Author: Emaknya Benjamin br. Silaen

  • Ditunggu Kunjungan Baliknya yaaaa

    Ditunggu Kunjungan Baliknya yaaaa

    Ditunggu Kunjungan Baliknya yaaaa. Saya mau curhat, mau nyampah disini boleh ya. Pengen numpahin unek-unek biar plong 😀 .

    Dulu sekali tahun 2009 waktu saya mulai ngeblog, 2 tahun pertama siapa sih yang ngelirik blog saya ini. Siapa pula yang sudi berkomentar di blog ini, bahkan yang memberikan “like” juga tidak ada.

    Kemudian saya mulai baca-baca artikel tutorial blog, bagaimana meningkatkan trafik, bagaimana supaya blog ramai pembaca dan ramai yang kasih komentar juga. Ringkasan kemajuan blog saya tulis di trafik blog.

    Rajin blog walking, mulai dapat teman-teman baru dimana kami saling mengunjungi, saling berkomentar. Makin hari makin banyak teman-teman blogger saya. Trafik makin naik dari teman blogger maupun dari mesin pencari yang mengantarkan banyak sekali orang ke blog saya ini. Saat ini sekitar 800 page views (tiap hari kerja) saya dapatkan dari mesin pencari. 2000 Page views setiap hari sudah biasa.

    Ditunggu Kunjungan Baliknya yaaaa.
    Friendship (Foto: gettyimages)

    Senang? tentu saja!. Namun belakangan jadi beban juga loh buat saya. Apalagi postingan ramai komentar saya senang sekaligus stres hahaha. Blog saya tentunya belum seramai yang komentar di blognya Arman atau Bebe sih 😀 .

    Stresnya knapa?:
    • Banyak komentar tentunya harus dibalas satu persatu. Untuk menunjukkan penghargaan “rasa terima kasih” kepada yang sudah berkomentar. Iya kalau saya punya banyak waktu akan saya balas langsung semua komentar, bagaiman kalau saya tidak banyak waktu untuk nongkrong di depan komputer atau tidak punya cukup waktu memegang tablet berlama-lama?.

    • Stres karena tiap hari pasti terima email pribadi yang banyak. Kalau hanya butuh jawaban singkat gampanglah ya, bagaimana kalau email curhat yang butuh jawaban panjang lebar dari saya. (Kadang saya “sim salabim tidak ada email, jangan ada email masuk pleasee” 😆 )

    Tipe email yang jadi sarapan atau makanan siang saya tiap hari:
    1. Misal curhat bagaimana cari jodoh bule, ko pacar bule (atau gebetan) saya begini, begitu, harus bagaimana nih kak?. Sudah join online datingnya, cara kerjanya bagaiamana?, cari bule yang baiknya bagaimana? Karena ketemu scammer melulu. Sudah ketemu jodoh lalu mau nikah, nanya cara ngurus suratnya ke saya juga, sudah saya kasih tahu buka tulisan ini, baca sebaik-baiknya disana, nanti dia nanya lagi!. Ko saya jadi seperti konsultan cari jodoh?.

    1. Bagaimana cara sekolah, kuliah dan kerja di Jerman. Ini kalau di jabarin macam-macam pertanyaannya bikin saya stres tingkat tinggi berkepanjangan. SAYA TIDAK SEKOLAH, TIDAK KULIAH BIDANG FARMASI dan TIDAK KERJA BIDANG FARMASI DI JERMAN. Kalau saya curhat (cerita) di blog mengenai tema tersebut ya itu impian saya, dan belum terwujud makkkk 😥 . Saya stress kalau ditanya-tanya melulu hiks. Sudah saya kasih tahu baca disini, disana. Join forum ini itu, nanti orangnya nanya lagi hiksss.

    Kalau mau kerja atau pindah ke Jerman, kamu tidak akan dapat visa kalau hanya „ya datang aja dulu ke Jerman, numpang si A, B atau C. Ada om saya bisa nampung katanya tinggal sama dia dulu, sekaligus bantu-bantu kerjaan dia di klinik. Urusan kerjaan nanti baru cari“. Hellooo saya kasih tahu ya, kamu tidak akan dapat visa. Visa PASTI DITOLAK kalau situasinya seperti itu. Kalau mau kerja harus sudah dapat surat kontrak kerja dulu dari perush di Jerman. Kalaupun sudah dapat kontraknya kamu akan berurusan dengan pihak tenaga kerja “Arbeitsamt” Akan ditanyain ke kamu dan perusah yang terima kamu. “Kenapa ambil tenaga kerja dari luar Jerman? Apakah tenaga kerjanya tidak ada di Jerman? Kalau tidak ada baru dipertimbangkan keluarnya visa”.

    Belakangan banyak tenaga kerja perawat lansia didatangkan dari Cina kalau Vietnam banyak yang magang ke sini, karena Jerman kekurangan tenaga kerja.

    Saat ini 2,4 juta warga membutuhkan perawatan lansia, dan angka ini diperkirakan naik menjadi 3,4 juta pada tahun 2030 – dan lebih dari 100.000 pekerja terampil diperlukan. Menurut Badan Statistik Jerman, sekitar 950.000 orang saat ini bekerja untuk perawatan geriatrik di Jerman.

    (ngutip DW lengkapnya baca Jerman Tengok Imigran untuk Kerja di Panti Jompo dan Perawat Lansia dari Mekong)

    Jadi perawat lansia memang enak? tidakkk, sering sekali Frank bilang “..dasarr kerjaan brengsekkk”. Lain waktu saya ceritain kerjaan suamiku tercinta deh ya 😉 . Kalau berminat cari kerja di Jerman silakan cari tahu sendiri ya, saya tidak akan jawab kalau ada yang nanya-nanya. Ko saya jadi seperti konsultan sekolahan atau kerja?.

    1. “Berapa kelembapan udara di Jerman tiap musimnya?“ (ditanyakan seseorang yang mau expansi bisnis ke Jerman kali ya). „Kalau bulan Februari sekitar jam 7 pagi masih gelap kah, soalnya mau kursus pagi atau siang aja baiknya ya?“. „Dari bandara Frankfurt ke Berlin, ke Belanda, ke Swiss naik apa, berapa lama, nginep dimana?“. „Contoh toko-toko dijalan ini jualan apa saja aja ya?”. Bahkan yang mau nulis novel nanya-nanyanya ke saya gubrak.com.

    2. Nanya-nanya visa, kenapa ditolak (kalau ditolak hanya petugas visa dan Tuhan yang tahu, knapa nanya ke saya hikss). Nanya-nanya cara nikah di Jerman, di Swiss, dan Negara lain, baiknya nikah di Indonesia atau di luar negeri?. Nikah beda agama tempatnya dimana, dinegara mana, bagaimana caranya?, bahkan contact personnya nanya ke saya juga. Padahal di tulisan dan website yang saya tunjukkan sudah ada informasinya, dibagian atas kiri atau kanan website.

    3. Nanya-nanya mengenai tanaman, kenapa begini, kenapa begitu. Didaerah panas cocoknya nanam apa?. Nah tipe email begini masih bisalah saya layani karena sesuai hobi saya. Itupun kalau yang ditanyakan sudah pernah saya alami (pengalaman).

    Masih banyak tipe emailnya, nanti kalau ingat saya tambahin deh ya, atau buat bagian II 😀 .

    Tipe-tipe email yang saya jelaskan diatas itu sebenarnya bisa cari jawabannya di google ko. Mengesalkan itu kalau kamu termasuk tipe yang malas membaca dan malas cari tahu sendiri. Gampang langsung nanya saja beres toh?.

    Saya sering curhat ke Frank, dan Frank tahu ko saya mauuuu yaaa balasin satu persatu email begitu 🙄 . Frank sampai berulang kali nanya loh “kamu dapat duit ga kalau jawab-jawab email begitu banyak? Minta banyaran 1 euro kek per email”. Bahkan pernah saya sindir seseorang yang berulang kali nanya-nanya melulu bahkan nanya tempat tinggal saya “mau kirim parcel kesaya?”. Sumprit deh saya tidak pernah menarik bayaran dari email yang saya jawab. Bahkan tidak menerima ucapan terima kasih juga tidak masalah kooo tapi sebel kan kalau ada yang email diujung kalimat “di tunggu segera balasannya!”. Kalau saya dibayar ya saya segera balas, tipe email seperti itu malah saya cuekin!.

    • Stres kalau yang berkomentar di blog saya menuntut “ditunggu kunjungan baliknya”. „Mampir ya“ sampai dikasih link tulisannya supaya mata saya bisa melihat jelas?? 😯 . Saya jawab komentar ybs, nanti begitu lagi „ditunggu kunjungannya“.

    Padahal ya menurut saya „kalau kamu sudah bisa berkomentar di blog seseorang apalagi blog yang ramai pengunjung dan tinggi trafiknya, itu sudah memberikan kesempatan orang lain untuk melihat id kamu toh? Bukan hanya si pemilik blog“.

    Belakangan kalau saya blog walking, beneran yaaa saya TIDAK MENGHARAPKAN segera dikunjungi balik dan dikomentari postingan saya oleh blogger dimana saya sudah berkomentar. Jika saya bisa berkomentar, maka saya sudah menitipkan id saya, nama blog saya di blog tersebut.

    Saya kasih tahu ya, saya menerima banyak sekali trafik dari blog yang saya komentari misal blog Bebe, Melissa, Noni, Arman, Sondang, Fascha, dll, silakan lihat foto dibawah ini, banyak sekali backlink yang mampir ke blog saya.

    Url atau Perujuk Penyumbang Trafik ke Blog Pursuingmydreams.com. Data 3 bulan Terakhir, data yang teratas saja ya, terlalu pajang hingga ke bawah
    Url atau Perujuk Penyumbang Trafik ke Blog Pursuingmydreams.com. Data 3 bulan Terakhir, data yang teratas saja ya, terlalu pajang hingga ke bawah

    Apakah dari yang punya blog? Apakah yang punya blog punya waktu mampir ke blog saya? TIDAK, mungkin yang punya blog sedang sibuk mengurus rumah tangga, sibuk kerja, sibuk mengurus bayi yang baru lahir dan kesibukan lainnya. Saya TIDAK mengharapkan dikunjungi balik, tapi teman-teman yang punya blog penasaran pengen tahu siapa sih saya dan saya mendapat banyak trafik lohhh 😉 .

    Per 2 Maret 2014 follower blog saya berjumlah 1.017 (kalau teman-teman sosial media tidak termasuk angka tersebut ya) entah dari mana saja mereka hingga berjumlah 1.017 hehe. Saya senang banyak yang mengikuti blog saya, namun disisi lain saya harus berhati-hati menuliskan sesuatu yang pribadi, bahkan nama lengkap suami dan saya sudah saya hapus dari “About me” untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Kalau kamu bertanya-tanya kenapa saya belakangan ini sering menutup akses komentar blog. Jawabannya karena saya tidak punya waktu banyak nongkrong di depan komputer, tidak punya banyak waktu untuk blog walking. Stres karena banyak yang sudah berkomentar di postingan saya BERHARAP kalau saya sesegera mungkin 1X24 jam segera berkomentar juga di blog mereka. Serasa saya berhutang 😐 .

    Heloo apakah saya meminta kamu berkomentar di blog saya?. Nah daripada pusing jadi saya tutup akses komentar postingan saya. Padahal banyak juga teman-teman blogger yang tulus komentar di blog saya tanpa mengharapkan kunjungan balik kan? Hanya ingin berkomunikasi dengan saya bener kan? 🙂 .

    Sepertinya nantinya disetiap akhir postingan tulisan akan saya berikan kalimat begini: „Silakan berkomentar, namun yang mengharapkan kunjungan balik atau berharap saya akan berkomentar balik di blog kamu. JANGAN BIKIN KOMENTAR di postingan saya ini yasalamdamai 😆 .

    Baca Juga:
    5 Tips Etika Berkomentar di Blog
    3 Tipe Komentar yang “Ga banget deh!”
    Tips Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog

  • Jurnal Kehamilan Screening Test

    Jurnal Kehamilan Screening Test

    Jurnal Kehamilan Screening Test . Memenuhi permintaan banyak teman blogger yang katanya tidak bisa eksis dan tidak bisa cerewet berkomentar gara-gara beberapa tulisan saya tutup akses komentarnya hihi :mrgreen: maka tulisan ini bisa dikomentarin deh 😀 . (*yang berkomentar sekaligus berpromosi, dengan berat hati link tulisan atau promosi tersebut akan saya hapus).

    Saya mau cerita mengenai Screening test alias Amniocentesis alias Fruchtwasseruntersuchung yang saya jalani 3 Februari lalu. Saya dirujuk dokter kandungan di kota tempat tinggal saya ke klinik di Mannheim, karena peralatan di Mannheim lebih lengkap dan alat USG nya lebih canggih.

    Apakah yang dimaksud dengan amniosentesis?

    Jurnal Kehamilan Screening Test. yang dimaksud Screening Test Amniocentesis
    yang dimaksud Screening Test Amniocentesis

    Amniosentesis adalah tes medis untuk skrining bayi (screening babies), di mana dokter mengambil sedikit cairan ketuban (kira-kira 15- 30 ml). Cairan ketuban ini mengandung beberapa jaringan dari embrio atau janin yang menyimpan informasi genetik penting. Sampel (cairan) ini kemudian diperiksa dan dilakukan pengujian di laboratorium untuk memeriksa kelainan apapun, misalnya kemungkinan adanya cacat lahir.

    Amniosentesis adalah tes diagnostik, dimana kita akan bisa mengetahui kondisi tertentu dari janin dan juga dengan tes ini akan diketahui jenis kelamin si bayi. Jadi bagi kamu yang tidak ingin mengetahui lebih awal jenis kelamin bayi, lebih baik beritahukan dulu ke dokternya sebelum tes dimulai.

    Contohnya Frank, sejak awal dia bilang dia tidak ingin mengetahui lebih awal jenis kelamin bayi kita, dia ingin pas menggendong si anak, baru dia tahu perempuan atau laki. Alasan dia sih supaya surprise gitu loh 😀 Saya menghargai keinginan dia. Saya sih mau tahu lebih awal, jadi tahu mau beli baju dan perabotan si bayi kan 😉 .

    Pada usia kehamilan berapa bulan dilakukan amniosentesis?
    Amniosentesis (atau prosedur lain, yang disebut chorionic villus sampling (CVS) ) dapat mendiagnosa masalah di dalam rahim. Amniosentesis biasanya dilakukan ketika usia kehamilan antara 16 dan 22 minggu.

    Pada kondisi seperti apa, seorang ibu hamil menjalani amniosentesis, bolehkan tidak menjalaninya?

    Jangan kuatir, tes ini tidak menyebabkan keguguran. Kita hanya akan ditawarkan amniosentesis ini jika ada kemungkinan besar bayi kamu memiliki kelainan kromosom atau kelainan genetik. Kalau resikonya sangat kecil akan hal tersebut, kita tidak akan ditawarkan menjalaninya 😉 .

    Ibu hamil akan ditawarkan amniosentesis jika:
    • Skrining tes seperti tes darah dan test nuchal (Nuchal translucency / NT) menunjukkan bayi Anda memiliki risiko tinggi mengalami masalah kromosom.*test Nuchal translucency / NT untuk mengetahui apakah ada pengumpulan cairan bawah kulit di bagian belakang leher bayi Anda. Semua bayi memiliki cairan di bagian belakang leher mereka, namun pada bayi dengan Down sindrom cairan tersebut mengalami peningkatan.
    • Hasil USG menunjukkan masalah dengan bayi Anda, seperti cacat jantung, yang mungkin menandakan adanya kelainan kromosom.
    • Anda memiliki keluarga atau kerabat yang memiliki kelainan genetik.
    • Umur ibu hamil 35 tahun yang dianggap usia rawan

    Sebelum tes dimulai Frank dan saya diwawancarai dokter dulu (tidak persiapan, tidak tahu bakalan ditanyakan hal ini). Kita ditanya mengenai riwayat keluarga kami berdua. Apakah ada penyakit tertentu mulai dari garis kakek nenek, orangtua, saudara kandung, paman dan bibi, anak-anak dari saudara kandung, saudara sepupu apakah ada penyakit tertentu yang mereka derita. Pertanyaan dokter membuat saya berpikir agak lama, menggingat satu persatu dari saudara-saudara saya tersebut. Tahu sendiri kan orang Indonesia banyak sekali saudara-saudaranya 😀 . Saya 4 bersaudara, trus mama berapa saudara kandungnya, bapak juga, lalu sepupu, lalu anak-anak adik saya, anak-anaknya para sepupu. Beneran mikir lama deh 😳 A nikah dengan si B anaknya berapa, anaknya sehat atau tidak. Sepupu yang itu tidak menikah sehat atau tidak. Nah dokternya menggambar pohon keluarga sambil menulis informasi penting yang Frank dan saya berikan. Puji Tuhan dari garis keluarga Frank dan saya tidak ada risiko yang berbahaya.

    Setelah setuju bersedia menjalani pemeriksaan amniosentesis, maka Frank dan saya menandatanggani surat pernyataan, ko serem ya 🙁 .

    • Ibu hamil atau si suami memiliki risiko besar mewariskan penyakit tertentu ke janin, seperti misalnya penyakit Anemia sel sabit (Sickle-cell disease (SCD) ).

    Anemia sel sabit adalah kondisi serius dimana sel-sel darah merah menjadi berbentuk bulan sabit, seperti huruf C. Sel darah merah normal berbentuk donat tanpa lubang (lingkaran, pipih dibagian tengahnya), sehingga memungkinkan mereka melewati pembuluh darah dengan mudah dan memasok oksigen bagi seluruh tubuh. Sulit bagi sel darah merah berbentuk bulan sabit untuk melewati pembuluh darah terutama dibagian pembuluh darah yang menyempit, karena sel darah merah ini akan tersangkut dan akan menimbulkan rasa sakit, infeksi serius dan kerusakan organ tubuh.

    • Wanita yang pernah hamil sebelumnya, dan mengalami kelainan genetik pada janinnya.
    • Wanita yang hamil di usia rawan (diatas 35 tahun) nah makanya saya ditawarin tes ini karena saya hamil anak pertama ini di usia 35 tahun.

    Kalau Anda ditawari atau berminat mengikuti tes amniosentesis ini berikan informasi yang sedetailnya ke dokter Anda, kalau misal tidak tahu riwayat kesehatan keluarga bisa tanya orang tua atau tanya keluarga dulu, baru berikan informasi yang jelas ke dokter kandungan Anda, jadi tidak asal jawab berdasarkan kira-kira saja, kuatir nantinya salah kan. Tanya dokter kandunganmu juga mengenai pro kontra mengikuti tes ini, pokoknya kalau sudah sreg ikutan, baru deh jalani 😉 .

    Jika Anda ingin mengikuti test ini (amniosentesis) karena alasan kondisi genetik, memiliki risiko penyakit keturunan, Anda akan ditawarkan mengikuti chorionic villus sampling ( CVS ) sebagai gantinya, karena CVS memberikan diagnosis lebih awal. Apa itu chorionic villus sampling ( CVS ) silakan infonya di http://www.babycentre.co.uk/a328/chorionic-villus-sampling-cvs .

    Berapa biaya amniocentesis alias Fruchtwasseruntersuchung? Apakah asuransi menanggung semua biaya?

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Menanam Tulip di Iklim Tropis Jakarta

    Menanam Tulip di Iklim Tropis Jakarta

    Sahabat berkebun, saya lanjut lagi ya mau berbagi informasi mengenai tanaman. Masih pengalamannya Steven di Jakarta. Sebelumnya Steven berbagi pengalaman dia menanam bibit bunga musim semi yang namanya Hyacinthus. Nah kali ini eksperimen dia menanam tulip-tulip.

    Sumpeh deh mabok nih bikin tulisannya 😳 maksud saya merangkum semua pengalaman (dari email-email) Steven yang banyak sekali. Mau enaknya sih minta Steven buat rangkuman eksperimen dia ya, tapi saya tidak enak ah 😀 . Steven sudah baik hati berbagi pengalamannya, bisa dipentung saya kalau minta bersihnya saja dibuatin rangkumannya hahaha :mrgreen: .

    Jadi buat yang selama ini penasaran, dan berulang kali nanya melalui email bagaimana eksperimennya Steven menanam bibit-bibit tulip di Indonesia (Jakarta), berikut ini laporannya yaaa 😉 .

    Steven: “Tak ada ruginya mencoba, ternyata di indonesia walaupun tidak di daerah dingin, tulip bisa tumbuh asalkan mengerti perawatannya dan intinya harus sabar (saya seminggu sekali cek bersihkan jamur baik ketika cold treatment maupun ketika sudah ditanam di pot)“.

    Bibit-bibit bunga musim semi, seterusnya saya hanya fokus ke Tulip saja ya. Tulisan akan saya kombinasi, antara pengalamannya Steven dan beberapa artikel yang saya temukan (baca di internet) tentunya yang berhubungan dengan topik menanam tulip di iklim hangat/tropis.

    Di negara 4 musim bibit-bibit (bulb) tulip ditanam mulai musim gugur hingga musim dingin (September hingga Desember), ketika cuaca mulai sejuk hingga dingin (sebelum tanah menjadi keras).

    Di negara yang tidak ada musim dinginya, maka harus dilakukan cold treatment terhadap bibit-bibitnya. “Cold Treatment” yang dimaksud adalah dengan menyimpan bibit (bulb) nya didalam kulkas.

    2 kunci sukses tulip tumbuh di iklim hangat (tropis) adalah “periode pendinginan” dan “akar yang sehat”.

    1. Proses Pendinginan (Cold Treatment)
    Kebanyakan tulip membutuhkan setidaknya 12-14 minggu “periode dingin” untuk menghasilkan bunga yang indah. Hal ini sulit dilakukan di iklim hangat/tropis, sulit namun TIDAK mustahil.

    Kamu bisa melakukan “cold treatment” dengan cara mudah, yakni menyimpan bibit-bibit (bulbs) tulip dalam lemari pendingin (kulkas) pada suhu 1,7 hingga 12,8° C. Simpan bibit 6-16 minggu. Tempat untuk membungkus (menyimpannya) gunakan koran atau karton telor. Kalau tidak tahu karton telur google saja “egg cartons” itu loh kalau beli telor di supermarket kan ada tempatnya nah itu terbuat dari karton gitu ya”.

    Menyimpan bibit-bibit tulipnya Jangan dicampur dengan buah-buahan, terutama apel. Buah-buahan yang telah matang akan mengeluarkan gas etilen yang akan membunuh / merusak bunga dalam bulb.

    Steven membungkus bibit-bibitnya menggunakan plastik ziplock.

    Mengapa membungkus bulb nya menggunakan plastik ziplock? Steven bilang karena dia tidak punya kulkas pribadi, terpaksa menggunakan kulkas sayur. Sayur-mayur ternyata juga menghasilkan gas Etilen yang bisa mengagalkan pembungaan pada umbi, jadi antisipasinya membungkus bulb menggunakan plastik ziplock.

    Kalau menyimpannya dalam plastik harus rajin mengecek keadaan bulbnya karena akan ada embun dalam plastiknya dan meneteskan air, dan akan menimbulkan jamur. Jadi harus rajin bersihkan jamurnya.

     

    Bagi yang ingin beli bibit tulip silakan klik bibit tulip 2015

    2. Penanaman

    Menurut Steven:
    • Akar tulip akan tumbuh sekitar 6-8 minggu. Tunasnya sendiri tumbuh tergantung dari jenis tulipnya. Yang jenis Early muncul setelah 10-12 minggu, jenis middle mungkin sekitar 12-14 minggu, untuk yang jenis Late walaupun di tanamnya bersamaan tetap butuh waktu 15-16 minggu baru muncul tunasnya.
    • Yang Double Late sangat lambat tumbuhnya, mungkin harus benar-benar lebih dari 4 bulan baru muncul.
    • Tulip-tulip pertama keluar dari kulkas tanggal 8 febuari 2014 ini, sengaja simpan 19 minggu, yang upstar sampai sekarang akarnya saja belum keluar dari bawah pot, tunasnya juga masih ngumpet.
    • Tulip Foto 1 paketnya sampai jakarta tgl 27 September 2013 dan langsung direndam (saya coba direndam dan tidak direndam hasilnya sama saja).

    Menanam Tulip di Iklim Tropis (Jakarta). Foto 1. Paketnya sampai Jakarta 27 September 2013 bibitnya langsung direndam (saya coba direndam dan tidak direndam hasilnya sama saja)
    Foto 1. Paketnya sampai Jakarta 27 September 2013 bibitnya langsung direndam (saya coba direndam dan tidak direndam hasilnya sama saja)

     

    • Foto 2 : Darwin apeldoorn elite’s tunasnya sudah mulai keluar dari tanah, saya tanam tulipnya cuma 2-3 cm dari permukaan tanah. Kalau di luar negeri ditanamnya bisa 3-6 inch karena cuacanya terlalu ekstrim kadang dinginnya sampai beku, jadi itu untuk antisipasi agar umbinya tidak membeku dan rusak.

    Foto 2. Darwin Apeldoorn Elite's Tunasnya Sudah Mulai Keluar dari Tanah. Saya tanam tulipnya cuma 2-3cm dari permukaan tanah. Foto 8.01.2014
    Foto 2. Darwin Apeldoorn Elite’s Tunasnya Sudah Mulai Keluar dari Tanah. Saya tanam tulipnya cuma 2-3cm dari permukaan tanah. Foto 8.01.2014

     

    Foto 3 : Akar Darwin Apeldoorn Elite's sampai keluar dari pot (saya pakai pot ukuran sekitar 12/13 cm), tidak sangka akarnya panjang juga. Foto 8.01.2014
    Foto 3 : Akar Darwin Apeldoorn Elite’s sampai keluar dari pot (saya pakai pot ukuran sekitar 12/13 cm), tidak sangka akarnya panjang juga. Foto 8.01.2014

     

    Untuk bibit-bibit tulip yang belum tumbuh saat pengiriman, saya cold treatment 19 minggu. Tapi untuk bibit yang sudah terlanjur ada tunas, saya tetap masukan ke kulkas dengan media sampai tunasnya hijau dan agak besar. (Steveen berarti kulkasmu besar yaa?? ko bisa masukin media tanam juga?? 😀 ).

    3. Media Tanam Tulip & Penyiraman

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Semangat Musim Semi Update kebunku

    Semangat Musim Semi Update kebunku

    Semangat Musim Semi Update kebunku. Sahabat berkebun, saya ingin memperlihatkan pertumbuhan bibit-bibit bunga musim semi yang telah saya tanam dari musim gugur tahun lalu (eh ada tanaman lain juga sih ga apa-apa ya). Iyaa saya tahu kalau banyak yang penasaran kan mau tahu bagaimana kebunku saat ini? Makanya saya kasih tahu update nya nih 😀 .

    Sebenarnya saat ini belum masuk musim semi, namun suhunya sudah menunjukkan suhu musim semi. Kalau siang sudah lebih dari 10 derajat, belum lewat 15 derajat C. Kalau malam terkadang masih dingin antara 2-7 derajat, makanya saya ragu-ragu mau membuka bungkusan tanaman mawar-mawar.

    Semangat Musim Semi Update kebunku. Suhunya sudah hangatt padahal belum masuk musim semi loh. Jam 12 siang suhunya 14,8 derajat C
    Suhunya sudah hangatt padahal belum masuk musim semi loh. Jam 12 siang suhunya 14,8 derajat C

    Pertama mau kasih lihat balkon dulu ya. Balkon belakang saja, karena kalau di balkon depan hanya pot-pot kosong saja 😳 .

    Balkon Belakang. Rumah Burung itu untuk taruh makanan buat burung liar, berhubung musim dinginya tidak parah jadi ga ada burung yg datang cari makan
    Balkon Belakang. Rumah Burung itu untuk taruh makanan buat burung liar, berhubung musim dinginya tidak parah jadi ga ada burung yg datang cari makan

     

    Masih Balkon Belakang, ini sudut lainnya. Saya bahagia banget kalau matahari bersinar cerah
    Masih Balkon Belakang, ini sudut lainnya. Saya bahagia banget kalau matahari bersinar cerah

     

    Beberapa macam Bunga-bunga Musim semi seperti Tulip, Allium mulai tumbuh. Yang dibungkus itu mawar-mawarku, yang paling tinggi itu pohon mawar, lebih tinggi dari saya hehe. Lalu ada Wisteria yang sudah rontok daunnya
    Beberapa macam Bunga-bunga Musim semi seperti Tulip, Allium mulai tumbuh. Yang dibungkus itu mawar-mawarku, yang paling tinggi itu pohon mawar, lebih tinggi dari saya hehe. Lalu ada Wisteria yang sudah rontok daunnya

     

    Berikut ini greenhouse kecil, dibuatin Frank dua tahun lalu. Lumayanlah buat naruh pot-pot yang kecil atau buat penyemaiaan. Sayangnya tutup plastik penutupnya tidak rapat, salahkan yang potong, mau beli lagi ogah hehe.

    Greenhouse Mini bikinan suami. Lumayan buat naruh pot-pot kecil
    Greenhouse Mini bikinan suami. Lumayan buat naruh pot-pot kecil

     

    Ada apa saja didalam greenhousenya :

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

     

    Yang bukan tanaman (bunga musim semi) :

    Bawang merah

    Bawang Merah yang tahan suhu dingin
    Bawang Merah yang tahan suhu dingin

    Taruh diluar tetap hidup, hebatt. Sebelah kiri dikasih temanku Iluh lalu kutanam, yang kanan beli di toko India. Kalau nanam bawang putih tidak pernah berhasil.

    Digitalis Purpurea

    Digitalis (Inggris: Foxglove, Jerman: Fingerhut)

    Digitalis Purpurea, Foxglove, Fingerhut. Saya tanam dari bibitnya
    Digitalis Purpurea, Foxglove, Fingerhut. Saya tanam dari bibitnya

    Saya nanam dari benih bunganya. Ukuran benihnya kecil sekali seperti pasir. 2 tahun mencoba nanam benihnya namun gagal tidak berhasil tumbuh 😥 . Tahun lalu sukses besar banyak yang numbuh ada beberapa saya kasih ke teman (malah mati). Berhubung terlalu banyak saya pilih 5-6 yang terbaik, lainnya saya buang. Ketika musim gugur, bulan November saya satukan semuanya ke satu pot agak besar. Dibagian dasar pot saya kasih banyak sekali kompos (cincangan kasar daun-daun dan sayuran berikut kulit telur/sampah dapur).

    Karena taruh dibalkon, untuk menghadapi musim dingin maka saya bungkus potnya dengan kain dua lapis. Tidak disiram sama sekali sejak November tahun lalu, karena malas buka tutup pembungkusnya 😳 . Baru 19 Feb 2014 lalu saya buka, senang sekali ternyata tanamannya hiduppp 😎 .

    Fingerhut ini akan berbunga ditahun kedua. Beberapa tahun lalu saya beli jadi tanamannya ketika jalan-jalan ke Belanda.

    Saya penasaran lihat bunganya, hasil dari yang saya tanam sendiri.

    Bunganya seperti dibawah ini (Foto tahun 2012)

    Close-up Digitalis purpurea or Lady's Glove (Foto: dok. pribadi)
    Close-up Digitalis purpurea or Lady’s Glove (Foto: dok. pribadi)

    Buat pengemar bunga berikut ini, tahan nafas kalian hehe 😀 . Inilah si cantik si imut Maiglöckchen (Convallaria majalis) atau Lily of the Valley.

    Berhubung tahun lalu saya beli bibitnya tidak tumbuh sudah setahun saya tanam, tuh potnya belum saya bongkar masih berharap akan tumbuh haha 😆 . Jadi bulan lalu saya beli tanaman jadinya saja, walau mahal, biarinlah yang penting hati senang 😉 . Ketika beli saya pilih yang bunganya masih banyak yang kuncup.

    Maiglöckchen (Convallaria majalis). Lily of the Valley
    Maiglöckchen (Convallaria majalis). Lily of the Valley

    Oh ya balik lagi ke foto-foto tulip saya di balkon ya

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

     

    Jadi segitu saja tulip-tulipnya ? tidaakk masih banyakk, ada yang di loteng rumah 😆 .

    Tulip-tulipku yang masih di loteng rumah, supaya tidak kena hujan taruh sini dulu, kalau sudah tumbuh lebih tinggi baru taruh luar rumah
    Tulip-tulipku yang masih di loteng rumah, supaya tidak kena hujan taruh sini dulu, kalau sudah tumbuh lebih tinggi baru taruh luar rumah

    Berhubung cuaca masih mendukung alias masih dingin, jadi saya nanam lagi bibit-bibit tulip dan Hyacint. Sudah pada numbuh sendiri bibit-bibitnya (bulb) jadi harus cepat ditanam deh, supaya tidak kempes umbinya.

    Karena cuaca masih mendukung (dingin) jadi saya nanam lagi Tulip-tulip
    Karena cuaca masih mendukung (dingin) jadi saya nanam lagi Tulip-tulip

     

    Mau ngomongin bunga Hyacint lagi ya

    Bunga Hyacinth nanam lagi yukk
    Bunga Hyacinth nanam lagi yukk

     

    Foto 1. Hyacint orange yang saya tanam dengan media air saja (mau coba-coba nih, orang-orang pada pamerin model begini di internet ko bisa tumbuh bagus ?). Ternyata punya saya jelek sekali 😥 ya iyalah cuma pakai air saja sih hehe. Atas saran teman berkebun saya Gita, airnya saya berikan mecin. Tidak terlalu berpengaruh karena bibitnya sudah terlanjur tumbuh dan berbunga.

    Foto 2. Setelah patah semangat saya sirna, jadi saya mau coba tanam lagi dengan metode pakai air juga. Sejak awal airnya sudah saya berikan mecin. Mecin disini berguna sebagai pupuk ya. Kalau pakai pupuk cair dari toko kuatir air jadi keruh, karena pupuknya berwarna. Kalau sudah berhasil akan saya update lagi di blog ya.

    Foto 3. Itu dua anakan hyacint orange yang no.1. Saya pisahkan dan tanam di pot terpisah. Indukannya sudah saya potong daun-daunnya.

    Foto 4. Saya mau coba-coba (ngikutin orang, lihat dari internet) tanamnya dalam pot kaca, potnya ga bolong, jadi nyiramnya pakai botol semprot, atau dari tepi pot kacanya, semoga tumbuh baik.

    Sampai disini dulu update kebun saya. Jika ada perkembangan lebih lanjut akan saya ceritakan lagi. Oh ya saya masih menyusun tips penanaman tulip yang dilakukan Steven di Jakarta. Ada beberapa tulipnya Steven sudah mekar, yang gagal juga banyakkk. Kalau sudah rapih akan saya posting di blog ya.

    Happy Gardening all!

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Bibit Bunga Hyacinth yang ditanam di Jakarta

    Bibit Bunga Hyacinth yang ditanam di Jakarta

    Bibit Bunga Hyacinth yang ditanam di Jakarta. Sahabat berkebun, Steven teman berkebun saya di Jakarta yang menanam bibit bunga musim semi Hyacinth akan berbagi pengalamannya menanam Hyacinth 😎 .

    Seperti tulip, krokus, Narcissus, Alium dan lain-lain bibit-bibit bunga musim semi, maka bibit (bulb) Hyacint juga harus melalui cold treatment. Di Negara 4 musim Hyacint mulai di tanam ketika musim gugur, sekitar bulan September hingga Desember ketika cuaca mulai dingin.

    Bagi yang berdomisili tidak di Negara 4 musim “Cold Treatment” yang dimaksud adalah dengan menyimpan bibit (bulb) nya didalam kulkas.

    Bagaimana cara cold treatmentnya?

    Kalau saya menyimpan bulb hyacinth dikulkas atau taruh di loteng rumah, saat musim dingin sama dinginnya seperti kulkas.
    Bulb dibungkus koran atau tissue yang tebal sedangkan Steven di Jakarta menyimpannya menggunakan plastik ziplock yang biasa digunakan untuk membungkus obat di apotik.

    Simpan bulb Hyacithnya JANGAN di freezernya. Jangan dicampur dengan buah-buahan, terutama apel. Buah-buahan yang telah matang akan mengeluarkan gas etilen yang akan membunuh / merusak bunga dalam bulb.

    Mengapa Steven membungkus bulb nya menggunakan plastik ziplock? Steven bilang karena dia tidak punya kulkas pribadi, terpaksa menggunakan kulkas sayur. Sayur-mayur ternyata juga menghasilkan gas Etilen yang bisa mengagalkan pembungaan pada umbi, jadi antisipasinya membungkus bulb menggunakan plastik ziplock.

    Tulisan Terkini

    Berapa lama cold treatmentnya?

    Menurut Steven:
    • Cold treatmentnya 1-2 bulan. Kalau mau bagus bunganya dan tinggi harus 19 minggu simpan bibitnya (bulb) dalam kulkas. Jadi lamanya seperti cold treatment tulip.
    • Tunasnya biasa muncul di minggu ke 6-8. Boleh di keluarin, bisa tumbuh, cuma bunganya tidak tinggi. (Pantas punyaku ko bantet hyacinthnya, cuma sebulan di cold treatmen hehe 😀 . Oh ya bibit yang bantet/pendek adalah bulb dari tahun sebelumnya, jadi bukan bibit baru beli, kalau punya Steven bibit baru).

    Sudah selesai masa cold treatment, proses selanjutnya?

    Bibit Hyacinthnya keluarkan dari kulkas jika ujung tunasnya sudah mulai tumbuh sedikit.

    Contohnya seperti hyacinth Nella dibawah ini:

     23 November 2013 sudah satu bulan Umbi Hyacint berada dalam kulkas, siap ditanam. Sudah mulai tumbuh yaa
    23 November 2013 sudah satu bulan Umbi Hyacint berada dalam kulkas, siap ditanam. Sudah mulai tumbuh yaa

    Atau contoh Hyacint Steven dibawah ini:

    Bibit Bunga Hyacinth yang ditanam di Jakarta. Hyacinth-hyacinth sudah mulai besar tunasnya. Steven email 8 Jan 2014
    Hyacinth-hyacinth sudah mulai besar tunasnya. Steven email 8 Jan 2014

    Bagaimana cara menanamnya? Apa menggunakan kompos?

    Menurut Steven:
    Hyacinth akarnya cepat tumbuh, hanya butuh 2 minggu saja di dalam tanah dengan media kompos / tanah (campur kompos ya). Tunas hyacinth semakin tumbuh sekitar 8 minggu setelah di tanam

    Ini foto Hari ke 2 setelah keluar dari kulkas. Steven email 14 Jan 2014
    Ini foto Hari ke 2 setelah keluar dari kulkas. Steven email 14 Jan 2014

    Bagaimana cara penyiramannya?

    Menurut Steven:
    • Jika bulb disimpan dalam kulkas menggunakan media tanam (tanah), begitu dikeluarkan tunggu 1 minggu baru disiram.
    • Siramnya seperti biasa langsung siram dari atas, perhatikan jangan terlalu sering kena bulbnya siram lewat tepi pot aja.
    • Siramnya setiap 3 hingga 4 hari sekali dan jangan terlalu banyak.

    Tambahan dari Nella:

    Untuk menghindari bulb terkena air, biasanya yang saya lakukan adalah dengan merendam pot bunganya dalam ember berisi air (bawah potnya bolong), tahan 2-3 menit. Air akan terserap langsung ke akar, jadi bulbnya aman. Tehnik ini saya lakukan juga pada bibit-bibit tulip yang saya tanam.

    Metode Pemberian Air Tanaman yang sering saya lakukan dengan cara merendam pot tanamannya dalam air. Dengan cara ini air menyerap langsung ke akar
    Metode Pemberian Air Tanaman yang sering saya lakukan dengan cara merendam pot tanamannya dalam air. Dengan cara ini air menyerap langsung ke akar

    Atau kalau pot bunganya ada tatakannya, maka air saya taruh di tatakannya, air akan terserap ke potnya.

    Bunga Hyacinth nya Steven 22 Januari 2014 yang tengah mulai kelihatan bunganya. Sepertinya warnanya kuning yaa, tunggu mekar sempurna.
    Bunga Hyacinth nya Steven 22 Januari 2014 yang tengah mulai kelihatan bunganya. Sepertinya warnanya kuning yaa, tunggu mekar sempurna.

    Potnya apa bisa taruh di luar rumah?

    Menurut Steven:
    Kalau diluar rumah ada kanopi, sebaiknya taruh di luar. Seandainya basah waktu hujan, sebaiknya taruh di sebelah jendela yg kena sinar matahari tidak terkena hujan. Jangan lupa diputar posisi potnya tiap hari supaya tanamannya tidak bengkok karena tanamannya mencari sinar.

    Steven itu hyacinth wangi ga?

    Bunganya hyacinth wangi, tapi tidak sekuat wangi bunga sedap malam.

    Ternyata Hyacinth yang tengah warnanya sesungguhnya putih. Hyacint punya Steven di Jakarta
    Ternyata Hyacinth yang tengah warnanya sesungguhnya putih. Hyacint punya Steven di Jakarta

    Setelah bunganya mekar, apa yang dilakukan selanjutnya?

    Steven hanya memotong tangkai bunganya aja, kalau daunnya nanti di potong setelah menguning. Nantinya juga akan di potong sampai 3 cm di atas umbi.

    Hyacint yang putih (tengah) sudah selesai masa berbunganya, dipotong batangnya
    Hyacint yang putih (tengah) sudah selesai masa berbunganya, dipotong batangnya

    Kalau sayalangsung babat daun dan batangnya hingga ke dekat umbinya lalu diangin-anginkan. Setelah kering akan disimpan di gudang, 6 bulan lagi akan ditanam kembali bulbnya.

    Hyacint sudah selesai masa berbunganya. Potong batang dan daunnya hinga dekat umbi, setelah kering siap di dormant 6 bulan
    Hyacint sudah selesai masa berbunganya. Potong batang dan daunnya hinga dekat umbi, setelah kering siap di dormant 6 bulan

    *Catatan: Bibit-bibit bunga musim semi seperti Hyacinth, tulip, krokus dll mulai beredar ketika musim gugur hingga musim dingin. Mulai bulan September hingga akhir Desember. Kalau ada teman, saudara atau kerabat Anda yang bepergian ke Eropa sekitar bulan tersebut bisa minta titip mereka belikan.

     

    Video Cara Menanam Bunga Hyacinth dari Umbi di Negara Indonesia

    Artikel Terkait:
    Menanam Bibit Bunga Hyacinthus
    Harum Semerbak Bunga Hyacinth
    Aneka bunga Tulip yang Indah

  • Jurnal kehamilan Pemeriksaan di Dokter

    Jurnal kehamilan Pemeriksaan di Dokter

    Jurnal kehamilan Pemeriksaan di Dokter. Hai sahabat blogger, saya mau lanjut bercerita mengenai kehamilan (bagian I klik disini). Kali ini khusus cerita mengenai pemeriksaan di dokter saja ya.

    Ibu-ibu hamil di Jerman memeriksakan kandungannya setiap bulan. Pertama kali ke dokter usia kandungan saya sudah berusia 8 minggu. Saat itu saya sempat bingung „ko tahu-tahu sudah 8 minggu?, bukannya menghitung usia janinnya dari hari pas berhubungan??“.

    Sudah di jelaskan suami beberapa kali cara menghitungnya, saya masih belum mudeng juga haha. „Oooh jadi menghitung usia janinnya dari mens terakhir? Tapi kan bikinnya beberapa minggu setelah berhubungan?. Ko begitu .. ko begini .. ? banyak pertanyaan dikepala saya“. Sudah ahh jangan dibahas ya hahaha maklum baru pertama kali ya butuh banyak penjelasan 😀 .

    Berhubung baru pertama kali ke dokter kandungan, jadi saya disuruh mengisi formulir mengenai data-data pribadi. Ada pertanyaan „apakah saya alergi terhadap obat tertentu?“. Saya (HARUS) ingat kalau saya alergi antibiotik „Penisilin“. Dulu sekali, pertama kali mengkonsumsi obat tersebut badan termasuk wajah langsung bentol-bentol. Kedua kalinya (lupa kalau alergi) saya gunakan lagi antibiotik tersebut, hasilnya sama bentol-bentol parah, malah mata hampir tidak bisa dibuka karena bengkak. Sejak kejadian kedua, saya catat di buku kalau saya alergi antibiotik tersebut.

    Pertanyaan lain: „kapan tanggal mens terakhir?“. Para wanita apakah kalian mencatat tanggal tiap kali „datang bulan?“. Kalau saya „iya selalu mencatat“. Saya lingkari tanggal pas „si tamu“ datang. Kalau dicatat, maka kita tahu, apakah lancar siklusnya.

    Sebelum masuk keruang dokter, saya melakukan beberapa tes (pemeriksaan) yang ditangani asisten dokter.

    1. Pemeriksaan Urin
    Sebelum ke dokter, saya sudah beser (buang air kecil) di rumah. Begitu di dokter ya tidak pengen pipis lagi. Minum dulu agak banyak lalu menunggu 30 menitan, baru pengen pipis deh 😀 . Pemeriksaan urin dilakukan tiap kali ke dokter.

    2. Pemeriksaan Darah
    • Darah diambil dari ujung jari telunjuk. Kalau saya dilakukan selalu pada telunjuk kiri. Ujung jari ditusuk dengan alat mirip silet, dimana bagian tengahnya ada bagian (tipis) runcing agak panjang dan tajam. Darah diambil hanya sedikit, ditampung dalam pipa kapiler. Pas pertama kali jari saya ditusuk dua kali karena darah yang keluar tidak mencukupi, padahal butuhnya hanya sedikitt. Mungkin karena dingin jadi jari mengkerut kulitnya, darah juga jadi sedikit atau tidak lancar?. Pemeriksaan darah model ini dilakukan tiap kali ke dokter, gunanya untuk mengetahui kadar zat besi dalam tubuh apakah mencukupi.
    • Pertama kali ke dokter, selain model ambil darah diatas. Darah juga diambil dari lengan (kiri). Darah diambil agak banyak menggunakan alat suntik, kira-kira diambil 20 ml. Model ambil darah yang ini tidak sakit.

    3. Timbang Berat Badan
    Hamil berat badan (bb) bukannya naik malah turun. Mungkin juga karena saya lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan. Bb sebelum hamil plus minus 70 kg, tinggi badan 153 cm (iya tahu ndutt ya haha). Timbang berat badan dilakukan setiap kali ke dokter. Saya selalu kenakan baju yang tebal (tipis)nya sama supaya berat baju tidak terlalu mempengaruhi timbangan.

    Pas nimbang di dokter:
    22.11.2013 bb: 68,1 kg
    18.12.2013 bb: 67,7 kg
    17.01.2014 bb: 67,8 kg
    14.02.2014 bb: 69,5 kg horeee akhirnya naik 2 kg.

    Pemeriksaan 1 sampai 3 selalu dilakukan oleh Arzthelferin (Asisten dokter)

    4. Pemeriksaan USG (diruangan dokter dilakukan oleh dokternya)
    • Pemeriksaan 1 dan 2 dilakukan menggunakan alat yang dimasukkan melalui kelamin. Rasanya tidak nyaman pas dimasukkan alat tersebut. Saya tidak tahu nama alatnya. Bentuknya mirip bohlam lampu yang panjang yang warna putih susu. Alatnya panjang, makanya aneh (sakit) pas masuk. Setelah alatnya masuk, bisa lihat janinnya di monitor.
    • Pemeriksaan ke 3 & 4 melalui bagian atas perut. Perut diolesi gel lalu alat usgnya digerak-gerakkan di atas perut kelihatan di dedeknya 🙂 .
    • Dokter juga memeriksa bagian dalam kelamin, gak enak deh jari-jari dokter masuk meriksa-meriksa gitu 🙁 pasrah aja, untung dokternya perempuan hihi.

    Pemeriksaan USG model begini asyik kan tidak sakit hanya dari atas perut alatnya digerakkan. Foto dari Eltern.de
    Pemeriksaan USG model begini asyik kan tidak sakit hanya dari atas perut alatnya digerakkan. Foto dari Eltern.de

    Oh ya pemeriksaan dilakukan di kursi khusus. Kursinya akan naik otomatis dan turun otomatis. Saya disuruh naik dan kaki ngangkang ditaruh dialat khusus. Naik dan turun pelan-pelan ya, kalau turun jangan loncat, tunggu kursinya benar-benar berhenti baru turun.

    Kamar pemeriksaan kehamilan. Foto dari tempat saya selalu memeriksakan kehamilan
    Kamar pemeriksaan kehamilan. Foto dari tempat saya selalu memeriksakan kehamilan

    22.11.2013 pada pemeriksaan 1 ukuran (panjang) janin 1,06 cm (masih imutt) ; ukuran (panjang) rahimnya 4,2 cm. usia 8 minggu
    18.12.2013 pada pemeriksaan ke 2 ukuran janin 3 cm,65 (juga masih imutt) ; ukuran (panjang) rahimnya 6,5 cm.usia 12 minggu
    Pemeriksaan ke 3 & 4 tidak dikasih dikasih print out usgnya jadi hanya melihat janinnya melalui monitor usg. Diperiksa pergerakannya, denyut jantungnya dll.

    Nasehat dokter buat ibu hamil:
    • Banyak makan sayur dan buah. Ikan 2 kali dalam seminggu, lalu daging juga.
    • Jangan lakukan olahraga ektrim, seperti bungee jumping, naik gunung tidak boleh tuh 😀 .
    • Jangan angkat dan bawa yang berat-berat (makanya kalau sendirian ke supermarket saya beli sedikit aja, dulu sih seperti kuli panggul dah tenteng kanan kiri berat haha).
    • Jangan makan obat sembarangan, harus tanya dokter dulu. Kalau sakit kepala jangan gunakan Aspirin, gunakan Parasetamol saja. (Puji Tuhan saya belum mengkonsumsi obat apapun, hanya vitamin yang diresepkan dokter).
    • Dokter tidak menyuruh saya minum susu ibu hamil. Di Jerman memang tidak ada susu ibu hamil (tidak tahu juga tidak pernah lihat di supermarket).

    Vitamin yang disuruh beli oleh bu dokter :
    Folsäure (Asam Folat). Saya gunakan Folio Forte isi 120 tablet harganya sekitar 9 Euro (Rp. 148.000) merek tersebut selain mengadung Asam Folat, juga mengandung Vitamin B12 dan Yodium. Tabletnya dimakan tiap hari. Asam Folat sangat penting bagi wanita hamil. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi, yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0.4 – 0.8 mg per hari, risiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 % (Wikipedia).

    Tardyferon (Zat Besi). Saya gunakan Tardyferon yang zat aktifnya Eisen (Besi) -II (sulfat, 1,5 H2O). Awalnya Frank beli yang bentuk cairan. Ya ampuuunn seperti minum darah (seperti vampir mengisap darah hahaha 😯 ). Perjuangan tiap kali mau minum harus tutup hidup. Enek tiap kali minum dan pernah muntah, mana beli botol yang besar hiks. Setelah bentuk cairan habis beli lah bentuk tablet. Tabletnya bekerja lepas lambat (prolonged-release tablets) jadi kadang pas tengah malam tiba-tiba enekk (mual) tapi tidak muntah. Sakit kan kalau gejala-gejala mau muntah, sekarang sih tidak lagi ko. isi 20 tablet harganya sekitar 5 Euro. Tablet dimakan 2 hari sekali.

    Magnesium. Ini disuruh beli ketika pemeriksaan ke 4, karena saya ditanya apakah ada keluhan?.Saya bilanglah : Pegel-pegel, terutama perut bagian bawah dan diselangkangan. Gunakan Magnesium Verla N Dragees isi 50 tablet harga hampir 5 euro. Dimakan pagi dan malam 2 tablet, kalau makan tablet Mg ini harus ada jeda dengan tablet zat besi.

    Jurnal kehamilan Pemeriksaan di Dokter. Vitamin yang disuruh bu dokter beli untuk menjaga kehamilan
    Vitamin yang disuruh bu dokter beli untuk menjaga kehamilan

    Biaya pemeriksaan di dokter semuanya gratis, karena ditanggung asuransi. Vitamin beli sendiri, tidak mahal ko tuh ketiga vitamin yang saya sebut diatas.

    Dokter kandungan saya namanya Karin Rupp beliau ramah sekali. Titel bu dokter Fachärztin für Gynäkologie und Geburtshilfe Ärztin für Naturheilverfahren (Specialist in Obstetrics and Gynecology Doctor of Naturopathic Medicine).

    Sampai disini dulu curhatan saya, berikutnya akan saya ceritakan pengalaman saya melalui pemeriksaan Fruchtwasseruntersuchung alias Screening test (Amniocentesis) saya dirujuk ke klinik di Mannheim. Nanti saya ceritakan mengapa saya menjalani pemeriksaan tersebut ?, sakit kah ?, beresiko kah terhadap janin? dll. Stay tune di blog saya ini ya :mrgreen: .

    Baca juga: Rangkuman Pengalaman Kehamilan Trimester 1-3

    comments are closed

     

  • Mengenai dapat Duit dari WordAd (Triple Ads)

    Mengenai dapat Duit dari WordAd (Triple Ads)

    Mengenai dapat Duit dari WordAd (Triple Ads). Update: per Maret 2015 Wordads tidak menerima pendaftaran baru untuk blog Bahasa Indonesia. Obrolan di forum silakan klik disini dan disini.

    Update 30.12.2015 yang mau ikutan WA sudah bisa ikutan/daftar WA lagi loh 🙂 .


    Hai sahabat blogger, kali ini saya mau lanjut membahas mengenai bagaimana mendapatkan duit melalui word ads.

    WordAds adalah program periklanan WordPress.com resmi yang memungkinkan kamu menghasilkan uang dari blog kamu. Syaratnya blog kamu harus punya domain sendiri dan menggunakan flatform WordPress, contohnya blog saya ini.

    Tahun 2013 lalu saya pernah mengulas sedikit mengenai Wordads disini.

    Buat kamu yang blognya sudah punya domain sendiri dan berminat daftar wordads silakan di http://wordads.co/signup

    Tidak semua theme blog cocok untuk wordads. Sebelum mendaftar ada baiknya sesuaikan theme blogmu dengan dengan theme wordpress untuk wordads pilih di http://theme.wordpress.com/themes/features/wordads

    Tahunya di setujui ikutan wordads bagaimana?. Jika disetujui kamu akan diberitahu (dikirimkan) email oleh adminnya. Seperti di bawah ini:

    Mengenai dapat Duit dari WordAd (Triple Ads). Tidak sampai 24 jam pendaftaran Wordads saya disetujui horreeee
    Tidak sampai 24 jam pendaftaran Wordads saya disetujui horreeee

    Iklan akan terpasang di artikel tulisan blogmu.

    Apa saja syarat mengikuti wordads?

    1. Blog kamu harus family friendly artinya tidak ada unsur pornography, bukan blog money game, judi dan sejenisnya. Tidak ada unsur pelanggran hak cipta di blogmu, tidak ada unsur kekerasan atau kebencian dll. Maksudnya? Silakan baca keterangan di foto bawah ini.

    Syarat ikutan Wordads. Blogmu harus Family Friendly
    Syarat ikutan Wordads. Blogmu harus Family Friendly

    2. Blog kamu harus mempunya trafik yang lumayan
    Katakanlah 500 pengunjung dan sekitar 1500 page views (Pv) setiap harinya. Pv adalah jumlah halaman blog yang dibuka pengunjung. Satu pengunjung bisa saja membuka (membaca) 1 atau lebih halaman blogmu. Kalau blogmu jarang diupdate, pas ada pengunjung lihat belum ada tulisan baru ya pergi deh hehe.

    Blogmu harus mempunya trafik paling tidak 500 pengunjung untuk ikutan wordads
    Blogmu harus mempunya trafik paling tidak 500 pengunjung untuk ikutan wordads

    Kenapa blog saya tidak juga disetujui ikutan wordads? Sudah 1 minggu, 1 bulan bahkan ada yang 1 tahun.

    • Nah mungkin ada yang salah atau belum sesuai dengan blogmu. Blogmu sudah di isi profilnya? About (yang punya blog) sudah dilengkapi kah? Tidak kosong melompong kan? Admin wordads tentunya ingin mengetahui siapa pemilik blog yang daftar wordads.
    • Tidak ada iklan-iklan pribadi kan?. Tidak boleh pasang iklan di wordpress kecuali dari wordads.
    • Tidak dipasang widget aneh-aneh kan? Apalagi saingannya wp. Silakan intropeksi dulu.
    • Coba tingkatkan dulu trafik blogmu. Caranya?. Baca Tips Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog
    • Silakan baca-baca ketentuan wordads FAQ Wordads http://wordads.co/faq atau di semua yang kamu ingin ketahui mengenai wordads.

    Bisa juga ke forum wordpress Indonesia bahasan mengenai wordads silakan disini, juga disini dan disini juga teman-teman di forum wp Indonesia sangat membantu loh kalau ada yang bertanya 😉 .

    Buat yang jago bahasa Inggris silakan masuk forum wordpress bahasa Inggris disini.

    Penghasilan saya sih belum seberapa di WordAds ini (sudah sekali cair sih hehe 🙂 ). Saya hanya ingin berbagi informasi ini, mungkin kamu adalah salah satu pemilik blog dengan trafik cukup (tinggi), kalau iya kenapa tidak mencoba punya domain sendiri dan ikutan WordAds.

    Tarik nafas dulu, lanjuttt ..

    „Blog teman-teman ko iklannya ada 3 sih?. Kenapa di blog saya hanya satu???. Bagaimana caranya, apa namanya?. Kasih tahu dooongg”.

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Pekerjaan Tukang Kebun ketika Musim Dingin

    Pekerjaan Tukang Kebun ketika Musim Dingin

    Pekerjaan Tukang Kebun ketika Musim Dingin. Hai sahabat berkebun apa kabar? bagaimana kebun kalian?. Apakah kalian masih semangat berkebun?. Masih dongg yaa. Pokoknya Go Green yaa 😀 . Saya belum bisa berkebun, cuaca belum mendukung alias masih dingin, kalau malam terkadang suhunya masih minus.

    Kali ini saya ingin menceritakan aktivitas saya sebagai pecinta berkebun pada musim dingin. Pada musim dingin saya tidak melakukan nanam-menanam karena cuaca sangat tidak mendukung, dipaksakan menanam juga percuma (sudah pernah coba selama 2 kali musim dingin, bibit-bibit sayuran tidak mau tumbuh :mrgreen: ).

    Jangan berpikir tukang kebun nyantai-nyantai ketika musim dingin. Ketika cuaca tidak bersahabat, yang saya lakukan ya bersih-bersih alat-alat berkebun, supaya ketika musim tanam datang, alat-alat yang dibutuhkan sudah bersih dan dapat langsung dipakai. Kalau pada saat mau berkebun, masih disibukkan dengan urusan bersih-bersih, wah sudah bisa malas duluan toh.

    Sebelum masuk ke topik bahasan, saya ingin memperlihatkan kebun saya dibalkon (belakang). Foto dibawah ini ketika kebun (taman) saya masih ramainya dengan macam-macam tanaman dan aneka bunga. Foto diambil menjelang musim gugur pada 13 september 2013, sekitar jam 1 siang.

     

    Pekerjaan Tukang Kebun ketika Musim Dingin. Sudut lain pemandangan tamanku di balkon belakang. Foto September 2013
    Sudut lain pemandangan tamanku di balkon belakang. Foto September 2013

    Balkon saya 3 bulan kemudian pada 31 Januari 2014 hampir jam 1 siang juga. Tarrraaa kosong melompong hahaha 😆 . Balkon depan juga sama kosong, jadi tidak perlu dipotret ya tidak ada bagus-bagusnya.

    1. Bongkar-bongkar tanaman
    Kerjaan bongkar pot-pot saya lakukan pada akhir musim gugur, menjelang awal musim dingin (akhir Oktober hingga awal Desember). Cuaca sudah tidak bagus untuk tanaman-tanaman musim panas, bahkan ada beberapa tanaman bunga mati dengan sendirinya karena saya malas membongkarnya 🙁 .

    Bunga-bunga berumbi, walaupun bagian atas (daun-daun dan bunganya) mati, tenang saja bagian umbinya (dibawah) aman ko. Bongkar potnya, potong semua batang dan daun-daunnya, lalu umbinya diangin-anginkan (taruh diatas koran).

    Umbi-umbi bunga seperti Gladiol dan Dahlia harus ditaruh diatas koran, karena kalau diatas plastik akan busuk. Pakai koran lebih baik karena bisa menyerap lembab.

     

    Khusus untuk bunga lili, umbinya harus tetap didalam tanah, tidak bisa hanya dibungkus koran. Tanpa media (tanah) umbinya akan kering dan busuk.

    Biasanya kerjaan membongkar tanaman begini tidak dilakukan satu hari, bisa 2 bahkan 3 bulan baru akan selesai, karena terkadang 1 bahkan 2 minggu saya malas mengurusi bongkar-bongkar tanaman, jadi break nya lama 😀 . Kalau mood lagi bagus saya bisa kerjain 5 jam tidak berhenti-henti.

    Pot-pot yang dibongkar, saya manfaatkan lagi daun-daunnya sebagai kompos untuk pot tanaman (bibit) musim berikutnya. Misal bongkar pot-pot bunga musim panas, nah daun-daun tanaman saya potong semua dan jadikan dasar atau sebagai kompos untuk bibit-bibit bunga musim semi seperti tulip, kroskus, alium, daffodil dll.

    Pada Musim Gugur bongkar tanaman, potong daun-daunnya. Daun-daun tersebut bisa dimanfaatkan lagi untuk kompos
    Pada Musim Gugur bongkar tanaman, potong daun-daunnya. Daun-daun tersebut bisa dimanfaatkan lagi untuk kompos

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Jurnal kehamilan (Cerita Pembukaan dulu ya)

    Jurnal kehamilan (Cerita Pembukaan dulu ya)

    Jurnal kehamilan (Cerita Pembukaan dulu ya). Hai sahabat blogger, saya mati-matian nih memaksakan diri mau cerita mengenai kehamilan saya gayabahasanyahiperbola :mrgreen: . Di akhir tahun 2013 saya sudah cerita di blog ini, bukan cerita sih tepatnya hanya pengumuman kalau saya hamil 🙂 Puji Tuhan!.

    Saya ingin sekali berbagi cerita, berbagi kebahagian. Sayangnya yang punya blog bawaannya malas melulu 😳 . Ada draft mau cerita tanda-tanda waktu hamil, berat badan pada trisemester I, masakan apa saja yang saya suka selama hamil dll. Pokoknya banyak topik A, B, C sampai Z ya cuma di draft saja (draftnya di otak hihi).

    Hasilnya malah cerita yang lain lagi di blog misalnya tentang kebun atau tanaman. Cerita mengenai gardening ko lancar banget ya tapi mau cerita mengenai kehamilan ini antara tidak sempat dan malas, digabung jadi satu trus jadi lapet gabur-gabur deh (orang Batak pasti tahu lapet jajanan satu ini, ah jadi pengen 😀 ).

    Untungnya saya tidak tinggal di Indonesia, klo iya pasti akan ditanyain melulu “kapan punya anak, udah isi belum? Jangan ditunda-tunda” bla bla.. Salah kostum saja di media sosial dikomentari “hamil ya Nel?” “sekarang agak memang gemuk ya Nel” capee deh!. Musim dingin masah pakai baju youcanseemyketek?. Pastinya bajunya tebal-tebal dong. Makanya saya malas upload-upload foto diri, mendingan upload foto-foto bunga-bunga dan tanaman kan aman sentosa tuh yaa tidak ditanya-tanya haha.

    Bukannya saya tidak pengen hamil, namanya belum rejeki mau dipaksain bagaimana?, iya saya tahu umur saya sudah rawan. Saya berulang kali bilang ke Frank “kalau dalam 2 tahun saya tidak hamil, ya udah beneran kita tidak usah punya anak yaa?” *pasang mata melotot.

    “Umur saya tuh sudah rawan, kalau saya mati saat hamil atau melahirkan bagaimana ???”. Frank bilang di Jerman sini kebanyakan para wanitanya hamil di umur 40 tahun ko. Kalau sudah begitu malas berdebatlah (soalnya Frank ogah-ogahan juga: dapat anak syukur, klo ga, toh begitu banyak pasangan bahagia diluar sana tanpa hadirnya anak?).

    Suamiku ini komentar lagi “dulu sebelum nikah harusnya bilang dong kalau mau cepat-cepat punya anak“. “Haaa maksud loe?”. “Jadi dulu tidak mau segera nikah? jadi mau pacaran lama-lama supaya punya anaknya bisa ditunda?”. Alasan lain si suami tercinta nih, “jangan lahiran dimusim dinginlah, repot bla bla.. tapii sudah lewat musim dingin, musim panas, musim gugur ketemu musim dingin lagi ya, saya belum juga hamil” . Saya jadi menikmati hari-hari saya bersama suami dan mengurusi banyaknya tanaman dan bunga-bunga di kebun saya dan tidak stres memikirkan mengenai kapan saya hamil? 😉 .

    Pertama kali curiga dan penasaran kalau saya hamil setelah berhari-hari kepikiran tanda-tanda hamil dari blognya Dinniw. Sering banget perut saya bunyi blup blup. Bukan bunyi masuk angin ya, kalau masuk angin kan mau buang angin kentut nah ini nga, cuma bunyi-bunyi blup blup melulu, seperti ada gelembung air didalam perut 😆 .

    Mau tes dengan test pack ntar-ntar saja karena dulu-dulu tiap kali tes hasilnya negatif melulu. Sayang test packnya mahal haha. Dulu-dulu pernah telat mens seminggu, dua minggu bahkan telat sebulan, untung waktu itu Frank belum cerita ke keluarganya, kan malu kalau salah. Nah belajar dari pengalaman, kita tunggu lewat sebulan baru ke dokter. Sebelum ke dokter kita test dulu sendiri, beli test pack satu aja dasar pelit hasilnya dua garisnya.

    Jurnal kehamilan (Cerita Pembukaan dulu ya). 6 November 2013 Tes hasilnya kali ini Dua Garisnya berarti hamilll dongg yaa.
    6 November 2013 Tes hasilnya kali ini Dua Garisnya berarti hamilll dongg yaa.

    Maaf kalau fotonya burem, yang antusias dan heboh si Frank. Saya yang potret hasilnya burem. Frank potret tetap aja burem tuh :mrgreen: . Kami tidak langsung ke dokter, menunggu 2 minggu dululah baru telp dokter dan buat janji.

    Ke dokter pertama kali tanggal 22 November 2013, dokter kandungan dekat rumah. Sejak awal saya bilang ke Frank, saya hanya mau ditanggani dokter wanita, malu aja kalau di obok-obok dokter pria hihi.

    Dokternya bilang kalau saya hamil diusia rawan alias kehamilan beresiko. Nah tuh kalau dokter yang bilang baru suami tercinta percaya kan, jleb jelb deh kamu. Dikasih tahu istri tidak percaya 🙄 . Pertama kali ke dokter usia kandungan saya sudah 8 minggu.

    Buat yang mau menikah ternyata penting nih: tanyakan ke calon pasanganmu apakah dia mau punya anak atau tidak. Karena belakangan ini banyak orang yang tidak mau punya anak. Rata-rata bule belakangan ini tidak mau punya anak deh. Makanya di Jerman nih angka lansia lebih tinggi dibanding angka kelahiran (padahal anak dapat uang bulanan loh dari pemerintah, tapi tetap saja banyak orang tidak mau punya anak). Jangan sampai salah, kamu berharap setelah nikah mau punya anak, ternyata pasanganmu tidak mau punya anak. Kalau sudah tahu jawaban pasanganmu, ya terserah mau lanjut ke pernikahan atau tidak, jangan setelah menikah baru tahu jawabannya.

    Postingan ini baru kata pembukaan saja ya, nanti saya akan lanjut bercerita.

    komentar ditutup

  • Kaktus dan Pemeliharaannya

    Kaktus dan Pemeliharaannya

    Kaktus dan Pemeliharaannya. Sahabat berkebun, saya ingin memperlihatkan koleksi kaktus-kaktus saya. Jumlahnya tidak banyak ko. Hampir semuanya adalah punyanya Frank yang setelah kami menikah, malah jadi saya yang mengurus kaktus-kaktus tersebut. Ada kaktus yang beli, paling 2 atau 3 dan saya tidak berniat menambah kaktus lagi karena duri-duri kaktus menyeramkan! 😮 .

    Foto dibawah ini adalah foto tahun 2012 pada musim dingin. Saat itu masih dirumah lama di Bad Rappenau.

     

    Kaktus dan Pemeliharaannya. Kaktus-kasktus dipajang didepan Jendela supaya mendapat sinar matahari. Winter 14 Januari 2012 Bad Rappenau
    Kaktus-kasktus dipajang didepan Jendela supaya mendapat sinar matahari. Winter 14 Januari 2012 Bad Rappenau

    Saya suka model jendela yang panjang seperti pada foto diatas, bisa menaruh banyak pot tanaman. Tanaman mendapat banyak sinar matahari, sekalipun pada musim dingin. Tatakan (Tempat tanaman) didepan jendela tersebut namanya die Fensterbank, terbuat dari marmer, dibawahnya ada pemanas ruangan, jadi cocoklah untuk menaruh pot-pot kaktus. Sayangnya kontrakan saat ini Fensterbank nya kecil-kecil, jadi terbatas jumlah pot yang bisa ditaruh diatasnya.

    Foto dibawah ini sudah dikontrakan saat ini. Jadi ada beberapa pot yang saya taruh diruang tamu dan lainnya dikamar tanaman.

     

    Menurut cactiguide.com satu-satunya genus kaktus yang membingungkan adalah Echinopsis. Benar sekali, karena saya cari di wikipedia ada lebih 100 spesies dan tidak satupun sama seperti 2 milik saya dibawah ini.

     

    Foto pertama dan kedua adalah kaktus Echinopsis yang sama. Mengalami perubahan bentuk karena kaktus tersebut banyak tumbuh anakannya, jadi induknya semakin kurus. Saya sudah pernah coba memisahkan beberapa anakannya, namun entahlah hidup atau tidak karena anakannya tidak berwarna hijau.

    Tips Perawatan Kaktus

    Media Tanam
    • Beberapa bahan yang baik untuk membuat campuran media tanam kaktus meliputi: media tanam anggrek (orchid bark), perlit, tanah untuk pot, gambut , sabut, batu apung dan kerikil.
    cactiguide.com menemukan campuran yang bekerja baik pada koleksi kaktusnya, yakni: beberapa kulit anggrek kasar/ orchid bark (sekitar 25 %), campuran dalam beberapa pot tanah (25 %), gambut (25 %), dan sisanya sebagian besar perlit dengan 5 % kerikil kasar.
    • Aspek yang paling penting dari campuran adalah drainase yang baik . Perlit membantu menjaga tanah longgar dan ” lapang ” dan begitu juga dengan kulit anggrek (orchid bark) . Selain itu kulit anggrek cenderung untuk menahan kelembaban lebih dari perlit atau kerikil . Batu apung dapat digantikan untuk perlit . Perlu diketahui bahwa kulit anggrek akhirnya akan terurai menjadi tanah . Ini akan membuat tanah yang sangat kaya yang mungkin tidak efektif dalam menjaga akar sehat.
    • Media tanam bisa diganti setiap 2-5 tahun sekali. Dinegara 4 musim ganti media tanamnya pada musim semi. Sebelum atau selesai berbunga. Pada musim dingin kaktus JANGAN diganti media tanam, dibongkar atau diutak-atik, atau karena akan stress dan mati. Pada musim dingin masanya tidur alias istirahat (dormant).

    Pemberian Air
    • Air hujan merupakan yang paling baik untuk kaktus.
    • Berikan air menggunakan botol semprot, sehingga pemberiannya tidak berlebihan. Beberapa kaktus-kaktus saya ada yang busuk dan terpaksa di operasi hehe, itu karena awal-awal memelihara kaktus, saya berikan airnya menggunakan siraman air, jadi selalu berlebihan.
    • Berikan air seminggu sekali, atau kalau musim panas berikan lebih sering (2 kali seminggu), asal pemberian air berikutnya harus benar-benar ketika tanahnya sudah kering. Kaktus tidak suka air yang berlebihan.

    Di negara 4 musim
    Pada musim dingin mulai bulan November hingga akhir Februari kaktus TIDAK PERLU disiram SAMA SEKALI, jadi kaktus akan sehat selama masa istirahat (dormant).
    • Pada musim dingin diberikan air (semprot) jika kaktus di tempatkan (berada) dekat pemanas ruangan. Cukup siram sebulan sekali, sedikit saja.
    • Suhu 12 – 15 derajat C adalah suhu ternyaman untuk kaktus pada musim dingin, suhu tersebut masih bisa ditoleran kaktus. Kalau suhu ruangan 18 – 25 derajat C semprotkan sedikit air ke ruangan supaya kelembapan tidak terlalu rendah.
    • Kaktus mulai disiram dan dipupuk kembali pada bulan Maret.

    Cahaya
    • Kaktus membutuhkan banyak cahaya dan suka sinar matahari langsung. Kaktus suka cahaya matahari pagi dan sore. Perlu diperhatikan juga pada saat cuaca sangat panas (tengah hari), sebaiknya diberi pelindung atau dipindahkan ke lokasi tidak kena matahari langsung.
    • Suhu 32 derajat C adalah suhu tertinggi yang bisa ditoleran.
    • Kaktus yang masih kecil jangan terkena sinar matahari langsung karena akarnya belum kuat untuk menerima paparan sinar yang sangat terik. Sinar matahari akan memanaskan akar kaktus dalam pot ke temperatur yang lebih tinggi dibanding pada kaktus yang ditanam langsung pada tanah. Salah satu cara meminimalkan panas adalah hindari penggunaan pot berwarna hitam, sebaiknya gunakan warna putih.

    • Jika kaktus ditaruh dalam rumah dan tidak mendapat sinar matahari, kita bisa menggunakan lampu tanaman untuk menggantikan sinar matahari.
    • Di negara 4 musim, kaktus bisa ditaruh diluar rumah mulai bulan Mei hingga Oktober.
    • Kaktus yang tidak mendapatkan cukup cahaya akan seperti kaktusku dibawah ini bentuknya kurus dan tumbuh tidak lurus.

    Cleisto Cactus 18 Januari 2014. Kaktus yang tidak mendapatkan cukup cahaya akan seperti kaktusku ini bentuknya kurus dan tumbuh tidak lurus
    Cleisto Cactus 18 Januari 2014. Kaktus yang tidak mendapatkan cukup cahaya akan seperti kaktusku ini bentuknya kurus dan tumbuh tidak lurus

    Pemberian Pupuk
    • Jangan diberi pupuk terlalu sering.
    Phosphate dan Kalium penting untuk kaktus. Misal NPK: 1:3:5 (tiap buku/literatur biasanya memberikan perbandingan yanag berbeda.
    • Bisa juga berikan pupuk tomat (saya baru tahu nih, akan saya praktekkan pada musim semi nanti).

    Bunga pada Kaktus

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • 3 Tipe Komentar yang “Ga banget deh!”

    3 Tipe Komentar yang “Ga banget deh!”

    3 Tipe Komentar yang “Ga banget deh!”. Tiba-tiba lagi dapat ide untuk membuat tulisan dengan judul diatas, karena sudah ada beberapa bukti pendukung juga. Bagi yang suka silakan di baca, yang tidak suka ya ditutup saja tulisan saya ini. Bagi yang tersinggung mohon maaf, yang santai-santai anggap sebagai hiburan dan lanjut membaca 😉 .

    1. Promosi Diri

    3 Tipe Komentar yang Ga banget deh. Contoh Komentar Promosi Diri yang tidak akan saya loloskan. Inappropriate Commenst 2013
    Contoh Komentar Promosi Diri yang tidak akan saya loloskan. Inappropriate Commenst 2013

    Gile deh, dikira blog saya kolom biro jodoh?. Total komentar dari orang yang bernama Andy ini kira-kira ada 20 atau 30 ah saya lupa. Tidak satupun saya loloskan untuk tayang. 2 atau 3 kali, saya masih tertawa-tawa membacanya, sudah lebih dari 10 komentar mulai naik darah 😮 (untung tidak keluar tanduk dikepala) hihi.

    Saya email dong ybs (langsung bikin email baru karena tidak mau email pribadi saya di kotori dari orang tidak penting, kalau misal dijawab). Saya email beberapa kali tidak pernah dapat balasan, sepertinya email yg dia cantumkan fiktif.

    Komentar tidak layak tayang. Dimana Harga dirimu Andy, harusnya wanita yg cari pria mapan, lah kamu malah sebaliknya
    Komentar tidak layak tayang. Dimana Harga dirimu Andy, harusnya wanita yg cari pria mapan, lah kamu malah sebaliknya

    Saya cari di google untuk data dari email dan ip lokasi/internetnya. Kalau ip address sih tidak menjamin ybs tinggal di lokasi tersebut, bisa saja yang bersangkutan menggunakan ip address luar negeri, dan memang benar, ip address di Amerika tidak ada keterangan lain. *saya lagi kurang kerjaan kalau ngecek-ngecek begini haha

    Saya temukan data mengenai email dia, ketemu dimana? Di website esek-esek hahaha parah!. Ya dilihat dari komentar-komentar dia ketahuan lah tipe orangnya seperti apa.

    Hahaha saya sudah seperti detektif mencari tahu si pembuat komentar aneh. Foto kiri data ip address, kanan data email ybs dari google
    Hahaha saya sudah seperti detektif mencari tahu si pembuat komentar aneh. Foto kiri data ip address, kanan data email ybs dari google

    Tidak mau menerima komentar lagi dari si Andy ini, maka saya tandai dia sebagai „spam“ dan masukkan namanya ke „Daftar Hitam Komentar“ (dari Dasbor –> pengaturan/setting –> Diskusi). Saya juga menutup tulisan saya dimana si A ini gencar berkomentar.

    2. Komentar Terselubung

    Komentar Terselubung karena komentarnya masih relevan dengan tulisan maka saya loloskan
    Komentar Terselubung karena komentarnya masih relevan dengan tulisan maka saya loloskan

    Akhirnya saya meloloskan komentar diatas. Walaupun ybs mencantumkan toko online dia, bahkan namapun tidak nama sebenarnya, melainkan nama toko dia. Ya sudahlah saya loloskan komentarnya, karena ybs sudah menuliskan komentar yang panjang dan isinya juga sesuai dengan tulisan yang dikomentari.

    Komentar terselubung ini juga banyak macamnya, misal hanya kasih komentar „artikel yang bagus Gan, ditunggu kunjungan baliknya ke lapakgue.wp.com atau „Pertamax, titip lapak ya nitiplapak.wp.com“ ada lagi: „boleh nih, salam blogging om“ rumahlapak.wp.com yaelah dikira saya (pemilik) blognya om om??, haloo coba lihat „about“ pemilik blog dong sebelum komentar!. Saya sudah malaslah baca komentar begini, langsung saya tandai spam! 😐 .

    3. Komentar yang Menyerang

    Komentar yang Menyerang. Terkadang saya jumpai banyak orang mau jadi dosen di dunia maya, salah tempat pak
    Komentar yang Menyerang. Terkadang saya jumpai banyak orang mau jadi dosen di dunia maya, salah tempat pak

    Maaf ya, saya minta maaf dulu nih. Kenapa banyak orang berlagak seperti dosen di dunia maya? 🙄 . Mau menilai tulisan orang lain, “apakah tulisan Anda sudah lebih baik?”. Mau sok hebat apakah blog Anda sudah hebat?. Berapa PR blog Anda, berapa Alexa blog Anda?. Berapa komentar yang Anda terima pada tulisan-tulisan Anda?.

    Ciri-ciri / tipe orang yang suka menyerang tulisan blogger lain:

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Tanamanku Subur Menggila karena

    Tanamanku Subur Menggila karena

    Tanamanku Subur Menggila karena .. Halo sahabat berkebun, coba lihat deh betapa cantiknya dan suburnya tanaman dan bunga-bunga yang saya miliki pada foto slide dibawah ini. Sebagian besar tanaman dan bunga-bunga tersebut saya tanam dari awal alias ada yang dari benihnya (yang kecil sekali), dari umbinya dan ada juga yang saya pisahkan dari indukannya.

     

    Foto-foto tersebut beberapa contoh tanaman saya, lainnya masih banyak hehe. Pada penasaran, pada heran kenapa bisa subur begitu?. „..Pasti rajin kasih pupuk ke tanaman?“. Supaya kalian tahu saja ya, pupuk (kimia) yang padat dan cairan mahal sekali disini, jadi ngiri katanya kalau ditanah air, ada pupuk murah karena ada yang disubsidi pemerintah?. Nah karena harga pupuk mahal banget, saya juga ogah ya berkebun kalau harus ngeluarin duit yang banyak hehe dasarpelit.

    Jadi ini yang saya berikan ke tanaman-tanaman saya:

    1. Sisa-sisa sayuran. Misal mau masak sayur kan kadang banyak yang tidak terpakai (tidak bagus), contoh salat, sawi, buncis dll pastilah ada yang kebuang, lalu ngupasin bawang merah, bawang putih, bawang bombay kulitnya tidak saya buang. Jadi semua itu saya tampung di tempat sampah khusus organik.

     

    Oh ya di Jerman, tiap rumah tangga memang diwajibkan memisahkan sampah. Kertas, botol (di kota tertentu botol dibedakan lagi menurut warnanya ada yang coklat, hijau, putih), kaleng, sampah dapur, sampah dari kebun harus dipisahkan. Kalau petugas sampah yang ambil dan lihat isi tong sampahnya nyampur tidak akan diangkut deh sampahmu. Kenapa repot harus memisahkan sampah?. Supaya bisa didaur ulang 😉 .

    Iya, jadi saya bikin kompos dari sampah dapur, yang saya gunakan khususnya sayuran hijau, dan kupasan bawang, kalau buah-buahan tidak saya gunakan karena mengandung banyak air. Pernah saya baca curhatan seseorang di satu forum berkebun, dia membuat kompos termasuk dicacmpur buah-buahan, eh malah datang banyak sekali belatung iihhh geli. Kalau buah, paling saya gunakan kulit jeruk.

    Saya berkebunnya di balkon, semua tanaman dalam pot, jadi sampah organik yang saya gunakan hanya yang kering saja, ya supaya menghindari datangnya si belatung tersebut, kalau misalkan kamu punya kebun luas ya, silakan juga buat kompos dari buah-buahan.

    2. Kulit Telur. Sudah setahunan lebih tiap kali mau masak telur, kulitnya saya tampung di tempat khusus. Begitu telur di gunakan, kulitnya saya hancurkan, lama-lama bagian dalamnya kering sendiri. Kulit telur kaya kandungan kalsium.

    Guna Kalsium pada tanaman:
    1. Tanaman butuh air kan? Nah penyerapan air pada tanaman di bantu oleh kalsium (ca).
    2. Tanaman membutuhkan kalsium untuk pengembangan dinding sel dan pertumbuhannya
    3. Tanaman membutuhkan kalsium untuk aktivitas enzim dan metabolisme.

    Ada tambahan lagi? Ditunggu masukkan sahabat berkebun .

    Salah satu contoh akibat kekurangan kalsium misal pada tanaman tomat dikenal istilah Blossom-End Rot (BER).

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

error: Content is protected !!