Tag: musim gugur di jerman

  • Panen Buah Liar Plum Cherry 3 Warna | Musim Gugur di Jerman

    Panen Buah Liar Plum Cherry 3 Warna | Musim Gugur di Jerman

    Panen Buah Liar Plum Cherry 3 Warna | Musim Gugur di Jerman. Walau di Jerman sudah musim gugur, ternyata masih kita temukan beberapa tempat dimana bisa petik buah-buahan gratis. 20 September 2019 di parkiran supermarket anak-anak heboh bilang banyak buah berjatuhan.

    Panen Buah Liar Plum Cherry 3 Warna | Musim Gugur di Jerman

    Sekian tahun kita belanja disitu, baru kali itu tahu ada pohon plum. Ternyata pohonnya tinggi banget, bapaknya anak-anakpun tidak bisa menjangkau ambil buah plumnya. Banyak sekali buah plum nya matang dan jatuh sendiri.

    Tulisan Terkini

    Video Gagal Petik Buah Plum Liar

     

     

    Dua hari kemudian kita beruntung lihat pohon buah plum lagi, kali ini berhasil panen buah plum liar banyak sekali. Sangking banyaknya buah plum tiga warna, Benjamin dan saya nyerah deh panen buah plumnya haha, ambil sebutuhnya aja!.

    Mata dan tangan kalap pengennya petik buah plum nya sebanyak-banyaknya, oalah lama-lama jadi enek juga kalau petik satu persatu, lama benerr haha ..

    Akhirnya tas kain kita taruh di bawah ranting yang banyak buahnya, lalu pohon digoyang, pada jatuh banyak sekali buah plum nya ke dalam tas.

    Benjamin senang sekali petik buah liar, cuma si bocah senang panen buahnya aja, makannya dia tidak mau! Haha selalu dikasih ke saya dan Lisa hasil petik buahnya.

    Tempat petik buah plum tiga warna ini berada dekat stasiun kereta, tidak persis di samping rel sih, dekat parkiran mobil. Untuk kalian yang tinggal di Jerman, saranku jangan petik buah liar terlalu dekat rel kereta api, dari forum berkebun Jerman dibilang kalau dekat rel, pohon buah nya sering disemprot bahan kimia supaya pohon liarnya tidak makin menggila numbuhnya. Klo mau ambil buah-buah liar lebih baik di dekat hutan atau di dalam hutan, atau dekat parkiran aman tidak disemprot pestisida.

    Baca juga: Anakku Cabut Jamur Liar Besar Pengen Ku Masak Drama Terjadi

    Awalnya bapaknya anak-anak bilang plum yang kita lihat itu buah Zwetschge (Prunus domestica subsp. domestica), lalu saya bilang terlalu kecil untuk Zwetschge, dan plum yang kita lihat itu bulat ukurannya seperti anggur bulat.

    Selain Zwetschge, di Jerman ada pula plum yang disebut pflaume (Prunus domestica), sama-sama disebut buah plum, namun sebenarnya beda. Kalau plum Zwetschge bentuk agak melonjong dan daging buahnya agak keras/kenyal, sedangkan plum pflaume ini bentuknya bulat dan ukurannya lebih besar dari Zwetschge.

    Setelah saya bilang bukan Zwetschge, suami bilang buah anggur deh, haha saya tambah ketawa karena saya punya tanaman anggur di balkon. Tanaman anggur merambat, sedangkan yag kita lihat itu pohonnya tinggi menjulang saja, tidak merambat.

    Tonton juga video petik buah-buahan gratis di Jerman:

    Singkat cerita, keesokan harinya tidak sengaja ketemu nama pohon buahnya di internet, jadi plum yang kita lihat itu Namanya Plum Cherry (Prunus cerasifera). Ukuran dan bentuknya yang bulat memang seperti buah cherry, sedangkan rasanya rasa buah plum.

    Buah Plum Cherry dalam bahasa Jerman disebut Kirschpflaume nama ilmiahnya adalah Prunus cerasifera. Prunus cerasifera adalah spesies prem/plum yang dikenal dengan nama umum Plum Cherry dan myrobalan prem.

    Lihat Wikipedia Indonesia, plum ditulisnya prem 🙂 namun kita sudah terbiasa bilang plum, bener ga?.

    Profil singkat pohon/ semak ” Plum Cherry “

    Nama Botani: Prunus cerasifera

    Nama bahasa Jerman: Kirschpflaume

    Nama bahasa Inggris: Cherry plum

    Genus: Prunus

    Keluarga: Keluarga Mawar (Rosaceae)

    Sinonim / nama populer lebih lanjut: Myrobalane, plum liar, plum Turki.

    Periode berbunga utama: Maret hingga April;

    Pematangan buah / waktu panen: Juli / Agustus;

     

    Rasa: Buah Plum Cherry kadang-kadang asam, jika tidak sebagian besar berair dan hambar, kadang-kadang bahkan manis dan aromatik. Buah-buahan yang matang lebih lembut dan manis. Plum kuning sangat lunak dibanding yang merah dan ungu.

    Kalau saya ditanya nih lebih suka rasa buah cherry, kalau plum yang liar ini manis namun tidak semanis cherry, dan tekstur buahnya lembek, saya lebih suka buah yang agak kenyal.

    Pohon buah Plum Cherry yang kita lihat ini 3 warna buahnya: merah, ungu dan kuning. Khusus yang plum kuning atau Cherry plum kuning disebut juga Mirabelle plum nama ilimiahnya Prunus domestica subsp. Syriaca, sedang cherry plum yang merah dan ungu nama ilmiahnya Prunus cerasifera.

    Buah Plum Cherry sangat populer di Jerman di mana mereka tumbuh liar dan dibudidayakan, terutama di selatan dan barat daya. Mirabelle plum dinikmati segar atau sebagai olahan aneka kue, minuman keras, pengawet, dan buah kaleng.

    Secara regional, plum ceri juga dikenal dengan nama ceri Turki, dalam dialek Palatine sebagai Därgelkersch, dalam dialek Saxon-rural sebagai Sterninkel, serta dalam dialek Austria sebagai Kringelbaum, dan di daerah Munich disebut Kriachlbaum.

    Buah hijau yang dipanen dan mentah dipasarkan sebagai Can Erik di pasar Turki.

    Video Petik Plum Liar | Musim Gugur di Jerman Masih Ada Buah Gratis

     

    Demikianlah cerita saya mengenai Panen Buah Liar Plum Cherry 3 Warna | Musim Gugur di Jerman. Buat yang pertama kali mampir ke blog saya suka berkebun, subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga: Apakah Air AC Air Conditioner Aman Disiramkan ke Tanaman?

     

    Kalau tertarik mau tahu lebih lanjut mengenai buah cherry plum silakan baca sumber dibawah ini:
    https://www.pflanzen-vielfalt.net/bäume-sträucher-a-z/kirschpflaume/
    https://en.wikipedia.org/wiki/Cherry_plum
    https://de.wikipedia.org/wiki/Kirschpflaume
    http://www.euforgen.org/species/prunus-cerasifera/

  • Cerita Musim Gugur Menjelang Musim Dingin di Jerman

    Cerita Musim Gugur Menjelang Musim Dingin di Jerman

    Cerita Musim Gugur Menjelang Musim Dingin di Jerman. Hai pembaca setia, saya mau cerita-cerita masih seputar musim gugur. Sebenarnya sudah latepost karena videonya rekaman dari dari 13 November – 23 November 2018. Ada video posting di youtube, sekalian posting di blog, supaya nih blog paling tidak ada isinya hehe.

    Cerita Musim Gugur Menjelang Musim Dingin di Jerman

    • Ketentuan mengambil jamur liar di Jerman

    setelah baca-baca di Internet ternyata jamur liar di Jerman boleh diambil gratis loh!, nah ada ketentuannya gitu, yang mungkin buat sebagian kalangan tidak enak. Jadi kita bisa ambil jamurnya maksimal 1 kg, kalau kebanyakan dan ketahuan bisa ditangkap polisi.

    Belum lama ini saya baca tulisannya kompasiana Gaganawati mengenai jamur liar yang boleh diambil. Jadi ada 2 orang kakek usia 67 dan 69 tahun ngumpulin/mengambil jamur liar dihutan sampai 19 kg, gilee bener banyak banget ya! 😀 .

    Niat banget mereka, mau dikemanakan sebanyak itu?, apakah dijual?. Oalah ternyata malangnya perbuatan mereka diketahui polisi, mungkin ada tetangga yang lapor kali ya, jadilah kedua lansia ini kena kasus.

    Mereka harus membayar denda yg kalau dirupiahkan 29 juta dan jamur liar yang 19 kg tersebut ikutan disita!. Kalau tertarik ceritanya silakan disini ya Gara-gara Ngumpulin 19 Kg Jamur di Hutan, 2 Kakek Didenda 29 Juta.

    Saya senang baca tulisan-tulisannya Gaganawati kompasiana yang tinggal di Jerman ini, pernah setahunan saya lupa berkunjung ke kompasiana.com, jadilah saya baca habis banyak sekali tulisan ibu Gaga.

    Jamur Liar di Jerman
    Jamur liar di Jerman. Bisa ambil jamurnya maksimal 1 kg, kalau kebanyakan dan ketahuan bisa ditangkap polisi

    Foto jamur diatas (lihat video dibawah lebih jelas), jamurnya bagus banget dan terlihat bersih kan yaa, kalau yang numbuh sebelumnya mirip jamur kancing. Tahun depan saya mau ambil ah jamur seperti foto diatas.

    Feelingku sih jamurnya aman alias jenis jamur liar yang bisa dikonsumsi. Nanti saya cari tahu dulu supaya yakin 100 persen hehe. Bagi yang tinggal di Jerman mau berburu jamur, saya nemu web ini Deutsche Gesellschaft für Mykologie .

    The German Society for Mycology (DGfM) asosiasi yang mewakili minat para ahli mikologi dan jamur di Jerman. Nanti saya mau baca-baca webnya, tahun depan pengen punya pengalaman aja berburu dan mencicipi jamur liar 😉 .

    Baca juga: Teka Teki Antara Keracunan Jamur Liar atau Keracunan Kerupuk Udang

    • Bermain dengan dedaunan kering musim gugur

    Si Benjamin nih setiap kali lihat tumpukan dedaunan kering, pasti dia sepak!, padahal yang didepan rumah-rumah orang tuh ada yang memang sudah dirapihkan, dikumpulin gitu maksud saya, jadi nantinya cepat dimasukin ke karung atau tong sampah.

     

    Musim gugur dedaunan rontok. Autumn has come
    Musim Gugur telah tiba, dedaunan berguguran. Autumn has come

    Kita kadang lihat ada bapak-bapak nyapu ngumpulin dedaunan didepan rumah dia, lalu saya tunjukin ke Benjamin, „tuh lihat daun-daunnya disapu, dikumpulin bapak itu, kamu sepak-sepak daunnya berantakan lagi!“, namun sering juga dipinggir jalan gitu kan banyak pohon tinggi, pada rontok daunnya, nah saya memang tidak suka Benjamin sepak-sepak tuh dedaunan, apalagi setelah hujan deras, daun-daunnya kotor jadi sepatu si bocah kotor. Ada saatnya juga, saya diam ajalah, malas cerewet karena tidak melulu dia nurut. Sepatunya kotor, dia yang pakai sendiri haha.

    6 Desember lalu diperingati sebagai hari Santo Nikolas (Nikolaustag), santo ini bukan santa klaus ya, namun sama pada perigatan Nikolaustag ini anak-anak juga mendapat hadiah. Tradisinya anak-anakmenaruh sepatu bootnya didepan pintu rumah pada tanggal 5 desember, nah pas tanggal 6 nya anak-anak mendapati sepatu boot mereka penuh hadiah.

    Di TK nya Benjamin anak-anak bukan memberikan sepatu boot mereka, namun tiap anak mengumpulkan satu saja kaos kaki ukuran besar, lalu gurunya menggantung kaos kaki di Jendela. Kaos kakinya sudah dikumpulin sebelum minggu ke 4 November. Tahun lalu seingat saya dapat hadiahnya banyak, nah tahun ini ko seperti ada penghematan gitu haha.

    Perayaaan Nikolaustag 6 desember
    Perayaaan Nikolaustag 6 desember, dalam kaos kaki ada hadiahnya mulai apel, kacang walnus, jeruk juga coklat

    Jadi isi kaos kakinya ada satu apel, satu jeruk kecil, coklat bentuk mirip Santo Nikolas dan 2 kacang walnuss. Tidak ada satupun yang dimakan Benjamin haha. Jeruk dikasih ke saya, apel dikasih adiknya, coklat dikasih ke bapaknya, kacangnya buat mainan. Ben sih sama sekali tidak protes, dia senang aja dapat hadiah walau dia tidak makan hadiahnya.

    Baca juga: 7 Fakta Menarik Winter di Jerman

    Video Pepohonan Mulai Gundul Namun Tetap Indah | MusimGugur 2018 di Jerman

     

    • Keadaan cuaca akhir musim gugur

    Musim gugur begini gelap datang lebih awal, jam 5 sore sudah gelap gulita, dan 8 pagi baru mulai terang. Karena gelapnya lebih awal, si Benjamin seringkali prostes kenapa sudah gelap haha. Jam 7 pagi saat antar Benjamin ke TK suasana masih gelap gulita, dan matahari tidak setiap hari bersinar.

    Hujan hampir setiap hari, kadang hujan deras, seringnya gerimis saja yang awet sepanjang hari, dan lagi-lagi di protes si Benjamin dong, kenapa hujan melulu dan matahari tidak kelihatan. Banyak yang depresi saat cuaca jelek begini. Makanya beruntung ya yang tinggal di negara tropis, bisa sepanjang tahun melihat mentari bersinar 🙂 .

    Secara kalender musim dingin tahun ini akan dimulai tanggal 21 Desember, selamat tinggal musim gugur deh, bakalan lebih dingin dan tidak enak lagi suasana musim dingin nantinya, kalau bisa memilih maunya kabur ke nagara yang hangat dulu, balik lagi pas musim semi, maka hati akan bahagia melihat matahari yang bersinar hehe.

     

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga: Cerita Seru Tinggal di Jerman

  • Musim Gugur 2018 di Jerman | Musim Gugur Rasa Summer

    Musim Gugur 2018 di Jerman | Musim Gugur Rasa Summer

    Musim Gugur 2018 di Jerman | Musim Gugur Rasa Summer. Tiga minggu tidak ada tulisan baru di blogku, apa daya kesibukan sehari-hari tidak bisa dibendung hehe 😀 . Senin sampai Jumat, paginya antar Benjamin ke TK, nyampe rumah lalu beberes rumah, masak, makan kecil aja, makan besar setelah Ben pulang, lalu jam 13 berangkat jemput Benjamin dari Taman Kanak-kanak. TK nya bubaran jam 13.45. Kita naik bus pergi dan pulangnya, nyampe rumah jam 14.30, bapaknya anak-anak kalau kerja pagi, jam 15.00 nyampe rumah, lalu kita makan bersama. Habis makan rusuh anak-anakku bermain, lalu saya lirik-lirik balkon kali aja bisa nyuri waktu beberes kebun sedikit, tanpa di ikuti anak-anak.

    Musim Gugur 2018 di Jerman | Musim Gugur Rasa Summer

    Kalau keadaan tidak memungkinkan ke balkon, saya paling tidur siang bersama Lisa atau ya ngedit-ngedit video untuk saluran berkebunku. Sampai saat ini masih bisa konsisten upload 2 video per minggunya, sedangkan saluran youtubeku lainnya tidak keurus euy! 😀 Walau tidak keurus juga tiap hari ada aja subscriber barunya, makanya saya jadi merasa bersalah juga sih tidak bisa menyenangkan para subscriber saluran-saluranku 😳 .

    anak-anak yang suka berkebun

    Hari Sabtunya seringnya anak-anak dan saya jalan-jalan ke pusat kota, entah kasih makan bebek atau sekedar menikmati udara segar tanpa ada yang kita beli. Minggu dirumah aja, tidak ada bus dan pusat perbelanjaan tutup di hari minggu, cape saya jalan kaki haha.

    Musim gugur dimulai sejak September, pertengahan September lalu, cuaca sudah mulai dingin, eh ternyata bulan Oktober ko cuaca kembali menghangat. Serasa masih summer, karena cuacanya hangat sekali untuk ukuran musim gugur. Beberapa hari lalu, bapaknya anak-anak nunjukin perbandingan foto 13 oktober 2018 suhunya 27 derajat C dan 13 Oktober tahun 1975 saljunya tebal bukan main. Semakin ngaco ajalah cuaca yaa.

    Masa musim gugur begini suhunya masih konstan 25 derajat C saat siang hari, malah pernah 27 derajat C, dan kalau lihat termometer di pusat kota malah lebih hangat lagi. Kalau malam dan pagi hari sih memang dingin banget, nah pas lewat jam 11 siang mulai deh mataharinya menghangat. Saya suka suhu nangung begini hehe.

    Mau berkebun juga masih enak banget, pakai sendal dan tanpa perlu pakai jaket tebal. Saya sudah bongkar-bongkar pot bunga-bunga musim panas, karena pot-potnya saya mau pakai nanam aneka bibit umbi bunga musim semi, seperti tulip, narsissus, krokus, allium dll.

    Menanam bibit umbi bunga tulip
    Persiapan Menanam Bibit Tulip dan bunga musim semi lainnya

    Nah kalau suhu musim gugur hangat begini, saya malah jadi bingung, sudah bisa nanam bibit bunga, atau belum ya, ada sih 3 pot sudah saya tanami bibit musim semi, cuma pas mau lanjut saya mikir-mikir karena cuaca yang belum stabil dinginnya. Biasanya nanam umbi bunga musim semi, saat suhu sudah 5 derajat C gitu, kalau malam dingin, lah siangnya hangat banget, jangan-jangan tanaman bakalan ikut bingung juga, numbuh cepat kali bibit-bibit musim seminya, eh pas musim dingin nanti bagaimana nasibnya yaa! 😀 .

    Pertama kalinya kita lihat balon udara yang dekat banget jaraknya. Kala itu Minggu 7 Oktober, entah Benjamin atau Lisa yang duluan lihat balonnya, mereka berdua heboh, dan Ben bilang pengen naik balon udara, dia bilang tidak takut 😀 .

    Pengen naik balon udara, mau tahu sensasinya gitu
    Pertama kalinya kita lihat balon udara yang dekat banget jaraknya

     

    Pertama kali nya lagi kita lihat jamur liar yang numbuh banyak sekali. Minggu kedua di bulan Oktober saat jemput Benjamin pulang TK, kita lewat jalan biasa menuju terminal bus. Nah disamping sekolahan ada sedikit lahan tidak keurus, disitulah kita lihat banyak jamur liar. Kalau lihat bentuknya mirip sekali dengan jamur yang sering saya beli di supermarket.

    lihat jamur liar tumbuh banyak
    liar tumbuh lumayan banyak di samping gedung sekolahan. Jmaurnya kulihat mirip seperti disupermarket deh. Oktober 2018 yang hangat

    Pengen ngambil deh, cuma tidak tahu ah apa boleh sembarangan ambil begitu dari alam, ntar malah ditangkap kena pasal perusakan alam haha, eh kalau di Indonesia penyuka anggrek malah banyak yang berburu ngambil anggrek dari hutan ya, kalau di Jerman dilarang dan bisa ditangkap polisi kalau ketahuan atau ada yang lapor hehe.

    Video Musim Gugur Rasa Summer | Musim Gugur 2018 di Jerman

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga: 5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman, No. 3 Jagoanku

  • Cerita Musim Gugur 2016 – Late Post

    Cerita Musim Gugur 2016 – Late Post

    Hai pembaca setia, saya kembali lagi setelah dua minggu absen ngeblog hehe. Musim gugur tahun ini rasanya sudah seperti musim dingin saja  . Gelap cepat sekali datang, jam 5 sore sudah gelap gulita, padahal kalau mau bandingkan dengan musim semi apalagi musim panas, wah terangnya bisa sampai jam 9-10 malam.

    Suhu langsung ngedrop dibawah 10 derajat C dan saat saya ingat cek app cuaca kaget dong karena tengah malam bakalan 0 derajat dan hari berikutnya akan minus 1 derajat c (lupa tanggal berapa), padahal masih banyak kerjaan beberes balkon. Bagaimana mau beresin balkon karena hampir setiap hari  hujan deras euy! .

    Peringatan buat saya nih supaya tahun depan urusan bongkar membongkar pot-pot tanaman harus mulai dilakukan dari bulan September. Bulan November ini saya baru kejar setoran beberes balkon, hampir setiap hari walau cuma 1-2 jam saya beresin balkon, atau bongkar pot-pot tanaman bawa ke rumah (dapur) saat Benjamin tidur siang. Bibit-bibit bunga musim semi baru mulai saya tanam 14 November lalu, semoga tanah tidak sampai beku dulu supaya bibit-bibit tulip, krokus, dafodil dll sempat numbuh sedikit akarnya dan lanjut numbuh lagi tahun depan.

    1 Nov 2016 – lupa tanggal merah

    Benjamin dan saya setiap hari (Senin sampai Sabtu) selalu keluar rumah supaya kita menghirup udara segar, lagipula kalau hanya dirumah saja si Ben bawaannya bete aja bosan kali ya haha, pokoknya harus ada acara bisa lari-lari bebas si jagoanku ini. Hari Minggu kita dirumah saja karena bus tidak jalan dan semua toko-toko termasuk pusat belanja tutup di hari minggu. Saya sengsara kalau jalan-jalan bersama Benjamin tidak naik bus, cape ngejar si bocah haha  .

    Sehari sebelumnya saya mikir rencana kita mau ngapain dan mau kemana. Ada hari buat belanja ke supermarket, belanja kebutuhan Ben (susu, snack dll), kasih makan bebek, naik mobil-mobilan di pusat kota, kalau tidak ada rencana belanja ya biasanya kita melakukan aktifitas gratis aja yakni keliling kota naik 2 bus yang berbeda selama 1 jam haha. Saya bilang gratis karena tiket bus kan punya kartu bulanannya, jadi kita langsung naik saja.

    Selasa 1 November Benjamin dan saya mau naik bus dari halte yang berbeda, biasanya kita lakukan begini supaya ikut bus nya mutar agak jauh dulu jadi tidak cepat sampai pusat kota. Bawa Benjamin jalan kaki sebenarnya sengsara buat saya haha karena pasti saya akan kejar-kejaran sama Ben. Kereta dorong sudah lama tidak kita gunakan karena anaknya sering tidak mau duduk diam, maunya lari. Nah daripada saya pusing mikirin kereta dorong dan kejar si bocah, jadi sekarang jarang bawa kecuali kalau mau belanja yang berat (banyak).

    Tunggu ditunggu ko bus nya tidak lewat, “apa kita ketinggalan ya?” . Kita sampai di halte sebelum jadwal ko, sampai lewat 10 menit bus nya tidak datang juga. Ya sudahlah kita jalan kaki saja ke lapangan bolanya.

    Video Benjamin Main Bola

    Sekitar 20 menit main bola si Benjamin bosan dan dia keluar lapangan lalu dia ke seberang ke tempat bermain anak. Bola yang dibawa dari rumah asal dia lempar ke semak-semak ggrrr  serasa saya nih bodyguard   dia ya haha disuruh ambil bolanya si bocah.

    Tempat bermain anak ini sangat kecil, dan saya lihat ada pita garis polisi di alat bermain memanjat. Saya tidak sreg lagi dengan tempat ini karena kesannya kotor. Ada tempat bermain anak yang baru yang sangat luas, sayang lokasinya agak jauh ah saya gempor kalau bawa Benjamin tidak naik bus   .

    Gaya banget deh kamu nak :)
    Gaya banget deh kamu nak 🙂

    Setelah dibujuk akhirnya mau Benjamin keluar dari tempat bermain tersebut.

    Video Benjamin di luar lapangan bola

    Suasana musim gugur ya begini banyak sekali daun-daun rontok. Saat hujan jalanan jadi licin, semakin kotor karena daun-daunan tersebut. Pada waktu tertentu ada petugas kebersihan yang membersihkan kota.

    Benjamin suka nih lari di dedaunan rontok, mutar-mutar terus tidak mau pergi dari tempat ini
    Benjamin suka nih lari di dedaunan rontok, mutar-mutar terus tidak mau pergi dari tempat ini

    Benjamin bermain daun-daun rontok

    Kita jalan lagi ke halte bus, menunggu dan menunggu sampai jadwal bus waktunya lewat, lah kenapa bus nya tidak datang ya?.

    Benjamin dan saya berjalan lagi ..

    Khasnya anak cowo kali ya ga bisa banget jalan manis sama saya, pasti banyak gayanya. Nih kali dia lepas tangan saya dan naik-naik
    Khasnya anak cowo kali ya ga bisa banget jalan manis sama saya, pasti banyak gayanya. Nih kali dia lepas tangan saya dan naik-naik

    Nih anak suka sekali petik bunga liar yang di jalan. Bunganya warna kuning. Ah saya lupa nama Jermannya. Asal lihat bunga ini pasti Benjamin berhenti dan petik.

    Benjamin dan saya duduk-duduk dulu, lalu lewatnya ibu lansia yang sering kita ketemu. Saya nanya dia mau kemana, katanya mau jalan ke rumah sakit, tapi tidak tahu juga mau besuk siapa haha. Intinya si ibu hanya mau jalan-jalan daripada dirumah bosan. Saya ngomong dalam hati “rumah sakit kan jauh sekali, kenapa tidak naik bus si ibu lansia ini” .

    Si ibu bilang dia mau petik bunga juga seperti punyanya Benjamin, lalu saya kasih tunjuk dimana tempat numbuhnya. Pergilah Benjamin dan si ibu untuk memetik bunga  , saya nunggu aja tidak ikut mereka.

    Setelah kami ngobrol sebentar, si ibu lansia pamit mau pergi duluan. Benjamin dan saya masih duduk-duduk sampai si bocah bosan.

    Benjamin ga takut jatuh

    Benjamin dan saya berjalan lagi, kami menuju halte bus berikutnya. Saya heran melihat toko-toko kenapa pada tutup ya. Kami tiba di halte bus, seberangnya ada bank tapi kenapa tutup kan hari selasa. Saya menduga pasti tanggal merah nih, pantas saja bus tidak ada yang lewat haha. Untung Benjamin dan saya belum jalan lebih jauh lagi .

    Pulang sajalah kami sudah cape jalan kaki 1,5 jam. Kami melewati pohon yang daun-daunnya belum rontok. Warna khas musim gugur, kalau masih oktober disebutnya warna begini golden oktober (oktober emas). Sungguh indah pemandangan setahun sekali ini  .

    Warna khas musim gugur, lihat warna pohonnya kan ada yang kuning emas tuh
    Warna khas musim gugur, lihat warna pohonnya kan ada yang kuning emas tuh

    Video warna khas musim gugur

    Cakep banget ya warna daun-daunnya. Pemandangan indah yang bisa dinikmati setahun sekali
    Cakep banget ya warna daun-daunnya. Pemandangan indah yang bisa dinikmati setahun sekali

    Tiba dirumah saya lihat kalender, oalah ternyata 1 November hari itu tanggal merah. Peringatan Allerheiligen (Hari Raya Semua Orang Kudus / All Saints’ Day ) . Pantas saja tidak ada bus yang lewat dan semua toko tutup. Ya beginilah kalau tidak kerja kantoran sering lupa hari tanggal merah, saya anggap semua hari sama saja haha   .

