Ditunggu Kunjungan Baliknya yaaaa

Ditunggu Kunjungan Baliknya yaaaa. Saya mau curhat, mau nyampah disini boleh ya. Pengen numpahin unek-unek biar plong πŸ˜€ .

Dulu sekali tahun 2009 waktu saya mulai ngeblog, 2 tahun pertama siapa sih yang ngelirik blog saya ini. Siapa pula yang sudi berkomentar di blog ini, bahkan yang memberikan “like” juga tidak ada.

Kemudian saya mulai baca-baca artikel tutorial blog, bagaimana meningkatkan trafik, bagaimana supaya blog ramai pembaca dan ramai yang kasih komentar juga. Ringkasan kemajuan blog saya tulis di trafik blog.

Rajin blog walking, mulai dapat teman-teman baru dimana kami saling mengunjungi, saling berkomentar. Makin hari makin banyak teman-teman blogger saya. Trafik makin naik dari teman blogger maupun dari mesin pencari yang mengantarkan banyak sekali orang ke blog saya ini. Saat ini sekitar 800 page views (tiap hari kerja) saya dapatkan dari mesin pencari. 2000 Page views setiap hari sudah biasa.

Ditunggu Kunjungan Baliknya yaaaa.

Friendship (Foto: gettyimages)

Senang? tentu saja!. Namun belakangan jadi beban juga loh buat saya. Apalagi postingan ramai komentar saya senang sekaligus stres hahaha. Blog saya tentunya belum seramai yang komentar di blognya Arman atau Bebe sih πŸ˜€ .

Stresnya knapa?:
β€’ Banyak komentar tentunya harus dibalas satu persatu. Untuk menunjukkan penghargaan “rasa terima kasih” kepada yang sudah berkomentar. Iya kalau saya punya banyak waktu akan saya balas langsung semua komentar, bagaiman kalau saya tidak banyak waktu untuk nongkrong di depan komputer atau tidak punya cukup waktu memegang tablet berlama-lama?.

β€’ Stres karena tiap hari pasti terima email pribadi yang banyak. Kalau hanya butuh jawaban singkat gampanglah ya, bagaimana kalau email curhat yang butuh jawaban panjang lebar dari saya. (Kadang saya “sim salabim tidak ada email, jangan ada email masuk pleasee” πŸ˜† )

Tipe email yang jadi sarapan atau makanan siang saya tiap hari:
1. Misal curhat bagaimana cari jodoh bule, ko pacar bule (atau gebetan) saya begini, begitu, harus bagaimana nih kak?. Sudah join online datingnya, cara kerjanya bagaiamana?, cari bule yang baiknya bagaimana? Karena ketemu scammer melulu. Sudah ketemu jodoh lalu mau nikah, nanya cara ngurus suratnya ke saya juga, sudah saya kasih tahu buka tulisan ini, baca sebaik-baiknya disana, nanti dia nanya lagi!. Ko saya jadi seperti konsultan cari jodoh?.

  1. Bagaimana cara sekolah, kuliah dan kerja di Jerman. Ini kalau di jabarin macam-macam pertanyaannya bikin saya stres tingkat tinggi berkepanjangan. SAYA TIDAK SEKOLAH, TIDAK KULIAH BIDANG FARMASI dan TIDAK KERJA BIDANG FARMASI DI JERMAN. Kalau saya curhat (cerita) di blog mengenai tema tersebut ya itu impian saya, dan belum terwujud makkkk πŸ˜₯ . Saya stress kalau ditanya-tanya melulu hiks. Sudah saya kasih tahu baca disini, disana. Join forum ini itu, nanti orangnya nanya lagi hiksss.

Kalau mau kerja atau pindah ke Jerman, kamu tidak akan dapat visa kalau hanya β€žya datang aja dulu ke Jerman, numpang si A, B atau C. Ada om saya bisa nampung katanya tinggal sama dia dulu, sekaligus bantu-bantu kerjaan dia di klinik. Urusan kerjaan nanti baru cariβ€œ. Hellooo saya kasih tahu ya, kamu tidak akan dapat visa. Visa PASTI DITOLAK kalau situasinya seperti itu. Kalau mau kerja harus sudah dapat surat kontrak kerja dulu dari perush di Jerman. Kalaupun sudah dapat kontraknya kamu akan berurusan dengan pihak tenaga kerja β€œArbeitsamt” Akan ditanyain ke kamu dan perusah yang terima kamu. β€œKenapa ambil tenaga kerja dari luar Jerman? Apakah tenaga kerjanya tidak ada di Jerman? Kalau tidak ada baru dipertimbangkan keluarnya visa”.

Belakangan banyak tenaga kerja perawat lansia didatangkan dari Cina kalau Vietnam banyak yang magang ke sini, karena Jerman kekurangan tenaga kerja.

Saat ini 2,4 juta warga membutuhkan perawatan lansia, dan angka ini diperkirakan naik menjadi 3,4 juta pada tahun 2030 – dan lebih dari 100.000 pekerja terampil diperlukan. Menurut Badan Statistik Jerman, sekitar 950.000 orang saat ini bekerja untuk perawatan geriatrik di Jerman.

(ngutip DW lengkapnya bacaΒ Jerman Tengok Imigran untuk Kerja di Panti Jompo danΒ Perawat Lansia dari Mekong)

Jadi perawat lansia memang enak? tidakkk, sering sekali Frank bilang “..dasarr kerjaan brengsekkk”. Lain waktu saya ceritain kerjaan suamiku tercinta deh ya πŸ˜‰ . Kalau berminat cari kerja di Jerman silakan cari tahu sendiri ya, saya tidak akan jawab kalau ada yang nanya-nanya. Ko saya jadi seperti konsultan sekolahan atau kerja?.

  1. β€œBerapa kelembapan udara di Jerman tiap musimnya?β€œ (ditanyakan seseorang yang mau expansi bisnis ke Jerman kali ya). β€žKalau bulan Februari sekitar jam 7 pagi masih gelap kah, soalnya mau kursus pagi atau siang aja baiknya ya?β€œ. β€žDari bandara Frankfurt ke Berlin, ke Belanda, ke Swiss naik apa, berapa lama, nginep dimana?β€œ. β€žContoh toko-toko dijalan ini jualan apa saja aja ya?”. Bahkan yang mau nulis novel nanya-nanyanya ke saya gubrak.com.

  2. Nanya-nanya visa, kenapa ditolak (kalau ditolak hanya petugas visa dan Tuhan yang tahu, knapa nanya ke saya hikss). Nanya-nanya cara nikah di Jerman, di Swiss, dan Negara lain, baiknya nikah di Indonesia atau di luar negeri?. Nikah beda agama tempatnya dimana, dinegara mana, bagaimana caranya?, bahkan contact personnya nanya ke saya juga. Padahal di tulisan dan website yang saya tunjukkan sudah ada informasinya, dibagian atas kiri atau kanan website.

  3. Nanya-nanya mengenai tanaman, kenapa begini, kenapa begitu. Didaerah panas cocoknya nanam apa?. Nah tipe email begini masih bisalah saya layani karena sesuai hobi saya. Itupun kalau yang ditanyakan sudah pernah saya alami (pengalaman).

Masih banyak tipe emailnya, nanti kalau ingat saya tambahin deh ya, atau buat bagian II πŸ˜€ .

Tipe-tipe email yang saya jelaskan diatas itu sebenarnya bisa cari jawabannya di google ko. Mengesalkan itu kalau kamu termasuk tipe yang malas membaca dan malas cari tahu sendiri.Β Gampang langsung nanya saja beres toh?.

Saya sering curhat ke Frank, dan Frank tahu ko saya mauuuu yaaa balasin satu persatu email begitu πŸ™„ . Frank sampai berulang kali nanya loh β€œkamu dapat duit ga kalau jawab-jawab email begitu banyak? Minta banyaran 1 euro kek per email”. Bahkan pernah saya sindir seseorang yang berulang kali nanya-nanya melulu bahkan nanya tempat tinggal saya “mau kirim parcel kesaya?”. Sumprit deh saya tidak pernah menarik bayaran dari email yang saya jawab. Bahkan tidak menerima ucapan terima kasih juga tidak masalah kooo tapi sebel kan kalau ada yang email diujung kalimat “di tunggu segera balasannya!”. Kalau saya dibayar ya saya segera balas, tipe email seperti itu malah saya cuekin!.

β€’ Stres kalau yang berkomentar di blog saya menuntut β€œditunggu kunjungan baliknya”. β€žMampir yaβ€œ sampai dikasih link tulisannya supaya mata saya bisa melihat jelas?? 😯 . Saya jawab komentar ybs, nanti begitu lagi β€žditunggu kunjungannyaβ€œ.

Padahal ya menurut saya β€žkalau kamu sudah bisa berkomentar di blog seseorang apalagi blog yang ramai pengunjung dan tinggi trafiknya, itu sudah memberikan kesempatan orang lain untuk melihat id kamu toh? Bukan hanya si pemilik blogβ€œ.

Belakangan kalau saya blog walking, beneran yaaa saya TIDAK MENGHARAPKAN segera dikunjungi balik dan dikomentari postingan saya oleh blogger dimana saya sudah berkomentar. Jika saya bisa berkomentar, maka saya sudah menitipkan id saya, nama blog saya di blog tersebut.

Saya kasih tahu ya, saya menerima banyak sekali trafik dari blog yang saya komentari misal blog Bebe, Melissa, Noni, Arman, Sondang, Fascha, dll, silakan lihat foto dibawah ini, banyak sekali backlink yang mampir ke blog saya.

Url atau Perujuk Penyumbang Trafik ke Blog Pursuingmydreams.com. Data 3 bulan Terakhir, data yang teratas saja ya, terlalu pajang hingga ke bawah

Url atau Perujuk Penyumbang Trafik ke Blog Pursuingmydreams.com. Data 3 bulan Terakhir, data yang teratas saja ya, terlalu pajang hingga ke bawah

Apakah dari yang punya blog? Apakah yang punya blog punya waktu mampir ke blog saya? TIDAK, mungkin yang punya blog sedang sibuk mengurus rumah tangga, sibuk kerja, sibuk mengurus bayi yang baru lahir dan kesibukan lainnya. Saya TIDAK mengharapkan dikunjungi balik, tapi teman-teman yang punya blog penasaran pengen tahu siapa sih saya dan saya mendapat banyak trafik lohhh πŸ˜‰ .

Per 2 Maret 2014 follower blog saya berjumlah 1.017 (kalau teman-teman sosial media tidak termasuk angka tersebut ya) entah dari mana saja mereka hingga berjumlah 1.017 hehe. Saya senang banyak yang mengikuti blog saya, namun disisi lain saya harus berhati-hati menuliskan sesuatu yang pribadi, bahkan nama lengkap suami dan saya sudah saya hapus dari “About me” untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kalau kamu bertanya-tanya kenapa saya belakangan ini sering menutup akses komentar blog. Jawabannya karena saya tidak punya waktu banyak nongkrong di depan komputer, tidak punya banyak waktu untuk blog walking. Stres karena banyak yang sudah berkomentar di postingan saya BERHARAP kalau saya sesegera mungkin 1X24 jam segera berkomentar juga di blog mereka. Serasa saya berhutang 😐 .

Heloo apakah saya meminta kamu berkomentar di blog saya?. Nah daripada pusing jadi saya tutup akses komentar postingan saya. Padahal banyak juga teman-teman blogger yang tulus komentar di blog saya tanpa mengharapkan kunjungan balik kan? Hanya ingin berkomunikasi dengan saya bener kan? πŸ™‚ .

Sepertinya nantinya disetiap akhir postingan tulisan akan saya berikan kalimat begini: β€žSilakan berkomentar, namun yang mengharapkan kunjungan balik atau berharap saya akan berkomentar balik di blog kamu. JANGAN BIKIN KOMENTAR di postingan saya ini yaβ€œ salamdamai πŸ˜† .

Baca Juga:
β€’ 5 Tips Etika Berkomentar di Blog
β€’ 3 Tipe Komentar yang β€œGa banget deh!”
β€’ Tips Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog

Advertisements
Advertisements

152 Comments

  1. afiiarifiani June 2, 2014
  2. Felicity May 17, 2014
    • Pursuingmydreams May 17, 2014
      • Felicity May 17, 2014
  3. Chrystel Angelia Jonathan April 25, 2014
    • pursuingmydreams April 26, 2014
  4. siti April 9, 2014
    • pursuingmydreams April 10, 2014
      • siti April 10, 2014
        • pursuingmydreams April 11, 2014
          • siti April 12, 2014
  5. Speak Your Mind April 9, 2014
  6. Maskur March 25, 2014
    • pursuingmydreams March 26, 2014
      • Maskur March 27, 2014
  7. lusi andayani March 23, 2014
    • pursuingmydreams March 23, 2014
  8. zainal March 22, 2014
    • pursuingmydreams March 22, 2014
  9. Max Manroe March 21, 2014
    • pursuingmydreams March 23, 2014
  10. evy doloks March 20, 2014
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: