Category: Bunga Anggrek

  • Tips Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga Tiap Tahun

    Tips Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga Tiap Tahun

    Tips Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga Tiap Tahun. Hai sobat berkebun, khususnya pehobi anggrek yang pemula, apakah kamu menyukai bunga anggrek seperti saya?. Apakah kamu sudah merawat anggrek bulanmu dengan TLC (tender love care) namun ko, anggrekmu bulan mu mati melulu? atau masih belum berbunga juga?.

    Tips Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga Tiap Tahun

    3 tahun pertama saya gagal merawat anggrek. Tiap tahunnya saya bahagia saat membeli banyak anggrek, eh tahun berikutnya mati, begitu seterusnya sampai 3 tahun berturut-turut.

    Tulisan Terkini

    Karena tidak mau gagal melulu saya banyak baca artikel online dan cetak, juga nonton aneka video tutorial cara merawat anggrek, akhirnya kini saya tahu rahasia merawat anggrek bulan dan tiap tahun aneka anggrek bulan saya selalu berbakti, yakni berbunga dengan indahnya 🙂 . Kelopak Bunga anggrek bulan bisa bertahan 3-6 bulan mekarnya.

     

    Tips Perawatan Bunga Anggrek Bulan Phalaenopsis ala Kebun Emaknya Benjamin:

    • Anggrek suka tempat terang. Taruhlah anggrek bulan ditempat terang dan terkena matahari pagi. Saat panas terik siang hari jangan sampai terkena matahari karena daun anggreknya akan terbakar. Saya menaruh anggrek bulan saya dijendela kamar tidur, di tempat ini saat pagi dan menjelang siang sangat terang. Karena saya tinggal di negara 4 musim, maka saya merawat semua anggrek saya didalam ruangan,. Hanya saat musim panas anggrek bisa ditaruh diluar rumah, namun anggrek bulan saya rawat indoor sepanjang tahun. Anggrek yang saya taruh di luar rumah saat musim panas, seperti anggrek cattleya, dendrobium, tahun lalu ada anggrek vanda tapi sudah mati karena keteledoran saya menaruh ditempat kena sinar matahari langsung dan akhirnya kehujanan, besoknya kena sinar matahari langsung lagi, matilah si vanda kena busuk daun.
    • Penyiraman anggrek bulan. Penyiraman saya lakukan kalau akarnya sudah menunjukkan tanda butuh air/kering, hal ini bisa dilihat dari warna akar anggrek bulannya. Saat akar masih berwarna hijau tanda anggrek bulan belum butuh penyiraman, kalau akarnya sudah berwarna abu-abu berarti anggrek bulan butuh air.

    Saya menggunakan pot plastik yang transparan, jadi saya bisa melihat kondisi akar anggreknya. Saat musim semi hingga akhir musim panas, penyiraman saya lakukan seminggu sekali, sedangkan saat musim gugur dan musim dingin, penyiraman saya lakukan lebih jarang, yakni setiap 10 hari sampai 14 hari sekali, tergantung ukuran pot ya, kalau anggrek di pot kecil tidak bisa selama itu tidak disiram.

    Kalau kamu tinggal di negara tropis seperti Indonesia, bisa saja setiap hari atau 2 hari sekali anggreknya perlu disiram, sedangkan saat musim hujan sebaiknya lebih jarang menyiram anggreknya. Setelah selesai penyiraman, jangan sampai ada air yang tertinggal di pot anggreknya, saya selalu meniriskan airnya dari pot.

    Penyiraman saya lakukan saat pagi hari, jadi media tanamnya tidak terlalu basah saat malam hari. Penyiraman saya lakukan biasanya saat hari cerah (matahari terang), kalau mendung, biasanya saya tunggu keesokan harinya, kalau masih jelek juga cuacannya, saya tunggu maksimal sampai 3 hari, kalau tetap jelek cuacanya, terpaksa saya siram. Kenapa saya menunggu hari cerah saat menyiram anggrek, adalah supaya media tanam sempat mengering saat malam hari.

    Penyiraman anggrek saat musim panas saya lakukan di sore hari, mulai jam 5 sampai jam 8 malam. Kalau di negara 4 musim saat summer, terangnya lama bisa sampai jam 10 malam baru gelap.

    • Pemupukan anggrek bulan. Saya menggunakan pupuk yang beli dari toko penjual anggrek yang katanya sudah menjual anggrek selama 40 tahun. Komposisi NPK pupuk anggreknya adalah 14:7:8 . Kalau pupuk ini habis saya menggunakan Micin (monosodium glutamate) sebagai pengganti pupuk, Pemupukan saya lakukan seminggu sekali, atau diselang seling antara pupuk dari toko dan pemberian micin. Saat musim dingin anggrek tidak saya beri pupuk.

    Nah sudah 2 tahun terakhir saya gunakan pupuk buatan sendiri, yakni dari rebusan kulit bawang merah dan bawang putih. Tahun sebelumnya pernah gunakan pupuk terbuat dari bawang merah. Air cucian beras pertama saya gunakan juga untuk menyiram anggrek, hasilnya anggrek-anggrek saya subur dan rajin berbunga.

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Video Tips Pemberian Vetsin untuk Pupuk Bunga Anggrek

    • Media tanam Anggrek bulan. Saya pakai kombinasi kayu pinus (bark) dan Sphagnum moss. Saya pakai Sphagnum moss untuk menjaga kelembapan media tanamnya, supaya saya juga tidak perlu menyiram anggrek setiap hari. Di negara 4 musim tempat saya bermukim kelembapan udaranya sangat rendah, dalam ruangan hanya sekitar 30-35%, berbeda di Indonesia dimana kelembapan udaranya tinggi, maka Sphagnum moss tidaklah diperlukan, malah perlu media tanam yang membuat anggrek tidak terlalu lembab.
    • Pot anggrek Bulan. Saya pakai pot transparan, supaya saya bisa melihat kondisi akar anggreknya, saat butuh penyiraman, namaun ada pula 2 anggrek bulan saya yang tidak menggunakan pot transparan. Anggrek butuh sirkulasi udara yang baik, oleh karena itu pot anggrek transparan ini saya beri lubang sekelilingnya.

    Kumpulan Video Pupuk Anggrek Kebun Emaknya Benjamin – .

    • Trik supaya anggrek bulan berbunga setiap tahunnya: Anggrek bulan bisa disiasati/dirangsang supaya berbunga, beda halnya dengan anggrek cattleya, si cattleya ini mau-maunya dia kapan berbunga, dan konon katanya tidak bisa disiasati supaya cepat berbunga. Kalau trik membuat anggrek bulan berbunga, adalah taruhlah tanaman anggrek bulanmu di tempat yang suhu siang dan malam harinya berbeda. Anggrek ini suka suhu malam yang lebih sejuk, beda dengan cattleya, tuh cattleya suka suhu malam yang hangat. Setelah saya tahu trik ini, akhrinya saya menaruh anggrek-anggrek bulan saya dikamar tidur, karena kamar tidurku dingin sekali, pagi saja sejuk, apalagi malam. Jendelanya (windowshill) juga ada tatakan dari marmer, makanya cocoklah tempat ini buat anggrek bulan. Kalau di Indonesia umumnya anggrek ditanam diluar rumah, carilah lokasi yang suhu siang dan malam harinya berbeda.

    Video Tips Perawatan Bunga Anggrek Phalaenopsis

     

     

    Demikianlah pengalaman saya mengenai Tips Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga Tiap Tahun, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini juga mendapat pencerahan yaa untuk anggrek bulan kesayangan kamu.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

     

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

  • Tips Mengenai Menyiram Anggrek di 4 Musim

    Tips Mengenai Menyiram Anggrek di 4 Musim

    Tips Mengenai Menyiram Anggrek di 4 Musim. Hai sobat berkebun saya ingin berbagi pengalaman mengenai menyiram bunga anggrek di negara 4 musim. Saya tinggal di Jerman, dimana anggrek dirawat secara indoor (didalam ruangan). Saat menjelang musim panas ada jenis anggrek yang bisa di taruh diluar ruangan seperti Cattleya, Dendrobium, Vanda dan jenis anggrek tahan panas lainnya.

