Masakan Mie ala Jerman Schnitzel Spätzle Topf. Kali ini saya masak masakan Jerman, namanya Schnitzel-Spätzle Topf. Masak cepat pakai bumbu instan saja. Oh ya walau pakai bumbu instan, hidangan Jerman ini tidak membuat kita haus melulu loh, kalau di tanah air kan bikin masakan pakai bumbu instan sering banget ya haus melulu setelah menyantap makanannya.
Cara Membuat: • Masak mie (setengah matang). • Potong-potong daging lalu tumis-tumis dengan minyak secukupnya hingga berwarna coklat. • Bawang bombay di iris-iris kemudian tumis hingga layu, masukkan jamur merang yang juga telah dipotong-potong. • Masukkan tumisan daging kedalam campuran bawang bombay dan jamur, masukkan 500 ml air dingin. • Masukkan bumbu-bumbu masak, seperti garam, lada dll. • Masukkan 100 ml krem pengental, Anda bisa gunakan tepung sagu. • Masukkan mie yang setengah matang. • Masak kira-kira 10-15 menit.
Video Masakan Mie ala Jerman:
Suami tercinta suka sekali menu makan siang ini, dia bilang malam bikin lagi ya 😉 .
Masakan Serba Wortel. Wortel banyak sekali dikulkas kami. Suami tercinta di minta beli wortel beberapa buah, dia malah beli sekilo. Alasannya sih, di supermarket sedang tidak ada wortel yang satuan. Nah daripada wortelnya layu karena kalamaan di kulkas, maka dalam satu hari wortel saya masak semua deh!.
1. Wortel bikin bakwan. Hari sebelumnya, pas ada tauge di supermarket. Bakwan ini saya buat dari campuran wortel diparut kasar (kalau dipotong-potong lama bo! 😛 ), jagung, tauge, tepung terigu, satu butir telur, garam dan bumbu-bumbu secukupnya, seperti lada, serbuk cabe, bumbu-bumbu lain yang ada didapur, saya tuang-tuang aja sedikit-sedikit hehehe. Mantap deh makan bakwan dengan sambal pedas botolan.
Taman Bunga Impian di Kota Tua. Sabtu minggu lalu, ka Ephie dari Belanda mengunjungi Frank dan saya. Ka Ephie datang bersama teman-temannya dari Belanda, dan mereka menginap di hotel di Heilbronn. Sementara teman-teman ka Ephie jalan-jalan ke Heidelberg, maka ka Ephie mengunjungi saya di Bad Rappenau. Terakhir saya bertemu langsung ka Ephie adalah pada tahun 2009, dan minggu lalu saya bertemu dia kembali „Wow, langsing sekali!“ ;).
Ka Ephie datang khusus untuk mengucapkan selamat kepada Frank & saya atas pernikahan kami. Ka Ephie tidak bisa hadir di acara bulan lalu, karena pada saat yang sama dia sedang di New York.
Kami bertiga (Ka Ephie, Frank dan saya) menghabiskan waktu hanya di Bad Rappenau. Pertama kami jalan-jalan mengunjungi pasar dekat rumah. Pasar ini khusus ada di hari rabu dan sabtu. Yang berjualan adalah para petani, yang menjual hasil kebun mereka, dan ada juga tukang daging. Kemudian kami ke toko roti, ka Ephie membeli banyak sekali roti-roti (kue-kue) khas Jerman untuk dibawa ke Belanda. Oh ya karena kami tidak menemukan Brezeln (sudah habis), maka kami ke toko roti satunya lagi, dekat stasiun kereta. Wah, ternyata Brezelnnya sudah habis juga, eh tapi si penjaga toko bilang kalau beli banyak dan bersedia menunggu 15 menit, maka dia akan membuat yang baru. Ka Ephie pesan 5 Brezeln.
Sambil menunggu Brezeln matang, kami pergi ke kedai kopi diseberang jalan. Frank, ka Ephie dan saya ngobrol-ngobrol sambil sesekali menyeruput kopi (pahit) kami. Selain minum kopi, kami pesan 2 Brezeln yang diolesi butter, dan 2 potong erdbereen kuchen (kue strawberry). Setelah Frank mengambil pesanan brezeln di toko roti seberang jalan, maka kami bertiga lanjut jalan-jalan, kami mengunjungi kota tua Bad Wimpfen. Hari sebelumnya, saya baca koran, ada acara semacam pameran mengenai bunga dan taman pada tanggal 19 dan 20 Mei.
Disepanjang jalan dekat Bad Wimpfen, mobil-mobil sudah berderet yang parkir, maka kami harus ke lokasi parkir yang agak jauh. Matahari sedang bersinar dengan teriknya, Huhuhu hitam deh kulit saya he-he-he.
