolu ke loyang lalu taruh susun rapi potongan apel, tuang lagi adonan untuk menutup buah apel, lalu taruh lagi potongan apel dan masukkan sisa adonan untuk menutup susunan apelnya.
Bahan yang dibutuhkan membuat Kue Apel Apfelkuchen ala Jerman:
300 gram Tepung terigu 1 sdt Baking soda 120 gram Mentega ½ sdt Garam 1 EL Gula 1 telur 1 ½ cangkir Susu 6 Apel, besar dan asam 100 gram Gula 1 sdt Kayu manis 3 putih telur
Di resepnya disarankan pakai buah apel yang rasanya asam misal seperti Boskoop, kalau saya waktu buatnya tidak pakai apel yang asam. Berikut cara mengolah buah apel nya dulu:
Kupas apel, potong-potong dan masak sebentar dengan gula dan kayu manis, lalu saring.
Kocok putih telur sampai kaku dan aduk dengan apel sampai rata, lalu taruh di adonan bolu. Saya buat 2 lapis apelnya.
Cara pembuatant Bolu Apel Panggang Ala Jerman
Aduk dengan mixer campuran telur, gula dan mentega.
Masukkan susu ke adonan yang di mixer diaatas lalu masukkan tepung terigu, Baking soda dan garam, aduk sebentar dalam keadaan mixer mati (supaya tepung tidak beterbangan).
Setelah tepung tercampur dengan susu, baru nyalakan mixer aduk sampai adonan tercampur dengan baik.
Tuang sedikit adonan bolu ke Loyang lalu taruh susun potongan apel diatasnya, tuang adonan bolu lagi untuk menutupi apel, lalu taruh sisa potongan apel dan tuang sisa adonan bolu. Saya buat 2 lapis susunan apelnya.
Masukkan ke dalam oven, panggang selama 40 menit dengan api sedang (175 derajat c). Kita bisa cek bolu sudah matang atau belum dengan menusukkan tusuk gigi ke bagian tengah bolu, kalau tidak ada yang menempel pada tusuk gigi, berarti kue apel sudah matang dan bisa dikeluarkan dari oven.
Tips: bila suka manis, boleh tambah gula ke dalam adonan. Kalau mengikuti resep gulanya 100 gram, saya gunakan 150 sampai 200 gram gulanya kalau apelnya asam.
Video Cara Membuat Bolu Apel Panggang Ala Jerman | Memasak Bersama Anak
Apfelkuchen atau kue apel atau paling popular disebut Pai apel adalah pai buah yang isian utamanya adalah buah apel. Apfelkuchen adalah salah satu masakan Jerman yang mudah dibuat. Dalam beberapa kesempatan, biasanya pai apel (Apfelkuchen) disajikan dengan baluran krim kocok atau es krim di atasnya, atau kadang dengan keju cheddar.
Kue ini biasanya memakai lapisan pastri atas dan bawah, menjadikan kue pai ini pastry berkerak ganda. Kerak atas dapat berbentuk melingkar atau jajaran strip memanjang menyerupai anyaman jaring yang disebut lattice. Kue apel yang saya buat adalah yang paling sederhana yang saya lihat resepnya dari buku Lieblingsgerichte der Deutschen Makanan kesukaan orang Jerman terbitan yayasan die Brücke.
Demikianlah pengalaman saya Cara Membuat Bolu Apel Panggang Ala Jerman | Resep Apfelkuchen, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini tertarik membuat bolu apel juga.
Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan temanmu lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .
Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan masakan emak Benjamin berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Bikin Sendiri Yuk Rempeyek Kacang Tanah Renyah dan Gurih. Ceritanya saya bongkar-bongkar lemari dapur, ngecek berbagai bumbu dan bahan makanan kali aja ada yang kadaluarsa, eh lihat masih punya kacang tanah 1 kg dan ada juga kacang hijau.
Kepikiranlah mau buat rempeyek kacang tanah dulu deh, lalu bisa lanjut membuat peyek kacang hijau nantinya. Berhubung tidak tinggal di Indonesia jadi ada beberapa bahan yang diskip atau ganti dengan yang tujuannya sama.
Resep dan cara membuat peyek kacang renyah gurih dan tahan lama
Bahannya:
200 gram tepung beras. 300 ml air. 150 gram kacang tanah dipotong-potong. Garam secukupnya
Daun jeruk diiris tipis-tipis secukupnya (daun jeruk dibuang tulangnya), karena di Jerman susah cari daun jeruk, saya pakai kulit jeruk manis saya parut sedikit, jadi tetap dapat aroma jeruknya 🙂 .
3 siung bawang putih. 3 buah kemiri (tidak saya pakai, jauh dari toko asia untuk beli). 1 ruas kunyit (pas ada beli minggu lalu, niatnya mau coba ditanam). 1 ruas kencur (bongkar sedikit yang sudah saya tanam kencurnya 😀 ).
Ketumbar secukupnya. 1/2 sdt lada bubuk. 1 butir telur. 1 sdm tepung tapioka/sagu/kanji. 65 ml santan kental (tidak pakai juga tidak apa-apa).
Haluskan bumbu bawang putih, kunyit, kencur, lada dan garam.
Campur tepung beras dan tapioka, lalu masukkan bumbu halus diatas.
Masukkan telur yang telah dikocok lepas.
Tuangkan santan, kemudian air sedikit demi sedikit sampai habis yang 300 ml.
Pastikan adonan tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer. Kalau terlalu kental peyeknya akan keras.
Masukkan kacang dan daun jeruk. Kacang masukin sedikit aja dulu (tidak sekaligus yang 150 gram), kalau adonan sudah digoreng, masukkin lagi kacang ke adonannya.
Gunakan api kecil saat adonan sudah masuk, hal ini supaya peyek tidak gosong yaa.
Video Resep Rempeyek Kacang Tanah Renyah dan Gurih
Saya suka baca komen-komen penonton dari beberapa video, jadi dapat banyak masukan yang saya catatkan mengenai membuat peyek kacang tanah. Banyak yang nanya tidak pakai telur bisa tidak, tidak pakai santan bisa tidak, tidak pakai kunyit, tidak pakai kencur, pakai tepung terigu aja tidak pakai tep. Beras bisa tidak yaa (jadi lembek buu pakai tep. Terigu 😀 ). Kebanyakan mau skip ini itu malah tidak jadi bikin rempeyek dah haha.
Lalu sempat nonton video bikin peyek yang viewnya 2 juta sekian (bukan resep yang ku re-cook ini), lah ternyata banyak komen tidak enaknya. Setelah saya nonton, jadinya senyum-senyum sendiri aja. Si ibu ini hasil akhir peyeknya gosong, lalu banyak yang nyinyir dong. Eh si pemilik saluran malah bilang „peyek anti mainstream“. Di komen lain dijawab „masih banyak masakan saya lebih gosong lagi di video lainnya“.
Peyek si ibu dibuat memanjang sekali dan jauh banget dari minyak, dibuat dibagian atas penggorengan, jadilah banyak yang komen ngajarin ini itu, sebaiknya begini begitu.
Banyak juga komen yang intinya baik sih, seperti dibilang kan bagian video yang gosongnya bisa di edit/dibuang ya, toh kita masak tidak hanya satu kali goreng. Mungkin yang punya saluran lagi sensi jadi ada aja komen-komen dijawab judes.
Padahal ya dari satu video peyek itu saja sudah ditonton 2 juta sekian, namun subsribernya dibawah 30rb, kalau aja separuh yang nonton video peyek itu subscribe sudah sejuta subs dia dapatkan toh. Kalau saya bandingin sama Mama Adeeva yang ku re-cook ini resepnya, subscribenya Mama Adeeva hampir 1 juta, dan video membuat peyek Mama Adeeva juga diangka 2 juta view.
Cobalah kalian yang pengen main youtube merebut hati penonton untuk subscribe, ya paling tidak ramah ke para komentar, atau komen tidak enak tidak perlu dipanjangin dramanya gitu. Itu sih pemikiran saya saja dari pemilik saluran yang masih recehan bangett hehe. Pokoknya cukup menghibur deh baca-baca komentar lucu di saluran youtube orang 🙂 .
Walau kadang bagaimana gitu ya, banyak hatersnya juga nih saluran memasak. Tinggal nonton aja kenapa komentar tidak enak. Coba bikin video sendiri, biar tahu kalau tidak mudah membuat video saat masak, lalu perlu editing sana sini, supaya hasil akhirnya cantik dan enak ditonton gitu 😉 .
Oh iya saya jadi tahu perbedaan peyek pakai santan atau tidak, nih komen Meazza Harun: sebenarnya pakai air atau pakai santan tidak masalah, namun akan membedakan hasil akhirnya. Jika ingin hasil akhir peyek yang warnanya cenderung terang, jangan pakai santan. Jika ingin warna peyeknya kecoklatan, gunakan santan. Yang bikin peyek renyah bukan airnya, melainkan campuran antara tepung beras dan sedikit tepung tapioka. Demikian sharing dari saya.
Nikmatnya Sayur Pak Choy Hasil Kebun Sendiri. Siapa yang suka makan sayur pak choy, ayo tunjuk tangan?, apa suka nanam sendiri juga?. Sayur pak choy kalau di Jerman harganya 1,99 euro (Rp. 31.000) untuk 300 gram.
Di musim panas begini harganya segitu, kalau di luar summer wah bisa dua kali lipat harganya. Bagi yang tinggal di Jerman dan suka sayur pak choy ini kalau beli di Kaufland deh, ditulis berat 300 gram, saya seringkali nemu yang berat 500 gram an, lumayan banget kan 😀 .
Akhirnya sayur pak choy yang saya tanam bisa dipanen. Kudu segera dipanen sih, daripada keburu habis dimakan hama haha. Pas saya potong batang bawahnya aja mau lepasin dari akarnya, tuh ada belalang kecil hijau yang loncat, untung masih bisa saya matikan si hama, saya pukul pakai sendal 😀 .
Saya menanam sayur pak choy dari bibit/bijinya. Karena kala itu musim semi masih agak dingin jadinya agak lama baru besar pak choy nya. Pas summer jadi cepat numbuh besar, namun jangan lupa disiram kalau nanam sayuran begini, karena sayuran haus melulu hehe.
Saya berikan airnya dari bawah, kalau siram dari atas, daun yang kena tanah jadi ikutan basah dan bisa busuk. Potnya saya taruh diwadah bekas sayuran gitu, tidak ada lubangnya, saya isi air sampai separuh wadahnya, air akan menyerap ke media tanam.
Kalau dikasih air model begini dari bawah, bisa tahan sampai 2 hari baru diberikan air lagi, dan tanamannya jadi segar karena tercukupi airnya.
Bibit sayur pak choy yang ditanam dari bibit/biji masa panennya 60 hari, sedangkan kalau beli berupa youngplants (bibit tanaman bentuk tanaman tapi kecil imut deh) tuh dalam waktu 30 hari sayurannya sudah bisa dipanen.
Saya sebenarnya nanam bibitnya banyak banget, karena insiden greenhouse ambruk, jadi banyak semaian tanaman yang hancur, termasuk pak choy ada sekitar 6 tanamanlah yang bisa saya selamatkan. 3 pot saya taruh balkon depan, taruh ditempat tidak kena matahari langsung. Kalau siang sekitar jam 3 di balkon ini gila banget panasnya, namun sayur pak choy nya aman tidak kepanasan.
Nah 3 pot pak choy lainnya saya taruh dibalkon belakang, taruh di rak bunga. Eh ternyata ko kena matahari langsung. Saya tutupilah raknya dengan karton. Beberapa hari kemudian saya mau siram, ternyata sudah jadi santapan ulat-ulat dan saya juga lupa nambahin airnya! Haha 😆 . Ya sudahlah saya biarin aja mati sendiri, sudah malas ngurusinnya. Biarlah jadi makanan enak buat tuh hama ulatnya.
Sayur pak coy yang saya panen ini sudah lewat dari 2 bulanan, untunglah tidak pahit loh. Kalau sayurannya ada kutu-ktunya, atau kotor, jangan kuatir, bisa dibersihkan ko.
Bisa dibersihkan satu persatu helaian daun sayur pak coy nya dibawah air mengalir. Kotoran dan kalau ada kutu (hijau menempel) bakalan lepas. Karena sayur yang saya panen tidak banyak, untuk sekali makan saja, jadi ya tidak butuh banyak waktu untuk cuci satu persatu.
Kalau sayurannya banyak, bisa taruh di baskom besar taburi garam (sedikit saja) isi air sampai sayurannya teredam. Saya lebih suka merendamnya pakai air dingin, supaya segar sampai saya mengolahnya. Nah tuh kalau ada kutu-ktuu bandel bakalan lepas dari sayuran dan mati.
Setelah itu barulah dipotong-potong sayurannya. Kalau dulu saya suka potong sayurannya dulu baru direndam, lalu dimasak, trus kata mamaku kalau begitu gizinya ikut kebuang pas dibersihkan, ya jadinya saya cuci dulu sayurannya barulah dipotong.
Saya tahu soal menaburi garam disayuran yang mau dicuci, hasil baca-baca di internet beberapa tahun lalu. Tahun lalu sayuran pak coy saya pas mau dipanen banyak sekali kutu (hijaunya), mau dibuang sungguh tidak rela, karena saya sudah merawatnya lama dan hasil nanam dari biji 😀 ; untunglah tahu soal merendam sayuran dengan sedikit garam, dan memang benar, kutu-kutunya jadi lepas, sayaurannya jadi bersih 🙂 .
Cara saya masak sayur pak choy mudah tidak pakai ribet adalah dengan menumisnya pakai duo bawang merah dan bawang putih. Silakan lihat videoku dibawah ini ya:
Video Memasak Sayur Pak Choy Hasil Kebun Sendiri
Putriku makan dengan lahapnya pakai sayur pak choy, saya potong kecil-kecil dipiring dia, sedangkan si abang Ben dia sih persis bapaknya tidak mau makan sayuran.