    Tips Mengenai Menyiram Anggrek di 4 Musim

    Walaupun tahan panas, bukan artinya tidak diberi naungan ya, wah kalau kena sinar matahari saat panas terik 35 an derajat C bisa gosong daun anggrek nya.

    Tulisan Terkini

    Menyiram anggrek berapa hari sekali?. Apakah pagi, siang atau malam hari saat yang tepat menyiram anggrek?. Karena tinggal di negara 4 musim maka tergantung musim nya kapan saya menyiram anggrek nya.

    Menyiram anggrek saat musim dingin dan musim gugur

    • Saya lakukan 7 – 14 hari sekali. Tergantung ukuran pot yang digunakan. Anggrek yang ditanam di pot kecil, tidak bisa terlalu lama tidak disiram, bakalan kekeringan. Anggrek dewasa yang saya rawat di pot besar bisa tahan sampai 10-14 hari sekali baru disiram.
    • Penyiraman anggrek saya lakukan dipagi hari, supaya ada kesempatan hingga malam hari media anggreknya agak kering (tidak terlalu basah/tidak terlalu lembab), kalau terlalu basah medianya akan menimbulkan jamur.
    • Beda ruangan beda pula kelembapannya. Misal ruang tamu, kamar tidur dan kamar mandi saya taruh jenis anggrek yang sesuai dengan kebutuhan kelembapan dan hangatnya. Di kamar tidur tidak saya pasang pemanas, itu makanya anggrek bulan besar bisa tahan sampai 2 minggu baru disiram, karena dingin, media anggreknya agak lama keringnya. Di ruang tamu, hangat sekali, pemanas dipasang 24 jam. Disini saya taruh anggrek yang butuh tempat hangat seperti anggrek cattleya dan dendrobium. Di kamar mandi, tempatnya sangat lembab, tempat ini cocok untuk menaruh anggrek Paphiopedilum (anggrek sepatu wanita/ lady slipper orchids). Walau kamar mandi lembab, namun anggrek disini tidak bisa tidak disiram terlalu lama, paling seminggu sekali harus saya siram, atau kalau telat 1-2 hari masih oke. Jenis anggrek Paphiopedilum tidak punya bulb makanya tidak boleh telat menyiramnya, anggrek tersebut tidak punya cadangan air, kalau anggrek bulan, dendrobium dan cattleya malah sukanya disiram jika sudah agak kering.
    • Bagi kamu yang punya anggrek yang akan berbunga setelah dibikin stres air, perlu perhatian juga ya, jadi saat musim dingin, penyiramannya sangat dikurangi. Misal anggrek Dendrobium Berry oda (saya punya), Catasetum (saya punya), Dendrobium Nobile, dendrobium kingianum. Selain stres air (dijarangkan penyiraman) jenis anggrek dendrobium Berry oda, Dendrobium Nobile, dendrobium kingianum, dan jenis dendrobium lainnya ada juga perlu suhu dingin juga untuk merangsang keluarnya bakal bunga. Catasetum sama sekali tidak siram saat musim dingin. Penyiraman Catasetum dimulai kembali dimusim semi, saat sudah numbuh tunas baru. Hati-hati kalau disiram melulu malah busuk, karena anggrek nya sedang dorman (istirahat/berhenti tumbuh) biasanya anggreknya rontok daunnya.

     

    Baca juga: Daun Anggrek Menguning Inilah 4 Penyebabnya

    Menyiram anggrek di musim panas dan musim semi

    • Saat musim semi cuaca mulai hangat, mulai Maret saya menyiram anggrek masih pagi hari, namun bulan April biasanya terang sudah mulai lama jadi penyiraman anggrek saya lakukan di sore hari.
    • Pada musim panas penyiraman anggrek saya lakukan seminggu dua kali, apalagi kalau anggrek seedling bisa sampai seminggu 3 kali menyiramnya.
    • Penyiraman anggrek bisa dilakukan pada sore hari mulai jam 5 atau jam 6 disaat ini stomata daun tanaman mulai terbuka. Jadi penyerapan airnya lebih baik, penyerapan pupuk juga jadi lebih baik.
    • Di tempat saya, kalau sudah masuk musim panas, terangnya lebih lama. Sampai jam 10 malam masih agak terang. Jadi saya siram anggreknya jam 8 malam, terutama untuk anggrek yang saya taruh diluar ruangan, siramnya kalau matahari sudah tidak mengenai anggreknya. Kerap kali ada yang komen di saluran youtube saya, bilang kalau daun anggreknya menghitam, nah sayapun pernha mengalaminya. Saat saya menyiram anggrek terkena daunnya, sampai keesokan harinya masih agak basah daun anggreknya, lalu kena sinar matahari, itulah yang menbuat daun anggrek gosong. Ada pehobi anggrek yang mengatakan anggrek mereka diperlakukan fsfr (full sun full rain) tahan kena panas kena hujan, sebaiknya kita perhatikan tiap anggrek ynag kita miliki, bisa saja anggrek si A bisa fsfr, namun punya kita tidak bisa, ya jangan dipaksakan.
    • Pemupukan anggrek saya lakukan saat menyiram anggreknya, Sampai sekarang masih menggunakan pupuk alami dari air cucian beras dan air rebusan kulit bawang merah dan bawang putih, atau bikin pupuk anggrek dari bawang merah.

    Video Tips Penyiraman Anggrek di Negara 4 Musim

     

     

    Cara menyiram bunga anggrek yang saya lakukan adalah dengan merendam pot anggreknya selama 10-15 menitan, musim panas bisa sampai 20 menitan direndamnya, lalu saya tiriskan airnya.

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Demikianlah pengalaman saya mengenai Tips Mengenai Menyiram Anggrek di 4 Musim, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini juga mendapat pencerahan yaa untuk menyiram anggrek kesayangan kamu.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

     

    Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

  • Metode Sungkup Pada Anggrek Cattleya dan Seedling Bikin Anggrek Berbunga dan Subur

    Metode Sungkup Pada Anggrek Cattleya dan Seedling Bikin Anggrek Berbunga dan Subur

    Metode Sungkup Pada Anggrek Cattleya dan Seedling Bikin Anggrek Berbunga dan Subur. Hai sobat berkebun khususnya yang merawat anggrek, apakah kalian sudah pernah mendengar mengenai tehnik sungkup anggrek?. Pada kesempatan ini saya ingin membahas mengenai tujuan sungkup anggrek Cattleya dan metode sungkup pada seedling anggrek.

    Metode Sungkup Pada Anggrek

    1. Metode sungkup anggrek merawat seedling

    Akhirnya ketemu cara efektif merawat anggrek seedling yakni dengan disungkup!. Kalau dulu saya rasanya putus asa merawat seedling, mati melulu baby anggrek ku. Terlalu basah salah, terlalu kering salah, di taruh di pot salah digantung atau ditempel malah kering banget!.

    Pada akhir Januari 2020 saya coba eksperimen. Cara sungkup anggrek nya 2 pot seedling Cattleya saya tutupi pot transparan besar, bagian atas penutup ini ada lubang. Saat ini awal Mei, ternyata dengan metode sungkup seedling anggrek saya sudah numbuh daun baru.

    Tonton Video Punya Cattelya Mogok berbunga?. Berikut 5 Tips Agar Anggrek Cattleya mau Berbunga kembali

    metode sungkup pada anggrek seedling
    Mulai sungkup anggrek seedling Januari 2020 anggreknya jadi subur dan saya tidak perlu siram tiap hari

     

    Tahun lalu 10 seedling Cattleya mati haha dan 2 seedling dendro mati, eh satu vanda seedling mati juga, seandainya saya tahu sebelumnya metode sungkup anggrek ini, ah sudahlah telat ya.

    Saya senang sudah tahu triknya merawat baby anggrek, jadi berani beli seedling Cattleya yang unik lagi. Cattleya unik kalau dewasa mahal, pilihan saya beli bentuk seedling, Cuma harus panjang sabar merawatnya. Cattleya dari bentuk seedling akan berbunga pertama kali setelah 4-7 tahun.

    Tulisan Terkini

    Tujuan sungkup pada anggrek:

    • Mengurangi penguapan.
    • Meningkatkan kelembapan media.
    • Mencegah serangan hama penganggu.

    Kalau kalian membeli anggrek botolan (seedling), saya lihat dari youtube dan baca beberapa tulisan aklimatisasi dengan metode sungkup baik dilakukan untuk merawat baby orchid, alasannya karena tujuan yang saya sebutkan diatas.

    Cara sungkup anggreknya, selain seperti yang saya lakukan dengan menutup anggrek dengan pot besar, bisa juga dilakukan dengan membungkus pot anggrek didalam plastik besar dan diikat bagian atas plastiknya.

    Baca juga: Anggrek Dikerubungi Semut Ini 5 Cara Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek

    Sebaiknya diperhatikan secara berkala apakah ada tumbuh jamur atau tidak didalam sungkupnya.

    Video Metode Sungkup Supaya Cattleya Berbunga. Pada Anggrek Seedling Supaya Cepat Besar

    2. Sungkup anggrek Cattleya untuk menghasilkan bunga.

    Anggrek cattleya termasuk jenis anggrek yang sangat susah dibungakan. Saya teratur menyiram dan memberi pupuk pada anggrek cattleya, pakai pupuk poc air cucian beras dan pupuk dari bawang merah atau dari rebusan kulit bmbp. Katanya sih untuk membungakan anggrek cattleya perlu unsur P yang tinggi juga, saya pakai pupuk yang alami tetap bisa berbunga 🙂 .

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Beberapa hal mengenai metode sungkup pada anggrek Cattleya yang perlu diperhatikan:

    • Tunas cattleya seberapa besar bisa mulai di sungkup?. . Kalau ukurannya panjang bulb sekitar 5-10 cm, sudah mulai bisa disungkup. Paling penting disungkup sebelum terbentuknya amplop.
    • Bulb yang seperti apa bisa disungkup?. Kalau sudah lama merawat cattleya pasti bisa feeling mana bulb yang nantinya bakalan besar dan mana yang sepertinya kurus aja hehe, saya susah menjelaskannya.
    • Jangan sampai ada embun/air didalam plastik sungkupmya, karena saat anggrek terkena sinar matahari langsung, maka daun anggrek bisa gosong (sunburn) karena ada air pada daun cattleya, atau saat daunnya basah.
    • Saat menyiram, berikan air langsung ke media tanamnya. Plastik sungkup saya angkat sedikit dulu, supaya tidak kena media tanam, tidak kena air penyiraman anggreknya. Setelah anggrek selesai disiram, plastik sungkup saya tarik lagi hingga tertutup seluruh bulb sampai ke bawahnya.
    • Jangan diikat ya plastik sungkup bagian bawahnya, supaya udara segar tetap bisa masuk. Metode sungkup pada anggrek cattleya ini untuk menjaga kelembapan bulbnya, dan berdasarkan pengalaman saya, bulb anggrek cattleya jadi gemuk, kalau gemuk bulbnya, artinya ada isinya. Plastik sungkup cattleya bisa dilepas saat amplop cattleyanya sudah terlihat isinya..

    Nah untuk Cattleya yang tanpa amplop susah menebaknya kapan plastic sungkup dilepas, kalau saya ya tunggu sampai terlihat tangkai bunga Cattleya baru dilepas sungkupnya.

    Demikianlah pengalaman saya mengenai Metode Sungkup Pada Anggrek Cattleya dan Seedling Bikin Anggrek Berbunga dan Subur, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini sedang merawat Cattleya atau seedling anggrek mendapat pencerahan yaa.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

  • Anggrek Dikerubungi Semut Ini 5 Cara Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek

    Anggrek Dikerubungi Semut Ini 5 Cara Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek

    Anggrek Dikerubungi Semut Ini 5 Cara Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek. Kalau dirumahku di Jerman, saya tidak pernah menjumpai semut berada pada koleksi tanaman anggrekku, nah pas liburan di Indonesia oalah ternyata banyak semut suka yaa dengan tanaman anggrek.

    Anggrek Dikerubungi Semut Ini 5 Cara Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek

    Media tanam anggrek Gramma dari nursery anggrek nya berupa bongkahan arang, saat arang saya angkat banyak sekali semut dibagian tengah hingga bawah pot tanah liat nya.

    Entah kenapa ko semut-semut lebih suka pada anggrek gramma, sedangkan anggrek paphiopedilum, dan aneka seedling dan remaja dendrobium dan catleya tidak terlalu banyak disemuti. Pada anggrek Gramma Papua yang paling dasyhat deh, dijadikan sarang semut rangrang.

    Tulisan Terkini

    Berikut ini tips membasmi atau mengusir semut pada tanaman anggrek, saya membaca informasinya dari forum BTPAI (Berbagi Tips Perawatan Anggrek Indonesia) dan dari google:

    5 Tips Ampuh Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek:

    1. Menggunakan Larutan Bawang putih, makanya dibuat pupuk BMBP, selain sebagai pupuk penumbuh tunas dan anti jamur, juga sebagai insektisida alami pengusir semut. Air cucian beras memang bagus untuk anggrek, namun kalau hanya air cucian beras aja, semut bakal datang, itulah fungsi BMBP (bawang merah bawang putih), selain sebagai Penyehat akar dan pembungaan, bawang putih selain bakterisida juga bikin semut kabur.

    Kalau tertarik juga mengenai POC bisa tonton videku ini : POC Air Leri dan BMBP Menyuburkan Anggrek Seedling

    2. Perasan Air lemon dan air, perbandingan 1 : 3, selain campuran ini berguna sebagai membersihkan daun, juga dapat usir semut.

    3. Serbuk Kayu manis, selain pengering luka akibat potomgan cutter dari system krek anggrek, juga berfungsi sebagai pengusir semut. Saya buktikan sendiri tips ini pada media anggrek gramma saya, ternyata sangat ampuh, begitu semut menciut bau kayumanis, langsung kabur. Di forum anggrek ada juga yang berbagi video, dimana media bunga anggrek sangat banyak semut, lalu ditaburi serbuk kayumanis, dalam 2 jam media yang awalnya penuh semut, bersih sama sekali dari semut 😀 .

    4. Cuka. Hanya untuk usir semut, tapi jangan ke media tanam, cukup aplikasikan di luar pot.

    5. Tembakau. Rendam tembakau (dari rokok bisa) dengan air sampai berwarna kecoklatan, lalu saring dan semprotan larutannya ke batang dan ke bagian yang banyak semutnya.

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Oh ya tambahan lagi kata mamaku, bisa pakai kapur bagus juga, ampuh untuk mengusir semut. Kapur di goreskan ditempat jalannya semut atau tempat yang banyak semutnya. Kapur bagus bisa juga digerus/dihancurkan dulu, lalu taburi disekeliling pot anggrek.

    Video 5 Tips Ampuh Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek

     

    Demikianlah pengalaman saya mengenai Anggrek Dikerubungi Semut Ini 5 Cara Mengusir Semut Pada Tanaman Anggrek, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini juga mendapat pencerahan yaa untuk menghalau semut dari anggrek.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

     

    Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

  • Menanam Biji Anggrek Merpati Habenaria Radiata

    Menanam Biji Anggrek Merpati Habenaria Radiata

    Menanam Biji Anggrek Merpati Habenaria Radiata. Hai pecinta anggrek, saya ingin berbagi pengalaman menanam biji anggrek merpati Jepang Habenaria radiata – Anggrek merpati Jepang disebut juga bunga Kuntul Putih atau anggrek Berumbai. Ukuran umbi/corm anggrek Habenaria radiata ini sangat kecil, hanya seukuran biji jagung.

    Menanam Biji Anggrek Merpati Habenaria Radiata

    Habenaria radiata egret orchid “Dove Orchid” atau “Vogelorchidee” (Bahasa Jerman). Anggrek Pecteilis radiata (syn. Habenaria radiata) adalah spesies anggrek tanah ukuran mini yang ditemukan di Cina, Jepang, Korea dan Rusia.

    Tanaman ini tumbuh subur di tanah gambut yang dikeringkan dengan baik dan mengering di musim gugur. Oleh karena itu penting bahwa media selalu tetap lembab selama fase pertumbuhan.

    Umumnya dikenal sebagai bunga kuntul putih, anggrek berjumbai atau sagiso. Tidak perlu bingung dengan anggrek putih berpohon Platanthera praeclara, yang merupakan spesies Amerika Utara. Sagiso adalah bunga resmi di lingkungan Setagaya, Tokyo.

    Saya tinggal di Jerman dan membeli bibit Habenaria radiata nya di gewiehs-blumenzwiebeln.de kalau di rupiahkan harga nya Rp.93.000 untuk satu biji anggrek ukuran biji jagung saja haha. Awalnya melihat ukuran biji anggrek merpati Jepang ini sempat ragu apakah bisa tumbuh, walau ragu sayacoba tanam juga biji anggreknya mengikuti petunjuk yang saya baca dari forum anggrek berbahasa Jerman.

    Tulisan Terkini

    Cara Menanam Anggrek Merpati Habenaria Radiata dari Umbi nya:

    • Rendam umbi dalam air hangat selama sekitar 10 menit sampai 30 menit.
    • Gunakan pot ukuran kecil karena umbi anggrek nya pun sangat kecil, hal ini supaya tidak boros media tanam dan kelembapan terjaga sekitar umbi.
    • Media tanam anggrek habenaria radiata gunakan campuran antara media anggrek dari cacahan pinus (saya gunakan ukuran kecil untuk seedling), perlite, tanah berpasir dan spagnum moss.
    • Isi pot dengan separuh media tanam, taruh umbi Habenaria radiata lalu tambahkan sisa metan sampai pot penuh, dimana sphagnum moss saya berikan lebih banyak porsi nya.
    • Saya tutup pot anggrek menggunakan pot transparan (bagian atas bolong) hal ini supaya terjaga kelembapannya. Kita bisa juga gunakan bekas botol air mineral ukuran 1 l atau 1,5 L. Bagi 2 botol, jadi mirip greenhouse mini.
    • Umbi Habenaria radiata yang saya tanam numbuh setelah 3 minggu. Pada minggu ke 4 numbuh daun keduanya. Wah jangan ditanya senangnya saya, ingin jingkrang kegirangan haha 🙂 .
    • Jika sudah 6 minggu anggrek nya bisa di repotting, ganti media tanam.

    Video Menanam Umbi Bunga Anggrek Merpati Habenaria Radiata #1

    Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

    Saya sempat mencari bibit ini di google untuk pembelian di Indonesia, kebanyakan yang menjual tidak pajang bentuk umbi Habenaria radiata nya, hanya menyertakan gambar saat berbunga. Ditulis nya bibit / benih / seeds anggrek Habenaria radiata. Hati-hati ya kalau bentuknya benih menurut saya sangat sulit menumbuhkannya, karena ukurannya sangat halus seperti pasir.

    Saya juga tidak percaya karena harganya sangat murah Rp.3.000 atau Rp.5.000 sepertinya yang dijual bentuk benih atau biji anggrek sangat halus seperti pasir, dijual satuan. Toko lain ada jual harga Rp.4.500, Rp.20.000 1 set isi 20 butir Benih.

    Kalau kamu mau membeli bibit Habenaria radiata sebaiknya belilah bentuk umbi/corm bentuknya seperti pada video saya.

    Habenaria radiata adalah anggrek mini hanya setinggi 30cm. Anggrek ini dapat bertahan hingga pada suhu minus 5 ° C.

    Baca juga: Daun Anggrek Menguning Inilah 4 Penyebabnya

    Demikianlah share saya mengenai Menanam Biji Anggrek Merpati Habenaria Radiata, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini suka anggrek mini juga tertarik menanamnya.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

  • Media Tanam Anggrek yang Ditempel Java Moss Lumut Hidup

    Media Tanam Anggrek yang Ditempel Java Moss Lumut Hidup

    Media Tanam Anggrek yang Ditempel Java Moss Lumut Hidup. Hai sobat berkebun, khusunya pecinta anggrek saya ingin cerita mengenai merawat anggrek yang ditempel pada kayu dan papan pakis.

    Media Tanam Anggrek yang Ditempel Java Moss Lumut Hidup

    Sejak tahun lalu saya tertarik mau coba mounted orchid, menempelkan anggrek pada kayu. Wah ternyata tidak seindah yang saya bayangkan haha..

    Anggrek yang ditempel pada kayu atau papan pakis begini butuh perhatian setiap hari untuk menyiramnya, padahal saya tidak bisa tiap hari ngurus anggrek. Selain mounted orchids penyiraman saya lakukan seminggu sekali, kalau musim dingin malah bisa 10-14 hari sekali baru saya siram anggrek.

    Saya tinggal di negara 4 musim dan saya merawat anggrek secara indoor. Saat musim panas, ada jenis anggrek yang tahan panas bisa ditaruh diluar rumah, seperti cattleya, dendro, dan vanda.

    Sekitar 6 bulanan sudah saya merawat mounted orchids, ada saatnya saya mau nyerah pengen nanam semua mounted orchidsnya di pot saja, tapi ada 2 anggrek dendrobium remaja yang kalau ditaruh dipot, daunnya jadi menguning, hmm saya galau jadinya haha..

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Kelembapan udara di Jerman sangat rendah, didalam ruangan paling sekitar 30-40% an kelembapakan udaranya, padahal anggrek butuh kelembapan sekitar 60-70%.

    Saya secara tidak sengaja liat postingan orang Jerman, mengenai merawat anggrek di ruang kaca kecil/ala teraninum gitu, anggreknya atau kayu buat nempelin anggreknya dilapisi lumut hidup Java moss supaya lebih lembab.

    Jadilah saya dapat ide dan semangat lagi mau merawat mounted orchids. Java moss ini biasanya buat akuarium atau buat yang pelihara reptile, kandang reptile nya di kasih lumut hidup supaya lembab, mirip suasana habitat asli hewan reptile nya.

    Tulisan Terkini

    Lalu saya google dengan kata kunci tissue culture java moss keluar daftar online shopnya. Niat awal mau beli dari Inggris, eh akhirnya ketemu yang di Jerman, ya sudahlah ngapain beli impor kalau ada lokal, toh harga tidak terlalu beda jauh.

    Bagi yang di Jerman dan negara sekitar kalau mau beli lumut hidup Java moss seperti saya beli:

    • Java Moss dari Moos Design. https://amzn.to/2VlzxQj harga 6,50 Euro. Ini bentuk besar 1 utuh tidak dipotong. Premium Terrarium Bodengrund Moos für Reptilien in Terrarien (1-Lage) Terra Substrat Untergrund Dekoration Moosmatten Moosplatten Plattenmoos echtes natur Moss.
    • Java Moss dari Moos Design https://amzn.to/3c72t52 harga 6,50 Euro. Ini bentuk sudah dipotong. Flachmoos Moosmatte Moosplatte Plattenmoos Natur Deko Moos echtes Moss Osterdeko Frühlingsdeko Deko-Moos frisches Natur Moos

    Java Moss Lumut hidup kalau di Indonesia cari di Shopee banyak jual saya sudah google, tapi saya tidak tahu juga apa merawat anggrek di Indonesia butuh lumut hidup juga, karena kelembapan udara di Indonesia sudah tinggi.

    Video Java Moss Lumut Untuk Media Tanam Anggrek yang Ditempel

     

    Tips ini kalau sudah beli Java Moss nya lalu belum ada waktu buat nempelin ke papan media anggreknya, taruh lumut hidupnya di kulkas. Saya terima lumut hidupnya tidak basah dan dalam kemasan plastik rapat, tanpa saya buka saya langsung taruh kulkas.

    Baca juga: Daun Anggrek Menguning Inilah 4 Penyebabnya

    Waktu saya terima lumut hidupnya saya kuatir bakal mati itu lumut karena saya belum ada waktu ngurus anggrek dan belum ada waktu ngurus Java moss nya kan harus ditaruh ditempat sejuk dan lembab, ya saya tidak tahu dimana ruangan lembab dan sejuk begitu dirumahku, jadilah tanpa pikir panjang saya simpan dikulkas. Eh ternyata aman sampai 1,5 bulan kemudian baru saya punya waktu nemeplin moss nya ke papan media anggreknya 🙂 .

    Demikianlah share saya mengenai Media Tanam Anggrek yang Ditempel Java Moss Lumut Hidup, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini suka anggrek juga jadi kepengen mengunjungi TAR juga yaa.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

  • Tinggal di Negara 4 Musim Ini 4 Tips Merawat Anggrek Bulan Agar Berbunga

    Tinggal di Negara 4 Musim Ini 4 Tips Merawat Anggrek Bulan Agar Berbunga

    Tinggal di Negara 4 Musim Ini 4 Tips Merawat Anggrek Bulan Agar Berbunga. Merawat anggrek bulan ada yang bilang susah membuatnya berbunga, pehobi anggrek lain mengatakan jenis anggrek ini malah paling mudah di buat berbunga. Saya punya anggrek bulan yang sudah 5 tahun saya rawat dan setiap tahun selalu berbunga, berdasarkan pengalaman saya anggrek bulan ini tidak rewel dalam perawatannya.

    Tinggal di Negara 4 Musim Ini 4 Tips Merawat Anggrek Bulan Agar Berbunga

    Merawat anggrek bulan di 4 musim supaya rajin berbunga, perlu diperhatikan hal berikut ini:

    Tips 1. Anggrek bulan butuh kecukupan sinar matahari. Anggrek bulan butuh cahaya matahari sekitar 60%, anggrek jenis ini tidak tahan sinar matahari langsung yang terik. Bagus sekali kena sinar matahari pagi.

    Tips 2. Penyiraman anggrek bulan. Anggrek bulan butuh air saat akarnya sudah kering yakni berwarna abu-abu, kalau akar anggrek bulan masih hijau artinya belum butuh air. Anggrek bulan ini suka disiram kalau akarnya sudah kering, saat masih hijau akar aanggrek bulan nya disiram itulah yang membuat akar anggrek bulan rentan jadi busuk. Pemula yang baru merawat anggrek bulan seringkali gagal merawat anggrek bulan karena kesalahan penyiraman ini.

    Saat musim dingin saya siram anggrek 7-14 hari sekali, kalau pot besar bisa tahan disiram setiap 2 minggu, sedangkan anggrek di pot kecil dan sedang tidak bisa disiram jarak lama sampai 2 minggu, jadi saya siram seminggu sekali.

    Saat musim panas saya menyiram anggrek seminggu dua kali, karena medianya tentu saja lebih cepat kering dibanding saat musim dingin.

    Menyiram anggrek saat musim gugur dan winter saya siram di pagi hari, supaya ada waktu medianya agak kering saat malam.

    Saat musim semi dan musim panas, penyiraman anggrek saya lakukan di sore hari. Matahari lama terbenamnya bisa sampai jam 9-10 malam baru gelap. Saat sore hari stomata daun terbuka, penyerapan air dan nutrisi tanaman akan lebih baik di saat ini.

    Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

     

    Tips 3. Anggrek bulan membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Saya buka jendela setiap hari, kalau musim dingin saya buka jendela 1-2 jam sedangkan diluar musim dingin hampir sepanjang hari jendela saya buka, sehingga udara segar dan hembusan angin mengenai anggrek bulan.

    Supaya sirkulasi udara baik, pada pot anggrek bulan saya beri banyak lubang.

    Tips 4. Pemupukan anggrek bulan. Semua anggrek yang saya rawat, saya berikan pupuk organik cair dari air cucian beras dan air hasil rebusan kulit bawang merah dan bawang putih.

    Paling penting dari semua tips merawat anggrek bulan yang saya sebutkan diatas, trik cara membuat anggrek bulan berbunga adalah suhu lokasi anggrek bulan diletakkan harus berbeda sekitar 5 derajat C antara suhu siang dan malam.

    RAHASIA ANGGREK BULAN berbunga: di negara 4 musim seperti di Jerman tempat tinggal saya, semua anggrek bulan saya akan mengeluarkan spike tangkai bunga saat pergantian dari musim panas ke musim gugur, dimana suhu udara mulai sejuk, maka anggrek bulan akan mengeluarkan spike nya.

    Summer suhu 30 an derajat C ganti ke musim gugur suhu jadi 18 lalu makin turun ke 15 an derajat C, memicu keluarnya tunas bunga anggrek bulan. Tapi yaa kalau anggrek bulannya berada diruangan yang pakai pemanas ya tidak akan keluar spike bunganya, karena suhu pagi, siang dan malam sama saja. Buat kamu yang tinggal di 4 musim, saat musim gugur tiba taruhlah anggrek bulan diruangan tanpa pemanas.

    Taruh ruangan yang dingin selama 1,5 sampai 2 bulanan, nanti keluar spike nya. Perlu diperhatikan kalau anggrek mau dibuat berbunga yang dalam keadaan sehat ya karena kalau anggreknya sakit (layu, lemas, daun cuma satu) lalu mau dipaksa bebrunga jangan-jangan malah mati anggreknya.

    Kalau semua ruangan rumahnya pakai pemanas, bisa coba taruh di kamar mandi, karena tempatnya lembab dan sejuk semoga bisa angbul mu berbunga.

    Baca juga: Daun Anggrek Bulan Layu dan Keriput Penyebab Berikut Cara Mengatasinya

    Kalau di tanah air (negara tropis seperti Indonesia), saat musim hujan tentunya saat adanya perbedaan suhu yang drastis yang akan membuat anggrek bulan berbakti alias muncul spike (berbunga). Kamu bisa juga taruh pot angbulnya dalam pot tanah liat (terakota) jadi saat malam akan lebih sejuk.

