Pekerjaan Tukang Kebun ketika Musim Dingin

loading...

Pekerjaan Tukang Kebun ketika Musim Dingin. Hai sahabat berkebun apa kabar? bagaimana kebun kalian?. Apakah kalian masih semangat berkebun?. Masih dongg yaa. Pokoknya Go Green yaa πŸ˜€ . Saya belum bisa berkebun, cuaca belum mendukung alias masih dingin, kalau malam terkadang suhunya masih minus.

Kali ini saya ingin menceritakan aktivitas saya sebagai pecinta berkebun pada musim dingin. Pada musim dingin saya tidak melakukan nanam-menanam karena cuaca sangat tidak mendukung, dipaksakan menanam juga percuma (sudah pernah coba selama 2 kali musim dingin, bibit-bibit sayuran tidak mau tumbuh :mrgreen: ).

Jangan berpikir tukang kebun nyantai-nyantai ketika musim dingin. Ketika cuaca tidak bersahabat, yang saya lakukan ya bersih-bersih alat-alat berkebun, supaya ketika musim tanam datang, alat-alat yang dibutuhkan sudah bersih dan dapat langsung dipakai. Kalau pada saat mau berkebun, masih disibukkan dengan urusan bersih-bersih, wah sudah bisa malas duluan toh.

Sebelum masuk ke topik bahasan, saya ingin memperlihatkan kebun saya dibalkon (belakang). Foto dibawah ini ketika kebun (taman) saya masih ramainya dengan macam-macam tanaman dan aneka bunga. Foto diambil menjelang musim gugur pada 13 september 2013, sekitar jam 1 siang.

 

Pekerjaan Tukang Kebun ketika Musim Dingin. Sudut lain pemandangan tamanku di balkon belakang. Foto September 2013
Sudut lain pemandangan tamanku di balkon belakang. Foto September 2013

Balkon saya 3 bulan kemudian pada 31 Januari 2014 hampir jam 1 siang juga. Tarrraaa kosong melompong hahaha πŸ˜† . Balkon depan juga sama kosong, jadi tidak perlu dipotret ya tidak ada bagus-bagusnya.

1. Bongkar-bongkar tanaman
Kerjaan bongkar pot-pot saya lakukan pada akhir musim gugur, menjelang awal musim dingin (akhir Oktober hingga awal Desember). Cuaca sudah tidak bagus untuk tanaman-tanaman musim panas, bahkan ada beberapa tanaman bunga mati dengan sendirinya karena saya malas membongkarnya πŸ™ .

Bunga-bunga berumbi, walaupun bagian atas (daun-daun dan bunganya) mati, tenang saja bagian umbinya (dibawah) aman ko. Bongkar potnya, potong semua batang dan daun-daunnya, lalu umbinya diangin-anginkan (taruh diatas koran).

Umbi-umbi bunga seperti Gladiol dan Dahlia harus ditaruh diatas koran, karena kalau diatas plastik akan busuk. Pakai koran lebih baik karena bisa menyerap lembab.

 

Khusus untuk bunga lili, umbinya harus tetap didalam tanah, tidak bisa hanya dibungkus koran. Tanpa media (tanah) umbinya akan kering dan busuk.

Biasanya kerjaan membongkar tanaman begini tidak dilakukan satu hari, bisa 2 bahkan 3 bulan baru akan selesai, karena terkadang 1 bahkan 2 minggu saya malas mengurusi bongkar-bongkar tanaman, jadi break nya lama πŸ˜€ . Kalau mood lagi bagus saya bisa kerjain 5 jam tidak berhenti-henti.

Pot-pot yang dibongkar, saya manfaatkan lagi daun-daunnya sebagai kompos untuk pot tanaman (bibit) musim berikutnya. Misal bongkar pot-pot bunga musim panas, nah daun-daun tanaman saya potong semua dan jadikan dasar atau sebagai kompos untuk bibit-bibit bunga musim semi seperti tulip, kroskus, alium, daffodil dll.

