Tag: musim dingin

  • Winter Datang, Untung punya Greenhouse

    Winter Datang, Untung punya Greenhouse

    Winter Datang, Untung punya Greenhouse. Halo sahabat berkebun, siapakah diantara kamu yang memiliki greenhouse? Saya pernah baca beberapa blog berkebun, hebat mereka bikin sendiri loh GH nya. Nah karena rumah saya tidak memadai untuk mempunya GH besar jadi sementara cukup puas dengan GH ukuran kecil. Pada bagian bawah halaman ini akan ada model GH impian saya <3 .

    • Greenhouse kayu

    GH ini terbuat dari kayu, dibuat tahun 2012 yang membuat tentu saja suamiku tercinta yang kala itu masih punya banyak waktu untuk bikin prakarya buat saya.

    Foto berikut saya ambil dari postingan tahun 2012 (Baca : selamat datang musim semi).

     

    Setelah jadi begini bentuk pemanfaatannya:

    Small Green House, Frübeet atau Bedengan. Foto Juli 2012. (Foto: dok. pribadi)
    Small Green House, Frübeet atau Bedengan. Foto Juli 2012. (Foto: dok. pribadi)

     

    Saat mulai musim semi atau saat tanaman dalamnya semakin besar, saya lepas tutup atasnya. Sudah tiga tahun kami ngontrak dirumah yang kami tempati sekarang, dan setiap musim semi GH tersebut saya jadikan tempat menanam tomat.

    Begini penampakannya saat GH digunakan sebagai pot:

     

    Dalam GH mini ini saat musim dingin ini saya gunakan untuk menyimpan tomat cherry, 2 jenis stroberi, petunia, begonia, kol mini, pack coy. Kalau cabe dan paprika sudah tidak bertahan, daunnya sudah lemas semua.

    Saat musim dingin, ini isi GH mini
    Saat musim dingin, ini isi GH mini

     

    Video isi greenhouse ku saat musim dingin

     

    • Greenhouse plastik ala kadarnya

    Iyalah saya katakan ala kadarnya karena GH murah ko, disesuaikan dengan isi kantong saya 😆 . Sejak bisa punya sedikitt penghasilan sendiri dari jualan bibit-bibit, apapun yang saya mau beli saya pakai duit sendiri. Makin lama kebutuhan saya akan keperluan berkebun makin gila :mrgreen: keuangan suami bisa goyah kalau saya pakai duit dia kan haha.

    GH baru ini saya beli di amazon, ukuran PxLxT (68X48X125 cm) 4 tingkat, penutupnya berupa plastik. Harganya 21.8 eur sudah termasuk ongkos kirim (kalau dirupiahkan sekitar Rp.316.000). Beda merek akan berbeda juga harganya. Setiap kali saya beli apapun di amazon saya pilih yang banyak bintangnya, jadi yang bagus penilaianya dari pembeli sebelumnya akan saya beli. Padahal saya kalau beli tidak pernah kasih penilaian, lupa melulu 😛 .

    Winter Datang, Untung punya Greenhouse. Beli Greenhouse yang murah aja
    Beli Greenhouse yang murah aja

     

    Video bapak dan anak merakit greenhouse

     

    Dalam GH baru ini saya taruh sayur pack coy, kol mini, bunga petunia, lavender pink, krisan, daun bawang, parsley, sempervivum, agapanthus dll.

    Kalau tidak ada GH tanaman-tanaman tersebut biasanya saya biarkan mati dengan sendirinya saat winter. Nah petunia kan sayang sekali kalau mati, lamaa itu numbuhnya dan saya nanam bolak balik susah numbuhnya. Akhirnya banyak petunia saya berbunga pas hampir musim gugur, sudah telat sekali. Itu kenapa akhirnya saya kepikiran bisa kali beli GH yang kecil.

    Semoga beberapa tanamanku bisa bertahan melewati winter ini..
    Semoga beberapa tanamanku bisa bertahan melewati winter ini..

     

    Suhu dalam GH dan luar cuma beda 1 derajat c haha 😆 tidak berpengaruh besar ya. Saya sempat mikir dan nanya ke bapaknya Benjamin, ada tidak ya pemanas yang tidak pakai listrik, karena kalau pakai listrik kabelnya bakalan nyangkut di pintu rumah.

    Video Greenhouse plastik

     

    Kalau mau beli GH dan peralatan pendukungnya yang made in germany bagus di beckmann-kg.de cuma harganya bisa membuat pingsan sangking mahalnya 😀 . Kualitasnya tidak diragukan, ada harga ada kualitas. Sementara masih sebatas angan-angan kalau punya rumah ada tamannya luas baru mikir mau beli GH dari beckmann-kg.de

    Artikel Berkebun lainnya Berkebun itu menyenangkan

    GH yang sekarang saya punya ini berguna sekali untuk menjaga tanaman tidak kena angin kencang dan tidak terkena hujan saat musim jelek begini. Saya ada pesan 1 GH serupa yang ukurannya lebih kecil, rencananya akan saya taruh balkon depan, saya masih ada beberapa bunga krisan dan bunga lain di tangga bawah, yang rasanya sayang sekali kalau mati saat winter.

    GH favorit saya di pinterest, punya model begini jangan-jangan saya akan betah tidur dalam GH haha

    Pengen Greenhouse begini. Sumber foto https://www.pinterest.com/pin/390194755190116214/
    Pengen Greenhouse begini. Sumber foto https://www.pinterest.com/pin/390194755190116214/

     

    Lovely greenhouse. sumber foto : https://www.pinterest.com/pin/458311699555343782/
    Lovely greenhouse. sumber foto : https://www.pinterest.com/pin/458311699555343782/

     

    Large greenhouse. sumber foto : https://www.pinterest.com/pin/310115124313308465/
    Large greenhouse. sumber foto : https://www.pinterest.com/pin/310115124313308465/

     

    Greenhouse impian. sumber foto : https://www.pinterest.com/pin/395824254723113258/
    Greenhouse impian. sumber foto : https://www.pinterest.com/pin/395824254723113258/

     

    Great greenhouse. sumber foto https://www.pinterest.com/pin/315463148873726436/
    Great greenhouse. sumber foto https://www.pinterest.com/pin/315463148873726436/

     

    Salam hijau! :mrgreen:

  • Salju Tebal Akhirnya Datang Juga

    Salju Tebal Akhirnya Datang Juga

    Salju Tebal Akhirnya Datang Juga. Pada postingan sebelumnya, saya menuliskan kalau tidak ada white Christmas, hangat loh saat itu suhunya gggrrrr gregetan masah iya dua tahun salju ga sudi mampir ke daerah saya 😳 . Saya ingin cerita-cerita sih ngapain saja saya bersama keluarga di Jerman saat malam Natal dan pas hari Natal, hmm tapi nanti saja ya awal Januari 2015 ceritanya. Saya kumpulin foto-foto dan buat draftnya dulu.

    Lebih seru cerita mengenai salju tebal yang sedang melanda Eropa dulu nih. Pasti banyak yang penasaran pengen lihat salju kan? hayoo ngakuu. Walau hanya sebatas melihat foto-foto dan video singkat yang saya buat semoga kalian senang yaa 😀 .

    Salju Tebal Akhirnya Datang Juga. Mama ko norak sih ngapain potret Ben melulu, trus potret hujan es segala memang belum pernah lihat salju ya makk
    Mama ko norak sih ngapain potret Ben melulu, trus potret hujan es segala memang belum pernah lihat salju ya makk

     

    Jujur ya, entah mengapa banyak sekali orang-orang yang sangat antusias pengen melihat salju, pengen liburan pas salju tebal, pengen main ski, main perosotan di salju plus ajang foto-fotonya doong? hehe. Bahkan mama saya beberapa kali mengatakan pengen datang bersama adik saya pas musim dingin. Oh ya bahkan tadi pagi saya terima email dari Cudi di Medan, „Haaaiii Cudi sahabat berkebun saya“ 🙂 . Cudi katanya pengen jalan-jalan pas musim dingin.

    tepok jidat dulu . Yang pada pengen jalan-jalan pas salju tebal coba latihan dulu buka kulkas pegang es dalam freezer tuh selama 10 menit tahan ga? Saya yakin telapak tangan akan terasa terbakar hahaha. Saya bilangin ya „enaknya tuh jalan-jalan pas salju tebal hanya 2 hari, 3 hari ya mungkin seminggu masih enak kali ya“. Lain harinya mau ngapain aja males, pengennya meringkuk dibawah selimut tebal, atau nonton tv sambal ngemil yang hangat-hangat seperti wedang jahe, teh manis, kopi pahit, singkong goreng, tempe goreng, apa lagi cemilan khas Indonesia yaa.

    Saya mengharapkan salju karena tahun lalu tidak turun salju, tapi saya ingin saljunya jangan lama-lama karena males beresin sisa-sisa salju yang berantakan dan kotor hehe, ko saya yang ngatur cuaca ya 😛 .

    26 Desember 2014

    Salju yang diharapkan datang, malah hujan es yang turun. Butiran batu es yang lumayan besar beterbangan ke segala arah.

    Hujan Es, bakalan turun salju ga ya. 26.12.2014 hampir jam 6 sore
    Hujan Es, bakalan turun salju ga ya. 26.12.2014 hampir jam 6 sore

     

    I can’t wait for winter…the snow, the ice skating, hot chocolate, days off school, snowball fights, winter clothes. Agh I love it. -Unknown quotes

     

    27 Desember 2014

    Benjamin adalah weker saya setiap pagi, kalau dia teriak baru saya bangun. Hari itu tumben sepi saja tidak ada teriakan jagoanku dari kamarnya. Jam sudah menunjukkan pukul 9.30. Saya naikan rolladen (rolling door pintu dan jendela). Saya melihat serba putih di semua tempat. Seperti ini pemandangan balkon belakang terlihat dari kamar tidur saya:

    Horeeee salju tebal banget akhirnya datang
    Horeeee salju tebal banget akhirnya datang

     

    Benjamin masih tidur jadi saya mau potret-potret sebentar edisi emak norak karena tahun lalu tidak turun salju, jadi saya begitu senang melihat salju tebal.

    Dari dapur kami tembus ke balkon depan, beginilah pemandangan dari balkon depan jam 9.30 pagi. Mataharinya masih malu-malu, masih agak gelap langitnya.

     

    “Every winter, When the great sun has turned his face away, The earth goes down into a vale of grief, And fasts, and weeps, and shrouds herself in sables, Leaving her wedding-garlands to decay – Then leaps in spring to his returning kisses.” – Charles Kingsley

     

    Video Lihat Salju dari balkon Depan

     

    Sekarang kita ke balkon belakang yuk, yang ini balkonnya lebih luas. Mumpung salju tebal saya ajak Ben foto-foto. Pertama kali nih Benjamin lihat salju 😉 .

    Maen saljunya di balkon aja yaa Ben
    Maen saljunya di balkon aja yaa Ben

     

    Nunjukkin Ben pot-pot isi berbagai bibit musim semi ketutup salju semua, tanahnya membatu
    Nunjukkin Ben pot-pot isi berbagai bibit musim semi ketutup salju semua, tanahnya membatu

     

     

    Video Berdingin ria bersama Benjamin

     

    28 Desember 2014

    Saya beresin sedikit balkon yang berantakan. Saya tutupi pot-pot berbagai bibit musim semi dengan plastik, supaya salju tidak semakin menumpuk di pot. Tanahnya sudah membatu. Semoga bibitnya akan tetap tumbuh baik saat saljunya mereda. Waktu belum ada Benjamin saya bisa masukkan pot-pot tanaman ke dalam rumah, sekarang kamar tanamannya sudah jadi kamar Benjamin 😀 .

     

    Untuk mencairkan salju di jalanan dilakukan dengan meleburkan garam dapur atau urea. Penambahan garam dapur akan menyebabkan titik beku (titik lebur) air akan turun di bawah 0° C. Air murni akan membeku pada 0° C, sehingga bila suhu udara mencapai 0° C air hujan akan berubah menjadi -10° C, maka pada suhu -6° C air hujan berubah menjadi salju, dan salju yang ada di jalanan akan segera mencair bila di taburi garam dapur. Referensi (indonesiakutercinta.wordpress.com link tidak aktif lagi. 02.09.2016 )

     

    Bagaimana cara bersihkan salju tebal begini
    Bagaimana cara bersihkan salju tebal begini

     

    Video mengecek keadaan tanaman saat salju tebal

     

    29 Desember 2014

    Saya keluar rumah mau ke kantor pos, bank dan pergi ke dua supermarket. Ketinggalan bus, saya keluar rumah busnya sudah lewat hiks begitulah kalau pergi mepett jadwal busnya toh 😛 . Terpaksa jalan kaki. Total pergi pulang 2,5 jam jalan kaki karena bus pulang yang saya tunggu 20 menit tidak datang. Huhu kaki sakit, tangan sakit lupa bawa sarung tangan, jadi bergantian saya masukkan ke kantong jaket. Satu tangan pegang dorongan belanjaan, satu tangan masukkin kantong jaket. Topipun ga bawa. Suhu luar rumah minus, cakep banget kan sok hebat hahaha.

    Slide show foto pergi keluar rumah

     

    Akhirnya sampai juga dirumah. Sepanjang jalan saya ngomel. Kesal cuaca jelek, jalan licin karena salju yang mencair, kesal bus ga datang, lapar, nyampe rumah harus masak dulu. Berhubung sudah masuk rumah yang hangat ahh harus mengucapkan syukur dong ya Puji Tuhan! <3 .

    Puji Tuhan!. Akhirnya sampai juga dirumah
    Puji Tuhan!. Akhirnya sampai juga dirumah

     

    Sampai disini dulu laporan cuaca dari saya, bagaimana cuaca ditempatmu?.

     

    Ps. sepertinya ini akan jadi postingan terakhir ditahun 2014. Jadi saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru 2015 .

  • Kilas Balik Gagal Totalnya Proyek Berkebun

    Kilas Balik Gagal Totalnya Proyek Berkebun

    Kilas Balik Gagal Totalnya Proyek Berkebun. Beberapa hari lagi bulan Februari akan berlalu, yang artinya musim dingin akan berakhir dan musim semi akan datang diawal Maret, yang artinya lagi cuaca akan mulai hangat. Istilah hangat disini suhunya bukan diatas 20 derajat celcius ya, tapi suhu yang berkisar 8 – 10 an derajat C buat orang sini sudah dianggap hangat ;-). Memasuki musim semi maka orang-orang mulai kembali untuk berkebun atau sibuk nanam menanam berbagai macam bunga dan sayuran.

    Dasar saya bandel gak mau dengar suami, jadi dimusim dingin (mulai akhir Nov 2011 sampai Januari 2012) saya tetap nekad menanam macam-macam bibit bunga dan sayuran. Media penyemaian atau potnya saya tidak taruh diluar karena suhunya minus. Tanamannya saya taruh dirumah, misal didapur (ditepi jendela dan belakang pintu) dan di pojokan ruang makan. Awalnya bibit-bibitnya sih tumbuh (senang banget deh!), namun cuma bertahan sebulan-an. Tanaman-tanaman yang baru beberapa centimeter mulai pada layu, lemes daun dan mati deh. Proyek gatot! (*gagal total). Ha-ha-ha-ha.

    Proyek Penanaman yang Gagal Total dan Penyebabnya, antara lain :

    Tiga macam cabe. (cabe Thailand, cabe bulat dan paprika) dan tomat lonjong. Pada akhirnya tanaman-tanaman tersebut diatas mati semua. Berdasarkan analisa saya karena semua tanaman tersebut tidak mendapat sinar matahari. Walaupun ada satu dua hari kena matahari melalui pantulan kaca jendela, ternyata itu tidak cukup. Tanaman-tanaman tersebut butuh hangat matahari langsung.

    Penyemaian 13.11.2011 Ki-Ka Cabe Thailand, Cabe Bulat, Paprika, tomat lonjong

    Pohon tomat ceri. Beli di supermarket khusus tanaman pada akhir Juli 2011. Sempat beberapa kali berbuah lebat dan panen. Saya pisahkan bibitnya supaya bisa ditanam lagi.

    Video Tomat Ceri ketika sehat

    Lewat pertengahan November pohonya mulai dihinggapi serangga putih bersayap. Kemudian seluruh daunnya mulai layu, akhirnya pohonnya botak tanpa daun dengan buah-buah tomat masih menggantung dengan berbagai warna hijau dan merah. Untuk menyelamatkan pohonnya (lihat dari youtube), saya potong semua ranting-rantingnya, hingga bersisa batang utamanya saja. Saya pindahkan ke pot kecil dengan tanah yang baru. Saya taruh didalam rumah. Tadinya mau saya buang karena batangnya sudah coklat, tapi kata suami tunggu saja dulu lihat sampai musim dingin berlalu. Iya deh saya tidak buang pohonya, lagipula akarnya masih banyak dan bagus. Untung saja biji tomatnya ketika dulu-dulu saya keringkan dan simpan sebagai bibit, kalau nggak wah tidak bersisa sama sekali pohonnya.

    Bulan November 2011 tomat ceri mulai sakit, padahal didalam rumah

    Peterseli. (Bahasa Inggrisnya : Parsley) dan seledri (keduanya adalah jenis tanaman yang digunakan untuk membuat aneka sup). Saya sampai dua kali menanam. Pertama kali numbuh, batangnya tinggi-tinggi tapi ujungnya hanya dua daun, semakin hari layu satu persatu dan tamat riwayatnya. Kedua kali, saya berpikir dan mengikuti petunjuk penanaman, Oo mungkin karena kurang dalam dan kurang hangat lokasi sekitarnya?. Maka kedua pot saya letakan diruang makan, diatas jongkongkan disamping pemanas ruangan. Bibit-bibit saya tanam lebih dalam, si Peterseli mulai numbuh, namun seledri sampai sebulan tidak tumbuh!, si Peterseli akhirnya tamat riwayat dan saya cek tanahnya kering! Ha-ha-ha ya iyalah pot ditaruh disamping pemanas ruangan :P.

    Penanaman Pertama Kali. Kiri Peterseli, kanan Seledri
    6.12.2011 Tanam bibit Peterseli (Petroselinum crispum) bibit Seledri setelah 12 hari
    24.01.2012 Peterseli Penanaman Kedua

    Bibit wortel. Ada wortel yang dari buah wortel (seminggu di kulkas, numbuh daun) dan saya tanam, dan ada yang dari bibit (biji). Saya lakukan penyemaian di tray penyemaian tanaman. Satu lubang penyemaian entah berapa bibit deh karena bibit (biji) wortel kecil dan halus sekali. Tray penyemaian saya letakan ditepi jendela dapur, maksudnya supaya tetap dingin dari marmer tepi jendela, kalau malam saya pindahkan ke belakang pintu dapur. Senang banget waktu bibitnya mulai tumbuh, tapi batangnya tipis sekali dan akhirnya dalam beberapa hari satu persatu layu dan tamat riwayatnya.

    Wortel Supermarket Bertunas November 2011
    Wortel supermarket tumbuh subur
    6.12.2011 Bibit (biji) Wortel Mulai Tumbuh

    Kentang. Beli kentang dari supermarket, tidak langsung sekali masak, sisa taruh digudang, dalam seminggu mulai bermunculan mata tunas. Cuaca disini dingin, walau ditaruh dalam rumah ya kentang, bawang Bombay, bawang putih, bawah merah, wortel dalam seminggu disimpan di lemari atau kulkas maka mulai deh bermunculan tunas-tunas nya, jadi gak tega untuk dimasak he-he-he.

    Beginilah kalau kentang tidak disegera dimasak, dalam 1-2 minggu muncul mata tunasnya, maka siap ditanam saja

    Oh ya balik ke cerita si kentang. Wah sepertinya kentang lebih tahan cuaca dingin (dalam rumah), batangnya tinggi-tingi dan makin banyak bertunas, terus dan terus. Saya sampai buat rangka-rangka penyangga batang kentang. Tapi didapur mulai bermunculan serangga bersayap ukuran kecil-kecil yang hinggap di tanah pot kentang tersebut, tiap hari makin banyak serangganya. Saya sampai membuat pestisida buatan sendiri, mantap! Serangganya tertarik menghampiri pestisida tersebut.

    Cairannya saya taruh di wadah plastik makanan ukuran besar dan diletakkan disamping pot kentang. Banyak serangga terperangkap dan mati. Walau banyak serangga yang mati, namun tiap hari tetap saja masih banyak serangga yang berterbangan didapur. Suami mulai komplain karena serangga tersebut. Ya weislah, kadang-kadang saya keluarkan pot tanaman kentang selama beberapa menit ke pekarangan supaya seranggannya juga terbang.

    Selain pestisida diatas saya juga buat pestisida kedua, pernah lihat di youtube untuk pestisida alami, saya raciklah yakni kombinasi cabe yang dihaluskan, air dan cairan pencuci tangan. Suatu hari karena pot kelamaan diluar rumah, dan mungkin karena dosis pestisida kebanyakan cabenya?, batang kentang mulai lemas (layu), terkulai dan tamat riwayatnya. Cairan cabenya saya semprotkan ke tanah tanaman kentang, kebanyakan cabenya kali ya ha-ha-ha.

    Kebun Kentang per 20.01.2012

    Pohon Cabe pemberian pasien suamiku di bulan November 2011. Daun dan buahnya lebat sekali, namun memasuki bulan desember, daun mulai lemas dan layu. Buahnya yang sudah merah, semuanya saya petik, menghindari ikutan layu dan mati suri seperti pohon tomat ceri. Setelah dipetik cabenya jangan dicuci simpan saja ditempat dingin atau masukkan ke freezer. Oh ya pohon cabe saya potong semua daun dan ranting-rantingnya (sudah layu), jadi hanya bersisa batang utamanya. Tidak seperti batang pohon tomat yang menjadi coklat, kalau batang pohon cabe ini tetap berwarna hijau.

    17.11.2011 Pohon cabe Bulat Dikasih Pasien suamiku. Dimusim dingin tinggal batangnya saja alias mati suri
  • Let it Snow, let it snow, let it snow :)

    Let it Snow, let it snow, let it snow 🙂

    Pagi ini ketika saya buka jendela-jendela (sambil merem melek :D), terlihat pemandangan yang indah, Woww more snow today! :), ini hari ketiga turun salju, dua hari sebelumnya salju belum sebanyak hari ini. Kalau kemarin-kemarin saljunya akan mencair menjelang tengah hari (lewat jam 12 siang). Hari ini salju turun terus menerus, dari pagi hingga siang ini saya buat tulisan ini. Seperti biasa saya rajin pantau cuaca melalui alat yang ada diatas meja, hampir jam 12 siang, suhu diluar 0,1 derajat C. Kalau tadi pagi masih minus, ya tidak parah-parah bangetlah minusnya, antara minus 0,1 – 0,7 C.

    Oh ya sambil membuat tulisan ini, sambil sering nengok ke sebelah kiri, ada pintu dan jendela kaca, indahhh saljunya terus menerus turun, eh sambil mendengarkan alunan musik instrumen yuk! klik disini atau instrumen musik ini boleh juga

    Tadi sempat keluar rumah, ke pusat pertokoan, sekitar 20 menit-an, sekalian cari objek foto deh. Jadi ceritanya kemarin saya mau beli barang diskonan, berupa selimut berbentuk mantel buat nonton tv supaya hangat, nah mungkin karena harganya diskon gede-gedean dari harga normal 15 EUR, dijual hanya 3 EUR, maka kemarin ketika jam 10.30 sampai tokonya ya sudah habis diborong orang deh, kemudian no telp saya dicatat, eh siangnya ditelp penjaga tokonya, katanya sudah tersedia lagi, tadi sih saya agak sedikit kuatir kalau harganya mungkin sudah balik ke harga normal, eh ternyata masih 3 EUR loh! sipp bungkus ;-).

    Jalanan sudah berselimut salju, dimana-mana warnanya putih, sesekali saya lihat truk pengeruk salju lewat, sesekali juga saya lihat orang yang menaburkan (garam ?) sesuatu untuk mencairkan saljunya di trotoar, lalu ada juga orang-orang yang laju lalang dengan berpayung. Emang hujan ya kok pakai payung ??? he-he-he.

    Berikut slide foto-fotonya :

    This slideshow requires JavaScript.

    Karena dari dulu saya tinggal di negara yang beriklim tropis, jadi benar-benar excited banget melihat salju pertama kali turun. Hmm ternyata tidak semua orang di sini suka dengan musim dingin atau salju, buat sebagian kalangan, hal ini menyebalkan, kenapa? Ya karena musim ini jadi dingin sekali, superr dingin, jalanan jadi licin, sering lapar, kalau lapar ya makan supaya badan kembali hangat, akibat sering makan ya jadi pengeluaran untuk beli makanan juga bertambah deh :P.

    Pulang dari toko, saya buat video singkat

     

    Tulisan Terkini

error: Content is protected !!