Slide Foto
This slideshow requires JavaScript.
Pada tanggal 19 dan 20 Mei 2012 kota tua bersejarah Bad Wimpfen dihias menjadi satu taman yang indah. Tiga air mancur bersejarah, dihias sedemikan rupa. Gang-gang dan lapangan ramai oleh orang-orang yang berlalu lalang, teras toko-toko semarak dengan hiasan bunga-bunga beraneka warna didepannya.
Jalan-jalan yang kami lalui, masih lapang untuk dilalui pengunjung, karena para pedagang, menaruh tenda-tenda jualan mereka berjauhan. Senang sekali melihat bunga-bunga beraneka jenis dan beraneka warna-warna cerah. Ada pula aneka pot-pot bunga, dekorasi (hiasan) yang cantik untuk menghias taman. Untung saat itu, saya tidak lapar mata, jadi cukup senang untuk melihat-lihat saja. Untung ada Frank, suamiku tercinta, jadi dialah yang menjelaskan ke kak Ephie tentang Bad Rappenau, Bad Wimpfen dan hal-hal menarik yang kami lalui.
Kota tua selalu menarik untuk dikunjungi. Bangunan-bangunan bersejarah sejak tahun 1200 masih kokoh berdiri. Kita bisa mendapatkan banyak sekali objek-objek menarik untuk difoto. Kalau Anda tertarik mengunjungi museum, ada 5 museum di Bad Wimpfen yang bisa dikunjungi. Tiket masuknya tidak mahal, mulai 1,5 – 2,5 Euro. Tidak lupa kami menyempatkan diri, makan siang di restoran setempat, mencoba menu lokalnya. Ka Ephie dan saya, pesan menu yang sama yakni maultaschen mit zwiebelschmelze und kartoffelsalat (dua pangsit goreng ukuran besar, bawang, dan salad kentang), sedappp sekali!, sayang saladnya tidak habis, karena perut saya masih ukuran perut orang asia, tidak kuat menampung porsi makanan orang Eropa .
maultaschen mit zwiebelschmelze und kartoffelsalat
Dikota tua ini hanya boleh dilalui oleh pejalan kaki, jalannyapun tidak diaspal, namun dibuat dari batu-batu yang disusun sedemikian rupa, kadang-kadang menurun, kadang-kadang harus mendaki, jadi jangan coba-coba pakai sepatu berhak ya kalau mau berwisata ke kota tua ;-).
Jumat, 20 Juli 2012. hari itu adalah hari pemberkatan pernikahan Frank dan saya. Sejak jam 10 pagi mama dan saya sudah mulai dandan dan memakai kebaya, kami dandan sendiri di apartemen, saya diberikan satu set alat rias dan make-up lengkap yang semuanya baru dan masih bersegel. Adik saya Wana yang menitipkannya ke mama, merek terkenal euy, pasti mahal deh!, makasih ya Wan ;-).
Saya dandan sendiri, kemudian mamaku yang menyanggul dan menata rambut saya. Sanggul dan hiasan rambutnya dibawa mama dari Jakarta. Selesai membuat sanggul saya, mama menyanggul rambutnya sendiri. Dulu mamaku pernah mengikuti kursus merias wajah dan sanggul dari Martha Tilaar atau Sariayu, lupa yang mana he-he-he
Jadi ketika mama dan saya sibuk dandan, saya mintalah Frank untuk mengajak jalan-jalan ayah dan adik saya Roy ke kota tua dekat tempat tinggal kami. Saya pikir daripada hanya berdiam diri di apartemen, maka lebih baik kaum prianya mempergunakan waktu sebaik mungkin. Kota tua selalu menarik untuk dikunjungi. Rumah-rumah dan gedung-gedung tua masih terpelihara dengan baik. Ayah, Roy dan Frank mengunjungi salah satu gereja di Bad Wimpfen, saya saja belum pernah masuk ke gereja tersebut.
Selamat Datang di Kota Tua, Bad WimpfenKota Tua, Bad WimpfenFrank dan Roy
Informasi detail mengenai sejarah Bad Wimpfenklik disini
Asyik dikasih Sekantong Buah Apel Bikin Kue Yuukk. Kali kedua nih saya dikasih sekantong buah apel dari kebun teman saya Ni Luh. Seperti yang lalu-lalu, kalau ada banyak apel, maka saya akan bikin kue Apfelkuchen kesukaan suami tercinta. Gunakan loyang besar, karena kalau pakai Loyang kotak yang kecil, belum sehari kuenya sudah habis euy.
Berawal dari keinginan saya untuk mencoba menyajikan kentang dengan versi selain direbus saja, maka saya carilah resep yang juga disukai orang Jerman (suami). Ternyata resepnya saya temukan di buku terbitan Yayasan “Die Brücke”. Pembuatannya mudah dan tidak makan banyak waktu ;-).
Salat Kentang (Kartoffelsalat)
Bahan:
1 kg Kentang, rebus 2 sdm Minyak 2 sdm Cuka Moster (mustard) (* Senf bahasa Jerman) belum jelas juga klik disini ya Garam, lada Bubuk Paprika Sedikit Gula 1 Cangkir Kaldu 1 Bawang Bombay
Cara Pembuatan : •Kupas dan rebus kentang. Setelah agak matang lalu di iris. •Masih panas campurkan dengan minyak, cuka, mustard, garam, lada, gula dan cincangan bawang Bombay. •Berikan kaldu panas (125 – 250 ml) ke campuran kentang dan aduk pelan-pelan.
Tips: salat kentang ini juga enak kalau dicampurkan dengan acar timun atau apel.
Salat kentang ini saya sajikan dengan sosis dan apel kohl merah. Yang mau diet cocok deh menyantap salat kentang ini.
Wurst atau sosis khas Jerman, merupakan jenis makanan favorit warga Jerman yang telah ada sejak zaman kuno. Setiap daerah membuat jenis Wurst khas dengan menggunakan metode turun-temurun. Jenis sosis yang banyak dimakan antara lain Bratwurst khas Nürnberg, Wurst yang terbuat dari daging babi berbumbu, Rotwurst dari Thüringen, Weisswurst dari München, serta ham khas Bayern. Orang Jerman biasanya memakan Wurst dengan roti dan olesan mustard. Walaupun sosis asal Frankfurt disebut pula dengan nama Frankfurter, namun di Amerika Serikat dan Jerman dinamakan Wienerwurst (Sosis Wina) dan di Austria sendiri dinamakan Frankfurter.
Jenis-jenis sosis yang populer antara lain: •Bratwurst. Dibuat dari daging babi cincang yang dibumbui, asal Nürnberg. •Weisswurst (sosis putih). Dibuat dari campuran daging sapi muda, otak dan limpa, asal Bayern. •Bauernwurst (sosis petani). Dibuat dari daging sapi atau babi dengan bumbu dan rempah-rempah, asal Frankfurt. •Knackwurst. Campuran daging sapi, babi yang dicacah dan bawang putih, asal Frankfurt. •Leberwurst (sosis hati). Dibuat dari hati yang dibumbui, asal Hesse. •Rinderwurst (sosis daging sapi). Dibuat dari daging sapi, asal Westfalen.
Harumnya Kue Apel dengan Kayumanis. Kemarin setelah pulang kursus bahasa, saya main kerumah teman saya Ni Luh, pulanngya celamitan deh, minta sekeranjang buah apel dari kebunnya Ni Luh 😉 . Tiba dirumah langsung meluncur ke dapur dan membuat salah satu kue yang jadi kesukaannya orang Jerman, yakni Apfelkuchen kalau bahasa Indonesianya “Kue Apel”.
Pertama kali membuat Apfelkuchen saya gunakan resep dari internet. Pembuatan kedua sampai keempat kalinya gunakan resep dari buku terbitan Yayasan Die Brücke.
Tanpa banyak bicara lagi, resepnya sebagai berikut:
Resep Apfelkuchen (Kue Apel)
Bahan.: 300 g Tepung terigu 1 sdt Baking soda 120 g Mentega (saya gunakan butter) ½ sdt Garam 1 butir telu ayam 1 ½ cangkir Susu cair 6 Apel besar dan asam (kadang saya gunakan apel manis yang agak keras) 200 gram gula 1 sdt Kayu manis 3 Putih telur
Cara Membuat.: • Kupas buah apel, potong dan masak sebentar dengan sedikit air, masukkan satu sendok gula (sesuai keinginan Anda) dan satu sendok teh kayu manis. Saya masak kira-kira 10 menit dengan api sedang, lalu saring. • Kocok putih telur sampai kaku dan masak dengan apel. Perhatikan api harus kecil sekali!., supaya panci Anda tidak berkerak karena putih telur yang hangus menempel di dasar panci. • 1 butir telur, mentega dan gula kocok dengan mixer. • Kemudian masukkan separuh tepung terigu, baking soda, garam, setengah sendok bubuk kayumanis dan sebagian susu cair, aduk hingga merata dan tambahkan sisa tepung berikut sisa susu cair. • Tuang sebagian adonan kue ke dalam Loyang, letakkan potongan-potongan apel diatasnya, kemudian tuangi lagi adonan diatas apel, lalu lettakkan lagi apel, begitu seterusnya hingga adonan kue dan apel habis. • Masukkan ke dalam ovem 40 menit dengan api sedang (175 derajat C).
