Tanamanku Subur Menggila karena

loading...

Halo sahabat berkebun, coba lihat deh betapa cantiknya dan suburnya tanaman dan bunga-bunga yang saya miliki pada foto slide dibawah ini. Sebagian besar tanaman dan bunga-bunga tersebut saya tanam dari awal alias ada yang dari benihnya (yang kecil sekali), dari umbinya dan ada juga yang saya pisahkan dari indukannya.

 

Foto-foto tersebut beberapa contoh tanaman saya, lainnya masih banyak hehe. Pada penasaran, pada heran kenapa bisa subur begitu?. „..Pasti rajin kasih pupuk ke tanaman?“. Supaya kalian tahu saja ya, pupuk (kimia) yang padat dan cairan mahal sekali disini, jadi ngiri katanya kalau ditanah air, ada pupuk murah karena ada yang disubsidi pemerintah?. Nah karena harga pupuk mahal banget, saya juga ogah ya berkebun kalau harus ngeluarin duit yang banyak hehe dasarpelit.

Jadi ini yang saya berikan ke tanaman-tanaman saya:

1. Sisa-sisa sayuran. Misal mau masak sayur kan kadang banyak yang tidak terpakai (tidak bagus), contoh salat, sawi, buncis dll pastilah ada yang kebuang, lalu ngupasin bawang merah, bawang putih, bawang bombay kulitnya tidak saya buang. Jadi semua itu saya tampung di tempat sampah khusus organik.

 

Oh ya di Jerman, tiap rumah tangga memang diwajibkan memisahkan sampah. Kertas, botol (di kota tertentu botol dibedakan lagi menurut warnanya ada yang coklat, hijau, putih), kaleng, sampah dapur, sampah dari kebun harus dipisahkan. Kalau petugas sampah yang ambil dan lihat isi tong sampahnya nyampur tidak akan diangkut deh sampahmu. Kenapa repot harus memisahkan sampah?. Supaya bisa didaur ulang 😉 .

Iya, jadi saya bikin kompos dari sampah dapur, yang saya gunakan khususnya sayuran hijau, dan kupasan bawang, kalau buah-buahan tidak saya gunakan karena mengandung banyak air. Pernah saya baca curhatan seseorang di satu forum berkebun, dia membuat kompos termasuk dicacmpur buah-buahan, eh malah datang banyak sekali belatung iihhh geli. Kalau buah, paling saya gunakan kulit jeruk.

Saya berkebunnya di balkon, semua tanaman dalam pot, jadi sampah organik yang saya gunakan hanya yang kering saja, ya supaya menghindari datangnya si belatung tersebut, kalau misalkan kamu punya kebun luas ya, silakan juga buat kompos dari buah-buahan.

2. Kulit Telur. Sudah setahunan lebih tiap kali mau masak telur, kulitnya saya tampung di tempat khusus. Begitu telur di gunakan, kulitnya saya hancurkan, lama-lama bagian dalamnya kering sendiri. Kulit telur kaya kandungan kalsium.

Guna Kalsium pada tanaman:
1. Tanaman butuh air kan? Nah penyerapan air pada tanaman di bantu oleh kalsium (ca).
2. Tanaman membutuhkan kalsium untuk pengembangan dinding sel dan pertumbuhannya
3. Tanaman membutuhkan kalsium untuk aktivitas enzim dan metabolisme.

Ada tambahan lagi? Ditunggu masukkan sahabat berkebun .

Salah satu contoh akibat kekurangan kalsium misal pada tanaman tomat dikenal istilah Blossom-End Rot (BER).

untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

95 thoughts on “Tanamanku Subur Menggila karena

  • May 2, 2014 at 7:14 pm
    Permalink

    Mba Nella rajin dan telaten, gak heran kalau tanamannya subur dan cantik…oya, saya dulu pernah memelihara ayam (sekarang mereka sih sudah jadi opor atau ayam goreng), tapi tanah hitam di bawah kandang ayam juga pupuk yang bagus banget lho mba #cobasharing.com

    url oktadreamgarden.wordpress.com dihapus pemilik blognya. Update 07.01.2017

    • May 3, 2014 at 10:08 am
      Permalink

      Dulu mamaku pelihara ayam, kotorannya bagus buat pupuk. Sekarang rumah saya dilantai atas tidak bisa pelihara ayam 😀 .

      • May 3, 2014 at 2:12 pm
        Permalink

        Hehehe…iya juga ya mba. Sorry, just an idea…

        url oktadreamgarden.wordpress.com dihapus pemilik blognya. Update 07.01.2017

  • March 3, 2014 at 8:31 am
    Permalink

    what a lovely flowers mba.. cuacanya lbh hangat dbanding thn lalu ya mba.. jd lbh cpt berkembang bunga nya 🙂

    • March 3, 2014 at 9:32 am
      Permalink

      Iya tahun ini cepat hangatnya, aku semangat nih mau mulai nanam2 😀 .

  • February 4, 2014 at 6:56 am
    Permalink

    kak, gmn…udah bisa kirim kah? 🙂

  • January 20, 2014 at 3:02 pm
    Permalink

    Mbak terima kasih untuk saran kulit telur dan air rebusan telur, sy ada tanam buah jambu biji dipot yg sudah hampir mati, setelah sy ksh sisa sayuran dan kulit telur beserta air rebusan, tanaman jambu biji sy tumbuh lg dan malahan berbuah banyak. Bahkan sy skrng lg coba ke anggrek, kulit telur dan airnya. Tp blm ada tanda2 nya. Sekarang sy jd sering mengumpulkan sisa sayur2 an, air beras, dan kulit telur. Bahkan sy sudah jarang memakai pupuk kimia. Lumayan irit uang. Yg sy belikan lg pohon2 buah dan bunga anggrek

    • January 21, 2014 at 8:04 pm
      Permalink

      Kalau anggrek saya ga coba, karena potnya kecil. Untuk tanaman buah dan bunga yg potnya besar silakan coba 😉 .

  • January 20, 2014 at 4:56 am
    Permalink

    Kak Nella..masih jualan bibit2 bunganya ga?kl masih ak pengen euy… 🙂

    • January 20, 2014 at 12:23 pm
      Permalink

      Masih ko, cuma ngirim2 ke Jakarta lagi ku tunda dulu karena banjir disana ya?.

      • January 21, 2014 at 10:00 am
        Permalink

        Ooo iyaa masih banjir di jakarta..ujan terusssss..oke deh kalo gitu..kalo udah siap buat kirim kabar2in ya kak..o iya kak, kalo aku pengen nanem bunga azalea, baby’s breath white, calla lily kuning, sama malva sylvestris kira2 bagus ga kl ditanem di daerah jakarta? mohon bimbingannya… 😀

        • January 21, 2014 at 8:14 pm
          Permalink

          Yang Lucy sebut semuanya bunga-bunga musim panas ko, jadi cocok di Jakarta, asal jangan kena sinar matahari langsung pas terik ya 😉 .

  • January 17, 2014 at 5:37 pm
    Permalink

    bunganya cantik-cantik. vitamin A 🙂

  • January 16, 2014 at 1:58 pm
    Permalink

    selalu deh ngiler kalo liat kebunnya mba nel
    coba aku serajin mba nel yah..hihihi pasti halaman kosku bagus gitu 😛

      • January 18, 2014 at 3:54 pm
        Permalink

        disini musim ujan mba nel,males deh ngapa2in kalo lagi libur weekend jg,,paling ngerem dikosan belajar jait

        • January 20, 2014 at 12:14 pm
          Permalink

          Sama Emm ditempatku juga lagi musim hujan nih. Tiap hari mendung melulu 🙁 .

  • January 16, 2014 at 1:38 pm
    Permalink

    salam kenal mba…sejuk bgt ngeliat kebunnya…
    o, iya mba mf mo nanya klo sampah sayuran itu harus dikomposkan dulu (d peram beberapa mgg) ato langsung di taruh begitu saja sampahnya d media tanam?.

    • January 16, 2014 at 2:04 pm
      Permalink

      Bisa juga dikomposkan. Klo saya sih sampah sayurannya langsung taruh pot untuk nanam (klo pas lagi ada tanaman baru mau ditanam), klo ga nanam2 ya saya komposkan dulu.

      • January 17, 2014 at 3:04 am
        Permalink

        klo cara mba yg lngsng smpn k media tanam bs g klo utk nanam cabe, tomat, bawang dll? mba klo mo di komposkan dulu sampah sayurannya di campur tanah gk?
        & caranya bgmn? mf y mba byk nanya soalnya pemula bgt. mksh..

  • January 14, 2014 at 10:30 am
    Permalink

    saya br tahu ternyata carany gitu …. tq mba nella sharenya :). bulan dpn bulb tulipku sdh bs keluar kulkas nih.tanam seperti share an mba nella ah … 🙂

    • January 16, 2014 at 10:27 am
      Permalink

      Sipp semoga bisa sampai berbunga ya 🙂 . Oh ya setelah ditanam jangan sampai kena hujan ya 😀 .

      • January 17, 2014 at 9:18 am
        Permalink

        sip mba 🙂 .

  • January 10, 2014 at 4:47 pm
    Permalink

    Baru tau mbak kalau kulit telur bs dijadikan pupuk, selama ini langsung dibuang aja hehe. Btw, sy jg senang nanam tp cm sebatas tanaman hias kek antorium, kembang kertas dan palem2an. Tinggal di pelosok kek disini susah bgt nyari bibit klupun ada mahal bgt, Medit xixixixi. Salam kenal ya mbak selama Intisari bru brani komentar :d

    • January 12, 2014 at 12:28 pm
      Permalink

      Hai Rhey kalau mahal saya juga mikir dulu deh hehe. Tanaman yg disebutkan tuh ga perlu perawatan ekstranya, mudah dirawatlah ya 😉 .

      • January 13, 2014 at 9:25 am
        Permalink

        kemarin sudah kupraktekkan ngasih kulit2 bawang dan kulit telur ketanaman2ku.. mudah2an sakseis… trus gimana ya supaya tanaman model yang ada umbi bawangnya gitu bisa bebas hama bintik2 kuning… tanaman bawang2nganku sepertinya terserang hama… hikzz
        btw, tfs ya mbak… jadi pengen posting tentang tanam2an dirumah meskipun jumlah potnya bisa di hitung jari 😀

        • January 14, 2014 at 10:10 am
          Permalink

          bintik kuning kutu bukan?. Media tanamnnya tidak terllau basah kan? klo bawang suka yg agak2 kering. Ditunggu postingan Rhey tentang tanaman yaa 😉 .

  • January 10, 2014 at 3:49 pm
    Permalink

    Luar biasa, betapa subur tanamannya nih mba.
    Ini tetangga-tetangga kontrakan saya sepertinya mulai rajin bertanam dalam pot. Mungkin tips dsini bisa saya coba juga disini.

    Salam,

    • January 12, 2014 at 12:26 pm
      Permalink

      Silakan mas Asa, klo ada yg bisa ditiru 😀 . Bercocok tanam dalam pot bisa juga ko, paling tidak nanam buat kebutuhan dapur spt bawang merah, cabe, tomat 😉 .

  • January 10, 2014 at 9:11 am
    Permalink

    Kaaaak …. Telaten banget sih? 😀
    Aku udah nggak telaten yang begini-begini >.<
    Tapi memang bunga-bunganya jadi cantik yaaa

    • January 12, 2014 at 12:25 pm
      Permalink

      Hahaha maklumlah aku kan pengangguran, ya kerjaannya ngurus tanaman aja 😀 .

      • January 13, 2014 at 11:38 pm
        Permalink

        Nggak semua orang punya bakat tanaman sih, Kak 🙂
        Kata orang itu cocok-cocokan tangan. Hehehe.
        I think it’s a gift, Kak 😉

  • January 10, 2014 at 5:33 am
    Permalink

    Harga pupuk yg mahal malah bikin kak Nella makin kreatif ut bikin pupuk kompos sendiri.. Salute bener deh kk tekun nya 😀 Pantesss banget kalo taneman2 nya jadi subur dan cantik bgitu 🙂

    • January 12, 2014 at 12:25 pm
      Permalink

      Hehe harus cari cara supaya dapat yg baik tapi minim pengeluaran 😀 .

  • January 9, 2014 at 4:35 am
    Permalink

    Keren sekali mbak kebunnya …

  • January 8, 2014 at 5:27 am
    Permalink

    bunganya cantik-cantik..

  • January 8, 2014 at 4:22 am
    Permalink

    Baru tau kalo kulit telur juga berguna buat nambah kalsium bagi tanaman 🙂

  • January 8, 2014 at 2:10 am
    Permalink

    Aku baru tau cangkang telur bisa buat pupuk Mba Nel..baru liat juga ada terong warna hitaam *itu hitam kan ya?*
    terong, tomat n cabenya nggak dimakan? keliatan seger2 gitu Mba.. 😀

    • January 8, 2014 at 12:06 pm
      Permalink

      Terong ungu tua klo di potret jadi keliatan hitam ya 😀 . Dimakan ko semuanya, terong pernah aku campur mie goreng, tomat dan cabe buat nyambel 😉 .

  • January 7, 2014 at 5:55 pm
    Permalink

    Dulu saya pernah nyoba bikin kompos, tapi asal aja. Jadi tulang-tulang tetap saya campur. Belakangan saya baru tahu bahwa kalau mau bikin kompos nggak perlu pakai tulang, haha…

  • January 7, 2014 at 3:16 pm
    Permalink

    mbx,,mau ngucapin selamat tahuun baru maap telattt

  • January 7, 2014 at 11:26 am
    Permalink

    sangat bertangan dingin soal tanaman …
    tanamannya bisa bagus banget …

    • January 7, 2014 at 7:06 pm
      Permalink

      Sering gagal juga ko 🙁 trus nyoba lagi dan lagi sampai berhasil 😀 .

  • January 7, 2014 at 10:20 am
    Permalink

    Emang kau rajin yaaa Nel, pantes deh tanamanmu menggila ahahahaha. Pas hamidun gini kau tetep suka ngurus tanaman, makin menggila atau biasa aja? yang kulit telur itu menggodaku buat jadiin pupuk si pohon cabe satu satunya milikku itu deh

    • January 7, 2014 at 7:05 pm
      Permalink

      Musim dingin begini ga nanam2 dulu sih soalnya ga bakal numbuh 😀 . Paling merawat tanaman hias dirumah, eh ga dirawat wong di siram cuma seminggu sekali lol: . Iya coba taburi tanaman cabemu dengan kulit telur deh 😉 .

  • January 7, 2014 at 7:20 am
    Permalink

    wah jadi info buat si mamah nih kak XD
    mamah ni tumben2an lagi maen sama halaman depan rumah setelah sekian lama hahahaha

    url chellesroom.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 09.01.2017

    • January 7, 2014 at 7:03 pm
      Permalink

      Cuaca lagi bagus ya Chel? ku dengar kalau belakangan sering hujan.

  • January 7, 2014 at 3:22 am
    Permalink

    yah ampun kaka indah sekali hasil kebun kakak, salut dah dengan pekerjaan meski dari benih tp menghasilkan bunga seindah itu. keren!

    • January 7, 2014 at 7:03 pm
      Permalink

      Dipelihara dengan cinta jadinya bunga-bunganya cantik hahaha 😀 .

      • January 8, 2014 at 2:55 am
        Permalink

        warni warni kak. berarti rahasianya cinta yah kak ahahha

  • January 7, 2014 at 1:50 am
    Permalink

    Makasih infonya mba nella,penting ini buat tanaman di belakang rumah biar tumbuh subur…

    ( link dianryan.blogspot.com dihapus karena domain tidak aktif lagi. 06.10.2016 )

  • January 6, 2014 at 10:34 pm
    Permalink

    walau saya gak berkebun, salut banget lihat betapa dinginnya tangan mbak nella kalo udah urusan bunga2 🙂

    ngomong2 soal taneman musim semi, jadi semangat nih mbak bentar lagi musim semi hehehe

    salam
    /kayka

    • January 7, 2014 at 7:02 pm
      Permalink

      Mumpung belum ada anak jadi saya cari kesibukan dengan berkebun 😀 .
      Klo liat cuaca sebulan belakangan ini ko sudah suhunya musim semi ya 😉 .

  • January 6, 2014 at 7:38 pm
    Permalink

    Benar-benar indah, apalagi itu Lili Asiatik-nya..hmmm.. *kepengan* 😀

  • January 6, 2014 at 7:03 pm
    Permalink

    walaupun gua gak suka berkebun tapi good to know nih..
    terutama yang kulit telur itu… 😀

  • January 6, 2014 at 3:38 pm
    Permalink

    wah, saya benar-benar salut lihat tanaman nella….
    Termasuk iri juga he3
    Dalam hati : “masak kalah sih sama nella” 😀

    • January 6, 2014 at 8:12 pm
      Permalink

      Hehe yuk berkebun juga juga. Di Indonesia pasti lebih leluasa ya pak buat menyalurkan hobi berkebun karena tidak terhalang cuaca dingin 😀 .

      • January 7, 2014 at 12:53 am
        Permalink

        Iya tapi kadang tergantung tangan dingin seseorang menghasilkan tanaman yg indah 🙂

  • January 6, 2014 at 2:09 pm
    Permalink

    Kereeen, kakak kreatif banget pake kulit telur buat pupuk.. Btw, tentang pemisahan sampah organik dan non organik, dari dulu bapak ku udah ngajarin gitu kak. Tapi setelah nggak tinggal dgn mereka lagi jadi hilang kebiasaan baik itu.. Nampaknya musti mulai lagi nih misahin sampah..

    • January 6, 2014 at 8:11 pm
      Permalink

      Ayo Mes dimulai lagi memisahkan sampah organik dan anorganik 😉 .

  • January 6, 2014 at 1:45 pm
    Permalink

    bunga yang indah ….

  • January 6, 2014 at 1:36 pm
    Permalink

    Wah gak kepikir kalau kulit telur bisa dimanfaatkan, biasanya sih ya aku buang. Mungkin harus dikeringkan dulu ya Mbak, soalnya kalau begitu saja di tempatku suka mengundang tikus 🙁

    • January 6, 2014 at 8:10 pm
      Permalink

      Kalau saya iya Chris saya keringkan dulu. Pas mau nanam2 baru deh saya gunakan kulit telurnya 😉 .

  • January 6, 2014 at 11:43 am
    Permalink

    mbak, teh itu ada fungsinya nggak sih? Dauh teh yang udah diseduh sama mama suka ditaruh buat tanaman.

  • January 6, 2014 at 10:42 am
    Permalink

    Wah bunga dahlia nya cantik banget siiihhh! Sayang di tempat aku kompos itu gak ada kontainer per keluarga ada nya container sampah organik per apartemen jadi gak bisa digunain untuk pupuk…Dulu pas tinggal di Jerman host fam aku jg pake kompos ini buat hutan kecil mereka.

  • January 6, 2014 at 10:39 am
    Permalink

    Glek..Jadi ngiler melihat bunga-bunga Mbak Nella yang bermekaran cantik itu. Sebetulnya lahan bukan isu ya dalam berkebun. Nah dari balkon saja bisa menghasilkan bunga-bunga seindah ini..

    • January 6, 2014 at 10:42 am
      Permalink

      Aku nunggu musim panas lagi mbak untuk lihat bunga-bunga bermekaran 😀 .
      Iya tergantung kita memanfaatkan lokasi untuk berkebunnya 🙂 .

  • January 6, 2014 at 10:25 am
    Permalink

    Ish, makasih Mba nel tips and triknya. Berguna banget. Kalo sisa sayur saya sering sebar di kebun. Kalo kulit telur seringnya dibuang ke tong sampah. Makasih ya Mba Nel.. 😀

  • January 6, 2014 at 10:21 am
    Permalink

    Cakep mba, oia mba kalau pupuk yang mengandung unsur N, P, K alami dari bahan apa saja ya?
    soalnya rada males juga pakai pupuk N, P, K yang kemasan

  • January 6, 2014 at 10:10 am
    Permalink

    Cantiknya….
    Coba kalau bisa di tanam di taman rumah saya pasti lebih indah lagi 😀

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: