Serunya ke Museum Madame Tussaud Amsterdam . Sampailah saya dan teman saya di dekat Museum Lilin Madame Tussaud, wahhhh ramaiii sekali, oh ya pantaslah 12 September 2009 hari ini kan sabtu, jadi banyak orang-orang yang berwisata :D.
Ramainya Amsterdam
Entah apa nama tempat ini, lokasinya persis di depan Madame Tussaud, saat itu lapangan ini selain diramaikan oleh pengunjung, banyak pula pertunjukan jalan raya, seperti sirkus ukuran kecil, atraksi sulap kecil kecilan, akrobat atau orang yang berpantomin, oh ya tak kalah seru ada gerobak yang mempertunjukan sandiwara boneka dengan musik khas Belanda, sayangnya saya hanya mengambil gambar versi video dari handphone jadi hasilnya tidak bagus hikss :โ(.
Kereta Boneka dengan Musik Khas Belanda
Sudah hampir jam tiga sore, yuk! siap siap ke Madame Tussaud, sebelum itu berfoto dulu sekali aja ko hehe
Berpose sebelum masuk museum
Museum Madame Tussaud buka setiap hari dari jam 10:00 pagi sampai 5:30 sore. Museum ini terletak di Dam Square, di jantungnya kota Amsterdam. Lokasi ini bisa dicapai dengan berjalan kaki kurang lebih 10 menit dari stasiun kereta Amsterdam atau jika Anda menggunakan transportasi umum bisa lihat Peta ke Museum Madame Tussaud
Didalam museum ini Anda akan diajak kurang lebih 1 jam 15 menit menyaksikan glamornya dunia para politisi, artis, atau orang terkenal lainnya dan Anda akan takjub karena Anda merasa sedang berdiri dihadapan orang-orang ternama tersebut ;-).
Oh ya kalau mengunjungi museum ini, satu hal yang tidak boleh dilupakan bawalah kamera Anda! bagus juga kalau ada handycam supaya Anda bisa merekam momen โ momen Anda bersama patung lilin favorit ;-).
Museum Lilin Madame Tussaud Amsterdam
Huhuhuhuhu, atrian masuk museum panjanggg sekali ๐ hiks! masuk ngga ..? ..ngga masuk ..? tapi kalau tidak masuk kapan lagi bisa berkesempatan mengunjungi tempat ini..
Setelah mengantri (berdiri!) selama 1,5 jam akhirnya masuklah kami. Beberapa hari sebelumnya saya lihat di website museum ini ada diskon, namun pas datang langsung petugasnya bilang tidak berlaku diskon hikss .
Harga tiket dewasa โฌ 21,- Anak โ anak (usia 5-15) โฌ 16,- yang gratis untuk bayi sampai anak usia 4 tahun, kalau di rupiahkan dengan kurs saat itu sekitar Rp.270.000, pertama kalinya saya masuk museum dengan tiket semahal itu!, ya tak mengapalah daripada penasaran dan kapan lagi punya kesempatan langkah seperti ini, jadi tak perlu dipikirkan harganya, dan kalau lagi jalan-jalan jangan sering meng-kursnya pengeluaran Anda ke Rupiah karena pasti akan syok, dengan komentar โmuahall bangettt ..โ he-he-he.
Marie Tussaud atau yang lebih dikenal sebagai Madame Tussaud (lahir 1761, wafat 1850), lahir sebagai Marie Grosholtz di Strasbourg, Perancis. Ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Dr. Phillippe Curtius, seorang dokter yang mahir dalam pembuatan patung lilin. Curtius mendidik Tussaud dalam seni patung lilin. Di tahun 1765, Curtius membuat patung lilin Marie-Jeanne du Barry, selir dari Raja Louis XV dari Perancis. Cetakan dari patung tersebut adalah benda tertua yang masih ada dari sejarah museum patung lilin ini.
berfoto dengan Patung lilin Madame Marie Tussaud
Tussaud membuat patung lilin pertamanya, yaitu patung Francois Marie Arouet de Voltaire, atau yang lebih dikenal hanya dengan Voltaire, di tahun 1777. Tokoh-tokoh terkenal lainnya yang dipatungkannya antara lain Jean Jacques Rousseau dan Benjamin Franklin. Selama Revolusi Perancis ia membuat penutup wajah jenasah bagi para tokoh yang menjadi korban. Ia rela untuk mencari kepala-kepala para korban yang terputus ini di tengah-tengah timbunan jenasah agar bisa menyelesaikan penutup wajah jenasah ini dengan sempurna.
Patung Lilin George Bush, Lady Diana dan Justin Timberlake
Ketika Curtius meninggal di tahun 1794, ia meninggalkan koleksi patung-patung lilinnya pada Tussaud. di tahun 1802, Marie Tussaud pindah ke London. Sebagai konsekwensi Perang Inggris-Perancis, ia tidak bisa kembali ke Perancis sehingga untuk hidup ia harus berkeliling Inggris dan Irlandia memamerkan karya-karyanya. Sekali waktu karya-karyanya itu pernah dipamerkan di Lyceum Theatre. Ia akhirnya memiliki tempat pameran permanen buat karya-karyanya di Baker Street, London, di tahun 1835 (di tempat yang disebut “Baker Street Bazaar”).
Berfoto dengan Patung Lilin Tokoh-tokoh Terkenal. Patung Lilin menakjubkan
Museum lilin Madame Tussaud kini telah berkembang menjadi sebuah tujuan wisata di London, berdampingan (hingga baru-baru ini) dengan London Planetarium di sisi baratnya. Museum ini telah memiliki cabang di Amsterdam, Las Vegas, New York City, Hongkong, Shanghai, Hollywood-Los Angeles, dan Washington D.C. Kini, patung-patung lilin Madame Tussauds terdiri atas tokoh-tokoh sejarah, keluarga kerajaan, bintang film, atlet tenar dan tokoh-tokoh kriminal yang tenar.
Patung Lilin Pierce Brosnan, Jacko, Nicolas Cage & Marilyn Monroe
Museum Madame Tussauds saat ini dimiliki oleh sebuah perusahaan wisata bernama Merlin Entertainments setelah mengakuisisi Tussauds Group pada bulan Mei 2007.
Masih di Madame Tussaud
Inilah pemandangan dari atas Madame Tussaud ..
View dari atas Madam Tussaud
Saya temukan satu patung yang unik dengan ukuran besar, letaknya diatas pintu keluar museum. Menurut Anda mengenai apa patung ini โฆ? ๐ .
Penasaranku akan Red Light District Amsterdam . Kami naik kereta dari stasiun s’-Hertogenbosch tujuan Amsterdam, pemandangan sepanjang perjalanan buat saya sangatlah menyenangkan, jadi seperti anak kecil yang senang diajak jalan-jalan orangtuanya he-he-he. Untungnya nih kami dapat tempat duduk di kereta, karena kalau di jam โ jam sibuk (kantor) kadang kereta penuh, tapi tenang saja, kondisi dalam kereta di Belanda ini tidak seperti kereta di Jakarta ko yang penuh sesak plus bau :D.
Banyak juga loh orang โ orang yang naik kereta membawa sepeda mereka tapi kebanyakan yang sepeda lipat, jadi ketika turun kereta bisa lanjut dengan sepeda ke tempat tujuan berikutnya. Udara di Belanda bersihhh sekali, karena banyak bangetttt orang-orang disini yang naik sepeda mulai dari anak kecil sampai para manula, jadi jangan heran banyak parkiran sepeda di mana โ mana (kebalikannya kalau di Jakarta yang banyak malah parkiran motor ๐ ).
Amsterdam adalah ibu kota Belanda secara de jure, tertulis di dalam undang-undang dasar. Secara de facto, pusat pemerintahan, parlemen, mahkamag agung, ratu dan perwakilan negara asing berkedudukan di Den Haag.
Kota Amsterdam memiliki penduduk sebanyak 742.951 jiwa dengan wilayah sebesar 219,07 km2. Kota ini secara administratif dibagi menjadi 15 bagian yang kurang lebih bisa disamakan dengan kecamatan di Indonesia tetapi disebut dengan istilah deelgemeente. (sumber id.wikipedia).
Sekitar jam 11 pagi sampailah kami di Amsterdam, cuacanya hangattttt, ambil satu foto dulu ah buat kenangan, Ouuuww silauuu kena sinar matahari, sampai mataku merem merem :D.
Mejeng dulu di depan Stasiun Amsterdam
Kalau Anda lihat papan atau triplek triplek berwarna biru disepanjang stasiun Amsterdam, itu karena stasiun ini sedang direnovasi, konon renovasinya tidak kunjung selesai entah sudah berapa tahun dan entah sudah menghabiskan berapa banyak biaya.
Saat itu Amsterdam ramai sekali, oleh penduduk lokal dan para wisatawan, trem yang lewat juga hampir semuanya terisi penuh. Kami (teman saya dan saya) menyusuri jalanan depan stasiun, dengan tujuan awal ke Red Light District (RLD).
(RLD) ini bisa dicapai dengan berjalan kaki, sambil jalan teman saya tersebut menerangkan tempat โ tempat yang kami lewati. Kami berhenti di satu toko souvenir (masih dekat stasiun), melihat lihat kalau ada barang yang murmer (murah meriah). Ditoko ini kami hanya beli dua atau tiga gantungan kunci, karena ditoko tersebut sebagian besar barangnya mahal! Jadi cukup puas untuk cuci mata.
Lanjuttt jalan lagi :D, eh ada toko souvenir lagi, entah ada empat atau lima toko souvenir yang kami singgahi, pokoknya sepanjang jalan tersebut (masih area stasiun) banyakkkk sekali toko souvenirnya, jadi ditiap toko saya melihat – lihat kalau ada barang murmer saya beli dua atau tiga buah sovenir.
Ada sesuatu yang unik, klompen ukuran besarrr, di toko ini saya tidak membeli apapun, tapi numpang mejeng dengan klompennya saja, sebelum dilihat pemiliknya, ayoooo ngaburrrr :D.
Di toko Souvenir, klompennya jumbo euy
Akhirnya sampai di Red Light District Amsterdam โฆ
Maapppp kalau nantinya ada gambar yang mungkin bagi Anda tampak agak vulgar, sekedar berbagi informasi he-he-he. PERHATIAN!!! Anak dibawah usia 17 tahun, DILARANG!! Baca tulisan ini .. segera tutuppp! ๐ :P.
Setelah melewati 2,5 hari di Breda, saya ingin sekali jalan jalan ke Amsterdam. Berdasarkan informasi dari teman teman yang sudah pernah ke Belanda dan juga dari info wisata yang sering saya lihat di internet, Amsterdam patut dikunjungi!
Adapun tempat – tempat menarik yang bisa dikunjungi di Amsterdam, antara lain adalah : museum Madame Tussauds, Rijkmuseum, Museum van Gogh, Ajax Amsterdam Arena, Dam Square, Red Light District dan lainnya.
Pagi itu 12 September 2009 teman saya dari Den Bosch datang menjemput saya di Breda, dialah yang menjadi guide saya lagi :D. Saya sudah menyiapkan semua keperluan untuk perjalanan kami dan baju ganti karena saya akan menginap satu hari ditempatnya.
Karena di Amsterdam tidak menginap (pergi pagi pulang sore) maka saya hanya berkesempatan mengunjungi dua tempat saja yakni Madame Tussauds dan โRed Light Districtโ, kalau yang ke Red Light itu tentunya untuk memenuhi rasa penasaran saya akan tempat tersebut, karena tempat tersebut terkenal sedunia :P.
Psssttt, ada tiga tempat deh yang saya kunjungi, yang satu tempat nakal .. kalau di Indonesia bisa-bisa dibakar tempat semacam ini he-he-he! (walaupun sebenarnya bisa buat pengetahuan saja kan).
Jadi sebelum berkunjung ke Madame Tussaud dan Red Light District, kami melewati dua museum yakni Sex museum & Erotic museum. Saya dulu pernah baca ulasan Erotic museum di detik.com saya pikir waktu itu saya masuk museum yang di ulas di detik.com tersebut ternyata salahhhh, malah berkunjung ke Sex museum (karena pertama kali melewati tempat ini), kemudian saya malas berkunjung lagi ke Erotic museum (cuma beda beberapa blok) karena isinya pasti mirip, dan saat ini belum berminat membuat tulisan mengenai museum tersebut :P.
Saya lupa apa sempat berfoto ria ketika di Sex museum karena saya hanya menemukan satu foto di bawah ini, berfoto didepan patungnya Marilyn Monroe.
Cerita dari s’-Hertogenbosch Belanda – lanjutan Host family
Puas berfoto ria di Kinderdijk, maka teman saya (LM) dan saya melanjutkan perjalanan ke Den Bosch, ke tempat teman saya tersebut bermukim.
Dari Kinderdijk naik bus satu atau dua kali lalu naik kereta melewati atau turun di Breda lagi (agak lupa he-he-he) saya punya foto ketika di stasiun kereta tapi lupa juga di stasiun Breda atau tempat lain, saya liat jam pengambilan foto dari kamera 1.16 AM (dini hari waktu Indonesia), berarti saat itu jam 7.16 malam waktu Belanda, lihat masih terang ya walau sudah jam 7 malam ๐ .
Menunggu kereta ke Den Bosch
Akhirnya sampailah kami di Den Bosch, jam hampir menunjukkan pukul 9 malam, dan tentu saja semua toko sudah tutup, jadi mau beli makan malam juga sudah tidak bisa, jadilah kami masak dan makan seadanya.
Station_of_’s-Hertogenbosch at night . Source wikipedia.org
Keesokan harinya (8 Sept. 2010) kami jalan โ jalan menikmati pemandangan di Den Bosch. Pertama mengunjungi katedral Saint Johnโs.
Katedral Saint Johnโs merupakan salah satu katedral terindah yang berada di Belanda, katedral ini dibangun pada abad ke 15. Ketika itu saya berkesempatan mengunjungi katedral ini dan masuk kedalamnya sambil mengambil gambar di beberapa bagian gereja. Saat itu katedral sedang di renovasi, namun proses renovasinya tidak sampai mengganggu para wisatawan yang sedang menikmati keindahan katedral ini.
Church Jans-Hertogenbosch. pic source Wikipedia.org
Tampak dalam katedral
Di gereja Sint-Jan s’-Hertogenbosch
Huaaaahhhhh pada foto di atas rambut saya berantakan, harap maklum ya karena pada bulan September angin sangat kencang dan saya paling malas sebentar sebentar sisiran, ribet ahh mau foto ya langsung foto saja, nanti Anda akan temui foto saya lainnya dengan rambut berantakan! salahkan pada angin yang bertiup kencang he-he-he ๐
Suasana Den Bosch
Patung Naga dan Underpass
Patung Naga emas adalah simbol dari kota Den Bosh, letak patung tersebut pas di depan stasiun kereta. Iseng fotoin underpass, letak rumah teman saya di bagian kanan, agak masuk sedikit belok ke jalanan diantara dua bangunan yang ada pohon tuh! Hehehe ๐
S’-Hertogenbosch termasuk ke wilayah North Brabant dengan luas daerah 91.26 km2 dan jumlah penduduk 136.499 jiwa (Populasi 1 January 2008). Disini terdapat kurang lebih 350 restoran, pubs dan cafรฉ.
s-hertogenbosch market square
Ada satu toko yang menyediakan souvenir souvenir khas Belanda, seperti kaos, klompen, gantungan kunci, patung kincir, patung none Belanda dan jenis patung lainnya dengan berbagai ukuran, menurut saya harga ditoko tersebut cukup murah loh! dibanding toko lain di Den Bosh ;-). Lokasinya lihat foto โmarket-squareโ diatas, ada tiga bangunan besar, kiri โ depan โ kanan, Anda perhatikan bangunan pas di depan Anda, nah disana tokonya, pokoknya hanya ada toko tersebut di jajaran bangunan depan tersebut (maaapp lupa foto dari dekat).
cityhall Stadhuisdenboschnl
Lanjut Yuk!โฆ jalan jalan keliling Den Bosch, dari pagi sampai malam, kalau lelah pulang dulu ngemil sambil memulihkan stamina, sudah segar dan capenya hilang ntar jalan lagi dehh ๐
suasana Cityhall s’-Hertogenbosch malam hari
mejeng di Cityhall
Den Bosch memiliki professional football club, yakni FC Den Bosch (first club of Dutch international player Ruud van Nistelrooy) dan juga menjadi tempat field hockey club HC Den Bosch, basketball team EiffelTowers Den Bosch. Pantas saja teman saya tersebut sangat menggilai olahraga hockey dan dia tergabung dalam salah satu team hockey disana.
Angin kencang bikin rambut berantakan, hiksss
Stasiun ‘s-Hertogenbosch dibuka pada 1 November 1863 dan terletak di Staatslijn H (Utrecht – Boxtel) dan Brabantselijn (Nijmegen – Tilburg). Pengoperasian stasiunnya ditangani oleh Nederlandse Spoorwegen.
Perron_Station_Den_Bosch
Dibawah ini adalah tempat โ tempat yang bisa dicapai dari stasiun ‘s-Hertogenbosch: Utrecht, Amsterdam, Zaandam, Alkmaar, Eindhoven, Roermond, Sittard, Heerlen, Maastricht, Amsterdam Airport Schiphol, Zwolle, Deventer, Zutphen, Arnhem, Nijmegen, Tilburg, Breda, Roosendaal dan Oss..
Gold Dragon, symbol of s’-Hertogenbosch
Tanggal 9 September 2009 sore kembali ke Breda ke rumah ka Ester, naik kereta sendiri, turun dari kereta lanjut naik bus satu kali, walau agak takut, saya beranikan diri ajalah dan sempat muter muter karena naik bus dengan nomer yang salah, akhirnya sampai juga ๐ .
Tempat ketiga yang menjadi tempat saya menginap selama di Belanda adalah kota S’-Hertogenbosch, singkatnya orang orang menyebutnya Den Bosch, jika dilihat dari jadwal perjalanan saya dan dihitung hitung maka saya berada empat hari disana, namun tidak full empat hari karena saya lebih sering bolak balik antara Breda, Helmond dan Den Bosch yang tentunya menguras kantong untuk tiket bolak balik dengan kereta hehe ๐
Jadwal Liburan Belanda 2009
Saya akan cerita mengenai Den Bosch belakangan ya, karena sebelum pergi ke Den Bosch saya dan teman saya pergi jalan jalan dulu ke tempat lain ;-).
Di Den Bosch ada seorang teman inisialnya LM yang menjadi guide selama beberapa hari saya bersamanya,. Karena saya baru pertama kali ke luar negeri (LN) jadi belum berani berpetualang sendiri maka saya meminta teman saya tersebut untuk menjemput saya di Breda pada 7 September 2009.
Saya telah bersiap diri untuk dijemput, semua barang barang yang diperlukan selama menginap di Den Bosch sudah saya persiapkan hari sebelumnya supaya teman saya tidak menunggu lama ๐ . Pagi itu LM datang datang sambil membawa seikat bunga mawar (kali kedua dalam hidup saya dapat bunga dari pria, yang pertama waktu ultah ke 25 ๐ )
Hari itu pertama kalinya saya pergi lebih jauh keluar Breda, jadi bersemangat euy! ๐ . Kami berjalan kaki sedikit ke halte bus, menunggu bus tujuan stasiun kereta, sebelumnya saya diberikan semacam tiket berlangganan ( Strippenkaart ) oleh ka Ester yang bisa digunakan di bus, jadi saya tinggal menunjukkan kartunya nanti akan diberi cap oleh supirnya, jumlah cap yang diberikan berdasarkan jaraknya, ke stasiun kereta tidaklah terlalu jauh, kalau tidak salah di kasih 2 atau 3 cap. Jadi tidak perlu bayar lagi ketika di dalam bus, namun kalau tidak mempunyai Strippenkaart, maka penumpang langsung beli karcis di supirnya.
strippenkaart. Karcis bus di Belanda
Selama saya di Belanda kalau naik bus belum pernah lihat ada kenek bus he-he-he jadi untuk urusan pembayaran bus langsung ke supirnya.
Sampailah kami di stasiun kereta โBredaโ
Breda_station en.wikipedia.org
Ceritanya nih teman saya dan saya tidak mau langsung ke Den Bosch namun kami ingin terlebih dahulu mengunjungi Kinderdijk, di tempat ini banyak sekali windmill alias kincir angin dalam bahasa Belanda Windmolen yang menjadi seperti maskotnya Belanda selain bunga tulip ๐ .
Dari stasiun Breda, kami membeli karcis kereta tujuan Rotterdam, nanti dari Rotterdam naik bus lagi untuk sampai ke Kinderdijk, lalu setelah dari Kinderjik akan pulang ke tempat teman saya di Den Bosch.
Tiket tujuan Breda Rotterdam Breda seharga 16.10 Euro lalu dari Breda ke Den Bosch 7.80 Euro Hiksss baru nyadar saat ini kalau di rupiahkan mahal juga yaaaa ๐ .
Tiket Kereta Breda Rotterdam ; Breda – Den Bosch
Teman saya si LM ini ternyata belum pernah sama sekali ke Kinderdijk walaupun dia asli orang Belanda, ya mungkin sama seperti kalau kita orang Indonesia belum pernah mengunjungi Bali ya hehe .. alhasil setelah sempat nyasar naik turun bus dan bertanya ke beberapa orang, Yippieee!!! sampailah kami di Kinderdijk ๐ ๐ . Rasanya belum lengkap kalau ke Belanda tidak ke tempat kincir angin berada hehe.
Kincir Angin di Kinderdijk (sumber en.wikipedia.org)
Kinderdijk adalah salah satu tempat yang terkenal dengan kincir anginnya, disini terdapat 19 kincir angin tua (kuno) yang dibangun sekitar tahun 1740, disinilah terdapat jumlah terbesar kincir angin tua di Belanda.
Kincir angin di Kinderdijk adalah salah satu tujuan wisata terkenal di Belanda, dan pada tahun 1997 oleh UNESCO dimasukan dalam daftar situs peninggalan bersejarah yang dilindungi.
Selain Kinderdijk daerah lain yang juga terdapat kincir angin antara lain di : Drenthe, Friesland, Gelderland, Groningen, Limburg, Noord Brabant, Noord Holland dan Overijssel.
Di Belanda kincir angin memegang peranan penting yakni sebagai alat untuk mengalihkan dan membendung air, juga untuk menangkap dan mengalihkan banyak angin. Dengan adanya perkembangan teknologi kini kincir angin pun fungsinya lebih berkembang antara lain digunakan sebagai salah pembantu dalam bidang pertanian dan industri.
Waktu saya berada di Kinderdijk daerah tersebut sedang sepi dari pengunjung, kami sampai sekitar jam 4 atau 5 sore dan matahari bersinar sangat cerah, menurut saya rasanya sih panas he-he-he makanya saya juga agak malas berjalan jauh untuk berfoto ria, ditambah dengan sepatu boot yang saya gunakan yang bikin komplit deh cape dan pegelnya.
Foto Bidikanku Amsterdam Airport Schiphol. Saya menaruh semua foto-foto perjalanan saya di album flickr, Yihaaa!! proud to my self ๐ . Tidak menyangka salah satu hasil bidikan kamera digitalku menarik perhatian โSchmap Amsterdam Guideโ
Pada 9 Maret 2010, salah satu editornya, Claire Evans mengirimkan surat ke account flickr saya dan menginformasikan bahwa salah satu foto saya dengan judul โSchiphol Airport Amsterdamโ terpilih untuk dimuat pada edisi 10 yang akan di terbitkan pertengahan Maret 2010.
Namun ini adalah publikasi tanpa dibayar alias saya tidak menerima apapun ketika foto tersebut di muat di majalah tersebut, hanya ada nama saya saja Nella Ria muncul nantinya ๐ . Sebenarnya pastilah banyak juga photographer handal yang dengan sukarela supaya foto bidikan mereka dimuat di majalah tersebut.
Sebelum tengat waktu 26 Februari 2010, saya sudah membalas surat tersebut, saya katakan saya memberikan izin untuk pemuatan foto saya tersebut.
Coba flash back ke 29 September 2009, hari dimana saya akan kembali ke Jakarta, setelah menikmati liburan selama 26 hari di Belanda. Saat itu suasana ramai sekali setelah check in, saya tidak dapat duduk hiks ๐ jadi sambil menunggu pintu pesawat dibuka, saya melangkahkan kaki ke depan jendela yang besar sekali, bisa terlihat pesawat sedang bongkar muatan. Banyak banget tentengan yang akan saya bawa ke kabin saat itu, satu koper kecil 10 kg, laptop titipan teman, dan hand bag sayapun besar pula, plus jaket yang bikin ribett, lengkaplah ditambah tidak dapat duduk. ๐
Daripada bengong ga jelas, pintu pesawat juga masih lama dibuka, saya iseng beberapa kali membidik kamera saya ke arah pesawat yang tampak dihadapan saya, sebenarnya pengen ambil foto diri dengan latar belakang pesawat tersebut, namun apa daya rasa malu minta tolong pada orang lain lebih besar he-he-he ๐
Nah, jadi ceritanya beberapa hari lalu saya cek flickr saya, ada surat lagi dari editor Schmap Guides yang menyatakan mereka sudah memuat foto saya tersebut pada edisi 10 Schmap Amsterdam Guide.
Foto Bidikanku Amsterdam Airport Schiphol
Dibawah ini link dimana foto saja dipajang, semoga bisa terbuka linknya ๐ http://www.schmap.com/amsterdam/shopping_localservices/#p=330615&i=330615_59.jpg
update 30.04.2017 hiks link nya sudah tidak aktif lagi.
Host Family in Helmond Belanda – lanjutan Host family
2. ::: Helmond :::
Helmond adalah sebuah kota di provinsi Brabant Utara di selatan Belanda. Terletak di sepanjang Sungai Aa dan Zuid-Willems timur Canal Eindhoven. Brabant Utara adalah sebuah provinsi besar Belanda, terletak di bagian selatan negara, berbatasan dengan Belgia di selatan, Sungai Meuse di utara, Limburg di timur dan Zeeland di barat, pusat diposisikan antara kota-kota pelabuhan Rotterdam dan Antwerpen dan kawasan Ruhr Jerman.
Helmond adalah sekitar 128 km dari Amsterdam dan Amsterdam Airport (Schiphol). bandara Amsterdam Schiphol (http://www.schiphol.nl) adalah ‘bandara internasional utama dan tersibuk ketiga di Eropa.
Seminggu setelah saya berada di Breda, barulah saya bertemu dengan ka Ephie. Senin itu pada sore hari 14 September 2009 saya dijemput di Breda (rumahnya ka Ester). Hari itu adalah kali pertama kami bertemu secara tatap muka langsung, sebelumnya kami hanya berkomunikasi via telp atau internet.
Dari ka Ephie lah saya mendapatkan invitation letter atau surat undangan sehingga saya bisa berkunjung ke Belanda (*mauliate godang sista ;-)) .
Ka Ephie yang jadi sponsor visaku. Akhirnya bisa jalan-jalan ke Eropa pertama kalinya
Alamaaakk .. banyak kali bawaanku dari Breda ke Helmond, padahal hanya akan menginap seminggu saja :D. Mulai dari koper kecil isi beberapa potong pakaian, kosmetik dan hand bag ku besar pula ๐ ditambah dua kantong plastik ku tenteng di tangan kiri dan kanan. Plastiknya berisi pesanan ka Rina (adiknya ka Ephie) yakni kwetiau goreng (beli matang dari Jakarta ketika hari โHโ terbang), sayur daun singkong masih mentah. Keduanya tersimpan dengan baik di freezer ka Ester di Breda ;-). Ada lagi serenceng bumbu masak Royk*, bumbu rendang .. trusss karena hari itu ka Ester di Breda masak bubur ketan hitam dan disuruh bawa juga, ya sudah ku bawalah ke Helmond ๐ ๐ .
Di Breda kami mampir dulu ke supermarket untuk beli sesuatu daging atau ayam (*sedikit lupa he-he-he) Duuhh sepanjang jalan ka Ephie ko sepertinya kuatir sekali menceritakan kalau kami sudah telat kembali ke Helmond, katanya ka Rina sudah kelaparan, marah-marah nantinya karena telat makan, jadi sedikit takutt juga nih mungkin wajahnya ka Rina menakutkan ya? he-he-he
Sampailah kami di apartemen ka Ephie di Helmond, disana sudah menunggu ka Rina, suami dan putranya Nico .. ka Rina lagi sibuk masak, dan dia baik dan ramah kali ๐ .. mengobrol lah kami dalam bahasa Batak ku yang terbatas sambil kami masak, daun singkong yang ku bawa ku haluskan dengan blender dan dimasak dengan santan (*daun singkong tumbuk adalah makanan khas Batak), dan ka Rina katanya sudah lamaaa sekali tidak makan sayur tersebut, puaslah saat itu ya ka ;-). Selagi kami makan, Nico anaknya ka Rina komplain gak boleh kami bicara bahasa Indonesia pokoknya harus bahasa Belanda karena kan lagi di Belanda, saya gak bisa tauuuu ๐ ๐
Inilah foto ka Rina, ramah kan wajahnya ;-).
Ka Rina dan putranya NicoKamarku di rumah si kakak
Inilah kamar saya selama di Helmond,ada jendelanya jadi bisa lihat-lihat pemandangan keluar tapi kalau mau tidur dan ganti baju hordengnya harus diturunkan, biar kata tinggal di lantai yang tinggi berbahaya juga kalau ada yang punya telescope dan ngintip narsis.com la yaau :D.
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali ka Ephie sudah berangkat ke kantor, saya masih ngantuk berat, jadi lanjut tidurr .. setelah bangun ga berani mandi, dinginnn, memang ada air panas tapi malas nanti sajalah bbrrrr :(.
Masih pakai baju tidur beberapa lapis dan berkaos kaki juga ๐ enaknya ngeteh dulu hangatkan badan dan bikin sarapan, apa yang disiapkan semuanya tinggal ambil sendiri di lemari kalau mau dihangatkan tinggal masukkan microwave he-he-he .. Namanya lagi liburan jadi boleh dong sekali-kali makan banyak, lagipula sebelum liburan saya berhasil turunkan 7 kg berat badan, jadi bertambah beberapa kilo tak mengapa kan ;-).
Inilah menu sarapan saya,
Menu Sarapanku di Belanda
gambar sebelah kiri dan disebelah kanan adalah gambar sepiring besar cemilan yang tersedia di ruang tamu ka Ephie, benar-benar mantapp ๐
Hari pertama di Helmond ga kemana-mana mau istirahat saja, santai-santai nonton tv sambil ngemil dan baca-baca majalah kalau pas yang bahasa Belanda ya lihat gambarnya saja ๐ .. lalu sekali kali lihat pemandangan keluar jendela.
Pemandangan Luar Apartemen
Inilah tampak luar apartemen tempat ka Ephie ..
Apartemen Tampak dari Samping
Hari ketiga saya di Helmond, pagi-pagi saya izin mau main dulu ke tempat teman saya di Den bosch, besok kembali lagi .. Sudah berani dong naik kereta sendiri.
Ini Gambar stasiun kereta di Helmond, diluarnya adalah terminal busnya
Stasiun Kereta Helmond
Toilet Multifungsi (stasiun kereta Helmond).
Toilet Multifungsi di Stasiun Kereta Helmond
Selain digunakan untuk orang normal, bisa digunakan bagi penyandang cacat atau yang menggunakan kursi roda, dan untuk para ibu mau ganti popok bayi juga bisa, agar pintu terbuka harus masukkan uang logam dulu 50 cent.
Entah hari ke berapa saya berada di Helmond, malam harinya saya di ajak ke restoran Italia .. asyikk! Pesan spaghetti ๐ ๐ . Tapi ini foto lagi siang hari, mau ke restonya melewati jembatan, seperti terlihat pada gambar dibawah ini ๐
Ponte in Helmond, The Netherlands take from google earth
Panduan Apply Schengen Visa di Kedutaan Belanda. Baru pertama kali ke luar negeri (LN) ko ya agak ribett (saya ulas di blog saya sebelumnya) namun thanks God semuanya telah berlalu dan berjalan dengan baik, disini saya ingin memberikan panduan mengenai langkah-langkah pengurusan Schengen Visa berdasarkan pengalaman saya yang lalu (untuk saya saat itu di kedutaan Belanda).
Apply Schengen Visa (Foto: gettyimages)
*update 20 Juli 2013. Saya dapat info dari teman saya yang mau urus visa. Jika kamu sulit mendapat tanggal kosong (hijau) untuk buat janji di kedutaan Belanda. Coba buka websitenya mulai jam 6 sore wib. Jam segitu biasanya pergantian tanggal (tersedia yang hijau). Cuma ya harus rebutan, karena banyak saingannya yang juga ingin buat janji. Jadi beberapa menit sebelum jam 6 sore harus sudah stand by buka websitenya. Silakan disini https://jakarta.embassytools.com/en/index
Secara garis besar akan sama saja untuk kedutaan Schengen Country (Prancis, Jerman, Belgia dll), saya harap pengalaman saya bisa berguna bagi Anda yang akan apply Schengen Visa.
Negara tujuan utama saya adalah Belanda, saya sudah booking tiket sejak awal Mei 2009 untuk keberangkatan 4 September 2009. Karena Tiket promo Malaysia airlines jadi tiket harus dibayar penuh dalam waktu seminggu setelah saya booking, nominalnya USD 888 nett Jakarta-Schipol-Jakarta. Wah ternyata ada teman saya di bali bisa dapat tiket lebih murah lagi loh! :D, menggunakan promo lufthansa Jakarta-Frankfurt-Jakarta USD 615. Fyi kalau tidak menggunakan tiket promo harga tiketnya berkisar mulai USD 1200, so beruntunglah kalian jika mendapat tiket promo tapiii harus bayar tiketnya beberapa bulan sebelum keberangkatan hehehe .. ๐ ๐
Visa sudah bisa diajukan 3 bulan sebelum keberangkatan, PALING LAMBAT 2 minggu sebelum tanggal keberangkatan, saran saya sebaiknya urus jauh – jauh hari deh! karena kita tidak pernah tahu hambatan apa yang bisa kita hadapi ketika pengurusan berlangsung.
Ada catatan PENTING yang diberikan website kedutaan Belanda, yakni antara bulan Mei hingga September pembuatan janji untuk permohonan visa sangat padat. Perlu diingat bahwa untuk membuat janji pada periode tersebut sangat sulit, apesnya saya tidak mengetahui hal tersebut :(, pihak kedutaan menginformasikan bahwa pada periode tersebut banyak mahasiswa yang akan daftar kuliah jadi mereka harus diutamakan.
Berdasarkan informasi yang saya dapat dari teman-teman milis, jika akan ke Luar negeri (LN) maka kita harus menyiapkan sejumlah dana di rekening tabungan kita, yang nantinya bisa memperkuat pemberian visa, pihak kedutaan memerlukan bukti kalau kita bisa membiayai perjalanan kita dan kita tidak akan terlantar di negara asing. Nominal yang saya dengar bermacam-macam dan tidak ada patokan resminya, ada yang mengatakan harus ada 50 juta atau. 30 juta rupiah di rekening kita atau ada juga yang mengatakan jumlahnya tidak penting, asal bisa membuktikan bahwa kita punya uang.
Saya tidak punya uang sebanyak yang diatas, jadi pada akhir bulan Juni 2009 saya pinjam ke ayah saya sejumlah 25 juta rupiah, saya masukkan rekening saya selama dua bulan (ada yang bilang 3 bulan) sampai visa saya dapatkan, kemudian uang saya kembalikan ๐
Saya mendapat surat undangan (istilahnya Gemeente, kalo di sini mungkin seperti kantor walikota) dari teman satu marga yang sudah jadi warga negara Belanda, namanya ka Ephie Silaen. Maka jenis visa yang saya gunakan adalah kunjungan family and friends. Jika ada surat undangan semacam ini akan lebih mudah dapat visanya ;-), bagi mereka yang tidak mempunyai saudara atau kenalan yang bisa memberikan surat undangan tidak masalah kok, kalian bisa booking hostel di booking.com atau hostelworld.com
Syarat bagi penggundang harus berpenghasilan minimal 800 Euro per bulan, kontrak kerja berlaku minimal 1 tahun dan si pengundang harus datang ke kantor balaikota (Gementee) untuk mengisi formulir undangan, dan juga si pengundang harus membuktikan secara finasial bahwa dia mampu mengundang Anda. *syarat keuangan bisa saja setiap tahun naik.
Per 1 Juli 2016 Kedutaan Belanda menunjuk VFS Global sebagai pihak agent untuk mengurus Visa
Untuk singkatnya dokumen yang harus dipersiapkan dan dibawa untuk permohonan :
Schengen Visa dan Terbang. Tulisan ini baru saya buat ketika beberapa teman saya lagi-lagi menanyakan bagaimana cerita liburan saya. Sepertinya kali ini penyakit โmalasโ saya sedikit berkurang, mari kita lihat apakah tulisan ini akan selesai menceritakan sampai hari kepulangan saya ke Indonesia. ๐ ๐ .
Tulips at the Keukenhof on 1 May 2015
Satu hari sebelum keberangkatan โฆ
Akhirnya terwujud juga liburan ke luar negeri (LN) untuk pertama kali, tolong dicatat โPertama Kaliโ so kebayang deh bagaimana ribet, ruwet, bodoh, dan culunnya saya menghadapi semua hal yang akan terjadi. โAhhh mengapa saya masih merasa belum siap, padahal tiket sudah ditangan dan saya punya waktu 3 bulan untuk mempersiapkan perjalanan tersebut, nyatanya sampai hari mau ambil visa saja belum siap. Tidak bisa mundurkan tanggal keberangkatan, tidak bisa dibatalkan lagi pokoknya 4 September 2009 suka atau tidak, siap atau tidak, harus berangkat!!!โ
Saya ingin cerita ketika ambil visa..
Apakah benar visa akan saya terima hari itu? Bagaimana kalau ada hambatan lagi, bagaimana kalau ada hal-hal lain yang menghambat? .. Positive thinking sajalah, konsularnya kan mengatakan 3 September tinggal ambil visa. Mengingat cerita yang seru dibalik proses pengajuan pembuatan visa yang bikin jantungan selama beberapa hari (sudah saya ulas di halaman sebelumnya) so waktu mau ambil visa saya sedikit kuatir.
Waktu pengambilan visa adalah jam 13.30- 14.30 Hari itu saya masih masuk kantor setengah hari, setelah pamitan dengan teman-teman termasuk boss pergilah saya ke kedutaan.
Sebelum masuk ke ruang pengurusan visa, pengunjung akan melewati metal detector kemudian diberikan kartu pengunjung dan kita harus menaruh barang-barang bawaan di dalam loker yang telah disediakan, dan tidak diperbolehkan membawa handphone keruangan pengurusan visa.
Ambil nomer antrian seperti biasa dan menunggu sampai giliran saya tiba, saya mencoba menenangkan diri saat itu. ๐ Kemudian tibalah giliran saya. Saya berikan surat keterangan untuk pengambilan visa dan si konsular mencocokan dengan visa saya, beberapa saat kemudian dia menanyakan asuransi perjalanan saya dannnnnn โmana foto copynya?โ si konsular bertanya .. โOMG betapa bodohnya saya kenapa saya bisa lupa, tapi memangnya diperlukan?, sepertinya tidak ada di syarat pembuatan visa kalau harus siapkan copy surat asuransi???โ (Teriak saya dalam hati, sambil membela diri :D). Si konsular mengatakan saya punya waktu sampai 15.30 untuk berikan fotocopy asuransi perjalanan, baru visa akan diberikan.
Keluarlah saya dan bertanya ke petugas apakah ada fasilitas fotocopy di kedutaan, ternyata tidak ada, lalu saya keluar dari kedutaan, saya bingung mau cari tempat fotocopy dimana?, Kuningan adalah daerah perkantoran semua, saya coba pergi ke dua gedung dan bertanya ke beberapa orang ternyata tidak ada tempat fotocopy disana, dan waktu terus berjalan โฆ kemudian saya pergi ke pangkalan ojek saya minta diantar ke tempat fotocopy terdekat .. dannnnn ongkosnya Rp.15.000 pp โmahal banget bang??โ Alasannya tempatnya jauh sekali. (Dasar! kesempatan dalam kesempitan, apa boleh buat memang salah saya)
Akhirnya saya berhasil sampai kembali ke depan loket visa tanpa saya ngaca dulu apakah penampilan saya berantakan atau tidak karena naik ojek tadi, tidak sempat dandan dulu, sedikit keringatan plus jantung berdebar – debar dan thanks God loket visa belum tutup. Visa akhirnya saya dapatkan setelah diberikan beberapa wejangan termasuk saya harus lapor diri kembali ketika saya sudah kembali ke Jakarta. Nampaknya ini peraturan baru untuk lapor diri karena ada seorang pria mengeluhkan hal tersebut dia katakan dahulu tidak perlu lapor ketika sudah di Indonesia kembali.
Saya istirahat sebentar melepas ketegangan, duduklah saya di dekat lokasi loker, membaca beberapa sms yang masuk ke hp saya sambil saya buka passport & visa saya, tangan saya gemetaran, benar-benar bergentar alias tremor untuk waktu agak lama hahahaha ๐ ๐ ๐ saya tidak tahu apakah ini efek karena saya baru melewati satu kejadian yang buat jantung saya hampir copot atau karena saya begitu senangnya visa sudah ditangan saya. Dannnn ternyata saya melupakan satu hal yang saya sadari 3 hari sebelum saya harus kembali ke Indonesia, di visa saya ada kode yang mengharuskan saya melapor dalam 3 hari setelah saya tiba di Belanda. Nanti saya ceritakan bagaimana saya bisa melewati petugas di bandara Schipol ketika hari kepulangan saya hahahha .. jantungan lagi namun saya bisa lolos ๐ ๐ ๐
Note : Jika di Visa kamu ada kode โBNL5 + 3 DAGENโ Ini artinya : Anda harus melaporkan diri kepada polisi asing dalam 3 hari kerja setelah tanggal kedatangan/Negara yang Anda kunjungi.
Hari Keberangkatan 04-09-09
Saya masih ingat hari itu 4 September 2009 adalah hari keberangkatan saya, namun pagi hari itu saya masih sibuk mengurus โtetek bengekโ di bank hahhaha (โJANGAN DI TIRU ya!!!โ). Apa yang saya urusi di Bank? Pertama saya lupa nomer pin kartu atm Citibank saya, dan sekaligus minta ditambahkan nama marga di kartu atm saya supaya sama dengan nama di ktp dan saya juga menukarkan beberapa uang Rupiah ke Euro. Tetap merasa tidak cukup Euro yang akan saya bawa, semua Rupiah sudah terkuras dari tabungan hahahaha ..
Urusan Bank selesai, pulanglah saya. Gawat!! tol Kebun Jeruk macet padahal sudah jam 11 siang. Beberapa kali mama saya sms menanyakan keberadaan saya. Pesawat saya jam 19.45 dan tengah hari itu saya masih sibuk dengan banyak urusan, belum lagi dengan urusan koper dan barang-barang saya dirumah yang belum selesai. Dannnn saya masih menyempatkan diri mampir ke BCA di Atrium Senen untuk mentransfer uang yang saya pinjam dari ayah saya untuk keperluan pembuatan Visa. (Selama 2 bulan saya pinjam kira-kira 25 juta di endapkan di tabungan, supaya kedutaan percaya saya punya cukup uang untuk perjalanan saya, begitu visa keluar uang saya kembalikan).
Akhirnya sampai dirumah, niat mau tidur siang sebentar ternyata tidak bisa, urus sana urus sini, packing sana sini, check โ check bawaan, oleh-oleh, titipan kue lapis, bika ambon, beberapa mie instant, bumbu bumbu masak, sayur daun singkong mentah, kwetiau matang masuk semua ke dalam koper. Begini ya nasib yang mau keluar negeri banyak yang minta dibawakan macam-macam dari tanah air. Saya akhirnya harus buat diri saya menyadari memang nasibbbb hehehe .. nanti saya ceritakan bagaiman saya lagi โ lagi bisa lolos dari petugas di bandara Schiphol yang menemukan kwetiau matang di koper saya hahahah โฆ
Note : Berdasarkan saran dan pengalaman teman saya, maka semua makanan matang termasuk bumbu โ bumbu saya bungkus rapi dengan kertas kado, memang sih akan tetap terdeteksi isinya ketika pemeriksaan namun paling tidak kesannya jadi seperti hadiah/kado/pesanan alias oleh โ oleh yang special kan. ๐ ๐ ๐
Jam 16.00 berangkatlah saya di antar adik saya (Roy) naik mobil, banyak yang ikut antar saya ke bandara hehehe .. my mother, dan sahabat saya (ka Yunani) dan suaminya (ko Sisi). Nantinya saya akan dijemput adiknya ka Yun di Belanda namanya ka Ester dan salah satu tempat saya tinggal adalah dirumahnya. ๐ ๐ ๐
Gawatttt jalan tol ke bandara macetttt, ga tenang deh selama perjalanan .. karena sempat di beberapa bagian benar โ benar tidak bergerak. ๐ ka Yun sedikit komplain kenapa saya tidak siap-siap lebih cepat, dikiranya pesawat saya jam 19.00 yang benar 19.45 ka .. agak tenang deh ya ๐
Thanks God, setelah kurang lebih 1,5 jam sampailah kami di bandara di terminal 2 keberangkatan internasional, kami sibuk mencari cari pintu masuk sesuai nomer penerbangan saya. Kami sempat panik, kami kira saya harus antri disuatu antrian yang sangat panjang, bisa bernafas lega ternyata pintu untuk nomer penerbangan saya belum dibuka. Setelah tunggu beberapa menit dibukalah pintu masuknya, saya berpesan pada mama dan ka Yun supaya jangan langsung pulang, setelah cek in saya akan keluar lagi menemui mereka :).
Saya sempat kesal pada mama saya karena menurut saya sangat cerewet, sweater disuruh dipakai, slayer taruh disana, ini disana, itu disitu aaaggggrrrggghhh .. bikin marah ..plus muka saya sudah jutek padahal mau liburan, saya benar โ benar stress akan check in ditambah lagi dengan banyaknya petuah yang mama saya berikan, untunglah ka Yun menenangkan saya, iya saya tahu pastilah mama saya sangat kuatir karena anak gadisnya akan pergi ke tempat yang sangat jauh tanpa teman yang dikenal dan untuk pertama kali. Namun saya ingin mengalaminya semuanya sewajarnya, artinya saya pasti akan belajar dari pengalaman. Tersenyum kembali ๐
Diatas trolley ada koper besar saya, beratnya ketika timbang di rumah adalah tidak sampai 20 kg (aturannya 20 kg bagasi) dan satu koper kecil yang bisa saya bawa ke kabin dan satu tas tangan saya (lumayan berat juga hand carry ini hehehe).
Ribetnya check in di bandara Sukarno Hatta (Suta). Di pintu pertama ada petugas mengecek passport dan tiket saya kemudian bawaan kita harus diletakkan diban berjalan untuk discan isinya. Untuk pertama kalinya saya mengangkat koper seberat 20 kg HuHuHuHuHu ;( koper tersebut saya letakkan di ban berjalan kemudian diikuti koper kecil dan tas tangan saya. Karena saya seorang diri maka saya harus mengawasi semua bawaan saya, harus waspada terhadap tangan-tangan jahil yang sering saya dengar di bandara. Saya sangat panik ketika ketiga bawaan saya sedang melewati ban berjalan tersebut maka secepat mungkin saya sudah harus ada dipintu keluar bawaan saya, yang saya kuatirkan adalah tas tangan saya karena barang โ barang berharga ada didalamnya, padahal saya juga membawa trolley besar, dannnnn karena kepanikan saya tersebut maka dengan terburu-buru saya dorong trolley melewati satu pintu dannnn bunyiiii terdengar Opppsssttt saya melalui pintu yang salah seharusnya trolley dilewatkan melalui pintu khusus dan saya baru saja mendorongnya melalui metal detector, tentu saja petugas di depannya sewot, saya bilang saja โMaaffff pak baru pertama kali, maaf tidak tahuโ hehhehe pasti sudah terlihat tampang panik saya ๐ ๐
Barang โ barang saya letakkan kembali di atas trolley dan saya mencari tempat saya harus check in untuk Pesawat MH 724 tujuan Kuala Lumpur. Saya kembali harus mengangkat koper seberat 20 kg seorang diri dan menaruhnya di atas timbangan. Remukkkk deh badan ini hehehehe ๐ .. Ternyata beratnya 23 kg, pura โ pura ga tau aja karena setahu saya yang dibolehkan 20 kg eh! Ternyata ga masalah tuh! Nanti saya ceritakan bagaimana paniknya saya di Schipol ketika akan kembali ke Indonesia karena koper saya hampir 27 kg.
Check in selesai, saya sudah bayar airport tax 150rb (untuk penerbangan keluar Indonesia) dan boarding pass sudah saya dapatkan. Selanjutnya mengurus BEBAS FISKAL, setelah tanya beberapa petugas sampailah saya di loket Bebas Fiskal, ternyata cukup memperlihatkan boarding pass ke si petugas bersamaan dengan kartu NPWP saya, langsung ditempelin sticker oleh si bapak petugas dan beres ;-).
Note : Buat yang pengen ke LN usahakan miliki kartu NPWP, lumayan jadi tidak perlu membayar biaya fiskal, kalau kita tidak punya kartu ini maka kita harus membayar 3 juta (tolong koreksi kalau saya salah)
Sedikit tenang .. Urusan check in selesai maka saya ingin keluar lagi karena waktu take off masih lama, menemui mama, adik dan 2 teman saya sempat berfoto 2 atau 3 kali :).
Ngobrol โ ngobrol, petuah lagi dari si mama, karena sekarang sudah tenang jadinya senang โ senang sajalah di kasih petuah. Selesai dengan ngobrol siaplah saya masuk untuk menuju pesawat tak lupa ke toilet dulu untuk pasang money belt di badan saya (money belt adalah semacam tas pinggang yang di ikatkan ke perut, isinya passport, uang dan surat โ surat berharga lainnya).
Melalui pemeriksaan passport, visa, kemudian menuju ruang tunggu, disini menunggu kira โ kira 30 mneit sebelum dipanggil masuk berdasarkan urutan bangku. Saya masih sempat menerima telp dan berkirim sms kepada teman โteman. ๐ ๐ ๐ Pesawat MH 724 tujuan Kuala Lumpur take off 19.45 hmmm pesawatnya ko kecil sih? Kata adikku ada tv nya, mana??? Saya duduk di aisle seat. Disebelah saya kosong dan di window seat adalah pria India. Benar โ benar nga percaya sudah ada di atas pesawat menuju Kuala Lumpur dan langsung ke Belanda, saya sempat termenung beberapa saat, seperti mimpi rasanya, masih tidak percaya hehehehe โฆ
Penerbangan akan makan waktu dua jam, baru take off sudah disuguhi minum dan snack. Uh-Huuuu bau apa nih? .. ko ga hilang โ hilang??? Bau ketekkkkk .. Aaggggrrrhh ternyata pria India di window seat, ko masih tercium baunya padahal ada jarak 1 kursi kosong. Pasrah deh ..
Sebelum pesawat tiba di Kuala Lumpur penumpang diberikan makan malam, porsinya banyak, enakkk, kenyang .. melanggar aturan diet, makan nasi lewat jam 9 malam hahhaha ..
Si pria India memberikan snacknya kepada saya, hanya basa basi saat itu saja, lainnya kami tidak bertegur sapa, kadang saya suka curi โ curi pandang melihat penampilannya, sepertinya dia executive man tapi ko sayang bau badanโฆ illfeel deh ..
Note : Ketika saya ceritakan pengalaman ga enak ini kepada teman saya di Belanda, ternyata bisa loh kalau saat itu saya minta pindah bangku, tinggal bilang ke Pramugari saja, hmmm harus dicatat nih supaya ga ada cium bau ga enak lagi ketika di pesawat.
Flight Detail: Date: September 04 2009 Airlines: Malaysia Air Flight No: MH 724 Origin: Jakarta Soekarno-Hatta International Airport (CGK), Terminal 2 Destination: Kuala Lumpur International Airport (KL) Departure Time: 19.45 (scheduled), 20.00 (actual) Arrival Time: 22.45 (scheduled), 23.00 (actual) Class: Economy Seat: 16C Rate: $888 Nett. CGK โ KL โ AMS โ AMS โKL – CGK
Berburu Tiket Promo Luar Negeri. Rasanya masih tidak percaya .. God I already booked the ticket??? Tiketnya TIDAK waiting list?? Saya benar2 dapat tiket dg harga promo? Sedang BERMIMPI kah saya? Sabtu malam (9 Mei) saya liat promo tiket Malaysia Airline ke Amsterdam, harga mulai 850$ USD harga tsb sdh termasuk surcharge, fuel, insurance. Sabtu itu langsung saya telp beberapa travel agent tapi telp nya tidak diangkat2 .. saya coba lagi beberapa kali tetap tidak ada yang menjawab telpnya. Keesokan harinya saya coba lagi, nihil telp tidak diangkat2 .. โaduhh telat ga ya kalau saya coba telp lagi Seninโ? Tahun lalu aku juga coba dapatkan dua atau 3 kali tiket promo namun tidak berhasil dengan berbagai kondisi, seperti promo berlangsung di bulan yang tidak saya ingin, tiket promo harus dibeli minimal 2 orang, ya the big reason sich โnot yet enough moneyโ so modal nekad saja, lol :)) .. Sekarang juga modal nekad tapi sudah dengan perhitungan yang matang hehehehe .. klo saya pergi bulan September, paling tidak saya bisa bayar tiket di Agustus sdh ada duitnya.
Penumpang jangan ragu untuk meminta kompensasi akibat delay pesawat. (Foto: gettyimages)
Pagi itu sekitar jam 9 saya coba telp beberapa travel agent, ko line error terus .. jam 10 an coba telp ulang, nyambung .. tanya ini itu .. “Mas coba keberangkatan 4 September” .. masih โavailableโ “Wah!! Masah sichโ teriakku dalam hati setengah ga percaya .. ok, coba cek kembali 27 September. โfullโ akhirnya ada yg seat tgl 29. .. ok booking ya pergi 4 September kembali 29 September, dengan Malaysia airlines. Tapppiii karena tiket Promo yang bener2 murah jadi dateline bayarnya 18 Mei sejumlah $888 (lucky number??).. WHAT???? ๐ ๐ Gileee Cuma punya waktu seminggu kumpulin uangnya?? ๐ .