Tips: setelah 40 menit, cek apakah kue sudah matang, gunakan pisau atau tusuk gigi, tusuk kuenya, jika pisau atau tusuk gigi kering ketika diangkat, berarti kue sudah matang.
Selamat Mencoba! 😉
This slideshow requires JavaScript.
Sumber: Buku Lieblingsgerichte der Deutschen terbitan Yayasan Die Brücke Daftar Food & Cooking lainnya silakan disini.
Bolu Wortel Sedap dan Sehat. Beberapa kali saya mencari resep masakan maupun kue dari internet, padahal selama ini buku resep masakan ada di samping laptop saya he-he-he. Bukunya dalam bahasa Jerman dan bahasa Indonesia, karena buku ini memang berjudul “Lieblingsgerichte der Deutschen” dalam bahasa Indonesia berjudul “Makanan kesukaan orang Jerman”.
Tahun 2010 ketika (saat itu calon suami) berkunjung ke Jakarta kami mengunjungi christkindlmarkt (Bazar atau pasar Natal ala orang Jerman) ketika itu saya menyantap aneka kue-kue yang sangat lezat yang menjadi kesukaan orang Jerman seperti Apfelkucken (kue Apel), Biskuittrolle (roti gulung), Butterkuchen (kue mentenga), Karottenkuchen (Bolu Wortel), Käsekuchen (kue keju) dan lain-lain.
Nah semalam saya coba membuat Karottenkuchen (Bolu Wortel), wah dapur saya berantakan karena cipratan adonan kuenya ke tembok dan peralatan dapur, untungnya Frank bersedia membersihkan semua kekacauan yang saya buat he-he-he. Setelah kue selesai dibuat dia berulang kali bilang kuenya enak banget, sehr gut!
3 Telur 250 g Gula 100 g Mentega Cair 250 g Tepung Terigu 2 sdt Baking Powder ¼ sdt Garam 1 ¼ sdt Bubuk Kayu manis 200 g Wortel, parut
Cara Membuat.: • Kocok dengan mixer : telur dengan gula sampai putih, lalu masukkan terigu, baking powder, garam, kayu manis dan wortel, aduk hingga semua tercampur merata. • Masukkan mentega cair, aduk pelan-pelan sampai merata. • Masukkan adonan kedalam Loyang yang sudah dioles mentega dan terigu dan bakar (panggang) di oven selama 20 menit dengan suhu 200 derajat C.
Tips: Di Loyang kue kira-kira biarkan 60 menit.
Selamat Mencoba ;-).
Bahan yang dibutuhkan
Carrot Cake
Karottenkuchen
Bolu Wortel
This slideshow requires JavaScript.
Sumber: Buku Lieblingsgerichte der Deutschen terbitan Yayasan Die Brücke
Apple Pie Kue Apel ala Jerman. Kemarin bolu Almond sudah habis disantap, bertahan dua hari saja di kulkas. Nah kali ini saya coba-coba buat apple pie, kalau di Jerman namanya Apfelkuchen. Karena saat ini saya hanya punya loyang kotak ukuran kecil, jadi saya cari resep yang simple dan bahan-bahan kuenya juga tidak yang terlalu banyak.
Bahan yang dibutuhkan : • 9 sendok makan gula pasir • 9 sendok makan tepung terigu • 9 sendok makan minyak sayur (saya gunakan 5 sendok karena adonan sudah kental) • 1 bungkus baking powder • 4 butir telur ayam • 3 buah apel • Jeruk lemon
Cara Pembuatan : 1. Panaskan oven sampai 170 derajat (panas atas bawah). 2. Telur dan gula kocok dengan mixer sampai gula larut. 3. Tambahkan campur tepung dengan baking powder. 4. Kemudian masukkan minyak sayur. 5. Kupas apel (taburi dengan air jeruk lemon supaya apel tidak berwarna coklat). 6. Potong atau iris apel sesuai selera Anda. 7. Tuang separuh adonan no. 3 (telur, gula, tepung) kedalam Loyang, lalu letakkan potongan apel diatasnya. 8. Tambahakan sisa adonan tepung hingga habis. 9. Panggang selama 15 menit atau hingga berwarna coklat.
Note : – Untuk mengecek apakah kue sudah matang, tusuk dengan tusuk gigi, atau bisa dengan pisau, jika tusuk gigi dan atau pisau kering ketika diangkat, berarti kue sudah matang.
Catatan kecil: berhubung sedang dalam tahap belajar bahasa Jerman, kadang ada hal-hal lucu ketika saya praktek membuat kue. Contohnya resep ini ada tertera Zitrone dalam bahasa Indonesia lemon, nah saya kira seperti resep almond cake sebelumnya, dimana gunakan parutan kulit jeruk untuk adonan kue. Setelah baca ulang lagi dan lagi ternyata jeruk lemonnya pada appel pie ini adalah untuk disiramkan ke apel supaya apel tidak berwarna coklat. Ya parutan kulit jeruk lemon terlanjur masuk adonan, tidak mengapalah jadi harum kuenya heheheh.
Bad Rappenau 24.01.2012, jam 21:10 suami saya baru pulang kerja, saya bilang : “.. saya coba buat Apfelkuchen, siap dikeluarkan dari oven nih ..”, eh dia senang banget tuh bilang : “..Oo Happy day!” ;-).
Saya kembali diajari ayah mertua untuk membuat makanan kesukaan orang Jerman. Kali ini namanya Schweinebraten. Schwein = daging babi. Jadi masakan ini khusus untuk kita yang boleh mengkonsumsi daging ini ;-).
Bahan:
1 kg Haas babi 2 sdm Moster (mustard) Garam, lada, bawang putih Biji Jinten (caraway) Maizena 1 Bawang Bombay 1 Wortel 1 Tomat 2 Bawang merah
•Garam, lada, Biji Jinten (caraway), bawang putih ditumbuk dan dicampur dengan moster (mustard), usapkan ke daging secara merata.
•Daging ditaruh di loyang, sayur yang sudah dipotong kecil-kecil ditaruh seputar daging dan disiram sedikit air.
•Panggang daging di oven selama dua jam, pada suhu 200 derajat celcius. Selama dipanggang sekali-sekali dilihat dalam oven dan saus yang keluar disiramkan keatas daging.
•Jika daging sudah matang, keluarkan dari oven dan letakkan dipiring lain, lalu potong-potong.
Mari buat kuah buat dagingnya -Panaskan air di panci kira-kira 250 ml (tergantung kebutuhan Anda untuk banyaknya kuah) -Saya gunakan bumbu masak KNORR Braten Soße Extra
Bumbu ini adalah untuk buat kuah daging, Anda bisa gunakan bumbu instan lainya untuk buat semur.
-Setelah air hangat, masukkan bumbunya, aduk-aduk. -Masukkan daging kedalamnya, masak sebentar saja, karena pada dasarnya daging sudah matang ketika keluar oven.
Saya tidak gunakan sayuran, jadi makan dagingnya dengan mie.
Kemarin pagi cooking class diisi oleh ayah mertua saya, kami membuat “Maultaschen” atau di Indonesiakan “Pangsit ala Jerman”
Resepnya dalam bahasa Jerman dulu ya, kemudian dalam bahasa Indonesia di bawahnya ;-).
Maultaschen
Zutaten : Teig: 300 gram Mehl 2 Eier Salz, Wasser
Füllung : 250 gram Hackfleisch 1 Ei 1 Zwiebel 2 EL Petersilie Salz, pfeffer, Muskat 2 L Brühe
Zubereitung: Aus Mehl, Eiern, Salz und Wasser einen Nudelteig bereiten. Fleisch, Ei, Zwiebel und Gewürze mischen. Den Nudelteig dünn ausrollen, Quadrate ausschneiden und die Ränder mit Wasser bestreichen. In die Mitte einen Löffel Fleischteig setzen und zu einem Dreieck zusammenfalten. In der Brühe garen.
Variation: Maultaschen schmecken auch gebraten mit Semmelbröseln und ausgelassenen fetten Speckwürfeln bestrut. Dazu Salat.
Cara Memasak: Dibuat adonan mie dari terigu, telur, garam dan air. Isi: campur daging, telur, bawang Bombay dan bumbu. Giling adonan mie tipis sekali dan potong empat persegi (kulit pangsit). Pinggirannya oleskan dengan air sedikit dan taruh daging ditengah-tengahnya, lalu lipat jadi dua dan di bentuk segitiga, lalu rebus dalam air kaldu.
Variasi: Juga enak digoreng dengan taburan tepung roti dan taburan lemak goring. Dan cocok dimakan dengan selada.
Selamat Mencoba! 😉
– untuk kulit pangsit, ayah mertua beli yang sudah jadi, supaya cepat dan praktis. – Untuk bumbu daging (garam, lada, bawang bombay,pala), kami gunakan bumbu kemasan produk dari maggi “Hackbraten”