Pada Musim Gugur bongkar tanaman, potong daun-daunnya. Daun-daun tersebut bisa dimanfaatkan lagi untuk kompos
Pada Musim Gugur bongkar tanaman, potong daun-daunnya. Daun-daun tersebut bisa dimanfaatkan lagi untuk kompos

untuk ke halaman berikutnya klik β‡’ Next/Lanjut

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

71 thoughts on “Pekerjaan Tukang Kebun ketika Musim Dingin

  • February 14, 2014 at 8:16 am
    Permalink

    paketnya dah datang mba, sekarang disini lagi nanam jadinya hehehe ,

    • February 14, 2014 at 3:36 pm
      Permalink

      Bibit-bibitnya ga di cold treatment dulu? di Dieng apa lagi dingin suhunya?..

      • February 15, 2014 at 9:15 am
        Permalink

        bibitnya ga aku cold treatment mba tunasnya dah gede soalnya, disini dingin terus, tulipnya dah keliatan hijau sekarang, hyacinth malah blom keliatan

  • February 9, 2014 at 2:34 am
    Permalink

    waaah keren n telaten banget mbak nella *terpukau*
    aku sering terpukau dengan orang yang suka berkebun dan juga dari penggambaran di novel-novel agatha christie tentang berkebun di England sono keren banget… ada green house, rumah kaca, dan bermacam-macam nama tanaman yang ajaib-ajaib…

  • February 7, 2014 at 11:31 pm
    Permalink

    Nel, untung kau ceritain juga ‘heppot-heppot’nya bercocok tanam ya di jurnal jurnalmu, jadi gak cuma yang pas bunganya berkembang dan keren. Kan orang yg pengenan tapi suka gak tau kemampuan diri macam aku jadi bisa memahami, oooh ini juga perlu usahaaa bow biar cantik, gak macam singkong dilempar lalu tumbuh ihihi

    • February 8, 2014 at 5:00 pm
      Permalink

      Iya Ndang hepot2nya jarang sih aku ceritakan πŸ˜€ .
      Musim panas kepanasan, hujan kehujanan sering hepot, cari akal spy tanama2nnya ga mati πŸ˜† .

  • February 6, 2014 at 5:42 pm
    Permalink

    kak nella keren ih bisa beberes tanemannya sampe dirapihin gitu terus langsung tanem2 buat musim semi πŸ˜€
    eniho meskipun bunga musim panasnya pada mati tapi musim panas depan kan ‘bunga’ nya bakal mekar kak ahahahaha (sok nyambung2in)

    url chellesroom.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 09.01.2017

    • February 7, 2014 at 10:05 am
      Permalink

      Iya Chelle pas musim panas nanti bunganya-bunganya tumbuh lagi ko πŸ˜‰ .

  • February 6, 2014 at 1:58 am
    Permalink

    Saya kira setiap kali habis digunakan, alat-alat berkebunnya langsung dibersihkan, Mbak. Kalau kayak gitu agak repot juga, ya. Mendingan dibersihkan pas musim dingin, hehe…..

    • February 7, 2014 at 10:02 am
      Permalink

      Iya acara bersih2 pas musim dingin saja ketika tidak bisa berkebun πŸ˜€ .

  • February 5, 2014 at 3:42 pm
    Permalink

    Walau di musim dingin, ternyata kegiatan berkebunnya tidak surut juga ya mba?
    Tetap salut dgn semangatnya dalam berkebun.

    Salam.

  • February 5, 2014 at 1:20 pm
    Permalink

    Disiplin tinggi buat penggemar berkebun di negara 4 musim ya Jeng Nella.
    Setelah menua kegemaran berkebun saya berubah main pangkas dan mengurangi rumpun saja Jeng kurang mampu lagi bongkar membongkar.
    Selamat persiapan menyambut musim semi…

    • February 5, 2014 at 4:54 pm
      Permalink

      Iya bu Prih, harus disiplin sebelum tanaman2nya mati πŸ˜€ terkadang penyakit malas saya muncul juga ya bbrp tanaman mati deh πŸ™ .

  • February 5, 2014 at 8:45 am
    Permalink

    musim dingin musim panas or musim apapun itu tetep berkebun ya mba hihihihi. aku pengen baca2 seputar kehamilan mba nella nih..semoga semua sehat dan lancar ya mba πŸ™‚

    dan aku gak punya kebun jadi gak bisa nanam2 hehehehe *menatap halan depan yang tandus*

    • February 5, 2014 at 4:52 pm
      Permalink

      Hai Nisa nanam di pot juga bisa ko πŸ™‚ . Iya ntar deh kuupdate lagi jurnal kehamilanku πŸ˜‰ .

  • February 5, 2014 at 5:45 am
    Permalink

    Saya tidak pernah berfikir kearah sana …
    ternyata lumayan ribet juga ya Nel … kalau punya tanaman di empat musim itu …

    Sepertinya mesti pandai-pandai memilih tanaman nih …

    Salam saya Nella

    • February 5, 2014 at 4:51 pm
      Permalink

      Hai om NH semoga suatu hari nanti saya punya greenhouse dg pengatur suhu, jadi pas musim dingin taruh semua tanaman didalamnya πŸ˜‰ .

  • February 5, 2014 at 12:05 am
    Permalink

    waaaah, sudah lama banget gak berkunjung kesini )) kalo di indonesia, tiap hari masa tanama terusss.. hehe

    • February 5, 2014 at 4:50 pm
      Permalink

      Iya Yu enak ya di Indonesia ga usah pusing pikiran cuaca dingin πŸ˜€ .

  • February 4, 2014 at 5:49 pm
    Permalink

    Sudah nungguin postingan mba nella, jd adiksi sama blog ini… πŸ™‚
    Seneng liat bumil yang energik, mudahan sehat-sehat terus ya mba nella juga calon baby-nya… πŸ™‚

  • February 4, 2014 at 8:13 am
    Permalink

    Kangenn baca postingan kak Nella.. ^^,

    Pas musim dingin malah banyak juga yang harus dilakuin yah kak Nell, bener sih drpd nanti pas udah panas malah malas yah πŸ˜€

    Btw, bentar lagi nungguin postingan soal Baby deh.. Yihiii πŸ™‚

    • February 4, 2014 at 7:14 pm
      Permalink

      Hai Py iya musim dingin waktunya bersih2 peralatan berkebun, musim semi nanti mulai berkebun lagi πŸ˜€ .

  • February 3, 2014 at 5:45 pm
    Permalink

    Wah walaupun sibuk ngurusin tanaman karna musim yang cepet berganti kayanya enak ya hidup disana.. Suasananya asri banget…

    • February 4, 2014 at 12:26 am
      Permalink

      Ada enak dan ga enaknya ko πŸ˜€ . Ga enaknya klo dingin bangett ya dirumah saja hehe.

  • February 3, 2014 at 11:46 am
    Permalink

    mba Nellaaaa aku udah mulai berkebun loh hahaha *laporan*

  • February 3, 2014 at 11:24 am
    Permalink

    nella……thx y da berbagi crita…sgt menyenangkan y tggl di jerman…ditunggu edisi crita kehamilannya….

    • February 4, 2014 at 12:25 am
      Permalink

      Hai ka Tia thanks ka sdh menyempatkan mampir ke blog saya. Iya nanti saya ceritakan kelanjutan cerita kehamilanku πŸ˜‰ .

  • February 3, 2014 at 10:40 am
    Permalink

    Semoga kegiatan berkebun nya bisa dilakukan setelah musim dingin ini. πŸ™‚
    eniwei..
    berarti kagak ada ya tanaman yang bisa hidup di musim dingin? hehe

    • February 4, 2014 at 12:24 am
      Permalink

      Semoga cepat datang musim semi πŸ˜€ . Banyak juga ko tanaman yg tahan dingin rata2 pohon2 besar, klo bunga-bunga rontok semua πŸ™ .

  • February 3, 2014 at 2:13 am
    Permalink

    eh mba nella lagi hamil yah, woaah selamat yah ikut seneng bacanya :D, salut deh mba nella tetep rajin dan telaten berkebun

    ( link dianryan.blogspot.com dihapus karena domain tidak aktif lagi. 06.10.2016 )

  • February 3, 2014 at 2:07 am
    Permalink

    Berkebun emang mengajarkan kita kesabaran ya? Ada saat menanam, merawat dan menikmati hasil. Ini yang saya rasakan. Kalo lihat blog Nella, apalagi pas lihat bunga2nya, rasanya pengen kebun segera berbunga kayak gitu, tapi terus inget bahwa yang indah-indah itupun dulunya berproses dari benih dulu. #yang lagi gak sabar nunggu semaian siap ditanam sambil menjaganya dari belalang kecil yang doyan banget makan bibit tanaman yang baru tumbuh:)

    • February 4, 2014 at 12:22 am
      Permalink

      Iya harus sabarr πŸ˜€ . Hamanya ga hanya belalang, ada ulat, kutu dll πŸ™ .

  • February 2, 2014 at 5:17 pm
    Permalink

    Wow!! Emang telaten banget nih mb Nella.
    Selamat atas kehamilannya yaaa

    • February 2, 2014 at 11:58 pm
      Permalink

      Klo sayur2an dan bunga yg dari benih iya nanam ulang.
      Klo mawar dan bunga2 yg ada umbinya spt dahlia, lili, gladiol ga mati ko πŸ˜‰ .

      • February 5, 2014 at 4:21 am
        Permalink

        hehe… aku pikir bunga2 juga harus nanam ulang dari awal lagi. πŸ™‚

  • February 2, 2014 at 4:43 pm
    Permalink

    Bangun green house dong kak, bbrp foodblogger luar yg temanya garden to kitchen sharing tips2 berkebun wkt winter

    • February 2, 2014 at 11:54 pm
      Permalink

      Iya pengen banget aku punya greenhouse tp ga ada lahan buat ngebangunnya, rumahku kan dilantai 1 cuma punya 2 balkon πŸ˜€ .

  • February 2, 2014 at 2:11 pm
    Permalink

    katanya kalau di cuaca dingin, bunga-bunga itu bakal jadi lebih wangi. bener nggak sih itu? hehehe

    url ginseladipura.com is no longer available.

    The authors have deleted this site. Update 08.01.2017

    • February 2, 2014 at 11:50 pm
      Permalink

      Klo bunga yg ada wanginya ga hanya dingin ko tercium harumnya. Pas dingin mungkin angin bertiup jadi lebih tercium.

  • February 2, 2014 at 5:12 am
    Permalink

    Belum ada updatean lagi soal kehamilan, mbak Nella.. mabok berat-kah..? *oot* πŸ™‚

    • February 2, 2014 at 7:54 am
      Permalink

      Hehe tadinya mau update kehamilan, ah draftnya belum selesai jadi ya bahas tanaman dulu.
      Aku lacar-lancar nih hamilnya ga mabok, ga ngidam πŸ˜€ .

  • February 2, 2014 at 4:34 am
    Permalink

    walaupun musim dingin tetep aja sibuknya ya… πŸ˜€

  • February 2, 2014 at 2:52 am
    Permalink

    mba nel bunga snap dragon itu baunya wangi yaa,aku taunya karena abis wisata ke taman bunga nusantara
    kemarin aku mau beli bibitnya ga nemu,susah nyarinya

    • February 2, 2014 at 7:52 am
      Permalink

      Hai Emma, Snapdragonku baru keliatan bakal bunganya, nanti saya coba cium deh ada harumnya atau tidak. Klo bunganya sudah kering coba buka bongkol bunganya deh, biasanya bakal benih (bibit) ada didalamnya πŸ˜‰ .

  • February 2, 2014 at 1:20 am
    Permalink

    mesti telaten dan paham bunga2 yg harus ditanam sesuai musimnya ya…
    Juli si baby lahir pas dengan musim berbungakah?
    pasti cantik si baby difoto dikelilingi bunga2 indah

    • February 2, 2014 at 7:51 am
      Permalink

      Iya kak, aku lahiran pas bunga-bunga bermekaran, pas panas-panasnya πŸ˜€ .

    • February 2, 2014 at 7:50 am
      Permalink

      Iya mbak Ika, repot memperhatikan tanaman-tanaman yang ga tahan dingin nih, kalau di Indonesia lancar deh berkebun tanpa direpotkan cuaca tidak bersahabat πŸ˜€ .

  • February 1, 2014 at 5:36 pm
    Permalink

    Jadi selalu saja ada kegiatan yaaa, meskipun ngak musim tanam … Rajin kali kakak ku ini. tetep semangat meskipun jadi BUMIL πŸ™‚

    • February 2, 2014 at 7:49 am
      Permalink

      Terima kasih adikku πŸ˜€ . Kakak akan tambah semangat ketika musim dingin berakhir supaya bisa berkebun lagi πŸ˜‰ .

  • February 1, 2014 at 4:59 pm
    Permalink

    Wah…lama saya ga mampir ke warung ini.. πŸ˜€ *Awalnya saya termasuk suami yang gagal menyenangkan hati istri tercinta. Sering saat saya masih ngantor, sms atau telpon istri selalu “Ayah, jangan lupa ntar pulang mampir ke tukang kembang ya, beliin kompos” atau “Tolong, ntar anterin beli pot ya”. Dan saya pikir saat itu, istri saya keji. πŸ˜€ Tapi…melihat hijau dedaunan di teras depan kok makin lama makin menyegarkan mata ya…akhirnya tanpa diminta pun, bahkan saya tanam sendiri pohon kamboja bunga merah. Dan sekali lagi saya kembali gagal sebagai tukang kebun…tapi saya berhasil mengambil hati istri dan membiarkan berbunga di hati saya. πŸ˜€ πŸ˜› * *Selamat untuk kehamilan nya, mbakyu*

    • February 2, 2014 at 7:48 am
      Permalink

      Saya sama spt istri mas Muda, minta dibelikan kompos tanaman atau pot bunga dll, karena suami pergi ngantor dengan kendaraan jadi bisa dong dimintain tolong πŸ˜€ . Terima kasih ya :Wink: .

  • February 1, 2014 at 4:10 pm
    Permalink

    Buset dah bener bener nel..
    hebat betul dah diri kamu tapi ingat nel jangan capek capek and jongkok lo ya waktu bongkar bongkar tanam..
    sehat sehat ya bumil..

    • February 1, 2014 at 4:28 pm
      Permalink

      Iya thanks ya Ria πŸ™‚ . Pakai jongkokkan ko pakai alas bantal, atau paling enak ngerjain (ngurus) tanaman diatas meja πŸ˜‰ .

  • February 1, 2014 at 3:54 pm
    Permalink

    happy weekend juga kak. salut deh sama bumil yg tetep rajin berkebun πŸ˜‰

  • February 1, 2014 at 3:33 pm
    Permalink

    happy weekend juga,Nel.blognya mengobati kerinduan akan tulisannya ,yg udah sy tunggu tunggu,he….he.tokonya jangan tutup selamanya,gimana dengan kita.,pecinta tanaman.tapi memang keluarga itu harus di utamakan.GBU.

    • February 1, 2014 at 4:26 pm
      Permalink

      Belum tahu deh tetap buka tokonya atau tidak, karena bakalan sibuk ngurus anak πŸ˜€ .

  • February 1, 2014 at 3:27 pm
    Permalink

    wah tinggal di eropa kak? atau lagi kuliah? salam kenal ^^

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: