May 30, 2020

Mengapa Komentar Sering ditutup?

Mengapa Komentar Sering ditutup?. Sobat blogger, jadi begini ya penjelasannya mengapa saya kadang β€œkumat” πŸ˜† lagi menutup kolom komentar postingan saya:

β€’ Banyak postingan kejar tayang bertema β€œBunga-bunga musim semi”. Ga asyik dong ya kalau saya postingnya pas musim panas, bisa dibilang basi kali πŸ˜€ .

β€’ Dengan ditutup/menonaktifkan komentar, memberi saya kesempatan (waktu) untuk mengunjungi blog sobat blogger. Kangeenn, pengen baca cerita-cerita seru kalian. Huuh sudah banyak postingan kalian yang terlewati oleh saya.

β€’ Saya ingin berkunjung balik ke blog para pengomentar baru. Terima kasih ya kalian sudah berkomentar di postingan-postingan saya sebelumnya. Saya sempat sih ngintip blog kalian, baca profil kalian sekilas. Wow blog kalian bagus-bagus, sayangnya saya belum sempat membaca banyak dan meninggalkan komentar.

β€’ Saya tidak bisa berlama-lama di depan komputer, maklum pot-pot bunga musim semi sudah harus dibongkar (baru sempat beberapa saja). Banyak bibit bunga musim panas menunggu giliran ditanam. Bunga Lili, Gladiol, Dahlia dll, ah betapa saya tidak sabar menanamnya. Saya akan senang pamerin bunga-bunga tersebut pas mekar nanti, iya mau pamer ke mamaku juga dong, mama datang ke Jerman Juli nanti πŸ˜‰ .

β€’ Banyak orderan bibit bunga belum bisa terlayani semuanya, padahal saya akan menutup olshop saya akhir Juni 2014 ini karena pertengahan Juli saya akan melahirkan πŸ˜‰ .

β€’ Banyak email hanya dibuka dan dibaca saja, dan belum dibalas semuanya. Ada email yang saya bingung mau jawabnya bagaimana, ada email yang bikin alis terangkat saat membacanya hehe, ada email yang bikin emosi β€œmaksud lo apa sih??”. Saya bukan tipe orang yang bisa bolak balik langsung menjawab email yang masuk secara bertubi-tubi, apalagi email dari satu orang. Saya tipe yang hemat bandwidth internet, gunakan dengan bijak πŸ™‚ balas yang perlu dibalas, balas yang penting dibalas. Ada juga email yang membuat saya senang membacanya. Terima kasih ya sudah berbagi cerita kegiatan berkebun kalian, terima kasih sudah mengirimkan foto-foto bunga dan tanaman kalian, terima kasih untuk curhatan sobat berkebun :mrgreen: .

β€’ Postingan saya belakangan ini lebih banyak mengenai berkebun. Menurut saya sementara hanya postingan informasi. Iya bagus-bagus bunga-bunganya, saya tahu ko kalian kagum lihat keindahannya, makanya kasih β€žlikeβ€œ ya. Terima kasih, thank you, Danke schΓΆn teman-teman <3 .

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany. However, I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom of two. I have a lot of passions for gardening.

View all posts by Emaknya Benjamin br. Silaen →
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: