Burung-burung Ramai Mampir di Pekaranganku. Kali ini saya mau bercerita mengenai burung-burung liar yang ada di Jerman. Banyak sekali rumah-rumah penduduk disini, dipekarangan atau taman mereka berdiri rumah burung. Model rumah-rumah burungnya-pun unik-unik dan kebanyakan terbuat dari kayu. Rumah burung ini gunanya untuk menaruh makanan bagi burung-burung liar. Ketika musim dingin, burung-burung sulit mencari makanan di alam bebas, sehingga burung-burung tersebut menghampiri rumah burung untuk mencari makanan.
Rumah Burung atau dalam bahasa Jermannya Vogel Haus
Rumah burung bisa di buat sendiri atau beli yang sudah jadi, tinggal mendatangi supermarket-supermarket tertentu atau bisa juga membeli secara online (melalui internet).
Tahun lalu, suami dan saya sudah sepakat akan membeli secara online, namun niat tersebut kami urungkan, karena kami tidak melihat banyak komentar positif dari yang sudah membeli secara online, kami-pun ragu akan kualitas kayu yang digunakan untuk rumah burung tersebut.
Kalau urusan kualitas kayu, suamiku (Frank) agak sedikit rewel, dalam artian dia ingin kualitas kayu yang benar-benar bagus. Maklum dulunya dia bekerja sebagai pembuat perabotan dari kayu, jadinya dia tahu mana kayu yang bagus, dan mana yang tidak bagus ;-).
Mau kualitas bagus, berarti harus siap juga dengan harganya yang tidak murah. Pertengahan Februari 2012 lalu, kami akhirnya menemukan rumah burung (dari kayu) dengan kualitas yang bagus (kokoh & kuat), kami beli di Raiffeisen. Kalau Anda mau lihat isi Raiffeisen klik disini ya, arahkan kursor ke bagian kiri, lihatlah banyak pernak-pernik bunga dan taman beraneka warna.
*Klik gambar untuk melihat ukuran penuh
Bird HouseVogel Haus (rumah burung) Selesai dirakit, siap di letakkan di Teras Rumah
Bagian atap Rumah dan kaki penyangga di jual terpisah dengan harga yang berbeda pula. Tergantung kita mau beli rumahnya saja, atau sekaligus kaki penyangganya. Untuk kaki penyangganya kita harus rakit sendiri, sudah disediakan paku dan mur-nya, jadi tinggal dilihat lubang untuk menyatukan kayu-kayunya.
Rumah Burung di Taman Kecil KamiBagian Rumah untuk menaruh Makanan
Jenis Makanan Burung
Makanan burung bisa kita beli di supermarket, tinggal pilih merek (kemasan) mana yang Anda suka, termasuk harganya, mau yang biasa-biasa atau yang mahal, mau yang satu jenis atau yang makanannya campuran, semuanya terserah Anda.
Salah Satu contoh kemasan makanan Burung LiarMakanan Burung model digantung
Selain di kedalam rumah burung, makanannya-pun saya letakkan di lantai, untuk memudahkan burung-burung yang besar bisa makan. Kalau di Jakarta burung putar dipelihara masyarakat didalam sangkar, nah kalau di Jerman, jenis tersebut hidup bebas. (Burung putar yang ada garis hitam melingkar di lehernya). Ketika saya kecil, ayah saya banyak pelihara burung jenis ini di rumah. Burung-burungnya bertelur, menetas dan berkembang biak dalam sangkar besar. Saya lupa burung-burung putar peliharaan tersebut kemana semua ya, dikasih ke orang atau karena burungnya tua dan mati hehehe.
Makanan Burung-burung Liar
Ada burung-burung tertentu yang kesukaannya adalah makan buah Apel. Maka saya juga menaruh potongan-potongan Apel di pekarangan. Kadang saya harus pilih-pilih apel yang kecoklatan, agak lembek, sudah tidak bagus baru saya kasih buat burung-burung, karena saya juga suka apel, makanya ngga rela kalau kasih yang masih bagus, ya kalau memang yang kualitas tidak bagus sudah habis, terpaksa kasih deh, kasihan burungnya :D.
Burung Jenis ini Senangnya Makan Buah ApelBurungnya malu-malu mau Ambil makananBurung Liarnya Lapar, tidak peduli saya sedang disampingnyaBurung-burung mampir ke pekarangankuMakan yang akur jangan berantem yaaa
Mekarnya Tulip Merah Canti Bukan Main. 11 April 2012, walau hari ini cuacanya mendung, mari ceriahkan hari dengan menghadirkan „Tulip Merah“ di atas meja kerja ;-).
Ceritanya sejak beberapa hari lalu, saya sudah ngincer, beberapa tangkai bunga-bunga Tulip yang ada dipekarangan samping rumah. Berhubung si bunga-bunga nan cantik tersebut tumbuh di pekarangan samping rumah saya (walau bukan saya yang tanam, dari pengontrak sebelumnya) anggap saja milik saya hehe.
Pagi-pagi kira-kira sebelum jam sembilan, berbekal gunting kecil, saya menuju ke samping kanan rumah, mumpung sepi gak ada yang liat tulipnya saya petik :D. Setelah itu saya siapkan vas bunga, yang telah diisi dengan air mineral yang banyak gelembung-gelembungnya, disini istilahnya Kohlensäure, lalu kasih beberapa ml doping (penguat) bunga potong, masukkan 8 tangkai bunga tulip (7 warna merah dan 1 warna orange).
Bunganya saya masukkan vas jam 9:18 dan mulai jam 9:54 kelopak bunga-bunga semakin bermekaran. Betapa indahnya!.
Demikianlah cerita saya mengenai Mekarnya Tulip Merah Canti Bukan Main. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Cantiknya Tulip Pink Ada yang Pernah Nanam di Indonesia?. Masih ingat cerita saya mengenai tanaman liar yang tumbuh di taman saya?. Karena bukan saya yang menanam, maka saya sebut tanaman liar :D, ceritanya klik disini. Untung saya tidak iseng membuang tanaman tersebut.
Ternyata tanaman tersebut adalah bunga tulip. Tepatnya Tulip Christmas Dream. Warnanya pink, ini jenis yang bunganya besar, cantik sekali. Ada tiga bunga, namun hari minggu lalu saya petik (potong) dua dulu, karena yang satu masih kecil. Kemudian saya menghampiri Frank, yang sedang asyik bermain game online di komputernya. Saya sodorkan kedua bunganya, dan saya katakan “Happy Sunday my love”, kemudian Frank bilang “Thank you, Oo so sweet” :).
Bunganya saya ambil kembali dari Frank, kemudian pindahkan ke vas bunga. Vas bunganya saya campur dengan air mineral yang banyak gelembung-gelembungnya, disini istilahnya Kohlensäure. Taruh deh bunga cantiknya di samping monitor komputer, kalau malam makin cantik bunganya diterangi cahaya lampu.
Oh ya ada yang menarik dari bunga tulip ini, dalam tempo singkat, kelopaknya membuka (berkembang) lebar sekali, saya kira kalau sudah mekar, berarti tamat deh riwayatnya, ternyata tidak loh!, ketika malam hari, si kelopak bunga menguncup (menutup) kembali.
Sedikit informasi mengenai bunga tulip: Tulip merupakan tumbuhan tahunan berumbi yang tingginya antara 10-70 cm, daunnya berlilin, berbentuk sempit memanjang berwarna hijau nuansa kebiru-biruan, dan bunganya berukuran besar terdiri 6 helai daun mahkota. Tulip hasil persilangan menghasilkan bunga berwarna tunggal, merah, oranye, kuning, hijau, biru, ungu, atau berbagai macam kombinasi dan gradasi warna. Tulip menghasilkan biji-biji berbentuk bundar pipih yang dibungkus kapsul kering
Tulip tidak bisa hidup di alam terbuka wilayah tropis karena memerlukan suhu rendah di musim dingin untuk dapat tumbuh. Tulip dapat dipaksa untuk berbunga lebih cepat dari normal jika diletakkan di tempat yang suhunya diatur menjadi lebih tinggi.
Tulip dapat ditanam dengan dua cara, menggunakan umbi atau biji. Tulip yang ditanam dari umbi membutuhkan waktu setahun untuk dapat menghasilkan bunga yang cukup besarnya, sedangkan tulip yang ditanam dari biji membutuhkan waktu antara 5-7 tahun agar dapat berbunga.
Bunga yang telah selesai mekar harus dipotong untuk mendapatkan umbi.
Menurut hasil penelitian yang berlaku hanya untuk bunga Tulip, jika sewaktu bunga belum mekar bagian bawah kuncup bunga ditusuk hingga tembus dengan jarum (misalnya jarum jahit), gas etilen akan diproduksi oleh bunga yang terluka sehingga masa mekar bunga menjadi lebih panjang. Perlakuan yang sama jika dilakukan terhadap bunga yang sudah mekar menyebabkan masa mekar malah menjadi lebih singkat. (Sumber Wikipedia)
Saya catat detail foto tulipnya: • Tulipa Christmas Dream 01.04.2012. Sebelum dipotong Time 12:05 • Time 12:14 sudah dipindahin ke vas bunga. • Time 12.34 Beberapa saat setelah dipindahkan ke vas bunga, kelopaknya membuka lebar 🙂 • Time 14.02 kelopaknya makin membuka lebar • Time 15.00 terus membuka … • Time 19.54 Ketika malam hari, kelopaknya menguncup kembali • Tulipa Christmas Dream 02.04.2012. Time 16.54 • Time 17.59 • Time 18.04
Demikianlah cerita saya mengenai Cantiknya Tulip Pink Ada yang Pernah Nanam di Indonesia?. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Update My Garden Berkebun di Jerman. Berikut ini update mengenai proyek berkebun saya. Supermarket khusus tanaman semakin ramai dikunjungi orang-orang, bunga-bunga dan tanaman yang dijualpun membuat saya lapar mata, semuanya bagus, asal ada duit saja he-he-he.
Terakhir kali ke supermarket beli dua pot bunga terbuat dari batu (tanah liat), awalnya mau beli pot plastik saja karena lebih murah, namun suami bilang yang terbuat dari batu lebih bagus dan baik untuk si tanaman, iya juga sih tapi pot yang terbuat dari batu lebih mahal 🙁 . Untung suami jeli lihat yang diskonan, setelah saya setuju dengan harganya, kita beli deh.
Senang banget kalau ke supermarket, seperti biasa kami pergi ke dua supermarket langganan yang ada di Bad Rappenau, yakni „Happy Shopping“ dan „Raiffeisen“. Diluar bangunannya dipajang banyak sekali bunga-bunga dan tanaman buah atau tanaman jenis lain, tinggal dipilih mana yang kita suka, ada yang murah ada yang mahal, pengen yang bagus tapi mahal, kadang saya sering berlama-lama melihat-lihat bunga-bunga, setelah timbang sana sini harganya, baru beli 😉 .
Menanam strawberry dari bibitnya belum tumbuh, tidak sabar beli dua pohon strawberry deh (ukuran kecil) harga 0,99 Euro/tanaman. Di Happy Shopping beli satu set pot cantik warna kuning muda, terbuat dari batu, diskon 2 Euro, angkut! (thanks to suami yang jeli liat diskonan :D). Kemudian di Raiffesen beli tiga jenis bunga (masih kecil, supaya murah :D), yakni Narzissen, Narcis “Tete á Tete” dan Muscari blue magic, nah ketiganya saya taruh di pot yang satu set. Kalau malam di masukin kerumah, taruh di tepi jendela dapur, ahhh cantiknya.
Video Berkebun di Jerman – Kebunku Jaman Jadul 17.03.2012.
Bibit tanaman yang saya tabur di tray penyemaian mulai tumbuh, mulai paprika, cabe bulat, tomat ceri, tomat besar (saya ambil bijinya tomat dari supermarket), baby salad sudah banyak yang tumbuh, 2 macam salad, brokkoli, ketumbar, peterseli, seledri (baru satu yang tumbuh hiks).
Bibit-bibit bunga yang saya tanam sejak Oktober 2011 semakin tumbuh besar, ada dua macam Tulip (Tulip cape cod dan Tulipa Tarda), Kugellauch, Traubenhyazinthen dan lain-lain.
Ingat cerita saya yang lalu, tentang tanaman liar di taman saya?, ternyata kata teman saya Ni Luh itu adalah bunga Tulip, Huu untung saja tidak saja babat, karena tulipnya tumbuh di bagian tempat saya akan buat kebun sayuran.
Bisa saja sih saya beli bunga-bunga dan pohon-pohon yang sudah jadi alias sudah keluar bunganya atau buahnya, namun saya ingin menikmati proses si bunga, buah dan sayuran mulai dari bibit, tumbuh hari ke hari semakin besar, disiram, diajak bicara “cepat tumbuh ya friends, trus banyak bertunas, ceriahkan taman saya dengan warna-warnimu” hehehe ;-).
Klik gambar untuk melihat ukuran penuh (lebih besar)
Sudah Hangat, suhu luar 20 derajat, suhu dalam 20,8 derajat
Tamanku tampak depan
Tamanku Sisi Samping Kanan
Tamanku Sisi Kiri
Pojok Lain Tamanku
Narzissen, Narcis “Tete á Tete” dan Muscari blue magic, pindah ke pot baru
Potnya unik
Disatu pot isinya campur sari yakni Kiri Jagung Manis, 2 macam Strawberry, Bunga Dahlia, Tulip, Krokuss
Penyemaian 2 jenis Tomat, Ketumbar, 2 macam salat dan lainnya
Cihuuuyy Baby Salad sudah mulai Tumbuh
Kiri Kugellauch, kanan Tulip Cape Cod
Tulip cape cod
Kiri Bawang Bombay, Tengah Bawang Putih, Sisi Kanan Ketimun belum tumbuh
Bunga dari temanku Ni Luh, sudah dipindahkan ke pot baru
Karena Saldnya masih kecil Belum bisa dipindah ke wadah ini, maka gunakan untuk kedua pot ini
Gladiolennya belum tumbuh
Bunga Matahari, lalu Schnee glanz, keduanya belum tumbuh, tengah Traubenhyazinthen, Sisi kanan Tulipa Tarda
Traubenhyazinthen
Kugellauch
Tulipa Tarda
Tanaman Liar ini ternyata Tulip kita tunggu keluar bunganya
Schmuck Dahlie belum tumbuh baru tanam awal Maret 2012
Enam Macam Kaktus, Selesai diganti dengan tanah yang Baru, taruh dalam rumah dulu karena masih dingin buat kaktus
Demikianlah cerita saya mengenai Update My Garden Berkebun di Jerman. Buat yang pertama kali mampir ke blog saya suka berkebun, subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Bunga Musim Semi. Musim semi adalah satu dari empat musim di daerah nontropis, peralihan dari musim dingin ke musim panas.
Di belahan utara bumi, musim semi dimulai sekitar tanggal 21 Maret hingga 21 Juni, sementara di belahan selatan bumi musim semi dimulai sekitar tanggal 23 September hingga 21 Desember. Musim semi terjadi setelah musim dingin, dimana tumbuh-tumbuhan mekar kembali, karena itulah musim semi juga disebut “musim bunga”. musim semi membuat siang hari menjadi lebih panjang daripada malam hari. hawa di musim semi biasanya terasa hangat karna menjelang musim panas. (Sumber: Wikipedia).
Jerman termasuk di wilayah belahan utara bumi. Sekarang sudah mulai hangat, kalau pagi suhu sekitar 6 derajat celcius sedangkan siang hingga sore hari suhunya sudah berkisar 12 an derajat celcius. Mataharipun muncul lebih lama, lewat setengah tujuh sore baru mulai gelap.
Sejak akhir Februari saya sudah mulai menanam bibit-bibit bunga dan bibit sayuran. Pertengahan Maret ini sudah beberapa bibitnya yang mulai tumbuh, fotonya nanti saya posting beberapa hari kedepan ya ;-).
Kali ini saya ingin pajang beberapa foto bunga dan tanaman liar yang mulai tumbuh di awal Maret (musim semi).
Awal bulan Maret mulai banyak bunga liar yang tumbuh di taman. Jenis bunga-bunga yang pertama muncul namanya Schneeglöckchen, bentuknya seperti lonceng, berwarna putih bisa juga diartikan seperti warna salju yang putih, makanya dinamakan Schneeglöckchen (lonceng salju). Ditaman ke pintu masuk rumah, banyak ditumbuhi bunga ini, di taman-taman tetangga, atau taman besar lain juga banyak sekali jenis bunga ini.
Schneeglöckchen. (Foto: dok. pribadi)Schneeglöckchen dan tanaman lainnya. (Foto: dok. pribadi)
Kemudian tanaman liar dibawah ini, saya tidak temukan namanya di internet, hanya dibilang tanaman liar saja. Tanaman ini banyak sekali saya jumpai sepanjang jalan yang ada tanahnya. Ditaman rumah saya ada dua tempat yang muncul tanaman ini. yang satu tempat tanamannya sudah besar. Saya coba gali, penasaran mau lihat bentuk biji, bibit atau akarnya, namun saya gali sampai kira-kira 10 cm, tidak ketemu ujungnya, ya sudah saya urungan niat saya he-he-he.
Tulip yang Tumbuh Liar Saat Musim Semi.. (Foto: dok. pribadi)
Bunga Krokusse, bunga ini muncul setelah bunga bentuk lonceng. Kalau kedua jenis bunga ini sudah muncul, tandanya musim dingin sudah berakhir. Rabu minggu lalu ketika pulang kursus, saya baru diceritakan teman saya Ni Luh kalau bunga Krokusse ini adalah bunga menjelang Paskah, makanya banyak rumah-rumah disini didepan rumah atau taman mereka dipajang bunga-bunga berwarna kuning, yang juga untuk menyambut datangnya hari Paskah.
Bunga Krokusse. (Foto: dok. pribadi)Frühlingsblumen. (Foto: dok. pribadi)
Nah yang dibawah ini Krokusse Ungu, saya potret di taman menuju tempat kursus.
Krokusse Ungu. (Foto: dok. pribadi)Bunga Krokus Kuning Saat Musim Semi. (Foto: dok. pribadi)
Akhirnya suami tercinta melanjutkan project membuat frühbeet atau kotak buat kebun sayurku. Dia mengerjakan disela-sela hari kerjanya. Sayapun sudah mulai menanam bibit-bibit bunga dan sayuran. Ada bibit yang sebar langsung ditanah bebas ada pula bibit yang saya tanam di tray penyemaian, semuanya disesuaikan dengan kondisi bibit tanamannya. Bibit bunga seperti beberapa macam tulip yang saya tanam Oktober tahun lalu, kini tanamannya semakin tumbuh besar, namun bunganya baru akan muncul di bulan April atau Mei nanti.
Selamat Datang Musim Semi. Musim semi adalah satu dari empat musim di daerah nontropis, yakni peralihan dari musim dingin ke musim panas. Di belahan utara bumi, musim semi dimulai sekitar tanggal 21 Maret hingga 21 Juni. Musim semi terjadi setelah musim dingin, dimana tumbuh-tumbuhan mekar kembali, karena itulah musim semi juga disebut “musim bunga“. Musim semi membuat siang hari menjadi lebih panjang daripada malam hari. Hawa di musim semi biasanya terasa hangat karena menjelang musim panas. (Sumber: Wikipedia)
Menjelang musim semi, masyarakat kembali mulai berbenah, maksudnya saya adalah berbenah kebun dan taman mereka. Pusat perbelanjaan (supermarket) khusus kebun dan taman mulai banyak dikunjungi pelanggan, termasuk salah satu pelanggan tetapnya adalah saya dan suami he-he-he. Di Bad Rappenau ini ada dua supermarket langganan suami dan saya. Pertama “Happy Shopping” dan kedua adalah “Raiffeisen” Kalau Happy Shopping harga barang-barang yang dijual relative lebih murah, namun didalam tokonya dingin (tidak ada penghangat ruangan), apalagi kalau berkunjung ketika musim dingin, siap-siap pakai jaket agak tebal deh.
Kami suka belanja di Happy Shopping karena ya itu harganya lebih murah untuk produk-produk tertentu. Kalau lagi cari pot tanaman biasanya kami ke tempat ini dulu, karena di Happy Shopping seringkali ada pot-pot yang kualitas nomer dua alias ada cacat sedikit, misal sompel catnya didalam atau dibawah potnya, jadi harganya diskon separuhnya, lumayan banget kan tuh ;-). Kemudian pupuk tanaman lebih murah disini.
Langganan kedua adalah Raiffeisen, supermarketnya diseberang Happy shopping. Di Raiffeisen ini pilihan barangnya lebih banyak, tempatnya juga lebih luas, dan yang penting dalamnya tidak dingin!. Ada fasilitas ya harap maklum kalau harga barang-barang yang dijual lebih mahal sedikit.
Kalau kalian mau lihat isi Raiffeisen klik disini ya, arahkan kursor ke bagian kiri, lihatlah banyak pernak-pernik bunga dan taman beraneka warna. Oh ya di Raiffeisen kita juga bisa menemukan perlengkapan untuk pertukangan. Biasanya suami tercinta berjalan ke daerah pertukangan nah saya ke lokasi bunga dan tanaman, pokoknya kalau suami sudah temukan yang dia cari, maka dia pasti tahu dimana bisa menemukan saya.
Dua bulan terakhir pengeluaran rumah tangga kami agak membengkak. Bulan Januari lalu kami beli vogel haus (rumah burung). Kalau musim dingin banyak orang menyediakan makanan untuk burung-burung, karena burung-burung tersebut tidak bsia cari makanan di musim dingin, jadi penduduk yang menyediakannya, dengan cara makanan burung ditaruh di rumah burung di taman di halaman rumah penduduk. Kami beli vogel haus di Raiffeisen, harganya 90 Euro (Kaki penyangga 30 Euro dan rumah burungnya 60 Euro), uang tersebut kami kumpulkan sedikit demi sedikit dari tip yang suami saya terima dari pasien yang dia kunjungi tiap hari. Selama beberapa bulan terkumpul hampir 60 Euro dan sisanya kami rogoh kocek sendiri.
Vogel Haus (rumah burung) Selesai dirakit, siap di letakkan di Teras Rumah
Bulan Februari kami beli mesin pemotong kayu. Jadi ceritanya suamiku mau membuatkan kotak kayu ukuran besar untuk ditaruh ditaman bahasa Jermanya frühbeet. Saya akan gunakan untuk berkebun sayur. Kotak kayunya akan dilengkapi penutup dari kaca, jadi tanaman akan terlindung dari panas dan angin kencang atau udara dingin ketika malam hari. Sebenarnya bisa saja beli kotak yang sudah jadi, tapi harganya mahal bangettt. Suamiku bilang kalau beli mesin jadi dia bisa buatkan saya macam-macam untuk taruh dikebun, project kedua adalah dia akan membuatkan saya rak bunga 😉 .
Suami Tercinta Nantinya akan Membuat Wadah Tanaman seperti iniCara Membuat Wadah tanaman, ada tanda kuning berarti Tingkat kesulitannya Menengah
Mesin pemotong kayunya harus dipesan khusus karena harganya mahal jadi tidak di stok di supermarket, setelah seminggu baru kami dihubungi pihak Raiffeisen. Kayunya juga kami beli di Raiffeisen, kayunya beli yang kualitas nomer dua karena ini baru percobaan pertama. Suamiku semangat banget deh untuk project ini, pokoknya daku serahkan kepada dia sang ahlinya he-he-he. Oh ya dulu banget waktu suamiku usia belasan tahun dia pernaha bekerja beberapa tahun sebagai tukang kayu, makanya dia mengerti bagaimana bikin perabotan dari kayu. Saya pernah tanya “kenapa berhenti jadi tukang kayu?” dia bilang “pendapatan (gajinya) kecil” karena dia hanya karyawan, beda halnya kalau dia yang punya perusahaannya, uangnya lebih banyak, maka dari itu suamiku putar haluan masuk sekolah perawat”.
Kayu-kayu ini akan dibuat kotak bunga atau Wadah TanamanKayu ini nantinya akan dibuat menjadi kotak atau Wadah Tanaman ukuran Besar
Nah karena beli itu mesin pemotong kayu, karyawan di Raiffeisen jadi kenal kami berdua. Kalau kami datang, langsung deh karyawannya menghampiri kami menanyakan ada yang bisa dibantu kah?. Suami dan saya cenggegesan “Hehehehe kita jadi terkenal ya disini :D”
Mesin Pemotong Kayu, sengaja dibeli Suami supaya bisa Membuat Sendiri peralatan untuk TamanBaru Beli Dua tanaman dan Satu pot BatuSebelah Kiri Bibit Ketumbar dan alat Penyiram tanaman ukuran mini
Kilas Balik Gagal Totalnya Proyek Berkebun. Beberapa hari lagi bulan Februari akan berlalu, yang artinya musim dingin akan berakhir dan musim semi akan datang diawal Maret, yang artinya lagi cuaca akan mulai hangat. Istilah hangat disini suhunya bukan diatas 20 derajat celcius ya, tapi suhu yang berkisar 8 – 10 an derajat C buat orang sini sudah dianggap hangat ;-). Memasuki musim semi maka orang-orang mulai kembali untuk berkebun atau sibuk nanam menanam berbagai macam bunga dan sayuran.
Dasar saya bandel gak mau dengar suami, jadi dimusim dingin (mulai akhir Nov 2011 sampai Januari 2012) saya tetap nekad menanam macam-macam bibit bunga dan sayuran. Media penyemaian atau potnya saya tidak taruh diluar karena suhunya minus. Tanamannya saya taruh dirumah, misal didapur (ditepi jendela dan belakang pintu) dan di pojokan ruang makan. Awalnya bibit-bibitnya sih tumbuh (senang banget deh!), namun cuma bertahan sebulan-an. Tanaman-tanaman yang baru beberapa centimeter mulai pada layu, lemes daun dan mati deh. Proyek gatot! (*gagal total). Ha-ha-ha-ha.
Proyek Penanaman yang Gagal Total dan Penyebabnya, antara lain :
• Tiga macam cabe. (cabe Thailand, cabe bulat dan paprika) dan tomat lonjong. Pada akhirnya tanaman-tanaman tersebut diatas mati semua. Berdasarkan analisa saya karena semua tanaman tersebut tidak mendapat sinar matahari. Walaupun ada satu dua hari kena matahari melalui pantulan kaca jendela, ternyata itu tidak cukup. Tanaman-tanaman tersebut butuh hangat matahari langsung.
• Pohon tomat ceri. Beli di supermarket khusus tanaman pada akhir Juli 2011. Sempat beberapa kali berbuah lebat dan panen. Saya pisahkan bibitnya supaya bisa ditanam lagi.
Video Tomat Ceri ketika sehat
Lewat pertengahan November pohonya mulai dihinggapi serangga putih bersayap. Kemudian seluruh daunnya mulai layu, akhirnya pohonnya botak tanpa daun dengan buah-buah tomat masih menggantung dengan berbagai warna hijau dan merah. Untuk menyelamatkan pohonnya (lihat dari youtube), saya potong semua ranting-rantingnya, hingga bersisa batang utamanya saja. Saya pindahkan ke pot kecil dengan tanah yang baru. Saya taruh didalam rumah. Tadinya mau saya buang karena batangnya sudah coklat, tapi kata suami tunggu saja dulu lihat sampai musim dingin berlalu. Iya deh saya tidak buang pohonya, lagipula akarnya masih banyak dan bagus. Untung saja biji tomatnya ketika dulu-dulu saya keringkan dan simpan sebagai bibit, kalau nggak wah tidak bersisa sama sekali pohonnya.
Bulan November 2011 tomat ceri mulai sakit, padahal didalam rumah
• Peterseli. (Bahasa Inggrisnya : Parsley) dan seledri (keduanya adalah jenis tanaman yang digunakan untuk membuat aneka sup). Saya sampai dua kali menanam. Pertama kali numbuh, batangnya tinggi-tinggi tapi ujungnya hanya dua daun, semakin hari layu satu persatu dan tamat riwayatnya. Kedua kali, saya berpikir dan mengikuti petunjuk penanaman, Oo mungkin karena kurang dalam dan kurang hangat lokasi sekitarnya?. Maka kedua pot saya letakan diruang makan, diatas jongkongkan disamping pemanas ruangan. Bibit-bibit saya tanam lebih dalam, si Peterseli mulai numbuh, namun seledri sampai sebulan tidak tumbuh!, si Peterseli akhirnya tamat riwayat dan saya cek tanahnya kering! Ha-ha-ha ya iyalah pot ditaruh disamping pemanas ruangan :P.
Penanaman Pertama Kali. Kiri Peterseli, kanan Seledri6.12.2011 Tanam bibit Peterseli (Petroselinum crispum) bibit Seledri setelah 12 hari24.01.2012 Peterseli Penanaman Kedua
• Bibit wortel. Ada wortel yang dari buah wortel (seminggu di kulkas, numbuh daun) dan saya tanam, dan ada yang dari bibit (biji). Saya lakukan penyemaian di tray penyemaian tanaman. Satu lubang penyemaian entah berapa bibit deh karena bibit (biji) wortel kecil dan halus sekali. Tray penyemaian saya letakan ditepi jendela dapur, maksudnya supaya tetap dingin dari marmer tepi jendela, kalau malam saya pindahkan ke belakang pintu dapur. Senang banget waktu bibitnya mulai tumbuh, tapi batangnya tipis sekali dan akhirnya dalam beberapa hari satu persatu layu dan tamat riwayatnya.
Wortel Supermarket Bertunas November 2011Wortel supermarket tumbuh subur6.12.2011 Bibit (biji) Wortel Mulai Tumbuh
• Kentang. Beli kentang dari supermarket, tidak langsung sekali masak, sisa taruh digudang, dalam seminggu mulai bermunculan mata tunas. Cuaca disini dingin, walau ditaruh dalam rumah ya kentang, bawang Bombay, bawang putih, bawah merah, wortel dalam seminggu disimpan di lemari atau kulkas maka mulai deh bermunculan tunas-tunas nya, jadi gak tega untuk dimasak he-he-he.
Beginilah kalau kentang tidak disegera dimasak, dalam 1-2 minggu muncul mata tunasnya, maka siap ditanam saja
Oh ya balik ke cerita si kentang. Wah sepertinya kentang lebih tahan cuaca dingin (dalam rumah), batangnya tinggi-tingi dan makin banyak bertunas, terus dan terus. Saya sampai buat rangka-rangka penyangga batang kentang. Tapi didapur mulai bermunculan serangga bersayap ukuran kecil-kecil yang hinggap di tanah pot kentang tersebut, tiap hari makin banyak serangganya. Saya sampai membuat pestisida buatan sendiri, mantap! Serangganya tertarik menghampiri pestisida tersebut.
Cairannya saya taruh di wadah plastik makanan ukuran besar dan diletakkan disamping pot kentang. Banyak serangga terperangkap dan mati. Walau banyak serangga yang mati, namun tiap hari tetap saja masih banyak serangga yang berterbangan didapur. Suami mulai komplain karena serangga tersebut. Ya weislah, kadang-kadang saya keluarkan pot tanaman kentang selama beberapa menit ke pekarangan supaya seranggannya juga terbang.
Selain pestisida diatas saya juga buat pestisida kedua, pernah lihat di youtube untuk pestisida alami, saya raciklah yakni kombinasi cabe yang dihaluskan, air dan cairan pencuci tangan. Suatu hari karena pot kelamaan diluar rumah, dan mungkin karena dosis pestisida kebanyakan cabenya?, batang kentang mulai lemas (layu), terkulai dan tamat riwayatnya. Cairan cabenya saya semprotkan ke tanah tanaman kentang, kebanyakan cabenya kali ya ha-ha-ha.
Kebun Kentang per 20.01.2012
• Pohon Cabe pemberian pasien suamiku di bulan November 2011. Daun dan buahnya lebat sekali, namun memasuki bulan desember, daun mulai lemas dan layu. Buahnya yang sudah merah, semuanya saya petik, menghindari ikutan layu dan mati suri seperti pohon tomat ceri. Setelah dipetik cabenya jangan dicuci simpan saja ditempat dingin atau masukkan ke freezer. Oh ya pohon cabe saya potong semua daun dan ranting-rantingnya (sudah layu), jadi hanya bersisa batang utamanya. Tidak seperti batang pohon tomat yang menjadi coklat, kalau batang pohon cabe ini tetap berwarna hijau.
17.11.2011 Pohon cabe Bulat Dikasih Pasien suamiku. Dimusim dingin tinggal batangnya saja alias mati suri
Sejak menetap di Jerman, saya menjadi tertarik untuk ngurusin tanam menanam. Tanaman awal yang saya pelihara adalah kaktus-kaktus milik suami, karena dia tidak sempat mengurusnya lagi, jadi sekarang saya yang mengurusnya. Saat ini sudah ada 17 pot kaktus, itu juga sudah bertambah 2 atau 3, karena kalau saya ke supermarket khusus perkebunan dan alat-alatnya, ga tahan lapar mata deh! 😛
Opps sebenarnya bukan mau cerita tentang koleksi kaktus saya saat ini sih, namun mau cerita apa yang terjadi kalau saya sedang lapar mata di supermarket khusus perkebunan.
Inilah hasil perburuan saya, Foto No.1. Total belanjaan 11,23 Euro. Saya tuh lapar mata kalau lihat benda-benda unik khusus yang murah-murah saja he-he-he.
Mari saya mau cerita isi kantong belanjaan saya ;-).
Foto 2. Beli tanaman atau bunga seperti di foto ini, maaf lupa namanya, karena saya pilih jenis yang masih kecil jadi tidak ada karton nama tanamannya, harganya juga hanya 1,99 Euro, so murah meriah. Kalau yang harganya hamper 5 Euro baru ada karton kecil nama tanamannya, nanti pas balik ke tokonya saya catat deh namanya. Oh ya tanamannya unik loh.
Lihat kan ada bunga utamanya ditengah dan besar, lalu disekelilingnya banyak tunas-tunasnya, nah itu tunas-tunasnya cepat sekali tumbuhnya, dalam beberapa hari harus segera saya pindahkan ke pot lebih besar. Niatnya sih nanti beberapa tunas mau saya potong supaya jadi bunga utamanya.
Selain tanaman diatas, saya juga beli pot bunga lucu dengan warna cerah. Kalau disini (Jerman) pot bunga ada wadahnya, jadi yang pertama kan pot bunga yang ada bolongannya dibawahnya, supaya air bisa keluar (mengalir) biasanya terbuat dari plastik polos, lalu pot tersebut di taruh lagi kedalam pot lain yang lebih besar dan bentuk atau warnanya bagus, jadi kita tidak perlu kuatir akan buat kotor kalau tanaman di taruh didalam rumah. Disini banyak sekali tanaman dijadikan dekorasi didalam rumah.
Foto 3. Kawat pengikat tanaman,
Foto 4. Plester pengikat tanaman.
Foto 5. kayu penyangga tanaman. Saya beli ketiganya, karena saat ini saya punya satu pohon tomat yang saya pelihara didalam pot, dan pohon tomat ini subur sekali, banyak cabang-cabang yang mulai besar jadi harus diperhatikan supaya kokoh, Buahnya juga sedang keluar banyak sekali loh, karena saya rajin tiap dua minggu, saya gunting daun-daun atau ranting penganggu atau kalau mulai terlalu banyak. Nanti dilain waktu saya cerita tentang pohon tomat saya :D.
Foto 6. Pot bunga, waktu comot barangnya belum tahu mau dipakai buat apa, nah sekarang sudah saya gunakan buat nanam bibit paprika, cabai Thailand dan cabe yang bentuknya bulat. Tiap lubang saya taruh dua bibit. Satu baris masih kosong, belum tahu mau nanam apa.
Foto 7. Niatnya mau beli obat anti lalat putih pada pohon tomat, malah beli mineral atau penyubur buat pohon tomat. Berhubung petunjuk penggunaan bahasa Jerman, belum sempat cari terjemahannya di internet, jadi belum saya gunakan.
Foto 8. Bibit Ketimun Foto 9. Bibit paprika. Iseng banget ya beli, padahal kan menjelang winter, mana bisa nanam-nanam di taman toh :P. Kalau paprika sudah mulai saya tanam, setelah tumbuh niatnya dibudidayakan di pot, kalau pohon ketimun apa bisa di budidayakan di pot ya he-he-he.. Kenapa saya budidayakan di pot, ya karena kalau malam tanamannya saya masukkan rumah, kasihan diluar dingin sekali, bisa-bisa layu dan mati tanamannya.
Kopi Luwak kopi yang Langkah dan Termahal didunia. Kemarin, saya teringat kalau saya pernah bawa satu bungkus kopi luwak dari Indonesia. Ketika saya ambil dari lemari, pas ada Frank masuk ruangan dimana saya berada, lalu saya pamerin deh kopinya, sambil bilang : “.. this is it The Rarest and The Most Expensive Coffee in The World“. Kemudian Frank berujar : ”.. Oo kopi yang dari kotoran hewan ya? ” lalu dia bawa kopinya turun kasih lihat mamanya 😉 .
Secangkir kopi baik untuk kesehatan, asal bukan Kopi dengan BKO
Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram. (wikipedia 02-08-2011)
Berikut ini video kopi luwak di youtube
Asal mula Kopi Luwak terkait erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan dari Yaman.
Pada era “Tanam Paksa” atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa ada sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih utuh dan tidak tercerna. Biji kopi dalam kotoran luwak ini kemudian dipunguti, dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh dengan air panas, maka terciptalah kopi luwak.
Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak pun adalah kopi yang mahal sejak zaman kolonial.
Impor kopi Jerman rata-rata di atas 1 juta ton per tahun dan merupakan pasar terbesar di seluruh Eropa dan pasar Jerman merupakan pasar yang sangat penting bagi kopi Indonesia. Impor kopi dari Indonesia ke Jerman tercatat 146 juta euro pada tahun 2008 dan dalam tiga tahun terakhir impor kopi Indonesia menunjukkan posisi ke lima sebagai pemasok kopi untuk pasar Jerman.
Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak.
Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami dalam perut luwak. Dan konon, rasa kopi luwak ini memang benar-benar berbeda dan spesial di kalangan para penggemar dan penikmat kopi.
Pulau Sumatera, Indonesia adalah penghasil kopi luwak terbesar didunia. Daerah utama produksinya antara lain Lampung, Bengkulu dan Aceh khususnya Gayo, Takengon, Sidikalang .
Anda tidak perlu kuatir akan keamanan kopi luwak, berdasarkan penelitian tidak ditemukan organisme yang berbahaya. Setelah dilakukan pencucian menyeluruh, dilanjutkan dengan Pemanggangan pada suhu tinggi.
Mengenal Raspberry Merah dan Hitam. Kami sering melewati tempat ini, dan beberapa hari lalu saya tertarik untuk memotret dan membuat video singkat tanaman liar yang namanya Raspberry. Saya juga mencicipi buahnya, rasanya ada manisnya, sedikit asam, sedikit pahit juga.
Karena tanaman ini tumbuh liar, ya jadinya silakan Anda ambil gratis.
Selain Rasberry, disebelahnya ada juga pohon ceri, yang jenis buahnya kecil-kecil, lalu agak jalan lagi ke depan kita bisa jumpai banyak sekali pohon apel ditepi jalan, yang juga bisa Anda ambil sebanyak Anda suka, alias gratis ;-).
Video Pohon Buah Blackberry Liar di Jerman
Raspberry atau himbeere (bahasa Jerman) adalah buah yang dapat dimakan dari banyak spesies tanaman genus Rubus, yang sebagian besar berada di Idaeobatus subgenus, nama tersebut juga berlaku untuk tanaman itu sendiri. Raspberry yang abadi. Nama “raspberry” awalnya merujuk pada spesies berbuah merah Eropa Rubus idaeus, dan masih sering digunakan hanya untuk merujuk kepada spesies tertentu.
Secara tradisional, raspberry adalah tanaman pertengahan musim panas, tetapi dengan teknologi baru, kultivar, dan transportasi, mereka sekarang dapat diperoleh sepanjang tahun. Raspberry membutuhkan sinar matahari yang cukup dan air untuk pembangunan yang optimal. Raspberry liar sering muncul sebagai gulma kebun, menyebar dengan biji yang ditemukan di kotoran burung.
Raspberry sangat kuat dan dapat secara lokal invasif. Mereka menyebar menggunakan tunas basal (juga dikenal sebagai pengisap); raspberry menyebar dengan baik, dan dapat mengambil alih kebun jika dibiarkan.
Daunnya dapat digunakan segar atau kering dalam teh herbal dan obat, memiliki rasa astringent, dan jamu yang terkenal efektif dalam mengatur menstruasi.
Raspberry merah (Rubus idaeus dan / atau Rubus strigosus) telah disilangkan dengan raspberry hitam (Rubus occidentalis) untuk menghasilkan raspberry ungu.
Nutrisi dan manfaat Rasberry.
Raspberry mengandung. sejumlah besar antioksidan polifenol seperti pigmen antosianin terkait dengan perlindungan kesehatan potensial terhadap beberapa penyakit manusia. Raspberry merupakan sumber yang kaya vitamin C, mangan dan serat makanan.. Isi vitamin B 1-3, asam folat, magnesium, tembaga dan besi yang cukup besar dalam raspberry.
Meskipun tidak ada studi klinis sampai saat membuktikan efek ini pada manusia, antioksidan dan antiproliferatif (chemopreventive) efek melawan kanker telah ditemukan dengan jumlah fenolat dan flavonoid dalam berbagai makanan termasuk raspberry.