Tag: menara eiffel

  • Penghujung Oktober 2012 Kedatangan Teman Indonesia dan Kebun

    Penghujung Oktober 2012 Kedatangan Teman Indonesia dan Kebun

    Sesuai judulnya, jadi saya mau cerita apa saja yang terjadi di bulan Oktober ini.

    1. 3-16 Oktober kedua sahabatku (Gini & Maria) dari Jakarta, mengunjungiku. Kurang lengkap sih, ada satu lagi sahabatku. Pengennya mereka datang bersamaan, bertiga, sayangnya Gini & Maria tidak sabar mengunjungiku :D.

    Oh ya mereka tiba tanggal 3 Oktober. Tanggal tersebut adalah hari nasionalnya Jerman, dikenal sebagai hari penyatuan Jerman. Detailnya klik disini. Berhubung hari libur, jadi semua toko dan pusat perbelanjaan tutup. Hari itu kami hanya jalan-jalan di kota tua Bad Wimpfen, karena lokasinya juga dekat dengan rumah saya.

    Jalan-jalan di Kota Tua Bad Wimpfen

    Kamis paginya 4 Oktober, kami menuju München, naik kereta. Di München hanya satu malam. Detail ceritanya klik disini.

    11-13 Oktobernya kami jalan-jalan ke Paris, akhirnya kesampean juga lihat menara Eiffel, namun ternyata saya merasa lebih terkesan dengan indahnya museum Louvre :). Detail ceritanya klik disini.

    Hari-hari lainnya kedua sahabat saya berpetualang berdua di Eropa karena saya harus pergi kursus dari Senin hingga kamis.

    Ketika keduanya kembali ke Jerman, kami menghabiskan waktu bersama. Belanja ke supermarket, lalu ke toko sebelah keduanya belanja baju. Sampai di rumah saya bikin cemilan Schinken-Schnecken. Resepnya klik disini lalu kami main congklak (khusus minta Maria bawa dari Jakarta), eh biji congklaknya kurang dua :(, pakai batu deh supaya pas!. Kemudian kami melihat-lihat foto-foto lama di media sosial yang kami ikuti, tertawa-tawa lepas melihat foto-foto kami. Ada hari dimana Gini panen tomat di kebun saya.

    Kebersamaan Kami. Satu hari sebelum sahabatku Kembali ke Jakarta

    Dan hari terakhir, masih sempat saja kedua sahabat saya ingin belanja. Oh salah satu sahabat saya di Jerman, Ni luh namanya, katanya dia bosan dirumah, jadi saya ajak sekalian menemani Maria dan Gini belanja. Kata pak supir bangku belakang kan bisa tiga penumpang, pas deh :).

    Kalau jalan-jalan, beres-beres koper mendingan hari terakhir, cape bongkar lagi, bongkar lagi :D. Akhirnya semua bisa masuk ke dalam koper. Hasil jalan-jalan, Gini beli tujuh tas ber-merek, Maria beli tiga atau empat ya (lupa), dari Belanda mereka beli keramik-keramik, beli baju-baju, di Jerman beli 3 atau 4 botol (plastik) bir, sari buah. Busyetttt …

    Hiks hiks Sedih Sahabatku Kembali ke Jakarta

    Kita coba dong angkat koper, masih keangkat ko, belum 25 kg deh nih!. Frank suruh kami coba angkat botol air minum 24 liter, kami bilang wah berat sekali!. Koper Gini & Maria tidak seberat itu ko. Ternyata ..

    Tiba di counter check in bandara Frankfurt, total kelebihan bagasi Maria dan Gini adalah 24 kg. Terbang dengan Lufthansa (ekonomi) hanya boleh membawa 23 kg bagasi, tidak boleh lebih 1 kg pun!. Kalau penerbangan timur tengah kan masih agak longgar aturannya. Bagasi perorang 25 kg dan lebih 2-3 kg tidak masalah.

    Setelah tiga kali mengeluarkan isi koper dan tiga kali balik timbang ke counter check in, akhirnya berhasil deh, kedua koper masing-masing 23 kg, dan lainnya dimasukkan jadi tentengan ke kabin. Perorang bawa 3 sampai 4 tentengan yang berat, untungnya lolos bisa bawa sampai ke dalam pesawat dan tidak dipermasalahkan petugas, untung kedua cuma transit 1 jam di Singapur, jadi Maria dan Gini tidak repot-repot amat dengan tentengan kanan kiri, dan yang dipunggung.

    Mereka pilih Lufthansa, dengan pertimbangan tiket sedikit lebih murah. Besok-besok lebih baik bayar sedikit lebih mahal, asal bagasi bisa bawa banyak (khusus yang hobby belanja) ;-).

    2. Waktu musim dingin dimulai pada 28 Oktober jam 3 pagi. Jam dimundurkan 1 jam. Jadi sekarang perbedaan waktu antara Indonesia bagian barat dan Jerman adalah 6 jam. Pergantian waktu ini selalu dilakukan pada akhir bulan Oktober (pergantian waktu ke waktu musim dingin) dan pada akhir Maret (pergantian waktu ke waktu musim panas).

    Selain di Islandia, negara-negara di Eropa menerapkan sistem pergantian waktu ini. Dan selain di Eropa. pergantian waktu juga diterapkan di sebagian besar negara bagian di Kanada dan Amerika Serikat serta di beberapa negara di Asia dan Afrika.

    Penerapan dua waktu musim ini pertama kalinya digagas oleh Benjamin Franklin, yang idenya adalah agar waktu untuk menikmati sinar matahari lebih panjang pada saat musim panas. Kala itu gagasan Franklin adalah penggunaan waktu musim panas. (dikutip dari DWIndonesia).

    Suamiku, Frank sudah bilang pas hari minggunya, supaya jam dinding dan jam tangan disesuaikan waktunya. Kalau jam digital dan komputer sih secara otomatis berubah sendiri. Buat pendatang di Eropa yang tidak mengetahui aturan ini, cukup merepotkan. Yang enaknya tidur bisa satu jam lebih lama euy! ;-).

    3. Kebunku resmi ditutup!. Tahun ini salju datang lebih awal (walaupun belum tebal). Kalau tahun lalu, bulan Nov saya masih bisa asyik berkebun, ya walau berdingin-ria :D. Salju pertama turun pada sabtu 27 Oktober. Untungnya kebunku masih baik-baik saja. Saya juga sudah sempat memindahkan rak bunga berikut beberapa tanaman kedalam rumah.

    Video salju pertama 2012

    Sabtu dan minggu setelah berpakaian lengkap untuk melawan ganasnya udara dingin. Tanaman cabai yang berada di tanah langsung, saya pindahkan ke pot supaya bisa taruh didalam rumah (tidak semua saya taruh di pot). Tanaman tomat, saya bungkus beberapa bagian buahnya yang masih tampak bagus, yang menurut saya masih bisa diselamatkan.

    Perlengkapan Tempur Sudah Lengkap, Siap Melawan Cuaca Dingin

    Baju lengan panjang dobel, pakai sarung tangan, lalu dilapis sarung tangan plastik, kaos kaki dan sandal tertutup. Tetap saja tangan rasanya tebal sangking dinginnya, padahal masih minus 1,2 loh!. Bagaimana rasannya di Siberia (Rusia) yang sampai minus 30 derajatnya ya? bbbrrrrr…

    Karena suhu minus pada malam 28 Oktober telah merusak seluruh taman saya maka senin sore (29 Okt) saya membongkar seluruh taman.

    Tamanku 29 Okt. 2012 Jam 4.55 Sore. Taman Siap di Bongkar dan Bersihkan

    Berikut ini keadaan tanaman dan kebun saya :
    • Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess, saya sangat suka tanaman ini, karena bunganya besar dan bentuknya seperti kembang api. Dibawah ini foto terakhir, sebelum salju merusaknya.

    Bunga Dahlia Jenis Kaktus Park Princess Foto Terbaik terakhir pada 21 Oktober 2012.
    Dahsyatnya Suhu Minus malam 28 Oktober 2012, menamatkan riwayat Bunga Dahlia. Foto kanan, tanaman dibersihkan dari Ranting dan Daunnya lalu disimpan untuk Tanam Tahun Depan

    Tanamannya saya bersihkan dari daun-daun dan rantingnya, semua saya gunting, hingga menyisakan umbinya saja. Wah senangnya, ternyata ada beberapa umbi baru (warna agak putih), tahun depan saya bisa pisahkan untuk tanam di beberapa tempat ;-). Saya pernah menulis cerita mengenai bunga ini, detailnya klik disini.

    • Bunga Dahlia Schmuck

    Kiri Schmuck Dahlia Pada 21 Okt. Kanan Sesudah Tanaman di Bongkar dan dibersihkan

    • Malva Sylvestris

    Kiri Malva sylvestris L. pada 21 Okt. Kanan setelah terkena serangan suhu dingin 28 Okt. Terpaksa dibongkar

    Saya sudah simpan bibit-bibit bunga ini.

    Saya pernah menulis cerita mengenai bunga ini, detailnya klik disini

    • Beberapa jenis bunga Gladiol
    Tahun ini belum muncul bunganya, karena bunga baru akan muncul di tahun kedua atau ketiga setelah penanaman. Setelah tanaman saya bersihkan, maka umbinya saya simpan untuk ditanam lagi tahun depan.

    Tanaman Bunga Gladiol. Foto Kanan Setelah dibersihkan

    • Tanaman Tomat

    Tanaman Tomatku Masih Sehat 21 Oktober
    29 Okt. 2012 KebunTomatku Tamat Riwayatnya

    Tanaman tomat tidak ada yang bisa diselamatkan, karena ukurannya yang sekitar 2 meter, terpaksa saya babat habis. Tomat yang kecil (cerry tomat) tidak bisa diselamatkan juga, tanamannya sudah layu daunnya, saya bongkar juga.

    Kalau Tomat Masih Mentah Seperti ini bisa diapakan ya. Paling buat hiasan saja 😀

    Untungnya saya sudah menyimpan bibit-bibit dari beberapa jenis tanaman tomat yang saya miliki ;-).

    Video terakhir kebun tomat 21 Okt. 2012

    Saya pernah menulis cerita mengenai kebun tomat saya, detailnya klik disini.

    • Tanaman Cabai & Paprika

    Kebun Cabai dan Paprika 21 Okt. 2012

    Tahun ini saya belum panen tanaman cabai & paprika, sayang sekali yang ditanam di tanah langsung (taman) sudah tamat riwayatnya.

    29 Okt 2012 Tamat Riwayatnya Kebun Cabai & Paprika
    Kayu dan Spiral Penyangga Tanaman di Bersihkan dan Bisa diGunakan Lagi Tahun Depan

    Yang berhasil diselamatkan:

    Tanaman Cabai dan Paprika, satu minggu sebelumnya sudah saya taruh didalam rumah, ada juga yang mulai ditaruh rumah 28 Okt. Siang.

    Beberapa Tanaman Cabai & Paprika yang Sempat diselamatkan
    Kebun Dalam Rumah hehehe
    Tamanku 29 Okt. 2012 Jam 6.29 Sore. Tanaman sudah dibersihkan. Mulai Minggu ini Cepat Sekali gelap

    Tulisan lain mengenai tamanku silakan lihat daftar isi my garden

    4. Statistik Blog. Page Rank masih tetap di angka 1. Susah ya naikkinnya, kalau mau ke posisi no. 2 konon folower blog harus diatas 500, sedangkan saya saat ini masih di angka 383. Kalau terlihat banyak itu karena dari sosial media, tidak masuk hitungan wordpress. Atau ada cara lain untuk menaikkan peringkatnya?


    Page Rank Check

    Alexa sekarang makin bagus angkanya, dulu malu pasangnya karena berjuta-juta. Sejak Oktober 2012 semakin sering menulis, semakin baik peringkatnya. Terakhir cek 29 Oktober sudah diperingkat 852.132 ;-).

    Alexa Blog pursuingmydream di Bulan Oktober 2012

    Page View blog juga semakin baik. Untuk bulan Oktober, rata-rata per hari sudah 512 pageview.

    Site Stats Blogku Semakin Bagus Hingga Per Oktober 2012

    5. Tema Blog. Saya paling sering sekali gonta ganti tema blog. Tiap kali ada new release dari WordPress pasti iseng saya coba. Yang terakhir sudah mantap dengan tema Lovebirds. Latar belakangnya baru saya ganti dengan tema musim gugur yang serba nuasa orange.

    Tema Baru Blogku Sesuai Musim Gugur

    Oh ya belakangan kepikiran mau hilangkan embel-embel belakangnya alamat blog (dot WP), jadi ceritanya pengen gunakan yang berbayar, menjadi pursuingmydream.com sayangnya yang dotcom tersebut sudah ada yang punya :(.

    6. Suami dan saya, kami akan pindahan kontrakan per 1 November nanti. Tidak jauh dari rumah yang sekarang, kalau naik kereta sekitar 10 menit. Jadi rumah lagi seperti kapal pecah deh, banyak karton, kotor, berantakan..

    Kenapa pindah rumah? Karena kontrakan yang sekarang mau dijual pemiliknya, sedangkan kami setelah pikir panjang, tidak jadi membelinya karena terlalu mahal dan ukurannya juga terlalu kecil, kecuali kalau mau dikontrakin lagi.

    Mungkin Anda tertarik? ukuran rumahnya 60 Meter. Jangan kanget dengan harganya banyak angka nolnya. Harganya 80.000 Euro, mau tahu berapa rupiah, tinggal kali Rp.12.000 ; kalau di Jakarta bisa dapat yang luas berapa ya dengan nominal tersebut :D.

     

    Oh ya di Indonesia musim apa ya saat ini? Berita yang lagi hangat apa sih? Soalnya saya sudah jarang baca berita seputar tanah air

    .

    Sampai disini dulu ya curhatnya. Selamat pagi Indonesia, selamat malam Jerman. Saat ini di Indonesia bagian Barat jam 7.35 pagi dan di Jerman jam 1.35 dini hari. Saya mau tidur dulu ya ;-).

    Tulisan Terkini:

  • Paris je t’aime

    Paris je t’aime

    Paris je t’aime. Tahun 2009 adalah pertama kalinya saya jalan-jalan ke Eropa, namun saat itu belum kesampaian untuk jalan-jalan ke Paris. Hingga satu tahun saya menetap di Jerman, belum juga impian tersebut terwujudkan.

    Nah baru Oktober 2012 ini, bersama kedua sahabat saya Maria dan Gini (dari Jakarta), kami bertiga berpetualang di Paris 😉 .

    1. Transportasi
    Awalnya kami ingin berangkat tgl 4-6 Oktober, ternyata tidak ada bus lagi karena sudah mempet kepergian kami. Mau naik kereta mahal sekali, pergi pulang bertiga sekitar 500 Euro.

    Akhirnya kami mundurkan satu minggu kepergian ke Paris, sehingga kami bisa booking tiket untuk naik bus. Kami berangkat tgl 11 Oktober malam (jam 11.10) tiba di Paris pagi hari 12 Oktober sekitar jam 6 pagi, dan kembali ke Jerman tgl 13 oktober jam 4 sore, sampai di Jerman tanggal yang sama.

    Bus yang kami gunakan Eurolines. Pergi ke Paris dan kembali ke Jerman, untuk tiga orang biayanya 241 Euro. Harga tersebut sudah termasuk biaya service 4 Euro untuk 3 orang, jadi perorang membayar 80 Euro sekian cent, murah kan, dibandingkan naik kereta bisa dua kali lipatnya ;-).

    Tiket bus kami beli secara online, bayar dengan kartu kredit, lalu kami mendapat tiketnya melalui email, dan kami print out.

    Terminal Bus nya kami pilih di Heidelberg (Heidelberg, Hbf. Europa Bus Haltestelle) supaya mudah dicapai dari tempat tinggal saya di Bad Rappenau. Halte busnya ada di depan Mc. Donald Heidelberg. Sedangkan terminal bus di Paris yakni Gallieni-gare routiere international.

    Stasiun Bus Euroline di Paris yakni Gallieni-gare Routiere International
    Jam 6 Pagi kami tiba di Stasiun Bus Euroline di Paris yakni Gallieni-gare Routiere International (Foto: dok. pribadi)

    Baca juga: Ramainya Bulan Oktober di München

    2. Tempat Menginap di Paris
    Seperti ketika di München, maka yang di Paris ini, kami juga memilih yang tidak mahal, cukup bintang**. Nama hotelnya Misterbed alamatnya 2 Avenue Du General De Gaulle, 93170 Bagnolet Paris. Pokoknya asal bersih, ada air panas untuk mandi dan bisa tidur, sudah cukup.
    Sarapan di Hotel 8 Euro/orang. Parkir mobil 10 Euro/hari. Kami memilih untuk tidak sarapan hotel, beli makanan sendiri lebih murah.

    Paris je t'aime. Penginapan Murah di Paris. Mister Bed City Bagnolet
    Penginapan Murah di Paris. Mister Bed City Bagnolet (Foto: dok. pribadi)

    Kamar kami pilih triple room, tarifnya 71 Euro/kamar/malam. Ditambah pajak dll, maka total yang kami bayar 74 Euro. Dibagi 3, berarti perorang membayar sekitar Rp. 25 Euro.

    Tarif Kamar Hotel Mister Bed Paris
    Tarif Kamar Hotel Mister Bed Paris (Foto: dok. pribadi)

    Hotel kami booking melalui booking.com kartu kredit tidak langsung dipotong untuk pembayaran, kami membayar ketika sudah tiba di hotelnya.

    Kamar Mandi Hotel Mister Bed City Bagnolet Paris
    Kamar Mandi Hotel Mister Bed City Bagnolet Paris (Foto: dok. pribadi)

    Hotel ini kami pilih karena dekat dengan terminal bus Eurolines (Gallieni-gare routiere international). Kami bisa jalan kaki 10 menit ke hotelnya, dan paling penting hotelnya dekat dengan stasiun kereta bawah tanah (metro) Gallieni station. Bisa jalan kaki paling 3 menit. Naik metro dari stasiun Gallieni (line 3) dalam waktu 15 menit kita sudah sampai di pusat kota Paris ;-).

    Bus kami tiba di terminal Gallieni-gare routiere international Paris pagi hari jam 6 : 15, sedangkan menurut lembaran booking hotel, kami baru bisa check-in di jam 2 siang. Kami coba ke hotelnya siapa tahu boleh titip barang-barang kami, kemudian kami kan bisa jalan-jalan sambil menunggu waktu check-in hotel. Ternyata resepsionis hotelnya baik sekali loh! dengan senang hati dia menerima titipan barang-barang kami. Namun di luar masih gelap, si resepsionis bilang kalau tempat-tempat wisata dan toko-toko baru buka lewat jam 8. Jadi kami duduk-duduk di hotel, sambil menunggu sang mentari menampakkkan diri.

    Saya biasanya cari referensi hotel melalui tripadvisor.com; kalau sudah dapat nama hotel yang diinginkan, saya baca komentar dari orang-orang yang sudah pernah menginap dihotel tersebut. Tentu kita tidak mau dong, begitu sampai di kamar hotel, ternyata kamarnya kotor, kasurnya ada kutu busuknya, atau air panas tidak keluar dll, makanya penting untuk mencari referensi, salah satunya melalui tripadvisor.com. Setelah yakin dengan hotel yang kita pilih, maka saya booking melalui booking.com.

     

    untuk ke halaman berikutnya klik ⇒ Next/Lanjut

error: Content is protected !!