Penasaranku akan Red Light District Amsterdam . Kami naik kereta dari stasiun s’-Hertogenbosch tujuan Amsterdam, pemandangan sepanjang perjalanan buat saya sangatlah menyenangkan, jadi seperti anak kecil yang senang diajak jalan-jalan orangtuanya he-he-he. Untungnya nih kami dapat tempat duduk di kereta, karena kalau di jam – jam sibuk (kantor) kadang kereta penuh, tapi tenang saja, kondisi dalam kereta di Belanda ini tidak seperti kereta di Jakarta ko yang penuh sesak plus bau :D.
Banyak juga loh orang – orang yang naik kereta membawa sepeda mereka tapi kebanyakan yang sepeda lipat, jadi ketika turun kereta bisa lanjut dengan sepeda ke tempat tujuan berikutnya. Udara di Belanda bersihhh sekali, karena banyak bangetttt orang-orang disini yang naik sepeda mulai dari anak kecil sampai para manula, jadi jangan heran banyak parkiran sepeda di mana – mana (kebalikannya kalau di Jakarta yang banyak malah parkiran motor 😛 ).
Amsterdam adalah ibu kota Belanda secara de jure, tertulis di dalam undang-undang dasar. Secara de facto, pusat pemerintahan, parlemen, mahkamag agung, ratu dan perwakilan negara asing berkedudukan di Den Haag.
Kota Amsterdam memiliki penduduk sebanyak 742.951 jiwa dengan wilayah sebesar 219,07 km2. Kota ini secara administratif dibagi menjadi 15 bagian yang kurang lebih bisa disamakan dengan kecamatan di Indonesia tetapi disebut dengan istilah deelgemeente. (sumber id.wikipedia).
Sekitar jam 11 pagi sampailah kami di Amsterdam, cuacanya hangattttt, ambil satu foto dulu ah buat kenangan, Ouuuww silauuu kena sinar matahari, sampai mataku merem merem :D.
Mejeng dulu di depan Stasiun Amsterdam
Kalau Anda lihat papan atau triplek triplek berwarna biru disepanjang stasiun Amsterdam, itu karena stasiun ini sedang direnovasi, konon renovasinya tidak kunjung selesai entah sudah berapa tahun dan entah sudah menghabiskan berapa banyak biaya.
Saat itu Amsterdam ramai sekali, oleh penduduk lokal dan para wisatawan, trem yang lewat juga hampir semuanya terisi penuh. Kami (teman saya dan saya) menyusuri jalanan depan stasiun, dengan tujuan awal ke Red Light District (RLD).
(RLD) ini bisa dicapai dengan berjalan kaki, sambil jalan teman saya tersebut menerangkan tempat – tempat yang kami lewati. Kami berhenti di satu toko souvenir (masih dekat stasiun), melihat lihat kalau ada barang yang murmer (murah meriah). Ditoko ini kami hanya beli dua atau tiga gantungan kunci, karena ditoko tersebut sebagian besar barangnya mahal! Jadi cukup puas untuk cuci mata.
Lanjuttt jalan lagi :D, eh ada toko souvenir lagi, entah ada empat atau lima toko souvenir yang kami singgahi, pokoknya sepanjang jalan tersebut (masih area stasiun) banyakkkk sekali toko souvenirnya, jadi ditiap toko saya melihat – lihat kalau ada barang murmer saya beli dua atau tiga buah sovenir.
Ada sesuatu yang unik, klompen ukuran besarrr, di toko ini saya tidak membeli apapun, tapi numpang mejeng dengan klompennya saja, sebelum dilihat pemiliknya, ayoooo ngaburrrr :D.
Di toko Souvenir, klompennya jumbo euy
Akhirnya sampai di Red Light District Amsterdam …
Maapppp kalau nantinya ada gambar yang mungkin bagi Anda tampak agak vulgar, sekedar berbagi informasi he-he-he. PERHATIAN!!! Anak dibawah usia 17 tahun, DILARANG!! Baca tulisan ini .. segera tutuppp! 😀 :P.
Setelah melewati 2,5 hari di Breda, saya ingin sekali jalan jalan ke Amsterdam. Berdasarkan informasi dari teman teman yang sudah pernah ke Belanda dan juga dari info wisata yang sering saya lihat di internet, Amsterdam patut dikunjungi!
Adapun tempat – tempat menarik yang bisa dikunjungi di Amsterdam, antara lain adalah : museum Madame Tussauds, Rijkmuseum, Museum van Gogh, Ajax Amsterdam Arena, Dam Square, Red Light District dan lainnya.
Pagi itu 12 September 2009 teman saya dari Den Bosch datang menjemput saya di Breda, dialah yang menjadi guide saya lagi :D. Saya sudah menyiapkan semua keperluan untuk perjalanan kami dan baju ganti karena saya akan menginap satu hari ditempatnya.
Karena di Amsterdam tidak menginap (pergi pagi pulang sore) maka saya hanya berkesempatan mengunjungi dua tempat saja yakni Madame Tussauds dan “Red Light District”, kalau yang ke Red Light itu tentunya untuk memenuhi rasa penasaran saya akan tempat tersebut, karena tempat tersebut terkenal sedunia :P.
Psssttt, ada tiga tempat deh yang saya kunjungi, yang satu tempat nakal .. kalau di Indonesia bisa-bisa dibakar tempat semacam ini he-he-he! (walaupun sebenarnya bisa buat pengetahuan saja kan).
Jadi sebelum berkunjung ke Madame Tussaud dan Red Light District, kami melewati dua museum yakni Sex museum & Erotic museum. Saya dulu pernah baca ulasan Erotic museum di detik.com saya pikir waktu itu saya masuk museum yang di ulas di detik.com tersebut ternyata salahhhh, malah berkunjung ke Sex museum (karena pertama kali melewati tempat ini), kemudian saya malas berkunjung lagi ke Erotic museum (cuma beda beberapa blok) karena isinya pasti mirip, dan saat ini belum berminat membuat tulisan mengenai museum tersebut :P.
Saya lupa apa sempat berfoto ria ketika di Sex museum karena saya hanya menemukan satu foto di bawah ini, berfoto didepan patungnya Marilyn Monroe.
Cerita dari s’-Hertogenbosch Belanda – lanjutan Host family
Puas berfoto ria di Kinderdijk, maka teman saya (LM) dan saya melanjutkan perjalanan ke Den Bosch, ke tempat teman saya tersebut bermukim.
Dari Kinderdijk naik bus satu atau dua kali lalu naik kereta melewati atau turun di Breda lagi (agak lupa he-he-he) saya punya foto ketika di stasiun kereta tapi lupa juga di stasiun Breda atau tempat lain, saya liat jam pengambilan foto dari kamera 1.16 AM (dini hari waktu Indonesia), berarti saat itu jam 7.16 malam waktu Belanda, lihat masih terang ya walau sudah jam 7 malam 😀 .
Menunggu kereta ke Den Bosch
Akhirnya sampailah kami di Den Bosch, jam hampir menunjukkan pukul 9 malam, dan tentu saja semua toko sudah tutup, jadi mau beli makan malam juga sudah tidak bisa, jadilah kami masak dan makan seadanya.
Station_of_’s-Hertogenbosch at night . Source wikipedia.org
Keesokan harinya (8 Sept. 2010) kami jalan – jalan menikmati pemandangan di Den Bosch. Pertama mengunjungi katedral Saint John’s.
Katedral Saint John’s merupakan salah satu katedral terindah yang berada di Belanda, katedral ini dibangun pada abad ke 15. Ketika itu saya berkesempatan mengunjungi katedral ini dan masuk kedalamnya sambil mengambil gambar di beberapa bagian gereja. Saat itu katedral sedang di renovasi, namun proses renovasinya tidak sampai mengganggu para wisatawan yang sedang menikmati keindahan katedral ini.
Church Jans-Hertogenbosch. pic source Wikipedia.org
Tampak dalam katedral
Di gereja Sint-Jan s’-Hertogenbosch
Huaaaahhhhh pada foto di atas rambut saya berantakan, harap maklum ya karena pada bulan September angin sangat kencang dan saya paling malas sebentar sebentar sisiran, ribet ahh mau foto ya langsung foto saja, nanti Anda akan temui foto saya lainnya dengan rambut berantakan! salahkan pada angin yang bertiup kencang he-he-he 😛
Suasana Den Bosch
Patung Naga dan Underpass
Patung Naga emas adalah simbol dari kota Den Bosh, letak patung tersebut pas di depan stasiun kereta. Iseng fotoin underpass, letak rumah teman saya di bagian kanan, agak masuk sedikit belok ke jalanan diantara dua bangunan yang ada pohon tuh! Hehehe 😀
S’-Hertogenbosch termasuk ke wilayah North Brabant dengan luas daerah 91.26 km2 dan jumlah penduduk 136.499 jiwa (Populasi 1 January 2008). Disini terdapat kurang lebih 350 restoran, pubs dan café.
s-hertogenbosch market square
Ada satu toko yang menyediakan souvenir souvenir khas Belanda, seperti kaos, klompen, gantungan kunci, patung kincir, patung none Belanda dan jenis patung lainnya dengan berbagai ukuran, menurut saya harga ditoko tersebut cukup murah loh! dibanding toko lain di Den Bosh ;-). Lokasinya lihat foto “market-square” diatas, ada tiga bangunan besar, kiri – depan – kanan, Anda perhatikan bangunan pas di depan Anda, nah disana tokonya, pokoknya hanya ada toko tersebut di jajaran bangunan depan tersebut (maaapp lupa foto dari dekat).
cityhall Stadhuisdenboschnl
Lanjut Yuk!… jalan jalan keliling Den Bosch, dari pagi sampai malam, kalau lelah pulang dulu ngemil sambil memulihkan stamina, sudah segar dan capenya hilang ntar jalan lagi dehh 😀
suasana Cityhall s’-Hertogenbosch malam hari
mejeng di Cityhall
Den Bosch memiliki professional football club, yakni FC Den Bosch (first club of Dutch international player Ruud van Nistelrooy) dan juga menjadi tempat field hockey club HC Den Bosch, basketball team EiffelTowers Den Bosch. Pantas saja teman saya tersebut sangat menggilai olahraga hockey dan dia tergabung dalam salah satu team hockey disana.
Angin kencang bikin rambut berantakan, hiksss
Stasiun ‘s-Hertogenbosch dibuka pada 1 November 1863 dan terletak di Staatslijn H (Utrecht – Boxtel) dan Brabantselijn (Nijmegen – Tilburg). Pengoperasian stasiunnya ditangani oleh Nederlandse Spoorwegen.
Perron_Station_Den_Bosch
Dibawah ini adalah tempat – tempat yang bisa dicapai dari stasiun ‘s-Hertogenbosch: Utrecht, Amsterdam, Zaandam, Alkmaar, Eindhoven, Roermond, Sittard, Heerlen, Maastricht, Amsterdam Airport Schiphol, Zwolle, Deventer, Zutphen, Arnhem, Nijmegen, Tilburg, Breda, Roosendaal dan Oss..
Gold Dragon, symbol of s’-Hertogenbosch
Tanggal 9 September 2009 sore kembali ke Breda ke rumah ka Ester, naik kereta sendiri, turun dari kereta lanjut naik bus satu kali, walau agak takut, saya beranikan diri ajalah dan sempat muter muter karena naik bus dengan nomer yang salah, akhirnya sampai juga 😉 .
Tempat ketiga yang menjadi tempat saya menginap selama di Belanda adalah kota S’-Hertogenbosch, singkatnya orang orang menyebutnya Den Bosch, jika dilihat dari jadwal perjalanan saya dan dihitung hitung maka saya berada empat hari disana, namun tidak full empat hari karena saya lebih sering bolak balik antara Breda, Helmond dan Den Bosch yang tentunya menguras kantong untuk tiket bolak balik dengan kereta hehe 😀
Jadwal Liburan Belanda 2009
Saya akan cerita mengenai Den Bosch belakangan ya, karena sebelum pergi ke Den Bosch saya dan teman saya pergi jalan jalan dulu ke tempat lain ;-).
Di Den Bosch ada seorang teman inisialnya LM yang menjadi guide selama beberapa hari saya bersamanya,. Karena saya baru pertama kali ke luar negeri (LN) jadi belum berani berpetualang sendiri maka saya meminta teman saya tersebut untuk menjemput saya di Breda pada 7 September 2009.
Saya telah bersiap diri untuk dijemput, semua barang barang yang diperlukan selama menginap di Den Bosch sudah saya persiapkan hari sebelumnya supaya teman saya tidak menunggu lama 😉 . Pagi itu LM datang datang sambil membawa seikat bunga mawar (kali kedua dalam hidup saya dapat bunga dari pria, yang pertama waktu ultah ke 25 😀 )
Hari itu pertama kalinya saya pergi lebih jauh keluar Breda, jadi bersemangat euy! 😀 . Kami berjalan kaki sedikit ke halte bus, menunggu bus tujuan stasiun kereta, sebelumnya saya diberikan semacam tiket berlangganan ( Strippenkaart ) oleh ka Ester yang bisa digunakan di bus, jadi saya tinggal menunjukkan kartunya nanti akan diberi cap oleh supirnya, jumlah cap yang diberikan berdasarkan jaraknya, ke stasiun kereta tidaklah terlalu jauh, kalau tidak salah di kasih 2 atau 3 cap. Jadi tidak perlu bayar lagi ketika di dalam bus, namun kalau tidak mempunyai Strippenkaart, maka penumpang langsung beli karcis di supirnya.
strippenkaart. Karcis bus di Belanda
Selama saya di Belanda kalau naik bus belum pernah lihat ada kenek bus he-he-he jadi untuk urusan pembayaran bus langsung ke supirnya.
Sampailah kami di stasiun kereta “Breda”
Breda_station en.wikipedia.org
Ceritanya nih teman saya dan saya tidak mau langsung ke Den Bosch namun kami ingin terlebih dahulu mengunjungi Kinderdijk, di tempat ini banyak sekali windmill alias kincir angin dalam bahasa Belanda Windmolen yang menjadi seperti maskotnya Belanda selain bunga tulip 😀 .
Dari stasiun Breda, kami membeli karcis kereta tujuan Rotterdam, nanti dari Rotterdam naik bus lagi untuk sampai ke Kinderdijk, lalu setelah dari Kinderjik akan pulang ke tempat teman saya di Den Bosch.
Tiket tujuan Breda Rotterdam Breda seharga 16.10 Euro lalu dari Breda ke Den Bosch 7.80 Euro Hiksss baru nyadar saat ini kalau di rupiahkan mahal juga yaaaa 😛 .
Tiket Kereta Breda Rotterdam ; Breda – Den Bosch
Teman saya si LM ini ternyata belum pernah sama sekali ke Kinderdijk walaupun dia asli orang Belanda, ya mungkin sama seperti kalau kita orang Indonesia belum pernah mengunjungi Bali ya hehe .. alhasil setelah sempat nyasar naik turun bus dan bertanya ke beberapa orang, Yippieee!!! sampailah kami di Kinderdijk 😀 🙂 . Rasanya belum lengkap kalau ke Belanda tidak ke tempat kincir angin berada hehe.
Kincir Angin di Kinderdijk (sumber en.wikipedia.org)
Kinderdijk adalah salah satu tempat yang terkenal dengan kincir anginnya, disini terdapat 19 kincir angin tua (kuno) yang dibangun sekitar tahun 1740, disinilah terdapat jumlah terbesar kincir angin tua di Belanda.
Kincir angin di Kinderdijk adalah salah satu tujuan wisata terkenal di Belanda, dan pada tahun 1997 oleh UNESCO dimasukan dalam daftar situs peninggalan bersejarah yang dilindungi.
Selain Kinderdijk daerah lain yang juga terdapat kincir angin antara lain di : Drenthe, Friesland, Gelderland, Groningen, Limburg, Noord Brabant, Noord Holland dan Overijssel.
Di Belanda kincir angin memegang peranan penting yakni sebagai alat untuk mengalihkan dan membendung air, juga untuk menangkap dan mengalihkan banyak angin. Dengan adanya perkembangan teknologi kini kincir angin pun fungsinya lebih berkembang antara lain digunakan sebagai salah pembantu dalam bidang pertanian dan industri.
Waktu saya berada di Kinderdijk daerah tersebut sedang sepi dari pengunjung, kami sampai sekitar jam 4 atau 5 sore dan matahari bersinar sangat cerah, menurut saya rasanya sih panas he-he-he makanya saya juga agak malas berjalan jauh untuk berfoto ria, ditambah dengan sepatu boot yang saya gunakan yang bikin komplit deh cape dan pegelnya.
Hobi Ikut Kuis Ngarep Hadiahnya. Ceritanya nih, saya lagi ingin membuat daftar kuis-kuis berhadiah yang sudah saya menangkan, karena banyak yang lupa jadi dibawah ini adalah cerita kuis-kuis yang masih saya ingat, dan saya akan update untuk kuis-kuis yang akan saya menangi di kemudian hari 😉 .
Saya senang sekali mengikuti kuis-kuis berhadiah, mulai tertarik ikutan kuis-kuis sejak masih sekolah dasar (SD).
1. Majalah Bobo Kala itu sekitar kelas enam, saya pinjam majalah Bobo ke anak tetangga saya, saya tertarik liat kuis TTS nya, iseng-iseng saya ikuti,
Yihaaa!! Senang sekali waktu dapat pemberitahuan dari majalah tersebut untuk ambil hadiahnya, karena nga sabaran saya nekad ke kantor majalah tersebut di Palmerah, ditemani mama saya he-he-he 😀 .. hadiahnya berupa 3 komik berukuran besar, kalau tidak salah salah satunya ada komik “Nina” (terkenal saat itu, namanya saya agak lupa benar “Nina” atau tidak :P). Padahal kalau sabar juga hadiahnya akan dikirim dan saya bisa ambil di kantor pos. Waktu ambil hadiah tersebut sekalian saya serahkan kuis TTS lagi, semoga menangggg, kan diantar langsung kartu posnya (ngarep.com).
Widdiiihhh!! Beberapa waktu kemudian, saya dapat pemberitahuan lagi kalau saya menang kuis TTS lagi dari majalah Bobo, Asyikk!!, hadiahnya saya ambil ke kantor pos pusat (Pasar Baru) ditemani mama saya 😉 . Hiks, namun hadiah-hadiah tersebut entah dimana keberadaanya sekarang ini.
2. Pewarna Rambut
Ikutan kuis dari majalah remaja (lupa nama), kuis tentang seputar rambut dan pewarnaan, iseng-iseng sambil ngarep menang 😀 . Wahhh!! Entah kapan tepatnya saya lupa, saya mendapatkan paket dalam rumah, saya buka, tereeenggg sebuah pewarna rambut merek lumayan terkenal berwarna coklat gelap, beberapa waktu kemudian saya gunakan deh 😀 Itulah pertama kali saya ngecat rambut 😉 .
3. Voucer Pulsa Karena termasuk salah satu dari 200 pengiriman email pertama ke salah satu provider selular, saya dikirimkan voucer senilai Rp.100.000 .. lumayan 😀 padahal email saya tersebut adalah komplain karena beberapa kali newsletter yang keluarga dan saya terima selalu telat.
4. Kuis Musik
Saya sedang asyik browsing internet, entah bagaimana ceritanya saya tiba di suatu situ, dimana nama saya tercantum sebagai pemenangnya, yaaaaa pengumumannya sudah 3 bulan, berarti sudah expired. Hiks, 🙁 saya coba email pengelola kuis, saya komplain mereka, mengapa saya tidak dihubungi sama sekali, padahal saya mencantumkan email, telp dan alamat yang sangat jelas. Namun mereka berkilah, bahwa saya tidak bisa komplain lagi karena sudah expired, jika lewat sebulan dari pengumuman, maka pengelola kuis tidak bisa komplain ke kurir mereka. Ya sudahlah berarti hadiah CD tersebut bukan milik saya. 🙁 . Apa kalau ikutan kuis kita harus catat tanggal pengumumannya??, mana bisa ingat semua kan? 😛 Harusnya pengelola kuisnya dong yang menghubungi para pemenang.
5. Kuis Bank Danamon
Sekita bulan November 2009, saya ikutan kuis di kompas.com, namanya Smart Share Danamon,, ceritanya mereka sedang ada produk baru yakni “Danamon Lebih”, saya iseng lagi ikutan. Jadi saya selain menjawab kuis, saya juga harus mengajukan satu pertanyan ke bank ini. Setelah jawab kuisnya, ya sudah lupa dong kapan diumumkannya. 😀
Kemudian sekitar awal Maret 2010 saya dihubungi di hp saya yang mengaku dari satu staf bank tersebut, antara percaya dan tidak, karena banyak sekali penipuan, saya dengarkan penjelasanya petugas tersebut, nantinya saya juga akan dikirimkan informasi via email. Hadiahnya Rp.100.000 namun bentuknya tabungan, jadi jika ingin mendapatkannya saya harus buka rekening, Promosinya sih tabungan ini tidak ada biaya administrasi seperti yang dilakukan bank lain, Punya sedikit uang di bank kalau tiap bulan kena biaya administrasi antara 10 – 15rb, padahal tidak ada bunganya, ya lama-lama tabungan habis dong ya? 🙁 makanya nih ketika datang ke cab. Bank tersebut mau proses hadiah dan sekaligus menambah dananya untuk menabung 😉 .
Surat Pemenang dari Bank Danamon
6. Kuiz Musik lagi
Beberapa waktu lalu saya mengikuti kuis yang temanya “Soldier Of Love”! Hadiahnya CD Sade 18 April 2010 saya terima pemberitahuan pemenang di email, dari situs yang sama seperti yang dulu hadiahnya tidak sampai, semoga nantinya kali ini hadiahnya sampai 😉 . Wah! Nama saya berada di urutan ke empat, persis di daftar pemenang saya sebelumnya, apakah angka “4” adalah my lucky number? he-he-he
Foto Bidikanku Amsterdam Airport Schiphol. Saya menaruh semua foto-foto perjalanan saya di album flickr, Yihaaa!! proud to my self 🙂 . Tidak menyangka salah satu hasil bidikan kamera digitalku menarik perhatian “Schmap Amsterdam Guide”
Pada 9 Maret 2010, salah satu editornya, Claire Evans mengirimkan surat ke account flickr saya dan menginformasikan bahwa salah satu foto saya dengan judul “Schiphol Airport Amsterdam” terpilih untuk dimuat pada edisi 10 yang akan di terbitkan pertengahan Maret 2010.
Namun ini adalah publikasi tanpa dibayar alias saya tidak menerima apapun ketika foto tersebut di muat di majalah tersebut, hanya ada nama saya saja Nella Ria muncul nantinya 😉 . Sebenarnya pastilah banyak juga photographer handal yang dengan sukarela supaya foto bidikan mereka dimuat di majalah tersebut.
Sebelum tengat waktu 26 Februari 2010, saya sudah membalas surat tersebut, saya katakan saya memberikan izin untuk pemuatan foto saya tersebut.
Coba flash back ke 29 September 2009, hari dimana saya akan kembali ke Jakarta, setelah menikmati liburan selama 26 hari di Belanda. Saat itu suasana ramai sekali setelah check in, saya tidak dapat duduk hiks 🙁 jadi sambil menunggu pintu pesawat dibuka, saya melangkahkan kaki ke depan jendela yang besar sekali, bisa terlihat pesawat sedang bongkar muatan. Banyak banget tentengan yang akan saya bawa ke kabin saat itu, satu koper kecil 10 kg, laptop titipan teman, dan hand bag sayapun besar pula, plus jaket yang bikin ribett, lengkaplah ditambah tidak dapat duduk. 🙁
Daripada bengong ga jelas, pintu pesawat juga masih lama dibuka, saya iseng beberapa kali membidik kamera saya ke arah pesawat yang tampak dihadapan saya, sebenarnya pengen ambil foto diri dengan latar belakang pesawat tersebut, namun apa daya rasa malu minta tolong pada orang lain lebih besar he-he-he 😀
Nah, jadi ceritanya beberapa hari lalu saya cek flickr saya, ada surat lagi dari editor Schmap Guides yang menyatakan mereka sudah memuat foto saya tersebut pada edisi 10 Schmap Amsterdam Guide.
Foto Bidikanku Amsterdam Airport Schiphol
Dibawah ini link dimana foto saja dipajang, semoga bisa terbuka linknya 😉 http://www.schmap.com/amsterdam/shopping_localservices/#p=330615&i=330615_59.jpg
update 30.04.2017 hiks link nya sudah tidak aktif lagi.
People Come Into Your Life For a Reason. I found something nice from old email 😉
Thank you for being a part of my life, whether you were a reason, a season or a lifetime (Foto: gettyimages)
PEOPLE COME INTO YOUR LIFE FOR A REASON I am sending this to you to see how many actually read their e-mail. Your response will be interesting. Pay attention to what you read. After you have finished reading it, you will know the reason it was sent to you. Here goes:
People come into your life for a reason, a season or a lifetime. When you know which one it is, you will know what to do for that person. When someone is in your life for a REASON, it is usually to meet a need you have expressed. They have come to assist you through a difficulty, to provide you with guidance and support, to aid you physically, emotionally or spiritually. They may seem like a godsend and they are. They are there for the reason you need them to be. Then, without any wrongdoing on your part or at an inconvenient time, this person will say or do something to bring the relationship to an end. Sometimes they die. Sometimes they walk away. Sometimes they act up and force you to take a stand. What we must realize is that our need has been met, our desire fulfilled, their work is done. The prayer you sent up has been answered and now it is time to move on.
Some people come into your life for a SEASON, because your turn has come to share, grow or learn. They bring you an experience of peace or make you laugh. They may teach you something you have never done. They usually give you an unbelievable amount of joy. Believe it, it is real. But only for a season.!
LIFETIME relationships teach you lifetime lessons, things you must build upon in order to have a solid emotional foundation. Your job is to accept the lesson, love the person and put what you have learned to use in all other relationships and areas of your life. It is said that love is blind but friendship is clairvoyant.
Thank you for being a part of my life, whether you were a reason, a season or a lifetime.
Host Family in Helmond Belanda – lanjutan Host family
2. ::: Helmond :::
Helmond adalah sebuah kota di provinsi Brabant Utara di selatan Belanda. Terletak di sepanjang Sungai Aa dan Zuid-Willems timur Canal Eindhoven. Brabant Utara adalah sebuah provinsi besar Belanda, terletak di bagian selatan negara, berbatasan dengan Belgia di selatan, Sungai Meuse di utara, Limburg di timur dan Zeeland di barat, pusat diposisikan antara kota-kota pelabuhan Rotterdam dan Antwerpen dan kawasan Ruhr Jerman.
Helmond adalah sekitar 128 km dari Amsterdam dan Amsterdam Airport (Schiphol). bandara Amsterdam Schiphol (http://www.schiphol.nl) adalah ‘bandara internasional utama dan tersibuk ketiga di Eropa.
Seminggu setelah saya berada di Breda, barulah saya bertemu dengan ka Ephie. Senin itu pada sore hari 14 September 2009 saya dijemput di Breda (rumahnya ka Ester). Hari itu adalah kali pertama kami bertemu secara tatap muka langsung, sebelumnya kami hanya berkomunikasi via telp atau internet.
Dari ka Ephie lah saya mendapatkan invitation letter atau surat undangan sehingga saya bisa berkunjung ke Belanda (*mauliate godang sista ;-)) .
Ka Ephie yang jadi sponsor visaku. Akhirnya bisa jalan-jalan ke Eropa pertama kalinya
Alamaaakk .. banyak kali bawaanku dari Breda ke Helmond, padahal hanya akan menginap seminggu saja :D. Mulai dari koper kecil isi beberapa potong pakaian, kosmetik dan hand bag ku besar pula 😛 ditambah dua kantong plastik ku tenteng di tangan kiri dan kanan. Plastiknya berisi pesanan ka Rina (adiknya ka Ephie) yakni kwetiau goreng (beli matang dari Jakarta ketika hari “H” terbang), sayur daun singkong masih mentah. Keduanya tersimpan dengan baik di freezer ka Ester di Breda ;-). Ada lagi serenceng bumbu masak Royk*, bumbu rendang .. trusss karena hari itu ka Ester di Breda masak bubur ketan hitam dan disuruh bawa juga, ya sudah ku bawalah ke Helmond 😀 🙂 .
Di Breda kami mampir dulu ke supermarket untuk beli sesuatu daging atau ayam (*sedikit lupa he-he-he) Duuhh sepanjang jalan ka Ephie ko sepertinya kuatir sekali menceritakan kalau kami sudah telat kembali ke Helmond, katanya ka Rina sudah kelaparan, marah-marah nantinya karena telat makan, jadi sedikit takutt juga nih mungkin wajahnya ka Rina menakutkan ya? he-he-he
Sampailah kami di apartemen ka Ephie di Helmond, disana sudah menunggu ka Rina, suami dan putranya Nico .. ka Rina lagi sibuk masak, dan dia baik dan ramah kali 😉 .. mengobrol lah kami dalam bahasa Batak ku yang terbatas sambil kami masak, daun singkong yang ku bawa ku haluskan dengan blender dan dimasak dengan santan (*daun singkong tumbuk adalah makanan khas Batak), dan ka Rina katanya sudah lamaaa sekali tidak makan sayur tersebut, puaslah saat itu ya ka ;-). Selagi kami makan, Nico anaknya ka Rina komplain gak boleh kami bicara bahasa Indonesia pokoknya harus bahasa Belanda karena kan lagi di Belanda, saya gak bisa tauuuu 😀 😛
Inilah foto ka Rina, ramah kan wajahnya ;-).
Ka Rina dan putranya NicoKamarku di rumah si kakak
Inilah kamar saya selama di Helmond,ada jendelanya jadi bisa lihat-lihat pemandangan keluar tapi kalau mau tidur dan ganti baju hordengnya harus diturunkan, biar kata tinggal di lantai yang tinggi berbahaya juga kalau ada yang punya telescope dan ngintip narsis.com la yaau :D.
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali ka Ephie sudah berangkat ke kantor, saya masih ngantuk berat, jadi lanjut tidurr .. setelah bangun ga berani mandi, dinginnn, memang ada air panas tapi malas nanti sajalah bbrrrr :(.
Masih pakai baju tidur beberapa lapis dan berkaos kaki juga 😀 enaknya ngeteh dulu hangatkan badan dan bikin sarapan, apa yang disiapkan semuanya tinggal ambil sendiri di lemari kalau mau dihangatkan tinggal masukkan microwave he-he-he .. Namanya lagi liburan jadi boleh dong sekali-kali makan banyak, lagipula sebelum liburan saya berhasil turunkan 7 kg berat badan, jadi bertambah beberapa kilo tak mengapa kan ;-).
Inilah menu sarapan saya,
Menu Sarapanku di Belanda
gambar sebelah kiri dan disebelah kanan adalah gambar sepiring besar cemilan yang tersedia di ruang tamu ka Ephie, benar-benar mantapp 😀
Hari pertama di Helmond ga kemana-mana mau istirahat saja, santai-santai nonton tv sambil ngemil dan baca-baca majalah kalau pas yang bahasa Belanda ya lihat gambarnya saja 😛 .. lalu sekali kali lihat pemandangan keluar jendela.
Pemandangan Luar Apartemen
Inilah tampak luar apartemen tempat ka Ephie ..
Apartemen Tampak dari Samping
Hari ketiga saya di Helmond, pagi-pagi saya izin mau main dulu ke tempat teman saya di Den bosch, besok kembali lagi .. Sudah berani dong naik kereta sendiri.
Ini Gambar stasiun kereta di Helmond, diluarnya adalah terminal busnya
Stasiun Kereta Helmond
Toilet Multifungsi (stasiun kereta Helmond).
Toilet Multifungsi di Stasiun Kereta Helmond
Selain digunakan untuk orang normal, bisa digunakan bagi penyandang cacat atau yang menggunakan kursi roda, dan untuk para ibu mau ganti popok bayi juga bisa, agar pintu terbuka harus masukkan uang logam dulu 50 cent.
Entah hari ke berapa saya berada di Helmond, malam harinya saya di ajak ke restoran Italia .. asyikk! Pesan spaghetti 🙂 🙂 . Tapi ini foto lagi siang hari, mau ke restonya melewati jembatan, seperti terlihat pada gambar dibawah ini 😉
Ponte in Helmond, The Netherlands take from google earth
Dare to Dream Promo 1-31 Maret 2010. Hi Semuanya yang mau ngejalanin bisnis online yang oke punya, kini saatnya kalian join yang satu ini, WHY …?
Karena DBCN lagi ada Promo Menarik loh! 😉
Namanya :
Dare to Dream Promo 1-31 Maret 2010
saatnya mendaftar menjadi Consultant Oriflame! daftar hanya 9.900 (normal RP 39.900) dengan melakukan order pertama minimal Rp 175.000 dan dapatkan hadiah WP senilai Rp 897.000 Bagaimana mewujudkan karir impian Anda?
-> mendaftar sebagai Consultant Oriflame hanya Rp 29.900 (normal RP 39.900) -> lakukan order BP pertama Anda minimal Rp 175.000 dan dapatkan pengembalian Rp 20.000 -> Anda pun bergabung di Oriflame dengan hanya membayar Rp 9.900!
Promo New Member Maret 2010
BONUS WP (Welcome Program)
WP-1 Lakukan order 75 bp dalam waktu 30 hari sejak member baru bergabung, dapatkan gratis produk Oriflame Beauty Urban Shield Foundation senilai Rp. 99.000,- (normal hadiah WP-1 adalah Rp. 75.000,-)
Hadiah Welcome Program bulan 1 – 3
WP-2 Lakukan order 100 bp dalam waktu 30 hari sejak member baru lolos kualifikasi WP-1, dapatkan gratis Twist Eye and Lip Pallete senilai Rp. 299.000,- (normal hadiah WP-2 adalah Rp. 100.000,-)
WP-3 Lakukan order 125 bp dalam waktu 30 hari sejak member baru lolos kualifikasi WP-2, dapatkan gratis Enigma Dare to Dream Silver Bag senilai Rp. 499.000,- (normal hadiah WP-3 adalah Rp. 150.000,-)
Cerita Cinta (Menunggu atau Mengejar Pria Idaman?). Saya dapat tulisan ini dari sebuah milis, nasehatnya dalemm, bagoess banget selamat menikmati dan terharu biru ^ – ^
Persembahanku Untuk Wanita
women are created to be loved, and when a man loves you, nothing can keep him away from you i suppose you deserve to get your own happiness, to love and be loved in returned… but still..there are options
old and looong one…but still.. the very nice one to read and I likes it
special for you ladies, remember the “key” : women are created to be loved, and when a man loves you, nothing can keep him away from you. I suppose you deserve to get your own happiness, to love and be loved in returned… but still..there are options….. better wait for someone whom u’ll love for the rest of your life and loves you back in return then the one who is available? or the one who is available, and you want to try to open your heart for him? choices is yours….
and for the guys, how to make the woman you are into, fell into you n will give you all her heart…? well…that will be kind of task or mission you must do and accomplished, right ? and the answers is yours..
Persembahanku Untuk Wanita
Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku. Seorang wanita. Sms tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup kenal dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali sms-an saling menanyakan kabar masing-masing. Kepada temanku itu aku berkata, “Sangat manusiawi hehehe? Tetapi dia sudah punya kekasih. Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja..”
Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia menyukai pria ini, pria itu dan entah siapa lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan. Bagai pungguk merindukan bulan. Kasihan?
Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak teman, pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau di atas, usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut. Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa bahkan mungkin banyak teman wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali “ditembak” pria, dengan kalimat ini, “Aku menyukaimu” atau “Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih serius denganku?”. Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan:
Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip Cinderella yang aku temukan. Ini benar-benar nyata! So real!! Bukan sinetron, bukan film. Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki “si buruk rupa” dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda, namun menemukan “pangeran” yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin mereka sudah menikah.
Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat mencintainya dengan sepenuh hati. Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis Patricia Saerang, seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.
Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan “sang pangeran cinta”? Bulsyetttttt! !!! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus.
Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:
Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12, kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12. Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu dalam hal cinta. Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu. Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita, aku sangat tidak berminat membahasnya. Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan. Aneh!!!! Namun aku menghormatinya.
Aku suka kata-kata ini: Cowok menang milih, cewek menang nolak!!!
Kedengarannya win-win solution. Ya? bisa begitu. Cowok memang bisa memilih wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana saja yang hatinya memang “jatuh”. Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini jauhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari cowok. Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi antara wanita dan pria di kota ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria.
Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama: mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau kedua, tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah wanita jauhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak. Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi. Sampai dapat! “Emang cewek elo doang??” . Pikiran seperti itu ada kadang di sana.
Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak??? hehhee… Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu. Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang! Cowok menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang mencoba untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek menang milih maka berarti cowok menang nolak!
Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak “bermain” pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah “menang” milih cowok yang mana aja???
Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para wanita, khususnya.
Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui sangat bahagia. Pertama adalah Ibuku sendiri. Ya, mama. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32 tahun dengan tubuh proposional. Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta. Mereka menikah pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta dengan wanita yang sama, yaitu ibuku. Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan bak ratu.
Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah setia menunggunya selama 6 tahun..
Panduan Apply Schengen Visa di Kedutaan Belanda. Baru pertama kali ke luar negeri (LN) ko ya agak ribett (saya ulas di blog saya sebelumnya) namun thanks God semuanya telah berlalu dan berjalan dengan baik, disini saya ingin memberikan panduan mengenai langkah-langkah pengurusan Schengen Visa berdasarkan pengalaman saya yang lalu (untuk saya saat itu di kedutaan Belanda).
Apply Schengen Visa (Foto: gettyimages)
*update 20 Juli 2013. Saya dapat info dari teman saya yang mau urus visa. Jika kamu sulit mendapat tanggal kosong (hijau) untuk buat janji di kedutaan Belanda. Coba buka websitenya mulai jam 6 sore wib. Jam segitu biasanya pergantian tanggal (tersedia yang hijau). Cuma ya harus rebutan, karena banyak saingannya yang juga ingin buat janji. Jadi beberapa menit sebelum jam 6 sore harus sudah stand by buka websitenya. Silakan disini https://jakarta.embassytools.com/en/index
Secara garis besar akan sama saja untuk kedutaan Schengen Country (Prancis, Jerman, Belgia dll), saya harap pengalaman saya bisa berguna bagi Anda yang akan apply Schengen Visa.
Negara tujuan utama saya adalah Belanda, saya sudah booking tiket sejak awal Mei 2009 untuk keberangkatan 4 September 2009. Karena Tiket promo Malaysia airlines jadi tiket harus dibayar penuh dalam waktu seminggu setelah saya booking, nominalnya USD 888 nett Jakarta-Schipol-Jakarta. Wah ternyata ada teman saya di bali bisa dapat tiket lebih murah lagi loh! :D, menggunakan promo lufthansa Jakarta-Frankfurt-Jakarta USD 615. Fyi kalau tidak menggunakan tiket promo harga tiketnya berkisar mulai USD 1200, so beruntunglah kalian jika mendapat tiket promo tapiii harus bayar tiketnya beberapa bulan sebelum keberangkatan hehehe .. 😛 😀
Visa sudah bisa diajukan 3 bulan sebelum keberangkatan, PALING LAMBAT 2 minggu sebelum tanggal keberangkatan, saran saya sebaiknya urus jauh – jauh hari deh! karena kita tidak pernah tahu hambatan apa yang bisa kita hadapi ketika pengurusan berlangsung.
Ada catatan PENTING yang diberikan website kedutaan Belanda, yakni antara bulan Mei hingga September pembuatan janji untuk permohonan visa sangat padat. Perlu diingat bahwa untuk membuat janji pada periode tersebut sangat sulit, apesnya saya tidak mengetahui hal tersebut :(, pihak kedutaan menginformasikan bahwa pada periode tersebut banyak mahasiswa yang akan daftar kuliah jadi mereka harus diutamakan.
Berdasarkan informasi yang saya dapat dari teman-teman milis, jika akan ke Luar negeri (LN) maka kita harus menyiapkan sejumlah dana di rekening tabungan kita, yang nantinya bisa memperkuat pemberian visa, pihak kedutaan memerlukan bukti kalau kita bisa membiayai perjalanan kita dan kita tidak akan terlantar di negara asing. Nominal yang saya dengar bermacam-macam dan tidak ada patokan resminya, ada yang mengatakan harus ada 50 juta atau. 30 juta rupiah di rekening kita atau ada juga yang mengatakan jumlahnya tidak penting, asal bisa membuktikan bahwa kita punya uang.
Saya tidak punya uang sebanyak yang diatas, jadi pada akhir bulan Juni 2009 saya pinjam ke ayah saya sejumlah 25 juta rupiah, saya masukkan rekening saya selama dua bulan (ada yang bilang 3 bulan) sampai visa saya dapatkan, kemudian uang saya kembalikan 😉
Saya mendapat surat undangan (istilahnya Gemeente, kalo di sini mungkin seperti kantor walikota) dari teman satu marga yang sudah jadi warga negara Belanda, namanya ka Ephie Silaen. Maka jenis visa yang saya gunakan adalah kunjungan family and friends. Jika ada surat undangan semacam ini akan lebih mudah dapat visanya ;-), bagi mereka yang tidak mempunyai saudara atau kenalan yang bisa memberikan surat undangan tidak masalah kok, kalian bisa booking hostel di booking.com atau hostelworld.com
Syarat bagi penggundang harus berpenghasilan minimal 800 Euro per bulan, kontrak kerja berlaku minimal 1 tahun dan si pengundang harus datang ke kantor balaikota (Gementee) untuk mengisi formulir undangan, dan juga si pengundang harus membuktikan secara finasial bahwa dia mampu mengundang Anda. *syarat keuangan bisa saja setiap tahun naik.
Per 1 Juli 2016 Kedutaan Belanda menunjuk VFS Global sebagai pihak agent untuk mengurus Visa
Untuk singkatnya dokumen yang harus dipersiapkan dan dibawa untuk permohonan :
Talent show .. Oo talent show ..Oo talent show. Groups lain sudah pada bikin “talent show” untuk acara Jumat, nah group saya mah sampai hari ini (Rabu) masih anteng, manieez amattt belum satu kalipun latihan, termasuk saya ..
faktor “U” apa juga yang mau di tunjukin? nyanyi, drama, acting ga bisa namun membaca saya bisa ko hehehe..
Duuuhh .. dari dulu paling males kalau ada acara-acara apapun yang salah satunya itu tiap group harus bikin “talent show” saya merasa (cieee) cocok jadi penikmat saja yang memberikan aplaus (tepuk tangan) buat teman-teman. 🙂
Mana Senin lalu si boss tanya “Mau bikin apa buat Jumat..?” untungnya pas pagi hari salah satu anggota group saya kirim email yang isinya script buat acara talent show kami, jadi bisa dikit ngeles dari bos hehehe 😀
Coba buka emailnya lagi ..
Musik dan nadanya lagu si Mba surip 🙂 🙂
Sricptnya ..
Yeal – Yeal Team Bersama
Dealernya dimana – mana Counternya dimana – mana
Keren Kan …?? Mantab Kan..?? Ada motor dan juga ada Handphone…!! TVS – SE getho loch…!!> ^_^
Produknya dimana – mana Servicenya dimana – aja
Reff.. Hai kawan – kawan.. sapa yang ikutan Hai kawan – kawan ayo senang – senang
Kami dari Team ..”….TVS-SE BERSAMA…” Siap melayani anda.. Hip…hip…Yeaaaachh,,
Tunggu!!!!! Setelah saya amati, script diatas kan yeal – yeal??? Bukan acara buat talent show?? Ngubrakkk.com .. padahal yang bikin script pas acara nanti tidak ikut serta, dia sejak hari ini cuti dan digantikan teman lain ..
Kira-kira apa kena SP dari boss kalau tidak ikutan “talent show”?? tapi tukeran kado sudah siap nihhhh :)) :)) 😀
Nah mau sedikit memberikan ulasan tentang “hunting kado” ..
Kemarin ketika pulang kantor saya mengunjungi satu toko yang dekat kantor, coba lihat-lihat barang apa yang sesuai dengan budget Rp.20.000
Ternyata pusing juga ya dengan budget segitu mau beli apa yang bagus? .. nah akhirnya kemarin saya lihat ada tempat makan buatan Korea warna pink, ukurannya besar dan ada sendok plastiknya .. kemudian satu lagi, puzzle gambar buah-buahan dengan tulisan bahasa Inggris dan Mandarin .. kedua barang tersebut lucu juga sih menurut saya. 😀
Karena barangnya lumayan besar jadi saya berniat akan kembali keesokan hari ketika jam istirahat siang.
Siang ini saya kembali ke toko tersebut, saya lihat untungah kedua barang inceran saya tersebut masih ada 😉 tapi saya memalingkan pandangan sedikit kea rah lain, Wahhhh ada pajangan lucuuu sekali, kemarin tidak ada .. saya lihat harganya Rp.19.000 itupun tadinya ada harga yang dicoret berate sudah naik ya .. oke – oke tanpa pikir panjang saya ambil pajangan tersebut dan bawa ke kasir.
Rp.23.000 mba, sahut si kasir .. Haaaa? Mba di barkotnya Rp.19.000 (siap-siap mau komplain nih, secara saya tukang komplain hehehe) lalu dipanggillah spg toko tersebut, si spg memandangi barang tersebut dan dia katakan “harganya yang di komputer mba Rp.23.000 kemarin ada stock of name, belum diganti harganya”
Untungnya suasana hati saya lagi bagus nih, didukung diluar sedang gerimis, tanpa komplain dan komentar apapun saya berikan uangnya Rp.23.000 lagipula kan belanja di toko buku rohani, nanti kalau saya marah ataupun komplain dibilang tidak rohani lagi hahahhaha 😀