Category: Travelling – Jalan-jalan yuk

Cerita seputar perjalananku sendiri, bersama sahabat ataupun dengan keluarga melalang buana ^ – ^

  • Pesawat Delay Lebih 4 Jam, Maskapai Ganti Rp 300 Ribu/Penumpang

    Pesawat Delay Lebih 4 Jam, Maskapai Ganti Rp 300 Ribu/Penumpang

    Pesawat Delay Lebih 4 Jam, Maskapai Ganti Rp 300 Ribu/Penumpang KepMenHub No.77 Tahun 2011 Tentang: Tanggung Jawab Angkutan Udara, tanggal 08 Agustus 2011, dan akan diberlakukan mulai November 2011. Namun aturan ini tidak menggugurkan Permenhub 25 Tahun 2008 tentang pemberian kompensasi bila pesawat mengalami keterlambatan atau delay. Permenhub 25/2008 itu mengatur tentang kompensasi jika terjadi keterlambatan pesawat di bawah 4 jam dengan menyediakan snack, makan dan penginapan.

    Pesawat Delay Lebih 4 Jam, Maskapai Ganti Rp 300 Ribu/Penumpang
    Penumpang jangan ragu untuk meminta kompensasi akibat delay pesawat. (Foto: gettyimages)

    Sekarang sudah Januari 2012, semoga memang peraturan ini telah diterapkan dan tidak ditarik ulur penerapannya!. Semoga penumpang yang mengalami ketidaknyaman mengetahui mengenai peraturan ini. Dirjen Perhubungan Udara sudah menandatangani Peraturan No.77 Tahun 2011 ini pada 8 Agustus 2011.

    Point-point penting didalam KepMenhub No.77 Tahun 2011 :

    1. Maskapai wajib memberi ganti rugi Rp.300.000/penumpang bila pesawat delay lebih 4 jam.
    2. Bagasi hilang juga wajib diganti maksimal Rp 4 juta, atau Rp.200.000/kg.
    3. Bagasi sudah dianggap hilang apabila dlm 14 hari tidak dapat ditemukan.
    4. Kehilangan sementara bagasi juga dapat ganti rugi uang tunggu sebesar Rp.200.000/hari (max. 3 hari).
    5. Bagasi yang rusak juga dapat ganti rugi sesuai dengan jenis, bentuk, ukuran dan merek bagasi yang tercatat

    Namun saya pikir-pikir kembali, apa iya pernah ada maskapai ngaret sampai 4 jam? Atau malah agenda ini akal-akalannya maskapai penerbangan lokal untuk menaikkan tarif?, ah mari kita lihat realisasinya saja ;-).


    Berikut Berikut bunyi pasal-pasal inti dari 10 Bab dan 29 Pasal yang ada:

    BAB II
    Jenis Tanggung Jawab Pengangkut dan Besaran Kerugian

    Pasal 2

    Pengangkut yang mengoperasikan pesawat udara wajib bertanggung jawab atas kerugian terhadap:

    a. penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap atau luka-luka;
    b. hilang atau rusaknya bagasi kabin;
    c. hilang, musnah, atau rusaknya bagasi tercatat;
    d. hilang, musnah atau rusaknya kargo;
    e. keterlambatan angkutan udara; dan
    f. kerugian yang diderita oleh pihak ketiga.

    Pasal 3

    Jumlah ganti kerugian terhadap penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap atau luka-luka sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a ditetapkan sebagai berikut:

    a. penumpang yang meninggal dunia di dalam pesawat udara karena akibat kecelakaan pesawat udara atau kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara diberikan ganti kerugian sebesar Rp 1.250.000.000,00 (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) per penumpang.

    b. penumpang yang meninggal dunia akibat suatu kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara pada saat proses meninggalkan ruang tunggu bandar udara menuju pesawat udara atau atau pada saat proses turun dari pesawat udara menuju ruang kedatangan di bandar udara tujuan dan/atau bandar udara persinggahan (transit) diberikan ganti kerugian sebesar Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) per penumpang.

    c. penumpang yang mengalami cacat tetap, meliputi:
    1. penumpang yang dinyatakan cacat tetap total oleh dokter dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari kerja sejak terjadinya kecelakaan diberikan ganti kerugian sebesar Rp 1.250.000.000,00 (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) per penumpang; dan
    2. penumpang yang dinyatakan cacat tetap sebagian oleh dokter dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari kerja sejak terjadinya kecelakaan diberikan ganti kerugian sebagaimana termuat dalam lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

    d. Cacat Tetap Total sebagaimana dimaksud pada huruf c angka 1 yaitu kehilangan penglihatan total dari 2 (dua) mata yang tidak dapat disembuhkan, atau terputusnya 2 (dua) tangan atau 2 (dua) kaki atau satu tangan dan satu kaki pada atau di atas pergelangan tangan atau kaki, atau kehilangan penglihatan total dari 1 (satu) mata yang tidak dapat disembuhkan dan terputusnya 1 (satu) tangan atau kaki pada atau di atas pergelangan tangan atau kaki.

    e. penumpang yang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit, klinik atau balai pengobatan sebagai pasien rawat inap dan/atau rawat jalan, akan diberikan ganti kerugian sebesar biaya perawatan yang nyata paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) per penumpang.

    Pasal 5

    (1) Jumlah ganti kerugian terhadap penumpang yang mengalami kehilangan, musnah atau rusaknya bagasi tercatat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf c ditetapkan sebagai berikut:

    a. kehilangan bagasi tercatat atau isi bagasi tercatat atau bagasi tercatat musnah diberikan ganti kerugian sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per kg dan paling banyak Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah) per penumpang; dan

    b. kerusakan bagasi tercatat, diberikan ganti kerugian sesuai jenisnya bentuk, ukuran dan merk bagasi tercatat.

    (2) Bagasi tercatat dianggap hilang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), apabila tidak diketemukan dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak tanggal dan jam kedatangan penumpang di bandar udara tujuan.

    (3) Pengangkut wajib memberikan uang tunggu kepada penumpang atas bagasi tercatat yang belum ditemukan dan belum dapat dinyatakan hilang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per hari paling lama untuk 3 (tiga) hari kalender.

    Pasal 7

    (1) Jumlah ganti kerugian terhadap kargo yang dikirim hilang, musnah atau rusak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf d ditetapkan sebagai berikut:

    a. terhadap hilang atau musnah, pengangkut wajib memberikan ganti kerugian kepada pengirim sebesar Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) per kg.
    b. terhadap rusak sebagian atau seluruh sisi kargo atau kargo, pengangkut wajib memberikan ganti kerugian kepada pengirim sebesar Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) per kg.
    c. apabila pada saat menyerahkan kepada pengangkut, pengirim menyatakan nilai kargo dalam surat muatan udara (airway bill), ganti kerugian yang wajib dibayarkan oleh pengangkut kepada pengirim sebesar nilai kargo yang dinyatakan dalam surat muatan udara.

    (2) Kargo dianggap hilang setelah 14 (empat belas) hari kalender terhitung sejak seharusnya tiba di tempat tujuan.

    Pasal 9

    Keterlambatan angkutan udara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf e terdiri dari:
    a. keterlambatan penerbangan (flight delayed);
    b. tidak terangkutnya penumpang dengan alasan kapasitas pesawat udara (denied boarding passenger); dan
    c. pembatalan penerbangan (cancelation of flight)

    Pasal 10

    Jumlah ganti kerugian untuk penumpang atas keterlambatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf a ditetapkan sebagai berikut:

    a. keterlambatan lebih dari 4 (empat) jam diberikan ganti rugi sebesar Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) per penumpang;

    b. diberikan ganti kerugian sebesar 50% (lima puluh persen) dari ketentuan huruf a apabila pengangkut menawarkan tempat tujuan lain yang terdekat dengan tujuan penerbangan akhir penumpang (re-routing), dan pengangkut wajib menyediakan tiket penerbangan lanjutan atau menyediakan transportasi lain sampai ke tempat tujuan apabila tidak ada moda transportasi selain angkutan udara;

    c. dalam hal dialihkan kepada penerbangan berikutnya atau penerbangan milik Badan Usaha Niaga Berjadwal lain, penumpang dibebaskan dari biaya tambahan, termasuk peningkatan kelas pelayanan (up grading class) atau apabila terjadi penurunan kelas atau sub kelas pelayanan, maka terhadap penumpang wajib diberikan sisa uang kelebihan dari tiket yang dibeli.

    Lampiran

    Besaran Ganti Kerugian Cacat Tetap Sebagian

    Cacat Tetap Sebagian Besaran Ganti Kerugian
    a. Satu Mata Rp 150.000.000,00
    b. Kehilangan pendengaran Rp 150.000.000,00
    c. Ibu jari tangan kanan

    -tiap satu ruas

    Rp 125.000.000,00

    Rp 62.500.000,00

    d. Jari telunjuk kanan – tiap satu ruas Rp 100.000.000,00 – Rp 50.000.000,00

    e. Jari telunjuk kiri – tiap satu ruas Rp 125.000.000,00 – Rp 25.000.000,00

    f. Jari kelingking kanan-tiap satu ruas Rp 62.500.000,00 – Rp 20.000.000,00

    g. Jari kelingking kiri-tiap satu ruas Rp 35.000.000,00 – Rp 11.500.000,00

    h. Jari tengah atau jari manis-tiap satu ruas Rp 50.000.000,00 – Rp 16.500.000,00

    i. Jari tengah/jari manis kiri-tiap satu ruas Rp 40.000.000,00 – Rp 13.000.000,00

    Sumber: bandaraonline.com

  • Pengalihan Pengurusan Schengen Visa Belgia dan Visa Luksemburg

    Pengalihan Pengurusan Schengen Visa Belgia dan Visa Luksemburg

    Pengalihan Pengurusan Schengen Visa Belgia dan Visa Luksemburg. Saya baru mengetahui informasi ini setelah membaca milis backpacker, kemudian saya coba cek langsung ke website kedubes Belgia, ternyata benar bahwa untuk pengurusan visa ke Belgia dan Luksemburg sekarang pengurusannya dialihkan (ditangani) oleh kedubes Belanda di Jakarta. Peraturan ini berlaku per 1 September 2011.

    Pengalihan Pengurusan Schengen Visa Belgia dan Visa Luksemburg
    Apply Schengen Visa (Foto: gettyimages)

    Website kedubes Belgia http://www.diplomatie.be/jakarta menuliskan all applications for Schengen visas will be handled by the Netherlands Embassy

    Aturan untuk pengajuan visa belgia ataupun Luksemburg sama dengan pengajuan schengen visa Belanda, yakni HARUS mendaftar secara online dahulu, setelah mendapat tanggal baru Anda membawa semua dokumen yang diperlukan ke kedubes Belanda di Jakarta

    Daftar Online (Appointment online Netherlands Embassy) : klik –> http://jakarta.embassytools.com/en/index

    Antara bulan Mei hingga September pembuatan janji untuk permohonan visa sangat padat. Perlu diingat bahwa untuk membuat janji pada periode tersebut sangat sulit, jadi sebaiknya Anda persiapkan jauh-jauh hari. Visa sudah bisa diajukan pengurusannya tiga (3) bulan sebelum keberangkatan.

    Pada umumnya syarat sama dengan pengurusanvisa Belanda. Berkas yang harus disertakan dengan permohonan visa Belgia dan atau Visa Luksemburg :

    1. Paspor, harus berlaku minimal 3 bulan terhitung dari tanggal keberangkatan dari wilayah Schengen.
    2. Pasfoto, persyaratan sesuai paspor Belanda, klik http://indonesia-in.nlembassy.org/01.11.2011%20Pasfoto%20informatie.pdf
    3. Biaya pengurusan visa.

    EUR 60 untuk orang yang usianya diatas 12 tahun

    EUR 35 untuk anak2 yang usianya 6 – 12 tahun

    Gratis untuk: anak2 dibawah umur 6 tahun, beberapa kategori mahasiswa, dosen dan perwakilan, dan beberapa kategori anggota keluarga – untuk info lebih lanjut, silahkan kunjungi website atau bertanya di loket (pembayaran dengan rupiah).

    1. Formulir permohonan visa, diisi lengkap dan ditandatangan dua kali. Form nya silakan klik –> http://indonesia-in.nlembassy.org/VISUMCODE-VisumaanvraagformulierEN.pdf

    2. Asuransi, asuransi perjalanan yang belaku selama masa perjalanan di seluruh wilayah Schengen dengan pertanggungan minimal sebesar € 30.000,- termasuk biaya pengobatan dan repatriasi. Bukti kepemilikan asuransi ini harus diperlihatkan pada saat pengajuan permohonan visa.

    3. Bukti keuangan

    Bagi pemohon visa yang melakukan perjalanan atas biaya sendiri harus mempunyai uang sebesar € 34,- / per hari.

    Penjamin atau pihak ketiga (sponsor) di Belgia harus mempunyai pendapatan bersih sebesar minial € 1230,32 per bulan, yang masih harus berlaku selama minimal 12 bulan pada saat pengajuan permohonan visa.

    Keuangan bisa dibuktikan dengan fotokopi buku bank dari 3 bulan terakhir dan/atau slip gaji 3 bulan terakhir serta surat keterangan kerja atau fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

    1. Reservasi penerbangan

    Status pemesanan tiket pesawat harus sudah dikonfirmasi, tetapi JANGAN bayar tiket anda sebelum visa telah disetujui.

    Berkas tambahan yang harus diserahkan tergantung tujuan perjalanan.

    Pariwisata:

    -pemesanan hotel yang telah dikonfirmasi untuk seluruh masa perjalanan dan seluruh wilayah Schengen

    -surat keterangan kerja atau SIUP

    -fotokopi paspor pihak sponsor dan suami/istri sponsor dan izin tinggalnya (kalau ybs bukan warga negara Belanda)

    Kunjungan keluarga dan teman:

    • Jika penjamin tinggal di BELGIA: surat jaminan yang disebut dengan “verbintenis tot tenlasteneming” (juga disebut dengan Lampiran 3bis), yang dapat diperoleh di kota/wilayah dimana penjamin tinggal, atau;

    • Jika penjamin tinggal di LUXEMBURG: undangan resmi engagement de prise en charge yang dilegalisasi oleh pemerintah kota dimana penjamin tinggal dan ditandatangani oleh Kantor Visa Luxemburg.

    • Surat undangan dari pihak yang akan dikunjungi (dengan informasi tentang latar belakang tentang hubungan antara pemohon dan pihak referensi, informasi tentang kunjungan dan pernyataan yang menjelaskan pihak mana yang akan membiayai perjalanan dan hotel)

    • Bukti kemampuan secara finansial diri sendiri dan/atau sponsor ; seseorang yang membiayai perjalanan anda (kopi rekening bank/buku tabungan 3 bulan terakhir dan/atau slip gaji 3 bulan terakhir)

    • Fotokopi paspor sponsor dan/atau keluarga yang akan dikunjungi dan izin tinggalnya (kalau ybs bukan warga negara Belanda)

    • Surat keterangan kerja atau SIUP

    • Pemesanan hotel yang telah dikonfirmasi (kalau menginap di hotel)

    • Berkas-berkas yang menunjukkan hubungan keluarga

    Kunjungan bisnis
    • surat undangan dari pengundang (dengan informasi tentang latar belakang tentang hubungan antara pemohon dan pengundang, informasi tentang kunjungan dan pernyataan yang menjelaskan pihak mana yang akan membiayai perjalanan dan hotel)
    • surat keterangan kerja atau SIUP

    Jika permohonan visa anak di bawah umur:

    • Surat persetujuan dari kedua orang tua yang telah dilegalisir

    • Kopi paspor atau kartu identitas kedua orang tua

    • Akte kelahiran anak di bawah umur

    • Bukti hak asuh anak dan akte perceraian (kalau orang tua sudah cerai)

    Informasi lebih detail silakan menghubungi :

    Kedutaan Belanda :
    Jl. H.R. Rasuna Said Kav. S-3
    Kuningan – Jakarta 12950
    Tel : +62-21-527 1904
    Senin s/d Kamis: 13.00-16.00
    Jumat: 13.00-14.00
    *Khusus untuk mendapatkan informasi
    Email : [email protected]

    Kedutaan Belgia
    Deutsche Bank Building – 16th floor
    Jalan Imam Bonjol 80
    10310 Jakarta

    Tel : + (62) 21 316.20.30
    [email protected]

    Sumber : Kedubes Belgia dan kedubes Belanda di Jakarta

    Catatan : Tulisan ini juga saya posting di http://wisata.kompasiana.com

  • Tips Aman Naik Kendaraan

    Tips Aman Naik Kendaraan

    Kejahatan Mengintai dimana saja. WASPADALAH. (Foto: gettyimages)

    Tips Aman Naik Kendaraan. Entah kapan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, bisa merasa aman ketika naik kendaraan umum. Berbagai kejahatan kerap kali mengintai para pengguna angkutan umum ini. Masih segar diingatan kita, ketika seorang wanita pedagang sayur berusia 40 tahun, menjadi korban perkosaan di dalam angkutan umum M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi, pada Rabu (14/12/2011) lalu.

    Selain memerkosa, pelaku juga menggasak harta korban sebesar Rp 500.000 serta anting. Korban lalu diturunkan di Jl Alternatif Cibubur. Polisi bergerak cepat mengejar para tersangkanya, pihak polisi juga sudah membuat sketsa wajah dua pelaku pemerkosaan.

    Menurut saya, semoga kedepannya ada hukum mati bagi pelaku pemerkosaan, apa gak mikir kalau dia dilahirkan dari rahim seorang ibu, bagaimana kalau keluarga pelaku (yang wanita) jadi korban???. Iiihhh gregetan banget!.

    Berikut ini tips yang diberikan polisi, seperti yang dilansir dari TMC Polda Metro Jaya.

    • Hindari memakai dan memperlihatkan barang berharga di depan umum, seperti perhiasan dan handphone.
    • Pakailah baju yang sopan dan tertutup.
    • Selektif dalam memilih angkutan kota (angkot), pilihlah angkot dengan kaca bening, sopir berseragam, ada ID Card, dan ada lampu penerangan di dalamnya.
    • Pastikan Anda mengetahui nomor trayek dan tujuannya.
    • Hindari tidur di dalam angkot, hindari menerima makanan atau minuman dari orang lain yang baru Anda kenal, dan tetap waspada terhadap penumpang lain apabila ada tanda-tanda mencurigakan, lebih baik Anda segera turun di tempat yang aman.
    • Selalu ingat, bila perlu disimpan dalam kotak handphone atau dicatat nomor-nomor penting yang bisa dihubungi pada saat darurat.
    • Lebih baik ada seorang teman yang mendampingi Anda saat naik angkot, khususnya pada malam hari.

    Jika penumpang mendapati kejadian/tindakan kejahatan (melanggar hukum/melakukan tindak pidana), segera melaporkan kepada kepolisian terdekat atau menghubungi TMC Polda Metro Jaya di nomor 021 5276001 dan SMS 1717.

    Dulu ketika bekerja di Jakarta, selama hampir 5 tahun saya kerap kali menggunakan angkutan umum mikrolet M01 jurusan kampung Melayu, yang agak-agak serem kalau naik mikrolet ini di malam hari. Adakalanya saya kerja yang jam pulangnya 19.30, jalan dari kantor menuju perempatan Matraman sudah hampir jam 8 malam. Kadang bisa nunggu 15 – 20 menit untuk naik M01 yang sreg.

    Ini Tips dari saya untuk naik mikrolet M01 dan sejenisnya :

    • Tidak melulu kejahatan terjadi dimalam hari, perhatikan mikrolet yang hendak Anda naiki, kalau tidak ada penumpang sama sekali, sebaiknya duduk didepan, disamping si supir.
    • Banyak penumpang tapi isinya pria semua, apalagi tampang mereka sangar (seram), sebaiknya tunggu mikrolet berikutnya.
    • Biasanya mikrolet yang saya naiki, yang ada penumpang wanitanya, ada prianya juga.
    • Kalau mikroletnya ada penumpang di samping supir, tapi Anda sendirian di belakang, lalu setelah Anda naik ada segerombolan pria naik, dan perasaan Anda tidak nyaman, lebih baik turun!.
    • Kalau belum terlalu malam, kadang saya tunggu bus besar seperti P02, jadi tidak harus naik M01, sama rutenya menuju terminal Senen, menurut saya di bus bisa lebih banyak penumpangnya, dan tidak pakai ngetem seperti mikrolet ;-).
    • Siapkan ongkos sebelum naik, jadi Anda tidak harus buka-buka dompet atau tas ketika didalam angkot. Siapkan juga uang pas, kan bisa taruh dikantong baju.
    • Suara dering hp jangan terlalu keras, malah kalau bisa di silent, jangan pergunakan HP ketika di angkutan umum yang rawan.
    • HATI-HATI kalau didalam angkot mulai ada seseorang (atau beberapa orang) yang mulai bermain drama, misal muntah, pusing, ayan dan penyakit lainnya, biasanya gerombolan ini mengalihkan perhatian penumpang, dan mulai mengerayangi tas atau kantong celana Anda. Sebaiknya Anda segera minta turun.

     

    Tulisan Terkini

  • Mengajukan visa Bekerja dan Berlibur (Work and Holiday) ke Australia

    Mengajukan visa Bekerja dan Berlibur (Work and Holiday) ke Australia

    Mengajukan visa Bekerja dan Berlibur (Work and Holiday) ke Australia. Beberapa waktu lalu saya sempat bantu jawab pertanyaan seseorang di milis, pertanyaannya adalah bagaimana mengurus “Working Holiday Visa” ke Australia. Sebenarnya istilah yang tepat untuk warga Indonesia yang ingin mendapatkan visa ini, namanya adalah “Work and Holiday Visa” (Visa Bekerja dan Berlibur).

    Anda pasti kira ahhh sama saja toh! Eitt tunggu dulu, istilahnya memang mirip namun tidak sama. Jadi ada 2 (dua) jenis kategori, pertama adalah WORKING HOLIDAY VISA (subclass 417, berlaku untuk warganegara Eropa). Kedua adalah Work and Holiday Visa (subclass 462, berlaku untuk Negara Bangladesh, Chile, Indonesia, Malaysia, Thailand, Turki dan Amerika).
    Perbedaan kedua jenis visa ini : WORKING HOLIDAY VISA bisa diperpanjang ke tahun kedua, sedangkan Work and Holiday Visa (yang bisa untuk WNI) berlaku maksimum satu tahun.

    Visa ini diberikan bagi mereka yang berusia 18 tahun sampai 30 tahun (pada saat pengajuan visa). Mungkin belum banyak yang mengetahui informasi ini dan memanfaatkannya. Menurut Ditjen Imigrasi, seperti dilansir di websitenya, mengatakan : Perjanjian mengenai “Visa Bekerja dan Berlibur” telah ditandatangani oleh pihak Australia dan Indonesia, dimana permohonan visa telah diterima sejak 1 Juli 2009. Visa Bekerja dan Berlibur diperuntukkan bagi Warga Negara Australia untuk mengunjungi Indonesia dan Warga Negara Indonesia untuk mengunjungi Australia.

    Work and Holiday Visa merupakan Visa Turis yang memperbolehkan si pemegang visa untuk bekerja, dengan syarat bekerja di suatu perusahaan atau pemberi kerja dengan jangka waktu maksimal HANYA untuk 6 (enam) bulan.

    Menurut Sigit Adinugroho dari ranselkecil.com jenis pekerjaan bagi pemegang Work and Holiday Visa bukanlah pekerjaan yang menimbulkan pajak (sektor informal), berbasis kontrak dan jangka pendek. Kemampuan/keterampilan yang dibutuhkan juga cukup sederhana, seperti memetik buah-buahan, menggarap lahan, mengupas buah, bertukang, menjadi pelayan restoran, memasak, dan mengajar. Namun tentu saja tidak menutup kemungkinan untuk jenis-jenis pekerjaan lain yang lebih membutuhkan keterampilan tinggi seperti fotografi, menulis, desain web, dan lain sebagainya.

    Untuk singkatnya, persyaratan bagi pemohon Work and Holiday Visa :

    • Berusia antara delapan belas (18) sampai dengan tiga puluh (30) tahun (termasuk berusia 18 dan 30) pada saat mengajukan permohonan visa.
    • Memiliki kualifikasi pendidikan, atau telah menyelesaikan setidak-tidaknya dua tahun pendidikan perguruan tinggi.
    • Mengajukan permohonan di negara asal (Indonesia atau Australia).
    • Memiliki tingkat kemahiran berbahasa Inggris, yang sekurang-kurangnya tingkat fungsional dalam tes bahasa.
    • Tidak memiliki anak-anak dibawah umur yang akan pergi dengan pemohon ( anak-anak dibawah umur tidak diperbolehkan untuk disertakan sebagai anggota keluarga dalam permohonan visa orang tuanya).
    • Belum pernah mengikuti program Bekerja dan Berlibur sebelumnya.
    • Memiliki dana yang layak untuk membiayai keperluan pribadi selama tiga bulan pertama – kurang lebih sebesar lima ribu (5000) dollar Australia.
    • Berbadan sehat dan berkelakuan baik.
    • Menyertakan surat dari badan pemerintah yang relevan yang menyatakan bahwa pemohon telah memenuhi semua persyaratan

    Dokumen-dokumen yang harus dilampirkan dengan aplikasi visa :

    • Formulir aplikasi (Formulir 1208). HARUS diisi lengkap dan ditanda tangan. Untuk Formulir klik disini
    • Paspor yang masih berlaku paling tidak 12 bulan dan pasport lama juga disertakan.
    • 1 lembar foto anda ukuran foto paspor yang terbaru.
    • Mempunyai bukti keuangan yang cukup, paling tidak AUD $5000 untuk memberikan dukungan awal dari liburan Anda. Jumlah ini bervariasi tergantung dari apakah anda bisa menunjukkan tiket pesawat pulang-pergi, lama tinggal dan tujuan dari keberangkatan Anda. Bukti yang dapat anda lampirkan adalah rekening koran yang sudah di legalisir.
    • Bukti anda mempunya kualifikasi ketiga, atau anda sudah menyelesaikan paling tidak 2 tahun dari pendidikan universitas anda. Persyaratan klik disini
    • Bukti Anda mempunya kemampuan bahasa Inggris yang baik yang dinilai dari test bahasa Inggris. Persyaratan klik disini
    • Melakukan test rontgen di salah satu panel radiologist. Mereka akan mengirimkan hasilnya langsung ke bagian Imigrasi. Formulir rontgen klik disini
    • Surat dari pemerintah (Imigrasi ) yang memberikan dukungan.

    Detail kontak:

    Direktorat Lintas Batas dan Kerjasama Luar Negeri. Phone: 021-5225033
    • Bpk Bona Roy Simanungkalit. Email: [email protected]
    • Ibu Novi Eka Fitri. Email: [email protected]
    • Bpk Johan Tirta Ginting. Ph: +6281280803141, Email: [email protected]
    • Bpk M. Angga Kurniawan. Ph: +6285691612838, Email: [email protected]
    • Fax: +62215225033

    Alamat pengiriman:

    Direktorat Lintas Batas & Kerja Sama Luar Negeri
    Direktorat Jenderal Imigrasi
    Jl. H.R Rasuna Said Kav. 8-9
    Kuningan, Jakarta Selatan 12940
    *Harap dicatat bahwa surat dukungan tidak memberikan garansi bahwa Anda akan mendapatkan visa. Tetapi surat ini adalah salah satu persyaratan aplikasi Anda.

    Pengurusan Visa ke Australia di tangani oleh Pusat Permohonan Visa Australia (AVAC) silakan datangi kantornya atau menghubungi melalui telepon.

    AVAC Jakarta
    Plaza ASIA, Lt. 22, Zone C
    Jalan Jendral Sudirman Kav 59
    Jakarta 12190
    Telp: +62 21 51401590/91
    AVAC Bali
    Perkantoran Grand Sudirman Agung Blok B-28
    Jalan PB Sudirman
    Denpasar, Bali 80114
    Telp: +62 361 241078
    Lengkapnya klik vfs-au-id.com/contactus

    Setiap tahun tersedia 100 visa Bekerja dan Berlibur yang akan diberikan bagi pemohon berkewarganegaraan Indonesia. Jadi ayo liburan sambil bekerja atau bekerja sambil liburan? Terserah Anda saja 🙂 .

    Sumber:

  • Pengalaman Pusingnya Apply Long Stay Visa Jerman

    Pengalaman Pusingnya Apply Long Stay Visa Jerman. Karena sudah beres, jadi saat ini saya bisa cerita pengalaman saya dengan lega dan rileks ;-). Disini saya mau cerita tentang proses apply long stay visa Jerman. Pada 10 Agustus 2011, suami dan saya pergi ke kedubes Jerman di Bern, Switzerland, tujuannya untuk apply long stay visa Jerman (sebelumnya kami tinggal di Swiss, namun sekarang sudah menetap di Jerman), kondisinya Visa Swiss saya akan berakhir 12 September 2011 jadi harus segera mendapat visa yang baru (Jerman).

    Semua berkas-berkas yang diminta sudah dipersiapkan dengan baik, seperti paspor, visa Swiss, akte lahir dan surat nikah kami (suami dan saya) dan lain-lain. Sempat kuatir juga karena beberapa surat seperti akte lahir saya tidak dalam bahasa Jerman, oh ya kalau apply long stay visa dari Jakarta, Indonesia maka semua surat-surat sudah HARUS diterjemahkan ke bahasa Jerman dahulu baru pihak kedubes mau terima berkas, sedangkan kondisi saya saat itu adalah apply visa dari kedubes Jerman di Switzerland.

    Hari itu 10 Agustus 2011 kami berdua tiba tepat jam 9 pagi di depan kedubes Jerman di Swiss, ada petugas yang berjaga diluar, suami mengutarakan maksud kedatangan kami berdua, lalu kami berikan paspor kami berdua ke petugas tersebut, lalu petugas melihat isi tas kami, dan diperiksa dengan seksama seluruh badan dengan alat khusus metal detektor, kemudian kami diperbolehkan masuk.

    Menunggu beberapa saat, nama saya dipanggil, didepan loket sudah ada seorang petugas wanita. Dia lega sekali karena saya datang dengan seorang yang bisa berbahasa Jerman (suami). Karena nampaknya si petugas tidak bisa berbahasa Inggris?. Sambil memeriksa kelengkapan berkas surat-surat saya, petugas menanyakan sesuatu dalam bahasa Jerman “bagaimana saya bisa kenal suami (Frank)“ saya tatap suami saya (Frank) dan tanya, maksud si petugas apa? Saya takut salah tangkap artinya dan jawab hal yang salah. Namun yang saya lakukan malah membuat si petugas men“judge“ saya tidak mengerti bahasa Jerman sama sekali.

    Oh ya FYI (for your information), salah satu syarat paling penting kalau apply long stay visa Jerman adalah kita harus bisa mengerti bahasa Jerman tingkat dasar, paling tidak percakapan ringan untuk sehari-hari, dan ini harus dibuktikan dengan sertifikat bahasa Jerman yang kita peroleh setelah mengikuti ujian di Goethe Institut, syaratnya hanya sertifikat ujian tingkat dasar A1.

    Si petugas bilang proses pembuatan visa 6-8 minggu, dan jika sampai detik-detik tanggal 12 September 2011 visa Jerman saya belum selesai (keluar), maka saya HARUS kembali ke Jakarta, Indonesia untuk ambil visanya disana, karena visa Swiss (permit) saya akan berakhir jadi tidak boleh stay di Eropa. Wahhhh siapa yang ga sewot, cuma ambil selembar kertas (visa) harus pulang pergi Jerman – Jakarta – Jerman yang berarti harus keluar uang buat beli tiket yang bisa dibilang tidak murah, hiks 🙁 .

    Suami saya dan petugas saling bicara banyak hal untuk meyakinkan petugas kalau saya layak dapat visa dalam waktu secepat-cepatnya dan sesingkat-singkatnya tanpa proses berbelit-belit :D. Suami bilang saya sudah punya sertifikat level A1 dari Goethe Institut di Jakarta, suami punya pekerjaan yang baik dengan keuangan yang baik, punya rumah, punya asuransi, kalau di rumah, anggota keluarga di Jerman bicara banyak dalam bahasa Jerman, jadi saya bisa belajar bahasa ini. Nantinya setelah visa keluar saya pun akan lanjut kursus bahasa Jerman.

    Kemudian suami disuruh ke ruang sebelah untuk mengurus sesuatu, jadi si petugas bisa tes kemampuan bahasa Jerman saya, yang saya bisa jawab ya saya jawab, yang saya tidak mengerti pertanyaannya saya jawab “ Es tut mir leid, ich verstehe nicht“ :P. Pertanyaan petugas antara lain : Kapan tiba di Swiss ; bagaimana saya bisa kenal suami, apa kenal orang lain di Swiss selain suami ; apa punya keluarga yang tinggal di Jerman ; apa masih punya orangtua di Indonesia ; di Indonesia tinggal dengan siapa ; apa punya kerjaan di Indonesia.

     

    Tiap hari berdoa semoga ada mujizat …

     

    Baca juga: Catatan Tinggal di Jerman

  • Proses Pengajuan Long Stay Visa ke Swiss (visa D)

    Proses Pengajuan Long Stay Visa ke Swiss (visa D)

    Proses Pengajuan Long Stay Visa ke Swiss (visa D). Seperti judul diatas, maka tulisan saya disini khusus membahas mengenai “Pengajuan Long Stay Visa di Swiss“, kalau Anda ingin mengunjungi Swiss dalam rangka jalan-jalan, bisnis atau untuk masa tinggal maksimal 90 hari, maka yang Anda perlukan adalah Visa Schengen untuk kunjungan Singkat, bisa lihat panduan pengajuan visanya klik disini.

    Yang dimaksud Long Stay Visa adalah Visa untuk masa tinggal lebih dari 90 hari. Yang membutuhkannya seperti pelajar/mahasiswa, yang akan bekerja di Swiss (penugasan) dan termasuk seperti saya, yakni menikah di Swiss dan tinggal di Swiss (tapi sekarang sih sudah menetap di Jerman).

    Dokumen yang diperlukan :
    • 3 (tiga) rangkap *Formulir Visumantrag für die Schweiz, harus diisi lengkap dan ditandatangani. Formulir tersebut dapat diperoleh di Kedutaan, diakses dari Website www.eda.admin.ch/jakarta dalam bentuk PDF-file, atau silakan klik –> http://www.bfm.admin.ch/content/dam/data/migration/einreise/visumantragsformulare/visumantrag-visumd-en-de.pdf

    *Formulir Visumantrag für die Schweiz, daripada ditulis tangan rangkap tiga, saran saya isi form dari link tersebut diatas, lalu print out dan kopi dua kali atau bisa saja Anda print out tiga kali supaya hasilnya bagus.

    • 3 (tiga) lembar foto terbaru ( ukuran 4 x 6 cm ).

    Perhatikan persyaratan foto, yakni close-up, proporsi wajah 70-80% dari gambar, latar belakang warna netral (putih), untuk detailnya silakan klik http://www.eda.admin.ch/etc/medialib/downloads/edactr/idn.Par.0047.File.tmp/Schengen_Photo%20requirements.pdf

    • Paspor asli
    • 3 (tiga) lembar Foto copy paspor warga negara Indonesia
    • 3 (tiga) lembar Foto copy paspor (sponsor/penjamin) warga negara Swiss atau izin tinggal di Swiss

    • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dengan masa berlaku minimum 6 bulan, yang sudah dilegalisir oleh dephumkam dan Kementrian Luar Negeri.
    • Biaya pengurusan visa Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) *bisa berubah sewaktu-waktu

    Berkas permohonan visa akan diteruskan ke Kantor Wilayah setempat di Swiss untuk diproses. Hasil keputusannya akan dikirim ke kedutaan Swiss Jakarta dalam jangka waktu 10-12 minggu, bisa saja lebih lama tergantung apakah prosesnya lancar di Swiss.

    Sebaiknya setelah 10 minggu Anda menanyakan hasilnya ke kedutaan Swiss Jakarta melalui email, siapa tahu visa Anda selesai lebih cepat.

    Pada saat saya mengajukan permohonan Long Stay Visa, saya juga melakukan permohonan untuk melakukan pernikahan di Swiss (ceritanya klik disini).

    Informasi lainnya Anda bisa lihat di website kedubes Swiss www.eda.admin.ch/jakartahttps://www.eda.admin.ch/jakarta

    Alamat
    Embassy of Switzerland

    Jl.H.R. Rasuna Said
    Blok X 3/2, Kuningan
    Jakarta-Selatan 12950
    Indonesia
    Tel.: +62 21 525 60 61
    +62 21 520 74 51
    Fax: +62 21 520 22 89
    E-Mail : [email protected]
    Website : http://www.eda.admin.ch/eda/en/home/reps/asia/vidn/embjar.html

  • Tripsdrill, Dufan ala Jerman

    Tripsdrill, Dufan ala Jerman

    Saya beserta keluarga suami tercinta begitu berbahagia melalui Selasa 30 Agustus 2011, bulan lalu di Erlebnispark Tripsdrill.

    Tripsdrill adalah taman permainan pertama di Jerman dan telah ada sejak tahun 1929 menjadi sebuah taman keluarga yang ramah dengan lebih dari 100 atraksi asli.

    Berikut ini slide show foto-foto kami sekeluarga

    This slideshow requires JavaScript.

    Lokasinya berada di

    74389 Cleebronn/Tripsdrill
    Tel.: +49 (0) 7135 / 99 99
    http://tripsdrill.de

    Peta perjalanan

    Tiket Dewasa dan remaja mulai 12 tahun : 23,00 €
    Anak di bawah 4 tahun gratis masuk
    Anak-anak 4 sampai 11 tahun 19,00 €
    lansia dari 60 tahun 19,00 €

    Saya menemukan video liputan Tripsdrill di youtube

    Kalau kita lihat Tripsdrill di Jerman mirip dengan Dunia Fantasi di Ancol, Jakarta, salah satu yang membedakannya adalah, kalau di tripsdrill di banyak permainan ada kamera-kamera yang langsung memotret aksi Anda ketika bermain, jadi Anda tidak perlu repot-repot mengeluarkan kamera digital Anda, pasti Anda tidak ingin dong tiba-tiba kamera terjatuh ketika Anda sedang bermain air atau sedang beraksi di atas ketinggian ;-).

     

    Tripsdrill, Dufan ala Jerman. (Foto: dok. pribadi)

     

    Tulisan Terkini

  • Jungfraujoch Swiss Top of Europe

    Jungfraujoch Swiss Top of Europe

    Jungfraujoch Swiss Top of Europe. Berikut ini lanjutan pengalaman sdr. Stefanus A Wartono

    Judul sebelumnya Jungfraujoch, Mt. Pilatus, dan Mt. Titlis Swiss

    Jungfraujoch Swiss. Snow in Switzerland. Foto dari wikipedia. Jungfraujoch Swiss Top of Europe
    Jungfraujoch Swiss. Snow in Switzerland. Foto dari wikipedia

    Mengunjungi Jungfraujoch Swiss Top of Europe

    Jungfraujoch (3.454 meter) – salju abadi sepanjang tahun

    Untuk pergi ke Jungfraujoch kita naik kereta api dari setasiun Interlaken Ost di kota Interlaken. Kota Interlaken memiliki dua setasiun, West dan Ost sebagai setasiun utama.

    Untuk mencapai Jungfraujoch kita naik kereta dan harus berganti 2 kali, yaitu di Lauterbrunnen dan Kleine Scheidegg. Sebenarnya ada 2 jalur untuk menuju Jungfraujoch, sebagai berikut:

    1. Interlaken – Lauterbrunnen – Kleine Scheidegg – Jungfraujoch

    2. Interlaken – Lauterbrunnen – Grindelwald – Jungfraujoch

    Orang membeli tiket ke Jungfraujoch umumnya membeli tiket pulang pergi dan mereka akan mengambil jalur berangkat dan pulang yang berlainan sehingga bisa menikmati pemandangan yang berbeda:

     

    Jalur berangkat Interlaken – Lauterbrunnen – Kleine Scheidegg – Jungfraujoch, dan

    Jalur pulang Jungfraujoch – Kleine Scheidegg – Grindelwald – Interlaken Ost


    Contoh jadwal dan lama perjalanan (2 jam 17 menit) sbb.:

    06.35 Interlaken Ost – 06.55 Lauterbrunnen

    06.59 Lauterbrunnen – 07.39 Kleine Scheidegg

    08.00 Kleine Scheidegg – 08.52 Jungfraujoch

    Harga tiket CHF 186.20

    Website kereta api Swiss http://www.sbb. ch/en/home.html

    Bila kita ingin explore negara Swiss dengan melakukan perjalanan ke berbagai kota sebaiknya dipertimbangkan membeli Kartu Swisspass di mana kita akan mendapat potongan harga tiket mencapai 50%.

    Namun hendaknya diingat bahwa harga kartu Swisspass juga harus diperhitungkan. Misalnya harga kartu SwissPass CHF 160 dan kita bisa mendapatkan potongan 50% untuk setiap pembelian tiket kereta api, bus, ferry; maka titik impas kita adalah bila seluruh tiket yang kita beli selama bepergian mencapai CHF 320 pada harga normal. Kita mendapat potongan 50% berarti hanya membayar CHF 160 + biaya kartu Swisspass CHF 160 menjadi CHF 320.

    Apabila kita hanya ingin pergi ke Jungfraujoch maka tidak ada manfaatnya membeli kartu Swisspass CHF 160 karena harga tiket ke Jungfraujoch p.p.hanya CHF 186.20.

    Tanpa Swisspass biaya kita hanya CHF 186.20 dan dengan Swisspass biaya kita menjadi CHF 160 + CHF 93.10 = CHF 253.10

    Informasi tentang Swisspass dapat dilihat pada link berikut:

    http://www.swisspas ses.com/railpass /swiss-regional- rail-passes/ validity- maps/jungfrau- unlimited. htm?from= /packages/ jungfrau- unlimited/ &PHPSESSID= e80a060ddbd2f655 1880140e38db5a10

     

    Referensi untuk Lauterbrunnen dan sekitarnya bisa diperoleh dari link berikut:

    http://www.panorami cearth.com/ 449/Jungfrau/ Lauterbrunnen_ Railway_Station

    Berikut ini tambahan informasi dari teman saya Kei Shinta :

    1. Jika kamu di Swis cuma untuk 1 (satu) hari saja maka SWISS PASS TIDAK BERMANFAAT SAMA SEKALI krn SWISS PASS akan LEBIH HEMAT JIKA KAMU MEMAKAINYA LEBIH LAMA dan AKTIF mengunjungi SEMUA obyek wisata di Swiss bs di cek di http://www.sbb.ch utk pastinya.

    2. Dengan SWISS PASS maka keuntungan yg didapat bisa menggunakan semua jenis transportasi di Swis seperti kereta, tram, bus, perahu, bahkan masuk ke dalam banyak MUSEUM secara GRATIS selama kartu Swiss Pass berlaku,silakan baca http://keishinta.wordpress.com/2011/04/01/swiss-pass-in-swiss-travel-system

    Saya sudah membuktikannya manfaat gratisnya :
    Saya naik perahu ZURICHSEE SCHIFFFAHRT mengelilingi Lake of Zurich dan mampir ke Raperswil Jona, baca http://keishinta.wordpress.com/2011/08/14/zurichsee-schifffahrt Lalu saya juga naik perahu VIERWALDSTATTERSE mengelilingi Lake of Luzern, baca selengkapnya di http://keishinta.wordpress.com/2011/08/15/vierwaldstattersee-lake-luzern/

    Sedangkan utk Jungfraujoch jika TIDAK MEMPUNYAI Swiss Pass maka bisa dilakukan sesuai informasi dari Bung Stefanus dengan harga tiket sekali jalan CHF 186.20 dimulai dari INTERLAKEN OST dan saya akan akan membagikan pengalaman yang bisa di baca di http://keishinta.wordpress.com/2011/04/06/jungfraujoch-switzerland-top-of-europe

    Start saya dimulai dari ZURICH dan kembali ke ZURICH dengan SWISS PASS tiket pulang pergi HANYA CHF 112, dengan catatan tiket CHF 112 adalah harga tiket PP dari Kleine Scheidegg ke Jungfarujoch yang artinya tiket PP dari ZURICH ke Kleine Scheidegg GRATIS dengan SWISS PASS.

  • Jungfraujoch, Mt. Pilatus, dan Mt. Titlis Swiss

    Jungfraujoch, Mt. Pilatus, dan Mt. Titlis Swiss

    Jungfraujoch, Mt. Pilatus, dan Mt. Titlis Swiss Berikut ini adalah pengalaman pak. Stefanus A Wartono mengunjungi Jungfraujoch, Mt. Pilatus, dan Mt. Titlis yang berlokasi di Swiss. Informasi ini sangat berguna bagi saya walaupun sudah pernah beberapa waktu tinggal di Swiss, namun belum kesampean mengunjungi 3 lokasi tersebut diatas.

    Jungfraujoch, Mt. Pilatus, dan Mt. Titlis Swiss. Depan Sekolahan Zweisimmen, Switzerland
    Depan Sekolahan Zweisimmen, Switzerland

    Berbekal pengalaman sdr. Stefanus A Wartono semoga suami tercinta nantinya mau menemani saya melakukan perjalanan ke lokasi top of Europe 😉 .

    Bagaimana Mengunjungi Jungfraujoch, Mt. Pilatus, dan Mt. Titlis Swiss

    Mulai ..

    Jungfraujoch berlokasi di kota Interlaken, sedangkan Mt. Pilatus berada di kota Luzern. Mt. Titlis dicapai dari kota Engelberg yang hanya 50 menit dengan kereta api dari kota Luzern. Tiga lokasi tersebut dapat dinikmati dalam waktu 3 hari, kalau sekedar “mampir” bisa dipadatkan menjadi 2 hari tetapi ya sayaaang karena biayanya cukup mahal.

    Base dan Rute Sebagai base (menurut saya) yang paling ideal adalah Luzern karena lokasinya ditengah dan ada beberapa backpacker hostel diantaranya: www.twinsminbak.com
    Namun demikian, bila anda bepergian berdua atau lebih, pertimbangkan mencari hotel karena biayanya bisa lebih murah, apalagi kalau bisa ambil kamar triple atau quadruple.

     

    * Hari 1: Asumsinya anda sudah bermalam di Luzern sehingga pagi-pagi sudah bisa ke Mt. Pilatus. Kembali dari Mt. Pilatus sekitar pukul 14.00 bisa dilanjutkan dengan menikmati kota Luzern. Anda bermalam lagi di kota Luzern. Bisa juga anda langsung ke Engelberg dan bermalam di sana, tinggal dibandingkan mana yang lebih murah tempat penginapannya.

    * Hari 2: Gunakan kereta pukul 06.00 untuk menuju Engelberg yang ditempuh dalam waktu 50 menit. Jadwal keretanya setiap jam, baik dari Luzern maupun dari Engelberg. Setiba di kota Engelberg, anda bisa jalan-jalan sebentar di kota tersebut, kotanya kecil tetapi pemandangannya bagus karena dikelilingi gunung bersalju. Terminal Gondola untuk naik ke Mt. Titlis hanya 5 menit dari setasiun kereta api, kalau keluar dari pintu utama setasiun, di depannya ada Hotel Belevue Terminus, arah ke Terminal Gondola ke kanan ikuti jalan aspalnya, lalu ada jembatan belok ke kiri dan ikuti jalan arah ke kanan. Dari situ sudah terlihat Terminalnya;

    Jam 12.00 sudah bisa turun dari Mt. Titlis dan tiba di setasiun kereta api Engelberg. Lanjutkan perjalanan dengan kereta api ke Interlaken, berhenti di setasiun Interlaken Ost. Anda harus ganti kereta di Luzern sehingga luggage bisa dititip di setasiun Luzern atau Engelberg tergantung dari jadwal keretanya. Anda akan bermalam di Interlaken;

    * Hari 3: Usahakan berangkat ke Jungfraujoch dengan kereta pertama agar bisa puas menikmati puncak Jungfraujoch. Tahun lalu saya terlalu siang ke sana sehingga tidak bisa lagi bermain di salju, hanya bisa menyaksikan di platform yang disediakan saja.

    Perjalanan kereta api dari Interlaken akan menuju ke Lauterbrunnen. Di sini akan berganti kereta menuju ke setasiun berikutnya yaitu Kleine Scheidegg. Berikutnya ganti kereta lagi untuk menuju ke puncak Jungfraujoch.

    Dalam perjalanan kembali dari Jungfraujoch, ketika tiba di Kleine Scheidegg anda bisa memilih melalui Lauterbrunnen (jalur yang sama) atau bisa melalui Grindelwald (sebaiknya ambil jalur ini). Anda tinggal memperhatikan tanda penunjuk ketika berganti kereta di Kleine Scheidegg. Tarif tiket dari Interlaken ke Jungfraujoch sudah berlaku p.p. dan lewat jalur Lauterbrunnen atau Grindelwald sama saja.

     

    Kalau ingin dipadatkan menjadi 2 hari, menjadi:

    * Hari 1: Asumsi bermalam di Engelberg sehingga pagi-pagi sudah bisa berangkat naik ke Mt. Titlis. Usahakan sudah bisa tiba kembali di Engelberg sekitar pukul 11.00 sehingga bisa lanjut ke Luzern. Tiba di Luzern langsung menuju ke Terminal untuk Kriens untuk menuju ke Mt. Pilatus. Sore kembali ke Luzern dan bermalam di Luzern. Bila memungkinkan, sebaiknya langsung ke Interlaken. Periksa jadwal kereta api.

    * Hari 2: Bila bermalam di Luzern, naik kereta paling pagi menuju ke Interlaken. Lalu lanjut naik ke Jungfraujoch. Kembali ke Interlaken bisa bermalam di situ atau lanjut ke kota lain sesuaikan dengan jadwal kereta api yang ada.

    Tiket kereta api untuk seluruh perjalanan di Switzerland maupun dari Switzerland ke negara lain, atau sebaliknya, dapat dibeli on-line melalui website www.sbb.ch

     

    Website Jungfraujoch: http://www.jungfrau.ch/en/tourism

    Website Mt. Pilatus: www.pilatus.ch/en

    Website Mt. Titlis: www.titlis.ch

     

    Klik Info Jungfraujoch Swiss, Top of Europe

  • Museum Farmasi Jerman Bagian 2

    Museum Farmasi Jerman Bagian 2

    Museum Farmasi Jerman Bagian 2. Setelah selesai melihat-lihat ruangan 5 Museum Farmasi Jerman, sekarang kita lanjut yuk ke Ruang 6.

    ::: Ruang 6 :::

    Toko Farmasi sebagai tempat kerja.

    >> Farmasi Officina
    Apotik umum pertama dikembangkan dari warung abad pertengahan di lingkungan gereja atau di pasar pada toko-toko yang terbuat dari bangunan permanen, kemudian semakin meningkat terletak ke daerah pusat seperti pasar, dan kota-kota. Berbeda dengan situasi toko obat saat ini, pada abad 17-18 OFFICINA (area penjualan dan produksi) atau officine tidak menawarkan akses ke klien. Dia harus menyerahkan resep dokter kepada apoteker melalui jendela. Jadi meja di tengah ruangan tidak dapat dianggap sebagai counter tetapi sebagai meja persiapan dimana obat tersebut dicampur sesuai resep. Jika klien tidak bisa masuk ruangan, maka ia setidaknya bisa melihat ke dalam toko.

    *klik gambar untuk melihat ukuran besar

    Pengunjung dibawa ke latar belakang sejarah abad ke 18, yang disebut Bamberg-officine terdiri dari furnitur asli, misalnya meja persiapan yang sangat berharga dari periode usang dari “Farmasi Pengadilan” di Bamberg, dan penyelesaian dibuat dalam gaya yang sama, diperuntukkan pertama bagi apotik untuk pengadilan pangeran-uskup dan nantinya untuk publik.

    Dari Biara Ursulin di Klagenfurt Offizin lain di koleksi museum sebagai contoh apotek farmasi biara tidak terbuka untuk umum . Tahun 1730 di massa penobatan arabesque menunjukkan waktu pembuatannya sedangkan IHS huruf adalah simbol untuk Yesus Kristus.

    ::: Ruang 7 :::

    >> Ruang Herbal dan Penyimpanan (Gudang)
    Pertama bahan baku obat dalam jumlah besar dimasukkan dan disimpan disini. Sebagai gudang untuk menyimpan bahan herbal dan bahan-bahan padat lainnya, ruangan dipenuhi dengan bau harum rempah-rempah segar dan kering, yang kebanyakan dibuat pada abad ke-18.

    Beragam peralatan yang bisa dipergunakan tangan untuk pengolahan bahan disimpan di sini, seperti pisau dan papan yang digunakan untuk memotong-motong akar dan kulit kayu, lalu mortir dan mangkuk untuk menghancurkan juga merupakan bagian-bagian penting dari peralatan.

    ::: Ruang 8 dan 9 :::

    Mohon maaf saya hanya punya foto-foto dibawah ini, bingung juga nih, mungkin lupa masuk ke ruang 8 dan 9 , karena di foto-foto saya tidak ada keterangan ruangan tersebut, di website museum pun tidak ada bahasan tentang ruang 8 dan 9.

    ::: Ruang 10 :::

    Sekarang mari kita lanjutkan perjalanan ke ruang yang tak kalah penting bagi tenaga Farmasi, yakni Laboratorium.

    Ruang Laboratorium terletak di “Menara Apoteker “, merupakan bagian dari benteng yang dibangun pada abad 15. Memberikan kesan mendalam bagi pengunjung ketika melihat arsitektur menara dengan dinding yang kuat dan kubah tinggi

     

    ::: Ruang 11 :::

    Toko Belanja Museum

    Disini pengunjung bisa membeli berbagai macam souvenir untuk koleksi atau untuk diberikan sebagai hadiah, seperti miniatur pot untuk sirup dan salep. Permen, sabun buatan tangan, berbagai macam miniatur alat-alat farmasi yang terbuat dari kaca dan kayu. Miniatur mortir dan timbangan, bahkan miniature interior ruang apotik dalam ukuran kotak korek api menjadi salah hal yang sayang untuk dilewatkan sebagai oleh-oleh dari Museum Farmasi Jerman.

    Miniatur Ruang Apotek di Museum Farmasi Heidelberg, Jerman. Museum Farmasi Jerman Bagian 2
    Miniatur Ruang Apotek di Museum Farmasi Heidelberg, Jerman

    Sumber : German Pharmacy Museum dan pengalaman penulis.

     

    Baca juga: Catatan Tinggal di Jerman

  • Video Perjalanan Keluar Zweisimmen, Switzerland

    Video Perjalanan Keluar Zweisimmen, Switzerland

    Dibawah ini adalah video perjalanan kami keluar dari Zweisimmen, Switzerland. 27Juli 2011.
    Akhirnya kami pindahan juga dari Swiss ke Jerman.

    Karena jalanannya kecil hanya bisa untuk dua mobil berlawanan arah, jadi Frank harus konsentrasi tingkat tinggi ketika mengendarai truk besar, saya tidak boleh bicara banyak! wuahhh galak bener abangnya.. jadi saya buat video singkat ini saja untuk menghilangkan kejenuhan.

    Pemandangannya sangat indah, namun buat pengendara harus ekstra hati-hati jangan menikmati pemandangan ya, karena salah-salah bisa masuk jurang loh! Yang bisa menikmati pemandangan khusus buat penumpang seperti saya he-he-he

    Setelah masuk jalan tol saya bebas mau bicara apa saja, bisa lanjut ngobrol sepuasnya dengan suami ;-).

     

    Tulisan Terkini

  • Home Sweet Home in Zweisimmen

    Home Sweet Home in Zweisimmen

    Home Sweet Home in Zweisimmen. Setelah menempuh jarak kira-kira 421 KM, 6 setengah jam perjalanan dari Bad Rappenau (Jerman) akhirnya sampailah kami dirumah tercinta di Zweisimmen, Switzerland. Begitu lamanya waktu yang kami tempuh karena kami berhenti dua kali dalam perjalanan (biasanya perjalanan sekitar empat jam-an).

    Yang pertama menghindari macet, Frank memilih perjalanan melalui Strasbourg yang terletak di Perancis bagian timur, kami berhenti di kota ini sekitar jam 8.20 untuk mampir di salah satu supermarket, belanja sedikit bahan makanan untuk masak di Swiss. Oh ya sekaligus numpang pipis gratis di toilet resto hehehe.

    Jalanan Arah Strasbourg. Home Sweet Home in Zweisimmen
    Jalanan Arah Strasbourg

    Satu jam kemudian kami melanjutkan perjalanan, terkadang saya tak dapat melawan rasa kantuk karena lamanya perjalanan, saya tak boleh banyak bicara karena Frank bilang dia harus konsen nyetir, juga tak boleh mengajukan pertanyaan yang menggangu konsentrasi menyetir, duuhhh capee dehh hanya bisa dengar siaran radio plus musik dalam bahasa Jerman 🙁 .

    Keluar dari Strasbourg saya lihat beberapa kali petunjuk jalan ke arah Paris 500 KM, setelah saya tanya Frank kira-kira makan waktu 4-5 jam kesana, maka saya jadi tidak berminat ahh.

    Frank sempat menggerutu kalau macet, (seharusnya rencananya kami berangkat jam 4 pagi, supaya jalanan lancar) dia bilang : “kenapa sih kamu gak bangun jam 4 pagi tadi“ saya jawab : “kenapa cuma bangunin saya satu kali, harusnya bangunin beberapa kali dong hehehe ..

    Pemandangan sepanjang perjalanan sungguh indah, lapangan rumput nan hijau, terkadang melewati pohon-pohon menjulang tinggi, cuaca juga sangat bersahabat pada saya (saya tidak suka panas sinar terik matahari, sebaliknya dengan Frank). Hari ini suhu tertinggi 22,5 derajat dan agak mendung, sang mentari malu-malu bersinar.

    Yang kedua kali (sekitar jam 11.30) kami berhenti di pom bensin yang ada tempat istirahatnya, ada mini market, ada toko-toko kecil, ada restorannya juga. Frank harus menukarkan euro-nya ke mata uang Swiss (swiss franc), ternyata kursnya tidak bagus. Setelah itu kami menikmati beberapa potong roti yang kami beli dari Perancis, Frank sambil menyeruput kopi sluurrrppp, saya lebih memilih minum air putih tanpa rasa yang saya bawa dari Jerman.

    Sempat ada sepasang anak muda menghampiri kami minta tumpangan, mereka memegang karton ukuran besar bertuliskan “Bern“ sayangnya tujuan kami bukan ke Bern, dan lebih sayangnya lagi mobil kami penuh koper besar dan karton-karton, jadi tidak ada bangku kosong. Ketika akan keluar lokasi tersebut ternyata ada pasangan lain sekitar 4 atau 5 pasang orang yang minta tumpangan, dengan jempol mengarah ke mobil yang melewati mereka.

    Tak pernah berhasil memotret sapi-sapi ukuran jumbo, selalu terlalu jauh jaraknya atau terlalu cepat laju mobil kami.

    Sapi-sapi jumbo di swiss
    Sapi-sapi ukuran jumbo

    Rumah ditinggal sekitar dua minggu, maka mau tak mau kami kerja bakti dulu membersihkan debu. Beberapa jam kemudian Frank asyik tertidur dengan tv menyala dan kacamatanya masih melekat. Saya bikin soup mie campur tomat dan telur kocok, laparrr setelah kerja bakti. Sambil menunggu hidangan siap, saya buka pintu balkon dapur.

    Pemandangan Alam Swiss dari Balkon Dapur.
    Pemandangan dari Balkon Dapur.

    .. “Oo rupanya gerimis, pemandangannya indah sekali!!!, lalu saya ambil kamera saya cekrak cekrek .. lah rupanya hujannya tidak nampak dalam fotonya

    Gerimis yang indah . Pemandangan rumah swiss
    Gerimis yang indah 19.07.2011
    Pemandangan alam Swiss dari Jendelah Samping Ruang Tamu
    Jam 18.30 Pemandangan dari Jendelah Samping Ruang Tamu

    Sampai sini dulu ceritanya ya, saya mau menikmati sup panas ditengah cuaca dingin ini ^^ .

     

    Baca juga: Jalan-jalan Swiss

error: Content is protected !!