Jurnal Kehamilan Screening Test

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Jurnal Kehamilan Screening TestΒ . Memenuhi permintaan banyak teman blogger yang katanya tidak bisa eksis dan tidak bisa cerewet berkomentar gara-gara beberapa tulisan saya tutup akses komentarnya hihi :mrgreen: maka tulisan ini bisa dikomentarin deh πŸ˜€ . (*yang berkomentar sekaligus berpromosi, dengan berat hati link tulisan atau promosi tersebut akan saya hapus).

Saya mau cerita mengenai Screening test alias Amniocentesis alias Fruchtwasseruntersuchung yang saya jalani 3 Februari lalu. Saya dirujuk dokter kandungan di kota tempat tinggal saya ke klinik di Mannheim, karena peralatan di Mannheim lebih lengkap dan alat USG nya lebih canggih.

Apakah yang dimaksud dengan amniosentesis?

Jurnal Kehamilan Screening Test. yang dimaksud Screening Test Amniocentesis

yang dimaksud Screening Test Amniocentesis

Amniosentesis adalah tes medis untuk skrining bayi (screening babies), di mana dokter mengambil sedikit cairan ketuban (kira-kira 15- 30 ml). Cairan ketuban ini mengandung beberapa jaringan dari embrio atau janin yang menyimpan informasi genetik penting. Sampel (cairan) ini kemudian diperiksa dan dilakukan pengujian di laboratorium untuk memeriksa kelainan apapun, misalnya kemungkinan adanya cacat lahir.

Amniosentesis adalah tes diagnostik, dimana kita akan bisa mengetahui kondisi tertentu dari janin dan juga dengan tes ini akan diketahui jenis kelamin si bayi. Jadi bagi kamu yang tidak ingin mengetahui lebih awal jenis kelamin bayi, lebih baik beritahukan dulu ke dokternya sebelum tes dimulai.

Contohnya Frank, sejak awal dia bilang dia tidak ingin mengetahui lebih awal jenis kelamin bayi kita, dia ingin pas menggendong si anak, baru dia tahu perempuan atau laki. Alasan dia sih supaya surprise gitu loh πŸ˜€ Saya menghargai keinginan dia. Saya sih mau tahu lebih awal, jadi tahu mau beli baju dan perabotan si bayi kan πŸ˜‰ .

Pada usia kehamilan berapa bulan dilakukan amniosentesis?
Amniosentesis (atau prosedur lain, yang disebut chorionic villus sampling (CVS) ) dapat mendiagnosa masalah di dalam rahim. Amniosentesis biasanya dilakukan ketika usia kehamilan antara 16 dan 22 minggu.

Pada kondisi seperti apa, seorang ibu hamil menjalani amniosentesis, bolehkan tidak menjalaninya?

Jangan kuatir, tes ini tidak menyebabkan keguguran. Kita hanya akan ditawarkan amniosentesis ini jika ada kemungkinan besar bayi kamu memiliki kelainan kromosom atau kelainan genetik. Kalau resikonya sangat kecil akan hal tersebut, kita tidak akan ditawarkan menjalaninya πŸ˜‰ .

Ibu hamil akan ditawarkan amniosentesis jika:
β€’ Skrining tes seperti tes darah dan test nuchal (Nuchal translucency / NT) menunjukkan bayi Anda memiliki risiko tinggi mengalami masalah kromosom.*test Nuchal translucency / NT untuk mengetahui apakah ada pengumpulan cairan bawah kulit di bagian belakang leher bayi Anda. Semua bayi memiliki cairan di bagian belakang leher mereka, namun pada bayi dengan Down sindrom cairan tersebut mengalami peningkatan.
β€’ Hasil USG menunjukkan masalah dengan bayi Anda, seperti cacat jantung, yang mungkin menandakan adanya kelainan kromosom.
β€’ Anda memiliki keluarga atau kerabat yang memiliki kelainan genetik.
β€’ Umur ibu hamil 35 tahun yang dianggap usia rawan

Sebelum tes dimulai Frank dan saya diwawancarai dokter dulu (tidak persiapan, tidak tahu bakalan ditanyakan hal ini). Kita ditanya mengenai riwayat keluarga kami berdua. Apakah ada penyakit tertentu mulai dari garis kakek nenek, orangtua, saudara kandung, paman dan bibi, anak-anak dari saudara kandung, saudara sepupu apakah ada penyakit tertentu yang mereka derita. Pertanyaan dokter membuat saya berpikir agak lama, menggingat satu persatu dari saudara-saudara saya tersebut. Tahu sendiri kan orang Indonesia banyak sekali saudara-saudaranya πŸ˜€ . Saya 4 bersaudara, trus mama berapa saudara kandungnya, bapak juga, lalu sepupu, lalu anak-anak adik saya, anak-anaknya para sepupu. Beneran mikir lama deh 😳 A nikah dengan si B anaknya berapa, anaknya sehat atau tidak. Sepupu yang itu tidak menikah sehat atau tidak. Nah dokternya menggambar pohon keluarga sambil menulis informasi penting yang Frank dan saya berikan. Puji Tuhan dari garis keluarga Frank dan saya tidak ada risiko yang berbahaya.

Setelah setuju bersedia menjalani pemeriksaan amniosentesis, maka Frank dan saya menandatanggani surat pernyataan, ko serem ya πŸ™ .

β€’ Ibu hamil atau si suami memiliki risiko besar mewariskan penyakit tertentu ke janin, seperti misalnya penyakit Anemia sel sabit (Sickle-cell disease (SCD) ).

Anemia sel sabit adalah kondisi serius dimana sel-sel darah merah menjadi berbentuk bulan sabit, seperti huruf C. Sel darah merah normal berbentuk donat tanpa lubang (lingkaran, pipih dibagian tengahnya), sehingga memungkinkan mereka melewati pembuluh darah dengan mudah dan memasok oksigen bagi seluruh tubuh. Sulit bagi sel darah merah berbentuk bulan sabit untuk melewati pembuluh darah terutama dibagian pembuluh darah yang menyempit, karena sel darah merah ini akan tersangkut dan akan menimbulkan rasa sakit, infeksi serius dan kerusakan organ tubuh.

β€’ Wanita yang pernah hamil sebelumnya, dan mengalami kelainan genetik pada janinnya.
β€’ Wanita yang hamil di usia rawan (diatas 35 tahun) nah makanya saya ditawarin tes ini karena saya hamil anak pertama ini di usia 35 tahun.

Kalau Anda ditawari atau berminat mengikuti tes amniosentesis ini berikan informasi yang sedetailnya ke dokter Anda, kalau misal tidak tahu riwayat kesehatan keluarga bisa tanya orang tua atau tanya keluarga dulu, baru berikan informasi yang jelas ke dokter kandungan Anda, jadi tidak asal jawab berdasarkan kira-kira saja, kuatir nantinya salah kan. Tanya dokter kandunganmu juga mengenai pro kontra mengikuti tes ini, pokoknya kalau sudah sreg ikutan, baru deh jalani πŸ˜‰ .

Jika Anda ingin mengikuti test ini (amniosentesis) karena alasan kondisi genetik, memiliki risiko penyakit keturunan, Anda akan ditawarkan mengikuti chorionic villus sampling ( CVS ) sebagai gantinya, karena CVS memberikan diagnosis lebih awal. Apa itu chorionic villus sampling ( CVS ) silakan infonya di http://www.babycentre.co.uk/a328/chorionic-villus-sampling-cvs .

Berapa biaya amniocentesis alias Fruchtwasseruntersuchung? Apakah asuransi menanggung semua biaya?

untuk ke halaman berikutnya klik β‡’ Next/Lanjut

Advertisements

114 Comments

  1. Niah Wardhani
  2. Lulu
      • Lulu
          • Lulu
  3. Dewi
  4. t3ph
  5. Nadia
  6. edy
  7. ronal
  8. ladeva
  9. dian_ryan
  10. Ria angelina
  11. Gita
  12. Juwita
  13. Primerinamer

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: