Tag: Komentar Blog

  • Mengecek Link Patah Bikin Jari Keriting

    Mengecek Link Patah Bikin Jari Keriting

    Mengecek Link Patah Bikin Jari Keriting. Apakah sahabat bloger mengecek link patah (broken link) di blogmu secara teratur?. Berikut ini manfaat jika kita rajin membuang atau memperbaiki link patah di blog:

    1. Saat menuliskan komentar kalau tidak punya blog tolong ya jangan tulis macam-macam di kolom website, kosongkan saja. Banyak yang nulis alamat blog fiktif, misalnya nama yang komentar namadiri.com, ada juga yahoo.com, google.com dan banyak web alay lainnya yang ditulis. Bahkan banyak juga yang hanya tulis www saja 🙁 .
    Mengecek Link Patah Bikin Jari Keriting. Hasil mengecek link patah, banyak sekali link yang harus dihapus karena tidak aktif atau linknya tidak benar karena hanya bikinan yang komen :D
    Hasil mengecek link patah, banyak sekali link yang harus dihapus karena tidak aktif atau linknya tidak benar karena hanya bikinan yang komen 😀

     

    Fyi kalau linknya fiktif alias pas diklik tidak terbuka itu bikin blog yang kamu komentari jadi jelek, iya loh, kan link mati (dead link) memberikan efek jelek buat blog tsb, istilah kerennya menurunkan kualitas SEO blog. Saat berkomentar alamat mesin pencari dituliskan di kolom website sepertinya tidak perlu deh, kalau tidak punya blog lebih baik dikosongkan saja 😉 .

    Saya cape harus sering cek dead link begitu, waktunya lebih baik digunakan buat berkebun toh :mrgreen: . Makanya tiap ada yang komentar saya cek, apakah ybs nulis web alay atau tidak. Ada juga yang punya blog tapi dia mungkin tidak mau blognya dikunjungi, jadi tuh kolom web/blog ditulis dengan alamat yang salah (fiktif). Saya sih sudah tahu orang-orangnya, makanya tiap dia komentar pasti saya hapus saja nama blog dia. Kamu bisa ko hanya mengisi nama dan email kalian, maka komentar akan muncul. Tenang saja email kalian tidak terpajang secara umum, hanya saya yang bisa lihat. Bisa juga berkomentar dengan menghubungkan id sosial media yang kalian ikuti, misal fesbuk atau twitter.

    1. yang punya domain sendiri tidak nebeng misal sama wordpress atau blogspot tuh sering domainnya tidak diperpanjang lagi, jadi domainnya pas diklik tidak bisa dibuka. Itu namanya dead link juga. Pernah saya mengedit alamat blog si pengomentar, dari domain lama ke yang sekarang eksis. Duuhh keriting tangan bo, karena komentar ybs ratusan hahaha.
    2. Blog tidak aktif lagi, baik domain yang ada atau blog gratisan. Tangan saya keriting juga harus kosongin semua nama blog ybs dari kolom komentar dia. Nama diri dan komentar ybs tetap terpajang.
    3. Sorry saya tidak terima titipan jemuran (istilah sekelompok blogger), kalau komentar silakan komentar saja. Jangan promosi blog/tulisan kamu secara berlebihan. Kan sudah ada kolom untuk menuliskan alamat blog kamu, jadi tidak perlu menuliskan ulang link postingan terbaru kalian pada komentar yang kamu buat. Tahu ga sih kalau model nitip-nitip jemuran begitu adalah spam?, kalau tulisan kamu itu kamu hapus, itu bikin dead link ke blog saya!. Kalau lebih dari dua kali saya terima yang tiitp link dari orang yang sama, biasanya komentar ybs saya tandai spam.

    Broken link berasal dari kata broken dan link, broken artinya pecah, mati, dan link artinya tautan, link. Jadi, broken link itu adalah Link yang mati, jika di klik maka akan menemukan halaman yang page not found. Page not found adalah halaman yang salah atau halaman yang tidak ada halamannya.

    Kenapa saya kuatir sama link patah (broken link/dead link)?:
    • Menurunkan kualitas SEO blog.
    • Broken link mempengaruhi pagerank dan pengindeksan blog oleh mesin pencari (Search engine). Banyak link patah bikin pagerank blog jadi turun dong.
    • Kalau terlalu banyak dead link di blog saya, blog saya bisa dianggap spam oleh search engine, karena yang dicari pengunjung tidak ada, karena link yang diklik pegunjung ternyata linknya patah.
    • Kasihan pegunjung, mereka lihat komentar keren kamu, penasaran sama kamu dan lihat ada nama blog kamu, eh pas diklik blognya fiktif alias tidak ada not found.

    Saya senang kalau tulisan saya dikomentari, maunya ya dikomentari secara positif dong ya 😀 . Belakangan ini banyak postingan saya buka kolom komentarnya. Dulu sempat terpikir akan saya tutup, alias semua postingan tidak bisa dikomentari lagi. Saat komentar tulisan di tutup jadi bisa fokus hanya nulis saja, termasuk bisa punya lebih banyak waktu untuk blogwalking.

    Saya baca sana sini blog seo, timbang baik buruknya untuk tetap buka komentar atau tidak, bahkan blogdolar.com yang selalu saya baca, sekarang sudah ditutup kolom komentarnya. Kalau tulisan saya tutup komentarnya banyak blogger akan menjerit tidak bisa eksis di blog saya haha. Dulu ada yang komplain begitu hehe. Habis kadang saya kesal kalau ada yang komentar tapi minta dikunjungi balik 😛 .

    Panjang sekali palagraf penutupnya! 😆 .

    Saya biasanya cek link patah secara berkala menggunakan www.brokenlinkcheck.com katanya bisa juga mengecek melalui google analitik, cuma saya tidak ngerti caranya.

    Seberapa sering kalian mengecek link patah di blog?.

     

    Sumber:
    http://haqiqiw.blogspot.de/2013/08/pengertian-broken-link-apa-penyebab-dan.html
    http://infokubloggers.blogspot.de/2013/12/cara-cek-memperbaiki-broken-link-blog-brokenlinkcheck.html

     

    Baca Juga: Cara Mengatasi Komentar Blog Tidak muncul

  • Cara Terbaik Membalas Komentar Blog

    Cara Terbaik Membalas Komentar Blog

    Cara Terbaik Membalas Komentar Blog. Pernahkan kamu kehilangan kata-kata saat ingin membalas komentar di blog?. Kalau saya iya, seringkali saya bingung, sulit mencari kata-kata yang baik, bagaimana membalas komentar di postingan saya.

    Satu sampai dua tahun awal saya ngeblog (tahun 2009 – 2010), saya haus komentar. Secara saya nulis sendiri, baca postingan sendiri. Boro-boro ada yang komentarin hehe. Eh giliran sekarang blog saya sudah lumayan rame, saya sendiri malah bingung bagaimana merespon pembaca dengan cara yang baik. Bagaimana menjamu tamu yang sudah mampir, dan berharap mereka betah berlama-lama di blog saya, syukur-syukur buka lebih dari dua halaman di blog saya. Tambah bersyukur lagi kalau mereka (new visitor) tersebut follow blog saya atau join melalui email.

    Setiap blogger pasti senang kalau ada yang mengomentari tulisan mereka, termasuk saya tentunya. Adanya komentar blog bisa menjalin komunikasi antara yang berkomentar dan pemilik blog. Sayangnya giliran mau balas komentar, terkadang saya sampai baca berulang kali komentar tersebut, iihhh gemes sama diri sendiri, susah sekali menyusun kata-kata yang manis. Paling mudah memang tinggal bilang „terima kasih ya buat komentarnya“. Kadang saya sudah tulis kalimat tersebut, saya hapus lagi. Saya mikir, „..yang kasih komentar sudah panjang lebar dan memang bagus isinya, masah cuma di respond „terima kasih!“. Biasanya kalau lagi hilang kata-kata, saya tidak balas dulu komentarnya, bisa 1 sampai 2 hari kemudian, semoga dapat kata-kata yang jitu baru balas komentar 😉 .

    Gak perlu balas komentar blog?. Menurut saya kalau baru ngeblog sebisa mungkin HARUS deh balas komentar yang masuk. Mereka yang sudah menulis komentar sudah meluangkan waktu loh but hal tersebut. Bayangkan kamu bertamu ke rumah sesorang dan memuji si tuan rumah, tapi diacuhkan. Demikian juga dengan ngeblog, kalau komentar saya tidak pernah ditanggapi, ngapain juga komentar di blog itu lagi.

    Gak punya waktu balas komentar blog?. Ditutup dong fasilitas komentarnya. Kaya saya hahaha. Jangan heran kalau seringkali postingan saya bertema gardening saya tutup. Kemungkinan besar saya lagi ada kerjaan menumpuk. Kemungkinan lainnya, saya lagi ingin memuaskan diri untuk mengunjungi blog tetangga (blogwalking). Pernah mikir ga kalau blogwalking entah jadi silent reader atau aktif berkomentar terkadang bikin ketagihan? 😛 . Aktifitas BW seringkali membuat saya lupa kalau blog sendiri malah ditelantarkan.

    Eh tau ga sih ujung-ujungnya kalau rajin balas komentar blog bisa nambah trafik 😆 .

    Kasih masukkan dong:
    1. Bagaimana kamu membalas komentar dengan baik?, cukup ga sih hanya bilang “terima kasih?”.
    2. Menurut kamu pentingkah membalas semua komentar blog?.
    3. Kalau yang komentar UUD ujung-ujungnya promosi atau jualan, apa yang kamu lakukan sebagai pemilik blog?.

     

    Baca Juga :
    7 Cara Membuat Blog Cepat Terkenal.
    Blogwalking Salah Satu Cara Bikin Blog Terkenal.
    Job Online Apakah Harus Selalu Diterima?
    Cara Mengatasi Komentar Blog Tidak muncul
    Ditunggu Kunjungan Baliknya yaaaa
    Ngeblog dapat Duit Dengan WordAds
    5 Tips Etika Berkomentar di Blog
    Tips Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog
    Rayakan Pencapaian Blog Anda

  • Pls Help Cek Spam Box Kamu ya

    Pls Help Cek Spam Box Kamu ya

    Teman-teman blogger saya punya masalah selama 2 hari ini, komentar-komentar yang saya buat pas blog walking (BW) tidak satupun muncul 🙁 .

    Arman bilang komen saya masuk spam, berarti semua komen saya lainnya mengalami hal yang sama.

    Sudah coba log out, log in Wp beberapa kali sama saja tidak bisa.

    Minta tolong ya cek spam box kamu dong, apa ada komen saya ( Pursuingmydreams ) . Semoga kalau teman-teman blogger mengeluarkan saya dari spam box, maka komen saya tidak dianggap spam lagi 😉 .

    Tadinya mau hubungi satu persatu blog yang saya komentari, tapi ko ya ribet karena banyak BW ya ga semuanya saya ingat.

    Barusan juga sudah hubungi supportnya Askimet, tuh yg nangkepin spam di blog. Kadang yang ditangkep salah ye 😛 . Tinggal nunggu jawaban orang Askimet.

    Pls Help Cek Spam Box Kamu ya

    Postingan ini saya tutup saja kolom komentarnya ya. Sampai hari ke 4 ini id wp saya masih belum bisa juga. 2 hari lalu saya dihub. admin Askimet, disuruh isi beberapa data belum ada balasannya.

    Email dari support Askimet
    Email dari support Askimet

     

    Segini saja pengumuman nya. Terima kasih sebelumnya ya 😉 .

     

    Tulisan Terkini

  • Mengapa Komentar Sering ditutup?

    Mengapa Komentar Sering ditutup?

    Mengapa Komentar Sering ditutup?. Sobat blogger, jadi begini ya penjelasannya mengapa saya kadang “kumat” 😆 lagi menutup kolom komentar postingan saya:

    • Banyak postingan kejar tayang bertema “Bunga-bunga musim semi”. Ga asyik dong ya kalau saya postingnya pas musim panas, bisa dibilang basi kali 😀 .

    • Dengan ditutup/menonaktifkan komentar, memberi saya kesempatan (waktu) untuk mengunjungi blog sobat blogger. Kangeenn, pengen baca cerita-cerita seru kalian. Huuh sudah banyak postingan kalian yang terlewati oleh saya.

    • Saya ingin berkunjung balik ke blog para pengomentar baru. Terima kasih ya kalian sudah berkomentar di postingan-postingan saya sebelumnya. Saya sempat sih ngintip blog kalian, baca profil kalian sekilas. Wow blog kalian bagus-bagus, sayangnya saya belum sempat membaca banyak dan meninggalkan komentar.

    • Saya tidak bisa berlama-lama di depan komputer, maklum pot-pot bunga musim semi sudah harus dibongkar (baru sempat beberapa saja). Banyak bibit bunga musim panas menunggu giliran ditanam. Bunga Lili, Gladiol, Dahlia dll, ah betapa saya tidak sabar menanamnya. Saya akan senang pamerin bunga-bunga tersebut pas mekar nanti, iya mau pamer ke mamaku juga dong, mama datang ke Jerman Juli nanti 😉 .

    • Banyak orderan bibit bunga belum bisa terlayani semuanya, padahal saya akan menutup olshop saya akhir Juni 2014 ini karena pertengahan Juli saya akan melahirkan 😉 .

    • Banyak email hanya dibuka dan dibaca saja, dan belum dibalas semuanya. Ada email yang saya bingung mau jawabnya bagaimana, ada email yang bikin alis terangkat saat membacanya hehe, ada email yang bikin emosi “maksud lo apa sih??”. Saya bukan tipe orang yang bisa bolak balik langsung menjawab email yang masuk secara bertubi-tubi, apalagi email dari satu orang. Saya tipe yang hemat bandwidth internet, gunakan dengan bijak 🙂 balas yang perlu dibalas, balas yang penting dibalas. Ada juga email yang membuat saya senang membacanya. Terima kasih ya sudah berbagi cerita kegiatan berkebun kalian, terima kasih sudah mengirimkan foto-foto bunga dan tanaman kalian, terima kasih untuk curhatan sobat berkebun :mrgreen: .

    • Postingan saya belakangan ini lebih banyak mengenai berkebun. Menurut saya sementara hanya postingan informasi. Iya bagus-bagus bunga-bunganya, saya tahu ko kalian kagum lihat keindahannya, makanya kasih „like“ ya. Terima kasih, thank you, Danke schön teman-teman <3 .

  • 5 Tips Etika Berkomentar di Blog

    5 Tips Etika Berkomentar di Blog

    5 Tips Etika Berkomentar di Blog. Sahabat blogger saya mau tanya, komentar bagaimana yang kamu lebih sukai muncul di blogmu?

    Blogging hands (Foto: gettyimages
    Blogging hands (Foto: gettyimages

    Artikel yang bagus!. ditunggu kunjungan baliknya ke → sudimampir.wordpress.com

    atau

    “Mamaku punya bunga lili yang ditaruh di pinggir jalan depan rumah, kalau lagi berbunga, penuh dan cantik banget. Sayangnya, sekarang kalau pulang gak pernah bebarengan sama masa berbunga si Lili. Mana mama orangnya rajin, diatur satu warna satu warna.
    Aku malah nggak pernah menghadiahi bunga, paling banter bawa sedap malam ditaruh di ruang keluarga. Wanginya menyenangkan!“.

    5 Tips Etika Berkomentar di Blog. Contoh Komentar yang Baik
    Contoh Komentar yang Baik

    Saya pribadi tentunya lebih suka komentar kedua. Kenapa? Karena mengikuti pedoman berkomentar yang baik. Namun yang lebih penting, komentar kedua diatas ditulis untuk menjalin hubungan antara penulis dan pembaca, bukan untuk mempromosikan diri (blog) kita.

    Membangun hubungan adalah jauh lebih efektif dan merupakan strategi yang jitu untuk menarik pengunjung baru ke blog kamu, daripada komentar yang berupa spamming. Jadi jika kamu tertarik untuk meningkatkan pembaca (pengunjung) blogmu, tips berikut ini berguna ketika kamu berkomentar di postingan blog lain:

    1. Spesifik. Komentar yang baik menunjukkan ke si penulis bahwa kamu benar-benar tertarik pada tulisan yang kamu komentari, dan kamu meluangkan waktu untuk membaca artikelnya sebelum berkomentar. Ini tidak berarti kamu perlu menuliskan komentar yang panjang, pastikan dirimu mengapa terdorong untuk berkomentar. Apakah kamu belajar sesuatu yang baru? Apakah kamu memiliki pengalaman serupa dengan penulis? Apakah kamu malah ingin menyuarakan perspektif yang berbeda?.

    Bahkan jika kamu ingin memberikan pujian pada tulisan seseorang, jelaskan bagian mana yang kamu sukai. Hindari komentar samar seperti „Artikel yang menarik!. Terima kasih telah berbagi“. Jika kamu tidak yakin apa yang ingin kamu katakan, tidak tahu mau berkomentar apa. Kamu bisa ko menggunakan tombol “Like” untuk menunjukkan dukungan kamu.

    Tombol “like” terkadang dituding sebagai tempat numpang “tenar”?, ko menurut saya tidak tuh. Justru dengan adanya tombol tersebut, saya bisa melihat daftar hadir teman-teman yang sudah berkunjung ke blog saya 🙂 .

    Kadang saya tidak mengerti mengapa seseorang menonaktifkan tombol “like”, padahal dengan adanya tombol “like” pemilik blog bisa melihat ada yang mendukung dia, ada yang menyukai postingannya. Jika pembaca merasa nyaman hanya dengan membaca, kenapa harus dipaksa untuk berkomentar?.

    2. Jangan meninggalkan link ke blog kamu. Ketika kamu memberikan komentar pada postingan blog WordPress.com Blogspost, nama kamu akan secara otomatis terhubung (link) ke blog kamu. Jadi tidak ada gunanya kamu menyertakannya dua kali. Silakan lihat gambar dibawah ini:

    Kolom Komentar Blog
    Kolom Komentar Blog

    Kolom 1. Tuliskan emailmu, ini tidak akan terlihat di umum, hanya pemilik blog yang bisa melihatnya.
    Kolom 2. Tulis nama kamu
    Kolom 3. Tulis alamat blog kamu.

    Ada fitur baru di WordPress, selain dengan id WP kita bisa juga memberi komentar dengan id twitter dan Facebook.

    Pada bagian bawah kolom komentar ada 2 pilihan lain. Pertama pilih centang jika kamu ingin balasan komentar dikirim ke emailmu, bawahnya lagi jika kamu ingin ada postingan baru dikirim pemberitahuannya ke emailmu, maka di centak juga kolom kecilnya. Jika kamu berkomentar pada blog yang ramai pengomentarnya, sebaiknya kosongkan kolom pertama, kalau kamu tandai juga, siap-siap saja kebanjiran email kalau ada yang berkomentar di tulisan yang kamu komentari tersebut :mrgreen: .

    Promosi diri yang terang-terangan, biasanya lebih banyak di abaikan (dicuekin). Jadi hati-hati, jangan rusak reputasimu dengan menciptakan persepsi bahwa kamu adalah seorang spamer.

    Sebagai catatan, jika kamu menyebutkan postingan penulis lain di di artikelmu, sertakan juga link blog mereka, tidak hanya menyebutkan judul atau nama blog saja. Ketika kamu menyertakan linknya, ini akan menghasilkan pingback dan mereka akan mendapatkan informasi kalau kamu menyebutkan mereka di artikelmu.

    3. Tetap pada Topik. Berhati-hatilah untuk tidak menyimpang terlalu jauh dari subjek artikel asli. Jika kamu berkomentar dengan orang lain pada tulisan yang kamu komentari, dan membicarakan hal lain, sebaiknya gunakan jalur pribadi.

    4. Bersikap Ramah. Bahkan jika kamu tidak setuju dengan komentar seseorang, sangatlah tidak bijak untuk menghina atau menggunakan bahasa yang kasar. Komentar yang kasar tidak bernilai apapun dalam diskusi, dan hanya akan mengalihkan perhatian pembaca dari karya penulis (pemilik blog). Boleh saja mengritik asal sopan. Ketika kamu melihat orang lain menulis komentar tidak sopan atau mencoba menciptakan perdebatan tidak sehat, atau menerima komentar tersebut di blog kamu sendiri, sebaiknya abaikan, atau hapus komentar tersebut. Meladeni orang semacam ini hanya akan membuang waktu!.

    5. Tuliskan Singkat & Jelas. Semakin ringkas komentar kamu, semakin mudah bagi orang lain untuk membaca dan menanggapinya. Salah satu contoh artikel di blog saya ini yang berjudul Menetap di Belanda, melalui MVV. Pengunjung yang benar-benar butuh informasinya, jadi sangat terbantu dengan mereka yang sudah memberikan informasi melalui komentar mereka yang baik dan jelas.

    Tetapi bagaimana jika kamu merasa harus menuliskan komentar yang panjang. Contohnya saya nih kamu pas baca artikel seputar tanaman, tangan rasanya gatal tidak bisa berhenti menulis komentar yang panjang 😀 hehe. Apakah tepat menuliskan komentar yang bertele-tele?. Atau kita perlu menuliskan pemikiran kita di blog kita sendiri kemudian merangkum postingan tersebut?.

    Hal ini tergantung. Jadi ada beberapa blogger yang merasa bahwa komentar luar biasa panjang sangat mengganggu. Yang lain malah senang, mereka memilih untuk membuat komentar berbalasan (panjang) pada satu tempat.

    Bagaimana menurut kamu?. Suka dengan komentar yang singkat atau komentar yang sangat detail panjang?.

    Jika 5 tips diatas masih dirasa kurang, silakan membaca komentar-komentar dari para blogger di Are you well-versed in comment etiquette?.

    Happy Blogging! 🙂

  • Menutup Kolom Komentar Blog WordPress

    Menutup Kolom Komentar Blog WordPress

    Menutup Kolom Komentar Blog WordPress. Padahal saya hanya ingin menutup kolom komentar dua tulisan blog ini dengan pengunjung yang lumayan ramai, namun sayangnya saya hanya menemukan cara menutup kolom komentar secara global. Jadi semua tulisan yang sudah berumur lebih dari sekian hari akan tertutup otomatis kolom komentarnya setelah saya meng-kliknya.

    Menutup Kolom Komentar Blog WordPress

    Caranya adalah :

    1. Masuk ke dashboard WordPress (WP) Anda, lalu lihat bagian kiri, scrool ke bawah, pilih setting (pengaturan), pilih lagi discussion (diskusi).
    2. Setelah masuk dihalaman Pengaturan Diskusi, lihat kolom pengaturan komentar lainnya diawali kalimat “secara otomatis akan menutup komentar setelah … “ Anda bisa isi kotak hari dengan angka, misal setelah 14 hari.
    3. JANGAN lupa klik save setting, ada dibagian paling bawah.
error: Content is protected !!