Belajar Bercocok tanam ala Hidroponik. Ceritanya saya lagi latah ikut-ikutan pengen mencoba menanam ala hidroponik. Namun jangan dikira saya buat sendiri alat/potnya ribet haha dan makan waktu. Jadi untuk simpelnya saya beli alatnya, kebetulan ada diskon 50%. Jadi alat hidroponiknya hanya seharga 9,95 euro (sekitar Rp. 144.000).
Alat Hidroponik beli online. Lumayan diskon 50%
Beli alatnya sudah lama, karena ada teman yang bikin status di social media, jadi saya pamerin alat hidronik yang saya beli (masih terbungkus rapih), dan besoknya langsung minta babenya Benjamin merakit alatnya. Ketauan kan kalau saya rajin belanja online kebutuhan gardening tapi sering tidak dipergunakan. Efek lapar mata pas online lihat diskonan ga tahan langsung klik “masuk keranjang” 😆 .
Di Jerman namanya salat-anzuchtbox. Alat hidroponik. Tinggal dirakit. Dapat satu set ada metan dan nutrisinya
Bagi kamu yang belum mengetahui apa sih tuh dari tadi ngomongin hidroponik, makanan rasa apa tuh yaa? 😛 .
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.
Alatnya dijual satu set artinya sudah lengkap. Dapat boxnya, ada botol buat penampung air tambahan. Kalau botol tidak mau dipasang maka bisa kita gunakan untuk tambahan 2 lubang nanam. 10 pot kecil, lalu media tanam dan berikut satu kantong kecil nutrisi tanaman.
Kebutuhan dasar tanaman untuk hidroponik antara lain: • Cahaya • Air baku bersih yang tidak tercemar dan pastikan memiliki nilai PPM serendah mungkin • Udara • Mineral (Nutrisi) / pupuk khusus hidroponik • Suhu yang tepat (Suhu larutan nutrisi harus dalam kisaran 65 sampai 80 derajat Fahrenheit (18 sampai 26 derajat Celcius)) • PH yang tepat (Rentang pH ideal untuk tanaman hidroponik adalah antara 5,5 dan 6,5)
Air saya gunakan air gratis dari alam, alias air hujan. Pemilik rumah punya penampung air hujan. Drumnya besar sekali, untunglah ada air gratis, mahal kan kalau pakai air keran untuk menyiram tanaman saya yang buanyak banget. Air hujannya saya saring dulu supaya bersih.
Mulai mencoba nanam ala hidroponik 28 maret 2015
Sebagai pemula saya kira, nanam ala hidroponik hanya butuh air saja, ternyat butuh nutrisi juga. Ya iyalah kalau tidak ada nutrisi tanaman bagaimana bibitnya bias tumbuh besar toh hehe.
Media tanam hidroponiknya dapat juga, dibentuk dalam kain flanel, yang bentuk panjang tuh ya, jadi nanti setelah dibasahi taruh bibitnya lalu gulung
Penjelasan singkat hidroponik saya: • Saya mulai nanam ala hidroponik 28 maret 2015, menyemai 4 macam sayuran, yakni packcoy, sawi putih dan 2 macam salat (selada atau Lactuca sativa dan Kopfsalat Maikonig (Lactuca) ) Ternyata yang tumbuh dengan baik cuma si packcoy saja huahaha. • Sepertinya saya salah menyemainya. Jadi kira-kira sebulan kemudian saya mengulang 8 lubang (pot) yang tidak ada pertumbuhan. • Pas awal pakai alatnya, alatnya tidak saya cuci dulu langsung saya tuang air, dan ternyata debu banyak haha parah deh. Saat itu males lagi dong mengulang. Barulah setelah tidak ada kemajuan terpaksa ngulang dari awal. • Air saya saring ulang, alat hidroponik (penampung air saya cuci bersih, pot-pot saya cuci, termasuk lembaran media tanam yang berupa gulungan, saya cuci bersih. • Media tanam (metan) dalam kain flanel sudah bersih saya taruh bibit ditengahnya, lalu lembaran metan saya gulung dan masukkan ke pot. Media tanam dalamnya campuran pasir dan kerikil halus.
Alat hidroponik yang saya beli ada 10 lubang
Kenapa saya mau nanam ala hidroponik?
Pak coy di Jerman disebut Senfkohl. Mencoba nanam ala hidroponik gara-gara pack coy mahal bangett
Karena Pack coy kesukaan saya muahal harganya. Waktu mama saya berkunjung dan tinggal 3 bulan, si mama bilang “udah jangan beli-beli pack coy lagi mahal!”. Saya tetap beli suka sihhh. 300 gram harganya 1,99 eur (sekitar Rp.29.800) segitu hanya bisa buat 2 kali makan *rakus makan sayuran .
Foto kiri Bibit sawi putih bibitnya sama banget seperti bibit pack coy. Kanan Bibit Selada alias Lactuca sativa
Alat hidroponik saat dibuka. Sebelah kiri kantong kecil dalamnya biru itu adalh nutrisi hidroponik
Alat hidroponiknya saya taruh depan jendela
Pack coy sudah 1 bulan masih kecil begini. Ya iyalah nutrisinya kurang sihhh
Apakah kamu juga berkebun sistem hidroponik? kalau iya hidropnoik begitu hobi berkebun yang mahal ga sih? saya juga belum tahu dimana beli nutrisi tanaman, kalau ribet bakalan tidak lanjut 😀 .
Saat ini sudah musim semi, namun suhunya terlalu hangat deh buat musim semi, karena kalau siang bisa sampai 28 derajat C. Cocoknya kan suhu musim panas tuh ya 😀 . Angin sepoi-sepoi berhembus, kalau jalan-jalan sudah tidak perlu pakai jaket lagi. Minggu depan bisa pakai sendal jepit deh kalau ke luar rumah.
Pada postingan kali ini saya ingin memperlihatkan perkembangan bibit-bibit musim semi yang saya tanam dari tahun lalu. Semua bibit sudah tumbuh dong tentunya, sudah banyak yang bermunculan bakal bunganya. Saya senang sekali, karena lumayan banyak bunga yang baru nanam, jadi saya sangat penasaran nungguin sampai bunganya mekar <3 .
Tanpa banyak bicara langsung nikmati saja foto-foto berbagai tanaman di balkon rumah saya ini yaa
Balkon belakangan. Balkon ini dua kali lebih besar dibanding balkon depan rumah
Pemandangan balkon belakang Foto 13.04.2015
Dafodil alias narcissus
Tulip xxl
Dafodil multiflora
Peoni numbuh euy, sudah 3 tahun dipelihara belum berbunga
Peoni hibrida, kalau kecil begini belum akan berbunga
Loddon Lily (Leucojum aestivum) atau Giant Summer snowflake. Umbinya dari 2 tahun lalu, tiap tahun berbunga
Wisteria mulai numbuh daunnya
Tulip xxl red and apricot
Pemandangan Balkon belakang
Balkon depan
Pemandangan balkon depan. Foto 15.04.2015
Dafodil besar
Mawar david austin mulai terbentuk daunnya
Muscari armeniacum fantasy creation changing color
Tulip-tulip sudah bermunculan bakal bunganya
sisi lain balkon depan
Dicentra spectabilis. bleeding heart or Asian bleeding-heart.
Tanda cinta kaish bunga ini romantis banget deh. Dicentra spectabilis. Bahasa Jermannya Hohe Herzblume
Di pot besar ini saya nanam tulip 1 umbi, dafodil dan fritillaria uva vulpis
Fritillaria uva vulpis. Unik bentuk bunganya nanti deh pas mekar sempurna keliatan uniknya
Narcissus Avalanche. Katanya jenis ini tahan panas. Telat nanam, namun tetap sukses 1 bulan sudah muncul bakal bunganya
Video balkon depan diambil 15 April 2015
Komentar postingan kali ini saya tutup dulu, nanti pas semua bunga sudah sempurna mekarnya barulah komentar postingan bunga musim semi akan saya buka ya 🙂 .
Ben kamu ko nyengirnya ga manis sih. Selfie di balkon depan
Curhat Berkebun 2015 – Hujan Badai. Sudah dua hari cuaca jelek sekali, seharian gerimis plus angin kencang. Kalau cuaca jelek begini, Benjamin tidak saya ajak jalan-jalan keluar. Akibatnya Benjamin jadi bad mood melulu, si bocah hanya bisa memandangi keadaan luar dari balik pintu kaca. Rumah sudah seperti kapal pecah, biarinlah yang pentin si bocah anteng 😆 .
Video pemandangan balkon hari ini penghujung Maret 2015
Hahaha tulisan di videonya goyang-goyang. Iiihh menyebalkan, padahal tadi ditanyain mau di perbaiki?, saya klik iya, lah ko malah tambah parah.
Saya tidak bisa cerita banyak nih, jadi langsung foto-fotonya aja ya
Benjamin hanya bisa memandang keluar, ga bisa jalan-jalan kita nak, lusa lagi yaa kita ngelayap
Balkon belakang tetap maish berantakan hehehe
Balkon belakang. Daun-daun yg besar sekali tuh tulip xxl
Bunga-bunga musim semi semakin subur, sudah banyak bermunculan bakal bunganya. Dafodil dan krokus sudah pada mekar
Pohon Cerry tetangga. Akhir April bakalan bermekaran bunganya
Kalau mau lihat pohon cerry nya saat berbunga silakan klik disini.
Pot kiri Bunga lili Lolipop sadar cuaca numbuh deh. Pot kanan bunga tulip, kemarin saya bongkar naiikin krn bakal bunga tertimbun tanah
Gak sabar lihat bunga tulipku pada bermekaran, 2 mingguan lagi deh
Pojok balkon depan. Tulip parrot sudah keliatan tuh bunganya
Kegiatan Benjamin saat cuma dirumah saja
Masih terus hujan, bad mood deh Benjamin seharian dirumah aja. Hampir jam 5 sore
Gerhana Matahari (Solar Eclipse) 2015 . Tadi pagi saya menerima email dari sis Juwita di Jakarta, menanyakan mengenai gerhana matahari di Jerman. Dua hari lalu adik ipar saya menginformasikan mengenai fenomena alam yang akan terjadi tersebut, semalam saya baca koran (sekilas) mengenai gerhana matahari, bahkan pas sarapan tadi sama Benjamin, saya dengar siaran berita, katanya gerhana mataharinya di Jerman berlangsung selama 2 jam mulainya jam 9.30 . Sejak jam segitu sampai saat ini sudah lewat beberapa jam ga gelap ko hehe.
Gerhana matahari akan mulai dari pukul 08:30 GMT dan seterusnya ke barat selatan dan bergerak menuju timur laut. Paling jelas terlihat dari Atlantik Utara dan Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Irlandia, Inggris, Kepulauan Faroe, Norwegia utara dan Murmansk Oblast
Bayangan gerhana akan terlihat di seluruh benua Eropa dengan tingkat persentase yang berbeda. Lokasi Southeastern hanya akan mengalami gerhana matahari parsial. Sebagai contoh, London mengalami 85% gerhana matahari, sedangkan Kepulauan Faroe di Laut Norwegia bisa melihat gerhana matahari secara total. (sumber : wiki. Terjemahan terjun bebas ala mak Ben semoga benar hehe) .
Tadinya saya mau tampilakan video proses gerhana matahari dari youtube eh ga bisa lihat di Jerman. Terkait hak cipta gitu deh, biasalah Jerman memang paling ketat mengenai hak cipta. Jadi saya ga pasang video dan foto gerhananya di tulisan saya ini.
Menurut mansaba.sch.id gerhana matahari total merupakan sebuah pemandangan indah tetapi juga membahayakan mata. Ketika sinar matahari sudah seluruhnya tertutupi oleh bulan dan hanya terlihat “corona” (lingkaran sinar yang mengelilingi matahari) maka aman bagi kita untuk melihat tanpa adanya pelindung pada mata kita. Tetapi selama gerhana matahari masih sebagian, melihat langsung ke atas dapat merusak retina mata kita. Ada beberapa cara untuk melihat gerhana matahari total dengan aman. Di antaranya dengan menggunakan kacamata khusus. Selain itu lebih aman lagi bila kita melihat gerhana matahari melalui siaran TV 😛 .
Gerhana di Jerman: Kapan dan di mana?
Gerhana matahari
Wilayah yang bisa melihat
Tingkat Pengamatan
20 Maret 2015 (total)
Greenland, Eropa, Afrika Utara, Asia Timur, Asia Utara (Kepulauan Faroe, Svalbard)
antara 75 persen di Munich dan 83 persen di Hamburg
3 September 2081 (total)
Eropa, Afrika Utara, Afrika Timur, Asia (Perancis, Jerman, Austria, Hongaria, Rumania, Turki, Suriah, Irak, Uni Emirat Arab)
antara 100 persen di wilayah Danau Konstanz (bahasa Jerman: Bodensee) dan 80 persen di Rostock
7 Oktober 2135 (total)
Eropa, Timur Tengah, Asia Selatan (Inggris, Jerman, Polandia, Rumania, Turki, Irak, Iran, Uni Emirat Arab, Indonesia)
100 persen di Western Utara dan Tengah Jerman (100 percent in North Western and Central Germany)
Hari ini saya yang bisa melihat fenomena alam gerhana matahari, tahun berikutnya apalagi tahun 2135 wooii di Indonesia tuh tapi yang bisa lihat ya sudah cucu-cucu saya kali ya hahaha.
By the way busway selain gerhana mahatari, pada 20 Maret 2015 hari ini juga bertepatan dengan equinox Maret (juga dikenal sebagai musim semi atau vernal equinox). Fenomena alam lainnya adalah bulan super (supermoon), akan berlangsung malam nanti. Bulan super adalah istilah yang digunakan oleh para astrolog untuk menggambarkan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi. Secara spesifik, bulan super bisa merupakan bulan purnama atau bulan baru, yang jaraknya dengan bumi sekitar 10% atau kurang dari jarak lintasannya dengan bumi. Ketika fenomena ini terjadi, bulan nampak lebih besar dan lebih terang, meskipun perubahan jaraknya hanya beberapa kilometer.
Jadi ntar malam coba saya amati langit deh penasaran lihat supermoon 😀 .
Waktu menonton tv saya lihat berita orang ngantri seperti kereta api panjang sekali, saya kira di luar Jerman tuh berita, eh ternyata di Jerman. Orang-orang ngantri mau beli kacamata khusus supaya bisa melihat gerhana matahari. Sampai segitunya ya hehe. Apa saya saja yang ga peduli dengan berita hot saat ini?, saya malah sibuk berkebun, hari ini mau menyemai 13 benih bunga dan sayuran. Apa kamu juga termasuk orang yang ikutan heboh kalau ada fenomena alam? 😆 .
Keluarin bibit-bibit tanaman, mau menyemai ah. Eh sebelah kanan lihat ada Ben kan? 🙂
Ada 13 benih yang saya mau tanam
Selamat hari Jumat dan selamat menjelang weekend 😎 .
Benjamin gak mau kalah sama maknya, ikutan sibuk juga dong
Curhat Berkebun 2015 – Goodbye Winter. Cuaca sudah mulai bersahabat untuk saya mulai kembali berkebun. Tanaman-tanaman yang tahun lalu saya tutupi kain untuk melawan dinginnya winter sudah saya buka semua. Ternyata geranium tidak tahan dingin, hasilnya mati semua hiks 😥 . Geranium 2 pot mati, 2 pot lagi yang berupa geranium gantung mati juga. Tanamannya jadi hitam dan kering, padahal sudah saya pelihara 2 tahunan. 2 tahun lalu tidak turun salju sih jadi baik-baik saja. Hanya satu yang selamat warnanya pink, karena potnya saya taruh dalam rumah, saat ini sudah mulai tumbuh tunas baru bakal daun.
Dibawah ini foto tahun lalu saat mulai salju, sampai bulan Februari lalu salju terkadang masih turun.
Semoga tanaman-tanaman yang dibungkus tidak mati karena cuaca dingin yang ektrim ini
Mawar tahan dingin, ga ditutupi kain juga tahan ko. Hollyhocks (Stockrose) winterhart tahan dingin, deg-deg an pas buka kain penutupnya. Hahaha saya senang banget hidup daunnya hijau segar .
Hollyhocks (Stockrose) yang kiri sudah pernah berbunga pink yang kanan tahun ini akan berbunga warna hitam
Pot pertama yang saya bongkar dan ganti tanahnya adalah stroberi. Selama musim dingin tidak saya siram. Potnya hanya saya tutupi kain.
Bongkar pot stroberi. Ganti tanahnya, berikan sampah dapur sebagai pupuk. Foto 2 Maret 2015
Saya senang sekali, tanamannya tetap hijau. Saya pangkas daun-daunnya supaya numbuh yang baru begitu pula akarnya saya pangkas sedikit.
Tanahnya saya ganti yang baru. Saya berikan sampah dapur di lapisan bawahnya. Sampah dapur berupa kulit telur, bekas potongan sayuran, kupasan bawang, kulit pisang, kulit jeruk dan lain-lain (hanya yang kering). Saya rajin mengumpulkan sampah dapur, lumayan kan buat pupuk (gratis) hehe.
10 hari kemudian sudah mulai subur dan numbuh daun-daun bahkan bakal buah sudah mulai tumbuh.
Tanaman Stroberiku makin subur, sudah numbuh bakal buahnya
Tanaman lain yang sudah saya ganti tanahnya juga adalah 3 pot mawar (warna pink, kuning dan ungu), kalau pohon mawar sudah mati 🙁 . Tahun lalu dipindah ke pot baru malah mati, sebel !. Kniphofia Tritoma (torch lily) juga sudah saya ganti tanahnya, saya pisahkan jadi dua pot karena pertumbuhannya pesat banget, di satu pot sesak.
2 pot kiri adalah Kniphofia Tritoma. 3 pot lainnya adalah mawar
Penasaran lihat bunga Kniphofia Tritoma (torch lily) seperti foto dibawah ini (tahun 2014) :
Fackellilie, Kniphofia Tritoma. Tanam rootnya tahun lalu akhirnya tahun ini keluar bunganya. Belum mekar sempurna
Benjamin ngintip. Berhubung belum bisa jalan jadi belum bisa ke balkon kalau ga digendoong
Tanpa banyak kata-kata, lihat langsung foto-fotonya aja yuk 😉
Pemandangan balkon belakang
Pemandangan balkon belakang yang berantakan. Kerjain sedikit-sedikit setiap hari
Krokus bunga pertama yang muncul di balkonku
Semangat Musim Semi, bibit-bibit sudah mulai tumbuh
Kebanyakan adalah anakan tulip yang saya lagi ingin besarkan
Tulip. Yang lebat itu anakan tulip, 2 pot depan bibitnya baru jadi bakalan berbunga nantinya
Muscari alias grape hyacint, bakal bunga sudah nongol. Ini jenis changing color
Lanjuttt … 😆
Nanam 2 biji alium gladiator yang numbuh baru 1
Wisteria. Saya penasaran nih bakalan berbunga ga ya
Mawarnya mati. Saya buang tanaman Liastra Spicata eh malah pada numbuh tuh
Baru beli bibit Fuchsia Biru, katanya tahan dingin nih
Biarin dulu berantakan karena saya hampir tiap hari bongkar pot ganti tanah, kalau sudah beres baru akan dirapikan
Green house mini ini selama musim dingin berguna untuk menyimpan semua umbi bunga lili
Bibit bunga musim semia sudah pada numbuh, saya penasaran lihat bunga tulipnya apakah akan seperti gambar kemasan
Pot kiri adalah dafodil dari tahun lalu, sudah pernah berbunga dan kini akan berbunga kembali. Pot kanan tulip
Tulips pada numbuh
Lebat banget daunnya, kebanyakan adalah anakan tulip yang saya lagi besarkan umbinya.
Ke balkon depan yuk, eh minta permisi numpang lewat dulu sama bos kicik 😎 .
Silau makkkkk
Pemandangan balkon depan
Pemandangan balkon depan. Tahun ini akan saya buat lebih rame dengan berbagai tanaman. Pot pink tuh diskon 50 persen 😀
Pemandangan balkon depan. Tahun ini akan saya buat lebih rame dengan berbagai tanaman. Pot pink tuh diskon 50 persen 😀
Tulips pada numbuh
Tulip, dafodil dan lain-lain disatu pot
Video berikut ini sebagai penutup postingan saya kali ini
Kebunku di awal musim semi 2015
Mari kita berkebun yukk 🙂 .
Kumpulan artikel berkebun lainnya silakan klik disini.
Comments off Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:
Pengalaman Menanam Stroberi dari Bibitnya. Menurut salah satu website gardening yang pernah saya baca, katanya stroberi adalah buah paling mudah ditanam dari bibitnya. Kenyataannya tidak benar tuh. Ya setidaknya pengalaman saya menanam stroberi dari bibitnya susah alias saat itu belum berhasil. Waktu berlalu dan hilanglah keinginan menanam sendiri. Saat musim stroberi tiba, saya bisa tinggal beli dan langsung santap. Jadi buat apa toh susah-susah menanam sendiri? hehe 😛 .
Sukaa banget kalau sudah musimnya stroberi. Manis banget, puas-puasin makan stroberi selama musim panas
Saat musim semi tahun lalu, saya pergi ke toko tanaman. Saya melihat bibit stroberi untuk proyek anak kecil. Di Jerman pernak pernik berkebun (gardening) untuk anak-anak juga banyak loh. Mulai dari sepatu, baju, alat berkebunya dan bibit-bibitnya ada yang khusus untuk anak-anak. Jadi ceritanya saya mau coba dulu, kalau berhasil barulah saya akan nanam dari bibit stroberi bukan punya anak-anak, soalnya bibit proyeknya anak-anak tidak mahal hehe 😀 .
Bibit stroberi ukurannya kecil sekali seperti pasir, jadi kemungkinan besar tidak akan bisa tumbuh langsung kalau hanya disebar saja ditanah, atau langsung disebar bibitnya di pot besar susah tumbuhnya. Sebaiknya gunakan tray penyemaian, atau pot wadah kecil untuk menyemainya. Wadah kecil untuk penyemaian paling mudah ditemui dan murah adalah bekas air mineral.
Untuk media penyemaian stroberi saya gunakan coco peat (bahasa Jermannya : kokos pellets) yakni sabut kelapa yang dipadatkan dan dibentuk kecil. Media tanam ini bagus sekali menyimpan air, saya tidak perlu menyiramnya setiap hari.
Saat mau digunakan Coco peat direndam dalam air hingga mengembang. Setelah mengembang (bisa 3 kali lipat bentuk awal) beri lubang ditengahnya lalu masukkan bibit stroberi dan tutup perlahan lubang Coco peat nya. Bibit stroberi ambil sejumput (seujung jari) pokoknya sedikit sekali, sangking kecilnya bibit stroberi tidak bisa hanya ambil 1 bibit/benihnya. Kalau misal nantinya dalam satu media tanam tumbuh lebih dari satu, ya bisa pilih tanaman yang paling baik tumbuhnya, lainnya dibuang.
media penyemaian stroberi saya gunakan coco peat. Benih stroberi di sebelah kiri dalam kemasan cantik ya
Coco peat yang sudah berisi bibit stroberi saya taruh dalam pot-pot kecil, karena pikir saya kalau hanya dalam Coco peat saja kuatir media ini akan hancur.
Saya menyemai bibit stroberi 12 April 2014 lalu saya cek pada 25 April 2014 mulai tumbuh, cepat juga ya hanya sekitar 2 minggu. Numbuh bibitnya saja saya sudah girang sekali hehe.
Menanam bibit Stroberi 12 april 2014, dua minggu kemudian mulai kelihatan titik hijau
2. Penyiraman (Pemberian Air)
Keliatan dong kalau daun bibit stroberinya kecil sekali. Nah kuatir rusak saat penyiraman, jadi pot-pot kecilnya saya taruh di wadah plastik (bekas wadah daging giling). Jadi air saya taruh di wadah plastik tersebut hingga tinggi separuhnya, nanti akan terserap ke coco peatnya. Saya tidak berikan air setiap hari, bisa 3 hari sampai seminggu sekali. Kalau terlihat coco peatnya kering baru saya berikan air.
Bibit Stroberi yang saya tanam setelah satu bulan seperti ini makin besar
3. Kebutuhan sinar matahari tanaman strawberry
Selama masih kecil stroberi yang telah tumbuh tersebut saya taruh ditempat teduh, tidak kena matahari langsung.
Bibit stroberi yang saya tanam per 26 Mei 2014
Bibit stroberi yang saya tanam per 7 Juni 2014
stroberi yang disemai sudah tumbuh. Saya taruh di lokasi tidak kena matahari langsung. Pada gambar itu saya taruh disamping green house mini
Menanam Berbagai Bibit Bunga Musim Semi 2015. Sobat berkebun, berikut ini saya ingin menceritakan kegiatan saya menanam bibit (umbi) bunga musim semi. Menanamnya bibit-bibitnya sudah dilakukan tahun lalu, yakni saat cuaca mulai dingin pada bulan September hingga Desember 2014.
Bibit-bibit bunga musim semi membutuhkan sedikitnya 3-4 bulan masa dingin supaya menghasilkan bunga cantik. Sobat berkebun yang tinggal di wilayah tropis, misal Indonesia mereka melakukan cold treatment (mendinginkan) bibit (umbi) bunganya terlebih dahulu, yakni dengan menyimpan bibit tersebut didalam kulkas, setelah melewati masa 3-4 bulan barulah bibitnya ditanam. Detailnya mengenai proses mendinginkan bibit tulip silakan baca Menanam Tulip di Iklim Tropis (Jakarta) .
1. Saya akan mulai dulu dengan menceritakan membongkar bibit-bibit dari tahun sebelumnya. Satu sampai dua tahun sebelumnya, biasanya saya menyimpan anakan (bibit/umbi) bunganya di gudang yang gelap dan sejuk. Nah biasanya saya malas mengeluarkan semua bibit-bibit yang saya simpan tersebut, ya terbuang kan karena tidak ditanam.
Bibit umbi tulip, krokus dan dafodil yang sudah bersih siap di dormant
Jadi tahun 2014 saat semua bunga sudah mekar, saya bersihkan umbinya. Potong semua daun dan akar-akar bunganya, yang tertinggal hanya umbinya saja. Saya bongkar tanamannya sekitar bulan April – Mei. Biasanya bunga-bunga musim semi sudah mekar pada bulan tersebut. Umbi-umbi bunga musim semi seperti tulip, krokus, dafodil, hyacint dll yang sudah bersih (tanpa direndam ya, hanya dibersihkan dari media tanam) lalu saya tanam kembali. Simpan dalam tanah.
Sebenarnya saya saat itu lagi coba-coba juga. Saya tanam semua umbi dalam pot-pot besar ndan ada juga yang di bawah greenhouse mini. Apa yang saya lakukan ini namanya dormant. Jadi saya mendormatkan semua bibit (umbi) bunga musim semi. Dorman istilah gampangnya si umbi bunga diistirahatkan sementara. Iya jadi umbi bunganya tidur dulu selama 5-6 bulan. Ternyata anakan umbi-umbinya jadi makin besar dan bagus loh!. Wah saya senang sekali. Contohnya saja berbagai umbi tulip jadi tumbuh akarnya dan membesar.
Pot-pot kecil itu dalamnya bibit umbi tulip yang mau saya bongkar. Proses dormat selesai
Bibit Leucojum vernum atau Snowbell dari tahun 2014. Didormant tanpa disiram sama sekali. Foto kanan siap ditanam kemba
Umbi tulip dan anakannya yang didormant sudah tumbuh akarnya. Siap ditanam kembali
Dibagian dasar green house mini saya dormant banyak bibit tulip
Bongkar Berbagai umbi bunga musim semi. Sudah didormant 6 bulan, siap ditanam ulang
Oh ya begini cara dorman bibit (umbi) tulip dll yang saya lakukan : • Umbi bunga (misal tulip) sudah bersih, lalu saya tanam (simpan) dalam pot-pot. Saya satukan semua anakannya menurut nama bunganya. • Pot (plastik) nya saya tanam di pot bunga musim panas. Bagian dasar pot bunga musim panas saya berikan tanah sekitar 2-5 cm, lalu diatasnya saya taruh pot anakan bibit tulip. • Taruh tanah lagi, lalu tanam bunga musim panas. Terserah kamu sih mau tanam apa saja diatasnya. • Umbi/bibit bunga musim seminya ada dibagian dasar, dibagian atas adalah bunga musim panas. • Gunakan pot yang besar, karena bibit/umbi tulip tidak perlu mendapat air yang berlebih karena akan busuk. • Yang saya lakukan ini jadi menghemat pot kan. Dibawah simpan (dorman) bibit (anakan) tulip dan dibagian atas adalah bunga musim panas. Saat musim panas berlalu, bongkar potnya, maka bibit (umbi) tulip siap ditanam kembali. • Anakan tulipnya di dormantkan 5-6 bulan. • Kalau punya banyak pot, ya bisa saja hanya mendormatkan anakan tulip, tidak perlu tanam apapun diatasnya. • Waktu mendormatkan sebenarnya tidak perlu disiram sama sekali juga tidak masalah, karena tanamannya istirahat (tidur). Contoh umbi bunga Leucojum vernum atau Snowbell sama sekali tidak saya siram, karena diatasnya potnya saya taruh pot sempervivum jadi saya lupa kalau dibawahnya ada umbi bunga. Saat musim gugur saya butuh pot, yah nemu deh Leucojum vernum dibawah sempervivum .
Umbi tulipnya sudah banyak yang mulai tumbuh
Anakan tulip dari tahun sebelumnya, ini saya tanam ulang karena sudah saatnya nanam tulip
Saya membongkar semua bibit (umbi) yang didorman tidak bisa satu kali kerja, sangking banyaknya jadi saya lakukan beberapa kali dalam selang waktu beberapa hari, tergantung saat cuaca bagus. Saat musim gugur cuaca sudah tidak menentu, lebih sering hujan.
Ini anakan tulip dari tahun sebelumnya. Sudah pada tumbuh karena saya bongkarnya bulan November. Kelamaan dibongkar jadi umbinya sudah bangun (tumbuh) hehe.
Anakan tulip dari tahun sebelumnya, setelah didormant mulai pada tumbuh lagi
Jangan lupa name tag tanaman, supaya kita tahu nama bunganya
2. Menyiapkan tempat untuk menanam kembali bibit-bibit tulipnya
Saya punya pot yang besar sekali, saya taruh sampah dapur didasar potnya. Sampah dapur tersebut berguna sebagai pupuk ketika nantinya hancur sendiri.
Sampah dapur itu misalnya kupasan kulit bawang (bawang merah, putih, bombay dll), kulit telur, dan sayuran. Kalau pas bongkar tanaman, daun-daunnya saya hancurkan dan jadikan kompos juga.
Pot yang saya berikan sampah dapur minimal ukurannya 20 cm karena proses komposting mengeluarkan panas, kalau potnya kecil dikuatirkan malah tanamannya akan rusak.
Pot yang saya berikan sampah dapur minimal ukurannya 20 cm karena proses komposting mengeluarkan panas, kalau potnya kecil kuatir tanaman malah rusak
Menyiapkan pot untuk menanam bibit tulip. Pada dasar pot saya taruh tanah sedikit, lalu taruh sampah dapur
3. Bibit yang saya tanam banyak sekali, antara lain tulip, krokus, dafodil dll.
Beberapa contohnya seperti pada gambar berikut :
3 macam bibit tulip
Dafodil atau Narcissus avalanche. Ini katanya tahan panas. Umbinya besar sekali
Bibit bunga fritillaria uva vulpis
4. Mengatur posisi bibitnya dalam pot
Kalau potnya besar maka saya tanam lebih dari satu jenis bibit. Misal tulip dengan krokus, atau dafodil dengan krokus. Saya mencoba-coba kombinasi penanaman, supaya saat bunganya mekar tidak hanya satu macam kan.
Umbi kuran besar adalah bibit yang baru beli. Pot-pot kecil adalah anakan tulip dari tahun sebelumnya. Setelah rapih taruh atas diatas semua bibit.
Mengatur bibit tulip untuk ditanam
Gunakan pot yang besar supaya hasil maksimal
Tiga jenis tulip berikut adalah tulip unik. Saya penasaran apa benar akan cantik seperti pada gambarnya. Tulip unik begini mahal bibitnya, jadi saya nunggui diskonannya dulu 😆 .
Tulip Unik banget bentuk bunganya, semoga yang saya tanam berbunga
5. Tantangan cuaca
Menanam bibit bunga bentuk umbi tantangan terberatnya adalah hujan. Kalau air dalam pot sampai tergenang, kuatir umbinya akan busuk. Akhir tahun lalu salju turun berhari-hari. Setelah salju mencair, lalu hujan berhari-hari. Saya tidak mau apa yang sudah susah paya saya tanam akan rusak semua, jadi pot-pot bibitnya saya tutupi plastik besar. Bulan Maret nanti plastiknya baru akan saya buka. Oh ya setiap 2 minggu saya cek keadaan potnya, apakah tanahnya kering atau tidak. Kalau butuh air, maka saya taruh ditatakan potnya, akar tulip akan mencari sumber air. Kalau siram dari atas, kuatir bibitnya kelebihan air dan akan busuk.
Keadaan balkon saat salju tebal:
Saat musim dingin burung-burung tidak bisa cari makanan jadi orang-orang sini taruh makanan buat burung liar. Foto desember 2014
Hancur minaaa tanaman-tanamanku tertutup salju
Pemandangan balkon belakang diselimuti salju tebal
Salju tebal senang sekaligus sedih Hiks tanaman-tanamanku nasibnya malang banget
6. Senang bibitnya mulai tumbuh
Tulip-tulip yang pada numbuh adalah anakannya dari tahun sebelumnya, ada banyak sekali
Saat cuaca cerah, matahari bersinar terang sekali tapi dingin sih hehe, nah saya buka plastik pot-pot supaya tulip yang sudah numbuh kena matahari. Sore saya tutup plastik kembali karena cuaca masih belum jelas. Masih sering hujan, kadang salju juga masih turun.
Menghindari hujan terus menerus jadi pot-pot saya tutupi plastik besar
Pot-pot tulip saya tutupi plastik supaya tidak kehujanan melulu
Hujan melulu bisa membuat bibit-bibit tulip ku busuk, jadi saya tutupi potnya
kalau pot besar begini saya tidak tutup plastik, air akan turun ke dasar pot
Cuaca cerah. Plastik penutup bibit-bibit bunga saya buka dulu
Ada dua blogger yang saya kenal yang menanam tulip di Indonesia, yakni Wita di Tangerang dan Niar di Bekasi. Tulipnya Wita sudah berbunga silakan yang mau lihat baca postingannya yang berjudul Menanam Tulip didaerah Tropis (Tangerang) . Nah kalau saya lihat di postingannya Niar tulip dia belum berbunga, semoga akan ada update ceritanya kalau sudah berbunga. Silakan baca postingan Niar yang berjudul Menanam bunga tulip di bekasi? siapa takut. Masih ada beberapa sobat berkebun lainnya yang menanam tulip, namun mereka pajang foto tulipnya di sosial media, kalau tidak berteman tidak bisa lihat, jadi tidak saya sebut disini.
Fyi saya bukan juragan tulip. Pusinggg pengemar tulip sebangsa setanah air, dari Sabang sampai Merauke ngejar-ngejar saya mau beli bibit tulip. Saya hanya ngirim-ngirim ke kalangan terbatas, karena repot ngurus Benjamin dan ngurus rumah juga. Kalau saya ada waktu saya ngirim, kalau saya mood saya ngirim, kalau lagi bete ya suka-suka saya aja haha. Coba cari bibitnya di ebay atau amazon deh, belinya sedikit saja misal 4 biji. Kalau beli banyak resiko ketahan di bea cukai, karena memang peraturannya tidak bisa masukkin bibit ke Indonesia. Jadi pesan beberapa biji saja, kalau ketahan ya apes, kalau lolos senang dong.
Kalau ada teman, keluarga, atau kenalan yang pergi ke eropa pada bulan beredarnya bibit tulip bisa minta titip mereka. Beredar bibit tulip dari bulan September hingga Desember, Januari sudah mulai ditarik bibitnya dari peredaran. Kalau titip teman, bibitnya masukkin koper besar. Beli juga sedikit saja jangan sampai 1 kg hehe, resiko ketahan be cukai bandara karena memang tidak boleh masukkin tanaman.
Sekitar dua bulan lagi saat tulip dan bunga musim semi yang saya tanam bermekaran, akan saya posting foto-fotonya ya
A garden is a grand teacher. It teaches patience and careful watchfulness; it teaches industry and thrift;
above all it teaches entire trust. – Gertrude Jekyll
**********
This is my first post on 2015. I joined BEC (Blog English Club), so I write this time in english, sorry for you my mom, that you can not understand this post 😛 . BEC held every Friday and this month we have three theme.
Jan 9 – The theme is 2015 in one word. Describe 2015 in one word. Jan 16 – Wildest dream. Jan 23 – How Gadget Affects Our Life Jan 30 – It is a recap time. This month will be doing by Dani.The theme is 2015 in one word.
Everyone are invited to join BEC, we like to learn together. We are come from not from english speaking country so i guess everyone will accept it when someone make mistake with grammar.
Describe 2015 in one word?
Gardening
If you follow my blog from beginning you will find that mostly my post is about gardening.
I was start gardening when I moved to Germany in mid 2011. I made many trial and error. I read alot of gardening book, gardening magazine, follow gardening blog and even I love to watch gardening show on TV. Guess what even when I want to go sleep I’ thinking what I gonna do tomorrow on my garden 😛 . Sound Crazy isn’t it ?. But I’m not the crazy one, if I read other gardening blog I found that I’m not the only one who’s crazy about gardening.
I don’t want talk too much, but I like to show you my garden since I started it. I started it on mid 2011, but I was failed that time 🙁 .
Year 2012 when my husband and I lived in Bad Rappenau, that was first trial error garden
Vegetables garden :
Bibit-Bibit Tanaman ada wortel, cabai, Paprika, sayuran dll
Brokoli 2012
Bulan Agustus Tanam Ketumbar lagi
Tanaman Ketimun Pemberian Mama Mertua
Menanam Buncis dari Bibitnya
Paprika dan Cabai 2012
Sawi 2012
Tanaman Stroberi 2012
Tanaman Zukini (Zucchini)
My garden on summer 2012
My first Garden. Summer 2012
A garden is a grand teacher. It teaches patience and careful watchfulness; it teaches industry and thrift; above all it teaches entire trust. – Gertrude Jekyll
my danger Cacti 🙂
The love of gardening is a seed once sown that never dies. Gertrude Jekyll
my husband has flowers staircase made for me
My garden on 2013
Tulips season at my house. Feb 2013
My sunflowers. Summer 2013
My balcony garden on summer 2013
My garden on 2014 . I was so proud on that year, you can see my beautiful flowers and garden below :
Walau kadang stress ngurus Benjamin, kalau saya sebentar aja di balkon ini lihat bunga-bunga, hati jd ademmm
Si ungu bunga Malve yang cantik
Tanaman tomat yang masih saya pertahanan sampai menjelang winter
Ga tahu nama bunganya. Ini nanam bibit bunga campuran
dahlia pompon golden scepter
Tampak dekat si pinky Pompom Franz Kafka
2 minggu sebelum mama ku kembali ke tanah air
Selfi dulu ah. Senyum pasta gigi tiga generasi
Dahlia Pompom Franz Kafka
Dahlia Fire and Ice
Schmuck-Dahlie Noordwijks Glorie
Senang banget lihat bermacam bunga dahlia aneka bentuk dan warna
Deretan bunga-bunga Dahlia
Pingsan deh lihat besar dan cantiknya Dahlia xxl convoitise
Indahnya Bunga-bunga di akhir Musim Panas
Dahlia xxl convoitise. Dahlia pink besar sekali. 1 tangkai 2 bunga
Pemandangan Balkon Depan. Foto 12 Juli 2014
Hollyhocks pink (Alcea Rosea). Foto 12 Juli 2014
Dahlia Feuervogel
Nanam Bunga Lili Oriental Ungu ternyata pas mekar bunganya Pink. Bunganya besar dan harum
Beberapa tanaman di Tangga masuk rumah. Bunga lilinya sudah mekar
Don’t think that I always succeed, many time I have to Identifying and Controlling Garden Pests to keep my garden like I want.
Sometimes it’s so frustrating when I planted the seeds and not grow. I tried again, again and again. The key is Never stop until it works. I have to read and learning more. Übung macht den meister – Practice makes perfect! 😉 .
My garden on 2015, so far like this, lol 😛
Bagaimana cara bersihkan salju tebal begini
Saat musim dingin burung-burung tidak bisa cari makanan jadi orang-orang sini taruh makanan buat burung liar
Hancur minaaa tanaman-tanamanku tertutup salju
Flowers always make people better, happier, and more helpful; they are sunshine, food and medicine for the soul. – Luther Burbank
If you like to read my gardening post you can find here my garden all post on Bahasa.
My Balcony Garden Gone But Not Forgotten. Here in Germany is winter, but in my area is not yet snowing. I miss my lovely garten. I miss my beautiful flowers and plants.
Yes my lovely garden is “Gone, But Not Forgotten“. That’s also theme Weekly photo challenge this week.
Oktober 2014
Indahnya Bunga-bunga di akhir Musim Panas
Oktober 2014
Walau kadang stress ngurus Benjamin, kalau saya sebentar aja di balkon ini lihat bunga-bunga, hati jd ademmm
Slideshow 2014
This slideshow requires JavaScript.
Hier in Deutschland ist Winter, aber der Schnee kommt noch nicht. Ich vermisse meinen schönen Garten. Ich vermisse meine hübschen Blumen und Pflanzen und ich vermisse es im Garten zu arbeiten.
Oktober 2013
Kebunku di Balkon belakang
Oktober 2013
Dahlia Foto terbaru 16.10.2013. Ini yang paling telat ditanam, untungnya dalam sebulanan sudah berbunga. Bunganya ramai, karena bakal bunga pertama saya potong dulu
Bibit-bibit yang disemai mulai tumbuh
Coctailtomaten Radana. Tanamannya subur sekali. Dari 5 bibit 1 berhasil tumbuh
Slideshow 2013
This slideshow requires JavaScript.
Saat ini di Jerman sudah musim dingin, namun salju belum turun di kota tempat tinggal saya. Entahlah mungkin si putih tidak datang seperti tahun lalu. Dingin menusuk tulang, bermain dirumah bersama jagoanku, berdua kami memandangi balkon dari balik jendela antara lain kegiatan kami sepanjang hari. Balkon yang sepi tanpa keindahan bunga warna-warni. Semoga musim semi segera datang. Sudah bosan kami dengan cauaca dingin beberapa bulan belakangan ini. Tak sabar rasanya ingin mulai berkebun kembali. Menyemai bibit bisa mulai saya lakukan didalam rumah.
Memangkas Bunga Dahlia. Hai sobat berkebun, kali ini saya mau cerita mengenai memangkas tanaman bunga dahlia.
Berbagai macam Dahlia. Paling kiri sudah dipangkas dahliannya, tinggal 3 pot lagi
Mengapa tanaman bunga dahlia dipangkas?
• Daun-daunnya tumbuh tidak semestinya, ada yang kriting, kriwil-kriwil, tumbuh tidak beraturan. Saya tidak suka bentuknya karena tidak normal 😥 . • Daunnya yang telah kering harus dipangkas, supaya keliatan bagus tanamannya
• Daunnya bercak-bercak kecoklatan, kalau diamati sekilas tidak keliatan penyakitnya. Setelah diperhatikan lebih dekat akan terlihat seperti sarang laba-laba sangat halus. Ada yang dibelakang daun, ada pula sarang laba-labanya menyelimuti batang dahlia. Laba-labanya super mini, berwarna merah.
• Jika daun dahlia terlalu rimbun sulit menyiramnya. Jadi bagian bawah dekat tanahnya saya pangkas, supaya alat penyiram air mudah masuk hingga ke bagian tengah pot. • Daun dahlia terlalu rimbun mengundang belalang untuk beranak pinak, akibatnya si belalang memakan daun dahlia, daun dahlia jadi bolong-bolong deh.
• Bakal bunga yang jelek juga saya potong, yang bentuknya aneh dan berwarna agak hitam, biasanya bakal bunga yang jelek tidak bisa bagus mekarnya. • Bunga-bunganya yang sudah rontok atau kering dipotong supaya tumbuh bakal bunga baru.
Daun Dahlia terkena hama laba-laba merah. Daunnya jadi bercak-bercak kecoklatan
Memangkas dahlia yang tumbuh tidak bagus atau terkena hama
Dahlia xxl convoitise, sebel banget kriting daun-daunnya (2)
Daun dahlia yang bolong ini dimakanin Belalang
Belakang Daun dahlia yang bercak ini diserang kutu dan laba-laba merah
Jangan kuatir memangkas daun-daun bunga dahlia, nanti akan tumbuh lagi ko daun-daunnya. Daun baru akan tumbuh dari ketiak batangnya. Malah setelah dipangkas akan tumbuh semakin subur 😉 . Kalau daun barunya masih tumbuh tidak bagus, setelah agak besar, saya babat lagi, sampai tumbuh bentuk yang bagus. Lama-lama tanamannya bosan kali ya karena saya pangkas berulang kali, eh akhirnya tumbuh daun yang bentuknya bagus seperti yang saya harapkan .
Inilah Bunga-bunga Dahliaku yang sudah selesai di pangkas
Dengan memangkas dahlia begini, sinar matahari jadi lebih banyak menyinari tanamannya. Daun-daun barupun tumbuh dengan cepat. Oh ya dahlia-dahlia yang saya pangkas ini berumur kira-kira 5 bulan, jadi selain dipangkas, sebagian tanah bagian bawah saya ganti dengan tanah baru dan juga saya berikan kompos (sisa-sisa sampah dapur, seperti kupasan bawang, dan potongan/sisa sayuran mentah berikut kulit telur). Mengenai sampah dapur ini pernah saya bahas di Tanamanku Subur Menggila karena ..
Kiri Dahlia Fire and Ice, dahlia Onesta dan Dahlia Noordwijks Glorie. Jadi rapih kan setelah dipangkas. Daun-daun baru cepat tumbuh
Setelah dipangkas, daun-daun akan tumbuh kembali. Seperti dibawah ini, sudah rimbun kembali dahlia-dahlia saya.
Dahlia-dahliaku setelah dipangkas jadi rimbun ya daun-daunnya suburr
Membasmi laba-laba atau kutu daun selain dengan memangkas tanaman, kalau saya lagi rajin saya gunakan ramuan/campuran bawang putih, lada dan beberapa tetes cairan pencuci piring. Pernah saya bahas pada Beberapa Cara Membasmi Kutu Daun.
Tapiii kalau penyakitnya sudah sangat amat parah dan ternyata saya malas menengok balkon, begini jadinya rupa dahliaku:
Bunga Dahlia saya diserang hama laba-laba mini yang warnanya merah
Menyedihkan sekali bukan. Pengen nangis deh. Saya ambil gunting pohon, saya babat habis daun-daunnya hingga ke dekat umbinya sambil marah-marah ke hama dahlianya hahaha.
Parah banget hama laba-laba sampai telurnya tebal begitu ngumpul. Bunga Dahlia saya kena penyakit hiks
Daun-daun yang sudah parah begitu langsung saya masukkan kantong plastik dan ikat rapat supaya hamanya tidak terbang kemana-mana. Kalau di tanah air mungkin gampangnya langsung dibakar ya tuh daun-daun. Di Jerman tidak boleh sembarangan bakar membakar, bisa-bisa saya didatangi tetangga karena asapnya yang mengganggu dan mencemari lingkungan.
Video MERAWAT BUNGA DAHLIA Agar Rimbun dan Banyak Bunganya 😍
“If you observe a really happy man you will find him building a boat, writing a symphony, educating his son, growing double dahlias in his garden.” — W. Beran Wolfe
Demikianlah cerita saya mengenai Memangkas Bunga Dahlia. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.
Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat. Halo para pembaca setia apakah kalian setuju kalau yang gratisan tuh memang paling nikmat ? 😀 . Musim panas adalah musim buah cherry, stroberi, plum, persik dll. Saya paling suka cherry dan stroberi. Saya menunggu-nunggu sekian lama, ko tidak ada yang ngasih saya cherry gratisan ya hiks 😳 ya pasrahlah kalau sampai lewat musimnya ya udahlah.
Memang dasar saya pelit kenapa tidak beli aja toh? 😛 . Eittss kalau ada gratisan kenapa harus beli?. Ketika musimnya cherry berbuah biasanya yang punya pohon pada bersedekah ko hahaha. Iya mereka akan membagi-bagikan buah cherry dari pohon yang mereka punya.
Sebelum pohonnya berbuah, banyak bunganya dulu dong. Nah begini pemandangan bunga pohon cherry ketika berbunga pada musim semi.
Pohon cherry tidak berbuah setiap tahun, ya suka-suka si pohon untuk berbuah, contohnya pohon cherry milik mertua saya tahun ini sama sekali tidak berbuah padahal tahun-tahun sebelumnya sampai beberapa kali panen. Pohon cherry tetangga yang tahun lalu tidak berbuah dengan bagus & lebat, eh tahun ini ampunn ngiler banget lihat buahnya tiap kali saya pandangi dari balkon rumah saya. Mau minta ke tetangga malu, kalau dikasih ya saya tidak nolak hehe.
Pohon Cherry milik ibu mertuaku. Berbuah lebat sekali sampai pohonnya hampir patah. Foto tahun 6 Juli 2011
Suatu sore, bel rumah saya berbunyi. Saya sendirian sedang asyik nonton TV. Biasanya kalau Frank dan saya tidak ada janji dengan seseorang atau tidak ada pesan barang online ya kita tidak buka pintu, soalnya sering ada yang nawarin barang dagangan (sales) males banget kan nolaknya. Bel berbunyi dua kali, saya tidak buka pintu, saya mengendap-ngendap ke dapur, dan ngintip dari kaca yang mengarah ke jalanan “eh itu kan ibu tetangga yang punya pohon cherry, ngapain dia nenteng seember kecil buah cherry. Buat saya atau buat ibu yang punya rumah kontrakan ya?”.
Banyak sekali buah cherry tetanggaku ini, jadi mupeng pengen minta
Halahhh pengen nanya “masih ada cheery nya ga bu??” maluuu. Soalnya kan tetangga belakang rumah, sama sekali ga pernah tegoran, masah pas negor minta cherry ? 😀 .
Prunus avium (sweet cherry). Pohon Cherry Tetanggaku sedikit lagi merah matang. Foto 9 Juni 2014
Jadi daripada ileran pengen cherry saya belilah sedikit di supermarket. Saya beli cuma 160 gram 1,26 euro (sekitar Rp.20.000) kalau sekilo Cherry manis harganya 7,90 euro dirupiahkan sekitar Rp. 126.000. Diluar musim panas bisa dua kali lipat harganya. Oh ya cherry ini cherry asal Jerman ya, kalau yang impor misal dari Turki malah harganya separuh lebih murah. “Heran produk impor ko bisa lebih murah ya?”. Berhubung saya pecinta produk lokal, jadi saya beli yang lokal saja sekalian mendukung petani lokal toh hehehe 😉 .
Cherry Manis Beli di supermarket. Cuma Beli sedikit 160 gram aja dapat 15 biji.
Menurut data FAO tahun 2011negara Turki adalah penghasil buah cherry terbanyak didunia, no. 2 nya adalah Amerika, sedangkan Jerman sendiri ada di urutan 16.
Nah tiga hari kemudian …
Pak suami pulang kerja bawa bungkusan agak berat, ternyata buah cherry! . Makanya sabar ntar juga ada yang ngasih kan hahaha. Seorang ibu pasiennya suami, yang pernah memberikan saya bibit salat, dia yang memberikan Frank sekantong buah cherry dari kebunnya.
Dikasih sekilo cherry manis dari pasiennya Frank. Horeee Puas deh ngemil cherry
Bakalan puaslah saya menyantap buah cherry nih, saya timbang sekitar 1,1 kg. Buah cherrynya simpan dikulkas, dalam kantong kertas supaya tidak busuk. Kalau mau dimakan baru dicuci, kalau dicuci dulu baru masuk kulkas akan busuk.
Kalau sedang musimnya Buah Cherry banyak yang bikin selai atau buah kue. Bijinya dikeluarkan dengan alat khusus
Jika sedang musimnya buah cherry, banyak yang membuat selai dan kue (bolu). Biji cherrynya dikeluarkan dengan alat khusus seperti terlihat pada gambar berikut :
Mengeluarkan Biji buah Cherry dengan alat ini
Alat mengeluarkan biji Cherry ini dibagian bawahnya bolong, biji akan jatuh kalau kita tekan alatnya
Kalau buah cherrynya lebih dari sekilo cape juga ya mengeluarkan bijinya satu persatu hehe 😆 . Saya belum berminat membuat selai atau kue, cherrynya saya santap begitu saja tiap hari 😉 .
Buah Cherry ada yang manis dan asam
• Cherry Manis nama latinnya Prunus avium dikenal sebagai sweet cherry, wild cherry atau bird cherry dalam bahasa Jerman disebut Süßkirschen. Keluarganya Rosaceace. • Cherry Asam nama latinnya Prunus cerasus dikenal sour cherry, tart cherry atau wild cherry dalam bahasa Jerman disebut Sauerkirschen. Keluarganya Rosaceace.
Oh ya kapan saya pernah baca katanya buah cherry bagus untuk penderita asam urat, bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah . Jadi selagi musimnya mari kita santap aneka macam buah-buahan.
Bunga Dahlia Rame Mekar Begini Kebun di Balkon Rumah Akhir Musim Panas (Bagian 2). Berdasarkan perhitungan kalender musim panas akan berakhir pada bulan Oktober ini. Musim gugur akan dimulai pada tanggal 26 Oktober. Belakangan ini cuacanya sudah tidak bagus lagi, ya namanya menjelang musim gugur, jadi sudah sering hujan dan angin kencang. Apalagi bulan November nanti angin kencang biasanya gila-gilaan, makanya saya sudah mulai beberes kebun mulai awal Oktober 😉 .
Sebelum musim panasnya berakhir, saya abadikan dulu keindahan kebun saya di dua balkon yang dihiasi bunga-bunga yang bermekaran sebelum game over alias musim dingin mnghancurkan semua tanamanku.
Maaf saya tidak bisa bercerita banyak karena Benjamin sungguh menyita perhatian saya, ini dia lagi tidur jadi saya bisa didepan komputer sebentarrr.
Balkon belakang
Indahnya Bunga-bunga di akhir Musim Panas
Pingsan deh lihat besar dan cantiknya Dahlia xxl convoitise
Membagi keindahan si cantik dahlia xxl convoitise ke tetangga sebelah. Gilee sampai keluar pagar
Sisi lain kebun Balkon Belakang
Deretan bunga-bunga Dahlia
Senang banget lihat bermacam bunga dahlia aneka bentuk dan warna
Dahlia-dahlia nan cantik jelita
Schmuck-Dahlie Noordwijks Glorie
Dahlia Fire and Ice
Tampak dekat si pinky Pompom Franz Kafka
Dahlia Pompom Franz Kafka
dahlia pompon golden scepter
Pot besar belakang isi Gladiol, kecewaaa ga berbunga. Depan pot coklat panjang adalah stroberi yg suburrr
Ga tahu nama bunganya. Ini nanam bibit bunga campuran
Gileee nemu Wisteria harga 50 cent dirupiahkan cuma 8000 perak
Pot kiri dan tengah sempervivum, tengah tuh di bongkarin burung huhu. Pot kanan anakan lili casablanca
Masih lanjutttt
Tanaman tomat yang masih saya pertahanan sampai menjelang winter
Si ungu bunga Malve yang cantik
Walau kadang stress ngurus Benjamin, kalau saya sebentar aja di balkon ini lihat bunga-bunga, hati jd ademmm
Walah potretin tanaman di balkon belakang saja sudah banyak sekali. Supaya tidak bosan macam-macam tanaman di balkon depan menyusul di lain hari ya 😉 .
2 minggu sebelum mama ku kembali ke tanah air
I grow plants for many reasons: to please my eye or to please my soul, to challenge the elements or to challenge my patience, for novelty or for nostalgia, but mostly for the joy in seeing them grow. -David Hobson-
Selfi dulu ah. Senyum pasta gigi tiga generasi
Benjamin dan opung boru. Kalau Benjamin sudah bisa jalan bantuin mama berkebun yaa.
Demikianlah cerita saya mengenai Bunga Dahlia Rame Mekar Begini Kebun di Balkon Rumah Akhir Musim Panas (Bagian 2). Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.