    Tulisan Terkini

    Video Tips Merawat Anggrek Bulan di Negara 4 Musim Agar Berbunga

    Untuk media tanam anggrek bulan saya gunakan:

    • cacahan sabut kelapa (coconut husk chips/coco chips), satu pot anggrek bulan saya ada seluruhnya pakai media ini dan sangat cocok. Coco chips ini bagus sebagai media anggrek bulan karena dapat mempertahankan air lebih lama, jadi saya tidak perlu sering menyiramnya.
    • Cacahan kayu pinus (bark). Di negara 4 musim umumnya menggunakan media bark ini untuk hampir seluruh jenis anggrek. Beberapa nursery anggrek online saya cek, produk pinus mereka asal Indonesia karena kualitas nya bagus.
    • Hidroton/LECA. Saya gunakan pada dua seedling anggrek bulan spesies, saya gunakan system semi hidroponik, ada cadangan air pada bagian bawah pot anggrek nya.
    • Spagnum moss/moss putih. Saya gunakan campuran antara cacahan pinus dan sphagnum moss. Moss ini bagus untuk mempertahankan air lebih lama, sehingga tidak perlu terllau sering menyiram anggrek nya.

     

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

     

    Demikianlah pengalaman saya mengenai Tinggal di Negara 4 Musim Ini 4 Tips Merawat Anggrek Bulan Agar Berbunga, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini juga mendapat pencerahan yaa untuk anggrek bulan kesayangan kamu.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

  • When Is the Best Time of Day to Water Phalaenopsis Orchids?

    When Is the Best Time of Day to Water Phalaenopsis Orchids?

    When Is the Best Time of Day to Water Phalaenopsis Orchids?. Phalaenopsis commonly known as moth orchids is a genus of about seventy species of plants in the family Orchidaceae. Orchids in this genus are monopodial epiphytes or lithophytes with long, coarse roots, short, leafy stems and long-lasting, flat flowers arranged in a flowering stem that often branches near the end.

    When Is the Best Time of Day to Water Phalaenopsis Orchids?

    Phalaenopsis Orchids are native to India, China, Southeast Asia, New Guinea and Australia with the majority in Indonesia and the Philippines.

    Watering the moth orchids too much can cause the orchid roots to rot and eventually die. Unlike most house plants, orchids should be watered only when they begin to dry.

    Root rot is a disease that occurs in Phalaenopsis orchids when watered too much.

    Root rot Phalaenopsis makes the roots appear brown and soft, and because nutrients are sent to plants through the root system, not having roots is almost certainly a death sentence for plants.

    All my moth orchids use transparent pots, so I can see the color of the orchid roots when it needs watering. I made many holes in the orchid Phalaenopsis pot so that the air circulation is better.

    Read also: What Contains In Rice Water Why is Rice Water a Good Orchid Fertilizer?

    The green root Phalaenopsis orchid means that it has enough water. The next watering is when the orchid root is gray (inside the pot), if it’s still green, wait for 1 to 2 more days to be watered.

    I live in the country for 4 seasons, and I grow the orchids indoors. During the winter months, I water orchids once a week or up to 10 days.

    For orchids in large pots can take up to 14 days need to be water, I see the inside of the roots, while still green means the moth orchid still doesn’t need water.

    Outside the winter months, I water orchids once a week, and in summer I water them orchid twice a week.

    Video How to Know When to Water Phalaenopsis Orchids to Avoid Root Rot

    When is the best time of day to water orchids?

    If the orchid is watered very early in the morning, there is a chance that at night the orchid media will dry (not too wet / not too moist), if it is too wet the media will cause mold.

    In summer, I put the orchids that are heat-resistant outside the house, such as Dendrobium, Cattleya, and Vanda orchids and I water them (outside orchids) in the afternoon.

    If you put the orchids outside the house, it is appropriate to water the orchids in the afternoon, starting at 5 or 6 pm, when the sun has fallen, and the sunlight does not directly hit the orchids. In the afternoon, starting at 5 or 6 o’clock the stomata of the plant leaves open. So the absorption of water is better, the absorption of fertilizer also gets better.

     

    If my blog post When Is the Best Time of Day to Water Phalaenopsis Orchids? is useful for you and other orchid lovers, please click the share button below this post. Sharing is caring. Thank you :).

    Don’t forget to subscribe to follow my blog, so as not to miss the next gardening post, the subscribe column to follow the blog is at the top right of the post.

    Interested in taking further care of orchids? Please look at my . I thank you if you subscribe to my gardening channel too :).

  • What Contains In Rice Water Why is Rice Water a Good Orchid Fertilizer?

    What Contains In Rice Water Why is Rice Water a Good Orchid Fertilizer?

    What Contains In Rice Water Why is Rice Water a Good Orchid Fertilizer?. Rice water is a milky liquid that is left after washing rice. It has been used traditionally in the treatment of skin and hair, but in this video, I want to share my experience use rice water as an orchid fertilizer.

    What Contains In Rice Water Why is Rice Water a Good Orchid Fertilizer?

    I don’t use chemical fertilizer anymore for my orchids collection, I use rice water in watering all my orchid plants. Rice water contains nutrients that can help the orchids to grow and bloom flowers.

    I used the first rice rinse when washing the rice before cooking water because the carbohydrate content in the form of starch was more than the second washing.

    Read also: On The Way Wisteria Tree Blauregen

    Making this rice water fertilizer is quite easy.

    When washing rice, usually the first washing water will be turbid. The murky color of the former laundry indicates that the outermost layer of rice has eroded. Although many nutrients have been lost, in the epidermis, there are still remnants of these very useful nutrients.

    What contains in rice water?. Rice grains contain 75–80 percent starch, gluten protein, cellulose, hemicellulose, sugar, and high vitamins. Rice water is the starchy water that remains after soaking rice.

     

    Water that has been used to rinse rice can help plants grow better. How to make rice water for orchids:

    • Wash the rice. Strain the rice water into a clean bowl.
    • I collect (used) the first rice rinse when washing the rice before cooking water because the carbohydrate content in the form of starch was more than the second washing.
    • You can use this fresh rice water to watering your orchids, but because it’s not too much so I like to collect the rice water up to next time when I cook the rice.
    • I like to use fermented rice wash water.
    • Before I used the rice water to be watering the orchids, I filtered the rice water so that no thick liquid would be splashed on the orchid.

     

    Video Why is Rice Water a Good Orchid Fertilizer?

     

    Rice water has nutrients that have a positive effect on plant growth.

    For example, phosphorus (P), one of the main elements needed by plants and is always present in compound fertilizers such as NPK. Phosphorus plays a role in stimulating root growth and the formation of a good root system of seeds and young plants.

    Other nutrients are iron (Fe) which is important for the formation of green leaves (chlorophyll) also plays an important role in the formation of carbohydrates, fats, and proteins. Besides the epidermis also contains vitamins, minerals, and high phytonutrients. Vitamins are very instrumental in the process of hormone formation and function as coenzymes (non-protein components to activate enzymes).

    Rice contains high carbohydrates. It is very possible that these carbohydrates are degraded when washing. The initial hypothesis, when sprayed into plants, carbohydrates will split into simpler elements and provide nutrients for microbes that are beneficial to plants.

    What you need to know for you who are just starting to care for orchids, is not the Rice Water that makes the orchids rot or die, but because of the overwatering will make the orchids eventually die. Orchids like to be watered if the media has dried. Orchids come from forests that only get water when it rains, if you give water too much and the media is still wet you watering, then the orchids will rot.

     

    If my blog post What Contains In Rice Water Why is Rice Water a Good Orchid Fertilizer? is useful for you and other orchid lovers, please click the share button below this post. Sharing is caring. Thank you :).

    Don’t forget to subscribe to follow my blog, so as not to miss the next gardening post, the subscribe column to follow the blog is at the top right of the post.

    Interested in taking further care of orchids? Please look at my . I thank you if you subscribe to my gardening channel too :).

    Source:

     

  • Kapan dan Bagaimana Cara Menyiram Anggrek Bulan yang Benar

    Kapan dan Bagaimana Cara Menyiram Anggrek Bulan yang Benar

    Kapan dan Bagaimana Cara Menyiram Anggrek Bulan yang Benar. Gagal melulu merawat anggrek anggrek bulan (Phalaenopsis)?. Akarnya selalu busuk?. Anggrek jenis ini tidak suka terlalu banyak disiram, kapan kita perlu menyiramnya bisa dilihat dari warna akarnya.

    Kapan dan Bagaimana Cara Menyiram Anggrek Bulan yang Benar

    Hai pecinta anggrek, khususnya pemula anggrek, yang baru mulai merawat anggrek bulan saya ingin share mengenai tema kapan dan bagaimana mengetahui saat yang tepat untuk menyiram anggrek bulan supaya tidak busuk akar.

    Menyiram anggrek bulan terlalu banyak bisa menyebabkan akar anggrek bulan busuk dan akhirnya mati. Tidak seperti kebanyakan tanaman rumah, anggrek harus disiram hanya ketika akan mulai kering.

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Semua anggrek bulan saya menggunakan pot transparan, jadi saya bisa melihat warna akar anggrek bulan saat butuh penyiraman.

    Akar anggrek bulan (di bagian dalam pot) saat berwarna hijau artinya anggrek bulan punya cukup air dan belum ingin disiram. Saat akar anggrek bulan nya berwarna abu-abu/keperakan, nah saatnya anggrek bulan butuh air.

    Jika kita menyiram anggrek bulan saat akarnya masih hijau, saat anggreknya belum butuh air, hal inilah yang sering sekali membuat akar anggrek bulan menjadi busuk (Root Rot).

    Jika kamu menanam anggrek bulan bukan di pot transparan seperti yang saya gunakan, cara mengetahui apakah media sudah kering atau masih basah dalah dengan memasukkan 2 jari ke dalam media, raba media di bagian tengah nya, kalau terasa agak lembab tunggu sehari lagi baru menyiramnya

    Tulisan Terkini

    Video Kapan Menyiram Anggrek Bulan yang Benar Agar Tidak Busuk Akar

    Saya tinggal di negara 4 musim, dan saya merawat semua anggrek secara indoor. Saat musim dingin anggrek bulan saya siram seminggu sekali atau sampai 10 hari sekali. Untuk anggrek di pot yang besar bisa sampai 14 hari baru saya siram, saya lihat bagian dalam akarnya, saat masih hijau berarti anggrek bulan masih belum butuh air.

    Di luar musim dingin penyiraman anggrek bulan saya lakukan seminggu sekali, dan saat musim panas bisa saya siram dua kali dalam seminggu.

    Apakah pagi, siang atau sore hari saat yang tepat menyiram anggrek?.

    Biasanya saya menyiram anggrek dipagi hari untuk anggrek-anggrek indoor.

    Kalau anggrek disiram pagi-pagi sekali, ada kesempatan hingga malam hari media anggreknya untuk kering (tidak terlalu basah/tidak terlalu lembab), kalau terlalu basah medianya akan menimbulkan jamur.

    Saat musim panas, anggrek yang tahan panas saya taruh luar rumah, seperti jenis anggrek Dendrobium, Cattleya.dan Vanda.

    Kalau ditaruh diluar rumah, mirip seperti di Indonesia. Kalau di Indonesia dari yang saya baca di forum anggrek, saat tepat menyiram anggrek katanya disore hari, mulai jam 5 atau jam 6 sore, saat mataharinya sudah tutun/terbenam, dan sinar mataharinya tidak mengenai langsung anggreknya.

    Pada sore hari mulai jam 5 atau jam 6 stomata daun tanaman mulai terbuka. Jadi penyerapan airnya lebih baik, penyerapan pupuk juga jadi lebih baik.

    Penyiraman anggrek jam 8 atau jam 9 malam juga bisa, cuma kalau anggrek kita banyak sekali, apalagi punya anggrek yang digantung dipohon-pohon, siram anggrek sendirian, saya ko serem juga membayangkannya haha.

     

    Baca juga: Daun Anggrek Menguning Inilah 4 Penyebabnya

    Di tempat saya sini di Jerman, kalau sudah masuk musim panas, terangnya lebih lama. Sampai jam 10 masih agak terang. Jadi saya siram anggreknya jam 8 malam.

    Apakah pagi hari boleh menyiram anggrek?. Boleh, asal pagi buta/dini hari. Jam 4-5 pagi, saat matahari belum bersinar, bisalah kita siram anggrek, jadi ada kesempatan media tanam anggrek agak kering sebelum matahari bersinar.

    Kalau kalian punya anggrek yang daunnya hitam gosong, penyebabnya adalah, saat kita siram anggrek, airnya terkena daunnya, lalu airnya tidak kering hingga matahari bersinar, dan sinar mataharinya mengenai daun anggrek yang masih basah, sehingga daun anggrek menjadi busuk menghitam, jika tidak ditanggani segera, bisa menular ke daun sehat di dekatnya.

     

    Demikianlah pengalaman saya mengenai Kapan dan Bagaimana Cara Menyiram Anggrek Bulan yang Benar, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini mendapat pencerahan yaa.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

  • Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek. Saya menggunakan pupuk alami dari air cucian beras untuk anggrek, dan memang terbukti anggrek-anggrek saya menjadi subur dan rajin berbunga.

    Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Saya pakai air cucian beras yang pertama karena kandungan karbohidrat berupa pati nya lebih banyak dibanding cucian ke dua dst nya

    (ACB) air cucian beras memiliki nutrisi yang melimpah diantaranya karbohidrat berupa Pati 85-90%, protein glutein, selulosa, hemiselulosa, gula dan vitamin yang tinggi.

    Seringkali saya mendengar keluhan tanaman anggrek di datangi semut setelah di berikan air cucian beras. Hal tersebut wajar, karena didalam air cucian beras tersebut mengandung karbohidrat (pati) alias gula yang menarik semut untuk datang.

    Tulisan Terkini

    Nah untuk mengatasi anggrek di datangi semut setelah siram air cucian beras (ACB):

    • Bisa campurkan acb dengan air rebusan kulit bawang merah.
    • Rendam kulit bawang merah dan bawang putih di dalam air cucian beras, diamkan semalaman, lalu saring, siramkan POC (pupuk organic cair) tersebut ke tanaman anggrek.
    • Atau semprot media tanam anggrek dengan air bawang, ngacir semutnya. Tips mengatasi semut lainnya bisa tonton video ini Tips cara mengusir semut pada anggrek.

    Saat mencuci beras, biasanya air cucian pertama akan berwarna keruh. Warna keruh bekas cucian itu menunjukkan bahwa lapisan terluar dari beras ikut terkikis. Meskipun banyak nutrisi yang telah hilang, namun pada bagian kulit ari masih terdapat sisa-sisa nutrisi yang sangat bermanfaat tersebut.

     

    Baca juga: Daun Anggrek Menguning Inilah 4 Penyebabnya

    Video Agar Anggrek Subur dan Rajin Berbunga Siram dengan Air Cucian Beras

    Mari bergabung di grup anggrep supaya tambah pintar merawat anggrek, silakan di Grup Berbagi Tips Perawatan Anggrek Indonesia

    Kandungan dan Manfaat Air Cucian Beras:

    Kandungan air cucian beras, disebut leri, memiliki nutrisiyang berpengaruh positif pada pertumbuhan tanaman.

    Misalkan fosfor (P), salah satu unsur utama yang dibutuhkan tanaman dan selalu ada dalam pupuk majemuk tanaman semisal NPK. Fosfor berperan dalam memacu pertumbuhan akar dan pembentukan sistem perakaran yang baik dari benih dan tanaman muda.

    Nutrisi lainnya adalah zat besi yang penting bagi pembentukan hijau daun (klorofil) juga berperan penting dalam pembentukan karbohidrat, lemak dan protein. Selain itu kulit ari juga mengandung vitamin, mineral, dan fitonutrien yang tinggi.

    Vitamin sangat berperan dalam proses pembentukan hormon dan berfungsi sebagai koenzim (komponen non-protein untuk mengaktifkan enzim).

    Beras mengandung karbohidrat yang tinggi. Sangat mungkin karbohidrat ini terdegradasi saat mencuci. Hipotesa awal, saat disiramkan ke tanaman, karbohidrat akan terpecah menjadi unsur yang lebih sederhana dan memberikan nutrisi bagi mikroba yang menguntungkan bagi tanaman.

    Baca juga: kelebihan Merawat Anggrek dengan Media Hidroton

    Fakta terbaru adalah hasil penelitian yang dilakukan Yayu Siti Nurhasanah mahasiswa IPB. Mengungkapkan bahwa air cucian beras merupakan media alternatif pembawa bakteri Pseudomonas fluorescens. Bakteri tersebut adalah mikroba yang berperan dalam pengendalian patogen penyebab penyakit karat dan memicu pertumbuhan tanaman. Informasi lebih detail silakan baca pada sumber tulisan di bagian bawah postingan ini.

    Hal penting nih yang perlu di ketahui perawat anggrek pemula, yang mengatakan anggrek jadi mati setelah disiram air cucian beras atau pupuk organik lainnya. Bukan air cucian beras yang membuat anggrek busuk atau mati, melainkan karena penyiraman berlebihan yang membuat anggrek berakhir mati.

    Anggrek suka disiram jika medianya sudah hampir kering. Anggrek berasal dari hutan yang hanya mendapat air saat hujan, jika kamu menyiramnya terlalu banyak dan media masih basah kamu siram, maka anggrek akan busuk.

     

    Demikianlah pengalaman saya mengenai Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini sedang mencari alternatif lain pupuk anggrek kalian mendapat pencerahan yaa.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

    Sumber bacaan:

  • Kelebihan Merawat Anggrek dengan Media Hidroton

    Kelebihan Merawat Anggrek dengan Media Hidroton

    Kelebihan Merawat Anggrek dengan Media Hidroton. Hai pehobi anggrek, kali ini saya ingin berbagi pengalaman menggunakan hidroton sebagai media tanam bunga anggrek. Pertama kali menggunakannya tahun lalu pada bulan November 2019. Saat itu saya coba media hydroton ini pada dua seedling anggrek bulan dan anggrek Lycaste.

    Kelebihan Merawat Anggrek dengan Media Hidroton

    Selang 2 atau 3 minggu saya lihat keadaan anggrek Lyactase menjadi sangat kering dan bulb nya banyak kerutan yang artinya kekurangan air. Saya tempatkan anggrek Lycaste tersebut pada pot yang diberi banyak lubang pada sisi pot nya dengan maksud supaya sirkulasi udara lebih baik, ternyata yang saya lakukan tidak bagus, anggreknya kekeringan!.

    Tulisan Terkini

    Saya ganti pot Lycaste dengan pot tanpa lubang, tetap pakai media hidroton namun pada bagian tengah saya berikan banyak moss putih (spagnum moss), sampai saat ini setelah 4 bulan anggrek Lycaste saya tumbuh subur.

    Dalam perawatannya anggrek Lycaste ini butuh banyak air yang nantinya bulb nya makin besar, nah kalau bulb nya banyak kerutan artinya anggreknya kekurangan air, atau bisa juga karena kita salah menaruhnya ditempat terlalu panas.

    Baca juga: Daun Anggrek Menguning Inilah 4 Penyebabnya

    Video Setelah 4 Bulan Penggunaan Begini Keadaan Anggrek Bulan Dengan Media Tanam Hidroton

    Hydroton adalah media tanam terbuat dari agregat tanah liat/lempung yang dalam pembuatannya dipanaskan hingga 1200 derajat C. Hidroton atau LECA (light expanded clay aggregate) bentuknya biasanya bulat dan oval, cocok untuk tanaman hidroponik (bercocok tanam tanpa menggunakan tanah).

    Saya terinspirasi ingin mencoba merawat anggrek dengan media hidroton ini karena melihat banyak pehobi anggrek asing yang merawat anggrek mereka dengan cara hidrodoponik.

    Harga LECA/Hydroton di tempat saya, Jerman 5 liter 4 Euro (Rp. 64.000) untuk pehobi anggrek di Indonesia mulai banyak juga yang menggunakan hidroton media tanam anggrek ini, saat saya live streaming mengenai anggrek ada beberapa yang berkomentar mengenai hidroton ini.

    Baca juga: Manfaat Air Cucian Beras untuk Tanaman Anggrek

    Kalau di Indonesia tertarik mau cari hidroton bisa cari online seperti Tokopedia dan Shopee saya cek banyak yang jual, masukan kata kunci „media tanam hydroton“.

    Cara menggunakan hidroton sebelum saya gunakan sebagai media anggrek cukup di rendam beberapa jam atau semalaman dengan tujuan menghilangkan debu hydroton.

    Kelebihan menggunakan Hidroton/hydroton/LECA sebagai media Anggrek:

    • Mampu menyimpan air dengan baik, sehingga kelembapan anggrek terjaga baik.
    • PH netral dan tidak disukai serangga. Sejauh ini (4 bulan pengunaan bebas hama).
    • Bersifat porous. Anggrek suka porositas untuk membungkus akar.
    • Stabil tidak berubah bentuk dalam jangka waktu lama.
    • Mudah digunakan dan dapat digunakan kembali setelah dibersihkan (dicuci). Hidroton bertahan lama. Cukup cuci dan gunakan kembali sebanyak yang kita mau.
    • Menghasilkan ion negatif dan meningkatkan pertumbuhan tanaman, aman untuk tanaman

     

    Kekurangan menggunakan Hidroton sebagai media anggrek adalah karena sifatnya ynag porous drainase yang baik juga bisa menjadi masalah, membuat media ini cepat kering, nah jadi masalah pada anggrek yang butuh lembab sekali seperti pengalaman saya dengan anggrek Lycaste jadi perlu di tambah spagnum moss untuk meningkatkan kelembapan jadi lebih baik lagi.

    Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

    Video Mengganti Media Anggrek Lycaste Lasioglossa | Anggrek Hidroponik Media Hydroton

    Setelah saya coba hidroton pada anggrek bulan dan Lycaste lalu saya coba juga pada 2 seedling anggrek Catasetum. Untuk Catasetum belum ada yang bisa saya ceritakan banyak karena salah satu Catasetum saya baru bangun dari masa dorman (istirahat/berhenti tumbuh), satu catasetum lain masih masa dorman, saya sudah coba siram banyak sekali saja, ternyata belum ada perubahan apapun, jadi saya biarkan si anggrek lanjut istirahat dan tidak menyiramnya lagi.

    Video Anggrek Bulan Hidroponik dengan Media Hydroton

    Pada anggrek hitam Kalimantan Coelogyne Pandurata saya juga gunakan media hidroton ini, namun tidak sepenuhnya hidroton, nasibnya sama seperti Lycatse, si anggrek Coelogyne P. ini suka nya media yang lembab sekali makanya saya campur spagnum moss juga.

     

    Demikianlah pengalaman saya mengenai Kelebihan Merawat Anggrek dengan Media Hidroton, semoga kamu yang secara tidak sengaja mampir ke blog saya ini sedang mencari alternatif lain media anggrek kalian mendapat pencerahan yaa.

    Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta anggrek lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Tertarik mengenai merawat anggrek lebih lanjut? silakan lihat – . Saya berterima kasih kalau kalian subscribe juga ke saluran berkebun saya 🙂 .

    Salam Anggrek.

    Klik disini semua postingan blog tentang anggrek emak Benjamin

error: Content is protected !!