    9 Nov 2016 – lihat traktor

    Hari ini bukan tanggal merah, pasti bus datang haha. Kami ke halte depan rumah saja. Benjamin seperti biasa ngeledekin anjing kecil yang nangkring di jendela. Nih bocah niru suara monster, angkat kedua tangannya sambil teriak-teriak. Anjingnya jadi ribut karena diledekin Benjamin. Saya kebetulan bawa kamera, saya nge-zoom rekam dari jarak agak jauh. Nih anak memang iseng coba kalau ada pemilik rumah kena marah kali haha. Lain kali saya rekam lebih lama, soalnya nih kali kuatir ada yang punya rumah hehe

    Video anak iseng ledekin doggy

    Kegiatan kami berdua kali ini di pusat kota adalah memberi makan bebek lalu melihat traktor.

    Cuaca sudah dingin namun bebek-bebek masih terlihat banyak di kali. Kalau dikasih makan (remahan roti) wah banyak sekali teman-temannya berdatangan 🙂 .

    Video lihat bebek

    Benjamin suka sekali melihat mobil, bus dan berbagai kendaraan lainnya. Dirumah dia punya banyak mobil-mobilan dengan aneka bentuk. Saat melihat aslinya mobil besar tidak ada takutnya si bocah, malah mau didekati. Kalau yang sedang berhenti ya tidak masalah di pegang atau berdiri dekat mobil besarnya, kalau yang truk pengeruknya sedang beroperasi ya tidak boleh dong didekati. Ada garis polisi disekeliling lokasi yang sedang dikerjakan.

    Baca juga: Cerita Benjamin dan Macam-macam Mainannya

    Video Benjamin lihat traktor

     

    Beberapa foto Benjamin saat kita jalan-jalan:

     

    Tumben nih anak mau disuruh diri didepan traktornya biasanya jarang bisa dapat foto yang bagus
    Tumben nih anak mau disuruh diri didepan traktornya biasanya jarang bisa dapat foto yang bagus

     

    Musim gugur 2016 daun-daun hampir rontok semuanya
    Musim gugur 2016 daun-daun hampir rontok semuanya

     

    Menunggu bus mau pulang. Lihat Ben pegang bunga lagi kan dia habis petik lagi tuh. Sudah dikasih satu bunganya buat seorang oma, eh dia minta lagi bunga haha
    Menunggu bus mau pulang. Lihat Ben pegang bunga lagi kan dia habis petik lagi tuh. Sudah dikasih satu bunganya buat seorang oma, eh dia minta lagi bunga haha 

     

    Sampai disini dulu ya cerita nya, nanti disambung lagi cerita musim gugurnya, bakalan late post juga  .

  • Musim Gugur Saatnya Memberi Makan Burung Liar

    Musim Gugur Saatnya Memberi Makan Burung Liar

    Pada bulan November kita sudah bisa memberikan makanan untuk burung-burung liar, untuk beberapa daerah yang dinginnya sudah lebih awal misal bulan September kita bisa memberikan makanan lebih awal. Kegiatan memberi makanan burung seperti sudah menjadi tradisi di negara yang ada musim dinginnya.

    Orang-orang sini baik hati kasih makan burung liar. Kasihan kan burung-burung liar tidak bisa cari makan saat cuaca dingin. Pohon-pohonpun tentu saja tidak menghasilkan buah lagi yang jadi makanan burung. Kalau bukan kita yang menolong burung-burung liar mungkin saja banyak yang mati kan 😀 .

     

    Burung-burung yang besar terbang dengan kelompoknya ke negara yang sedang mengalami musim panas misalnya seperti ke Afrika, nah burung yang kecil-kecil ini yang tetap dalam negeri yang perlu kita bantu.

    Menurut bund.net orang-orang Jerman setiap tahunnya memberikan dana sampai jutaan euro untuk membeli makanan burung.

    Makanan burung liar tersebut banyak tersedia di supermarket ataupun garden center, kalau rajin bisa bikin sendiri (saya sih malas hehe). Ada pula warga yang meletakkan (menggantung) buah-buahan di teras atau balkon mereka.

    Video menonton burung liar makan

     

    Tinggal di Jerman

    Saat bongkar tanaman tomat saya menemukan banyak sekali larva kumbang yang merusak akar tanaman. Kesal pantas saja 2 tanaman tomat saya mati karena akarnya di rusak larva kumbang ini. Ada beberapa yang saya lempar jauh larva kumbangnya, lalu saya mikir “.. eh kan bisa dikasih buat makanan burung toh larva kumbang yang terkumpul banyak” 😀 . Berhasil saya kumpulkan ada paling sedikit 10 hama larva kumbangnya. Saya tidak pasang foto larva kumbangnya, karena geli lihatnya. Bentuknya seperti ulat yang gemuk sekali, warna putih.

    Balkon Belakang. Rumah Burung itu untuk taruh makanan buat burung liar, berhubung musim dinginya tidak parah jadi ga ada burung yg datang cari makan
    Balkon Belakang. Rumah Burung itu untuk taruh makanan buat burung liar, berhubung musim dinginya tidak parah jadi ga ada burung yg datang cari makan

     

    Rumah burung, makanan tuang dari atas, nanti akan keluar di bolongan tersebut
    Rumah burung, makanan tuang dari atas, nanti akan keluar di bolongan tersebut

     

    Pemandangan burung-burung saat makanan begini memberikan ke asyikan tersendiri buat Benjamin dan saya. Seringkali burung-burung berebutan makan, padahal ada beberapa makanan yang saya taruh. Kalau makanan burung sedang habis, tidak ada burung yang sudi mampir ke balkon saya 😆 .

    Saat musim dingin burung-burung tidak bisa cari makanan jadi orang-orang sini taruh makanan buat burung liar. Foto desember 2014
    Saat musim dingin burung-burung tidak bisa cari makanan jadi orang-orang sini taruh makanan buat burung liar. Foto desember 2014

     

    Ada juga warga yang menyediakan rumah-rumahan buat burung liar. Berbagai macam model rumah burung pernah saya potret ketika di kebun binatang, bisa dilihat berikut ini:

     

    Fyi memberi makan hewan liar terutama burung-burung ya, hanya boleh dilakukan saat musim dingin, karena saat cuaca sudah bagus, musim dingin sudah berlalu jangan lagi sediakan makanan untuk hewan liar, supaya hewan tersebut mencari makanannya sendiri.

    Burung liar kalau dikasih makanan melulu akan membuat kotor lingkungan. Pemerintah setempatpun melarang kasih makaan burung-burung kalau tidak musim dingin. Saya sering melihat di atap gedung atau perumahan dijadikan tempat nongkrong burung-burung liar dan membuat kotor atap, malah ada yang sampai parah, tuh burung-burung membuat sarang di pojokan bawah atap. Yang membuat kita kesal kotoran burungnya jadi berantakan.

    Sayapun kesal, saat balkon saya yang sudah saya sapu bersih, eh kotor sekali karena burung-burung makan tuh pilih-pilih makanan, dan mengotori balkon saya 🙁 .

    Beberapa Lokasi Membeli Bunga di Jerman

     

    Follow

  • Random Dibuang Sayang – Musim Gugur

    Random Dibuang Sayang – Musim Gugur

    Pembaca setia, tanpa terasa musim gugur (Herbst) sudah datang. Dingin sekali hawanya, kalau dingin begini nikmat sih makan jadi banyak haha, Benjamin juga ngoceh “mamam .. mamam” (makan) melulu, maunya ngemil aja tuh anak.

    Pengennya tidak terlalu lama hawa dingin menggigil begini karena rasanya lapar dan ngantuk terus-terusan. Musim dingin mengemukan badan, semoga saat musim panas harus bisa membakar kalori.

    Autumn is the mellower season, and what we lose in flowers we more than gain in fruits.” -Samuel Butler-

     

    Balkon belum selesai dirapikan padahal sudah saya cicil dari bulan September, saat Benjamin tidur saya kerjakan beberes balkon sedikit-sedikit. Bongkar pot dan nanam bibit-bibit musim semi kegiatan yang saya lakukan saat musim gugur ini. Saya tidak setiap hari nongkrong di balkon karena cuaca semakin tidak bersahabat. Gelap semakin cepat datang, dan hawa dinginnya membuat kulit mengkerut, serasa masuk lemari es 😆 .

    1. Cuaca Jerman pada musim gugur

    Pada bulan September dan Oktober, cuaca di Jerman masih menyenangkan. Bulan Oktober disebut juga golden oktober karena warna daun-daun seperti warna emas. Kuning menyala atau coklat. Kalau bulan November pohon-pohon mulai gundul, daun-daunnya rontok.

     

    Orang Jerman menyebut saat-saat terakhir hari yang hangat ini dengan istilah “Altweibersommer” (musim panas India). Seperti biasa, cuaca Jerman tidak dapat diprediksi, jadi bersiaplah dengan segala kemungkinan. Kalau masih mau jalan-jalan, bulan September dan Oktober yang paling enak. Bulan November lebih baik dirumah aja deh, hujan sepanjang hari. Rasanya hari tidak hujan bulan tersebut bisa dihitung dengan jari, dan beberapa kali saya lihat kalender, untuk bulan November simbo/gambarnya payung 😀 .

    Pada bulan November, hari-hari semakin terasa lebih singkat, dingin, lembab, mendung, kabut tebal, matahari tidak bersinar, langit berwarna abu-abu. Terkadang bulan November bisa saja akan turun salju.

     

    Karena langit seringkali mendung, mau potret-potret hasilnya juga tidak memuaskan, walaupun kameranya sudah pakai blizt tetap saja agak buram, begitulah seperti kamu lihat agak gelap kan hasil foto-fotonya.

    Baca juga: Rasanya lebih Indah Warna Musim Gugur tahun lalu 2014

     

    Menurut gogermany.about.com rata-rata temperatur musim gugur di Jerman:

    Bulan September rata-rata suhu terendah 9 derajat C, rata-rata tertinggi 19 derajat C
    Bulan Oktober rata-rata suhu terendah 4 derajat C, rata-rata tertinggi 14 derajat C
    Bulan November rata-rata suhu terendah 1 derajat C, rata-rata tertinggi 8 derajat C

    Walaupun sudah dingin ternyata kali nya masih ada bebeknya yoii. Pemandangan musim gugur. Foto 04.11.2015
    Walaupun sudah dingin ternyata kali nya masih ada bebeknya yoii. Pemandangan musim gugur. Foto 04.11.2015

     

    Pohon Cerry tetangga sudah menguning daun-daunnya

    Pohon cerry tetangga sudah menguning daunnya, bakalan rontok nantinya
    Pohon cerry tetangga sudah menguning daunnya, bakalan rontok nantinya

     

    Musim semi tahun depan akan seperti foto dibawah ini pohon cerry tetanggaku

     

    Video musim gugur di Jerman

     

    2. Jalan-jalan bersama Benjamin

    Setiap hari Benjamin dan saya keluar rumah, anak ini bakalan rewel kalau tiap hari tidak melihat langit biru dan jalanan haha 😀 . Ben paling senang melihat bus besar dan bebek di kali. Paling sedikit kami jalan-jalan 1 jam, kalau banyak keperluan bisa 3 jam kami kelayapan. Terkadang naik bus dari halte depan rumah, seringkali juga kami jalan kaki. Musim panas sudah berlalu sungguh nyaman berjalan kaki (Benjamin tentu saja di kereta dorongnya).

    Biar cuaca musim gugur dingin, kami selalu jalan-jalan. Minimal 1 jam menghirup udara luar rumah
    Biar cuaca musim gugur dingin, kami selalu jalan-jalan. Minimal 1 jam menghirup udara luar rumah

     

    Saat kami lewat jembatan, Ben minta berhenti untuk melihat bebek-bebek. Kalau pas ada remah roti beruntung bebek-bebeknya dapat jatah makanan dari kami 😀 .

    Belum setengah jam keluar rumah, si Ben langsung minta cemilan “mamam .. mamam” teriaknya, kalau tidak langsung dikasih tambah keras bilang mamam nya. 1 sampai 3 jam kami jalan-jalan makan melulu si Ben. Cuaca dingin, angin berhembus sepoi-sepoi, ngemil sepanjang jalan, maka akan terjadi seperti pada foto berikut:

    Benjamin tidak tahan menahan kantuk. Musim gugur memang bikin cepat ngantuk
    Benjamin tidak tahan menahan kantuk. Musim gugur memang bikin cepat ngantuk

     

    Benjaminnya teler haha, tidak sanggup lagi dia menahan kantuk. Saya suruh rebahkan kepala ke belakang dia tidak mau, malah ngamuk, ya terserah kamu deh yang penting nyaman buat dia. Pada foto tersebut kami sudah sampai di rumah. Lihat bagian depan dan belakang kereta dorong Ben, saya habis borong bibit bunga dan pot besar itu ukuran 40 cm bisa muat 2 tanaman (bunga) :mrgreen: .

    Video jalan-jalan bersama Benjamin

     

    Kesalahan bukan pada layar komputer kalian, dan jangan bingung ya hehe, memang blog saya ini sementara ditutup kolom komentarnya, istirahat boleh dong 😀 saya kuatir tidak bisa membalas komen yang masuk jadi hiatus komentar dulu. Kolom komentar akan dibuka kembali mulai Januari 2016.

     

    Follow

    Siapa tahu masih betah di blog saya, silakan dibaca juga:
    Orang Jerman, Etika dan Kebiasaannya
    11 Tanda kalau saya sudah terlalu Lama di Jerman
    Cerita-cerita Tinggal di Jerman

  • Lanjut Foto-foto Musim Gugur 2012

    Lanjut Foto-foto Musim Gugur 2012

    Dear teman-teman setia pengunjung blogku, saya posting lagi ya foto-foto musim gugur di Jerman. Foto-foto di bawah ini saya ambil pada 12 Nov. lalu, ketika saya akan pergi kursus Integrasi. Saya melewati dua taman di Bad Rappenau ;-).

     
    For man, autumn is a time of harvest, of gathering together.
    For nature, it is a time of sowing, of scattering abroad.
    -Edwin Way-
    Foto Pohon Musim Gugur di Jerman
    Autumn arrives in early morning,
    but spring at the close of a winter day. 
    ~Elizabeth Bowen
    Menuju Wasserschloss
    “You can’t hide your true colours
    as you approach the autumn of your life”.
    -unknown-
    Bunga-bunganya Berwarna Unggu, Masih Teteap Bertahan Melawan Cuaca Dingin
    Delicious autumn! My very soul is wedded to it,
    and if I were a bird I would fly about the earth
    seeking the successive autumns. “
    -George Eliot-
    Daun-daunnya Semakin Berubah Warna
    I love the fall. I love it because of the smells that you speak of;
    and also because things are dying,
    things that you don’t have to take care of anymore,
    and the grass stops growing.
    -Mark Van Doren-
    Beberapa Tanaman Masih ada yang Bertahan dengan Warna Hijaunya
    “Summer is already better, but the best is autumn.
    It is mature, reasonable and serious, it glows moderately and
    not frivolously… It cools down, clears up, makes you reasonable…”
    -Valentin-
    Wasserschloss Bad Rappenau
     
    A September to remember.
    An October full of splendor.
    A November to treasure.”
    -La Prevenchere-
    Jadilah Seperti Pohon-pohon yang Mampu Bertahan Menghadapi Perubahan Cuaca
    It is only the farmer
    who faithfully plants seeds in the Spring,
    who reaps a harvest in the Autumn.
    -B. C. Forbes-
    Kesannya Berantakan ya karena Daun-daun yang Berguguran, Petugas Kebersihan akan segera datang ko 🙂
    Youth is like spring, an over praised season more remarkable for biting winds than genial breezes. 
    Autumn is the mellower season, and what we lose in flowers we more than gain in fruits.
     -Samuel Butler-
    Autumn Tree. Bad Rappenau, Jerman
    “Delicious autumn! My very soul is wedded to it,
    and if I were a bird I would fly
    about the earth seeking the successive autumns.”
     ― George Eliot
    Ini Foto Favorit saya. Suka sekali dengan Pohon yang ditengah, menjulang tinggi dengan Daun-daun yang Telah Berubah Menjadi Warna Coklat
    Warna Warni Musim Gugur. Bad Rappnenau

    Video Suasana musim Gugur Bad Rappenau

    Tulisan Terkini:

error: Content is protected !!